Toyota Way in Sales and Marketing

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Toyota Way in Sales and Marketing"

Transkripsi

1

2 kata pengantar Toyota Way dalam Proses Pembelian Kepuasan pelanggan adalah keadaan dimana harapan dan keinginan pelanggan dipenuhi. Tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan merupakan faktor yang penting dalam mengembangkan suatu sistem penyediaan pelayanan yang tanggap terhadap kebutuhan pelanggan, dengan demikian produk-produk dirancang, diproduksi, serta pelayanan yang diberikan hanya untuk memenuhi keinginan pelanggan. Menyadari hal tersebut, Toyota mengembangkan konsep layanan yang memahami dan melayani kebutuhan pelanggan agar pelanggannya lebih puas dan tidak berpaling ke produk yang lain. Toyota menamakannya The Toyota Way in Sales and Marketing. The Toyota Way in Sales and Marketing adalah cara Toyota dalam memberikan pengalaman membeli dan memiliki kendaraan terbaik kepada pelanggan. Proses ini dikenal dengan istilah purchasing and ownership experience dimana pada proses ini terdapat lima proses yang dilalui oleh pelanggan; Search, Visit, Purchase, Obtain dan Own. Toyota Way in Sales and Marketing 7 proses penjualan Setiap proses pembelian yang dilalui pelanggan, frontline Toyota harus memahami bagaimana memperlakukannya. Contohnya pada saat Search; bagaimana mendapatkan informasi yang cepat, mudah dan lengkap. Visit; bagaimana pelanggan mengunjungi outlet penjualan dengan mudah dan senang hati. Purchase; bagaimana pelanggan memahami nilai dari kendaraan yang dibeli. Obtain; bagaimana pelanggan mendapatkan kendaraan tanpa rasa khawatir dan terakhir adalah Own; bagaimana pelanggan memilki kendaraan dengan percaya diri. Untuk memperlakukan pelanggan dengan baik dan memenuhi standar kepuasan pelanggan, khusunya pada proses membeli, Toyota menerapkan standar pelayanan untuk Salesman dan Sales Counter yang dinamakan 7 langkah dalam menjual, yakni langkah-langkah yang lazim diterapkan pada proses penjualan; prospecting, greeting, qualifying, presentation, negotiation, closing dan delivery. Didalam buku ini secara khusus akan memberikan panduan melayani secara lengkap dari proses bertatap muka hingga aktivitas follow up kepada pelanggan, selain itu juga di jelaskan secara detail setiap proses kejadian berdasarkan subyek/pelaku, tempat kejadian dan bagaimana harus melakukannya sesuai standar. Mengukur Kepuasan Pelanggan Untuk mengetahui seberapa efektif dan efisien setiap proses layanan yang telah dilakukan oleh Wiraniaga, TAM memiliki survey internal yang dinamakan Toyota Vehicle Sales and Delivery survey (TVSDS) yang akan diberikan kepada pelanggan baru Toyota. Di area survey eksternal, kita mengenal JD Power Survey merupakan salah satu lembaga survey internasional yang akan mengukur tingkat kepuasan selama proses membeli dan memiliki kendaraan untuk semua merek kendaraan. Hasil dari survey JD Power inilah yang menjadi tolok ukur keberhasilan industri otomotif dalam memberikan layanannya kepada pelanggan termasuk Toyota. Dengan adanya 2 hasil survey ini kami mengharapkan terbangun semangat untuk terus melakukan perbaikan (continous improvement) dalam memberikan pengalaman membeli dan memilki kendaraan terbaik kepada pelanggan. Mendapatkan index kepuasan yang terbaik merupakan target penting bagi kami, tapi yang lebih penting, pelanggan merasa puas dalam arti sesungguhnya, untuk itu peran serta aktif semua elemen terutama salesman dan sales counter untuk bersama-sama memberikan layanan yang terbaik kepada pelanggan. Selamat menjual!

3

4

5 Tujuan Prospecting Mendapatkan data pelanggan yang akurat meliputi nama, profil dan no. telp melalui sumber informasi yang ada sekaligus merencanakan janji pertemuan awal dengan pelanggan. Harapan Pelanggan 1. Menerima telepon disaat tidak mengganggu pekerjaan/aktivitasnya. 3. Mengetahui data jati diri penelpon. 2. Menerima kesan ramah dan sopan pada saat menerima telepon. 4. Memperoleh informasi yang bermanfaat dari penelpon. Tanggung Jawab Wiraniaga bertanggung jawab untuk : mencari data calon prospek dari sumber data yang meliputi database pelanggan. showroom, pelanggan bengkel, referensi, koran, buku telepon dan data pelanggan showroom mobil bekas, dsb. mencatat nama dan no.telp calon prospek dan menghubunginya untuk membuat janji pertemuan. Staf Admin (penjualan unit & bengkel) bertanggung jawab untuk : memberikan data pelanggan showroom maupun bengkel berikut nama dan no.telp kepada Wiraniaga. memberikan dokumentasi koran-koran lama yang berisi iklan otomotif dan buku telpon (yellow pages). Standar Perlengkapan Perlengkapan untuk mendapatkan calon prospek meliputi : Database pelanggan (penjualan unit & bengkel) Buku telepon Daftar referensi Daftar pelanggan showroom mobil bekas Koran Dsb Standar Prosedur I. Kasus 1 : mendapatkan prospek dari database pelanggan dealer (showroom dan bengkel) 1. Mendapatkan database dealer meliputi database pelanggan yang pernah melakukan transaksi pembelian kendaraan baru dan pelanggan yang pernah menggunakan jasa bengkel. 2. Catatlah data pelanggan dari database tersebut dan prioritaskan kepada pelangan-pelanggan lama yang sudah membeli kendaraan terakhir dengan kurun waktu diatas 3 tahun. 3. Hubungi pelanggan berdasarkan data-data yang sudah didapatkan meliputi nama, dan profil pekerjaan dan perkenalkan nama dan dealer Anda. <Standar Teks> Selamat Pagi/Siang, dapatkah saya berbicara dengan Bpk/Ibu (sebutkan nama Pelanggan), saya (sebutkan nama Anda) Sales Executive dari Dealer Toyota (sebutkan nama dealer dan cabang Anda), saya mendapatkan no. telpon Bpk/Ibu dari database dealer kami. Setelah Anda memperkenalkan diri lakukan basa-basi profesional seperti tanyakan kabar dan bagaimana kondisi pekerjaannya dalam suasana akrab. [lihat SSI standard no. 24; Wiraniaga memperkenalkan diri. 4. Tanyakan apakah dalam waktu dekat ini pelanggan akan berencana untuk membeli mobil baru. <Standar Teks> Apakah dalam waktu dekat ini Bpk/Ibu ada rencana untuk membeli mobil baru? 5. Seandainya jawaban prospek Ya, buatlah janji pertemuan awal dengan pelanggan. <Standar Teks> Mohon maaf sebelumnya, jika Bpk/Ibu berkenan saya ingin membuat janji pertemuan dengan Bpk/Ibu. Apakah Bpk/Ibu punya waktu luang dalam waktu dekat ini? 01

6 II. Kasus 2 : mendapatkan prospek dari referensi pelanggan lama. 1. Setelah mendapatkan referensi dari pelanggan lama Anda, cobalah untuk menghubungi referensi tersebut dan perkenalkan nama dan dealer Anda serta informasikan bahwa Anda mendapat referensi dari salah satu teman/kerabat dari yang bersangkutan <Standar Teks> Selamat Pagi/Siang, dapatkah saya berbicara dengan Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda), saya (sebutkan nama Anda) Sales Executive dari Dealer Toyota (sebutkan nama dealer dan cabang Anda), saya mendapatkan no.telpon Bpk/Ibu dari dari salah seorang pelanggan kami; yakni Bpk/Ibu (sebutkan nama pemberi referensi) yang merupakan rekan/kerabat Bpk/Ibu. Setelah Anda memperkenalkan diri lakukan basa-basi profesional seperti tanyakan kabar dan bagaimana kondisi pekerjaannya dalam suasana akrab. 2. Tanyakan apakah dalam waktu dekat ini akan berencana untuk membeli mobil baru. <Standar Teks> Apakah dalam waktu dekat ini Bpk/Ibu ada rencana untuk membeli mobil baru? [lihat SSI standard no. 24; Wiraniaga memperkenalkan diri. 3. Seandainya jawaban prospek Ya, buatlah janji pertemuan awal dengan pelanggan. <Standar Teks> Mohon maaf sebelumnya, jika Bpk/Ibu berkenan saya ingin membuat janji pertemuan dengan Bpk/Ibu. Apakah Bpk/Ibu punya waktu luang dalam waktu dekat ini? III. Kasus 3 : mendapatkan prospek dari iklan/buku telpon. 1.. Mintalah koran dan buku telpon dari staf administrasi. 2. Catatlah no.telp dari orang yang memasang iklan yang sekiranya prospektif seperti orang yang berencana menjual kendaraan pribadinya atau orang yang sedang membutuhkan kendaraan. 3. Hubungi calon prospek berdasarkan no.telp yang sudah didapatkan dan perkenalkan nama dan dealer Anda <Standar Teks> Selamat Pagi/Siang, perkenalkan saya (sebutkan nama Anda) Sales Executive dari Dealer Toyota (sebutkan nama dealer dan cabang Anda), saya mendapatkan no.telpon Bpk/Ibu dari iklan di koran (sebutkan nama koran)/yellow pages, kalau boleh tahu saya berbicara dengan Bpk/Ibu siapa? [lihat SSI standard no. 24; Wiraniaga memperkenalkan diri. 4. Tanyakan apakah dalam waktu dekat ini akan berencana untuk membeli mobil baru. <Standar Teks> Saya membaca di koran (sebutkan nama koran), bahwa Bpk/Ibu berencana untuk menjual mobil pribadi Bpk/Ibu Apakah setelah mobil lama Bpk/Ibu terjual, ada rencana membeli kendaraan baru dalam waktu dekat ini? 5. Seandainya jawaban prospek Ya, buatlah janji pertemuan awal dengan pelanggan. <Standar Teks> Mohon maaf sebelumnya, jika Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda) berkenan saya ingin membuat janji pertemuan dengan Bpk/Ibu. Apakah Bpk/Ibu punya waktu luang dalam waktu dekat ini? IV. Kasus 4 : mendapatkan prospek dari data pelanggan di showroom mobil bekas. 1. Mintalah database pelanggan dari pemilik showroom mobil bekas. 2. Catatlah no.telp dari pelanggan tersebut dan prioritaskan pada pelanggan yang sudah melakukan pembelian lebih dari 1 tahun. 3. Hubungi calon prospek berdasarkan no.telp yang sudah didapatkan dan perkenalkan nama dan dealer Anda. <Standar Teks> Selamat Pagi/Siang, dapatkah saya berbicara dengan Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda), saya (sebutkan nama Anda) Sales Executive dari Dealer Toyota (sebutkan nama dealer dan cabang Anda), saya mendapatkan no.telpon Bpk/Ibu dari showroom mobil bekas (sebutkan nama showroom mobil bekas) [lihat SSI standard no. 24; Wiraniaga memperkenalkan diri. 4. Tanyakan apakah dalam waktu dekat ini prospek akan berencana mengganti mobil lamanya. <Standar Teks> Apakah dalam waktu dekat ini Bpk/Ibu ada rencana mengganti mobil lama Anda dengan mobil baru? 5. Seandainya jawaban prospek Ya, buatlah janji pertemuan awal dengan pelanggan. <Standar Teks> Mohon maaf sebelumnya, jika Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan) berkenan saya ingin membuat janji pertemuan dengan Bpk/Ibu. Apakah Bpk/Ibu punya waktu luang dalam waktu dekat ini? 02

