BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan Berikut ini adalah kesimpulan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis: a. Terdapat 12 aktivitas yang memiliki elemen set-up didalam setiap proses, yaitu diantaranya : i. Persiapan tape ii. Persiapan telur iii. Persiapan terigu iv. Pengolesan loyang v. Persiapan bumbu vi. Persiapan minyak vii. Persiapan adonan viii. Pencampuran adonan ix. Penimbangan tape x. Penimbangan terigu xi. Pengadukan adonan xii. Pemanggangan b. Aktivitas set-up yang diperbaiki yaitu proses persiapan tape (A), proses pengadukan adonan (K) dan pengangkatan manual untuk proses persiapan telur. Usulan perbaikan yang diberikan yaitu antara lain : i. Perbaikan waktu set-up pada proses A yaitu dengan membuat SOP baru dan tata letak stasiun kerja serta pembagian kerja untuk keempat pekerja. ii. Perbaikan waktu set-up pada proses K yaitu dengan konversi interal setup menjadi eksternal set-up pada 7 elemen. Selain itu proses pengadukan adonan dilakukan usulan penyelarasan tangan kanan-kiri pada elemen menuangkan adonan ke baskom kecil. iii. Proses pengangkatan manual untuk aktivitas proses persiapan telur yaitu dalam melakukan pekerjaan ini diusulkan untuk dilakukan oleh 2 orang. 97
c. Evaluasi Penurunan waktu set-up i. Waktu set-up proses persiapan tape sebelum dilakukan usulan yaitu sebesar 66 menit, setelah usulan SOP baru maka proses ini mengalami penurunan waktu set-up sebesar 4,32%, sehingga menjadi 30,1 menit. ii. Persentase pemakaian dan penurunan waktu set-up untuk proses pengadukan yaitu : 1. Perbaikan 7 elemen menghasilkan persentase penurunan waktu setup sebesar 29,23%, yaitu dari 117,3 menit menjadi 83,18 menit. 2. Perbaikan elemen menuangkan adonan ke baskom menghasilkan persentase sebesar 29,301%, yaitu dari 164,8 menit menjadi 116,3 menit. 3. Setelah dilakukan usulan perbaikan maka persentase penurunan waktu keseluruhan proses pengadukan adonan adalah 2,16%, yaitu yang sebelumnya 328,1 menit menjadi 24,4 menit. 6.2. Saran Berikut ini adalah saran yang diberikan penulis untuk penelitian selanjutnya: a. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dilakukan penelitian lebih lanjut dengan memperhitungkan kapasitas mesin dan jumlah order. b. Penelitian selanjutnya perlu melakukan perancangan alat untuk proses penghalusan tape, karena proses ini merupakan set-up persiapan bahan terlama karena dikerjakan secara manual. 98
DAFTAR PUSTAKA Alfansuri. (2013). Perancangan Ulang Sistem Kerja Pada Pembuatan Kotak Surat Dengan Measurement Time Method. Inovtek, 26-30. Arvianto, A., & Arista, R. (2011). Usulan perbaikan Operation Point Sheet Pada Mesin Feeder Aida 1100 PT. XXX Dengan Menggunakan Metode SMED. Journal Udip, Vol VI. Barnes, R. M. (1980). Motion And Time Study Design And Measurement Of Work. Singapore: John Wiley & Sons. Derajat, & Perdana. (2007). Usulan Pengurangan Waktu Set-up Untuk Pergantian Dies D710149 Di Mesin PUNCHT160 Dengan Menggunakan Metode SMED. Jurnal Inovisi. Harrison, A. (1992). Just in Time Manufacturing in Perspective. United States of America: Prentice Hall International (UK) Ltd. Kemenperin. Menperin: Triwulan I tahun 201, Industri Makanan dan Minuman Capai8,16% (201) Diakses tanggal 27 Oktober 201 dari http://www.kemenperin.go.id/artikel/12124/menperin:-triwulan-i-tahun- 201,-Industri-Makanan-dan-Minuman-Capai-8,16 Liker, J. K., & Meier, D. (2006). The Toyota Way Fieldbook Panduan Untuk Mengimplementasikan Model 4P Toyota. New York: The McGraw-Hill Companies. Martanto, T., & Sunarni, T. (2014). Perbaikan Metode Kerja Untuk Minimasi Waktu Proses Menggunakan Maynard Operation Sequence Technique (MOST). Jurnal Teknik Industri, 42-46. Prasetyowati, N. P., Rahman, A., & Tantrika, C. F. (2013). Perbaikan Waktu Setup Dengan Pendekatan Single Minute Exchange Of Dies (SMED) Untuk Mengurangi Unnecessary Motion Waste. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri, 1, 1-10. Sariani, B., Zuki, M., & Dany, Y. (2012). Upaya Perbaikan Metode Kerja Berupa Perbaikan Tata Letak dan Elemen Gerakan Kerja Dari Aspek Ergonomis. Jurnal Argoindustri, 2, 84-97. 99
