Beberapa Sifat Operator Self Adjoint dalam Ruang Hilbert

dokumen-dokumen yang mirip
II. LANDASAN TEORI. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai teori-teori yang berhubungan dengan

PROYEKSI ORTHOGONAL PADA RUANG HILBERT. ROSMAN SIREGAR Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Jurusan Matematika Universitas Sumatera Utara

Karakteristik Operator Positif Pada Ruang Hilbert

BAB III OPERATOR LINEAR TERBATAS PADA RUANG HILBERT. Operator merupakan salah satu materi yang akan dibahas dalam fungsi

BAB 2 RUANG HILBERT. 2.1 Definisi Ruang Hilbert

TINJAUAN PUSTAKA. Ruang metrik merupakan ruang abstrak, yaitu ruang yang dibangun oleh

Teorema Titik Tetap di Ruang Norm-2 Standar

RENCANA KEGIATAN PERKULIAHAN Kode Mata Kuliah : MAA 526 Nama Mata Kuliah : Analisis Fungsional

Perluasan Teorema Cayley-Hamilton pada Matriks

TEOREMA TITIK TETAP PADA RUANG BERNORMA CONE BERNILAI-

Ketunggalan titik Tetap Pemetaan Kondisi Tipe Kontraktif pada Ruang Banach

Kelengkapan Ruang l pada Ruang Norm-n

KEKONVERGENAN LEMAH PADA RUANG HILBERT

II. TINJAUAN PUSATAKA

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Konvergensi Barisan dan Teorema Titik Tetap

TRANSFORMASI LINIER PADA RUANG BANACH

Aljabar Linear Elementer

SIFAT-SIFAT HIMPUNAN PROXIMINAL

Teorema Titik Tetap Pada Ruang Ultrametrik Diskrit

FOURIER Oktober 2014, Vol. 3, No. 2, KONSEP FUNGSI SEMIKONTINU. Malahayati 1

Sifat-sifat Ruang Banach

TINJAUAN PUSTAKA. Dalam bab ini akan dibahas beberapa konsep mendasar meliputi ruang vektor,

PENGANTAR ANALISIS FUNGSIONAL

Analisis Fungsional. Oleh: Dr. Rizky Rosjanuardi, M.Si Jurusan Pendidikan Matematika UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

TEOREMA TITIK TETAP PADA RUANG ULTRAMETRIK DISKRIT

Edisi Juni 2011 Volume V No. 1-2 ISSN SIFAT-SIFAT RUANG HASIL KALI DALAM-n KOMPLEKS

MATERI ALJABAR LINEAR LANJUT RUANG VEKTOR

KAJIAN KONSEP RUANG NORMA-2 DENGAN DOMAIN PEMETAAN BERUPA RUANG BERDIMENSI HINGGA

BAB I PENDAHULUAN. Analisis fungsional merupakan salah satu cabang dari kelompok analisis

RUANG FAKTOR. Oleh : Muhammad Kukuh

A 10 Diagonalisasi Matriks Atas Ring Komutatif

Ruang Norm-n Berdimensi Hingga

DIAGONALISASI MATRIKS KOMPLEKS

Ruang Linear Metrik: Sifat Sifat Dasar Dan Struktur Ruang Dalam Ruang Linear Metrik

EKSISTENSI TITIK TETAP DARI SUATU TRANSFORMASI LINIER PADA RUANG BANACH

Sifat Barisan Subhimpunan Tutup di Ruang Metrik yang Completion-nya adalah Ruang Atsuji

KONVERGENSI DAN KELENGKAPAN PADA RUANG QUASI METRIK

ADLN Perpustakaan Universitas Airlangga SIFAT JARAK PADA RUANG METRIK SKRIPSI SITI MAISYAROH

BAB III MATRIKS HERMITIAN. dan konsep-konsep lainnya yang berkaitan dengan matriks Hermitian. Matriks

BAB III KEKONVERGENAN LEMAH

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Keterbatasan Lokal Suatu Operator Superposisi Pada Ruang Barisan Real. Lina Nurhayati, Universitas Sanggabuana

RUANG LIPSCHITZ. Departemen Pendidikan Matematika FPMIPA UPI. *Surel: : (, ) Ϝ

OPERATOR PADA RUANG BARISAN TERBATAS

Himpunan Ω-Stabil Sebagai Daerah Faktorisasi Tunggal

KAJIAN OPERATOR ACCRETIVE DAN SIFAT KETERBATASAN PADA RUANG HILBERT

BAB I PENDAHULUAN. Integral Lebesgue merupakan suatu perluasan dari integral Riemann.