7

8 Tujuan Greeting Memberikan kesan yang baik dan ramah kepada pelanggan saat pertemuan awal baik di showroom maupun di luar showroom. Harapan Pelanggan 1. Memarkirkan kendaraan dengan mudah. 2. Mendapatkan sambutan yang hangat pada saat memasuki showroom. 3. Merasakan suasana showroom yang nyaman. 4. Mendapatkan pelayanan yang baik selama berada di dalam showroom. Tanggung jawab Wiraniaga (salesman/counter sales) bertanggung jawab untuk : menyambut kedatangan pelanggan baik pelanggan lama maupun pelanggan baru. mengucapkan salam dan memperkenalkan diri kepada pelanggan. Petugas keamanan bertanggung jawab untuk : menyambut kedatangan pelanggan dan mengarahkan tujuan yang hendak dituju (showroom atau bengkel). membantu pelanggan pada saat parkir kendaraan dan membantu membuka pintu mobil. Office Boy bertanggung jawab untuk : melakukan perawatan kebersihan dan perawatan area showroom (ruang konter, ruang tunggu, ruang negosiasi, display kendaraan, toilet, katalog stand, aksesoris stand, spec stand, dll). memastikan leaflet/brosur semua produk tersedia di katalog stand. menyajikan hidangan berupa minuman apabila pelanggan sedang menunggu di ruang konter, ruang tunggu atau ruang negosiasi. Standar Perlengkapan Untuk Wiraniaga, siapkan perlengkapan berikut sebelum bertemu dengan pelanggan : Berpakaian rapi (standar grooming). Kartu nama. Katalog produk. Standar Prosedur I. Kasus 1 : Pelanggan datang ke showroom. 03

9 I. Prosedur 1 : menyambut kedatangan pelanggan di pintu gerbang dealer. 1. Petugas keamanan menyambut kedatangan pelanggan dan arahkan ke tempat yang hendak pelanggan tuju. <Standar Teks> Selamat Pagi/Siang, selamat datang di dealer Toyota (Sebutkan nama dealer dan cabang Anda), ini kartu parkirnya, Bapak/Ibu akan ke Showroom atau Bengkel? 2. Seandainya Pelanggan hendak ke showroom, bantulah pelanggan untuk memarkir kendaraan dan membuka pintu kendaraan. <Standar Teks> Baiklah saya akan memandu Bpk/Ibu untuk parkir kendaraan? 3. Antarlah pelanggan sampai ke pintu showroom. <Standar Teks> Silahkan masuk! II. Prosedur 2 : menyambut kedatangan pelanggan di pintu showroom. 1. Wiraniaga (Salesman/Counter sales) membantu membukakan pintu dari dalam showroom dan menyambut kedatangan pelanggan. <Standar Teks> Selamat Pagi/Siang, selamat datang di showroom kami, perkenalkan nama saya (sebutkan nama Anda). [lihat SSI standard atribute tabel O; penampilan wiraniaga] [lihat SSI standard no. 1; Wiraniaga meluangkan waktu berbicara pada pelanggan. Lihat juga SSI standar no. 11; Wiraniaga menyalami Anda sewajarnya. Lihat juga SSI atribute P; Wiraniaga memperhatikan pelanggan]. 2. Tanyakan tujuan kedatangan pelanggan, seandainya pelanggan baru dan berencana membeli kendaraan, berikan kartu nama Anda. <Standar Teks> Apakah Bpk/Ibu baru pertama kami datang ke showroom kami?, ini kartu nama saya, boleh saya tahu nama Bpk/Ibu?, mari kita ke ruang konter (counter sales)/ruang negosiasi (salesman). [lihat SSI standard no. 24; Wiraniaga memperkenalkan diri. 3. Apabila pelanggan lama atau pelanggan baru yang hendak bertemu dengan Wiraniaga lain, arahkan menuju ruang tunggu. <Standar Teks> Bpk/Ibu ingin bertemu dengan siapa?, boleh saya tahu nama Bpk/Ibu?, baik saya akan coba menghubungi Wiraniaga (sebutkan nama rekan Anda) dan silahkan Bpk/Ibu menunggu sebentar di ruang tunggu. 4. Apabila pelanggan menunggu di ruang tunggu, tawarkan minuman pada pelanggan Anda. <Standar Teks> Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda) mau minum apa? teh, kopi atau air mineral?. III. Prosedur 3 : memulai percakapan dengan pelanggan. 1. Apabila pelanggan baru, mulailah percakapan dengan menanyakan bagaimana dapat mengakses dealer Anda. <Standar Teks> Kalau boleh saya tahu, bagaimana Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda) bisa mendapatkan informasi mengenai dealer kami? 5. Apabila pelanggan lama/pelanggan baru yang sudah membuat janji pertemuan, segeralah Anda menemui di ruang tunggu, sambutlah pelanggan Anda dan tunjukkanlah kesan melayani pelanggan. <Standar Teks> Selamat Pagi/Siang, bagaimana kabar Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda)?, mohon maaf membuat menunggu 2. Tanyakan apakah mendapat kesulitan selama perjalanan <Standar Teks> Apakah Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda) mendapatkan kesulitan untuk menemukan dealer kami selama di perjalanan? 6. Tanyakan apakah mendapat kesulitan untuk menuju dealer Anda selama perjalanan. <Standar Teks> Bagaimana Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda), ada kesulitan untuk menuju ke dealer kami selama perjalanan? 3. Tanyakan juga kesibukan pelanggan selama ini untuk menggali lebih dalam profil pelanggan Anda. <Standar Teks> Kesibukan Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda) sebagai wiraswasta, profesional atau karyawan? dan dimana tempat Bpk/Ibu bekerja? lakukan basa-basi profesional dengan mengunakan metode RAMAH, terutama penggunaan Apresiasi dan Ajukan pernyataan umum mengenai kondisi ekonomi atau sosial akhir-akhir ini. 7. Tanyakan bagaimana mengenai kabar, keluarga dan bisnis pelanggan Anda. <Standar Teks> Bagaimana kabar Bpk/ Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda)?, kabar keluarga sehat? bagaimana dengan bisnis/karir di pekerjaan Anda?. Lakukan basa-basi profesional dengan mengunakan metode referensi RAMAH, terutama penggunaan Apresiasi, Minat, Ajukan pernyataan umum mengenai kondisi ekonomi atau sosial akhir-akhir ini dan kondisi keluarga. 4. Selama percakapan, jangan lupa tawarkan minuman pada pelanggan Anda. <Standar Teks> Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda) mau minum apa? teh, kopi atau air mineral? 8. Selama percakapan, bangunlah sebuah komunikasi yang akrab, penuh kejujuran dan sopan santun. [lihat SSI atribute R; kesopanan dan keramahan Wiraniaga. Lihat juga SSI atribute S; Wiraniaga harus jujur.] 9. Kalau perlu, sesering mungkin pujilah pelanggan Anda mengenai penampilannya. 04

