JURUSAN FISISKA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

dokumen-dokumen yang mirip
Pada gambar 2 merupakan luasan bidang dua dimensi telah mengalami regangan. Salah satu titik yang menjadi titik acuan adalah titik P.

Aplikasi Integral. Panjang sebuah kurva w(y) sepanjang selang dapat ditemukan menggunakan persamaan

IDE - IDE DASAR MEKANIKA KUANTUM

Deret Fourier, Transformasi Fourier dan DFT

Fisika Dasar II Listrik, Magnet, Gelombang dan Fisika Modern

HASIL DAN PEMBAHASAN. Gambar 3 Proses penentuan perilaku api.

8. Fungsi Logaritma Natural, Eksponensial, Hiperbolik

Analisis Rangkaian Listrik

PENENTUAN NILAI e/m ELEKTRON

IV. Konsolidasi. Pertemuan VII

Presentasi 2. Isi: Solusi Persamaan Diferensial pada Saluran Transmisi

BAB II TEORI DASAR 2.1 Pengertian Pasang Surut

PERKEMBANGAN TEORI ATOM & PENEMUAN PROTON, NEUTRON, ELEKTRON. Putri Anjarsari, S.Si., M.Pd

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Data penelitian diperoleh dari siswa kelas XII Jurusan Teknik Elektronika

Bab 6 Sumber dan Perambatan Galat

Pengaruh Posisi Pipa Segi Empat dalam Aliran Fluida Terhadap Perpindahan Panas

Oleh : Bustanul Arifin K BAB IV HASIL PENELITIAN. Nama N Mean Std. Deviation Minimum Maximum X ,97 3,

BAB 2 DASAR TEORI 2.1 TEORI GELOMBANG LINIER. Bab 2 Teori Dasar

Tinjauan Termodinamika Sistem Partikel Tunggal Yang Terjebak Dalam Sebuah Sumur Potensial. Oleh. Saeful Karim

Tinjauan Termodinamika Pada Sistem Partikel Tunggal Yang Terjebak Dalam Sebuah Sumur Potensial

TINJAUAN ULANG EKSPANSI ASIMTOTIK UNTUK MASALAH BOUNDARY LAYER

Universitas Indonusa Esa Unggul Fakultas Ilmu Komputer Teknik Informatika. Persamaan Diferensial Orde I

ANALISIS NOSEL MOTOR ROKET RX LAPAN SETELAH DILAKUKAN PEMOTONGAN PANJANG DAN DIAMETER

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN. 35 orang. Setiap orang diambil sampel sebanyak 15 citra wajah dengan

BAB I METODE NUMERIK SECARA UMUM

Pertemuan XIV, XV VII. Garis Pengaruh

Reduksi data gravitasi

BAB II LANDASAN TEORI

+ = R R γ P II.3 Beberapa Percobaan dengan Soap Films Soap film yang diregangkan sepanjang kawat. Berbentuk planar, karena tekanan di kedua

UJI PERFORMANCE MEJA GETAR SATU DERAJAT KEBEBASAN DENGAN METODE STFT

II. LANDASAN TEORI. digunakan sebagai landasan teori pada penelitian ini. Teori dasar mengenai graf

PELABELAN TOTAL SISI ANTI AJAIB SUPER (PTSAAS) PADA GABUNGAN GRAF BINTANG GANDA DAN LINTASAN

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Alamat: Karangmalang, Yogyakarta 55281

UJI KESELARASAN FUNGSI (GOODNESS-OF-FIT TEST)

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 2 DISTRIBUSI INDUK DAN DISTRIBUSI SAMPEL


METODE ITERASI TANPA TURUNAN BERDASARKAN EKSPANSI TAYLOR UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN NONLINEAR ABSTRACT

RANCANG BANGUN PATCH RECTANGULAR ANTENNA 2.4 GHz DENGAN METODE PENCATUAN EMC (ELECTROMAGNETICALLY COUPLED)

