DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN

dokumen-dokumen yang mirip
STANDAR 3 KEMAHASISWAAN DAN LULUSAN

STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN BAU BAU

STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN DAN PENJAMINAN MUTU

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

STANDAR 4 SUMBER DAYA MANUSIA

PROGRAM KERJA PERIODE

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 1 TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Universitas Tadulako. Profil Kedokteran Perguruan Tinggi Negeri. Profil PTN Memuat materi :

STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR. i DAFTAR ISI. ii RANGKUMAN EKSEKUTIF viii TIM PENYUSUN EVALUASI DIRI.. xi

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

STANDAR 5 KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK

DRAFT RENCANA STRATEGIS

RENCANA STRATEGIS PROGRAM MAGISTER PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM

VISI, MISI DAN PROGRAM KERJA

RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Tahun

1.1.1 Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran program studi, serta pihak-pihak yang dilibatkan.

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

2017, No Universitas Terbuka; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Ind

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO

STANDAR 1 VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN SERTA STRATEGI PENCAPAIAN. Studi, Serta Pihak-Pihak Yang Dilibatkan.

RENCANA STRATEGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

Sistim Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun tentang pendidikan tinggi, Peraturan Pemerintah Nomor 61 tahun

UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) Jalan Semarang 5, Malang Telepon: Laman:

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2017 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS TERBUKA

STANDAR ISI PEMBELAJARAN

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

Manfaat Evaluasi diri

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

STANDAR PENGELOLAAN PEMBELAJARAN

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

PETA MASALAH DALAM AKREDITASI PRODI BERDASARKAN ISIAN BORANG AKREDITASI

2012, No Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 76, Tambahan Lembaran Ne

STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN. 1.1 Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian

A. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran

Strategi Pengembangan. Fakultas Ekonomi Bab 4. Rencana Strategik (Renstra) Fakultas Ekonomi Fakultas Ekonomi

RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

B A D A N P E N J A M I N A N M U T U

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2012 TENTANG

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN KEMENTERIAN NEGARA / LEMBAGA (RKA-KL) TAHUN 2017 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG

STRATEGI MANAJEMEN MUTU PADA SMA NEGERI UNGGULAN DI KOTA BANDUNG (Studi Kasus Pada SMA Negeri 3, SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 8 Kota Bandung)

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI S1 TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS PERTAHANAN

RENCANA STRATEGIS JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

II. Rangkuman Eksekutif

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SURAKARTA

BAB II PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA)

2011, No Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 76, Tambahan Lembaran Ne

STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

Kebijakan Umum Dekan

STANDAR 1. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta strategi pencapaian

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /PERMEN-KP/2017 TENTANG STATUTA POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN KARAWANG

PERATURAN MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 0059 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN PEMUDA

STANDAR 2. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) Jalan Semarang 5, Malang Telepon: Laman:

STANDAR 7 PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJASAMA

IMPLEMENTASI SPMI SEBAGAI STRATEGI PENERAPAN KKNI DAN SN DIKTI DI IPDN

STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

RENCANA OPERASIONAL (PROGRAM KERJA KA. PROGDI) PROGRAM STUDI AGRIBISNIS Periode

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS PADJADJARAN

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 70 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PENGELOLA UNIVERSITAS PADJADJARAN

STANDAR DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

Program Kerja Program Studi Ekonomi, Keuangan dan Perbankan (PS EKP) Periode Tahun

Sistim Penjaminan Mutu Internal (SPMI)

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

BERITA NEGARA. No.626, 2016 KEMENRISTEK-DIKTI. ISI Surakarta. Orta. Pencabutan. PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

I. PENDAHULUAN. agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk

Fakultas Teknik Geologi. Unpad

DOKUMEN AKADEMIK : VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN

KONTRIBUSI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DALAM PENGEMBANGAN MUTU PERGURUAN TINGGI

Standar Mahasiswa & Pengelolaan Alumni STIKES HARAPAN IBU

I. DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN KOMPONEN A VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN SERTA STRATEGI PENCAPAIANNYA

Standar Mutu UMSIDA (di copy dari BPM UMSIDA) 0

KERANGKA KERJA SATUAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS PADJADJARAN 2016 SATUAN PENJAMINAN MUTU SATUAN PENJAMINAN MUTU UNPAD.

