PROJECT MANAGEMENT TOOL BERBASIS WEB

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PROJECT MANAGEMENT TOOL BERBASIS WEB"

Transkripsi

1 Seminar Nasinal Invasi dalam Desain dan Teknlgi - IDeaTech 2015 ISSN: PROJECT MANAGEMENT TOOL BERBASIS WEB Ysua Setyawan Sekamt dan Edwin Pramana Teknik Infrmatika Seklah Tinggi Teknik Infrmatika dan ABSTRAK Serang prject manager diminta untuk kritis dalam memimpin dan memilah kebutuhan waktu, biaya dan tujuan yang baik dan diminta untuk memfasilitiasi seluruh prses pekerjaan, sehingga tercapailah ekspektasi dan tujuan yang diinginkan dari pembuatan prject. Karena banyaknya tugas prject manager dibutuhkan alat bantu yaitu prject management tl untuk membantu pengaturan prject beserta perkerjaan di dalamnya. Dengan semakin pesatnya perkembangan teknlgi infrmasi, prject management tl diminta untuk semakin fleksibel untuk digunakan di manapun dan kapanpun. Aplikasi prject management ini akan membantu prject manager dalam mengatur jadwal prses pekerjaan, mengatur pegawai yang bertugas pada setiap pekerjaan, mengatur infrmasi kmunikasi dan distribusi dkumentasi dalam pembuatan prject dan pembuatan gantt chart beserta perhitungan critical path. Fitur critical path akan membantu prject manager dalam melihat dan menghitung pekerjaan yang lebih penting dan bahkan sangat penting untuk diselesaikan dalam serangkaian prject. Critical path akan ditampilkan dalam bentuk grafis sehingga dapat dilihat dan dimengerti dengan mudah. Dengan adanya aplikasi ini di website, prject manager dapat meminimalisir terjadinya kegagalan prject yang mengakibatkan kegagalan perusahaan. Jika semakin banyak prject yang gagal maka semakin gagal juga sebuah perusahaan dipandang leh perusahaan lain, leh karena itu dengan kemampuan prject manager dalam memimpin dan mengatur prject dirasa kurang maksimal jika tidak didampingi prject management tl yang baik, lengkap dan mudah digunakan. Kata kunci: Prject Management, Sftware Engineer ABSTRACT Prject Managers must nt nly strive t meet specific scpe, time, cst, and quality gals, they must als facilitate the entire prcess t meet the needs and expectatins f the peple invlved in r affected by prject activities. Because there is s much wrks f Prject Manager, they will need tls t help them maintain their prject activites. Therefre t help Prject Managers, Prject Management Tls needed, and with vast infrmatin technlgies PM s Tls need t be flexible t use anywhere and anytime. This applicatin will help prject manager t maintain their prject s schedule, maintain users invlved in prject, maintain cmmunicatins and dcumentatin s distributin and gantt chart with als critical path calculatin. Critical path will help prject manager t maintain which activity r activities is mre imprtant t finish in the prject. Critical path will be shwn in graphical design s that it can easily t understand. With this applicatin, the prject manager can minimize the failing in prjects that can trigger the failing f enterprise. If there are many failed 409

2 Seminar Nasinal Invasi dalam Desain dan Teknlgi - IDeaTech 2015 ISSN: prjects in the enterprise, thers will see it is a failed enterprise. Therefre a prject manager s skills t maintain and lead the prject will nt be maximal withut gd, cmprehensive and easily use prject management tl. Keywrds: Prject Management, Sftware Engineer I. PENDAHULUAN Prject adalah sebuah usaha yang bertujuan menghasilkan prduct (prduk) atau service (jasa) dalam jangka waktu tertentu. Di dalam sebuah prject terdapat lebih dari satu task (pekerjaan) dan lebih dari dua rang yang tergabung dalam tim dalam mengerjakan prject tersebut. Selain task terdapat juga milestne yang merupakan penanda dalam prject untuk mengetahui perkembangan prject tersebut telah mencapai tahap tertentu. Untuk memberikan pengingat batas memulai sebuah milestne dan menuju milestne selanjutnya terdapat kalender kerja setiap task yang dikerjakan, kalender kerja ini selanjutnya dikenal dengan sebutan gantt chart. Biasanya sebuah prject akan diberikan leh serang pimpinan kepada pegawainya yang nantinya akan bertugas sebagai prject leader yang memimpin jalannya tim prject tersebut. Serang pimpinan juga harus melakukan pengamatan dan penilaian terhadap jalannya prject yang telah diberikan kepada prject leader tersebut. Prject leader harus mampu memimpin tim dan melihat situasi dan kndisi yang terjadi dalam setiap task dalam prject tersebut agar tidak terjadi kegagalan. Seiring perkembangan zaman, muncul banyak rang atau badan perusahaan yang membuat prject, akan tetapi karena kurangnya penyusunan dan pengaturan terhadap prject tersebut maka seringkali prject tersebut selesai tidak pada waktu yang ditentukan atau bahkan tidak selesai yang biasa disebut prject gagal. Adapun penyusunan dan pengaturan yang dimaksudkan adalah penyusunan terhadap pembagian kerja tim, penyusunan gantt chart, pengaturan anggta tim yang sedang menunggu giliran kerja, pemanfaatan resurce dan kmunikasi dalam tim. Selain dari penyusunan dan pengaturan, sering terjadi pekerjaan ganda yang dilakukan leh salah serang anggta tim dikarenakan anggta tersebut tergabung dengan tim lain sehingga task yang diberikan tidak selesai tepat waktu. II. TUJUAN Tujuan pembuatan prject ini adalah memberikan alat bantu kepada setiap pihak yang terkait dalam sebuah prject. Alat bantu yang diberikan adalah pembuatan prject beserta prject leadernya, pembuatan task, pembuatan gantt chart, kmunikasi dalam tim, dan pengaksesan resurce. Selain hal-hal tersebut, Prject ini bertujuan untuk mengatasi hambatan pekerjaan ganda yang disebabkan multi prject - multi team. III. LANDASAN TEORI Landasan teri yang digunakan dalam pembuatan prject ini adalah teri terhadap management prject yang dikemukakan leh Schwalbe et al.[6] yang berisi mengenai strategi dalam perencanaan, perhitungan estimasi hingga pengaturan 410

