BAB III PEMBAHASAN Sejarah dan Perkembangan PT Jembar Mukti Arta. Mukti Arta didirikan berdasarkan Akte Notaris nomor C HT TH.

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB III PEMBAHASAN Sejarah dan Perkembangan PT Jembar Mukti Arta. Mukti Arta didirikan berdasarkan Akte Notaris nomor C HT TH."

Transkripsi

1 BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Umum Organisasi Sejarah dan Perkembangan PT Jembar Mukti Arta PT Jembar Mukti Arta merupakan perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang kontruksi. Perusahaan ini berbentuk perseroan terbatas (PT), PT Jembar Mukti Arta didirikan berdasarkan Akte Notaris nomor C HT TH.88 tanggal 30 Juli 1988, dihadapan notaris Rony Harunsyah Gunawan, SH. Maksud dan tujuan pendirian perusahaan ini, seperti tercantum dalam Akte Notaris adalah sebagai berikut: kegiatan dibidang jasa kontruksi dengan menerima merencanakan dan melaksanakan pembangunan rumah-rumah, gedung-gedung, jembatanjembatan, jalanan-jalanan atau bertindak sebagai kontraktor. Awal berdirinya kantor PT Jembar Mukti Arta berlokasi di Tomang Plaza yang sekarang dengan nama Roxy Square. Dengan semakin majunya PT Jembar Mukti Arta berpindahpindah lokasi kantor. Setelah berapa kali pindah lokasi kantor, dan sekarang operasional kantor PT Jembar Mukti Arta berlokasi di Jalan Kemandoran 8 No. 1 Jakarta Selatan. Sebagai perusahaan kontruksi PT Jembar Mukti Arta mengharapkan perusahaannya dapat bersaing dengan perusahaan lain diluaran sana. Sebagai motivasinya PT Jembar Mukti Arta, mempunyai visi dan misi. 20

2 21 Visi dan Misi Visi : Menjadi Perusahan Kontraktor yang Berkualitas dan Terpercaya. Misi : a. Membekali tenaga kerja yang kompeten. b. Ketepatan waktu pengerjaan yang sesuai dengan rencana. c. Mengutamakan kepuasaan serta kepercayaan konsumen. d. Menjadikan bangunan dengan kualitas yang baik dengan harga yang terjangkau. Adapun berdirinya PT Jembar Mukti Arta, beberapa surat ini yang dimiliki oleh PT Jembar Mukti Arta yang digunakan dalam menjalankan usahanya, adalah sebagai berikut : 1. Surat Ijin Usaha Jasa Kontruksi nomor yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Pekerjaan Umum Propinsi DKI Jakarta. 2. Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) Menengah yang dikeluarkan Kantor Departemen Perindustrian dan Perdagangan kotamadya Jakarta Barat nomor / PK / P Nomor Pajak Wajib Pajak (NPWP) nomor yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Grogol Petamburan. 4. Surat Keterangan Domisili Perusahaan dengan nomor 84/27.1BU.1/ / /e/2016 yang dikeluarkan Satuan Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kelurahan Tomang.

3 22 PT Jembar MuktiArta telah melakukan beberapa perubahan akte anggaran dasar, adapun perubahannya adalah sebagai berikut: 1. Pada tanggal 4 Maret 1996 telah ditetapkan Perubahan Akte dengan Nomor C HT TH.96 penggantian notaris Nona Purbandari, SH. 2. Pada tanggal 20 Agustus 2000 telah ditetapkan Perubahan Akte dengan Nomor C HT Th.2000 dari Notaris Lieke Lianadevi Tukgali,SH. 3. Pada tanggal 20 Oktober 2008 telah ditetapkan Perubahan Akte dengan Nomor AHU AH Tahun 2008 oleh Notaris Lieke Lianadevi Tukgali, SH., MH., Mkn. 4. Pada Tanggal 26 Pebruari 2014 telah ditetapkan Perubahan Akte dengan Nomor -24- oleh Notaris Lieke Lianadevi Tukgali, SH., MH., Mkn., dimana menjelaskan bahwa dari salah satu direktur PT Jembar Mukti Arta untuk menjual saham ke pihak komisaris. Adapun surat keterangan dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 04 April 2014 dengan Nomor AHU-AH mengenai Pemberitahuan Perubahan Susunan Pengurus, Pengalihan Saham PT Jembar Mukti Arta. Dalam perkembangannya PT Jembar Mukti Arta mengutamakan profesionalisme, mutu dan tepat waktu yang bermuara pada tujuan akhir yaitu kepuasaan pelanggannya. Dengan semakin ketatnya persaingan dalam bidang jasa kontruksi, PT Jembar Mukti Arta terus meningkatkan kualitas dan ketepatan waktu dalam kuantitas pekerjaan.

