KONTRAK BELAJAR PBLK Universitas Sumatera Utara

Save this PDF as:

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "KONTRAK BELAJAR PBLK Universitas Sumatera Utara"

Transkripsi

1 KONTRAK BELAJAR PBLK Nama : Elisabeth Stefani NIM : Tanggal : 11 Juni 7 Juli 2012 Lahan Praktek : Dep. Keperawatan Komunitas di Kecamatan Medan Johor Tujuan Umum : Setelah selesai pengalaman belajar lapangan komprehensif, mahasiswa mampu mengelola pelayanan asuhan keperawatan terhadap individu, keluarga dan komunitas secara komprehensif, khususnya area keperawatan komunitas melalui pendekatan proses keperawatan. No Tujuan Khusus Aktivitas 1 Setelah menyelesaikan pengalaman belajar komprehensif, mahasiswa dapat: Mengidentifikasi masalah efektivitas pendidikan kesehatan mengenai diit hipertensi terhadap penurunan tekanan darah 1.1 Membina hubungan saling percaya dengan klien: - Menyepakati kontrak pertemuan untuk kunjungan rumah (home visite) - Menyampaikan garis besar rencana kegiatan selama Metode Pelaksanaan a. Wawancara b. Observasi c. Studi literatur d. Pencatatan hasil e. diskusi 1 1 Minggu Pelaksanaan Minggu I Minggu II Minggu III Minggu IV Metode Evaluasi 1

2 melakukan kunjungan rumah. 1.2 Melakukan pengkajian pada klien dengan hipertensi - Analisis situasi melalui pengumpulan dan pengolahan data terkait efektivitas pendidikan kesehatan terhadap penurunan tekanan darah. 2 Merumuskan masalah 2.1 Menganalisa data dan menetapkan masalah sesuai dengan hasil pengkajian - Kurangnya pengetahuan klien dan keluarga mengenai diit hipertensi 3 Merencanakan tindakan 3.1 Menyusun rencana kegiatan untuk penyelesaian 3.2 Menetapkan tujuan kegiatan masalah dan kriteria evaluasi 3.3 Melakukan pendidikan kesehatan kepada klien dan keluarga. 4 Mengimplementasikan rencana kegiatan yang telah disepakati 5 Mengevaluasi hasil kegiatan yang telah dilakukan selama 4.1 Memberikan pendidikan kesehatan mengenai diit hipertensi kepada klien dan keluarga dengan menggunakan media leaflet. 5.1 Melakukan terminasi dengan klien a. Pencatatan hasil dan pengumpula n data b. Diskusi a. Diskusi b. Study literatur a. penyampaian materi menggunakan leaflet b. Tanya jawab a. Diskusi b. Observasi 2

3 praktek No Kegiatan 1 Meninjau lokasi 2 Mencari pasien 3 Konsul judul PBLK 4 Melakukan pengkajian dengan pasien 5 Mencari bahan literatur 6 Menyusun BAB I 7 Menyusun BAB II 8 Membuat SAP dan leaflet 9 Konsul BAB I, Perencanaan Kegiatan Hari ke Hari

4 BAB II, dan media 10 Menyusun kuesioner 11 Membuat booklet 12 Melakukan penyuluhan 13 Revisi BAB I, BAB II, BAB III 14 Menjelaskan mengenai pengaturan menu makan sehari dan memberikan booklet 15 Menyusun BAB III 16 Melakukan evaluasi 17 Menyusun BAB III, BAB IV 18 Konsul BAB I, II, III, IV 4

5 19 Revisi BAB I, II, II, IV 20 Konsul BAB I, II, III, dan IV 21 Terminasi 5

6 KUESIONER PENELITIAN Pengelolaan Pelayanan dan Asuhan Keperawatan Klien Komunitas melalui Promosi Kesehatan terhadap Hipertensi di Kelurahan Gedung Johor A. Identitas Petunjuk pengisian Isilah data berikut ini dengan benar 1. Tanggal pengisian kuesioner : 2. Nama : 3. Umur : 4. Pendidikan : 5. Alamat : B. Aspek pertanyaan pengetahuan Petunjuk pengisian : Pilihlah salah satu jawaban yang anda anggap paling benar, dengan memberi tanda (x) pada huruf pilihan tersebut. 1. Membatasi makanan berlemak merupakan salah satu usaha untuk mencegah tekanan darah tinggi Benar (1) Salah (0) 2. Mengkonsumsi garam berlebihan akan menyebabkan tekanan darah meningkat. Benar (1) Salah (0) 3. Selain dari mengkonsumsi buah-buahan segar, usaha lain untuk mencegah tekanan darah tinggi adalah olahraga secara teratur. 1

7 Benar (1) Salah (0) 4. Merokok dan minuman alkohol merupakan penyebab timbulnya kekambuhan penyakit tekanan darah tinggi Benar (1) Salah (0) 5. Bahan makanan yang diolah dengan saos, baking soda, dan minuman bersoda memiliki kadar natrium yang tinggi yang membantu mengontrol tekanan darah. Benar (1) Salah (0) C. Aspek Sikap Petunjuk pengisian : Berilah tanda ( ) pada kolom yang paling sesuai dengan pilihan anda! Keterangan : S TS : Setuju : Tidak Setuju No Pertanyaan S TS 1 Penderita hipertensi sebaiknya memeriksakan tekanan darah secara teratur tiap bulan dan mengontrol pola makan. 2 Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran segar dapat membantu mengontrol tekanan darah. Konsumsi garam tidak perlu dihindari bagi penderita hipertensi. Mengurangi makanan yang mengandung lemak seperti gorengan, dan makanan yang bersantan perlu dilakukan oleh penderita hipertensi. Mengkonsumsi makanan seperti daging kambing harus dihindari oleh penderita hipertensi. 2

8 D. Aspek Pernyataan Perilaku Petunjuk pengisian : Berilah tanda ( ) pada kolom yang paling sesuai dengan pilihan anda! Keterangan : Melakukan Tidak melakukan No Pernyataan Melakukan Saya tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi seperti daging merah, gorengan, jeroan. Saya mengkonsumsi setidaknya lima porsi buah dan sayuran segar setiap hari. Saya selalu minum obat anti hipertensi secara teratur jika tekanan darah tinggi. Saya mengkonsumsi makanan seperti biasanya tanpa ada pengaturan atau pembatasan garam pada masakan yang dihidangkan. Saya mengurangi kebiasaan merokok dan konsumsi makanan yang mengandung garam tinggi untuk menghindari kekambuhan tekanan darah tinggi. Tidak Melakukan 3

9 SATUAN ACARA PENYULUHAN KESEHATAN DIET HIPERTENSI A. Latar Belakang Hasil pengkajian yang dilakukan terhadap keluarga di lingkungan VI diperoleh data bahwa beberapa keluarga di lingkungan VI memiliki riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan fisik diperoleh data TD klien yang tidak terkontrol. Klien bertanya bagaimana cara menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan data di atas maka akan dilakukan penyuluhan tentang diit hipertensi agar pasien dapat memahami tentang penyakit hipertensi dan mampu menjaga tekanan darahnya tetap dalam batas rentang normal. B. Tujuan 1. Tujuan Umum Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan klien dan keluarga mengerti dan memahami tentang diit pada pasien hipertensi. 2. Tujuan Khusus Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang diit hipertensi, klien dan keluarga dapat: a. Menyebutkan tujuan diet pada hipertensi b. Menyebutkan macam dan indikasi pemberian diet pada hipertensi c. Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi 4

10 C. Sasaran Keluarga dan klien Ny.A dengan hipertensi D. Metode 1. Ceramah 2. Tanya jawab E. Waktu dan Tempat Penyuluhan Hari/ Tanggal : 26 Juni 2012 Waktu Tempat :11.00 Wib selesai : Jl. Eka Sama Ujung Kelurahan Gedung Johor F. Media Leaflet G. Pelaksanaan Kegiatan No Kegiatan Penyuluh Peserta Waktu 1 Pembukaan 1. Memberi salam 2. Menjelaskan tujuan 1. Menjawab salam 2. Mendengar dan 5 menit 2 Kegiatan Inti 1. Menjelaskan tujuan diet hipertensi 2. Menjelaskan macam dan indikasi pemberian makanan 3. Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi 3 Penutup 1. Melakukan Tanya jawab dengan peserta penyuluhan 2. Menutup penyuluhan dan menyimpulkan 3. Mengucapkan salam 1. Mendengar dan 2. Mendengar dan 3. Mendengar dan 1. Bertanya atau menjawab 2. Mendengar dan 3. Menjawab salam 10 menit 10 menit 5

11 H. EVALUASI 1. Evaluasi Struktur a) Kesiapan mahasiswa memberikan materi penyuluhan b) Media dan alat memadai c) Waktu dan tempat penyuluhan sesuai dengan rencana kegiatan. 2. Evaluasi Proses a) Pelaksanaan penyuluhan sesuai dengan jadwal yang direncanakan b) Peserta penyuluhan kooperatif dan aktif berpartisipasi selama proses penyuluhan 3. Evaluasi Hasil 80 % pertanyaan dapat dijawab oleh klien 6

12 DAFTAR PUSTAKA Almatsier, S Penuntun Diet. Jakarta: Gramedia. Sutomo, Budi Menu Sehat Penakluk Hipertensi. Jakarta: DeMedia. Valentina, Brashers Aplikasi Klinis Patofisiologi : Pemeriksaan & Manajemen. Jakarta: EGC. 7

