PENAKSIR MAKSIMUM LIKELIHOOD DENGAN METODE ITERASI NEWTON - RAPHSON

dokumen-dokumen yang mirip
Sarimah. ABSTRACT

OLEH : Riana Ekawati ( ) Dosen Pembimbing : Dra. Farida Agustini W, M.S

UJI LIKELIHOOD RASIO UNTUK PARAMETER DISTRIBUSI WEIBULL

ESTIMASI PARAMETER MODEL REGRESI POISSON TERGENERALISASI TERBATAS DENGAN METODE MAKSIMUM LIKELIHOOD

PENDUGAAN PARAMETER DISTRIBUSI BETA DENGAN METODE MOMEN DAN METODE MAKSIMUM LIKELIHOOD

METODE ITERASI BARU BERTIPE SECANT DENGAN KEKONVERGENAN SUPER-LINEAR. Rino Martino 1 ABSTRACT

LANDASAN TEORI. menyatakan hubungan antara variabel respon Y dengan variabel-variabel

Penaksiran Parameter Regresi Linier Logistik dengan Metode Maksimum Likelihood Lokal pada Resiko Kanker Payudara di Makassar

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PENERAPAN MODEL REGRESI LINIER BAYESIAN UNTUK MENGESTIMASI PARAMETER DAN INTERVAL KREDIBEL

MODEL REGRESI DATA TAHAN HIDUP TERSENSOR TIPE III BERDISTRIBUSI EKSPONENSIAL. Jln. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang.

Kata Kunci: Model Regresi Logistik Biner, metode Maximum Likelihood, Demam Berdarah Dengue

PENAKSIR RATA-RATA DISTRIBUSI EKSPONENSIAL TERPOTONG. Agustinus Simanjuntak ABSTRACT

KONVOLUSI DARI PEUBAH ACAK BINOMIAL NEGATIF

Setiap karakteristik dari distribusi populasi disebut dengan parameter. Statistik adalah variabel random yang hanya tergantung pada harga observasi

ESTIMASI PARAMETER UNTUK DISTRIBUSI HALF LOGISTIK. Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Algoritma Expectation-Maximization(EM) Untuk Estimasi Distribusi Mixture

DEFICIENCY PENAKSIR PARAMETER PADA DISTRIBUSI GAMMA

BAB III METODE UNTUK MENAKSIR VOLATILITAS. harga saham, waktu jatuh tempo, waktu sekarang, suku bunga,

Pengantar Statistika Matematika II

BAB II KAJIAN TEORI. Analisis survival atau analisis ketahanan hidup adalah metode yang

BAB 2 LANDASAN TEORI

PEMODELAN DENGAN REGRESI LOGISTIK. Secara umum, kedua hasil dilambangkan dengan (sukses) dan (gagal)

PENAKSIR PARAMETER DISTRIBUSI INVERS MAXWELL UKURAN BIAS SAMPEL MENGGUNAKAN METODE BAYESIAN. Rince Adrianti 1, Haposan Sirait 2 ABSTRACT ABSTRAK

PENCARIAN AKAR-AKAR PERSAMAAN NONLINIER SATU VARIABEL DENGAN METODE ITERASI BARU HASIL DARI EKSPANSI TAYLOR

MASALAH NILAI AWAL ITERASI NEWTON RAPHSON UNTUK ESTIMASI PARAMETER MODEL REGRESI LOGISTIK ORDINAL TERBOBOTI GEOGRAFIS (RLOTG)

TINJAUAN PUSTAKA. Distribusi Weibull adalah distribusi yang paling banyak digunakan untuk waktu

Pengantar Statistika Matematika II

LANDASAN TEORI. Distribusi Gamma adalah salah satu keluarga distribusi probabilitas kontinu.

