Model Pembelajaran Grup Siklis dan Dihendral dengan Maple

dokumen-dokumen yang mirip
Model Pembelajaran Grup Siklis dan Dihendral dengan Maple. Instructional Model of Cyclic and Dihedral Groups Using Maple

MATRIKS. Notasi yang digunakan NOTASI MATRIKS

GRUP PERMUTASI. Bambang Priyo Darminto Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo. Abstrak

ORDER UNSUR DARI GRUP S 4

RUANG FAKTOR. Oleh : Muhammad Kukuh

Penggunaan Maple dalam Pembelajaran Teori Grup

GRUP AUTOMORFISME GRAF HELM, GRAF HELM TERTUTUP, DAN GRAF BUKU

I. PENDAHULUAN. Aljabar dapat didefinisikan sebagai manipulasi dari simbol-simbol. Secara historis

WORKSHOP DAN PELATIHAN MATLAB : PENUNJANG PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMU DALAM RANGKA IMPLEMENTASI CONTEXTUAL TEACHING LEARNING ABSTRAK

GRUP AUTOMORFISME GRAF KIPAS DAN GRAF KIPAS GANDA

Pertemuan 2 Matriks, part 2

Elvri Teresia br Sembiring adalah Guru Matematika SMA Negeri 1 Berastagi

PENERAPAN KONSEP MATRIKS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

TEORI GRUP SUMANANG MUHTAR GOZALI KBK ALJABAR & ANALISIS

Matematika Teknik INVERS MATRIKS

Pardomuan N.J.M. Sinambela adalah dosen jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

MATEMATIKA INFORMATIKA 2 TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS GUNADARMA FENI ANDRIANI

JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA

BAB II KERANGKA TEORITIS. komposisi biner atau lebih dan bersifat tertutup. A = {x / x bilangan asli} dengan operasi +

II. KONSEP DASAR GRUP. abstrak (abstract algebra). Sistem aljabar (algebraic system) terdiri dari suatu

PENGANTAR GRUP. Yus Mochamad Cholily Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang

G a a = e = a a. b. Berdasarkan Contoh 1.2 bagian b diperoleh himpunan semua bilangan bulat Z. merupakan grup terhadap penjumlahan bilangan.

GRUP SIKLIK, GRUP PERMUTASI, HOMOMORFISMA

Pertemuan 8 Aljabar Linear & Matriks

STRUKTUR ALJABAR: RING

Grup Permutasi dan Grup Siklis. Winita Sulandari

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pada bagian ini akan disajikan beberapa teori dasar yang digunakan sebagai

MA Analisis dan Aljabar Teori=4 Praktikum=0 II (angka. 17 Juli

Sifat Lapangan pada Bilangan Kompleks

Pembelajaran Kalkulus Integral dengan Mathematica. Wahyu Setyaningrum Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY

Membelajarkan Geometri dengan Program GeoGebra

2 G R U P. 1 Struktur Aljabar Grup Aswad 2013 Blog: aswhat.wordpress.com

Aljabar Linear Elementer MA SKS. 07/03/ :21 MA-1223 Aljabar Linear 1

PENYAJIAN SECARA GEOMETRI HIMPUNAN PEMBENTUK DNA

Perluasan Teorema Cayley-Hamilton pada Matriks

PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA. Sunaryo Soenarto Teknik Elektro - UNY

0,1,2,3,4. (e) Perhatikan jawabmu pada (a) (d). Tuliskan kembali sifat-sifat yang kamu temukan dalam. 5. a b c d

BAB I MATRIKS DEFINISI : NOTASI MATRIKS :

DIAGONALISASI MATRIKS HILBERT

Invers Tergeneralisasi Matriks atas Z p

Aljabar Linier Elementer. Kuliah 1 dan 2

RANK DARI GRUP DIHEDRAL TIGA (D 3 ) YANG BERAKSI

BAB 1 PENDAHULUAN. sangat luas. Sistem navigasi kendaraan, sistem komunikasi satelit di luar angkasa,

Aljabar Linier & Matriks. Tatap Muka 2

Part III DETERMINAN. Oleh: Yeni Susanti

GELANGGANG ARTIN. Kata Kunci: Artin ring, prim ideal, maximal ideal, nilradikal.

