Pembahasan Soal Test

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Pembahasan Soal Test"

Transkripsi

1 Daatkan Soal-Soal Lainnya di htt://forum.elatihan-osn.com Pembahasan Soal Test TEORI OAN [Yunior] Massa seorang astronot di Bumi adalah 40 kg, beraakah berat astronot tersebut? Jika sekarang ia berada di atas sebuah asteroid yang gravitasi ermukaannya 10 kali lebih kecil dariada gravitasi di ermukaan Bumi, beraakah massa dan beratnya? Massa dan berat meruakan dua istilah yang berbeda. Massa suatu objek adalah jumlah materi yang dimiliki objek tersebut, sedangkan berat suatu objek meruakan gaya gravitasi yang dirasakan oleh objek tersebut. Dengan demikian, berat diengaruhi gravitasi ermukaan, sedangkan massa tidak bergantung ada gravitasi. Di Bumi, massa astronot 40 kg, maka beratnya 40 kg 9,8 meter/det 39 kg.meter/det 39 Newton. Di asteroid (gravitasi ermukaannya kali lebih kecil dari Bumi), massa astronot 40 kg. Beratnya 40 kg ( 9,8 10) meter/det 39, kg.meter/det 39, Newton.. *[Yunior] 1. [Senior]Besarnya energi Matahari yang diterima Bumi adalah 1380 Watts/meter. Beraakah besarnya energi Matahari yang diterima lanet Saturnus aabila jarak Saturnus Matahari 9,5 SA Fluks Matahari yang diterima di Bumi 1380 Watts/meter Fluks di Bumi (fluks di Saturnus) [(jarak Saturnus)/(jarak Bumi)] Fluks di Bumi / Fluks di Saturnus [(jarak Saturnus)/(jarak Bumi)] Fluks di Bumi / Fluks di Saturnus [9,5/1] Fluks di Bumi / Fluks di Saturnus 90,5 Fluks di Saturnus Fluks di Bumi / / 90,5 Watts/m 15,9 Watts/m 3. [Yunior]. [Senior] Jika kamu berdiri di Venus, kamu akan melihat Matahari terbit dari barat dan tenggelam di timur. Jelaskanlah mengaa hal ini bisa terjadi? Rotasi lanet Venus berarah retrograde, artinya Venus berotasi dalam arah kebalikan dari rotasi Bumi. Akibatnya jika kita berada di Venus, maka akan melihat Matahari terbit di Barat dan terbenam di Timur 3. [Senior] 6.[Yunior] Tiga buah benda: batang kayu, Bulan, dan Matahari diamati ada jarak tertentu tamak membentuk sudut 0,5. Diketahui tinggi batang kayu adalah 160 cm, diameter Bulan km, dan diameter Matahari km. Tentukanlah jarak ketiga benda tersebut dari engamat. 1

2 r tinggi sin α r t cos α r j 0,5 o jarak tan α j t tan 0,5 o 8,7x tan 0,5 o 114,6 1. Jarak batang kayu 1,6x114,6 183,3 m. JarakBulan 3500x114, ,0 km 3. Jarak Matahari x 114, ,0 km 4.[Senior] 8.[Yunior] Dua buah satelit bergerak berlawanan arah ada orbit lingkaran berjari-jari 1,000 km (senior 10000km) dari usat Bumi. Jika mula-mula kedua satelit berkonjungsi (suerior), beraa waktu yang dierlukan hingga terjadi tabrakan? Diketahui satelit geostasioner (misalnya Palaa) mengorbit ada ketinggian 36,000 km. P g : Periode satelit geostasioner 4 jam r g : Radius orbit satelit geostasioner km+6300km P s : Periode satelit r s : Radius satelit km 3 3 rg rs P P P g s s rs. P g rg P s 3 jam 38menit 3 3 ( 4) [Yunior]Tunjukkan dengan gambar bagaimana revolusi Bumi mengelilingi Matahari mengakibatkan erubahan musim di Bumi

3 1 Mar Bumi Matahari 3 Jun Bumi Des Bumi 3 Se Bumi Pada tanggal 3 Desember Matahari tamak dari Bumi ada di garis balik selatan. Belahan Bumi Selatan mengalami musim anas. 1 Maret Matahari berada di ekuator. Belahan Bumi Selatan mengalami musim gugur. 3 Juni Matahari ada di garis balik utara. Belahan Bumi Selatan mengalami musim dingin. 3 Setember Matahari tamak di ekuator. Belahan Bumi Selatan mengalami musim semi dan seterusnya. Atau sebaliknya untuk Belahan Bumi Utara. 5. [Yunior]Rasi Gemini dalam horosko dieruntukkan bagi mereka yang lahir dalam bulan Juni, tetai mengaa malam hari di bulan Juni kita tidak bisa melihat rasi Gemini tersebut? Kaankah kita daat melihat rasi Gemini dengan baik? Jawab: Rasi gemini ada di langit bulan Juni ada siang hari sehingga tidak mungkin melihatnya karena cahaya matahari yang menyelimuti langit. Untuk daat melihat rasi gemini dalam osisi terbaik di malam hari (erbedaan 1 jam) erlu menunggu setengah tahun lagi. 5.[Senior] 7.[Yunior] Andaikan bintang A sudah tamak dengan menggunakan telesko 60 cm dan bintang B baru tamak kalau menggunakan telesko 10 m (sistem otik kedua telesko identik), bintang mana yang lebih terang? Beraa kali erbedaan terangnya? Makin besar diameter makin besar daya mengumulkan cahaya. Besarnya kuadrat dari erbandingan diameternya. Daya mengumulkan cahaya dari telesko dengan diameter 10 m adalah 1000 P 78 telesko berdiameter 60 cm 60 Bintang A sudah tamak dengan menggunakan telesko dengan diameter 60 cm yang dayanya 78x lebih kecil dariada telesko dengan diameter 10 m. Bintang 3

4 B baru tamak dengan menggunakan telesko diameter 10 m. Artinya bintang A lebih terang 78 kali dariada bintang B. 6. [Senior] Dalam Tabel di bawah dierlihatkan erioda revolusi lanet anggota tata surya mengedari Matahari dan juga gaya gravitasi di ermukaan lanet-lanet tersebut. Dengan menggunakan data tersebut tentukanlah : a. Umur kamu sekarang di lanet-lanet tersebut (dalam tahun masing-masing lanet) jika umur kamu di Bumi sekarang adalah 17 tahun. b. Berat badan kamu (dalam Newton) di lanet-lanet tersebut aabila massa badan kamu di Bumi sekarang adalah 55 kg. Isikanlah jawabanmu ada kolom yang tersedia, dan tuliskanlah bagaimana kamu mendaatkan hasil-hasil tersebut. Nama Planet Perceatan Gravitasi di Permukaan Planet (m/s ) Periode Revolusi Planet (dalam hari Bumi) Berat di Planet (N) Umur di Planet Merkurius 3,70 87,97 Tahun Merkurius Venus 8,87 4,70 Tahun Venus Bumi 9,78 365,4 Tahun Bumi Mars 3,69 686,93 Tahun Mars Juiter 0, ,60 Tahun Juiter Saturnus 7, ,70 Tahun Saturnus Uranus 8, ,0 Tahun Uranus Netunus 10, ,00 Tahun Netunus Pluto 0, ,00 Tahun Pluto Berat badan di ermukaan Planet. Misalkan : Gaya gravitasi diermukaan Bumi g b 9,78 m/s Gaya gravitasi diermukaan Planet g Berat badan di ermukaan Bumi W b 55 kg Berad badan di ermukaan Planet W Jadi berat diermukaan lanet daat ditentukan sebagai berikut : W g g g W Wb W 55 kg Wb gb gb 9,78 Umur di Planet. Misalkan : Periode Revolusi Bumi P b 365,4 hari 4

5 Periode Revolusi Planet P Umur di Bumi U b 17 tahun Umur di Planet U Jadi, U P U b P b U U Hasilnya adalah sebagai berkut : b Pb P U 17 b 365,4 P b Nama Planet Gaya Gravitasi di Permukaan Planet (m/s) Periode Revolusi Planet (dalam hari Bumi) Massa semu di Planet (kg) Umur di Planet Merkurius 3,70 87, ,58 Tahun Merkurius Venus 8,87 4, ,63 Tahun Venus Bumi 9,78 365, ,00 Tahun Bumi Mars 3,69 686,93 1 9,04 Tahun Mars Juiter 0, , ,43 Tahun Juiter Saturnus 7, , ,58 Tahun Saturnus Uranus 8, ,0 47 0,0 Tahun Uranus Netunus 10, , ,10 Tahun Netunus Pluto 0, ,00 5 0,07 Tahun Pluto 7. *[Senior] Dari lanet Mars iringan Matahari tamak memunyai diameter sudut,7 menit busur. Dengan mengetahui jari-jari linier Matahari yang sama dengan 109 kali jari-jari Bumi, beraa lama cahaya menemuh jarak Matahari Mars? diketahui jari-jari Bumi 6500 km Jawab: Jari-jari linear Matahari 109 x 6500 km km Jadi diameter linear Matahari x km Rumus : d D / d : jarak D : Diameter Matahari P : diameter sudut d x km / sin(.7 ) 14,6 juta km Waktu yang dierlukan cahaya menemuh jarak Matahari Mars 14,6 juta km / menit 9. [Yunior] 8. [Senior] Para Astronom menemukan di seluruh galaksi Bimasakti terdaat 0 buah sisa Suernova (SN). Diketahui bahwa di Bimasakti setia abad terjadi SN. Beraa umur galaksi Bimasakti berdasarkan sisa SN yang ditemukan? Aabila umur galaksi Bimasakti adalah 10 milyar tahun, 5

