10 menit. 20 menit. 5 hari. PENGELOLA ADMINISTRASI UMUM KEPEGAWAIAN : 7. Mengetik jadi job description yang telah disetujui pimpinan.

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "10 menit. 20 menit. 5 hari. PENGELOLA ADMINISTRASI UMUM KEPEGAWAIAN : 7. Mengetik jadi job description yang telah disetujui pimpinan."

Transkripsi

1 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BAGIAN KEPEGAWAIAN URAIAN KEGIATAN WAKTU KETERANGAN PENANGANAN URUSAN JOB DESCRIPTION 1. Setiap akhir bulan Desember mempersiapkan draft-job description untuk tahun anggaran yang akan datang yang bersumber dari job description tahun sebelumnya. PENGELOLA ADMINISTRASI UMUM KEPEGAWAIAN : 2. Menerima draft job dari untuk didistribusikan pada tiap sub bagian. 3. Menyerahkan job dimaksud kepada tiap sub/bagian untuk dilakukan analisis dan mengambilnya kembali untuk dilakukan pengetikan. PEJABAT STRUKTURAL : 4. Menerima bahan analisa job. 5. Melakukan telaah dan analisa untuk bahan pembuatan Job Description bagi tiap sub bagian. 6. Menyerahkan hasil analisa dan telaah untuk dikoreksi pimpinan. PENGELOLA ADMINISTRASI UMUM KEPEGAWAIAN : 7. Mengetik jadi job description yang telah disetujui pimpinan. KETUA : 8. Menandatangani job description yang telah ditik rapi. 5 hari 2 jam 3 jam PENGELOLA ADMINISTRASI UMUM KEPEGAWAIAN : 9. Mendistribusikan job description yang telah selesai ditandatangani pimpinan sesuai dengan ketentuan. 10. Melakukan monitoring terhadap seluruh rangkaian penyelenggaraan job description. 2 jam JUMLAH 5 hari 7 jam 30 menit

2 PENANGANAN DUK PEGAWAI 1. Mempersiapkan bahan-bahan yaitu yang meliputi arsip DUK Gol/Ruang dan data-data kepegawaian yang baru. 2. Mengonsep DUK kemudian diserahkan pada atasan yang dilanjutkan pada pimpinan untuk disetujui. WAKIL SEKRETARIS : 3. Membaca, menelaah dan memberikan koreksi serta memaraf. PANITERA/SEKRETARIS : 4. Membaca, menelaah dan memberikan koreksi serta memaraf untuk ditandatangan pimpinan. KETUA : 5. Menandatangan DUK yang telah ditik rapi. PANITERA/SEKRETARIS : 6. Membuat pengantar penyampaian DUK Satker. 7. Mendistribusikan DUK yang telah ditandatangani serta membuat arsipnya. 8. Menyampaikan DUK kepada Dirjen Badilag dan Biro Kepegawian MARI. 9. Melakukan monitoring terhadap mutasi pegawai untuk perubahan Data kepangkatan pegawai lingkungan Satker setempat. JUMLAH 1 jam

3 PENANGANAN DAFTAR HADIR PEGAWAI 1. Setiap akhir bulan mempersiapkan dan membuat daftar hadir untuk bulan berikutnya. 2. menyiapkan daftar hadir (datang / pulang) dalam box yang telah ada. 3. Mengentri data pada rekapitulasi daftar hadir setiap datang / pulang setiap hari. 4. Memantau pengisian daftar hadir (datang / pulang) setiap hari kerja. 5. Mencatat pegawai yang tidak hadir sesuai dengan keterangan pegawai yang bersangkutan pada buku absensi manual untuk singkronisasi dengan bendahara pengeluaran. 6. Menghimpun surat keterangan tidak hadir pegawai dan daftar hadir yang telah diketahui / ditandatangani pejabat yang berwenang. 7. Menyampaikan ke bagian analis daftar hadir sebagai bahan evaluasi. ATASAN PEGAWAI : 8. Menyampaikan daftar hadir kepada atasan langsung masing-masing bila terdapat pegawai dalam daftar hadir dimaksud tidak terdapat keterangan. TIM PENGAWAS DAFTAR HADIR : 9. Melakukan pengawasan terhadap kehadiran setiap pegawai / pejabat untuk penerapan disiplin kerja. PETUGAS DAFTAR HADIR : 10. menerima daftar hadir hasil konfirmasi dengan atasan pegawai ybs dan Pengawas. 11. Melakukan analisa daftar hadir berdasarkan surat keterangan ketidakhadiran sebagai bahan bagi Bendahara pengeluaran (Uang Makan / Remunerasi). 12. Setiap awal bulan membuat rekapitulasi daftar hadir pegawai pada bulan sebelumnya dan singkronisasi dengan bendahara pengeluaran. JUMLAH 25 menit 1 jam

4 PENANGANAN KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI PENGELOLA MUTASI (KNP) KEPEGAWAIAN : 1. Membuat penjadwalan atas penyelesaian seluruh rangkaian kegiatan naik pangkat per periode (April dan Oktober). 2. Membuat data statistik atas pegawai yang naik pangkat untuk setiap periode. 3. Membuat daftar nama-nama pegawai yang akan naik pangkat per periode dari laporan kepegawaian form D.1 atau A.9 Se Wilayah PTA Jayapura. 4. Mencatat dan mengendalikan seluruh perubahan data kenaikan pangkat. 5. Menerima surat usul KNP dari PA Se Wilayah PTA Jayapura. 6. Mempersiapkan berkas-berkas yang akan mendapatkan Mutasi KNP setiap periode. 7. Menggandakan berkas sesuai ketentuan untuk satker PTA Jayapura. 8. Meneliti kelengkapan dari PA TK. Pertama yang kurang atas usulan kenaikan pangkat sebelum dilanjutkan secara hirarki. 9. Membuat kosep seluruh Nota Usul yang telah jadi sebelum dikirim ke BKN, Badilag atau Biro Kepegawaian MA, disertai berkas-berkas KNP. 10. Mengonsep / membuat surat pengantar untuk pengiriman dimaksud dilanjutkan ke Kasubbag Kepegawaian. 11. Menerima Nota Usul yang telah disetujui BKN untuk Golongan II ke bawah sesuai kewenangan PTA. 12. Membuat konsep SK KNP untuk Golongan II ke bawah, kecuali untuk tenaga teknis. 3 jam 13. Meneliti konsep Usulan, konsep SK dan Pengantar. 14. Memberikan koreksi dan memberikan paraf bila telah selesai selanjutnya menyerahkan untuk selanjutnya dikoreksi dan diparaf oleh Wakil Sekretaris. 15. Menerima konsep SK KNP untuk Golongan II ke bawah kecuali untuk tenaga teknis. WAKIL SEKRETARIS : 16. Menerima konsep usulan, konsep SK dan pengantar KNP. 17. Menberikan tanda paraf bila telah diteliti dan dilanjutkan pada Panitera / Sekretaris untuk diberi paraf.

5 PANITERA / SEKRETARIS : 18. Menerima surat pengantar. 19. Meneliti dan memberikan paraf dan menyerahkan pada Ketua untuk ditanda tangan. KETUA : 20. Menandatangani Surat Usul KNP untuk dikirim sesuai kewenangan. 21. Menandatangani Nota Usul KNP sesuai dengan kewenangan untuk dilanjutkan ke BKN. 22. Melakukan pemantauan / monitoring terhadap seluruh rangkaian kegiatan urusan naik pangkat. PENGELOLA MUTASI : 23. Pengiriman ( Badilag, Biro Kepegawaian, BKN). JUMLAH 4 jam

6 PENANGANAN DISIPLIN PEGAWAI KETUA / WAKIL KETUA : 1. Menerima laporan tindakan indisipliner PNS. 2. Ketua menerbitkan Surat Perintah pemeriksaan kepada Pejabat / Pembentukan Tim. URAIAN KEGIATAN WAKTU KETERANGAN PEJABAT STRUKTURAL / TIM : 3. Melakukan pemanggilan kepada pegawai yang diindikasikan melakukan pelanggaran melalaui surat panggilan resmi. 4. Meneliti / menyiapkan kelengkapan berkas adanya indikasi pelanggaran disiplin PNS sebagai bahan pemeriksaan, sesuai dengan ketentuan dalam PP NO. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. 5. Melakukan klarifikasi permasalahan dengan didampingi seorang sekretaris / notulen. 6. Melakukan pemeriksaan terhadap adanyan indikasi pelanggaran disiplin PNS bersama tim yang telah dibentuk Pimpinan satker, sesuai dengan delegasi kewenangannya (PP No. 53 Tahun 2010). 7. Menggali / menentukan masalah pelanggaran disiplin PNS dan menghubungkannya dengan peraturan-peraturan disiplin pegawai, sebagai bahan pemeriksaan. 8. Mempersiapkna berkas-berkas hasil pemeriksaan sebagai bahan laporan kepada pejabat yang berwenang menjatuhkan hukuman disiplin sebagaimana telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. KETUA / WAKIL KETUA : 9. Menerima laporan hasil pemeriksaan Pejabat yang ditunjuk / Tim yang dibentuk. 10. Menelaah hasil pemeriksaan Pejabat / Tim. 11. Memberikan tindakan sesuai dengan kewenangan dari hasil telaah laporan / rekomendasi Pejabat Pemeriksa / Tim Pemeriksa, selanjutnya diarsipkan. 3 hari 2 hari 12. Mengarsipkan hasil pemeriksaan dan SK Pimpinan. JUMLAH 5 hari

