RESUME HASIL VERIFIKASI LK

dokumen-dokumen yang mirip
RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK Rev.2

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK Rev.2

RESUME HASIL VERIFIKASI LK Rev.2

RESUME HASIL VERIFIKASI LK Rev.2

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK Rev.2

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LK Rev.2

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK PELITA INDUSTRI PROVINSI SUMATERA SELATAN OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK SUMBER AGUNG PROVINSI SUMATERA SELATAN OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK SUMBER AGUNG JAYA PROVINSI SUMATERA SELATAN OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LK Rev.2

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK CV DUA PUTRI PROVINSI SUMATERA SELATAN OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI. 1.

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

SURAT KEPUTUSAN Nomor : 020/IMSertifikasi-SK/III/2016

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

(Resume Hasil Audit) Sertifikasi

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK CV. AYAD JAYA PROVINSI SUMATERA SELATAN OLEH LVLK INTI MULTIMA SERTIFIKASI

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK RATU CANTIK PROVINSI SUMATERA SELATAN OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI. 1.

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK MAHMUD BIN BASRI PROVINSI SUMATERA SELATAN OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK PT SUKSES BESAR RAYA PROVINSI RIAU OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI.

RESUME HASIL VERIFIKASI LK Rev.2

Prinsip Kriteria Indikator Verifier Metode Verifikasi Norma Penilaian

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK CV CENTRAL JAYA PROVINSI LAMPUNG OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI. 1.

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

(Resume Hasil Audit) Sertifikasi

STANDAR VERIFIKASI LEGALITAS KAYU (VLK) PADA PEMEGANG IUIPHHK KAPASITAS M3/Tahun DAN IUI DENGAN NILAI INVESTASI 500 JUTA

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME SERTIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK PT. FAJAR KUTIM DI KABUPATEN KUTAI TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TIMUR


PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK LOGAM SAKTI JAYA B PROVINSI SUMATERA SELATAN OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI LVLK-019-IDN


PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUI PT BUANA ERA SENTRA TIMBER PROVINSI JAMBI OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

RESUME HASIL AUDIT VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

STANDAR VERIFIKASI LEGALITAS KAYU (VLK) PADA PEMEGANG IUIPHHK KAPASITAS PRODUKSI LEBIH DARI M3/TAHUN DAN IUI DENGAN INVESTASI > RP 500 JUTA

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

PT MUTUAGUNG LESTARI RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

Transkripsi:

RESUME HASIL PENILIKAN I VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PT. SURYA TIMBER INDONESIA (1) Identitas LVLK : a. Nama Lembaga : PT. TRANsTRA PERMADA b. Nomor Akreditasi : LVLK-009-IDN c. Alamat : Jl. Petung No. 2 Papringan, Yogyakarta d. Nomor telepon/faks/e-mail : 0274 8529991 e. Direktur : Ir. Tri Madiyono f. Standar : Peraturan Dirjen PHPL No. P.14/PHPL/SET/4/2016 tanggal 29 April 2016 g. Tim Audit : Agus Budianto, S.Hut (Lead Auditor) M Ichsan Setyowibowo, S.Hut, M.Si h. Pengambil Keputusan : Teguh Yuwono, S.Hut, M.Sc (2) Identitas Auditee : a. Nama Pemegang Izin : PT. SURYA TIMBER INDONESIA b. Nomor & Tanggal IUIPHHK : IUIPHHK Nomor : 188.3/464 tanggal 26 Februari 2008, yang diterbitkan oleh Kepala Dinas Kehutanan a.n Gubernur Jawa Tengah. c. Nomor & Tanggal IUI : IUI Nomor : 503.13.1/08353/XII/2012 tanggal 27 Desember 2012, yang diterbitkan oleh Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Dan Penanaman Modal Kabupaten Demak. d. Alamat Kantor : Jl. Raya Semarang - Demak Km. 9, Desa Purwosari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak e. Alamat Pabrik : Jl. Raya Semarang - Demak Km. 9, Desa Purwosari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak f. Pengurus Direktur : Hendri Gunawan (3) Ringkasan Tahapan : Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan Pertemuan Pembukaan - Kamis, 18 Agustus 2016, - Pukul: 11.00 12.00 Perkenalan Tim Audit dan LVLK, Tujuan kegiatan verifikasi, konfirmasi ruang lingkup, rencana //27.04.2012 Halaman 1 dari 12

Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan WIB kerja verifikasi, metodologi dan - Tempat : Kantor PT. mekanisme verifikasi, jaminan SURYA TIMBER kerahasiaan data dan informasi INDONESIA, Kabupaten auditee dan konfirmasi wakil Demak, Provinsi Jawa manajemen auditee Tengah Verifikasi Dokumen & 18-19 Agustus 2016 Dilakukan pengecekan dokumen observasi lapangan legalitas perusahaan, dokumen bahan baku, dokumen dan proses produksi, penjualan/ekspor, dokumen dan implementasi K3 dan verifikasi satu rantai ke belakang kepada supplier bahan baku Pertemuan Penutupan - Jumat, 19 Agustus 2016 - Pukul: 15.00 16.30 WIB - Tempat : Kantor PT. SURYA TIMBER INDONESIA, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah Pengambilan Keputusan Yogyakarta, 08 September 2016 Disampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang baik, ringkasan hasil verifikasi lapangan, tanggapan auditee terhadap hasil verifikasi, penyampaian mekanisme pemenuhan kekurangan, penyusunan laporan dan pengambilan keputusan, penyampaian mekanisme banding terhadap hasil keputusan. Menetapkan : Mempertahankan Sertifikat Legalitas Kayu PT. SURYA TIMBER INDONESIA sejak tanggal pengambilan keputusan. (4) Resume Hasil Penilaian : Prinsip 1. Pemegang Izin Usaha Mendukung Terselenggaranya Perdagangan Kayu Sah Kriteria 1.1. Unit usaha dalam bentuk : (a) Industri pengolahan memiliki izin yang sah, dan (b) Eksportir produk olahan memiliki izin yang sah Indikator 1.1.1. Unit usaha adalah produsen yang memiliki izin yang sah //27.04.2012 Halaman 2 dari 12

1.1.1 (a) Akte Pendirian Perusahaan dan/atau Perubahan Terakhir 1.1.1 (b) Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Izin Perdagangan yang tercantum dalam Izin Industri 1.1.1 (c) Izin HO (Izin Gangguan Lingkungan Sekitar Industri) 1.1.1 (d) Tanda Daftar Perusahaan (TDP) 1.1.1 (e) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 1.1.1 (f) Dokumen lingkungan hidup (UKL - UPL/SPPL/ DPLH/SIL/DELH/do kumen lingkungan hidup lain yang setara. Hasil verifikasi penilikan I menunjukkan bahwa tersedia akta pendirian dan perubahan terakhir PT. SURYA TIMBER INDONESIA. Pada penilikan I ini tidak ada perubahan usaha dan masih sama kondisinya dengan penilaian awal. Tersedia SIUP yang masih berlaku sampai dengan 21 Januari 2019 sesuai dengan kegiatan usahanya. Kegiatan usaha dan barang dagangan utama yaitu kayu, sesuai dengan yang tercantum pada SIUP. Pada penilikan I ini tidak ada perubahan usaha dan masih sama kondisinya dengan penilaian awal. Hasil verifikasi menunjukkan Tersedia dokumen HO Nomor: 503.07/03216/VI/2012 tanggal 05 Juni 2012 yang berlaku sampai dengan 05 Juni 2017 yang sesuai dengan lingkup usaha, tidak ada perubahan data dan masih sama dengan penilaian awal. Tersedia TDP dikeluarkan oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Demak tanggal 25 Maret 2012, berlaku sampai dengan tanggal 21 Januari 2018. Data pada dokumen TDP sesuai dengan kegiatan usahanya, tidak ada perubahan data dan masih sama dengan penilaian awal. Tersedia dokumen NPWP, SKT dan SPPKT atas nama PT. Surya Timber Indonesia dengan isian data sesuai. Data pada NPWP sesuai dengan dokumen lainnya, tidak ada perubahan data dan masih sama dengan penilaian awal. Tersedia Dokumen UKL-UPL PT. SURYA TIMBER INDONESIA yang telah disahkan oleh Kepala BLH Kabupaten Demak dengan nomor 660.1/112.a-UKPL/2011 tanggal 3 November 2011 dan dokumen laporan 3 bulanan pelaksanaan UKL-UPL yang sesuai rekomendasi dokumen //27.04.2012 Halaman 3 dari 12