6 beraakah seharusnya sisa SN yang bisa ditemukan? Menurut anda beraa sisa SN yang belum ditemukan? Umur Galaksi Bimasakti 0/ * 100 tahun tahun Seharusnya sisa SN yang belum ditemukan 10 milyar/100 * SN SN Sisa SN yang belum ditemukan SN 9.[Senior] Dua bintang memiliki magnitudo +4,1 mag dan +5,6 mag. Bintang yang lebih terang memberikan Watt yang dikumulkan oleh sebuah telesko. Beraa banyak energi yang dikumulkan oleh sebuah telesko dari bintang yang lebih redu? Dari rumus Pogson untuk erbedaan terang dua obyek E1 E E 0,4( m1 m m 1 m,5log,5log maka daat ditentukan 10. E E1 E1 4 0,4(4,1-5,6) 4 Jadi daat dihitung E 5 10 Watt 10 1,6 10 Watt 10. [Yunior] 10.[Senior] Seseorang akan merayakan ulang tahunnya ke-0 di atas sebuah kaal esiar yang akan melintasi garis tanggal internasional. Andaikan saat itu tanggal 8 Agustus ukul 3:36, dan kaal berada ada zona 1 (bujur 180 ±7,5 ). Perlihatkan bahwa orang tersebut daat merayakan ulang tahunnya yang ke-0 sebanyak dua kali bila dia melintas garis tanggal internasional! Sebelum melintas garis tanggal : jam 3.36, tanggal 8 Agustus Berada ada zona -1 Di Greenwich 11.36, tanggal 8 Agustus Sesaat setelah melintas garis tanggal, masuk ke zona +1 Saat itu di zona +1, jam menunjukkan 3.36, tetai tgl 7 Agustus Jadi dengan melintas garis tanggal internasional dari timur ke barat, tanggal 8 Agustus menjadi 7 Agustus, dan orang tersebut ada agi harinya menemukan hari tersebut masih tanggal 8 Agustus. 11. [Yunior/Senior]Sebuah satelit buatan bergerak dengan keceatan 6,9 km/det, seanjang bidang ekuator dengan orbit lingkaran dan searah dengan rotasi Bumi. Beraakah eriode satelit tersebut, agar ia selalu diamati ada suatu titik yang teta di langit? 6

7 S' S P' θ Bumi P P osisi engamat P' osisi engamat setelah 1 jam S osisi satelit S' osisi satelit setelah 1 jam Sudut yg ditemuh oleh engamat akibat rotasi Bumi ( 4 jam) θ jam (1) (1) () > P S 4 jam. 360 θ P S 0 () Dalam satu jam sudut yg ditemu satelit Periode satelit 4 jam. 1. [Yunior/Senior]Tiga orang astronot mendarat di Bulan dengan kasul ruang angkasa. Selanjutnya dua orang astronot berjalanjalan di ermukaan Bulan dengan menggunakan kendaraan khusus. Pada jarak sekitar 100 km dari temat endaratan, kendaraannya mogok dan tidak bisa diakai lagi. Teraksa kedua astronot tersebut harus kembali dengan berjalan kaki ke kasul endarat. Sebelum berjalan kedua astronot tersebut memilih barang yang ada di kendaraan untuk keerluan erjalannya. Barang-barang tersebut adalah : a. Komor gas untuk keming beserta tabung gasnya dengan berat total 5 kg b. Korek ai c. Komas d. Peta bintang e. Lamu senter f. Tali yang anjangnya 0 meter g. Makanan mentah dalam kaleng sebanyak 10 1 kg h. Air 0 liter i. Oksigen 4 5 kg j. Tongkat besi Jika kedua astronot tersebut adalah kamu sendiri dan teman kamu, tentukanlah 5 barang yang harus dibawa secara berurutan mulai dari yang aling enting hingga yang kurang enting untuk bisa bertahan hidu samai ke kasul endarat. Jelaskan juga untuk aa barang-barang tersebut enting di bawa. Lima barang-barang yang enting harus di bawa adalah: 7

8 a. 4 tabung 5 kg. Oksigen dierlukan untuk bisa bernaas/ suaya bisa bertahan hidu. b. 0 liter air. Air dierlukan untuk bias bertahan hidu, karena tana air manusia tidak bisa hidu c. Peta Bintang. Peta bintang dierlukan sebagai etunjuk arah suaya bisa samai ke kasul endarat. d. Tali yang anjangnya 0 meter. Tali dierlukan sebagai alat bantu untuk menaiki dan menuruni bukit-bukit yang terjal dan juga untuk menarik/membawa barang-barang lainnya. e. Tongkat besi. Tongkat besi dierlukan untuk membantu ada waktu menaiki bukit atau menuruni lembah-lembah yang terjal. f. lamu senter 13. [Yunior]Sebuah sunsot memerlihatkan diameter sudut 0. Jika jarak Matahari-Bumi km beraa diameter linier sunsot tersebut? km 0 π R Diameter linier x3,14x x0/(360x60x60) km14544 km 14. [Yunior] 13[Senior] Secara umum diketahui bahwa dua benda angkasa yang berinteraksi secara gravitasi akan bergerak mengitari usat massa dari kedua benda tersebut. Jika diketahui jarak rata-rata Matahari-Juiter adalah 778 juta km, massa Matahari M 1, kg, dan massa Juiter M J 1, kg, tentukanlah di mana usat massa sistem Matahari- Juiter. Pusat massa ditentukan oleh hubungan : CS M J M CS M J CJ maka CJ Mo Sedangkan : SC + CJ SJ maka CS CJ 1 + JS CJ 8

9 M J CJ 1 + JS Mo Mo JS CS M J M 1 + J Mo hitung : JS jarak Matahari-Juiter 778 juta km. 6 M J / Mo CS M J 1 + Mo km Pusat massa sistem ini terletak di dekat ermukaan Matahari (jari-jari km). 14.[Senior] Dalam astronomi, enentuan jarak suatu benda daat menggunakan metode aralaks trigonometri. Pada rinsinya, metode ini cuku sederhana, dan daat diilustrasikan melalui enentuan jarak suatu kaal dari antai, ada gambar sebagai berikut: O A α β B Penentuan jarak ke kaal daat dilakukan melalui dua osisi A dan B yang diketahui jaraknya, dan mengukur sudut ke kaal dari ke dua osisi tersebut. a.tunjukkan bahwa jarak AO AB/(cos + (sin /tan )) b.bagaimana dengan jarak BO? c.aa yang terjadi jika benda terletak di temat yang sangat jauh? 9

10 O d A α r 1 D r β B Daat ditentukan : d AO sinα BO sinβ AB r1 + r AO cosα+ BO cosβ Sehingga : d d AB cosα+ cosβ sinα sinβ cosα cosβ d + sinα sinβ AB d tanα tanβ Maka didaat : AB a). AO sinα cosα+ tanβ d AB b). BO sinβ sinβ + cosβ tanα c). Jika O terletak jauh sekali maka sudut-sudut α dan β mendekati 90 o 15. [Yunior]Gerhana Matahari Total lebih sering terjadi dariada Gerhana Bulan, tetai hanya sedikit orang yang ernah menyaksikan Gerhana Matahari Total, sementara lebih banyak orang yang menyaksikan Gerhana Bulan Total. Jelaskan! Gerhana Matahari Total hanya melewati jalur semit ermukaan Bumi. Sedangkan Gerhana Bulan Total daat dilihat dari seluruh ermukaan Bumi yang sedang mengalami malam hari karena diameter bumi yang lebih besar membuat kerucut bayangan bumi lebih besar dan lebih besar ula kemungkinan bulan masuk ke dalam kerucut bayangan bumi. 10

11 15.[Senior] Untuk menentukan keceatan Bumi mengelilingi Matahari, kita daat menggunakan metode sektroskoi, yaitu melalui engamatan sektrum suatu bintang. Kita andaikan Bumi mengitari Matahari dalam orbit lingkaran dengan keceatan konstan v. Misalkan kita mengamati ke suatu arah di mana terdaat sebuah bintang yang terletak di bidang eklitika (orbit Bumi), sebagai berikut: Bumi T 3 θ T 1 arah bintang a. Bagaimanakah menyatakan variasi keceatan radial (vr) engamat di Bumi terhada bintang tersebut. b. Gambarkan diagram keceatan radial engamat terhada waktu, dan tentukan di mana osisi T1,...,T4 dalam diagram tersebut (Kaan keceatan radial maksimum, nol, dan minimum?). c. Menggunakan rumus ergeseran frekuensi Doler: (λi - λo)/λo vr/c (c keceatan cahaya) λo adalah anjang gelombang diam. Panjang gelombang yang teramati, λi, berosilasi antara dua osisi T dengan eriode satu tahun. Jika dilakukan engamatan ada λo 6000 Å, ternyata didaat variasi maksimum sebesar 1, Å. Tentukan beraa keceatan orbit Bumi mengelilingi Matahari. Daatkah kamu menggambarkan erubahan garis sektrum tersebut? a). v r v sinθ b) keceatan radial akan nol di T 1 dan T 3 ketika sudut θ 0 O dan 180 O. Maksimum d T dan minimum ada T 4. λ i λ 0 v c). r λ c 0 11