10 II. Kasus 2 : Wiraniaga bertemu pelanggan pada saat aktivitas di luar showroom (canvass, pameran). 1. Sapa pelanggan Anda saat pertemuan awal dan perkenalkan diri Anda dengan pelanggan dan berikanlah kartu nama Anda. <Standar Teks> Selamat Pagi/Siang, perkenalkan nama saya (sebutkan nama Anda), saya Sales Executive dari dealer Toyota (Sebutkan nama dealer dan cabang Anda), ini kartu nama saya. 2. Apabila Anda baru pertama kali berhubungan dengan pelanggan (canvass/pameran), tanyakanlah identitas pelanggan dan bangunlah komunikasi awal yang intensif. <Standar Teks> Bolehkah saya mengetahui nama Bpk/Ibu?, dan apabila ada kartu nama, bolehkah saya meminta? 3. Apabila Anda sudah membuat janji sebelumnya dengan pelanggan, sampaikan permohonan maaf karena sudah menunggu dan kebaikannya untuk meluangkan waktu. <Standar Teks> Terima kasih sebelumnya karena Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda) telah sabar menunggu kedatangan saya sekaligus meluangkan waktunya. Sekali lagi terima kasih 4. Mulailah untuk membangun komunikasi yang akrab dengan pelanggan, tanyakan mengenai kabarnya. <Standar Teks> Bagaimana kabar Bpk/Ibu (sebutkan nama pelanggan Anda)? semoga sehat dan baikbaik saja bagaimana mengenai kesibukan sekarang?. Lakukan basa-basi profesional dengan mengunakan metode RAMAH, terutama penggunaan Apresiasi, Minat, Ajukan pernyataan umum mengenai kondisi ekonomi sosial dan Home, keluarga. 05

11

12 Tujuan Qualifying Memahami profil pelanggan dan menggali kebutuhan pelanggan untuk menawarkan kendaraan serta memberikan pengalaman membeli yang memuaskan sesuai dengan kebutuhan dan profil pelanggan. Harapan Pelanggan Mendapatkan kendaraan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya. Standar Prosedur Tanggung Jawab Wiraniaga bertanggung jawab untuk : Mendapatkan informasi umum dan detail seputar pelanggan. Menggali permasalahan berkendara yang dihadapinya saat ini. Memperkuat dampak yang terjadi akibat dari permasalahan yang ada. Menyarankan model dan tipe kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Standar Perlengkapan Siapkan perlengkapan berikut sebelum Anda menggali kebutuhan pelanggan : Berpakaian Rapih. Kartu nama. Katalog produk. Alat tulis (bila dibutuhkan). 1. Memulai Kualifikasi kendaraan Pelanggan. Ajaklah pelanggan untuk masuk ke dalam pembicaraan SPIK (Situasional, Problematika, Implikasi & Kebutuhan) untuk memahami profil dan kualifikasi sesuai dengan kebutuhan pelanggan. <Standar Teks> Sebelum saya menjelaskan lebih banyak mengenai produk yang Bpk/Ibu butuhkan, apakah saya boleh menanyakan beberapa hal kepada Bpk/Ibu? 2. Mendapatkan Informasi Umum [SITUASIONAL]. Tanyakanlah kondisi pelanggan saat ini untuk memahami profil pelanggan, seperti identitas pelanggan lebih detail (alamat rumah, alamat kantor, keluarga), kendaraan yang digunakan (merek, model, tipe, tahun), kondisi pemakaian kendaraan (siapa yang memakai, jarak tempuh setiap harinya), Pembiayaan dan asuransi yang pernah digunakan, dsb. [lihat SSI Sales Standard no. 16; Wiraniaga menanyakan tentang penggunaan dan kebutuhan kendaraan]. <Standar Teks> Selama ini Bpk/Ibu tinggal di mana? Kendaraan apa yang Bpk/Ibu gunakan saat ini? Dipakai ke mana saja kendaraan tersebut? Berapa jarak tempuh rata-rata setiap harinya? Siapa yang menggunakan kendaraan tersebut?apakah Anda waktu itu membeli kendaraan tunai atau kredit,jika kredit lembaga pembiayaan apa yang Anda pilih? 3. Menggali Permasalahan Berkendara [PROBLEMATIKA]. Setelah pelanggan benar-benar terbuka, galilah permasalahan berkendara yang sedang dihadapi pelanggan saat ini, seperti permasalahan produk (mesin, AC, suspensi, dst), alokasi dana, perawatan, target pemakai, rencana pemakaian dst. <Standar Teks> Apakah Bpk/Ibu puas dengan kendaraan yang digunakan saat ini? Bagaimana dengan kondisi mesinnya? Apakah ada masalah dengan AC atau suspensinya? Bagaimana dengan perawatannya? Berapa dana yang Bpk/Ibu alokasikan untuk kendaraan baru? Siapa yang akan menggunakan kendaraan? Kapan rencananya kendaraan baru akan digunakan? 4. Mencari Dampak Permasalahan [IMPLIKASI]. Tanyakan dampak yang dirasakan pelanggan ketika mengalami masalah tersebut, seperti AC panas menyebabkan kendaraan kurang nyaman, biaya perawatan mahal menyebabkan biaya yang dikeluarkan tiap bulannya tinggi, dsb. <Standar Teks> Apakah dampak dari masalah yang Bpk/Ibu hadapi saat ini? Apakah yang dirasakan saat mesin / AC / suspensi bermasalah? Berapa besarnya biaya yang dikeluarkan dengan borosnya biaya perawatan kendaraan tersebut? Berapa banyak waktu yang terbuang akibat jauhnya lokasi servis dan lamanya pekerjaan servis? Ooo, jadi adanya masalah tersebut membuat Bapak/Ibu kurang nyaman dalam berkendara. 5. Menyimpulkan dengan Cara Menyarankan Model dan Tipe Kendaraan [KEBUTUHAN]. - Berikan konfirmasi Profil dan Motif Beli Utama (MBU) pelanggan. Adapun jenis-jenis motif beli utama pelanggan pada umumnya sebagai berikut : 06

13 1. Aman dan nyaman, yakni pelanggan yang menginginkan kendaraan dengan karakteristik dapat memberikan rasa aman dan nyaman selama menggunakan kendaraan tanpa diliputi rasa khawatir. 2. Ekonomis dan mobilitas, yakni pelanggan yang menginginkan kendaraan yang ekonomis (seperti hemat perawatan, hemat konsumsi BBM, tidak memerlukan biaya tambahan) dan mendukung mobilitas berkendara (seperti praktis dan mudah dalam penggunaan fitur, lincah bermanuver). 3. Kekeluargaan, yakni pelanggan yang akan membelikan kendaraan untuk keluarga (orang tua, istri/suami, anak). Pendekatan yang dapat dipakai untuk kategori ini dapat menggunakan pendekatan MBU aman & nyaman dan ekonomis & mobilitas. 4. Gaya dan penampilan, yakni pelanggan yang menginginkan kendaraan yang mendukung gaya dan penampilan pelanggan (seperti nilai prestis, fitur/teknologi modern dan mutakhir dan model yang futuristik). - Lalu tawarkan kendaraan yang sesuai dengan profil dan kebutuhan pelanggan tersebut sekaligus menyampaikan kelebihan produk yang ditawarkan. Umumnya pada proses qualifying dapat ditarik kesimpulan profil pelanggan dengan kategori sebagai berikut : 1. Pelanggan baru, yakni pelanggan yang baru pertama kali membeli kendaraan Toyota. 2. Pelanggan Toyota yang membutuhkan kendaraan dengan model/tipe yang sama dengan kendaraan sebelumnya (Vios ke New Vios). 3. Pelanggan Toyota yang membutuhkan kendaraan dengan model/tipe yang berbeda dengan kendaraan sebelumnya (Vios ke Yaris). 4. Pelanggan Non-Toyota yang membutuhkan kendaraan dengan model/tipe yang sama dengan kendaraan sebelumnya (Panther ke Kijang Innova). 5. Pelanggan Non-Toyota yang membutuhkan kendaraan dengan model/tipe yang berbeda dengan kendaraan sebelumnya (Honda City ke Yaris). [lihat SSI attribute Q; Wiraniaga menawarkan kendaraan terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan; lihat juga SSI attribute V; Tawarkan kendaraan sesuai dengan dana pelanggan]. Untuk selanjutnya kelima profil pelanggan diatas akan digunakan dasar untuk standar proses menjual setelah proses qualifying (presentation-negotiation-closing dan delivery). Berikut adalah contoh kasus bagaimana memberikan kesimpulan kebutuhan dari proses qualifying : pelanggan merasa kendaraan Ford Laser yang digunakan bersama keluarga kurang nyaman, modelnya ketinggalan zaman, butuh kendaraan keluarga yang terjangkau dengan fitur yang cukup lengkap, biaya terbatas dengan metode trade-in, maka motif beli utama pelanggan adalah ekonomis dan aman & nyaman, tawarkan Avanza G M/T dengan paket kredit. <Standar Teks> Baik Pak/Ibu, nampaknya masalah yang Anda hadapi membuat Anda kurang nyaman dalam berkendara, apalagi saat bepergian bersama keluarga, jadi saya simpulkan Bpk/Ibu akan mengganti kendaraan Ford Laser Bpk/Ibu dengan kendaraan Toyota yang cocok untuk keluarga, untuk itu saya tawarkan mobil Avanza G M/T sebagai mobil keluarga pilihan, yang terjangkau namun memiliki fitur yang lengkap sesuai kebutuhan dengan mesin 1300cc yang hemat, halus dan bertenaga, AC double blower yang sejuk dan suspensi 4 link yang lembut sehingga berkendara semakin nyaman dan ekonomis. Mengenai dana yang dirasa cukup terbatas, maka kami sarankan untuk melakukan trade-in dengan paket kredit. [lihat SSI atribute label Z; kecepatan dalam memilih kendaraan. 07

14

15 Tujuan Presentasi Produk Memahami profil pelanggan dan menggali kebutuhan pelanggan untuk menawarkan kendaraan serta memberikan pengalaman membeli yang memuaskan sesuai dengan kebutuhan dan profil pelanggan. Harapan Pelanggan Mendapatkan penjelasan mengenai manfaat dari nilai produk kendaraan yang akan dipilih. Tanggung Jawab Wiraniaga bertanggung jawab untuk: Menjelaskan produk dan kelebihan/manfaatnya bagi pelanggan. Memperagakan fitur produk terutama pada fitur / teknologi baru. Standar Perlengkapan Siapkan perlengkapan berikut sebelum Anda melakukan presentasi pada pelanggan: Berpakaian Rapih. Kartu nama. Katalog produk. Alat tulis (bila dibutuhkan). Standar Prosedur 08

