TAMAN HERBAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN DAN REKREASI EKOLOGI DI KARANGANYAR JAWA TENGAH

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "TAMAN HERBAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN DAN REKREASI EKOLOGI DI KARANGANYAR JAWA TENGAH"

Transkripsi

1 KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TAMAN HERBAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN DAN REKREASI EKOLOGI DI KARANGANYAR JAWA TENGAH TUGAS AKHIR Diajukan Sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Universitas Sebelas Maret Disusun oleh: LILIS HARDIATININGSIH NIM. I Dosen Pembimbing: Ir. Rachmadi Nugroho, M.T Ir. Bambang Triratma, M.T PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA commit 2016 to user

2 KATA PENGANTAR Assalamu alaikum Wr. Wb Alhamdulilah, segala puji saya persembahkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan berkah, rahmat, dan hidayah-nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan baik dan lancar. Tugas Akhir Arsitektur dengan judul Taman Herbal sebagai Wahana Pendidikan dan Rekreasi Ekologi di Karanganyar, Jawa Tengah dibuat untuk melengkapi tugas yang wajib ditempuh dalam rangka menyelesaikan pendidikan di Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Pada kesempatan ini penulis dengan tulus hati mengucapkan syukur dan terima kasih kepada : 1. Allah SWT atas segala berkah, rahmat dan hidayah-nya. 2. Amin Sumadyo, ST.MT, selaku Ketua Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik UNS. 3. Ir. Rachmadi Nugroho, MT dan Ir. Bambang Triratma, MT, selaku dosen pembimbing yang selalu memberikan bimbingan, nasehat, waktu dan kepercayaan yang sangat berarti selama proses penyusunan Tugas Akhir 4. Dr. Ir. Hardiyati, MT dan Dr. Ir. Mohamad Muqoffa, MT, selaku dosen penguji. 5. Ir. Hari Yuliarso, MT, selaku Pembimbing Akademik yang selalu memberi motivasi dan semangat. 6. Seluruh keluarga di rumah yang selalu mencurahkan kasih sayang dan dukungannya. 7. Temen-temen Arsitektur 2012 yang selalu memberi motivasi. 8. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, terima kasih telah membantu penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir.

3 Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna karena keterbatasan waktu. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan penulis. Akhir kata, semoga Laporan Tugas Akhir Arsitektur ini dapat bermanfaat bagi penulis pribadi maupun pihak pembaca, Terima kasih. Surakarta, September 2016 Penulis, Lilis Hardiatiningsih (I ) iii

4 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i LEMBAR PENGESAHAN... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... iv DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR TABEL... xiii DAFTAR BAGAN/SKEMA... xiv BAB I. PENDAHULUAN... I-1 A. JUDUL... I-1 B. ESENSI JUDUL... I-1 C. LATAR BELAKANG... I-1 D. PERMASALAHAN DAN PERSOALAN... I-1 D.1 Permasalahan... I-4 D.1.1 Embrio... I-4 D.1.2 Statement... I-4 D.2 Persoalan... I-5 E. TUJUAN DAN SASARAN... I-5 E.1 Tujuan... I-5 E.2 Sasaran... I-5 F. BATASAN PEMBAHASAN... I-5 G. STRATEGI DESAIN... I-6 H. SISTEMATIKA PENULISAN... I-7 BAB II. TINJAUAN TEORI... II-1 A. TAMAN HERBAL... II-1 A.1 Pemahaman Taman Herbal Sebagai Obyek Rancang Bangun Arsitektural... II-1 A.1.1 Pemahaman Ruang Terbuka Hijau Sebagai Area Perencanaan Obyek Rancang Bangun... II-1 a. Pengertian Ruang Terbuka Hijau... II-1 b. Klasifikasi Ruang commit Terbuka to user Hijau... II-2 iv

5 c. Fungsi Ruang Terbuka Hijau... II-3 A.1.2 User Sebagai Aspek Pokok Rancang Bangun Dalam Taman Herbal.. II-4 a. Pengertian User... II-4 b. Klasifikasi Pengelompokan User... II-4 A.2 Taman Herbal sebagai Wahana Pendidikan dan Rekreasi Berbasis Tanaman Herbal... II-6 A.2.1 Pemahaman Tanaman Herbal dan Manfaatnya sebagai Manifestasi Pengembangan Tanaman dalam Taman Herbal... II-6 a. Pengertian Tanaman Herbal... II-6 b. Manfaat Tanaman Herbal... II-6 A.2.2 Jenis Tanaman Herbal Yang Dikembangkan Dalam Obyek Rancang A.2.3 A.2.4 A.2.5 Bangun... II-7 Habitat, Karakter Dan Proses Penanaman Tanaman Herbal Sebagai Inspirasi Mekanisme Rancang Bangun Arsitektural... II-11 a. Habitat Tanaman Herbal... II-11 b. Karakter Tanaman Herbal... II-13 c. Tahapan Dan Wadah Budidaya Tanaman Herbal... II-14 Pemahaman Wahana Pendidikan, Rekreasi, Dan Produksi Sebagai Orientasi Obyek Rancang Bangun... II-19 a. Pemahaman Obyek Rancang sebagai Wahana Pendidikan... II-19 b. Pemahaman Obyek Rancang sebagai Wahana Rekreasi... II-21 c. Pemahaman Obyek Rancang sebagai Wahana Produksi... II-25 d. Pemahaman Interaksi Wahana Pendidikan, Rekreasi dan Produksi Yang Berbasis Tanaman Herbal... II-26 Komponen-Komponen Taman Herbal Sebagai Wahana Pendidikan... II-28 a. Laboratorium Herbal sebagai Sarana Riset dan Pembelajaran Mengenai Pengolahan Bahan Obat... II-28 b. Museum Tanaman Herbal sebagai Sarana Pengenalan Sejarah Tanaman-Tanaman Herbal dan Alat-Alat Tradisional untuk Mengolah Tanaman Menjadi Obat... II-29 c. Taman Herbal sebagai Area Penanaman dan Pengembangan Tanaman Herbal... II-31 A.2.6 Komponen-Komponen Taman Herbal Sebagai Wahana Rekreasi... II-32 v

6 a. Resto Herbal Sebagai Wadah Kuliner Pengembangan Tanaman Herbal... II-32 b. Apotek Herbal Sebagai Wadah Penampung Produk Obat Yang Siap Konsumsi... II-32 c. Rumah Sehat sebagai Sarana Perawatan Tubuh dengan Memanfaatkan Tanaman Sebagai Bahan Dasar Perawatan.... II-33 A.2.7 Komponen Taman Herbal Sebagai Wahana Produksi... II-34 Ruang Produksi Herbal Sebagai Sarana Pengolahan Tanaman Herbal Menjadi Produk Untuk Dikonsumsi... II-34 B. ARSITEKTUR EKOLOGI SEBAGAI STRATEGI DESAIN PEMBENTUK SUASANA/ATMOSFER PADA OBYEK RANCANG... II-35 B.1 Kontribusi Dan Relevansi Arsitektur Ekologi Pada Pendidikan dan Rekreasi Berbasis Tanaman HerbaL... II-35 B.2 Pengaplikasian Arsitektur Ekologi Pada Obyek Rancang Bangun... II-36 C. PRESEDEN OBYEK RANCANG BANGUN... II-39 C.1 Bpto Tawangmangu Sebagai Referensi Perencanaan dan Perancangan Fasilitas Pengembangan yang Terdapat Dalam Taman Herbal... I I-39 C.2 Taman Djamoe Indonesia Di Semarang Sebagai Referensi Perencanaan dan Perancangan Taman Herbal... I I-44 C.3 Kontribusi dan Relevansi Preseden Pada Obyek Rancang Bangun... II-46 BAB III. KABUPATEN KARANGANYAR SEBAGAI LOKASI OBYEK RANCANG BANGUN... III-1 A. POTENSI KABUPATEN KARANGANYAR RELEVAN DENGAN EKSISTENSI OBYEK RANCANG BANGUN... III-1 A.1 Letak Geografis... III-1 A.2 Aspek Topografi (Ketinggian Wilayah)... III-2 A.3 Aspek Geologi... III-4 A.4 Aspek Klimatologi... III-5 A.5 Aspek Hidrologi... III-6 A.6 Aspek Penduduk... III-8 A.7 Peratutan Tata Ruang dan Kawasan Peruntukan Rth... III-8 A.8 Sektor Pertanian Karanganyar... III-10 A.9 Potensi Fisik Alam... III-10 vi