7 PENANGANAN KARIS/KARSU, TASPEN dan ASKES serta PENINJAUAN MASA KERJA PEGAWAI 1. Membuat catatan masing-masing data Karpeg, KARIS/KARSU, TASPEN dan Askes (untuk Satker setempat) serta PMK dalam Buku Induk Kepegawaian / Aplikasi SIMPEG. 2. Menerima permohonan penerbitan Karpeg, KARIS/KARSU, TASPEN dan PMK. 3. Melakukan inventarisasi pegawai yang belum mempunyai Karpeg, KARIS/KARSU, TASPEN dan Askes serta PMK. 4. Meneliti kelengkapan / meminta kelengkapan yang kurang atas usulan Karpeg, KARIS/KARSU, TASPEN dan Askes serta PMK. 5. Membuat surat usul permohonan penerbitan Karpeg, KARIS/KARSU, TASPE, Askes dan PMK selanjutnya dibuat secara hirarki. 6. Menerima konsep Usulan permohonan dan memberikan koreksi serta memberikan paraf. WAKIL SEKRETARIS : 7. Menerima konsep Usulan permohonan dan memberikan koreksi serta memberikan paraf. PANITERA / SEKRETARIS : 8. Menerima konsep Usulan permohonan dan memberikan koreksi serta memberikan paraf. KETUA : 9. Menerima Usulan permohonan dan menandatanganinya 10. Menyerahkan kepada pengelola untuk dikirim Mengirimkan surat Usulan permohonan ke BKN / Biro Kepegawaian / Badilag / PT. Askes. 12. Mencatat usulan yang telah terbit pada Buku Induk Kepegawaian / Aplikasi SIMPEG mengenai data Karpeg, KARIS/KARSU, TASPEN dan Askes. 13. Mendistribusikan sesuai dengan peruntukkan.

8 14. Membuat data statistic atas pegawai yang telah mempunyai Karpeg, KARIS/KARSU, TASPEN dan Askes serta PMK. 15. Melakukan pemantauan / monitoring terhadap seluruh rangkaian kegiatan urusan Karpeg, KARIS/KARSU, TASPEN, Askes dan PMK. 16. Monitoring penyelenggaraan usul Karpeg, Karis, Karsu, TASPEN dan PMK pegawai. JUMLAH 1 jam

9 PENANGANAN KENAIKAN GAJI BERKALA / INPANSSING GAJI / TUNJANGAN KELUARGA (KP.4) PEGAWAI 1. Mempersiapkan arsip / bahan-bahan yang diperlukan (KGB tahun sebelumnya / SK pangkat terakhir / KP.4 terakhir / Data Baru. 2. Meneliti / mengkonsep / membuat KGB, inpassing gaji / tunjangan / ralat terhadap penggajian. 3. Menerima konsep usulan permohonan dan memberikan koreksi serta memberikan paraf. WAKIL SEKRETARIS : 4. Menerima konsep usulan permohonan dan memberikan koreksi serta memberikan paraf. PANITERA / SEKRETARIS : 5. Menerima konsep usulan permohonan dan memberikan koreksi serta memberikan paraf. KETUA : 6. Menerima Usulan permohonan dan menandatanganinya kecuali untuk Jabatan Ketua PTA. PETUGAS DAFTAR HADIR : 7. Mendistribusikan SK yang telah selesai dengan peruntukkan. 8. Mencatat dan mengendalikan seluruh perubahab data dimaksud. 9. Membuat data statistik atas pegawai yang akan mendapatkan KGB / Inpanssing / KP.4 per-periode ( termasuk untuk Ketua Se Wilayah PTA Jayapura). 10. Melakukan monitoring untuk SK KGB / Inpanssing Pegawai dan Ketua Se Wilayah PTA Jayapura. JUMLAH 1 jam 40 menit

10 PENANGANAN KENAIKAN GAJI BERKALA / INPANSSING GAJI / TUNJANGAN KELUARGA (KP.4) PEGAWAI 1. Mempersiapkan bahan (SK pelantikan dan SK jabatan). 2. Meneliti / mengonsep / membuat SPMT dan SPMJ serta Pernyataan Pelantikan (awal tahun / saat pelantikan jabatan). 3. Menyiapkan bahan-bahan terdiri atas surat keputusan dan file ybs. 4. Menerima konsep dan memberikan koreksi serta memberikan paraf. WAKIL SEKRETARIS : 5. Menerima konsep dan memberikan koreksi serta memberikan paraf. PANITERA / SEKRETARIS : 6. Menerima konsep dan memberikan koreksi serta memberikan paraf dan menyerahkan pada pengelola untuk ditik rapi. 7. Mencatat dan mengendalikan data dimaksud. 8. Mengkonsep dan mengetik jadi tata naskah dan menyerahkan pada Ketua melalui Panitera/Sekretaris untuk ditandatangani. KETUA : 9. Menerima dan menandatangani kecuali untuk Jabatan Ketua. 10. Mendistribusikan SPMT / SPMJ sesuai dengan peruntukkan. 11. Menyiapkan tata naskah yeng telah jadi pada map khusus yang telah disediakan. 12. Menyempurnakan penandatangan tata naskah. 13. Mendistribusikan tata naskah yang telah selesai ditandatangani sesuai dengan ketentuan.

11 14. Melakukan monitoring terhadap seluruh rangkaian penyelenggaraan tata naskah. JUMLAH 2 jam

12 PENANGANAN PENGHIMPUNAN PERATURAN-PERATURAN DI BIDANG KEPEGAWAIAN 1. Melakukan inventarisasi terhadap seluruh peraturan perundang-undangan bidang kepegawaian termasuk Surat Edaran. 2. Membuat katalog terhadap seluruh peraturan perundang-undangan bidang kepegawaian yaitu yang meliputi daftar bukubuku dan daftar berdasarkan materi. 3. Melakukan penjilidan terhadap peraturan perundang-undangan yang belum dijilid dan membuat daftar isinya. 4. Menyimpan peraturan perundang-undangan bidang kepegawaian yang di atur secara sistematis. 3 jam 5. Melakukan monitoring terhadap seluruh rangkaian penyelenggaraan penghimpunan aturan-aturan kepegawaian. JUMLAH 3 jam

13 PENANGANAN DAFTAR PENILAIAN PEKERJAAN PEGAWAI (DP.3) 1. Membuat penjadwalan atas penyelesaian seluruh rangkaian kegiatan pembuatan / penerbitan DP Menerima DP.3 Pansek & Hakim Pengadilan Tk. Pertama Se Wilayah PTA Jayapura, untuk ditandatangan KPTA selaku Atasan Pejabat Penilai. 3. Mempersiapkan arsip DP.3 tahun sebelumnya dan blanko penilai (termasuk Wakil dan Ketua PA Se Wilayah PTA Jayapura). 4. Melakukan koordinasi dengan seluruh pejabat penilai termasuk meminta bahan / nilai atas pegawai yang menjadi wewenang penilaiannya. ATASAN LANGSUNG : 5. Menerima bahan-bahan DP.3 6. Meneliti catatan penilaian bawahannya. 7. Membuat penilain terhadap bawahannya. 8. Meneliti konsep DP.3 sebelum dan sesudah dilakukan pengetikan. 9. Menerima konsep penilaian dari atasan langsung untuk ditik rapi. 10. Menyelasaikan penandatanganan DP.3 yang telah ditik jadi untuk ditandatangani pegawai yang dinilai, atasan yang dinilai dan atasan penilai kemudian dicap dinas serta disampaikan ke Ketua PTA selaku Atasan Pejabat Langsung selambat-lambatnya pada akhir bulan Januari. 2 hari 1 jam ATASAN PEJABAT PENILAI : 11. Menandatangani DP.3 yang telah Pejabat Penilai dan Pegawai ybs untuk di lingkungan PTA termasuk DP.3 Panitera/Sekretaris dan Hakim Se Wilayah PTA Jayapura.

