1
2
3
4
5
Identifying Customer Needs Memastikan bahwa produk terfokus pada kebutuhan customer Mengidentifikasikan kebutuhan laten/tersembunyi dan kebutuhan eksplisitnya Memberikan dasar fakta untuk membenarkan spesifikasi produk Membuat dokumen aktivitas kebutuhan dari proses pengembangan Memastikan tidak ada kebutuhan kritis customer yang terlewati / terlupakan Mengembangkan pengertian umum dari kebutuhan customer di antara anggota tim pengembangan 6
Langkah-Langkah Identifying Customer Needs Langkah 1 : Mengumpulkan Data Mentah dari Konsumen Langkah 2 : Mengintrepretasikan Data Mentah yang Didapat Menjadi Kebutuhan Konsumen yang Harus Dipenuhi Langkah 3 : Membentuk Kebutuhan-Kebutuhan Tersebut Menjadi Sebuah Hirarki/ Tingkatan, primer, sekunder, dan (jika dibutuhkan) tersier Langkah 4 : Menentukan Tingkat Kepentingan Relatif Tiap-Tiap Kebutuhan Langkah 5 : Merefleksikan Hasil yang Telah Didapat 7
Mission statement : Produk CEKOP Deskripsi produk Produk yang merupakan gabungan antara sekop dan cangkul sehingga dalam 1 buah produk memiliki 2 fungsi yang berbeda (multifungsi). Tujuan utama bisnis Terjadi peningkatan penjualan sebesar 1%-2% pada setiap bulannya Pasar utama Orang yang memiliki hobby berkebun dan melakukan travelling. Pasar sekunder Kalangan rumah tangga Asumsi poduk Stakeholder Produk yang ringan, kuat, tidak mudah karat, memiliki design yang ergonomics, mudah disimpan dan mudah dibawa, serta multifungsi. Ringan, mudah dibawa, bentuk menarik, serasi, estetika, dan multifungsi. Pengguna (customer), pengecer (retailer), pihak produksi, pemasaran, departemen hukum atau legal. 8
Mission Statement : Produk COCONUT GRATER 9
1. Mengumpulkan Data dari Customer 1. Interview Melakukan diskusi antara tim pengembangan produk dengan customer. 2. Focus groups Melakukan diskusi antara seorang moderator dengan sebuah grup yang terdiri dari 8 sampai 10 customer. Moderator biasanya seorang peneliti pasar yang profesional, tetapi dapat juga salah satu dari tim pengembangan produk. 3. Observasi penggunaan produk Melakukan pengamatan ketika customer menggunakan produk tersebut. Hal ini dapat memperlihatkan detail-detail mengenai kebutuhan customer. 10
Perbandingan Interviews vs Focus Group 11
Seni Menampilkan Data Kebutuhan Pelanggan Kapan dan mengapa Anda menggunakan produk jenis ini? Ceritakan pengalaman menarik ketika Anda menggunakan produk ini? Apa yang Anda sukai dari produk yang sekarang? Apa yang tidak Anda sukai dari produk yang sekarang? Hal-hal apa yang Anda pertimbangkan ketika membeli produk ini? 12 Apa perbaikan yang ingin Anda lakukan terhadap produk ini?
Mengumpulkan Data dari Customer Ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan agar percakapan dengan customer menjadi efektif, yaittu : Go with the flow (Biarkan wawancara mengalir apa adanya) Gunakan benda visual dan alat peraga, seperti produk saingan untuk mendorong customer mengeluarkan pendapatnya Jangan mengatakan teknologi produk yang sebenarnya pada customer Usahakan agar customer memberikan pendapat mengenai produk dan atau hal-hal yang berhubungan dengan produk. Perhatikan tanda-tanda dan ekspresi yang menunjukkan kebutuhan laten customer Perhatikan informasi nonverbal customer 13
Dokumentasi Hasil Interaksi Dengan Pelanggan Rekaman Suara (Audio Recording) Catatan Rekaman Video Foto 14
Polling Perancangan Produk Cekop Kami berencana membuat alat yang menggabungkan kedua fungsi alat cangkul dan sekop yang kami sebut cekop. Perubahan fungsi dari cangkul menjadi sekop dilakukan dengan menggunakan engsel yang dipasang pada mata cekop. Oleh karena itu kami perlu masukan dari Bpk/Ibu/Sdr/i. Kami mengharapkan jawaban-jawaban yang paling sesuai menurut Anda. Jenis kelamin : Umur : Pekerjaan : Beri tanda centang ( ) pada kotak yang telah disediakan? Kekurangan apa yang anda rasakan ketika menggunakan cangkul? Mata cangkul mudah lepas Berat Terlalu besar Lain-lain,? Bagaimana cara mempermudah penyimpanan alat tersebut yang anda inginkan? Dilipat Dapat dilepas-rakit menjadi beberapa bagian Ukuran dibuat lebih kecil? Kesulitan apa yang anda hadapi jika anda menggunakan cangkul dalam berkebun? Jawab:? Menurut anda, dengan alat apakah cara paling mudah untuk membuang timbunan tanah (hasil cangkulan)? Sekop Tangan Cangkul? Jika ada alat yang menggabungkan fungsi sekop dan cangkul apakah anda akan membelinya? Ya Tidak? Jika tidak, mengapa anda tidak mau membelinya? Mahal Penggunaannya sulit Lain-lain,? Karakteristik apa yang paling anda harapkan dari alat cekop ini (cangkul&sekop)? Kuat Tahan karat Ringan Lain-lain,? Desain cekop seperti apa yang anda inginkan? Minimalis Artistik Ergonomis? Berapakah harga yang mau anda keluarkan untuk sebuah produk cekop tersebut? Kurang dari Rp.50.000,00 Antara Rp.50.000,00 hingga Rp.100.000,00 Lebih dari Rp.100.000,00 TERIMA KASIH 15