7 A.10 Potensi Sarana Prasarana... III-11 A.11 Sektor Pariwisata Karanganyar... III-12 B. POTENSI KECAMATAN JUMANTONO SEBAGAI LOKASI OBYEK RANCANG BANGUN... III-17 B.1 Deskripsi Umum Kecamatan Jumantono... III-17 B.2 Aspek Penduduk... III-18 B.3 Aspek Topografi... III-19 B.4 Aspek Pertanian... III-19 B.5 Aspek Pariwisata... III-20 C. PROSPEK POSITIF TAMAN HERBAL TERHADAP KABUPATEN KARANGANYAR... III-20 C.1 Ekonomi Dan Pariwisata... III-20 C.2 Konservasi Alam... III-21 C.3 Pendidikan... III-21 BAB IV. TAMAN HERBAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN DAN REKREASI EKOLOGI DI KARANGANYAR JAWA TENGAH... IV-1 A. Pemahaman Taman Herbal sebagai Wahana Pendidikan dan Rekreasi Ekologi Berbasis Budidaya Tanaman Herbal sebagai Obyek Rancang... IV-1 B. Peranan, Fungsi, dan Tujuan Taman Herbal... IV-2 C. Lingkup Kegiatan pada Taman Herbal... IV-3 D. Sasaran Dan Skala Pelayanan... IV-10 E. Sistem Pengelolaan... IV-10 F. Jenis Kegiatan... IV-12 G. Pelaku Kegiatan... IV-14 BAB V. ANALISA PERENCANAAN TAMAN HERBAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN DAN REKREASI EKOLOGI DI KARANGANYAR JAWA TENGAH... V-1 A. ANALISA ARSITEKTUR EKOLOGI... V-1 B. ANALISA MAKRO B.1 Analisa Pemilihan Tapak... V-2 B.2 Analisa Pengolahan Tapak... V-4 B.2.1 Analisa Pencapaian Tapak... V-4 vii

8 B.2.2 Analisa Klimatologi... V-7 B.2.3 Analisa Orientasi... V-8 B.2.4 Analisa Lanskap... V-9 B.2.5 Analisa Zonifikasi... V-14 B.2.6 Analisa Kontur... V-15 C. ANALISA MIKRO C.1 Analisa Ruang... V-16 C.1.1 Analisa Pelaku dan Jenis Kegiatan... V-19 C.1.2 Analisa Kebutuhan Ruang... V-26 C.1.3 Analisa Hubungan Ruang... V-31 C.1.4 Analisa Besaran Ruang... V-34 C.1.5 Analisa Kriteria Ruang... V-50 C.1.6 Analisa Ekspresi Ruang (Suasana Ruang)... V-54 C.2 Analisa Massa... V-60 C.2.1 Analisa Bentuk Dasar Massa... V-60 C.2.2 Analisa Pola Tata Massa... V-61 C.2.2 Analisa Ekspresi Massa... V-62 C.2.3 Analisa Material Bangunan... V-63 C.3 Analisa Komplementer... V-64 C.3.1 Analisa Struktur... V-64 C.3.2 Analisa Utilitas... V-68 a. Analisa Sistem Jaringan Air Bersih... V-68 b. Analisa Sistem Jaringan Air Kotor... V-69 c. Analisa Sistem Jaringan Listrik... V-71 d. Analisa Sistem Penghawaan Dan Pencahayaan... V-72 e. Analisa Sistem Telekomunikasi... V-72 f. Analisa Sistem Pengelolaan Sampah... V-73 g. Analisa Sistem Pengaman Kebakaran... V-74 BAB VI. KONSEP PERANCANGAN OBYEK RANCANG BANGUN... VI-1 A. HIRARKI TAPAK... VI-1 A.1 Konsep Penentuan tapak... VI-1 A.2 Konsep Pengolahan tapak... VI-5 A.2.1 Konsep Pencapaian tapak... VI-5 viii

9 A.2.2 Konsep Klimatologi... VI-6 A.2.3 Konsep Orientasi tapak... VI-7 A.2.4 Konsep Lanskap... VI-8 A.2.5 Konsep Zonifikasi... VI-13 A.2.6 Konsep Kontur... VI-14 B. HIRARKI RUANG... VI-14 B.1 Konsep Pelaku Dan Jenis Kegiatan... VI-14 B.2 Konsep Kebutuhan Ruang... VI-16 B.3 Konsep Besaran Ruang... VI-20 B.4 Konsep Ekspresi Ruang (Suasana Ruang)... VI-21 C. HIRARKI MASSA... VI-23 C.1 Konsep Bentuk dan Gubahan Massa... VI-23 C.2 Konsep Pola Tata Massa... VI-24 C.3 Konsep Ekspresi Massa... VI-25 C.4 Konsep Material Bangunan... VI-26 D. HIRARKI KOMPLEMENTER... VI-26 D.1 Konsep Struktur... VI-26 D.2 Konsep Utilitas... VI-27 a. Konsep Sistem Jaringan Air Bersih... VI-27 b. Konsep Sistem Jaringan Air Kotor... VI-28 c. Konsep Sistem Jaringan Listrik... VI-28 d. Konsep Sistem Penghawaan dan Pencahayaan... VI-28 e. Konsep Sistem Telekomunikasi... VI-29 f. Konsep Sistem Pengelolaan Sampah... VI-29 g. Konsep Sistem Pengaman Kebakaran... VI-30 DAFTAR PUSTAKA... LAMPIRAN... ix

10 DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1: Contoh ilustrasi ruang terbuka hijau... II-1 Gambar 2.2: Ilustrasi ruang terbuka hijau sebagai kesenangan publik... II-2 Gambar 2.3: Ilustrasi tanaman herbal dan produk tanaman herbal... II-6 Gambar 2.4: Tanaman pohon yang dibudidayakan pada obyek rancang... II-7 Gambar 2.5: Jenis-jenis tanaman perdu yang dikembangkan di obyek rancang... II-7 Gambar 2.6: Jenis-jenis tanaman semak yang dikembangkan di obyek rancang... II-8 Gambar 2.7: Jenis tanaman rumput yang dikembangkan di obyek rancang... II-8 Gambar 2.8: Jenis tanaman air yang dikembangkan pada obyek rancang... II-8 Gambar 2.9: Jenis-jenis tanaman rimpang yang dikembangkan pada obyek rancang... II-10 Gambar 2.10: Jenis-jenis tanaman rambat yang dikembangkan pada obyek rancang... II-10 Gambar 2.11: Salah satu lokasi budidaya tanaman herbal di Semarang... II-11 Gambar 2.12:.Contoh tanaman herbal pada karakter warna bunga dan warna daun... II-13 Gambar 2.13: Perbedaan bentuk sebagai karakter tanaman herbal... II-14 Gambar 2.14: Proses pembersihan lahan... II-14 Gambar 2.15: Proses pembajakan lahan... II-15 Gambar 2.16: Proses penggaruan lahan... II-15 Gambar 2.17: Proses pembedengan lahan... II-16 Gambar 2.18: Persiapan bibit tanaman... II- 17 Gambar 2.19: Contoh kegiatan pendidikan tanaman herbal... II-21 Gambar 2.20: Taman Herbal UNEJ sebagai wadah rekreasi dan pendidikan... II-24 Gambar 2.21: Area Taman dan Rumah Kaca UNEJ... II-24 Gambar 2.22: Ilustrasi ruang laboratorium... II-28 Gambar 2.23: Ilustrasi kegiatan di laboratorium... II-28 Gambar 2.24: Ilustrasi kegiatan dan fasilitas pada laboratorium... II-29 Gambar 2.25: Ilustrasi ruang pamer di Museum Hortus Medicus Tawangmangu... II-30 Gambar 2.26: Ilustrasi ruang herbarium tanaman herbal... II-30 Gambar 2.27: Etalase Taman Koleksi Obat BPTO... II-31 Gambar 2.28: Suasana pada Taman Koleksi Obat BPTO... II-31 Gambar 2.29: Contoh penyajian dan suasana resto jamu di tempat rekreasi... II- 32 Gambar 2.30: Tata tanaman pada ruang jual beli... II-33 Gambar 2.31: Ilustrasi ruang perawatan tubuh... II-33 Gambar 2.32: Ilustrasi proses pengolahan tanaman herbal... II-34 x

