V. DISTRIBUSI PERJALANAN 5.. PENDAHULUAN Trp strbuton aalah suatu tahapan yang menstrbuskan berapa jumlah pergerakan yang menuju an berasal ar suatu zona. Paa tahapan n yang perhtungkan aalah :. Sstem kegatan (Lan use). Sstem jarngan (Aksesbltas) j Trp strbuton merepresentaskan jumlah perjalanan ar zona asal ke zona tujuan j, basanya tuls alam bentuk Matrks Asal Tujuan (MAT), engan array mens. j Tabel Bentuk Umum Matrks Asal Tujuan 3.... z j Tj 3.. z T T T 3.... T Z T T T 3.... T Z T 3 T 3 T 33.... T 3Z...... T Z T Z T Z3.... T ZZ O O O 3.. O Z Tj D D D 3.... D Z j Bars : menunjukkan jumlah perjalanan yang berasal ar zona Kolom : menunjukkan jumlah perjalanan yang menuju ke zona j Tj V -
Tj : Jumlah perjalanan ar zona ke zona j O : Jumlah perjalanan yang berasal ar zona Dj : Jumlah perjalanan yang menuju zona j Selan tuls alam bentuk matrks, trp strbuton apat pula tuls alam bentuk Gars Kengnan / Desre Lne. METODA TRIP DISTRIBUTION. Metoa Faktor Pertumbuhan (Growth Factor) Pergerakan masa menatang aalah pertumbuhan ar pergerakan paa masa sekarang.. Metoa Sntets (Synthetc Metho) Paa metoa n suah mula mempertmbangkan bukan saja faktor pertumbuhan tetap juga mempertmbangkan faktor aksesbltas. 5.. METODA FAKTOR PERTUMBUHAN Bentuk umum : Tj = tj. E Dmana :Tj = perjalanan menatang (future) ar ke j tj = perjalanan saat n (base year) ar ke j E = faktor pertumbuhan (Growth Factor) Jens moel faktor pertumbuhan. Moel Unform / Seragam. Moel Average 3. Moel Fratar 4. Moel Detrot 5. Moel Furness 5... Moel Unform Bentuk umum : Tj = tj. E mana : Tj = total pergerakan paa masa menatang alam aerah stu ar zona asal ke zona tujuan j tj = total pergerakan paa masa sekarang aerah stu ar zona asal ke zona tujuan j V -
E = t T = faktor pertumbuhan Asums asar moel unform. Semua aerah anggap mempunya tngkat bangktan atau tarkan yang seragam. Total bangktan = total tarkan Kelemahan moel unform. Tak apat paka paa aerah yang tngkat pertumbuhannya tak merata. Tak cocok paka Inonesa karena tngkat pertumbuhan aerah-aerah Inonesa tak merata 3. Tak mempertmbangkan aksesbltas tap hanya pengaruh oleh faktor pertumbuhan yang sebabkan oleh perubahan lan use 4. Moel n tak cocok gunakan untuk perencanaan jangka panjang karena alam jangka panjang tak apat jamn bahwa tak aa perubahan aksesbltas 5... Moel Average / Rata-rata E + Ej Persamaan moel : Tj = tj. ar bentuk moel apat lhat bahwa perbeaan tngkat pertumbuhan paa setap aerah netralsr engan cara buat nla rata-rata. Dengan ata eksstng trp atas, jka kerjakan engan moel n akan peroleh: 3 4 3 4 o O E 30 0 0 75 45 00 30 45 90,5 87,5 50 37,5 05 05 50 97,5 300 0 75 30 45 70 50,379 0,80,008 0,88 j 7,5 45 45 9,5 800 Dj 00 300 300 00 800 Ej 0,85,4,4 0,59 V - 3
3 4 j Kemuan car / lakukan teras ke- st. hngga peroleh E n ~ an Ej n ~ Contoh teras ke- : T = 30 x,379 + 0,85 = 33,45 st. 3 4 o O E 0 0 0 60 30 30 60 30 30 60 60 50 0 50 0 60 00 50 00 50 00 50 300 50,5 j 00 50 50 00 600 Dj 00 300 300 00 800 Ej 0,5 8/6 = eksstng trp (tj), peroleh ar surve E Ej = tngkat pertumbuhan bangktan = tngkat pertumbuhan tarkan Hasl :. o moel = 00 ; O expecte = 00 bawah perkraan berart : moel < expecte uner estmate. moel = 00 ; Dj expecte = 00 berart : moel = expecte tap 4 moel = 00; D4 expecte = 00 berart : moel > expecte over estmate 5..3. Moel Fratar Moel n mencoba mengatas masalah sebelumnya engan cara:. Trp strbus ar suatu zona paa masa menatang proporsonal engan trp strbus paa masa sekarang. Trp strbus tersebut mofkas engan growth factor ar zona ke mana pergerakan tersebut berakhr 3. pengaruh lokas zona perhtungkan ( L + Lj) Bentuk moel : Tj = tj. E. Ej. L, Lj = efek ar lokas V - 4
