1 ANALISIS INSTRUMEN Pengerian inrumen dalam lingku evaluai didefiniikan ebagai erangka unuk mengukur hail belajar iwa yang mencaku hail belajar dalam ranah kogniif, afekif dan ikomoor. Benuk inrumen daa berua e dan non e. Inrumen benuk e mencaku : e uraian (uraian objekif dan uraian beba), e ilihan ganda, jawaban ingka, menjodohkan, benar-alah, unjuk kerja (erformance e), dan orofolio. Inrumen benuk non e mencaku: wawancara, angke dan engamaan(obervai). Sebelum inrumen digunakan hendaknya dianalii erlebih dahulu. Dua karakeriik ening dalam menganalii inrumen adalah validia dan reliabilianya. Inrumen dikaakan valid (ea, abah) aabila inrumen digunakan unuk mengukur aa yang eharunya diukur. Inrumen unuk mengukur kemamuan maemaika iwa ekolah daar idak ea jika digunakan ada iwa Sekolah menengah. Dalam hal ini aaran keada iaa inrumen iu diujukan meruakan alah au aek yang haru dierimbangkan dalam menganalii validia uau inrumen. Aek lainnya mialnya keeuaian indikaor dengan buir oal, enggunaan bahaa, keeuaian dengan kurikulum yang berlaku, kaidah-kaidah dalam enulian buir oal db. Aa yang erjadi jika anjang meja diukur dengan menggunakan kare? Tenu hail engukuran akan berbeda ada iuai yang berbeda karena kare ifanya elai ehingga hail engukuran akan berbeda walauun objek yang diukur ama. Dalam hal ini ala ukur yang digunakan dalam mengukur meja dikaakan idak ea (valid) dan idak konien (reliabel). Suau inrumen dikaakan reliabel (ajeg, konien) aabila inrumen erebu digunakan ada iuai yang berbeda hail engukuran relaif abil Ilurai enang validia dan reliabilia daa dinalogikan dengan eorang enembak menggunakan enaan menembakkan beberaa eluru ke aaran. Senaan ebagai ala yang digunakan enembak daa dikaakan ea (valid), namun aakah hail embakkannya konien (reliabel)? Mialnya enembak menembakkan lima eluru dan hailnya daa diliha ada gambar beriku: (a). Reliabel eai idak valid (b). Tidak reliabel dan idak valid (c) reliabel dan valid
VALIDITAS INSTRUMEN Validia inrumen daa diinjau dari dua aek yaiu validia keeluruhan inrumen dan validia buir oal (iem) inrumen. Menganalii validia inrumen daa dilakukan dengan cara logi dan dengan cara emiri. Cara logi dalam memvalidai inrumen arinya inrumen dianalii dengan cara raional yaiu dengan menganalii keeuaian inrumen dengan maeri dan unuan kurikulum yang berlaku. Sedangkan menganalii inrumen dengan cara emiri arinya inrumen di analii keeuaiannya dengan engalaman. Validia logi: 1. Validia ii (Conen Validiy) Inrumen daa dikaakaan memenuhi validia ii aabila maeri yang akan diukur melalui inrumen erebu euai dengan maeri yang eruang dalam kurikulum yang berlaku.. Validia konruk (Conruc validiy) Inrumen daa dikaakaan memenuhi validia konruk aabila buir-buir oal (iem) ada inrumen euai dengan indikaor yang elah dibua. Indikaor meruakan ukuran keercaaian komeeni daar yang eruang dalam KTSP. Sebagaimana validia ii maka unuk memvalidai inrumen dalam kaiannya dengan validia konruk, cuku dilakukan oleh ara ahli, ehingga diarankan inrumen erlu dinilai (dijudge) oleh ahlinya. Validia Emiri: Seiring dengan makna validia emiri, yaiu keeuaian dengan engalaman, maka validia emiri daa dibagi dalam dua kaegori yaiu keeuaian dengan engalaman yang elah lamau (validia keberamaan=concurren validiy), dan engalaman yang akan daang (validia ramalan = redicive validiy). 1. Validia keberamaan (Concurren validiy) inrumen dikorelaikan dengan inrumen lain ejeni yang elah dilakukan mialnya dengan ulangan harian aau e umaif ebagai krieria maa lalu.. Validia ramalan (redicive validiy) Sejauhmana hail e daa meramalkan keberhailan iwa dimaa daang? Mialnya inrumen yang digunakan unuk eleki calon mahaiwa mauk ke erguruan inggi. Te eleki dikaakan memiliki ingka validia ramalan inggi aabila calon mahaiwa yang lulu e daa mengikui erkuliahan di erguruan inggi dengan reai euai dengan nilai hail eleki. Makin inggi nilai hail eleki, maka makin baik reai mahaiwa yang berangkuan keika mengikui erkuliahan di erguruan inggi. Jika erjadi ebaliknya, maka dikaakan e hail eleki memiliki validia ramalan rendah