11 Gambar 2.33: Ilustrasi produk tanaman herbal yang telah diolah... II-34 Gambar 2.34: Ilustrasi penggunaan material batu sebagai penutup jalan... II-36 Gambar 2.35: Pemakaian material batu alam untuk dinding eksterior... II-37 Gambar 2.36: Pengaplikasi material bambu dan kayu pada bangunan... II-37 Gambar 2.37: Pemakaian material batu bata untuk dinding... II-37 Gambar 2.38: Ilustrasi bak penimbun sampah untuk dijadikan kompos... II-38 Gambar 2.39: Ilustrasi ketrampilan sampah daun menjadi barang berguna... II-38 Gambar 2.40: Ilustrasi pengolahan air buangan... II-38 Gambar 2.41: Ilustrasi pengolahan air hujan... II-39 Gambar 2.42: Balai Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat... II-39 Gambar 2.43: Etalase Tanaman Obat... II-40 Gambar 2.44: Taman Djamoe Semarang, Jawa Tengah... II-44 Gambar 2.45: Gazebo di Taman Djamoe... II-44 Gambar 2.46: Lansekap di Taman Djamoe Semarang... II-45 Gambar 2.47: Suasana di resto Taman Djamoe... II-45 Gambar 2.48: Fasilitas SPA di Taman Djamoe... II-46 Gambar 3.1: Peta wilayah administrasi Kabupaten Karanganyar... III-1 Gambar 3.2: Peta Topografi Kabupaten Karanganyar... III-3 Gambar 3.3: Peta Jenis Tanah di Kabupaten Karanganyar... III-4 Gambar 3.4: Peta Curah Hujan Kabupaten Karanganyar... III-6 Gambar 3.5: Peta akumulasi aliran sungai di Kab.Karanganyar... III-8 Gambar 3.6: Peta Jaringan Jalan Kab.Karanganyar... III-12 Gambar 3.7: Persebaran wisata Karanganyar... III-12 Gambar 3.8: Peta wilayah administrasi Kecamatan Jumantono... III-18 Gambar 5.1: Ilustrasi Pola Pencapaian Langsung... V-5 Gambar 5.2: Pola Pencapaian Tersamar... V-6 Gambar 5.3 Pola Pencapaian Berputar... V-6 Gambar 5.4: Sirkulasi linier dan radial... V-10 Gambar 5.5: Sirkulasi spiral dan menjari... V-10 Gambar 5.6: Ilustrasi elemen gazebo sebagai pendukung kegiatan pada obyek rancang... V-12 Gambar 5.7: Ilustrasi material kayu sebagai kursi yang digunakan... V-13 Gambar 5.8: Ilustrasi pergola sebagai peneduh area pendidikan dan rekreasi... V-13 Gambar 5.9: Ilustrasi elemen perkerasan sebagai jalur sirkulasi pendidikan dan rekreasi... V-13 Gambar 5.10: Ilustrasi sclupture sebagai identitas obyek... V-13 xi

12 Gambar 5.11: Ilustrasi penggunaan lampu hias... V-14 Gambar 5.12: Ilustrasi kolam sebagai elemen pendukung... V-14 Gambar 5.13: Ilustrasi kegiatan budidaya yang terdapat pada ruang tertutup... V-55 Gambar 5.14: Kegiatan budidaya yang terdapat pada ruang terbuka (lahan terbuka)... V-55 Gambar 5.15: Kegiatan budidaya yang terdapat pada ruang semi terbuka... V-55 Gambar 5.16: Ruang Kebun Herbal terbuka dan semi terbuka... V-56 Gambar 5.17: Museum Jamu Ny.Meneer... V-56 Gambar 5.18: Ilustrasi ruang resto untuk mendukung rekreasi... V-57 Gambar 5.19: Ilustrasi ruang SPA bernuansa alam... V-58 Gambar 5.20: Ilustrasi suasana ruang apotek... V-58 Gambar 5.21: Ilustrasi ruang laboratorium yang berkonsep ekologi... V-63 Gambar 6.1: Eksisting tapak... VI-4 Gambar 6.2: Batas site terpilih... VI-4 Gambar 6.3: Bentuk kontur dan ukuran site... VI-5 Gambar 6.4: Konsep pencapaian ME dan SE... VI-5 Gambar 6.5: Arah pergerakan matahari dalam site... VI-6 Gambar 6.6: Arah pergerakan angin dalam site... VI-6 Gambar 6.7: Konsep orientasi obyek rancang... VI-7 Gambar 6.8: Konsep pola sirkulasi dalam site... VI-8 Gambar 6.9: Plakat/papan nama sebagai keterangan jenis tanaman herbal... VI-10 Gambar 6.10: Konsep vegetasi... VI-11 Gambar 6.11: Ilustrasi konsep perletakan tanaman berdasarkan ukurannya... VI-11 Gambar 6.12: Ilustrasi konsep vegetasi sebagai pembatas dan pengontrol visual... VI-11 Gambar 6.13: Konsep penzoningan... VI-13 Gambar 6.14: Konsep tata massa... VI-25 Gambar 6.15: Tempat penimbunan sampah... VI-32 xii

13 TABEL Tabel 3.1: Klasifikasi jenis tanah di Kab.Karanganyar... III-4 Tabel 3.2: Nama sungai, waduk dan kembungan di Kab.Karanganyar... III-7 Tabel 3.3: Struktur tata ruang Kab. Karanganyar... III-9 Tabel 3.4: Kondisi Jalan Kabupaten Karanganyar... III-13 Tabel 3.5: Jenis Obyek dan Daya Tarik Wisata Kab.Karanganyar... III-14 Tabel 3.6: Banyaknya pengunjung wisata prpoinsi Jawa Tengah menurut kabupaten atau kota tahun III-17 Tabel 3.7: Jenis Tanaman Herbal Kec.Jumantono... III-19 Tabel 3.8: Daftar obyek wisata di Jumantono... III-20 Tabel 4.1: Interaksi kegiatan pendidikan, rekreasi dan produksi... IV-1 Tabel 4.2: Gambaran Kegiatan pada Obyek Rancang... IV-7 Tabel 4.3 : Jenis-jenis kegiatan... IV-12 Tabel 6.1: Sektor Wilayah Pembangunan... VI-1 Tabel 6.2: Data Pariwisata Jumantono... VI-2 Tabel 6.3: Alternatif Tapak yang Terpilih... VI-3 Tabel 6.4: Kriteria Bobot Pemilihan Tapak... VI-3 Tabel 6.5: Pengelompokan Jenis Tanaman sebagai Pendukung Kegiatan Pendidikan... VI-9 Tabel 6.6: Konsep Elemen Furniture Penunjang Fungsi... VI-12 Tabel 6.7: Konsep Pelaku dan Jenis Kegiatan... VI-14 Tabel 6.8: Konsep Kebutuhan Ruang... VI-16 Tabel 6.9: Konsep Besaran Ruang... VI-20 Tabel 6.10: Tabel Suasana Ruang... VI-21 Tabel 6.11: Konsep penggunaan bahan material... VI-26 xiii