STATISTIKA UNIPA SURABAYA

ESTIMASI PARAMETER DISTRIBUSI RAYLEIGH TUNGGAL DAN DISTRIBUSI RAYLEIGH DUA CAMPURAN TUGAS AKHIR. Oleh : ISMA NETI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. diperhatikan adalah jangka waktu dari awal pengamatan sampai suatu event

PAM 252 Metode Numerik Bab 2 Persamaan Nonlinier

Modul Praktikum Analisis Numerik

PAM 252 Metode Numerik Bab 2 Persamaan Nonlinier

INDEKS KEMAMPUAN PROSES BERDASARKAN PROPORSI PERSESUAIAN UNTUK DISTRIBUSI NON NORMAL

Penentuan Daerah Kritis Terbaik dengan Teorema Neyman- Pearson

Penaksiran Parameter Model Kalibrasi Linier yang Berdistribusi Skew-Normal dengan Algoritma-EM

BAB III PERLUASAN MODEL REGRESI COX PROPORTIONAL HAZARD DENGAN VARIABEL TERIKAT OLEH WAKTU

BAB III REGRESI SPASIAL DENGAN PENDEKATAN GEOGRAPHICALLY WEIGHTED POISSON REGRESSION (GWPR)

Estimasi Titik. (Point Estimation) Minggu ke 1-3. Prof. Dr. Sri Haryatmi, M. Sc. Universitas Gadjah Mada

APLIKASI METODE BESARAN PIVOTAL DALAM PENENTUAN SELANG KEYAKINAN TAKSIRAN PARAMETER POPULASI. Agus Rusgiyono Jurusan Matematika FMIPA UNDIP.

BAB II LANDASAN TEORI. landasan pembahasan pada bab selanjutnya. Pengertian-pengertian dasar yang di

Distribusi Weibull Power Series

PERBANDINGAN SOLUSI SISTEM PERSAMAAN NONLINEAR MENGGUNAKAN METODE NEWTON- RAPHSON DAN METODE JACOBIAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

KONSISTENSI ESTIMATOR

DISTRIBUSI WAKTU BERHENTI PADA PROSES PEMBAHARUAN. Sudarno Jurusan Matematika FMIPA UNDIP. Abstrak

BAB III ESTIMASI BIAYA GARANSI TV. Pada bab ini akan dibahas tahapan-tahapan yang dilakukan untuk

BAB 2 LANDASAN TEORI

KONVOLUSI DISTRIBUSI EKSPONENSIAL DENGAN PARAMETER BERBEDA

MODEL REGRESI DATA TAHAN HIDUP TERSENSOR TIPE III BERDISTRIBUSI LOG-LOGISTIK ABSTRAK

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PERKIRAAN SELANG KEPERCAYAAN UNTUK PARAMETER PROPORSI PADA DISTRIBUSI BINOMIAL

ESTIMASI PARAMETER DISTRIBUSI WEIBULL DENGAN TRANSFORMASI MODEL REGRESI MENGGUNAKAN METODE KUADRAT TERKECIL LINIER

MENAKSIR PARAMETER µ DARI N( µ, ) DENGAN METODE BAYES

BAB II LANDASAN TEORI

TEKNIK ITERASI VARIASIONAL DAN BERBAGAI METODE UNTUK PENDEKATAN SOLUSI PERSAMAAN NONLINEAR. Yeni Cahyati 1, Agusni 2 ABSTRACT

II. LANDASAN TEORI. sєs (S ruang sampel) dengan sebuah bilangan real. Salah satu peubah acak adalah

PROSES PERCABANGAN PADA DISTRIBUSI POISSON

METODE ITERASI BEBAS TURUNAN BERDASARKAN KOMBINASI KOEFISIEN TAK TENTU DAN FORWARD DIFFERENCE UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN NONLINEAR ABSTRACT

METODE CHEBYSHEV-HALLEY DENGAN KEKONVERGENAN ORDE DELAPAN UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN NONLINEAR. Anisa Rizky Apriliana 1 ABSTRACT ABSTRAK

BAB IV. Pencarian Akar Persamaan Tak Linier. FTI-Universitas Yarsi

SEBUAH VARIASI BARU METODE NEWTON BERDASARKAN TRAPESIUM KOMPOSIT ABSTRACT

II. TINJAUAN PUSTAKA

Pengantar Metode Numerik

ESTIMASI PARAMETER DISTRIBUSI WEIBULL DENGAN TRANSFORMASI MODEL REGRESI MENGGUNAKAN METODE KUADRAT TERKECIL LINIER

ALGORITMA PENENTUAN UKURAN SAMPEL EKSAK UNTUK DISTRIBUSI NORMAL, DISTRIBUSI POISSON DAN DUA DISTRIBUSI BINOMIAL DALAM MODEL KELUARGA EKSPONENSIAL

Implementasi Algoritma Pencarian Akar Kuadrat Bilangan Positif

Course Note Numerical Method Akar Persamaan Tak Liniear.

