Buku Putih Sanitasi 2013

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Buku Putih Sanitasi 2013"

Transkripsi

1 BAB IV PROGRAM PENGEMBANGAN SANITASI SAAT INI DAN YANG DIRENCANAKAN 4.1 Promosi Higiene dan Sanitasi (Prohisan) Tabel 4.1 Rencana Program dan Promosi Higiene dan Sanitasi (tahun n + 1) Rencanan Program dan Promosi Higiene dan Sanitasi Tahun 2014 Program/ Pembiayaan Penanggun g Jawab 1 Pemeriksaan sanitasi tempat-tempat umum 2 Pemicuan sanitasi total berbasis masyarakat sekolah dengan metode CLTS 3 Pemberdayaan masyarakat dalam melaksanakan STBM 1 Paket 19, APBK Dinkes RKA Paket 35, APBK Dinkes RKA Paket 38, APBK Dinkes RKA 2013 Tabel 4.2 Promosi Higiene dan Sanitasi yang sedang berjalan Promosi Higiene dan Sanitasi Tahun 2013 Program/ 1 Advokasi pelaksanaan STBM dan kampanye ODF 2 Pemeriksaan kualitas air dan tanah di sekitar tempat pengolahan emas 1 Kali APBK Kecamatan Teunom, Panga, Krueng Sabee, Sampoinet, Setia Bakti, Jaya, Indra Jaya, Darul Hikmah dan Pasie Raya 1 Kali APBK Kecamatan Teunom, Panga, Krueng Sabee, Sampoinet dan Setia Bakti Dinkes Dinkes Program Pengembangan Sanitasi Saat Ini dan yang Direncanakan IV -125-

2 4.2 Peningkatan Pengelolaan Air Limbah Domestik Tabel 4.3 Rencana Program dan Pengelolaan air limbah domestik (tahun n + 1) Rencanan Program dan Pengelolaan air limbah domestik Tahun 2014 Penanggun Program/ pembiayaan g Jawab 1 Operasional Kendaraan 1 Tahun APBK KLHKP2K KLHKP2K 2 Perawatan IPLT 1 Paket APBK KLHKP2K KLHKP2K 3 Honorarium pekerja dan asuransi 1 Tahun APBK KLHKP2K KLHKP2K Tabel 4.4 Pengelolaan Air Limbah Domestik yang Sedang Berjalan Pengelolaan Air Limbah Domestik Tahun 2013 Program/ 1 Honorarium pekerja dan asuransi 1 Tahun APBK Aceh Jaya KLHKP2K 2 Operasional dan service 1 Tahun APBK Aceh Jaya KLHKP2K 3 Perawatan IPLT 1 Tahun APBK Krueng Sabee KLHKP2K 4.3 Peningkatan Pengelolaan Air Limbah Domestik Tabel 4.5 Rencana Program dan Pengelolaan Persampahan Saat Ini (tahun n + 1) Rencanan Program dan Pengelolaan Persampahan Tahun 2014 Penanggu Program/ pembiayaan ng Jawab 1 Pembangunan Gudang pemilah sampah TPA Babah 1 Paket APBK KLHKP2K PU Cipta Karya Ie Kecamatan Lamno 2 Pengadaan tong sampah besi 200 Buah APBK KLHKP2K KLHKP2K 3 Biaya pemeliharaan TPA 1 Paket APBK KLHKP2K KLHKP2K 4 Sosialisasi kebijakan pengelolaan sampah 1 Paket APBK KLHKP2K KLHKP2K Program Pengembangan Sanitasi Saat Ini dan yang Direncanakan IV -126-

3 5 Pembangunan pagar TPA Gunong Tanggoh 6 Rehabilitasi Jalan TPA gunong Tanggoh 7 Pembangunan tempat pengelolaan sampah terpadu 8 Pengadaan pakaian seragam petugas kebersihan Pembangunan gudang 9 parker kebersihan dan pemadam di Lamno (lanjutan) 1 Paket APBK KLHKP2K KLHKP2K 1 Paket APBK KLHKP2K KLHKP2K 1 Paket APBK KLHKP2K KLHKP2K 1 Paket APBK KLHKP2K KLHKP2K 1 Paket APBK KLHKP2K KLHKP2K Tabel 4.6 Pengelolaan Persampahan yang Sedang Berjalan Pengelolaan Persampahan Tahun 2013 Program/ Institusi 1 Biaya operasional kebersihan 1 Tahun APBK Calang KLHKP2K 2 Biaya gaji petugas kebersihan 1 Tahun APBK Aceh Jaya KLHKP2K 3 Pembangunan pagar TPA Babah Ie 1 Paket APBK Lamno KLHKP2K 4 Pembangunan gudang parker kebersihan dan 1 Paket APBK Calang KLHKP2K pemadam 5 Pembuatan/rehab container 1 Paket APBK Calang KLHKP2K 6 Pengadaan tong sampah besi 500 Buah APBK Calang KLHKP2K 7 Pembangunan gudang pemilah sampah 1 Paket DAK Krueng Sabee KLHKP2K 8 Pengadaan kereta dorong sampah 2 Unit DAK Calang KLHKP2K 9 Pengadaan kontainer 2 Unit DAK Calang KLHKP2K Program Pengembangan Sanitasi Saat Ini dan yang Direncanakan IV -127-

4 4.4 Peningkatan Pengelolaan Drainase Lingkungan Tabel 4.7 Rencana Program dan Pengelolaan Drainase Lingkungan Saat Ini (tahun n + 1) Rencana Program dan Pengelolaan Drainase LingkunganTahun 2014 Pendanaa Penanggu Program/ n/pembiay ng Jawab aan 1 Pembangunan Drainase Babah Dua M APBK Dinas PU Cipta Karya 2 Pembangunan Drainase Gp. Monmata M APBK Dinas PU Cipta Karya 3 Pembangunan Drainase Gp Rigaeh M APBK Dinas PU Cipta Karya 4 Pembangunan Drainase Komplek Pesantren Darul M APBK Dinas PU Cipta Karya Abrar Gp.Baro Sayeng 5 Lingkar Pemukiman 3 Dusun Paket APBK Dinas PU Cipta Karya Gp Ranto Panyang 6 Pembuang Persawahan M APBK Dinas PU Cipta Karya Gp.Padang Datar 7 Dusun Melati Gp Bahagia M APBK Dinas PU Cipta Karya 8 Dusun Perjuangan M APBK Dinas PU Cipta Karya Gp.Sentosa 9 Pembangunan Drainase Kantor Camat Setia Bakti Paket APBK Dinas PU Cipta Karya 10 Rehabilitasi Saluran Dusun III Gp Padang Kleng M APBK Dinas PU Cipta Karya 11 Pembuang Primer Gp Glee seubak M APBK Dinas PU Cipta Karya Program Pengembangan Sanitasi Saat Ini dan yang Direncanakan IV -128-