12 v r λ o A λλ i λ 0 1, o A maka daat dihitung : λ c λ 0 9,78 km / dtk 16. [Yunior/Senior]Fenomena asang-surut ermukaan air laut di Bumi tidak lain terjadi akibat gaya gravitasi Bulan dan Matahari terhada Bumi. a. Lebih besar mana engaruh gravitasi Bulan ataukah Matahari? b. Gambarkan fenomena tersebut dalam diagram sederhana dengan mengandaikan seluruh ermukaan Bumi ditutui lautan, dan berilah enjelasan. c. Mengaa setia harinya suatu osisi di Bumi mengalami dua kali asang dan dua kali surut? Buatlah emat buah gambar yang melukiskan urut-urutan kejadian tersebut. a. Pengaruh Bulan, walauun massanya jauh lebih kecil dariada massa Matahari, tetai jaraknya ke Bumi jauh lebih dekat dibanding jarak ke Matahari. b. tidak ada engaruh benda lain ke arah Bulan c. Hal ini terjadi akibat rotasi Bumi : Terjadi enggelembungan ke arah Bulan dibagian terdekat, sedangkan bagian aling jauh tercecer sehingga juga terjadi enggelembungan 1

13 A 6 jam kemudian A asang 1 surut 1 1 jam kemudian 18 jam kemudian A asang A surut 17. [Yunior]Jelaskan mengaa erbedaan terang lanet Juiter antara saat ia berada ada jarak aling jauh dari Bumi (konjungsi) dan saat jaraknya aling dekat ke Bumi (oosisi), lebih kecil dariada erbedaan terang lanet Mars ada saat konjungsi dan ada saat osisi. Jarak Mars-Matahari 1,5 SA dan jarak Juiter- Matahari 5, SA. Perbedaan jarak ketika oosisi jarak Bumi-Juiter 5, SA 1 SA 4, SA dan jarak ada konjungsi Bumi-Juiter 5, SA + 1 SA 6, SA. 4,. 6, Untuk Mars, erbedaan jarak ketika oosisi jarak Bumi-Mars 1,5 SA 1 SA 0,5 SA dan jarak ada konjungsi Bumi-Mars 1,5 SA + 1 SA,5 SA. Jadi Perbandingan terang antara keduanya ( 0,68) 0, 46 0,5,5 erbedaan terang antara keduanya ( 0,) 0, [Senior] Salah satu cara untuk mengestimasi massa sebuah benda langit adalah dengan gerak orbitnya relatif terhada obyek didekatnya (atau sebaliknya). a) Sebagai contoh, gunakan data orbital Bumi mengelilingi Matahari (angga orbit lingkaran) sbb. untuk mengestimasi massa Matahari radius orbit : 1.50 x cm eriode rotasi : 1 tahun 3.16 x 10 7 dtk Petunjuk : gunakan erceatan sentrietal dalam ersamaan untuk gaya.. 13

14 b) Dengan cara yang serua, erkirakan massa Galaksi Bimasakti bila diketahui : radius orbit Matahari mengelilingi usat Galaksi : 30,000 tahun cahaya. Periode revolusi : 30 tahun Catatan : 1 tahun cahaya adalah jarak yang ditemuh cahaya dalam 1 tahun dengan keceatan cahaya v a) F m a m r keliling orbit πr 6 v cm / det. eriode P Om mv v r M O.0 10 r r G b) v 50 km/det. v r 11 M G M O G GM 33 gram 18. [Yunior]Dua buah benda buatan manusia ditematkan di angkasa luar. Yang satu, sebuah satelit yang mengorbit Matahari dalam lintasan elis dengan jarak ahelium 40 juta km dan jarak erihelium 80 juta km. Satelit itu dilindungi dari cahaya Matahari oleh sebuah cermin besar (lihat gambar) yang memantulkan 100% cahaya yang diterimanya. Selama mengorbit, cermin tersebut selalu menghada Matahari. Benda yang lain, sebuah engukur kuat cahaya (fotometer) tahan anas, ditematkan di fotosfir Matahari. Beraa erbandingan terang maksimum dan minimum satelit tersebut berdasarkan engukuran fotometer? Petunjuk : energi cahaya yang diterima oleh suatu benda dari suatu sumber cahaya berbanding terbalik terhada kuadrat jarak benda dari sumber cahaya. Jawaban Soal 1 Yunior Misalkan LLuminositas Matahari E energi yang diterima cermin satelit dari Matahari er satuan luas A luas cermin R Jarak Perihelium 14

15 E L 4πR L Energi cahaya yang diterima robot jika satelit di erihelium : E 16πR L Energi cahaya yang diterima robot jika satelit di ahelium : Ea 16πR a E E a R 8 1 samai disini saja???????? R 4 9 a 1 m,5log( E a / E ),5log, [Senior] Dua buah benda buatan manusia ditematkan di angkasa luar. Yang satu, sebuah satelit yang mengorbit matahari dalam lintasan elis dengan eksentrisitas 0,5 dan jarak erihelium 80 juta km. Satelit itu dilindungi dari cahaya matahari oleh sebuah cermin besar (lihat gambar) yang memantulkan 100% cahaya yang diterimanya. Selama mengorbit, cermin tersebut selalu menghada matahari. Benda yang lain, sebuah engukur kuat cahaya (fotometer) tahan anas, ditematkan di fotosfir matahari. a. Hitung jarak ahelium orbit satelit tersebut b. Beraa magnitudo erbedaan terang maksimum dan minimum satelit tersebut engukuran fotometer? Jawaban Soal 1 Senior bagian a Perihelium a(1-e) 80 juta km a/ a 160 juta km Ahelium a(1+e) 160juta km*1,5 40 juta km Jawaban soal 1 Senior bagian b Misalkan LLuminositas matahari E energi yang diterima cermin satelit dari matahari er satuan luas A luas cermin R Jarak Perihelium E L 4πR L Energi cahaya yang diterima robot jika satelit di erihelium : E 16πR L Energi cahaya yang diterima robot jika satelit di ahelium : Ea 16πR a E E a R R a

16 1 m,5log( E a / E ),5log, [Yunior]Andaikan galaksi Andromeda dan Bima sakti adalah dua galaksi yang saling tarik menarik sehingga saling mengitari dan engaruh gravitasi galaksi lain daat diabaikan. Jarak antara kedua galaksi juta tahun cahaya. Dari engamatan sektroskoi diketahui bahwa seolah-olah Andromeda mendekati Matahari dengan keceatan 300 km/detik. Keceatan ini disebabkan oleh dua hal yaitu gerak orbit Andromeda terhada Bimasakti dan gerak orbit Matahari mengelilingi usat Bimasakti. Diketahui keceatan Matahari bergerak mengelilingi usat Bimasakti 50 km/jam dengan arah membentuk sudut 37 dengan arah Andromeda. a. Gambarkan diagram atau ilustrasi yang menggambarkan keadaan diatas terutama-arah-arah yang relevan. b. Bagaimana ara astronom bisa menghitung keceatan gerak Andromeda dari sektrumnya? Dengan menggunakan hukum atau teori aa? c. Nilai besaran aalagi yang daat dieroleh dari data diatas? Dengan menggunakan hukum atau teori aa? Jawaban Soal Yunior bagian a Arah gerak Matahari 37 arah ke Andromeda arah ke usat galaksi Jawaban Soal Yunior bagian b Astronom menghitung keceatan gerak radial Andromeda dari sektrumnya berdasarkan hukum doler. Sumber gelombang yang mendekati engamat akan mengakibatkan anjang gelombang yang diterima engamat lebih endek dari aslinya. Jadi keceatan Andromeda dihitung berdasarkan ergeseran garis Hα. Jawaban Soal Yunior bagian c Dengan menggunakan hukum gravitasi Newton daat dihitung massa minimum Bima Sakti. 19.[Senior] Andaikan galaksi Andromeda dan Bimasakti adalah dua galaksi yang saling tarik menarik sehingga saling mengitari dan engaruh gravitasi galaksi lain daat 16

17 diabaikan. Jarak antara kedua galaksi juta tahun cahaya. Dari engamatan sektroskoi diketahui bahwa seolaholah Andromeda mendekati matahari dengan keceatan 300 km/detik. Keceatan ini disebabkan oleh dua hal yaitu gerak orbit Andromeda terhada Bimasakti dan gerak orbit matahari mengelilingi usat Bimasakti. Diketahui keceatan matahari bergerak mengelilingi usat Bimasakti 50 km/ jam dengan arah membentuk sudut 37 dengan arah Andromeda. Asumsikan orbit Andromeda cuku lonjong dengan eksentrisitas 0,5. a. Gambarkan diagram atau ilustrasi yang menggambarkan keadaan diatas terutama-arah-arah yang relevan. b. Jika garis sektrum Andromeda yang diakai untuk menghitung keceatan geraknya adalah garis sektrum Hα yang memiliki anjang gelombang 6563 Å, ada anjang gelombang beraakah garis itu tamak di sektrum Andromeda? c. Berdasarkan data di atas taksirlah beraa massa galaksi Bimasakti! Jawaban Soal Senior bagian a Arah gerak matahari 37 arah ke Andromeda arah ke usat galaksi Jawaban Soal Senior bagian b Menurut Doler : λ v λ c λ λ 6,365 Å Garis Hα tersebut teramati ada anjang gelombang 6558,635 Å Proyeksi arah gerak matahari terhada Andromeda : 50 cos km/s. Keceatan relatif Bimasakti terhada Andromeda : km/s 17