16 I. Prosedur 1 : menawarkan presentasi menggunakan katalog. 1. Tawarkan pelanggan Anda dengan presentasi katalog. 2. Kalau ya, jelaskan menggunakan katalog berdasarkan profil pelanggan (prosedur 2). 3. Kalau tidak tawarkan penjelasan menggunakan unit peraga (prosedur 3). II. Prosedur 2 : menjelaskan fitur produk dengan katalog. Berikut prosedur untuk menjelaskan dengan katalog : 1. Persiapkan katalog sesuai dengan produk yang dibutuhkan pelanggan. (hindari penggunaan flyer dan brosur untuk mempresentasikan produk kepada pelanggan dengan alasan kurang padatnya informasi yang dapat dijelaskan dari kedua tools tersebut). 2. Perhatikan posisi katalog agar terlihat utuh dan sempurna oleh pelanggan dan gunakan bulpen sebagai alat bantu. 3. Presentasikan secara urut berdasarkan nomor halaman. (hindari membolak-balik lembar katalog yang membuat Anda terkesan tidak profesional). Untuk pembeli pertama, pelanggan Toyota dan non-toyota yang membutuhkan kendaraan Toyota dengan model/tipe beda Jelaskan fitur produk Toyota secara detail dengan menggunakan metode FAM (Fakta, Arti, Manfaat) dan sesuaikan dengan motif beli utama (MBU) pelanggan. [lihat SSI atribute label N; Wiraniaga menjelaskan fitur dan kelebihan produk Toyota]. Contoh : Wiraniaga menjelaskan kelebihan fitur VVTi jelaskan keunggulan VVTi dan sesuaikan dengan MBU (Aman & nyaman, Ekonomis, Gaya & penampilan, Keluarga). <Standar Teks> Fitur (sebutkan salah satu fitur eksterior/interior/teknologi) adalah (sebutkan arti dari fitur tersebut secara detail) sehingga (sebutkan manfaatnya sesuai dengan MBU pelanggan). <Contoh> Fitur (VVTi) adalah (teknologi pada mesin Toyota dimana proses kerjanya dengan membuka dan menutup katup bensin dan udara secara elektrik) Sehingga (mesin dapat bekerja dengan responsif menyesuaikan cara berkendara, berkendara semakin nyaman). Untuk pelanggan Toyota dan non-toyota yang membutuhkan kendaraan sama model/tipe jelaskan perbedaan antara kedua produk tersebut dengan metode FAM dan sesuaikan dengan MBU pelanggan. Contoh : New Vios sudah dilengkapi dengan Dual SRS Airbag pada sisi penumpang dan pengemudi sementara Vios lama tidak dilengkapi airbag. <Standar Teks> Fitur (sebutkan salah satu fitur eksterior/interior/teknologi) adalah (sebutkan arti dari fitur tersebut secara detail) merupakan fitur terbaru dari kendaraan tersebut yang belum ada pada tipe sebelumnya, sehingga (sebutkan manfaatnya sesuai dengan MBU pelanggan). <Contoh> Fitur (Dual SRS Airbag) adalah (kantung udara yang letaknya di sisi pengemudi dan penumpang depan dimana akan mengembang apabila terjadi benturan/tabrakan mobil dari depan) merupakan fitur terbaru dari kendaraan tersebut yang belum ada pada tipe sebelumnya, sehingga (akan mengurangi resiko cidera pada pengemudi dan penumpang apabila terjadi kecelakaan). III. Prosedur 3 : menawarkan presentasi dengan unit peraga. 1. Tawarkan pelanggan Anda dengan presentasi menggunakan unit peraga. 2. Kalau ya, jelaskan menggunakan unit peraga berdasarkan profil pelanggan (prosedur 4). 3. Kalau tidak, tawarkan test drive (prosedur 5). 09

17 IV. Prosedur 4 : menjelaskan fitur produk dengan kendaraan peraga. 1. Satu jam sebelumnya persiapkan kendaraan peraga di showroom dalam keadaan bersih. 2. Ajaklah pelanggan di ruang peraga kendaraan dan pilihlah kendaraan sesuai dengan pilihan pelanggan. 3. Tawarkan kepada pelanggan, apakah pelanggan ingin dipresentasikan seluruh posisi kendaraan, jika ya presentasikan dengan metode Six Position Walk Arround (SPWA), yakni presentasi 6 posisi kendaraan secara berkeliling dengan ilustrasi sebagai berikut : 2. Depan - Bemper - Mesin - Lampu depan - Sistem penggerak 2 1. Kanan Depan - Penampilan - Model - Aerodimanika - Rem 3. Samping Kiri - Ban - Suspensi - Kaca Spion - Side impact beam Samping Kanan - Suspensi belakang - Konstruksi bodi - Child lock protector 4. Belakang - Spoiler - Bagasi - Lampu belakang - Printed antenna Interior - Kenyamanan - Audio - Visibilitas - Keamanan interior Untuk pembeli pertama, pelanggan Toyota dan non-toyota yang membutuhkan kendaraan Toyota dengan model/tipe beda Jelaskan fitur produk Toyota secara detail dengan menggunakan metode FAM (Fakta, Arti, Manfaat) dan sesuaikan dengan motif beli utama (MBU) pelanggan. Contoh : menjelaskan fitur aerodinamika pada posisi 1 jelaskan keunggulan aerodinamika kendaraan Toyota dan sesuaikan dengan MBU (Aman & nyaman, Ekonomis, Gaya & penampilan, Keluarga) <Standar Teks> Di posisi (sebutkan posisinya 1,2,3,4,5 atau 6), saya akan menjelaskan fitur (sebutkan salah satu fitur eksterior/interior/teknologi) adalah (sebutkan arti dari fitur tersebut secara detail) sehingga (sebutkan manfaatnya sesuai dengan MBU pelanggan). <Contoh> Di posisi (pertama), saya akan menjelaskan fitur (aerodinamika) adalah (bodi kendaraan aerodinamis dengan coefisien of Drag = 0.3, koefisien hambatan angin rendah) sehingga (tidak perlu khawatir apabila anggota keluarga memakai kendaraan, karena kabin senyap sehingga nyaman). Untuk pelanggan Toyota dan non-toyota yang membutuhkan kendaraan Toyota dengan model/tipe sama jelaskan perbedaan antara kedua produk tersebut dengan metode FAM dan sesuaikan dengan MBU pelanggan. Contoh : pada posisi 4, menjelaskan printed antenna, dimana ini adalah fitur baru pada New Vios sementara Vios lama antenna tipe pole. <Standar Teks> Fitur (sebutkan salah satu fitur eksterior/interior/teknologi) adalah (sebutkan arti dari fitur tersebut secara detail) merupakan fitur terbaru dari kendaraan tersebut yang belum ada pada tipe sebelumnya, sehingga (sebutkan manfaatnya sesuai dengan MBU pelanggan). <Contoh> Fitur (printed antenna) adalah (antenna yang bentuknya garis-garis logam tipis pada kaca belakang) merupakan fitur terbaru dari kendaraan tersebut yang belum ada pada tipe sebelumnya, sehingga (praktis karena Bpk/Ibu tidak perlu banyak mengeluarkan tenaga untuk mengatur antenna agar mendapatkan gelombang yang sesuai sebagaimana yang pernah Anda lakukan pada model Vios sebelumnya). [lihat SSI atribute label N; Wiraniaga menjelaskan fitur dan kelebihan produk Toyota]. [lihat SSI sales standard no. 18; Wiraniaga mendemonstrasikan fitur kendaraan]. [lihat SSI atribute label M; Pengetahuan wiraniaga tentang kendaraan]. 4. Apabila pelanggan tidak ingin dipresentasikan seluruh posisi, pastikan Anda mempresentasikan satu fitur yang benar-benar menjadi kelebihan produk tersebut. 10

