Intel Teach Program Assessing Projects
|
|
|
- Ade Kusuma
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Pelajaran tentang Katak di Kelas Dua Siswa kelas dua Mr. Grant sedang memulai sebuah unit dalam siklus kehidupan katak. Ia menginginkan siswanya untuk memahami siklus alam dan habitat hewan. Ia juga menginginkan mereka untuk mengembangkan kemampuan observasi dan kolaborasi ilmiah, dan, seperti biasa, ia menginginkan mereka untuk bekerja dengan tujuan menjadi pelajar mandiri yang dapat mengatur pelajaran mereka sendiri. Selama unit, siswa meneliti katak dan membagi apa saja yang telah mereka pelajari dari proyek tersebut. Mr. Grant memiliki grup murid yang bervariasi di kelas dua. Ia memiliki lima siswa yang teridentifikasi memiliki kesulitan belajar pada tingkat yang berbeda-beda, satu siswa berbakat, dan dua siswa yang berbahasa asing. Semua siswa ini menghabiskan sebagian waktu di luar kelas bekerja bersama guru yang memberikan mereka bantuan khusus. Mr. Grant bekerja sambil memperhatikan dengan seksama guru-guru ini untuk mengetahui kebutuhan siswa tersebut dan kebutuhan akan seluruh siswanya. Persiapan Unit Untuk mempersiapkan unit ini, pertama Mr. Grant mengumpulkan berbagai materi tertulis tentang katak dalam tingkat membaca yang berbeda. Dari pengalamannya dengan siswa-siswanya dan penilaian sebelumnya, ia mengetahui bahwa Molly, siswa dengan kesulitan belajar biasa, masih membaca pada tingkat taman bermain, dan Paul, siswa berbakat, dapat membaca pada tingkat lima atau lebih tinggi, terutama ketika ia tertarik dengan topiknya. Oleh karena itu, Mr. Grant tahu bahwa ia perlu memiliki buku dan majalah pada tingkatan yang berbeda-beda sehingga seluruh muridnya dapat berpartisipasi secara penuh dalam proyek. Ia juga menandai beberapa website pada tingkat kesulitan yang berbeda dan satu website dalam bahasa Rusia untuk muridnya. Mr. Grant mengharapkan muridnya bersiap untuk sebuah unit baru dengan melihat tujuan pengarahan diri sendiri yang mereka atur pada awal tahun dan berpikir tentang kemajuan mereka. Sebagai contoh, Molly, seorang siswa dengan kesulitan belajar biasa, memiliki tujuan konsisten: mengingat untuk mempersiapkan materi saat tiba waktunya ia harus bekerja. Ia juga ingin membuat penjabaran ide-idenya lebih banyak saat ia menulis. Justin, siswa yang memiliki kesulitan belajar ringan, menyadari kalau ia sering kali terburu-buru ketika bekerja dan tidak teliti. Tujuan jangka panjangnya adalah untuk memanfaatkan waktu dan memeriksa pekerjaannya sebelum ia kembalikan. Mr. Grant mendukung Justin untuk mendiskusikan hasil pekerjaannya dengan seorang teman sebelum ia menyelesaikannya, sebuah strategi yang ia minta untuk digunakan oleh semua siswanya. Memperkenalkan Unit Saat Mr. Grant memperkenalkan unit, ia meminta siswa untuk membantunya mengisi tabel Know-Wonder-Learn untuk menentukan tingkat pengetahuan siswa akan katak. Selama diskusi, ia mencatat bahwa Molly, bersama beberapa siswa, merasa bingung dengan katak dari buku fantasi dan kartun dengan katak sungguhan. Mr. Grant mengikuti diskusi dengan diagram Venn yang memperlihatkan berbagai perbedaan. Ia menyadari bahwa Carl, yang sulit dalam membaca, memiliki ketertarikan dengan katak dan mengerti dengan jelas beberapa hal mengenai mereka. Ia membuat sebuat catatan rekomendasi tentang beberapa buku dengan topik tersebut untuk ia baca saat sesi membaca berikutnya. Copyright 2007, Intel Corporation. All rights reserved. 1
2 Belajar tentang Habitat Katak Setelah aktifitas pengenalan, murid mengikuti satu karya wisata ke sebuah kolam lokal dimana mereka mempelajari habitat katak. Siswa melakukan tes terhadap kadar ph air dan mengambil foto untuk membantu mereka dengan membuat habitat katak di dalam kelas mereka. Setelah karya wisata, siswa meilhat kembali grafik K-W-L dan membuat perubahan berdasarkan apa yang mereka pelajari. Mr. Grant menunjukkan sebuah video tentang katak dan meminta siswa untuk menulis mengenai apa yang telah mereka pelajari dalam jurnal mereka. Zack, siswa yang memiliki kesulitan belajar biasa, menulis: Saya mempelajari bahwa katak berbeda dari kodok besar dan katak memakan serangga dan burung. Katak lahir dari telur dan berudu. Zoe, siswa yang juga memiliki kesulitan belajar biasa, menulis tentang: Katak hidup di dalam air dan melompat-lompat. Mereka berbunyi krok-krok dan menyanyi. Katak bisa terbang. Setelah membaca jurnal, Mr. Grant berdiskusi dengan Zack dan Zoe secara pribadi untuk memperlihatkan pada mereka beberapa sumber yang menjelaskan apa yang katak makan dan