Bab I Pengenalan MATLAB
|
|
|
- Ratna Yuwono
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Bab I Pengenalan MATLAB 1.1 Paket Perangkat Lunak MATLAB MATLAB adalah paket perangkat lunak (software) yang dibuat oleh The MathWork, Inc. Nama MATLAB berasal dari matrix laboratory. MATLAB karenanya bekerja pada data (matriks) berupa larik (array) bujur sangkar atau persegi yang unsurnya adalah bilangan riil ataupun kompleks. Kuantitas skalar karenanya adalah sebuah matriks yang mengandung sebuah unsur tunggal. Pengguna yang telah biasa menggunakan FORTRAN atau BASIC mengenali pernyataan A=abs(B) sebagai instruksi yang menyatakan bahwa A adalah nilai absolut dari bilangan B. Di dalam MATLAB peubah (variable) B dapat menyatakan sebuah matriks sehingga sdetiap unsur (element) matriks A menjadi nilai absolut dari unsur pada B. 1.2 Matriks dan Operasinya dalam MATLAB Matriks merupakan sebuah hal yang mendasar dalam MATLAB. Di dalam MATLAB nama yang digunakan untuk matriks harus dimula dengan huruf dan dapat diikuti oleh huruf maupun angka. Di dalam MATLAB operasi aritmatika berupa penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dapat dibentuk secara langsung dengan matriks. Pertama sekali tentunya matriks harus dibuat. Ada beberapa cara membuatnya dengan MATLAB dan cara termudah, yang cocok untuk matriks kecil, adalah sebagai berikut. Kita akan membentuk nilai dari sebuah matriks A dengan menuliskan» A=[1 3 5;1 0 1;5 0 9] Bila kemudian tekan Enter diperoleh A = Dengan mengetikkan, contohnya,» B=[1 3 51;2 6 12; ] dan menekan Enter kita telah memperoleh matriks B. Untuk memperoleh hasil penjumlahan kedua matriks itu dan hasilnya berupa matriks C kita ketikkan» C=A+B dan dengan cara yang sama untuk pengurangannya berupa, misalnya» D=A-B Penting untuk diingat bila kita ketikkan tanda ; pada akhir pernyataan, maka tidak akan diperoleh keluaran, contohnya Halaman ke-1 dari 13 Halaman
2 » D=A-B; Implementasi perkalian vektor dan matriks dalam MATLAB akan diperlihatkan melalui contoh berikut. Dengan anggapan bahwa vektor d dan p mempunyai jumlah unsur yang sama perkaliannya dapat berupa» x=d*p' Dengan tanda menyatakan transpose dari baris vektor p menjadi kolom dan tanda * untuk menyatakan operasi perkalian sehingga perkalian dapat dilakukan. Hasilnya, x, adalah skalar. Jadi, misalnya kita mempunyai matriks A dan B, seperti di atas, perkaliannya adalah» H=A*B 1.3 Menggunakan Operator \ untuk Pembagian Adalah mudah menyelesaikan masalah dengan dan adalah suatu skalar konstan dan adalah anu (unknown). Bila diberikan dan, maka. Namun, bila yang ditinjau adalah persamaan matriks xb = A dengan A adalah matriks bujursangkar. Sekarang yang diinginkan adalah menemukan dimana dan adalah vektor. Secara komputasi hal ini cukup pelik, namun dengan menggunakan MATLAB dapat diselesaikan dengan mengeksekusi pernyataan berupa >> x=a\b Pernyataan ini menggunakan operator pembagi MATLAB \. 1.5 Memanipulasi Unsur dari Sebuah Matriks Di dalam MATLAB unsur matriks dapat dimanipulasi secara individu atau dalam blok. Contohnya, >> x(1,3)=c(4,5)+v(9,1),a(1)=b(1)+d(1) atau >> C(i,j+1)=D(i,j+1)+E(i,j+1) merupakan pernyataan yang sah (valid) yang terkait dengan unsur matriks. Baris dan kolom dapat dimanipulasi sebagai entitas lengkap. Karenanya, >> A(:,3),A(5,:) merujuk pada kolom ketiga dan baris kelimadari matriks A. Bila B adalah matriks 10x10 maka >> B(:,4:9) Halaman ke-2 dari 13 Halaman
3 merujuk pada kolom keempat sampai kesembilandari matriks. Penting diingat bahwa di dalam MATLAB, secara default, indeks matriks terendah dimulai 1. Contoh berikut mengilustrasikan beberapa cara bahwa subscript dapat digunakan dalam MATLAB. Pertama sekali kita coba >> a=[ ; ; ; ; ] a = Eksekusi pernyataan berikut >> v=[1 3 5]; >> b=a(v,2) memberikan b = Jadi b terdiridari unsur baris pertama, ketiga dan kelima dalam kolom kedua a. Eksekusi >> c=a(v,:) memberikan c = Jadi c terdiri dari baris pertama, ketiga dan kelima a. Eksekusi >> d=zeros(3) >> d(:,1)=a(v,2) memberikan d = Halaman ke-3 dari 13 Halaman
4 Di sini d adalah matriks nol 3x3 dengan kolom 1 digantikan oleh unsur pertama, ketida dan kelima dari kolom kedua a. Eksekusi >> e=a(1:2,4:5) memberikan e = Transpose Matriks Operator sederhana yang mungkin dilakukan pada matriks adalah mentranspose yakni mempertukarkan baris dan kolom. Dalam MATLAB hal disimbolkan dengan *. Contohnya >> a=[1 2 3;4 5 6; 7 8 9] a = untuk transpose dari a ke b kita tuliskan >> b=a' b = Namun, bila a adalah bilangan kompleks maka operator MATLAB tranpose konjugat kompleks. Contohnya >> a=[1+2*i 3+5*i; 4+2i 3+4*i] a = i i i i >> b=a' b = i i i i Halaman ke-4 dari 13 Halaman
5 untuk mendapatkan transpose tanpa konjugasi, kita eksekusi 1.7 Matriks Khusus Beberapa matriks kerap muncul dalam manipulasi matriks dan MATLAB mampu membangkitkannya dengan mudah. Yang paling sering adalah ones(m,n), zeros(m,n), rand(m,n) dan randn(m,n). Pernyataan MATLAB seperti itu membangkitkan matriks mxn yang unsurnya satu, nol, random dan normal random. Pernyataan MATLAB eye(n) membangkitkan matriks satuan nxn. Bila hanya sebuah parameter skalar tunggal yang diberikan, maka pernyataan ini membangkitkan sebuah matriks bujur sangkar yang ukurannya diberikan oleh parameter itu. Bila kita ingin membangkitkan matriks identitas B yang ukurannya sama dengan matriks A yang telah ada sebelumnya, maka pernyataan B=eye(size(A)) dapat digunakan. Dan juga C=zeros(size(A)) dan D=ones(size(A)) akan membangkitkan matriks C nol dan matriks D satu, yang kedua mempunyai ukuran yang sama dengan A. 1.8 Membangkitkan Matriks dengan Nilai Unsur Khusus Perhatikan beberapa contoh berikut : X=-10:1:10 membuat x sebagai vektor yang mempunyai unsur -10,-9,-8,...,8,9,10 