13 SATUAN ACARA PENYULUHAN KESEHATAN DIET HIPERTENSI A. Latar Belakang Hasil pengkajian yang dilakukan terhadap keluarga di lingkungan VI diperoleh data bahwa beberapa keluarga di lingkungan VI memiliki riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan fisik diperoleh data TD klien yang tidak terkontrol. Klien bertanya bagaimana cara menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan data di atas maka akan dilakukan penyuluhan tentang diit hipertensi agar pasien dapat memahami tentang penyakit hipertensi dan mampu menjaga tekanan darahnya tetap dalam batas rentang normal. B. Tujuan 1. Tujuan Umum Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan klien dan keluarga mengerti dan memahami tentang diit pada pasien hipertensi. 2. Tujuan Khusus Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang diit hipertensi, klien dan keluarga dapat: a. Menyebutkan tujuan diet pada hipertensi b. Menyebutkan macam dan indikasi pemberian diet pada hipertensi c. Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi 8

14 C. Sasaran Keluarga dan klien Nw.W dengan hipertensi D. Metode 1. Ceramah 2. Tanya jawab E. Waktu dan Tempat Penyuluhan Hari/ Tanggal : Juni 2012 Waktu Tempat :13.00 Wib selesai : Jln. Eka Sedulor Kelurahan Gedung Johor F. Media Leaflet G. Pelaksanaan Kegiatan No Kegiatan Penyuluh Peserta Waktu 1 Pembukaan 1. Memberi salam 2. Menjelaskan tujuan 1. Menjawab salam 5 menit 2. Mendengar dan 2 Kegiatan Inti 1. Menjelaskan tujuan diet hipertensi 2. Menjelaskan macam dan indikasi pemberian makanan 3. Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi 3 Penutup 1. Melakukan Tanya jawab dengan peserta penyuluhan 2. Menutup penyuluhan dan menyimpulkan 3. Mengucapkan salam 1. Mendengar dan 2. Mendengar dan 3. Mendengar dan 1. Bertanya atau menjawab 2. Mendengar dan 3. Menjawab salam 10 menit 10 menit 9

15 H. EVALUASI 1. Evaluasi Struktur a) Kesiapan mahasiswa memberikan materi penyuluhan b) Media dan alat memadai c) Waktu dan tempat penyuluhan sesuai dengan rencana kegiatan. 2. Evaluasi Proses a. Pelaksanaan penyuluhan sesuai dengan jadwal yang direncanakan b. Peserta penyuluhan kooperatif dan aktif berpartisipasi selama proses penyuluhan 3. Evaluasi Hasil 80 % pertanyaan dapat dijawab oleh klien 10

16 DAFTAR PUSTAKA Almatsier, S Penuntun Diet. Jakarta: Gramedia. Sutomo, Budi Menu Sehat Penakluk Hipertensi. Jakarta: DeMedia. Valentina, Brashers Aplikasi Klinis Patofisiologi : Pemeriksaan & Manajemen. Jakarta: EGC. 11

17 SATUAN ACARA PENYULUHAN KESEHATAN DIET HIPERTENSI A. Latar Belakang Hasil pengkajian yang dilakukan terhadap keluarga di lingkungan VI diperoleh data bahwa beberapa keluarga di lingkungan VI memiliki riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan fisik diperoleh data TD klien yang tidak terkontrol. Klien bertanya bagaimana cara menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan data di atas maka akan dilakukan penyuluhan tentang diit hipertensi agar pasien dapat memahami tentang penyakit hipertensi dan mampu menjaga tekanan darahnya tetap dalam batas rentang normal. B. Tujuan 1. Tujuan Umum Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan klien dan keluarga mengerti dan memahami tentang diit pada pasien hipertensi. 2. Tujuan Khusus Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang diit hipertensi, klien dan keluarga dapat: a. Menyebutkan tujuan diet pada hipertensi b. Menyebutkan macam dan indikasi pemberian diet pada hipertensi 12

18 C. Sasaran c. Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi Keluarga dan klien Ny.Wa dengan hipertensi D. Metode 1. Ceramah 2. Tanya jawab E. Waktu dan Tempat Penyuluhan Hari/ Tanggal : Juni 2012 Waktu Tempat :14.00 Wib selesai : Jln. Eka Sedulor Kelurahan Gedung Johor F. Media Leaflet G. Pelaksanaan Kegiatan No Kegiatan Penyuluh Peserta Waktu 1 Pembukaan 1. Memberi salam 2. Menjelaskan tujuan 1. Menjawab salam 2. Mendengar dan 5 menit 2 Kegiatan Inti 1. Menjelaskan tujuan diet hipertensi 2. Menjelaskan macam dan indikasi pemberian makanan 3. Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi 3 Penutup 1. Melakukan Tanya jawab dengan peserta penyuluhan 2. Menutup penyuluhan dan menyimpulkan 3. Mengucapkan salam 1. Mendengar dan 2. Mendengar dan 3. Mendengar dan 1. Bertanya atau menjawab 2. Mendengar dan 3. Menjawab salam 10 menit 10 menit 13

19 H. EVALUASI 1. Evaluasi Struktur a. Kesiapan mahasiswa memberikan materi penyuluhan b. Media dan alat memadai c. Waktu dan tempat penyuluhan sesuai dengan rencana kegiatan. 2. Evaluasi Proses a. Pelaksanaan penyuluhan sesuai dengan jadwal yang direncanakan b. Peserta penyuluhan kooperatif dan aktif berpartisipasi selama proses penyuluhan 3. Evaluasi Hasil 80 % pertanyaan dapat dijawab oleh klien 14

20 DAFTAR PUSTAKA Almatsier, S Penuntun Diet. Jakarta: Gramedia. Sutomo, Budi Menu Sehat Penakluk Hipertensi. Jakarta: DeMedia. Valentina, Brashers Aplikasi Klinis Patofisiologi : Pemeriksaan & Manajemen. Jakarta: EGC. 15

21 SATUAN ACARA PENYULUHAN KESEHATAN DIET HIPERTENSI A. Latar Belakang Hasil pengkajian yang dilakukan terhadap keluarga di lingkungan VI diperoleh data bahwa beberapa keluarga di lingkungan VI memiliki riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan fisik diperoleh data TD klien yang tidak terkontrol. Klien bertanya bagaimana cara menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan data di atas maka akan dilakukan penyuluhan tentang diit hipertensi agar pasien dapat memahami tentang penyakit hipertensi dan mampu menjaga tekanan darahnya tetap dalam batas rentang normal. B. Tujuan 1. Tujuan Umum Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan klien dan keluarga mengerti dan memahami tentang diit pada pasien hipertensi. 2. Tujuan Khusus Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang diit hipertensi, klien dan keluarga dapat: a. Menyebutkan tujuan diet pada hipertensi b. Menyebutkan macam dan indikasi pemberian diet pada hipertensi c. Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi 16

22 C. Sasaran Keluarga dan klien Ny.M dengan hipertensi D. Metode 1. Ceramah 2. Tanya jawab E. Waktu dan Tempat Penyuluhan Hari/ Tanggal : Juni 2012 Waktu Tempat :12.00 Wib selesai : Jl. Eka Sama Ujung Kelurahan Gedung Johor F. Media Leaflet G. Pelaksanaan Kegiatan No Kegiatan Penyuluh Peserta Waktu 1 Pembukaan 1. Memberi salam 2. Menjelaskan tujuan 1. Menjawab salam 2. Mendengar dan 5 menit 2 Kegiatan Inti 1. Menjelaskan tujuan diet hipertensi 2. Menjelaskan macam dan indikasi pemberian makanan 3. Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi 3 Penutup 1. Melakukan Tanya jawab dengan peserta penyuluhan 2. Menutup penyuluhan dan menyimpulkan 3. Mengucapkan salam 1. Mendengar dan 2. Mendengar dan 3. Mendengar dan 1. Bertanya atau menjawab 2. Mendengar dan 3. Menjawab salam 10 menit 10 menit 17

23 H. EVALUASI 1. Evaluasi Struktur a. Kesiapan mahasiswa memberikan materi penyuluhan b. Media dan alat memadai c. Waktu dan tempat penyuluhan sesuai dengan rencana kegiatan. 2. Evaluasi Proses a. Pelaksanaan penyuluhan sesuai dengan jadwal yang direncanakan b. Peserta penyuluhan kooperatif dan aktif berpartisipasi selama proses penyuluhan 3. Evaluasi Hasil 80 % pertanyaan dapat dijawab oleh klien 18

24 DAFTAR PUSTAKA Almatsier, S Penuntun Diet. Jakarta: Gramedia. Sutomo, Budi Menu Sehat Penakluk Hipertensi. Jakarta: DeMedia. Valentina, Brashers Aplikasi Klinis Patofisiologi : Pemeriksaan & Manajemen. Jakarta: EGC. 19

25 SATUAN ACARA PENYULUHAN KESEHATAN DIET HIPERTENSI A. Latar Belakang Hasil pengkajian yang dilakukan terhadap keluarga di lingkungan VI diperoleh data bahwa beberapa keluarga di lingkungan VI memiliki riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan fisik diperoleh data TD klien yang tidak terkontrol. Klien bertanya bagaimana cara menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan data di atas maka akan dilakukan penyuluhan tentang diit hipertensi agar pasien dapat memahami tentang penyakit hipertensi dan mampu menjaga tekanan darahnya tetap dalam batas rentang normal. B. Tujuan 1. Tujuan Umum Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan klien dan keluarga mengerti dan memahami tentang diit pada pasien hipertensi. 2. Tujuan Khusus Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang diit hipertensi, klien dan keluarga dapat: a. Menyebutkan tujuan diet pada hipertensi b. Menyebutkan macam dan indikasi pemberian diet pada hipertensi c. Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi 20