Setiawan, Y., & Herry Christian Palit, S. (2013). Perbaikan Metode Kerja Pada Bagian Pengemasan Di PT. Kembang Bulan. Jurnal Titra, 41-48. Shingo, S. (198). A Revolution in Manufacturing : The SMED System.(terjemahan Dillon,A.P.). Cambrige: Productivity Press. Simanjuntak, R. A., & Hernita, D. (2008). Jurnal Teknologi. Usulan Perbaikan Metode Kerja Berdasarkan Micromotion Study Dan Penerapan Metode S Untuk Meningkatkan Produktivitas, 1, 191-203. Snook, H.S. and Ciriello, V. M., 2007, The Design of Manual Handling Tasks: Revised Tables of Maximum Acceptable Weights and Forces, Ergonomics, vol. 34, no. 9, pp. 1197-1213,1991 Suhardi, B., & Satwikaningrum, D. (201). Perbaikan Waktu Set-up Dengan Menggunakan Metode SMED. Riset Grup Human Center Design and Ergonomic for Special Needs. Sutalaksana, I., Anggawisastra, R., & Tjakraatmadja, J. (2006). Teknik Perancangan Sistem Kerja. Bandung: ITB. Wijaya, A., & Andrijanto. (2014). Perbaikan Sistem Kerja Untuk Meningkatkan Efisiensi Waktu Produksi Di PT. Berdikari Metal Engineering Pada Departemen Press. Jurnal Jurusan Teknik Industri, Universitas Kristen Maranatha Engineering, 20. 100
Lampiran 1. Peralatan pendukung a b c d e f g h i Keterangan : a. Ember putar b. Ember besar (telur) j k 101
c. Ember besar dan gayung (minyak) g. Spatula pengaduk kecil d. Baskom saringan tape (d=46 cm) h. Spatula pengaduk besar e. Baskom tampung tape (d= 32 cm) i. Kayu Pengaduk f. Baskom wadah tape jadi dan tape j. Nampan bolu jadi kasar (d= 43 cm) k. Sarung tangan oven Lampiran 2. Uji Kenormalan Data a. Proses Penghalusan Tape (A (A1-A4)) Penghalusan Tape (A1-A4) Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 39 StDev 144.2 N 30 KS 0.129 P-Value >0.10 10 1 3600 3700 3800 3900 4000 4100 Waktu Proses (detik) 4200 4300 Diketahui P-value = >0,10 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses penghalusan tape berdistribusi normal H1 : Data waktu proses penghalusan tape tidak berdistribusi normal Pengambilan Keputusan Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses penghalusan tape berdistribusi normal 102
b. Proses Persiapan Telur (B (B4 )) Pemecahan Telur Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 137 StDev 21.04 N 30 KS 0.089 P-Value >0.10 10 1 1300 1320 1340 1360 1380 Waktu proses (detik) 1400 1420 Diketahui P-value = >0,10 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses persiapan telur berdistribusi normal H1 : Data waktu proses persiapan telur tidak berdistribusi normal c. Persiapan Terigu (C (C3-C4 )) Pengambilan Keputusan Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses persiapan telur berdistribusi normal Persiapan Terigu Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 79. StDev 26.24 N 30 KS 0.123 P-Value >0.10 10 1 20 40 60 80 600 Waktu Proses (detik) 620 640 103
Diketahui P-value = >0,10 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses persiapan terigu berdistribusi normal H1 : Data waktu proses persiapan terigu tidak berdistribusi normal Pengambilan Keputusan Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses persiapan terigu berdistribusi normal d. Pengolesan Loyang (D) (D1, D3,D4) Membersihkan Loyang Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 18.2 StDev.374 N 30 KS 0.113 P-Value >0.10 10 1 14 10 1 160 Waktu Proses (detik) 16 170 Diketahui P-value = >0,10 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses membersihkan loyang berdistribusi normal H1 : Data waktu proses membersihkan loyang tidak berdistribusi normal Pengambilan Keputusan Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses membersihkan loyang berdistribusi normal 104
Mengolesi Loyang Dengan Mentega Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 363.7 StDev 8.942 N 30 KS 0.091 P-Value >0.10 10 1 340 30 360 370 Waktu Proses (detik) 380 390 Diketahui P-value = >0,10 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses mengolesi loyang dengan mentega berdistribusi normal H1 : Data waktu proses mengolesi loyang dengan mentega tidak berdistribusi normal Pengambilan Keputusan Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses mengolesi loyang dengan mentega berdistribusi normal Mengolesi Loyang Dengan Terigu Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 148.7 StDev 7.144 N 30 KS 0.16 P-Value 0.063 10 1 130 140 10 Waktu proses (detik) 160 170 10
Diketahui P-value = >0,063 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses mengolesi loyang dengan terigu berdistribusi normal H1 : Data waktu proses mengolesi loyang dengan terigu tidak berdistribusi normal Pengambilan Keputusan Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses mengolesi loyang dengan terigu berdistribusi normal Persiapan Loyang Keseluruhan Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 64.4 StDev 8.21 N 30 KS 0.128 P-Value >0.10 10 1 00 0 600 60 700 Waktu proses (detik) 70 800 Diketahui P-value = >0,10 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses persiapan loyang keseluruhan berdistribusi normal H1 : Data waktu persiapan loyang keseluruhan tidak berdistribusi normal Pengambilan Keputusan Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses persiapan loyang keseluruhan dengan terigu berdistribusi normal 106
e. Persiapan Bumbu (E) Persiapan bumbu Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 13. StDev 6.296 N 30 KS 0.128 P-Value >0.10 10 1 140 14 10 1 160 Waktu Proses (detik) 16 170 Diketahui P-value = >0,10 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses persiapan bumbu berdistribusi normal H1 : Data waktu persiapan bumbu tidak berdistribusi normal f. Proses Pengadukan (K) Elemen 1-7 Pengambilan Keputusan Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses persiapan bumbu berdistribusi normal Proses Pengadukan (I1-I7) Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 13.3 StDev 9.222 N 30 KS 0.110 P-Value >0.10 10 1 130 140 10 160 Waktu Proses (detik) 170 180 107
Diketahui P-value = >0,10 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses pengadukan K1- K7 berdistribusi normal H1 : Data waktu proses pengadukan K1- K7 tidak berdistribusi normal Elemen K2-K7 Pengambilan Keputusan Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses pengadukan K1-K7 berdistribusi normal Pengadukan Adonan (K2-K7) Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 44.83 StDev 2.260 N 30 KS 0.080 P-Value >0.10 10 1 40 42 44 46 Waktu Proses (detik) 48 0 Diketahui P-value = >0,10 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses pengadukan K2- K7 berdistribusi normal H1 : Data waktu proses pengadukan K2- K7 tidak berdistribusi normal Pengambilan Keputusan Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses pengadukan K2-K7 berdistribusi normal 108
Elemen 9 kondisi sekarang ( Mengeluarkan adonan jadi ke baskom kecil) (K9) Penuagan Adonan ke Baskom Kecil (K9) Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 214.7 StDev 1.68 N 30 KS 0.116 P-Value >0.10 10 1 170 180 190 200 210 220 230 Waktu Proses (detik) 240 20 260 Diketahui Pengambilan Keputusan P-value = >0,10 Jika P-value > α maka tidak tolak H0 α = % Jika P-value < α maka tolak H0 Hipotesis Keputusan : Tidak menolak H0 H0 : Data waktu proses pengadukan K9 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti kondisi sekarang berdistribusi normal bahwa data waktu proses H1 : Data waktu proses pengadukan K9 pengadukan K9 kondisi sekarang kondisi sekarang tidak berdistribusi normal berdistribusi normal Elemen 9 kondisi usulan( Mengeluarkan adonan jadi ke baskom kecil) (K9) Penuangan adonan ke baskom kecil (K9) Usulan Normal Percent 99 9 90 80 70 60 0 40 30 20 Mean 11.8 StDev 6.146 N 30 KS 0.111 P-Value >0.10 10 1 140 14 10 1 160 Waktu Proses (detik) 16 170 109
