Statistika Farmasi

dokumen-dokumen yang mirip
Pengantar Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

MA2082 BIOSTATISTIKA Bab 3 Peubah Acak dan Distribusi

STK 511 Analisis statistika. Materi 3 Sebaran Peubah Acak

Kumpulan pasangan nilai-nilai dari variabel acak X dengan probabilitas nilai-nilai variabel random X, yaitu P(X=x) disebut distribusi probabilitas X

Bab 2 DISTRIBUSI PELUANG

BI5106 ANALISIS BIOSTATISTIK Bab 3 Peubah Acak dan Dist

BAB 2 LANDASAN TEORI

STK511 Analisis Statistika. Pertemuan 3 Sebaran Peluang Peubah Acak

CNH3E3 PROSES STOKASTIK Peubah Acak & Pendukungnya

Distribusi probabilitas dan normal. Statisitik Farmasi 2015

STATISTIK PERTEMUAN VI

DISTRIBUSI TEORITIS. Variabel Acak Distribusi Teoritis Binomial Normal

Distribusi Probabilitas Diskrit: Binomial, Multinomial, & Binomial Negatif

BAB 2 LANDASAN TEORI

PEUBAH ACAK. Materi 4 - STK211 Metode Statistika. October 2, Okt, Department of Statistics, IPB. Dr. Agus Mohamad Soleh

BAB II DISTRIBUSI PROBABILITAS

KONSEP PROBABILITAS & DISTRIBUSI PROBABILITAS

Misalkan terdapat eksperimen. S disebut ruang sampel, adalah himpunan semua kemungkinan hasil dari eksperimen.

Distribusi Diskrit dan Kontinu yang Penting. Oleh Azimmatul Ihwah

KONSEP DASAR PROBABILITAS DAN DISTRIBUSI PROBABILITAS LELY RIAWATI, ST, MT.

Metode Statistika (STK211)

Pertemuan V Konsep Peubah Acak dan Sebaran Peluang (Random Variable Concept and Probability Distribution)

Hidup penuh dengan ketidakpastian

Probabilitas dan Statistika Distribusi Peluang Kontinyu 1. Adam Hendra Brata

STATISTIKA. Muhamad Nursalman Pendilkom/Ilkom UPI

Peubah Acak dan Distribusi

PELUANG DAN PEUBAH ACAK

Metode Statistika STK211/ 3(2-3)

DISTRIBUSI TEORITIS DISTRIBUSI TEORITIS

PENGANTAR MODEL PROBABILITAS

matematika DISTRIBUSI VARIABEL ACAK DAN DISTRIBUSI BINOMIAL K e l a s A. Penarikan Sampel dari Suatu Populasi Kurikulum 2013 Tujuan Pembelajaran

28/09/2012 SAMPLE SPACE, SAMPLE POINTS, EVENTS. ω Ω

25/09/2013. Konsep Peubah Acak. Metode Statistika (STK211) Peubah Acak Diskret. Kuis. Tipe Peubah Acak

Distribusi Probabilitas Diskrit: Binomial & Multinomial

Statistika (MMS-1403)

DISTRIBUSI TEORITIS. P(M) = p = probabilitas untuk mendapat bola merah (sukses) 30

Statistika (MMS-1001)

Statistika (MMS-1001)

Metode Statistika (STK 211) Pertemuan ke-5

STK 211 Metode statistika. Materi 4 Peubah Acak dan Sebaran Peluang

Contoh: Aturan Penjumlahan. Independen. P(A dan B) = P(A) x P(B)

Teori Peluang Diskrit

Learning Outcomes Sebaran Kontinu Nilai Harapan dan Ragam Beberapa Sebaran Kontinu. Peubah Acak Kontinu. Julio Adisantoso.