Penerapan Transformasi Lanjar pada Proses Pengolahan Gambar

Pemanfaatan Komputer di Bidang Pendidikan

Bagian 2 Matriks dan Determinan

DI BUAT OLEH : Nama : Febrianto NIM : Prodi : Teknik Informatika Kelas : Reguler pagi/ 21

MATA KULIAH : ALJABAR MATRIKS (2 SKS) KODE: MT 304

PENERAPAN METODE COMPUTER BASED INSTRUCTION PADA PEMBELAJARAN PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

ALJABAR LINIER MAYDA WARUNI K, ST, MT ALJABAR LINIER (I)

STRUKTUR ALJABAR: GRUP

Analisa Numerik. Matriks dan Komputasi

Modul Praktikum. Aljabar Linier. Disusun oleh: Machudor Yusman IR., M.Kom. Ucapan Terimakasih:

BAB I MATRIKS DAN EKSPLORASINYA

Definisi : det(a) Permutasi himpunan integer {1, 2, 3,, n}:

APOTEMA: Jurnal Pendidikan Matematika. Volume 2, Nomor 2 Juli 2016 p ISSN BILANGAN SEMPURNA GENAP DAN KEPRIMAAN BI LANGAN MERSENNE

Dewasa ini komputer telah dan akan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat

BAB II KAJIAN PUSTAKA. operasi matriks, determinan dan invers matriks), aljabar max-plus, matriks atas

TRANSFORMASI GEOMETRI ROTASI BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA

PRAKTIKUM 1 SINYAL, SYSTEM, DAN KONTROL PENGENALAN MATLAB 1. Percobaan 1 Vektor Penulisan vektor di MATLAB

MODUL STRUKTUR ALJABAR 1. Disusun oleh : Isah Aisah, Dra., MSi NIP

MATRIKS UNITER, SIMILARITAS UNITER DAN MATRIKS NORMAL. Anis Fitri Lestari. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo ABSTRAK

A 10 Diagonalisasi Matriks Atas Ring Komutatif

BAB II KAJIAN PUSTAKA. glide/refleksi geser, grup simetri, frieze group, graphical user interface (GUI) dijelaskan mengenai operasi biner.

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR MENGGUNAKAN MATLAB

MATERI ALJABAR LINEAR LANJUT RUANG VEKTOR

Jurnal Apotema Vol.2 No. 2 62

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : ALJABAR LINIER JURUSAN : TEKNIK KOMPUTER JUMLAH SKS : Definisi, Notasi, dan Operasi Vektor 2.

MATRIKS. a A mxn = 21 a 22 a 2n a m1 a m2 a mn a ij disebut elemen dari A yang terletak pada baris i dan kolom j.

TEKNIK INFORMATIKA FENI ANDRIANI

Konsep Dasar. Modul 1 PENDAHULUAN

SURVEI POLA GRUP KRISTALOGRAFI BIDANG RAGAM BATIK TRADISIONAL

Kriteria Struktur Aljabar Modul Noetherian dan Gelanggang Noetherian

6- Operasi Matriks. MEKANIKA REKAYASA III MK Unnar-Dody Brahmantyo 1

Konstruksi Matriks NonNegatif Simetri dengan Spektrum Bilangan Real

REFLEKSI MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MATA KULIAH STRUKTUR ALJABAR I DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM ISETL

PENERAPAN COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION DALAM PEMBELAJARAN PEMAHAMAN ALGORITMA CAESAR CIPHER

1. GRUP. Definisi 1.1 (Operasi Biner) Diketahui G himpunan dan ab, G. Operasi biner pada G merupakan pengaitan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 4 RUANG VEKTOR EUCLID. Dr. Ir. Abdul Wahid Surhim, MT.

Jurusan Pendidikan Matematika

ENUMERASI DIGRAF TIDAK ISOMORFIK

1.1. Definisi, Notasi, dan Operasi Vektor 1.2. Susunan Koordinat Ruang R n 1.3. Vektor di dalam R n 1.4. Persamaan garis lurus dan bidang rata

Chapter 5 Choice. repeatedly if tanda 2 on label: lakukan proses potong 2 if tanda 3 on label: lakukan proses potong 3 until switched off program 5.

KAJIAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA (HASIL TAHAPAN PLAN SUATU KEGIATAN LESSON STUDY MGMP SMA)

STRUKTUR ALJABAR. Sistem aljabar (S, ) merupakan semigrup, jika 1. Himpunan S tertutup terhadap operasi. 2. Operasi bersifat asosiatif.

