FORECASTING (Peramala) PENDAHULUAN Forecastig adalah ramala tetag apa yag aka terjadi dimasa yag aka datag. Forecast Demad atau peramala permitaa mejadi dasar yag sagat petig dalam perecaaa suatu keputusa maajeme. Tekik peramala sagat dibutuhka utuk meramal permitaa yag terjadi di pasar. Perusahaa sagat memerluka tekik ii karea tidak mudah memprediksika atau memperkiraka perubaha permitaa secara terus meerus. Dega metode ii bisa didapat hasil yag baik dari peramala yag teliti dega meyediaka pedoma yag dapat diadalka da tigkat ketelitia yag baik dalam membuat keputusa. Forecastig bertujua utuk memprediksika kemugkia pasar bagi produk yag dihasilka oleh perusahaa. Terdapat dua macam tipe tekik peramala, yaitu dega megguaka metode kualitatif da metode kuatitatif. Tipe tekik peramala adalah : 1. Metode Kualitatif. Berdasarka pada keputusa, pedapat, pegalama atau perkiraa sederhaa utuk melakuka ramala 2. Metode Kuatitatif. Berdasarka pada metode matematis atau dalam betuk statistik. RANGKAIAN STRATEGI PERAMALAN Ragkaia strategi peramala sagat berhubuga dega Maajeme Ratai Pasoka da Total Quality Maagemet (TQM) dalam meigkatka kualitas produk yag dihasilka oleh perusahaa da utuk mempermudah da memperlacar dalam proses suplai produk dalam perusahaa. Ragkaia strategi peramala pada :
1. Maajeme Ratai Pasoka (Supply Chai Maagemet) Diguaka utuk meetuka berapa bayak persediaa yag diperluka, berapa bayak produksi utuk membuat da berapa bayak material yag harus dibeli dari pemasok utuk memeuhi peramala kebutuha pelagga. 2. Total Quality Maagemet Bertujua utuk memeuhi kebutuha kosume. Selai itu utuk megetahui kepetiga perusahaa dalam memproduksi secara efisie. Dega demikia dapat meeka biaya-biaya yag dikeluarka perusahaa da dega peramala yag teliti da akurat sagat meujag kemajua proses tersebut. 3. Perecaaa Strategi (Strategic Plaig) Dega perecaaa strategi perusahaa dapat meetuka apa yag harus dilakuka dimasa yag aka datag. Perusahaa dapat meetuka pasar persaiga bagi produkya. KOMPONEN PERAMALAN PERMINTAAN Terdapat dua kompoe yag diguaka dalam peramala permitaa, yaitu : 1. Batasa Waktu (Time Frame) Time Frame megidetifikasika seberapa jauh dimasa yag aka datag yag telah diramalka. Meetuka jagka waktu peramala, misalya pegklasifikasia jagka waktu mejadi tiga, yaitu jagka pedek, jagka meegah da jagka pajag. Pegguaa ii tergatug pada piliha yag dilakuka oleh perusahaa. 2. Perilaku Permitaa (Demad Behavior) Perilaku permitaa kadag-kadag tidak beratura. Perilaku permitaa dibedaka mejadi tiga jeis permitaa yag berdasarka pada : a. Kecederuga (Tred) : Perilaku permitaa jagka pajag atau pedek dimaa pergerakkaya tergatug pada permitaa. b. Siklus (Cycle) : Gelombag aik turu pergeraka permitaa yag berulagulag pada suatu jagka waktu yag pajag. FORECASTING 1
c. Pola Musima (Seasoal Patter) : Suatu geraka perputara permitaa yag terjadi secara periodik (dalam waktu yag pedek) da berulag-ulag. METODE PERAMALAN Jeis-jeis metode yag diguaka dalam peramala adalah : 1. Time Series Methods (Metode Time Series) Metode Time Series adalah metode statistik yag megguaka data permitaa historis dihimpu pada suatu periode waktu. Dega asumsi bahwa apa yag terjadi dimasa lalu aka terjadi dimasa yag aka datag. Sagat bergua utuk peramala jagka pedek. Metode ii berhubuga dega satu faktor waktu peramala meliputi: a. Movig Average (Rata-rata bergerak) Diguaka utuk beberapa ilai permitaa selama beberapa waktu terakhir dalam meramal. Metode ii diguaka utuk permitaa yag stabil. Dapat ditetuka dega perumusa sebagai berikut : MA = Σ D i i = 1 Keteraga : MA = Movig Average = Jumlah periode dalam movig average Di = Permitaa pada periode ke-i b. Weighted Movig Average (Bobot Rata-rata Bergerak) Metode rata-rata bergerak yag disesuaika lebih dekat meggambarka tetag fluktuasi atau aik turuya data permitaa. Dapat ditetuka dega perumusa sebagai berikut : WMA = Σ D i Wi i = 1 Keteraga : WMA = Bobot Movig Average = Jumlah periode dalam movig average Di = Permitaa pada periode ke-i Wi = Prosetase bobot pada periode ke-i FORECASTING 2