18 V. Prosedur 5 : menawarkan test drive. 1. Pastikan semua profil pelanggan untuk ditawarkan test drive. [lihat SSI sales standard no. 21; Wiraniaga menawarkan test drive.] 2. Kalau ya, lakukan test drive (prosedur 6). 3. Kalau tidak, tawarkan apakah pelanggan ada pertanyaan terkait produk (prosedur 7). VI. Prosedur 6 : melakukan test drive. 1. Pastikan kendaraan/unit test drive sudah siap baik kebersihan maupun kelengkapannya. 2. Jelaskan kepada pelanggan mengenai rute yang akan di lalui untuk test drive dan etika/aturan selama test drive. 3. Selama menjalankan test drive, jelaskan kembali kepada pelanggan mengenai kelebihan performa kenyamanan, kestabilan dan kesenyapan kendaraan untuk lebih memberikan keyakinan untuk membeli kepada pelanggan. VII. Prosedur 7 : mengajukan penawaran untuk bertanya. 1. Tawarkan pelanggan apakah ada pertanyaan terkait produk. 2. Kalau ya, jawablah pertanyaan tersebut (prosedur 8). 3. Kalau tidak, lanjutkan proses NEGOSIASI. VIII. Prosedur 8 : menjawab pertanyaan pelanggan. 1. Apabila pelanggan sudah mengajukan pertanyaan, jawablah dengan ucapan terima kasih. 2. Ulangi pertanyaan pelanggan dan sekaligus berikan bantalan atas pertanyaan/keberatan pelanggan. Berikut keberatan sekaligus bantalan yang dapat dipakai : - Modelnya jelek bantalannya, pelanggan memperhatikan desain/nilai estetika. - Bahan bakarnya boros bantalannya, pelanggan memperhatikan nilai ekonomis. - Suspensinya keras bantalannya, pelanggan memperhatikan faktor kenyamanan. - Suara mesinnya berisik bantalannya, pelanggan memperhatikan faktor kesenyapan kabin. Contoh : pelanggan menanyakan kenapa bahan bakar Kijang Innova boros Anda memberikan bantalan bahwasanya pelanggan memperhatikan nilai ekonomis. <Standar Teks> Jadi Bpk/Ibu menilai bahwa (sebutkan nama produk) (sebutkan keberatan), ternyata Bpk/Ibu memperhatikan (sebutkan bantalan). <Contoh> Jadi Bpk/Ibu menilai bahwa (Kijang Innova) (bahan bakarnya boros), ternyata Bpk/Ibu memperhatikan (nilai ekonomis sebuah kendaraan). 3. Selanjutnya berikan konfirmasi kembali mengenai keberatan tersebut, tujuannya untuk mengetahui lebih dalam permasalahan pelanggan. <Standar Teks> Maksud Bpk/Ibu (sebutkan produk dan keberatan) yang seperti apa?. <Contoh> Maksud Bpk/Ibu (Kijang Innova boros) yang seperti apa?. dari pertanyaan diatas pelanggan akan memberikan penjelasan lebih detail terhadap keberatannya. <Jawaban Pelanggan> Konsumsi Kijang Innova hanya dapat mencapai 9 km/liter. 11

19 4. Jawablah pertanyaan/keberatan pelanggan tersebut secara logis dan mudah diterima pelanggan. Berikut jawaban atas keberatan-keberatan diatas : <Standar Teks> Baik saya coba untuk memberikan jawaban atas pertanyaan/keberatan Bpk/Ibu (sebutkan jawaban tersebut) <Contoh> Baik saya coba untuk memberikan jawaban atas pertanyaan Bpk/Ibu, (Kijang Innova memiliki volume silinder dan tenaga maksimum yang dapat dicapai besar, maka tidak dapat dikatakan boros oleh karena hal ini juga berlaku untuk kendaraan pesaing yang memiliki ukuran mesin, bodi kendaraan yang sama, selain faktor mesin dan ukuran bodi kendaraan, konsumsi BBM juga tergantung dengan cara penggunaan kendaraan). Berikut contoh jawaban menangani keberatan pelanggan: 5. Ajukan pertanyaan apakah pelanggan sudah faham dengan penjelasan Anda. <Standar Teks> Baik Bpk/Ibu, apakah sudah faham dengan penjelasan yang saya sampaikan? 6. Apabila sudah faham lakukan proses negosiasi. 7. Apabila masih belum dan pelanggan merasa masih ada pertanyaan atau keberatan, persilahkan untuk menyampaikan pertanyaan. <Standar Teks> atau masih terdapat ganjalan/keberatan?. 8. Jawablah pertanyaan/keberatan pelanggan tersebut secara detail dan benar-benar dapat meyakinkan pelanggan Anda. <Standar Teks> baik saya coba untuk memberikan jawaban atas pertanyaan/keberatan Bpk/Ibu (sebutkan jawaban tersebut). 9. Apabila pelanggan sudah puas dengan jawaban Anda, lakukan proses negosiasi sebelum closing. 12

20

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan 5.1.1 Berdasarkan Atribut Kinerja Berdasarkan pengolahan data dan analisa kuadran yang dilakukan maka dapat disimpulkan seperti hasil berikut ini: 1. Fasilitas

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Showroom Kardi Putera Motor pertama kali berdiri pada tahun 1997 dengan

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Showroom Kardi Putera Motor pertama kali berdiri pada tahun 1997 dengan BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Perusahaan Showroom Kardi Putera Motor pertama kali berdiri pada tahun 1997 dengan nama Bengkel Kardi Putera yang didirikan oleh Bpk.Khoirul Anang yang Berada

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pasar mobil bekas di Indonesia dari tahun ke tahun terus menunjukkan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pasar mobil bekas di Indonesia dari tahun ke tahun terus menunjukkan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pasar mobil bekas di Indonesia dari tahun ke tahun terus menunjukkan tren positif (meningkat). Pesatnya pertumbuhan sektor industri otomotif nasional dan melonjaknya

Lebih terperinci

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-7

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-7 Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-7 39. Membangun toilet diantara kantor dan tempat tunggu 40. Merancang toilet sesuai kebutuhan 41. Menanyakan kepada pelanggan mengenai pelayanan 42. Memberikan layanan penuh

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Perkembangan industri otomotif di Indonesia sudah sedemikian pesatnya

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Perkembangan industri otomotif di Indonesia sudah sedemikian pesatnya BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan industri otomotif di Indonesia sudah sedemikian pesatnya dan membuat tingkat persaingannya semakin ketat, khususnya pada industri mobil. Para produsen

Lebih terperinci

DAFTAR INTERNET.

DAFTAR INTERNET. 97 DAFTAR INTERNET www.harley-davidson.com www.hog.com http://www.harley-davidson-jakarta.com/customer/s_chr.php www.marketingteacher.com www.learnmarketing.com http://faculty.msb.edu/homak/homahelpside/webhelp/marketingaugmentedprodu

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM KARDI PUTERA MOTOR

BAB II GAMBARAN UMUM KARDI PUTERA MOTOR BAB II GAMBARAN UMUM KARDI PUTERA MOTOR 2.1 Sejarah Kardi Putera Motor Showroom Kardi Putera Motor pertama kali berdiri pada tahun 1997 dengan nama Bengkel Kardi Putra yang didirikan oleh Bpk.Khoirul Anang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah digilib.uns.ac.id BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia bisnis otomotif yang semakin pesat pada saat ini menimbulkan persaingan yang ketat diantara para produsen mobil di Indonesia.

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu : 1. Profil Responden Dari 50 orang responden ternyata 35 orang

Lebih terperinci

Usaha Sampingan Jasa Rental Mobil

Usaha Sampingan Jasa Rental Mobil Usaha Sampingan Jasa Rental Mobil Padatnya sarana transportasi umum menjelang libur hari lebaran, memaksa sebagian besar masyarakat untuk mencari alternatif lain dengan menyewa kendaraan roda empat kepada

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Berikut sistem pelayanan yang diolah ada beberapa tahap :

BAB IV PEMBAHASAN. Berikut sistem pelayanan yang diolah ada beberapa tahap : digilib.uns.ac.id BAB IV PEMBAHASAN PT. Nasmoco Bengawan Motor Solo Baru merupakan salah satu perusahaan otomotif swasta cabang dari Nasmoco Group yang memberikan pelayanan penjualan, servis, dan part

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN

BAB III OBJEK PENELITIAN BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Sejarah dan Latar Belakang Perusahaan PT Trans Makmur Abadi berdiri pada tanggal 28 Agustus 2002, Kantornya terletak di TRANS MOBIL Jl.Bandengan Utara dalam no.38d Jakarta

Lebih terperinci

HANDLING TAMU EVADA EL UMMAH KHOIRO, S.AB.,M.AB PERTEMUAN 5 PRODI D3 ADM. NIAGA SMT 2 TH AJARAN 2016/2017

HANDLING TAMU EVADA EL UMMAH KHOIRO, S.AB.,M.AB PERTEMUAN 5 PRODI D3 ADM. NIAGA SMT 2 TH AJARAN 2016/2017 HANDLING TAMU EVADA EL UMMAH KHOIRO, S.AB.,M.AB PERTEMUAN 5 PRODI D3 ADM. NIAGA SMT 2 TH AJARAN 2016/2017 A. Pengertian Tamu Kantor Adalah Seseorang atau kelompok yang datang ke sebuah perusahaan untuk

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Gambar 1.1 Logo Toyota Toyota Motor Corporation (TMC) adalah sebuah pabrikan mobil yang berasal dari Jepang yang didirikan bulan September 1933. Saat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pada tanggal 4 September 2003 yang beralamat di JL. Raya R.C Veteran no

BAB I PENDAHULUAN. pada tanggal 4 September 2003 yang beralamat di JL. Raya R.C Veteran no BAB I PENDAHULUAN 1.1 Bentuk, Bidang Dan Perkembangan Usaha 1.1.1 Bentuk Usaha PT Jaya Utama Motor adalah perusahaan perseroan terbatas yang bergerak dibidang otomotif dengan menjalankan usahanya berfokus

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi Pemasaran Pemasaran (Marketing) merupakan suatu rangkaian proses kegiatan yang tak hanya mencakup penjualan terhadap barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan jasa,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Jenis Usaha, Nama Perusahaan dan Lokasi Perusahaan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Jenis Usaha, Nama Perusahaan dan Lokasi Perusahaan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Jenis Usaha, Nama Perusahaan dan Lokasi Perusahaan Citra Motor adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jual beli motor bekas yang didirikan

Lebih terperinci

SURVEY ANALISA KREDIT

SURVEY ANALISA KREDIT SURVEY ANALISA KREDIT Buat rekan-rekan yang bekerja di dunia perbankkan, khususnya di Finance Mobil dengan posisi sebagai surveyor/marketing sering menghadapi masalah atau lupa dengan apa saja yang harus

