MENGAPA ECONOMISTS MENGGUNAKAN DIFFERENSIAL?

dokumen-dokumen yang mirip
Nughthoh Arfawi Kurdhi, M.Sc Department of Mathematics FMIPA UNS

Dosen Pengampu: Prof. Dr. H. Almasdi Syahza, SE., MP. Website : HUBUNGAN NONLINEAR

OPTIMISASI EKONOMI. Dr. Muh. Yunanto, MM. Kuliah Minggu ke-2

Bab 2: Optimasi Ekonomi. Ekonomi Manajerial Manajemen

Matematik Ekonom Fungsi nonlinear

M AT E M AT I K A E K O N O M I KALKULUS TURUNAN I N S TITUT P ERTA N I A N BOGOR

Mata Kuliah : Pengantar Ekonomi Mikro Kode : IS304 SKS : 3 SKS Semester : 1 Dosen : Tim Jumlah TM : 16 x pertemuan

Modul 4. Teori Perilaku Konsumen

BAB VII APLIKASI TURUNAN FUNGSI DALAM EKONOMI DAN BISNIS. Sifat-sifat yang sering digunakan untuk turanan fungsi dalam ekonomi dan bisnis:

S1- MATEMATIKA I BAHAN 7 TURUNAN FUNGSI (DERIVATIVES OR DIFFERENTIATIONS)

Bab 2 Berbagai Teknik Optimasi dan Peralatan Manajemen Baru

Setelah kita mengetahui hasil dari masing-masing persamaan, kemudian kita kembali gabungkan kedua persamaan tersebut :

Minggu : 11 Lanjutan Hitung Diferensiai Diferensial Partial

IV. TEORI PERILAKU KONSUMEN

PERTEMUAN KETIGA: MAKSIMISASI PROFIT DG SATU INPUT & SATU OUTPUT

Tugas Tersturtur Mata Kuliah Ekonomi Manajerial. Resume Bab Optimasi Ekonomi. Kelompok 2

DIKTAT KULIAH KALKULUS PEUBAH BANYAK (IE-308)

Elastisitas Permintaan

PERTEMUAN KESEBELAS: Maximization in a Two-Output Setting

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Modul 5. Teori Perilaku Produsen

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI

Derivatif/turunan dan penerapannya dalam fungsi ekonomi

Notasi turunan. Penggunaan turunan. 6. Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah.

Distribusi Peluang Kontinu. Bahan Kuliah II2092 Probabilitas dan Statistik Oleh: Rinaldi Munir Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB

TEORI KEPUASAN KONSUMEN FEB Manajemen S-1

Add your company slogan. Permintaan Pasar LOGO

Penggunaan Turunan dalam Ekonomi

SATUAN ACARA PERKULIAHAN. : Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar ekonomi mikro.

TURUNAN. Bogor, Departemen Matematika FMIPA-IPB. (Departemen Matematika FMIPA-IPB) Kalkulus: Turunan Bogor, / 50

MODUL 2 OPTIMISASI OPTIMISASI EKONOMI EKONOMI. SRI SULASMIYATI, S.Sos, M.AP. Ari Darmawan, Dr., S.AB, M.AB

V. TEORI PERILAKU PRODUSEN

MATEMATIKA EKONOMI Program Studi Agribisnis. Dosen Pengampu: Prof. Dr. H. Almasdi Syahza, SE., MP.

ANALISA PERMINTAAN. P(x) Individu 1 P(x) Individu 2 P(x) Individu Dx = d1 + d

LABORATORIUM MANAJEMEN DASAR MATEMATIKA EKONOMI 2 NAMA : KELAS : NPM : PJ : KP : TUTOR : ASBAR :

Ekonomi Mikro. Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan

(2) Titik potong kurva dengan sumbu y, bila x = 0, diperoleh x = 0 y = mx + n y = m(0) + n y = n Jadi, titik potongnya dengan sumbu y, adalah (0, n) y

Functions and Graphs Zhafir Aglna Tijani Jadug Norach Agna Parusa. Copyright 2014 Bimbingan Belajar Merlion BBMerlion.com