3 Seminar Nasinal Invasi dalam Desain dan Teknlgi - IDeaTech 2015 ISSN: pelaksanaan. Setiap pryek umumnya memilliki serang pemimpin yang mengatur tim pekerja, mengella data infrmasi dan merancangkan strategi untuk menyelesaikan pryek tersebut. Dengan landasan teri ini serta dengan teri dari Valacich et al. [7], prject management tl ini akan dibuat sedemikian hingga untuk memudahkan penggunaan serta membantu perencanaan dalam menghadapi pryek-pryek. IV. ANALISA SISTEM Pada bagian ini akan dibahas mengenai prgram pembanding terhadap prgram yang dibuat. Prgram pembanding yang digunakan adalah prject management tl berbasis web yaitu eprjecttracker.cm dan prject pier. Kedua tl ini dipilih karena sejenis yaitu berbasis web. 4.1 eprject Tracker eprject Tracker merupakan sftware untuk membantu dalam pengaturan prject baik dari status persentase penyelesaian prject hingga penjadwalan prject dari awal hingga akhir, untuk memastikan kesuksesan prject dengan menggunakan manajemen yang terbaik. Cnth halaman eprject Tracker dapat dilihat pada gambar 1. Gambar 1. Halaman Hme eprject Tracker 4.2 Prject Pier Prject pier adalah aplikasi PHP yang ditujukan untuk mengatur task, prject dan tim kerja dalam menyelesaikan prject dengan menggunakan halaman web, tidak dipungut biaya untuk menggunakan prgram ini dan merupakan prgram yang pen surce. Cnth halaman Prject Pier dapat dilihat pada gambar 2. Gambar 2. Halaman Hme Prject Pier 411

4 Seminar Nasinal Invasi dalam Desain dan Teknlgi - IDeaTech 2015 ISSN: Berdasarkan analisa, permasalahan yang terjadi pada saat pembuatan prject adalah kesulitan dalam pengaturan jadwal hari dan waktu, pengaturan pekerja, pengaturan bahan atau resurce, pengaturan pembagian kerja, pengaturan keuangan dan pengaturan jam kerja. Serang prject manager dituntut untuk mampu mengatasi seluruh pengaturan-pengaturan tersebut, akan tetapi keterbatasan alat bantu membuat serang prject manager kesulitan dalam mengawasi sebuah prject. Permasalahan lain yang muncul adalah kurangnya anggta pekerja dan instansi perusahaan tidak dapat atau belum dapat menambah anggta pekerja. Dengan anggta pekerja yang bisa dianggap kurang ini, akan muncul beberapa anggta pekerja yang mengerjakan lebih dari satu prject, bahkan bisa juga serang anggta tersebut memiliki tanggung jawab yang besar di setiap prjectnya yang bisa juga berjalan bersamaan seperti permasalahan sebelumnya. Dengan permasalahan pengaturan dan jumlah prject serta keterbatasan pekerja dan kmunikasi, sering kali prject mengalami kegagalan baik mengalami kemunduran penyelesaian hingga terburuk yaitu pembatalan prject. Bagi sebuah instansi perusahaan, kegagalan semacam ini akan mempengaruhi nama baik instansi tersebut hingga ketidak-percayaan anggta pekerja terhadap instansi perusahaannya sendiri. Ini akan mengakibatkan kehancuran sebuah instansi perusahaan. V. DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan mengenai desain sistem yang dibuat. Desain sistem ini meliputi use case diagram, desain tabel database, desain tampilan prgram (interface) dan desain prsedural. Setiap desain akan dijelaskan dengan menggunakan bantuan gambar. Gambar 3. Use Case Diagram 412

5 Seminar Nasinal Invasi dalam Desain dan Teknlgi - IDeaTech 2015 ISSN: Dari gambar 3 dapat dilihat bahwa terdapat tiga actr pada sistem ini yaitu, actr Regular User, actr Leader dan actr Admin. Actr leader dan actr admin merupakan spesialisasi dari actr regular user, yang berarti seluruh activity yang dapat dilakukan regular user dapat dilakukan leh actr leader dan admin, tetapi activity yang dapat dilakukan leh leader atau admin tidak dapat dilakukan leh actr regular user. # MESSAGE MERAJUK MESSAGES IDMESSAGE IDPROEJCT_REF ID PARENT MESSAGE _REF MESSAGE TARGET USER_MESSAGE CONTENT D_MESSAGE STATUS MESSAGE USER MENULIS Variable characters (255) Variable characters (255) Text (255) MEMILIKI PARENT MESSAGE USER MEMIMPIN MEMILIKI MESSAGE # PROJECTS IDCOMPANY_REF PROJECT NAME _REF_PROJECT P_START P_FINISH FILESIZE PROGRESS STATUS PROJECT Variable characters (50) Number (3) Number (2) TERDIRI DARI USERS # IDROOT IDPREDECESSOR_USER USERNAME PASSWORD NAMA USER ALAMAT USER TELP USER HP USER POSISI STATUS USER... Variable characters (15) Variable characters (10) Variable characters (30) Variable characters (60) Variable characters (50) Variable characters (20) Variable characters (20) USER MENGERJAKAN # TASKS IDTASK _REF TASK IDPARENT TASK _REF TASK TASKNAME D_START D_FINISH D_BEGIN D_COMPLETE HOUR STATUS TASK Number (255) Variable characters (50) Number (2) MEMILIKI PARENT TASK MEMILIKI FILE USER ADMIN MEMILIKI COMPANY MEMILIKI COMPANY # IDCOMPANY IDOWNER COMPANY NAME Variable characters (30) USER MEMILIKI FILE MERAJUK # IDFILE _REF FILES FILE NAME FILE PATH _REF FILE TARGET USER_FILES D_UPLOAD STATUS FILE FILES Variable characters (255) Text (255) Variable characters (50) Gambar 4. Cnceptual Data Mdel Pada gambar 4 ditampilkan beberapa ktak yang mewakili entity database dengan garis yang mewakili relasi antar entity. Untuk membantu memberikan keterangan pada setiap relasi, diberikan steretype yang dituliskan pada garis relasi. Terdapat dua jenis garis relasi yang digambarkan dengan garis putus dan garis utuh. Untuk garis putus menggambarkan bahwa relasi entity tersebut memiliki nilai relasi minimum nl dan untuk garis utuh menggambarkan bahwa relasi entity memiliki nilai relasi minimum satu. Pemdelan database menggunakan CDM selanjutnya diprses menjadi mdel fisik yaitu PDM. Bentuk pemdelan database PDM dapat dilihat pada gambar