JMP : Volume 1 Nomor 1, April 2009 KETAKSAMAAN CAUCHY SCHWARZ PADA RUANG HASIL KALI DALAM-2

TITIK TETAP NADLR FUNGSI MULTI NILAI KONTRAKTIF PADA RUANG METRIK ( ) Rinurwati Jurusan Matematika FMIPA-ITS Jl. Arif Rahman Hakim Surabaya 60111

VARIABEL KOMPLEKS SUMANANG MUHTAR GOZALI KBK ALJABAR & ANALISIS

PROYEKSI ORTOGONAL PADA RUANG HILBERT. Skripsi

Pertemuan 8 Aljabar Linear & Matriks

Isomorfisma dari Gelanggang Polinom Miring Kompleks ke Gelanggang Quaternion Riil

BAB 3 FUNGSI MONOTON MATRIKS

FOURIER Oktober 2014, Vol. 3 No. 2, KONSEP DASAR RUANG METRIK CONE. Yogyakarta

Jln. Perintis Kemerdekaan, Makassar, Indonesia, Kode Pos Perintis Kemerdekaan Street, Makassar, Indonesia, Post Code 90245

SYARAT CUKUP DAN SYARAT PERLU AGAR RUANG BERNORMA MENJADI RUANG HASIL KALI DALAM

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PERSETUJUAN... II HALAMAN PENGESAHAN... III KATA PENGANTAR... IV DAFTAR ISI... V BAB I PENDAHULUAN...

2 G R U P. 1 Struktur Aljabar Grup Aswad 2013 Blog: aswhat.wordpress.com

1. PENDAHULUAN 2. METODE PENELITIAN 3. HASIL DAN PEMBAHASAN. Abstrak

ANALISIS TITIK TETAP SET- VALUED FUNCTION MENGGUNAKAN METRIK HAUSDORFF TESIS

0. Pendahuluan. 0.1 Notasi dan istilah, bilangan kompleks

SUATU KAJIAN TITIK TETAP PEMETAAN k-pseudononspreading SEJATI DI RUANG HILBERT

4.1 Algoritma Ortogonalisasi Gram-Schmidt yang Diperumum

MATRIKS UNITER, SIMILARITAS UNITER DAN MATRIKS NORMAL. Anis Fitri Lestari. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo ABSTRAK

ITERASI TIGA LANGKAH PADA PEMETAAN ASIMTOTIK NON- EKSPANSIF

BAB II LANDASAN TEORI

MA Analisis dan Aljabar Teori=4 Praktikum=0 II (angka. 17 Juli

G a a = e = a a. b. Berdasarkan Contoh 1.2 bagian b diperoleh himpunan semua bilangan bulat Z. merupakan grup terhadap penjumlahan bilangan.

BAB 2 PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR

Ruang Vektor Euclid R 2 dan R 3

SPECTRUM PADA GRAF STAR ( ) DAN GRAF BIPARTISI KOMPLIT ( ) DENGAN

ALJABAR-C* KOMUTATIF Commutative C*-algebra

INTERVAL KEKONTRAKTIFAN PEMETAAN PADA RUANG BANACH. Badrulfalah 1, Khafsah Joebaedi. 2.