1.1.1 (g) IUIPHHK, Izin Usaha Industri (IUI) atau Izin Usaha Tetap (IUT). 1.1.1 (h) Rencana Pemenuhan Bahan Baku Industri (RPBBI) untuk IUIPHHK. UKL-UPL atau merujuk pada matrik rencana UKL-UPL yang telah dilaporkan pada BLH Kabupaten Demak. Tersedia IUI-Primer dan IUI serta bukti tanda terima proses penambahan kapasitas produksi yang dikeluarkan oleh Instansi yang berwenang, dan masih berlaku, serta sesuai dengan operasional di lapangan. Hasil verifikasi Penilikan I menunjukkan bahwa PT. SURYA TIMBER INDONESIA telah memiliki Dokumen Rencana Pemenuhan Bahan Baku Industri (RPBBI) tahun 2015 serta tahun 2016 dan telah dilaporkan online ke instansi terkait. Kriteria 1.2. Importir kayu dan produk kayu Indikator 1.2.1.Importir adalah importir yang memiliki izin. : Dokumen Identitas importir. diaplikasi sebagai importir bahan baku maupun produk kayu dan tidak diwajibkan mempunyai dokumen pengakuan sebagai importir, sehingga verifier ini tidak (Not Indikator 1.2.2. Importir memiliki sistem uji tuntas (due diligence) : Panduan/pedoman/prosedur diaplikasi sebagai pemegang izin importir sehingga pelaksanaan dan bukti verifier ini tidak (Not pelaksanaan sistem uji tuntas (due diligence) importer. Kriteria 1.3 Unit usaha dalam bentuk kelompok Indikator 1.3.1 Kelompok memiliki akte notaris pembentukan kelompok atau dokumen pembentukan kelompok : Akte notaris PT. SURYA TIMBER INDONESIA pembentukan kelompok atau dokumen pembentukan kelompok. diaplikasi mengajukan audit VLK industri secara mandiri/sendiri, tidak melalui kelompok, sehingga verifier ini tidak (Not //27.04.2012 Halaman 4 dari 12

: Audit internal semua anggota kelompok diaplikasi PT. SURYA TIMBER INDONESIA mengajukan audit VLK industri secara mandiri/sendiri, tidak melalui kelompok, sehingga verifier ini tidak (Not Prinsip 2. Unit usaha mempunyai dan menerapkan sistem penelusuran kayu yang menjamin keterlacakan kayu dari asalnya. Kriteria 2.1. Keberadaan dan penerapan sistem penelusuran bahan baku (termasuk impor) dan hasil olahannya. Indikator 2.1.1. Unit usaha mampu membuktikan bahwa bahan baku yang diterima berasal dari sumber yang sah. 2.1.1. (a) Kontrak suplai bahan baku dan/atau dokumen jual beli. 2.1.1. (b) Daftar pemeriksaan kayu bulat / DPKB 2.1.1. (c) Bukti serah terima kayu selain kayu bulat dari hutan negara, dilengkapi dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah 2.1.1. (d) Dokumen angkutan hasil hutan yang sah. Hasil verifikasi penilikan I menunjukkan bahwa seluruh penerimaan bahan baku kayu bulat dilengkapi dokumen kontrak suplai. Hasil verifikasi penilikan I menunjukkan bahwa seluruh penerimaan kayu bulat yang berasal dari hutan negara dilengkapi dengan FAKB dan BAP serta SKSHHK dan DKB, selain itu juga dilengkapi dengan dokumen DPKB setiap penerimaan barang. PT. SURYA TIMBER INDONESIA menggunakan bahan baku kayu bulat dari hutan negara dalam proses produksi, sehingga verifier ini tidak (Not Hasil verifikasi penilikan I menunjukkan bahwa seluruh penerimaan bahan baku kayu telah didukung dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah. Jumlah batang dan volume di LMK bulan Juli 2016 adalah 323 batang, tetapi pada saat verifikasi stock kayu tersisa sebanyak 160 batang dan hasil uji petik dilakukan pada 100 batang serta telah sesuai antara fisik kayu (jenis dan ukuran) dengan dokumen dengan selisih volume sebesar 0,60 %. //27.04.2012 Halaman 5 dari 12