6 Seminar Nasinal Invasi dalam Desain dan Teknlgi - IDeaTech 2015 ISSN: FK_USERS_MESSAGE_M_MESSAGES MESSAGES IDMESSAGE MES_IDMESSAGE IDPROEJCT_REF ID PARENT MESSAGE _REF MESSAGE TARGET USER_MESSAGE CONTENT D_MESSAGE STATUS MESSAGE varchar(255) varchar(255) lng varchar <pk> <fk3> <fk2> <fk1> FK_MESSAGES_USER_MENU_USERS FK_MESSAGES_MEMILIKI MESSAGES FK_MESSAGES_MEMILIKI PROJECTS FK_PROJECTS_USER_MEMI_USERS PROJECTS <pk> <fk> IDCOMPANY_REF PROJECT NAME varchar(50) _REF_PROJECT P_START P_FINISH FILESIZE numeric(3) PROGRESS numeric(2) STATUS PROJECT USERS IDTASK IDCOMPANY COM_IDCOMPANY IDFILE IDMESSAGE IDROOT IDPREDECESSOR_USER USERNAME PASSWORD NAMA USER ALAMAT USER TELP USER HP USER POSISI STATUS USER varchar(15) varchar(10) varchar(30) varchar(60) varchar(50) varchar(20) varchar(20) <pk> <fk2> <fk3> <fk1> <fk4> <fk5> FK_TASKS_USER_MENG_USERS FK_USERS_USER_MENG_TASKS TASKS IDTASK TAS_IDTASK _REF TASK IDPARENT TASK _REF TASK TASKNAME D_START D_FINISH D_BEGIN D_COMPLETE HOUR STATUS TASK FK_TASKS_TERDIRI_D_PROJECTS numeric(255) varchar(50) numeric(2) <pk> <fk3> <fk1> <fk2> FK_TASKS_MEMILIKI TASKS FK_FILES_MEMILIKI PROJECTS FK_USERS_USER_ADMI_COMPANY FK_COMPANY_USER_ADMI_USERS IDCOMPANY IDOWNER... FK_USERS_COMPANY_M_COMPANY COMPANY <pk> <fk> FK_FILES_USER_MEMI_USERS FK_USERS_FILE_MERA_FILES Gambar 5. Physical Data Mdel FILES IDFILE _REF FILES FILE NAME FILE PATH _REF FILE TARGET USER_FILES D_UPLOAD STATUS FILE varchar(255) lng varchar varchar(50) <pk> <fk2> <fk1> Setelah melalui CDM dilakukan pembentukan PDM yang lebih mengarahkan desain pada pembuatan tabel sesungguhnya. Relasi yang telah disusun pada CDM selanjutnya digunakan untuk membentuk penghubung antar tabel. Dengan menggunakan dua jenis pemdelan ini selanjutnya disusunlah tabel database pada prvider database yaitu MySQL. VI. UJI COBA Pada bab ini akan dijelaskan mengenai uji cba yang dilakukan pada prgram. Uji cba atau testing akan dilakukan untuk mengetahui apakah aplikasi ini sudah berjelan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan dan memenuhi tujuan. Uji cba akan dilakukan dengan menggunakan black bx testing atau pengujian fungsinalitas sistem dengan memberikan inputan pada setiap mdul prgram. Uji cba akan dicnthkan pada mdul critical path. Cnth uji cba pada critical path terdapat pada gambar

7 Seminar Nasinal Invasi dalam Desain dan Teknlgi - IDeaTech 2015 ISSN: Gambar 6. Cnth Uji Cba Critical Path Mdul critical path hanya digunakan untuk menampilkan task mana saja yang menjadi penting pada rantai task dalam prject. Uji cba yang dilakukan pada mdul ini dilakukan dengan memberikan task yang memiliki rantai yang tidak terputus dan task yang memiliki rantai yang terputus-putus. VII. PENUTUP Terdapat sejumlah kesimpulan yang didapatkan dari pengerjaan prject ini serta dengan prses uji cba. Kesimpulan yang didapat antara lain: 1. Pembuatan tabel gridview untuk menampilkan database beserta dengan manipulasinya cukup sulit dilakukan pada PHP karena dibutuhkan fungsi untuk membaca ulang database yang telah diubah. 2. Pengecekan tanggal task dan prject cukup sulit dilakukan karena baik perintah Javascript dan PHP menghitung selisih perbedaan tanggalnya. 3. Meskipun kemampuan management prject prgram ini cukup baik, akan tetapi masih memiliki keterbatasan seperti penambahan database seperti user, prject, task, message dan file. Keterbatasan dapat menghasilkan beberapa jenis anmali seperti gagal melakukan kneksi pada saat prses berlangsung atau gagal 415

8 Seminar Nasinal Invasi dalam Desain dan Teknlgi - IDeaTech 2015 ISSN: melakukan penyimpanan karena data yang disimpan cukup banyak sehingga prses penyimpanan membutuhkan waktu yang relatif lama. 4. Penggambaran critical path menggunakan canvas pada HTML 5 dirasa kurang maksimal maka dari itu digunakan elemen svg. Selain itu perhitungan critical path ini dapat terjadi anmali jika terjadi beberapa data yang memiliki jeda tanggal pengerjaan task yang mengakibatkan penambahan durasi pengerjaan serta pengecekan tanggal task mulai dan akhir. 5. Manipulasi tanggal menggunakan tag elemen HTML div akan sulit dilakukan jika tidak diberikan adanya pemetaan pada div utama yang menampung div tanggal tersebut karena akan mengalami kesulitan dalam menentukan pergeseran div serta pembesaran ukurannya. Terdapat pula sejumlah saran yang dapat digunakan dalam pengembangan prject lebih lanjut, yaitu: 1. Untuk melakukan pengembangan sebaiknya dibentuk pemdelan dengan menggunakan byek dan selanjutnya prgram dikembangkan menjadi bentuk byek sehingga mudah untuk diubah dan digunakan. 2. Untuk menambahkan kemampuan prject management selanjutnya dapat ditambahkan fitur manipulasi critical path secara langsung serta diperlukan pemrgraman berbasis byek sehingga task yang terdapat pada critical path dapat dimanipulasi dengan mudah. VIII. DAFTAR PUSTAKA [1] Achur, Mehdi. PHP Manual [2] Llyd, Ian. The Ultimate HTML Reference [3] Olsn, Tmmy, The Ultimate CSS Reference [4] Raggett, Dave. HTML 3.2 Reference Spesificatin. Januari [5] Schmitt, Christper. CSS Ckbk [6] Schwalbe, Kathy. Infrmatin Technlgy Prject Management [7] Valacich, Gerge, Hffer. Essentials f Systems Analysis and Design

BAB IV 4. DESKRIPSI KERJA PRAKTIK

BAB IV 4. DESKRIPSI KERJA PRAKTIK BAB IV 4. DESKRIPSI KERJA PRAKTIK 4.1. Analisa Sistem Pada pengembangan teknlgi infrmasi pada era ini dibutuhkan analisisa dan perancangan sistem penglahan data yang baik. Sistem penglahan data tersebut