5 Tabel 4.8 Pengelolaan Drainase Lingkungan yang Sedang Berjalan Pengelolaan Drainase Lingkungan Tahun 2013 Program/ 1 DED PembangunanSaluran Drainase 2 Drainase Gp.Babah Dua 3 Drainase /Gorong-Gorong Gp. Pante Kuyun 4 DED PembangunanSaluran Drainase 5 Lingkungan Gp Dayah baro 6 Pembuang depan TPA Salsabila Gp Bahagia 7 Lingkungan Dusun Jeubet 8 Gp Pembangunan Lhok Geulumpang Saluran Lingkungan Gp Kabong 9 DED PembangunanSaluran Drainase 10 Drainase Jl. Mon Kapok Gp 11 Gunong Pembangunan Cut Saluran Pembuang Gp Tanoh Anoe 12 Drainase Jl. Padang Limeng Dusun Rigaeh Gp Lhok 13 Timon rmalisasi Saluran Pembuang Gp.Batee Ro 14 rmalisasi Saluran Cawang Capli Gp. Paya Baro 15 rmalisasi Saluran Alue Ie Puteh dan Alue Ie Merah Gp. Lhok Kruet 16 Pembangunan sumur resapan Komplek Pesantren Darul Nizam Gp Tanoh Anoe 17 rmalisasi Saluran Persawahan Gp. Tanoh Manyang Paket APBK Aceh Jaya Cipta Karya Paket APBK Darul Hikmah Cipta Karya Paket APBK Setia Bakti Cipta Karya Paket APBK Aceh Jaya Cipta Karya Paket APBK Krueng Sabee Cipta Karya Paket APBK Krueng Sabee Cipta Karya Paket APBK Setia Bakti Cipta Karya Paket APBK Krueng Sabee Cipta Karya Paket APBK Aceh Jaya Cipta Karya Paket APBK Darul Hikmah Cipta Karya Paket APBK Teunom Cipta Karya Paket APBK Setia Bakti Cipta Karya Paket APBK Teunom Cipta Karya Paket APBK Teunom Cipta Karya Paket APBK Sampoinet Cipta Karya Paket APBK Teunom Cipta Karya Paket APBK Teunom Cipta Karya Program Pengembangan Sanitasi Saat Ini dan yang Direncanakan IV -129-

6 18 rmalisasi Saluran Pembuang Gp. Lamme Kec. Jaya 19 rmalisasi Saluran Gp. Seumira Kec. Teunom 20 rmalisasi Saluran Gp. Panton Kec. Teunom 21 rmalisasi Saluran Kebun Gp. Seunebok Padang 22 rmalisasi Saluran Pembuang Gp. Seumira 23 Penggalian Saluran Pembuang Dusun Aron Gp. Tanoh Manyang 24 Pengendalian Banjir Gp Baro sayeung 25 rmalisasi Saluran Sawah Gp Ceuraceu 26 rmalisasi Saluran sawah Gp Batee Roo 27 rmalisasi Saluran Jalan Kebun Dusun cot Balam Gp Lueng Gayo 28 rmalisasi Saluran Gp Fajar Kec Darul Hikmah Paket APBK Jaya Cipta Karya Paket APBK Teunom Cipta Karya Paket 1 ` APBK Teunom Cipta Karya Paket Paket Teunom Cipta Karya Paket Paket Teunom Cipta Karya Paket Paket Teunom Cipta Karya Paket Paket Setia Bakti Cipta Karya Paket Paket Pasie Raya Cipta Karya Paket Paket Teunom Cipta Karya Paket Paket Teunom Cipta Karya Paket Paket Darul Hikmah Cipta Karya 4.5 Peningkatan Pengelolaan Air Limbah Domestik Tabel 4.9 Rencana Program dan Komponen Terkait Sanitasi Saat Ini (tahun n + 1) Rencanan Program dan Komponen Terkait Sanitasi Tahun 2014 Program/ 1 Penyusunan MPS Kabupaten Aceh Jaya 2 Opersional Pokja Sanitasi Kabupaten Aceh Jaya Penanggu pembiayaan ng Jawab 1 Paket APBK Bappeda RKA Paket APBK Bappeda RKA 2013 Program Pengembangan Sanitasi Saat Ini dan yang Direncanakan IV -130-

7 Tabel 4.10 Komponen Terkait Sanitasi yang Sedang Berjalan Komponen Terkait Sanitasi Tahun 2013 Program/ 1 Penyusunan Buku Putih Sanitasi dan Penilaian Resiko Kesehatan Lingkungan (EHRA) Kab. Aceh Jaya 2 Operasional Kelompok Kerja Sanitasi Kabupaten Aceh Jaya Paket APBK Aceh Jaya Bappeda, Dinkes, KLHKP2K, DPU, Diskominfo, Disdikpora, BPMPKS Keg APBK Calang Bappeda, Dinkes, KLHKP2K, DPU, Diskominfo, Disdikpora, BPMPKS Program Pengembangan Sanitasi Saat Ini dan yang Direncanakan IV -131-

BAB V Area Beresiko Sanitasi

BAB V Area Beresiko Sanitasi BAB V Area Beresiko Sanitasi 6 BAB 5 Area Beresiko Sanitasi Buku Putih Sanitasi sangat penting bagi kabupaten dalam menetapkan prioritas wilayah pengembangan sanitasi yang meliputi pengelolaan air limbah,

Lebih terperinci

Profil Kabupaten Aceh Besar

Profil Kabupaten Aceh Besar Ibukota Batas Daerah Profil Kabupaten Aceh Besar : Jantho : Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Malaka, Kota Sabang dan Kota Banda Aceh Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Aceh Jaya Sebelah Barat

Lebih terperinci

selama 12 jam. Pendapatan mereka rataratanya 1.5 juta rupiah sebulan. Saat ini, mata Nelayan 1.000.000 kerja masyarakat adalah nelayan selama 4 jam.

selama 12 jam. Pendapatan mereka rataratanya 1.5 juta rupiah sebulan. Saat ini, mata Nelayan 1.000.000 kerja masyarakat adalah nelayan selama 4 jam. Datar Luas Gambaran Umum Desa Datar Luas terletak di Kecamatan Krueng Sabee dengan luas 1600 Ha terdiri dari tiga dusun yaitu Dusun Makmur Jaya, Dusun Damai dan Dusun Subur. Desa yang dipimpin oleh Andalan

Lebih terperinci

INTEGRASI 3 KOMPONEN STBM

INTEGRASI 3 KOMPONEN STBM BIMA MENUJU KABUPATEN BASNO (BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN NOL) TH. 2015 DENGAN PENDEKATAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) INTEGRASI 3 KOMPONEN STBM PETA KAB.BIMA JUMLAH TINJA BERSERAKAN DI KAB.

Lebih terperinci

Strategi Sanitasi Kabupaten Empat Lawang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

Strategi Sanitasi Kabupaten Empat Lawang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Perilaku hidup bersih dan sehat setiap masyarakat adalah cermin kualitas hidup manusia. Sudah merupakan keharusan dan tanggung jawab baik pemerintah maupun masyarakat

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

BAB 1 PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG BAB 1 PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di dalam kehidupan masyarakat sangatlah dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pendidikan, lingkungan sosial, budaya dan faktor lainnya.