Model dan Simulasi Universitas Indo Global Mandiri

Konsep Dasar Statistik dan Probabilitas

Pembahsan Tugas 9 Probabilitas dan Statistika Distribusi Peluang Diskrit dan Distribusi Peluang Kontinyu

DISTRIBUSI PROBABILITAS (PELUANG)

Nilai harapan suatu variabel acak x ditulis E (x) didefinisikan E (x) = Σ x. f (x) Var (x) = σ x 2 = E [ x E (x) ] 2 = E (x 2 ) { E (x) } 2

Peubah Acak. 14-Sep-07 TPADF (Kelas Ganjil/ Rahmat) Lecture 2 page 1

DISTRIBUSI BINOMIAL STKIP SILIWANGI BANDUNG LUVY S ZANTHY KAPSEL SMA

PROBABILITAS (PELUANG) PENGERTIAN PROBABILITAS

DISTRIBUSI KONTINU. Uniform Normal Gamma & Eksponensial. MA3181 Teori Peluang 3 November 2014 Utriweni Mukhaiyar

PENS. Probability and Random Process. Topik 5. Beberapa jenis Distribusi Variabel Acak. Prima Kristalina April 2015

MA5283 STATISTIKA Bab 3 Inferensi Untuk Mean

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

Peubah Acak (Lanjutan)

MA2181 Analisis Data - U. Mukhaiyar 1

Catatan Kuliah AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest! Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Metode Statistika. Konsep Peubah Acak dan Sebaran Peluang (Random Variable Concept and Probability Distribution)

DISTRIBUSI KONTINU. Utriweni Mukhaiyar

Pengantar Statistika Matematika II

Pengantar Statistika Matematika II

Learning Outcomes Ruang Contoh Kejadian Aksioma Peluang Latihan. Aksioma Peluang. Julio Adisantoso. 16 Pebruari 2014

Pengantar Statistika Matematik(a)

Tugas Kelompok. Mata Kuliah Metodologi Penelitian Kuantitatif. Judul Makalah Revisi DISTRIBUSI PELUANG

Catatan Kuliah AK5161 MATEMATIKA KEUANGAN AKTUARIA. Insure and Invest! Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

BAB IV. DISTRIBUSI PROBABILITAS DISKRIT

Catatan Kuliah AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest! Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Bab 9. Peluang Diskrit

Peubah Acak. Bab 4. Definisi 4.1 Peubah acak adalah suatu fungsi dari ruang contoh ke bilangan nyata, f : S R

DISTRIBUSI SATU PEUBAH ACAK

Distribusi Peluang. Kuliah 6

PEMBAHASAN UTS 2015/2016 STATISTIKA 1

PELUANG KEJADIAN MAJEMUK

Variabel Random dan Nilai Harapan. Oleh Azimmatul Ihwah

PENGANTAR PROBABILITAS STATISTIKA UNIPA SBY

STATISTIKA EKONOMI I Chapter 4 Distribusi Probabilitas Normal dan Binomial Chapter 5 Teori Sampling

Kompetens n i s : Mahasiswa mam a pu p menjel enj a el s a ka k n gejala ekonomi dengan meng guna k n a konsep probabil i i l t i as

Metode Statistika STK211/ 3(2-3)

MODUL II DISTRIBUSI PELUANG DISKRIT DAN KONTINU

Beberapa Distribusi Peluang Diskrit

Dengan demikian, untuk sembarang B = [a, b], maka persamaan (5.1) menjadi

CATATAN KULIAH PENGANTAR PROSES STOKASTIK

AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria

Catatan Kuliah. MA4181 PENGANTAR PROSES STOKASTIK Smart and Stochastic. disusun oleh Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Hubungan antara kejadian dengan ruang contohnya Representasi secara grafis untuk mengilustrasikan logical relations di antara kejadian kejadian

PEUBAH ACAK DAN SEBARANNYA

DISTRIBUSI PROBABILITAS

Probabilitas dan Statistika Teori Peluang. Adam Hendra Brata

Distribusi Peubah Acak

BAHAN AJAR STATISTIKA DASAR Matematika STKIP Tuanku Tambusai Bangkinang 4. BEBERAPA DISTRIBUSI PELUANG DISKRET

STATISTICS. Oleh: Hanung N. Prasetyo DISTRIBUSI NORMAL WEEK 6 TELKOM POLTECH/HANUNG NP

Sebaran Peluang kontinyu Sebagian besar kegiatan di alam ini mengikuti sebaran kontinyu Salah satu sebaran kontinyu adalah sebaran normal. Sebaran nor

Nilai Harapan / Nilai Ekspektasi

AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria

Konsep Dasar Statistik dan Probabilitas

DISTRIBUSI PROBABILITAS DISKRIT TEORITIS 2. Distribusi Hipergeometrik

Transkripsi:

Bab 3: Distribusi Data Statistika FMIPA Universitas Islam Indonesia

Distribusi Data Teori dalam statistika berkaitan dengan peluang Konsep dasar peluang tersebut berkaitan dengan peluang distribusi, yaitu fungsi matematika yang menentukan peluang kemunculan pada domain dari distribusi tersebut Peluang distribusi yang akan dibahas adalah 1 Distribusi Binomial 2 Distribusi Normal

Percobaan adalah kegiatan yang menghasilkan keluaran/hasil yang mungkin secara acak. Contoh: pelemparan sebuah dadu. Ruang sampel adalah himpunan dari semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan. Biasanya dinotasikan dengan huruf S. Contoh: dari pelemparan sebuah dadu diperoleh keluaran S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. Kejadian adalah himpunan bagian dari ruang sampel. Biasa dinotasikan dengan huruf kapital. Contoh: munculnya bilangan genap dari pelemparan sebuah dadu: A = {2, 4, 6}.

Gabungan Kejadian A B = {a S : a A atau a B} Irisan Kejadian A B = {a S : a A dan a B}

Kejadian A dan B bersifat mutually exclusive (saling asing) jika A B = φ. Komplemen A c = Ā = {a S : a / A}

Partisi Ruang Sampel Sebuah himpunan kejadian {A 1, A 2,...} merupakan partisi dari ruang sampel S jika 1 Kejadian-kejadian tersebut bersifat mutually exclusive, A i A j = φ jika i j. 2 i A i = S

Peluang Distribusi Data Peluang kejadian A adalah di mana P(A) = n(a) n(s) n(a) : banyaknya keluaran A n(s) : banyaknya anggota ruang sampel S

Sifat-sifat peluang 1 0 P(A) 1 2 P(S) = 1 P( ) = 0 3 Untuk himpunan kejadian A 1, A 2,... yang mutually exclusive, ( ) P A n = P(A n ) n=1 n=1 4 P(A B) = P(A) + P(B) P(A B) 5 P(A c ) = 1 P(A) 6 Jika A B maka P(A) P(B)

Peubah Acak Distribusi Data Peubah acak adalah fungsi yang memetakan anggota ruang sampel S ke bilangan real. Contoh: Misalkan dua buah koin dilemparkan. Misalkan X menyatakan banyaknya sisi muka yang muncul, maka X adalah peubah acak yang bernilai 0, 1, dan 2 dengan peluang munculnya P(X = 0) = P(BB) = 1 4 P(X = 1) = P(MB, BM) = 1 2 P(X = 2) = P(MM) = 1 4

Dua bola diambil secara acak tanpa pengembalian dari suatu wadah yang terdiri atas 4 bola merah dan 3 bola hitam. Misalkan peubah acak Y menyatakan banyaknya bola merah yang terambil, maka ruang sampel dan nilai untuk Y adalah dan S = {RR, RB, BR, BB} Y = {2, 1, 1, 0} P(Y = 0) = 1 4 P(Y = 1) = 1 2 P(Y = 2) = 1 4

Peubah Acak Diskrit Distribusi Data Peubah acak diskrit merupakan peubah acak yang terdefinisi pada barisan terhitung dari bilangan {x i, i = 1, 2,...} sedemikian sehingga ( ) P {X = x i } = P(X = x i ) = 1 i i

Fungsi peluang { p i, jika x = x i p(x) = P(X = x) = 0, lainnya.

Fungsi distribusi F X (x) = i p(x i )

Distribusi Binomial Distribusi Data Misalkan sebuah percobaan yang keluarannya berupa sebuah sukses atau sebuah gagal. Misalkan X = 1 jika hasilnya sukses dan X = 0 jika gagal, maka fungsi peluangnya p(0) = P(X = 0) = 1 p p(1) = P(X = 1) = p di mana p merupakan peluang sukses dan 0 p 1. Maka X merupakan peubah acak Bernoulli.