Lebih terperinci

Handout 1A. Anggaran Bulanan. Anggaran Berimbang

Handout 1A. Anggaran Bulanan. Anggaran Berimbang Handout 1A Anggaran Berimbang Anggaran Bulanan Pendapatan (Uang Masuk) Gaji Pengeluaran (Uang Keluar) 5,000,000 Pengeluaran Tetap Kontrak Rumah 1,500,000 Cicilan Kendaraan 750,000 Asuransi 100,000 Tabungan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Persaingan didalam bisnis adalah hal yang wajar dan tidak bisa dihindari, tidak

I. PENDAHULUAN. Persaingan didalam bisnis adalah hal yang wajar dan tidak bisa dihindari, tidak I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan didalam bisnis adalah hal yang wajar dan tidak bisa dihindari, tidak ada produk atau jasa yang dipasarkan tanpa melewati suatu persaingan, secara tidak langsung

Lebih terperinci

Bab I. Pendahuluan. perusahaan. Dalam perekonomian global yang memungkinkan pergerakan barang dan jasa

Bab I. Pendahuluan. perusahaan. Dalam perekonomian global yang memungkinkan pergerakan barang dan jasa Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Persaingan dalam dunia usaha merupakan suatu kondisi yang harus dihadapi oleh perusahaan. Dalam perekonomian global yang memungkinkan pergerakan barang dan jasa secara

Lebih terperinci

PT. SUMBER BARU TRADA MOBIL

PT. SUMBER BARU TRADA MOBIL Nomor : 10/Mkt.SBTM/X/2016 Sleman, 31 Oktober 2016 Perihal : Penawaran Lampiran : Daftar Harga & Promo Kepada Yth, Bapak / Ibu GURU, PEGAWAI NEGERI, PEGAWAI BUMN, DOSEN & DOKTER. Di - TEMPAT Dengan hormat,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. konvensional menuju konsep pemasaran modern. Faktor faktor seperti

BAB I PENDAHULUAN. konvensional menuju konsep pemasaran modern. Faktor faktor seperti BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemasaran saat ini terus berkembang dan berubah, dari konsep pemasaran konvensional menuju konsep pemasaran modern. Faktor faktor seperti meningkatnya jumlah pesaing,

Lebih terperinci

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisa pada bab sebelumnya, maka diperoleh kesimpulan yang berkaitan dengan penelitian ini, adalah sebagai berikut: 1. Profil

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Menjadi Dealer Otomotif terbaik di Indonesia dengan praktek usaha & pelayanan pelanggan bertaraf International.

BAB I PENDAHULUAN. Menjadi Dealer Otomotif terbaik di Indonesia dengan praktek usaha & pelayanan pelanggan bertaraf International. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Objek Penelitian 1. Sejarah PT AUTO2000 PT. Astra international, Tbk Toyota Sales Operation (AI-TSO), dengan AUTO2000 sebagai merk perusahaan, didirikan pada tahun

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. I.I Gambaran Umum Objek Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. I.I Gambaran Umum Objek Penelitian BAB I PENDAHULUAN I.I Gambaran Umum Objek Penelitian DriverBDG adalah sebuah jasa dalam bidang transportasi yang menawarkan jasa driver dan penyewaan mobil. Jasa transportasi ini berdiri sejak 8 Juni 2011.

Lebih terperinci

UKDW BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan industri otomotif di Indonesia sangat pesat, tingkat

UKDW BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan industri otomotif di Indonesia sangat pesat, tingkat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan industri otomotif di Indonesia sangat pesat, tingkat persaingannya saat ini cukup ketat. Setiap perusahaan senantiasa berusaha untuk dapat meningkatkan

Lebih terperinci

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan 6.1.1 Faktor-faktor yang Menjadi Pertimbangan Konsumen Dalam Memilih Salon Dari hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa faktor-faktor yang dipentingkan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Dewasa ini, permintaan kendaraan bermotor khususnya sepeda motor

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Dewasa ini, permintaan kendaraan bermotor khususnya sepeda motor BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, permintaan kendaraan bermotor khususnya sepeda motor sangat tinggi. Hal ini menyebabkan setiap produsen sepeda motor berinovasi untuk menghadirkan produk

Lebih terperinci

Technical Response. Direct of Goodness. Rank

Technical Response. Direct of Goodness. Rank Technical Response Tingkat kelengkapan alat Tingkat macamnya sparepart Direct of Goodness Rank Customer needs No. Customer needs 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 21 Pengecekan yang menyeluruh 32.697 2 28 Tersedianya

Lebih terperinci

Gambar 1.1 Logo Rumah Warna

Gambar 1.1 Logo Rumah Warna BAB I PENDAHULUAN Setiap bisnis baru atau pengembangan bisnis membutuhkan penanaman modal yang disesuaikan dengan tujuan bisnis dan bentuk badan bisnisnya. Salah satu tujuan didirikannya bisnis adalah

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan sebelumnya maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Karakteristik produk mempengaruhi persepsi

Lebih terperinci

BAB II HASIL SURVEY. seperti Stamping, Casting, Engine dan Assembly di area industri Sunter Jakarta.

BAB II HASIL SURVEY. seperti Stamping, Casting, Engine dan Assembly di area industri Sunter Jakarta. BAB II HASIL SURVEY 2.1 Gambaran Umum PT. Toyota-Astra Motor PT. Toyota-Astra Motor yang didirikan pada tahun 1971 merupakan perusahaan joint venture antara PT. Astra International Tbk (saham 51%) dengan

Lebih terperinci

SALESMANSHIP TEKNIK MELAKUKAN PERCAKAPAN SALES MELALUI TELEPHONE. Christina Ariadne Sekar Sari, S.E., M.M. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS

SALESMANSHIP TEKNIK MELAKUKAN PERCAKAPAN SALES MELALUI TELEPHONE. Christina Ariadne Sekar Sari, S.E., M.M. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS SALESMANSHIP TEKNIK MELAKUKAN PERCAKAPAN SALES MELALUI TELEPHONE Christina Ariadne Sekar Sari, S.E., M.M. Program Studi MANAJEMEN www.mercubuana.ac.id PENDAHULUAN

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. usahanya, umumnya mempunyai visi untuk menjadi perusahaan yang terbaik

BAB II LANDASAN TEORI. usahanya, umumnya mempunyai visi untuk menjadi perusahaan yang terbaik 6 BAB II LANDASAN TEORI A. Customer Orientation Setiap perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnis atau kegiatan usahanya, umumnya mempunyai visi untuk menjadi perusahaan yang terbaik atau terkenal.

Lebih terperinci

#### Selamat Mengerjakan ####

#### Selamat Mengerjakan #### Nomer : Inisial Nama : PETUNJUK PENGISIAN 1. Bacalah pernyataan-pernyataan pada lembar berikut, kemudian jawablah dengan sungguh-sungguh sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 2. Jawablah semua nomor dan

Lebih terperinci

Lampiran A Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas

Lampiran A Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas LAMPIRAN Lampiran A Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Lanjutan Lampiran A Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Lampiran C Rekapitulasi Data Jawaban Responden untuk Cross-tabulations Lanjutan Lampiran

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. otomotif terutama mobil jenis MPV berlangsung dengan sangat ketat dan harga

BAB I PENDAHULUAN. otomotif terutama mobil jenis MPV berlangsung dengan sangat ketat dan harga 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pengguna mobil jenis MPV (Multi Purpose Vehicle) sangat sering dijumpai, sesuai dengan perkembangan teknologi di dunia otomotif dan perubahan gaya hidup masyarakat,

Lebih terperinci

A. LATAR BELAKANG MASALAH

A. LATAR BELAKANG MASALAH BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Di era perdagangan bebas saat ini, setiap perusahaan mengalami persaingan ketat dengan perusahaan lain yang sejenis. Persaingan ini menuntut suatu perusahaan

Lebih terperinci

Tabel 4.1 KUESIONER PENGAMATAN FISIK SEKILAS

Tabel 4.1 KUESIONER PENGAMATAN FISIK SEKILAS Tabel 4.1 KUESIONER PENGAMATAN FISIK SEKILAS Perusahaan : PT. Duta Motor Dibuat oleh : Indri Iriani No Daftar Pertanyaan Ya Tdk Keterangan. 1. Apakah fasilitas fisik yang ada di masing-masing bagian sudah

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Pada prinsipnya setiap perusahaan dalam menjual produk-produknya akan

I. PENDAHULUAN. Pada prinsipnya setiap perusahaan dalam menjual produk-produknya akan I. PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Pada prinsipnya setiap perusahaan dalam menjual produk-produknya akan dihadapkan dengan strategi maupun teknik penjualan yang bagus, sehingga komoditas yang ditawarkannya

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1.1. Berisi: 1. Kuesioner Terbuka 2. Kuesioner Pelanggan 3. Kuesioner Pihak Manajemen 4. Kuesioner Pihak Karyawa

LAMPIRAN 1.1. Berisi: 1. Kuesioner Terbuka 2. Kuesioner Pelanggan 3. Kuesioner Pihak Manajemen 4. Kuesioner Pihak Karyawa LAMPIRAN. Berisi:. Kuesioner Terbuka. Kuesioner Pelanggan. Kuesioner Pihak Manajemen. Kuesioner Pihak Karyawa Kuesioner Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/i meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. keras mencoba menggapai bintang bintang. Kata ASTRA diambil dari nama

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. keras mencoba menggapai bintang bintang. Kata ASTRA diambil dari nama BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Astra International, Inc didirikan pada tanggal 20 febuari 1957 dengan semboyan PAR ASPERA AD ASTRA yang artinya dengan bekerja keras mencoba

Lebih terperinci

BAB 10 Membeli Rumah

BAB 10 Membeli Rumah BAB 10 Membeli Rumah Menggali informasi secara rinci dan lengkap tentang dana yang harus disiapkan sebelum membeli rumah secara kredit merupakan suatu keharusan. Bisa jadi apa yang disampaikan pengembang