14 BAGAN/SKEMA Bagan 4.1: Kerjasama Pengelola Taman herbal... IV-11 Bagan 4.2: Kerjasama Pengelola Taman herbal... IV-12 Skema 5.1: Kegiatan Ahli Pertanian... V-16 Skema 5.2: Kegiatan Karyawan Pertanian... V-17 Skema 5.3: Kegiatan Wisatawan... V-17 Skema 5.4: Kegiatan Wisatawan... V-18 Skema 5.5: Kegiatan Wisatawan dan Pelajar... V-18 Skema 5.6: Kegiatan Peneliti... V-19 Skema 5.7: Kegiatan Asisten Laboratorium... V-19 Skema 5.8: Kegiatan Laboran... V-19 Skema 5.9: Kegiatan Pengunjung... V-20 Skema 5.10: Kegiatan Wisatawan dan Masyarakat umum... V-20 Skema 5.11: Kegiatan Pelajar... V-20 Skema 5.12: Kegiatan Pengurus Produksi... V-21 Skema 5.13: Kegiatan Wisatawan... V-21 Skema 5.14: Kegiatan wisatawan, masyarakat umum dan pelajar... V-22 Skema 5.15: Kegiatan Diklat / Seminar / Penyuluhan... V-22 Skema 5.16: Kegiatan Direksi... V-23 Skema 5.17: Kegiatan Administrasi... V-23 Skema 5.18: Kegiatan Kerjasama dan Informasi... V-24 Skema 5.19: Kegiatan Pelayanan... V-24 Skema 5.20: Kegiatan Keamanan... V-24 Skema 5.21: Kegiatan Kebersihan... V-25 Skema 5.22: Kegiatan Maintenance... V-25 Skema 5.23: Kegiatan Parkir... V-25 Skema 5.24 : Pola Hubungan Ruang Kegiatan Pengelola... V-31 Skema 5.25 : Pola Hubungan Ruang Kegiatan Budidaya... V-32 Skema 5.26 : Pola Hubungan Ruang Kegiatan Wisata Pendidikan... V-32 Skema 5.27: Pola Hubungan Ruang Kegiatan Wisata Rekreasi... V-32 Skema 5.28 : Pola Hubungan Ruang Kegiatan Penelitian... V-33 Skema 5.29: Pola Hubungan Ruang Kegiatan Produksi... V-33 Skema 5.30 : Pola Hubungan Ruang Kegiatan Penunjang... V-33 xiv

15 Skema 5.31 : Pola Hubungan Ruang Kegiatan Pengelola... V-34 Skema 5.32 : Pola Hubungan Ruang Kegiatan Service... V-34 Skema 5.33: Sistem Pengolahan Limbah Laboratorium... V-70 Skema 5.34: Sistem Pengelolaan Sampah... V-70 Skema 6.1: Sistem distribusi air bersih... VI-27 Skema 6.2: Sistem pembuangan limbah air tinja... VI-27 Skema 6.3: Sistem pembuangan air hujan... VI-27 Skema 6.4: Sistem pembuangan air kotor dan buangan... VI-28 Skema 6.5: Sistem jaringan listrik obyek rancang... VI-28 xv

SMK PERTANIAN DI TAWANGMANGU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS

SMK PERTANIAN DI TAWANGMANGU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SMK PERTANIAN DI TAWANGMANGU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Universitas Sebelas

Lebih terperinci

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PASAR SAPI DENGAN PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR EKOLOGI DI BOYOLALI TUGAS AKHIR

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PASAR SAPI DENGAN PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR EKOLOGI DI BOYOLALI TUGAS AKHIR KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PASAR SAPI DENGAN PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR EKOLOGI DI BOYOLALI TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Universitas Sebelas

Lebih terperinci

REDESAIN PASAR CEPOGO BOYOLALI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL

REDESAIN PASAR CEPOGO BOYOLALI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN REDESAIN PASAR CEPOGO BOYOLALI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Strata Satu (S1) Program Studi

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN KAWASAN BUMI PERKEMAHAN KEPURUN KLATEN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS

PENGEMBANGAN KAWASAN BUMI PERKEMAHAN KEPURUN KLATEN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TUGAS AKHIR PENGEMBANGAN KAWASAN BUMI PERKEMAHAN KEPURUN KLATEN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur

Lebih terperinci

SEKOLAH ALAM BENGAWAN SOLO DENGAN PENDEKATAN EKOLOGI ARSITEKTUR DI KABUPATEN KLATEN TUGAS AKHIR

SEKOLAH ALAM BENGAWAN SOLO DENGAN PENDEKATAN EKOLOGI ARSITEKTUR DI KABUPATEN KLATEN TUGAS AKHIR KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SEKOLAH ALAM BENGAWAN SOLO DENGAN PENDEKATAN EKOLOGI ARSITEKTUR DI KABUPATEN KLATEN TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR DASAR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) PUSAT PELATIHAN PETERNAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN KARANGANYAR

TUGAS AKHIR DASAR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) PUSAT PELATIHAN PETERNAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN KARANGANYAR TUGAS AKHIR DASAR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) PUSAT PELATIHAN PETERNAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN KARANGANYAR Ditujukan untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikann Pendidikan

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR PUSAT PERAWATAN KECANTIKAN HERBAL DI TAWANGMANGU

TUGAS AKHIR PUSAT PERAWATAN KECANTIKAN HERBAL DI TAWANGMANGU TUGAS AKHIR PUSAT PERAWATAN KECANTIKAN HERBAL DI TAWANGMANGU Sebagai Wadah untuk Relaksasi dengan Pendekatan Ekologi Arsitektur Sebagai Pembentuk Ruang Disusun Oleh : Dayu Permata Suryana I0207034 Dosen

Lebih terperinci

SEKOLAH ALAM BENGAWAN SOLO DENGAN PENDEKATAN EKOLOGI ARSITEKTUR DI KABUPATEN KLATEN TUGAS AKHIR

SEKOLAH ALAM BENGAWAN SOLO DENGAN PENDEKATAN EKOLOGI ARSITEKTUR DI KABUPATEN KLATEN TUGAS AKHIR KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SEKOLAH ALAM BENGAWAN SOLO DENGAN PENDEKATAN EKOLOGI ARSITEKTUR DI KABUPATEN KLATEN TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur

Lebih terperinci

MUSEUM TELEKOMUNIKASI DI SURAKARTA

MUSEUM TELEKOMUNIKASI DI SURAKARTA TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) MUSEUM TELEKOMUNIKASI DI SURAKARTA Diajukan Sebagai Pelengkap dan Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Universitas

Lebih terperinci

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TUGAS AKHIR

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TUGAS AKHIR KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PLANETARIUM DI YOGYAKARTA LANGGAM CUBISME SEBAGAI TITIK TOLAK DALAM PERANCANGAN TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Universitas

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR ( DP3A ) AGROWISATA EKOLOGIS PETERNAKAN SAPI PERAH DI KABUPATEN BOYOLALI

TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR ( DP3A ) AGROWISATA EKOLOGIS PETERNAKAN SAPI PERAH DI KABUPATEN BOYOLALI TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR ( DP3A ) AGROWISATA EKOLOGIS PETERNAKAN SAPI PERAH DI KABUPATEN BOYOLALI Diajukan sebagai Pelengkap dan Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana

Lebih terperinci

REDESAIN RUMAH SAKIT SLAMET RIYADI DI SURAKARTA

REDESAIN RUMAH SAKIT SLAMET RIYADI DI SURAKARTA TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR ( D P 3 A ) REDESAIN RUMAH SAKIT SLAMET RIYADI DI SURAKARTA Diajukan Sebagai Pelengkap Dan Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR. Perencanaan dan Perancangan Arsitektur PASAR KERAJINAN BAMBU DI JAMBU KULON KLATEN. ( Sebagai Pusat Informasi, Promasi, dan Rekreasi )

TUGAS AKHIR. Perencanaan dan Perancangan Arsitektur PASAR KERAJINAN BAMBU DI JAMBU KULON KLATEN. ( Sebagai Pusat Informasi, Promasi, dan Rekreasi ) TUGAS AKHIR Perencanaan dan Perancangan Arsitektur PASAR KERAJINAN BAMBU DI JAMBU KULON KLATEN ( Sebagai Pusat Informasi, Promasi, dan Rekreasi ) Diajukan untuk melengkapi salah satu persyaratan mencapai

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A)

TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) REDESAIN KAWASAN WISATA TELAGA SARANGAN SEBAGAI WISATA PERMAINAN AIR DAN WISATA KULINER Diajukan Sebagai Pelengkap dan Syarat Guna

Lebih terperinci

SEKOLAH TERPADU ANAK JALANAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU DI JAKARTA

SEKOLAH TERPADU ANAK JALANAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU DI JAKARTA KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SEKOLAH TERPADU ANAK JALANAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU DI JAKARTA dalam Rangka Penyusunan Tugas Akhir sebagai Syarat Mencapai Gelar Sarjana Teknik Program

Lebih terperinci

REDESAIN BALAI LATIHAN KERJA KOTA SURAKARTA

REDESAIN BALAI LATIHAN KERJA KOTA SURAKARTA KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN REDESAIN BALAI LATIHAN KERJA KOTA SURAKARTA TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Strata Satu (S1) Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik

Lebih terperinci

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT SENI RUPA DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR TUGAS AKHIR

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT SENI RUPA DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR TUGAS AKHIR KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT SENI RUPA DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Universitas

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN STASIUN KERETA API PEMALANG DI KABUPATEN PEMALANG

PENGEMBANGAN STASIUN KERETA API PEMALANG DI KABUPATEN PEMALANG KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PENGEMBANGAN STASIUN KERETA API PEMALANG DI KABUPATEN PEMALANG TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Universitas Sebelas

Lebih terperinci

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TUGAS AKHIR PUSAT PERBELANJAAN BATIK DI YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA PENYUSUN :

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TUGAS AKHIR PUSAT PERBELANJAAN BATIK DI YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA PENYUSUN : KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TUGAS AKHIR PUSAT PERBELANJAAN BATIK DI YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA PENYUSUN : HARIS CAHYO NUGRAHA I0209044 PEMBIMBING: Ir. AGUNG KUMORO W, MT Ir.