4 23 Adapun beberapa pekerjaan yang dibangun oleh PT Jembar Mukti Arta: 1. Pembangunan proyek yang sudah dikerjakan PT Jembar Mukti Arta a. Pembangunan Kantor Cabang Data Center di beberapa lokasi, diantaranya Bandung, Lampung, Bengkulu. b. Gudang pabrik obat PT Sanbe Farma berlokasi di Karawaci, Tangerang. c. Gudang dan kantor PT Induro Internasional berlokasi di Pasar Kemis, Tangerang. d. Gudang pabrik obat PT Lapi Laboratories berlokasi di Cikande, Serang. e. Gudang obat Nufarindo berlokasi di Semarang, Jawa Tengah. 2. Pembangunan proyek yang masih tahap pemeliharan dan pembangunan a. Gereja Petamburan berlokasi di KS. Tubun Jakarta. b. Pembangunan gudang PT Harmoni Bumi Persada berlokasi di Cikande Struktur dan Fungsi Organisasi PT Jembar Mukti Arta Struktur organisasi merupakan suatu susunan dan hubungan antara tiap-tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan. Struktur organisasi merupakan alat untuk membantu manajemen dalam mencapai tujuannya. Pentingnya struktur organisasi juga untuk mengatur hubungan yang baik antar unit maupun intern unit itu sendiri, itu dimaksudkan agar memanfaatkan semua kemampuan ke suatu tujuan perusahaan sesuai dengan visi misi perusahaan. Selain itu akan mempermudah dalam pengintegrasian fungsi dalam perusahaan agar efektif dan efisien.

5 24 Struktur organisasi perusahaan merupakan sebuah garis hierarki yang mendeskripsikan komponen-komponen yang menyusun perusahan dimana setiap individu (Sumber Daya Manusia) yang berada pada lingkup perusahaan tersebut memiliki posisi dan fungsi masing-masing. Bagan struktur organisasi PT Jembar Mukti Arta dapat dilihat pada gambar III.1, berikut ini: Director Office Manager Techincal Manager Finance Accounting Logistic Administration Sumber: Bagian Accounting PT Jembar Mukti Arta Gambar III.1. Struktur Organisasi PT Jembar Mukti Arta Berdasarkan struktur organisasi PT Jembar Mukti Arta, maka dapat dijelaskan tugas masing-masing bagian, sebagai berikut: 1. Director Tugas pokok dan tanggung jawab: a. Merencanakan, memimpin, mengkoordinasi, melaksanakan, dan mengawasi saluran kegiatan perusahaan, agar sesuai dengan rencana dan tujuan perusahaan.

6 25 b. Menyusun kegiatan perusahaan secara menyeluruh dan mengembangkan perusahaan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. c. Menilai secara berkala terhadap kegiatan utama perusahaan dan melakukan perubahan-perubahan bilamana dirasakan perlu. d. Mengevaluasi laporan-laporan yang diterima dan menggunakan sebagai dasar dalam mengambil keputusan. e. Meneliti mutu yang dihasilkan dalam suatu barang. f. Menganalisa kemungkinan untuk ekspansi berdasarkan kemampuan perusahaan g. Menyusun rencana-rencana fasilitas dan menetapkan rencana-rencana man power. 2. Office Manager Tugas dan tanggung jawab: a. Menyusun sistem dan struktur organisasi perusahaan. b. Menegakkan prosedur perusahaan guna menjamin penyediaan informasi secara efisien untuk mengambil keputusan. c. Mengatur perekrutan dan seleksi karyawan baru untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. d. Mengawasi jalannya operasional kantor secara efisien dan bertanggung jawab atas kinerja bawahannya, serta mempertahankan koordinasi dan kerja sama antar staff. Hubungan kerja: Bertanggung jawab kepada director.