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG

PENJABARAN VISI UNIVERSITAS NAROTAMA. Visi Fakultas Hukum. Fakultas Hukum yang modern dan bermutu berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.

RENCANA OPERASIONAL PROGRAM STUDI AKUNTANSI TAHUN 2016

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

KATA PENGANTAR. 2) Kegiatan pengabdian pada masyarakat merupakan implementasi hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh civitas akademika.

ANALISIS KONDISI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO. Oleh : Tim Kelompok Kerja Penyusun Visi, Misi, Statuta, Renstra Universitas Dian Nuswantoro

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI (AIPT)

Program Kerja Ketua Jurusan Kedokteran Fakultas Kedokteran

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 55 TAHUN 2017 TENTANG STANDAR PENDIDIKAN GURU

SALINAN Draft hasil pembahasan 14 Juni 2016

Daftar Isi. Ka t a Pe n ga n ta r... i. Da ftar Isi... i i. Bab Area Standart Parameter Halaman

STANDAR SUASANA AKADEMIK SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA

GUBERNUR JAWA TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TIMUR,

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2009 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI DI LUAR DOMISILI PERGURUAN TINGGI

INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1

Visi Visi Universitas Dhyana Pura adalah Perguruan Tinggi Teladan dan Unggulan.

Transkripsi:

1 DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN STANDAR 1 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN Visi misi prodi S1 Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) sebagaimana tercantum pada Keputusan Dekan Fakultas Manajemen Pemerintahan Nomor : 424/119.a/FMP/2011 tentang Perubahan Keputusan Dekan Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN Nomor : 424/149.b/FMP/2010 tentang Rencana Strategis Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN Tahun 2010-2014 sebagai berikut : a. Visi Terselenggaranya program studi Manajemen Sumber Daya Manusia sebagai penghasil pamong praja muda yang berakhlak mulia, profesional, mampu mengembangkan ilmu, dan menjadi pemersatu bangsa. b. Misi 1. Menyelenggarakan Tridharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat) di bidang manajemen sumber daya manusia. 2. Membentuk pamong praja muda yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kepribadian yang jujur, disiplin, dan bertanggungjawab 3. Membentuk pamong praja muda yang memiliki kemampuan teknis operasional di bidang manajemen sumber daya manusia. 4. Membentuk pamong praja muda yang memiliki kemampuan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang manajemen sumber daya manusia. 5. Membentuk pamong praja muda yang memiliki wawasan kebangsaan dan sebagai pemersatu bangsa

2 6. Membentuk pamong praja muda yang memiliki budaya akademik dan budaya kepemerintahan yang baik 7. Mengembangkan kurikulum manajemen sumber daya manusia sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan pemerintah dan pemerintah daerah. c. Tujuan 1. Mewujudkan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat) pada program studi manajemen sumber daya manusia. 2. Menghasilkan pamong praja muda yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kepribadian yang jujur, disiplin, dan bertanggungjawab. 3. Menghasilkan pamong praja muda yang memiliki kemampuan teknis operasional di bidang manajemen sumber daya manusia. 4. Menghasilkan pamong praja muda yang memiliki kemampuan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang manajemen sumber daya manusia. 5. Menghasilkan pamong praja muda yang memiliki wawasan kebangsaan dan sebagai pemersatu bangsa. 6. Menghasilkan pamong praja muda yang memiliki budaya akademik dan budaya kepemerintahan yang baik. 7. Mewujudkan kurikulum program studi manajemen sumber daya manusia sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan pemerintah dan pemerintah daerah. d. Sasaran 1. Terwujudnya pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat) pada program studi manajemen sumber daya manusia.

3 2. Terwujudnya pamong praja muda yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kepribadian yang jujur, disiplin, dan bertanggungjawab 3. Terwujudnya pamong praja muda yang memiliki kemampuan teknis operasional di bidang manajemen sumber daya manusia. 4. Terwujudnya pamong praja muda yang memiliki kemampuan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang manajemen sumber daya manusia. 5. Terwujudnya pamong praja muda yang memiliki wawasan kebangsaan dan sebagai pemersatu bangsa. 6. Terwujudnya pamong praja muda yang memiliki budaya akademik dan budaya kepemerintahan yang baik. 7. Terwujudnya kurikulum program studi manajemen sumber daya manusia sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan pemerintah dan pemerintah daerah. e. Strategi pencapaian sasaran Pengembangan Dosen: 1. Memfasilitasi peningkatan jabatan fungsional dosen dan sertifikasi dosen. 2. Pengiriman dosen studi lanjut ke jenjang yang lebih tinggi. 3. Pengiriman utusan dalam forum ilmiah. 4. Pengiriman utusan dalam pelatihan sesuai bidang keahlian. 5. Memfasilitasi sertifikasi keahlian profesional dosen. 6. Memfasilitasi kegiatan penelitian dan pengabdian. 7. Memfasilitasi kegiatan dan publikasi jurnal ilmiah. 8. Menjembatani kemampuan praktis dosen melalui kerjasama dengan pihak luar yang relevan. 9. Memfasilitasi sarana dan prasarana akademik dosen. 10. Membangun kerjasama dan komitmen dosen.