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG

PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG PENGUMUMAN PELELANGAN Nomor : 149/Thp3/PAN/CT-PLLW/BGL-PU/PASCA/2011 Ruang Kabupaten Pelalawan Kegiatan Peningkatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Olah Raga Nomor : 128/Thp3/PAN/CT- PLLW/BGL-PU/PASCA/

Lebih terperinci

PENGUMUMAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Nomor : 056/054.a/413.110/I/2013 Tanggal : 28 Januari 2013

PENGUMUMAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Nomor : 056/054.a/413.110/I/2013 Tanggal : 28 Januari 2013 MELALUI PENGUMUMAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Nomor : 056/054.a/413.110/I/2013 Tanggal : 28 Januari 2013 PENGGUNA ANGGARAN DINAS UMUM CIPTA KARYA KABUPATEN LAMONGAN Jl. Ki Sarmidi Mangun

Lebih terperinci

PELUANG PENGELOLAAN HUTAN OLEH MUKIM DAN PENYIAPAN MASYARAKAT ADAT UNTUK MENGANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM

PELUANG PENGELOLAAN HUTAN OLEH MUKIM DAN PENYIAPAN MASYARAKAT ADAT UNTUK MENGANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM PELUANG PENGELOLAAN HUTAN OLEH MUKIM DAN PENYIAPAN MASYARAKAT ADAT UNTUK MENGANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM Oleh: Syaifuddin FFI Aceh Program Governor s Climate Forest Task Force Meeting 2010 Banda Aceh, 18-22

Lebih terperinci

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 32 TAHUN 2011 TENTANG

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 32 TAHUN 2011 TENTANG GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA MOR 32 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA KERJA PROGRAM KALI BERSIH TAHUN 2012 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR

Lebih terperinci

Contoh RANCANGAN PERATURAN DESA tentang Daftar Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa LAMBANG BURUNG GARUDA

Contoh RANCANGAN PERATURAN DESA tentang Daftar Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa LAMBANG BURUNG GARUDA Contoh RANCANGAN PERATURAN DESA tentang Daftar Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa LAMBANG BURUNG GARUDA (JIKA DESA TIDAK MEMPUNYAI LAMBANG TERSENDIRI) LAMBANG PEMDES

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KESEHATAN PERLUASAN & PENGARUS UTAMAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENYEHATAN LINGKUNGAN

KEMENTERIAN KESEHATAN PERLUASAN & PENGARUS UTAMAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENYEHATAN LINGKUNGAN KEMENTERIAN KESEHATAN PERLUASAN & PENGARUS UTAMAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENYEHATAN LINGKUNGAN 1 Target Pemerintah dalam bidang Sanitasi Akses Air Minum dan Sanitasi Layak Indikator

Lebih terperinci

GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG

GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PADA DINAS KEHUTANAN ACEH GUBERNUR ACEH, Menimbang : a. bahwa dengan ditetapkannya

Lebih terperinci

Profil Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 Provinsi Sumatera Selatan

Profil Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 Provinsi Sumatera Selatan 1 A. GAMBARAN UMUM 1. Nama Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 2. Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 Terletak di Kawasan a. Jumlah Transmigran (Penempatan) Penempata 2009 TPA : 150 KK/563

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA DENPASAR TPST-3R DESA KESIMAN KERTALANGU DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA DENPASAR

PEMERINTAH KOTA DENPASAR TPST-3R DESA KESIMAN KERTALANGU DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA DENPASAR PEMERINTAH KOTA DENPASAR TPST-3R DESA KESIMAN KERTALANGU DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA DENPASAR VISI DAN MISI VISI Meningkatkan Kebersihan dan Keindahan Kota Denpasar Yang Kreatif dan Berwawasan

Lebih terperinci

RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (RKL)

RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (RKL) RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (RKL) PLTA ASAHAN-1 (PT. Bajradaya Sentranusa) Desa Ambarhalim, Desa Pintu Pohan, Desa Meranti Utara, Kecamatan Pintu Pohan Meranti Desa Siruar, Desa Tangga Batu I, Kecamatan

Lebih terperinci

EVALUASI SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH DI KOTA MALANG

EVALUASI SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH DI KOTA MALANG PROGRAM PASCA SARJANA TEKNIK PRASARANA LINGKUNGAN PERMUKIMAN JURUSAN TEKNIK LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER EVALUASI SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH DI KOTA MALANG Disusun Oleh

Lebih terperinci

JENIS PELAYANAN DASAR, INDIKATOR KINERJA, DAN BATAS WAKTU PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

JENIS PELAYANAN DASAR, INDIKATOR KINERJA, DAN BATAS WAKTU PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 01/ PRT/M/2014 TANGGAL : 24 Februari 2014 JENIS PELAYANAN DASAR, INDIKATOR KINERJA, DAN BATAS WAKTU PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PEKERJAAN

Lebih terperinci

DAFTAR USULAN KEGIATAN PEMBANGUNAN DESA (NON SWADAYA DAN PNPM)

DAFTAR USULAN KEGIATAN PEMBANGUNAN DESA (NON SWADAYA DAN PNPM) DAFTAR USULAN KEGIATAN PEMBANGUNAN DESA (NON SWADAYA DAN PNPM) MUSRENBANG DESA PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN ANGGARAN 214 Desa Kecamatan : : GENDOH SEMPU Hal 1 / 11 Bidang Musrenbang : Pendidikan

Lebih terperinci

PERAN PEREMPUAN DAYA AIR, SANITASI DAN HIGIENE UNTUK KESEJAHTERAAN ETTY HESTHIATI LPPM UNIV. NASIONAL

PERAN PEREMPUAN DAYA AIR, SANITASI DAN HIGIENE UNTUK KESEJAHTERAAN ETTY HESTHIATI LPPM UNIV. NASIONAL PERAN PEREMPUAN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR, SANITASI DAN HIGIENE UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT ETTY HESTHIATI LPPM UNIV. NASIONAL JAKARTA A PERAN PEREMPUAN Perempuan sangat berperan dalam pendidikan

Lebih terperinci

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH TAHUN 2015 KABUPATEN LAMANDAU

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH TAHUN 2015 KABUPATEN LAMANDAU RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2015 KABUPATEN LAMANDAU SKPD : BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DAN KB INDIKATOR KINERJA URUSAN WAJIB PEMERINTAHAN UMUM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BADAN PEMBERDAYAAN

Lebih terperinci

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA PENJABARAN APBD

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA PENJABARAN APBD Lampiran II Peraturan Gubernur Nomor : 95 Tahun 2013 Tanggal : 31 Desember 2013 PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 201 Urusan Pemerintahan : 1. 07 Urusan Wajib Perhubungan

Lebih terperinci

LAPORAN AKHIR TAHUN KEGIATAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG LINGKUNGAN HIDUP TAHUN 2013 KANTOR LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN PEMALANG

LAPORAN AKHIR TAHUN KEGIATAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG LINGKUNGAN HIDUP TAHUN 2013 KANTOR LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN PEMALANG LAPORAN AKHIR TAHUN KEGIATAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG LINGKUNGAN HIDUP TAHUN 2013 KANTOR LINGKUNGAN HIDUP DAFTAR ISI KATA PENGANTAR BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang... 1 B. Kesesuaian Perencanaan