II. TINJAUAN PUSTAKA. Dalam mengkaji penelitian Karakteristik Penduga Parameter Distribusi Log

BAB I PENDAHULUAN. dapat dianggap mendekati normal dengan mean μ = μ dan variansi

II. LANDASAN TEORI. beberapa konsep dan teori yang berkaitan dengan penduga parameter distribusi GB2

PAM 252 Metode Numerik Bab 4 Pencocokan Kurva

TEKNIK ITERASI VARIASIONAL UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN NONLINEAR ABSTRACT

II. TINJAUAN PUSTAKA. Dalam bab ini akan dijelaskan pengertian tentang distribusi Weibull, maximum

BAB II LANDASAN TEORI. Pada Bab Landasan Teori ini akan dibahas mengenai definisi-definisi, dan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 2 LANDASAN TEORI

METODE ITERASI BARU BEBAS DERIVATIF UNTUK MENEMUKAN SOLUSI PERSAMAAN NONLINEAR ABSTRACT

MODEL REGRESI DATA TAHAN HIDUP TERSENSOR TIPE III BERDISTRIBUSI EKSPONENSIAL SKRIPSI

BAB 1 PENDAHULUAN. ii Bagaimana rata-rata atau nilai tengah dibuat oleh Stimulan eksternal.

Ilustrasi Persoalan Matematika

PENYELESAIAN PERSAMAAN NONLINIER DENGAN METODE MODIFIKASI BAGI DUA

FAMILI METODE ITERASI DENGAN KEKONVERGENAN ORDE TIGA. Rahmawati ABSTRACT

KARAKTERISTIK DISTRIBUSI KELUARGA TRANSFORMASI KHI-KUADRAT. Oleh : Entit Puspita. Dosen Jurusan pendidikan Matematika

SILABUS MATA KULIAH. : Dapat menganalisis tentang statistika inferensial secara teoritik beserta komponen dan sifat-sifatnya

MODUL TEORI ESTIMASI ATAU MENAKSIR TEORI ESTIMASI ATAU MENAKSIR

BAB I PENDAHULUAN. sewajarnya untuk mempelajari cara bagaimana variabel-variabel itu dapat

FAMILI METODE ITERASI BEBAS TURUNAN DENGAN ORDE KONVERGENSI ENAM. Oktario Anjar Pratama ABSTRACT

BAB III MODEL REGRESI BINOMIAL NEGATIF UNTUK MENGATASI OVERDISPERSI PADA MODEL REGRESI POISSON

Azzakiy Fiddarain ABSTRACT

II. TINJAUAN PUSTAKA. Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai teori-teori yang mendukung dalam

METODE ORDE-TINGGI UNTUK MENENTUKAN AKAR DARI PERSAMAAN NONLINEAR ABSTRACT

ESTIMASI PARAMETER DISTRIBUSI LOGLOGISTIK PADA DATA TERSENSOR PROGRESSIVE TIPE II DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA EM SKRIPSI

MODIFIKASI METODE HOMOTOPY PERTURBASI UNTUK PERSAMAAN NONLINEAR DAN MEMBANDINGKAN DENGAN MODIFIKASI METODE DEKOMPOSISI ADOMIAN ABSTRACT

BAB IV KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN... 64

(R.2) KAJIAN PREDIKSI KLASIFIKASI OBYEK PADA VARIABEL RESPON BINER

RENCANA MUTU PEMBELAJARAN

Transkripsi:

