RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RKPS)

dokumen-dokumen yang mirip
Rancangan Kegiatan Pembelajaran Semester

RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RKPS) SEMESTER GENAP

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: PERILAKU PETANI GUREM UNTUK MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN USAHATANI

MATA KULIAH EKONOMI PEMBANGUNAN PERTANIAN

MODUL PEMBELAJARAN EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: teori dan aplikasi di Indonesia

RKPS PEP ( PTE )

METODE PENELITIAN SOSIAL: METODE PENELITIAN SOSIAL:

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: POLA HUBUNGAN PRODUKSI INPUT-INPUT

GBPP DAN SAP PENGANTAR EKONOMI MIKRO

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: SKALA USAHATANI DAN PRODUKTIVITAS FAKTOR PRODUKSI PERTANIAN

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: RESIKO DAN KETIDAKPASTIAN DALAM USAHATANI BERSKALA KECIL

LABORATORIUM EKONOMI PERTANIAN

TUJUAN PEMBELAJARAN SELF-PROPAGATING ENTREPRENEURIAL EDUCATION. seimbang antar strata sosial di pedesaan.

SILABUS MATAKULIAH USAHATANI

PENGANTAR EKONOMI PERTANIAN

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) LABUHAN BATU

RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RKPS)

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: PERUBAHAN TEKNOLOGI DALAM PERSPEKTIF USAHATANI GUREM

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) JURUSAN MANAJEMEN - PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN FAKUTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: teori dan aplikasi di Indonesia

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Jurusan Manajemen/Akuntansi - Program Studi S1 Manajemen/Akuntansi Fakutas Ekonomi Universitas Gunadarma

Modul 6 : membahas tentang bentuk pasar dan penentuan harga. Modul 7 : membahas tentang konsep dasar perdagangan inter-nasional dan peran perdagangan

Bab II. Teori Produksi Pertanian Neo Klasik


Silabus. MGT-101 Ekonomi Mikro Dalizanolo Hulu, SE,ME

RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RKPS)

Modul 6. Ekonomi Produksi Pertanian. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

LABORATORIUM EKONOMI PERTANIAN.

JADWAL SEMESTER GENAP TATIEK KOERNIAWATI ANDAJANI, SP.MP.

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: DEFINISI DAN RUANG LINGKUP

III. KERANGKA PEMIKIRAN

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) PERANCANGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (MANUAL MAHASISWA)

ANALISIS PERILAKU PRODUKSI ANALISIS PERILAKU PRODUKSI. produksi.

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER

PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 yang merupakan

PERANAN PERTANIAN DALAM SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA (MODUL 2)

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: USAHATANI GUREM DAN KEPUTUSAN ALOKASI TENAGA KERJA KELUARGA

III KERANGKA PEMIKIRAN

KONTRAK PEMBELAJARAN (KP) MATA KULIAH TEKNIK DAN SURVEI DATA TATA RUANG

PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

PERANAN PERTANIAN DALAM SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA (MODUL 2)

PEMASARAN HASIL PERTANIAN: Aplikasi Penawaran dan Permintaan

MODUL PRAKTIKUM BAHASA INDONESIA: METODE PENELITIAN SOSIAL:

vii Tinjauan Mata Kuliah

SILABUS MATAKULIAH PEMBANGUNAN DAN POLITIK AGRIBISNIS

III. KERANGKA PEMIKIRAN

RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKS) (KULIAH)

PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL PROSES PEMBELAJARAN

MODUL 1 EKONOMI MIKRO

III. KERANGKA TEORI. Integrasi usaha sapi pada kawasan persawahan bertujuan untuk. memanfaatkan potensi sumberdaya wilayah dalam rangka mempertahankan