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS_DAN_PERANCANGAN_APLIKASI. kontrak kru yaitu menggunakan metode System Development Lyfe Cycle (SDLC)

BAB III ANALISIS_DAN_PERANCANGAN_APLIKASI. kontrak kru yaitu menggunakan metode System Development Lyfe Cycle (SDLC) BAB III ANALISIS_DAN_PERANCANGAN_APLIKASI 3.1 Analisis Metde yang digunakan dalam pembutan Aplikasi pengendalian dkumen kntrak kru yaitu menggunakan metde System Develpment Lyfe Cycle (SDLC) mdel waterfall

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. agar pekerjaan jauh lebih efisien serta meminimalisir terjadinya human eror. Untuk

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. agar pekerjaan jauh lebih efisien serta meminimalisir terjadinya human eror. Untuk BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK Berdasarkan hasil analisis sistem yang sedang berjalan pada CV. Sinergi Design, prses perhitungan gaji masih menggunakan rumus sendiri sehingga dalam prses pembuatan lapran

Lebih terperinci

BAB III TEORI PENUNJANG

BAB III TEORI PENUNJANG 8 BAB III TEORI PENUNJANG 3.1 Bimbingan dan Penyuluhan Prayitn dan Erman Amti (2004:99) mengemukakan bahwa bimbingan adalah prses pemberian bantuan yang dilakukan leh rang yang ahli kepada serang atau

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Semua rganisasi membutuhkan aliran infrmasi yang membantu manajer untuk mengambil bermacam keputusan yang dibutuhkan. Aliran infrmasi ini diatur dan diarahkan dalam suatu sistem

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. Identifikasi permasalahan merupakan langkah awal yang harus dilakukan

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. Identifikasi permasalahan merupakan langkah awal yang harus dilakukan BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Identifikasi Permasalahan Identifikasi permasalahan merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam membuat suatu sistem yang baru. Langkah awal yang dilakukan

Lebih terperinci

SILABUS. Sifat: Pendukung

SILABUS. Sifat: Pendukung SILABUS Prgram Studi : Sistem Infrmasi Kde Mata Kuliah : Nama Mata Kuliah : Pryek Sistem Infrmasi (MPSI) Kelmpk Mata Kuliah : Kde / SKS : RIS1/3 Nama Dsen : Ir. Riswan, MMSI Jam/Minggu 2 Jam Kde MataKuliah

Lebih terperinci

BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN

BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Kebutuhan Dalam perancangan sistem aplikasi ini, infrmasi yang sangat diperlukan adalah analisis kebutuhan sistem. 3.1.1 Kebutuhan Hardware Hardware minimum

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN BANK SAMPAH MALANG

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN BANK SAMPAH MALANG SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN BANK SAMPAH MALANG Haryati Wattimena Danang Aditya Nugraha 1 Manajemen Infrmatika,Universitas Kanjuruhan Malang, haryati.watimena@gmail.cm 2 Teknik Infrmatika, Universitas Kanjuruhan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak CV. Bintang Anggara Jaya

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak CV. Bintang Anggara Jaya BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Identifikasi Masalah Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak CV. Bintang Anggara Jaya pada saat kerja praktek, maka dapat diketahui aplikasi pendukung yang dapat mengatasi

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENJADWALAN DAN PENILAIAN SEKOLAH BERDASAR KURIKULUM 2013 (STUDI KASUS : SMA PGRI SUMBERREJO)

SISTEM INFORMASI PENJADWALAN DAN PENILAIAN SEKOLAH BERDASAR KURIKULUM 2013 (STUDI KASUS : SMA PGRI SUMBERREJO) SISTEM INFORMASI PENJADWALAN DAN PENILAIAN SEKOLAH BERDASAR KURIKULUM 2013 (STUDI KASUS : SMA PGRI SUMBERREJO) Friesta Isyateen S 1, Rangsang Purnama 2, Latifah Rifani 3 1,2,3 Prgram Studi Sistem Infrmasi,

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK. tersebut, diperlukan langkah-langkah sebagai berikut. di harapkan akan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK. tersebut, diperlukan langkah-langkah sebagai berikut. di harapkan akan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada. BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK 4.1 Prsedur Kerja Berdasarkan hasil pengamatan dan survey yang dilakukan pada saat kerja praktik di PT. Karana Line, terdapat permasalahan tentang prses penggajian yang menggunakan

Lebih terperinci

Oleh Peserta PKL beranggotakan : Mokhammad Ali Imron Jamaal Wira Prasaja Candra Mukti Wijaya Ilham Mashudi. Dosen Pembimbing : Anita, S.

Oleh Peserta PKL beranggotakan : Mokhammad Ali Imron Jamaal Wira Prasaja Candra Mukti Wijaya Ilham Mashudi. Dosen Pembimbing : Anita, S. SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS FASILITAS KEBERSIHAN DI KOTA MALANG DENGAN MEMANFAATKAN FITUR PEMETAAN LEAFLET (Studi Kasus Pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kta Malang) Oleh Peserta PKL beranggtakan : Mkhammad

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. Kerja praktik yang kami laksanakan di PT. Indoberka Investama pada

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. Kerja praktik yang kami laksanakan di PT. Indoberka Investama pada BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Kerja praktik yang kami laksanakan di PT. Indberka Investama pada tanggal 11 Juli 2016 s.d 11 Agustus 2016. PT. Indberka Investama merupakan perusahaan nasinal yang bergerak

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. praktek ini, baik di dalam memperoleh data, menyelesaikan, dan memecahkan

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. praktek ini, baik di dalam memperoleh data, menyelesaikan, dan memecahkan BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1. Prsedur Kerja Praktek Cara pengumpulan data yang akan digunakan untuk menyelesaikan kerja praktek ini, baik di dalam memperleh data, menyelesaikan, dan memecahkan permasalahan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. meninjau SMA Wahid Hasyim Krian, didapatkan informasi bahwa proses

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. meninjau SMA Wahid Hasyim Krian, didapatkan informasi bahwa proses BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Berdasarkan survey dan wawancara yang penulis lakukan saat pertama kali meninjau SMA Wahid Hasyim Krian, didapatkan infrmasi bahwa prses penerimaan siswa baru masih dilakukan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. menggunakan model waterfall. Pada model waterfall terdapat tahapan analisis