PENAKSIR MAKSIMUM LIKELIHOOD DENGAN METODE ITERASI NEWTON - RAPHSON Haposan Sirait 1 dan Rustam Efendi 2 1,2 Dosen Program Studi Matematika FMIPA Universitas Riau. Abstrak: Makalah ini menyajikan tentang menentukan penaksir maksimum likelihood dari suatu parameter yang memiliki fungsi densitas probabilitas. Penaksir maksimum likelihood akan ditentukan dengan suatu metode iterasi Newton- Raphson. Penaksir yang diperoleh merupakan hampiran penaksir maksimum likelihood. Kata Kunci:Penaksir maksimum likelihood, fungsi densitas Newton-Raphson probabilitas, iterasi PENDAHULUAN Sebagai syarat awal dalam menganalisa data statistik yaitu mengidentifikasi distribusi probabilitas dari karakteristik. Oleh karena parameter dari distribusi probabilitas tersebut adalah sebagai penentu dari suatu karakteristik, hal ini akan menjadi perlu untuk menaksir parameter.dalam makalah ini diasumsikan bahwa bentuk matematis distribusi probabilitas diketahui (contoh : Binomial ; Normal ; dan lain sebagainya), akan tetapi parameter distribusi ( p untuk binomial; μ dan σ2 untuk normal, dan seterusnya ) tidak diketahui. Untuk memperoleh informasi semacam itu, tentunya diawali dengan mengambil sampel random dari populasi. Selanjutnya akan ditaksir parameter melalui data dari sampel random yang diambil dari suatu populasi. Dalam analisa statistik, penaksir titik dari suatu parameter populasi sangat berperan aktif guna untuk mengetahui fenomena alam[4] misalnya ingin mengestimasi proporsi produk yang rusak dari suatu proses produksi, ataupun rata- rata waktu sembuh pasien yang menjalani operasi tertentu. Dalam makalah ini akan disajikan secara sistematis suatu metode yang digunakan untuk menentukan penaksir titik yaitu metode maksimum likelihood, dimana metode maksimum likelihood merupakan suatu metode yang mempunyai prinsip menentukan penaksir titik titik suatu parameter dengan peluang maksimum. Penaksir yang diperoleh dengan metode maksimum likelihood disebut sebagai penaksir maksimun likelihood. Penaksir maksimum likelihood suatu parameter dari distribusi probabilitas (Mungkin tidak ada, ada, atau banyak ). Untungnya sering diperoleh satu estimator dengan sifat yang baik. Langkah yang dilakukan,apabila memungkinkan yaitu dengan mendifferensialkan fungsi likelihood terhadap parameter, selanjutnya disamakan dengan nol yang disebut dengan persamaan likelihood. Namun dalam menentukan Penaksir Maksimum Likelihood, pada persamaan likelihood terkadang sulit dilakukakan secara analitik atau dengan kata lain tidak diperolehnya penaksir titik secang eksak, hal ini dikarenakann bentuk persamaan likeliohood yang sangat kompleks. Untuk kasus yang demikian Penaksir Maksimum Likelihood ditempuh dengan cara iterasi numerik yaitu dengan netode newton Raphson. LANDASAN TEORI Hal 247