14 12. Mengirim DP.3 bagi Pegawai, Pejabat Struktural / Fungsional untuk ditandatangan Atasan Pejabat Langsung (Pansek PTA dan Hakim Tinggi PTA). 13. Mendistribusikan DP.3 kepada pegawai yang dinilai dan arsip. 14. Mencatat dan mengendalikan seluruh data penilaian. JUMLAH 2 hari 2 jam 15 menit

15 PENANGANAN DIKLAT, UDIN DAN UPKP PEGAWAI PENGELOLA PENGEMBANGAN SDM KEPEGAWAIAN : 1. Menerima surat disposisi tentang penugasan / pengiriman peserta Diklat, Udin & UPKP. 2. Membuat / mengkonsep surat tugas. 3. Mempersiapkan kelengkapan dan syarat-syarat kegiatan. 4. Melakukan konsep perencanaan kegiatan Orientasi. 5. Menerima konsep dan memberikan koreksi serta memberikan paraf. WAKIL SEKRETARIS : 6. Menerima konsep dan memberikan koreksi serta memberikan paraf. PANITERA / SEKRETARIS : 7. Menerima konsep dan memberikan koreksi serta memberikan paraf dan menyerahkan pada Ketua setelah hasil koreksi ditik rapi. KETUA : 8. Menerima surat tugas dan menandatanganinya. 9. Membentuk Panitia Pelaksanaan Kegiatan Orientasi. PENGELOLA PENGEMBANGAN SDM KEPEGAWAIAN : 10. Mendistribusikan sesuai peruntukkan. 11. Menyimpan surat-surat yang berhubungan dengan Ujian Dinas dan UPKP untuk arsip kepegawaian. 12. Mengirimkan data peserta diklat pegawai berdasarkan jenisnya : a. Diklat Pra Jabatan b. Diklat Jabatan c. Diklat Teknis d. Diklat Fungsional 13. Melakukan inventarisasi terhadap pegawai yang telah / belum mengikuti Diklat, UPKP, UDIN sehingga dapat memberikan

16 informasi yang akurat tentang data Diklat / UPKP / Udin di maksud. 14. Membuat surat usulan / mengirimkan calon peserta Diklat, UPKP, UDIN. 15. Mencatat dan mengendalikan data pada buku khusus sesuai dengan jenisnya. 16. Membuat data statistic Diklat, UPKP dan UDIN Pegawai. PANITIA PELAKSANA : 17. Menyelenggarakan kegiatan Orientasi. 18. Melakukan monitoring terhadap seluruh rangkaian kegiatan penyelenggaraan Diklat, Ujian Dinas dan UPKP. 19. Melakukan evaluasi hasil kegiatan dalam implementasi TUPOKSI bagi pengembangan karir pegawai dan melaporkannya pada pimpinan. TIM PENGEMBANGAN SDM : 20. Menyelenggarakan kegiatan DDTK / Orientasi sebagai solusi atas temuan bidang SDM. 3 hari 3 hari JUMLAH 6 hari 1 jam 35 menit

17 PENANGANAN BUKU INDUK dan APLIKASI serta DATA dan INFORMASI KEPEGAWAIAN PENGELOLA DATA & INFORMASI KEPEGAWAIAN : 1. Melakukan inventarisasi terhadap data perorangan pegawai dalam Buku Induk Pegawai dan Aplikasi SIMPEG. 2. Melengkapi / mengisi data yang belum lengakap ke dalam Aplikasi dan kemudian melalui file masing-masing. 3. Mencatat setiap perubahan baru atas masing-masing pegawai ke dalam Buku Induk Pegawai / Aplikasi SIMPEG. 4. Melakukan verifikasi dan validasi data Se Wilayah PTA Jayapura. 5. Melakukan uploading data per dua bulan dari PA Se Wilayah PTA Jayapura / setiap ada perubahan data. 6. Meminta data base pegawai untuk diverifikasi di PTA dan Dilanjutkan ke Ditjen Badilag. PENGELOLA DATA & INFORMASI KEPEGAWAIAN : 7. Membuat daftar khusus pejabat Struktural dan Fungsional. 8. Mencatat setap perubahan data pejabat struktural / fungsional. 9. Membuat daftar data masing-masing. 10. Mencatat setiap perubahan data yang ada dan tersedia. 11. Melakukan entri data pada Aplikasi (pada SIMPEG) yang meliputi a. Data umum kepegawaian (form A.1 s.d A.9 dan profil pegawai); b. Data untuk perencanaan kepegawaian (form B.1 s.d B.2); c. Data untuk keperluan pembinaan dan pengembangan pegawai (form C.1 s.d C.4); d. Data untuk pelayanan mutasi kepegawaian (form D.1 s.d D.8); e. Membuat laporan data dan informasi kepegawaian PA sebagaimana untuk dikrimkan ke PTA, Ditjen Badilag dan Sekretaris MARI (Biro Kepegawaian); f. Mengolah laporan data dan informasi kepegawaian dan melakukan koordinasi dengan pegawai lain dalam pengelolahan dimaksud. g. Menerima, memeriksa dan menelaah laporan bidang kepegawaian yang diminta. h. Membuat / mengisi seluruh data sesuai dengan diminta berdasarkan data-data yang akurat. i. Mendistribusikan laporan dan menyimpan arsipnya. 2 jam

18 PENGELOLA DATA & INFORMASI KEPEGAWAIAN : 12. Mempersiapkan bahan-bahan yang meliputi papan visual dan jenis data masing-masing. 13. Menulis data ke dalam papan visual. 14. Khusus mengenal papan visual data monografi jabatan setiap ada perubahan data langsung disesuaikan. 15. Melakukan monitoring terhadap seluruh rangkaian kegiatan penyelenggaraan VERIFIKASI DATA pada Buku Induk Pegawai dan Aplikasi SIMPEG / SIKEP serta Papan Visual. JUMLAH 3 jam

19 PENANGANAN USULAN JABATAN STRUKTURAL / FUNGSIONAL KASUBBAG KEPEGAWAIAN / SEKRETARIS BAPERJAKAT : 1. Mempersiapkan berkas-berkas untuk bahan Baperjakat dalam pengusulan mutasi jabatan. 2. Melaksanaan Rapat Baperjakat bersama Tim. 3. Menindaklanjuti hasil sidang Baperjakat yaitu yang meliputi usulan jabatan atau membuat surat rekomendasi Baperjakat disampaikan kepada Ketua PTA. KETUA PTA : 4. Menerima surat usulan jabatan dari Baperjakat. 5. Menelaah dan melakukan koreksi atas usulan Baperjakat. 6. Membuat pengantar untuk diteruskan ke Badilag / Sekretaris MARI. 7. Menandatangan SK Jabatan sesuai dengan Kewenangan. 3 jam 8. Mencatat usulan mutasi jabatan dalam buku khusus usul mutasi jabatan sebelum dan setelah persidangan setelah disetujui KPTA. 9. Mengkonsep SK Jabatan sesuai dengan kewenangan. PENGELOLA PENGEMBANGAN KARIR KEPEGAWAIAN : 10. Meneliti berkas usulan sebagai bahan dalam pertimbangan dan melengkapi yang kurang dengan data-data terakhir sesuai dengan surat edaran yang disampaikan. 11. Melakukan pencatatan atas adanya mutasi / perubahan jabatan baik dalam data monografi, data kekuatan pegawai maupun data-data lainnya. 12. Mendistribusikan hasil SK termasuk menyimpan untuk arsip / file. 13. Mengonsep / mengetik surat persetujuan usul pindah tugas yang telah disetujui KPTA untuk ditembuskan ke Badilag / MARI.

20 PENGELOLA DATA dan INFORMASI KEPEGAWAIAN : 14. Menerima SK Jabatan baru untuk didistribusikan sesuai peruntukkan. 15. Diarsipkan dan dilakukan entry pada Aplikasi. 16. Melakukan monitoring terhadap seluruh rangkaian kegiatan penyelenggaraan Mutasi Jabatan Pegawai. JUMLAH 5 jam

21

terakhir dan menyerahkan ke Kasubbab Kepegawaian 2. Membuat konsep dan menaikkan ke Kasubbag Wakil Sekretaris

terakhir dan menyerahkan ke Kasubbab Kepegawaian 2. Membuat konsep dan menaikkan ke Kasubbag Wakil Sekretaris KENAIKAN GAJI BERKALA Tgl Ditetapkan : 30 September 2013 Halaman : 1 dari 1 Prosedur Tatacara Kenaikan Gaji Berkala (KGB) A. Prosedur KGB 1. Staf kepegawaian menyiapkan blangko KGB, Pangkat terakhir, SK

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) URUSAN KEPEGAWAIAN PENGADILAN NEGERI TANAH GROGOT

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) URUSAN KEPEGAWAIAN PENGADILAN NEGERI TANAH GROGOT STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) URUSAN KEPEGAWAIAN PENGADILAN NEGERI TANAH GROGOT I. PROSEDUR PENYELESAIAN SURAT MASUK / SURAT KELUAR PENGADILAN TINGGI SAMARINDA PENGADILAN NEGERI TANAH GROGOT Jalan

Lebih terperinci

Tanggal Efektif SOP PENGELOLAAN SURAT MASUK KEPEGAWAIAN. Persyaratan/ Kepegawaian Umum

Tanggal Efektif SOP PENGELOLAAN SURAT MASUK KEPEGAWAIAN. Persyaratan/ Kepegawaian Umum PENGADILAN AGAMA MANNA KELAS II Nomor SOP W7-A2/03.a/OT.01.3/I/2014 Disahkan oleh Ketua PA Manna SOP PENGELOLAAN SURAT MASUK KEPEGAWAIAN Kualifikasi : 1. KMA Nomor 143/KMA/SK/VIII/2007 1. S-1 Hukum 2.