26 C. Sasaran Keluarga dan klien dengan hipertensi D. Metode 1. Ceramah 2. Tanya jawab E. Waktu dan Tempat Penyuluhan Hari/ Tanggal : Juni 2012 Waktu Tempat :11.00 Wib selesai : Jl. Eka Sedulor Ujung Kelurahan Gedung Johor F. Media Leaflet G. Pelaksanaan Kegiatan No Kegiatan Penyuluh Peserta Waktu 1 Pembukaan 1. Memberi salam 2. Menjelaskan tujuan 1. Menjawab salam 2. Mendengar dan 5 menit 2 Kegiatan Inti 1. Menjelaskan tujuan diet hipertensi 2. Menjelaskan macam dan indikasi pemberian makanan 3. Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi 3 Penutup 1. Melakukan Tanya jawab dengan peserta penyuluhan 2. Menutup penyuluhan dan menyimpulkan 3. Mengucapkan salam 1. Mendengar dan 2. Mendengar dan 3. Mendengar dan 1. Bertanya atau menjawab 2. Mendengar dan 3. Menjawab salam 10 menit 10 menit 21

27 H. EVALUASI 1. Evaluasi Struktur a. Kesiapan mahasiswa memberikan materi penyuluhan b. Media dan alat memadai c. Waktu dan tempat penyuluhan sesuai dengan rencana kegiatan. 2. Evaluasi Proses a. Pelaksanaan penyuluhan sesuai dengan jadwal yang direncanakan b. Peserta penyuluhan kooperatif dan aktif berpartisipasi selama proses penyuluhan 3. Evaluasi Hasil 80 % pertanyaan dapat dijawab oleh klien 22

28 DAFTAR PUSTAKA Almatsier, S Penuntun Diet. Jakarta: Gramedia. Sutomo, Budi Menu Sehat Penakluk Hipertensi. Jakarta: DeMedia. Valentina, Brashers Aplikasi Klinis Patofisiologi : Pemeriksaan & Manajemen. Jakarta: EGC. 23

29 DIET PADA PENYAKIT HIPERTENSI A. TUJUAN DIET HIPERTENSI Tujuan diet untuk penderita hipertensi adalah untuk membantu menghilangkan garam/air dalam jaringan tubuh dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. B. MACAM DAN INDIKASI PEMBERIAN MAKANAN 1. Diet Rendah Garam I Dalam pemasakan tidak ditambahkan garam dapur sama sekali, makanan ini diberikan pada penderita hipertensi berat (diastol > 114 mmhg) Contoh menu : Pagi : Nasi Telur Sayuran Minyak Gula pasir 1 gls belimbing (70 gr) 1 butir (50 gr) ½ gls belimbing (50 gr) ½ sdk makan (5 gr) 1 sdk makan (10 gr) Siang dan Sore : Nasi 2 gls belimbing (140 gr) Daging 2 potong (50 gr) Sayuran ¼ gls (75 gr) Buah 1 buah pisang (75 gr) Minyak 1 sdk makan (10 gr) 24

30 2. Diet Rendah Garam II Pemberian makan sehari sama dengan diet rendah garam I, dalam pemasakan dibolehkan menggunakan ¼ sendok teh garam dapur. Makanan ini diberikan pada penderita hipertensi sedang (diastol mmhg) Contoh menu : Pagi Siang Sore Nasi, telur dadar, tumis kacang panjang, sayur lodeh, papaya Nasi, ikan acar, telur, bacem, pisang Nasi, daging, tempe kering, sayur 3. Diet Rendah Garam III Pemberian makanan sehari sama dengan diet rendah garam II, dalam pemasakannya boleh diberikan ½ sendok teh garam dapur. Makanan ini diberikan pada penderita hipertensi ringan (diastol < 100 mmhg). Untuk mempertinggi cita rasa dapat digunakan gula, cuka, bawang merah/ bawang putih, jahe, kunyit dan salam. Makanan yang dikukus, ditumis, digoreng, dipanggang lebih enak daripada direbus. C. JENIS MAKANAN UNTUK HIPERTENSI GOLONGAN BAHAN MAKANAN Karbohidrat Protein hewani MAKANAN YANG BOLEH DIBERIKAN Beras, kentang, singkong, terigu, makanan yg diolah tanpa garam seperti mie, biskuit, kue kering. Daging, ikan, telur dan susu MAKANAN YANG TIDAK BOLEH DIBERIKAN Roti biskuit dan makanan yg dimasak dg garam dapur Ikan asin, keju,, telur asin, pindang, dendeng, udang 25

31 Protein nabati Semua kacang-kacangan yg diolah tanpa garam dapur Sayuran Semua sayuran segar dan sayuran yang diawetkan tanpa garam Buah-buahan Semua buah-buahan segar dan diawetkan tanpa garam dan soda Lemak Minyak margarin dan mentega tanpa garam Bumbu Semua bumbu segar dan kering yg tidak mengandung garam dapur Kacang tanah dan semua kacang yg dimasak dg garam dapur Sayuran yg diawetkan dg garam seperti : sayuran kaleng, asinan Durian dan buah-buahan yg diwetkan dg garam dan soda Margarin dan mentega biasa Garam dapur, soda, dan bumbu yg mengandung garam dapur, kecap asin, tersai, tauco Minuman Air putih Kopi dan coklat 26

32 DIET HIPERTENSI (TEKANAN DARAH TINGGI) PROGRAM PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN, 2012 Tekanan darah hanya dapat diketahui melalui pengukuran menggunakan alat ukur tekanan darah (tensimeter). Tingginya tekanan darah dapat berubah-ubah setiap saat dan dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya aktifitas fisik, posisi, keadaan emosi, rasa sakit, suhu sekitar, penggunaan kopi, tembakau, dll. Tekanan darah pada dewasa (JNC VII) : 1

33 Penatalaksanaan Diet Diet yang tepat untuk mengatasi penyakit hipertensi adalah diet garam rendah. Diet garam rendah adalah garam natrium seperti yang terdapat dalam garam dapur (NaCl), soda kue (NaHCO3), baking powder, natrium benzoat, dan vetsin (monosodium glutamat). Tujuan diet garam rendah adalah membantu menghilangkan penumpukan garam atau air dalam jaringan tubuh dan menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Syarat-syarat diet garam rendah, antara lain : 1. Cukup energi, protein, vitamin dan mineral. 2. Bentuk makanan sesuai dengan keadaan penyakit 3. Jumlah Na disesuaikan dengan berat tidaknya hipertensi. Macam-macam diet garam rendah, yaitu : 1. Diet rendah garam I ( mg Na) Diet garam rendah I diberikan kepada pasien dengan hipertensi berat(diastol > 114 mmhg). Pada pengolahan makanannya tidak ditambahkan garam dapur. Dihindari makanan yang tinggi kadar natriumnya. 2. Diet rendah garam II ( mg Na) Diet garam rendah II diberikan kepada pasien 2

34 dengan hipertensi sedang (diastol mmhg). Pada pengolahan makanan boleh menggunakan ½ sdt garam dapur (2 gram). Dihindari makanan yang tinggi kadar natriumnya. 3. Diet rendah garam III ( mg Na) Diet garam rendah III diberikan kepada pasien dengan hipertensi ringan(diastol <100mmHg). Pada pengolahan makanan boleh menggunakan 1 sdt garam dapur (4 gram). Cara mengatur makan untuk penderita hipertensi adalah : Dengan memperbaiki rasa tawar dengan menambah gula merah/putih, bawang (merah/putih), jahe, kencurdan bumbu lain yang tidak asin atau mengandung sedikit garam natrium. Makanan dapat ditumis untuk memperbaiki rasa. Membubuhkan garam saat diatas mejamakan dapat dilakukan untuk menghindari penggunaan garam yang berlebih. Dianjurkan untuk selalu menggunakan garam beryodium dan penggunaan garam jangan lebih dari 1 sendok teh per hari. Asupan garam 3

35 (Natrium Chlorida) dapat meningkatkan tekanan darah. Cara memasak untuk mengeluarkan garam Natrium antara lain : 1. Pada ikan asin di rendam dan di cuci terlebih dahulu 2. Untuk mengeluarkan garam natrium dari margarine dengan mencampur margarine dengan air, lalu masak sampai mendidih, margarine akan mencair dan garam natrium akan larut dalam air. Dinginkan cairan kembali dengan memasukkan panci kedalam kulkas. Margarine akan keras kembali dan buang air yang mengandung garam natrium. Lakukan ini 2 kali. 4

36 A. TERAPI JUS 1. Bahan: buah tomat yang sudah matang 5 buah, seledri 5 batang dan jeruk secukupnya untuk menambah cita rasa Carapembuatan: bahan-bahan dijadikan satu kemudian dijus menjadi 1 gelas 5