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. menggunakan model waterfall. Pada model waterfall terdapat tahapan analisis BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Pada tahapan ini dilakukan beberapa prses yang berhubungan dengan tahapan awal metde penelitian. Pada metde penelitian yang diambil menggunakan

Lebih terperinci

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Pengelolaan Kas Fakultas Teknik Universitas 45 Surabaya memiliki

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Pengelolaan Kas Fakultas Teknik Universitas 45 Surabaya memiliki BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN Pengellaan Kas Fakultas Teknik Universitas 45 Surabaya memiliki prsedur sistem yang sedikit berbeda dengan beberapa Fakultas. Hal ini diakibatkan karena sistem yang dijalankan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. adalah sebuah istilah yang secara kolektif mendeskripsikan fase-fase awal

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. adalah sebuah istilah yang secara kolektif mendeskripsikan fase-fase awal BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem merupakan sebuah tahapan untuk menganalisis kebutuhan dari sebuah sistem. Al Fatta (2007:44), mengemukakan bahwa analisis sistem adalah sebuah

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 PERANCANGAN SISTEM Untuk memudahkan pembuatan aplikasi sistem pakar berbasis website, maka akan dibuat model menggunakan UML (Unified Modeling Language). Perlu diketahui metode

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. menginginkan adanya pelaporan yang dapat dilakukan secara berkala tiap periode.

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. menginginkan adanya pelaporan yang dapat dilakukan secara berkala tiap periode. BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM Berasarkan hasil survey yang penulis lakukan pada saat kerja praktek di PT Semen Gresik, secara garis besar saat ini pada divisi diklat khususnya seksi perencanaan telah

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. dan harus menyampaikan perintah disposisi tersebut.

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. dan harus menyampaikan perintah disposisi tersebut. BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1. Analisis Dan Desain Sistem Berdasarkan hasil survey dan wawancara pada PDAM Surya Sembada Surabaya ditemukan prses bisnis dispsisi yang masih manual dalam hal pencatatan

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN APLIKASI WEB INFORMASI EKSEKUTIF PADA PEMERINTAH KABUPATEN XYZ. Sonny Ariyanto Prabowo

RANCANG BANGUN APLIKASI WEB INFORMASI EKSEKUTIF PADA PEMERINTAH KABUPATEN XYZ. Sonny Ariyanto Prabowo RANCANG BANGUN APLIKASI WEB INFORMASI EKSEKUTIF PADA PEMERINTAH KABUPATEN XYZ Snny Ariyant Prabw 5209100017 Latar Belakang Kebutuhan akan data dan infrmasi pada jaman seperti saat ini memang dapat diglngkan

Lebih terperinci

BAB IV SISTEM DAN IMPLEMENTASI. Indonesia Tbk. diperoleh data secara langsung dari manager operasional yang

BAB IV SISTEM DAN IMPLEMENTASI. Indonesia Tbk. diperoleh data secara langsung dari manager operasional yang BAB IV SISTEM DAN IMPLEMENTASI 4.1 Analisis Sistem Berdasarkan pengamatan secara langsung di perusahaan PT. Telkom Indonesia Tbk. diperoleh data secara langsung dari manager operasional yang meliputi:

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. Fortuna Badja Inti, menemukan permasalahan seperti pencatatan permintaan dari

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. Fortuna Badja Inti, menemukan permasalahan seperti pencatatan permintaan dari BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Berdasarkan hasil survey yang dilakukan pada saat kerja praktek di PT. Frtuna Badja Inti, menemukan permasalahan seperti pencatatan dari custmer, ke pabrik dan pencatatan penawaran

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Sistem Informasi Geografis Lokasi Pemetaan Daerah Daerah Lokasi Aman Banjir Dikota Medan Berbasis Web, masih bersifat manual, yaitu untuk pencarian

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PENELITIAN

BAB III PERANCANGAN PENELITIAN BAB III PERANCANGAN PENELITIAN 3.1 Peralatan Pendukung Peralatan pendukung dalam pembuatan aplikasi berbasis website terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) untuk mendukung

Lebih terperinci

Konsep Sistem Informasi Manajemen

Konsep Sistem Informasi Manajemen Knsep Sistem Infrmasi Manajemen Sistem Infrmasi Sistem Infrmasi telah menjadi pndasi bagi mdel dan prses bisnis Sistem Infrmasi memungkinkan distribusi pengetahuan: suatu sistem kmunikasi antara manusia

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK. sistem yang ada saat ini pada CV. Rahayu Sentosa. Hasil yang ditemukan dalam

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK. sistem yang ada saat ini pada CV. Rahayu Sentosa. Hasil yang ditemukan dalam BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK 1.1 Analisis Sistem Dalam pengembangan teknlgi dibutuhkan analisis dan perancangan sistem yang ada saat ini pada CV. Rahayu Sentsa. Hasil yang ditemukan dalam analisa sistem

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Tempat yang digunakan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah Prodi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Adapun penelitian

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. beberapa penelitian yang dilakukan antara lain : Dalam melakukan penelitian selama melaksanakan Kerja Praktek di

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. beberapa penelitian yang dilakukan antara lain : Dalam melakukan penelitian selama melaksanakan Kerja Praktek di BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Metodologi Penelitian Dalam penyusunan dan penyelesaian laporan Kerja Praktek ini dilakukan berbagai penelitian sebagai penunjang dalam pembuatan laporan Kerja Praktek,

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. proses transaksi pada Rasyid English Course Denpasar.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. proses transaksi pada Rasyid English Course Denpasar. BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Identifikasi Permasalahan Sebelum prses analisa, tahapan yang terlebih dahulu dilakukan adalah identifikasi permasalahan yang terdiri dari survei, wawancara

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN SISTEM. Pada bab ini akan di bahas perancangan database, perancangan website, dan

BAB III PERANCANGAN SISTEM. Pada bab ini akan di bahas perancangan database, perancangan website, dan BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Umum Pada bab ini akan di bahas perancangan database, perancangan website, dan perancangan aliran data dari aplikasi bimbingan skripsi online berbasis website untuk mahasiswa

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Tahap analisis dan perancangan sistem merupakan tahap yang menjabarkan dalam perencanaan sistem yang digunakan untuk membuat aplikasi penjadwalan proyek pada PT.

