Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) I. Mata Kuliah : Teknologi Kedokteran Gigi-2 II. Kode : KGD. 1202/I SKS III. Prasyarat : - IV. Status Mata Kuiiah : Wajib V. Deskripsi Singkat : Teknologi Kedokteran Gigi adalah cabang ilmu Kedokteran gigi, yang merupakan gabungan dari beberapa disiplin ilmu. Teknologi Kedokteran Gigi pada pelaksanaannya dibagi menjadi 2 yaitu Teknologi Kedokteran Gigi-1 dengan pokok bahasan mengenai instrumentaria, yang diberikan pada semester ganjil (semester-ill.) dan Teknologi Kedokteran Gigi-2 mengenal casting diberikan pada semester genap (semester-iv). Pada mata pelajaran ini diinformasikan mengenai aspek teori dan teknik pada produksi dan rekayasa alat rehabilatasi, restorasi dan rekonstruksi gigi untuk mengembalikan fungsi dan estetika berdasarkan sistem stomatognatika. Materi Teknologi Kedokteran Gigi-2 dengan pokok bahasan utama mengenai casting sesuai dengan isi RPKPS, yang meliputi pengantar Teknologi Kedokteran Gigi, teori casting, komponenkomponen pendukung proses casting, teori pembuatan komponen-komponen pendukung casting, alat dan bahan yang dibutuhkan pada proses casting, pickling, tinishing dan polishing. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan memahami mengenai casting dan mampu melakukan prosedur teknik casting. VI. Materi Pembelajaran 1. Pengantar Teknologi Kedokteran Gigi a. Pengertian teknologi kedokteran gigi b. Tujuan teknologi kedokteran gigi c. Kegunaan teknologi kedokteran gigi 1) Hubungannya dengan cabang ilmu lain 2) Mantaat untuk cabang ilmu lain 2. Teori Casting a. Pengertian mengenai casting b. Maksud dan tujuan casting untuk badang kedokteran gigi Universitas Gadjah Mada 1
c. Tahap-tahap dan pengertian mengenai proses casting yang melaputi: 1. Waxing 2. Spruing 3. Investing 4. Pre-heating 5. Wax elimination 6. Heating 7. Melting 8. Casting 3. Komponen-komponen pendukung: 1. Die 2. Wax pattern 3. Sprue pin 4. Reservoir modul 5. Casting ring 4. Teori mengenai Pre-heating, Wax Elimination dan Casting a. Pengertian mengenai 1. Preheating 2. wax elimination 3. heating b. Teknik preheating, wax elimination dan heating 5. Teorti mengenai Melting dan Casting a. Cara melakukan melting b. Cara melakukan casting 6. Pickling a. Pengertian mengenai pickling b. Macam-macam larutan pickling c. Tujuan dan kegunaan pickling d. Cara/teknik pickling 7. Finishing dan Polishing a. Finishing 1. Pengertian mengenai finishing 2. Tujuan finishing 3. Kegunaan finishng 4. Cara finishing b. Polishing 1. Pengertian mengenai polishing Universitas Gadjah Mada 2
2. Tujuan polishing 3. Kegunaan polishing 4. Cara polishing 8. Kegagalan-kegagalan pada Casting a. Macam-macam kegagalan pada casting b. Penyebab terjadinya kegagalan pada casting c. Cara-cara menghindan kegagalan path casting 9. Teknik Casting a. Alat dan bahan yang digunakan untuk proses casting 1. Macam-macam alat untuk casting 2. Macam-macam bahan untuk casting b. Prosedur pembuatan 1. Wax Pattern 2. Sprue pin 3. Reservoir modul 4. Crucible former VII. Outcome Pembelajaran 1. Setelah mahasiswa mengikuti kuliah ini, diharapkan mampu menjelaskan mengenai pengertian, tujuan dan kegunaan tekno!ogi kedokteran gigi serta hubungannya dengan cabang ilmu lain. 2. Setelah mahasiswa mengikuti kuliah ini, diharapkan mampu menjelaskan mengenai pengertian, maksud dan tujuan proses casting serta mampu menyebutkan dan menjelaskan mengenai tahap-tahap proses casting dengan pengertiannya 3. Setelah mahasiswa mengikuti kuliah ini, diharapkan mampu menyebutkan komponen-komponen pendukung proses casting dan mampu menjelaskan pengertian mengenai komponen-komponen pendukung casting. 4. Setelah mahasiswa mengikuti kuliah ini, diharapkan mampu menjelaskan mengenai preheating, wax elimination dan heating serta mampu melakukan teknik preheating, wax elimination dan heating. 5. Setelah mahasiswa mengikuti kuliah ini, mampu menjelaskan mengenai melting dan casting serta mampu melakukan teknik melting dan casting. 6. Setelah mahasiswa mengikuti kuliah ini, diharapkan mampu menjelaskan mengenai pengertian, tujuan dan kegunaan teknik pickling. 7. Setelah mahasiswa mengikuti kuliah ini, diharapkan mampu menjelaskan mengenai pengertian, tujuan, kegunaan dan mampu melakukan finishing dan polishing pada hasil casting. Universitas Gadjah Mada 3