Lebih terperinci

PENGADILAN NEGERI BANJARNEGARA STANDARD OPERATING PROCEDURES (SOP) URUSAN KEPEGAWAIAN

PENGADILAN NEGERI BANJARNEGARA STANDARD OPERATING PROCEDURES (SOP) URUSAN KEPEGAWAIAN PENGADILAN NEGERI BANJARNEGARA STANDARD OPERATING PROCEDURES (SOP) URUSAN KEPEGAWAIAN NOMOR: W1.U/0/KP.0.01/0/01 TANGGAL : APRIL 01 A. PROSEDUR KENAIKAN GAJI BERKALA 1 Menyiapkan blangko KGB, pangkat terakhir,

Lebih terperinci

Tanggal Efektif SOP PENGELOLAAN SURAT MASUK KEPEGAWAIAN. Mutu Baku Aktifitas. Pelaksana. Persyaratan/ Kepegawaian Umum

Tanggal Efektif SOP PENGELOLAAN SURAT MASUK KEPEGAWAIAN. Mutu Baku Aktifitas. Pelaksana. Persyaratan/ Kepegawaian Umum PENGADILAN AGAMA MANNA KELAS II mor SOP W7-A2/03.a/OT.01.3/I/2014 SOP PENGELOLAAN SURAT MASUK KEPEGAWAIAN Kualifikasi : 1. KMA mor 143/KMA/SK/VIII/2007 1. S-1 Hukum 2. Permenpan RI mor 80 Tahun 2012 2.

Lebih terperinci

Keterangan Pelayanan. b. Pengangkatan dalam pangkat (Periode April dan Oktober)

Keterangan Pelayanan. b. Pengangkatan dalam pangkat (Periode April dan Oktober) Tgl Ditetapkan : 06 April 2011 Halaman : 1 dari 5 halaman No Uraian Kegiatan Deskripsi : Keterangan Pelayanan Unit/Pejabat Terkait Waktu Penyelesaian Ket Prosedur Operasi tentang an Administrasi Kepegawaian

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SUB. BAGIAN KEPEGAWAIAN, ORGANISASI DAN TATA LAKSANA PENGADILAN AGAMA TAREMPA

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SUB. BAGIAN KEPEGAWAIAN, ORGANISASI DAN TATA LAKSANA PENGADILAN AGAMA TAREMPA STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SUB. BAGIAN KEPEGAWAIAN, ORGANISASI DAN TATA LAKSANA PENGADILAN AGAMA TAREMPA KEPEGAWAIAN, ORGANISASI DAN TATA LAKSANA. Prosedur Penyelesaian Pengusulan Kenaikan Pangkat -

Lebih terperinci

PENGADILAN AGAMA TUAL

PENGADILAN AGAMA TUAL Tgl Ditetapkan : 03 Januari 2011 Halaman : 1 dari 5 hal. No Uraian Kegiatan Uraian Pelayanan I Deskripsi : Prosedur Operasi tentang an Kepegawaianpada Pengadilan Agama Tual A. PEMBINAAN KEPEGAWAIAN 1.

Lebih terperinci

SOP PEMBERIAN IZIN CUTI. Pemohon Staf Kasub. Bag Atasan Panitera/ Ketua Cuti Kepegawaian Kepegawaian Langsung Sekretaris Pengadilan

SOP PEMBERIAN IZIN CUTI. Pemohon Staf Kasub. Bag Atasan Panitera/ Ketua Cuti Kepegawaian Kepegawaian Langsung Sekretaris Pengadilan SOP PEMBERIAN IZIN CUTI Pemohon Kasub. Bag Atasan Panitera/ Cuti Langsung Sekretaris Pengadilan 1 Mengisi blangko permohonan cuti Blangko permohonan cuti 1 Menit Blangko permohonan cuti yang telah diisi

Lebih terperinci

SOP PELAKSANAAN PENGAMBILAN SUMPAH/ PELANTIKAN PEJABAT DAN PNS. S-1 Hukum Islam

SOP PELAKSANAAN PENGAMBILAN SUMPAH/ PELANTIKAN PEJABAT DAN PNS. S-1 Hukum Islam PENGADILAN AGAMA MANNA KELAS II mor SOP W7-A2/72/OT.01.3/1/2017 Jalan Raya Padang Panjang Manna Tanggal Pembuatan 3 Januari 2017 Telp. : (0739) 22004-22005 Fax. : (0739) 22004 BENGKULU SELATAN 38513 Tanggal

Lebih terperinci

SOP PELAKSANAAN PENGAMBILAN SUMPAH/ PELANTIKAN PEJABAT DAN PNS. S-1 Hukum Islam

SOP PELAKSANAAN PENGAMBILAN SUMPAH/ PELANTIKAN PEJABAT DAN PNS. S-1 Hukum Islam PENGADILAN AGAMA MANNA KELAS II W7-A2/ /OT.01.3/1/2016 Jalan Raya Padang Panjang Manna 24Januari 2016 Telp. : (0739) 22004-22005 Fax. : (0739) 22004 BENGKULU SELATAN 38513 4 Januari 2016 Pengadilan Agama

Lebih terperinci

PROSES PEMBUATAN CUTI HAKIM DAN PEGAWAI

PROSES PEMBUATAN CUTI HAKIM DAN PEGAWAI PROSES PEMBUATAN CUTI HAKIM DAN PEGAWAI 1 hari 1 hari 1 hari Setelah permohonan cuti masuk ke bagian kepegawaian, kemudian diteliti di buku register cuti Permohonan cuti yang bersangkutan diserahkan kepada

Lebih terperinci

Unit/Pejabat Terkait. Waktu Penyelesaian. No. Uraian Kegiatan Uraian Pelayanan. Ket

Unit/Pejabat Terkait. Waktu Penyelesaian. No. Uraian Kegiatan Uraian Pelayanan. Ket Standart Operasional Prosedur Bagian DESKRIPSI : REKAPITULASI DAN PENGELOLAAN DAFTAR HADIR A. PENGUMPULAN DATA Unit pengelola mengumpulkan daftar hadir seluruh pegawai. B. PEMERIKSA DAFTAR HADIR C. REKAPITULASI

Lebih terperinci

Mengarsipkan 1. PROSEDUR PELAPORAN ABSEN/ DAFTAR HADIR PEGAWAI. PELAKSANAAN MUTU BAKU Ket AKTIVITAS. Ka.Sub. Bag Kepegawaian.

Mengarsipkan 1. PROSEDUR PELAPORAN ABSEN/ DAFTAR HADIR PEGAWAI. PELAKSANAAN MUTU BAKU Ket AKTIVITAS. Ka.Sub. Bag Kepegawaian. 1. PROSEDUR PELAPORAN ABSEN/ DAFTAR HADIR PEGAWAI 1. daftar hadir menyiapkan blangko absen masuk, mengecek pegawai yang belum absen, menutup jam masuk sesuai aturan, menyiapkan blangko absen pulang Mulai

Lebih terperinci

PENGADILAN AGAMA BANJARMASIN KELAS 1A

PENGADILAN AGAMA BANJARMASIN KELAS 1A Pembuatan Surat Dinas Kepegawaian Nomor SOP : Revisi Tgl. : Tgl Ditetapkan : 2 Januari 2015 Halaman : 1 dari 2 hal. Pembuatan Surat Dinas Kepegawaian yang efektif dan efisien A. PENELAAHAN 1. Kasubbag

Lebih terperinci

MAHKAMAH AGUNG R.I. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama

MAHKAMAH AGUNG R.I. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MAHKAMAH AGUNG R.I. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama PENGADILAN INGGI AGAMA JAMBI Jl. H. Agus Salim Kota Baru Jambi Nomor SOP Revisi Efektif Disahkan oleh 1/W5-A/KP/I/2014 Januari 2014 Ketua PA

Lebih terperinci

PENGADILAN AGAMA PEKALONGAN

PENGADILAN AGAMA PEKALONGAN PENGADILAN AGAMA PEKALONGAN Standard Operasional Prosedur (SOP) KEPEGAWAIAN mor SOP : W11-A9/580/0T.01.3/III/2012 Revisi...Tgl. : Tgl Ditetapkan : 9 Maret 2012 Halaman : 3 halaman 1. PROSEDUR PELAPORAN

