8 June 2011 MATEMATIKA DISKRIT 2

dokumen-dokumen yang mirip
Definisi Aljabar Boolean

Definisi Aljabar Boolean

ALJABAR BOOLEAN. Misalkan terdapat. Definisi:

Definisi Aljabar Boolean

Aljabar Boolean. Rinaldi Munir/IF2151 Mat. Diskrit 1

Matematika informatika 1 ALJABAR BOOLEAN

Aljabar Boolean. Matematika Diskrit

Review Sistem Digital : Aljabar Boole

2. Gambarkan gerbang logika yang dinyatakan dengan ekspresi Boole di bawah, kemudian sederhanakan dan gambarkan bentuk sederhananya.

Aljabar Boolean. Bahan Kuliah Matematika Diskrit

Bahan Kuliah. Priode UTS-UAS DADANG MULYANA. dadang mulyana 2012 ALJABAR BOOLEAN. dadang mulyana 2012

Matematika Logika Aljabar Boolean

ebook PRINSIP & PERANCANGAN LOGIKA Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma 2013

TI 2013 IE-204 Elektronika Industri & Otomasi UKM

DEFINISI ALJABAR BOOLEAN

Aljabar Boolean. Adri Priadana

Pertemuan ke-4 ALJABAR BOOLEAN I

Aljabar Boolean. IF2120 Matematika Diskrit. Oleh: Rinaldi Munir Program Studi Informatika, STEI-ITB. Rinaldi Munir - IF2120 Matematika Diskrit

BAB 6 ALJABAR BOOLE. 1. Definisi Dasar MATEMATIKA DISKRIT

yang paling umum adalah dengan menspesifikasikan unsur unsur pembentuknya (Definisi 2.1 Menurut Lipschutz, Seymour & Marc Lars Lipson dalam

Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 08 --

FPMIPA UPI ILMU KOMPUTER I. TEORI HIMPUNAN

Aljabar Boolean. Rudi Susanto

O L E H : H I DAYAT J U R U SA N TEKNIK KO M P U TER U N I KO M 2012

BAB 2 GERBANG LOGIKA & ALJABAR BOOLE

BAB 4. Aljabar Boolean

BAB 6 ALJABAR BOOLE. 1. Definisi Dasar. Teorema 1 MATEMATIKA DISKRIT

ALJABAR BOOLEAN R I R I I R A W A T I, M. K O M L O G I K A M A T E M A T I K A 3 S K S

Logika Matematika Aljabar Boolean

a + b B a + b = b + a ( ii) a b = b. a

Aljabar Boole. Meliputi : Boole. Boole. 1. Definisi Aljabar Boole 2. Prinsip Dualitas dalam Aljabar

PERCOBAAN DIGITAL 01 GERBANG LOGIKA DAN RANGKAIAN LOGIKA

Representasi Boolean

I. Judul Percobaan Rangkaian Gerbang Logika dan Aljabar Boolean

Gambar 28 : contoh ekspresi beberapa logika dasar Tabel 3 : tabel kebenaran rangkaian gambar 28 A B C B.C Y = (A+B.C )

MATERI 2 COMBINATIONAL LOGIC

Pengaplikasian Aljabar Boolean dalam Menghias Permukaan Roti Panggang oleh Pemanggang Roti Pintar (Smart Toaster)

MAKALAH SISTEM DIGITAL

Komplemen Boolean dituliskan dengan bar/garis atas dengan aturan sebagai berikut

BAB III GERBANG LOGIKA DAN ALJABAR BOOLEAN

STUDI METODE QUINE-McCLUSKEY UNTUK MENYEDERHANAKAN RANGKAIAN DIGITAL S A F R I N A A M A N A H S I T E P U

Aljabar Boolean. Disusun oleh: Tim dosen SLD Diedit ulang oleh: Endro Ariyanto. Prodi S1 Teknik Informatika Fakultas Informatika Universitas Telkom

Review Sistem Digital : Logika Kombinasional

Algoritma & Pemrograman 2C Halaman 1 dari 7 ALJABAR BOOLEAN

0.(0.1)=(0.0).1 0.0=0.1 0=0

Modul Praktikum. Logika Dasar. Dosen Pengampu: Anie Rose Irawati M.Cs. Penyusun:

PENERAPAN METODE QUINE-MC CLUSKEY UNTUK MENYEDERHANAKAN FUNGSI BOOLEAN

Rangkaian digital yang ekivalen dengan persamaan logika. Misalnya diketahui persamaan logika: x = A.B+C Rangkaiannya:

BAB II ALJABAR BOOLEAN DAN GERBANG LOGIKA

Output b akan ada aliran arus dari a jika saklar x ditutup dan sebaliknya Output b tidak aliran arus dari a jika saklar x dibuka.

