CONTOH SILABUS BERDIVERSIFIKASI DAN BERBASIS KELAS Mata Pelajaran MATEMATIKA LAYANAN KHUSUS SEKOLAH dan MADRASAH IBTIDAIYAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Jakarta, 2003
Katalog dalam Terbitan Indonesia. Pusat Kurikulum, Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional Contoh Silabus Berdiversifikasi Matematika Layanan Khusus SD & MI, - Jakarta: Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas: 2003 iv, 20 hal. 2
KATA PENGANTAR Perubahan dan perkembangan aspek kehidupan perlu direspon oleh kinerja pendidikan yang profesional dan bermutu tinggi. Mutu pendidikan yang demikian itu sangat diperlukan untuk mendukung terciptanya manusia yang cerdas dan berkehidupan yang damai, terbuka, dan berdemokrasi, serta mampu bersaing secara terbuka di era global sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh warga negara Indonesia. Dalam pada itu, kinerja pendidikan menuntut adanya pembenahan dan penyempurnaan terhadap aspek substantif yang mendukungnya, yakni kurikulum. Pusat kurikulum Balitbang Depdiknas telah menyiapkan seperangkat kurikulum yang disebut dengan Kurikulum 2004. Sebelum kurikulum ini diberlakukan secara nasional telah dilakukan rintisan pelaksanaan (pilot mini) di beberapa sekolah kemudian dilanjutkan dengan perluasan rintisan pelaksanaan di sejumlah sekolah yang lebih banyak. Rintisan dan perluasan rintisan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan tentang kekuatan dan kelemahan perangkat yang telah disusun sebagai bahan penyempurnaan. Kerangka Dasar Kurikulum 2004 mengarahkan kepada pelaksana di daerah dan sekolah untuk mengembangkan silabus berdasarkan standar kompetensi yang dikembangkan secara nasional. Buku yang dihadapan pembaca ini merupakan hasil pengembangan silabus berdiversifikasi dan penilaian berbasis kelas yang merupakan salah satu contoh pengembangan berdasarkan standar kompetensi mata pelajaran. Jakarta, November 2003 Kepala Pusat Kurikulum Dr. H. Siskandar, MA 3
SILABUS Mata Pelajaran : Matematika Jenjang : SD Kelas : IV Kelompok : Layanan Khusus Standar Kompetensi: Menentukan sifat-sifat operasi hitung, faktor, kelipatan bilangan bulat dan pecahan, serta menggunakannya dalam pemecahan masalah Melakukan dan menggunakannya sifat-sifat operasi dalam pemecahan masalah Membandingkan dan mengurutkan bilangan Melakukan operasi perkalian dan pembagian Siswa dapat: Menentukan nilai tempat bilangan sampai dengan ratusan ribu Mengurutkan dan menyusun bilangan dari terkecil atau terbesar Menyebut fakta perkalian dan pembagian (s.d. 10x10) Melakukan perkalian dengan cara susun Melakukan pembagian tanpa sisa secara susun Menentukan hasil bagi dan sisa suatu pembagian Operasi hitung bilangan a. Mengetahui arti dan posisi angka pada suatu bilangan Secara kelompok atau klasikal, guru dan siswa membahas tentang nilai tempat: Menuliskan bilangan dalam jumlah ribuan, ratusan, puluhan dan satuan misal: 3489 = 3000 + 400 + 80 + 9, 35567 = 30000 + 5000 + 500 + 60 + 7,... Menentukan perbedaan suatu angka dalam beberapa bilangan misal: Apa perbedaan angka 2, 3, 4, 7 pada bilangan 7342 dan 2437 Menjelaskan arti satuan, puluhan, ratusan, ribuan,... pada beberapa bilangan b. Mengurut dan membandingkan antar bilangan Secara individual atau pasangan (dengan permainan), siswa menyebutkan berapa bilangan terbesar/terkecil dari sekumpulan bilangan Tes Kinerja 1. Siswa diberi tugas menyebutkan nilai tempat dari angka pada suatu bilangan yang ditentukan guru secara lisan 2. Siswa diminta meneruskan (membilang secara urut) dari bilangan yang diberikan secara lisan 3. Guru menunjukkan sejumlah kartu bilangan, siswa diminta menyusun ulang dengan urutan mulai dari yang terbesar 4. Siswa menjawab atau mencongak secara lisan fakta dasar perkalian 3 x 90 menit (3 pertemuan) Lembar kerja berhitung Kartu bilangan 4 5
yang diberikan. Menentukan bilangan terbesar pertama, ke dua, dan ke tiga,... Melalui tanya jawab, siswa menjawab pertanyaan misalnya: mana lebih kecil, 15 atau 19? Tulislah bilangan antara 3 dan 9 Siswa diberi tugas, untuk meulis pada kartu kosong berikut dengan sebuah bilangan sehingga bilanganbilangan ini menjadi urut, 7 9 10 12, dan seterusnya Secara individual, siswa diberi tugas untuk mengurutkan bilangan-bilangan dari terbesar atau terkecil, 2, 6, 3, 9, 8, 27, 23, dan seterusnya Secara bersama-sama, guru dan siswa membilang loncat secara menaik atau menurun dengan langkah 1, 10, 100, 1000, misalnya: hitung loncat 100 dari 0, 11, 121,... dan pembagian yang diberikan oleh guru Tes Tertulis 5. Siswa diberi tugas menuliskan hasilkali dan hasilbagi fakta dasar perkalian dan pembagian lengkap dengan operasinya 6. Siswa diberi tugas untuk menuliskan cara menghitung hasilkali dan hasilbagi secara tertulis dari beberapa perkalian dan pembagian yang diberikan c. Membilang bilangan dalam konteks yang dikenal Secara individual, siswa mencongak untuk menentukan bilangan pada kotak yang kosong misal: 64 = + 4 413 = + 10 + 3 d Memahami operasi mengali dan membagi Secara berkelompok atau bersama-sama, siswa dan guru membahas untuk mengenal arti kali dan notasinya. 6 7
Memahami perkalian sebagai penjumlahan berulang misal: 3 kali 5 atau 3 x 5, adalah 5 dijumlahkan sebanyak 3 kali, hasilnya 15, yaitu 3 x 5 = 5 + 5 + 5 = 15 5 x 3 = 15 3 x 5 = 15 Secara berkelompok, siswa mengenal dan menemukan bahwa hasil perkalian dapat dilakukan dengan sembarang urutan misal: 3 x 5 = 5 x 3 = 15 Secara berkelompok atau berpasangan (melalui permainan), siswa mencongak dan mengingat dan menjawab secara cepat perkalian dengan 2 misal: 6 x 2 =..., 9 x... = 18 Guru meminta siswa, untuk mengingat dan menjawab secara cepat perkalian sampai 10 serta soal cerita yang berkaitan dengan perkalian misal: berapa roda yang terdapat pada 3 mobil sedan? Sebuah kandang berisi 8 ekor kambing, berapa jumlah kaki kambing semuanya? Secara berkelompok atau bersama-sama, siswa dan guru membahas untuk memahami pembagian sebagai mendapat bagian atau jatah yang sama misal: 6 permen dibagikan pada 2 anak, berapa tiap anak mendapat permen? 8 9
Siswa dan guru secara bersama-sama membahas untuk memahami pembagian sebagai mengelompokkan atau pengurangan berulang misal: terdapat 18 jambu dalam kotak. Setiap plastik diisi 3 jambu, berapa plastik yang diperlukan? e. Mengali dan membagi bilangan Secara berkelompok dan bersama-sama, siswa dan guru membahas untuk: Memahami perkalian sebagai penjumlahan berulang, atau sebagai perbesaran (scaling) misal 2 x 3 = 3 + 3 = 6, carilah lidi yang panjangnya 3 kali dari lidi yang diberikan,... Memahami bahwa perkalian dapat dilakukan dengan segala urutan, misal 2 x 3 = 3 x 2 = 6, tetapi bahwa 16 2 tidak sama dengan 2 16,... Memahami pembagian sebagai pengulangan berulang sampai habis misal 6 2 = 3 karena 6-2 - 2-2 = 0, yaitu 6 dikurangi 2 secara berulang akan habis dalam 3 kali, atau 10 11
6 buah benda dikelompokkan dua-dua akan diperoleh 3 kelompok sehingga 6 2 = 3,... f. Secara berpasangan atau individual, siswa menyelesaikan tugas yang diberikan guru sebagai berikut. Lingkarilah bilangan yang merupakan perkalian dari 5 15 35 52 55 59 95 Tentukan bilangan yang merupakan perkalian dari 5 setelah 195? Memahami bahwa pembagian merupakan kebalikan dari perkalian misal 18 3 sama artinya dengan menanyakan berapa dikali 3 hasilnya 18, atau memahami bahwa 3 x 6 = 18 akibatnya 18 3 = 6 atau 18 6 = 3 Memecahkan pembagian dengan menggunakan strategi perkalian misal 20 4 ditafsirkan sebagai berapa kali 4 sehingga hasilnya 20, jawabnya 5,... Menghafal fakta perkalian dan pembagian sampai 100 Menghitung secara cepat perkalian dan pembagian oleh 2, 10 g. Membagi bilangan dengan sisa Secara individual atau berkelompok, siswa: Memahami pembagian bersisa misal 7 2 = 3 sisa 1 karena 6 habis dibagi 3 sedangkan sisanya 1 tidak habis dibagi 2,... 12 13
Membagi bilangan dengan sisa 1misal: 7 2 = 3 sisa 1, 9 4 = 2 sisa 1, 13 2 = 6 sisa 1, 13 4 = 3 sisa 1,... Membagi bilangan dengan sisa 2 misal: 7 5 = 1 sisa 2, 8 3 = 2 sisa 2, 11 3 = 3 sisa 2, 14 4 = 3 sisa 2,... Membagi bilangan dengan sisa 3 misal: 8 5 = 1 sisa 3, 18 5 = 3 sisa 3, 17 7 = 2 sisa 3, 59 8 = 7 sisa 3,... h. Mengkali dan membagi dengan cara susun pendek Melakukan perkalian susun pendek, misal: 12 6 ---- x 72 6 x 2 = 12, tulis 2 pada tempat satuan simpan yang 1 6 x 1 = 6, 6 ditambah 1 adalah 7 jadi, 12 x 6 = 72 312 26 ------- x 1872 624 ------- + 8112 Pertama, 2 x 6 = 12, tuliskan 2 dan simpan yang 1 1 x 6 = 6, 6 ditambah 1 adalah 7, tuliskan 73 x 6 = 18, tuliskan 18 sehingga 312 x 6 = 1872 Letakkan 1872 pada baris pertama penjumlahan 14 15
Kedua, 2 x 2 = 4, tuliskan 4 1 x 2 = 2, tuliskan 2 3 x 2 = 6, tuliskan 6 sehingga 312 x 2 = 624 Letakkan 624 pada baris kedua penjumlahan dengan angka 4 pada tempat puluhan jadi, 312 x 26 = 8112 Melakukan pembagian susun pendek. 16 17
BERBASIS KELAS Mata Pelajaran : Matematika Jenjang : SD Kelas : IV Kelompok : Normal Tes kinerja (performance) 1. Menyebut nilai tempat angka 2 pada bilangan 425 2. Membilang secara urut nilai dari 1125 sampai 1151 3. Menyusun kartu bilangan 425, 371, 961, dan 545 dari terbesar 4. Mencongak hasil operasi hitung berikut: a. 4 x 5 b. 9 x 9 c. 63 : 7 d. 27 : 3 e. 45 : 5 Tes tertulis 5. Melengkapi perkalian dan pembagian berikut: a. 6 x 4 =... b. 8 x 9 =... c. 64 : 8 =... d. 42 : 6 =... e. 20 : 4 =... 6. Menghitung hasil kali dan hasil bagi dengan cara susun a. 17 x 5 =... b. 36 x 9 =... c. 565 : 5 =... d. 600 : 12 =... e. 1332 : 11 =... 18
PEDOMAN Tes kinerja No. 1. Kriteria Menyebut nilai tempatnya 0-1 Skor 2. 3. 4. Membilang secara urut Menyusun kartu Mencongak 2 = terampil 1 = ada yang tidak terampil 0 = tidak terampil 2 = terampil 1 = ada yang tidak terampil 0 = tidak terampil 2 = mencongak dengan benar, dengan waktu cepat (< 30 detik) 1 = mencongak dengan benar, dengan waktu lebih dari 30 detik 0 = hasil salah Tes Tertulis No. 1. Kriteria Melengkapi perkalian dan pembagian 0-1 Skor 2. Menghitung dengan cara susun 3 = hasil benar 2 = hasil salah, cara benar 1 = hasil benar, cara salah 0 = hasil salah, cara salah 19