7 26 3. Technical Manager Tugas pokok dan tanggung jawab: a. Melakukan survei lokasi barang yang akan dikerjakan. b. Meneliti fasilitas-fasilitas yang akan digunakan dalam barang, termasuk pemukiman untuk para pekerja. c. Mendampingi dan mewakili direktur utama dalam mengikuti pra kualifiasi tender. d. Menganalisa dan mengkoordinasi setiap tender yang ada dan yang akan diikuti. e. Mengawasi jalannya barang dari sudut tehnik, termasuk dalam bidang maintenance atau perawatan alat-alat. f. Mengawasi pelaksanaan pembangunan dilapangan. g. Memeriksa kebenaran dalam pemakaian bahan material dilapangan, untuk mencegah over budget. Hubungan kerja: Bertanggung jawab kepada director. 4. Finance Tugas pokok dan tanggung jawab: a. Menganalisa sumber-sumber dana dan mengawasi pengeluarannya. b. Melaksanakan pengumpulan dana perusahaan yang dapat dipertanggung jawabkan secara finansial, ekonomis dan mengatur penggunaan dan pengendaliannya. c. Melaksanakan verifikasi tingkat kedua terhadap bukti penerimaan dan pengeluaran dan dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan sesuai prosedur. d. Megatur likuiditas dan solvabilitas keuangan perusahaan yang optimal.

8 27 e. Menyusun cash flow bulanan, triwulan, tahunan dan forecast beberapa tahun dengan asumsi-asumsi yang ditemukan. f. Menyusun dan mengusulkan kebijakan-kebijakan keuangan yang diperlukan. g. Mengurus verifikasi dan ketetapan rampung terhadap pajak perusahaan. h. Melaksanakan pembayaran gaji pimpinan dan karyawan perusahaan. Hubungan kerja : Bertanggung jawab kepada office manager. 5. Accounting Tugas pokok dan tanggung jawab : a. Mengatur penyimpanan uang sebaik-baiknya. b. Menyiapkan data penagihan dan mengatur pelaksanaannya. c. Mengatur dan melaksanakan pembayaran pajak-pajak yang menjadi beban perusahaan. d. Membuat bukti-bukti penerimaan dan pengeluaran untuk semua transaksi. e. Membayar upah pekerja lapangan atau barang secara berkala. f. Menyetor dan mengambil uang di bank untuk keperluan dan kegiatan perusahaan. Hubungan kerja: Bertanggung jawab kepada office manager. 6. Logistic Tugas pokok dan tanggung jawab: a. Melakukan pemesanan dan pembelian bahan material. b. Mengawasi dan mengontrol alat-alat yang digunakan dilapangan. c. Mengontrol persediaan bahan material dilapangan. d. Menghitung anggaran/budget setiap ada tender.

9 28 e. Melakukan evaluasi harga-harga material secara periodik. Hubungan kerja: Bertanggung jawab kepada technical manager. 7. Administration Tugas pokok dan tanggung jawab: a. Membuat jurnal dari semua transaksi yang ada. b. Menyusun neraca dan laporan laba rugi perusahaan secara berkala. c. Mengatur pelaksanaan dan mengawasi kegiatan pencatatan transaksi keuangan perusahaan. d. Menyelenggarakan tata pembukuan yang baik. e. Memelihara bukti-bukti transaksi dengan sebaik-baiknya. Hubungan kerja: Bertanggung jawab kepada accounting Kegiatan Usaha PT Jembar Mukti Arta merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang jasa konstruksi dengan merencanakan dan melaksanakan pembangunan rumahrumah, gedung-gedung, jembatan-jembatan, jalanan-jalanan atau bertindak sebagai kontraktor sipil. Dalam kegiatan organisasi PT Jembar Mukti Arta menerapkan 3P, adapun tahapannya adalah sebagai berikut: 1. Pengawasan Konstruksi Yaitu PT Jembar Mukti Arta yang mengerjakan dokumen perencanaan bangunan atau bentuk fisik lainnya. PT Jembar Mukti Arta memberikan layanan jasa perencanaan dalam pekerjaan konstruksi. Jasa perencanaan itu terdiri dari serangkaian kegiatan yang dimulai