Elektronika dan Instrumentasi: Elektronika Digital 2 Gerbang Logika, Aljabar Boolean. Yusron Sugiarto

BAB IV : RANGKAIAN LOGIKA

Aplikasi Aljabar Boolean dalam Komparator Digital

Pertemuan 8. Aplikasi dan penyederhanaan Aljabar Boolean

ALJABAR BOLEAN. Hukum hukum ALjabar Boolean. 1. Hukum Komutatif

JUMANTAKA Halaman Jurnal: Halaman LPPM STMIK DCI:

Gerbang dan Rangkaian Logika

Gerbang Logika & Aljabar Boole. Eka Maulana, ST, MT, Meng. Brawijaya University

BAB X FUNGSI BOOLEAN, BENTUK KANONIK, DAN BENTUK BAKU

ALJABAR BOOLEAN. -Definisi -AB dua-nilai. Altien Jonathan Rindengan, S.Si, M.Kom

Gerbang gerbang Logika -5-

09/01/2018. Capaian Pembelajaran Mahasiswa dapat menjelaskan konsep diagram Venn, teorema Boolean dan membangun fungsi Boolean.

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER Aljabar Boolean, Gerbang Logika, dan Penyederhanaannya

( A + B) C. Persamaan tersebut adalah persamaan rangkaian digital dengan 3 masukan sehingga mempunyai 8 kemungkinan keadaan masukan.

Himpunan Matematika Diskret (TKE132107) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed

dasar pembentuk dlm sistem digital. beroperasi dlm bilangan biner (gerbang logika biner).

Ada dua macam bentuk kanonik:

GERBANG dan ALJABAR BOOLE

Tabel kebenaran untuk dua masukan (input) Y = AB + AB A B Y

Organisasi & Arsitektur Komputer

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET TEKNIK DIGITAL LS 2 : Aljabar Boolean, Teori De Morgan I dan De Morgan II

Bentuk Standar Ungkapan Boolean. Instruktur : Ferry Wahyu Wibowo, S.Si., M.Cs.

BAB 2. HIMPUNAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER ILHAM SAIFUDIN PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK. Senin, 17 Oktober 2016

Aljabar Boolean dan Gerbang Logika Dasar

Rangkaian Logika. Eko Didik Widianto. Sistem Komputer - Universitas eko didik widianto - siskom undip SK205 Sistem Digital 1 / 32

Rangkaian Logika. Kuliah#2 TSK205 Sistem Digital - TA 2011/2012. Eko Didik Widianto. Teknik Sistem Komputer - Universitas Diponegoro.

63 ISSN: (Print), (Online)

Gerbang dan Rangkaian Logika Teknik Digital (TKE071207) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed

Logika Matematika Teori Himpunan

GERBANG LOGIKA. Keadaan suatu sistem Logika Lampu Switch TTL CMOS NMOS Test 1 Tinggi Nyala ON 5V 5-15V 2-2,5V TRUE 0 Rendah Mati OFF 0V 0V 0V FALSE

Pertemuan 10. Fungsi Boolean, Bentuk Kanonik dan Bentuk Baku

Perancangan Rangkaian Logika. Sintesis Rangkaian Logika

MK SISTEM DIGITAL SESI III GERBANG LOGIKA

LANDASAN MATEMATIKA Handout 2

Perancangan Aplikasi Penyederhanaan Fungsi Boolean Dengan Metode Quine-MC Cluskey

DISUSUN OLEH AMALIA NURJANNAH, S.Pd

Pertemuan ke-5 ALJABAR BOOLEAN III

Pertemuan 6. Operasi Himpunan

18/09/2017. Fakultas Teknologi dan Desain Program Studi Teknik Informatika

BAB III ALJABAR BOOLE (BOOLEAN ALGEBRA)

BAB 7 PENYEDERHANAAN

4.1 Menguraikan Rangkaian-Rangkaian Logika Secara Aljabar. Gambar 4.1 Rangkaian logika dengan ekspresi Booleannya

Ungkapan Boolean dan Aljabar Boolean. Instruktur : Ferry Wahyu Wibowo, S.Si., M.Cs.

LAPORAN PRAKTIKUM GERBANG LOGIKA (AND, OR, NAND, NOR)

Induksi Matematika. Metode pembuktian untuk pernyataan perihal bilangan bulat adalah induksi matematik.