Lebih terperinci

OPD : DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI JAWA BARAT

OPD : DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI JAWA BARAT OPD : DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI JAWA BARAT Indikator Kode Dana/ Pagu Indikatif 1 URUSAN WAJIB 1 07 BIDANG PERHUBUNGAN 1 07 49 Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan 1 07 49 01 Persiapan

Lebih terperinci

ANALISIS BANJIR DI WILAYAH BIREUEN TANGGAL 12 JUNI 2015. Oleh : Syahrir Stamet kelas 1 Blang bintang Banda Aceh

ANALISIS BANJIR DI WILAYAH BIREUEN TANGGAL 12 JUNI 2015. Oleh : Syahrir Stamet kelas 1 Blang bintang Banda Aceh ANALISIS BANJIR DI WILAYAH BIREUEN TANGGAL 12 JUNI 2015 Oleh : Syahrir Stamet kelas 1 Blang bintang Banda Aceh 1. INFORMASI KEJADIAN HUJAN LEBAT LOKASI Kabupaten Aceh Jeumpa (Bireuen) TANGGAL 12 Juni 2015

Lebih terperinci

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kabupaten Aceh Besar Tahun 2013 sebanyak 44.038 rumah tangga

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kabupaten Aceh Besar Tahun 2013 sebanyak 44.038 rumah tangga ..11110088. Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kabupaten Aceh Besar Tahun 2013 sebanyak 44.038 rumah tangga Jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum di Kabupaten Aceh Besar Tahun 2013 sebanyak 6

Lebih terperinci

LAPORAN STUDI ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT ( EHRA ) KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT

LAPORAN STUDI ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT ( EHRA ) KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT LAPORAN STUDI ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT ( EHRA ) KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Kelompok Kerja Sanitasi Kabupaten Tulang Bawang Barat Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Barat Juni Tahun

Lebih terperinci

TABEL 44 INDIKASI PROGRAM PENATAAN ATAU PENGEMBANGAN KECAMATAN KEPULAUAN SERIBU SELATAN

TABEL 44 INDIKASI PROGRAM PENATAAN ATAU PENGEMBANGAN KECAMATAN KEPULAUAN SERIBU SELATAN LAMPIRAN V : PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG RENCANA DETAIL TATA RUANG DAN PERATURAN ZONASI TABEL 44 INDIKASI PROGRAM PENATAAN ATAU PENGEMBANGAN KECAMATAN

Lebih terperinci

DITINGKATKAN Permenkes RI No. 3 tahun 2014 tentang STBM

DITINGKATKAN Permenkes RI No. 3 tahun 2014 tentang STBM STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ) pendekatan perubahan perilaku higiene sanitasi melalui kegiatan pemicuan Kepmenkes RI No. 852/tahun 2008 tentang strategi nasional STBM DITINGKATKAN Permenkes

Lebih terperinci

Petunjuk Praktis Identifikasi Sumber dan Akses Pendanaan Sanitasi

Petunjuk Praktis Identifikasi Sumber dan Akses Pendanaan Sanitasi Petunjuk Praktis Identifikasi Sumber dan Akses Pendanaan Sanitasi Jakarta, Februari 2013 Petunjuk Praktis Identifikasi Sumber dan Akses Pendanaan Sanitasi Dikeluarkan oleh: PIU Kelembagaan dan Pendanaan

Lebih terperinci

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA KANTOR LINGKUNGAN HIDUP TAHUN LALU. 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu dan Capaian Renstra Tahun 2013

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA KANTOR LINGKUNGAN HIDUP TAHUN LALU. 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu dan Capaian Renstra Tahun 2013 BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA KANTOR LINGKUNGAN HIDUP TAHUN LALU 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu dan Capaian Renstra Tahun 2013 1. Program Pelayanan administrasi perkantoran Program

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 81 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS SAMPAH RUMAH TANGGA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 81 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS SAMPAH RUMAH TANGGA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 81 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

Kerjasama : Kementerian Kesehatan WHO Indonesia 2013 PRESETATION RENCANA PENGAMAN AIR JAKARTA, 27-29 MEI 2015

Kerjasama : Kementerian Kesehatan WHO Indonesia 2013 PRESETATION RENCANA PENGAMAN AIR JAKARTA, 27-29 MEI 2015 Kerjasama : Kementerian Kesehatan WHO Indonesia 2013 PRESETATION RENCANA PENGAMAN AIR JAKARTA, 27-29 MEI 2015 GAMBARAN SISTEM PENYEDIAAN AIR DI SAB WAIKANURU MOPIR-SUMBA BARAT DAYA menggunakan sistim

Lebih terperinci

Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Sekitar. dimensi produksi dan dimensi konsumsi. Dimensi produksi memandang keadaan sehat sebagai

Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Sekitar. dimensi produksi dan dimensi konsumsi. Dimensi produksi memandang keadaan sehat sebagai Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Sekitar Sehat merupakan kondisi optimal fisik, mental dan sosial seseorang sehingga dapat memiliki produktivitas, bukan hanya terbebas dari bibit penyakit. Kondisi sehat

Lebih terperinci

Program Hibah Australia-Indonesia untuk Pembangunan Sanitasi

Program Hibah Australia-Indonesia untuk Pembangunan Sanitasi KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA Pedoman Pengelolaan Program Hibah Australia-Indonesia untuk Pembangunan Sanitasi April 2012 Kata Pengantar Pengelolaan lingkungan dalam bidang

Lebih terperinci

Perkiraan dan Referensi Harga Satuan Perencanaan

Perkiraan dan Referensi Harga Satuan Perencanaan Perkiraan dan Referensi Harga Satuan Perencanaan No Bidang kategori 1 Pemerintahan Peningkatan kesiagaan dan pencegahan bahaya kebakaran Pemeliharaan Hydrant Pembangunan Hydrant Kering Pemeliharaan pertitik

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG SERTIFIKASI LAIK SEHAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMBAWA,

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG SERTIFIKASI LAIK SEHAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMBAWA, PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG SERTIFIKASI LAIK SEHAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMBAWA, Menimbang : Mengingat : a. bahwa keracunan makanan dan minuman, proses

Lebih terperinci

LAPORAN PENILAIAN RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN KOTA CIREBON

LAPORAN PENILAIAN RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN KOTA CIREBON LAPORAN PENILAIAN RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN KOTA CIREBON I. PENGANTAR EHRA (Environmental Health Risk Assessment) atau Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan adalah sebuah survey partisipatif di tingkat

Lebih terperinci

KRITERIA, INDIKATOR DAN SKALA NILAI FISIK PROGRAM ADIPURA

KRITERIA, INDIKATOR DAN SKALA NILAI FISIK PROGRAM ADIPURA Lampiran IV : Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : 01 Tahun 2009 Tanggal : 02 Februari 2009 KRITERIA, INDIKATOR DAN SKALA NILAI FISIK PROGRAM ADIPURA NILAI Sangat I PERMUKIMAN 1. Menengah

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 965/MENKES/SK/XI/1992 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 965/MENKES/SK/XI/1992 TENTANG KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN NOMOR : 965/MENKES/SK/XI/1992 TENTANG CARA PRODUKSI KOSMETIKA YANG BAIK MENTERI KESEHATAN, Menimbang : a. bahwa langkah utama untuk menjamin keamanan kosmetika adalah penerapan

Lebih terperinci

RANCANGAN AWAL RKP 2016 DAN PAGU INDIKATIF 2016. DEPUTI BIDANG PENDANAAN PEMBANGUNAN Jakarta, 15 April 2015

RANCANGAN AWAL RKP 2016 DAN PAGU INDIKATIF 2016. DEPUTI BIDANG PENDANAAN PEMBANGUNAN Jakarta, 15 April 2015 RANCANGAN AWAL RKP 2016 DAN PAGU INDIKATIF 2016 DEPUTI BIDANG PENDANAAN PEMBANGUNAN Jakarta, 15 April 2015 OUTLINE 1 Rancangan Awal RKP 2016 2 3 Pagu Indikatif Tahun 2016 Pertemuan Tiga Pihak 4 Tindak

Lebih terperinci

Luas dan Keliling Bangun Datar (1)_soal Kelas 6 SD. 1. Rumus luas persegi panjang adalah... A. B. C. + D.

