MANUAL MUTU PELAKSANAAN
1. Visi dan Misi Universitas Graha Nusantara Visi Menjadi Perguruan Tinggi bermutu, terkemuka dan mandiri di Wilayah Pantai Barat Sumatera dan Mampu Bersaing Secara Nasional. Misi 1. Mewujudkan lulusan yang handal, berkarakter, berdaya saing tinggi berdasarkan imtaq dan sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang 1945. 2. Mewujudkan dan Meningkatkan peranan Universitas sebagai rujukan ilmu dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat khususnya di wilayah pantai barat sumatera dan umumnya secara nasional. 3. Meningkatkan sumber daya yang professional dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi di Indonesia. 4. Meningkatkan sarana dan prasarana demi menunjang pola akademik yang professional. 5. Meningkatkan kerjasama dengan pihak lain. 6. Meningkatkan pengelolaan manajemen perguruan tinggi yang professional. 2. Tujuan Manual Pelaksanaan Standar Pendidikan Sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan-kegiatan Pendidikan/Pembelajaran baik di tingkat universitas, fakultas, maupun program studi dengan menerapkan siklus mutu yang berupa alur perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring-evaluasi. Dengan demikian pemanfaatan manual mutu ini diharapkan dapat: 1. Mendorong, mengakomodasi, dan memfasilitasi pengembangan Pendidikan/Pembelajaran Universitas Graha Nusantara (UGN) 2. Mendorong dikembangkannya kegiatan-kegiatan Pendidikan/Pembelajaran yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta masyarakat luas dalam upaya memanfaatkan sumberdaya alam demi peningkatan martabat manusia 3. Mendorong Pendidikan/Pembelajaran interdisipliner untuk tumbuhkembangnya kelompok bidang ilmu dan tumbuhnya Pendidikan/Pembelajaran berorientasi produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat pengguna. 4. Panduan bagi Pejabat struktural dan atau unit khusus SPMI maupun dosen dan non Page 9
dosen dalam melaksanakan standar Standar sesuai dengan wewenang dan tugas masing- masing dalam untuk mewujudkan budaya mutu. 5. Petunjuk bagaimana standar Standar dapat ditetapkan dan ditetapkan kembali apabila standar telah tercapai. 6. Bukti tertulis bahwa SPMI di PT memang benar benar telah diimplementasikan. 3. Luas Lingkup Manual Pelaksanaan Pelaksanaan Standar Pendidikan Manual Pelaksanaan Standar ini berlaku: 1. Ketika standar Standar harus dilaksanakan dalam kegiatan penyelenggaraan pendidikan oleh semua unit kerja pada semua aspek. 2. Manual Pelaksanaan ini berlaku untuk Standar Mutu Pendidikan/Pem,belajaran di UGN- Padangsidimpuan. 3. Standar Nasional Pendidikan meliputi: a. Standar Kompetensi Lulusan; b. Standar isi Pembelajaran; c. Standar proses Pembelajaran; d. Standar penilaian Pembelajaran; e. Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan; f. Standar sarana dan prasarana Pembelajaran; g. Standar pengelolaan Pembelajaran; h. Standar Pembiayaan Pembelajaran. 4. Manual Pelaksanaan ini juga berlaku untuk beberapa Standar Mutu Tambahan UGN Padangsidimpuan. 4. Definisi Istilah 1. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah sistem untuk menetapkan kebijakan, tujuan dan strategi mencapai mutu yang telah ditentukan masing-masing Perguruan Tinggi. 2. Jaminan mutu (quality assurance) adalah seluruh proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan Perguruan Tinggi (PT) secara konsisten dan perbaikan berkelanjutan, sehingga visi dan misi PT dapat tercapai serta stakeholders memperoleh Page 10