bagaimana mereka bergerak. Ia mengajukan mereka beberapa pertanyaan sampai mereka yakin dan mengerti kalau hanya beberapa katak yang dapat terbang dan mereka tidak memakan burung. Ia juga mencatat dari jurnal bahwa sebagian siswanya tertarik dengan katak terbang, jadi ia membuat sebuah pusat belajar dalam kelas dengan berbagai buku, video, dan aktifitas tentang katak jenis ini. Dalam aktifitas berikutnya, kelompok siswa membuat mural yang menggambarkan habitat katak. Untuk mempersiapkan aktifitas ini, Mr. Grant mengadakan beberapa pelajaran singkat tentang perilaku grup yang sukses. Interaksi grup kecil memberi kesempatan bagi seluruh siswa untuk bertanya pada temannya dan menggunakan kosakata baru yang mereka pelajari di lingkungan. Proses ini sedikit banyak membantu siswa yang berbicara dalam bahasa asing. Untuk membantu siswa dalam belajar mengatur waktu mereka, Mr. Grant memberi mereka rencana proyek yang sudah terisi sebagian untuk memandu pekerjaan mereka. Ia memberikan instruksi pada mereka untuk berpikir tentang batas waktu yang dapat mereka penuhi dengan berbagai bagian proyek yang bervariasi dan mencatat waktu dalam perencanaan mereka. Siswa dengan kesulitan belajar dapat mengisi perencanaan sebaik yang mereka dapat lakukan dan menyelesaikannya dengan pengajar mereka yang memeliki pengetahuan khusus. Semua siswa didorong untuk mengubah rencana sehingga menjadi masuk akal bagi mereka. Mr. Grant menggunakan daftar untuk memantau kemampuan berkolaborasi siswa saat mereka mengerjakan mural mereka. Ia mengambil catatan yang ia gunakan saat ia melakukan pertemuan informal dengan siswa pada saat pengerjaan proyek. Kemampuan Molly Paul Amy Berbagi ide dan berkontribusi Hanya mengkontribusikan Memiliki banyak ide yang bagus Berbagi beberapa ide, dapat Copyright 2007, Intel Corporation. All rights reserved. 2
3 dalam informasi yang berkaitan Mendukung anggota lain untuk berbagi ide mereka Menyeimbangkan mendengar dan berbicara Memikirkan tentang ide dan perasaan anggota lain ide saat diminta berbicara dengan kepercayaan diri yang lebih Tidak terlihat Tidak terlihat Baik dalam menanyakan Molly apa pendapatnya Kebanyakan mendengar Berbicara jauh lebih banyak daripada mendengar Baik Tidak terlihat Sesekali Baik Saat kelompok merencanakan mural mereka, Mr. Grant menyebarkan pada mereka, memberikan materi pada mereka untuk mengoreksi kesalahpahaman konsep, sehingga proyek akhir mereka akan mencerminkan habitat katak dengan benar. Pada tahap proyek selanjutnya, siswa membuat habitat katak di dalam kelas. Mereka mengamati berudu dan katak, dan mencatat pengamatan mereka dalam catatan pelajaran. Mr. Grant menjelaskan dengan seksama jenis informasi yang ia inginkan untuk dicatat oleh siswanya. Ia sadar bahwa Molly sering memiliki kesulitan dalam menjelaskan hal secara spesifik di catatannya. Lalu, ia memberi Molly pengamatan yang lebih terstruktur untuk diisi pada pertanyaan yang menanyakan hal spesifik tentang habitat katak. Ia juga mengetahui bahwa Justin, yang memiliki kesulitan belajar ringan, seringkali menulis secara berantakan sehingga ia sendiri pun kesulitan dalam membacanya. Jadi, Mr. Grant membuat catatan pelajaran dalam komputer untuk Justin. Membuat Proyek Akhir Setelah investigasi lebih lanjut mengenai siklus kehidupan dan habitat katak, guru membuat kelompok siswa untuk membuat proyek yang menunjukkan apa yang telah mereka pelajari. Untuk mengambil keuntungan atas minat dan kemampuan individu, Mr. Grant memberi siswa sebuah pilihan tentang bagaimana mereka ingin berbagi pelajaran mereka. Mereka dapat membuat buku karya ilmiah, buletin, presentasi multimedia, website, atau drama singkat. Pilihan yang bervariasi mendukung siswa untuk menggunakan minat mereka seiring dengan memperluas pengetahuan mereka. Ia memperbolehkan siswa untuk memilih proyek yang menantang dan membantu mereka untuk mempelajari kemampuan baru, seperti menggunakan teknologi, menulis, dan akting. Untuk proyek ini, Mr. Grant membangun pengalaman yang dimiliki siswa dalam membuat rencana proyek untuk menggambar mural. Ia memberi petunjuk bagi seluruh siswa bagaimana menjabarkan berbagai langkah proyek mereka menjadi tugas-tugas, dan memberi siswa panduan yang kurang terstruktur daripada yang mereka terima pada proyek sebelumnya. Ia mengawasi siswa, memberi mereka dukungan individual sbagaimana yang diperlukan, dan berhenti sejenak untuk memberikan pelajaran singkat dadakan jika ia menyadari ada masalah. Cerita Siswa: Pencerminan Diri Molly Copyright 2007, Intel Corporation. All rights reserved. 3