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Pada perancangan suatu sistem diperlukan analisis yang tepat sehingga proses pembuatan sistem dapat berjalan dengan lancar dan sistem yang dibuat sesuai dengan yang

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Masalah Langkah awal dalam pembuatan sistem adalah mengidentifikasi permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang disajikan dalam

Lebih terperinci

DESIGN OF INFORMATION SYSTEMS FOR FINANCIAL REPORTS AT PT. BANGUN ARTA HUTAMA BASED ON WEB

DESIGN OF INFORMATION SYSTEMS FOR FINANCIAL REPORTS AT PT. BANGUN ARTA HUTAMA BASED ON WEB DESIGN OF INFORMATION SYSTEMS FOR FINANCIAL REPORTS AT PT. BANGUN ARTA HUTAMA BASED ON WEB Intan Hajar Pratiwi 1, Abdul Aziz 2, Triuli Nvianti 3 Prdi Teknik Kmputer 123 Universitas Muhamadiyah Surabaya

Lebih terperinci

JSIKA Vol. 5, No. 10, Tahun 2016 ISSN X

JSIKA Vol. 5, No. 10, Tahun 2016 ISSN X JSIKA Vl. 5, N. 10, Tahun 2016 ISSN 2338-137X Rancang Bangun Aplikasi Berdasarkan Sasaran Kerja Negeri Sipil Pada Kantr Pertanahan Kabupaten Lamngan Fransiscus Xaverius Yudha G. C. H 1) Henry Bambang Setyawan

Lebih terperinci

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. cara langsung menemui bagian PPQC (Production Planning and Quality Control)

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. cara langsung menemui bagian PPQC (Production Planning and Quality Control) BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisis Sistem Menganalisa adalah langkah awal dalam merandang dan membuat sistem baru. Langkah pertama yang dilakukan penulis yaitu melakukan bservasi ke lapangan secara

Lebih terperinci

Bab 3. Metode Perancangan

Bab 3. Metode Perancangan Bab 3 Metode Perancangan 3.1 Metode Perancangan Sistem Pada bab ini akan memuat langkah-langkah yang akan dikerjakan untuk perancangan sistem sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan. Perancangan

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN PROTOTYPE SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UNTUK JASA INSTALASI DAN TROUBLESHOOTING JARINGAN INTERNET

PENGEMBANGAN PROTOTYPE SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UNTUK JASA INSTALASI DAN TROUBLESHOOTING JARINGAN INTERNET PENGEMBANGAN PROTOTYPE SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UNTUK JASA INSTALASI DAN TROUBLESHOOTING JARINGAN INTERNET 1 Donesa Rucci, 1 Anie Rose Irawati, 1 Didik Kurniawan 1 Jurusan Ilmu Komputer FMIPA Unila Abstract

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci: project management, knowledge area. vi Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata kunci: project management, knowledge area. vi Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Di dalam proses pembuatan aplikasi di PT Intan Triputra Abadi ( yang seringkali dikatakan sebagai suatu proyek ) sering ditemui kendala keterlambatan penyampaian aplikasi ke client yang disebabkan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. kerja praktek di CV. Sinergi Design adalah melakukan pengenalan terhadap

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. kerja praktek di CV. Sinergi Design adalah melakukan pengenalan terhadap BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Identifikasi Masalah Sebelum melakukan prses analisa, tahapan pertama ketika melakukan kerja praktek di CV. Sinergi Design adalah melakukan pengenalan terhadap perusahaan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. disesuaikan dengan desain sistem yang sudah dibuat. Rancang Bangun sistem

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. disesuaikan dengan desain sistem yang sudah dibuat. Rancang Bangun sistem BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM 1.1. Implementasi Sistem Pada tahap ini merupakan proses pembuatan perangakat lunak yang disesuaikan dengan desain sistem yang sudah dibuat. Rancang Bangun sistem

Lebih terperinci

SISTEM BANTU ADMINISTRASI PENDATAAN PENDUDUK DESA KARANGREJO KAB TULUNGAGUNG

SISTEM BANTU ADMINISTRASI PENDATAAN PENDUDUK DESA KARANGREJO KAB TULUNGAGUNG Artikel Skripsi SISTEM BANTU ADMINISTRASI PENDATAAN PENDUDUK DESA KARANGREJO KAB TULUNGAGUNG SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperleh Gelar Sarjana Sistem Kmputer (S. Km) Pada Prgram

Lebih terperinci

sering dihadapi oleh petugas perpustakaan SD Muhammadiyah 4 Surabaya.

sering dihadapi oleh petugas perpustakaan SD Muhammadiyah 4 Surabaya. 24 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Metde Penelitian Pada bab ini menjelaskan mengenai tahapan-tahapan dalam merancang bangun Sistem Infrmasi Perpustakaan berbasis web pada SD Muhammadiyah

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini mengambil tempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang berlokasi di Jl. Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui informasi tentang lokasi dan letak dari depo kontainer yang ada di kota Medan, Permasalahan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Analisa sistem sangat berguna untuk mengetahui gambaran umum mengenai Sistem Informasi Geografis Lokasi Sampel Darah Pada Laboratorium

Lebih terperinci

DATA & INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI BISNIS ASIH ROHMANI,M.KOM

DATA & INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI BISNIS ASIH ROHMANI,M.KOM DATA & INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI BISNIS ASIH ROHMANI,M.KOM PENGERTIAN DATA Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. PENGERTIAN DATA Data adalah deskripsi

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. aplikasi penjualan perangkat komputer pada CV. Data Baru. Berdasarkan tahaptahap

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. aplikasi penjualan perangkat komputer pada CV. Data Baru. Berdasarkan tahaptahap BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai hasil analisis dan perancangan aplikasi penjualan perangkat kmputer pada CV. Data Baru. Berdasarkan tahaptahap analisis dan perancangan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. sistem aplikasi penjualan dan pembelian pada UD. Tirta Samudra ini

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. sistem aplikasi penjualan dan pembelian pada UD. Tirta Samudra ini BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Tahapan yang dilakukan dalam pelaksanaan analisis dan perancangan sistem aplikasi penjualan dan pembelian pada UD. Tirta Samudra ini menggunakan metde System Develpment

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Sistem yang dibangun pengembang adalah berbasis web. Untuk dapat

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Sistem yang dibangun pengembang adalah berbasis web. Untuk dapat BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Implementasi Sistem yang dibangun pengembang adalah berbasis web. Untuk dapat menjalankan sistem tersebut dengan baik dibutuhkan beberapa persyaratan mengenai

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam knowledge management system tentang jasa export dan import yang

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Analisa sistem sangat berguna untuk mengetahui gambaran umum mengenai Sistem Informasi Geografis Tanah pada PT. Pelabuhan Indonesia

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Identifikasi Masalah, Peluang dan Tujuan Tahap pertama yaitu melakukan identifikasi masalah dan melakukan pengumpulan data dengan cara wawancara pemilik perusahaan

Lebih terperinci

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. pesanan barang oleh distributor. Saat ini, kegiatan pemesanan barang dimulai dari

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. pesanan barang oleh distributor. Saat ini, kegiatan pemesanan barang dimulai dari BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisis Sistem Aplikasi yang akan dibangun, digunakan leh bagian pemasaran tentang pesanan barang leh distributr. Saat ini, kegiatan pemesanan barang dimulai dari distributr

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Pada umumnya membuat sebuah task list masih dibuat dengan cara manual, yaitu mencatatkan daftar tugas yang akan kita lakukan pada sebuah kertas. Pengecekan waktu juga

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III. 1. Analisa Sistem Yang Berjalan Analisa sistem dilakukan guna mengetahui gambaran umum sistem informasi geografis letak lokasi baliho di Kota Medan, yakni menganalisis

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. dan pencatatan kasus Perselisihan Hubungan Industrial (PHI).