PERHITUNGAN NILAI PENDEKATAN TRIGONOMETRI DAN TRIGONOMETRI INVERS SECARA MANUAL

Paket 2 BILANGAN BULAT DAN OPERASINYA

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN KALKULUS DIFERENSIAL DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MAPLE PADA MAHASISWA PRODI MATEMATIKA FMIPA UNY

MODUL E LEARNING SEKSI -1 MATA KULIAH : ALJABAR LINIER KODE MATA KULIAH : ESA 151 : 5099 : DRA ENDANG SUMARTINAH,MA

PENGGUNAAN PROGRAM GEOGEBRA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA GEOMETRI DAN ALJABAR

BEBERAPA SIFAT DARI SUBGRUP FUZZY

MUH1G3/ MATRIKS DAN RUANG VEKTOR

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Salah satu komponen penting dalam pendidikan adalah guru. Guru dalam

PENERAPAN MATRIK DAN ALJABAR VEKTOR PADA MASALAH PENUGASAN DENGAN METODE HUNGARIA. Januari Ritonga ABSTRAK

Aplikasi Matriks Circulant Untuk Menentukan Nilai Eigen Dari Graf Sikel (Cn)

SIFAT-SIFAT GRAF KOSET DAN GRAF KONJUGASI DARI GRUP NON KOMUTATIF

Transkripsi:

Model Pembelajaran Grup Siklis dan Dihendral dengan Maple oleh: Sahid Laboratorium Komputer Jurdik Matematika FMIPA UNY Definisi Grup Siklis dan Dihedral * Grup siklis (Herstein, 1975: 30): Misalkan a sebaran simbol dan himpunan C n terdiri atas semua simbol a i, i=0, 1, 2,, (n-1), dengan aturan a 0 =e, a i. a j = a ( i j ) jika i+j< n dan, a i. a j = a ( ij n ) jika i+j >n. C n dengan operasi perkalian tersebut dinamakan grup siklis berorder n yang dihasilkan oleh a dengan elemen idenitas e. Grup dihedral (Herstein, 1975: 54): Misalkan r dan R adalah dua simbol yang berbeda dan himpunan D n terdiri atas semua simbol r i R j, untuk i, j = 0, 1, 2,, (n-1) dengan aturan (1) r i R j r k R l jika dan hanya jika i=k dan j=l, (2) r 2 R n = e, untuk n>2, dan (3) r.r = R ( n1 ) r. D n dengan operasi perkalian tersebut dinamakan grup dihedral berorder 2n yang dihasilkan oleh r dan R dengan elemen idenitas e. Transparansi 1

Realisasi Grup Siklis dan Dihedral * Grup siklis dapat disajikan sebagai himpunan rotasi segi banyak (n) beraturan, sejauh kelipatan ( 360 o / n ). Grup dihedral dapat disajikan sebagai himpunan simetri (rotasi dan refleksi/ pencerminan) segi banyak beraturan. Setiap titik sudut segi- n ditandai dengan angka 1, 2,, n, secara berlawanan arah dengan arah jarum jam. Baik rotasi maupun refleksi dapat dipandang sebagai transformasi yang memindahkan label titik-titik sudut tersebut ke titik-titik sudut yang lain. Gambar 1 Contoh Rotasi dan Refleksi pada Segi-5 Beraturan Prosedur Maple untuk Menghasilkan Grup Siklis dan Dihedral Setiap rotasi/refleksi segi-n dinyatakan sbg. permutasi [ a 1, a 2, a 3,, a n ], yang berarti pemetaan 1 ke a 1, 2 ke a 2, 3 ke a 3,, n ke a n dengan a k di dalam {1, 2, 3,..., n }, k1, 2, 3,..., n. Rotasi dalam segi-n: [i, i+1,, n, 1, 2,.., i-1], i=1, 2,, n. Refleksi (simetri) segi-n: [n+1-i, n-i,, 1, n, n-1,.., n- i+2], i=1, 2,, n Dalam Maple permutasi [k, k+1, k+2,..., n, 1, 2,.., k-1] dapat dituliskan sebagai [$k..n,$1..k-1]. Fungsi Maple sebagai berikut untuk menghasilkan elemen-elemen (dalam bentuk permutasi) grup siklis dan dihedral pada segi-n (lihat Mihailovs, 2001). > siklis:=n->[seq([$i..n,$1..i-1],i=1..n)]: > dihedral:=n->[op(siklis(n)),seq([n+1-j$j=i..n, n+1-j$j=1..i-1],i=1..n)]: Transparansi 2