8. Setelah mahasiswa mengikuti kuliah ini, diharapkan mampu menyebutkan macammacam kegagalan pada casting dan mampu menjelaskan penyebab dan cara-cara menghindari kegagalan pada proses casting. 9. Setelah mahasiswa mengikuti kuliah ini, diharapkan mampu menyebutkan alat-alat dan bahan-bahan yang digunakan untuk proses casting serta mampu melakukan prosedur pembuatan wax pattern, sprue pin, reservoir modul dan crucible former. VIII. Rencana dan Kegiatan Pembelajaran Mingguan (RKPM) Minggu TOPIK / POKOK SUB POKOK ESTIMASI METODE PROSES ke- BAHASAN BAHASAN WAKTU PEMBELAJARAN 1 1. Pengertian teknilogi Kedokteran Gigi 1. Pengertian Teknologi Kedokteran Gigi 2. Tujuan teknologi Kedokteran Gigi 3. Kegunaan Teknologi Kedokteran Gigi 4. Hubungannya dengan cabang ilmu 5. Manfaat untuk cabang ilmu kedokteran gigi. 2 dan 3 2. Teori Casting 1. Pengertian mengenai casting 2. Maksud dan tujuan casting untuk bidang kedokteran gigi 3. Tahab-tahab dan pengertian mengenai casting : a. Waxing b. Spruing c. Investing Universitas Gadjah Mada 4
d. Pre heating e. Wax elimination f. Heating g. Melting h. casting 4 dan 5 3. Komponenkomponen Pendukung Casting 1. Komponenkomponen pendukung casting dan pengertiannya a. Die b. Wax pattern c. Sprue pin d. Reservoir modul/ reservoir former / sprue base 6 MIDTERM 7 4. Teori Mengenai 1. Pengertian Pre Heating, mengenai wax elimination a. Pre heating dan casting b. Wax elimination c. Heating 2. Teknis pre heating, wax aelimination dan heaating 8 5. Melting dan 1. Cara melakukan Casting melting 2. Cara melakukan casting 9 6. Picking 1. Pengertian mengeanai picking 2. Macam-amacam larutan picking 3. Tujuan picking jawab / diskusi jawab / diskusi Universitas Gadjah Mada 5
10 dan 11 12 dan 13 14 dan 15 16 7. Finishing dan Polishing 8. Kegagalan proses casting 9. Teknik Casting EVALUASI 4. Teknik picking 1. Pengertian mengenai finishing dan polishing 2. Tujuan finishing dan polishing 3. Kegunaan finishing dan polishing 4. Teknik finishing dan polishing 1. Macam-macam kegagalan apada casting 2. Penyebanpenyeabab kegagalan pada casting 3. Cara-cara menghindari kegagalan casting 1. Macam-macam alat yang digunakan untuk proses casting 2. Macam-mavcam bahan yang digunakan untuk proses casting 3. Prosedur pembuatan a. Wax pattern b. Sprue pin c. Recervoir modul d. Crucible former Ujian Akhir 100 Soal-soal Ujian Universitas Gadjah Mada 6
IX. Penilaian : Kriteria dan cara evaluasi hasil pembelajaran. 1. Kriteria penilaian Nilai didapat dari : a. Midterm Nilai midterm digunakan apabila di dalam ujian akhir, yang nilainya kurang baik dapat untuk pertimbangan. b. Praktikum c. Ujian akhir 2. Cara evaluasi hasil pembelajaran a. Penilaian dilakukan dalam bentuk pretes tertulis, niiai pekerjaan dan responsi tertulis, yang merupakan satu unit menjadi nilai praktikum, bobotnya 50 %. b. Ujian akhir semester model tertulis dengan soal-soal sebanyak 100 soal dengan bobot 50 %. c. Bentuk soal-soal pretes, responsi adalah essay dan betuk soal-soal ujian akhir adalah multiple choice. d. Tipe ujian akhir multiple choice adalah: 1) Tipe I, soal-soal pilihan tunggal 2) Tipe II, soal-soal pilihan ganda 3) Tipe III, soal-soal mengenai 2 pernyataan X. Contoh Soal-soal Ujian Akhir 1. Pilih satu jawaban yang paling benar dengan melingkari huruf diantara jawaban pada soal (A, B, C, D, E). 2. PiIihIah diantara 4 jawaban dengan melingkari huruf yang di depan pada soal yang paling benar. A. No. 1,2 dan 3 benar D. No. 4 saja yang benar B. 1 dan 3 benar E. semua benar / salah (coret yang salah) C. 2 dan 4 benar 3. Ada 2 kalimat pernyataan yang dihubungkan dengan kata penghubung sebab. Pilihlah jawaban yang benar dengan menulis huruf didepan soal, apabila: A. Pernyataan kedua-duanya benar dan ada hubungan sebab B. Pernyataan kedua-duanya benar dan tidak ada hubungan sebab C. Pernyataan pertama benar, dan pernyataan kedua salah D. Pernyataan pertama salah, dan pernyataan kedua benar E. Pernyataan kedua-duanya salah semua Universitas Gadjah Mada 7
Contoh: 1. Tipe I : Sebutkan tahap proses casting sebelum investing. A. Waxing B. Melting C. Casting D. Spruing E. heating 2. Tipe II : Asbestos liner pada proses casting berguna untuk : 1. pembuatan antara dinding casting ring dan logam dengan pola malamnya (wax pattern) 2. penyekat panas antara dinding casting ring dari logam dengan bahan invesmennya 3. pengatur pemuaian dinding casting ring dari logam 4. pemberi keleluasaan muai kepada bahan invesmen dapa waktu setting time 3. Tipe III : Spruing merupakan tahap proses casting sebelum waxing, sebab waxing adalah pembuatan wax pattern untuk keperluan proses casting. Universitas Gadjah Mada 8