Moel n jarang gunakan karena terasnya rumt 5..4. Moel Detrot Bentuk moel : Tj = tj. E. Ej/E mana, E = faktor pertumbuhan total 5..5. Moel Furness Bentuk moel : Tj = tj. E Paa metoe n :. Iteras lebh sekt. satu set perkalan Iteras lakukan paa :. Bars ulu, kemuan perksa E ~ ; Ej ~. Kolom, kemuan perksa E ~ ; Ej ~ Iteras teruskan bergant-gant antara E an Ej sampa peroleh E ~ an Ej ~ Keuntungan moel Furness:. Hanya memerlukan ata eksstng trp tambah engan perkraan pertumbuhan zona masa menatang. Hanya perlukan teras seerhana untuk menghaslkan prouk yang balance Kerugan moel Furness:. Relatf mahal untuk menapatkan ata eksstng. Batas zona harus konstan, sehngga tak aa zona baru paa masa menatang 3. Tak apat gunakan untuk aerah engan tngkat pertumbuhan pesat 4. Tak memperhtungkan tngkat aksesbltas 5. Tak memperhtungkan transport mpeance (tme stance, cost antarzona) 5.3. METODE SINTETIS Moel sntets yang basa paka aalah:. Moel Gravty. Moel Intervenng- opportunty 3. Moel Gravty-Oppurtunty V - 5
5.3.. Moel Gravty Moel n kembangkan analog engan Hukum Gravtas Newton m m F ~ m.m pertaksamaan F = G. m.m persamaan, engan G = faktor penymbang Gaya tark menark antara bena pengaruh oleh massa bena tersebut serta jarak keuanya. Dalam konteks transport: Perjalanan antara zona pengaruh oleh karakterstk trp generaton (O an D) an aksesbltas ke zona tersebut (jarak, baya,waktu) O an D, entkkan engan massa bena an Aksesbltas, entkkan engan jarak ua bena tersebut. Aksesbltas nyatakan (alam konteks n) sebaga f(c ). Seang c aalah etterance functon yatu fungs ar (jarak, baya,waktu) T ~ O. D. f(c ) Sehngga bentuk umum moel Gravty aalah: T = A. O. B. D. f(c ) O,D = trp generaton A,B = faktor penyembang/balancng factor f(c ) = fungs faktor penghambat/transport mpeance /etterance factor 3 jens Detterance Factor: ß C. Moel negatf eksponental : f(c ) = e V - 6
. Fungs Power -α : f(c ) = c 3. Fungs Tanner α ß C : f(c ) = c. e Jens Moel Gravty:. Moel Unconstrane atau Moel Gravty Tanpa Batasan (UCGR) paka jka ata O a D tak akurat. Syarat: O = T D = T A =, untuk seluruh B =, untuk seluruh. Moel Proucton Constrane atau Moel Gravty engan Batasan Bangktan (PCGR) paka jka ata O tak akurat Syarat: O = O = O = T D = T T ( A.O.B.D.f(c)) O = A. O. A = (B.D.f(c)) ( B.D.f(c)) B = 3. Moel Attracton Constran atau Moel Gravty engan Batasan Tarkan (ACGR) paka jka ata D tak akurat Syarat: D = D = D = T O = T T ( A.O.B.D.f(c)) V - 7
D = B. D. B = (A.O.f(c)) ( A.O.f(c)) A = 4. Moel Doubly Constran/Proucton Attracton Constran atau Moel Gravty engan Dua Batasan paka jka yakn ata O an D semua akurat Syarat: D = O = T T A = (B.D.f(c)) B = (A.O.f(c)) Perhatkan contoh Matrk Dstrbus pergerakan an Matrks Baya berkut: TABEL BANGKITAN DAN TARIKAN ZONA 3 4 O 00 300 3 350 4 50 D 300 00 50 350 000 TABEL MATRIKS BIAYA (C) ZONA 3 4 5 0 35 50 5 0 50 5 3 55 5 0 30 4 5 5 45 5 V - 8
Jka anggap fungs hambatan mengkut fungs eksponensal negatf an β = 0,095 maka apat car nla Exp(-β.c ) paa masng-masng sel TABEL MATRIKS Exp (-β.c) ZONA 3 4 0,645 0,48858 0,035674 0,008549 0,3965 0,3858 0,008549 0,0946 3 0,00530 0,0946 0,3858 0,057433 4 0,098 0,3965 0,03764 0,645 V - 9