Y=-2:.2:2 membuat y sebagai vektor yang mempunyai unsur -2,-1.8,-1.6,...,1.8,2 Z=[1:3 4:2:8 10:0.5:11] membuat z sebagai vektor yang mempunyai unsur [ ] Matriks yang lebih kompleks juga dibangkitkan dari yang lainnya. Sebagai contoh, kita tinjau dua pernyataan berikut : C=[ ; ] D=[C ones(size(c));eye (saize(c)) zeros(size(c))] Kedua pernyataan ini membangkitkan matriks baru D yang ukurannya dua kali dari C. Matriks ini mempunyai bentuk D = Beberapa Operasi Matriks Khusus Beberapa operasi aritmatika sederhana eksekusinya untuk nilai skalar tunggal namun meliputi komputasi yang besar untuk matriks. Untuk matriks yang besar operasi seperti itu mungkin memerlukan waktu yang cukup signifikan. Contohnya adalah bila matriks yang digunakan mengandung perpangkatan. Dalam MATLAB dituliskan dengan A^p dengan p adalah nilai positif skalar dan A adalah matriks. Ini akan menghasilkan matriks berpangkat dan dapat diperoleh pada MATLAB untuk semua nilai p Pada kasus dimana pangkatnya adalah 0.5 lebih baik menggunakan sqrtm(a) yang akan memberikan nilai akar kuadrat A. Operasi khusus lain yang tersedia di dalam MATLAB Halaman ke-5 dari 13 Halaman
6 adalah expm(a) yang memberikan eksponensial matriks A. Dan masih banyak lagi operasi lain yang tersedia dalam MATLAB Operasi Unsur per-unsur (Element-by-Element Operations) Operasi Unsur-per-Unsur berbeda dari operasi matriks standar namunsangat berguna. Hal itu diperoleh dengan menggunakan titik (.) guna memproses operator. Contohnya, x.^y, x.*y, dan y.\x. Jika, dalam pernyataan ini, x dan y adalah matriks (atau vektor) unsur dari x dipangkatkan, dikalikan atau dibagikan dengan unsur yang terkait dari y bergantung pada operator yang digunakan. Bentuk x./y memberikan hasil yang sama sebagaimana operasi pembagian yang dinyatakan di atas. Agar operasi ini dieksekusi matriks dan vektor yang digunakan harus mempunyai ukuran yang sama. Penting diingat bahwa titik tidak digunakan untuk operasi + dan karena operasi penambahan dan pengurangan pada matriks biasanya adalah unsur-peroleh-unsur. Contoh operasi unsur-peroleh-unsur dapat dilihat di bawah ini :» a=[1 2;3 4] a = » b=[5 6;7 8] b =» a*b ans = Ini merupakan matriks yang normal. Namun, menggunakan operator. kita peroleh» a.*b ans = yang merupakan perkalian unsur-per-unsur.» a.^b ans = Di atas ini, masing-masing unsur a dipangkatkan terhadap b. Halaman ke-6 dari 13 Halaman
7 1.11 Masukan (input) dan keluaran (output) dalam MATLAB. Guna mengeluarkan nama dan nilai peubah (variable) titik koma (semicolon) dapat diabaikan dari pernyataan. Namun, ini tidak akan memberikan baris perintah yang jelas atau tersusun rapi (well-organised) dan keluaran yang tidak teratur. Biasanya lebih baik menggunakan function disp karena akan memberikan baris perintah (script) yang jelas. Function disp memungkinkan penampilan tulisan dan nilai pada layar. Guna menampilkan isi matriks A pada layar kita tuliskan disp(a);. Keluaran berupa tulisan (text) harus ditempatkan dalam tanda petik (quote) tunggal, contohnya : disp( Ini akan menampilkan teks di layar ); Kombinasi sting dapat dicetak menggunakan tanda [ ] dan nilai numerik dapat ditempatkan dalam teks string jika telah dikonversi ke string menggunakan function num2str. Contohnya, x=2.678; disp(['nilai iterasi adalah ',num2str(x),' saat ini']); akan ditempatkan di layar Nilai iterasi adalah saat ini Yang lebih fleksibel adalah menggunakan function fprintf memungkinkan keluaran terformat pada layar atau file. Bentuknya adalah fprintf( namafile, format string,list); dimana list adalah daftar nama peubah yang dipisahkan koma. Parameter namafile adalah pilihan (optional); jika tidak ada keluaran adalah pada layar. Format string memformat keluaran. Unsur yang dapat digunakan dalam format string %P.Qe untuk notasi eksponensial %P.Qe titik tetap %P.Qe menjadi %P.Qe atau %P.Qe mana yang lebih singkat /n memberikan baris baru dengan P dan q adalah bilangan bulat (integer). Karakter string bilangan bulat, termasuk titik (.), harus diikuti simbol % yang didahului huruf. Bilangan bulat sebelum titik menentukan lebar field (field width); bilangan bulat setelah titik menentukan jumlah letak desimal setelah tanda desimal. Contohnya, %8.4f dan %10.3f memberikan lebar field 8 dengan empat tempat desimal dan 10 dengan tiga tempat desimal. Harus diingat satu tempat dialokasikan untuk tanda desimal. Contohnya x= ;y=2.1278;k=17; fprintf( \nx= %8.2f y= %8.6f k= %2.0f\n,x,y,k); keluarannya Halaman ke-7 dari 13 Halaman
8 x= y= k= 17 Sekarang kita tinjau masukan teks dan data dari keyboard. Cara interaktif guna mendapatkan masukan adalah menggunakan function input. Bentuknya adalah peubah=input( teks ); atau peubah=input( teks, s ); Bentuk yang pertama menampilkan teks dan memungkinkan masukan nilai numerik. Nilai tunggal atau matriks dapat diberikan dengan cara ini. Function input menampilkan teks sebagai prompt dan menunggu masukan yang akan diberikan. Ini diberikan pada peubah saat tombol Enter dipencet. Bentuk kedua memungkinkan masukan berupa string. Untuk jumlah data yang besar, yang mungkin dihasilkan dari hasil running program, dapat digunakan function load yang memungkinkan mengambil data dari disket atau hard disk menggunakan load namafile Contohnya load data1.txt 1.12 Grafik MATLAB MATLAB menyediakan fasilitas grafik yang dapat dipanggil dari baris perintah atau perintah yang langsung dituliskan pada command window. Pertama sekali akan digunakan function plot. Function ini mempunyai beberapa bentuk. Contohnya : Plot(x,y) memplot vektor x melawan y. Jika x dan y adalah matriks kolom pertama x dilot melawan kolom pertama y. Hal ini diulangi untuk setiap pasangan x dan y. Plot(x1,y1, jenisgaris_atau_jenistitik1,x2,y2, jenisgaris_atau_jenisti tik ) memplot vektor x1 melawan y1 menggunakan jenisgaris_atau_jenistitik1; kemudian vektor x2 melawan vektor y2 menggunakan jenisgaris_atau_jenistitik2. Jenisgaris_atau_jenistitik dipilih menggunakan simbol yang telah ditetapkan berdasarkan tabel berikut : Garis Simbol Titik Simbol padat garis titik-titik garistitik - _ : -. titik tanda tambah bintang lingkaran tanda %. + * o x Grafik Semilog dan loglog dengan menggantikan perintah plot dengan semilog atau loglog dan beberapa jenis yang lain untuk plot. Halaman ke-8 dari 13 Halaman