2. Menginterpretasikan data mentah yang diperoleh menjadi kebutuhan konsumen yang harus dipenuhi Panduan Dalam Membuat Need Statement: Ungkapkan dalam bentuk apa yang harus dipenuhi produk ini (what product has to do) bukan apa yang bisa dilakukan produk ini (what product might do) Buat pernyataan yang spesifik dari data mentah yang didapat, pastikan tidak ada yang terlewati Lebih baik gunakan bentuk kalimat positif Bentuk kebutuhan konsumen sebagai atribut produk Hindari kata-kata harus dan mesti 16
Interpretasi Kebutuhan Konsumen Alat berkebun yang ringan Alat berkebun yang kuat Alat berkebun yang tahan karat Alat berkebun yang mudah cara penyimpanannya Kebutuhan Konsumen Alat berkebun yang harganya murah Alat berkebun yang memiliki desain yang ergonomis Alat berkebun yang mudah dalam proses penggunaannya Alat berkebun yang mudah dibawa Alat berkebun dengan bagian mata yang yang kuat terhubung dengan bagian gagang atau pegangan 17
3. Menyusun Kebutuhan ke dalam Hierarki 1. Tuliskan setiap pernyataan kebutuhan pada kartu-kartu atau secarik kertas yang terpisah 2. Kurangi pernyataan kebutuhan yang sama atau tidak dibutuhkan lagi 3. Kelompokkan kartu-kartu berdasarkan kesamaan kebutuhan yang diekspresikan 4. Berikan nama atau label untuk setiap grup 5. Pertimbangkan untuk mengelompokkan grup yang dihasilkan menjadi super grup yang terdiri dari 2 sampai 5 grup 6. Periksa dan edit kembali pernyataan kebutuhan yang telah disusun 18
Hierarki Kebutuhan Konsumen Level 1 Level 2 Alat berkebun yang ringan Memiliki berat kurang dari 5 kg Alat berkebun yang kuat Bagian gagang dan mata (mata cangkul/sekop) yang tidak mudah patah Alat berkebun yang tahan karat Tahan terhadap karat setelah masa penggunaannya lebuh dari 2,5 tahun Alat berkebun yang mudah cara penyimpanannya Alat berkebun yang murah Alat berkebun yang memiliki desain yang ergonomis Alat berkebun yang mudah dalam penggunanya Alat berkebun yang mudah dibawa Alat yang dapat dilipat atau mudah dilepas antar komponennya sehingga dapat disimpan pada tempat yang kecil Dapat dijangkau oleh semua kalangan Dapat memberikan kenyamanan bagi penggunanya dan meminimalkan tingkat cedera bagi penggunannya Proses penggunaanya dapat dengan mudah dipahami oleh semua kalangan Memiliki berat kurang dari 5 kg 19
Hierarki Kebutuhan Konsumen Jemuran kuat Kebutuhan Primer Jemuran tahan lama Jemuran tahan karat Jemuran mudah disimpan Jemuran berukuran sedang Harga jemuran sesuai dengan produk yang dihasilkan Jemuran dilengkapi dengan penutup Jemuran dilengkapi dengan fasilitas tambahan Kebutuhan Sekunder Jemuran terbuat dari bahan yang kuat dan kokoh Jemuran tidak mudah goyah terkena angin dan hujan Jemuran dengan bahan berkualitas, tidak mudah penyok Jemuran terbuat dari logam tahan karat Jemuran dapat dilipat Jemuran dibuat dengan ukuran yang tidak memakan banyak tempat Jemuran dapat menjemur pakaian dengan kapasitas cukup Jemuran dibuat dengan bahan dan proses produksi yang sesuai ekspektasi konsumen Penutup jemuran dapat melindungi semua pakaian yang dijemur dari hujan Penutup jemuran mudah dioperasikan saat hujan akan turun Penutup jemuran tidak membuat pakaian menjadi apek Jemuran dilengkapi dengan penjepit pakaian Jemuran dilengkapi dengan hanger 20