2.1.1. (e) Nota dan Dokumen Keterangan (Berita Acara dari petugas kehutanan kabupaten/kota atau dari Aparat Desa/Kelurahan) yang dapat menjelaskan asal usul untuk kayu bekas/hasil bongkaran, serta DKP. 2.1.1. (f) Dokumen angkutan berupa Nota untuk kayu limbah industri. 2.1.1. (g) Dokumen S-LK / S-PHPL yang dimiliki pemasok dan/atau DKP dari pemasok. 2.1.1 (h) Informasi terkait VLBB Tersedia SK tenaga Ganis dan Kartu Ganis PHPL-PKB-R sesuai lokasi penempatan. Bahan baku kayu bulat seluruhnya tidak berasal dari kayu lelang. menggunakan bahan baku kayu bekas/hasil bongkaran dalam proses produksi, sehingga verifier ini tidak (Not menggunakan bahan baku kayu limbah industri, sehingga verifier ini tidak (Not Hasil verifikasi Penilikan I menunjukkan seluruh pemasok telah memiliki dokumen S-LK. Seluruh pemasok kayu bulat pada PT. SURYA TIMBER INDONESIA telah memiliki dokumen S-LK, sehingga verifier ini tidak (Not 2.1.1. (i) Dokumen pendukung RPBBI. Hasil verifikasi Penilikan I menunjukkan bahwa PT. SURYA TIMBER INDONESIA telah melaporkan RPBBI tahun 2015 dan 2016 melalui online. RPBBI didukung dengan dokumen kontrak suplai dari suplier. Indikator 2.1.2. Importir mampu membuktikan bahwa kayu yang diimpor berasal dari sumber yang sah. 2.1.2. (a) Pemberitahuan Impor Barang (PIB). 2.1.2. (b) Bill of Lading (B/L) (Not //27.04.2012 Halaman 6 dari 12

2.1.2. (c)packing List (P/L) 2.1.2. (d)invoice 2.1.2. (e) Deklarasi Impor 2.1.2. (f) Bukti pembayaran bea masuk (bila terkena bea masuk) 2.1.2. (g) Dokumen lain yang relevan (diantaranya CITES) untuk jenis kayu yang dibatasi perdagangannya. 2.1.2. (h) Bukti penggunaan kayu dan produk turunannya (Not (Not (Not (Not (Not (Not (Not Indikator 2.1.3. Unit usaha menerapkan sistem penelusuran kayu 2.1.3. (a) Tally sheet penggunaan bahan baku dan hasil produksi. Hasil verifikasi Penilikan I menunjukkan bahwa tersedia tallysheet /rekaman laporan produksi yang dapat menunjukkan informasi ketertelusuran asal usul bahan //27.04.2012 Halaman 7 dari 12