37 Cara pemakaian: diminum secara teratur setiap pagi 2. Bahan: brokoli 2 buah, wortel 250 gram dan kubis secukupnya Cara pembuatan: bahan-bahan dijadikan satu kemudian dijus menjadi 1 gelas Cara pemakaian: diminum secara teratur setiap pagi. 3. Bahan: mentimun dan belimbing manis secukupnya Cara pembuatan: dijus hingga menjadi 200 cc Cara pemakaian: diminum 2x/hari (pagi dan sore), masing-masing 1 gelas. 4. Bahan: seledri 100 gram dan 1 buah pisang Cara pembuatan: bahan-bahan dijasikan satu kemudian dijus atau diblender dengan air secukupnya. Cara pemakaian: diminum secara teratur setiap pagi. B. RAMUAN TRADISIONAL 1. Bahan: bawang putih 2-3 siung Cara pembuatan: bawang putih dikupas lalu dicuci Cara pemakaian: dikunyah lalu ditelan sambil minum air hangat. Dilakukan 3x/hari. 2. Bahan: belimbing wuluh 3-4 buah 6

38 Cara pembuatan: belimbing wuluh diiris-iris dan direbus dengan 3 gelas air sampai tinggal ½ gelas, kemudian disaring. Cara pemakaian: air saringan diminum secara teratur setiap hari. 3. Bahan: seledri 15 batang Cara pembuatan: direbus dengan 2 gelas air hingga tinggal ¾ gelas Cara pemakaian: haisl rebusan diminum. Separuh diminum pada pagi hari dan separuhnya pada malam hari. 4. Bahan: papaya muda 1 buah Cara pembuatan: buah papaya diparut dan diperas untuk diambil airnya Cara pemakaian: airnya diminum 2x/hari dan diulang selama 3 hari. C. TIPS Sebagai pedoman dalam mengkonsumsi bahanbahan alami atau dalam memakai dan memanfaatkan terapi jus dan ramuan tradisional hendaknya diperhatikan tata cara pembuatan dan pemakaiannya 1. Sebelum dibuat jus atau ramuan, semua bahan harus dicuci atau dibersihkan terlebih dahulu hingga bersih 2. bahan-bahan yang akan direbus, sebelumnya dipotong-potong atau diiris-iris terlebih dahulu. 7

39 Maksudnya agar zat-zat yang terkandung dalam bahan-bahan tersebut lebih cepat keluar dan menyatu dengan air yang digunakan untuk merebus. 3. Resep-resep yang ada, dapat dipilih salah satu saja dan dikonsumsi atau dimanfaatkan secara teratur 4. Perlu diketahui, semua resep yang tertera tidak dimaksudkan sebagai pengganti resep dokter. 5. Bahan-bahan yang dipergunakan dalam pengobatan ini dapat dibeli di pasar tradisional Mulailah DAFTAR RIWAYAT HIDUP 8

40 A. Identitas Nama : Elisabeth Stefani Tempat Tanggal Lahir : Kisaran, 10 Januari 1988 Jenis Kelamin Agama Alamat : Perempuan : Kristen Protestan : Jl. Karya VII No. 18 Helvetia Medan B. Orang Tua Nama Ayah Nama Ibu Pekerjaan Alamat : Alm. Drs. James P Siahaan : Dra. Tiominar Butar Butar : Wiraswasta : Jl. Karya VII No. 18 Helvetia Medan C. Riwayat Pendidikan : SD Swasta St. Thomas 2 Medan : SMP Negeri 18 Medan : SMA Swasta Cahaya Medan : Fakultas Keperawatan USU : Pendidikan Profesi Ners USU 9

DIIT GARAM RENDAH TUJUAN DIIT

DIIT GARAM RENDAH TUJUAN DIIT DIIT GARAM RENDAH Garam yang dimaksud dalam Diit Garam Rendah adalah Garam Natrium yang terdapat dalam garam dapur (NaCl) Soda Kue (NaHCO3), Baking Powder, Natrium Benzoat dan Vetsin (Mono Sodium Glutamat).

Lebih terperinci

: saya ingin mendapatkan data antropometri BB dan TB ibu.

: saya ingin mendapatkan data antropometri BB dan TB ibu. : Assalamualaikum ibu : waalaikumsalam. Silahkan masuk :(masuk dan berjabat tangan) : perkenalkan nama saya Dini, saya ahli gizi yang sedang bertugas saat ini. Dengan ibu siapa? : Saya Melinda : Ok ibu

Lebih terperinci

LEMBAR PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN Yogyakarta, Mei 2016 Kepada Yth.Sdra/i Responden Di tempat

LEMBAR PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN Yogyakarta, Mei 2016 Kepada Yth.Sdra/i Responden Di tempat LAMPIRAN Lampiran 1 LEMBAR PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN Yogyakarta, Mei 2016 Kepada Yth.Sdra/i Responden Di tempat Dengan hormat, Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Aulia Ayu Nugraheni NIM

Lebih terperinci

tips: Menyimpan Tahu Segar

tips: Menyimpan Tahu Segar Tip's Memasak Tip's Memasak tips: Kaldu Udang Mendapatkan kaldu udang yang gurih, sangrai atau panggang kulit, dan kepala udang hingga kering dan harum. Angkat lalu rebus dengan air secukupnya di atas

Lebih terperinci

tips: Menyimpan Tahu Segar

tips: Menyimpan Tahu Segar Tip's Memasak Tip's Memasak tips: Kaldu Udang Mendapatkan kaldu udang yang gurih, sangrai atau panggang kulit, dan kepala udang hingga kering dan harum. Angkat lalu rebus dengan air secukupnya di atas

Lebih terperinci

PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN. Kepada: Tempat

PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN. Kepada: Tempat PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN Malang, Februari 2015 Kepada: Yth. Bapak/ Ibu/ Saudara/i Calon Responden Di Tempat Dengan Hormat, Saya yang bertsaudara tangan di bawah ini adalah mahasiswa DIII Jurusan Keperawatan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Lampiran 1. Angket Penelitian

KATA PENGANTAR. Lampiran 1. Angket Penelitian Lampiran 1. Angket Penelitian KATA PENGANTAR Ibu yang terhormat, Pada kesempatan ini perkenankanlah kami meminta bantuan Ibu untuk mengisi angket yang telah kami berikan, angket ini berisi tentang : 1)

Lebih terperinci

Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian

Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian LAMPIRAN 49 Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian 50 Lampiran 2. Informed Consent 51 Lampiran 3. Naskah Penjelasan Sebelum Penelitian (PSP) 1. Saya Siti Fitriatus Husna mahasiswa Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan

Lebih terperinci

RESEP KUE TALAM BESERTA TIPS dan VARIASINYA

RESEP KUE TALAM BESERTA TIPS dan VARIASINYA RESEP KUE TALAM BESERTA TIPS dan VARIASINYA Kue talam memang biasanya diolah dari bahan ubi. Namun sebenarnya tidak harus seperti itu. Banyak sekali bahan yang bisa dimanfaatkan untuk membuat kue talam

Lebih terperinci

Resep nasi goreng - 5 cara membuat nasi goreng paling enak

Resep nasi goreng - 5 cara membuat nasi goreng paling enak Resep nasi goreng - 5 cara membuat nasi goreng paling enak Resep nasi goreng ini saya posting karena nasi goreng merupakan salah satu masakan Indonesia yang paling terkenal. Bahkan CNN melansir nasi goreng

Lebih terperinci

MENU MAKAN PAGI. Talas dan ubi yang sudah digiling halus. Di aduk kemudian ditambahkan santan dan garam

MENU MAKAN PAGI. Talas dan ubi yang sudah digiling halus. Di aduk kemudian ditambahkan santan dan garam MENU MAKAN PAGI KETUPAT JALA TALAS KETUPAT JALA TALAS Bahan 225 gr Talas 100 gr Talas 100 gr Ubi 50 gr Ubi 200 gr Santan 60 gr Santan 5 gr Garam 5 gr Garam 3 gr Gula KETUPAT Talas dan ubi yang sudah digiling

Lebih terperinci

Serba Pepes dan Botok

Serba Pepes dan Botok Serba Pepes dan Botok Resep Botok Ares Botok Ares adalah jenis masakan kukus dibungkus daun berbentuk tum dengan bahan utamanya ares, yakni bagian dalam dari batang pohon pisang. Untuk rasanya, silakan

Lebih terperinci

PENGARUH BIMBINGAN PENYUSUNAN MENU

PENGARUH BIMBINGAN PENYUSUNAN MENU Lampiran 1. Kuesioner Penelitian PENGARUH BIMBINGAN PENYUSUNAN MENU BALITA DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERAMAH DAN PERMAINAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU DI KECAMATAN MEDAN BELAWAN Tanggal Pengamatan - - Kelurahan

Lebih terperinci

Aneka Resep Masakan Sayur

Aneka Resep Masakan Sayur Aneka Resep Masakan Sayur Sayur mayur sangat penting bagi tubuh kita, karenanya kita mesti menyeimbangkan asupan gizi dari makanan yang mama masak. Aneka resep masakan sayur kami sajikan kali ini. Ada

Lebih terperinci

DIET RENDAH GARAM DAN KOMPLIKASI PADA KEHAMILAN. Nunis Retia Mustika, S.Gz.