Lebih terperinci

REDESAIN TERMINAL KARTASURA

REDESAIN TERMINAL KARTASURA TUGAS AKHIR DASAR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) REDESAIN TERMINAL KARTASURA Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Dalam Meraih Gelar S1 Fakultas Teknik Arsitektur Disusun Oleh:

Lebih terperinci

SENTRA JAMUR SEBAGAI WAHANA REKREASI DAN EDUKASI JAMUR DI YOGYAKARTA TUGAS AKHIR SARJANA STRATA 1

SENTRA JAMUR SEBAGAI WAHANA REKREASI DAN EDUKASI JAMUR DI YOGYAKARTA TUGAS AKHIR SARJANA STRATA 1 LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SENTRA JAMUR SEBAGAI WAHANA REKREASI DAN EDUKASI JAMUR DI YOGYAKARTA Melalui Transformasi Morfologi Jamur TUGAS AKHIR SARJANA STRATA 1 UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN

Lebih terperinci

Diajukan Oleh: Intan Silvina Aulianda (NIM ) Dosen Pembimbing I: Dr. Ir. Erni Setyowati, M.T (NIP )

Diajukan Oleh: Intan Silvina Aulianda (NIM ) Dosen Pembimbing I: Dr. Ir. Erni Setyowati, M.T (NIP ) LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (LP3A) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BISNIS DAN MANAJEMEN DI KOTA SEMARANG dengan penekanan desain ekologi arsitektur Diajukan Oleh: Intan Silvina Aulianda

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) MALL BAKERY & CAFE DI SURAKARTA

TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) MALL BAKERY & CAFE DI SURAKARTA TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) MALL BAKERY & CAFE DI SURAKARTA SEBAGAI WADAH PENDIDIKAN, PENJUALAN DAN REKREASI Diajukan sebagai Pelengkap dan Syarat Mencapai Gelar

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR. PENGEMBANGAN TAMAN REKREASI BAYANAN Sebagai Wadah Fasilitas Pemandian Air Hangat DI SRAGEN

TUGAS AKHIR. PENGEMBANGAN TAMAN REKREASI BAYANAN Sebagai Wadah Fasilitas Pemandian Air Hangat DI SRAGEN TUGAS AKHIR PENGEMBANGAN TAMAN REKREASI BAYANAN Sebagai Wadah Fasilitas Pemandian Air Hangat DI SRAGEN Diajukan Sebagai Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Jurusan Teknik Arsitektur Disusun Oleh : NAMA : SRIYONO

Lebih terperinci

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR SKEMA DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAKSI PENDAHULUAN 1

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR SKEMA DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAKSI PENDAHULUAN 1 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR SKEMA DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAKSI i ii iii iv ix xi xiii xiv xv BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang

Lebih terperinci

BAB IV KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB IV KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN BAB IV KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Rumusan konsep ini merupakan dasar yang digunakan sebagai acuan pada desain studio akhir. Konsep ini disusun dari hasil analisis penulis dari tinjauan pustaka

Lebih terperinci

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

UNIVERSITAS SEBELAS MARET KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TUGAS AKHIR TAMAN BOTANI KOTA BOYOLALI SEBAGAI PUSAT WISATA EDUKASI BOTANI DENGAN PENDEKATAN DESAIN YANG MENYENANGKAN (FUN DESIGN) DIAJUKAN SEBAGAI SYARAT UNTUK MENCAPAI

Lebih terperinci

DAFTAR ISI... HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR DIAGRAM...

DAFTAR ISI... HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR DIAGRAM... DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR DIAGRAM... i ii iv v viii xiv xix xx BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang...

Lebih terperinci

1.1.4 Pertimbangan Aspek Bioklimatik pada Bangunan Apartemen 3

1.1.4 Pertimbangan Aspek Bioklimatik pada Bangunan Apartemen 3 DAFTAR ISI Halaman Judul Halaman Pengesahan Halaman Persembahan Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Tabel Abstraksi i ii iii iv vi xiv xvii xix BAB IPENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan

Lebih terperinci

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Pondok Pesantren Agribisnis di Karanganyar dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Pondok Pesantren Agribisnis di Karanganyar dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Pondok Pesantren Agribisnis di Karanganyar dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis PENELITIAN TUGAS AKHIR Diajuakan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur

Lebih terperinci

MUSEUM OLAHRAGA DI KOMPLEKS API ABADI MRAPEN KAB. GROBOGAN

MUSEUM OLAHRAGA DI KOMPLEKS API ABADI MRAPEN KAB. GROBOGAN PROYEK AKHIR ARSITEKTUR Periode LXVII, Semester Genap,Tahun 2014/2015 LANDASAN TEORI DAN PROGRAM MUSEUM OLAHRAGA DI KOMPLEKS API ABADI MRAPEN KAB. GROBOGAN Tema Desain Arsitektur Kontekstual Fokus Kajian

Lebih terperinci

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HABITAT SOSIAL

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HABITAT SOSIAL KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HABITAT SOSIAL Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Universitas Sebelas Maret Disusun oleh: AKBAR HANTAR ROCHAMADHON NIM. I 0208092

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (PPA) FISH CENTER. Di Waduk Lalung Karanganyar

TUGAS AKHIR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (PPA) FISH CENTER. Di Waduk Lalung Karanganyar TUGAS AKHIR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (PPA) FISH CENTER Di Waduk Lalung Karanganyar Diajukan sebagai Pelengkap dan Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Universitas Muhammadiyah

Lebih terperinci

HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR

HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR DIAGRAM... vii DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR TABEL... ix BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang...

Lebih terperinci

KAWASAN WISATA BETAWI DI CONDET DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR REGIONALISME

KAWASAN WISATA BETAWI DI CONDET DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR REGIONALISME KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN KAWASAN WISATA BETAWI DI CONDET DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR REGIONALISME Disusun oleh : Ardi Hirzan D I0212021 Dosen Pembimbing: Ir. Marsudi, M.T NIP. 195603141986011001

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR Galeri Seni Kriya Logam, Kulit dan Rotan di Denpasar

KATA PENGANTAR Galeri Seni Kriya Logam, Kulit dan Rotan di Denpasar KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmatnya, penyusunan landasan konseptual perancangan tugas akhir ini dapat terselesaikan dengan

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR 142. Museum Seni Kelompok Lima Bandung

TUGAS AKHIR 142. Museum Seni Kelompok Lima Bandung TUGAS AKHIR 142 LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR Museum Seni Kelompok Lima Bandung Disusun Oleh : Sani Puspaning Naima 21020114130103 Dosen Pembimbing Utama: Dr. Ir. Agung Budi Sardjono,

Lebih terperinci

DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN

DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN DAFTAR ISI Lembar Judul i Lembar Pengesahan.ii Abstraksi.....iii Lembar Persembahan..iv Kata Pengantar.v Daftar Isi...viii Daftar Gambar..xiii Daftar Skema... xvi Daftar Tabel xvii BAB I PENDAHULUAN A.