Lebih terperinci

GUBERNUR RIAU PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR : 23 TAHUN 2009 TENTANG URAIAN TUGAS BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI RIAU GUBERNUR RIAU

GUBERNUR RIAU PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR : 23 TAHUN 2009 TENTANG URAIAN TUGAS BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI RIAU GUBERNUR RIAU GUBERNUR RIAU PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR : 23 TAHUN 2009 TENTANG URAIAN TUGAS BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI RIAU GUBERNUR RIAU Menimbang Mengingat : : a. bahwa sebagai tindak lanjut pelaksanaan

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS PENGADILAN TINGGI AGAMA MANADO TAHUN

RENCANA STRATEGIS PENGADILAN TINGGI AGAMA MANADO TAHUN RENCANA STRATEGIS PENGADILAN TINGGI AGAMA MANADO TAHUN Tujuan Sasaran Uraian Indikator Sat Target 3 Rencana / Target Program 3 7 8 9 RENSTRA BAGIAN PERKARA Terwujudnya manajemen peradilan yang baik utk

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) URUSAN KEPEGAWAIAN DAN ORTALA NO. URAIAN KEGIATAN WAKTU PENYELESAIAN KETERANGAN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) URUSAN KEPEGAWAIAN DAN ORTALA NO. URAIAN KEGIATAN WAKTU PENYELESAIAN KETERANGAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) URUSAN KEPEGAWAIAN DAN ORTALA NO. URAIAN KEGIATAN WAKTU PENYELESAIAN KETERANGAN A. PENINGKATAN PENGELOLAAN DATA DAN INFORMASI KEPEGAWAIAN 1. Mengelola surat dinas penting

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS PENGADILAN TINGGI AGAMA MANADO TAHUN

RENCANA STRATEGIS PENGADILAN TINGGI AGAMA MANADO TAHUN RENCANA STRATEGIS PENGADILAN TINGGI AGAMA MANADO TAHUN Visi : Terwujudnya badan Peradilan Tinggi Agama Manado yang Agung serta di hormati dan bermartabat. Misi :. Menumbuhkan kesadaran hukum terhadap masyarakat

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM DAN LOKASI PENELITIAN. 4.1 Sejarah Singkat Kedudukan Tugas Pokok Dan Fungsi Badan. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) merupakan unsur

BAB IV GAMBARAN UMUM DAN LOKASI PENELITIAN. 4.1 Sejarah Singkat Kedudukan Tugas Pokok Dan Fungsi Badan. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) merupakan unsur BAB IV GAMBARAN UMUM DAN LOKASI PENELITIAN 4.1 Sejarah Singkat Kedudukan Tugas Pokok Dan Fungsi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) merupakan unsur pendukung tugas Pemerintah

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI DOMPU NOMOR 06 TAHUN 2006 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI, BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN DOMPU BUPATI DOMPU

PERATURAN BUPATI DOMPU NOMOR 06 TAHUN 2006 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI, BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN DOMPU BUPATI DOMPU PERATURAN BUPATI DOMPU NOMOR 06 TAHUN 2006 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI, BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN DOMPU BUPATI DOMPU Menimbang Mengingat : : a. b. 1. bahwa dalam pasal 12 ayat (1) Peraturan

Lebih terperinci

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Administrasi Kepegawaian

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Administrasi Kepegawaian - 89-1. NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Administrasi Kepegawaian 2. IKHTISAR JABATAN : Melakukan penyiapan bahan formasi dan perencanaan pegawai, urusan pengangkatan pegawai, gaji berkala, kepangkatan,

Lebih terperinci

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU INDIKATOR KINERJA INDIVIDU JABATAN : SEKRETARIS TUGAS : merencanakan, melaksanakan, mengoordinasikan dan mengendalikan kegiatan administrasi umum, kepegawaian, perlengkapan, penyusunan program dan keuangan.

Lebih terperinci

Nomor SOP. Tangga] Pembuatan Tanggal Revisi - Tanggal Efektif SOP PEMBERIAN IZIN CUTI SLTA

Nomor SOP. Tangga] Pembuatan Tanggal Revisi - Tanggal Efektif SOP PEMBERIAN IZIN CUTI SLTA Pengadilan Agama Kelas I-A Semarang Jl. Ronggolawe No. 6 Semarang Nomor SOP W11-A1/63C/OT.01.3/I/2015 Tangga] Pembuatan 02-01-2015 Tanggal Revisi - Tanggal Efektif 02-01-2015 Disahkan oleh PTA. Semarang

Lebih terperinci

URAIAN TUGAS JABATAN PADA ORGANISASI LEMBAGA TEKNIS DAERAH KOTA DENPASAR

URAIAN TUGAS JABATAN PADA ORGANISASI LEMBAGA TEKNIS DAERAH KOTA DENPASAR URAIAN TUGAS JABATAN PADA ORGANISASI LEMBAGA TEKNIS DAERAH KOTA DENPASAR Badan Kepegawaian Daerah Kepala Badan Pasal 42 (1) Kepala Badan mempunyai tugas : a. membuat perumusan kebijakan teknis bidang Kepegawaian

Lebih terperinci

DATA / PROFIL UNIT KERJA

DATA / PROFIL UNIT KERJA DATA / PROFIL UNIT KERJA Identitas Unit Kerja : BADAN KEPEGAWAIAN KOTA MOJOKERTO Dasar Terbentuknya Unit Kerja : Peraturan Daerah Kota Mojokerto Nomor 5 Tahun 2001 tentang Pembentukan Lembaga Teknis Daerah

Lebih terperinci

Nomor SOP XVIII.A.a06 DKI / SOP / 2014 Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Efektif SEKRETARIS,

Nomor SOP XVIII.A.a06 DKI / SOP / 2014 Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Efektif SEKRETARIS, Nomor SOP XVIII.A.a06 DKI / SOP / 2014 Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Efektif SEKRETARIS, Disahkan oleh PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA BAGIAN SEKRETARIAT

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 21 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS DAN URAIAN TUGAS JABATAN PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BARITO UTARA

PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 21 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS DAN URAIAN TUGAS JABATAN PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BARITO UTARA PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 21 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS DAN URAIAN TUGAS JABATAN PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BARITO UTARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BARITO UTARA, Menimbang

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KOTAWARINGIN BARAT,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KOTAWARINGIN BARAT, BUPATI KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 28 TAHUN 2009 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

PROGRAM KERJA TAHUN 2017 PENGADILAN AGAMA SANGGAU

PROGRAM KERJA TAHUN 2017 PENGADILAN AGAMA SANGGAU 1 2 3 4 5 I. TEKNIS PERADILAN 1. pelayanan kepada Menyelenggarakan Penyelesaian perkara 1. Menyelenggarakan penerimaan perkara sesuai dengan pola Bindalmin. pencari keadilan. peradilan secara sederhana,

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PENGADILAN AGAMA TUAL JALAN JENDERAL SUDIRMAN OHOIJANG, TELP/FAX (0916) 21243/23572 Home Page : www.pa-tual.go.id / e-mail : pa.tualmaluku@gmail.com LANGGUR 97610 PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 Dalam rangka

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 110 TAHUN 2008 TENTANG

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 110 TAHUN 2008 TENTANG GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 110 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS SEKRETARIAT, BIDANG, SUB BAGIAN DAN SUB BIDANG BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR GUBERNUR JAWA TIMUR

Lebih terperinci

Akhir Masa Jabatan Bupati Kebumen secara sistematis untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya; j. mengendalikan pelaksanaan penyelenggaraan

Akhir Masa Jabatan Bupati Kebumen secara sistematis untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya; j. mengendalikan pelaksanaan penyelenggaraan 2.1. BAGIAN TATA PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN 2.1.1. KEPALA BAGIAN TATA PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN Uraian Tugas Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah

Lebih terperinci

STANDARD OPERATING PROCEDURES PELAKSANAAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PADA PENGADILAN AGAMA MASOHI. Pengel. Aplkasi.