DIET RENDAH GARAM DAN KOMPLIKASI PADA KEHAMILAN. Nunis Retia Mustika, S.Gz. DIET RENDAH GARAM DAN KOMPLIKASI PADA KEHAMILAN Nunis Retia Mustika, S.Gz. DIET RENDAH GARAM Diet rendah Natrium/Sodium (Na) dari berbagai sumber jenis bahan makanan. Sumber: garam dapur (NaCl, KIO 3

Lebih terperinci

DBMP DBMP Yetti Wira_Gizi_2014_Poltekkes Palangka Raya. Yetti Wira_Gizi_2014_Poltekkes Palangka Raya

DBMP DBMP Yetti Wira_Gizi_2014_Poltekkes Palangka Raya. Yetti Wira_Gizi_2014_Poltekkes Palangka Raya DBMP DBMP Pengertian : DBMP adalah daftar yang berisi 7 golongan bahan makanan. pada tiap golongan, dalam jumlah (dapat berbeda setiap makanan) yang dinyatakan bernilai energi dan zat gizi yang sama. Oleh

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN

KUESIONER PENELITIAN Lampiran 1 KUESIONER PENELITIAN PERILAKU LANSIA DALAM MENGONSUMSI MAKANAN SEHAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATU HORPAK KECAMATAN TANTOM ANGKOLA KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2010 I. Karakteristik Responden

Lebih terperinci

PENGENALAN DKBM (TKPI) & UKURAN RUMAH TANGGA (URT) Rizqie Auliana, M.Kes

PENGENALAN DKBM (TKPI) & UKURAN RUMAH TANGGA (URT) Rizqie Auliana, M.Kes PENGENALAN DKBM (TKPI) & UKURAN RUMAH TANGGA (URT) Rizqie Auliana, M.Kes rizqie_auliana@uny.ac.id DKBM: 2 Daftar Komposisi Bahan Makanan dimulai tahun 1964 dengan beberapa penerbit. Digabung tahun 2005

Lebih terperinci

LOMBA CIPTA MENU NON BERAS NON TERIGU

LOMBA CIPTA MENU NON BERAS NON TERIGU LOMBA CIPTA MENU NON BERAS NON TERIGU Salah satu upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas adalah dengan memperbaiki kualitas konsumsi pangan masyarakat. Konsumsi yang berkualitas dapat

Lebih terperinci

Halo Bunda, terimakasih sudah membeli Paket Madu Anak 369. Sebagai bonus, bunda berhak mendapat kumpulan resep makanan penambah nafsu makan anak.

Halo Bunda, terimakasih sudah membeli Paket Madu Anak 369. Sebagai bonus, bunda berhak mendapat kumpulan resep makanan penambah nafsu makan anak. Halo Bunda, terimakasih sudah membeli Paket Madu Anak 369. Sebagai bonus, bunda berhak mendapat kumpulan resep makanan penambah nafsu makan anak. Resep ini kami kumpulkan dari sumber sumber terbaik di

Lebih terperinci

ANEKA RUJAK DAN ASINAN NAN SEGAR

ANEKA RUJAK DAN ASINAN NAN SEGAR ANEKA RUJAK DAN ASINAN NAN SEGAR Rujak dan asinan sangat cocok disajikan saat cuaca panas seperti sekarang ini. Jenisnya pun dapat Anda pilih sesuai selera. Dari rujak buah, asinan betawi, sampai asinan

Lebih terperinci

DIET PASIEN HEMODIALISA (CUCI DARAH)

DIET PASIEN HEMODIALISA (CUCI DARAH) DIET PASIEN HEMODIALISA (CUCI DARAH) PENDAHULUAN Diit pada Hemodialisis adalah diit yang diberikan pada penderita gagal ginjal kronik yang mendapat terpai pengganti HD. HD sebagai pengganti sebagian kerja

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN

KUESIONER PENELITIAN Lampiran 1 KUESIONER PENELITIAN GAMBARAN PENATALAKSANAAN DIET JANTUNG DAN STATUS GIZI PASIEN PENDERITA HIPERTENSI KOMPLIKASI PENYAKIT JANTUNG YANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM BANDUNG MEDAN TAHUN 2012

Lebih terperinci

Distribusi Frekuensi dan Persentase Jawaban Responden tentang Nutrisi yang Dibutuhkan Untuk Memelihara Status Kesehatan Pasien Hipertensi (n = 73)

Distribusi Frekuensi dan Persentase Jawaban Responden tentang Nutrisi yang Dibutuhkan Untuk Memelihara Status Kesehatan Pasien Hipertensi (n = 73) Lampiran 1 Distribusi Frekuensi dan Persentase Jawaban Responden tentang Nutrisi yang Dibutuhkan Untuk Memelihara Status Kesehatan Pasien Hipertensi (n = 73) NO PERNYATAAN YA (%) TIDAK (%) 1 Pasien hipertensi

Lebih terperinci

CARA MEMBUAT: -Potong ayam menjadi 2 bagian atau belah membujur dadanya dan tekan hingga terbuka lebar. -Lumuri bumbu halus hingga rata

CARA MEMBUAT: -Potong ayam menjadi 2 bagian atau belah membujur dadanya dan tekan hingga terbuka lebar. -Lumuri bumbu halus hingga rata (Resep 1).. Serba Ayam Ayam Tulang Lunak 1 ekor ayam 50 g gula Jawa, sisir halus 1 sdm air asam Jawa kental 2,5 liter air kelapa 5 lembar daun salam 4 cm lengkuas, memarkan minyak goreng Bumbu, haluskan:

Lebih terperinci

KUESIONER SAKIT GULA (DIABETES MELITUS/DM)

KUESIONER SAKIT GULA (DIABETES MELITUS/DM) KUESIONER SAKIT GULA (DIABETES MELITUS/DM) I. SOSIAL Identitas Diri 1. Nama Inisial : 2. Alamat : 3. Umur : 4. Jenis Kelamin : Laki-laki Perempuan 5. BB terakhir : kg 6. TB terakhir : cm 7. Pendidikan

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PENYULUHAN ( SAP )

SATUAN ACARA PENYULUHAN ( SAP ) SATUAN ACARA PENYULUHAN ( SAP ) Pokok bahasan : Diet untuk pasien gagal ginjal kronik Sub Pokok Bahasan : Tujuan diet untuk pasien gagal ginjal akut/ kronik, bahan Makanan yang dianjurkan bahan makanan

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN GAMBARAN POLA MAKAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA RAWAT JALAN DI RSUD dr.

KUESIONER PENELITIAN GAMBARAN POLA MAKAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA RAWAT JALAN DI RSUD dr. KUESIONER PENELITIAN GAMBARAN POLA MAKAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA RAWAT JALAN DI RSUD dr. PIRNGADI MEDAN I. Karakteristik Responden 1. Nomor Kode : 2. Nama Responden : 3. Jenis

Lebih terperinci

JAGUNG. Bahan Pangan Alternatif SERI BACAAN ORANG TUA

JAGUNG. Bahan Pangan Alternatif SERI BACAAN ORANG TUA 19 SERI BACAAN ORANG TUA JAGUNG Bahan Pangan Alternatif Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional

Lebih terperinci

12 PESAN DASAR NUTRISI SEIMBANG

12 PESAN DASAR NUTRISI SEIMBANG 12 PESAN DASAR NUTRISI SEIMBANG Makanlah Aneka Ragam Makanan Kecuali bayi diperlukan tubuh baik kualitas maupun kuantintasnya Triguna makanan; - zat tenaga; beras, jagung, gandum, ubi kayu, ubi jalar,

Lebih terperinci

DIIT SERAT TINGGI. Deskripsi

DIIT SERAT TINGGI. Deskripsi DIIT SERAT TINGGI Deskripsi Serat makanan adalah polisakarida nonpati yang terdapat dalam semua makanan nabati. Serat tidak dapat dicerna oleh enzim cerna tapi berpengaruh baik untuk kesehatan. Serat terdiri

Lebih terperinci

Hidangan Sehat & lezat untuk keluarga

Hidangan Sehat & lezat untuk keluarga Hidangan Sehat & lezat untuk keluarga Menyiapkan menu masakan yang lezat dan sehat untuk keluarga merupakan kewajiban para ibu. Bagi wanita karir keterbatasan waktu membuat tuntutan menu tidak hanya lezat

Lebih terperinci

Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara DAFTAR RIWAYAT HIDUP Curriculum Vitae Nama : Aaron Christhoper Anthony Tempat/ Tanggal Lahir : Malaysia/ 16 June 1994 Suku Agama Alamat : India : Kristen : Kompeks Setiabudi Bisnis Point BB12, Jl Setiabudi,

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PENYULUHAN. : Gizi Seimbang Pada Lansia. : Wisma Dahlia di UPT PSLU Blitar di Tulungagung

SATUAN ACARA PENYULUHAN. : Gizi Seimbang Pada Lansia. : Wisma Dahlia di UPT PSLU Blitar di Tulungagung SATUAN ACARA PENYULUHAN ( Gizi Seimbang Pada Lansia ) Topik Sasaran : Gizi Seimbang Pada Lansia : lansia di ruang Dahlia Hari/tanggal : Sabtu, 29 April 2017 Waktu Tempat : 25 menit : Wisma Dahlia di UPT

Lebih terperinci

: Ceramah, presentasi dan Tanya jawab

: Ceramah, presentasi dan Tanya jawab SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) Pokok Bahasan : Kesehatan Bayi Sub Pokok Bahasan : Penyuluhan MP ASI Sasaran : Ibu yang mempunyai Bayi usia 0-2 tahun di Puskesmas Kecamatan Cilandak Waktu : 30 menit (08.00-08.30)

Lebih terperinci

Berikut kami sampaikan cara pengaturan pola makan selama puasa bagi penderita beberapa penyakit yang terkait dengan gangguan fungsi ginjal :

Berikut kami sampaikan cara pengaturan pola makan selama puasa bagi penderita beberapa penyakit yang terkait dengan gangguan fungsi ginjal : Pengaturan Pola Makan Saat Puasa Bagi Penderita Batu Ginjal dan Gagal Ginjal Kronik Tak terasa sebentar lagi kita akan menyambut tamu agung Bulan Ramadhan. Bulan yang penuh rahmat, maghfirah dan keberkahan,

Lebih terperinci

FORMAT PERSETUJUAN RESPONDEN

FORMAT PERSETUJUAN RESPONDEN 60 Lampiran 1 Persetujuan Responden FORMAT PERSETUJUAN RESPONDEN Sehubungan dengan diadakannya penelitian oleh : Nama Judul : Lina Sugita : Tingkat Asupan Energi dan Protein, Tingkat Pengetahuan Gizi,

Lebih terperinci

Kumpulan Resep Khusus Mie

Kumpulan Resep Khusus Mie Kumpulan Resep Khusus Mie RESEP MIE SOTO JAMUR Mie telur kering atau indomie rebus beri sedikit minyak. Ayam 1/2 ekor Jamur kancing kalengan 1 klg potong 2. Sawi hijau direbus. Toge direbus. Bawang merah

Lebih terperinci

Ukuran rumah tangga dalam gram: 1 sdm gula pasir = 8 gram 1 sdm tepung susu = 5 gram 1 sdm tepung beras, tepung sagu. = 6 gram

Ukuran rumah tangga dalam gram: 1 sdm gula pasir = 8 gram 1 sdm tepung susu = 5 gram 1 sdm tepung beras, tepung sagu. = 6 gram Dibawah ini merupakan data nilai satuan ukuran rumah tangga (URT) yang dipakai untuk menentukan besaran bahan makanan yang biasa digunakan sehari- hari dalam rumah tangga. (Sumber: Puslitbang Gizi Depkes

Lebih terperinci

Informed Consent PENJELASAN PENELITIAN UNTUK BERPARTISIPASI SEBAGAI RESPONDEN

Informed Consent PENJELASAN PENELITIAN UNTUK BERPARTISIPASI SEBAGAI RESPONDEN Informed Consent PENJELASAN PENELITIAN UNTUK BERPARTISIPASI SEBAGAI RESPONDEN Judul Penelitian : Hubungan Pola Konsumsi Pangan dengan Hipertensi Pada Lansia di Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten

Lebih terperinci

Penderita Diabetes Pantang Makan Di Luar? Tenang, Ada Obat Herbal Diabetes Paling Ampuh

Penderita Diabetes Pantang Makan Di Luar? Tenang, Ada Obat Herbal Diabetes Paling Ampuh Penderita Diabetes Pantang Makan Di Luar? Tenang, Ada Obat Herbal Diabetes Paling Ampuh Memiliki diabetes bukan berarti Anda tidak boleh makan di luar. Jika Anda tertib dengan menu makanan dan makan secara

Lebih terperinci

: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)

: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) I ndonesia merupakan salah satu negara produsen pisang yang penting di dunia, dengan beberapa daerah sentra produksi terdapat di pulau Sumatera, Jawa, Bali, dan N TB. Daerah-daerah ini beriklim hangat

Lebih terperinci

Bahan Baku daging ikan 500 g. tepung tapioka 50 g. merica halus 1/2 sendok teh. bawang merah 7,5 g. bawang putih 1,5 g. jahe 0,5 g.

Bahan Baku daging ikan 500 g. tepung tapioka 50 g. merica halus 1/2 sendok teh. bawang merah 7,5 g. bawang putih 1,5 g. jahe 0,5 g. SOSIS IKAN Sosis adalah salah satu produk olahan dari bahan hewani. Secara umum sosis diartikan sebagai makanan yang dibuat dari daging yang telah dicincang, dihaluskan, dan diberi bumbubumbu, dimasukkan

Lebih terperinci

TUGAS CHARACTER BUILDING RESEP MAKANAN

TUGAS CHARACTER BUILDING RESEP MAKANAN TUGAS CHARACTER BUILDING RESEP MAKANAN Disusun oleh Nama : Elsa E Ambarita NIM : 1701363250 Kelas : LA64 Memasak umumnya dilakukan ibu-ibu dan kaum hawa. Bahkan remaja putri yang memasuki masa dewasa sudah

Lebih terperinci

Pola hidup sehat untuk penderita diabetes

Pola hidup sehat untuk penderita diabetes Pola hidup sehat untuk penderita diabetes Penanganan diabetes berfokus pada mengontrol kadar gula darah (glukosa). Hal tersebut dapat dijalankan dengan memperhatikan pola makan dan olahraga, serta merubah

Lebih terperinci

CREATED BY: WINDA DARPIANUR, SKep

CREATED BY: WINDA DARPIANUR, SKep CREATED BY: WINDA DARPIANUR, SKep Program Profesi Ners PSIK FK USU 2009 Gout (asam urat) merupakan kelompok keadaan heterogenous yang Penyakit asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dan tendon

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1. Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN 1. Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN PENGARUH PENYULUHAN GIZI TERHADAP PERILAKU IBU DALAM PENYEDIAAN MENU SEIMBANG UNTUK BALITA DI DESA RAMUNIA-I KECAMATAN PANTAI LABU KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2010 Tanggal

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PENYULUHAN MENGENAI OBESITAS

SATUAN ACARA PENYULUHAN MENGENAI OBESITAS SATUAN ACARA PENYULUHAN MENGENAI OBESITAS Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Promosi Kesehatan Disusun oleh : Gita Ayu Mayacita P17320112028 2- C POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN

Lebih terperinci

HeHeader

HeHeader SOTO PEKALONGAN 750 gram daging sandung lamur 3 cm jahe, memarkan 3 batang serai, memarkan 3 lembar daun jeruk 3 sdm taoco manis 2 sdm kecap manis 1,5 liter air 6 cabai merah besar 8 bawang merah 6 siung

Lebih terperinci

TIM MI AYAM TIM MAKARONI. Bahan: Bahan:

TIM MI AYAM TIM MAKARONI. Bahan: Bahan: TIM MAKARONI 25 gr makaroni 250 cc air 25 gr daging giling 25 gr tahu, potong kecil 25 gr wortel, parut kasar 25 gr tomat, iris halus 1. Rebus makaroni bersama dengan air, daging giling, dan tahu sampai

Lebih terperinci

Kumpulan Resep Sup ( Baru )

Kumpulan Resep Sup ( Baru ) SUP PASTA BENING BAHAN : Kaldu ikan 250 gram ikan kakap 1 buah bawang Bombay potong-potong 1 batang daun bawang iris 1 batang seledri iris 5 biji merica butiran 1 liter air Isi : 12 udang ukuran sedang

Lebih terperinci

Lampiran 2. Kuesioner Penelitian

Lampiran 2. Kuesioner Penelitian Lampiran 2. Kuesioner Penelitian UNIVERSITAS INDONESIA KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN, SIKAP DAN FAKTOR LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU MAKAN BERDASARKAN PEDOMAN UMUM GIZI

Lebih terperinci

Zat yang secara normal dihasilkan tubuh yang merupakan sisa pembakaran protein atau penghancuran sel-sel tubuh yang sudah tua.

Zat yang secara normal dihasilkan tubuh yang merupakan sisa pembakaran protein atau penghancuran sel-sel tubuh yang sudah tua. PENDIDIKAN KESEHATAN PERAWATAN LANSIA Apa Itu ASAM URAT...?? Nilai normal asam urat : Pria 3,4 7 mg/dl Wanita 2,4 5,7 mg/dl Zat yang secara normal dihasilkan tubuh yang merupakan sisa pembakaran protein

Lebih terperinci

DIETETIK PENYAKIT TIDAK MENULAR DIET DISLIPIDEMIA MERTIEN SA PANG ILMU GIZI / FAKULTAS ILMU KESEHATAN

DIETETIK PENYAKIT TIDAK MENULAR DIET DISLIPIDEMIA MERTIEN SA PANG ILMU GIZI / FAKULTAS ILMU KESEHATAN DIETETIK PENYAKIT TIDAK MENULAR DIET DISLIPIDEMIA MERTIEN SA PANG ILMU GIZI / FAKULTAS ILMU KESEHATAN KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN Mampu menjelaskan definsi dan patofisiologi dislipidemia Mampu menentukan

Lebih terperinci

Masakan Pedas Penambah Nafsu Makan

Masakan Pedas Penambah Nafsu Makan Tuesday, 22 September 2009 21:29 Masakan Pedas Penambah Nafsu Makan Ingin nafsu makan Anda bertambah? Coba menjajal menu masakan dengan rasa yang pedas, karena rasa pedas dipercayai bisa menambah nafsu

Lebih terperinci

Calzone. Selera Mancanegara. HeHeader

Calzone. Selera Mancanegara. HeHeader Calzone Bahan : Dasar : 500 gram tepung terigu, ayak 1 sdt ragi instant 2 sdm gula pasir 1/2 sdt garam 200 ml air 50 ml minya selada Isi : 1 sdm margarin 3 sdm bawang bombay, cincang 5 siung bawang putih,

Lebih terperinci

TUMIS DAGING sayuran. Kembang Tahu CAH SAYURAN

TUMIS DAGING sayuran. Kembang Tahu CAH SAYURAN TUMIS DAGING sayuran Bahan: 250 gr daging sapi has dalam, iris melintang tipis 4 buah sosis sapi, iris 1 cm 200 gr bak coy, lepaskan dari bonggolnya 100 gr wortel, kupas, iris tipis 100 gr kapri, siangi