kepuasan (pemenuhan janji kepada stakeholders). Kegiatan harus terencana dan sistematis yang dilaksanakan dengan menggunakan Sistem Manajemen Mutu (SMM) untuk meyakinkan bahwa suatu produk (hasil) akan memenuhi persyaratan mutu. 3. Mutu adalah keseluruhan karakteristik produk yang menunjukkan kemampuannya dalam memenuhi permintaan atau persyaratan yang ditetapkan customer (stakeholders), baik yang tersurat (dinyatakan dalam kontrak ), maupun tersirat. 4. Standar adalah spesifikasi teknis atau sesuatu yang dibakukan, termasuk tata cara dan metode yang disusun berdasarkan konsensus semua pihak yang terkait dengan memperhatikan syarat-syarat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengalaman, perkembangan masa kini dan masa datang untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya (PP No. 102 Tahun 2000). 5. Manual Mutu (MM) adalah dokumen yang menjadi panduan untuk menentukan sistem manajemen mutu dari organisasi. 6. Pelanggan secara umum adalah orang perorangan atau badan yang ikut menerima atau membeli layanan pendidikan di PT. Pelanggan UGN dapat dibagi menjadi 4 (empat) bagian, yaitu (1) calon mahasiswa/mahasiswa (learners; (2) orang tua mahasiswa; (3) pengguna lulusan dan mitra kegiatan Pendidikan/Pembelajaran; dan (4) pemerintah/instansi terkait swasta serta pengguna lulusan. 7. Unit kerja penyelenggara pendidikan adalah fakultas dan program studi. 8. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) adalah lembaga selain fakultas dan Program Studi yang mendukung terselenggaranya layanan/menjamin mutu pendidikan ditingkat Universitas. 9. UPM adalah singkatan dari Unit Penjamin Mutu yang bertugas untuk menjamin mutu pada tingkat Fakultas. 10. GKM adalah singkatan dari Gugus Kendali Mutu yang bertugas untuk menjamin mutu pada tingkat Program Studi. 11. Dokumen adalah informasi dan media pendukungnya 12. Borang adalah lembar isian data yang memberikan informasi 13. Rekaman adalah dokumen atau catatan yang menyatakan hasil yang dicapai atau menunjukkan bukti kegiatan yang dilakukan 14. Diseminasi adalah proses interaktif mengkomunikasikan pengetahuan kepada khalayak Page 11
target, sehingga dapat digunakan untuk melakukan perubahan. 15. Renstra adalah singkatan dari Rencana Strategis, yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapi dalam kurun waktu 1-5 tahun sehubungan dengan tugas dan fungsi Lembaga/Unit Kerja serta disusun dengan memperhitungkan perkembangan lingkungan strategis. 16. Renop adalah singkatan dari Perencanaan Operasional, yang merupakan bagian dari rencana kerja strategis. Ini menggambarkan cara-cara jangka pendek mencapai tonggak dan menjelaskan bagaimana, atau apa sebagian, rencana strategis akan dimasukkan ke dalam operasi selama periode operasional yang diberikan. 17. Dokumen Mutu UGN merupakan Dokumen yang memuat Kebijakan Mutu, Manual Mutu, Standar Mutu dan Formulir mutu yang mengacu pada Permenristekdikti nomor 44 tahun 2015, VMTS UGN, RIP UGN, Renstra UGN dan Renop UGN. 18. Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan dokumen yang memuat acuan pelaksanaan kegiatan yang ada di lingkungan UGN. 5. Manual Pelaksanaan Pelaksanaan Standar Pendidikan/Pembelajaran a. Rincian Kegiatan No Subyek/ Penjelasan tentang Kegiatan Pelaku yang Dilakukan 1 Rektor 1. Mengesahkan Manual pelaksanaan Pelaksanaan Standar Pendidikan. 2 Wakil Rektor I 1. Mengevaluasi/memeriksa rancangan Manual Pelaksanaan Standar Pendidikan/Pembelajaran 2. Mengevaluasi/Memeriksa draf Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelaksanaan Standar Pendidikan/Pembelajaran yang ada di lingkungan UGN 3 Wakil Rektor II 1. Menyediakan dana Pendidikan/Pembelajaran internal Dokumen SK Rektor terkait Draf Manual Mutu Draf SOP Standar Pembelajaran RAPBU Final Page 12