18 v r M G r M rv / G (1, ) /(6, ) 6, gram kali massa matahari Hasil ini adalah massa minimum Bima Sakti, jika kita tahu komonen keceatan tangensialnya, maka massa Bima Sakti bisa diketahui. 0. [Yunior/Senior]Tiga buah bintang (α Cen A, α Cen B dan Proxima Cen) mengorbit ada titik usat massa. Periode dua bintang : α Cen A dan α Cen B diketahui mengorbit 70 tahun. Kalau jarak Proxima Cen terhada kedua bintang yang lain teta, beraa eriode orbit Proxima Cen mengitari titik usat massa sistem? Karena Proxima Cen harus menjaga jarak yang sama terhada α Cen A dan α Cen B, maka Proxima Cen membentuk segitiga samasisi dengan kedua bintang itu. Proxima Cen harus mengorbit dengan eriode yang sama dengan eriode α Cen A dan α Cen B. Bukti sebagai berikut. α Cen A r Titik Pusat Massa Sistem α Cen B Proxima Cen 1. Karena berua segitiga samasisi, ketiga bintang masing-masing menemati titik sudut segitiga samasisi.. Segitiga samasisi berada ada lingkaran berusat di titik usat massa sistem dan jejari r. Lingkaran itu menjadi temuhan yang sama bagi ketiga bintang. 3. Untuk menjaga jarak sama, ketiganya harus menjaga jarak sudut yang sama; yang berarti ula ketiganya mengorbit dengan keceatan sudut yang sama ω π/p, dienuhi bila eriode ketiganya sama. 1. [Yunior]Panjang bayangan sebuah tugu setinggi 5 m yang terletak di kota Pontianak ada tanggal 1 Maret 004 jam 8 agi, adalah 8,7 m. Aabila satu menit kemudian anjang bayangannya 8, m, hitunglah keceatan gerak bayangan tugu yang jatuh di tanah saat itu karena gerak semu Matahari. Jawaban boleh menggunakan endekatan. Jawaban Beda osisi ujung bayangan : 0,5 m, waktu 1 menit, 18

19 Keceatan beda osisi/waktu 0,5 m/menit 30 m/jam 1. [Senior] Bayangan sebuah tugu setinggi 5 m yang terletak di kota ontianak diamati ada tanggal 1 Maret 004 jam 8 agi. Hitunglah keceatan gerak bayangan ujung tugu yang jatuh ditanah saat itu karena gerak semu Matahari. Jawaban boleh menggunakan endekatan. Jawaban 30 L Misalkan sudut antara sinar matahari dan garis vertikal adalah ϕ, Pada ukul 08.00, ϕ 60 Panjang bayangan L 5tan(60 ) 8,66 m Pada ukul 8.01, ϕ,60-1/(60*4)*360 58,5 Panjang bayangan L 5tan(58,5 )8,16 m Jadi dalam 1 menit bayangan bertambah endek 0,5 m Keceatan gerak bayangan ada sekitar jam 8 adalah 0,5 m/menit atau 30 m/jam. [Yunior/Senior]Bumi mengelilingi Matahari dengan eriode 365,5 hari. Makhluk angkasa luar yang tinggal di tata surya lain mengamati gerak Bumi mengelilingi Matahari. Jika tata surya lain tersebut bergerak menjauhi Matahari dengan keceatan teta 000 km/detik, a. Jelaskan dengan gambar mengaa menurut mahluk angkasa luar tersebut eriode orbit Bumi tidak 365,5 hari! b. beraa harikah eriode orbit Bumi yang teramati oleh mahluk angkasa luar tersebut? Jawaban soal 4 bagian a Misalkan mahluk angkasa luar kita sebut Alien Jarak Alien ke Matahari ada saat t adalah X km, sehingga waktu yang dibutuhkan cahaya dari Matahari ke Alien adalah X/ detik dan osisi Bumi Matahari seerti ada gambar berikut : Alien X 19

TEORI OAN 2004 ! " # " $ # "

TEORI OAN 2004 !  #  $ # TEORI OAN 004! # $ # Massa dan berat meruakan dua istilah yang berbeda. Massa suatu objek adalah jumlah materi yang dimiliki objek tersebut, sedangkan berat suatu objek meruakan gaya gravitasi yang dirasakan

Lebih terperinci

JAWABAN DAN PEMBAHASAN

JAWABAN DAN PEMBAHASAN JAWABAN DAN PEMBAHASAN 1. Dalam perjalanan menuju Bulan seorang astronot mengamati diameter Bulan yang besarnya 3.500 kilometer dalam cakupan sudut 6 0. Berapakah jarak Bulan saat itu? A. 23.392 km B.

Lebih terperinci

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH UMUM

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH UMUM DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH UMUM Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2004 Materi Uji : ASTRONOMI Waktu :

Lebih terperinci

indahbersamakimia.blogspot.com

indahbersamakimia.blogspot.com Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2007 Materi Uji : Astronomi Waktu : 150 menit Tidak diperkenankan menggunakan alat hitung (kalkultor). Di bagian akhir soal diberikan daftar konstanta yang

Lebih terperinci

3. MEKANIKA BENDA LANGIT

3. MEKANIKA BENDA LANGIT 3. MEKANIKA BENDA LANGIT 3.1. ELIPS Sebelum belajar Mekanika Benda Langit lebih lanjut, terlebih dahulu perlu diketahui salah satu bentuk irisan kerucut yaitu tentang elips. Gambar 3.1. Geometri Elips

Lebih terperinci

Oleh : Kunjaya TPOA, Kunjaya 2014

Oleh : Kunjaya TPOA, Kunjaya 2014 Oleh : Kunjaya Kompetensi Dasar X.3.5 Menganalisis besaran fisis pada gerak melingkar dengan laju konstan dan penerapannya dalam teknologi X.4.5 Menyajikan ide / gagasan terkait gerak melingkar Pengertian

Lebih terperinci

SOAL PILIHAN GANDA ASTRONOMI 2008/2009 Bobot nilai masing-masing soal : 1

SOAL PILIHAN GANDA ASTRONOMI 2008/2009 Bobot nilai masing-masing soal : 1 SOAL PILIHAN GANDA ASTRONOMI 2008/2009 Bobot nilai masing-masing soal : 1 1. [SDW] Tata Surya adalah... A. susunan Matahari, Bumi, Bulan dan bintang B. planet-planet dan satelit-satelitnya C. kumpulan

Lebih terperinci

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2014 CALON TIM OLIMPIADE ASTRONOMI INDONESIA 2015

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2014 CALON TIM OLIMPIADE ASTRONOMI INDONESIA 2015 HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2014 CALON TIM OLIMPIADE ASTRONOMI INDONESIA 2015 Bidang Astronomi Waktu : 150 menit KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Lebih terperinci

PROGRAM PERSIAPAN OLIMPIADE SAINS BIDANG ASTRONOMI 2014 SMA 2 CIBINONG TES 20 MEI 2014

PROGRAM PERSIAPAN OLIMPIADE SAINS BIDANG ASTRONOMI 2014 SMA 2 CIBINONG TES 20 MEI 2014 PROGRAM PERSIAPAN OLIMPIADE SAINS BIDANG ASTRONOMI 2014 SMA 2 CIBINONG TES 20 MEI 2014 NAMA PROVINSI TANGGAL LAHIR ASAL SEKOLAH KABUPATEN/ KOTA TANDA TANGAN 1. Dilihat dari Bumi, bintang-bintang tampak

Lebih terperinci

Pengertian Planet, Macam-Macam Planet Serta Ciri-Cirinya

Pengertian Planet, Macam-Macam Planet Serta Ciri-Cirinya Pengertian Planet, Macam-Macam Planet Serta Ciri-Cirinya Secara Umum, Pengertian Planet adalah benda langit yang mengorbit atau mengelilingi suatu bintang dengan lintasan dan kecepatan tertentu. Contohnya

Lebih terperinci

Satuan Besaran dalam Astronomi. Dr. Chatief Kunjaya KK Astronomi ITB

Satuan Besaran dalam Astronomi. Dr. Chatief Kunjaya KK Astronomi ITB Satuan Besaran dalam Astronomi Dr. Chatief Kunjaya KK Astronomi ITB Kompetensi Dasar X.3.1 Memahami hakikat fisika dan prinsipprinsip pengukuran (ketepatan, ketelitian dan aturan angka penting) X.4.1 Menyajikan

Lebih terperinci

GAYA GESEK. Gaya Gesek Gaya Gesek Statis Gaya Gesek Kinetik

GAYA GESEK. Gaya Gesek Gaya Gesek Statis Gaya Gesek Kinetik GAYA GESEK (Rumus) Gaya Gesek Gaya Gesek Statis Gaya Gesek Kinetik f = gaya gesek f s = gaya gesek statis f k = gaya gesek kinetik μ = koefisien gesekan μ s = koefisien gesekan statis μ k = koefisien gesekan

Lebih terperinci

Klik. Korona pada Matahari

Klik. Korona pada Matahari Klik Korona pada Matahari Klik Kromosfer pada Matahari Klik TATA SURYA Susunan Matahari dan anggota tata surya yang mengitarinya. Anggota Tata Surya 1. Planet 2. Asteroid 3. Satelit 4. Meteoroid 5. Komet

Lebih terperinci

PETA KONSEP. Revolu si. Rotasi. Mataha ri TATA SURYA. satelit buata n. satelit. alami. satelit. Bulan. palapa. Kalender Masehi. Revolu si.