Lebih terperinci

KUESIONER GAYA HIDUP DAN POLA KONSUMSI PENDERITA HIPERTENSI KARYAWAN PABRIK HOT STRIP MILL (HSM) PT. KRAKATAU STEEL CILEGON

KUESIONER GAYA HIDUP DAN POLA KONSUMSI PENDERITA HIPERTENSI KARYAWAN PABRIK HOT STRIP MILL (HSM) PT. KRAKATAU STEEL CILEGON LAMPIRAN 65 KUESIONER GAYA HIDUP DAN POLA KONSUMSI PENDERITA HIPERTENSI KARYAWAN PABRIK HOT STRIP MILL (HSM) PT. KRAKATAU STEEL CILEGON No Sampel : Enumerator : Tanggal Wawancara : Nama Responden : Alamat

Lebih terperinci

Sate yang berbahan dasar ikan laut ini merupakan kuliner khas kabupaten Klungkung. Walaupun kuliner ini berasal dari bumi serombotan kini penyebaranny

Sate yang berbahan dasar ikan laut ini merupakan kuliner khas kabupaten Klungkung. Walaupun kuliner ini berasal dari bumi serombotan kini penyebaranny BAB VII HIDANGAN KHAS KABUPATEN KLUNGKUNG Setelah mempelajari Bab ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep Hidangan kha Kabupaten Klungkung dan Ruang Lingkupnya, yaitu mahasiswa dapat: 1.Menjelaskan

Lebih terperinci

ANEKA RESEP JUS SEHAT. Mastoso Slow Juicer MT-67. Bagian 1

ANEKA RESEP JUS SEHAT. Mastoso Slow Juicer MT-67. Bagian 1 ANEKA RESEP JUS SEHAT Slow Juicer MT-67 Bagian 1 Apa itu Slow Juicer? Berbeda dengan juicer yang menggunakan metode kecepatan tinggi dengan pisau yang tajam, Slow Juicer menggunakan Low Speed Technology

Lebih terperinci

SOTO BANJAR. Elly Lasmanawati

SOTO BANJAR. Elly Lasmanawati SOTO BANJAR Elly Lasmanawati Program Studi Pendidikan Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia 2010 SOTO Soto, sroto,

Lebih terperinci

Lampiran 1 Kuesioner Penelitian Kode Responden:

Lampiran 1 Kuesioner Penelitian Kode Responden: LAMPIRAN Lampiran 1 Kuesioner Penelitian Kode Responden: KUESIONER PENELITIAN POLA KONSUMSI PANGAN MASYARAKAT PAPUA (Studi kasus di Kampung Tablanusu, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua).

Lebih terperinci

INOVASI SNACK SEHAT BERBAHAN BAKU LOKAL

INOVASI SNACK SEHAT BERBAHAN BAKU LOKAL MENYUSUN MENU 3B-A INOVASI SNACK SEHAT BERBAHAN BAKU LOKAL Disusun oleh : Gusti Setiavani, S.TP, MP Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh Sumber Daya Manusia yang berkualitas yang ditandai dengan

Lebih terperinci

LAMPIRAN Asuhan Keperawatan Pada, Mona Martin, Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2017

LAMPIRAN Asuhan Keperawatan Pada, Mona Martin, Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2017 LAMPIRAN SATUAN ACARA PENYULUHAN DIIT RENDAH PROTEIN PADA PASIEN CKD (CHRONIC KIDNEY DISEASE) Topik Sub Topik : Diit Rendah Protein : Pengertian tentang diit rendah protein, Tujuan diit rendah protein,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Pada saat ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan secara simpel dan efisien. Contohnya dalam hal penyiapan makanan dan hidangan. Biasanya mereka lebih

Lebih terperinci

LAMPIRAN 3 KUESIONER PENELITIAN

LAMPIRAN 3 KUESIONER PENELITIAN LAMPIRAN 3 KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG, KEMAMPUAN MEMBACA LABEL DAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL INFORMASI GIZI PADA MAHASISWA FIKES UNIVERSITAS ESA UNGGUL TAHUN 2016 Nomor Responden

Lebih terperinci

TANGGAL TERBIT. 01 januari 2013

TANGGAL TERBIT. 01 januari 2013 DAFTAR ISI Halaman Judul... i Kata pengantar... ii Daftar Isi... iii 1. Perencanaan anggaran belanja... 1 2. Perencanaan menu... 2 3. Persiapan pelaksanaan produksi distribusi sebelum masuk ruang kerja...

Lebih terperinci

Pengaturan Pola Makan Untuk Penyandang Diabetes

Pengaturan Pola Makan Untuk Penyandang Diabetes Pengaturan Pola Makan Untuk Penyandang Diabetes Untuk Informasi dan Pendaftaran Hubungi Call Center: 021-751 6699 www.klinikdiabetesnusantara.com Pengaturan Pola Makan untuk penyandang Diabetes Diet pada

Lebih terperinci

Lezat & Praktis Tahu Pedas Manis Kontributor: Odilia Winneke; Foto: dok.g-shot

Lezat & Praktis Tahu Pedas Manis Kontributor: Odilia Winneke; Foto: dok.g-shot Tahu Tumis Tausi 2 buah tahu putih yang bagus mutunya 1 sdm minyak sayur, cincang 25 g bawang Bombay, cincang 100 g udang kupas ukuran sedang 1 sdm saus tiram 1 sdm kecap asin 1 sdm tausi ½ sdt garam 75

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dan perilaku yang disarankan (Smet, 1994). Kepatuhan dapat dibedakan dua yaitu : 1) Kepatuhan penuh (total compliance)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dan perilaku yang disarankan (Smet, 1994). Kepatuhan dapat dibedakan dua yaitu : 1) Kepatuhan penuh (total compliance) BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kepatuhan Diit Hipertensi 1. Kepatuhan a. Pengertian Kepatuhan adalah tingkat seseorang dalam melaksanakan suatu aturan dan perilaku yang disarankan (Smet, 1994). Kepatuhan dapat

Lebih terperinci

GULAI REBUNG TUNJANG. HeHeader

GULAI REBUNG TUNJANG. HeHeader GULAI REBUNG TUNJANG 750 gram tunjang/kikil sapi 2 lembar daun kunyit 2 biji pala 4 batang serai, memarkan 8 lembar daun jeruk 4 cm jahe, memarkan 2 cm lengkuas, memarkan 300 gram rebung, iris tipis rebus

Lebih terperinci

Kuisioner Penelitian. Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi Anak Kelas IV dan V di SDN Panunggangan 1

Kuisioner Penelitian. Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi Anak Kelas IV dan V di SDN Panunggangan 1 Kuisioner Penelitian Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi Anak Kelas IV dan V di SDN Panunggangan 1 A. Petunjuk Pengisian Kuisioner 1. Adik dimohon bantuannya untuk mengisi identitas diri pada bagian

Lebih terperinci

Granula atau Perasa Vegan

Granula atau Perasa Vegan KALDU VEGAN Bahan: 4 buah jamur hioko kering. di rendam. 300 gr kacang kedelai kering. di rendam 4 jam. 300 gr bangkuang. potong besa 300 gr wortel potong besar. 2 buah jagung.potong potong 10 biji angco

Lebih terperinci

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN. Setelah mendapat penjelasan tentang kegiatan dari penelitian ini yang bertanda tangan dibawah ini:

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN. Setelah mendapat penjelasan tentang kegiatan dari penelitian ini yang bertanda tangan dibawah ini: 80 81 Lampiran 2 LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN Setelah mendapat penjelasan tentang kegiatan dari penelitian ini yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Nomor :... (inisial) :... (diisi peneliti)

Lebih terperinci

L A P O R A N P B L K

L A P O R A N P B L K L A P O R A N P B L K Pengelolaan Pelayanan dan Asuhan Keperawatan Klien Komunitas melalui Promosi Kesehatan terhadap Hipertensi di Kelurahan Gedung Johor Disusun dalam Rangka Menyelesaikan Mata Ajar Pengalaman

Lebih terperinci

dikutip dari resep yang diberikan oleh Ibu Muthmainnah Abu Ammar Gresik November 2005

dikutip dari resep yang diberikan oleh Ibu Muthmainnah Abu Ammar Gresik November 2005 SEGO MENEER & SEGO KRAWU dikutip dari resep yang diberikan oleh Ibu Muthmainnah Abu Ammar Gresik November 2005 SEGO MENEER KOMPLIT rangkaian menu terdiri atas Sayur menir Bali Belut Bandeng Mangut Gimbal

Lebih terperinci

Lampiran 1 Peta Lokasi Penelitian

Lampiran 1 Peta Lokasi Penelitian LAMPIRAN 62 Lampiran 1 Peta Lokasi Penelitian 63 Lampiran 2 Kuesioner Preferensi Pangan Anak A. KARAKTERISTIK INDIVIDU 1. Nama Lengkap :... 2. Tempat/Tanggal Lahir :... 3. Jenis Kelamin : Laki-laki / Perempuan

Lebih terperinci

BUKU KOMPILASI RESEP

BUKU KOMPILASI RESEP Menu Hari Pertama BUKU KOMPILASI RESEP LOMBA CIPTA MENU B2SA BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL SE-PROVINSI RIAU TAHUN 2015 PEMERINTAH PROVINSI RIAU BADAN KETAHANAN PANGAN TAHUN 2015 1 SARAPAN PAGI NASI GORENG