4 Dengan bantuan, semua siswa membuat daftar mereka masing-masing yang berfokus pada tujuan pengartahan diri sendiri yang telah mereka tetapkan untuk tahun ini dan untuk unit. Penilaian diri sendiri Molly menggambarkan sebaik mana ia menjalani setiap hari dalam memenuhi tujuannya. Nama Molly Tanggal 28 Januari Tujuan: 1. Saya akan membawa buku catatan dan pensil di kelas setiap hari. 2. Saya akan mengingat untuk memuji anggota kelompok saya ketika mereka memiliki ide yang bagus. 3. Saya akan bertanya saat saya belajar tentang katak dan mencoba mencari jawabannya. Tujuan #1 Tujuan #2 Tujuan #3 Saya melakukan hal dengan sangat baik dalam tujuan saya. Saya melakukan apa rencanakan saat saya menulis tujuan. Saya melakukan hal dengan sangat baik dalam tujuan saya. Saya melakukan apa rencanakan saat saya menulis tujuan. Saya melakukan hal dengan sangat baik dalam tujuan saya. Saya melakukan apa rencanakan saat saya menulis tujuan. Terkadang saya lupa akan tujuan saya dan memerlukan bantuan untuk melakukan apa rencanakan. Terkadang saya lupa akan tujuan saya dan memerlukan bantuan untuk melakukan apa rencanakan. Terkadang saya lupa akan tujuan saya dan memerlukan bantuan untuk melakukan apa rencanakan. Tujuan saya tidak tercapai sama sekali. Tujuan saya tidak tercapai sama sekali. Tujuan saya tidak tercapai sama sekali. Rencana Saya untuk Besok Saya akan meletakkan buku catatan dan pensil saya di atas konter di sebelah bekal makan siang saya, sehingga saya akan ingat untuk meletakkannya kembali ke dalam tas ransel saya. Karena Mr. Grant mengetahui bahwa Molly sering mendapatkan kesulitan dalam berpikir tentang strategi untuk mengatur pekerjaan sekolahnya, ia mendiskusikan Copyright 2007, Intel Corporation. All rights reserved. 4
5 bermacam pilihan untuk membantu Molly mengingat materi. Molly memilih satu cara yang ia pikir akan mudah untuk ia terapkan. Menggunakan Penilaian Diri Sendiri dan Teman Baik Mr. Grant dan muridnya menggunakan rubrik yang menjelaskan ekspektasi untuk proyek akhir mereka. Kelas berencana menggunakan rubrik untuk memantau sebaik apa yang dikerjakan siswa. Mr. Grant memberi contoh bagi siswa tentang bagaimana menilai proyek mereka dengan menggunakan rubrik, dan ia mengamati dan membuat catatan-catatan kecil saat mereka bekerja. Catatan tersebut memberi data pada Mr. Grant yang ia gunakan selama pertemuan formal dan informal untuk membantu muridnya mencapai isi dari unit dan tujuan proses. Setelah siswa menyelesaikan proyek mereka, mereka berbagi dengan kelompok lain untuk mendapatkan umpan balik. Mr. Grant memberi siswa beberapa ide mengenai pertanyaan yang dapat mereka ajukan pada anggota kelompok lain tentang presentasi mereka. Lalu ia memberi waktu pada kelompok mereka untuk melakukan brainstorm akan pertanyaan lain yang mungkin dapat membantu mereka memberi nilai tambah pada presentasi mereka. Ia juga memberi contoh tentang bagaimana cara merespon siswa lain secara konstruktif dan jujur. Saat siswa melakukan penilaian terhadap teman, Mr. Grant membuat catatan bagaimana siswa meminta dan menawarkan umpan balik untuk digunakan pada pelajaran mendatang. Mr. Grant mengetahui bahwa kesalahpahaman konsep individual sering sekali tersamar dalam proyek kelompok. Ia melakukan usaha ekstra dalam bertanya dan menguji jurnal dan isi catatan untuk mengetahui pelajaran masing-masing siswa. Melihat Ke Belakang dan Melihat Ke Depan Mr. Grant tidak melihat unit yang ia ajar sebagai kumpulan informasi yang terpisah dan sendiri-sendiri. Sering kali, ia melihat unit sebagai bagian dari sebuah jaringan area mata pelajaran, pengetahuan, dan kecakapan. Ia meminta siswa untuk bercermin pada beberapa macam aspek pelajaran mereka di akhir unit. Cerita Siswa: Pemikiran Zack Tulisan berikut ini ditulis sebagai respon untuk pertanyaan, Apa yang telah kamu pelajari dari unit ini? Zack, siswa dengan kesulitan belajar ringan, menulis: Saya telah belajar banyak hal luccu tetang katak. Mereka berawal sebagai telur dan berudu. Kemudian mereka mejadi katak yang memiliki telur dan berudu lagi. Ini adalah lingkaran karma hal ini terjadi dan terjadi lagi. Saya melakukan kerja yang baik dengan medengar klompok ini. Saya tidak prlu untuk meminta Mr. Grant untuk megulang peritah. Molly, siswa dengan kesulitan belajar biasa, menulis: Saya pergi ke kolam untuk melihat katak. Ini menyenangkan. Saya bemain degan teman saya Leah dan makan sndwtch keju untuk makan siang. Kami mengejar beberapa bebek Copyright 2007, Intel Corporation. All rights reserved. 5