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Dewasa ini teknologi informasi sudah diterapkan dalam semua sisi kehidupan

BAB 1 PENDAHULUAN. Dewasa ini teknologi informasi sudah diterapkan dalam semua sisi kehidupan 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Dewasa ini teknologi informasi sudah diterapkan dalam semua sisi kehidupan manusia, terutama dalam perusahaan dan industri. Dengan berbasiskan teknologi informasi,

Lebih terperinci

STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) ANGKUTAN PEMADU MODA TRAYEK BANDARA SULTAN SYARIF KASIM II PEKANBARU BANGKINANG

STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) ANGKUTAN PEMADU MODA TRAYEK BANDARA SULTAN SYARIF KASIM II PEKANBARU BANGKINANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) ANGKUTAN PEMADU MODA TRAYEK BANDARA SULTAN SYARIF KASIM II PEKANBARU BANGKINANG 1. STANDAR TEKNIS KENDARAAN a. Menggunakan kendaraan jenis bus medium/sedang; b. Umur kendaraan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Tingkat persaingan dunia usaha pada era globalisasi sekarang ini

BAB I PENDAHULUAN. Tingkat persaingan dunia usaha pada era globalisasi sekarang ini BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Tingkat persaingan dunia usaha pada era globalisasi sekarang ini semakin ketat, dimana setiap perusahaan senantiasa selalu berusaha untuk meraih konsumen

Lebih terperinci

IV. PEMBAHASAN. pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk

IV. PEMBAHASAN. pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk IV. PEMBAHASAN 4.1 Kegiatan Promosi Perusahaan Promosi pada hakekatnya adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk dan

Lebih terperinci

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 03/05/2017

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 03/05/2017 Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 03/05/2017 No. Polisi: B 1106 TZK Warna Eksterior/Interior: Hitam/Coklat Merk: Honda Bahan Interior: Sarung Jok Model/Tipe: Jazz RS Bahan bakar: Bensin Transmisi:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Mobil merupakan suatu hal penting yang dianggap mampu membantu

BAB I PENDAHULUAN. Mobil merupakan suatu hal penting yang dianggap mampu membantu BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Mobil merupakan suatu hal penting yang dianggap mampu membantu mempermudah hidup manusia. Sejak ditemukannya alat transportasi tersebut, gerak hidup manusia berubah

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. ke tahun. Ini disebabkan karena pemerintah tidak menyediakan saran atransportasi

BAB 1 PENDAHULUAN. ke tahun. Ini disebabkan karena pemerintah tidak menyediakan saran atransportasi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi semakin meningkat dari tahun ke tahun. Ini disebabkan karena pemerintah tidak menyediakan saran atransportasi umum yang

Lebih terperinci

LAMPIRAN A: KUESIONER

LAMPIRAN A: KUESIONER LAMPIRAN A: KUESIONER Kuesioner Penelitian Pengantar No :... No. Cust :... Tgl :... Nama :... Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi Anda untuk menjadi responden kami dalam survei

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam memasuki era globalisasi sekarang ini, persaingan bukanlah suatu hal yang

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam memasuki era globalisasi sekarang ini, persaingan bukanlah suatu hal yang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam memasuki era globalisasi sekarang ini, persaingan bukanlah suatu hal yang asing lagi di dalam dunia bisnis, dimana pihak yang satu selalu berusaha memberikan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penelitian. Teori-teori tersebut berkaitan dengan penjualan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penelitian. Teori-teori tersebut berkaitan dengan penjualan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Bab II menjelaskan teori-teori mengenai konsep penjualan sebagai landasan penelitian. Teori-teori tersebut berkaitan dengan penjualan. A. Pengertian Penjualan Definisi menjual menurut

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Pada Bab Metodologi Penelitian ini akan dibahas mengenai pola pikir, alur pikir, dan metode pengumpulan data yang digunakan untuk merumuskan strategi dan rancangan E-dealer.

Lebih terperinci

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 09/02/2017

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 09/02/2017 Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 09/02/2017 No. Polisi: B 1484 PAF Warna Eksterior/Interior: Marun/Coklat Merk: Toyota Bahan Interior: Kulit Model/Tipe: Vios G Bahan bakar: Bensin Transmisi:

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan Obyek penelitian adalah Fiorella Clay yang memiliki alamat di Jalan Bukit Amarta nomor 4, Semarang. Fiorella Clay merupakan salah satu

Lebih terperinci

KUESIONER. Hormat saya, Riko Arisanto

KUESIONER. Hormat saya, Riko Arisanto KUESIONER Responden yang terhormat, Saya adalah mahasiswa Fakultas Bisnis Manajemen di Universitas Widyatama, dalam rangka menyelesaikan tugas akhir program sarjana, penulis berusaha melakukan penelitian

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. kerja. Dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan ini, program Kerja Praktek yang

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. kerja. Dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan ini, program Kerja Praktek yang BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Metode Pelaksanaan Pelaksanaan Kerja Praktek berlangsung selama 60 (enam puluh) hari kerja. Dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan ini, program Kerja Praktek yang dilaksanakan

Lebih terperinci

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 08/02/2017

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 08/02/2017 Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 08/02/2017 No. Polisi: B 1553 SOZ Warna Eksterior/Interior: Ungu/Coklat Merk: Ford Bahan Interior: Kulit Model/Tipe: Fiesta Sport Bahan bakar: Bensin Transmisi:

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Latar Belakang Perusahaan 3.1.1 Sejarah Berdirinya CV. Asoka Sukses Makmur CV. Asoka Sukses Makmur berlokasi di Jl. Raya Puri Kembangan no.1, Jakarta Barat.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan jaman khususnya dibidang teknologi yang

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan jaman khususnya dibidang teknologi yang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan jaman khususnya dibidang teknologi yang berkembang pesat dan penuh inovasi dewasa ini berpengaruh terhadap kebutuhan konsumen secara langsung

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan berdasarkan analisis

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan berdasarkan analisis 122 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan berdasarkan analisis pembahasan serta uraian pada bab-bab sebelumnya, maka penulis menarik beberapa kesimpulan

Lebih terperinci

PERSYARATAN MENGAJUKAN KREDIT DI BANK

PERSYARATAN MENGAJUKAN KREDIT DI BANK PERSYARATAN MENGAJUKAN KREDIT DI BANK Oleh: Safir Senduk Dikutip dari Tabloid NOVA No. 685/XIV Pada nomor yang lalu, kita telah berkenalan sekilas dengan produk kredit di bank. Sekarang, kita akan berbicara

Lebih terperinci

Financial Check List. Definisi Pembiayaan. Mengapa Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan? Kapan Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan?

Financial Check List. Definisi Pembiayaan. Mengapa Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan? Kapan Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan? Daftar Isi Financial Check List 1 01 Definisi Pembiayaan 3 02 Mengapa Masyarakat Memerlukan Jasa Pembiayaan? 5 5 03 Kapan Masyarakat Memerlukan Jasa Pembiayaan? 6 6 04 Siapa Saja Nasabah 8 Jasa Pembiayaan?

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Pembantu Krian mahasiswa dapat memberikan kesimpulan dan saran kepada

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Pembantu Krian mahasiswa dapat memberikan kesimpulan dan saran kepada BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan beberapa hal pokok yang telah dibahas dalam bab - bab sebelumnya dan penelitian yang telah dilakukan pada Bank Jatim Cabang Pembantu Krian mahasiswa dapat memberikan

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Setelah melakukan serangkaian pengumpulan data, penyebaran kuesioner, pengolahan data, dan pengujian hipotesis, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

Lebih terperinci

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 22/03/2017

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 22/03/2017 Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 22/03/2017 No. Polisi: B 1020 TRL Warna Eksterior/Interior: Silver/Coklat Merk: Suzuki Bahan Interior: Sarung Jok Model/Tipe: Ertiga GX Bahan bakar: Bensin Transmisi:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Kebutuhan masyarakat akan kendaraan sebagai sarana transportasi semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan karena fungsi kendaraan

Lebih terperinci

PROSEDUR PENJUALAN MOTOR PADA PT.PACIFIC MOTOR 1

PROSEDUR PENJUALAN MOTOR PADA PT.PACIFIC MOTOR 1 PROSEDUR PENJUALAN MOTOR PADA PT.PACIFIC MOTOR 1 Nama Npm : 31212020 Kelas Jurusan Pembimbing : Apriyaanto Tri Aditia : 3DD02 : Manajemen Pemasaran : Prof. DR. Ir. Euphrasia Susy Suhendra, MS Diajukan

Lebih terperinci

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 04/05/2017

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 04/05/2017 Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 04/05/2017 No. Polisi: B 1296 TIN Warna Eksterior/Interior: Abu-abu/Hitam Merk: Mazda Bahan Interior: Kain Model/Tipe: 2 Limited Bahan bakar: Bensin Transmisi:

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Nasmoco Abadi Motor Ring Road. Pembahasan permasalahan tersebut akan

BAB III PEMBAHASAN. Nasmoco Abadi Motor Ring Road. Pembahasan permasalahan tersebut akan BAB III PEMBAHASAN Bab ini menjelaskan tentang uraian pembahasan mengenai gambaran umum perusahaan, laporan magang kerja dan pembahasan masalah yang terjadi di PT. Nasmoco Abadi Motor Ring Road. Pembahasan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sarana transportasi yang mampu mempersingkat jarak dan waktu, salah satu

BAB I PENDAHULUAN. sarana transportasi yang mampu mempersingkat jarak dan waktu, salah satu BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan perkembangan sarana transportasi yang semakin mempermudah dan memperlancar transportasi darat.