4 Pengembangan Praja dan Lulusan: 1. Merancang kurikulum yang relevan dengan kebutuhan kerja, sehingga dilakukan kerjasama dengan pemerintah daerah dalam rangka pengembangan dan penyempurnaan kurikulum. 2. Melaksanakan sistem pembelajaran yang menghasilkan kompetensi utama dan kompetensi pendukung dengan menyeimbangkan practical skill dan soft skill. 3. Membangun budaya akademik yang terintegrasi antara kegiatan kurikuler dan non kurikuler, seperti penugasan, fasilitasi publikasi ilmiah, pelatihan, Praktek Lapangan (PL) I, Praktek Lapangan (PL) II, Bimbingan dan Konseling, diskusi ilmiah, utusan praja dalam forum ilmiah. 4. Memfasilitasi kegiatan non kurikuler seperti pengembangan diri, diskusi ilmiah, seminar nasional, workshop, kuliah umum, pelatihan kepemimpinan, studi banding. 5. Memfasilitasi perkembangan minat dan bakat praja melalui kegiatan intra dan ekstra kurikuler yaitu keorganisasian, kesenian dan olah raga. 6. Menjalin kerjasama dengan pemerintah dan pemerintah daerah seluruh Indonesia dalam penerimaan praja dan penyaluran lulusan. Pengembangan tenaga kependidikan: 1. Memfasilitasi pelatihan sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan. 2. Membantu menyediakan sarana dan prasarana untuk kelancaran tugas tenaga kependidikan. 3. Membangun kerjasama, komitmen tenaga kependidikan. Sarana dan Prasarana 1. Menyediakan sarana dan prasarana berbasis teknologi informasi, seperti Wifi, internet gratis. 2. Pemeliharaan dan update sarana dan prasarana sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan. 3. Pemanfaatan sarana dan prasarana secara optimal.

5 Kerjasama dan kemitraan dengan pihak eksternal dan Alumni. 1. Kerjasama dengan Pemerintah Daerah seluruh Indonesia dan Perguruan Tinggi lain 2. Kerjasama dengan instansi di dalam dan luar negeri yang terkait. 3. Menjalin kerjasama dengan alumni untuk penyaluran lulusan, perbaikan kurikulum dan dukungan sarana. Tabel 1 Analisis SWOT Komponen Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi KEKUATAN - Ada komitmen yang kuat dari pimpinan, untuk melaksanakan visi, misi dan sasaran yang telah ditetapkan Prodi MSDM - Ada dukungan anggaran dari APBN untuk pencapaian rencana strategis yang telah ditetapkan - Ada kekhasan dalam menyelenggarakan pendidikan kepamongprajaan. - Kemampuan memecahkan masalah-masalah manajemen sumber daya manusia yang aplikatif diterapkan di tempat kerja - Metode pembelajaran yang memadukan teori, legalitas, dan praktek lapangan sehingga alumni mempunyai kemampuan teoritis, legalistik dan empirik - Nilai akreditasi program studi terakhir B KELEMAHAN ANCAMAN - Anggaran Prodi masih menyatu dengan anggaran Fakultas Manajemen Pemerintahan - Prodi sampai saat ini belum terakreditasi A - Adanya jurusan/prodi MSDM pada Perguruan Tinggi Negeri di luar IPDN - Dinamika perubahan di masyarakat terlalu cepat untuk dapat diikuti oleh penyelenggara pendidikan di prodi MSDM - Pemerintah Daerah membutuhkan lulusan dengan kualifikasi tinggi dan perilaku yang baik. PELUANG - Ada dukungan kuat dari kementerian dan pimpinan di IPDN untuk mendukung kegiatan prodi yang sesuai dengan renstra yang telah ditetapkan - Ada dukungan dan kepercayaan dari pemerintah daerah sebagai end user - Tingginya minat mahasiswa/praja dari D4 Manajemen Sumber Daya Aparatur (MSDA) untuk transfer dan dididik pada prodi S1 MSDM