6 Merencanakan Unit Selanjutnya Mr. Grant menggunakan apa yang ia pelajari dari cerminan tersebut untuk bekerja dengan siswa secara individual dan merencanakan unit selanjutnya. Ia melihat kalau Zack menggunakan kata-kata telur dan berudu dengan benar dan menunjukkan bahwa ia mengerti arti dari siklus. Ia juga memberikan contoh spesifik dari mendengar yang lebih baik. Mr. Grant dapat melihat bahwa Zach telah mempelajari beberapa isi yang penting, sadar akan proses belajarnya, dan dapat mengartikan pikirannya dengan jelas. Pada sebaliknya, Molly memberikan masukan yang memuat sedikit informasi tentang isi dari unit atau kemajuannya terhadap tujuan. Jelas sekali ia membutuhkan petunjuk lebih jauh tentang bagaimana bercermin pada pelajarannya. Mr. Grant juga perlu menggunakan data lain yang sudah ia kumpulkan untuk memastikan pengetahuan Molly. Jika data menunjukkan bahwa Molly tidak mengerti konsep dasar, seperti siklus kehidupan, ia harus bekerja dengannya atau meminta guru pendidikan khusus untuk membantu Molly mengembangkan pemahaman yang penting. Penilaian yang hati-hati pada unit ini mengijinkan Mr. Grant untuk berencana dan membuat petunjuk secara lebih efektif untuk memastikan para siswanya mencapai potensi maksimalnya. Dengan menggunakan berbagai macam strategi penilaian dan mendorong penilaian diri sendiri dan teman, siswanya mempelajari isi pada tingkat yang tinggi dan mengembangkan berbagai kecakapan yang dibutuhkan untuk membentuk mereka menjadi pelajar yang mandiri. Programs of the Intel Education Initiative are funded by the Intel Foundation and Intel Corporation. Page 6 of 6 Copyright 2007, Intel Corporation. All rights reserved. Intel and the Intel logo are trademarks or registered trademarks of Intel Corporation or its subsidiaries in the United States and other countries. *Other names and brands may be claimed as the property of others.
Intel Teach Program Assessing Projects
Mempelajari Energi di Sekolah Menengah Mr. Hirano mengajar enam bagian dari fisika tingkat delapan, dengan jumlah siswa di kelas berkisar antara 26 sampai 33 siswa. Karena sekolahnya mengimplementasi program
Garis waktu (timeline)
Garis waktu (timeline) Garis waktu (timeline) adalah hal sederhana untuk menunjukkan sebuah rencana penilaian dan mengetahui bahwa berbagai macam metode penilaian terjadi melalui siklus belajar. Sebelum
Intel Teach Program Assessing Projects
Kiasan dalam Kelas Senior Bahasa Inggris Senior sekolah menengah atas dalam kelas Bahasa Inggris Cleo Barnes akan memulai unit 3-minggu pada kiasan, menjawab Pertanyaan Penting, Mengapa orang tidak langsung
Desain Proyek Efektif: Mengajar Berpikir Menilai Pemikiran
Desain Proyek Efektif: Mengajar Berpikir Menilai Pemikiran Metode-Metode Penilaian Nah, anda telah merencanakan dengan hati-hati berbagai proyek yang meminta para siswa untuk melatih berbagai macam kecakapan
Rencana Proyek untuk Unit Air
Dua Rencana Proyek yang Berbeda Rencana-rencana proyek berikut ini menunjukkan perbedaan tingkat pengawasan antara guru dan siswa. Contoh 1 lebih pengarahan oleh guru dibandingkan contoh 2. Contoh 1. Rencana
Intel Teach Program Assessing Projects
Menilai Proyek Pelajaran berbasis proyek menuntut penilaian yang lebih progresif dimana siswa dapat melihat pelajaran sebagai proses dan strategi penyelesaian masalah untuk memenuhi harapan-harapan proyek.
Desain Proyek Efektif: Mengajar Berpikir Petunjuk Terbuka dalam Berpikir
Desain Proyek Efektif: Mengajar Berpikir Petunjuk Terbuka dalam Berpikir Mengajarkan Berbagai Kecakapan Khusus Pelajaran berbasis proyek menawarkan berbagai kesempatan untuk mengajarkan berbagai kecakapan
Pencarian Bilangan Pecahan
Pencarian Bilangan Pecahan Ringkasan Unit Siswa ditugaskan sebuah profesi yang menggunakan pecahan bilangan dalam pekerjaannya. Mereka meneliti, meringkas, menarik kesimpulan, dan mempresentasikan penemuan
Biografi. Jadwal Penilaian
Biografi Ringkasan Unit Setelah mendengarkan dan membaca beberapa biografi, keduanya dalam bentuk buku-buku dan majalah, para murid sekolah dasar mengungkapkan pendapat tentang apa yang menyebabkan sebuah
MENJADI TEACHER JAMAN NOW
BIDANG E-LEARNING SATUAN TELAAH DAN LAYANAN INFORMASI DAN TEKNOLOGI (SATELIT) UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG MENJADI TEACHER JAMAN NOW TIK MEMBANTU GURU BUKAN MENGGANTIKAN GURU RIZKI NUZULFIKRI, S.PD ADMINISTRATOR
Desain Proyek Efektif: Keyakinan dan Sikap Kebiasaan Berpikir
Desain Proyek Efektif: Keyakinan dan Sikap Kebiasaan Berpikir Karakteristik Orang dengan Kebiasaan Berpikir Di luar pernyataan dari banyak program komersial mengenai memajukan pemikiran, banyak ahli di