Modul 5. Teori Perilaku Produsen

PERILAKU PETANI PANGAN

TATANIAGA PERTANIAN. Lecture Notes by Tatiek Koerniawati

SILABUS RANCANGAN PEMBELAJARAN SATU SEMESTER SEMESTER GANJIL

MANAJEMEN PRODUKSI AGRIBISNIS

SILABUS. Judul Matakuliah. Ekonomi Produksi Nomor Kode/SKS ESL 312 / 3 (2-2) Semester 5

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA

Soal kasus 5.1 Jawaban soal kasus 5.1 Soal kasus 5.2 Jawaban soal kasus 5.2 Soal kasus 5.3 Jawaban soal kasus 5.3

Prinsip Ekonomi dalam Usaha Perikanan. Kuliah Ke-3 EKONOMI PERIKANAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: teori dan aplikasi di Indonesia

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)

Mata Kuliah : Pengantar Ekonomi Mikro Kode : IS304 SKS : 3 SKS Semester : 1 Dosen : Tim Jumlah TM : 16 x pertemuan

Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) Kontrak Pembelajaran. Oleh: Prof. Dr. F.X. Susilo (PJ Matakuliah)

STANDARD OPERATING PROCEDURE PERKULIAHAN

Manual Prosedur TEKNIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

GARIS BESAR RENCANA PEMBELAJARAN (GBRP ) MATA KULIAH: BOTANI EKONOMI 437H413. Dr. Hj. Sri Suhadiyah, M.Agr. Dr. Elis Tambaru, M.Si.

EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: TEORI DAN APLIKASI DI INDONESIA

Manual Prosedur TEKNIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Kuliah IV-Analisis Perilaku Produsen: Konsep Produksi

PERANAN PERTANIAN DALAM PEMBANGUNAN TATIEK KOERNIAWATI ANDAJANI, SP.MP.

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

TINJAUAN TEORI EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN

MANUAL PROSEDUR PRAKTIKUM

Modul 1 Peran ilmu ekonomi pada bidang kesehatan. Modul 2. Kesehatan dan utilitas. Modul 3. Transformasi Perawatan Medis ke Kesehatan. Modul 4.

SUMBERDAYA PERTANIAN TATIEK KOERNIAWATI ANDAJANI, SP.MP.

Pengantar Ekonomi Mikro

BAB II LANDASAN TEORI

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mendorong Petani Kecil untuk Move Up atau Move Out dari Sektor Pertanian

BAB II URAIAN TEORITIS. pertanian yang memberikan arti sebagai berikut. Suatu ilmu yang mempelajari

PEDOMAN SINGKAT PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 yang merupakan

RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RKPS)

BERKAS PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) FAKULTAS KOMUNIKASI DAN BISNIS. Program Studi Administrasi Bisnis

VII. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI KEBIJAKAN. 1. Baik pada daerah dataran rendah maupun dataran tinggi, rendahnya

MINGGU 4. PRODUKSI PERTANIAN DAN PENAWARAN

iii Tinjauan Mata Kuliah

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Analisis Risiko Usahatani Kedelai Di Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas. Abstract

Silabus. MGT- 407 Ekonomi Manajerial. Dalizanolo Hulu, SE,ME

BERKAS PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) FAKULTAS KOMUNIKASI DAN BISNIS. Program Studi Administrasi Bisnis

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) TATAP MUKA KE : 1

ekonomi Kelas X TEORI PERILAKU PRODUSEN DAN KONSUMEN KTSP & K-13 A. POLA PERILAKU KONSUMEN a. Konsep Dasar Konsumsi

PENGANTAR PENGEMBANGAN MASYARAKAT

PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENINGKATAN KUALIFIKASI SARJANA (S1) BAGI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH (DUAL

KONTRAK PERKULIAHAN MATA KULIAH ILMU ALAMIAH DASAR

Bab VIII. PETANI PENYAKAP BAGI HASIL

Transkripsi:

RANCANGAN KEGIATAN SEMESTER (RKPS) Mata Kuliah / MateriKuliah Brawijaya University 2012 EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN: RENCANA KEGIATAN SEMESTER Tatiek Koerniawati Andajani, SP.MP. Laboratorium Ekonomi Pertanian, FP-Universitas Brawijaya Email : tatiek.fp@ub.ac.id RENCANA KEGIATAN SEMESTER (RKPS) A. Mata kuliah : PENGANTAR EKONOMI PERTANIAN Semester : Genap Kode Mata Kuliah : PTE 10100 Program Studi : Agribisnis DosenPengampu Perkuliahan : Koordinator: Tatiek Koerniawati, SP. MP (TKW) Dosen Pakar: 1. Prof. Moch. Iksan Semaoen, PhD (MIS) 2. Prof. Dr. Ir. M. Muslich M., MS. (MMM) 3. Dr.Ir.Rini Dwi Astuti, MS (RDA) 4. Dr.Ir. Djohar Noeriati, MP. (DJH) B. SKS : 3 (2+1) sks C. Deskripsi Singkat : Produksi pertanian memainkan peran penting tidak saja untuk meningkatkan ketersediaan pangan dan status gizi masyarakat, namun juga bagi berlangsungnya proses pembangunan. Dewasa ini pemanfaatan produk pertanian telah meluas tidak terbatas sebagai bahan pangan dan serat saja namun telah menjadi bahan baku industri dan bio energi. Oleh karena itu para pakar ekonomi tampaknya sepakat bahwa untuk memacu laju pertumbuhan ekonomi, produktivitas sektor pertanian perlu terus ditingkatkan. Dengan alasan ini perlu diketahui determinan output sektor pertanian yang mencakup: 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi pasokan produk pertanian 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi utilisasi input produktif seperti tenaga kerja, input kimia, agrootomotif,dsb 3. Efisiensi penggunaan sumberdaya 4. Dampak perubahan teknologi di bidang rekayasa pertanian

Selama satu semester mahasiswa yang menempuh mata kuliah Ekonomi Produksi Pertanian akan mempelajari konsep teoritis dan aplikatif faktorfaktor determinan output sektor pertanian. Seluruh materi pembelajaran mata kuliah dikemas dalam 12 modul yang diintegrasikan dengan modul praktikum dan tutorial. Mata kuliah Ekonomi Produksi Pertanian berbobot 3 sks yang terdiri dari 2 sks dan 1 sks tutorial/praktikum. Dengan demikian mahasiswa wajib mengikuti 12 kali tatap muka secara terjadwal di kelas, 1 kali Ujian Tengah Semester (UTS) dan 1 kali Ujian Akhir Semester (UAS) dengan durasi waktu (2x50)= 100 menit/minggu. Beban 2 sks juga mewajibkan mahasiswa selama 2x60 menit mengerjakan tugas terstruktur yang telah diberikan di bagian akhir modul dan 2x60 menit tugas baca atau pembelajaran mandiri lainnya. Satu sks tutorial, setara dengan 100 menit tatap muka di kelas secara terjadwal di kelas. Dalam versi distance learning, tutorial akan dilaksanakan secara online melalui e-elearning. Selama satu semester tutorial akan diberikan sejumlah 10 kali tatap muka, sedangkan praktikum akan dilaksanakan dalam 4 kali kegiatan praktikum setara 16 jam. Tujuan tutorial adalah memberikan penguatan penguasaan materi dan pengayaan substansi. Materi tutorial akan diberikan dalam bentuk rancangan tugas yang diberikan pada bagian akhir modul. D. Substansi Perkuliahan Secara garis besar, substansi dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yang terdiri dari 12 modul. Perkuliahan akan diawali dengan bahan kajian ekonomi produksi neoklasik pada bidang pertanian yang dilanjutkan dengan bagian 2 yaitu penerapan model neoklasik pada realitas pertanian berskala kecil (gurem) yang mendominasi sistem pertanian di Indonesia. Seluruh modul dan tutorial diadaptasi dari dua buku teks yaitu: 1. David L.Debertin, 1986, Agricultural Production Economics, Collier Macmillan, Inc., New York 2. Frank Ellis, 1988, Peasant Economics, Farm Household and Agrarian Development, Cambridge University Press, Worcester, Great Britain Bagian pertama substansi diadaptasi dari referensi pertama, sedangkan bagian kedua substansi diadaptasi dari referensi kedua.