Luas dan Keliling Bangun Datar (1)_soal Kelas 6 SD. 1. Rumus luas persegi panjang adalah... A. B. C. + D. Luas dan Keliling Bangun Datar (1)_soal Kelas 6 SD 1. Rumus luas persegi panjang adalah.... A. B. C. + D.. Perhatikan gambar berikut! Luas bagian lingkaran di samping adalah... cm. A. 36,8 B. 00,96 C.

Lebih terperinci

STBM. Lebih Bersih, Lebih Sehat. Lebih Bersih, Lebih Sehat. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

STBM. Lebih Bersih, Lebih Sehat. Lebih Bersih, Lebih Sehat. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat STBM Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Lebih Bersih, Lebih Sehat Lebih Bersih, Lebih Sehat Materi Advokasi STBM - 2012 a Penyusun Buklet ini dikembangkan oleh tim Water and Sanitation Program yang terdiri

Lebih terperinci

PENGUMUMAN PENYEDIA BARANG/JASA

PENGUMUMAN PENYEDIA BARANG/JASA Nomor : 97.27 /PPBJ/VII/ 406.024 / 2013 Paket Pekerjaan : Pembangunan Poskesdes Manggis Kec. Panggul Nilai HPS : RP. 172.500.000,- (Seratus tujuh puluh dua juta lima ratus Nama Perusahaan : CV. KARYA LESTARI

Lebih terperinci

Menghijaukan Tambak-tambak di Aceh dengan Mangrove: Menyelamatkan Pesisir

Menghijaukan Tambak-tambak di Aceh dengan Mangrove: Menyelamatkan Pesisir Menghijaukan Tambak-tambak di Aceh dengan Mangrove: Menyelamatkan Pesisir Hutan mangrove di Aceh telah mengalami puncak alih fungsi menjadi tambak sejak merebaknya bisnis udang di Indonesia pada tahun

Lebih terperinci

KOMUNIKASI & ADVOKASI. PPSPPercepatan. Grand Design PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN. Disusun oleh: PIU Advokasi dan Pemberdayaan PPSP

KOMUNIKASI & ADVOKASI. PPSPPercepatan. Grand Design PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN. Disusun oleh: PIU Advokasi dan Pemberdayaan PPSP PPSPPercepatan Pembangunan Permukiman Grand Design KOMUNIKASI & ADVOKASI PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN Disusun oleh: PIU Advokasi dan Pemberdayaan PPSP Direktorat Penyehatan Lingkungan Direktorat

Lebih terperinci

DRS. H. RAHMANDA. DRS. H. RAHMANDA ANGGOTA DPR RI PERIODE 2014-2019 --------- ---------------- DEWAN PERWAKILAN RAKYAT v KOMISI IV

DRS. H. RAHMANDA. DRS. H. RAHMANDA ANGGOTA DPR RI PERIODE 2014-2019 --------- ---------------- DEWAN PERWAKILAN RAKYAT v KOMISI IV DRS. H. RAHMANDA ANGGOTA DPR RI PERIODE 04-09 - DEWAN PERWAKILAN RAKYAT v KOMISI IV DRS. H. RAHMANDA ANGGOTA DPR RI PERIODE 04-09 - DEWAN PERWAKILAN RAKYAT v KOMISI IV Jakarta, Juni 04 Jakarta, Juni 04

Lebih terperinci

DAFTAR USULAN KEGIATAN PEMBANGUNAN DESA (NON SWADAYA DAN PNPM)

DAFTAR USULAN KEGIATAN PEMBANGUNAN DESA (NON SWADAYA DAN PNPM) DAFTAR USULAN KEGIATAN PEMBANGUNAN DESA (NON SWADAYA DAN PNPM) MUSRENBANG DESA PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 215 Desa Kecamatan : : TAMPO CLURING Hal 1 / 7 Pendidikan 1 Pengadaan alat praktik dan

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN

BAB III GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN BAB III GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN Keuangan daerah merupakan semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan

Lebih terperinci

PEMBERITAHUAN NOMOR : 011/PAN-BMSDA/2011

PEMBERITAHUAN NOMOR : 011/PAN-BMSDA/2011 PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR Jl. PAMONG PRAJA KAWASAN BHAKTI PRAJA NO. 05 TELP. (076) 705003 FAX. 705003 PEMBERITAHUAN NOMOR : 0/PAN-BMSDA/20 Berdasarkan Perpres

Lebih terperinci

TANGGAPAN KAJIAN/EVALUASI KONDISI AIR WILAYAH SULAWESI (Regional Water Assessment) Disampaikan oleh : Ir. SALIMAN SIMANJUNTAK, Dipl.

TANGGAPAN KAJIAN/EVALUASI KONDISI AIR WILAYAH SULAWESI (Regional Water Assessment) Disampaikan oleh : Ir. SALIMAN SIMANJUNTAK, Dipl. TANGGAPAN KAJIAN/EVALUASI KONDISI AIR WILAYAH SULAWESI (Regional Water Assessment) Disampaikan oleh : Ir. SALIMAN SIMANJUNTAK, Dipl. HE 1 A. KONDISI KETAHANAN AIR DI SULAWESI Pulau Sulawesi memiliki luas

Lebih terperinci

RENCANA UMUM PENGADAAN FISK BANGUNAN BARANG/JASA DINAS CIPTA KARYA TANGERANG TAHUN ANGGARAN 2013 PENUNJUKAN LANGSUNG/ PENGADAAN LANGSUNG

RENCANA UMUM PENGADAAN FISK BANGUNAN BARANG/JASA DINAS CIPTA KARYA TANGERANG TAHUN ANGGARAN 2013 PENUNJUKAN LANGSUNG/ PENGADAAN LANGSUNG PEMERINTAH KABUPATEN TANGERANG DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN TANGERANG Gedung Lingkup Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tangerang Telp. (021) 5993404 Tigaraksa RENCANA UMUM FISK BANGUNAN BARANG/JASA DINAS CIPTA

Lebih terperinci

PEDOMAN PENYUSUNAN DOKUMEN RKL-RPL

PEDOMAN PENYUSUNAN DOKUMEN RKL-RPL LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN DOKUMEN LINGKUNGAN HIDUP PEDOMAN PENYUSUNAN DOKUMEN RKL-RPL A. PENJELASAN UMUM 1.