1. Proses Normalisasi

Bab 1 Ruang Vektor. I. 1 Ruang Vektor R n. 1. Ruang berdimensi satu R 1 = R = kumpulan bilangan real Menyatakan suatu garis bilangan;

Analisis Dinamis Portal Bertingkat Banyak Multi Bentang Dengan Variasi Tingkat (Storey) Pada Tiap Bentang

ROKET AIR SMA NEGERI 21 MAKASSAR

Hendra Gunawan. 29 November 2013

Muatan Bergerak. Muatan hidup yang bergerak dari satu ujung ke ujung lain pada suatu

BAB III TEORI DASAR ANTENA SLOT DAN ANTENA ARRAY

ANALISIS KOMBINASI PRELOADING MEKANIS DAN ELEKTROKINETIK TERHADAP PEMAMPATAN TANAH LUNAK PONTIANAK

MODUL PERKULIAHAN REKAYASA FONDASI 1. Penurunan Tanah pada Fondasi Dangkal. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

Modeling Pengaturan Kecepatan... Satya Kumara I N. MODELING PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC DENGAN SIMULINK

PROSES PEMANENAN DENGAN MODEL LOGISTIK STUDI KASUS PADA PTP. NUSANTARA IX

MODEL PERSEDIAAN DETERMINISTIK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MASA KADALUARSA DAN PENURUNAN HARGA JUAL

ANTENA MIKROSTRIP 5 LARIK SIMETRI DOUBLE DIPOLE UNTUK OMNI DIRECTIONAL DENGAN FREKUENSI KERJA 2,4 GHZ

METODE ITERASI KELUARGA CHEBYSHEV-HALLEY UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN NONLINEAR. Yuli Syafti Purnama 1 ABSTRACT

Susunan Antena. Oleh : Eka Setia Nugraha S.T., M.T. Sumber: Nachwan Mufti Adriansyah, S.T., M.T.

Integral Fungsi Eksponen, Fungsi Trigonometri, Fungsi Logaritma

Online Jurnal of Natural Science, Vol.3(1): ISSN: March 2014

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. berbagai macam seperti gambar dibawah (Troitsky M.S, 1990).

5 STABILITAS DINAMIS KAPAL POLE AND LINE SULAWESI SELATAN

MODEL PERAMBATAN PANAS ARAH RADIAL BENDA-BENDA SILINDRIK MULTILAYER

Materike April 2014

Mata Kuliah : Matematika Diskrit Program Studi : Teknik Informatika Minggu ke : 7

BAB VI MODEL ELEKTRON BEBAS ( GAS FERMI )

SIMULASI NUMERIK PENGARUH PROTUBERANCE PADA KOEFISIEN AERODINAMIKA AIRFOIL NACA PADA KECEPATAN SUBSONIK. Abstrak

Materi ke - 6. Penggunaan Integral Tak Tentu. 30 Maret 2015

PENGANTAR METODE MAGNETOTELLURIK (MT)

PENENTUAN RUTE TERPENDEK DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CHEAPEST INSERTION HEURISTIC (STUDI KASUS: PT.

MODEL PENGENALAN POLA : KASUS PEMILAHAN WARNA SUARA SARON DAN BONANG PADA GAMELAN JAWA

Kontrol Trakcing Laras Meriam 57mm dengan Menggunakan Hybrid Kontrol Logika Fuzzy - PID

Gambar IV.6. Gambaran kontur bidang sesar yang menggambarkan bentuk ramp-flat-ramp pada border fault di Sub-cekungan Kiri.