10 29 dari studi pengembangan sampai dengan penyusunan dokumen kontrak kerja konstruksi. Ruang lingkup kegiatan tersebut mencakup kegiatan survei, perencanaan umum dan studi makro dan mikro, studi kelayakan proyek, perencanan teknik (termasuk perencanaan operasional dan pemeliharaan) serta penelitian. 2. Pelaksanaan Konstruksi Yaitu PT Jembar Mukti Arta yang mengerjakan suatu hasil perencanaan menjadi bentuk bangunan atau bentuk fisik lain. PT Jembar Mukti Arta memberikan layanan jasa pelaksanaan dalam pekerjaan konstruksi, yang terdiri dari kegiatan mulai dari penyiapan lapangan sampai dengan penyerahan hasil akhir pekerjaan konstruksi. 3. Pengawasan Konstruksi Yaitu PT Jembar Mukti Arta yang mengerjakan sejak awal pelaksanaan pekerjaan konstruksi sampai selesai dan diserah terimakan. Untuk pengawasan PT Jembar Mukti Arta memberikan layanan jasa dalam bidang pengawasan dari pekerjaan pelaksanaan konstruksi. Pengawasan tersebut dilakukan mulai dari penyiapan lapangan sampai dengan penyerahan hasil akhir pekerjaan Hasil Penelitian Berdasarkan hasil penelitian yang penulis peroleh dari PT Jembar Mukti Arta Jakarta melalui wawancara dengan Ibu Tri Lestari selaku Manajer Accounting mengenai prosedur administrasi piutang, maka diperoleh hasil wawancara tersebut yang diuraikan kedalam bentuk Laporan Tugas Akhir.

11 Prosedur Administrasi Piutang pada PT Jembar Mukti Arta Berdasarkan data yang diperoleh dari PT Jembar Mukti Arta, prosedur administrasi piutang dapat dilihat pada gambar III.2 berikut ini: Site Manager Technical Manager Accounting Director Mulai Proses Menghitung progres Ya Koreksi progres Kerja Disetujui Ya Pembuatan Kuitansi Tidak Output Kuitansi Pencatatan dalam buku piutang Disetujui Mempersiapkan dokumen sebagai lampiran Selesai Sumber: Bagian Accounting PT Jembar Mukti Arta Gambar III.2. Prosedur Administrasi Piutang

12 31 Berdasarkan gambar III.2, prosedur administrasi piutang pada PT Jembar Mukti Arta dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Pelaksana/Site Manajer Tanggung jawab sebagai pelaksana/site manager dalam prosedur administrasi adalah membuat laporan progres kerja sesuai dengan hasil kerja selama 30 hari. Serta mengawasi, mengevaluasi dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan dilapangan agar berjalan dengan efisien. Setelah selesai perhitungan laporan progres kerja pelaksana/site manajer, mengajukan laporan progres tersebut kepihak technical manager untuk dapat diproses lebih lanjut. 2. Technical Manager Setelah laporan progres telah diterima oleh pihak tecnical manager, technical manager memeriksa kembali hasil perhitungan laporan progres tersebut. Apabila dalam pemeriksaan laporan progres kerja tersebut terjadi kesalahan, maka technical manager mengembalikannya ke pelaksana/site manager untuk direvisi kembali dalam perhitungannya. Setelah laporan progres kerja sudah disetujui oleh technical manager, maka laporan progres kerja diajukan ke bagian accounting untuk diproses dalam pembuatan kuitansi. 3. Acconting Setelah accounting menerima laporan progres kerja yang sudah disetujui oleh technical manager, maka accounting membuatkan kuitansi sesuai dengan jumlah presentasi yang ada dalam laporan progres kerja. Setelah accounting menyelesaikan pembuatan kuitansi penagihan, accounting mencatat kuitansi penagihan di kartu piutang. Accounting mengajukan kuitansi beserta kartu piutang untuk ditanda tangani director. Setelah lembar kuitansi dan kartu