Diharapkan setelah mempelajarai mata kuliah ini, mahasiswa akan memiliki kompetensi sebagaimana dijelaskan sebagai berikut: 1. Kognitif: memahami secara analitis, kritis dan sintesis aplikasi teori ekonomi pada produksi pertanian serta alokasi sumberdaya 2. Afektif : bersikap etis, profesional dan berpihak pada pelaku produksi pertanian yang berada pada posisi marjinal 3. Psikomotorik: menempuh selluruh prosedur pembelajaran dengan sikap dan etika yang baik dan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan, mampu bekerja Adapun substansi dikelompokkan sebagai berikut: Bagian pertama: Perangkat Analisis Dasar dalam Ekonomi Produksi Pertanian Modul 1 PENDAHULUAN Tatap Muka (TM) 1 Modul 2 HUBUNGAN INPUT-OUTPUT: Produksi dengan Satu Input Variabel TM 2, Tutorial 1 Modul 3 HUBUNGAN INPUT-OUTPUT: Maksimalisasi Profit TM 3, tutorial 2, Usahatani dengan Satu Input dan Satu Output praktikum 1 Modul 4 BIAYA, PENERIMAAN DAN PROFIT DARI SISI OUTPUT TM 4, tutorial 3, praktikum 2 Modul 5a dan 5b HUBUNGAN INPUT-INPUT: Produksi dengan Dua Input dan Maksimalisasi pada Kasus Dua Input TM 5 dan TM 6, tutorial 4,5 Modul 6 HUBUNGAN OUTPUT-OUTPUT: Produksi dan Maksimalisasi pada Kasus lebih dari Dua Output TM 7 dan TM 8 tutorial 6,7,8 UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) / TM 9 Bagian Kedua Implementasi Ekonomi Produksi Pertanian pada Usahatani Berskala Kecil Modul 7 Perilaku Petani Gurem untuk Memaksimalkan TM 10, Keuntungan Usahatani praktikum 3 Modul 8 Resiko dan Ketidakpastian dalam Usahatani Berskala Kecil TM 11 praktikum 4 Modul 9 Praktek Penyakapan dan Bagi Hasil oleh Petani Gurem TM 12, praktikum 5 Modul 10 Usahatani Gurem dan Keputusan Alokasi Tenaga Kerja Keluarga TM 13, praktikum 6 Modul 11 Skala Usahatani dan Produktivitas Faktor Produksi TM 14, praktikum 7 Modul 12 Perubahan teknologi dalam Perspektif Usahatani Gurem TM 15, Praktikum 8 UJIAN AKHIR PRAKTIKUM (UAP) dan UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)/TM 16

RANCANGAN KEGIATAN SEMESTER (RKPS) MATERI I/Modul 1 Mengetahui dan mampu menjelaskan kembali konsep teoritis materi pembelajaran 1 PENDAHULUAN 1. Definisi dan Ruang Lingkup Ekonomi Produksi Pertanian 2. Asumsi Pasar Persaingan sebagai Dasar Teori Ekonomi Produksi Pertanian 3. Ringkasan materi TUGAS DAN LATIHAN SOAL instruction: Ceramah dan tugas terstruktur 1. Mahasiswa mempelajari konsep yang telah diberikan dosen dan mengaitkan dengan realitas situasional 2. Dosen menjelaskan bahan kajian teoritis dan menghatikannya (open ended question) dengan realitas situasional sehari-hari, kerja profesional, manajerial atau entrepreunerial; serta menyusun rancancangan tugas untuk mahasiswa (materi diskusi on line dan tugas terstruktur) Diskusi dan tugas terstruktur tingkat dari pengerjaan dokumen pembelajaran mahasiswa berdasarkan rancangan tugas yang telah disusun pada modul 1 BOBOT NILAI