MODEL PENGENALAN POLA : KASUS PEMILAHAN WARNA SUARA SARON DAN BONANG PADA GAMELAN JAWA. Abasrak

2.1 Persamaan Gerak Roket dalam Ruang Tiga Dimensi

KOMPUTASI DAN DINAMIKA FLUIDA

PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI ADSORBEN DALAM PENGOLAHAN AIR LIMBAH YANG MENGANDUNG LOGAM Cu. Mochtar Hadiwidodo *)

INFLUENCE OF LIMES COLUMN VARIATION DISTANCE IN SOFT CLAY STABILIZATION A REVIEW OF INDEX COMPRESSION (Cc) PARAMATER

ELEKTROMAGNETIKA TERAPAN

KARAKTERISASI ELEMEN IDEMPOTEN CENTRAL

HUBUNGAN ANTARA KELOMPOK UMUR, JENIS KELAMIN DAN JENIS PEKERJAAN PADA PENDERITA HIV/AIDS DI KABUPATEN BANYUMAS

Transformasi Satu Peubah Acak (Lanjutan) Dr. Kusman Sadik, M.Si Departemen Statistika IPB, 2016

MINAT SISWA TERHADAP EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA BOLA VOLI DI SMA N 2 KABUPATEN PACITAN

Transformasi Satu Peubah Acak (Bagian II) Dr. Kusman Sadik, M.Si Departemen Statistika IPB, 2017

Solusi Persamaan Schrodinger 1-dimensi untuk Potensial Deng Fan MenggunakanKonstruksi Supersimetri

Pembahasan Soal. Pak Anang SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA. Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS. Disusun Oleh :

SIMULASI DESAIN COOLING SYSTEM DAN RUNNER SYSTEM UNTUK OPTIMASI KUALITAS PRODUK TOP CASE

PERBANDINGAN METODE MAXIMUM LIKELIHOOD ESTIMATION (MLE) DENGAN BAYESIAN PADA REGRESI LOGISTIK MULTINOMIAL

KINETIKA SORPSI ION ZINK (II) PADA PARTIKEL GAMBUT

Ringkasan Materi Kuliah METODE-METODE DASAR PERSAMAAN DIFERENSIAL ORDE SATU

KONTROL URBAN SPRAWL DENGAN PENDEKATAN PEMODELAN PERILAKU PERJALANAN DAN PARTISIPASI PENDUDUKNYA

model pengukuran yang menunjukkan ukur Pengukuran dalam B. Model Mode sama indikator dan 1 Pag

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

ANALISIS STABILITAS DAN ADAPTABILITAS GALUR PADI DATARAN TINGGI DI LIMA LINGKUNGAN

Transformasi Peubah Acak (Lanjutan)

KAJIAN AWAL MEKANISME REAKSI ELEKTROLISIS NaCl MENJADI NaClO 4 UNTUK MENENTUKAN TAHAPAN REAKSI YANG EFEKTIF DARI PROSES ELEKTROLISIS NaCl

ISOMORFISMA PADA GRAF P 4

KAJIAN BIOMASSA FITOPLANKTON LAUT

UNIVERSITAS GADJAH MADA PROGRAM STUDI FISIKA FMIPA

Perancangan dan Analisa Antena Mikrostrip dengan Frekuensi 850 MHz untuk Aplikasi Praktikum Antena

VI. EFISIENSI PRODUKSI DAN PERILAKU RISIKO PRODUKTIVITAS PETANI PADA USAHATANI CABAI MERAH

Transkripsi:

Solusi Prsamaan Schrödingr onlinir Untuk Mndiskripsikan Soliton Dari Prambatan Pulsa Optik Dalam Mdium Disprsif onlinir Munawar Kholil JURUSA FISISKA UIVERSITAS EGERI MALAG ITISARI sbuah pulsa optik dapat brgrak di dalam sbuah mdium disprsif nonlinir tanpa brubah bntuk, solah-olah ia sdang brgrak di dalam sbuah mdium nondipsrsif linir. Hal ini tradi ktika disprsi kcpatan klompok diimbangi olh fk modulasi fas diri. Glombang stasionr sprti itu disbut glombang solitr. Soliton optis adalah glombang solitr khusus yang orthogonal, dalam arti bahwa ktika kdua glombang brpapasan atau brsilangan satu sama lain di dalam mdium profil intnsitasnya tidak brubah (hanya prgsran fas sbagian sbagai akibat intraksi), shingga masing-masing glombang mnruskan brgrak sbagai suatu ksatuan yang bbas (solitr). Prsamaan difrnsial yang mngatur gugus komplks dari sbuah pulsa optik yang mrambat dalam mdium disprsif nonlinir yang luas adalah prsamaan Schrödingr nonlinir. Kata kunci : disprsif, nonlirr, soliton optik, Schrödingr nonlinir. 1. PEDAHULUA Soliton disbut gundukan nrgi brhingga, stabil, mnmpati ruang trbatas dan tidak mnybar. Id fisika soliton brmula pada Agustus 1934 ktika John Scott Russl (188-188), fisikawan Skotlandia, mngamati fnomna glombang air di kanal Edinburg-Glasgow. Russl mnybut fnomna ini sbagai "glombang bsar translasi". Glombang air trsbut mnalar dngan bntuk tak brubah, dalam rntang waktu rlatif lama spanang kanal. Dalam kata-kata alih bahasa bbas, Russl mnggambarkannya sbagai brikut : Saya yakin akan lbih baik mmprknalkan fnomna ini dngan mndskripsikan kadaan dari pngnalan prtama saya dngannya. Saya sdang mngamati grak kapal yang ditarik dngan cpat spanang kanal smpit olh spasang kuda, ktika kapalnya tiba-tiba brhnti - tidak dmikian halnya dngan massa air pada kanal yang tlah digrakkannya; glombang itu brakumulasi mnglilingi haluan kapal dalam kadaan golakan dahsyat, dan kmudian dngan tibatiba mninggalkan haluan kapal, mnalar k dpan dngan kcpatan bsar, dalam bntuk gundukan air yang mlanutkan pnalarannya spanang kanal tanpa mngalami prubahan bntuk atau pngurangan kcpatan. Saya mngikuti glombang itu di punggung kuda, dan stlah mnyusuli, glombang itu trus mnalar pada lau skitar dlapan atau smbilan mil pr am, dngan ttap mmprtahankan bntuk awalnya, panangnya skitar tiga puluh kaki dan tingginya skitar satu kaki stngah. Tingginya scara brangsur mnurun, dan stlah pngaran satu atau dua mil saya khilangannya pada blokan kanal. Russl uga mlakukan bbrapa prcobaan

laboratorium untuk mrproduksi glombang solitr atau glombang soliton ini, dalam suatu tangki glombang, dngan cara mnatuhkan sbuah bnda pada salah satu uung tangki. Ia mndduksi scara mpirik, volum air di glombang sama dngan volum air yang dipindahkan. Brdasarkan pnlitian Kortwg dan d Vris diktahui bahwa glombang bsar translasi adalah bntuk khusus glombang air prmukaan. Prsamaan yang mndskripsikan pnalaran glombang satu arah pada prmukaan kanal yang dangkal diturunkan olh Kortwg dan d Vris pada tahun 1895, yang diknal dngan prsamaan KDV. Stabilitas soliton brfungsi mnyimbangkan fk nonliniritas dan disprsi, sprti yang ditunukkan olh soliton air dangkal pada prsamaan KDV. onliniritas mmandu glombang soliton untuk trlokalisasi, sdangkan disprsi mnybarkan glombang trlokalisasi trsbut. Jika salah satu dari dua fk trsbut hilang, soliton mnadi tidak stabil dan scpatnya uga mnghilang. Prmasalahan yang muncul adalah Bagaimana fk dari sifat médium disprsiv nonlinir ika yang tinau adalah pulsa optik shingga trbntuk soliton?.. PERSAMAA DIFERESIAL UTUK FUGSI GUGUS DALAM MEDIUM DISPERSIF OLIIER Indks bias mdium disprsif brubah sbagai fungsi frkunsi dari glombang yang mlwatinya dan dirumuskan dngan: ck n () o. Sdangkan angka glombang dirumuskan dngan psamaan: k n c, dngan n n n E kofisin Krr yang mmbrikan, n adalah fk nonlir. Shingga angka glombang dalam mdium disprsif non linir mnadi: n n E k c (1) E( t GAMBAR 1. (a) modulasi glombang. Mninau mdan listrik dari glombang optik yang mrambat sarah z dngan frkunsi angular sntral dan angka glombang sntral k Jika amplitudo maksimum dari glombang cahaya scara lambat brubah trhadap waktu t dan ruang z, maka ksprsi mdan listriknya dalam gugus komplks dapat dirumuskan sbagai: i ( t kz E R E ) ( z, () R adalah notasi bagian ral sdangkan k dan ω brtturut-turut adalah angka glombang dan frkunsi sudut sbagai pmbawa glombang. Fungsi gugus E (z, mnunukkan fungsi yang brvariasi dngan lambat trhadap waktu dan arak yang mnginditifikasikan bahwa spktrum frkunsi dari mdan listrik E strukurnya trlokalisasi dibawah frkunsi cntral o, yang ditunukan gambar 1. dan pada gambar, ω mnunukkan lbar spktrum frkunsi fungsi gugus E. E(ω) ω ω ω GAMBAR. (a) spktrum frkunsi.