PETA KONSEP. Revolu si. Rotasi. Mataha ri TATA SURYA. satelit buata n. satelit. alami. satelit. Bulan. palapa. Kalender Masehi. Revolu si. PETA KONSEP TATA SURYA Matahar i Planet Asteroi d Komet Meteor id Pusat Tata Surya Merkuri us Venus Bumi Mars Jupiter Saturnus Uranus Neptunu s Rotasi Revolu si satelit buata n satelit alami Pembagi an

Lebih terperinci

GERAK BUMI DAN BULAN

GERAK BUMI DAN BULAN MATERI ESENSIAL IPA SEKOLAH DASAR (Pengayaan Materi Guru) KONSEP ILMU PENGETAHUAN BUMI DAN ANTARIKSA GERAK BUMI DAN BULAN Agus Fany Chandra Wijaya DIGITAL LEARNING LESSON STUDY JAYAPURA 2010 GERAK BUMI

Lebih terperinci

Antiremed Kelas 9 Fisika

Antiremed Kelas 9 Fisika Antiremed Kelas 9 Fisika Tata Surya - Latihan Ulangan Doc Name : AR09FIS0599 Version : 2012-10 halaman 1 01. Berikut ini adalah planet-planet pada tata surya kita. Urutan yang benar dari yang terdekat

Lebih terperinci

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat Kabupaten/Kota 2010 Waktu : 150 menit Nama Provinsi Tanggal

Lebih terperinci

NAMA :... NIM :... KELAS :......

NAMA :... NIM :... KELAS :...... NAMA :... NIM :... KELAS :...... T A T A S U R Y A Tata surya terdiri dari matahari sebagai pusat tata surya, planet-planet (termasuk bumi) dan benda langit lain semuanya secara langsung dan tidak langsung

Lebih terperinci

PEKERJAAN RUMAH SAS PERTEMUAN-1 DAN PERTEMUAN-2 A.Pilihan Ganda

PEKERJAAN RUMAH SAS PERTEMUAN-1 DAN PERTEMUAN-2 A.Pilihan Ganda PEKERJAAN RUMAH SAS PERTEMUAN-1 DAN PERTEMUAN-2 A.Pilihan Ganda 1. Tinggi bintang dari bidang ekuator disebut a. altitude b. latitude c. longitude d. deklinasi e. azimut 2. Titik pertama Aries, didefinisikan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SOAL OLIMPIADE SAINS NASIONAL ASTRONOMI Ronde : Teori Waktu : 240 menit KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS TAHUN 2014

Lebih terperinci

ANTIREMED KELAS 11 FISIKA

ANTIREMED KELAS 11 FISIKA ANTIREED KELAS 11 FISIKA Hukum Newton dan ravitasi - Latihan Soal Doc. Name: AR11FIS001 Version: 01-07 halaman 1 01. Perhatikan 3 buah massa yang berinteraksi berikut ini. Resultan gaya gravitasi pada

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Hak Cipta Dilindungi Undang-undang SOLUSI SOAL UJIAN SELEKSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL 014 TINGKAT PROVINSI ASTRONOMI Waktu : 180 menit KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

Materi Bumi dan Antariksa)

Materi Bumi dan Antariksa) (Pendalaman Materi Bumi dan Antariksa) Hari/Tanggal : Rabu & Kamis,, 19 & 20 Sep 2007 Waktu : 13.55 11. 45 Penyaji : Drs. Yamin Winduono, M.Pd Tempat : Ruang Plato Brainstorming / Diskusi /Tanya jawab

Lebih terperinci

seperti sebuah bajak, masyarakat Cina melihatnya seperti kereta raja yang ditarik binatang, dan masyarakat Jawa melihatnya seperti bajak petani.

seperti sebuah bajak, masyarakat Cina melihatnya seperti kereta raja yang ditarik binatang, dan masyarakat Jawa melihatnya seperti bajak petani. GALAKSI Pada malam yang cerah, ribuan bintang dapat kamulihat di langit. Sesungguhnya yang kamu lihat itu belum seluruhnya, masih terdapat lebih banyak lagi bintang yangtidak mampu kamu amati. Di angkasa

Lebih terperinci

BAB 2 GRAVITASI PLANET DALAM SISTEM TATA SURYA

BAB 2 GRAVITASI PLANET DALAM SISTEM TATA SURYA BAB 2 GRAVITASI PLANET DALAM SISTEM TATA SURYA PET AK ONSEP PETA KONSEP Bab 2 Gravitasi Planet dalam Sistem Tata Surya Gravitasi Gravitasi planet Hukum Gravitasi Newton Menentukan massa bumi! Fisika XI

Lebih terperinci

TATA KOORDINAT BENDA LANGIT. Kelompok 6 : 1. Siti Nur Khotimah ( ) 2. Winda Yulia Sari ( ) 3. Yoga Pratama ( )

TATA KOORDINAT BENDA LANGIT. Kelompok 6 : 1. Siti Nur Khotimah ( ) 2. Winda Yulia Sari ( ) 3. Yoga Pratama ( ) TATA KOORDINAT BENDA LANGIT Kelompok 6 : 1. Siti Nur Khotimah (4201412051) 2. Winda Yulia Sari (4201412094) 3. Yoga Pratama (42014120) 1 bintang-bintang nampak beredar dilangit karena bumi berotasi. Jika

Lebih terperinci

Tata Surya. karena planet bergerak mengedari matahari. Planet tidak dapat. planet hampir berbentuk lingkaran. Pada awal abad ke-17 Johanes Kepler

Tata Surya. karena planet bergerak mengedari matahari. Planet tidak dapat. planet hampir berbentuk lingkaran. Pada awal abad ke-17 Johanes Kepler Tata Surya I. Pengertian Tata Surya Tata surya adalah suatu kelompok benda antariksa yang berpusat pada matahari dan bergerak mengedari matahari. Tata surya dapat diartikan sebagai keluarga matahari. Anggota

Lebih terperinci

GRAVITASI B A B B A B

GRAVITASI B A B B A B 23 B A B B A B 2 GRAVITASI Sumber: www.google.co.id Pernahkah kalian berfikir, mengapa bulan tidak jatuh ke bumi atau meninggalkan bumi? Mengapa jika ada benda yang dilepaskan akan jatuh ke bawah dan mengapa

Lebih terperinci

Benda B menumbuk benda A yang sedang diam seperti gambar. Jika setelah tumbukan A dan B menyatu, maka kecepatan benda A dan B

Benda B menumbuk benda A yang sedang diam seperti gambar. Jika setelah tumbukan A dan B menyatu, maka kecepatan benda A dan B 1. Gaya Gravitasi antara dua benda bermassa 4 kg dan 10 kg yang terpisah sejauh 4 meter A. 2,072 x N B. 1,668 x N C. 1,675 x N D. 1,679 x N E. 2,072 x N 2. Kuat medan gravitasi pada permukaan bumi setara

Lebih terperinci

SELEKSI TINGKAT PROVINSI CALON PESERTA INTERNATIONAL ASTRONOMY OLYMPIAD (IAO) TAHUN 2009

SELEKSI TINGKAT PROVINSI CALON PESERTA INTERNATIONAL ASTRONOMY OLYMPIAD (IAO) TAHUN 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIRJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS SELEKSI TINGKAT PROVINSI CALON PESERTA INTERNATIONAL ASTRONOMY OLYMPIAD (IAO) TAHUN

Lebih terperinci

BUMI DAN ALAM SEMESTA

BUMI DAN ALAM SEMESTA BUMI DAN ALAM SEMESTA ALAM SEMESTA Universe (alam semesta berasal dari bahasa Perancis kuno (Univers/Universum), dari kata : #Uni yang berarti satu #Vorsum yang berarti sesuatu yang berputar, menggulung,

Lebih terperinci

GELOMBANG BUNYI. Cepat rambat bunyi di udara yang dipengaruhi oleh tekanan dinyatakan dengan persamaan : pada gas ideal ; M

GELOMBANG BUNYI. Cepat rambat bunyi di udara yang dipengaruhi oleh tekanan dinyatakan dengan persamaan : pada gas ideal ; M SMK Negeri Rangkasbitung GELOMBANG BUNYI Bunyi meruakan salah satu bentuk gelombang mekanik, yaitu gelombang yang memerlukan medium sebagai erambatannya. Bunyi yang merambat ada medium udara bentuknya

Lebih terperinci

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.1. (1) Yupiter Berupa gas dan massanya terbesar diantara planet tata surya

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.1. (1) Yupiter Berupa gas dan massanya terbesar diantara planet tata surya 1. Perhatikan ciri-ciri planet pada tabel berikut. SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.1 Nama Planet Ciri Ciri (1) Yupiter Berupa gas dan massanya terbesar diantara planet tata

Lebih terperinci

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Dapatkan soal-soal lainnya di http://forum.pelatihan-osn.com DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA Soal Test Olimpiade Sains Nasional

Lebih terperinci

indahbersamakimia.blogspot.com Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2011, Waktu : 150 menit

indahbersamakimia.blogspot.com Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2011, Waktu : 150 menit Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2011, Waktu : 150 menit Pilihan Berganda, 20 Soal 1. Jika jarak rata-rata planet Mars adalah 1,52 SA dari Matahari, maka periode orbit planet Mars mengelilingi