Lebih terperinci

1. Masak beras dengan air / kaldu kira-kira ¼ matang masukkan daging giling

1. Masak beras dengan air / kaldu kira-kira ¼ matang masukkan daging giling BUBUR SUSU TEPUNG BERAS 1. 20gr tepung beras 2. 200cc susu dari 100cc susu sapi / cair yang dicairkan 3. 1sdm gula pasir 1. Cairkan tepung beras dengan 50cc susu. 2. Sisa susu di campurkan gula. Didihkan,

Lebih terperinci

sampai matang 10. Tuang kembali adonan hijau sampai separuh adonan

sampai matang 10. Tuang kembali adonan hijau sampai separuh adonan Aneka Olahan Kue Tepung Kasava Tepung singkong dapat digunakan dalam pembuatan tepung campuran (composite flour), yakni tepung campuran antara tepung singkong dan tepung terigu. Tepung campuran tersebut

Lebih terperinci

3. Apakah anda pernah menderita gastritis (sakit maag)? ( ) Pernah ( ) Tidak Pernah

3. Apakah anda pernah menderita gastritis (sakit maag)? ( ) Pernah ( ) Tidak Pernah 104 KUESIONER PENELITIAN GAMBARAN FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENCEGAHAN PENYAKIT GASTRITIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA TAHUN 2015 A. Karateristik 1. Umur

Lebih terperinci

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PERAWATAN PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH OLEH KELUARGA SUKU BATAK DAN SUKU JAWA DI KEL. LAU CIMBA KABANJAHE

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PERAWATAN PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH OLEH KELUARGA SUKU BATAK DAN SUKU JAWA DI KEL. LAU CIMBA KABANJAHE Lampiran 1 FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PERAWATAN PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH OLEH KELUARGA SUKU BATAK DAN SUKU JAWA DI KEL. LAU CIMBA KABANJAHE Saya bernama Lam Murni br Sagala/081121020 mahasiswa

Lebih terperinci

PENGENALAN MAKANAN BAYI DAN BALITA. Oleh: CICA YULIA S.Pd, M.Si

PENGENALAN MAKANAN BAYI DAN BALITA. Oleh: CICA YULIA S.Pd, M.Si PENGENALAN MAKANAN BAYI DAN BALITA Oleh: CICA YULIA S.Pd, M.Si Siapa Bayi dan Balita Usia 0 12 bulan Belum dapat mengurus dirinya sendiri Masa pertumbuhan cepat Rentan terhadap penyakit dan cuaca Pada

Lebih terperinci

BISNIS MAKANAN LEZAT BEBAS KOLESTEROL

BISNIS MAKANAN LEZAT BEBAS KOLESTEROL TUGAS KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS BISNIS MAKANAN LEZAT BEBAS KOLESTEROL Oleh : Ito Ariyamto (10.01.2678) D3TI - 2A SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2010 ABSTRAK Karya

Lebih terperinci

Disusun Oleh : Kelompok III

Disusun Oleh : Kelompok III Disusun Oleh : Kelompok III 1. Saepuloh 2. Endri R. 3. Caca 4. Warini 5. Nursaidah 6. Nurhaenah SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN CIREBON PROGRAM STUDI KEPERAWATAN 2011 SATUAN ACARA PENYULUHAN Masalah : Kurangnya

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN

KUESIONER PENELITIAN A. Identitas Responden KUESIONER PENELITIAN Lampiran 1 A1. Nomor Responden : A2. Nama Lengkap : A3. Kelas : A4. Jenis Kelamin : A5. Tanggal Lahir : / / (dd/mm/yyyy) A6. No. Handphone : A. Pengetahuan P1

Lebih terperinci

PEMBERIAN MP ASI SETELAH ANAK USIA 6 BULAN Jumiyati, SKM., M.Gizi

PEMBERIAN MP ASI SETELAH ANAK USIA 6 BULAN Jumiyati, SKM., M.Gizi Tanggal 16 Oktober 2014 PEMBERIAN MP ASI SETELAH ANAK USIA 6 BULAN Jumiyati, SKM., M.Gizi PENDAHULUAN Usia 6 bulan hingga 24 bulan merupakan masa yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan

Lebih terperinci

PENYUSUNAN MENU MAKAN ANAK USIA DINI

PENYUSUNAN MENU MAKAN ANAK USIA DINI PENYUSUNAN MENU MAKAN ANAK USIA DINI Pengertian MENU Susunan hidangan sekali makan yang secara keseluruhan harmonis dan saling melengkapi untuk kebutuhan makan seseorang MENU SEIMBANG Menu yang mengandung

Lebih terperinci

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS BISNIS MARTABAK

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS BISNIS MARTABAK KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS BISNIS MARTABAK Disusun oleh: Nama:Nariswari Kelas:D3-MI-01 NIM:11-02-7968 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2012 ABSTRAK Usaha yang ingin saya lakukan di bidang makanan. Makanan yang

Lebih terperinci

TINGKAT KECERDASAN, ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN, DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 6 BOGOR

TINGKAT KECERDASAN, ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN, DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 6 BOGOR LAMPIRAN 54 55 Lampiran 1 Kuesioner TINGKAT KECERDASAN, ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN, DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 6 BOGOR Oleh Endah Fitri Maharani I14104017 Nomor responden

Lebih terperinci

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN 90 Lampiran 1 FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN Tingkat asupan Protein, Lemak, Natrium, Kalium, Serat, Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Kejadian Hipertensi pada Kelompok Senam Bugar Lansia di

Lebih terperinci

UBI JALAR. Bahan Pangan Alternatif SERI BACAAN ORANG TUA

UBI JALAR. Bahan Pangan Alternatif SERI BACAAN ORANG TUA 18 SERI BACAAN ORANG TUA UBI JALAR Bahan Pangan Alternatif Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional

Lebih terperinci

Resep kue basah : kue lumpur, tips dan variasinya

Resep kue basah : kue lumpur, tips dan variasinya Resep kue basah : kue lumpur, tips dan variasinya Kue lumpur merupakan salah satu jajanan pasar yang sangat populer. Jika anda berkunjung ke berbagai wilayah di Indonesia anda akan menemukan dengan mudah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kelangsungan hidupnya, namun makanan merupakan masukan yang sangat

BAB I PENDAHULUAN. kelangsungan hidupnya, namun makanan merupakan masukan yang sangat BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Makanan bukan hanya kebutuhan dasar manusia untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, namun makanan merupakan masukan yang sangat penting untuk membangun fisik yang

Lebih terperinci

LAPORAN MODIFIKASI RESEP DI INSTALASI GIZI RSU SUNAN KALIJAGA DEMAK SUP AYAM FANTASI

LAPORAN MODIFIKASI RESEP DI INSTALASI GIZI RSU SUNAN KALIJAGA DEMAK SUP AYAM FANTASI LAPORAN MODIFIKASI RESEP DI INSTALASI GIZI RSU SUNAN KALIJAGA DEMAK SUP AYAM FANTASI DISUSUN OLEH : RIRIN SURYANI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG DIPLOMA IV JURUSAN GIZI TAHUN 2013 A. GAMBARAN RESEP

Lebih terperinci

KECAP KEDELAI 1. PENDAHULUAN

KECAP KEDELAI 1. PENDAHULUAN KECAP KEDELAI 1. PENDAHULUAN Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kacang kedelai, kacang tanah, biji kecipir, koro, kelapa dan lain-lain merupakan bahan pangan sumber protein dan lemak nabati yang sangat

Lebih terperinci

ONDE-ONDE GURIH CARA MEMBUAT : 1 Campur udang dengan ayam, bawang putih, garam, merica dan gula pasir, aduk rata.

ONDE-ONDE GURIH CARA MEMBUAT : 1 Campur udang dengan ayam, bawang putih, garam, merica dan gula pasir, aduk rata. ONDE-ONDE GURIH 250 gram udang cincang 150 gram ayam cincang 2 siung bawang putih haluskan 1 sdt garam, 1/2 sdt merica bubuk 2 sdt gula pasir 1 putih telur 2 sdm tepung maizena 1 sdm daun ketumbar cincang

Lebih terperinci

Oleh : SRI PALUPI, M.Pd

Oleh : SRI PALUPI, M.Pd PROPOSAL PENGABDIAN MASYARAKAT Oleh : SRI PALUPI, M.Pd Pelatihan Produk Makanan Tradisional Berselera Modern, untuk Bekal Wirausaha Bagi Penduduk Usia Produktif di Desa Karang Malang Kecamatan Condong

Lebih terperinci

EMPAT PILAR GIZI SEIMBANG

EMPAT PILAR GIZI SEIMBANG EMPAT PILAR GIZI SEIMBANG LEMBAR BALIK PENDIDIKAN GIZI UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR EMPAT PILAR GIZI SEIMBANG Disusun Oleh: Iqlima Safitri, S. Gz Annisa Zuliani, S.Gz Hartanti Sandi Wijayanti, S.Gz, M.Gizi

Lebih terperinci

Kue Kering Tradisional yang Selalu Hadir saat Lebaran

Kue Kering Tradisional yang Selalu Hadir saat Lebaran Tuesday, 22 September 2009 21:05 Last Updated Tuesday, 22 September 2009 21:14 Kue Kering Tradisional yang Selalu Hadir saat Lebaran Berbagai macam hidangan disajikan di Hari Raya Lebaran, tidak ketinggalan

Lebih terperinci