Lebih terperinci

LINTAS BATAS KESETIAKAWANAN SOSIAL JAKARTA JAMBI KESETIAKAWANAN SOSIAL TANPA BATAS

LINTAS BATAS KESETIAKAWANAN SOSIAL JAKARTA JAMBI KESETIAKAWANAN SOSIAL TANPA BATAS KESETIAKAWANAN SOSIAL LINTAS BATAS JAKARTA JAMBI TANPA BATAS KESETIAKAWANAN SOSIAL 2 KESETIAKAWANAN SOSIAL LINTAS BATAS MISI MENEMBUS BATAS WILAYAH MENEMBUS BATAS AGAMA MENEMBUS BATAS ETNIS/SUKU MENEMBUS

Lebih terperinci

RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH SATKER / SKPD PA / KPA : PPK TAHUN ANGGARAN : SEKRETARIAT DAERAH (BAGIAN UMUM DAN PERLENGKAPAN) : WAHYUDI LEKSONO, AP, M.Ak : WAHYUDI LEKSONO, AP, M.Ak : 203

Lebih terperinci

RENCANA UMUM PENGADAAN

RENCANA UMUM PENGADAAN RENCANA UMUM PENGADAAN Melalui Swakelola K/L/D/I : TAHUN ANGGARAN : 2014 1 DINAS 2 DINAS 3 DINAS 4 DINAS 5 DINAS 6 DINAS Keselamatan Lalu Lintas Jalan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Jalan Barang Jasa pada

Lebih terperinci

terendam akibat dari naiknya muka air laut/rob akibat dari penurunan muka air tanah.

terendam akibat dari naiknya muka air laut/rob akibat dari penurunan muka air tanah. KOTA.KOTA IDENTIK dengan pemusatan seluruh kegiatan yang ditandai dengan pembangunan gedung yang menjulang tinggi, pembangunan infrastruktur sebagai penunjang dan sarana penduduk kota untuk mobilisasi,

Lebih terperinci

Bab 3: Profil Sanitasi Wilayah (maksimal 50 hal)

Bab 3: Profil Sanitasi Wilayah (maksimal 50 hal) Bab 3: Profil Sanitasi Wilayah (maksimal 50 hal) Menjelaskan kondisi riil pengelolaan sanitasi (dan komponen lain terkait sanitasi) saat ini dan permasalahan utama atau prioritas yang dihadapi kota, informasi

Lebih terperinci

ppp KABUPATEN SUMEDANG SEHAT 2013 PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2013 Oleh : Drs. H. ERDI SUHAYA, MM Ketua Forum Paguyuban Sumedang Sehat

ppp KABUPATEN SUMEDANG SEHAT 2013 PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2013 Oleh : Drs. H. ERDI SUHAYA, MM Ketua Forum Paguyuban Sumedang Sehat ppp KABUPATEN SUMEDANG SEHAT 2013 Oleh : Drs. H. ERDI SUHAYA, MM Ketua Forum Paguyuban Sumedang Sehat PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2013 GAMBARAN UMUM KABUPATEN SUMEDANG Luas Wilayah : 155.871,98

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 63/PRT/1993 TENTANG GARIS SEMPADAN SUNGAI, DAERAH MANFAAT SUNGAI, DAERAH PENGUASAAN SUNGAI DAN BEKAS SUNGAI

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 63/PRT/1993 TENTANG GARIS SEMPADAN SUNGAI, DAERAH MANFAAT SUNGAI, DAERAH PENGUASAAN SUNGAI DAN BEKAS SUNGAI PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 63/PRT/1993 TENTANG GARIS SEMPADAN SUNGAI, DAERAH MANFAAT SUNGAI, DAERAH PENGUASAAN SUNGAI DAN BEKAS SUNGAI MENTERI PEKERJAAN UMUM Menimbang : a. Bahwa sebagai

Lebih terperinci

PERAN PENTING PENGUATAN KELEMBAGAAN PENGELOLAAN SANITASI DI DAERAH 2015-2019

PERAN PENTING PENGUATAN KELEMBAGAAN PENGELOLAAN SANITASI DI DAERAH 2015-2019 PERAN PENTING PENGUATAN KELEMBAGAAN PENGELOLAAN SANITASI DI DAERAH 2015-2019 OLEH: DIREKTUR PENATAAN PERKOTAAN, KEMDAGRI PADA PERTEMUAN KICK- OFF MEETING NASIONAL PROGRAM PPSP 2015 JAKARTA, MARET 2015

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 61 TAHUN 2009 TENTANG KEPELABUHANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 61 TAHUN 2009 TENTANG KEPELABUHANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 61 TAHUN 2009 TENTANG KEPELABUHANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 78,

Lebih terperinci

KURIKULUM DAN MODUL PELATIHAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM)

KURIKULUM DAN MODUL PELATIHAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) KURIKULUM DAN MODUL PELATIHAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) BAGI DOSEN JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN POLITEKNIK KESEHATAN DI INDONESIA KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA 2013 363.72 Ind

Lebih terperinci

TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN BERBASIS MITIGASI BENCANA

TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN BERBASIS MITIGASI BENCANA TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN PERTEMUAN 13 PERENCANAAN TATA RUANG BERBASIS MITIGASI BENCANA GEOLOGI 1. Pendahuluan Perencanaan tataguna lahan berbasis mitigasi bencana geologi dimaksudkan untuk mengantisipasi

Lebih terperinci

MODUL PELATIHAN FASILITASI PENYUSUNAN MPS. April 2014. Kata Pengantar

MODUL PELATIHAN FASILITASI PENYUSUNAN MPS. April 2014. Kata Pengantar MODUL PELATIHAN FASILITASI PENYUSUNAN MPS April 2014 Kata Pengantar i KATA PENGANTAR Kata Pengantar i ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... I DAFTAR ISI...III DAFTAR SINGKATAN... IV PENDAHULUAN... 1 1. LATAR

Lebih terperinci

RINCIAN BELANJA LANGSUNG PER PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2014 PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANAH DATAR

RINCIAN BELANJA LANGSUNG PER PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2014 PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANAH DATAR RINCIAN BELANJA LANGSUNG PER PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2014 PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANAH DATAR No Program dan Kegiatan Pagu Dana Realisasi Per Oktober 1 Program Pelayanan Administrasi

Lebih terperinci

DATA PELAKU TINDAK PIDANA BIASA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BIREUEN TAHUN 2013

DATA PELAKU TINDAK PIDANA BIASA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BIREUEN TAHUN 2013 DATA PELAKU TINDAK PIDANA BIASA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BIREUEN TAHUN 2013 No. No. PERKARA IDENTITAS TERDAKWA DAKWAAN/MELANGGAR PASAL SUSUNAN PERSIDANGAN TERIMA SIDANG BERKAS PERTAMA 1. 01/Pid.B/2013/-Bir.