STANDARD OPERATING PROCEDURES PELAKSANAAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PADA PENGADILAN AGAMA MASOHI. Pengel. Aplkasi. KESEKRETARIATAN STANDARD OPERATING PROCEDURES PELAKSANAAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PADA PENGADILAN AGAMA MASOHI Aktivitas A. PEMBINAN KEPEGAWAIAN Mutasi Pegawai a. Menyiapkan data untuk sidang

Lebih terperinci

PENGADILAN AGAMA PURWOKERTO. Standard Operating Procedure ( SOP ) KEPEGAWAIAN 1. PROSEDUR PELAPORAN ABSENSI / DAFTAR HADIR PEGAWAI

PENGADILAN AGAMA PURWOKERTO. Standard Operating Procedure ( SOP ) KEPEGAWAIAN 1. PROSEDUR PELAPORAN ABSENSI / DAFTAR HADIR PEGAWAI mor SOP : W11-A22/436/OT.01.1/II/2015 Revisi tanggal : Tgl.ditetapkan : 17 Pebruari 2015 Halaman : 1 dari 7 halaman 1. PROSEDUR PELAPORAN ABSENSI / DAFTAR HADIR PEGAWAI output 1. Petugas daftar hadir menyiapkan

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN PENGADILAN TINGGI AGAMA BANDUNG

RENCANA STRATEGIS SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN PENGADILAN TINGGI AGAMA BANDUNG RENCANA STRATEGIS SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN PENGADILAN TINGGI AGAMA BANDUNG 2012-2016 BAB I Pendahuluan Kondisi umum menggambarkan mengenai hal-hal yang telah dilakukan oleh Sub Bagian Kepegawaian Pengadilan

Lebih terperinci

PENETAPAN KINERJA PENGADILAN AGAMA BANJARNEGARA TAHUN 2013

PENETAPAN KINERJA PENGADILAN AGAMA BANJARNEGARA TAHUN 2013 NO 1. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Terdaftarnya perkara gugatan/permohonan yang diajukan oleh penggugat/pemohon secara tertib dan cepat : PENETAPAN KINERJA 1. Menerima pendaftaran perkara

Lebih terperinci

PENGADILAN NEGERI ARGA MAKMUR Jln. Jend. Sudirman No. 226 (0737) , Home Page:

PENGADILAN NEGERI ARGA MAKMUR Jln. Jend. Sudirman No. 226 (0737) , Home Page: PENGADILAN NEGERI ARGA MAKMUR Jln. Jend. Sudirman No. 226 (0737) 521004, 521014 Home Page: http://www.pn-argamakmur.go.id/ ARGA MAKMUR BENGKULU UTARA Standard Operating Procedures DI BAGIAN KEPEGAWAIAN

Lebih terperinci

JOB DESCRIPTION BAGIAN KEPEGAWAIAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI PENGADILAN TINGGI PADANG

JOB DESCRIPTION BAGIAN KEPEGAWAIAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI PENGADILAN TINGGI PADANG JOB DESCRIPTION BAGIAN KEPEGAWAIAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI PENGADILAN TINGGI PADANG NAMA 1. Rengga Satria S.Kom Kasubbag.Kepegawai an dan TI URAIAN TUGAS 1. Membina dan mengkoordinasikan segala urusan

Lebih terperinci

PENGADILAN AGAMA MASAMBA Nomor SOP W20-A24/421/OT.01.3/IV/2011 Tanggal Pembuatan 2011 SOP PEMBUATAN JOB DESCRIPTION PADA PENGADILAN TINGKAT PERTAMA

PENGADILAN AGAMA MASAMBA Nomor SOP W20-A24/421/OT.01.3/IV/2011 Tanggal Pembuatan 2011 SOP PEMBUATAN JOB DESCRIPTION PADA PENGADILAN TINGKAT PERTAMA PENGADILAN AGAMA MASAMBA Nomor SOP W0-A//OT.0./IV/0 Tanggal Pembuatan 0 SOP PEMBUATAN JOB DESCRIPTION PADA PENGADILAN TINGKAT PERTAMA. UU Nomor Tahun 999 Tentang Pokok-Pokok. UU Nomor 5 Tahun 00 Tentang

Lebih terperinci

URAIAN TUGAS BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

URAIAN TUGAS BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA URAIAN TUGAS BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA 1. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia mempunyai tugas Membantu Bupati dalam melaksanakan fungsi penunjang urusan

Lebih terperinci

KASUBBAG KEUANGAN, ttd MEGAWATI, SH NIP

KASUBBAG KEUANGAN, ttd MEGAWATI, SH NIP SOP BAGIAN KEUANGAN 1. PROSEDUR PENGAJUAN BELANJA PEGAWAI - MEMBUAT PERMINTAAN GAJI SETIAP AWAL BULAN DI AJUKAN KE KASUBBAG KEUANGAN, WASEK DAN PANSEK LALU DI AJUKAN KE KPPN TIDAK BOLEH LEBIH DARI TANGGAL

Lebih terperinci

SOP 1 SUBAG. TENAGA ADMINISTRASI

SOP 1 SUBAG. TENAGA ADMINISTRASI SOP 1 SUBAG. TENAGA ADMINISTRASI STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PERENCANAAN KEBUTUHAN FORMASI PEGAWAI ADMINISTRASI 1. Tujuan: Standard Operating Procedure (SOP) Perencanaan Kebutuhan Formasi Pegawai

Lebih terperinci

SURAT KEPUTUSAN PENGADILAN AGAMA KEFAMENANU

SURAT KEPUTUSAN PENGADILAN AGAMA KEFAMENANU SURAT KEPUTUSAN PENGADILAN AGAMA KEFAMENANU Nomor : W23-A7/22.e/I/OT.01.3/SOP.PA.Kfn/2014 TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PADA PENGADILAN AGAMA KEFAMENANU KETUA PENGADILAN AGAMA KEFAMENANU Menimbang

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BOGOR

BERITA DAERAH KOTA BOGOR BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2008 NOMOR 22 SERI D PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 44 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI, TATA KERJA DAN URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL DI LINGKUNGAN BADAN KEPEGAWAIAN,

Lebih terperinci

16) PROSEDUR PENGUSULAN KARIS/KARSU PNS

16) PROSEDUR PENGUSULAN KARIS/KARSU PNS 6) PROSEDUR PENGUSULAN PNS A. DESKRIPSI SINGKAT Karis/Karsu merupakan bagian dari syarat administrasi bagi setiap isteri dan atau suami dari seorang PNS. Hal tersebut berkaitan dengan hak-hak dari suami

Lebih terperinci

SOP BIDANG KESEKRETARIATAN PADA PENGADILAN NEGERI KENDAL

SOP BIDANG KESEKRETARIATAN PADA PENGADILAN NEGERI KENDAL SOP BIDANG KESEKRETARIATAN PADA PENGADILAN NEGERI KENDAL 1. Surat Masuk / Keluar No Pelaksana 1 menit 2 menit 10 menit 30 menit 1 Bagian Umum Menyerahkan surat/berkas yang sudah disiposisi - Menerima surat/berkas.

Lebih terperinci

SOP BIDANG KEPEGAWAIAN DAN ORTALA

SOP BIDANG KEPEGAWAIAN DAN ORTALA SOP BIDANG KEPEGAWAIAN DAN ORTALA 1. Prosedur Penyelesaian Pengusulan Kenaikan Pangkat 2. Prosedur Penyelesaian Pengusulan Kenaikan Gaji Berkala 3. Prosedur Penyelesaian Pengusulan Pensiun 4. Prosedur

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Selama melaksanakan Proyek Akhir di Sub Bagian Tata Usaha dan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Selama melaksanakan Proyek Akhir di Sub Bagian Tata Usaha dan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Selama melaksanakan Proyek Akhir di Sub Bagian Tata Usaha dan Kepegawaian Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Timur kurang lebih selama tiga bulan, penulis melaksanakan beberapa

Lebih terperinci

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 307-1. NAMA JABATAN : Kepala Bagian Umum 2. IKHTISAR JABATAN : Melaksanakan urusan administrasi surat dinas, kearsipan, dokumentasi, kepustakaan, rumah tangga, kesejahteraan pegawai, dan perlengkapan

Lebih terperinci

TUGAS DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH

TUGAS DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH TUGAS DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH (Berdasarkan Peraturan Bupati Sigi Nomor 28 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata

Lebih terperinci

BUPATI JEMBRANA PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA

BUPATI JEMBRANA PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA BUPATI JEMBRANA PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEMBRANA, Menimbang

Lebih terperinci

RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI. Biro Organisasi dan Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian

RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI. Biro Organisasi dan Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI Biro Organisasi dan Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian (Permentan No.30 Tahun 2011) A. BAGIAN ORGANISASI 1. Subbagian Evaluasi Organisasi Subbagian Evaluasi

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KABUPATEN BLITAR NOMOR : 050/08/ /2017 TENTANG

KEPUTUSAN KABUPATEN BLITAR NOMOR : 050/08/ /2017 TENTANG PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SDM Jl. WR. Supratman N0. 13 Telp. (0342) 806135 Fax. 808478 E-mail : bkd@blitarkab.go.id B L I T A R KEPUTUSAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN DAN

Lebih terperinci

MAHKAMAH AGUNG RI SOP MUTASI. Dasar Hukum: Kualifikasi Pelaksana : Peralatan/Perlengkapan : Keterkaitan : Pencatatan dan pendataan: Peringatan :

MAHKAMAH AGUNG RI SOP MUTASI. Dasar Hukum: Kualifikasi Pelaksana : Peralatan/Perlengkapan : Keterkaitan : Pencatatan dan pendataan: Peringatan : Dasar Hukum: MAHKAMAH AGUNG RI Pengadilan Agama Blitar JL. Imam Bonjol. Blitar,. PMA.0 tahun 0 Tentang Organisasi Tata Kerja Mahkamah Agung. Ung-Ung mor tahun 999 tentang perubahan atasung-ung nomor 8