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. dan pencatatan kasus Perselisihan Hubungan Industrial (PHI). 30 4.1 Observasi BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK Melakukan survey dan wawancara secara langsung di Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. Wawancara dilakukan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. informasi agar dapat terorganisir dengan baik dan jelas.

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. informasi agar dapat terorganisir dengan baik dan jelas. BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Analisis merupakan cara untuk menganalisa permasalahan berdasarkan data yang telah diperleh dari hasil studi lapangan. Sedangkan desain sistem merupakan langkah yang harus ditempuh

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 ANALISIS MASALAH Berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar, berita tersebar ke khalayak luas melalui media kabar berkala seperti surat

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1. Analisis Kebutuhan Aplikasi Analisis kebutuhan sistem adalah tahap awal dalam membuat aplikasi baru. Langkah awalnya dengan melakukan wawancara dan pengamatan. Wawancara

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Identifikasi Masalah Sebelum prses analisis, tahapan yang terlebih dahulu dilakukan adalah identifikasi dan analisis permasalahan yang ada apa SMA Negeri 16 Surabaya

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari Sistem Informasi Geografis Lokasi Sekolah Dasar Negeri Di Kota Binjai Berbasis Web dapat dilihat sebagai berikut

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Proses evaluasi guru yang berjalan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Dayeuhkolot meliputi banyak aspek, mulai dari proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), Administrasi,

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Sistem Tahap implementasi sistem adalah tahap pengubahan hasil analisis dan perancangan sistem ke dalam bahasa pemrograman sehingga menghasilkan aplikasi.

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK Berdasarkan hasil analisis sistem yang sedang berjalan pada BKKKS Provinsi Jawa Timur, pencatatan data organisasi yang masih dilakukan secara manual. Mengacu pada permasalahan

Lebih terperinci

MANAJEMEN PROYEK. Pembelajaran Daring Indonesia Terbuka & Terpadu

MANAJEMEN PROYEK. Pembelajaran Daring Indonesia Terbuka & Terpadu Program Mata Kuliah Terbuka MANAJEMEN PROYEK Pembelajaran Daring Indonesia Terbuka & Terpadu MATERI DAN REFERENSI Dokumen ini merupakan rangkaian dari dokumen pembelajaran program mata kuliah terbuka MANAJEMEN

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Di Kota Medan pencarian suatu lokasi service center perangkat komputer selama ini masih dilakukan secara manual yaitu dengan cara bertanya kepada

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. Data dan Informasi. Sistem Informasi. Komponen sistem informasi. Basis data

PENDAHULUAN. Data dan Informasi. Sistem Informasi. Komponen sistem informasi. Basis data UNIVERSITAS UNIVERSAL BATAM 2016 PENDAHULUAN Data dan Infrmasi Data merupakan nilai (value) yang turut merepresentasikan deskripsi dari suatu bjek atau kejadian (event) Infrmasi merupakan hasil dari penglahan

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci : Perpustakaan Tugas Akhir PHP (Php Hypertext Preprocessor) Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata kunci : Perpustakaan Tugas Akhir PHP (Php Hypertext Preprocessor) Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Ketika seorang mahasiswa telah dinyatakan lulus ujian sidang Tugas Akhir (TA), sebagai salah satu syarat kelulusan mahasiswa tersebut wajib menyerahkan ke perpustakaan (UKM) berupa sebuah keping

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sehingga menghasilkan aplikasi. Adapun kebutuhan sistem terhadap perangkat

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sehingga menghasilkan aplikasi. Adapun kebutuhan sistem terhadap perangkat BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Sistem Tahap implementasi sistem adalah tahap yang mengubah hasil analisis dan perancangan ke dalam bahasa pemrograman yang dimengerti oleh komputer sehingga

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Tahap yang

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Tahap yang BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Analisis dan perancangan sistem pada aplikasi presensi kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Tahap yang dilakukan adalah

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 46 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah Perusahaan Batalion Barbershop adalah salah satu usaha jasa perawatan rambut yang berada di Jakarta Selatan. Batalion Barbershop merupakan usaha yang

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Setiap usaha yang didirikan dengan orientasi laba (keuntungan) mempunyai

BAB 1 PENDAHULUAN. Setiap usaha yang didirikan dengan orientasi laba (keuntungan) mempunyai BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang. Setiap usaha yang didirikan dengan rientasi laba (keuntungan) mempunyai tujuan untuk mencapai laba (keuntungan) yang ptimal, sehingga kelangsungan hidup badan usaha

Lebih terperinci

Bab IV. Deskripsi Kerja Praktek. UPADAYA PT.PLN (Persero) Surabaya, maka didapatkan proses-proses yang terjadi

Bab IV. Deskripsi Kerja Praktek. UPADAYA PT.PLN (Persero) Surabaya, maka didapatkan proses-proses yang terjadi Bab IV. Deskripsi Kerja Praktek 4.1 Analisa Sistem Berdasarkan hasil survey dan pengamatan yang dilakukan di Bagian KOPEG UPADAYA PT.PLN (Perser) Surabaya, maka didapatkan prses-prses yang terjadi dalam

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 23 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Permasalahan kemacetan arus lalu lintas kota Medan yang memadati ruas jalan-jalan dikarenakan tingkat pemakaian jalan yang

Lebih terperinci

Perancangan Sistem Komunikasi Training Center X

Perancangan Sistem Komunikasi Training Center X Robby Tan, Kevin Kurniawan Jurusan S1Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Maranatha Jl. Prof. Drg. Suria Sumantri no. 65, Bandung email: robby.tan@itmaranatha.org, kevin.kurniawan@hotmail.com

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 34 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Analisa masalah dilakukan untuk mengetahui gambaran umum mengenai Sistem Informasi Geografis Lokasi Pesantren Di Kota Medan. Sehubungan dengan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisa Sistem Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya. Langkah-langkah