13 32 piutang sudah ditandatangani oleh director, bagian accounting mempersiapkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan penagihan untuk sebagai lampiran penagihan piutang ke pihak developer. Dan selanjutnya accounting memberikan dokumen-dokumen penagihan kepada office boy untuk diantarkan ke pihak developer. 4. Direktur Setelah accounting menyelesaikan pembuatan kuitansi dan pencatatan dalam kartu piutang, accounting mengajukan kuitansi beserta kartu piutang untuk di tandatangani direktur. Sebelum direktur menandatangani kuitansi terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap kuitansi, hal itu dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam pembuatan kuitansi. Apabila kuitansi sudah dinyatakan benar, kemudian direktur menandatangani kuitansi beserta kartu piutang. Dari uraian tersebut di atas, dalam prosedur administrasi piutang dapat disimpulkan bahwa prosedur administrasi piutang merupakan suatu penagihan secara sistematis sesuai dengan prosedur yang ada pada PT Jembar Mukti Arta. Agar memudahkan penagihan piutang kepada pihak developer dan tidak membutuhkan waktu yang lama dalam prosedur administrasi penagihan piutang. Sebagai kelengkapan administrasi dalam penagihan piutang pada PT Jembar Mukti Arta melampirkan dokumen-dokumen pendukung untuk mempermudah penagihan kepada pihak developer. Adapun beberapa dokumen pendukung sebagai berikut:

14 33 1. Kuitansi Merupakan sebagai tanda bukti transaksi pembayaran ke pihak developer yang telah ditandatangani oleh director. Kuitansi pembayaran sangat penting bagi kedua belah pihak. Pada PT Jembar Mukti Arta kuitansi biasanya ada beberapa tembusan. Lembar kuitansi pada PT Jembar Mukti Arta memiliki 5 tembusan, setiap tembusan mempunyai fungsi dan kegunaanya masing-masing. Adapun fungsi dan kegunaannya sebagai berikut: a. Tembusan pertama dan kedua untuk bagian accounting pihak developer. b. Tembusan ketiga sebagai tanda terima bahwa tagihan sudah diterima oleh pihak developer. Dan nantinya sebagai bukti pengambilan, apabila ada pembayaran berupa Bilyet Giro (BG), Cek, dan setoran tunai (transfer). c. Tembusan keempat dan kelima sebagai arsip untuk bagian accounting pada PT Jembar Mukti Arta, dimana pengarsipannya menggunakan map khusus. Pada PT Jembar Mukti Arta map-map tersebut dibedakan untuk setiap developer satu dengan yang lainnya, agar mempermudah dalam pencarian dan pekerjaan akan lebih efesien. Berikut ini isi dari kuitansi pada PT Jembar Mukti Arta diantaranya sebagai berikut: a. Nomor kuitansi, untuk membedakan antara kuitansi satu dengan yang lainnya, bisa dibuat secara urut dari urutan nomor, jenis golongannya, bulan dan tahun. Untuk nomor kuitansi biasanya sesuai dengan ketentuan masingmasing perusahaan. b. Nama perusahaan developer yang menerima tagihan pembayaran. c. Alamat developer penerima tagihan pembayaran.