Pada mdium disprsif, dngan disprsif lmah konstanta angka glombang dapat didkati dngan tiga suku prtama dari drt taylor. Yaitu: k k n E k( ) k( ) 1! 3 1! (3) Fungsi gugus komplks E(z, dapat uga disaikan dalam bntuk E( k, ω) dngan mnggunakan tranformasi Fourir. Dngan ω=ω-ω yang mrprsntasikan prgsran kcil frkunsi gugus dari frkunsi cntral dan k=k-k yang mrprsntasikan prgsran angka glombang. E( k, ) E( z, i t kz dzdt (4) (.4) E k" E E E Dngan E( k, ω) adalah invrs transformasi i g Fourir dari E(z,: 1 E( z, E( k, ) it kz dk d (5) Dari prsamaan (4) dan (5) dapat dilihat bahwa (/E(z,=-i ω dan (/z)e(z,=i k diprolh ungkapan ω=i(/ dan k=-i(/z). Mnuliskan kmbali prsamaan (3) dngan mnganti nilai (ω- ω ) dan (k-k ) brturut-turut dngan ω dan k maka ksprsi prsamaan (3) mnadi sbuah oprator, yaitu: k" i ik' z t t dngan g n g E (6). Kmudian oprator trsbut diopasikan pada fungsi gugus E(z,, maka diprolh: k" E(z, i k' E(z, g E z t t E(z, Dngan k = k/ ω ωo, k = k/ ω ωo. Dan (7) kcpatan klompok v g dari modulasi glombang adalah v g k k' 1 k" v dan g vg. Eksprsi ini mnunukkan bahwa k dibrikan olh frkunsi yang trgantung pada kcpatan gugus glombang. Olh karna itu k mrprsntasikan sifat disprsi kcpatan klompok dari glombang. Jika k =, solusi prsamaan (7) dapat dinyatakan dalam fungsi yang brubah-ubah trhadap z-t/k =z-v g t, E(z-v g. rprsntasi ini mnunukkan bahwa prambatan gugus glombang cahaya brgrak dngan kcpatan klompok. Brdasarkan fakta ini, dapat digunakan sistm koordinat baru yang brgrak dngan kcpatan klompok yaitu: ( t k' z). Shingga dioprolh: z dan (8) ε adalah kuantitas kcil ω /ω yang mnandakan lbar rlatif dari spktrum. Jika prsamaan diatas dibandingkan dngan prsamaan Schrödingr dalam satuan SI yang tlah diktahui yaitu : i V t x dan mnggatikan V dngan E, t dngan ξ dan x dngan. Hal ini mnunukkan bahwa potnsial V dari prsamaan Schrödingr di rprsntasikan olh E, yang mnlaskan bahwa indks bias brvariasi bsarnya pada nilai E. Prsamaan (8) adalah prsamaan Schrödingr nonlinir satu dimnsi yang akan dicari solusinya. 3. FUGSI SOLITO OPTIK SEBAGAI SOLUSI PERSAMAA SCHRÖDIGER OLIIER Agar mudah mndapatkan solusinya prsamaan (8) prlu dinormalisasi dngan mmasukkan nilai-