Lebih terperinci

Gambar tata sury, alam 98

Gambar tata sury, alam 98 TATA SURYA Jika kita terbang mengarungi ruang angkasa meninggalkan bumi. Dari suatu tempat akan dapat melihat bumi bersama delapan planet lainnya bergerak mengedari matahari. Planetplanet (planetai = pengembara)

Lebih terperinci

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Tata Surya, sebuah kerajaan di langit

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Tata Surya, sebuah kerajaan di langit Tata Surya, sebuah kerajaan di langit Kata solar berasal dari bahasa Latin Sol yang artinya Matahari atau Surya. Jadi, yang dimaksud dengan Tata Surya adalah sebutan yang diberikan pada Matahari dan seluruh

Lebih terperinci

Bintang Ganda DND-2006

Bintang Ganda DND-2006 Bintang Ganda Bintang ganda (double stars) adalah dua buah bintang yang terikat satu sama lain oleh gaya tarik gravitasi antar kedua bintang tersebut. Apabila sistem bintang ini lebih dari dua, maka disebut

Lebih terperinci

IPA TERPADU KLAS VIII BAB 14 BUMI, BULAN, DAN MATAHARI

IPA TERPADU KLAS VIII BAB 14 BUMI, BULAN, DAN MATAHARI IPA TERPADU KLAS VIII BAB 14 BUMI, BULAN, DAN MATAHARI KOMPETENSI INTI 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,

Lebih terperinci

BAHAN AJAR FISIKA GRAVITASI

BAHAN AJAR FISIKA GRAVITASI BAHAN AJAR FISIKA GRAVITASI OLEH SRI RAHMAWATI, S.Pd SMA NEGERI 5 MATARAM Pernahkah kalian berfikir, mengapa bulan tidak jatuh ke bumi atau meninggalkan bumi? Mengapa jika ada benda yang dilepaskan akan

Lebih terperinci

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA Olimpiade Sains Nasional Bidang Astronomi 2012 ESSAY Solusi Teori 1) [IR] Tekanan (P) untuk atmosfer planet

Lebih terperinci

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2016 CALON TIM OLIMPIADE ASTRONOMI INDONESIA 2017

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2016 CALON TIM OLIMPIADE ASTRONOMI INDONESIA 2017 HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2016 CALON TIM OLIMPIADE ASTRONOMI INDONESIA 2017 Bidang Astronomi Waktu : 150 menit KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Lebih terperinci

Cladius Ptolemaus (abad 2) Geosentris

Cladius Ptolemaus (abad 2) Geosentris ROTASI DAN REVOLUSI BUMI Cladius Ptolemaus (abad 2) Geosentris Bumi sebagai pusat tata surya Planet-planet (termasuk Mth.) berputar mengelilingi bumi Sambil mengelilingi Bumi, planet-planet bergerak melingkar

Lebih terperinci

Jika sebuah sistem berosilasi dengan simpangan maksimum (amplitudo) A, memiliki total energi sistem yang tetap yaitu

Jika sebuah sistem berosilasi dengan simpangan maksimum (amplitudo) A, memiliki total energi sistem yang tetap yaitu A. TEORI SINGKAT A.1. TEORI SINGKAT OSILASI Osilasi adalah gerakan bolak balik di sekitar suatu titik kesetimbangan. Ada osilasi yang memenuhi hubungan sederhana dan dinamakan gerak harmonik sederhana.

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. BAB 2 GRAVITASI A. Medan Gravitasi B. Gerak Planet dan Satelit Rangkuman Bab Evaluasi Bab 2...

DAFTAR ISI. BAB 2 GRAVITASI A. Medan Gravitasi B. Gerak Planet dan Satelit Rangkuman Bab Evaluasi Bab 2... DAFTAR ISI KATA SAMBUTAN... iii KATA PENGANTAR... iv DAFTAR ISI... v BAB 1 KINEMATIKA GERAK... 1 A. Gerak Translasi... 2 B. Gerak Melingkar... 10 C. Gerak Parabola... 14 Rangkuman Bab 1... 18 Evaluasi

Lebih terperinci

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2014 CALON TIM OLIMPIADE ASTRONOMI INDONESIA 2015

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2014 CALON TIM OLIMPIADE ASTRONOMI INDONESIA 2015 HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2014 CALON TIM OLIMPIADE ASTRONOMI INDONESIA 2015 Bidang Astronomi Waktu : 150 menit KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Lebih terperinci

KELOMPOK I. Raditya Budi Satria ( ) Imelsa Heni Priyayik ( ) Sergius Prastowo ( ) Rina Metasari ( )

KELOMPOK I. Raditya Budi Satria ( ) Imelsa Heni Priyayik ( ) Sergius Prastowo ( ) Rina Metasari ( ) KELOMPOK I Raditya Budi Satria (101134007) Imelsa Heni Priyayik (101134098) Sergius Prastowo (101134116) Rina Metasari (101134131) BERTAMASYA MENJELAJAHI TATA SURYA KI-KD EVALUASI INDIKATOR BERTAMASYA

Lebih terperinci

GERAK EDAR BUMI & BULAN

GERAK EDAR BUMI & BULAN GERAK EDAR BUMI & BULAN Daftar isi : Pendahuluan Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Materi : 1. Bentuk dan Ukuran Bumi 2. Pengaruh Rotasi Bumi 3. Pengaruh Revolusi Bumi 4. Bulan Sebagai Satelit

Lebih terperinci

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Dapatkan soal-soal lainnya di http://forum.pelatihan-osn.com DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat

Lebih terperinci

BAB VI HUKUM KEKEKALAN ENERGI DAN PERSAMAAN BERNOULLI

BAB VI HUKUM KEKEKALAN ENERGI DAN PERSAMAAN BERNOULLI BAB VI HUKUM KEKEKALAN ENERGI DAN PERSAMAAN BERNOULLI Tujuan Intruksional Umum (TIU) Mahasiswa diharakan daat merencanakan suatu bangunan air berdasarkan konse mekanika luida, teori hidrostatika dan hidrodinamika.

Lebih terperinci

3. ORBIT KEPLERIAN. AS 2201 Mekanika Benda Langit. Monday, February 17,

3. ORBIT KEPLERIAN. AS 2201 Mekanika Benda Langit. Monday, February 17, 3. ORBIT KEPLERIAN AS 2201 Mekanika Benda Langit 1 3.1 PENDAHULUAN Mekanika Newton pada mulanya dimanfaatkan untuk menentukan gerak orbit benda dalam Tatasurya. Misalkan Matahari bermassa M pada titik

Lebih terperinci

BAB III STATIKA FLUIDA

BAB III STATIKA FLUIDA A STATKA LUDA Tujuan ntruksional Umum (TU) Mahasiswa diharakan daat merencanakan suatu bangunan air berdasarkan konse mekanika fluida, teori hidrostatika dan hidrodinamika Tujuan ntruksional Khusus (TK)

Lebih terperinci

K13 Revisi Antiremed Kelas 10 Fisika

K13 Revisi Antiremed Kelas 10 Fisika K13 evisi Antiremed Kelas 10 Fisika Persiapan PTS Semester Genap Doc. Name: K13A10FIS0PTS Version: 017-03 Halaman 1 01. Pada benda bermassa m, bekerja gaya F yang menimbulkan percepatan a. Jika gaya dijadikan

Lebih terperinci

TES STANDARISASI MUTU KELAS XI

TES STANDARISASI MUTU KELAS XI TES STANDARISASI MUTU KELAS XI. Sebuah partikel bergerak lurus dari keadaan diam dengan persamaan x = t t + ; x dalam meter dan t dalam sekon. Kecepatan partikel pada t = 5 sekon adalah ms -. A. 6 B. 55

Lebih terperinci

TATA SURYA Susunan Matahari dan anggota tata surya yang mengitarinya. Anggota Tata Surya:

TATA SURYA Susunan Matahari dan anggota tata surya yang mengitarinya. Anggota Tata Surya: TATA SURYA Susunan Matahari dan anggota tata surya yang mengitarinya. Anggota Tata Surya: 1. Planet 2. Asteroid 3. Satelit 4. Meteorid 5. Komet Planet Planet adalah benda langit yang tidak dapat memancarkan

Lebih terperinci

Pembicaraan fluida menjadi relatif sederhana, jika aliran dianggap tunak (streamline atau steady)

Pembicaraan fluida menjadi relatif sederhana, jika aliran dianggap tunak (streamline atau steady) DINAMIKA FLUIDA Hidrodinamika meruakan cabang mekanika yang memelajari fluida bergerak (gejala tentang fluida cuku komleks) Pembicaraan fluida terdaat bermacam-macam antara lain: - dari jenis fluida (kental

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. : 1 kali pertemuan 2 35 menit. Memahami matahari sebagai pusat tata surya dan interaksi bumi dalam tata surya

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. : 1 kali pertemuan 2 35 menit. Memahami matahari sebagai pusat tata surya dan interaksi bumi dalam tata surya RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas Semester Alokasi waktu : Ilmu Pengetahuan Alam : VI (enam) : 2 (dua) : 1 kali pertemuan 2 35 menit Standar Kompetensi Memahami matahari sebagai pusat

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA Soal Test Olimpiade Sains Nasional 2010 Bidang : ASTRONOMI Materi : Teori (Pilihan Berganda) Tanggal

Lebih terperinci

PERINGATAN. Singapura, 5 April David Orlando Kurniawan SOLUSI SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS KABUPATEN/KOTA BIDANG ASTRONOMI 2014