Lebih terperinci

BADAN KB DAERAH KABUPATEN EMPAT LAWANG

BADAN KB DAERAH KABUPATEN EMPAT LAWANG BADAN KB DAERAH KABUPATEN EMPAT LAWANG BIODATA NAMA SULNI, SH TTL TANJUNG BERINGIN, 6 JUNI 1965 ALAMAT PERUMNAS GRIYA TEBING PRATAMA BLOK A NO 16 KABUPATEN EMPAT LAWANG JABATAN KEPALA BKBD KABUPATEN EMPAT

Lebih terperinci

PENENTUAN KADAR BESI DI AIR SUMUR PERKOTAAN, PEDESAAN DAN DEKAT PERSAWAHAN DI DAERAH JEMBER SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

PENENTUAN KADAR BESI DI AIR SUMUR PERKOTAAN, PEDESAAN DAN DEKAT PERSAWAHAN DI DAERAH JEMBER SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS PENENTUAN KADAR BESI DI AIR SUMUR PERKOTAAN, PEDESAAN DAN DEKAT PERSAWAHAN DI DAERAH JEMBER SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS SKRIPSI Oleh Khilda Tsamratul Fikriyah NIM 081810301049 JURUSAN KIMIA FAKULTAS

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Renstra memiliki definisi sebagai suatu proses secara sistematis yang berkelanjutan dari pembuatan keputusan yang beresiko, dengan memanfaatkan sebanyakbanyaknya

Lebih terperinci

Arah Kebijakan Program PPSP 2015-2019. Kick off Program PPSP 2015-2019 Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas

Arah Kebijakan Program PPSP 2015-2019. Kick off Program PPSP 2015-2019 Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas Arah Kebijakan Program PPSP 2015-2019 Kick off Program PPSP 2015-2019 Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas Jakarta, 10 Maret 2015 Universal Access Air Minum dan Sanitasi Target RPJMN 2015-2019 ->

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. A. Maksud dan Tujuan

I. PENDAHULUAN. A. Maksud dan Tujuan I. PENDAHULUAN A. Maksud dan Tujuan Rencana Kerja (Renja) Dinas Peternakan Kabupaten Bima disusun dengan maksud dan tujuan sebagai berikut : 1) Untuk merencanakan berbagai kebijaksanaan dan strategi percepatan

Lebih terperinci

MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA MENTERI KETENAGAKERJAAN KEPUTUSAN MENTERI KETENAGAKERJAAN NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG YANG DAPAT DIDUDUKI OLEH TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERI UNTUK PEKERJAAN DOMESTIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Renstra Kantor Lingkungan Hidup Kota Metro merupakan suatu. proses yang ingin dicapai pada hasil yang ingin dicapai Kantor

BAB I PENDAHULUAN. Renstra Kantor Lingkungan Hidup Kota Metro merupakan suatu. proses yang ingin dicapai pada hasil yang ingin dicapai Kantor Renstra 2011-2015 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Renstra Kota Metro merupakan suatu proses yang ingin dicapai pada hasil yang ingin dicapai Kota Metro selama kurun waktu 5 (lima) tahun secara sistematis

Lebih terperinci

Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Lingkungan Hidup BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Peta Orientasi Kota Bandung

Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Lingkungan Hidup BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Peta Orientasi Kota Bandung BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Secara geografis, Kota Bandung terletak pada koordinat 107º 36 Bujur Timur dan 6º 55 Lintang Selatan dengan luas wilayah sebesar 16.767 hektar. Wilayah Kota Bandung

Lebih terperinci

Laporan Situasi. Lebih dari 600 keluarga mengungsi, puluhan rumah rusak berat, ribuan hektar sawah terendam

Laporan Situasi. Lebih dari 600 keluarga mengungsi, puluhan rumah rusak berat, ribuan hektar sawah terendam RESPON BENCANA BANJIR DAN LONGSOR PURWOREJO, JAWA TENGAH DMC DOMPET DHUAFA 21-23 Desember 2013 Laporan Situasi Informasi Kunci Banjir besar dan longsor terjadi di 53 desa di 11 kecamatan di Purworejo,

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUH PENGELOLAAN SAMPAH MEDIS DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHTAHUN 2012

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUH PENGELOLAAN SAMPAH MEDIS DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHTAHUN 2012 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUH PENGELOLAAN SAMPAH MEDIS DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHTAHUN Aulia Andarnita Mahasiswa S Kesehatan Masyarakat U budiyah

Lebih terperinci

Kondisi AMPL. Tabel 10. Jenis dan Jumlah Fasilitas Penyediaan Air Minum. Fasilitas Jumlah Rumah Tangga Prosentase Sumur gali 37,003 61.

Kondisi AMPL. Tabel 10. Jenis dan Jumlah Fasilitas Penyediaan Air Minum. Fasilitas Jumlah Rumah Tangga Prosentase Sumur gali 37,003 61. Kondisi AMPL 3.2.1. Kondisi Air Minum Pada umumnya rumahtangga di Kabupaten Bangka memiliki berbagai fasilitas air minum pribadi atau komunal seperti sumur gali, sumur pompa, air hujan, air sungai, perpipaan,

Lebih terperinci

1 07 1.07.01 17 04 1 07 1.07.01 17 05 1 07 1.07.01 17 06 1 07 1.07.01 17 07 1 07 1.07.01 17 08

1 07 1.07.01 17 04 1 07 1.07.01 17 05 1 07 1.07.01 17 06 1 07 1.07.01 17 07 1 07 1.07.01 17 08 PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 13 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN KODE REKENING KEGIATAN 1 07 1.07.01 15 1 07 1.07.01 15 01 1 07 1.07.01 15 02 1 07 1.07.01 15 03 1 07 1.07.01 15 04 1 07 1.07.01

Lebih terperinci

DAFTAR WARGA NEGARA INDONESIA YANG TERANCAM HUKUM MATI / GANTUNG DI MALAYSIA

DAFTAR WARGA NEGARA INDONESIA YANG TERANCAM HUKUM MATI / GANTUNG DI MALAYSIA DAFTAR WARGA NEGARA INDONESIA YANG TERANCAM HUKUM MATI / GANTUNG DI MALAYSIA NO NAMA KASUS TANGGAL LAHIR ASAL HUKUMAN KRONOLOGIS korban ditangkap pada tahun 1 Mardani bin Husein Narkoba / Dadah 08-Jun-77

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 14 /PRT/M/2010 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 14 /PRT/M/2010 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG MENTERI PEKERJAAN UMUM PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 14 /PRT/M/2010 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN

Lebih terperinci

MENGUBAH BENCANA MENJADI BERKAH (Studi Kasus Pengendalian dan Pemanfaatan Banjir di Ambon)

MENGUBAH BENCANA MENJADI BERKAH (Studi Kasus Pengendalian dan Pemanfaatan Banjir di Ambon) MENGUBAH BENCANA MENJADI BERKAH (Studi Kasus Pengendalian dan Pemanfaatan Banjir di Ambon) Happy Mulya Balai Wilayah Sungai Maluku dan Maluku Utara Dinas PU Propinsi Maluku Maggi_iwm@yahoo.com Tiny Mananoma

Lebih terperinci

NAMA-NAMA JABATAN FUNGSIONAL UMUM DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH

NAMA-NAMA JABATAN FUNGSIONAL UMUM DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH LAMPIRAN : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 70 TAHUN 011 TANGGAL : NAMA-NAMA JABATAN FUNGSIONAL UMUM DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH NO A RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PER BIDANG URUSAN NO JABATAN FUNGSIONAL

Lebih terperinci

ANALISIS KONSISTENSI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DI KOTA PADANG : KASUS BIDANG BINA MARGA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA PADANG

ANALISIS KONSISTENSI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DI KOTA PADANG : KASUS BIDANG BINA MARGA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA PADANG ANALISIS KONSISTENSI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DI KOTA PADANG : KASUS BIDANG BINA MARGA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA PADANG I. Pendahuluan 1.1. Latar Belakang. Pelaksanaan otonomi daerah berdasarkan UU

Lebih terperinci

QANUN KABUPATEN BIREUEN NOMOR 6 TAHUN 2008 TENTANG PENGHAPUSAN KELURAHAN DAN PEMBENTUKAN GAMPONG DALAM KABUPATEN BIREUEN BUPATI BIREUEN

QANUN KABUPATEN BIREUEN NOMOR 6 TAHUN 2008 TENTANG PENGHAPUSAN KELURAHAN DAN PEMBENTUKAN GAMPONG DALAM KABUPATEN BIREUEN BUPATI BIREUEN QANUN KABUPATEN BIREUEN NOMOR 6 TAHUN 2008 TENTANG PENGHAPUSAN KELURAHAN DAN PEMBENTUKAN GAMPONG DALAM KABUPATEN BIREUEN BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DENGAN RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA BUPATI BIREUEN Menimbang

Lebih terperinci

PRODUKSI CABAI BESAR, CABAI RAWIT, DAN BAWANG MERAH TAHUN 2014

PRODUKSI CABAI BESAR, CABAI RAWIT, DAN BAWANG MERAH TAHUN 2014 No. 39/08/THXVIII.3 Agustus 2015 PRODUKSI CABAI BESAR, CABAI RAWIT, DAN BAWANG MERAH TAHUN 2014 PRODUKSI CABAI BESAR SEBESAR 501.893 KUINTAL, CABAI RAWIT SEBESAR 528.704 KUINTAL, DAN BAWANG MERAH SEBESAR

Lebih terperinci

a. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup. b. Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam.

a. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup. b. Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam. URUSAN LINGKUNGAN HIDUP Pada Tahun Anggaran 2008, penyelenggaraan urusan wajib bidang lingkungan hidup sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya yang dilaksanakan oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan

Lebih terperinci

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra SKPD Sebagaimana amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia merupakan Negara yang berkembang yang giat giatnya melaksanakan

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia merupakan Negara yang berkembang yang giat giatnya melaksanakan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan Negara yang berkembang yang giat giatnya melaksanakan pembangunan di segala bidang termasuk pembangunan di bidang kesehatan.pembangunan kesehatan

Lebih terperinci

DAFTAR KONVERSI KLASIFIKASI USAHA JASA KONSTRUKSI

DAFTAR KONVERSI KLASIFIKASI USAHA JASA KONSTRUKSI LAMPIRAN 24 DAFTAR KONVERSI KLASIFIKASI USAHA JASA KONSTRUKSI KLASIFIKASI PERATURAN LPJK NOMOR 2 TAHUN 2011 KLASIFIKASI PERATURAN LPJK NOMOR 10 TAHUN 2013 Kode Subbid Sub-bidang, bagian Sub-bidang kode

Lebih terperinci

URUSAN WAJIB & PILIHAN (Psl 11)

URUSAN WAJIB & PILIHAN (Psl 11) UU NO. 23 TAHUN 2014 DESENTRALISASI OTONOMI DAERAH URUSAN WAJIB & PILIHAN (Psl 11) PEMBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN URUSAN WAJIB terkait PD (psl 12 ayat1 ) a) Pendidikan b) Kesehatan c) Pekerjaan Umum & Penataan

Lebih terperinci

PROFIL KABUPATEN / KOTA

PROFIL KABUPATEN / KOTA PROFIL KABUPATEN / KOTA KOTA SINGARAJA BALI KOTA SINGARAJA ADMINISTRASI Profil Wilayah Kota Singaraja merupakan bagian dari wilayah administrasi Kabupaten Buleleng. Berdasar pengamatan di lapangan, pola

Lebih terperinci

Tabel-Tabel Pokok TABEL-TABEL POKOK. Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81

Tabel-Tabel Pokok TABEL-TABEL POKOK. Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81 TABEL-TABEL POKOK Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81 Tabel 1. Tabel-Tabel Pokok Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Lamandau Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Air merupakan kebutuhan utama seluruh makhluk hidup. Bagi manusia selain

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Air merupakan kebutuhan utama seluruh makhluk hidup. Bagi manusia selain BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Air merupakan kebutuhan utama seluruh makhluk hidup. Bagi manusia selain untuk minum, mandi dan mencuci, air bermanfaat juga sebagai sarana transportasi, sebagai sarana

Lebih terperinci

PRODUK DAUR ULANG LIMBAH

PRODUK DAUR ULANG LIMBAH PERTEMUAN MINGGU KE 17 PRODUK DAUR ULANG LIMBAH Standar Kompetensi: 4. Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem. Kompetensi

Lebih terperinci

ANALISIS KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU KECAMATAN KOTA TENGAH KOTA GORONTALO. Sri Sutarni Arifin 1. Intisari

ANALISIS KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU KECAMATAN KOTA TENGAH KOTA GORONTALO. Sri Sutarni Arifin 1. Intisari ANALISIS KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU KECAMATAN KOTA TENGAH KOTA GORONTALO Sri Sutarni Arifin 1 Intisari Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau khususnya pada wilayah perkotaan sangat penting mengingat besarnya

Lebih terperinci

STANDAR USAHA RESTORAN. NO ASPEK UNSUR NO SUB UNSUR I. PRODUK A. Ruang Makan dan Minum

STANDAR USAHA RESTORAN. NO ASPEK UNSUR NO SUB UNSUR I. PRODUK A. Ruang Makan dan Minum LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG STANDAR USAHA RESTORAN STANDAR USAHA RESTORAN A. Restoran Bintang 3. I. PRODUK A. Ruang Makan dan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dalam hal inilah keberadaan orang lain sangat dibutuhkan. Adapun adanya

BAB I PENDAHULUAN. Dalam hal inilah keberadaan orang lain sangat dibutuhkan. Adapun adanya BAB I PENDAHULUAN Keberadaan manusia sebagai makhluk hidup dapat ditinjau dari berbagai macam segi sesuai dengan sudut tinjauan dalam mempelajari manusia itu sendiri. Oleh karena itu tinjauan mengenai

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. keberhasilan suatu negara, karena merupakan generasi penerus bangsa

BAB I PENDAHULUAN. keberhasilan suatu negara, karena merupakan generasi penerus bangsa BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Anak pada hakikatnya merupakan aset terpenting dalam tercapainya keberhasilan suatu negara, karena merupakan generasi penerus bangsa selanjutnya. Derajat kesehatan anak

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : a. bahwa

Lebih terperinci