9 Judul, nama sumbu dan fitur yang lain dapat ditambahkan ke dalam grafik menggunakan function xlabel, ylabel, title, grid dan text. Function-function ini mempunyai bentuk sebagai berikut : title( title ) menampilkan judul pada bagian atas grafik xlabel( x_axis_name ) menampilkan nama untuk sumbu-x ylabel( y_axis_name ) menampilkan nama untuk sumbu-y grid membuat grid pada grafik text(x,y, teks-pada-x,y ) menampilkan teks pada posisi (x,y) dalam jendela (window) grafik dimana x dan y diukur dalam satuan sumbu yang sedang digunakan. Terdapat satu atau banyak titik pada tempatnya teks bergantung pada apakah x dan y adalah vektor. Gtext( teks ) memungkinkan penempatan teks menggunakan mouse dengan menempatkannya pada tempat di mana diperlukan dan kemudian menekan tombolnya. Sebagai tambahan, function axis memungkinkan pengguna untuk membuat batasan sumbu untuk suatu plot tertentu. Bentuknya axis(p) dimana p menyatakan empat-unsur baris vektor yang menandai batas atas dan bawah sumbu dalam arah x dan y. Pernyataan axis harus ditempatkan setelah pernyataan plot. Penting diingat bahwa function title, xlael, ylabel,grid, text, gtext dan axis harus diikuti dengan plot yang ditujunya. Baris perintah berikut memberikan plot yang hasilnya dapat dilihat pada gambar Function hold digunakan untuk meyakinkan bahwa kedua grafik muncul. x=-4:0.05:4; y=exp(-0.5*x).*sin(5*x); figure(1); plot(x,y); xlabel('x-axis'); ylabel('y-axis'); hold on; y=exp(-0.5*x).*cos(5*x); plot(x,y); grid; gtext('two tails...'); hold off Gambar Menampilkan grafik dengan perintah plot(x,y) dan hold. Halaman ke-9 dari 13 Halaman
10 Function plot memungkinkan pengguna untuk memplot function yang didefinisikan sebelumnya di antara batas yang diberikan. Perbedaan penting antara plot dan fplot adalah bahwa fplot memilih titik-titik plot secara adaptif. Jadi lebih banyak titik dipilih bila function berubah lebih cepat. Hal ini diilustrasikan dengan menjalankan baris perintah berikut : x=2:.04:4; y=f101(x); plot(x,y); xlabel('x'); ylabel('y'); figure(2) fplot('f101',[2 4],10) xlabel('x'); ylabel('y'); function f101 diberikan oleh function v=f101(x) v=sin(x.^3); Bila baris perintah dijalankan akan memberikan grafik pada gambar dan gambar Dalam contoh ini kita secara hati-hati telah memilih jumlah titik plot yang tidak cukup namun function fplot mampu menghasilkan kurva yang mulus dan akurat. 3 Gambar Plot sin( x ) y = menggunakan 75 buah titik plot berjarak sama. 3 Gambar Plot sin( x ) y = menggunakan function fplot untuk memilih jumlah Halaman ke-10 dari 13 Halaman
11 titik plot secara adaptif. Terdapat sejumlah fitur khusus yang disediakan MATLAB untuk presentasi dan manipulasi grafik dan beberapa diantaranya akan dijelaskan sekarang. Function subplot mempunyai bentuk subplot(p,q,r) dengan p,q membagi jendela grafik menjadi p kali q grid sel dan menempatkan plot pada sel ke-r pada grid, Ilustrasinya diperoleh dengan menjalankan baris perintah berikut yang menghasilkan enam buah plot berbeda, satu pada tiap sel. Plot ini diberikan pada gambar berikut ini : x=0.1:.1:5; subplot(2,3,1);plot(x,x);title('plot of x'); xlabel('x');ylabel('y'); subplot(2,3,2);plot(x,x.^2);title('plot of x^2'); xlabel('x');ylabel('y'); subplot(2,3,3),plot(x,x.^3);title('plot of x^3'); xlabel('x'); ylabel('y'); subplot(2,3,4),plot(x,cos(x));title('plot of cos(x)'); xlabel('x'); ylabel('y'); subplot(2,3,5),plot(x,cos(2*x));title('plot of cos(2x)'); xlabel('x'); ylabel('y'); subplot(2,3,6),plot(x,cos(3*x));title('plot of cos(3x)'); xlabel('x'); ylabel('y'); Gambar Contoh penggunaan subplot. Plot ini dapat ditahan pada layar dengan perintah hold dan plot selanjutnya dibuat setelahnya. Function holn on digunakan untuk mengaktifkannya dan holn off digunakan untuk menonaktifkannya. Jendela gambar dapat dibersihkan dengan menggunakan perintah clf. Informasi dapat diperoleh dari jendela grafik menggunakan function ginput yang mempunyai dua bentuk utama. Yang sederhana adalah [x,y]=ginput Halaman ke-11 dari 13 Halaman
12 Dengan cara ini dapat diberikan sejumlah takterbatas titik pada vektor x dan y dengan menempatkan tanda silang mouse (mousecross-hair) pada titik yang diperlukan dengan menekan tombol mouse. Untuk keluar dari perintah ginput harus ditekan Enter. Jika diinginkan sejumlah n titik maka dituliskan [x,y]=ginput(n) 1.13 Grafik tiga-dimensi Biasanya lebih mudah menggambarkan grafik tiga-dimensi daripada fungsi atau sekumpulan data guna mendapatkan gambaran yang lebih mendalam dari data. MATLAB menyediakan fasilitas yang memungkinkan pengguna untuk menggambar grafik tiga-dimensi. Kali ini secara singkat dperkenalkan sebagian dari fungsi-fungsi yang telah dipilih. Fungsi-fungsi itu adalah meshgrid, mesh, surfl, countour, dan countour3. Penting diingat bahwa fungsi yang lebih kompleks dari jenis ini memerlukan waktu yang cukup signifikan untuk menampilkannya pada layar, bergantung pada kompleksitas aljabar fungsinya, sejumlah setail yang diperlukan dan kemampuan komputer yang digunakan. Konsekuensinya pengguna terkadang harus bersabar dalam menunggu hasilnya. Biasanya fungsi tiga-dimensi diplot untuk