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) FASILITAS OUT BOUND SEBAGAI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA SUBAN

TUGAS AKHIR DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) FASILITAS OUT BOUND SEBAGAI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA SUBAN TUGAS AKHIR DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) FASILITAS OUT BOUND SEBAGAI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA SUBAN Untuk memenuhi salah satu syarat persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S

Lebih terperinci

Surakarta, 10 Desember Penulis

Surakarta, 10 Desember Penulis KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-nya serta berkah dan kekuatan yang diberikan-nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini. Tugas Akhir

Lebih terperinci

2.4 Data Ukuran Lahan dan Bangunan Kriteria Pemilihan Lokasi Perancangan Lokasi Perancangan Terpilih

2.4 Data Ukuran Lahan dan Bangunan Kriteria Pemilihan Lokasi Perancangan Lokasi Perancangan Terpilih DAFTAR ISI Halaman Judul... i CATATAN DOSEN PEMBIMBING... iii PERNYATAAN KEASLIAN KARYA...iv Abstrak... vii Daftar Isi...ix Daftar Tabel... xii Daftar Gambar... xiii BAGIAN 1 Pendahuluan... 1 1.1 Latar

Lebih terperinci

BAB VI HASIL PERANCANGAN

BAB VI HASIL PERANCANGAN BAB VI HASIL PERANCANGAN Hasil perancangan merupakan aplikasi dari konsep ekowisata pada pengembangan kawasan agrowisata sondokoro yang meliputi bebera aspek, diantaranya: 6.1. Dasar Pengembangan Dasar

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Kata Pengantar... i. Daftar Isi... iii. Daftar Gambar... vii. Daftar Tabel...x

DAFTAR ISI. Kata Pengantar... i. Daftar Isi... iii. Daftar Gambar... vii. Daftar Tabel...x DAFTAR ISI Kata Pengantar... i Daftar Isi... iii Daftar Gambar... vii Daftar Tabel...x BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang...1 1.2 Rumusan Masalah...3 1.3 Tujuan dan Sasaran...3 1.3.1 Tujuan...3 1.3.2

Lebih terperinci

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR HALAMAN PERSEMBAHAN DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR DIAGRAM ABSTRAKSI PENDAHULUAN 1

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR HALAMAN PERSEMBAHAN DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR DIAGRAM ABSTRAKSI PENDAHULUAN 1 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR HALAMAN PERSEMBAHAN DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR DIAGRAM ABSTRAKSI i ii iii v vi x xiv xv xvi BAB I PENDAHULUAN 1 1.1 Latar Belakang

Lebih terperinci

KONSEP TUGAS AKHIR REVITALISASI STASIUN LEMPUYANGAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL DI YOGYAKARTA

KONSEP TUGAS AKHIR REVITALISASI STASIUN LEMPUYANGAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL DI YOGYAKARTA KONSEP TUGAS AKHIR REVITALISASI STASIUN LEMPUYANGAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL DI YOGYAKARTA DOSEN PEMBIMBING : DR. IR. WIWIK SETYANINGSIH, MT. NIP. 196206101991031001 TRI YUNI ISWATI, ST,

Lebih terperinci

WAHANA EDUKASI PROFESI ANAK DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU

WAHANA EDUKASI PROFESI ANAK DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN WAHANA EDUKASI PROFESI ANAK DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU Diajukan Sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Uneversitas Sebelas

Lebih terperinci

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN RUANG KOMUNAL KELURAHAN KEMLAYAN SEBAGAI KAMPUNG WISATA DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN RUANG KOMUNAL KELURAHAN KEMLAYAN SEBAGAI KAMPUNG WISATA DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN RUANG KOMUNAL KELURAHAN KEMLAYAN SEBAGAI KAMPUNG WISATA DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL Oleh : Adisti Bunga Septerina I.0208090s FAKULTAS TEKNIK

Lebih terperinci

DAFTAR ISI LEMBAR JUDUL ± LEMBAR PENGESAHAN ±± LEMBAR PERSEMBAHAN LEMBAR MOTTO ABSTRAKSI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR

DAFTAR ISI LEMBAR JUDUL ± LEMBAR PENGESAHAN ±± LEMBAR PERSEMBAHAN LEMBAR MOTTO ABSTRAKSI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR ISI Ha laman LEMBAR JUDUL ± LEMBAR PENGESAHAN ±± LEMBAR PERSEMBAHAN LEMBAR MOTTO iii iv KATA PENGANTAR ABSTRAKSI DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR vi vii x xi BAB I BAB II PENDAHULUAN 1.1. Latar

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN TAMAN BACAAN DI PATI

BAB I PENDAHULUAN TAMAN BACAAN DI PATI BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1.1. Latar Belakang Eksistensi Proyek Kabupaten Pati terletak di daerah pantai Utara Pulau Jawa dan di bagian Timur dari Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan segi letaknya

Lebih terperinci

Dari pertimbangan diatas dibuat konsep tata ruang

Dari pertimbangan diatas dibuat konsep tata ruang 81 memanfaatkan unsur-unsur alam yang ada sebagai faktor perancangan. Dari pertimbangan tersebut diatas maka dibuat konsep : - Dengan bentuk site daerah pegunungan yang masih alamiah maka bentuk pengolahan

Lebih terperinci

PASAR SENI DI SANGIRAN SKRIPSI

PASAR SENI DI SANGIRAN SKRIPSI PASAR SENI DI SANGIRAN SEBAGAI WADAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL SKRIPSI Disusun sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pada Jurusan Arsitektur Fakultas

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN JUDUL : KANTOR SEWA & PUSAT HIBURAN TEMA : FUTURISTIK

TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN JUDUL : KANTOR SEWA & PUSAT HIBURAN TEMA : FUTURISTIK TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN JUDUL : KANTOR SEWA & PUSAT HIBURAN TEMA : FUTURISTIK NAMA : SUWARNO NIM : 41206120002 PERIODE ANGKATAN KE - 63 / TAHUN AKADEMIK

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PERANCANGAN. Metode perancangan yang digunakan dalam perancangan Convention and

BAB 3 METODE PERANCANGAN. Metode perancangan yang digunakan dalam perancangan Convention and BAB 3 METODE PERANCANGAN Metode perancangan yang digunakan dalam perancangan Convention and Exhibition Center di Kota Batu ini menggunakan penelitian dengan metode analisis dan sintesis. Metode tersebut

Lebih terperinci

SEKOLAH ALAM ANAK JALANAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS DI SURAKARTA

SEKOLAH ALAM ANAK JALANAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS DI SURAKARTA KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SEKOLAH ALAM ANAK JALANAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS DI SURAKARTA TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Strata Satu (S1) Jurusan

Lebih terperinci

5 BAB V KONSEP DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

5 BAB V KONSEP DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 BAB V KONSEP DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Konsep perancangan mengacu pada karakteristik arsitektur organik, yaitu 1. Bukan meniru bentuk dari alam tapi mengembangkan prinsip yang ada di alam Mengembangkan

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A)

TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) PERENCANAAN HOTEL RESORT DI KAWASAN WISATA PANTAI MENGANTI, KEBUMEN (Penekanan Desain Green Arsitektur) Diajukan sebagai Pelengkap

Lebih terperinci

BAB III METODE PERANCANGAN. tersebut digunakan untuk memperjelas bagaimana langkah-langkah awal sampai

BAB III METODE PERANCANGAN. tersebut digunakan untuk memperjelas bagaimana langkah-langkah awal sampai BAB III METODE PERANCANGAN 3.1. METODE PERANCANGAN Pada perancangan budidaya dan konservasi lebah madu ini, perlunya sebuah metode perancangan guna mempermudah dalam mengembangkan ide rancangan yaitu metode

Lebih terperinci

LANDASAN TEORI DAN PROGRAM

LANDASAN TEORI DAN PROGRAM PROJEK AKHIR ARSITEKTUR Periode LXX, Semester Gasal, Tahun 2016/2017 LANDASAN TEORI DAN PROGRAM PENATAAN KAWASAN WISATA GOA KREO Tema Desain Arsitektur Regionalisme Fokus Kajian Penataan dan penyediaan

Lebih terperinci

BAB III METODE PERANCANGAN. teori-teori dan data-data yang di dapat dari studi literatur maupun studi lapangan, sehingga dari

BAB III METODE PERANCANGAN. teori-teori dan data-data yang di dapat dari studi literatur maupun studi lapangan, sehingga dari BAB III METODE PERANCANGAN Kajian perancangan ini adalah berupa penjelasan dari proses merancang, yang disertai dengan teori-teori dan data-data yang di dapat dari studi literatur maupun studi lapangan,

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Halaman Judul Halaman Pengesahan Kata Pengantar Halaman Persembahan Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Bagan Daftar Tabel Abstraksi