PERINGATAN. Singapura, 5 April David Orlando Kurniawan SOLUSI SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS KABUPATEN/KOTA BIDANG ASTRONOMI 2014 PERINGATAN Solusi ini bukanlah solusi resmi dari pihak panitia, solusi ini hanyalah solusi versi saya pribadi. Jawaban sudah saya cocokkan dengan kunci yang saya dapat, namun solusi saya bisa jadi kurang

Lebih terperinci

OPTIKA FISIS. Celah Ganda Young Layar Putih

OPTIKA FISIS. Celah Ganda Young Layar Putih OPTIKA FISIS A. Interferensi Cahaya : Peraduan antara dua atau lebih gelombang cahaya yang menghasilkan ola tertentu. Untuk engamatan Interferensi gelombang cahaya, agar hasilnya daat diamati dierlukan

Lebih terperinci

Info Astronomy JELAJAH SEMESTA. Penerbit Info Astronomy

Info Astronomy JELAJAH SEMESTA. Penerbit Info Astronomy Info Astronomy JELAJAH SEMESTA Penerbit Info Astronomy JELAJAH SEMESTA Oleh: Info Astronomy Hak Cipta 2013 by Info Astronomy Penerbit Info Astronomy www.infoastronomy.uni.me [email protected] Desain

Lebih terperinci

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 3. Mengenal Planet Bumilatihan soal 3.2

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 3. Mengenal Planet Bumilatihan soal 3.2 SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 3. Mengenal Planet Bumilatihan soal 3.2 1. Pergerakan bumi sebagai benda angkasa yang menempuh waktu 365 hari disebut. gerak presesi gerak rotasi gerak revolusi gerak

Lebih terperinci

D. 12 N E. 18 N. D. pa = (M B /M A ). pb E.

D. 12 N E. 18 N. D. pa = (M B /M A ). pb E. 1. Sebuah bola bermassa 0,2 kg diikat dengan tali sepanjang 0,5 m kemudian diputar sehingga melakukan gerak melingkar benturan dalam bidang vertikal. Jika pada saat mencapai titik terendah laju bola adalah

Lebih terperinci

SOAL PEMBINAAN JARAK JAUH IPhO 2017 Pekan X. Dosen Penguji : Dr. Rinto Anugraha

SOAL PEMBINAAN JARAK JAUH IPhO 2017 Pekan X. Dosen Penguji : Dr. Rinto Anugraha SOAL PEMBINAAN JAAK JAUH IPhO 017 Pekan X Dosen Penguji : Dr. into Anugraha Bagian A Efek Fotolistrik dan Emisi Termionik Dalam suatu ekserimen fotolistrik, ermukaan logam Natrium dikenai cahaya monokromatik

Lebih terperinci

PENGENALAN ASTROFISIKA

PENGENALAN ASTROFISIKA PENGENALAN ASTROFISIKA Hukum Pancaran Untuk memahami sifat pancaran suatu benda kita hipotesakan suatu pemancar sempurna yang disebut benda hitam (black body) Pada keadaan kesetimbangan termal, temperatur

Lebih terperinci

θ = 1.22 λ D...1 point θ = 2R d...2 point θ Bulan θ mata = 33.7 θ Jupiter = 1.7

θ = 1.22 λ D...1 point θ = 2R d...2 point θ Bulan θ mata = 33.7 θ Jupiter = 1.7 Soal & Kunci Jawaban 1. [HLM] Diketahui diameter pupil mata adalah 5 mm. Dengan menggunakan kriteria Rayleigh, (a) hitunglah limit resolusi sudut mata manusia pada panjang gelombang 550 nm, (b) hitunglah

Lebih terperinci

Berdasarkan lintasannya, benda bergerak dibedakan menjadi tiga yaitu GERAK MELINGKAR BERATURAN

Berdasarkan lintasannya, benda bergerak dibedakan menjadi tiga yaitu GERAK MELINGKAR BERATURAN 3 GEAK MELINGKA BEATUAN Kincir raksasa melakukan gerak melingkar. Sumber: Kompas, 20 Juli 2006 Berdasarkan lintasannya, benda bergerak dibedakan menjadi tiga yaitu benda bergerak pada garis lurus, gerak

Lebih terperinci

KELOMPOK 1 Anggi Juliansa ( ) Reza AlFajri ( )

KELOMPOK 1 Anggi Juliansa ( ) Reza AlFajri ( ) BUMI DAN TATA SURYA KELOMPOK 1 Anggi Juliansa (121020220001) Reza AlFajri (121020220008) Alam semesta ini terdiri dari semua materi termasuk tenaga dan radiasi serta hal yang telah diketahui dan baru dalam

Lebih terperinci

Sistem Magnitudo Terang suatu bintang dalam astronomi dinyatakan dalam satuan magnitudo Hipparchus (abad ke-2 SM) membagi terang bintang

Sistem Magnitudo Terang suatu bintang dalam astronomi dinyatakan dalam satuan magnitudo Hipparchus (abad ke-2 SM) membagi terang bintang Fotometri Bintang Sistem Magnitudo Terang suatu bintang dalam astronomi dinyatakan dalam satuan magnitudo Hipparchus (abad ke-2 SM) membagi terang bintang dalam 6 kelompok, Bintang paling terang tergolong

Lebih terperinci

Draft Marking Scheme. (Berdasarkan Solusi OSP Astronomi 2013)

Draft Marking Scheme. (Berdasarkan Solusi OSP Astronomi 2013) Draft arking Scheme (Berdasarkan Solusi OSP Astronomi 013) A. C No A B C D E 1 X X 3 X 4 X 5 X 6 X 7 X 8 X 9 X 10 X 11 X 1 X 13 X 14 X 15 X 16 X 17 X 18 19 X 0 X 1 X X 3 X 4 X 5 X Berdasarkan dokumen Petunjuk

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) SEKOLAH : SMP N 1 Sukorame KELAS / SEMESTER : IX (sembilan) / 2 MATA PELAJARAN : I P A

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) SEKOLAH : SMP N 1 Sukorame KELAS / SEMESTER : IX (sembilan) / 2 MATA PELAJARAN : I P A RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) SEKOLAH : SMP N 1 Sukorame KELAS / SEMESTER : IX (sembilan) / 2 MATA PELAJARAN : I P A STANDAR KOMPETENSI 5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi

Lebih terperinci

Sabar Nurohman Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNY

Sabar Nurohman Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNY Sabar Nurohman Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNY Dafatar Isi Bumi dalam Bola Langit Tata Surya Sistem Bumi-Bulan Gerak Planet dan Satelit Fisika Bintang Evolusi Bintang Galaksi Struktur Jagad Raya Bumi dan

Lebih terperinci

Hukum Newton Tentang Gravitasi

Hukum Newton Tentang Gravitasi Hukum Newton Tentang Gravitasi Kalian tentu sering mendengar istilah gravitasi. Apa yang kalian ketahui tentang gravitasi? Apa pengaruhnya terhadap planet-planet dalam sistem tata surya? Gravitasi merupakan

Lebih terperinci

Uji Kompetensi Semester 1

Uji Kompetensi Semester 1 A. Pilihlah jawaban yang paling tepat! Uji Kompetensi Semester 1 1. Sebuah benda bergerak lurus sepanjang sumbu x dengan persamaan posisi r = (2t 2 + 6t + 8)i m. Kecepatan benda tersebut adalah. a. (-4t

Lebih terperinci

GRAVITASI. Gambar 1. Gaya gravitasi bekerja pada garis hubung kedua benda.

GRAVITASI. Gambar 1. Gaya gravitasi bekerja pada garis hubung kedua benda. GAVITASI Pernahkah anda berfikir, mengapa bulan tidak jatuh ke bumi atau meninggalkan bumi? engapa jika ada benda yang dilepaskan akan jatuh ke bawah dan mengapa satelit tidak jatuh? Lebih jauh anda dapat

Lebih terperinci

SOAL DAN PEMBAHASAN FINAL SESI I LIGA FISIKA PIF XIX TINGKAT SMA/MA SEDERAJAT PAKET 1

SOAL DAN PEMBAHASAN FINAL SESI I LIGA FISIKA PIF XIX TINGKAT SMA/MA SEDERAJAT PAKET 1 SOAL DAN PEMBAHASAN FINAL SESI I LIGA FISIKA PIF XIX TINGKAT SMA/MA SEDERAJAT PAKET 1 1. Terhadap koordinat x horizontal dan y vertikal, sebuah benda yang bergerak mengikuti gerak peluru mempunyai komponen-komponen

Lebih terperinci

BAB VII TATA SURYA. STANDAR KOMPETENSI : Memahami Sistem Tata Surya dan Proses yang terjadidi dalamnya.