mengilustrasikan keadaan khusus fungsi seperti daerah di mana maksima atau minima terletak. Memplot permukaan guna mengilustrasikan fitur-fitur ini dapat menjadi sulit dan analisis yang hati-hati dari fungsi itu diperlukan sebelum grafiknya digambarkan dengan sukses. Sebagai tambahan, walau bila daerah yang menjadi perhatian berhasil ditentukan tempatnya dan plot dari fitur yang menjadi perhatian mungkin tersimpan dan karenanya kemudian diperlukan guna memilih cara pandang yang berbeda. Terkadang persoalan diskontinuitas juga muncul dan menyebabkan masalah dalam pemplotan. Untuk fungsi z = f ( x, y) function MATLAB meshgrid digunakan untuk membangkitkan sekumpulan titik yang lengkap dalam bidang x-y untuk memplot fungsi tiga-dimensi. Kita kemudian dapat menghitung nilai z nilai ini kemudian diplot menggunakan satu dari fungsi berikut mesh, surf, surfl, dan surfc. Sebagai contoh guna memplot fungsi 2 2 z = ( 20x + x) / 2 + ( 15y + 5y) / 2 untuk x = 4 : 0.2 : 4 dan x = 4 : 0.2 : 4. Pertama sekali kita siapkan nilai domain x y dan kemudian menghitung z yang terkait dengan nilai x dan y menggunakan fungsi yang diberikan. Akhirnya kita plot grafik tiga-dimensi menggunakan function surfl. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan baris perintah berikut. Ingat penggunaan function figure berikut yang digunakan agar secara langsung keluaran muncul pada jendela grafik sehingga plot yang pertama tidak menindih yang kedua. clf [x,y]=meshgrid(-4.0:0.2:4.0,-4.0:0.2:4.0); z=0.5*(-20*x.^2+x)+0.5*(-15*y.^2+5.*y); figure(1); surfl(x,y,z); axis([ ]) xlabel('x-axis'); ylabel('y-axis'); zlabel('z-axis'); figure(2);contour3(x,y,z,15); Halaman ke-12 dari 13 Halaman
13 axis([ ]) xlabel('x-axis'); ylabel('y-axis'); zlabel('z-axis'); Bila baris perintah ini dijalankan akan diperoleh hasil seperti pada gambar berikut. Grafik pertama diperoleh dengan menggunakan surfl dan menunjukkan fungsi sebagai sebuah permukaan. Sedangkan gambar berikutnya diperoleh dengan menggunakan countour3 dan diperoleh plot kontur permukaan tiga-dimensi. Gambar Permukaan tiga-dimensi. Gambar Plot kontur tiga-dimensi. Saat memplot permukaan function yang berguna adalah view Halaman ke-13 dari 13 Halaman
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
No. LSKD/EKO/DEL221/01 Revisi : 02 Tgl : - Hal 1 dari 12 1. Kompetensi Setelah melakukan praktik, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi: dapat memahami input, output dan grafik pada. 2. Sub Kompetensi
Pendahuluan. Praktikum Pengantar Pengolahan Citra Digital Departemen Ilmu Komputer Copyright 2008 All Rights Reserved
1 Pengenalan Matlab Pendahuluan Matlab adalah perangkat lunak yang dapat digunakan untuk analisis dan visualisasi data. Matlab didesain untuk mengolah data dengan menggunakan operasi matriks. Matlab juga
MODUL I PENGENALAN MATLAB
MODUL I PENGENALAN MATLAB 1. Apa Matlab itu? Matlab merupakan bahasa pemrograman dengan kemampuan tinggi dalam bidang komputasi. Matlab memiliki kemampuan mengintegrasikan komputasi, visualisasi, dan pemrograman.
KATA PENGANTAR. Penulis. Raizal Dzil Wafa M.
i KATA PENGANTAR Buku ini dibuat untuk memudahkan siapa saja yang ingin belajar MATLAB terutama bagi yang baru mengenal MATLAB. Buku ini sangat cocok untuk pemula terutama untuk pelajar yang sedang menempuh
STRUKTUR PROGRAM MATLAB
STRUKTUR PROGRAM MATLAB Emy Setyaningsih, S.Si, M.Kom 1 Beberapa Bagian dari Window Matlab Current Directory menampilkan isi dari direktori kerja saat menggunakan matlab. Command History berfungsi untuk
Modul 1 Pengenalan MATLAB
Modul 1 Pengenalan MATLAB MATLAB singkatan dari MATrix LABoratory, merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh The Mathwork.inc (http://www.mathwork.com). Bahasa pemrograman ini banyak digunakan
BAB I PENDAHULUAN 1 BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Apakah Maple itu? Maple adalah suatu program interaktif yang mengintegrasikan kemampuan komputasi baik numerik ataupun simbolik, visualisasi (grafik) dan pemrograman.
BAB III PEMROGRAMAN MATLAB 2 Copyright by
BAB III PEMROGRAMAN MATLAB 2 1 M-File M-file merupakan sederetan perintah matlab yang dituliskan secara berurutan sebagai sebuah file. Nama file yang digunakan berekstensi m yang menandakan bahwa file
A. Kompetensi Setelah mengiktui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami dan bisa melakukan:
No. LST/EKA/PTI 236/07 Revisi: 01 April 2011 Hal 1 dari 9 A. Kompetensi Setelah mengiktui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami dan bisa melakukan: 1. Mengenal dan menggunakan matlab sebagai
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR MENGGUNAKAN MATLAB
PETUNJUK PRAKTIKUM PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR MENGGUNAKAN MATLAB Oleh Ahmad Kamsyakawuni JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS JEMBER 2009 MODUL 1 MENGENAL MATLAB A.
WORKSHOP DAN PELATIHAN MATLAB : PENUNJANG PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMU DALAM RANGKA IMPLEMENTASI CONTEXTUAL TEACHING LEARNING ABSTRAK
WORKSHOP DAN PELATIHAN MATLAB : PENUNJANG PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMU DALAM RANGKA IMPLEMENTASI CONTEXTUAL TEACHING LEARNING Tim Pengabdi:. Agus Maman Abadi. Dhoriva UW. Sri Andayani 4. Karyati 5. Caturiyati
TIPE DATA. 2.1 String
TIPE DATA 21 Bab 2 TIPE DATA Software MATLAB mengenal 3 tipe data yaitu : string, scalar, dan matriks. Array merupakan matriks yang hanya memiliki satu baris. MATLAB juga memiliki banyak fungsi built-in
MATRIKS. Notasi yang digunakan NOTASI MATRIKS
MATRIKS Beberapa pengertian tentang matriks : 1. Matriks adalah himpunan skalar (bilangan riil atau kompleks) yang disusun atau dijajarkan secara empat persegi panjang menurut baris-baris dan kolom-kolom.