Desain Proyek Efektif: Kerangka Kerja Kecakapan Berpikir Gaya Belajar
Desain Proyek Efektif: Kerangka Kerja Kecakapan Berpikir Gaya Belajar Perbedaan dalam Pelajaran Guru masa kini tahu bahwa berbagai cara dimana para siswa belajar sangat bervariasi. Seoarang siswa memiliki
Pembelajaran yang Ramah M.SUGIARMIN
Pembelajaran yang Ramah M.SUGIARMIN Pemebelajaran yang ramah Pembelajaran yang inklusif, akrab" - ramah kepada anak" dan ramah kepada guru. Ini berarti : siswa dan guru belajar bersama sebagai suatu komunitas
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tentang penerapan metode Bamboo Dancing pada mata
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian tentang penerapan metode Bamboo Dancing pada mata pelajaran Bahasa Arab materi al- Unwa>n untuk meningkatkan keterampilan berbicara
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SDN. PETEMON Kelas / Semester : IV / I Tema : (3) Peduli Terhadap Makhluk Hidup Sub Tema :
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SDN. PETEMON Kelas / Semester : IV / I Tema : (3) Peduli Terhadap Makhluk Hidup Sub Tema : (1) Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku Semester
Desain Proyek Efektif: Kerangka Kerja Kecakapan Berpikir Taksonomi Bloom: Sebuah Tampilan Baru dari Cadangan Lama
Desain Proyek Efektif: Kerangka Kerja Kecakapan Berpikir Taksonomi Bloom: Sebuah Tampilan Baru dari Cadangan Lama Jenjang Proses Berpikir secara Tradisional Pada tahun 1956, Benjamin Bloom menulis Taxonomy
Desain Proyek Efektif: Kerangka Kerja Kecakapan Berpikir Taksonomi Baru Marzano
Desain Proyek Efektif: Kerangka Kerja Kecakapan Berpikir Taksonomi Baru Marzano Taksonomi Baru yang dikembangan oleh Marzano Robert Marzano, seorang peneliti pendidikan terkemuka, telah mengusulkan apa
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGHAPUSAN
International Labour Organization UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGHAPUSAN PEKERJA RUMAH TANGGA ANAK PEDOMAN UNTUK PENDIDIK Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Bekerja sama dengan Proyek
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Pelaksanaan Siklus 1 Dalam Siklus 1 terdapat 3 kali pertemuan dengan rincian sebagai berikut: a. Perencanaan (Planning) Pada siklus
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Pelaksanaan Tindakan Siklus I A. Tahap Perencanaan Setelah diperoleh informasi pada waktu observasi, maka peneliti melakukan diskusi
Pembelajaran Jarak, Waktu, dan Kecepatan Dengan Menggunakan Pendekatan PMRI
Pembelajaran Jarak, Waktu, dan Kecepatan Dengan Menggunakan Pendekatan PMRI Navel Oktaviandy Mangelep 1, Hermina Disnawati 2 Email : [email protected] 1. Introduction Materi jarak, waktu, dan kecepatan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Pra Siklus Kondisi awal sebelum diadakannya tindakan di SD N Ringin Harjo 01 kelas 4 Pada mata pelajaran IPS menunjukkan bahwa ppembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas II SD Kutowinangun 08. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas IV SDN Sidorejo Lor 05 Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga Provinsi Jawa Tengah. Penelitian
LAMPIRAN A SKALA PENELITIAN
54 LAMPIRAN A SKALA PENELITIAN 55 No. Jurusan Semester Pekerjaan : : : : PETUNJUK PENGISIAN SKALA 1. Skala ini terdiri dari 2, skala yang pertama berjumlah 30 item dan skala yang kedua berjumlah 42 item.
BAB I PENDAHULUAN. Hampir dapat dipastikan bahwa setiap orangtua menginginkan yang terbaik
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Hampir dapat dipastikan bahwa setiap orangtua menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya, termasuk dalam hal pendidikan. Orangtua berharap anaknya bisa mendapat
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Meningkatan hasil belajar bagi siswa yang kurang mampu dalam memahami mata pelajaran biologi merupakan penelitian tindakan kelas yang direncanakan pelaksanaannya
Tips Menangani Pertanyaan Peserta Diklat. Oleh: Wakhyudi. Widyaiswara Madya Pusdiklatwas BPKP. Abstrak
Tips Menangani Pertanyaan Peserta Diklat Oleh: Wakhyudi Widyaiswara Madya Pusdiklatwas BPKP Abstrak Dalam proses belajar mengajar, terdapat berbagai dinamika yang dialami, baik oleh widyaiswara maupun
Program Rintisan Jarak Jauh DBE 2: Survey Guru (Keberpusatan Pada Siswa) Halaman 1
Program Rintisan Jarak Jauh DBE 2: Survey Guru (Keberpusatan Pada Siswa) Halaman 1 SURVEY GURU (Teacher Survey/Measure of Learner- Centeredness) Nomor Identifikasi: (prov tgl... /bln/ bln././th.. th..)...