MATERI II/Modul 2 Tutorial 1 Mampu menjelaskan, menghitung, dan menggambar fungsi produksi neoklasik, kurva produk total, marginal dan ratarata HUBUNGAN INPUT-OUPUT: Produksi dengan Satu Input Variabel 1. Konsep fungsi produksi 2. Input tetap, input variabel dan periodisasi produksi 3. The Law of Diminishing Return 4. Produk marginal dan ratarata 5. MPP dan fungsi produk marginal 6. Fungsi produksi neoklasik 7. MPP dan APP fungsi produksi neoklasik 8. Tanda, slope dan lengkung kurva 9. Elastisitas produksi input tunggal 10. Elastisitas produksi untuk fungsi produksi neoklasik 11.Pengayaan konsep elastisitas produksi TUGAS DAN LATIHAN SOAL Instruction dan small group discussion Mahasiswa melaksanakan diskusi kelompok dan menyajikan pada diskusi kelas tugas yang diberikan dosen. Dosen/tutor bertidak sebagai fasilitator dan memberikan pemantapan materi kuliah. dokumentasi konsep, ketepatan metode, kemampuan kerja BOBOT NILAI

MATERI III-IV/ Modul 3 Tutorial 2 Praktikum 1 Mampu menjelaskan, menghitung, membuktikan formula dan menggambar kurva HUBUNGAN INPUT-OUTPUT: Maksimalisasi Profit Usahatani dengan Satu Input dan Satu Output 1. Produk fisik total versus nilai produk total 2. Biaya input total 3. Memaksimalkan seleisi penerimaan dan biaya 4. Nilai produk marjinal dan biaya marjinal input 5. Menyetarakan VMP dan MFC 6. Menghitung tingkatan penggunaan input yang memaksimalkan output dan keuntungan 7. Kondisi umum maksimalisasi keuntungan 8. Syarat keharusan dan syarat kecukupan 9. Tiga tahap fungsi produksi neoklasik 10.Aplikasi konsep daerah produksi 11.Nilai terhitung untuk penambahan satu unit input TUGAS DAN LATIHAN SOAL APLIKASI PROGRAM GRAPH MATH instruction dan small group discussion Praktikum di laboratorium multimedia 1. dokumentasi konseptual tentang maksimalisasi profit 2. Ketepatan metode penurunan kondisi maksimalisasi profit 3. Kemampuan kerja 4. Kemampuan mengaplikasikan program graph math sebagai alat bantu gambar grafik BOBOT NILAI 10%

IV/Modul 4 Tutorial 3 Praktikum 2 V-VI/ Modul 5a dan 5b Modul 5a Tutorial 4 Mampu menjelaskan, menghitung, membuktikan formula dan menggambar kurva Mampu menjelaskan, menghitung, membuktikan konsep daya substitusi marginal, maksimalisasi fungsi produksi, dan menggambar kurva isokuan dan isocost MATERI BIAYA, PENERIMAAN DAN PROFIT DARI SISI OUTPUT 1. Definisi dasar 2. Maksimalisasi keuntungan dari sisi output 3. Dualitas biaya dan produksi 4. Invers fungsi produksi 5. Ilustrasi tentang hubungan antara biaya dan fungsi produksi 6. Fungsi suplai unit usaha TUGAS DAN LATIHAN Mengidentifikasi biaya produksi POLA HUBUNGAN INPUT- INPUT: Produksi dengan Dua Input dan Maksimalisasi pada Kasus dua Input Produksi dengan Dua Input: 1. Pengantar konsep teoritis 2. Isokuan dan daya substitusi marginal 3. Isokuan dan ridge lines 4. Daya substitusi marginal dan produk marginal 5. Derivasi parsial dan total serta daya substitusi marginal TUGAS DAN LATIHAN SOAL instruction dan small group discussion instruction dan small group discussion BOBOT NILAI