Contoh Menghasilkan Elemen-elemen Grup Siklis/Dihedral Grup rotasi segitiga beraturan: > siklis(3); [[ 1, 2, 3 ], [ 2, 3, 1 ], [ 3, 1, 2 ]] Grup simetri segitiga beraturan: > dihedral(3); [[ 1, 2, 3 ], [ 2, 3, 1 ], [ 3, 1, 2 ], [ 3, 2, 1 ], [ 2, 1, 3 ], [ 1, 3, 2 ]] Grup simetri bujursangkar: > dihedral(4); [[ 1, 2, 3, 4 ], [ 2, 3, 4, 1 ], [ 3, 4, 1, 2 ], [ 4, 1, 2, 3 ], [ 4, 3, 2, 1 ], [ 3, 2, 1, 4 ], [ 2, 1, 4, 3], [ 1, 4, 3, 2 ]] Setiap elemen dapat dinyatakan dengan bilangan-biangan ordinalnya (urutannya) dalam grup tersebut. Invers suatu elemen (dengan notasi baru ini), dicari dgn prosedur berikut (Mihailovs, 2001): > invep:=proc(a,g) local i,v,b,k; k:=nops(g[a]); b:=[0$k]; for i to k do b[g[a][i]]:=i od; member(b,g,'v'); v end: Contoh: Invers elemen ke-5 dalam grup siklis segi-12 adalah: > invep(5,siklis(12)); 9 yakni elemen ke-9. Invers elemen ke-5 dalam D 4 adalah: > invep(5,dihedral(4)); 5 yakni elemen ke-5. Transparansi 3

Visualisasi Grup Siklis dan Grup Dihedral* Prosedur Gambar berikut ini berguna untuk menampilkan grafik ks elemen dari grup G, mulai dari elemen ke-m, ditampilkan dalam k kolom dan s baris. > with(plots): with(plottools): > Gambar:=proc(G,m,k,s) local segin,seginasli,seginhasil, n,a,b,i,j1,j2,p,panah,l,label,titikasal,titikhasil,nomor; n:=nops(g[1]);# (a,b) adalah pusat segi-n beraturan segin := (a,b)-> [seq([a+cos(2*pi*i/n),b+sin(2*pi*i/n)], i=1..n)]: seginasli:=seq(seq(segin(10*j1,-4*j2),j1=1..k),j2=1..s); seginhasil:=seq(seq(segin(10*j1+4.5,-4*j2),j1=1..k), j2=1..s); p:=polygonplot({seginasli,seginhasil},axes=none, scaling=constrained,color=aquamarine): panah:=seq(seq(arrow([10*j1+1.6,-4*j2], vector([1.2,0]),.05,.3,.3,color=blue),j1=1..k),j2=1..s): label:=(a,b,l)-> seq([a+1.4*cos(2*pi*i/n), b+1.4*sin(2*pi*i/n),l[i+1]],i=0..n-1): titikasal:=textplot([seq(seq(label(10*j1,-4*j2,$1..n]), j1=1..k),j2=1..s)],color=black): titikhasil:=textplot([seq(seq(label(10*j1+4.5,-4*j2, G[invep(m-1+j1+k*(j2-1),G)]),j1=1..k),j2=1..s)],color=red): nomor:=textplot([seq(seq([10*j1+2.2,-4*j2+.5, m-1+j1+k*(j2-1)],j1=1..k),j2=1..s)],color=blue): display(p,panah,titikasal,titikhasil,nomor) end: > Gambar(siklis(4),1,2,2); Gambar 2. Visualisasi grup rotasi bujur sangkar ( C 4 ) Transparansi 4