Lebih terperinci

No Pelaksana/Pejabat terkait Mutu/Baku

No Pelaksana/Pejabat terkait Mutu/Baku MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA SOP PENGUSULAN KARTU PEGAWAI, KARTU SUAMI /ISTERI, TASPEN DAN BPJS. NIP.19560613 198203 1 003 1. UU. mor : 3 tahun 1999 tentang Perubahan atas UU mor : 8 tahun 197 tentang

Lebih terperinci

RENCANA AKSI PER KELOMPOK SASARAN STRATEGIS TAHUN 2017 BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN JOMBANG

RENCANA AKSI PER KELOMPOK SASARAN STRATEGIS TAHUN 2017 BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN JOMBANG RENCANA PER KELOMPOK SASARAN STRATEGIS TAHUN 2017 BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN JOMBANG SASARAN STRATEGIS Meningkatnya pelayanan Karir Aparatur. Pelayanan Karir Aparatur

Lebih terperinci

S.O.P USULAN PENSIUN HAKIM DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL

S.O.P USULAN PENSIUN HAKIM DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL PENGADILAN NEGERI PURWODADI KELAS II Jalan Let.Jen. R. Suprapto No. 109 / Fax : ( 0292 ) 421305 Website : http://pn-purwodadi.go.id Nomor SOP W12.U16/540/SOP/04/2016 Tanggal Pembuatan 09 Mei 2016 Tanggal

Lebih terperinci

Melaksanakan pengelolaan urusan kepegawaian direktorat jenderal.

Melaksanakan pengelolaan urusan kepegawaian direktorat jenderal. - 141-1. NAMA JABATAN : Kepala Bagian Kepegawaian 2. IKHTISAR JABATAN : Melaksanakan pengelolaan urusan kepegawaian direktorat jenderal. 3. TUJUAN JABATAN : Agar kebijakan yang ditetapkan berkaitan dengan

Lebih terperinci

Standar Pelayanan Administrasi Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil Sekretariat Negara

Standar Pelayanan Administrasi Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil Sekretariat Negara - 700-5. Standar Pelayanan Administrasi Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil Sekretariat Negara STANDAR PELAYANAN ADMINISTRASI KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL SEKRETARIAT NEGARA BAGIAN KESATU PENDAHULUAN

Lebih terperinci

URAIAN JABATAN STRUKTURAL. 1. Nama Jabatan : Kepala Bagian Kepegawaian, Hukum dan Organisasi. : Drs. Marsudi NIP

URAIAN JABATAN STRUKTURAL. 1. Nama Jabatan : Kepala Bagian Kepegawaian, Hukum dan Organisasi. : Drs. Marsudi NIP URAIAN JABATAN STRUKTURAL CONTOH No. Informasi Jabatan Isian/Keterangan 1. Nama Jabatan : Kepala Organisasi 2. Nama Pemegang Jabatan/NIP 3. Nama Jabatan Satu Tingkat yang berada di bawahnya : Drs. Marsudi

Lebih terperinci

Lampiran 1 Tabel 2.4 REKAPITULASI EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RENJA SKPD & PENCAPAIAN RENSTRA SKPD S/D TAHUN 2012 KOTA SEMARANG

Lampiran 1 Tabel 2.4 REKAPITULASI EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RENJA SKPD & PENCAPAIAN RENSTRA SKPD S/D TAHUN 2012 KOTA SEMARANG Lampiran 1 Tabel 2.4 REKAPITULASI EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RENJA SKPD & PENCAPAIAN RENSTRA SKPD S/D TAHUN 2012 KOTA SEMARANG SKPD : BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH No (outcome) Kinerja Capaian target dan realisasi

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS PENGADILAN AGAMA CIBADAK TAHUN Visi : Terwujudnya Pengadilan Agama Cibadak Yang Agung

RENCANA STRATEGIS PENGADILAN AGAMA CIBADAK TAHUN Visi : Terwujudnya Pengadilan Agama Cibadak Yang Agung RENCANA STRATEGIS PENGADILAN AGAMA CIBADAK TAHUN 2015 2019 Visi : Terwujudnya Cibadak Yang Agung Misi : 1. Menjaga independensi sebagai salah satu pelaku Kekuasaan Kehakiman, baik secara kelembagaan maupun

Lebih terperinci

DESKRIPSI : PROSEDUR PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR A. PENERIMAAN DAN PENGELOLAAN SURAT MASUK

DESKRIPSI : PROSEDUR PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR A. PENERIMAAN DAN PENGELOLAAN SURAT MASUK DESKRIPSI : PROSEDUR PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR A. PENERIMAAN DAN PENGELOLAAN SURAT MASUK B. PENYELESAIAN SURAT MASUK C. PENGARSIPAN SURAT MASUK Setiap surat masuk diterima dan disortir untuk

Lebih terperinci

STANDAR KOMPETENSI JABATAN STRUKTURAL. 6.1.2 Kepemimpinan ( Kp.3 ) Menggunakan strategi mempengaruhi

STANDAR KOMPETENSI JABATAN STRUKTURAL. 6.1.2 Kepemimpinan ( Kp.3 ) Menggunakan strategi mempengaruhi LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA TARAKAN NOMOR : 810 / 09 II / BKD TANGGAL : 05 JANUARI 2006 TENTANG : DILINGKUNGAN BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA TARAKAN 1. NAMA JABATAN : KEPALA

Lebih terperinci

PELAYANAN SURAT MASUK

PELAYANAN SURAT MASUK PELAYANAN SURAT MASUK Staf Kependidikan Bagian Kepala Tata Usaha (KTU) Dekan / Wakil Dekan 1 2 3 Menerima, memeriksa, mencatat memberi lembar disposisi Menerima, memeriksa, menyampaikan ke Dekan/ Wakil

Lebih terperinci

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 68 Tahun 2009 tentang Prosedur Penyusunan Produk Hukum di Lingkungan Departemen Dalam Negeri;

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 68 Tahun 2009 tentang Prosedur Penyusunan Produk Hukum di Lingkungan Departemen Dalam Negeri; MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 52 TAHUN TENTANG PENANDATANGANAN NASKAH DINAS BIDANG KEPEGAWAIAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

BUPATI PASURUAN PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI PASURUAN NOMOR 68 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI PASURUAN PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI PASURUAN NOMOR 68 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI PASURUAN PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI PASURUAN NOMOR 68 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENDIDIKAN PELATIHAN DAERAH

Lebih terperinci

BUPATI MUSI RAWAS PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 8 TAHUN 2008 T E N T A N G

BUPATI MUSI RAWAS PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 8 TAHUN 2008 T E N T A N G BUPATI MUSI RAWAS PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 8 TAHUN 2008 T E N T A N G PENJABARAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN MUSI RAWAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 41 TAHUN2016

PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 41 TAHUN2016 PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 41 TAHUN2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN MUSI RAWAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

Lebih terperinci

PENGADILAN TINGGI AGAMA MANADO

PENGADILAN TINGGI AGAMA MANADO PENGADILAN TINGGI AGAMA MANADO Nomor SOP 4 /W8-A/IV/206 Sub Bagian an & TI SOP PENGANGKATAN PEGAWAI DALAM JABATAN STRUKTURAL/FUNGSIONAL. UU Nomor 4 Tahun 999 tentang PerubahanKedua atas UU Nomor 8 Tahun

Lebih terperinci

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 19 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 19 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 19 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PAREPARE,

Lebih terperinci

SOP USUL KENAIKAN PANGKAT

SOP USUL KENAIKAN PANGKAT Jl. Letnan Bok 77 Nomor SOP 01 Ketua Pengadilan Negeri SOP USUL KENAIKAN PANGKAT Dasar Hukum : Kualifikasi : 1 PP 99 Tahun 2000 1 Sarjana S1 2 Kep BKN 12 Tahun 2012 2 SLTA Keterkaitan : Peralatan : Apabila

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN BEKASI

BERITA DAERAH KABUPATEN BEKASI BERITA DAERAH KABUPATEN BEKASI NOMOR : 2009 PERATURAN BUPATI BEKASI NOMOR : 44 TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA BUPATI BEKASI Menimbang : a. bahwa dengan telah diundangkannya

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PROSES MUTASI PNS KE DALAM LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PROSES MUTASI PNS KE DALAM LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PROSES MUTASI PNS KE DALAM LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI No 1 Menerima berkas Kota Bekasi dari pemohon dan berkas tersebut disampaikan ke. 2 Memeriksa dan memaraf berkas

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR : 63 TAHUN 2012

PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR : 63 TAHUN 2012 PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR : 63 TAHUN 2012 TENTANG RINCIAN TUGAS BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU KABUPATEN KARAWANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KARAWANG, Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