baku. 2.1.3. (b) Laporan produksi hasil olahan. 2.1.3. (c) Produksi industri tidak melebihi kapasitas produksi yang diizinkan. 2.1.3. (d) Hasil produksi yang berasal dari kayu lelang dipisahkan. Hasil verifikasi Penilikan I menunjukkan bahwa tersedia Laporan hasil produksi sesuai dengan LMHHOK dan terdapat data yang menunjukkan hubungan yang logis antara input dan output dan rendemennya. Hasil verifikasi Penilikan I menunjukkan bahwa realisasi Produksi yang dihasilkan PT. SURYA TIMBER INDONESIA periode Agustus 2015 Juli 2016 adalah kayu gergajian sebanyak 5.869,95 m 3. Produksi tersebut lebih rendah dari Kapasitas produksi yang diizinkan berdasarkan Izin Usaha Industri Primer yang dimiliki. melakukan produksi dengan menggunakan bahan baku dari kayu lelang, sehingga verifier ini tidak (Not 2.1.3. (e) Dokumen catatan / laporan mutasi kayu Hasil verifikasi penilikan I adalah tersedia dokumen laporan mutasi kayu sesuai dengan dokumen pendukung lainnya diantaranya Laporan Penerimaan, dan Laporan Produksi harian. Indikator 2.1.4. Proses pengolahan produk melalui jasa dengan pihak lain (industri lain atau pengrajin/industri rumah tangga). 2.1.4. (a) Dokumen S-LK atau DKP. 2.1.4. (b) Kontrak jasa pengolahan produk antara auditee dengan pihak penyedia jasa (pihak lain). melakukan pengolahan produksi melalui jasa pihak lain, seluruh proses produksi ditangani / dilakukan sendiri / mandiri, sehingga verifier ini tidak (Not melakukan pengolahan produksi melalui jasa pihak lain, seluruh proses produksi ditangani / dilakukan sendiri / mandiri, sehingga verifier ini tidak (Not //27.04.2012 Halaman 8 dari 12

2.1.4. (c) Berita acara serah terima kayu yang dijasakan. 2.1.4. (d) Ada pemisahan produk yang dijasakan pada perusahaan penyedia jasa. 2.1.4. (e) Adanya pendoku-mentasian bahan baku, proses produksi, dan ekspor apabila ekspor dilakukan melalui industri penyedia jasa. melakukan pengolahan produksi melalui jasa pihak lain, seluruh proses produksi ditangani / dilakukan sendiri / mandiri, sehingga verifier ini tidak (Not melakukan pengolahan produksi melalui jasa pihak lain, seluruh proses produksi ditangani / dilakukan sendiri / mandiri, sehingga verifier ini tidak (Not melakukan pengolahan produksi melalui jasa pihak lain, seluruh proses produksi ditangani / dilakukan sendiri / mandiri, sehingga verifier ini tidak (Not Prinsip 3. Keabsahan perdagangan atau pemindahtanganan hasil produksi. Kriteria 3.1. Perdagangan atau pemindahtanganan hasil produksi dengan tujuan domestik. Indikator 3.1.1 Unit usaha menggunakan dokumen angkutan hasil hutan yg sah untuk perdagangan atau pemindah tanganan hasil produksi dengan tujuan domestik. : Dokumen angkutan hasil hutan yang sah. Kriteria 3.2 Pengapalan kayu olahan untuk ekspor Seluruh 291 kali perdagangan atau pemindahtanganan produk dengan tujuan domestik didukung dengan 291 dokumen angkutan hasil hutan yang sah berupa FAKO/SKSHHK dilampiri dengan DKO. Indikator 3.2.1. Pengapalan kayu olahan untuk ekspor harus memenuhi kesesuaian 3.2.1. (a) Produk hasil olahan kayu yang diekspor dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) Produk kayu gergajian PT. SURYA TIMBER INDONESIA berorientasi dijual di dalam negeri dan tidak diekspor, sehingga verifier ini tidak (Not //27.04.2012 Halaman 9 dari 12

3.2.1. (b.)pemberitahuan Ekspor Barang (P E B) 3.2.1. (c) Packing List (P/L) 3.2.1. (d) Invoice 3.2.1. (e) Bill of Lading (B/L) 3.2.1. (f) Dokumen V-Legal untuk produk yang wajib dilengkapi dengan Dokumen V-Legal 3.2.1. (g) Hasil verifikasi teknis (Laporan Surveyor) untuk produk yang wajib verifikasi teknis. 3.2.1. (h) Bukti pembayaran bea keluar bila terkena bea keluar 3.2.1. (i) Dokumen lain yang relevan (diantaranya: CITES) untuk jenis kayu yang dibatasi perdagangannya Kriteria 3.3. Pemenuhan penggunaan Tanda V-Legal Indikator 3.3.1. Implementasi Tanda V-Legal Produk kayu gergajian PT. SURYA TIMBER INDONESIA berorientasi dijual di dalam negeri dan tidak diekspor, sehingga verifier ini tidak (Not Produk kayu gergajian PT. SURYA TIMBER INDONESIA berorientasi dijual di dalam negeri dan tidak diekspor, sehingga verifier ini tidak (Not Produk kayu gergajian PT. SURYA TIMBER INDONESIA berorientasi dijual di dalam negeri dan tidak diekspor, sehingga verifier ini tidak (Not Produk kayu gergajian PT. SURYA TIMBER INDONESIA berorientasi dijual di dalam negeri dan tidak diekspor, sehingga verifier ini tidak (Not Produk kayu gergajian PT. SURYA TIMBER INDONESIA berorientasi dijual di dalam negeri dan tidak diekspor, sehingga verifier ini tidak (Not Produk PT. SURYA TIMBER INDONESIA merupakan produk yang tidak wajib diverifikasi teknis, sehingga verifier ini tidak (Not Produk termasuk dalam produk yang terkena kewajiban membayar bea keluar ekspor sehingga verifier ini tidak. Produk menggunakan jenis kayu yang dibatasi perdagangannya sehingga verifier ini tidak. : Tanda V-Legal yang dibubuhkan sesuai ketentuan. Hasil verifikasi Penilikan I menunjukkan bahwa tersedia tanda V-Legal PT. SURYA TIMBER INDONESIA dengan nomor: 139/LVLK-009/VI/2015 yang dibubuhkan //27.04.2012 Halaman 10 dari 12

pada dokumen angkutan dan sesuai dengan ketentuan. Prinsip 4. Pemenuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan bagi industri pengolahan. Kriteria 4.1. Pemenuhan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Indikator4.1.1. Prosedur dan implementasi K3 4.1.1. (a) Pedoman/prosedur K3. Hasil verifikasi penilikan I menunjukkan tidak ada perbedaan dengan penilaian awal bahwa PT. SURYA TIMBER INDONESIA tersedia Pedoman/prosedur K3 dan personel yang bertanggung jawab dalam implementasi pedoman/prosedur K3 tersebut. 4.1.1. (b) Implementasi Hail verifikasi menunjukkan tersedia K3 peralatan K3 sesuai pedoman dan berfungsi dengan baik serta tersedia tanda/jalur evakuasi. 4.1.1. (c) Catatan Hasil verifikasi penilikan I menunjukkan Kecelakaan Kerja tersedia catatan kecelakaan kerja bulanan secara lengkap dan upaya penanganan kecelakaan kerja. Kriteria 4.2. Pemenuhan Hak-Hak Tenaga Kerja Indikator 4.2.1.Kebebasan Berserikat Bagi Pekerja : Serikat pekerja atau kebijakan perusahaan (auditee) yang membolebkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja. Indikator 4.2.2 : Ketersediaan Dokumen KKB atau PP yang mengatur hak-hak pekerja. Hasil verifikasi menunjukkan tersedia Surat Pernyataan PT. SURYA TIMBER INDONESIA mengenai kebijakan perusahaan yang membolehkan karyawan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja dan hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa terdapat kebebasan berserikat bagi pekerja. Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP) yang mengatur hak-hak pekerja untuk IUIPHHK dan IUI yang mempekerjakan karyawan > 10 orang. Tersedia dokumen PP yang telah didaftarkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Demak dengan //27.04.2012 Halaman 11 dari 12

Nomor 560/65/PP/V/2015 tanggal 29 Mei 2015. Indikator 4.2.3. Mempekerjakan Anak Di bawah Umur (diluar ketentuan). : Pekerja yang masih di bawah Umur Hasil verifikasi Penilikan I menunjukan PT. SURYA TIMBER INDONESIA tidak memperkerjakan anak. Karyawan termuda atas nama Suroto yang berumur 19 tahun lebih 6 bulan. Yogyakarta, 09 September 2016 Ir. Tri Madiyono Direktur //27.04.2012 Halaman 12 dari 12