Diketahui P-value = >0,10 α = % Hipotesis H0 : Data waktu proses pengadukan K9 kondisi usulan berdistribusi normal H1 : Data waktu proses pengadukan K9 kondisi usulan tidak berdistribusi normal berdistribusi normal Lampiran 3. Uji Keseragaman dan Kecukupan Data a. Proses Penghalusan Tape (140 kg) i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Perhitungan Rata-rata Subgroup Waktu Siklus Subgroup Data (Xi) Rerata-rata 1 3849 3892 3832 3899 3740 3842,4 2 4113 4178 3886 4180 3943 4060 3 4026 3943 4147 414 4022 408,4 4 4160 4009 4046 4142 4136 4098,6 3934 373 3901 3829 3962 387,8 6 3790 3806 3772 3793 3826 3797,4 Jumlah Rata - Rata Subgroup 23732,6 iii. Menghitung rata-rata subgroup (k=6): 23732,6 = = 39,433 6 iv. Menghitung standar deviasi: Pengambilan Keputusan 602889,3667 144,189 detik 29 Jika P-value > α maka tidak tolak H0 Jika P-value < α maka tolak H0 Keputusan : Tidak menolak H0 Kesimpulan : Terdapat cukup bukti bahwa data waktu proses pengadukan K9 kondisi usulan v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup = 144,189 64,4814 vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = =39,433 + 3 (64,4814) = 4148,878 BKB = = 39,433-3 (64,4814)= 3761,989 110
Grafik Batas Kontrol Proses Penghalusan Tape 4200 4148.88 4100 4060 408.4 4098.6 4000 3900 387.8 3842.4 3800 3797.4 3700 3761.99 3600 300 1 2 3 4 6 Subgroup 3842.4 4060 408.4 4098.6 387.8 3797.4 BKA 4148.88 4148.88 4148.88 4148.88 4148.88 4148.88 BKB 3761.99 3761.99 3761.99 3761.99 3761.99 3761.99 vii. Uji Kecukupan Data =2,017 b. Proses Persiapan Telur i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Subgroup Perhitungan Rata-rata Subgroup Waktu Siklus Data (Xi) Reratarata 1 1386 1387 1372 137 1329 1369,8 2 136 1341 1349 1346 1393 138,8 3 136 1361 1328 1379 1342 13 4 132 134 1337 1328 1348 1338,4 1340 1384 1363 1363 132 1360,4 6 139 139 1342 1382 1333 1362,2 Jumlah Rata - Rata Subgroup 8144,6 iii. Menghitung rata-rata subgroup: (K=6) = = 8144,6/ 6 = 137,433 detik iv. Menghitung standar deviasi: 12843,36667 21,0449 29 v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup = 21,0449 9,411426 vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = = 137,433 + 3(9,411426) = 138,668 BKB = = 137,433-3(9,411426) = 1329,199 111
Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 1390 138.668 1380 1370 1369.8 1360 138.8 1360.4 1362.2 13 130 1340 1338.4 1330 1320 1329.199 1310 1300 1 2 3 4 6 Subgroup 1369.8 138.8 13 1338.4 1360.4 1362.2 BKA 138.668 138.668 138.668 138.668 138.668 138.668 BKB 1329.199 1329.199 1329.199 1329.199 1329.199 1329.199 vii. Uji Kecukupan Data 2 0.0 30(168362729) (291601) 40723 2 0,371741 c. Persiapan Terigu i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Subgroup Perhitungan Rata-rata Subgroup Waktu Siklus Data (Xi) Reratarata 1 61 607 1 71 9 80,6 2 96 8 89 70 617 86 3 1 619 606 97 9 93,6 4 82 60 609 46 4 70,2 66 78 607 47 67 73 6 619 41 97 77 33 73,4 Jumlah Rata - Rata Subgroup 3476,8 iii. Menghitung rata-rata subgroup: (K=6) = = 3476,8/ 6 = 79,4667 detik iv. Menghitung standar deviasi: 19963,46667 26,23729 29 v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata 26,23729 subgroup 911,73367 = vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = =79,4667 + 3(911,73367) = 614,6677 BKB = = 79,4667-3(911,73367) = 44,266 112
Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 614.6677 620 600 80 60 80.6 86 93.6 70.2 73 73.4 40 20 44.266 vii. Uji Kecukupan Data d. Proses Pengolesan Loyang MEMBERSIHKAN LOYANG i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Subgroup 00 1 2 3 4 6 Subgroup 80.6 86 93.6 70.2 73 73.4 BKA 614.6677 614.6677 614.6677 614.6677 614.6677 614.6677 BKB 44.266 44.266 44.266 44.266 44.266 44.266 Perhitungan Rata-rata Subgroup Waktu Siklus Data (Xi) 30(30220346) (10093412) 17384 Reratarata 1 17 166 161 17 161 160,4 2 1 163 1 11 1 1,8 3 10 13 10 166 13 14,4 4 149 161 161 164 162 19,4 164 19 13 164 16 19,2 6 1 13 166 164 163 160,2 Jumlah Rata - Rata Subgroup 949.4 iii. Menghitung rata-rata subgroup (K=6): 2 0.0 2 3,17086 = = 949,4/ 6 = 18,2333 detik iv. Menghitung standar deviasi: 837,3667,3732 29 v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup,3732 2,403111 vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = = 18,2333 + 3(2,403111) = 16,4427 113