3 ANALISIS TES ANALISIS KESELURUHAN TES ANALISIS BUTIR SOAL Analii Validia TES Analii Daya Pembeda Analii Reliabilia TES Analii Tingka Keukaran Analii Pengecoh Analii Homogenia I. ANALISIS KESELURUHAN TES A. Validia Validia e adalah ingka keabahan aau keeaan uau e. Te dikaakan valid aabila mengukur euai dengan aa yang hendak diukur. Validia Permukaan Analii raional Perimbangan raio (bahaa, jawaban, kaidah enulian) Aakah bahaa dan redaki oal jela dan euai unuk mengukur kemamuan iwa? Aakah ii jawaban idak membingungkan iwa? Aakah e enyuunan e udah mengikui kaidah enulian buir oal? Validia Ii Keeuaian dengan kii-kii ; keeuaian dengan GBPP
4 Validia Krieria - Korelai dengan e lain yang udah valid; menghiung koefiien korelai ( mial menghiung koefiien korelai roduk momen Pearon) ering diebu ebagai korelai roduk momen: N( XY ) ( X )( Y) r xy [ N( X ) ( X ) ][ N( Y ) ( Y) ] r xy ( x. y) ( x x : X - X y :Y - Y )( y ) Krieria: 0,800 1,00 : anga inggi 0,600 0,79 : inggi 0,400 0,59 : cuku 0,00 0,39 : rendah 0,000 0,19 : anga rendah Validia Ramalan Sejauhmana hail e daa meramalkan keberhailan iwa dimaa daang? B. Reliabilia Te-Ree (Te Ulang) Te dilakukan dua kali ada ekelomok iwa dengan elang waku erenu (agak lama), kemudian hail keduanya dikorelaikan Te Paralel Dua e (hanya berbeda ediki: redaki dan kalima) diberikan ecara arallel ada ekelomok iwa, hailnya dikorelaikan. Te belah Dua (Slihalf ) Pelakanaan e hanya dilakukan au kali ada eera e yang ama. (1). Ganjil-Gena Perangka e dibelah dua: yang bernomor ganjil dan yang bernomor gena, kemudian dihiung korelainya dianaranya dengan menggunakan eramaan Searman-Brown:
5 r r 1 r gg gg r : koefiien reliabilia r gg : koefiien korelai roduk momen ganjil-gena. (). Awal Akhir Perangka e dibelah dua berdaarkan nomor urunya (mial ada 30 buir oal: dibelah menjadi dua bagian yaiu yang bernomor 1-15 dan yang bernomor 16-30), elanjunya dihiung korelainya. (3). Beberaa eramaan lain unuk mencari koefiien korelai a. Flanangan 1 r11 (1 r 11 1 b. Bulon r 11 1 d ) : reliabilia e : varian belahan erama : varian belahan kedua : varian oal d : varian dari beda kor anara dua belahan : varian oal c. Kuder-Richardon (K-R. 0 dan K-R.1) K-R.0 n q r11 ( )( ) n 1 n : banyak iem : roori yang menjawab benar q : roori yang menjawab alah : varian K R. 1 n M ( n M ) r11 [ ][1 ] n 1 n M : reraa kor oal RELIABILITAS TES URAIAN
6 Jika enkoran ada e ilihan ganda menggunakan angka 1 (jawaban benar) dan angka 0 (jawaban alah), maka enkoran unuk e uraian bervariai berganung bobo oalnya. Dengan demikian erhiungan unuk mencari korelainya juga berbeda. Perhiungan yang biaa dilakukan yaiu dengan menggunakan eramaan Alha : r 11 n i ( )(1 n 1) ) n i : banyak buir oal : jumlah varian kor ia-ia buir oal : varian oal II. ANALISIS TIAP BUTIR SOAL A. Daya Pembeda (DP) Aakah daa membedakan iwa kelomok inggi (U) dan rendah (L)? BU BL DP N x B U : jumlah jawaban benar kelomok aa B L : jumlah jawaban benar kelomok bawah N x : jumlah iwa kelomok aa aau bawah Krieria: 9% : anga buruk (oal dibuang) 10% - 19% : Buruk (dibuang) 0% - 9 % : Baik, revii 30% - 49 % : baik 50% : anga baik B. Tingka Keukaran (TK) BU BL TK NU N L N U : jumlah iwa kelomok aa N L : jumlah iwa kelomok bawah Krieria: 0 15% : anga ukar (dibuang) 16%- 30% : ukar 31% - 70% : edang 71% - 85% : mudah 86% - 100% : anga mudah (dibuang) N B cara lain : TK x100% N N B : jumlah iwa yang menjawab benar N : jumlah iwa eluruhnya C. Pengecoh (Dirakor) Indek Pengecoh (I P ): n 1 I P N P ( ) N nb N P : jumlah iwa yang memilih engecoh Krieria 00% : anga buruk 0 5% aau 176-00% : buruk 6%-50% aau 151-175% : kurang baik 51%-75% aau 16-150% : baik 76%-15% :anga baik
7 n : banyak oion (ilihan) N : jumlah iwa yang iku e N B : jumlah iwa yang menjawab benar buir oal yb. D. Homogenia Korelai anara kor (yang benar) ia buir oal dengan kor oal. Dihiung dengan Produk momen Pearon aau dengan Koefiien Bierial ( ) : bi M bi M q M M q : Reraa kor dari ubyek yang menjawab benar unuk buir oal yang akan dicari korelainya. : Reraa kor oal : Sandar deviai kor oal : roori iwa yang menjawab benar : roori iwa yang menjawab alah