nilai brikut: g E k" ; 1 ; Shingga prsamaan (8) mnadi: (9) 1, Sch Expi (15) Dimana (ρ ) 1/ diganti dngan η. i 1 (1) Prsamaan diatas dapat dislasaikan dngan mnggunakan mtod sparasi variabl, yaitu: i,,, Dan sarat batas yang harus dipnuhi untuk mndapatkan solusi yang stasionr slama prambatannya adalah: (11) Z=-5 Z=-3 Z=-4 Z=- a. dibatasi olh dua nilai yaitu ρ s dan ρ D b. Saat = ρ s, adalah nilai xtrim, yaitu pada saat = ρ s, / T = ttapi / T c. ρ D adalah nilai asimtot dari pada T ±, artinya saat = ρ D n / T n =. Kmudian mnsubtitusikan prsamaan (11) k prsamaan (1) shingga diprolh bagian ril dan imainr brturut-turut adalah: Z=-1 Z=- Z=1 Z= 1 8 1 4 (1) 1 (13) Z=3 Z=4 Dari prsamaan (1) dan (13) yang dikondisikan dngan syarat batas diatas diprolh solusi soliton yaitu: osch o (14) Z=5 GAMBAR3: Plot 3 soliton pada nilai Z yang brdda, tinggi soliton (amplitud) sbagai fungsi T

Solusi glombang solitr (15) mmpunyai dua paramtr yaitu η yang mrprsntasikan amplitudo dan lbar pulsa glombang solitr, dan κ mrprsntasikan kcpatan transmisi pulsa. Dan solusi untuk soliton adalah: 1, Sch Expi 1 (17) glombang soliton smakin mndkat, mrka scara brangsur-angsur brubah bntuk, kmudian brgabung mnadi pakt glombang tunggal, lalu sgra brpisah mnadi dua glombang soliton dngan bntuk dan kcpatan yang sama dngan sblum tradinya supr posisi. Olh karna itu soliton uga disbut glombang solitr., Sch 1 (18) Gambar 3 mmprlihatkan plot suprposisi tiga soliton yang mmpunyai amplitudo dan kcpatan brdda. Tiga soliton trsbut di tmpat trpisah satu sama lain, masing-masing soliton brpindah dngan bntuk dan kcpatan konstan, kmudian brgabung mnadi pakt glombang tunggal, lalu sgra brpisah mnadi tiga glombang soliton lagi. Pada gambar 3 uga mmprlihatkan bahwa soliton di Z=-5 simtris dngan soliton di Z=5, bgitu stusnya soliton di Z=-n simtris dngan soliton di Z=n. kadaan itu mnunukkan bahwa bntuk dan kcpatan transmisi soliton sama antara sblum tradinya supr posisi dan stlah tradinya suprposi. Kadaan ini mnunukkan sifat partikl. 4. KESIMPULA Dari pnlasan diatas dapat simpulkan bahwa: a. Solulsi soliton dari prambatan pulsa optik pada mdium disprsif adalah: 1, Sch Expi 1 5. REFERESI [1] Arfkn, Gorg. 1985. Mathmatical Mthod in Th Physical. Miami. Acadmic prss, IC. [] Boas, M.L.,1983. Mathmatical Mthod in Th Physical Scincs. w York. John Wily and Sons IC. [3] Hasgawa, Akira. 1989. Optical Soliton in Fibr. w York. Springr-Vrlag. [4] Hidayat, Arif. 4. hand book optika modrn.. [5] Gunthr, Robrt D. 199. Modrn optik. w York. John Wily and Sons IC. [6] Salh, B. E. A. & Tich. M. C. 1991. Fundamntal of Fotonics. w York. John. Wily and Sons IC. b. Surpr posisi dari bbrapa soliton mmprlihatkan sifat partikl, yaitu ktika soliton ditmpatkan trpisah satu sama lain, masingmasing soliton mnalar dngan bntuk dan kcpatan konstan. Sbagaimana dua atau lbih