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 149 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN V.1 Kesimpulan Berdasarkan uraian dan hasil analisis yang telah dikemukakan, maka hasil dari penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : Hasil analisis : 1. Masih terdapatnya

Lebih terperinci

STANDAR USAHA ANGKUTAN JALAN WISATA. NO ASPEK UNSUR NO SUB UNSUR I. I PRODUK A. Mobil Bus Wisata

STANDAR USAHA ANGKUTAN JALAN WISATA. NO ASPEK UNSUR NO SUB UNSUR I. I PRODUK A. Mobil Bus Wisata LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2014 TENTANG STANDAR USAHA ANGKUTAN JALAN WISATA STANDAR USAHA ANGKUTAN JALAN WISATA I. I PRODUK A. Mobil Bus.

Lebih terperinci

Pengenalan kriteria yang menjadi dasar bagi responden untuk memilihan mobil

Pengenalan kriteria yang menjadi dasar bagi responden untuk memilihan mobil Kriteria Pemilihan Mobil Pengenalan kriteria yang menjadi dasar bagi responden untuk memilihan mobil adalah variabel yang sangat penting. Dari hasil survey dapat disimpulkan top five criteria pemilihan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berkompetisi. Perkembangan industry yang begitu pesat, perdagangan bisa terjadi

BAB I PENDAHULUAN. berkompetisi. Perkembangan industry yang begitu pesat, perdagangan bisa terjadi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Globalisasi telah memberikan perubahan terhadap cara perusahaan untuk berkompetisi. Perkembangan industry yang begitu pesat, perdagangan bisa terjadi lintas negara

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Dari hasil penelitian mengenai motivasi debitur terhadap atribut produk dalam keputusan pembelian produk KPR Bank Commonwealth dapat disimpulkan sebagai berikut. Motivasi

Lebih terperinci

Lampiran 1: Panduan Wawancara Pemilik

Lampiran 1: Panduan Wawancara Pemilik Lampiran 1: Panduan Wawancara a. Hasrat atas tanggung jawab 1. Sesesorang yang merintis usaha sendiri umumnya bertanggung jawab tinggi terhadap usahanya. Bagaimanakah cara Anda bertanggung jawab pada keberlangsungan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Latar Belakang Perusahaan PT. Wahana Artha Harsaka cabang Karang Mulya, Ciledug, merupakan perusahaan yang menangani penjualan langsung

Lebih terperinci

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1.Kesimpulan Berdasarkan pengolahan data dan analisis maka pada akhir penelitian dapat dibuatkan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini sebagai berikut: 1. Faktor-faktor

Lebih terperinci

Dengan Bersama, Cicilan KPR Jadi Ringan

Dengan Bersama, Cicilan KPR Jadi Ringan KPR Keluarga Bersama Jadi Ringan Dengan Bersama, Cicilan KPR Jadi Ringan Semua tabungan anggota keluarga Anda bisa membantu meringankan bunga KPR. Jutaan Keluarga. Satu Bank. PERMATAKPR KELUARGA Beban

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. rentan terhadap kompetisi didalamnya. Untuk dapat bertahan dalam persaingan yang semakin

BAB I PENDAHULUAN. rentan terhadap kompetisi didalamnya. Untuk dapat bertahan dalam persaingan yang semakin BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia usaha diberbagai lini pada masa era globalisasi dan era informasi ini sangatlah pesat, sehingga berpotensi memicu persaingan yang semakin

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. karakteristik konsumen (demografi, kepribadian, gaya hidup). Pengaruh yang

BAB I PENDAHULUAN. karakteristik konsumen (demografi, kepribadian, gaya hidup). Pengaruh yang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perilaku pembelian seseorang dapat dikatakan sesuatu yang unik, karena preferensi dan sikap terhadap obyek setiap orang berbeda. Selain itu konsumen berasal dari beberapa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pemasaran merupakan strategi yang bersifat fundamental bagi setiap

BAB I PENDAHULUAN. Pemasaran merupakan strategi yang bersifat fundamental bagi setiap BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemasaran merupakan strategi yang bersifat fundamental bagi setiap perusahaan, diantaranya bertujuan untuk meningkatkan laba dan demi menaikkan nilai perusahaan. Setiap

Lebih terperinci

BAB III METODELOGI PENULISAN. Pembuatan karya ilmiah ini mengunakan jenis data kulaitatif, menjelaskan fakta yang

BAB III METODELOGI PENULISAN. Pembuatan karya ilmiah ini mengunakan jenis data kulaitatif, menjelaskan fakta yang 16 BAB III METODELOGI PENULISAN 3.1 Metode Penulisan Pembuatan karya ilmiah ini mengunakan jenis data kulaitatif, menjelaskan fakta yang ada dilapangan dengan teori yang berhubungan dengan penulisan laporan

Lebih terperinci

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan 1. Perilaku konsumen dalam membeli sepeda motor Perilaku pembelian untuk cluster 1 adalah perilaku pembelian yang rumit. Perilaku pembelian untuk cluster 2 adalah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. di setiap tahunnya. Pada tahun 2013, pertumbuhan di industri otomotif semakin

BAB I PENDAHULUAN. di setiap tahunnya. Pada tahun 2013, pertumbuhan di industri otomotif semakin BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertumbuhan industri otomotif di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan.itu terbukti dengan munculnya produk otomotif baru di setiap tahunnya.

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Pasar menjadi semakin luas dan peluang ada dimana-mana, namun sebaliknya

I. PENDAHULUAN. Pasar menjadi semakin luas dan peluang ada dimana-mana, namun sebaliknya 1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Globalisasi membawa dampak yang besar bagi perkembangan dunia bisnis. Pasar menjadi semakin luas dan peluang ada dimana-mana, namun sebaliknya persaingan menjadi

Lebih terperinci

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: XX/XX/XXXX

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: XX/XX/XXXX Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: XX/XX/XXXX No. Polisi: B XXX XX Warna Eksterior/Interior: Hitam/Abu-abu Merk: MercedesBenz Bahan Interior: Kulit Model/Tipe: E240 2.6 Bahan bakar: Bensin Transmisi:

Lebih terperinci

BAB VI KESIMPULAN & SARAN

BAB VI KESIMPULAN & SARAN BAB VI KESIMPULAN & SARAN 6.1 Kesimpulan Setelah pengolahan data dan analisis yang dilakukan, maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan berdasarkan tujuan penelitian yang telah ditetapkan. Berikut merupakan

Lebih terperinci

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan 6.1.1 Ekuitas merek Tabel 6.1 Ringkasan Ekuitas Merek Dimensi Spesifikasi Keterangan Kesadaran Merek Asosiasi Merek Top of mind Brand recall Brand recognition

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. (TI) sebagai sebuah investasi untuk mendukung tujuan perusahaan.

BAB 1 PENDAHULUAN. (TI) sebagai sebuah investasi untuk mendukung tujuan perusahaan. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini setiap perusahaan dalam menjalankan bisnisnya selalu berusaha untuk meningkatkan keunggulan dalam beberapa hal diantaranya yaitu persaingan pasar, meningkatkan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian dan Fungsi Bank 2.1.1. Pengertian Bank Mendengar kata bank bukan suatu hal yang asing bagi kita. Dengan menyebut kata bank setiap orang selalu mengaitkannya dengan

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DAN DAMPAKNYA PADA LOYALITAS PELANGGAN

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DAN DAMPAKNYA PADA LOYALITAS PELANGGAN PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DAN DAMPAKNYA PADA LOYALITAS PELANGGAN (Suatu survey pada Pelanggan Bengkel Mobil Non Members Tunas Toyota,Tbk Cabang Gatot Subroto, Bandung) SKRIPSI

Lebih terperinci

Pada kesempatan ini, penulis ingin mengupas dan meneliti usaha dalam bidang jasa yaitu jasa bengkel/reparasi kendaraan.zaman sekarang ini, orangorang

Pada kesempatan ini, penulis ingin mengupas dan meneliti usaha dalam bidang jasa yaitu jasa bengkel/reparasi kendaraan.zaman sekarang ini, orangorang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LatarBelakang Masalah Persaingan dunia usaha kian hari semakin ketat, tantangan yang dihadapi oleh para pemilik usaha pun kian berat dan komplek.begitu juga dengan perkembangan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perkembangan industri otomotif saat ini berlangsung pesat seiring

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perkembangan industri otomotif saat ini berlangsung pesat seiring 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan industri otomotif saat ini berlangsung pesat seiring kemajuan teknologi dan tingkat persaingan di antara kompetitor perusahaan otomotif dalam menciptakan

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. dilaksanakan mengenai pengaruh penetapan harga dan fitur produk terhadap

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. dilaksanakan mengenai pengaruh penetapan harga dan fitur produk terhadap BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti melalui analisis deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan regresi berganda yang dilaksanakan

Lebih terperinci

Pengelolaan Penyerahan Hadiah Reguler dan Premium Program Undian Tabungan Batara Homebastis 2013 Periode I ( 1 Juli 2013 s.d 30 September 2014)

Pengelolaan Penyerahan Hadiah Reguler dan Premium Program Undian Tabungan Batara Homebastis 2013 Periode I ( 1 Juli 2013 s.d 30 September 2014) Pengelolaan Penyerahan Hadiah Reguler dan Premium Program Undian Tabungan Batara Homebastis 2013 Periode I ( 1 Juli 2013 s.d 30 September 2014) Jenis Undian Jenis Hadiah Jumlah Hadiah Perlakuan Pajak Hadiah

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 107 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Setelah penulis mempelajari dan menganalisis hasil penelitian tentang pengaruh kualitas Customer Service terhadap kepuasan nasabah Bank BRI Unit X Cabang Cimahi, maka penulis

Lebih terperinci