IDEAL PRIMA DAN IDEAL MAKSIMAL PADA GELANGGANG POLINOMIAL

OPERASI MODIFIKASI ARITMATIKA INTERVAL TERHADAP INVERS MATRIKS INTERVAL

RUANG VEKTOR BAGIAN RANK KONSTAN DARI BEBERAPA RUANG VEKTOR MATRIKS CONSTANT RANK VECTOR SUBSPACE OF SOME VECTOR SPACE MATRICES

Kekontraktifan Pemetaan pada Ruang Metrik Kerucut

Tujuan Instruksional Umum : Setelah mengikuti pokok bahasan ini mahasiswa dapat mengenal dan mengaplikasikan sifat-sifat Ring Polinom

BAB II TEORI KODING DAN TEORI INVARIAN

SIFAT-SIFAT PEMETAAN BILINEAR

DASAR-DASAR TEORI RUANG HILBERT

REDUNDANSI FRAME DAN PENGARUHNYA PADA DEKOMPOSISI FUNGSI DI RUANG HILBERT

KEKONVERGENAN BARISAN DI RUANG HILBERT PADA PEMETAAN TIPE-NONSPREADING DAN NONEXPANSIVE

MENENTUKAN NILAI EIGEN DAN VEKTOR EIGEN MATRIKS INTERVAL TUGAS AKHIR

RUANG VEKTOR BAGIAN RANK KONSTAN DARI BEBERAPA RUANG VEKTOR MATRIKS

KAJIAN METODE KONDENSASI CHIO PADA DETERMINAN MATRIKS

GERSHGORIN DISK FRAGMENT UNTUK MENENTUKAN DAERAH LETAK NILAI EIGEN PADA SUATU MATRIKS. Anggy S. Mandasary 1, Zulkarnain 2 ABSTRACT

Ekuivalensi Norm-n dalam Ruang R d

Integral Baire-1 Stieltjes, Henstock-Stieltjes dan Riemann-Stieltjes. The Stieltjes Integrals of Baire-1, Henstock and Riemann

SISTEM MAKS-LINEAR DUA SISI ATAS ALJABAR MAKS-PLUS 1. PENDAHULUAN

MATEMATIKA INFORMATIKA 2 TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS GUNADARMA FENI ANDRIANI

Ruang Vektor Euclid R n

OPERATOR SELF ADJOINT PADA RUANG HILBERT

Ketaksamaan Cauchy-Schwarz, Ketaksamaan Bessel, dan Kesamaan Parseval di Ruang n-hasilkali Dalam Baku. Hendra Gunawan

SUBRUANG MARKED. Suryoto Jurusan Matematika, FMIPA-UNDIP Semarang. Abstrak

Transkripsi:

Vol 12, No 2, 153-159, Januari 2016 Beberapa Sifat Operator Self Adjoint dalam Ruang Hilbert Firman Abstrak Misalkan adalah operator linier dengan adalah ruang Hilbert Pada operator linier dikenal istilah operator Adjoint beserta sifat-sifatnya Salah satu jenis operator adjoint adalah operator self adjoint Berdasarkan sifat-sifat operator adjoint, maka dalam tulisan ini akan dibahas mengenai sifat-sifat operator self adjoint dalam ruang hilbert Kata Kunci: Ruang hasil kali dalam, ruang Hilbert, operator linier, operator Self Adjoint 1 Pendahuluan Pada bagian ini akan diberikan beberapa definisi, teorema, dan lemma yang akan digunakan untuk menjelaskan mengenai sifat operator self adjoin dalam ruang Hilbert Definisi 1 Ruang metrik adalah pasangan ( ), dimana adalah suatu himpunan tak kosong dan adalah metrik pada, yaitu fungsi yang didefinisikan pada sedemikian sehingga untuk setiap memenuhi: a ( ) b ( ) jika dan hanya jika c ( ) ( ) d ( ) ( ) ( ) Definisi 2 Misalkan ( ) adalah barisan di ruang metrik ( ) Barisan ( ) dalam ruang metrik ( ) dikatakan barisan Cauchy jika untuk setiap terdapat ( ) sedemikian sehingga ( ), untuk semua Ruang dikatakan lengkap jika setiap barisan Cauchy di konvergen ke, dimana Definisi 3 Misalkan adalah ruang vektor atas lapangan Norm pada adalah suatu fungsi bernilai real pada yang dinotasikan dengan sehingga untuk semua memenuhi sifatsifat berikut: a, b jika dan hanya jika, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin

154 c, d (ketaksamaan segitiga) Suatu ruang bernorm atas adalah pasangan ( ) dimana adalah ruang vektor atas dan adalah norm pada Definisi 4 Misalkan adalah ruang vektor atas lapangan Misalkan dikatakan operator linier jika memenuhi: a ( ) ( ) ( ) b ( ) ( ) Definisi 5 Misalkan adalah ruang bernorm Misalkan ( ) adalah operator linier, dengan ( ) Operator T dikatakan terbatas jika terdapat sedemikian sehingga, untuk semua ( ) Definisi 6 Misalkan adalah ruang vektor atas lapangan Ruang hasil kali dalam adalah ruang vektor bersama dengan hasil kali dalam yang terdefinisi di, dimana, hasil kali dalam pada adalah sebuah fungsi, sedemikian sehingga memenuhi aksioma berikut: a b c d Hasil kali dalam pada didefinisikan sebagai norm pada dengan Ruang hasil kali dalam yang lengkap disebut dengan ruang Hilbert Contoh 1 Misalkan adalah himpunan bilangan real berdimensi Ruang vektor dengan hasil kali dalam didefinisikan sebagai, dimana ( ) ( ) dan ( ) ( ㄴ ) adalah suatu ruang hasil kali dalam lengkap Definisi 7 (Kreyszig, 1978) Misalkan adalah operator linier terbatas, dimana ruang Hilbert, maka operator Adjoint Hilbert dari yang disimbolkan dengan adalah operator sedemikian sehingga untuk setiap, Teorema 1 Misalkan adalah operator linier, dan adalah operator adjoint Hilbert dari, maka ada, tunggal dan merupakan operator linier terbatas dengan Lemma 1 Misalkan dan ruang hasil kali dalam dan operator linier terbatas Maka jika dan hanya jika untuk semua Teorema 2

155 Misalkan adalah ruang Hilbert, dengan dan operator linier terbatas, dan sebarang scalar, maka a ( ) b c ( ) d ( ) e f g ( ) (dengan asumsi ) 2 Beberapa Sifat Operator Self Adjoint dalam Ruang Hilbert Definisi 8 Misalkan adalah operator linier terbatas pada ruang Hilbert dikatakan Self-adjoint jika Berdasarkan definisi operator adjoint dalam ruang Hilbert, berlaku untuk semua Karena, maka untuk semua berlaku Dalam hal adalah suatu ruang Hilbert atas lapangan kompleks, operator linier yang self adjoint disebut juga operator hermitian Sifat 1 Misalkan adalah operator linier pada ruang Hilbert Η Jika adalah self-adjoint, maka adalah real untuk setiap Jika adalah self-adjoint, maka diperoleh Karena sama dengan kompleks konjugatnya, maka bernilai real untuk setiap Sifat 2 Misalkan adalah operator linier pada ruang Hilbert Jika Η adalah ruang Hilbert atas lapangan kompleks dan untuk setiap, maka operator adalah self-adjoint Jika adalah real untuk setiap maka karena itu, atau ( Klaim: Jika, dimana H adalah ruang Hilbert atas lapangan kompleks dan untuk setiap, maka Bukti klaim: Misalkan, dan berdasarkan asumsi, maka ( ) ( ) ( ) ( )

156 Jika, maka Jika maka, dan Dengan menjumlahkan kedua persamaan di atas, diperoleh yang mengakibatkan Berdasarkan bukti klaim, maka sehingga Jadi operator adalah self adjoint Sifat 3 Misalkan adalah dua operator linier self adjoint pada ruang Hilbert Hasil kali kedua operator tersebut adalah self adjoint jika dan hanya jika operator komutatif, Misalkan adalah operator self adjoint, maka Jika hasil kali kedua operator adalah self adjoint, maka ( ) Jadi operator self adjoint komutatif terhadap perkalian Jika perkalian dua operator adalah komutatif, maka (( ) ) ( ) ( ) Jadi jika dua operator komutatif terhadap perkalian, maka hasil kali dua operator tersebut adalah self adjoint Sifat 4 Jika adalah self adjoint adalah operator linier self adjoint pada ruang Hilbert, maka Karena dan self adjoint, maka Misalkan, maka Jadi ( ) ( ) ( ) ( ) adalah self adjoint Sifat 5 Jika adalah operator linier self adjoint, maka adalah self adjoint, untuk setiap Karena self adjoint, maka Misalkan, maka Jadi ( ) ( ) ( ) ( ) adalah self adjoint