PERILAKU KONSUMEN Pendekatan Guna Batas

PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFFERENSIAL ORDE 1 - I

BAB 3.Penerapan Diferensial Fungsi Sederhana dalam Ekonomi

THE COST OF PRODUCTION

Pertemuan Ke 4. Teori Tingkah Laku Konsumen

f (a) = laju perubahan y = f(x) pada x = a = turunan pertama y=f(x) pada x = a

F U N G S I. A. Variabel

Bab II. Teori Produksi Pertanian Neo Klasik

TEORI TINGKAH LAKU KONSUMEN: TEORI NILAI GUNA (UTILITY) EKONOMI MIKRO 1

MATEMATIKA EKONOMI DAN BISNIS. Nuryanto.ST.,MT

Persamaan Linear dan non Linier. Dr. Ananda Sabil Hussein

BAB 6 PERILAKU PRODUSEN

PERTEMUAN KESEPULUH: Production of More Than One Product

9/26/2008 EKONOMI PRODUKSI. Kode PTE-4103 PERTEMUAN KEENAM: MAKSIMISASI 2 INPUT

MATEMATIKA EKONOMI Pertemuan 7 Elastisitas, Biaya Produksi dan Penerimaan, Maksimum dan Minimum Suatu Fungsi I Komang Adi Aswantara UT Korea Fall 2013

THE PRODUCTION PROCESS AND COST (lanjutan) COST FUNCTION

Kalkulus Diferensial week 09. W. Rofianto, ST, MSi

KALKULUS MULTIVARIABEL II

A. KONSEP DASAR TURUNAN

Matematika Ekonomi KUADRAT DAN FUNGSI RASIONAL (FUNGSI PECAH) GRAFIK FUNGSI KUADRAT BERUPA PARABOLA GRAFIK FUNGSI RASIONAL BERUPA HIPERBOLA

DERIVATIVE Arum Handini primandari

Catatan Kuliah 11 Memahami dan Menganalisa Optimasi dengan Kendala Persamaan

Template Standar Powerpoint

Pertemuan Ke 3. Elastisitas

f (a) = laju perubahan y = f(x) pada x = a = turunan pertama y=f(x) pada x = a

PERTEMUAN KEEMPAT: BIAYA, PENERIMAAN & PENDAPATAN PADA SISI OUTPUT

LOGO. Teori Biaya. Mata Kuliah: Pengantar Ekonomi (TKI 4206)

Bahan Kuliah7:Ek_Manajerial

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

FUNGSI-FUNGSI INVERS

MATEMATIKA EKONOMI. Oleh: Dosen STIE Ahmad Dahlan Jakarta

MATEMATIKA EKONOMI FUNGSI KUBIK

MAKALAH MATEMATIKA DASAR TURUNAN (DIFERENSIAL)

EKONOMI PRODUKSI PERTEMUAN KETUJUH: MAKSIMISASI TERKENDALA

Materi 6 Ekonomi Mikro

FUNGSI. Berdasarkan hubungan antara variabel bebas dan terikat, fungsi dibedakan dua: fungsi eksplisit dan fungsi implisit.

Gambar 1. Kurva Permintaan

BAB 2 LANDASAN TEORI

BIAYA PRODUKSI. I. Pengertian Biaya produksi. Nama : Abdul Wahab NPM : Kelas : 1 ID 05

Silabus. 1 Sistem Bilangan Real. 2 Fungsi Real. 3 Limit dan Kekontinuan. Kalkulus 1. Arrival Rince Putri. Sistem Bilangan Real.

A. KONSEP DASAR TURUNAN

Pertemuan Ke 5. Bentuk Pasar

Matematika I: Turunan. Dadang Amir Hamzah. Dadang Amir Hamzah Matematika I Semester I / 61

LABORATORIUM MANAJEMEN DASAR MODUL MATEMATIKA EKONOMI 2 ATA 2014/2015

VI. BIAYA PRODUKSI DAN PENERIMAAN

MIKROEKONOMI RESUME TEORI KESEIMBANGAN KONSUMEN

Materi 8 Ekonomi Mikro

a home base to excellence Mata Kuliah : Kalkulus Kode : TSP 102 Pengantar Kalkulus Pertemuan - 1

TINJAUAN TEORI EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN

Fungsi Linier & Grafik Fungsi Aplikasi dalam Ekonomi

F U N G S I A R U M H A N D I N I P R I M A N D A R I

Materi Fungsi Linear Fungsi Variabel, koefisien, dan konstanta Variabel variabel bebas Koefisien Konstanta 1). Pengertian fungsi linier