sesuai Rencana Anggaran dan Belanja Universitas (RAPBU). 2. Mengusahakan sumber dana dari pemerintah, kerja sama dengan lembaga lain baik di dalam maupun di luar negeri. 3. Memastikan penggunaan dana tertuju pada: perencanaan Pendidikan/Pembelajaran; pelaksanaan Pendidikan/Pembelajaran; pengendalian Pendidikan/Pembelajaran; pemantauan dan evaluasi Pendidikan/Pembelajaran; pelaporan hasil Pendidikan/Pembelajaran; dan diseminasi hasil Pendidikan/Pembelajaran. 4. Mensosialisasikan mekanisme pendanaan dan pembiayaan Pendidikan/Pembelajaran sesuai ketentuan di perguruan tinggi. 4 Wakil Rektor III 1. Menjamin tersedianya Sarana dan Prasarana Pelaksanaan Pendidikan/Pembelajaran 2. Menjamin Tersedianya Sarana dan Prasaran pendukung Pelaksanan Pendidikan/Pembelajaran Surat Tugas Yayasan/Rektor LPJ Tahunan Dokumen Sosialisasi Dokumen Sarana dan Prasarana Pembelajaran UGN Page 13
5 Fakultas/ Dekan dan Wakil Dekan 1. Dekan Bersama dengan Wakil Dekan membuat SOP Fakultas tentang Proses Pembelajaran/Pendidikan di tingkat Fakultas yang mengacu pada SOP yang dikeluarkan Universitas. 2. Membuat Panduan Akademik Fakultas mengacu pada Panduan AkademikUniversitas 3. Membuat Panduan Pembimbingan Akademik Fakultas 4. Membuat Panduan Penulisan Tugas Akhir Fakultas 5. Mengeluarkan Surat Keterangan/Surat Keputusan sesuai terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan Proses Pendidikan/Pembelajaran. SOP Fakultas Bidang Akademik Panduan Akademik Panduan Pembimbingan Akademik Panduan Penulisan Tugas Akhir SK Dekan Terkait 6 Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi 1. Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi (prodi) membuat SOP Prodi tentang Proses Pembelajaran/Pendidikan di tingkat Prodi yang mengacu pada SOP yang dikeluarkan Fakultas. 2. Mensosialisasikan Panduan Akademik Fakultas kepada SOP Fakultas Bidang Akademik Panduan Akademik Page 14
Mahasiswa dan dosen 3. Mensosialisasikan Panduan Pembimbingan Akademik Fakultas kepada dosen dan Mahasiswa 4. Mensosialisasikan Panduan Penulisan Tugas Akhir Fakultas kepada Dosen dan Mahasiswa 5. Membuat Kurikulum Prodi dan Silabus Mata Kuliah 6. Mensosialisasikan Kurikulum Prodi dan Silabus kepada Dosen 7. Mengajukan pembuatan SK terkait proses pembelajaran kepada Dekan Panduan Pembimbingan Akademik Panduan Penulisan Tugas Akhir Dookumen Kurikulum Prodi Silabus Mata Kuliah Prodi Surat Pengajuan SK 7 Mahasiswa dan Dosen Dosen: 1. Melaksanakan Proses Pendidikan/ Pembelajaran sesuai dengan SOP yang berlaku. 2. Membuat RPS setiap awal semester 3. Membuat Kontrak Perkuliahan dan Rancangan Tugas materi Mata Kuliah 4. Daftar Penilaian Akhir Dosen 5. Dosen PA melaksanakan Pembimbingan sesuai Panduan dan SOP Laporan Perkuliahan dosen (Absensi) RPS Dosen Kontrak Perkuliahan dan Dokumen Rancangan Tugas Dosen DPNA Kartu/Buku Pembimbingan Akademik Page 15