6 - Kebijakan desentralisasi memerlukan PNS yang mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi, sehingga keberadaan prodi MSDM dibutuhkan sebagai upaya untuk mempersatukan keutuhan Negara - Jaminan penempatan kerja dari Kementerian Dalam Negeri dan formasi jabatan dari Men-PAN, sehingga lulusan prodi MSDM diterima langsung sebagai PNS di pemerintah daerah - Ada dukungan dari stakeholders dalam bentuk saran agar prodi S1 MSDM menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan visi, misi yang telah ditetapkan MATRIKS ANALISA Faktor Internal KEKUATAN - Ada komitmen yang kuat dari pimpinan, untuk melaksanakan visi, misi dan sasaran yang telah ditetapkan Prodi MSDM - Ada dukungan anggaran dari APBN untuk pencapaian rencana strategis yang telah ditetapkan - Ada kekhasan dalam menyelenggarakan pendidikan kepamongprajaan. - Kemampuan memecahkan masalah-masalah manajemen sumber daya manusia yang aplikatif diterapkan di tempat kerja - Metode pembelajaran yang memadukan teori, legalitas, dan praktek lapangan sehingga alumni mempunyai kemampuan teoritis, legalistik dan empirik - Nilai akreditasi program studi terakhir B KELEMAHAN - Anggaran Prodi masih menyatu dengan anggaran Fakultas Manajemen Pemerintahan - Prodi sampai saat ini belum terakreditasi A

7 Faktor Eksternal PELUANG - Ada dukungan kuat dari kementerian dan pimpinan di IPDN untuk mendukung kegiatan prodi yang sesuai dengan renstra yang telah ditetapkan - Ada dukungan dan kepercayaan dari pemerintah daerah sebagai end user - Tingginya minat mahasiswa/praja dari D4 Manajemen Sumber Daya Aparatur (MSDA) untuk transfer dan dididik pada prodi S1 MSDM - Kebijakan desentralisasi memerlukan PNS yang mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi, sehingga keberadaan prodi MSDM dibutuhkan sebagai upaya untuk mempersatukan keutuhan Negara - Jaminan penempatan kerja dari Kementerian Dalam Negeri dan formasi jabatan dari Men-PAN, sehingga lulusan prodi MSDM diterima langsung sebagai PNS di pemerintah daerah - Ada dukungan dari stakeholders dalam bentuk saran agar prodi S1 MSDM menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan visi, misi yang telah ditetapkan ANCAMAN - Adanya jurusan/prodi MSDM pada Perguruan Tinggi Negeri di luar IPDN - Dinamika perubahan di masyarakat terlalu cepat untuk dapat diikuti oleh penyelenggara pendidikan di prodi MSDM - Pemerintah Daerah membutuhkan lulusan dengan kualifikasi tinggi dan perilaku yang baik.

8 Strategi: 1. Perluasan: - Mempertahankan penyelenggaraan pendidikan kepamongprajaan - Menggunakan dukungan dari kementerian dan pimpinan IPDN untuk memperkuat penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan prodi MSDM - Menggunakan dukungan anggaran (APBN) untuk melakukan pengembangan sistem pendidikan pada prodi MSDM yang sesuai kebutuhan end user - Meningkatkan nilai akreditasi B menjadi A melalui peningkatan proses belajar yang berkualitas, monitoring dan evaluasi secara berkala - Meningkatkan kemampuan dosen dalam penelitian dengan mengikuti berbagai pelatihan, workshop dan kompetisi hibah dan kerjasama penelitian. 2. Konsolidasi: - Sosialisasi visi, misi, sasaran dan tujuan penyelenggaraan pendidikan untuk seluruh sivitas akademika dan stakeholders - Melakukan standarisasi penyelenggraan pendidikan sesuai kebutuhan pemerintah daerah - Melaksanakan kegiatan pendidikan yang melibatkan seluruh komponen untuk meningkatkan ownership dan sense of belonging dari seluruh komponen prodi MSDM