DAFTAR ISI. Halaman Judul Halaman Pengesahan Kata Pengantar Halaman Persembahan Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Bagan Daftar Tabel Abstraksi DAFTAR ISI Halaman Judul Halaman Pengesahan Kata Pengantar Halaman Persembahan Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Bagan Daftar Tabel Abstraksi i ii iii iv v x xiii xiv xv BAB I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) PENATAAN DAN PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG REBANA DI TANUBAYAN, BINTORO, DEMAK

TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) PENATAAN DAN PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG REBANA DI TANUBAYAN, BINTORO, DEMAK TUGAS AKHIR DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) PENATAAN DAN PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG REBANA DI TANUBAYAN, BINTORO, DEMAK Diajukan sebagai Pelengkap dan Syarat Mencapai Gelar

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR PENGEMBANGAN MUSEUM SITUS DAYU SEBAGAI KAWASAN WISATA INTERAKTIF KEHIDUPAN MANUSIA PURBAKALA

TUGAS AKHIR PENGEMBANGAN MUSEUM SITUS DAYU SEBAGAI KAWASAN WISATA INTERAKTIF KEHIDUPAN MANUSIA PURBAKALA TUGAS AKHIR PENGEMBANGAN MUSEUM SITUS DAYU SEBAGAI KAWASAN WISATA INTERAKTIF KEHIDUPAN MANUSIA PURBAKALA Diajukan Sebagai Pelengkap dan Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Arsitektur pada Fakultas Teknik

Lebih terperinci

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PERTANIAN DI SLEMAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS TUGAS AKHIR. Pada Program Studi S1 Arsitektur Fakultas Teknik

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PERTANIAN DI SLEMAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS TUGAS AKHIR. Pada Program Studi S1 Arsitektur Fakultas Teknik SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PERTANIAN DI SLEMAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS TUGAS AKHIR Disusun sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pada Program Studi S1 Arsitektur Fakultas Teknik

Lebih terperinci

KAMPUS FKIP UHAMKA TA 131/53 SYAMSUL HADI /

KAMPUS FKIP UHAMKA TA 131/53 SYAMSUL HADI / ii iii iv ABSTRAK Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan yang utama manusia, karena dengan pendidikan dapat terciptanya kaum terpelajar yang dapat memajukan bangsa ini.. Pendidikan saat ini dijadikan

Lebih terperinci

BAB III. Metode Perancangan. sarana atau tempat untuk refreshing. Hal ini tidak terlepas dari metode

BAB III. Metode Perancangan. sarana atau tempat untuk refreshing. Hal ini tidak terlepas dari metode BAB III Metode Perancangan Merancang Taman Rekreasi dan Wisata Kuliner di Madiun merupakan hal yang sangat diperlukan. Karena di kota Madiun sendiri masih kurang mempunyai sarana atau tempat untuk refreshing.

Lebih terperinci

Sekolah Alam Semarang

Sekolah Alam Semarang LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (LP3A) Sekolah Alam Semarang Diajukan Oleh : Qabila Dzulhasri Z 21020113140130 Dosen Pembimbing I Ir. Budi Sudarwanto, MT Dosen Pembimbing II Prof.

Lebih terperinci

CULTURE PARK DI KABUPATEN KLATEN

CULTURE PARK DI KABUPATEN KLATEN LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN CULTURE PARK DI KABUPATEN KLATEN TUGAS AKHIR SARJANA STRATA 1 UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN PERSYARATAN YUDISIUM UNTUK MENCAPAI DERAJAT SARJANA TEKNIK (S-1) PADA

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN

BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN Kerangka kajian yang digunakan dalam proses perancangan Hotel Resort Batu ini secara umum, diuraikan dalam beberapa tahap antara lain: 3.1 Pencarian Ide/Gagasan Tahapan kajian

Lebih terperinci

TAMAN BERMAIN ANAK DI BALIKPAPAN

TAMAN BERMAIN ANAK DI BALIKPAPAN LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TAMAN BERMAIN ANAK DI BALIKPAPAN TUGAS AKHIR SARJANA STRATA 1 UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN PERSYARATAN YUDISIUM UNTUK MENCAPAI DERAJAT SARJANA TEKNIK (S-1) PADA

Lebih terperinci

PADONG PANGERAN MAS EXHIBITION HALL DI SEKAYAM, SANGGAU, KALIMANTAN BARAT

PADONG PANGERAN MAS EXHIBITION HALL DI SEKAYAM, SANGGAU, KALIMANTAN BARAT LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PADONG PANGERAN MAS EXHIBITION HALL DI SEKAYAM, SANGGAU, KALIMANTAN BARAT TUGAS AKHIR SARJANA STRATA 1 UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN PERSYARATAN YUDISIUM UNTUK

Lebih terperinci

BAB III METODE PERANCANGAN. pengumpulan data, analisis, dan proses sintesis atau konsep perancangan.

BAB III METODE PERANCANGAN. pengumpulan data, analisis, dan proses sintesis atau konsep perancangan. BAB III METODE PERANCANGAN Pada perancangan hotel resort dalam seminar ini merupakan kajian berupa penjelasan dari proses perancangan yang disertai dengan teori-teori dan data-data yang didapat dari studi

Lebih terperinci

DAFTAR ISI EAT) HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iii DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR TABEL... ix

DAFTAR ISI EAT) HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iii DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR TABEL... ix DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iii DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR TABEL... ix BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Rumusan Masalah... 3 1.3 Tujuan... 3 1.4 Metode

Lebih terperinci

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL/DIAGRAM

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL/DIAGRAM DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL/DIAGRAM ABSTRAKSI i ii iii v ix xi xiii BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1.1 Fenomena Islamic Boarding

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. i ii iii iv v. vii. xii xiii xiv vii

DAFTAR ISI. i ii iii iv v. vii. xii xiii xiv vii DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL..... HALAMAN PENGESAHAN..... CATATAN DOSEN PEMBIMBING. HALAMAN PERNYATAAN.... KATA PENGANTAR DAFTAR ISI..... DAFTAR GAMBAR.. DAFTAR TABEL...... ABSTRAK.. BAB I PENDAHULUAN... I..

Lebih terperinci

SURAT PERNYATAAN. Menyatakan bahwa karya ilmiah pada Projek Akhir Arsitektur periode semester

SURAT PERNYATAAN. Menyatakan bahwa karya ilmiah pada Projek Akhir Arsitektur periode semester SURAT PERNYATAAN Yang tertanda dibawah ini saya Nama : Margaretha Rani Astuti Nim : 09.11.0008 Menyatakan bahwa karya ilmiah pada Projek Akhir Arsitektur periode semester gasal TA 2013/2014 Program Studi

Lebih terperinci

BAB III METODE PERANCANGAN

BAB III METODE PERANCANGAN BAB III METODE PERANCANGAN 3.1 Ide Perancangan Dalam penentuan ide perancangan Kawasan wisata pantai Camplong menggunakan ayat Al-Qur an Surat Al-Baqarah Ayat 11: "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka

Lebih terperinci

AKUARIUM BIOTA LAUT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA DI TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA

AKUARIUM BIOTA LAUT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA DI TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN AKUARIUM BIOTA LAUT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA DI TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Strata Satu (S1)

Lebih terperinci

PUSAT BUKU DI SURAKARTA Dengan Penekanan Fleksibilitas Arsitektur Pada Ruang pamer

PUSAT BUKU DI SURAKARTA Dengan Penekanan Fleksibilitas Arsitektur Pada Ruang pamer KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT BUKU DI SURAKARTA Dengan Penekanan Fleksibilitas Arsitektur Pada Ruang pamer TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Strata Satu (S1) Teknik

Lebih terperinci

Ovy wahyuni ( ) WISATA MUSEUM MAINAN TRADISIONAL Transformasi Mainan Tradisional

Ovy wahyuni ( ) WISATA MUSEUM MAINAN TRADISIONAL Transformasi Mainan Tradisional DAFTAR ISI Halaman Judul... i Halaman Pengesahan... ii Catatan Dosen Pembimbing... iii Lembar Pernyataan... iv Prakata... v Abstract... viii Abstraksi... ix Daftar Isi... x Daftar Gambar... xiii Daftar