> Gambar(dihedral(4),1,2,4); Gambar 3. Visualisasi grup simetri bujur sangkar ( D 4 ) > Gambar(dihedral(10),11,1,1); Gambar 5. Visualisasi sebuah elemen grup simetri segi-10 ( D 10 ) > dihedral(10)[11]; [ 10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1 ] Tabel Cayley dan Pengujian Grup Abelian * Fungsi kalip untuk mengalikan dua buah elemen a dan b (a dan b menyatakan urutan anggota) dari himpunan atau grup G. > kalip:=proc(a,b,g) local i,v; member([seq(g[a][g[b][i]],i=1..nops(g[a]))],g,'v');v end: Contoh: > kalip(7,3,dihedral(4)); 5 Transparansi 5

> dihedral(4)[7]; # Elemen ke-7 [ 2, 1, 4, 3 ] > dihedral(4)[3]; # Elemen ke-3 [ 3, 4, 1, 2 ] > dihedral(4)[5]; # Elemen ke-5 [ 4, 3, 2, 1 ] > dihedral(4)[kalip(7,3,dihedral(4))]; [ 4, 3, 2, 1] Prosedur Maple cayley untuk menyusun tabel Cayley sebuah grup > cayley:=g->matrix(nops(g),(i,j)->kalip(i,j,g)): Contoh : Tabel Cayley untuk D 3 adalah: > d[3]:=cayley(dihedral(3)); 1 2 3 4 5 6 2 3 1 6 4 5 d 3 := 3 1 2 5 6 4 4 5 6 1 2 3 5 6 4 3 1 2 6 4 5 2 3 1 Menguji grup Abelian: > isabelian:=g->ismatrixshape(cayley(g),symmetric): Contoh: > isabelian(dihedral(3)); false Tabel Cayley grup siklis bersifat sangat simetris: > C[5]:=cayley(siklis(5)); C 5 1 2 3 4 5 2 3 4 5 1 := 3 4 5 1 2 4 5 1 2 3 5 1 2 3 4 Transparansi 6

Jadi grup C 5 adalah grup Abelian: > isabelian(siklis(5)); true Operasi Perkalian dan Inversnya Operator perkalian pada suatu Grup didefinisikan dengan menggunakan fungsi kalip: > `&*`:=(a,b)->kalip(a,b,grup): Invers elemen suatu Grup didefinisikan dengan menggunakan fungsi invep: > `&-`:=a->invep(a,grup): Contoh : > Grup:=dihedral(3): > 3&*4; Langsung menggunakan perintah kalip. > kalip(3,4,grup); > &-2; > &-2&*2;4&*2; > 2&*5&*&-2; 5 5 3 1 5 6 Transparansi 7

Pembahasan Doing mathematics with computer; Learning mathematics with computer; Teaching mathematics with computer.??? Ya, apabila sudah melek komputer (computer literate). Dengan menggunakan Maple, komputasi dan visualisasi serta eksplorasi sifat-sifat grup siklis dan dihedral dapat dilakukan secara mudah dan cepat. Perintah dan program sangat sederhana. Setelah menuliskan fungsi/prosedur Maple yang diperlukan, mahasiswa dapat melakukan eksplorasi sendiri serta menyelesaikan soal-soal atau masalah tentang grup siklis dan grup dihedral dengan menggunakan Maple. Ditinjau dari teori belajar, hal ini sesuai dengan prinsip belajar dengan mengerjakan (learning by doing) dan akan memperkuat penguasaan konsep (Arsham, 2002). Kemampuan dan kemudahan-kemudahan yang tersedia pada Maple menjadikannya sebuah alat yang handal dan fleksibel bagi para penggunanya di bidang pendidikan, riset, dan industri. Tidak sekedar itu, bahkan Maple juga merupakan alat belajar dan mengajar yang menakjubkan (Moore, 2001: 9). Maple bukan merupakan software CAI (Computer-Assisted Instruction) ), namun dapat digunakan sebagai CBE (Computer-Based Education) dan CBI (Computer- Based Instruction). CBE dan CBI memiliki pengertian yang lebih luas, mencakup semua penggunaan komputer untuk pendidikan, baik dalam bentuk aktivitas dengan komputer secara terpisah maupun aktivitas dengan komputer untuk memperkuat penguasaan materi yang diberikan oleh guru (Cotton, 2001). Kegiatan pembelajaran ini dapat diberikan dalam bentuk praktikum yang dapat dilakukan oleh mahasiswa secara mandiri atau dengan bimbingan dosen. Maple sebagai alat riset di kalangan perguruan tinggi dan industri, sebagai alat pembelajaran, khususnya untuk bidang matematika, fisika, dan teknik, di sekolah dan perguruan tinggi, (Waterloo Maple, 1998-99:4; Moore, 2001; Waterloo Maple, 2001b; Waterloo Maple, 2002:4). Melalui model pembelajaran ini, mahasiswa akan memperoleh setidaknya dua hal, yakni: (1) pemahaman konsep grup siklis dan grup dihedral yang lebih mendalam, dan (2) ketrampilan menggunakan komputer, khsusunya software Maple, untuk alat bantu pemecehan masalah matematika Transparansi 8