4. Menentukan Kepentingan Relatif Dari Kebutuhan Penentuan kepentingan relatif dari kebutuhan dilakukan oleh customer dengan memberikan angka untuk setiap kebutuhan. Angka ini merupakan skala kepentingan dari setiap kebutuhan. Misalnya skala 1 sampai 5 dimana 1 untuk kebutuhan yang paling tidak penting dan 5 untuk kebutuhan yang paling penting. Selanjutnya pihak pengembangan produk dapat menentukan kepentingan relatif setiap kebutuhan dengan memilih salah satu dari 3 cara, yaitu : 1. Berdasarkan rata-rata 2. Berdasarkan standar deviasi 3. Berdasarkan jumlah respon dari customer untuk setiap kebutuhan Ada 2 pendekatan dasar dalam penetapan kepentingan relatif dari kebutuhan, antara lain: Bersandar pada konsensus anggota tim berdasarkan pengalaman mereka selama ini dengan pelanggan Berdasarkan nilai kepentingan yang diperoleh dari survey lanjutan terhadap pelanggan Hasil dari tahap ini adalah bobot kepentingan secara numerik untuk setiap kebutuhan. 21
Tingkat Kepentingan Berdasarkan Kebutuhan Konsumen No Need Tingkat Kepentingan 1 Ringan 5 2 Tidak mudah copot/lepas(engselnya) 5 3 Harga terjangkau 4 4 Kuat 3 5 Mudah disimpan(dilipat) 3 6 Tidak mudah berkarat 2 7 Ergonomik (gripnya) 1 22
Tingkat Kepentingan Berdasarkan Kebutuhan Konsumen Spesifikasi Kepentingan Persentase Jumlah Respons Skala Kepentingan Ukuran Jemuran Kecil 17% 2 Sedang 51% 5 Besar 32% 3 Bentuk Jemuran Dapat Dilipat 52% 5 Mempunyai penutup 46% 4 Mempunyai pengering 2% 1 Desain Penutup Jemuran Berbentuk seperti parasut 51% 5 Berbentuk seperti payung 49% 5 Harga Jemuran Berpenutup yang Pantas <=Rp 200.000,00 48% 5 Rp 201.000 - Rp 250.000 31% 3 Rp 251.000 - Rp 300.000 17% 2 >=Rp 300.000 4% 1 Fasilitas Tambahan pada Jemuran Dapat dilipat dan berpenutup 58% 5 Penjepit pakaian 24% 2 Roda 12% 2 Hanger 6% 1 23
5. Merefleksikan Seluruh Hasil dan Proses Refleksi hasil dan proses dapat dilakukan dengan menjawab beberapa pertanyaan, seperti : Sudahkah kita berinteraksi dengan semua tipe pelanggan penting dalam target pasar kita? Dan Apakah kita telah menanyakan pendapat semua kalangan customer yang penting pada target pasar kita? Apakah kita sanggup menangkap lebih jauh kebutuhan yang berhubungan dengan produk sekarang untuk menangkap kebutuhan yang tersembunyi dari pelanggan kita? Masih adakah wilayah penyelidikan yang harus kita kejar untuk mencatat kemajuan wawancara atau survei yang telah dilakukan? Manakah diantara pelanggan yang diwawancara merupakan partisipan yang baik, yang dapat membantu kita pada usaha pengembangan produk lebih lanjut? Apa yang kita ketahui sekarang, namun belum kita ketahui waktu memulai proses? Apakah kita mendapatkan kejutan dengan kebutuhan yang terkumpul? Apakah kita sudah melibatkan setiap orang dalam organisasi kita yang membutuhkan pemahaman yang baik mengenai kebutuhan pelanggan? 24 Bagaimana kita memperbaiki proses pada usaha pengembangan di masa yang akan datang?
BENCHMARKING Benchmarking adalah metode untuk mengukur suatu perusahaan dengan perusahaan yang operasinya lebih bagus dengan perusahaan yang diukur Beberapa langkah dalam benchmarking : Pilih produk, proses atau area fungsi dari perusahaan yang akan di Benchmarking Identifikasi metrics performance yang akan diukur dan digunakan untuk perbandingan Identifikasi perusahaan yang terbaik di classnya untuk setiap produk atau proses untuk di benchmarking. Perusahaan yang terbaik adalah yang memiliki good performance dalam biaya yang rendah dan tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi. Perbandingan produk atau proses dengan menggunakan performance metrics. Specify program dan kegiatan untuk kompetisi. Tujuan agar produksi atau proses menjadi terbaik di classnya 25
KEBUTUHAN MANUSIA Kebutuhan Psikologi (Physiological needs) atau kebutuhan dasar meliputi kebutuhan akan rasa lapar dan haus, tidur, istirahat, dll. Kebutuhan akan rasa aman (Safety and security needs), yang meliputi kebutuhan akan rasa aman, perlindungan dari bahaya, ancaman dan terror. Ketika kebutuhan fisik telah terpenuhi maka kebutuhan akan rasa aman akan menjadi dominan Kebutuhan kasih sayang (Social needs for love and esteem by others) kebutuhan ini meliputi keinginan untuk dimiliki, menjadi identitas suatu grup dan penerimaan social. Kebutuhan akan harga diri (Psychological needs for self esteem and self respect) kebutuhan untuk diakui dan dihargai. Kebutuhan akan aktualisasi diri (Self fulfillment needs) ketika semua kebutuhan sudah tercukupi seseorang membutuhkan untuk mengembangkan diri, ide dan kreatifitas. 26
This is the end of the PRESENTATION 27