BAB VII TATA SURYA. STANDAR KOMPETENSI : Memahami Sistem Tata Surya dan Proses yang terjadidi dalamnya. BAB VII TATA SURYA STANDAR KOMPETENSI : Memahami Sistem Tata Surya dan Proses yang terjadidi dalamnya. KOMPETENSI DASAR 1. Mendeskripsikan karakteristik sistem tata surya 2. Mendeskripsikan Matahari sebagai

Lebih terperinci

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Bumi, Berlian biru alam semesta

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Bumi, Berlian biru alam semesta Bumi, Berlian biru alam semesta Planet Bumi merupakan tempat yang menarik. Jika dilihat dari angkasa luar, Bumi seperti sebuah kelereng berwarna biru. Dengan bentuk awan yang selalu berubah, Bumi menjadi

Lebih terperinci

SOAL DAN PEMBAHASAN TRY OUT 1 MATEMATIKA SMP/MTs KABUPATEN TAHUN PELAJARAN 2015/2016

SOAL DAN PEMBAHASAN TRY OUT 1 MATEMATIKA SMP/MTs KABUPATEN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 SOAL DAN PEMBAHASAN TRY OUT MATEMATIKA SMP/MTs KABUPATEN TAHUN PELAJARAN 5/6. Pada lomba matematika, ditentukan untuk jawaban yang benar mendaat skor, jawaban salah mendaat skor, sedangkan tidak menjawab

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS PERHITUNGAN ARAH KIBLAT DENGAN MENGGUNAKAN AZIMUT PLANET. A. Algoritma Penentuan Arah Kiblat dengan Metode Azimut Planet

BAB IV ANALISIS PERHITUNGAN ARAH KIBLAT DENGAN MENGGUNAKAN AZIMUT PLANET. A. Algoritma Penentuan Arah Kiblat dengan Metode Azimut Planet BAB IV ANALISIS PERHITUNGAN ARAH KIBLAT DENGAN MENGGUNAKAN AZIMUT PLANET A. Algoritma Penentuan Arah Kiblat dengan Metode Azimut Planet Pada dasarnya azimut planet adalah busur yang diukur dari titik Utara

Lebih terperinci

Contoh Soal dan Pembahasan Dinamika Rotasi, Materi Fisika kelas 2 SMA. Pembahasan. a) percepatan gerak turunnya benda m.

Contoh Soal dan Pembahasan Dinamika Rotasi, Materi Fisika kelas 2 SMA. Pembahasan. a) percepatan gerak turunnya benda m. Contoh Soal dan Dinamika Rotasi, Materi Fisika kelas 2 SMA. a) percepatan gerak turunnya benda m Tinjau katrol : Penekanan pada kasus dengan penggunaan persamaan Σ τ = Iα dan Σ F = ma, momen inersia (silinder

Lebih terperinci

HUKUM GRAVITASI NEWTON

HUKUM GRAVITASI NEWTON BAB 2 HUKUM GRAVITASI NEWTON Telah kita ketahui bersama bahwa jatuhnya benda ke tanah akibat adanya gaya gravitasi. Nah, kali ini kita akan mempelajari hukum Newton tentang gravitasi. Kita akan mempelajari

Lebih terperinci

SOAL FISIKA UNTUK TINGKAT PROVINSI Waktu: 180 menit Soal terdiri dari 30 nomor pilihan ganda, 10 nomor isian dan 2 soal essay

SOAL FISIKA UNTUK TINGKAT PROVINSI Waktu: 180 menit Soal terdiri dari 30 nomor pilihan ganda, 10 nomor isian dan 2 soal essay SOAL FISIKA UNTUK TINGKAT PROVINSI Waktu: 180 menit Soal terdiri dari 30 nomor pilihan ganda, 10 nomor isian dan 2 soal essay A. PILIHAN GANDA Petunjuk: Pilih satu jawaban yang paling benar. 1. Grafik

Lebih terperinci

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang SOAL UJIAN SELEKSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2016 TINGKAT KABUPATEN / KOTA FISIKA.

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang SOAL UJIAN SELEKSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2016 TINGKAT KABUPATEN / KOTA FISIKA. SOAL UJIAN SELEKSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL 6 TINGKAT KABUPATEN / KOTA FISIKA Waktu : 3 jam KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN

Lebih terperinci

Pertemuan IV II. Torsi

Pertemuan IV II. Torsi Pertemuan V. orsi.1 Definisi orsi orsi mengandung arti untir yang terjadi ada batang lurus aabila dibebani momen (torsi) yang cendrung menghasilkan rotasi terhada sumbu longitudinal batang, contoh memutar

Lebih terperinci

Astronomi Sabar Nurohman, M.Pd

Astronomi Sabar Nurohman, M.Pd Astronomi Sabar Nurohman, M.Pd Sabar Nurohman Dafatar Isi Bumi dalam Bola Langit Tata Surya Sistem Bumi-Bulan Gerak Planet dan Satelit Fisika Bintang Evolusi Bintang Galaksi Struktur Jagad Raya Bumi dan

Lebih terperinci

Momen Inersia. distribusinya. momen inersia. (karena. pengaruh. pengaruh torsi)

Momen Inersia. distribusinya. momen inersia. (karena. pengaruh. pengaruh torsi) Gerak Rotasi Momen Inersia Terdapat perbedaan yang penting antara masa inersia dan momen inersia Massa inersia adalah ukuran kemalasan suatu benda untuk mengubah keadaan gerak translasi nya (karena pengaruh

Lebih terperinci

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Pluto, Planet?

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Pluto, Planet? Pluto, Planet? Mengapa dinamakan Pluto? Pluto dalam bahasa Yunani berarti Hades, yaitu nama dewa dunia penjahat Yunani. Setelah mendapat banyak usulan pemberian nama planet kesembilan dari sistem tata

Lebih terperinci

Nama : Mohammad Syaiful Lutfi NIM : D Kelas : Elektro A

Nama : Mohammad Syaiful Lutfi NIM : D Kelas : Elektro A Nama : Mohammad Saiful Lutfi NIM : D46 Kelas : Elektro A RANGKUMAN MATERI MOMENTUM SUDUT DAN BENDA TEGAR Hukum kekalan momentum linier meruakan salah satu dari beberaa hukum kekalan dalam fisika. Dalam

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Hak Cipta Dilindungi Undang-undang SOLUSI OLIMPIADE SAINS NASIONAL TAHUN 2015 ASTRONOMI RONDE TEORI Waktu: 210 menit KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT

Lebih terperinci

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.5

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.5 1. Perhatikan peristiwa alam berikut ini! SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.5 1. Pergantian musim. 2. Perubahan lama waktu siang dan malam.kutub bumi 3. Terjadinya pembelokan

Lebih terperinci

SATUAN JARAK DALAM ASTRONOMI

SATUAN JARAK DALAM ASTRONOMI SATUAN JARAK DALAM ASTRONOMI Satuan Astronomi (SA) atau Astronomical Unit 1 Astronomical Unit = 149 598 000 kilometers dibulatkan menjadi 150.000.000 kilometer Menurut definisinya, 1 Satuan Astronomi adalah

Lebih terperinci

DINAMIKA BENDA LANGIT

DINAMIKA BENDA LANGIT DINAMIKA BENDA LANGIT CHATIEF KUNJAYA KK A S T R O N O M I, I N S T I T U T T E K N O L O G I B A N D U N G TPOA, Kunjaya 2014 KOMPETENSI DASAR X.3.3 Menganalisis besaran-besaran fisis pada gerak lurus

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SOAL OLIMPIADE SAINS NASIONAL ASTRONOMI Ronde : Analisis Data Waktu : 240 menit KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

Lebih terperinci

4. Orbit dalam Medan Gaya Pusat. AS 2201 Mekanika Benda Langit

4. Orbit dalam Medan Gaya Pusat. AS 2201 Mekanika Benda Langit 4. Orbit dalam Medan Gaya Pusat AS 2201 Mekanika Benda Langit 4. Orbit dalam Medan Gaya Pusat 4.1 Pendahuluan Pada bab ini dibahas gerak benda langit dalam medan potensial umum, misalnya potensial sebagai

Lebih terperinci

Dinamika Rotasi, Statika dan Titik Berat 1 MOMEN GAYA DAN MOMEN INERSIA

Dinamika Rotasi, Statika dan Titik Berat 1 MOMEN GAYA DAN MOMEN INERSIA Dinamika Rotasi, Statika dan Titik Berat 1 MOMEN GAYA DAN MOMEN INERSIA Dalam gerak translasi gaya dikaitkan dengan percepatan linier benda, dalam gerak rotasi besaran yang dikaitkan dengan percepatan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS Nama Kelas & Sekolah Provinsi Kabupaten/Kota Tanggal Lahir Tanda Tangan Naskah ini

Lebih terperinci

- - TATA SURYA - - sbl5surya

- - TATA SURYA - - sbl5surya - - TATA SURYA - - Modul ini singkron dengan Aplikasi Android, Download melalui Play Store di HP Kamu, ketik di pencarian sbl5surya Jika Kamu kesulitan, Tanyakan ke tentor bagaimana cara downloadnya. Aplikasi

Lebih terperinci

Contoh Soal : Jawaban : Diketahui. Ditanyakan. Penyelesaian :

Contoh Soal : Jawaban : Diketahui. Ditanyakan. Penyelesaian : Contoh Soal : Planet jupiter memiliki jarak orbit ke matahari yang diperkirakan sama dengan empat kali jarak orbit bumi ke matahari. Periode revolusi bumi mengelilingi matahari 1 tahun. Berapakah periode

Lebih terperinci

Apakah bintang itu? Jika malam datang dan langit sedang cerah, pergilah ke halaman rumah lalu

Apakah bintang itu? Jika malam datang dan langit sedang cerah, pergilah ke halaman rumah lalu Apakah bintang itu? Jika malam datang dan langit sedang cerah, pergilah ke halaman rumah lalu lihatlah ke langit. Indah bukan? Benda di angkasa yang berkelap-kelip memancarkan cahaya itulah bintang. Apakah

Lebih terperinci