Beberapa keuntungan model pembelajaran ini: 1. tidak memerlukan kemampuan pemrograman yang rumit; 2. perintah-perintah Maple yang digunakan cukup sederhana; 3. baik dosen maupun mahasiswa tidak perlu melakukan pekerjaan manual baik, untuk komputasi maupun visualisasi; 4. visualisasi grup siklis dan dihedral dapat dilakukan dengan mudah sesuai kehendak dan kebutuhan; 5. elemen-elemen suatu grup dapat dinyatakan secara visual, notasi permutasi maupun angka, sesuai kebutuhan; 6. komputasi dapat dilakukan untuk sebarang grup siklis dan dihedral, baik yang berorder kecil maupun besar; 7. pembuatan tabel Cayley dapat dilakukan secara mudah dan sangat cepat; 8. mahasiswa mempunyai kesempatan banyak untuk melakukan eksplorasi dan penyelidikan sifat-sifat suatu grup siklis dan dihedral; 9. opersi perkalian dalam suatu grup dapat dilakukan dengan menggunakan fungsi maupun dengan operator, seperti dalam matematika; 10. penyelidikian sifat-sifat yang lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan fungsi dan prosedur Maple yang sudah ada. ) CAI merupakah istilah yang lebih sempit dan lebih merujuk kepada penggunaan komputer untuk kegiatan drill dan praktek, tutoriall, simulasi, atau permainan, baik tanpa atau dengan bimbingan guru (Cotton, 2001; Doerr, 1979:121; Hopper & Mandell, 1987: 212). Cotton (2001) juga menyebutkan dua istilah lain yang terkait adalah CMI (Computer-managed instruction) dan CEI (Computer-enriched instruction). CAI merujuk pada pemakaian komputer untuk mengelola data dan mengambil keputusan instruksional, mengevaluasi hasil belajar siswa dan mengarahkan mereka kepada sumber belajar yang sesuai, serta menyimpan catatan kemajuan belajar mereka. CEI adalah aktivitas belajar dengan komputer di mana komputer melakukan (1) menghasilkan data sesuai permintaan siswa untuk melukiskan hubungan di dalam model realitas sosial atau fisik, (2) menjalankan program yang dibuat siswa, atau (3) memberikan pengayaan umum dalam bentuk latihan yang relatif tak terstruktur yang dirancang untuk merangsang dan memotivasi siswa. Transparansi 9

Daftar Pustaka Arsham, Hossein. 2002. Computer-assisted Learning,Concepts & Techniques. http://ubmail.ubalt.edu/~harsham/opre640a/partx.htm Cotton, Kathleen. 2001. Computer-Assisted Instruction. Northwest Regional Educational Laboratory. http://www.nwrel.org/scpd/sirs/5/cu10.html Doerr, Christine. 1979. Microcomputer and the 3R's, A Guide for Teachers. New Jersey, Hayden Book Company, Inc. Herstein, I.N. 1975. Topics in Algebra. second edition. Singapore, John Wiley & Sons. Mihailovs, Alec. 2001. Abstract Algebra with Maple. http://webpages.shepherd.edu/amihailo Moore, Gregory A. 2001. Integratting Maple Into the Math Curriculum, A Sensible Guide for Educator. Waterloo, Waterloo Maple.Inc. Waterloo Maple Inc. 1999. The Maple Reporter, The Newsletter from Waterloo Maple, Inc. Winter 1998-99 Waterloo Maple Inc. 2001a. Maple 7 Online Help. http://www.maplesoft.com/ Waterloo Maple Inc. 2001b. The Maple Reporter, The Newsletter from Waterloo Maple, Inc. Spring 2001; Fall 2001; Waterloo Maple Inc. 2002. The Maple Reporter, The Newsletter from Waterloo Maple, Inc. Winter 2002 Transparansi 10