Haposan Sirait Dan Rustam Efendi: Penaksir Maksimum Likelihood Dengan Metode Iterasi Newton - Raphson Penaksir Maksimum Likelihood Misalkan merupakan sampel random yang berasal dari popoulasi X dengan fungsi densitas probabilitas yang tergantung pada. yaitu. Dikarenakan bahwa merupakan sampel random maka fungsi juga merupakan variabel acak. Suatu fungsi yang diamati misalnya disebut sebagai statistik, dan disebut juga suatu penaksir dari yang dinotasikan dengan [3]. Akan tetapi menghadapi persoalan mencari penaksir titik ada tiga metode yang populer, yaitu metode momen, metode maksimum likelihood dan metode B es [2]. N mun d l m m k l h ini yang akan disajikan yaitu suatu metode yang menurut intuisi, wajar dalam menghasilkan penaksir yang mungkin baik untuk diselidiki yaitu penaksir maksimum likelihood, seperti dinyatakan dalam definisi berikut : Definisi1:[2]Misalkan f ungsi kepadatan peluang gabungan untuk variable random dengan nilai sampel. Fungsi likelihood dari sampel nya adalah (1) Definisi 2 : [2]Misalkan merupakan sampel random yang berasal dari populasi X dengan fungsi kepadatan peluang yang tergantung pada. yaitu dengan adalah parameter yang tidak diketahui. Maka Fungsi likelihood gabungannya adalah : (2) Definisi 3 :[2] Misalkan merupakan sampel random yang berasal dari popoulasi X dengan fungsi probabilitas yang tergantung pada. yaitu dengan adalah parameter yang tidak diketahui. Maka Fungsi likelihood gabungannya adalah: (3) Definisi 4 : Taksiran maksimum likelihood untuk adalah nilai yang memaksimumkan fungsi likelihood.dengan kata lain, sedemikian sehingga ( ) { }maka, disebut penaksir maksimum likelihood. Dalam manentukan penaksir maksimum likelihood, cukup hanya membutuhkan fungsi likelihood dan kemudian memaksimumkan fungsi likelihood terhadap parameter yang akan ditaksir. Dalam beberapa kasus, untuk memudahkan memaksimumkan fungsi likelihood, kadang kala dikerjakan dengan melakukan transformasi logaritma natural (ln)terhadap fungsi likelihood,selanjutnya disebut sebagai log fungsi likelihood.alasan tersebut tentunya dapat diterima dikarenakan logaritma natural merupakan fungsi increasing. Sehingga nilai yang membuat maksimum fungsi likelihood, jika ada, akan merupakan nilai sama yang membuat maksimum lof fungsi likelihood. Berikut ini merupakan prosedur menentukan penaksir maksimum likelihood : 1. Menentukan fungsi likelihood, L(θ). 2. Melakukan transformasi logaritma natural dari L(θ). 3. Melakukan differensial ln L(θ) terhadap θ, dan kemudian menyamakan hasil dervativnyadengan nol (persamaan likelihood ). 4. Menentukan akar persamaan likekelihood (θ ),yang disebut sebagai penaksir maksimumlikelihood ( ) Metode Newton-Raphson Dalam Satu Dimensi Banyak persoalan yang telah mempunyai penyelesaian secara eksak. Misalnya mencari akar dari suatu persamaan merupakan haln yang banyak dijumpai dalam berbagai bidang. Telah dikenal suatu cara untuk mencari akarakar persamaan kuadrat yang sederhana, yaitu bila ada persamaan Hal 248

maka : adalah akar dari persamaan kuadrat, artinya bila x disubstitusikan kedalam persamaan tersebut maka akan memenuhi persamaan diatas. Secara umum, persoalannya ataupun permasalahannya adalah dalam fungsi yaitu mencari harga untuk persamaan: (4) dengan dapat berupa fungsi Aljabar, atau Transenden dan diasumsikan dapat didifferensialkan. Di dalam praktek, fungsi yang hendak dicari akarnya, tidak mempunyai rumus tertentu seperti pada persamaan kuadrat. Dalam arti belum ada metode untuk mendapatkan penyelesaian eksak. Bila demikian halnya, perlu diusahakan suatu metode numerik untuk dapat menyelesaikan persoalan tersebut. Dengan kata lain dalam kondisi demikian ada beberapa pendekatan yang akan dilakukan yaitu : 1. Pendekatan atau penyederhanaan perumusan persoalan sehingga dapat diselesaikan. 2. Mengusahakan diperolehnya jawaban pendekatan dalam persoalan yang perumusannya eksak. 3. Gabungan dari kedua cara pendekatan diatas. Pada umumnya, metode numerik tidak menyatakan diperolehnya jawab eksak(tepat) tetapi memperoleh perumusan metode yang menghasilkan jawaban pendekatan yang berbeda dari jawab yang eksak, sebesar suatu nilai yang dapat diterima berdasarkan pertimbangan praktis, akan tetapi cukup dapat memberikan penghayatan pada persoalan yang dihadapi. Metode numerik untuk mendapatkan pendekatan yang berhasil adalah dengan teknik iterasi. Metode iterasi akan konvergen bila pendekatan makin mendapatkan hasil tertentu. Kembali kepada permasalahan mencari akar, maka untuk mendapatkan nilai akarnya, digunakan metode pendekatan yang meliputi dua tahap yaitu : 1. Penentuan akar pendekatan 2. Akar pendekatan dijabarkan lagi untuk mendapatkan ketelitian yang diinginkan. Teorema : (Deret Taylor). Misalkan, dengan B bilangan bulat positip. Misalkan suatu interval I=[a,b] sehingga f dan turunan kontinu pada I dan ada pada (a,b). Jika maka untuk sebarang terdapat titik c diantara dan sehingga : Beberapa metode numerik dalam penentuan akar pendekatan telah banyak diperkenalkan, antara lain metode Newton-Raphson[1]. Langkah yang dilakukan dalam metode Newton-Raphson dari persoalan ( 4 ), yaitu dengan menggunakan ekspansi deret Taylor berderajat satu yaitu: (5) Dengan. Apabila, pada persamaan (5), maka : (6) Dengan demikian apabila x, menyatakan sebagai nilai tebakan awal, kemudian disubtitusikan kedalam persamaan (6), diperolehlah (7) Dengan menyatakan nilai pada iterasi ke- m dan nilai tebakan awal dinotasikan dengan. Persamaan (7) dinamakan metode ierasi Newton Raphson. Teorema : Kekonvergenan Metode Newton Raphson. Misalkan fungsi f Hal 249