A suatu fungsi vektor yang mempunyai derivatif kontinu, maka

Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan. Pengantar Ilmu Ekonomi TIP FTP UB

PENGGUNAAN FUNGSI LINEAR DALAM EKONOMI

Peubah Acak dan Distribusi Kontinu

III. FUNGSI POLINOMIAL

TEORI KONSUMSI (PERILAKU KONSUMEN)

Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia Kejuangan Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia Yogyakarta, 17 Maret 2016

Dosen Pengampu: Prof. Dr. H. Almasdi Syahza, SE., MP. Website:

PERILAKU PRODUSEN : TEORI PRODUKSI DAN BIAYA PRODUKSI

Aplikasi Fungsi. Fungsi Linier. Fungsi Kuadrat. 1. Fungsi penawaran 2. Fungsi permintaan 3. Fungsi penerimaan 4. Fungsi biaya

Transkripsi:

Almasdi Syahza 2011 1

MENGAPA ECONOMISTS MENGGUNAKAN DIFFERENSIAL? Perkuliahan ini akan memperlajari bagaimana fungsi differensial digunakan dalam economic modelling Orang ekonomi selalu menganalisis efek dari suatu perubahan, seperti: sebuah firma yang meningkat jumlah output yang dijual total revenue yang diterima juga berubah Kita akan menemukan, misal: diferresialnya dari sebuah fungsi total cost dan revenue berkaitan atau berkoresponden dengan fungsi marginal cost atau revenue Aturan differensial yang digunakan tidak sulit. Kita hanya mempelajari dan mengaplikasikannya dalam ekonomi MENGAPA ECONOMISTS MENGGUNAKAN DIFFERENSIAL (lanjuta!) Yang ukur laju perubahan sebuah variabel sebagai respon dari perubahan variable lainnya. Misalkan, y=total revenue dan x=output, jika x meningkat dalam jumlah tertentu, terjadi perubahan dalam x atau x; dan ini berkaitan erat dengan perubahan dalam total revenue y atau y. Jika total revenue merupakan garis lurus, maka setiap perubahan x ( x) juga akan merubah y ( y), sehingga rasionya adalah y/ x slope. Almasdi Syahza 2011 2

y = 3x Jika x meningkat dari 3 ke 4 maka y meningkat dari 9 ke 12. Sehingga kita mendapatkan x= 1, y= 3 dan y/ x = 3 Jika x meningkat 5 menjadi 15 atau meningkat sebanyak 10, maka y meningkat dari 15 menjadi 45 atau meningkat sebanyak 30. Jadi perubahan dalam y per unit dengan meningkatnya x adalah y/ x = 30/10 = 3 Kecepatan perubahan y per unit sebagai akibat perubahan x per unit sepanjang garis tidak berubah. Jika y merupakan total revenue, maka y/ x = marginal revelue (MR) yang merupakan laju perubahan total revenue sebagai akibat peningkatan (perubahan) output Total Revenue Y 45 40 35 30 25 20 15 10 5 0 x=1 y=3 x= 30 y= 30 0 5 10 15 20 Ingat 2: Untuk sebuah fungsi linier, laju perubahan dari y sebagai respek dari x, yg ditunjukkan oleh slope y/ x Output, X Almasdi Syahza 2011 3

Total Revenue 250 Y Fungsi total revenue: = 56x 4x 2 X 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Y 52 96 132 160 180 192 196 192 180 200 150 B C 100 A 50 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Output, X Fungsi total revenue dapat mengambil bentuk sebuah curve: y= 56x 4x 2, dimana y merepresikan total revenue Pada point A, slope kurva meningkat ke atas dan slope kurva masih meningkat (upward) sejalan meningkatnya x Selanjunya, slope terus mengecil hingga point B dan C semakin mendatar, hingga di x= 7 maksimum dan seterusnya menurun. Nilai X lebih besar dari 7, seperti pada point C mempunyai slope negatif. Slope Kurva berubah dengan kecepatan yang berbeda setiap point Almasdi Syahza 2011 4