Pertemuan 4 Aljabar Linear & Matriks
Pertemuan 4 Aljabar Linear & Matriks 1 Notasi : huruf besar tebal misalnya A, B, C Merupakan array dari bilangan, setiap bilangan disebut elemen matriks (entri matriks) Bentuk umum : m : jumlah baris (mendatar)
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET 1 (TEKNIK KOMPUTASI)
No. LSKD/EKO/DEL221/01 Revisi : 03 Tgl : 30/10/2012 Hal 1 dari 8 1. Kompetensi Setelah melakukan praktik, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi dapat memahami operasi matematika sederhana pada Matlab.
Data reaksi berikut telah diperoleh dari reaksi peluruhan sederhana: Menggunakan MATLAB untuk memplot konsentrasi komponen A dalam mol/l
Cara membuat Plot/ Grafik dengan Matlab Pada postingan kali ini akan dibahas membuat grafik visualisasi di MATLAB. Secara khusus mampu membuat grafik sederhana dua dimensi, membuat multiplot dari grafik
Pemrograman pada MATLAB
Pemrograman pada MATLAB 5.1 Struktur dan Tipe Data Sebelum membahas tentang pemrograman, akan lebih baik jika kita mengetahui tentang struktur data dan tipenya dalam MATLAB. Tipe data yang digunakan pada
MODUL 1. Command History Window ini berfungsi untuk menyimpan perintah-perintah apa saja yang sebelumnya dilakukan oleh pengguna terhadap matlab.
MODUL 1 1. Pahuluan Matlab merupakan bahasa pemrograman yang hadir dengan fungsi dan karakteristik yang berbeda dengan bahasa pemrograman lain yang sudah ada lebih dahulu seperti Delphi, Basic maupun C++.
Pemrograman dengan MATLAB. Pengantar
Pemrograman dengan MATLAB Pengantar Outline Pengenalan matlab Apakah MATLAB Sejarah MATLAB Cara Penulisan Program MATLAB Pengenalan variable Operasi pada matrik Logika pemrograman Pemrograman GUI Apakah
Dasar-dasar MATLAB. by Jusak Irawan, STIKOM Surabaya
Dasar-dasar MATLAB by Jusak Irawan, STIKOM Surabaya Perintah-Perintah Dasar MATLAB akan memberikan respons secara langsung terhadap ekspresi apapun yang diketikkan pada editor MATLAB. Sebagai contoh: >>
BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan
BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dalam penyajian data menggunakan bentuk grafik. Grafik sering juga disebut sebagai diagram, bagan, maupun chart. Pada
PENGENALAN MATLAB UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER ILHAM SAIFUDIN PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK. Senin, 06 Maret 2017
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER PENGENALAN MATLAB ILHAM SAIFUDIN Senin, 06 Maret 2017 Universitas Muhammadiyah Jember Ilham Saifudin MI MATEMATIKA DASAR
MODUL 1 OPERASI-OPERASI ARRAY
MODUL 1 OPERASI-OPERASI ARRAY 1. PENDAHULUAN Semua operasi yang akan dilakukan pada praktikum ini melibatkan bilanganbilangan tunggal yang disebut skalar. Operasi-operasi yang melibatkan skalar adalah
MODUL I MENGENAL MATLAB
MODUL I MENGENAL MATLAB TUJUAN Mahasiswa dapat mengenal MATLAB Mahasiswa dapat menggunakan fungsi Help Mahasiswa dapat menggunakan operasi pada MATLAB TEORI Gambaran sederhana tentang MATLAB adalah sebuah
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET (TEKNIK KOMPUTASI)
No. LSKD/EKO/DEL221/01 Revisi : 02 Tgl : - Hal 1 dari 1. Kompetensi Setelah melakukan praktik, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi: dapat memahami vector dan komputasi vector. 2. Sub Kompetensi Setelah
PRAKTIKUM 1 SINYAL, SYSTEM, DAN KONTROL PENGENALAN MATLAB 1. Percobaan 1 Vektor Penulisan vektor di MATLAB
PRAKTIKUM 1 SINYAL, SYSTEM, DAN KONTROL PENGENALAN MATLAB 1. Percobaan 1 Vektor Penulisan vektor di MATLAB Membuat vector dengan nilai antara 0 dan 16 dengan kenaikan 2. Menjumlahkan vector Menjumlakan
BAB I MATRIKS DEFINISI : NOTASI MATRIKS :
BAB I MATRIKS DEFINISI : Matriks adalah himpunan skalar (bilangan riil atau kompleks) yang disusun/dijajarkan berbentuk persegi panjang (menurut baris dan kolom). Skalar-skalar itu disebut elemen matriks.
PERCOBAAN 1 PENGENALAN MATLAB UNTUK STATISTIK
PERCOBAAN 1 PENGENALAN MATLAB UNTUK STATISTIK 1.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Memakai beberapa jenis fungsi khusus di Matlab untuk statistik Membuat pemrograman
Saifoe El Unas 2. Free Format
Saifoe El Unas FPS 4.0 mempunyai 2 macam format penulisan program yg dapat dipilih oleh programmer : 1. Fixed Format Menggunakan standar Fortran 77. 2. Free Format Menggunakan standar Fortran 90. 1 Program
Bab 2 Editor vi 9. BAB 2 EDITOR vi TUJUAN PRAKTIKUM
Bab 2 Editor vi 9 BAB 2 EDITOR vi TUJUAN PRAKTIKUM 1) Praktikan menguasai apa yang dimaksud dengan editor vi. 2) Praktikan mengetahui apa saja yang termasuk dalam utilitas aritmatika. 3) Praktikan mengetahui
Analisa Numerik. Matriks dan Komputasi
Analisa Numerik Matriks dan Komputasi M AT R I K S Matriks adalah suatu susunan angka atau bilangan, variabel, atau parameter yang berbentuk empat persegi dan biasanya ditutup dengan tanda kurung K O N
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
No. LSKD/EKO/DEL221/01 Revisi : 02 Tgl : 27/11/2012 Hal 1 dari 14 1. Kompetensi Setelah melakukan praktik, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi: dapat memahami script files dan struktur pengaturan
PRAKTIKUM ISYARAT DAN SISTEM TOPIK 0 TUTORIAL PENGENALAN MATLAB
PRAKTIKUM ISYARAT DAN SISTEM TOPIK 0 TUTORIAL PENGENALAN MATLAB A. Tujuan 1. Mahasiswa mengenal lingkungan MATLAB dan mampu menggunakannya. 2. Mahasiswa mampu menggunakan fungsi-fungsi dasar MATLAB yang
METODE NUMERIK Modul I
LABORATORIUM KOMPUTASIONAL FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS YARSI METODE NUMERIK Modul I a. Estimasi waktu: 100 menit b. Tujuan Istruksional Khusus: Mahasiswa dapat menggunakan Mathlab dengan baik
JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA
JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA 1.1 Tipe Data A. Data Tipe Sederhana Dihubungkan dengan sebuah identifier untuk sebuah data. Data tipe ini digolongkan menjadi tipe data standar dan tipe data yang
PENGENALAN MATLAB PENGOLAHAN SINYAL DIGITAL
PENGENALAN MATLAB PENGOLAHAN SINYAL DIGITAL JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI Ahmad Fathurachman 1. Apa Matlab itu? Matlab merupakan bahasa pemrograman dengan kemampuan
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
No. LSKD/EKO/DEL221/1 Revisi : 2 Tgl : 27/11/212 Hal 1 dari 13 1. Kompetensi Setelah melakukan praktik, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi: dapat memahami script files dan struktur pengaturan aliran.