BKB = = 18,2333-3(2,403111) = 11,024 vii. Uji Kecukupan Data MENGOLESI LOYANG DENGAN MENTEGA i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Subgroup Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 170 16 160 1 10 14 140 160.4 1.8 Perhitungan Rata-rata Subgroup Waktu Siklus Data (Xi) Reratarata 1 373 366 374 33 361 36,4 2 34 361 363 362 361 360,2 3 36 3 380 30 364 361 4 364 376 361 377 36 368,6 378 39 32 372 367 36,6 6 32 349 376 362 367 361,2 Jumlah Rata - Rata Subgroup 2182 iii. Menghitung rata-rata subgroup: K = 6 1 2 3 4 6 Subgroup 160.4 1.8 14.4 19.4 19.2 160.2 BKA 16.4427 16.4427 16.4427 16.4427 16.4427 16.4427 BKB 11.024 11.024 11.024 11.024 11.024 11.024 14.4 2 0.0 19.4 19.2 16.4427 11.024 30(2234009) (71971) 4747 2 160.2 1,783686 = =2182/ 6 = 363,6667 detik iv. Menghitung standar deviasi: v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup 8,941701 = 3,9988 2318,6667 8,941701 29 vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = = 363,6667 + 3(3,9988) = 37,6632 BKB = = 363,6667-3(3,9988) = 31,6701 114
vii. Uji Kecukupan Data 2 0.0 MENGOLESI LOYANG DENGAN TERIGU i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Subgroup Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 380 37 370 36 360 3 30 34 340 36.4 360.2 361 1 2 3 4 6 Subgroup 36.4 360.2 361 368.6 36.6 361.2 BKA 37.6632 37.6632 37.6632 37.6632 37.6632 37.6632 BKB 32.6701 32.6701 32.6701 32.6701 32.6701 32.6701 Perhitungan Rata-rata Subgroup Waktu Siklus Data (Xi) 368.6 36.6 37.6632 32.6701 30(119028100) (3969922) 10910 361.2 Reratarata 1 16 14 1 142 141 147,8 2 14 142 142 141 141 144 3 14 12 162 144 19 14,2 4 162 138 12 12 148 10,4 14 16 141 1 143 149,8 6 141 10 14 141 14 146,2 Jumlah Rata - Rata Subgroup 892,4 iii. Menghitung rata-rata subgroup: K = 6 2 0,9304 = =892,4/ 6 = 148,7333 detik iv. Menghitung standar deviasi: 1479,86667 7,1432 29 v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup 7,1432 = 3,194679 vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = = 148,7333 + 3(3,194679) = 18,3173 11
BKB = = 148,7333-3(3,194679) = 139,1493 Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 160 18.3174 1 14.2 10 10.4 149.8 147.8 14 144 146.2 140 13 139.1493 130 12 1 2 3 4 6 Subgroup 147.8 144 14.2 10.4 149.8 146.2 BKA 18.3174 18.3174 18.3174 18.3174 18.3174 18.3174 BKB 139.1493 139.1493 139.1493 139.1493 139.1493 139.1493 vii. Uji Kecukupan Data 2 0.0 30(19909444) (66128) 4462 2 3,67834 PROSES PENGOLESAN LOYANG KESELURUHAN i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Perhitungan Rata-rata Subgroup Waktu Siklus Subgroup Data (Xi) Reratarata 1 78 743 731 710 609 674,2 2 719 67 611 86 687 62 3 624 682 689 746 639 676 4 670 8 739 607 641 648,4 644 736 73 606 83 628,4 6 83 678 627 736 613 647,4 Jumlah Rata - Rata Subgroup 3926,4 iii. Menghitung rata-rata subgroup: K = 6 = = 3926,4,4/ 6= 64,4 detik iv. Menghitung standar deviasi: 98277,2 8,21399 29 v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup 8,21399 = 26,03409 vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = = 64,4 + 3(26,03409)= 732,023 116
BKB = = 64,4-3(26,03409) = 76,2977 vii. Uji Kecukupan Data Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 800 700 600 00 400 300 200 100 0 674.2 62 676 1 2 3 4 6 Subgroup 674.2 62 676 648.4 628.4 647.4 BKA 732.023 732.023 732.023 732.023 732.023 732.023 BKB 76.2977 76.2977 76.2977 76.2977 76.2977 76.2977 30(3841424) (129448) 19632 e. Proses Persiapan Bumbu i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Perhitungan Rata-rata Subgroup Waktu Siklus Subgroup Data (Xi) Reratarata 2 0.0 648.4 628.4 647.4 1 161 160 19 19 13 18,4 2 148 147 163 144 147 149,8 3 12 148 161 146 162 13,8 4 18 10 144 10 1 11,4 161 144 12 17 12 13,2 6 19 16 10 162 146 14,6 Jumlah Rata - Rata Subgroup 921,2 iii. Menghitung rata-rata subgroup: K = 6 732.023 76.2977 2 12,2394 = = 921,22/ 6 = 13,333 detik iv. Menghitung standar deviasi: 1149,4667 29 6,2977 v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup 6,2977 = 2,816 vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = = 13,333 + 3(2,816) = 161,98 BKB = = 13,333-3(2,816) = 14,0867 117
Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 16 161.98 160 1 10 18.4 149.8 13.8 11.4 13.2 14.6 14 140 14.0867 vii. Uji Kecukupan Data g. Proses Pengadukan K1-K7 i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Subgroup 13 1 2 3 4 6 Subgroup 18.4 149.8 13.8 11.4 13.2 14.6 BKA 161.98 161.98 161.98 161.98 161.98 161.98 BKB 14.0867 14.0867 14.0867 14.0867 14.0867 14.0867 Data (Xi) 2 0.0 30(2121236) (708324) 4606 Reratarata 1 140 146 13 163 18 12 2 19 142 162 144 163 14 3 17 160 14 163 17 18,2 4 148 167 143 140 167 13 167 148 148 14 167 16,8 6 10 14 142 141 142 14,8 Jumlah Rata - Rata Subgroup 919,8 iii. Menghitung rata-rata subgroup: k= 6 2 2,600697 = = =13.3 detik iv. Menghitung standar deviasi: 2466.3 29 9.22197 v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup = 9.22197 4.124193 vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = =13.3 + 3 ( 4.124193)= 16.6726 BKB = = 13.3-3 ( 74.124193 ) = 140.9274 118
vii. Uji Kecukupan Data Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 170 16 160 1 10 14 140 13 130 12 12 14 18.2 1 2 3 4 6 Subgroup 12 14 18.2 13 16.8 14.8 BKA 16.6726 16.6726 16.6726 16.6726 16.6726 16.6726 BKB 140.9274 140.9274 140.9274 140.9274 140.9274 140.9274 13 16.8 16.6726 140.9274 14.8 =.970 Proses Pengadukan (K2-K7) i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Subgroup Perhitungan Rata-rata Subgroup Waktu Siklus Data (Xi) Reratarata 1 47 42 48 46 41 44,8 2 4 43 43 46 48 4 3 47 44 47 47 41 4,2 4 4 4 41 43 46 44 41 4 4 4 47 44,6 6 48 47 43 46 43 4,4 Jumlah Rata - Rata Subgroup 269 iii. Menghitung rata-rata subgroup: K = 6 = = 269/ 6 = 44,8333 detik iv. Menghitung standar deviasi: v. 148,1667 29 2,26033 Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup 2,26033 = 1,010861 vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = = 44,8333 + 3(1,010861) = 47,8692 BKB = = 44,8333-3(1,010861) = 41,8007 119
Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 49 48 47 46 4 44 43 42 41 40 39 38 44.8 4 4.2 1 2 3 4 6 Subgroup 44.8 4 4.2 44 44.6 4.4 BKA 47.8692 47.8692 47.8692 47.8692 47.8692 47.8692 BKB 41.8007 41.8007 41.8007 41.8007 41.8007 41.8007 44 44.6 47.8692 4.4 41.8007 vii. Uji Kecukupan Data 2 2 30(180902) (60449) 0.0 3,9314 134 Proses Pengadukan ( (K9) (Mengeluarkan adonan jadi ke baskom kecil)) sekarang i. Menentukan jumlah subgroup: Banyaknya data yang diperoleh: 30 data ii. Jumlah subgroup = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (30) =,88 6 Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus: Perhitungan Rata-rata Subgroup Waktu Siklus Subgroup Data (Xi) Reratarata 1 232 213 223 224 193 217 2 231 23 174 22 219 216,8 3 19 221 214 211 227 213,6 4 226 213 191 224 217 214,2 21 207 236 19 217 214 6 230 187 232 203 210 212,4 1288 Jumlah Rata - Rata Subgroup iii. Menghitung rata-rata subgroup: k= 6 = = = 214,666667 detik iv. Menghitung standar deviasi: 7130.666667 1,68072 29 v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup 1,68072 = 7,012632 120
vi. Menghitung BKA dan BKB BKA = =214,666667 + 3 ( 7,012632 ) = 23,7046 BKB = = 214,666667-3 ( 7,012632 ) = 193,6288 Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 20 200 217 216.8 213.6 214.2 214 23.7046 212.4 10 193.6288 100 0 0 1 2 3 4 6 Subgroup 217 216.8 213.6 214.2 214 212.4 BKA 23.7046 23.7046 23.7046 23.7046 23.7046 23.7046 BKB 193.6288 193.6288 193.6288 193.6288 193.6288 193.6288 vii. Uji Kecukupan Data =8,22768 Proses Pengadukan ( (K9) (Mengeluarkan adonan jadi ke baskom kecil)) usulan Perhitungan dibawah ini dilakukan sesuai dengan perhitungan yang dilakukan sebelumnya i. Menentukan jumlah subgroup =,88 6 ii. Perhitungan rata-rata subgroup waktu siklus Subgroup Data (Xi) Reratarata 1 160 161 146 149 18 14,8 2 14 160 12 13 16 1 3 144 161 160 147 143 11 4 11 19 144 11 144 149,8 142 14 1 14 10 149,2 6 144 149 10 19 12 10,8 Jumlah Rata - Rata Subgroup 910,6 iii. Menghitung rata-rata subgroup: k= 6 iv. Menghitung standar deviasi: 6,14833 v. Menghitung standar deviasi dari distribusi harga rata-rata subgroup = 2,748 vi. BKA = 160,0122; BKB= 143,212 121