ATURAN DASAR DIFFERENSIAL Bentuk fungsi differensial: y = f(x) Derivative dari y dipengaruhi oleh x, dimana differennsialnya adalah: f(x) = dy/dx jika fungsi f(x) mempunyai turunan/differensial untuk nilai x tertentu, maka fungsi f(x) itu adalah kontinue untuk semua nilai x tersebut. Untuk perubahan yang kecil dari x ( x), diperkirakan menggunakan rumus : y/ x dy/dx this is the small increments formula. ATURAN UMUM DIFFRENSIAL (the constant rule) Ketika y konstan, nilai x yang berbeda seluruhnya berkorespondensi terhadap nilai y yang sama 9 y 8 7 6 5 4 3 2 1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 x Cari dy/dx dari fungsi y=8 untuk y=8, maka dy/dx = 0 The contant rule Almasdi Syahza 2011 5

POWER FUNCTION RULE Differensial dari fungsi pangkat banyak Jika y = ax n, maka: dy/dx = n.ax n-1 misal y sama dengan x pangkat n, seperti: y = x 4, maka dy/dx= 4x 3 d(ax n )/dx = a. d(x n )/dx x 1 = x x 0 = 1 x = x 0.5 dimana a dan n adalah constant CONTOH y= X 3 dy/dx = 3x 3-1 = 3x 2 y = -9x 5 dy/dx = 5 * (-9)x 5-1 = -45x 4 y = 22x dy/dx = 1 * 22x 1-1 = 22 y = 4/x 2 dy/dx = 4x -2 = -8x -3 y = -18 x y = -18x 0.5 maka; dy/dx = -9x -0.5 = -9/ x Almasdi Syahza 2011 6

SUM DIFFERENCE RULE Jika y = f(x) + g(x), maka: dy/dx = d[f(x)]/dx + d[g(x)]/dx The derivative of a sum is the sum of the derivatives. Jika y = f(x) - g(x), maka: dy/dx = d[f(x)]/dx d[g(x)] The derivative of a difference is the difference of the derivative Contoh y = 11x + 9x 2 dy/dx = 11 + 18x y = 8x 2 22x + 33 dy/dx = 16x 22+ 0 = 16x 22 y = 7x 3 10x 2 + 3x 4 dy/dx = 21x 2 20x + 3 0 = 21x 2 20x + 3 y = 27x + 18 5/x 2 y = 27x +18 5x -2 dy/dx = 27 + 0 (-10x -3 ) = 27 + 10/x 3 Almasdi Syahza 2011 7

Contoh y = -4/x + 18/ x y = -4x -1 + 18 x 0.5 dy/dx = 4x -2 9x -0.5 = 4/x 2 9/ x 0.5 y = 2x 7-12x 4 + 45x 13/x y = 2x 7 12x 4 + 45x 13x -1 dy/dx = 14x 6 48x 3 + 45 (-13x -2 ) = 14x 6 48x 3 + 45 + 13/x 2 Linier function rule Jika y = c + mx, maka: dy/dx = m Jika y = mx maka: dy/dx = m Contoh: y = 16x dy/dx = 16 y = 32 + 16x dy/dx = 16 y = 75 11x dy/dx = -11 Almasdi Syahza 2011 8

Inverse Function Rule dy/dx = 1/(dy/dx) Contoh: x= 9y 5 dx/dy = 1/(45y 4 ) x = 81 + 30y + 5y 2, dx/dy = = 1/(30 + 10y) Aplikasi Differensial dalam Analisis Ekonomi Fungsi Utiliti Fungsi Total utiliti U = f(x) Marginal utiliti merupakan diffrensial dari total utiliti: MU = du/dx contoh Jika total utiliti, U = 10,5x 0,75x 2, cari marginal utiliti... MU = du/dx = 10,5 1,5x Bila diploting adalah sebagai berikut: Almasdi Syahza 2011 9

Hasil Ploting: U 0 9,8 18 25 30 34 36 37 36 34 MU 11 9 7,5 6 4,5 3 1,5 0-2 -3 40 35 36 37 36 30 30 34 34 Total Utility 25 25 20 15 18 U MU 10 5 - (5) 10,5 10 9 7,5 6 4,5 3 1,5 1-2 3 4 5 6 7 08 9 10-1,5-3 MarginalUtility Kuis (Fungsi Utiliti) Jika total utiliti, U = 3x- 1/4x 2, cari marginal utiliti. (plot fungsi total utiliti dan marginal utiliti pada nilai 0 hingga 8. Apa yang dapat disimpulkan pada x= 6? Sebuah fungsi utiliti, U= 10x 1/4. Cari marginal utiliti function. (nilai x: 0, 1, 16, dan 81). Apa kesimpulan saudara? Almasdi Syahza 2011 10