PENGENALAN MATLAB. 1. Matlab sebagai alat komputasi matriks
PENGENALAN MATLAB 1. Matlab sebagai alat komputasi matriks Matlab merupakan perangkat Lunak yang cocok di pakai sebagai alat komputasi yang melibatkan penggunaan Matriks dan Vektor. Fungsi-fungsi dalam
ELEMEN DASAR PROGRAM FORTRAN. Kuliah ke-2
ELEMEN DASAR Kuliah ke-2 1 Mengapa dengan FORTRAN? FORmula TRANslation adalah bahasa pemrograman komputer tingkat tinggi yang langsung berorientasi pada permasalahan teknik, dan umum dipakai oleh para
SPREADSHEET DOCUMENTATION FOR STUDENTS AND ENGINEERS
Tugas Besar Pengantar Komputasi Proses SPREADSHEET DOCUMENTATION FOR STUDENTS AND ENGINEERS Disusun oleh : Kelompok 1 Kelas A Arief Maulana (1107114145) Intan Fitra Martin (1107114272) Muhammad Rahman
MODUL 2 FUNGSI M DAN VISUALISASI FUNGSI DALAM BENTUK GRAFIK DAN KONTUR
MODUL 2 FUNGSI M DAN VISUALISASI FUNGSI DALAM BENTUK GRAFIK DAN KONTUR KOMPETENSI 1. Praktikan memahami apa yang dimaksud dengan Fungsi M. 2. Praktikan dapat membuat suatu Fungsi M dengan format yang baik.
1 Array dan Tipe Data Bentukan
1 Array dan Tipe Data Bentukan Overview Dalam dunia nyata, struktur data yang dihadapi sangat beragam dan penggunaan variabel dengan tipe data dasar memiliki keterbatasan pada banyaknya nilai yang dapat
PRAKTIKUM KE 7. Menggambar Grafik Fungsi
PRAKTIKUM KE 7 Menggambar Grafik Fungsi Membuat Grafik Garis Peranan grafik dalam bidang sains dan teknik adalah sangat penting. Grafik dapat digunakan untuk menampilkan hasil suatu hasil penelitian maupun
V. MICROSOFT EXCEL Bag. 2
V. MICROSOFT EXCEL Bag. 2 5.1 FUNGSI LOOKUP Fungsi lookup digunakan untuk mengatasi fungsi logika IF yang mempunyai keterbatasan dalam penggunaannya, disamping itu penggunaan fungsi ini diyakini dapat
BAB 3. Vektor dan Matriks
BAB 3 Vektor dan Matriks Vektor Salah satu fitur yang dimiliki oleh Matlab adalah penggunaan vektor sebagai objek. Vektor adalah sebuah larik satu-dimensi dari bilanganbilangan yang tersusun dalam baris
Pertemuan 2. Editor vi
Pertemuan 2 Editor vi Objektif: 1. Praktikan menguasai apa yang dimaksud dengan editor vi. 2. Praktikan mengetahui apa saja yang termasuk dalam utilitas aritmatika. 3. Praktikan mengetahui perintah-perintah
MODUL 1 PENGANTAR PROGRAM MATLAB DAN PENGGUNAANNYA UNTUK ALJABAR MATRIKS SEDERHANA
MODUL 1 PENGANTAR PROGRAM MATLAB DAN PENGGUNAANNYA UNTUK ALJABAR MATRIKS SEDERHANA KOMPETENSI: 1. Mengenal dan dapat mengoperasikan program MATLAB pada PC. 2. Memiliki ketrampilan dasar menggunakan MATLAB
MEMULAI MENGGUNAKAN MATLAB
BAB 1 MEMULAI MENGGUNAKAN MATLAB A. PENDAHULUAN Apa itu MATLAB? Apa yang dapat dilakukan oleh MATLAB? Kemampuan apa yang dimilikinya? Bagaimana kita menggunakan MATLAB untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan
PRAKTIKUM 1. Dasar-Dasar Matlab. (-), perkalian (*), pembagian (/) dan pangkat (^). Simbol ^ digunakan untuk
PRAKTIKUM 1 Dasar-Dasar Matlab 1 Operator Dasar Aritmatika Operator dasar aritmatika antara lain adalah penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), pembagian (/) dan pangkat (^). Simbol ^ digunakan
Dasar-dasar C/C++ Ekohariadi FT Unesa
Dasar-dasar C/C++ Ekohariadi FT Unesa Program Modular Program yang baik dibuat dengan filosofi rancangan seperti membuat bangunan yang baik. Ia bergantung pada perencaaan yang cermat. Program yang terstruktur
BAB II TEORI DASAR. Gambar 1 Kurva untuk interpolasi linier. Sehingga diperoleh persamaan dari interpolasi linier sebagai berikut :
BAB II TEORI DASAR 2.1 Pendahuluan Interpolasi adalah suatu cara untuk mencari nilai di antara beberapa titik data yang telah diketahui. Di dunia nyata, interpolasi dapat digunakan untuk memperkirakan
Turbo C adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C
1. Pendahuluan Lingkungan Turbo C++ 4.5 Turbo C++ 4.5 adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C++ 4.5. 1 2 3 4 1 : Menu Utama
Penggunaan Metode Numerik dan MATLAB dalam Fisika
Tugas Akhir Mata Kuliah Metode Numerik Dr. Kebamoto Penggunaan Metode Numerik dan MATLAB dalam Fisika Oleh : A. Arif Sartono 6305220017 DEPARTEMEN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS MIPA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS MIPA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Fakultas/Program Studi : MIPA/Pendidikan Matematika. Mata Kuliah/Kode : Aplikasi Komputer/MAT33 3. Jumlah SKS : Teori = Praktek
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI 3.1 ANALISIS
29 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI 3.1 ANALISIS Dengan menggunakan Visual Basic 6.0 aplikasi perangkat ajar pengelolaan dan perhitungan ekspresi matematika yang akan dibangun dalam penelitian
2.3 Algoritma Tidak Berhubungan dengan Bahasa Pemrograman Tertentu
DAFTAR ISI BAB 1 Pengantar Sistem Komputer Dan Pemrograman 1.1 Sistem Komputer 1.2 Program, Aplikasi, Pemrogram, dan Pemrograman 1.3 Kompiler dan Interpreter 1.4 Kesalahan Program BAB 2 Pengantar Algoritma
Algoritma & Pemrograman 1B BASIC
1 BASIC Konsep Dasar Pemrograman BASIC Bahasa BASIC adalah salah satu bahasa tingkat tinggi (High Level Language) yang berorientasi ke pemecahan masalah (problem solving). BASIC yang merupakan singkatan
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Repeated Measurement Dalam repeated measurement setiap perlakuan menunjukkan pengukuran terhadap satu sampel (unit eksperimen ) atau beberapa sampel yang memiliki karakter sama
MATRIKS A = ; B = ; C = ; D = ( 5 )
MATRIKS A. DEFINISI MATRIKS Matriks adalah suatu susunan bilangan berbentuk segi empat dari suatu unsur-unsur pada beberapa sistem aljabar. Unsur-unsur tersebut bisa berupa bilangan dan juga suatu peubah.