Haposan Sirait Dan Rustam Efendi: Penaksir Maksimum Likelihood Dengan Metode Iterasi Newton - Raphson mempunyai turunan f dan f yang kontinu dan merupakan akar sederhana dari f ( x) 0, maka f ( ) 0. Jika x0 cukup dekat ke metode Newton Konvergen kuadratik ke. Artinya bahwa dalam setiap error yang berurutan, error memenuhi persamaan yang berbentuk 2 n 1 K xn x, (1) Dengan max f ( ) 1 ~ n x x K ). 2 min f ( x ) ( x ~ x HASIL DAN PEMBAHASAN Penaksir Maksimum Likelihood Dengan Metode Newton Raphson Untuk kasus menetukan penaksir maksimum likelihood, yaitu dengan menentukan akan dari persamaan likelihood: n (8) Dengan ; fungsi likelihood dari sampel Dari persamaan (7), diperoleh suatu algoritma iterasi untuk menentukan penaksir maksimum likelihood yang diberikan dengan formula : (9) Ilustrasi : Misalkan merupakan sampel random yang berasal dari populasi X yang berdistribusi gamma dengan parmeter dan.akan ditentukan penaksir penaksir maksimum likelihood untuk parameter dengan metode Newton Raphson, dengan langkah sebagai berikut yang diketahui bahwa populasi berarti fungsi kepadatan probabilitas dari X : { Fungsi likelihoodnya : (10) [ ] Dengan melakukan transformasi logaritma natural persamaan (10) diperoleh : ( ) (11) Selanjutnya dilakukan derivative parsial persamaan (11) terhadap dan kemudian disamakan dengan nol diperolehlah : (12) dan (13) Selanjutnya persamaan (12) dan (13) disebut sebagai persamaan likelihood.dari persamaan (13) diperolehlah: (14) Selanjutnya disubstitusikan persamaan (14) kedalam persamaan (12 ), maka : (15) Dengan memisalkan : Maka : [ (16) (17) Dengan memanfaatkan persamaan (9), diperolehlah iterasi penaksir maksiumu likelihood untuk yaitu : Kemudian nilai iterasi digunakan untuk menentukan nilai taksiran.nilai iterasi yang diperoleh dinamakanlah penaksir maksimum likelihood dengan iterasi metode Newton- Raphson. KESIMPULAN Metode Newton-Raphson merupakan salah satu metode yang dapat memperoleh estimatormaksimum likelihood apabila akar persamaan likelihood parameternya Hal 250

tidak dapat diperoleh secara eksak, dan estimator yang diperoleh merupakan nilai pendekatan estimator. TINJAUAN PUSTAKA A.M.Ostrowsky, 1973, Solusion of equations in Euclidean and Banach space, third edition.academic Press.,New York Bain, J Lee & Engelhardt, Max. 1992. Introduction to Probability and Mathematical Statistics second edition Duxbury Press. California. Feller W. 1967. An Introduction Probability Theory and Its Application (vol. 1): 3 rd edition. Willey, New York. George, G Roussas. 1973. A First Course in Mathematical Statistics. Wesley, Philippines. Kandethody M.Ramachandran and Chris P.Tsokos. 2009, Matematical statistcs with Aplications, Academic press.elseiver. New york Hal 251