Jika terdapat n percobaan independen dengan keluaran berupa sukses dan gagal dan X menyatakan banyaknya sukses yang diperoleh, maka X berdistribusi Binomial dengan parameter (n, p) dan fungsi peluangnya ( ) n p(x) = p x (1 p) n x, x = 0, 1, 2,... x Mean, E(X ) = np Variansi, Var(X ) = npq = np(1 p)

Contoh: Kemungkinan hasil dari seorang pasien yang mengikuti suatu treatment adalah sembuh dengan peluang 0.75 atau tidak sembuh dengan peluang 0.25. Misalkan X = 1 jika hasilnya sembuh dan X = 0 jika hasilnya tidak sembuh, maka peluang distribusinya adalah p(0) = 0.25 p(1) = 0.75

Beberapa contoh lain dari data yang berdistribusi Binomial pada riset farmasi adalah sebagai berikut

Misalkan sebuah antibiotik diberikan kepada 4 pasien dengan peluang sembuh sebesar p = 0.74. Misalkan X menyatakan banyaknya pasien yang sembuh, maka X = {0, 1, 2, 3, 4} Peluang bahwa tiga dari empat pasien akan sembuh dapat dihitung sbb ( ) 4 p(3) = (0.75) 3 (1 0.75) 4 3 3 = 4! 3!1! (0.75)3 (0.25) 1 = 4 3 2 1 (0.42188)(0.25) = 0.42188 3 2 1 1

Jika peluangnya dihitung satu-satu maka akan diperoleh hasil Banyaknya pasien sembuh Peluang 0 0.00391 1 0.04688 2 0.21094 3 0.42188 4 0.31641

Peubah Acak Kontinu Distribusi Data X merupakan peubah acak kontinu jika terdapat fungsi nonnegatif f (x), terdefinisi untuk semua bilangan real x (, ) sehingga F (x) = x f (t)dt

atau f X (x) = d dx F X (x)

Distribusi Normal Distribusi Data X merupakan peubah acak Normal dengan parameter µ dan σ 2 jika fungsi peluang X diberikan f (x) = 1 σ 2π e 1 2( x µ σ ) 2, < x <

Distribusi Normal merupakan distribusi data yang paling dikenal sebagai distribusi yang simetris dan berbentuk lonceng. Daerah di bawah kurva merupakan nilai peluangnya.

Ketika µ dan σ diberikan, maka kurva normal dapat ditentukan. Misalkan, jika µ = 50 dan σ = 5, maka nilai f (x) dapat ditentukan untuk berbagai nilai x. Berikut adalah beberapa contoh kurva normal dengan spesifikasi masing-masing. Dua kurva normal dengan standar deviasi yang sama tapi mean yang berbeda

Dua kurva normal dengan mean yang sama tapi standar deviasi yang berbeda

Dua kurva normal dengan mean dan standar deviasi yang berbeda

Contoh: Misalkan sekelompok tablet dikategorikan berdasarkan beratnya dan ditunjukkan oleh histogram berikut

Daerah di Bawah Kurva Normal Maka, berdasarkan kurva di atas P(x 1 < X < x 2 ) = x 2 x 1 1 σ 2π e 1 2( x µ σ ) 2 dx

Untuk memudahkan perhitungan integral di atas, kita dapat mentransformasikan semua nilai observasi dari peubah acak X menjadi suatu himpunan observasi baru dari suatu peubah acak Z yang berdistribusi normal dengan mean 0 dan variansi 1 (normal standar). Transformasi tersebut adalah Sehingga P(x 1 < X < x 2 ) = Z = Z µ σ x 2 x 1 1 σ 2π e 1 2( x µ σ = 1 z 2 e 1 2 z2 dz 2π z 1 = P(z 1 < Z < z 2 ) ) 2 dx (Nilai peluang Z diperoleh dari tabel kurva normal standar)

Berikut adalah kurva normal dan kurva normal standar

Contoh: Misalkan suatu peubah acak X berdistribusi normal dengan µ = 50 dan σ = 10, tentukan peluang X yang berada di antara 45 dan 62. Solusi: Nilai z yang berkaitan dengan x 1 = 45 dan x 2 = 62 adalah z 1 = 45 50 10 = 0.5 dan z 2 = 62 50 10 = 1.2

Maka, P(45 < X < 62) = P( 0.5 < Z < 1.2) = P(Z < 1.2) P(Z < 0.5) = 0.8849 0.3085 = 0.5764

Latihan Distribusi Data 1. Determine the probability that three of six mice will live after dosing if the probability of a fail is 0.4. 2. A research scientist reports that mice will live an average of 40 months when their diets are sharply restricted and then enriched with vitamins and proteins. Assuming that the lifetimes of such mice are normally distributed with standard deviation of 6.3 months, find the probability that a given mouse will live a. more than 32 months b. less than 28 months c. between 37 and 49 months