MATERI BOBOT NILAI Maksimalisasi dalam Kasus Modul 5b Tutorial 5 Mampu menjelaskan, menghitung, membuktikan konsep daya substitusi marginal, maksimalisasi fungsi produksi, dan menggambar kurva isokuan dan isocost Dua Input 6. Konsep dasar maksimalisasi 7. Fungsi maksimum 8. Contoh ilustratif 9. Prinsip-prinsip aljabar matriks 10.Contoh penerapan prinsip aljabar matriks 11.Maksimalisasi fungsi profit dengan dua input 12.Perbandingan kriteria maksimalisasi output 13. Konsep maksimalisasi dengan kendala anggaran 14.Kendala anggaran 15.Kendala anggaran dan peta isokuan 16.Isoklin dan Pola Ekspansi 17.Fungsi produksi untuk multi produk TUGAS DAN LATIHAN SOAL instruction dan small group discussion

MATERI VII-VIII/ Modul 6 Tutorial 6 Tutorial 7 Tutorial 8 Mampu menjelaskan, menghitung, membuktikan konsep daya substitusi marginal, maksimalisasi fungsi produksi, dan menggambar kurva isokuan dan isocost HUBUNGAN OUTPUT-OUTPUT: Produksi dan Maksimalisasi pada kasus dua output 1. Kemungkinan produksi masyarakat 2. Kemungkinan produksi pada tingkat usahatani 3. Hubungan dasar 4. Produk kompetitif, komplementer dan joint product 5. Transformasi produk dari fungsi produksi satu input 6. Transformasi produk dan elastisitas substitusi output 7. Maksimalisasi output 8. Kurva isorevenue 9. Maksimalisasi dengan kendala pendapatan 10. Deferensialisasi matematis instruction dan small group discussion TUGAS DAN LATIHAN SOAL Pendalaman materi dan pembahasan tugas dan latihan soal Latihan soal dan persiapan UTS UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) / minggu ke IX BOBOT NILAI

MATERI X/Modul 7 Praktikum 3 1. Mampu menjelaskan konsep efisiensi alokatif, teknis dan ekonomis dari perspektif petani gurem 2. Mengidentifikasi faktor penyebab inefisiensi produksi skala kecil 3. Menyusun argumentasi atas hipotesis petani gurem efisien tetapi miskin PERILAKU PETANI GUREM UNTUK MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN 1. Petani gurem dan efisiensi ekonomi 2. Efisiensi alokatif, teknis dan ekonomi 3. Upaya petani gurem mencapai efisiensi usahatani 4. Kebijakan yang relevan TUGAS TERSTRUKTUR DAN DISKUSI KELAS SEBAGAI PRAKTIKUM instruction dan small group discussion BOBOT NILAI

AKHIR MATERI YANG XI/Modul 8 Praktikum 4 1. Memahami konsep resiko dan ketidakpastian dalam proses produksi pertanian berskala kecil 2. Menganalisis dampak ketidakpastian sebagai penyebab keengganan petani mengadopsi inovasi 3. Menganalisis hubungan antara praktek tumpang sari dan ketidakpastian usahatani 4. Memahami dampak ketidakpastian sebagai penyebab deferensiasi sosial di pedesaan 5. Menjelaskan alternatif solusi berbasis intervensi pemasaran untuk mereduksi ketidakpastian RESIKO DAN KETIDAKPASTIAN DALAM USAHATANI BERSKALA KECIL 1. Petani gurem dan ketidakpastian 2. Jenis-jenis resiko dan ketidakpastian 3. Definisi resiko dan ketidakpastian 4. Analisis perilaku resiko 5. Kajian tentang perilaku petani gurem menghadapi resiko dan ketidakpastian 6. Aspek kebijakan TUGAS TERSTRUKTUR DAN DISKUSI KELAS SEBAGAI PRAKTIKUM instruction dan small group discussion BOBOT NILAI