Himpunan adalah kumpulan objek objek yang berbeda (Liu, 1986)

RANGKAIAN KOMBINASIONAL

MSH1B3 LOGIKA MATEMATIKA Aljabar Boolean (Lanjutan)

Kode MK/ Nama MK. Cakupan 8/29/2014. Himpunan. Relasi dan fungsi Kombinatorial. Teori graf. Pohon (Tree) dan pewarnaan graf. Matematika Diskrit

Perancangan Rangkaian Logika. Sintesis Rangkaian Logika

Transkripsi:

MisalkanterdapatDuaoperator biner: + dan Sebuah operator uner:. B: himpunanyang didefinisikanpadaoperator +,, dan dan1 adalahduaelemenyang berbedadarib. Tupel(B, +,, ) disebutaljabarbooleanjika untuksetiapa, b, c Bberlakuaksiomaaksioma atau postulat Huntington berikut: 8 June 211 MATEMATIKA DISKRIT 2

1. Closure:(i) a+ b B (ii) a b B 2. Identitas: (i) a+ = a (ii) a 1 = a 3. Komutatif: (i) a+ b= b+ a (ii) a b= b. a

4. Distributif: (i) a (b+ c) = (a b) + (a c) (ii) a+ (b c) = (a+ b) (a+ c) 5. Komplemen: (i) a+ a = 1 (ii) a a =

Untuk mempunyai sebuah aljabar Boolean, harus diperlihatkan: 1. Elemen-elemen himpunan B, 2. Kaidah operasi untuk operator biner dan operator uner, 3. Memenuhi postulat Huntington.

Aljabar Boolean dua-nilai: B= {, 1} operator biner, + dan operator uner, Kaidahuntukoperator binerdanoperator uner: a b a b a b a + b a a 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

Misalkan(B, +,, ) adalahsebuahaljabar Boolean. Suatu ekspresi Boolean dalam (B, +,, ) adalah: (i) setiapelemendidalamb, (ii) setiap peubah, (iii) jikae 1 dane 2 adalahekspresiboolean, makae 1 + e 2, e 1 e 2, e 1 adalahekspresi Boolean

Contoh: a (b+ c) jikaa=, b= 1, danc=, makahasilevaluasi ekspresinya adalah (1 + ) = 1 1 = 1 Dua ekspresi Boolean dikatakan ekivalen (dilambangkan dengan = ) jika keduanya mempunyai nilai yang sama untuk setiap pemberiannilai-nilaikepadanpeubah.

Perlihatkanbahwaa+ a b= a+ b a b a a b a + a b a + b 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

1. Perlihatkanbahwaa(a + b) = ab 2. Perlihatkanbahwa( a+ b) = a b 3. Perlihatkanbahwaa (b +c )=(a b )+(ac )

Misalkan S adalah kesamaan(identity) di dalam aljabar Boolean yang melibatkan operator +,, dan komplemen, maka jika pernyataan S* diperoleh dengan cara mengganti dengan + + dengan dengan 1 1 dengan dan membiarkan operator komplemen tetap apa adanya, maka kesamaan S* juga benar. S* disebut sebagai dual dari S.

(i) (a 1)( + a ) = dualnya (a+ ) + (1 a ) = 1 (ii) a(a + b) = ab dualnyaa+ a b= a+ b

1. Hukum identitas: (i) a+ = a (ii) a 1 = a 2. Hukum idempoten: (i) a+ a = a (ii) a a= a 3. Hukum komplemen: (i) a+ a = 1 (ii) aa = 4. Hukum dominansi: (i) a = (ii) a+ 1 = 1 5. Hukum involusi: (i) (a ) = a 6. Hukum penyerapan: (i) a+ ab= a (ii) a(a+ b) = a

7. Hukum komutatif: (i) a+ b= b+ a (ii) ab= ba 8. Hukum asosiatif: (i) a+ (b+ c) = (a+ b) + c (ii) a(bc) = (ab) c 9. Hukum distributif: (i)a+(bc) = (a+ b) (a+ c) (ii) a(b+ c) = ab+ ac 1. Hukum De Morgan: (i) (a+ b) = a b (ii)(ab) = a + b 11. Hukum/1 (i) = 1 (ii) 1 =

Buktikan(i) a+ a b= a+ b dan (ii) a(a + b) = ab Penyelesaian: (i) a+ a b = (a+ ab) + a b (ii) adalah dual dari(i) (Penyerapan) = a+ (ab+ a b) (Asosiatif) = a+ (a+ a )b (Distributif) = a+ 1 b (Komplemen) = a+ b (Identitas)

FungsiBoolean(disebutjugafungsibiner) adalahpemetaandarib n kebmelaluiekspresi Boolean, kita menuliskannya sebagai f: B n B yang dalamhalinib n adalahhimpunanyang beranggotakan pasangan terurut ganda-n (ordered n-tuple) didalamdaerahasalb.