157 Akibat 1 Misalkan adalah operator linier self adjoint terbatas pada ruang Hilbert Jika adalah real, maka adalah self adjoint Misalkan adalah operator self adjoint maka Berdasarkan Sifat 5 dan adalah self adjoint, untuk setiap, dan dari Sifat 4 maka diperoleh juga self adjoint Sifat 6 Misalkan dan 가 adalah operator linier terbatas pada ruang Hilbert Jika self adjoint, maka adalah self adjoint Karena self adjoint, maka Misalkan Akan ditunjukkan bahwa dimana Perhatikan bahwa Jadi adalah self adjoint Sifat 7 Jika adalah barisan operator self adjoint yang konvergen ke operator, maka merupakan operator self adjoint merupakan barisan operator self adjoint yang konvergen ke operator dan Perhatikan ( ) Karena konvergen ke-0, maka untuk setiap Jadi, Akibatnya atau yang mengakibatkan Sifat 8 Misalkan operator linier self adjoint pada ruang Hilbert, maka semua nilai eigen dari (jika ada) adalah real Misal adalah sebuah operator self adjoint pada Misalkan sebarang nilai eigen dari dan vektor tidak nol dalam sehingga Maka

158 Karena, maka dan jika kedua ruas dibagi dengan mengakibatkan Sebab itu adalah real Akibat 2 Misalkan operator linier self adjoint pada ruang Hilbert, dengan ( ), maka mempunyai nilai eigen real Polinom karakteristik ( ) berderajat, jadi mempunyai akar kompleks Masingmasing akar ini adalah nilai eigen dari operator yang self adjoint, dan menurut Sifat 8 masingmasing nilai eigen ini adalah bilangan real Jadi T memiliki nilai eigen real Contoh 2 Misalkan dengan, dimana [ ] hermitian det ( ) [ ] ( )( ) ( )( ) ( ) ( ) ( )( ) Nilai eigen dari yakni solusi dari polinom det ( ), yaitu Jadi memiliki 2 nilai eigen real 3 Kesimpulan Berikut kesimpulan yang diperoleh dari hasil kajian ini, yaitu operator self-adjoint pada ruang Hilbert kompleks jika dan hanya jika adalah real untuk setiap Hasil kali dua operator yang self adjoint adalah self adjoint jika dan hanya jika bersifat komutatif Semua nilai eigen dari operator self adjoint adalah real, dan vektor eigen yang bersesuaian dengan nilai eigen yang berbeda adalah ortogonal Daftar Pustaka [1] Anton, H & Chris, R, Elementary Linear Algebra, Edisi 7 Drexel University John Wiley & Sons, New York-Chichester-Brisbane-Toronto [2] Bierens, H J, 2007, Introduction to Hilbert Spaces, Pennsylvania State University [3] Brown, AL and Page, A, 1970, Elements of Functional Analysis, London: Van Nostrand reinhold Company [4] Green, WL, 2008, Spectral Theory with an Introduction to Operator Means [5] Green, WL and Andrew, AD, 2002, Spectral Theory of Operators on Hilbert Space, Atlanta: School of Mathematics Georgia Institute of Technology

159 [6] Kreyszig, E, 1978, Introductory Functional Analysis with Applications, New York: John Wiley & Sons, Inc [7] Landsman, NP, 2004, Lecture Notes on Hilbert Spaces and Quantum Mechanics, Department of Mathematics Radboud University Nijmegen [8] Siregar, R, 2002, Proyeksi Orthogonal Pada Ruang Hilbert, Fakultas Mipa Universitas Sumatera Utara Press