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. adalah melakukan identifikasi permasalahn dan analisis permasalahan.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. adalah melakukan identifikasi permasalahn dan analisis permasalahan. BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini membahas tentang identifikasi permasalahan, analisis permasalahan, slusi permasalahan dan perencanaan sistem dalam Rancang Bangun Aplikasi Penjualan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Pada SMEC (Sumatera Medical Eye Center) kegunaan obat-obatan sudah menjadi kebutuhan primer, sehingga stok obat harus selalu terjaga agar kebutuhan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB IV ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB IV ANALISA DAN DESAIN SISTEM 4.1. Identifikasi Masalah Merujuk pada latar belakang masalah dapat diidentifikasi munculnya beberapa masalah pada Kperasi Wanita Anugerah Bersama yaitu sebagai berikut:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. PLN, di ganti menjadi kwh meter digital yang dapat memberikan nilai lebih

BAB I PENDAHULUAN. PLN, di ganti menjadi kwh meter digital yang dapat memberikan nilai lebih BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknlgi selalu berkembang setiap saat, ada saja yang dilakukan manusia untuk memberikan kemudahan pada kehidupan sehari-hari. Salah satu cnth kemudahan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. 2. Analisa permasalahan dan perancangan sistem

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. 2. Analisa permasalahan dan perancangan sistem BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Dalam penyelesaian tugas akhir ini, mengikuti beberapa tahap SHPS yang terdiri atas: 1. Identifikasi masalah 2. Analisa permasalahan dan perancangan sistem 3. Pengembangan

Lebih terperinci

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA INTERNAL MANAJEMEN PROYEK BERBASIS WEB PADA PT. XYZ

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA INTERNAL MANAJEMEN PROYEK BERBASIS WEB PADA PT. XYZ ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA INTERNAL MANAJEMEN PROYEK BERBASIS WEB PADA PT. XYZ Yovinda Universitas Bina Nusantara, Jl. Raya Permata Kel. Curug Kec. Gunung Sindur RT 002/004, 081808231212,

Lebih terperinci

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN SKRIPSI (Studi Kasus pada Biro Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta)

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN SKRIPSI (Studi Kasus pada Biro Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta) PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN SKRIPSI (Studi Kasus pada Bir Skripsi Fakultas Kedkteran Universitas Muhammadiyah Surakarta) Makalah Prgram Studi Infrmatika Fakultas Kmunikasi dan Infrmatika Diajukan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses yang sedang berjalan dalam sistem informasi geografis lokasi kantor telkom di kota medan masih bersifat manual. Bentuk manual

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 2. DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisis Sistem Berdasarkan hasil survei dan pengamatan yang dilakukan di labratrium kmputer, maka didapatkan prses-prses yang terjadi dalam transaksi

Lebih terperinci

JSIKA Vol. 5, No. 8, Tahun 2016 ISSN X

JSIKA Vol. 5, No. 8, Tahun 2016 ISSN X JSIKA Vl. 5, N. 8, Tahun 2016 ISSN 2338-137X Rancang Bangun Sistem Infrmasi Perencanaan dan Pengadaan Kebutuhan Bahan Baku dengan Menggunakan Metde Lt Fr Lt pada PT Bukit Baja Anugrah Sari Zetari Irawan

Lebih terperinci

BAB 4 PERANCANGAN Perancangan Algoritma Algoritma shortest path (Haversine formula)

BAB 4 PERANCANGAN Perancangan Algoritma Algoritma shortest path (Haversine formula) BAB 4 PERANCANGAN 4.1. Perancangan Algoritma 4.1.1 Algoritma shortest path (Haversine formula) Algoritma shortest path akan menghasilkan persamaan penting dalam sistem navigasi, nantinya haversine formula

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. chatting harus di download dan diistall ke dalam handphone. Proses download

BAB III METODE PENELITIAN. chatting harus di download dan diistall ke dalam handphone. Proses download BAB III MEODE PENELIIAN 3.1 Analisa Sistem Sebelum kegiatan chatting dapat dilakukan, terlebih dahulu aplikasi chatting harus di download dan diistall ke dalam handphone. Proses download aplikasi chatting

Lebih terperinci

ABSTRAKSI. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAKSI. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAKSI Seiring dengan berjalannya waktu dan pesatnya perkembangan era globalisasi dan informasi, maka perkembangan ilmu dan pengetahuan pun berkembang dengan pesat. Sebuah perusahaan yang berkembang

Lebih terperinci

Sistem Informasi Akademik Berbasis Web pada SMA Negeri 11 Palembang

Sistem Informasi Akademik Berbasis Web pada SMA Negeri 11 Palembang Seminar Perkembangan dan Hasil Penelitian Ilmu Komputer (SPHP-ILKOM) 439 Sistem Informasi Akademik Berbasis Web pada SMA Negeri 11 Palembang M. Rico Ratu Adil* 1, Ervi Cofriyanti 2 1,2 STMIK Global Informatika

Lebih terperinci

JURNAL SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SEPATU DENGAN METODE PROMETHEE DI TOKO SEPATU STARS

JURNAL SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SEPATU DENGAN METODE PROMETHEE DI TOKO SEPATU STARS JURNAL SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SEPATU DENGAN METODE PROMETHEE DI TOKO SEPATU STARS DECISION SUPPORT SYSTEM OF SHOES SELECTION WITH PROMETHEE METHOD OF STARS SHOES STORE Oleh: PRASETYO AJI

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Sistem penjualan pada para penjual barang elektronik hanya dilakukan dengan menunggu konsumen untuk datang menyinggahi tokonya, kemudian konsumen

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci: Website, Kost, SIMADE. vi Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata kunci: Website, Kost, SIMADE. vi Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK SIMADE adalah singkatan dari Simamora Debatara Raja yang merupakan sebuah keturunan pada suku batak. Nama SIMADE digunakan menjadi nama organisasi usaha dimana usaha tersebut sedang menggeluti

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. berupa data data hasil wawancara, observasi, analisis masalah.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. berupa data data hasil wawancara, observasi, analisis masalah. 25 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis sistem Tahap ini merupakan tahap awal dalam pembuatan aplikasi dimulai dari tahap perencanaan yang membahas mengenai proses pengumpulan informasi

Lebih terperinci

BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN

BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN 3.1. Diagram Knteks Diagram Knteks ini menggambarkan sistem secara garis besar dengan memperlihatkan masukan, prses, dan keluaran dari sistem yangakan dirancang. Diagram

Lebih terperinci