BUPATI KUTAI KARTANEGARA

BUPATI KUTAI KARTANEGARA ` BUPATI KUTAI KARTANEGARA PERATURAN BUPATI KUTAI KARTANEGARA NOMOR 36 TAHUN 2012 TENTANG URAIAN TUGAS PEJABAT STRUKTURAL PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

B U P A T I S R A G E N

B U P A T I S R A G E N B U P A T I S R A G E N PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 39 TAHUN 2009 T E N T A N G PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN PERIJINAN TERPADU KABUPATEN SRAGEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

WALIKOTA BANJARBARU Alamat Kantor : JL. Panglima Batur No.1 Telp.(0511) Fax. (0511) Banjarbaru Kalsel

WALIKOTA BANJARBARU Alamat Kantor : JL. Panglima Batur No.1 Telp.(0511) Fax. (0511) Banjarbaru Kalsel SALINAN WALIKOTA BANJARBARU Alamat Kantor : JL. Panglima Batur No.1 Telp.(0511) 4774269 Fax. (0511) 4774269 Banjarbaru Kalsel PERATURAN WALIKOTA BANJARBARU NOMOR 26 TAHUN 2009 TENTANG URAIAN TUGAS SEKRETARIS,

Lebih terperinci

Pelaksana. Sekretaris. Notulasi rapat 2 Jam Draft program dengan seluruh pegawai. Program Kerja 20 Menit Program Kerja Sekretaris dan diparaf

Pelaksana. Sekretaris. Notulasi rapat 2 Jam Draft program dengan seluruh pegawai. Program Kerja 20 Menit Program Kerja Sekretaris dan diparaf mor SOP W7-A2/49/OT.01.3/I/2016 Tanggal Pembuatan Kualifikasi : 1. Peraturan Pemerintah RI mor 90 Tahun 2010 1. S-2 Manajemen Jika program kerja tidak buat maka alur pekerjaan akan mengambang PENGADILAN

Lebih terperinci

PENGADILAN TINGGI MATARAM

PENGADILAN TINGGI MATARAM JL. MAJAPAHIT NO. mor SOP W-U / / S-0 / IV / 0 Tanggal Pembuatan 0 Juni 0 Tanggal Revisi 8 April 0 Tanggal Efektif Mei 0 SOP INVENTARISASI PEGAWAI (BEZETTING PEGAWAI). Ung-Ung mor Tahun 009. Ung-Ung mor

Lebih terperinci

POM CFM.01 Perencanaan Modal Insani (Penyusunan Kebutuhan Pegawai)

POM CFM.01 Perencanaan Modal Insani (Penyusunan Kebutuhan Pegawai) UNIT KERJA PUSAT BB/ BPOM BIRO UMUM KEMENTERIAN LAIN POM-09.01.CFM.01 Perencanaan Modal Insani (Penyusunan Kebutuhan Pegawai) PENYUSUNAN KEBUTUHAN PEGAWAI Mengirimkan surat untuk menghitung kebutuhan pegawai

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN BEKASI

BERITA DAERAH KABUPATEN BEKASI BERITA DAERAH KABUPATEN BEKASI NOMOR : 2009 PERATURAN BUPATI BEKASI NOMOR : 22 TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN BUPATI BEKASI Menimbang : a. bahwa dengan telah diundangkannya

Lebih terperinci

Standard Operating Procedure (SOP) Bagian Perencanaan, Tekonologi Informasi, dan Pelaporan

Standard Operating Procedure (SOP) Bagian Perencanaan, Tekonologi Informasi, dan Pelaporan Standard Operating Procedure (SOP) Bagian Perencanaan, Tekonologi Informasi, dan Pelaporan PENGADILAN AGAMA MANNA KELAS II TAHUN 2017 Dasar Hukum : PENGADILAN AGAMA MANNA KELAS II mor SOP Tanggal Revisi

Lebih terperinci

1) Prosedur Pengusulan Usul Kenaikan Pangkat Reguler PNS Tenaga Kependidikan

1) Prosedur Pengusulan Usul Kenaikan Pangkat Reguler PNS Tenaga Kependidikan 1) Prosedur Pengusulan Usul Kenaikan Pangkat Reguler PNS Tenaga Kependidikan A. DESKRIPSI SINGKAT Kenaikan Pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas pengabdian seorang Pegawai Negeri Sipil terhadap

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO NOMOR : 23 TAHUN : 2008 SERI : D PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR : 73 TAHUN 2008 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO NOMOR : 23 TAHUN : 2008 SERI : D PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR : 73 TAHUN 2008 TENTANG BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO NOMOR : 23 TAHUN : 2008 SERI : D PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR : 73 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS PADA UNSUR ORGANISASI TERENDAH BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH DENGAN

Lebih terperinci

Written by JiNN Tuesday, 17 September :11 - Last Updated Tuesday, 17 September :12

Written by JiNN Tuesday, 17 September :11 - Last Updated Tuesday, 17 September :12 1. NAMA JABATAN: Kepala Subbagian Umum 2. IKHTISAR JABATAN: Melakukan pengelolaan organisasi, kinerja, SDM, dan keuangan, penatausahaan user SPAN, penyusunan bahan masukan dan konsep Renstra, Renja, RKT,

Lebih terperinci

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 66 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Lebih terperinci

BUPATI KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 50 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 50 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN BUPATI KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 50 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, FUNGSI DAN TUGAS SERTA TATA KERJA PADA SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN

Lebih terperinci

(1), Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai rincian tugas sebagai berikut: a. menyusun rencana operasional Sub Bagian Keuangan;

(1), Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai rincian tugas sebagai berikut: a. menyusun rencana operasional Sub Bagian Keuangan; BAB XXVIII BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH Bagian Kesatu Susunan Organisasi Pasal 558 Susunan Organisasi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Banten, terdiri dari: a. Kepala Badan; b. Sekretaris, membawahkan: 1.

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA

BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA NOMOR : TAHUN 2005 SERI : PERATURAN BUPATI MAJALENGKA NOMOR : 41 TAHUN 2005 TENTANG : URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN MAJALENGKA

Lebih terperinci

BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI BULUKUMBA NOMOR 102 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI BULUKUMBA NOMOR 102 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI BULUKUMBA NOMOR 102 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI, SUSUNAN ORGANISASI, DAN TATA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER

Lebih terperinci

2.2. BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN KEPALA BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN Uraian Tugas Kepala Bagian

2.2. BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN KEPALA BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN Uraian Tugas Kepala Bagian 2.2. BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN 2.2.1. KEPALA BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN Uraian Tugas Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen sebagai berikut

Lebih terperinci

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 62 TAHUN 2016 TENTANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 62 TAHUN 2016 TENTANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG, PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 62 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENYELENGGARAAN UJIAN KENAIKAN PANGKAT PENYESUAIAN IJAZAH

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENYELENGGARAAN UJIAN KENAIKAN PANGKAT PENYESUAIAN IJAZAH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENYELENGGARAAN UJIAN KENAIKAN PANGKAT PENYESUAIAN IJAZAH No 1 a. Mengetik dan memproses Surat Edaran tentang usulan yang ditandatangani oleh. b. Menerima usulan Penyesuaian

Lebih terperinci

6) Prosedur Pengusulan pemberhentian PNS dengan Hak Pensiun

6) Prosedur Pengusulan pemberhentian PNS dengan Hak Pensiun 6) Prosedur Pengusulan pemberhentian PNS dengan Hak A. DESKRIPSI SINGKAT Pemberhentian PNS dengan Hak adalah : Suatu proses pemberhentian seorang PNS dari jabatan negeri oleh karena telah memenuhi syarat

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR PANDUAN TUGAS BELAJAR DAN PENGAKTIFAN KEMBALI

MANUAL PROSEDUR PANDUAN TUGAS BELAJAR DAN PENGAKTIFAN KEMBALI MANUAL PROSEDUR PANDUAN TUGAS BELAJAR DAN PENGAKTIFAN KEMBALI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2014 MANUAL PROSEDUR PANDUAN TUGAS BELAJAR DAN PENGAKTIFAN KEMBALI SUBBAGIAN KEUANGAN DAN

Lebih terperinci

PROGRAM KERJA PENGADILAN AGAMA SIJUNJUNG TAHUN Terisinya absensi manual dan sidik jari. seluruh pegawai. Terwujudnya Tupoksi yang baik dan benar

PROGRAM KERJA PENGADILAN AGAMA SIJUNJUNG TAHUN Terisinya absensi manual dan sidik jari. seluruh pegawai. Terwujudnya Tupoksi yang baik dan benar PROGRAM KERJA PENGADILAN AGAMA SIJUNJUNG TAHUN 2017 II. KESEKRETARIATAN NO JENIS KEGIATAN URAIAN KEGIATAN TUJUAN TOLAK UKUR/ SASARAN INDIKATOR WAKTU PELAKSANA SUMBER DANA SARANA TARGET A. BIDANG ADMINISTRASI

Lebih terperinci