Grafik Batas Kontrol Penuangan Adonan ke baskom kecil 16 160.0122 160 1 1.8 1 10 11 149.8 149.2 10.8 14 140 143.212 13 1 2 3 4 6 Subgroup 1.8 1 11 149.8 149.2 10.8 BKA 160.0122 160.0122 160.0122 160.0122 160.0122 160.0122 BKB 143.212 143.212 143.212 143.212 143.212 143.212 vii. Uji Kecukupan Data = 2,36328 Lampiran 4. Perhitungan Waktu Siklus Waktu Siklus Proses Penghalusan Tape = 39,43 Proses Waktu Siklus (detik) Keterangan Proses Persiapan Telur 137,433 20 kg Proses Persiapan terigu 79,4667 2 kg Proses Persiapan Loyang 64,4 14 loyang Proses persiapan Bumbu 13,733 12 adonan Proses Pengadukan Adonan 3,3333 1 ember Waktu Siklus Proses Pengadukan (K1-K7) Waktu Siklus Proses Pengadukan (K2-K7) Waktu Siklus Proses Pengadukan ( Mengeluarkan adonan jadi ke baskom kecil) (K9) sekarang Waktu Siklus Proses Pengadukan ( Mengeluarkan adonan jadi ke baskom kecil) (K9) usulan 13,3 1 ember 44,8333 1 ember 214,6667 1 ember 11,7667 1 ember 122
Lampiran. Peta Tangan Kanan-kiri Pekerjaan Nomor Peta Sekarang ; Usulan Dipetakan Oleh Tanggal Dipetakan Pekerja PETA TANGAN KIRI DAN TANGAN KANAN : Pemecahan telur : 19 : Dwina Mienerva : 8 Maret 2016 : Mul TANGAN KIRI Jarak Uraian (cm) Waktu (detik) Menganggur 0 1 Memegangi telur ke- 1 Memecahkan telur ke 1è telur 2 Membuka cangkang telur ke-1 Membuang cangkang telur ke-1 ke ember 3 1 3 1 Memegang telur ke-3 3 1 Memecahkan telur ke-2 è telur ke-3 Membuka cangkang telur ke-3 Membuang cangkang telur ke-3 ke ember Waktu (detik) 1 1 1 TANGAN KANAN Jarak (cm) Uraian 66 Mengambil 2 butir telur di peti 3 Memegangi telur ke-2 3 3 1 1 3 66 1 1 66 3 1 Total 342 9 1 1 Memecahkan telur ke-1 è telur ke-2 Memegangi telur ke-2 dan membuka cangkang telur ke-1 Memegangi telur ke- 2 dan Mengambil telur ke-3 di peti 3 Memegang telur ke- 2 3 3 1 1 3 66 1 1 66 9 Memecahkan telur ke-2 è telur ke- 3 Memegangi telur ke-2 dan membuka cangkang telur ke-3 Memegangi telur ke-2 dan Mengambil telur ke- 4 di peti 408 Total 123
Waktu menganggur Waktu kerja Waktu total Ringkasan Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan Tangan Kiri Tangan Kanan 1 detik 8 detik 9 detik Produktivitas 88% 0 detik 9 detik 9 detik 100% Peta tangan kanan-kiri tersebut menunujukkan peta untuk proses pemecahan telur untuk pemecahan 3 telur, dan akan berulang hingga telur ke sekian sampai 20 kg. Pekerjaan Nomor Peta Sekarang ; Usulan Dipetakan Oleh Tanggal Dipetakan Pekerja PETA TANGAN KIRI DAN TANGAN KANAN : Persiapan Terigu : 20 : Dwina Mienerva : 11 Mei 2016 : Yeti TANGAN KIRI TANGAN KANAN Jarak Waktu Waktu Jarak Uraian Uraian (cm) (detik) (detik) (cm) Memegang 3 3 3 Mengambil 1 mangkok 64 ayakan terigu terigu Memegang ayakan 3 1 1 Menuangkan terigu ke 3 terigu ayakan Mengayunkan 3 6 6 Mengayunkan ayakan 3 ayakan terigu terigu KEGIATAN BERULANG SAMPAI EMBER TERIGU PENUH 120 120 Menganggur 0 34 34 30 Menuangkan terigu dr ember penampung terigu ke ember terigu 124
TOTAL 10 14 14 164 TOTAL Ringkasan Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan Tangan Kiri Tangan Kanan Waktu menganggur 34 detik 0 detik Waktu kerja 120 detik 14 detik Waktu total 14 detik 14 detik Produktivitas 78% 100 % Peta tersebut untuk pengayakan terigu sampai ember penampung terigu penuh, dan kemudian proses akan berulang hingga selesai melakukan pengayakan 2 kg terigu. 12
Lampiran 6. Evaluasi Pengangkatan Manual Dengan Perhitungan Snook Table 1. Evaluasi Pengangkatan Telur ke Area Produksi a. PENGANGKATAN 7,8 7,118 44,0 Diketahui : Jarak tangan (Hand Distance (HD)) = 20 cm = 7,87 inchi, berat benda (OW) = 20 kg = 44,0 pound, frekuensi pengangkatan 1 kali per 2 menit jarak pengangkatan (Lifting Distance (LD))= 13 cm =,1181 inchi (asumsi menggunakan 10 inchi). Berikut adalah perhitungan interpolasi : OW = 47, HD = 7, LD=10 8-0,083 8 0,8667 71-24 71- x 47 1,10986 71- x 1,10986 (71 x ) 47 X= 28,621% OW = 47, HD = 7, LD=10 8-0,083 8 0,8667 60-11 60 - x 126
49 1,10986 60 - x 1,10986 (60 x ) 49 X= 1,8049% OW = 47, HD1 = 10, HD2=7 10-7 10 7,87 1,8049-28,621 1,8049 - x -12,802 1,40841 1,8049 - x 1,40841 (1,8049 x ) 12,802 X= 14,26% OW = 44, HD = 7, LD=10 8-0,083 8 0,8667 76-32 76 - x 44 1,10986 76 - x 1,10986 (76 x ) 44 X= 36,34% OW = 44, HD = 7, LD=10 8-0,083 8 0,8667 67-17 67 - x 0 1,10986 67 - x 1,10986 (67 x ) 0 X= 21,94948% OW = 44, HD1 = 10, HD2=7 10-7 10 7,87 21,94948-36,34 21.94948- x -14,4061 1,40841 21,94948 - x 1,40841 (21,94948 x ) 14,4061 X= 32,17778% 127
Interpolasi akhir OW1 = 47, OW2=44 47-44 47 44,0286-7,23786 1,017936 24,93992 - x 24,93992-32,17778 24,93992 - x 1,017936 (24,93992 x ) 7,23786 X= 32,002% Populasi sebesar 32,002% menyatakan bahwa hanya 32,002% populasi wanita yang dapat mengangkat beban tersebut tanpa mengalami gangguan. Evaluasi populasi Lifting di snook tabellen 2 min 32,002 % % Width= 20 cm (asumsi 34), distance is vertical lift in cm = 13 cm (asumsi 2 cm). Frekuensi pengangkatan 1 kali per 2 menit dengan persentase 32,002%. Berdasarkan tabel 20 Kg pengangkatan dapat dikatakan Acceptable karena dengan perhitungan interpolasi didapatkan berat maksimum sebesar 23,6643 kg. 128
b. MEMBAWA (CARRYNG) 61,844 44,0 Diketahui : Ketinggian Tangan (Hand Height (HH) Jarak tangan ke lantai) = 90 cm= 3,4331. Berat benda (Object Weight (OW))= 20 kg =44,0 pound, frekuensi membawa 1 kali per 2 menit terletak diantara 8 jam dan menit. Jarak membawa benda (Carrying distance (CD)) = 18,8 m =61,844 ft. Jika dilihat pada tabel diketahui bahwa jarak tersebut melebihi jarak yang ada di tabel, sehingga dianggap bahwa nilai populasi yang diperbolehkan melakukan aktivitas ini adalah kurang dari 10%. Usulan jarak direduksi menjadi 8,344 meter (28 feet) yaitu jarak maksimal pada tabel dengan frekuensi 1 kali per 2 menit dengan hand height sebesar 90cm (3,4331), Berat benda (Object Weight (OW))= 20 kg =44,0 pounds 129
2min 44,0 3,43 31 Hasil perhitungan : 32,6417% 2 menit 44,0 3,4331 130
Jika dilakukan usulan 14 feet maka didapatkan hasil sebesar : 41,76174 % Evaluasi snook, Height = 90 cm, percent = 32,6417%, Hasil 19,90978 c. PENURUNAN (LOWERING) 2 menit 7,87 44,0,118 Diketahui : Jarak tangan (Hand Distance (HD)) = 20 cm = 7,87 inchi. Berat benda (OW) = 20 kg = 44,0 pound, frekuensi pengangkatan 1 kali per 2 menit (terletak diantara 30 menit dan 8 jam). Jarak penurunan (Lowering Distance (LD))= 13 cm =,1181 inchi (asumsi 10) Berikut adalah perhitungan interpolasi : 48,22646% Evaluasi Lowering Snook tabellen, Width = 20 cm (asumsi 34), distance=13 (asumsi 2), populasi = 48,22646%. 131
2 48,22646 % 13 Berat maksimum yang dapa diterima yaitu 21,44004 kg. 2. Minyak a. MENGANGKAT Berat minyak (objective weight(ow)) sebesar 17 kg (37,4786 pound). Jarak pengangkatan (lifting distance(ld)) sebesar 30 cm (11,811 inchi), frekuensi pengangkatan 1 kali per 8 jam, jarak tangan 20 cm (7,87402 inchi). Hasil perhitungan = 83,14704% Evaluasi dengan snook table Width=20 cm, distance=30 cm (asumsi width=34) 132
Maksimum acceptable = 18,828 kg 133
b. MEMBAWA Berat minyak (obejective weight(ow)) sebesar 17 kg (37,4786 pound), jarak tangan ke lantai (hand height(hh)) sebesar 90 cm(3,4331), frekuensi pengangkatan 1 kali per 8 jam, jarak pengangkatan (carrying distance (CD)) sebesar 12,3 meter (40,3433 ft). 40,3433 ft Jika jarak direduksi menjadi 28 feet maka didapatkan hasil 88,4648 %. 134
Evaluasi snook Hasil : 17,7172 kg c. MENURUNKAN Berat minyak (objective weight(ow)) sebesar 17 kg (37,4786 pound), jarak penurunan (Lowering distance(lowd)) sebesar 30 cm = 11,811 inchi, frekuensi pengangkatan 1 kali per 8 jam, jarak tangan (Hand distance) 20 cm (7,87 inchi) Hasil : 89,0942% 13
Evaluasi Snook Width = 20 cm (asumsi 34), distance= 30 cm= 11,811 inchi, %= 89,0942% Hasil= 19,2261 kg Lampiran 7. Gantt Chart Penghalusan Tape Lama Lampiran 8. Gantt Chart Penghalusan Tape Baru 136
Lampiran 9. Kondisi Layout UKM Cipta rasa 10mm. 600mm. 10mm. 10mm. 10mm. 300mm. 100mm. 30mm. 140mm. 1200mm. 10mm. 10mm. 10mm. Gudang produk jadi 400mm. Dapur Gudang packaging Gudang Bahan Baku Area pemecahan telur Area pencucian Kamar mandi 4000mm. 000mm. 137