Variabel dan Tipe data Javascript
Variabel dan Tipe data Javascript Variabel Pendeklarasian variabel dalam JavaScript dapat di isi dengan nilai apa saja dan juga bersifat opsional. Artinya variabel boleh di deklarasikan ataupun tidak hal
Panduan Praktikum S1 Elins Eksp. Kontrol Digital 1
1 Sistem Kontrol Digital Eksperimen 1 : Pengenalan Matlab dan Simulink pada Sistem Kontrol Digital Tujuan : Memperkenalkan Matlab, Simulink dan Control System Toolbox yang digunakan untuk mensimulasikan
:Mahasiswa dapat mempraktekkan penggunaan array
Praktikum : Pemrograman II Modul Praktikum ke : 06 Judul Materi : Array Tujuan / Sasaran :Mahasiswa dapat mempraktekkan penggunaan array Waktu (lama) : 3 Jam Aplikasi yang digunakan : Visual Basic I. Array/Matrik
BAB 2 ARRAY, OPERATOR DAN FORMAT DALAM FORTRAN
BAB 2 ARRAY, OPERATOR DAN FORMAT DALAM FORTRAN TUJUAN Tujuan Instruksi Umum: Menerangkan Operator-Operator Yang Terdapat Dalam FORTRAN. Menerangkan Tentang Array. Menerangkan Tentang Format Specifier Tujuan
PLOT plot(y) menggambar garis yang didefinisikan oleh titik Y vs indeksnya (Y bil real) Contoh : >>Y = [ ]; >>plot(y)
MATERI 7 GRAFIK 2 DIMENSI PLOT plot(y) menggambar garis yang didefinisikan oleh titik Y vs indeksnya (Y bil real) >>Y = [1 3 5 4 7 0 9 8 2]; >>plot(y) plot(x,y) menggambar garis yang didefinisikan oleh
Nama, Tipe, Ekspresi, dan Nilai
Nama, Tipe, Ekspresi, dan Nilai ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN [IS6110102] Dosen: Yudha Saintika, S.T., M.T.I Sub-Capaian Pembelajaran MK Mahasiswa mampu menerapkan konsep nama, tipe, ekspresi, nilai ke dalam
LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS
Nama Siswa Kelas : : LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS Notasi dan Ordo Matriks Lengkapilah isian berikut! Suatu matriks biasanya dinotasikan dengan huruf kapital, misalnya: A. PENGERTIAN MATRIKS 1) Tabel
LAPORAN PRAKTIKUM PENGOLAHAN SINYAL DIGITAL. No. Percobaan : 01 : Pengenalan Matlab Nama Praktikan : Janita Dwi Susanti NIM :
LAPORAN PRAKTIKUM PENGOLAHAN SINYAL DIGITAL No. Percobaan : 01 Judul : Pengenalan Matlab Nama Praktikan : Janita Dwi Susanti NIM : 3.33.12.0.13 Kelas : TK-3A PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI JURUSAN
MODUL PERKULIAHAN. Aplikasi Komputer. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh
MODUL PERKULIAHAN Aplikasi Komputer Ms. Excel 2010 Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Mata Kuliah Ciri Universitas (MKCU) 09 Abstract Modul ini menjelaskan tentang Aplikasi Microsoft
Matriks adalah susunan segi empat siku-siku dari objek yang diatur berdasarkan baris (row) dan kolom (column). Objek-objek dalam susunan tersebut
Matriks adalah susunan segi empat siku-siku dari objek yang diatur berdasarkan baris (row) dan kolom (column). Objek-objek dalam susunan tersebut dinamakan entri dalam matriks atau disebut juga elemen
MATRIKS DAN KOMPUTASI
MATRIKS DAN KOMPUTASI Mata Kuliah Analisa Numerik Muchammad Chusnan Aprianto Script Fungsi pada Matlab sqrt(x) Akar kuadrat. Contoh: sqrt([1 2 3 4]) Akan menghasilkan 1.0000 1.4142 1.7321 2.0000 plot(x)
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 [TIK] BAB VIII PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK [Alfa Faridh Suni] KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 2017 BAB VIII
A.Firmansyah 1. Pendahuluan. 2. Lingkungan Kerja Matlab. Lisensi Dokumen: 2.1 Beberapa Bagian dari Window Matlab
Dasar-dasar Pemrograman Matlab A.Firmansyah [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial
Distribusi Frekuensi dan Statistik Deskriptif Lainnya
BAB 2 Distribusi Frekuensi dan Statistik Deskriptif Lainnya Misalnya seorang penjaga gudang mencatat berapa sak gandum keluar dari gudang selama 15 hari kerja, maka diperoleh distribusi data seperti berikut.
Matematika Teknik INVERS MATRIKS
INVERS MATRIKS Dalam menentukan solusi suatu SPL selama ini kita dihadapkan kepada bentuk matriks diperbesar dari SPL. Cara lain yang akan dikenalkan disini adalah dengan melakukan OBE pada matriks koefisien
2. MATRIKS. 1. Pengertian Matriks. 2. Operasi-operasi pada Matriks
2. MATRIKS 1. Pengertian Matriks Matriks adalah himpunan skalar yang disusun secara empat persegi panjang menurut baris dan kolom. Matriks diberi nama huruf besar, sedangkan elemen-elemennya dengan huruf
1.1 Sistem Komputer... 2
PRAKATA... DAFTAR lsi... III V BAB 1 PENGANTAR SISTEM KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN... 1 1.1 Sistem Komputer... 2 1.2 Program, Aplikasi, Pemrogram, dan Pemrograman... 3 1.3 Kompiler dan Interpreter.... 3 1.4
Chapter 2. Tipe Data dan Variabel
Chapter 2 Tipe Data dan Variabel Pada prinsipnya suatu program computer memanipulasi data untuk dijadikan informasi yang berguna. Komputer memanipulasi berbagai macam data, bukan hanya angka, tetapi juga
PENGENALAN STATEMEN BASIC. Pertemuan VIII
PENGENALAN STATEMEN BASIC Pertemuan VIII Perintah Dasar BASIC Perintah LIST Perintah ini digunakan untuk menampilkan daftar program pada layar tampilan, printer atau ke dalam berkas. Bentuk umum: LIST
AP2B Dini Triasanti STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON
STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON 1. Aturan Penulisan Program-program yang ditulis dalam Python secara khas jauh lebih pendek dibandingkan dengan program-program C atau C++, karena beberapa pertimbangan: tipe
BAGIAN 1 SINTAK DASAR MATLAB
BAGIAN 1 SINTAK DASAR MATLAB Pada bagian 1 ini, akan diuraikan tentang bagaimana mendefinisikan data, operasi data dan teknik mengakses data pada Matlab. Untuk lebih memahami, pembaca sebaiknya mecobanya
KONSEP SISTEM INFORMASI B. Pertemuan 5 - Jenis Data dalam Dbase & Spesifikasi File
KONSEP SISTEM INFORMASI B Pertemuan 5 - Jenis Data dalam Dbase & Spesifikasi File PEMBAHASAN JENIS DATA JENIS FILE JENIS OPERATOR JENIS DATA JENIS DATA A. Data Karakter Character (disingkat C) yaitu data
DASAR-DASAR MATLAB. Seperti bahasa pemrograman lainnnya, MATLAB JUGA memiliki metode dan symbol tersendiri dalam penulisan syntax-nya.