Setiap ekspresi Boolean tidak lain merupakan fungsi Boolean. Misalkan sebuah fungsi Boolean adalah f(x, y, z) = xyz + x y+ y z Fungsi f memetakan nilai-nilai pasangan terurut ganda-3 (x, y, z) kehimpunan{, 1}. Contoh (1,, 1) yang berartix= 1, y=, danz= 1 f(1,, 1) = 1 1 + 1 + 1 = + + 1 = 1.

Contoh-contoh fungsi Boolean yang lain: f(x) = x f(x, y) = x y+ xy + y f(x, y) = x y f(x, y) = (x+ y) f(x, y, z) = xyz Setiappeubahdidalam fungsiboolean, termasuk dalam bentuk komplemennya, disebut literal. Contoh: Fungsih(x, y, z) = xyz pada contoh di atas terdiri dari 3 buah literal, yaitux, y, danz.

DiketahuifungsiBooelanf(x, y, z) = xyz, nyatakan f dalam tabel kebenaran. x y z f(x, y, z) = xy z 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

BilasebuahfungsiBoolean dikomplemenkan, kitamemperolehfungsikomplemen. Fungsi komplemen berguna pada saat penyederhanaanfungsiboolean. Fungsikomplemendarif, yaitu f dapatdicari denganduacara, yaitu:

1. Menggunakan hukum De Morgan Hukum De Morgan untuk dua buah peubah (berlakuuntukn peubah), x 1 danx 2, adalah: (i) (x 1 + x 2 ) = x 1 x 2 (ii) (x 1 x 2 ) = x 1 + x 2 (dual dari(i))

Misalkanf(x, y, z) = x(y z + yz), tentukanf! Solusi: f (x, y, z) = (x(y z + yz)) = x + (y z + yz) = x + (y z ) (yz) = x + (y+ z) (y + z )

2. Menggunakanprinsipdualitas. Tentukandual dariekspresiboolean yang merepresentasikan f, lalu komplemenkan setiap literal di dalam dual tersebut. Contoh Misalkanf(x, y, z) = x(y z + yz), maka Dual dari f =x+ (y + z ) (y+ z) Komplemenkantiapliteralnya: x + (y+ z) (y + z ) = f Jadi, f (x, y, z) = x + (y+ z)(y + z )

1. DiketahuifungsiBoolean h(x,y,z)=x yz,nyatakan h dalam tabel kebenaran 2. Buktikanbahwaf(x,y,z) = x y z+ x yz+ xy ekivalendengang(x,y,z) = x z+ xy tabel kebenaran 3. Misalkanf(x, y, z) = y ((x+z ) (xy)), tentukanf dengan: a. Hukum D Morgan b. Prinsip Dualitas

1. Jaringan Pensaklaran(Switching Network) Saklar: objek yang mempunyai dua buah keadaan: bukadantutup. Tiga bentuk gerbang paling sederhana: 1. a x b Outputbhanyaadajikadanhanyajikax dibuka x

2. a x y b Outputbhanyaadajikadanhanyajikaxdany dibuka xy 3. a x b y Outputchanyaadajikadanhanyajikaxatauy dibuka x+ y c

Contoh rangkaian pensaklaran pada rangkaian listrik: 1. Saklar dalam hubungan SERI: logika AND Sumber tegangan A B Lampu 2. Saklar dalam hubungan PARALEL: logika OR A Lampu B Sumber Tegangan Rinaldi Munir/IF2151 Mat. Diskrit 27

2. Rangkaian Logika x xy y Gerbang AND x x+ y y Gerbang OR x x' Gerbang NOT (inverter) Contoh: Nyatakan fungsi f(x, y, z) = xy + x y ke dalam rangkaian logika. Jawab: (a) Cara pertama x y x y x' xy x'y xy+x'y Rinaldi Munir/IF2151 Mat. Diskrit 28

Cara Kedua x y xy xy+x'y x' x'y

Cara Ketiga x y xy xy+x'y x' x'y

x y (xy)' x y x + y Gerbang NAND Gerbang XOR x y (x+y)' x y (x + y)' Gerbang NOR Gerbang XNOR Rinaldi Munir/IF2151 Mat. Diskrit 31

Gambarkan rangkaian logika dari fungsi berikut: 1. f(x, y, z) = y (xz + z) 2. f(x, y, z)= x y z + xy +z 3. f(x, y, z) = x yz + xy z + xyz + xyz