c. Expoetial Smootig Expoetial smootig adalah metode yag bereaksi pada perubaha perilaku permitaa pada waktu terakhir (sekarag). Metode peramala ii aka merespo perubaha permitaa yag cepat. Metode ii bergua bila perubahaya adalah hasil dari perubaha aktual (seasoal patter) daripada flukruasi acak. Dapat ditetuka dega perumusa sebagai berikut : Keteraga : F+1 = α D + (1 - α ) F F + 1 = Peramala pada periode berikutya F = Peramala pada periode saat ii D = Permitaa pada periode saat ii α = Faktor peimbag d. Liear Tred Lie (Garis Kecederuga Liier) Merupaka suatu model regresi liier yag meghubugka waktu permitaa. Garis tred liier, meghubugka suatu variabel depedet da waktu dalam persamaa liier. Dapat ditetuka dega perumusa sebagai berikut : Y = a = bx Y = ramala permitaa utuk tiap periode a = itecept (pada periode 0) b = kemiriga (slope) dari suatu garis x = waktu periode Parameter liier dapat dihitug dega rumusa kuadrat liier utuk regresi liier. xy xy b = x 2 x 2 ; a = y bx ; dimaa : = jumlah periode x = y = x y = rata-rata ilai x ; x = periode = rata-rata ilai y ; y = permitaa FORECASTING 3
2. Metode Peramala Kemudura Metode ii megembagka suatu hubuga matematis atara permitaa da faktor peyebab perilaku permitaa. a. Metode Kemudura (Regressio Methods) Metode ii diguaka utuk meramal dega peetapa suatu hubuga sistem matrik atara variabel dega permitaa. Perumusa palig sederhaa adalah dega regresi liier. Regresi Liier Merupaka suatu tekik matematis yag meghubugka variabel idepedet dega variabel depedet. Persamaa liier sebagai berikut : y = a + bx, dimaa : y = variabel depedet a = itecept b = kemiriga (slope) dari suatu garis x = variabel idepedet Pegembagaya dapat dirumuska : b = xy xy 2 2 x x ; a = y bx ; dimaa : = jumlah periode x x = = rata-rata ilai x y = y = rata-rata ilai y b. Korelasi Adalah ukura hubuga variabel depedet da idepedet. Perumusa koefisie korelasi sebagai berikut : FORECASTING 4
c. Perluasa Regresi Merupaka cermia hubuga atara suatu variabel depedet da 2 atau lebih variabel idepedet. Perumusa perluasa regrasi sebagai berikut : y = β 0 + β 1 x 1 + β 2 x 2 +...+ β x β0 = itercept β1,..., β = variabel idepedet 3. Metode Kualitatif Metode ii megguaka pertimbaga maajeme, keahlia, da pedapat utuk membuat peramala dalam suatu perusahaa. FORECAST ACCURACY (Ketelitia Peramala) Forecast accuracy adalah suatu metode yag diguaka apabila terdapat kesalaha dalam peramala (Forecast Error). Forecast Error adalah perbedaa atara peramala dega permitaa yag terjadi sekarag. Forecast accuracy terdapat beberapa tekik diataraya : 1. Mea Absolute Deviatio (MAD) Merupaka rata-rata perbedaa atara peramala da permitaa yag terjadi sekarag. Secara umum, semaki kecil ilai perbedaa semaki akurat peramala. Tekik ii dapat dirumuska sebagai berikut : MAD = Dt Ft Keteraga : MAD = Mea Absolute Deviatio t Dt Ft = jumlah periode = permitaa pada periode t = peramala pada periode t = total jumlah periode FORECASTING 5
2. Mea Absolute Percetage Deviatio (MAPD) Diguaka utuk megukur presetase kesalaha absolut dari permitaa. Semaki redah persetase deviasi megakibatka semaki akurat suatu peramala. Tekik ii dapat dirumuska sebagai berikut : MAPD = Dt Ft Dt 3. Cumulative Error Jumlah dari kesalaha akibat dari peramala, juga dikeal sebagai peyimpaga. Dihitug dega mejumlah forecast error. Nilai positif relatif meggambarka bahwa peramala mugki redah dibadig permitaa atau codog redah. Perumusa cumulative error : E = Σ et 4. Average Error Average error merupaka rata-rata kesalaha kumulatif per bayakya periode waktu. Nilai positive meggambarka kemiriga atau kecodoga redah da ilai egative meggambarka kemiriga tiggi. Nilai yag medekati ol meggambarka tidak atau kurag codog. Σ e E = FORECAST CONTROL (Kotrol Peramala) Suatu syarat trackig sigal meadai adaya peramala yag secara kosiste dibiaska redah atau tiggi. Trackig sigal dapat dirumuska mejadi : Trackig sigal = Σ D t F t MAD = E MAD Trackig sigal ditata kembali ke periode masig-masig yaitu : FORECASTING 6
KESIMPULAN Forecastig adalah ramala tetag apa yag aka terjadi dimasa yag aka datag. Forecastig bertujua utuk mamprediksika kemugkia pasar bagi produk yag diproduksi oleh perusahaa. Forecastig megguaka dua metode yaitu metode kualitatif da metode kuatitatif. Dalam forecastig megguaka strategi dimaa strategi yag diguaka adalah Suply chai maagemet, Total quality maagemet da Strategic plaig. Dalam maajeme ketiga ragkaia tersebut sagat dibutuhka bagi perusahaa utuk mecapai tujua gua memperoleh pedapata yag maksimal dari produksi yag dikeluarka oleh perusahaa. Forecastig juga memiliki kompoe forecastig demad yag meliputi batasa waktu da perilaku permitaa. Kompoe forecastig demad sagat meujag da diperluka bagi perusahaa dalam melaksaaka ragkaia strategi forecastig gua memproduksi barag yag dibutuhka da dapat sesuai dega permitaa pasar. Referece: R. Russel, Operatio Research, Sixth Editio, Eglewood Cliffs, Pretice-Hall.Ic., New Jersey, 1992 FORECASTING 7