Lebih terperinci

1.5. Metodologi Pembahasan Metode Pengamatan 9

1.5. Metodologi Pembahasan Metode Pengamatan 9 DAFTAR ISI Lembar Judul Lembar Pengesahan Persembahan Motto Kata Pengantar Daftar Isi DaftarTabel Daftar Skema Daftar Gambar Abstraksi i ii iii iv vi vii x x xi xii BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Lebih terperinci

WISATA ALAM DI KAWASAN DANAU BUYAN, BULELENG, BALI

WISATA ALAM DI KAWASAN DANAU BUYAN, BULELENG, BALI LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Melengkapi Tugas Tugas Dalam Memenuhi Syarat - Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Periode Fabruari 2016 WISATA ALAM DI KAWASAN

Lebih terperinci

LANDASAN TEORI DAN PROGRAM

LANDASAN TEORI DAN PROGRAM PROYEK AKHIR ARSITEKTUR Periode LXVI, Semester Gasal, Tahun 2014/ 2015 LANDASAN TEORI DAN PROGRAM (DOKUMEN UNTUK SIDANG UJIAN) KOMPLEK WISATA PENGOLAHAN SUSU SAPI DI BOYOLALI Tema Desain Arsitektur Ekologis

Lebih terperinci

PASAR FESTIVAL INDUSTRI KREATIF DI KABUPATEN KLATEN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA

PASAR FESTIVAL INDUSTRI KREATIF DI KABUPATEN KLATEN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR PASAR FESTIVAL INDUSTRI KREATIF DI KABUPATEN KLATEN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA Disusun Oleh: Hadinar Rizky Mitayani I0213034 Dosen Pembimbing: Ir.

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN. Dalam kajian perancangan ini berisi tentang penjelasan dari proses atau

BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN. Dalam kajian perancangan ini berisi tentang penjelasan dari proses atau BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN 3.1. Metode Umum Dalam kajian perancangan ini berisi tentang penjelasan dari proses atau tahapan-tahapan dalam merancang, yang disertai dengan teori-teori dan data-data yang

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR GALERI & SANGGAR KREATIFITAS SENI ANAK RUANG EKSPLORATIF MEMPEROLEH GELAR SARJANA TEKNIK ARSITEKTUR

TUGAS AKHIR GALERI & SANGGAR KREATIFITAS SENI ANAK RUANG EKSPLORATIF MEMPEROLEH GELAR SARJANA TEKNIK ARSITEKTUR TUGAS AKHIR GALERI & SANGGAR KREATIFITAS SENI ANAK RUANG EKSPLORATIF DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN PERSYARATAN GUNA MEMPEROLEH GELAR SARJANA TEKNIK ARSITEKTUR Disusun oleh : PAHALA BUDIMAN 41207010028

Lebih terperinci

STASIUN INTERCHANGE MASS RAPID TRANSIT BLOK M DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK DI JAKARTA

STASIUN INTERCHANGE MASS RAPID TRANSIT BLOK M DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK DI JAKARTA KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN STASIUN INTERCHANGE MASS RAPID TRANSIT BLOK M DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK DI JAKARTA Tugas Akhir Diajukan sebagai syarat untuk mencapai Gelar Sarjana teknik

Lebih terperinci

LANDASAN KOSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

LANDASAN KOSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN LANDASAN KOSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TAMAN EDUKASI PROFESI DAN REKREASI ANAK DI YOGYAKARTA SEBAGAI SARANA REKREASI DAN EDUAKSI DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGIS ANAK YANG DIWUJUDKAN DALAM PERANCANGAN

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Halaman HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN. iii PERNYATAAN KEASLIAN KARYA KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR. xiii DAFTAR TABEL.

DAFTAR ISI. Halaman HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN. iii PERNYATAAN KEASLIAN KARYA KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR. xiii DAFTAR TABEL. DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL ABSTRAK i ii iii iv v ix xiii xiv BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

Lebih terperinci

BAB III. Metode Perancangan. Perancangan sentra industri batu marmer di Kabupaten Tulungagung

BAB III. Metode Perancangan. Perancangan sentra industri batu marmer di Kabupaten Tulungagung BAB III Metode Perancangan Perancangan sentra industri batu marmer di Kabupaten Tulungagung diperlukan untuk meningkatkan perekonomaian di sekitar Kecamatan Campurdarat dan Kecamatan Besuki. Metode perancangan

Lebih terperinci

Observasi Tak Langsung 11

Observasi Tak Langsung 11 DAFTAR ISI Halaman Halaman Judul i Halaman Pengesahan ii Halaman Persernbahan iii Pra Kata Abstraksi iv vi Daftar Isi vii Daftar Tabel xiii Daftar Gambar, xiv Pola Pemikiran xv BAB I : PENDAHULUAN 1.1.

Lebih terperinci

BAB VI KONSEP RANCANGAN

BAB VI KONSEP RANCANGAN BAB VI KONSEP RANCANGAN Lingkup perancangan: Batasan yang diambil pada kasus ini berupa perancangan arsitektur komplek Pusat Rehabilitasi Penyandang Cacat Tubuh meliputi fasilitas terapi, rawat inap, fasilitas

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Denpasar, Juni 2016 Penulis. Perdana Putra NIM

KATA PENGANTAR. Denpasar, Juni 2016 Penulis. Perdana Putra NIM ABSTRAK Sepeda motor merupakan alat transportasi yang banyak digunakan di Indonesia. Saat ini sepeda motor telah berkembang dalam berbagai jenis dan merek. Kegunaannya pun bukan hanya untuk transportasi

Lebih terperinci

GELANGGANG OLAHRAGA DAN FASILITAS PERBELANJAAN

GELANGGANG OLAHRAGA DAN FASILITAS PERBELANJAAN TUGAS AKHIR GELANGGANG OLAHRAGA DAN FASILITAS PERBELANJAAN TEMA : Integrasi Fungsi DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN PERSYARATAN GUNA MEMPEROLEH GELAR SARJANA TEKNIK ARSITEKTUR Disusun oleh : NAMA NIM ANDRI

Lebih terperinci

Taman Pintar Sains di Denpasar KATA PENGANTAR

Taman Pintar Sains di Denpasar KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR Puji syukur dipanjatkan kehadirat Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena anugerah-nya Landasan Konsepsual Perancangan yang berjudul Taman Pintar Sains di Denpasar dapat diselesaikan pada waktunya.

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Kata Pengantar... i Daftar Isi... iii Daftar Gambar... vi Daftar Tabel... ix Abstrak... x

DAFTAR ISI. Kata Pengantar... i Daftar Isi... iii Daftar Gambar... vi Daftar Tabel... ix Abstrak... x DAFTAR ISI Kata Pengantar... i Daftar Isi... iii Daftar Gambar... vi Daftar Tabel... ix Abstrak... x BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Rumusan Masalah... 3 1.3 Tujuan... 3 1.4 Metode Penelitian...

Lebih terperinci

PERANCANGAN HOTEL RESORT WISATA ORGANIK DI KOTA BATU Tema : Sustainable Architecture TUGAS AKHIR FANBRIAN RACHMAT SEJATI NIM.

PERANCANGAN HOTEL RESORT WISATA ORGANIK DI KOTA BATU Tema : Sustainable Architecture TUGAS AKHIR FANBRIAN RACHMAT SEJATI NIM. PERANCANGAN HOTEL RESORT WISATA ORGANIK DI KOTA BATU Tema : Sustainable Architecture TUGAS AKHIR Oleh: FANBRIAN RACHMAT SEJATI NIM. 07660022 JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

PUSAT REHABILITASI NARKOBA DI BANGLI

PUSAT REHABILITASI NARKOBA DI BANGLI LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas dalam Memenuhi Syarat-syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Periode Februari 2016 PUSAT REHABILITASI NARKOBA

Lebih terperinci

GALERI SENI RUPA DI YOGYAKARTA

GALERI SENI RUPA DI YOGYAKARTA LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GALERI SENI RUPA DI YOGYAKARTA TUGAS AKHIR SARJANA STRATA 1 UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN PERSYARATAN YUDISIUM UNTUK MENCAPAI DERAJAT SARJANA TEKNIK (S-1) PADA

Lebih terperinci

DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A)

DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (DP3A) Pembuatan Kandang Sapi dan Rumah Potong Hewan Yang Ekologis, Islami dan Edukatif di Sukoharjo Diajukan sebagai Pelengkap dan Syarat Guna Mencapai

Lebih terperinci