MATERI XII/Modul 9 Praktikum 5 1. Memahami konsep pemilikan lahan dan akses sumberdaya lahan dalam kaitannya dengan praktek bagi hasil dalam produksi pertanian 2. Menganalisis dampak penerapan praktek bagi hasil dalam produksi pertanian 3. Menganalisis perilaku petani dalam praktek bagi hasil 4. Menjelaskan alternatif solusi untuk mereduksi dampak negatif praktek penyakapan dan bagi hasil dalam produksi pertanian PRAKTEK PENYAKAPAN DAN BAGI HASIL OLEH PETANI GUREM 1. Petani gurem sebagai penyakap 2. Analisis ekonomi sharecropping 3. Keterpaduan pasar 4. Sistem bagi hasil sebagai suatu eksploitasi 5. Hal-hal penting dalam pasar pertanian yang terkoneksi 6. Aspek kebijakan TUGAS TERSTRUKTUR DAN DISKUSI KELAS SEBAGAI PRAKTIKUM instruction dan small group discussion BOBOT NILAI

MATERI XIII/ Modul 10 Praktikum 6 1. Memahami konsep alokasi kerja pada rumahtangga petani gurem 2. Menganalisis respon rumahtangga petani sebagai unit pengambil keputusan usahatani dalam mengalokasikan kerja di antara anggota rumahtangga 3. Menjelaskan alternatif solusi berbasis intervensi pengembangan kesempatan bekerja dan berusaha bagi anggota rumahtangga USAHATANI GUREM DAN KEPUTUSAN ALOKASI TENAGA KERJA KELUARGA 1. Keputusan rumahtangga pada pasar tenaga kerja 2. Ilmu ekonomi rumahtangga 3. Model Barnum Squire 4. Model Low 5. Aspek kebijakan 6. Ringkasan materi TUGAS TERSTRUKTUR DAN DISKUSI KELAS SEBAGAI PRAKTIKUM instruction dan small group discussion BOBOT NILAI

MATERI XIV/ Modul 11 Praktikum 7 1. Memahami konsep skala ekonomis usahatani 2. Menganalisis hubungan negatif antara ukuran usahatani dan produktivitas SKALA USAHATANI DAN PRODUKTIVITAS FAKTOR PRODUKSI PERTANIAN 1. Konsep ekonomis dari skala dan ukuran usahatani 2. Hubungan negatif antara ukuran usahatani dengan produktivitas 3. Pasar faktor produksi tak sempurna dan efisiensi sosial 4. Aspek kebijakan 5. Ringkasan materi TUGAS TERSTRUKTUR DAN DISKUSI KELAS SEBAGAI PRAKTIKUM instruction dan small group discussion BOBOT NILAI

MATERI XV/ Modul 12 Praktikum 8 1. Memahami konsep perubahan teknologi dalam produksi pertanian 2. Memahami secara teoritis karakteristik perubahan teknologi produksi pertanian 3. Mengidentifikasi kendala-kendala penerapan teknologi dalam produksi pertanian 4. Menjelaskan alternatif solusi berbasis intervensi inovasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian PERUBAHAN TEKNOLOGI DALAM PERSPEKTIF USAHATANI GUREM 1. Analisis ekonomi perubahan teknologi 2. Perubahan teknologi yang netral dan bias 3. Induced innovation 4. Mekanisasi pertanian 5. Varietas baru 6. Kesimpulan dan ringkasan materi TUGAS TERSTRUKTUR DAN DISKUSI KELAS SEBAGAI PRAKTIKUM instruction dan small group discussion UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) / minggu ke XVI BOBOT NILAI