BAB VI ASESMEN ATAS PEMAHAMAN DAN INQUIRY
BAB VI ASESMEN ATAS PEMAHAMAN DAN INQUIRY A. Penilaian formatif dan sumatif Sebagai guru yang baik, cerdas dan terkemuka seharusnya guru memikirkan bagaimana dia mengajarkan materi pada muridnya, dan bagaimana
Petunjuk pengisian :
8 LAMPIRAN:. Angket untuk mengukur Suasana Pembelajaran SUASANA BELAJAR ENGLISH FOR BIOLOGY II KELAS UNGGULAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS RIAU Petunjuk pengisian :. Bacalah setiap
GROUP SULAWESI. Pengalaman Proyek - Darren Quek
GROUP SULAWESI Pengalaman Proyek - Darren Quek Waktu saya pertama kali dengar BI dua harus membuat proyek yang lain, saya sedikit sedih karena saya tahu membuat proyek harus menghabiskan banyak waktu untuk
Kuisioner Kompetensi Kepribadian. Skor Diskripsi Selalu Seringkali Kadang-kadang Jarang Tidak pernah
Kuisioner Kompetensi Kepribadian Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran berbasis kompetensi di Jurusan Biologi-UB, maka kami mohon kesediaan saudara unuk mengisi kuisioner ini. Petunjuk:
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN
digilib.uns.ac.id BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan uraian pembahasan, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. Penerapan langkah-langkah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Hasil penelitian ini merupakan kerja kolaborasi antara observer dan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian ini merupakan kerja kolaborasi antara observer dan peneliti yang juga sebagai guru mata pelajaran yang terlibat dalam penelitian
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah komunikasi dalam konteks pedagogi adalah hal yang penting karena ketika proses pembelajaran berlangsung didalamnya terdapat interaksi antara guru dengan siswa
TINDAK TUTUR LANGSUNG LITERAL DAN TIDAK LANGSUNG LITERAL PADA PROSES PEMBELAJARAN MICRO TEACHING
TINDAK TUTUR LANGSUNG LITERAL DAN TIDAK LANGSUNG LITERAL PADA PROSES PEMBELAJARAN MICRO TEACHING Usulan Penelitian Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Bahasa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Tindakan 1. Prasiklus Berdasarkan data yang diperoleh, pada pembelajaran prasiklus ini guru masih menggunakan metode konvensional yaitu peserta
SIKLUS BELAJAR. Melibat kan. Eksplor asi. Evaluasi. Penjela san. Perluas an. Pembelajaran. Siklus Belajar. Afid Burhanuddin, M.Pd.
SIKLUS BELAJAR Afid Burhanuddin, M.Pd. Siklus Belajar Evaluasi Melibat kan Pembelajaran Eksplor asi Perluas an Penjela san Afid Burhanuddin, M.Pd. 1 Pelibatan Kegiatan yang akan memfokuskan perhatian siswa,
Siklus Belajar 5/12/2015. Siklus Belajar. Afid Burhanuddin. Mahasiswa dapat memahami siklus belajar. Indikator
Siklus Belajar Afid Burhanuddin Belajar Mengajar Kompetensi Dasar Mahasiswa dapat memahami siklus belajar Indikator Menjelaskan definisi siklus belajar Menjelaskan siklus pelibatan Menjelaskan siklus eksplorasi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
32 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian 4.1.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SD Negeri Tejosari yang terletak di Kelurahan Tejosari,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Hasil observasi awal dilakukan di kelas VII F SMP N 2 Susukan semester 2 tahun ajaran 2013 / 2014 pada kompetensi dasar mendiskripsikan Potensi
Umpan Balik. Memberi Umpan Balik kepada Siswa
Umpan Balik Memberi Umpan Balik kepada Siswa Umpan Balik meningkatkan pencapaian siswa dengan mengutamakan perkembangan lebih daripada kekurangan. Dengan umpan balik perkembangan siswa diberikan kesempatan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB I HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian dilakukan di SD Negeri Jlamprang 2 Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo kelas II dengan jumlah siswa sebanyak 35 yang terdiri
III. METODE PENELITIAN
34 III. METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan (action research) dan bersifat kolaboratif, yaitu peneliti bersama guru bahasa Indonesia serta guru
BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang Penelitian. Pada era globalisasi ini seiring perkembangan zaman juga
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Penelitian Pada era globalisasi ini seiring perkembangan zaman juga menuntut perkembangan kualitas di segala bidang, baik bidang sosial, politik, budaya maupun di bidang
BAB III HOW DO I PUT IT ALL TOGETHER? MAKALAH Untuk memenuhi tugas matakuliah Asesmen Matematika yang dibina oleh Ibu Sri Mulyati
BAB III HOW DO I PUT IT ALL TOGETHER? Bagaimana Saya Menempatkan Semua Alat-alat Asesmen Bersama-sama? MAKALAH Untuk memenuhi tugas matakuliah Asesmen Matematika yang dibina oleh Ibu Sri Mulyati Oleh:
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Hasil observasi awal dilakukan di kelas VIII E SMP N 2 Susukan semester I tahun ajaran 2012 / 2013 pada kompetensi dasar mendiskripsikan hubungan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Pelaksanaan Tindakan Pada bagian pelaksanaan tindakan, akan diuraikan empat subbab yaitu kondisi awal, siklus 1, siklus 2 dan pembahasan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Refleksi Awal Proses Pengembangan Perangkat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kelas V B SD Negeri 19 Kota Bengkulu. Subjek dalam penelitian ini adalah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Tamanwinangun yang beralamat di Jalan Bocor Nomor 54, Kelurahan Tamanwinangun,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. sebenarnya di lapangan sebagai data awal siswa sebelum peneliti
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pra Siklus Tahap pra siklus dilakukan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya di lapangan sebagai data awal siswa sebelum peneliti melakukan
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dengan menerapkan model pembelajaran Modelling The Way pada materi
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Aek Kuasan dengan menerapkan model pembelajaran Modelling The Way pada materi Pedosfer
KETERAMPILAN KONSELING : KLARIFIKASI, MEMBUKA DIRI, MEMBERIKAN DORONGAN, MEMBERIKAN DUKUNGAN, PEMECAHAN MASALAH DAN MENUTUP PERCAKAPAN
KETERAMPILAN KONSELING : KLARIFIKASI, MEMBUKA DIRI, MEMBERIKAN DORONGAN, MEMBERIKAN DUKUNGAN, PEMECAHAN MASALAH DAN MENUTUP PERCAKAPAN oleh Rosita E.K., M.Si Konsep dasar dari konseling adalah mengerti
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan melalui praktik pembelajaran di kelas 6 SD Negeri 2 Getas Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, dengan jumlah siswa
II. TINJAUAN PUSTAKA. untuk mencari sendiri materi (informasi) pelajaran yang akan dipelajari
7 II. TINJAUAN PUSTAKA A. Kerangka Teoritis 1. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GI Model pembelajaran kooperatif tipe GI merupakan salah satu bentuk model pembelajaran kooperatif yang menekankan pada
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
104 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Refleksi Awal Proses Pengembangan Perangkat Pembelajaran Penelitian ini dilaksanakan di kelas VA SD Negeri 71 Kota Bengkulu. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM 2013
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM 2013 Satuan Pendidikan : SD/MI Kelas / Semester : 5 /1 Tema : Udara Bersih Bagi Kesehatan( (Tema 2) Sub Tema : Pentingnya Udara Bersih Bagi Pernapasan(Sub
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
52 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan Pada bagian ini, akan menguraikan tiga sub judul yaitu deskripsi Kondisi awal, deskripsi siklus I, dan deskripsi siklus II. Deskripsi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilakukan dalam praktek pembelajaran di kelas V SDN Blotongan 2 Salatiga dengan jumlah 39 peserta didik pada mata pelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Gambaran Umum SD Negeri Sunggingsari SD Negeri Sunggingsari terletak di Desa Sunggingsari Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung. Berdiri
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Hasil observasi awal yang dilakukan di kelas XI IPS2 SMA NEGERI 1
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Hasil observasi awal yang dilakukan di kelas XI IPS2 SMA NEGERI 1 GROBOGAN semester II tahun ajaran 2013-2014 pada kompetensi dasar mengenal
Leadership and The One Minute Manager.indd 3
Leadership and the ne Minute Manager Meningkatkan Efektivitas Melalui Kepemimpinan Situasional II Ken Blanchard #1 New York Times Bestselling Coauthor of The One Minute Manager Patricia Zigarmi Drea Zigarmi
CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TEMATIK KELAS 1 SD
CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TEMATIK KELAS 1 SD Identitas Sekolah : (tuliskan nama satuan pendidikan) Kelas/Semester : I/1 Tema/Sub Tema : Diriku / Aku dan teman baru Pertemuan Ke : 2
Blue Print ANGKET AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA (Fransiska, 2016)
L55 Blue Print ANGKET AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA (Fransiska, 2016) 1. Saya membaca catatan maupun buku matematika ketika besuk ada pelajaran 2. Saya memperhatikan saat guru menjelaskan materi pelajaran
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
KURIKULUM 2013 Perangkat Pembelajaran RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TEMA 3 : PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP Nama Sekolah : Kelas / Semester : IV (Empat) / 1 Nama Guru NIP / NIK : : RENCANA PELAKSANAAN
Jurnal Ilmiah Guru COPE, No. 01/Tahun XVIII/Mei 2014
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VA SD NEGERI JETIS 1 YOGYAKARTA MELALUI PROBLEM SOLVING SYSTEMATIC Sukemi Guru Kelas V SD Negeri Jetis 1 Yogyakarta Abstrak Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan
BAB IV DESKRIPSI DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN. bertujuan untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi. Setelah dilakukannya
BAB IV DESKRIPSI DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Identifikasi Awal Dalam bab ini akan dibahas data dan pembahasan hasil penelitian. Penelitian tindakan kelas ini diawali dengan kegiatan observasi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu siklus satu dan siklus dua masing masing siklus tiga kali pertemuan.
BAB II KAJIAN TEORITIK. 1. Pengertian Kemampuan Pemahaman Konsep. konsep. Menurut Sudjiono (2013) pemahaman atau comprehension dapat
6 BAB II KAJIAN TEORITIK A. Kemampuan Pemahaman Konsep 1. Pengertian Kemampuan Pemahaman Konsep Pemahaman konsep terdiri dari dua kata yaitu pemahaman dan konsep. Menurut Sudjiono (2013) pemahaman atau
Tingkat kemampuan A B C D 1 Apersepsi 10 2 Motivasi 12 3 Revisi 12
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Pembelajaran yang diterapkan pada penelitian guna meningkatkan kreatifitas dan prestasi belajar dalam pemecahan masalah matematika adalah pembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Penelitian 4.1.1. Deskripsi Kondisi Awal ( Pra Siklus) Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di kelas 5 SD Negeri Mrisi 2 Semester 2 Tahun
BAB I PENDAHULUAN. Dalam masa perkembangan negara Indonesia, pendidikan penting untuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam masa perkembangan negara Indonesia, pendidikan penting untuk kemajuan pembangunan. Salah satu lembaga pendidikan yang penting adalah perguruan tinggi.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data yang digunakan dalam uji coba Multimedia Interaktif terdiri dari hasil uji pakar materi dan uji pakar media (exspert judgement), hasil uji coba terbatas (preliminary
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Pra Siklus (Kondisi Awal) Berdasarkan hasil observasi di SD Negeri Jogosuran 68 Kecamatan Pasarkliwon Surakarta khususnya di kelas 5 pada mata pelajaran
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) A. Kompetensi Inti Satuan Pendidikan : SDN... Kelas/Semester : I/1 Tema : 1 / Diriku Sub Tema : 1/ Aku dan Teman Baru Pembelajaran ke : 2 Waktu : 5 JP 1. Menerima,
Epidemiologi Lapangan Tingkat Dasar. Pedoman Fasilitator. Tentang pedoman ini
Epidemiologi Lapangan Tingkat Dasar Pedoman Fasilitator Tentang pedoman ini Pedoman ini memuat informasi untuk membantu fasilitator mempersiapkan dan menyampaikan pelatihan mengenai Epidemiologi Lapangan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
23 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1 Hasil Penelitian 4.1.1. Pra siklus Pembelajaran matematika yang dilaksanakan di kelas V SD 4 Bulungkulon Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus tahun ajaran 2013/2014
Lampiran 1. Jadwal Penelitian
Lampiran 152 Lampiran 1. Jadwal Penelitian 153 Lampiran 1. 1 Jadwal Pelaksanaan Penelitian Jadwal Pelaksanaan Penelitian No. Hari, tanggal Kelas Materi 1. Kamis, 4 Mei 2016 VIII C Pretest (non-eksperimen)
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan yang terjadi di kelas I SDN Tingkir Lor 1 Salatiga. Sebelum dilaksanakannya
BAB V PEMBAHASAN. A. Pengelolaan Pembelajaran dengan Menerapkan Model Pembelajaran
BAB V PEMBAHASAN A. Pengelolaan Pembelajaran dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Penilaian kemampuan guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Deskripsi Pra Siklus Pada SMK Telekomunikasi Tunas Harapan terdapat tiga orang pengajar yang mengajar pada kosentrasi TKJ (Teknik Koputer
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini dilaksanakan di MI Banu Hasyim Sidoarjo. Adapun
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil penelitian Penelitian ini dilaksanakan di MI Banu Hasyim Sidoarjo. Adapun judul penelitian ini adalah Peningkatkan Pemahaman Mata Pelajaran Fiqih Materi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas 4 SDN Salatiga 09. Total jumlah siswa di kelas 4 berjumlah 38 siswa, dengan total
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
47 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di MI NU Pendidikan Islam yang terletak di Jln.Gondang Manis Bae Kudus dan masuk di wilayah desa gondangmanis
BAB III PELAKSANAAN TINDAKAN
14 BAB III PELAKSANAAN TINDAKAN A. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ini di Kelas IV SDN Kalisalak Batang yang mempunyai 28 siswa. Dari 28 siswa tersebut terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 13 siswa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Baleharjo Kecamatan Eromoko Kabupaten Wonogiri. SDN 1 Baleharjo terletak di lingkungan pedesaan yang jauh
LAMPIRAN A. LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS DOSEN DAN MAHASISWA
LAMPIRAN A. LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS DOSEN DAN MAHASISWA Nama Observer : Wulandari NIM : 20130830046 Tempat Observasi : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Tanggal Observasi : 15 Februari 2017 Kelas
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pelaksanaan Penelitian Sebelum melaksanakan penelitian, peneliti melaksanakan observasi terlebih dahulu di kelas VII MTs Uswatun Hasanah Mangkang Semarang. Penelitian
gugushandaka.wordpress.com RESEP PELAKSANAAN KEGIATAN KKG DAN MGMP Waktu : 3 jam
Unit 8 gugushandaka.wordpress.com RESEP PELAKSANAAN KEGIATAN KKG DAN MGMP Waktu : 3 jam A. PENGANTAR Banyak upaya untuk meningkatkan kemampuan profesional guru. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan pada penelitian ini diawali dengan perencanaan pembelajaran yang meliputi pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
MOTIVATIONAL SKILLS. Memotivasi, adalah proses manajemen untuk mempengaruhi individu/orang lain agar berpirilaku tertentu
ASMAUL KHUSNA 17082010016 SURABAYA, 08 NOVEMBER 2017 MOTIVATIONAL SKILLS Apa Itu Keterampilan Motivasi? Keterampilan motivasi di tempat kerja dapat didefinisikan sebagai tindakan atau strategi yang akan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Gambaran Sekolah Penelitian ini dilaksanakan di SD Kristen Lentera Ambarawa, yaitu sekolah dasar yang terletak di kota Ambarawa, Kecamatan
PANDUAN PELATIHAN MANAJEMEN DESTINASI. Program Daya Saing Usaha Kecil ASEAN
PANDUAN PELATIHAN MANAJEMEN DESTINASI TG ii iii Daftar Isi Tentang C-BED... vi Tentang Paket Manajemen Destinasi:... vi Pesan pada Grup... vii Sesi 1: Perkenalan... 1 Aktivitas 1A: Mengenal Satu Sama Lain...
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Hasil penelitian yang dilakukan dengan menerapkan pendekatan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian yang dilakukan dengan menerapkan pendekatan kooperatif tipe group investigation (GI) pada mata pelajaran IPS dengan materi Perjuangan