6. Dosen Pembimbing Tugas Akhir melaksanakan pembimbingan sesuai Panduan dan SOP Mahasiswa: 1. Melaksanakan Perkuliahan sesuasi dengan Jadwal yang telah ditentukan 2. Melaksanakan Pembimbingan Akademik dengan Dosen PA 3. Melaksanakan Penyelesaian Tugas Akhir sesuai dengan SOP dan Buku Panduan yang berlaku 4. Membayar biaya administrasi yang di ebebankan kepada mahasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku Kartu/Buku Pembimbingan Tugas Akhir Absensi Kehadiran Kartu/Buku Pembimbingan Akademik Kartu/Buku Pembimbingan Tugas Akhir Bukti 8 Lembaga Penjaminan Mutu 1. Mensosialisasikan Dokumen Standar Mutu: a. Standar Isi Pendidikan/Pembelajaran, b. Standar Proses Pendidikan/Pembelajaran, c. Standar Penilaian Pendidikan/Pembelajaran, d. Standar Peneliti, Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan/Pembelajaran, Dokumen sosialisasi Page 16
e. Standar Pengelolaan Pendidikan/Pembelajaran, f. Standar Pendanaan dan Pembiayaan Pendidikan/Pembelajaran 2. Mensosialiasasikan perundangundangan dan peraturan pemerintah terbaru terkait penyusunan Standar Penjaminan Mutu Internal. b. Diagram Alir REKTOR LEMBAGA PENJAMINAN MUTU WAKIL REKTOR I, II dan III DEKAN UPM dan GKM KETUA PROGRAM STUDI dan SEKRETARIS PRODI MAHASISWA DOSEN Page 17
Diagram di atas menunjukkan bahwa: 1. Penjamin mutu kegiatan Pendidikan/Pembelajaran terdiri atas pimpinan Universitas dibantu oleh Lembaga Penjaminan Mutu. Rektor menetapkan kebijakan, norma dan baku mutu Pendidikan/Pembelajaran dan disetujui oleh senat perguruan tinggi. 2. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) mengkoordinasikan pelaksana multi disiplin. Sebagai koordinator Penjaminan Mutu di tingkat Perguruan Tinggi, Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Graha Nusantara dapat mengajukan permohonan kepada pimpinan agar Lembaga Penjaminan Mutu melakukan monitoring dan evaluasi internal (monevin)/audit pada kegiatan-kegiatan yang dilakukan. 3. Wakil Rektor Bidang Akademik, Bidang Keuangan dan Kepegawaian serta Bidang Kemahasiswaan dan Asset berkoordinasi dan berkontribusi dalam mensukseskan Penjaminan Mutu di lingkungan Universitas 4. Untuk evaluasi kegiatan dan monitoring internal dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu. 5. Pendidikan/Pembelajaran di tingkat Fakultas merupakan realisasi kebijakan. Penjamin mutu kegiatan Pendidikan/Pembelajaran di tingkat Fakultas terdiri atas Dekan dibantu Unit Penjainan Mutu (UPM). 6. Pendidikan/Pembelajaran di tingkat program studi merupakan realisasi kebijakan. Penjamin mutu kegiatan Pendidikan/Pembelajaran di tingkat Program Studi terdiri atas ketua program studi dibantu Gugus Kendali Mutu (GKM) 7. Dosen dan Mahasiswa merupakan ujung tombak pelaksanaan standar mutu yang ditetapkan dna menjadi tolak ukur dari proses pelaksanaan standar yang akan mewujudkan budaya mutu di lingkungan Universitas. 6. Rincian formulir yang harus dibuat dan digunakan sebagai bagian dari Manual Pelaksanaan Standar Pendidikan. 1. Standar Operasioanl Prosedur (SOP) Bidang Akademik Universitas 2. Standar Operasioanl Prosedur (SOP) Bidang Akademik Fakultas 3. Standar Operasioanl Prosedur (SOP) Bidang Akademik Prodi 4. Buku Panduan Pembimbingan Akademik 5. Buku Panduan Penulisan Tugas Akhir Page 18
6. Absensi Kehadiran Dosen 7. Absensi Kehadiran Mahasiswa 8. RPS Dosen 9. Silabus Mata Kuliah Prodi 10. Dokumen Kurikulum Prodi 11. SK Rektor terkait 12. SK Dekan Terkait 7. Referensi 1. UU Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 3. Permenristekdikti No. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi 4. Permenristekdikti No. 62 Tahun 2016 Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi 5. Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM-PT), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional, 2017 Page 19