TUGAS. Disusun oleh : BIMO P056131992.46E MB IPB E.46



dokumen-dokumen yang mirip
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGAGALAN DAN KESUKSESAN DALAM PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI SUATU PERUSAHAAN

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA PERUSAHAAN DI INDONESIA

KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN OUTSOURCING DALAM PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI

Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu

SELAKU PIMPINAN SEKELOMPOK TENAGA-TENAGA PELAKSANA BERBAGAI KEGIATAN OPERASIONAL

MAKALAH SISTEM MANAJEMEN INFORMASI PERUSAHAAN. Dosen Pengampu : Putri Taqwa Prasetyaningrum

DASAR SISTEM DALAM BISNIS

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGAGALAN DAN KESUKSESAN PENERAPAN DARI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI PERUSAHAAN

TUGAS MAKALAH MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN SIM DALAM ORGANISASI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN DALAM ORGANISASI

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

BAB I PENDAHULUAN. oleh manajemen baik pada tingkat operasional (pelaksana teknis) maupun pimpinan

FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PERUSAHAAN

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN DAN KEGAGALAN PEMBANGUNAN DAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI DALAM ORGANISASI

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kegagalan dan Kesuksesan Pembangunan Sistem Informasi di Perusahaan

Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN DAN KEGAGALAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI DI PERUSAHAAN. Dosen: Dr. Ir. Arif Imam Suroso, M.

Sistem Informasi Manajemen dan Fungsi SIM By: Raden Sanjoyo D3 Rekam Medis FMIPA Universitas Gadjah Mada

Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2014

Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGAGALAN DAN KESUKSESAN DALAM PEMBANGUNAN DAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI DI SUATU PERUSAHAAN

Published By Stefanikha69. Kelompok 7 (tujuh)

Saripudin. Introduction to Information Systems Chapter : 1, 2, 7, 8, 9, 10, /02/2009 Saripudin, Manajemen Pariwisata FEB UPI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

KONVERSI SISTEM INFORMASI

Lintang Yuniar Banowosari Pengantar Sistem Informasi IT / 2 SKS

Makalah Pembahasan. Untuk memenuhi Ujian Akhir Triwulan mata kuliah Sistem Informasi Manajemen. Dosen: Prof. Ir. Arif Imam Suroso, MSc

Bab 1. PENDAHULUAN. Sistem adalah sekelompok elemen yang diintegrasikan dengan fungsi. Gambar 1.1 Komponen dari sistem

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen

BAB XII SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI RESTORAN

Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen

Makalah Jenis-Jenis Sistem Informasi. toko baju

Mahasisawa mampu mengerti dan menjelaskan gambaran umum dari Sistem Informasi Manajemen

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN URGENSI MAINTAINAIBILITY PADA SISTEM INFORMASI DI ORGANISASI

Sistem Informasi Manajemen. Session 1 Pengenalan Materi dan Pengantar

MANAJEMEN. Pertemuan ke-1

Penyebab Kegagalan dalam Pengembangan Maupun Penerapan Sistem Informasi di Suatu Organisasi, Merujuk Pada Pendapat Rosemary Cafasaro.

Sumber daya manusia di Universitas Telkomyang terdiri dari TA (Tenaga Akademik) dan TPA (Tenaga Penunjng Akademik) akan dinilai kinerja masing

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DENGAN PENDEKATAN INSOURCING DAN OUTSOURCING PADA PERUSAHAAN ROBI PRIYADI (NRP P E / MB-IPB ANGKATAN E.

SISTEM INFORMASI. Apakah Sistem Informasi Itu?

Sistem Informasi Manajemen (dan Bisnis)

Tantangan Manajemen. Teknologi. Informasi. Sistem. Informasi. Konsep-konsep Dasar

PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

PERTEMUAN 4 KONSEP SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PROGRAM STUDI S1 - MANAJEMEN STIE BINA BANGSA

BAB I PENDAHULUAN. Rochaety dkk, Sistem Informasi Manajemen Pendidikan, Jakarta, PT. Bumi Aksara, 2005, hlm 1 2. Ibid, hlm 1 3

BAB II LANDASAN TEORI

KONSEP DASAR 1. Konsep Sistem 2. Konsep Informasi 3. Komponen yang membentuk STI 4. STI untuk pengambilan keputusan

METODE KONVERSI SISTIM INFORMASI

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN. Pengembangan Sistem Informasi Dengan Menggunakan Pendekatan Insource atau Outsource di Perusahaan

MANAJEMEN INFORMASI. Manajer mengelola lima sumber daya utama yang ada di perusahaan : 1. Man (Manusia) 2. Material

KONVERSI SISTEM INFORMASI. Oleh : Siti Nurkomariyah (NRP. P E) Kelas E.52 Jakarta Dosen : Ir. Arif Imam Suroso, M. Sc

TUGAS MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PE ILAIA PE ERAPA SISTEM FORMASI I SOURCI G DA OUTSOURCI G. Dosen: Dr. Ir. Arif Imam Suroso, M.

Sistem Informasi Manajemen. Saiful Rahman Yuniarto

BAB I PENDAHULUAN. Sistem informasi yang dihasilkan dari teknologi informasi telah merambah

FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI. Dosen : Dr. Ir. Arif Imam Suroso, MSc. Disusun Oleh :

BAB I PENDAHULUAN. terdapat beberapa kelemahan pada pencatatan laporan dan mengenai informasi

Sistem Informasi Eksekutif & Sistem Informasi Pemasaran. Lecture s Structure. Tentang Eksekutif

BAB I PENDAHULUAN. Masalah-masalah baru yang kompleks timbul dengan tiada henti-hentinya

OUTSOURCING SISTEM INFORMASI DAN PERKEMBANGANNYA DI INDONESIA

BAB III LANDASAN TEORI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN DAN KEGAGALAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI PERSERO

Silabus Dan Satuan Acara Perkuliahan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI PADA SUATU PERUSAHAAN TUGAS KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

BAB II KERANGKA TEORITIS. Sistem merupakan kelompok elemen-elemen yang berintegrasi untuk

BAB I PENDAHULUAN. vital bagi kelangsungan hidup organisasi bisnis. Setiap hari dalam bisnis,arus

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah Informasi merupakan suatu sumber daya yang paling utama dalam suatu

KONSEP DASAR SISTEM, INFORMASI dan MANAJEMEN ABDILLAH MUNDIR, SE, MM

EVOLUSI DAN APLIKASI SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS

TRANSFORMASI MASYARAKAT

TUGAS 1 SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET ( SIBI )

BAB I PENDAHULUAN. yang semakit ketat. Perkembangan teknologi informasi tersebut ditandai dengan

BAB 1 PENDAHULUAN. sangat penting dalam meningkatkan kinerja dalam dunia bisnis.

What is Information System?

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Management Information System

Dosen : Disusun Oleh: Heru

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN DAN KEGAGALAN SISTEM INFORMASI DALAM PERUSAHAAN. Fitrani Imaniar NIM. P e

Latihan Soal PSIM. 2.Dibawah ini yang bukan bagian dari elemen sistem, adalah.. a. Input d. Kontrol b. Batasan e. Interaktif c.

BAB 2 DASAR SISTEM INFORMASI BISNIS

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI OUTSOURCING DI INDONESIA: STUDI KASUS PADA CIMSA (PERUSAHAAN OUTSOURCING) Nicky Jaka Perdana (P

Sistem Informasi [Kode Kelas]

TUGAS AKHIR MAKALAH MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN URGENSI MAINTENANCE SOFTWARE ATAU SISTEM INFORMASI DIDALAM PERUSAHAAN DOSEN

BAB XIII. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

BAB I SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGAGALAN DAN KESUKSESAN DALAM PEMBANGUNAN DAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI DI SUATU PERUSAHAAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tujuan tertentu melalui tiga tahapan, yaitu input, proses, dan output. yang berfungsi dengan tujuan yang sama.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

BAB I SISTEM PENDUKUNG MANAJEMEN

Perbedaan pengembangan software dengan pengembangan sistem informasi

Pengelompokan Sistem

Pengantar Sistem Informasi & e-bisnis. Defri Kurniawan

Transkripsi:

TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMENN FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG KEBERHASILAN BARUNANET SEBAGAI SISTEM INFORMASI MANAJEMENN PT. BARUNA RAYA LOGISTICS Disusun oleh : BIMO ANDONOO P056131992.46E MB IPB E.46 PROGRAM PASCASARJANA MANAJEMEN DAN BISNIS INSTITUT PERTANIANN BOGOR 2013

DAFTAR ISI DATAR ISI... 2 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang.... 3 1.2 Rumusan Masalah..... 4 1.3 Tujuan... 4 1.4 Manfaat Penulisan...... 4 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Informasi.... 5 2.2 Sistem Informasi Manajemen... 6 III. PEMBAHASAN 3.1 Peranan BarunaNet Sebagai SIM... 8 3.2 Faktor-faktor Pendukung Keberhasilan BarunaNet... 8 IV. PENUTUP 4.1. Kesimpulan... 10 4.1. Saran.. 10 V. DAFTAR PUSTAKA... 11 2

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan sistem informasi manajemen telah menyebabkan terjadinya perubahan yang cukup signifikan dalam pola pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen baik pada tingkat operasional (pelaksana teknis) maupun pimpinan pada semua jenjang. Perkembangan ini juga telah menyebabkan perubahan-perubahan peran dari para manajer dalam pengambilan keputusan, mereka dituntut untuk selalu dapat memperoleh informasi yang paling akurat dan terkini yang dapat digunakannya dalam proses pengambilan keputusan. Meningkatnya penggunaan teknologi informasi telah membawa setiap orang dapat melaksanakan berbagai aktivitas dengan lebih akurat, berkualitas, dan tepat waktu. Setiap organisasi dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk menjalankan berbagai aktivitasnya secara elektronis. Penggunaan teknologi informasi yang semakin kompleks menuntut dikembangannya suatu program untuk mengintegrasikan setiap fungsi bisnis dalam sebuah sistem yang dikenal sebagai Sistem Informasi Manajemen (SIM). PT. Baruna Raya Logistics sebagai penyedia jasa pelayaran lepas pantai yang melayani beberapa perusahaan minyak terkemuka di Indonesia dituntut untuk selalu meningkatkan pelayanan dan dapat berkompetisi dalam persaingan bisnis yang semakin ketat. Dalam perjalanannya tentu saja banyak keputusan dan kebijakan yang harus diambil baik dalam waktu singkat maupun yang mengenai strategi jangka panjang perusahaan. Hal ini tentu saja membutuhkan dasar pengambilan keputusan yang valid dan selalu up to date. Untuk itu PT. Baruna Raya Logistics menggunakan sebuah sistem informasi manajemen bernama BarunaNet. 3

B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang sudah dipaparkan di atas, maka penulis membuat perumusan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana peranan BarunaNet sebagai SIM pada PT. Baruna Raya Logistics? 2. Apakah saja faktor-faktor keberhasilan BarunaNet sebagai SIM di PT. Baruna Raya Logistics? C. Tujuan Penulisan makalah ini bertujuan untuk : 1. Mengidentifikasi peranan BarunaNet sebagai SIM di PT. Baruna Raya Logistics. 2. Mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan BarunaNet sebagai SIM di PT. Baruna Raya Logistics. D. Manfaat Penulisan Manfaat dari penulisan makalah ini adalah dapat diketahuinya peranan BarunaNet sebagai SIM serta mengetahui faktor-faktor keberhasilan penerapannya pada PT. Baruna Raya Logistics. 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Sistem Informasi Sistem adalah satu kesatuan komponen yang saling terhubung dengan batasan yang jelas bekerja bersama-sama untuk mencapai seperangkat tujuan (O Brien dan Marakas 2009). Sistem informasi dalam suatu pemahaman yang sederhana dapat didefinisikan sebagai satu sistem berbasis komputer yang menyediakaninformasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa (Sutono, 2007). Sistem informasi adalah kombinasi dari people, hardware, software, jaringan komunikasi, sumber-sumber data, prosedur dan kebijakan yang terorganisasi dengan baik yang dapat menyimpan, mengadakan lagi, menyimpan, dan menyebarluaskan informasi dalam suatu organisasi (O Brien dan Marakas 2009). Sistem informasi memuat berbagai informasi penting mengenai orang, tempat, dan segala sesuatu yang ada di dalam atau di lingkungan sekitarorganisasi. Informasi sendiri mengandung suatu arti yaitu data yang telahdiolah ke dalam suatu bentuk yang lebih memiliki arti dan dapatdigunakan untuk pengambilan keputusan. Data sendiri merupakan fakta-faktayang mewakili suatu keadaan, kondisi, atau peristiwa yang terjadiatau ada di dalam atau di lingkungan fisik organisasi. Data tidak dapatlangsung digunakan untuk pengambilan keputusan, melainkan harus diolah lebih dahulu agar dapat dipahami, lalu dimanfaatkan dalam pengambilan keputusan. Sistem informasi mengandung tiga aktivitas dasar di dalamnya, yaitu: aktivitas masukan (input), pemrosesan (processing), dan keluaran(output). Tiga aktivitas dasar ini menghasilkan informasi yang dibutuhkanorganisasi untuk pengambilan keputusan, pengendalian operasi, analisispermasalahan, dan menciptakan produk atau jasa baru. Masukanberperan di dalam pengumpulan bahan mentah (raw data), baik yangdiperoleh dari dalam maupun dari lingkungan sekitar organisasi.pemrosesan berperan untuk mengkonversi bahan mentah menjadi bentuk yang lebih memiliki arti. Sedangkan, keluaran dimaksudkan untuk mentransferinformasi yang diproses kepada pihak-pihak atau aktivitas aktivitas yang 5

akan menggunakan. Sistem informasi juga membutuhkanumpan balik (feedback), yaitu untuk dasar evaluasi dan perbaikan ditahap input berikutnya (Sutono, 2007). Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan keriga terdiri dair sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi utnuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen. Definisi sebuah sistem informasi manajemen, istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah database. B. Sistem Informasi Manajemen Menurut O Brien dan Marakas (2009) tujuan dari sistem informasi manajemen adalah menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen; menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan; menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan. Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dam dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan). 6

Menurut O Brien (2005), terdapat 3 peran utama sistem informasi dalam bisnis yaitu: 1. Mendukung berbagai strategi untuk meningkatkan keunggulan kompetitif 2. Mendukung proses bisnis dan operasional 3. Mendukung pengambilan keputusan Rockart dan Delong mengidentifikasi 8 faktor penentu keberhasilan SIM sebagai berikut: 1. Sponsor eksekutif yang mengerti dan berkomitmen, Eksekutif tingkat puncak, lebih baik CEO karena harus berfungsi sebagai sponsor eksekutif dengan mendorong penerapannya 2. Sponsor operasi, kalau sponsor eksekutif sibuk dapat diberikan kepada eksekutif lebih rendah, misal wakil presiden eksekutif. Sponsor operasi bekerjasama dengan eksekutif pemakai dan spesialis informasi untuk memastikan pekerjaan itu terlaksana. 3. Staff jasa informasi yang sesuai, tidak saja mengerti teknologi informasi tetapi juga mengerti cara eksekutif menggunakan sistem itu. 4. Teknologi informasi yang sesuai. 5. Manajemen data, data harus selalu mutakhir dengan mengidentifikasi tanggal dan jam dimasukkan dalam sistem. Juga perlu analisis melalui drill-down dengan bertanya kepada manajer data atau keduanya. 6. Kaitan yang jelas dengan tujuan bisnis, SIM harus mampu memecahkan masalahmasalah spesifik untuk memenuhi kebutuhan yang dapat ditangani teknologi informasi. 7. Manajemen atas: Penolakan organisasi. Jika seorang eksekutif menolak sistem informasi, perlu upaya untuk mendapatkan dukungan. Untuk itu perlu identifikasi masalah tersebut. 8. Manajemen atas penyebaran dan evolusi sistem: Jika manajer tingkat atas mulai menerima informasi dari sistem, maka manajer tingkat bawah menginginkan informasi yang sama, karena mereka ingin mengantisipasi masalah dan memecahkannya sebelum manajer tingkat atas mengangap masalah tersebut tidak terkendali. 7

BAB III PEMBAHASAN A. Peranan BarunaNet Sebagai SIM Berikut ini merupakan peranan BarunaNet sebagai SIM pada PT. Baruna Raya Logistics : 1. Memberikan informasi terkait kondisi terkini perusahaan baik dari fungsi operasional maupun keadaan keuangan perusahaan, sehingga manajemen dapat membuat keputusankeputusan strategis dalam proses bisnis. 2. Menyajikan data transaksi keuangan yang valid sehingga dapat dilakukan pengawasan terhadap jumlah penerimaan dan juga dapat ditentukan rencana penagihan kepada client. 3. Memberikan perbandingan pengeluaran dibandingkan dengan penerimaan sehingga manajemen dapat merumuskan rencana jangka panjang terkait pengembangan bisnis. 4. Mengukur kinerja perusahaan sebagai bahan pembanding dengan perusahaan kompetitor sehingga dapat diketahui kemampuan perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis. B. Faktor-faktor Pendukung Keberhasilan BarunaNet Keberhasilan aplikasi BarunaNet sebagai SIM di perusahaan tersebut tentu saja tidak lepas dari beberapa faktor pendukung baik dari sisi pengembangan sistem maupun penyesuaian dengan pengguna. Berikut ini merupakan faktor-faktor pendukung keberhasilan BarunaNet sebagai SIM di PT. Baruna Raya Logistics. 1. Kesadaran Top Management Akan Pentingnya SIM Keputusan untuk mengembangkan SIM sebagai pendukung manajemen dalam menentukan setiap keputusan tidak terlepas dari kesadaran dan dukungan pimpinan perusahaan. Pengembangan sistem ini memerlukan waktu yang panjang dan biaya yang tidak sedikit sehingga dibutuhkan komitmen dari manajemen dari atas hingga bawah. 2. Pengembang yang Memahami Kebutuhan Informasi Manajemen dengan Baik Dalam pembangunan sistem ini perusahaan melibatkan pihak ketiga sebagai developer yang berkompeten memberikan usulan dan konsultasi terkait kebutuhan perusahaan akan 8

sistem informasi manajemen. Perusahaan menyampaikan setiap kebutuhan secara detail dan developer menerjemahkannya dalam sebuah konsep yang baik sehingga kebutuhan perusahaan dapa terpenuhi. 3. Sarana Teknologi Informasi yang Menunjang Selain sistem yang diciptakan, perusahaan juga menyediakan sarana pendukung yang menunjang berupa hardware yang compatible dan jaringan internet yang memadai untuk dirangkai menjadi sebuah jaringan yang terkonsep dengan baik. 4. Kemampuan Karyawan Dalam Penggunaan SIM Ketersediaan SIM tentu saja tidak akan berarti tanpa adanya sumber daya manusia yang memadai. Kemampuan mengoperasikan komputer dari karyawan baik kemampuan dasar maupun yang sudah ahli di bidang teknologi informasi sangan mendukung berjalannya BarunaNet. 5. Data yang Akurat dan Up to Date Setiap data yang diposting ke dalam BarunaNet merupakan data yang telah divalidasi sehingga setiap keputusan dan langkah strategis yang diambil oleh manajemen sesuai dengan keadaan perusahaan yang sebenarnya. 6. Peran Aktif Pengguna Dalam Pengembangan BarunaNet Pengembangan BarunaNet ditempuh dalam beberapa tahap yang tidak instan. Diperlukan perbaikan demi perbaikan untuk terus meningkatkan kesesuaian fungsi dan kemudahan dalam akses oleh pengguna. Dalam hal ini karyawan sebagai pengguna sangat berperan dalam memberikan kritik dan saran dalam pengembangan sistem ini. Setiap masukan dipertimbangkan untuk kemudian diaplikasikan menjadi BarunaNet yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan manajemen. 9

A. Kesimpulan BAB IV PENUTUP Setelah dilakukan analisa pada faktor-faktor pendukung keberhasilan BarunaNet sebagai SIM pada PT. Baruna Raya Logistics, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan berikut : 1. BarunaNet sebagai SIM di PT. Baruna Raya Logistics sangat berperan dalam setiap pengambilan keputusan manajemen terkait rencana-rencana strategis perusahaan dan juga sebagai fungsi pengawasan terhadap kinerja perusahaan. 2. Keberhasilan BarunaNet sebagai SIM di PT. Baruna Raya Logistics tidak terlepas dari beberapa faktor yang saling mendukung dalam proses pengembangan. Faktor-faktor tersebut terdiri dari berbagai pihak yang terlibat baik dari sisi manajemen, pihak pengembang, karyawan dan sarana teknologi informasi yang mendukung. B. Saran Penerapan SIM sebaiknya diawali dengan penetapan tujuan perusahaan yang jelas dan diserahkan kepada tenaga yang ahli dan mampu menginterpretasikan tujuan perusahaan tersebut ke dalam sebuah sistem. Jika pengembangan sistem informasi diserahkan pada orang-orang yang kurang berkompeten di bidangnya maka akan berakibat fatal bagi perusahaan ketika sistem tersebut telah diterapkan. Pengembangan sistem informasi sebagai salah satu sarana pencapaian tujuan perusahaan, harus relevan, serta perlu disiapkan dengan baik dan matang, sehingga efektivitas dari pengembangan atau penerapan sistem informasi dapat terjadi. 10

DAFTAR PUSTAKA Cahyadi, I. (2012). Faktor-Faktor Penentu Keberhasilan Sistem Informasi Manajemen. O Brien J. A dan George M. M. 2009. Management Information Systems. Ninth Edition. MgGraw-Hill Inc, New-York. Sutono. 2007. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan 11