DASAR-DASAR MATLAB Seperti bahasa pemrograman lainnnya, MATLAB JUGA memiliki metode dan symbol tersendiri dalam penulisan syntax-nya. Dalam pemrograman MATLAB dikenal hanya dua tipe data, yaitu Numeric
MODUL 1 STANDAR INPUT DAN OUTPUT
MODUL 1 STANDAR INPUT DAN OUTPUT A. TUJUAN 1. Memahami input dan output dasar pada bahasa pemrograman C/C++ 2. Memahami operasi dasar untuk input dan output pada bahasa pemrograman C/C++ 3. Mampu menciptakan
Konsep Dasar. Modul 1 PENDAHULUAN
Modul 1 Konsep Dasar M PENDAHULUAN Drs. Suryo Guritno, M.Stats., Ph.D. ateri yang akan dibahas dalam modul ini adalah konsep-konsep dasar aljabar matriks yang meliputi pengertian matriks, vektor dan skalar;
Laporan Praktikum 14 (3) ( ) Metode Komputasi Matematika. Catatan Video, Bahan Relevan dan Buku Syaifudin. Syarif Abdullah (G )
Laporan Praktikum 14 (3) (19-01-2015) Metode Komputasi Matematika Perulangan dan Kondisional Catatan Video, Bahan Relevan dan Buku Syaifudin Syarif Abdullah (G551150381) Matematika Terapan FMIPA Institut
Pengantar Mathematica
Pengantar Mathematica Hazrul Iswadi Departemen MIPA Ubaya Seminar Internal pada hari Sabtu 22 Juli 2006 Sari: Pengantar Mathematica ini bertujuan memperkenalkan operasi-operasi dasar yang dilakukan ketika
MICROSOFT EXCEL. 1. Mengenal Microsoft Excel
MICROSOFT EXCEL 1. Mengenal Microsoft Excel Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation
Andry Pujiriyanto
Cepat Mahir Matlab Andry Pujiriyanto [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial
Pendahuluan. Modul ini disusun untuk perkuliahan Aplikasi Komputer Jurusan Fisika
Pendahuluan Modul ini disusun untuk perkuliahan Aplikasi Komputer Jurusan Fisika Universitas Medan guna memberikan bekal pengetahuan dan Pengalaman kepada mahasiswa dalam mendalami gejala Fisika secara
Chapter 1 KONSEP DASAR C
Chapter 1 KONSEP DASAR C Sejarah Dan Standar C Akar dari bahasa C adalah BCPL (dikembangkan oleh Martin Richard tahun 1967). Kemudian Tahun 1970, Ken Thompson mengembangkan bahasa tersebut yang di kenal
PENGANTAR KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI 1A
PENGANTAR KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI 1A REPRESENTASI DATA ALUR PEMROSESAN DATA SISTEM BILANGAN TEORI BILANGAN KOVERSI BILANGAN OPERASI ARITMATIKA Representasi Data Data adalah sesuatu yang belum
PENGENALAN VISUAL FOXPRO
PENGENALAN VISUAL FOXPRO BAHASA PEMROGRAMAN VISUAL FOXPRO Microsoft Visual FoxPro atau sering disingkat dengan FoxPro merupakan suatu bahasa pemrograman visual yang berorientasi pada database. Microsoft
Mata Kuliah : Pemrograman Web II. Pokok Bahasan : Type Data & Operator. Okta Jaya Harmaja, M.Kom
Mata Kuliah : Pemrograman Web II Pokok Bahasan : Type Data & Operator Copyright@2016 Okta Jaya Harmaja, M.Kom www.delapan7.my.id Type Data v Sebuah variabel atau konstanta merupakan tempat dari data. v
MODUL PRAKTIKUM 6. Determinan dan Sistem Persamaan Linier. cukup dengan perintah det(a). Coba lihatlah contoh di bawah ini
MODUL PRAKTIKUM 6 Determinan dan Sistem Persamaan Linier Determinan sebuah matriks A yang berorde 2 x 2 didefinisikan sebagai A= a 11 a 12 a 21 a 22 =a 11 a 22 a 12 a 21 Untuk menentukan determinan A dalam
FUNGSI. {deretan instruksi algoritmik : pemberian harga, input, output, analisa kasus, pengulangan)
FUNGSI Definisi : Fungsi adalah sebuah transformasi akibat pemetaan suatu nilai ke nilai lain. Secara algoritmik, sebuah fungsi akan menerima suatu harga yang diberikan lewat parameter formal bertype tertentu
BAB 2 PENYELESAIAN PERSAMAAN NON LINEAR
BAB 2 PENYELESAIAN PERSAMAAN NON LINEAR METODE GRAFIK DAN TABULASI A. Tujuan a. Memahami Metode Grafik dan Tabulasi b. Mampu Menentukan nilai akar persamaan dengan Metode Grafik dan Tabulasi c. Mampu membuat
MATEMATIKA INFORMATIKA 2 TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS GUNADARMA FENI ANDRIANI
MATEMATIKA INFORMATIKA 2 TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS GUNADARMA FENI ANDRIANI SAP (1) Buku : Suryadi H.S. 1991, Pengantar Aljabar dan Geometri analitik Vektor Definisi, Notasi, dan Operasi Vektor Susunan
Bab 2 LANDASAN TEORI
17 Bab 2 LANDASAN TEORI 2.1 Aljabar Matriks 2.1.1 Definisi Matriks Matriks adalah suatu kumpulan angka-angka yang juga sering disebut elemen-elemen yang disusun secara teratur menurut baris dan kolom sehingga
MATRIKS Nuryanto, ST., MT.
MateMatika ekonomi MATRIKS TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mempelajari bab ini, anda diharapkan dapat : 1. Pengertian matriks 2. Operasi matriks 3. Jenis matriks 4. Determinan 5. Matriks invers 6.
BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C
BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C 1. Sejarah dan Standar C Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967. Bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian
