DAFTAR NOTASI. Notasi Operasi Matematis

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II LANDASAN TEORI

BAB II KAJIAN PUSTAKA. operasi matriks, determinan dan invers matriks), aljabar max-plus, matriks atas

PERTEMUAN 2 STATISTIKA DASAR MAT 130

Modul ke: Penyajian Himpunan. operasi-operasi dasar himpunan. Sediyanto, ST. MM. 01Fakultas FASILKOM. Program Studi Teknik Informatika

a 2 e. 7 p 7 q 7 r 7 3. a. 8p 3 c. (2 14 m 3 n 2 ) e. a 10 b c a. Uji Kompetensi a. a c. x 3. a. 29 c. 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KONSEP DASAR STATISTIK

Himpunan Matematika Diskret (TKE132107) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed

MA3051 Pengantar Teori Graf. Semester /2014 Pengajar: Hilda Assiyatun

Matematika Teknik INVERS MATRIKS

Bagian 2 Matriks dan Determinan

DEFINISI. Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Matematika Diskrit 1

Kode MK/ Nama MK. Cakupan 8/29/2014. Himpunan. Relasi dan fungsi Kombinatorial. Teori graf. Pohon (Tree) dan pewarnaan graf. Matematika Diskrit

TEORI HIMPUNAN. A. Penyajian Himpunan

& & # = atau )!"* ( & ( ( (&

BAB II LANDASAN TEORI

MUH1G3/ MATRIKS DAN RUANG VEKTOR

BAB II KAJIAN TEORI. yang diapit oleh dua kurung siku sehingga berbentuk empat persegi panjang atau

Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Himpunan. Himpunan (set)

H i m p u n a n. Himpunan. Oleh : Panca Mudji Rahardjo, ST. MT.

DEFINISI. Relasi biner R antara himpunan A dan B adalah himpunan bagian dari A B. Notasi: R (A B).

Piramida Besar Khufu

R = {(Amir, IF251), (Amir, IF323), (Budi, IF221), (Budi, IF251), (Cecep, IF323) }

GLOSSARIUM. A Akar kuadrat

4. SISTEM PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN

Himpunan. Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Relasi. Relasi biner R antara himpunan A dan B adalah himpunan bagian dari A B. Notasi: R (A B).

BAB I H I M P U N A N

Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA

5. PERSAMAAN LINIER. 1. Berikut adalah contoh SPL yang terdiri dari 4 persamaan linier dan 3 variabel.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : ALJABAR LINIER JURUSAN : TEKNIK KOMPUTER JUMLAH SKS : Definisi, Notasi, dan Operasi Vektor 2.

2. Suku pertama dan suku kedua suatu deret geometri berturut-turut adalah a -4 dan a x. Jika suku kedelapan adalah a 52, maka berapa nilai x?

Matematika Semester IV

MATRIKS. 3. Matriks Persegi Matriks persegi adalah matriks yang mempunyai baris dan kolom yang sama.

MATEMATIKA DISKRIT RELASI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

GAMBARAN UMUM SMA/MA. Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan BALITBANG DEPDIKNAS 1

PENYELESAIAN MASALAH LINTASAN TERPENDEK FUZZY DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CHUANG KUNG DAN ALGORITMA FLOYD

KONSEP DASAR STATISTIK

PENDAHULUAN. 1. Himpunan

HIMPUNAN. Arum Handini Primandari, M.Sc Ayundyah Kesumawati, M.Si

LAMPIRAN I. Alfabet Yunani

PROGRAM PEMBELAJARAN KELAS VII SEMESTER I. Mata Pelajaran : Matematika

STANDAR KOMPETENSI : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks

Himpunan. Nur Hasanah, M.Cs

ALJABAR LINIER DAN MATRIKS

3 4y = a. 3x + 5y 1 5 x + 5y 5. c. 5x 6y 30 x + 2y 2. e. 4x + 3y 16 2x 3y 10 y = x x + 9y x + y 100

MENENTUKAN NILAI EIGEN DAN VEKTOR EIGEN MATRIKS INTERVAL TUGAS AKHIR

HIMPUNAN MATEMATIKA. Program Studi Agroteknologi Universitas Gunadarma

Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Relasi dan Fungsi Matematika Diskret (TKE132107) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed

Sifat 1 Untuksebarang bilangan rasional a tak nol dan sebarang bilangan bulat m dan n, berlaku a m. a m = a m + n

UJIAN NASIONAL TAHUN 2009/2010 MATEMATIKA (E-4.2) SMK

PEMBAHASAN SOAL UN MATEMATIKA SMK Kelompok Pariwisata, Seni, dan Kerajinan, Teknologi Kerumahtanggaan, Pekerjaan Sosial, dan Administrasi Perkantoran

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. jelas. Ada tiga cara untuk menyatakan himpunan, yaitu: a. dengan mendaftar anggota-anggotanya;

Matematika Ekonomi, MKK30234 FEBI, IAIN Palopo

1.1. Definisi, Notasi, dan Operasi Vektor 1.2. Susunan Koordinat Ruang R n 1.3. Vektor di dalam R n 1.4. Persamaan garis lurus dan bidang rata

Metode Simpleks (Simplex Method) Materi Bahasan

BAB I HIMPUNAN. Contoh: Himpunan A memiliki 5 anggota, yaitu 2,4,6,8 dan 10. Maka, himpunan A dapat dituliskan: A = {2,4,6,8,10}

Sistem Persamaan Linier dan Matriks

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII ( 1 ) SEMESTER I

MATRIKS. 2. Matriks Kolom Matriks kolom adalah matriks yang hanya mempunyai satu kolom. 2 3 Contoh: A 4 x 1 =

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

G a a = e = a a. b. Berdasarkan Contoh 1.2 bagian b diperoleh himpunan semua bilangan bulat Z. merupakan grup terhadap penjumlahan bilangan.

1.1 MATRIKS DAN JENISNYA Matriks merupakan kumpulan bilangan yang berbentuk segi empat yang tersusun dalam baris dan kolom.

SMPIT AT TAQWA Beraqidah, Berakhlaq, Berprestasi

BAB III ANALISIS FAKTOR. berfungsi untuk mereduksi dimensi data dengan cara menyatakan variabel asal

HIMPUNAN ARUM HANDINI PRIMANDARI, M.SC AYUNDYAH KESUMAWATI, M.SI

II. TINJAUAN PUSTAKA. real. T dinamakan himpunan indeks dari proses atau ruang parameter yang

HIMPUNAN Adri Priadana ilkomadri.com

muhammadamien.wordpress.com

FUNGSI DAN GRAFIK FUNGSI.

SILABUS PENGALAMAN BELAJAR ALOKASI WAKTU

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA KISI-KISI ULANGAN KENAIKAN KELAS (SEMESTER GENAP) TAHUN PELAJARAN 2012/2013

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : ALJABAR LINIER KODE / SKS : IT / 2 SKS

MATRIKS. Notasi yang digunakan NOTASI MATRIKS

Kode, GSR, dan Operasi Pada

Teori Dasar Graf (Lanjutan)

MODUL ALJABAR LINEAR 1 Disusun oleh, ASTRI FITRIA NUR ANI

SILABUS. tentu. Menentukan integral tentu dengan menggunakan sifat-sifat integral. Menyelesaikan masalah

Relasi Adalah hubungan antara elemen himpunan dengan elemen himpunan yang lain. Cara paling mudah untuk menyatakan hubungan antara elemen 2 himpunan

BILANGAN MODUL PERKULIAHAN

BAB II KAJIAN TEORI. Berikut diberikan landasan teori mengenai teori himpunan fuzzy, program

Induksi Matematika. Metode pembuktian untuk pernyataan perihal bilangan bulat adalah induksi matematik.

MUH1G3/ MATRIKS DAN RUANG VEKTOR

Suatu graf G adalah pasangan himpunan (V, E), dimana V adalah himpunan titik

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAHAN AJAR. Bisnis Manajemen dan Parwisata Mata Pelajaran. Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah Kompetensi Dasar

Teori Dasar Graf (Lanjutan)

S I L A B U S. : Memecahkan Masalah Berkaitan dengan Konsep Matrik. Alokasi Waktu. Kompetensi Dasar. Materi Pembelajaran. Sumber Belajar.

SISTEM BILANGAN REAL. 1. Sistem Bilangan Real. Terlebih dahulu perhatikan diagram berikut: Bilangan. Bilangan Rasional. Bilangan Irasional

Himpunan. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

BAB II TEORI KODING DAN TEORI INVARIAN

Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

BAB II RELASI DAN FUNGSI

MODUL 1. A. Himpunan 1. Pengertian Himpunan Himpunan adalah kumpulan objek-objek yang berlainan yang memenuhi suatu syarat keanggotaan tertentu.

Transkripsi:

DAFTAR NOTASI Notasi Operasi Matematis Komponen Notasi 1 Ekspansi Matriks χ chi 2 Indikasi Koordinat Matriks ι iota 3 Enumerasi Komponen Matriks ε epsilon 4 Pencacahan Komponen Matriks ξ xi 5 Penggantian Nilai Sel Matriks ς sigma 6 Ekstraksi Matriks π phi 7 Import Data Diagonal import 1 8 Import Data Non Diagonal import 2 9 Filter Matriks filter 10 Pemotongan Matriks potong 11 Irisan Matriks subset 12 Sisa Irisan Matriks sisa subset 13 Penambahan Min-Plus plus min-plus 14 Perkalian Min-Plus kali min-plus 15 Maka maka xxv

Notasi Umum Kelompok No Komponen Notasi 1 Umum 11 Konstanta C 12 Variabel v 13 Himpunan s.s 14 Matriks m.m 2 Konstanta 21 Jumlah Simpul N 22 Jumlah Populasi P 23 Jumlah Ruas L 24 Panjang Ruas LL 25 Jumlah Jaringan NW 26 Jumlah Garis Permintaan D 27 Volume Permintaan Total DV 3 Variabel 31 Umum v 32 Simpul n 33 Populasi p 34 Ruas l 35 Panjang Ruas ll 36 Permintaan d 37 Volume Permintaan dv 38 Volume Tempuh Permintaan dvl 4 Himpunan 41 Umum s.s 42 Himpunan Simpul s.n 43 Himpunan Ruas s.l 44 Himpunan Permintaan s.d 5 Matriks 51 Umum m.m 52 Matriks Populasi m.p 53 Matriks Ruas m.l 54 Matriks Permintaan m.d 55 Matriks Panjang Lintasan Terpendek m.sp 56 Matriks Ruas Jaringan Ideal m.l IN 57 Matriks Panjang Lintasan Terpendek Jaringan Ideal m.sp IN 6 Lain2 61 Bentuk F 62 Bentang S 63 Lebar W 64 Aspek Rasio AR 65 Derajat DG 66 Aksesibilitas A 67 Cakupan C 68 Kepadatan G xxvi

DAFTAR RUMUS Rumus 2.1 Representasi Graf 26 Rumus 2.2 Rumus Umum Optimasi 29 Rumus 2.3 Panjang Lintasan Terpendek Floyd 30 Rumus 2.4 Teori Matriks Kesamaan Matriks 32 Rumus 2.5 Teori Matriks Penjumlahan Matriks 33 Rumus 2.6 Teori Matriks Perkalian Matriks dengan Skalar 33 Rumus 2.7 Teori Matriks Perkalian Vektorial Dua Matriks 33 Rumus 2.8 Teori Matriks Pentransposan Matriks 33 Rumus 2.9 Teori Matriks Matriks Ko Faktor 33 Rumus 2.10 Teori Matriks Penginversan Matriks 33 Rumus 2.11 Matriks M 1 2x2 34 Rumus 2.12 Determinan Matriks M 1 2x2 34 Rumus 2.13 Matriks M 2 3x3 34 Rumus 2.14 Determinan Matriks M 2 3x3 34 Rumus 2.15 Operasi Aljabar Maks - Plus 35 Rumus 2.16 Operasi Aljabar Maks - Plus 35 Rumus 2.17 Operasi Matriks Aljabar Maks - Plus 35 Rumus 2.18 Operasi Matriks Aljabar Maks - Plus 35 Rumus 2.19 Operasi Matriks Pangkat Aljabar Matriks Plus 35 Rumus 2.20 Operasi Matriks Pangkat 1 Aljabar Matriks Plus 35 Rumus 2.21 Enumerasi Anggota Himpunan 37 Rumus 2.22 Persyaratan Anggota Himpunan 37 Rumus 2.23 Operasi Himpunan Kardinal 37 Rumus 2.24 Operasi Himpunan Himpunan Kosong 37 Rumus 2.25 Operasi Himpunan Himpunan Bagian 37 Rumus 2.26 Operasi Himpunan Himpunan Sama 37 Rumus 2.27 Operasi Himpunan Himpunan Ekivalen 37 Rumus 2.28 Operasi Himpunan Himpunan Saling Lepas 38 Rumus 2.29 Operasi Himpunan Irisan 38 xxvii

Rumus 2.30 Operasi Himpunan Gabungan 38 Rumus 2.31 Operasi Himpunan Komplemen 38 Rumus 2.32 Operasi Himpunan Selisih 38 Rumus 2.33 Operasi Himpunan Beda Setangkup 38 Rumus 2.34 Operasi Himpunan Perkalian Kartesian 38 Rumus 2.35 Rumus Taffee Konekvitas Minimal 38 Rumus 2.36 Rumus Taffee Konektivitas Maksimal 39 Rumus 2.37 Rumus Taffee Indeks Gamma 39 Rumus 2.38 Rumus Taffee Operasi Matriks T 40 Rumus 2.39 Rumus Taffee Operasi Matriks D 41 Rumus 2.40 Rumus Taffee Jumlah Ruas Matriks D 41 Rumus 2.41 Rumus Taffee Operasi Matriks L 42 Rumus 2.42 Rumus Taffee Jumlah Panjang Matriks L 42 Rumus 2.43 Rumus Aksesibilitas Titik 42 Rumus 2.44 Rumus Kepadatan Jaringan Jalan (Luas wilayah) 43 Rumus 2.45 Rumus Kepadatan Jaringan Jalan (Populasi wilayah) 43 Rumus 2.46 Rumus PSI Perkerasan Lentur 45 Rumus 2.47 Rumus PSI Perkerasan Kaku 45 Rumus 4.1 Perhitungan Kualitas Panjang Jaringan Jalan 87 Rumus 4.2 Perhitungan Kualitas Jumlah Simpul Terhubung 88 Rumus 4.3 Konektivitas Perbandingan Terhadap Jarak Lurus Langsung 88 Rumus 4.4 Konektivitas Perbandingan Terhadap Jaringan Harapan 89 Rumus 4.5 Identifikasi Ruas Konektivitas Kurang Baik 89 Rumus 4.6 Perhitungan Kualitas A ksesibilitas Jarak Pencapaian 91 Rumus 4.7 Perhitungan Kualitas Lintasan Pengaliran Lalu Lintas 93 Rumus 4.8 Perhitungan Kualitas Volume Seluruh Kendaraan Jarak 94 Rumus 4.9 Perhitungan Identifikasi Lintasan Kurang Baik 94 Rumus 4.10 Perhitungan Kualitas Cakupan 95 Rumus 4.11 Perhitungan Kualitas Kepadatan 96 Rumus 4.12 Perhitungan Kualitas Struktur Jaringan 96 Rumus 4.13 Perhitungan Kualitas Umum Fisik Jaringan 96 Rumus 4.14 Operasi Penambahan Aljabar Min - Plus 109 xxviii

Rumus 4.15 Operasi Perkalian Aljabar Min - Plus 109 Rumus 4.16 Operasi Import Data Diagonal 110 Rumus 4.17 Operasi Import Data Non Diagonal 110 Rumus 4.18 Operasi Penyebutan Nilai Sel Matriks 111 Rumus 4.19 Operasi Pencacahan Jumlah Sel Matriks 111 Rumus 4.20 Operasi Ekstraksi Nilai Ekstrem Matriks 111 Rumus 4.21 Operasi Ekstraksi Koordinat Matriks 112 Rumus 4.22 Operasi Ekstraksi Sel Matriks 112 Rumus 4.23 Operasi Ekstraksi Variasi Nilai Sel Matriks 112 Rumus 4.24 Operasi Ekspansi Matriks 112 Rumus 4.25 Operasi Identifikasi Koordinat Matriks 113 Rumus 4.26 Operasi Penyusunan Matriks Gabungan 113 Rumus 4.27 Operasi Penambahan Matriks Aljabar Min Plus 113 Rumus 4.28 Operasi Perkalian Matriks Aljabar Min Plus 114 Rumus 4.29 Operasi Pangkat Matriks Aljabar Min Plus 114 Rumus 4.30 Operasi Pemotongan Matriks 114 Rumus 4.31 Operasi Ekstraksi Matriks 115 Rumus 4.32 Operasi Penyaringan Matriks 115 Rumus 4.33 Operasi Pergantian Nilai Sel Tertentu 115 Rumus 4.34 Operasi Pengurangan/Penambahan Jumlah Baris Kolom 115 Rumus 4.35 Operasi Perkalian Sel Pusat Baris Kolom 115 xxix