15 34 d. Sejumlah tagihan pembayaran yang harus dibayar oleh pihak developer beserta dengan angka dan terbilang. e. Keterangan pembayaran yang berisi tentang hal yang menjelaskan untuk apa pembayaran itu dilakukan. f. Perincian nilai kuitansi yang harus dibayar oleh pihak developer. g. Tempat dan tanggal transaksi pembayaran dilakukan h. Nama lengkap beserta tanda tangan yang bertanggung jawab dengan bukti pembayaran tagihan yang sudah dikeluarkan perusahaan. i. Nama dan nomor rekening penerima pembayaran agar memudahkan pihak developer untuk melakukan transaksi pembayaran. Contoh kuitansi terlampir (hal. 48) 2. Faktur Pajak Faktur Pajak sebagai bukti pemungutan pajak Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP). Ketika PKP menjual suatu BKP atau JKP, ia harus menerbitkan faktur pajak sebagai tanda bukti bahwa dirinya telah memungut pajak dari orang yang telah membeli BPK atau JKP tersebut. Dalam hal ini PT Jembar Mukti Arta melakukan penerbitan faktur pajak untuk pihak developer sebagai bukti pemungutan pajak yang telah membeli barang atau jasa.

16 35 Adapun cara perhitungannya sebagai berikut: Tabel III.1. Perhitungan Nilai PPN Nilai PPN 10% = Nilai Termin * 10/100 Sumber: Bagian Accounting PT Jembar Mukti Arta 3. Rekap Progres Kerja Perhitungan nilai presentasi pekerjaan yang sudah dilaksanakan, akan dibandingkan dengan perhitungan total penyelesaian pekerjaan secara keseluruhan. Adapun langkah-langkah yang harus dimulai untuk menghitung progres adalah: a. Mengidentifikasi item pekerjaan yang sudah berjalan di lapangan. b. Mem-breakdown atau menguraikan lagi dalam pekerjaan itu terdapat sub item pekerjaan apa saja. c. Menghitung volume sub pekerjaan. d. Hasil volume yang sudah dikerjakan tersebut kemudian dibagi dengan volume pekerjaan total dikali 100%. e. Volume yang sudah dihitung dikalikan dengan harga upah per satuan sesuai dengan kesepakatan. Contoh rekap progres kerja terlampir (hal ) Cara menghitung progres yang terdapat pada PT Jembar Mukti Arta sebagai berikut:

17 36 1. Penagihan piutang Monthly progres Merupakam persyaratan pembayaran yang cara perhitungannya berupa presentasi progres bulan lalu dikurang progres bulan sekarang. Pada setiap pembayaran termin PT Jembar Mukti Arta menerbitkan Berita Acara Progres kepada pihak developer. Dalam cara ini, PT Jembar Mukti Arta mempunyai ketetapan dalam cara pembayaran. Adapun cara perhitungan penagihan piutang monthly progres, yakni: Tabel III.2. Perhitungan Monthly Progres Sebesar (Presentasi progres bulan lalu Presentasi progres bulan kini) x Nilai Kontrak Pengembalian DP Nilai Retensi Sumber: Bagian Accounting PT Jembar Mukti Arta Adapun contoh perhitungan dengan progres 96%, sebagai berikut: Tabel III.3 Contoh Perhitungan Monthly Progres, dengan Progres 96% Progres 96% (96%-92%) 4% * = Pengembalian DP 5% 4% * = Potong Retensi 5% * = Total Sumber: Bagian Accounting PT Jembar Mukti Arta Jadi nilai yang tertera pada kuitansi adalah sebesar Rp ,-

18 37 2. Penagihan piutang dengan cara progres kerja Maksudnya adalah pembayaran yang dengan cara perhitungannya dengan progres kerja yang berjalan. Adapun rumus perhitungan penagihan piutang dengan cara progres kerja sebagai berikut: Tabel III.4 Perhitungan Progres Kerja Berjalan Progres Kerja x Nilai Kontrak Kerja Sumber: Bagian Accounting PT Jembar Mukti Arta Pada setiap termin pembayaran, PT Jembar Mukti Arta menerbitkan Berita Acara Progres kepada pihak developer. Dibawah ini contoh perhitungan penagihan progres kerja : Tabel III.5 Contoh Perhitungan Progres Kerja Berjalan, dengan Progres 22% Progres Kerja 22% * = PPN 10% * = Total Sumber: Bagian Accounting PT Jembar Mukti Arta Jadi nilai yang tertera pada kuitansi adalah sebesar Rp , Kendala-Kendala dalam Prosedur Administrasi Piutang Dalam prosedur administrasi piutang pada PT Jembar Mukti Arta terdapat beberapa kendala diantaranya sebagai berikut:

19 38 1. Terkadang pelaksana lapangan tidak tepat waktu dalam mengantarkan laporan progres kerja yang digunakan dalam prosedur administrasi piutang, sehingga bagian accounting telat untuk penagihan piutang ke pihak developer. 2. Dalam proses pembuatan kuitansi piutang biasanya bagian accounting menghitung perincian nominal yang tertera pada kuitansi, yang belum termasuk nilai PPN 10% untuk awal penagihan ke pihak developer. Kemudian bagian accounting harus membuatkan revisi kuitansi dengan rincian nilai PPN 10%, dan menerbitkan faktur pajak apabila pihak developer terdapat transaksi pembayaran atas kuitansi tersebut. Biasanya untuk tanggal revisi kuitansi disesuaikan dengan tanggal faktur pajak Solusi dalam Prosedur Administrasi Untuk mengatasi kendala dalam prosedur administrasi piutang PT Jembar Mukti Arta antara lain dilakukan beberapa cara, yakni: 1. Untuk mengatasi adanya ketidaktepatan waktu dalam mengajukan laporan progres kerja untuk penagihan, pelaksana lapangan sebaiknya mempersiapkan 1 (satu) minggu sebelum tanggal waktu penagihan ke pihak developer. 2. Untuk mengatasi adanya ketidaktepatan waktu dalam prosedur administrasi piutang, bagian accounting mengingatkan ke pihak pelaksana lapangan untuk segera melaporkan perhitungan progres kerja kepada technical manager. 3. Untuk mengatasi agar tidak terjadi revisi kuitansi, sebaiknya bagian accounting menerbitkan langsung faktur pajak dan kuitansi dengan perhitungan PPN 10%.

Hasil Wawancara pada Divisi Teknik Di PT Sumber Tenaga Lestari

Hasil Wawancara pada Divisi Teknik Di PT Sumber Tenaga Lestari LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran A1 Hasil Wawancara pada Divisi Teknik Di PT Sumber Tenaga Lestari Narasumber Jabatan : Bpk Djoko Prajitno : Project Manager Tanggal : 07 Desember 2015 1. Bagaimana ketentuan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI ANALISIS

BAB III METODOLOGI ANALISIS 59 BAB III METODOLOGI ANALISIS 3.1 Kerangka Pemikiran Pembahasan tesis ini, didasarkan pada langkah-langkah pemikiran sebagai berikut: 1. Mengidentifikasi objek pajak perusahaan dan menganalisis proses

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN 2.1. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Garindo Mira Sejati adalah perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor Mekanikal dan Elektrikal. Perusahaan ini didirikan dalam bentuk

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. pendirian perusahaan nomor 11 tanggal 21 Februari 2003 dihadapan notaris

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. pendirian perusahaan nomor 11 tanggal 21 Februari 2003 dihadapan notaris BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 3.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Harapan Indah Sentosa berdiri pada tahun 2003 beralamat di Jalan Tegal Sari Komplek Villa Mas Permai Blok A No. 15 Pekanbaru berdasarkan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Bumi Panggita Handitama didirikan pada tanggal 28 juli 1997 dengan NPWP 01.554.726.9.218.000. Hingga

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. penyelenggara pembuatan rumah, gedung, jalanan, jembatan, dan lainnya. Perusahaan

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. penyelenggara pembuatan rumah, gedung, jalanan, jembatan, dan lainnya. Perusahaan BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN III.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT PIBS adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang pemborong bangunan dan kontraktor umum (general contractor) sebagai perencana,

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA 4.1. Penyajian Data 4.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Fajar Lestari Abadi Surabaya adalah perusahaan yang bergerak di bidang usaha distribusi consumer goods, khususnya

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN. III.1. Sejarah Umum PT. RAGA GADING SAKTI. pertama kalinya oleh Bapak Robert Kakan Tanuatmadja, dan memiliki kantor pusat di

BAB III OBJEK PENELITIAN. III.1. Sejarah Umum PT. RAGA GADING SAKTI. pertama kalinya oleh Bapak Robert Kakan Tanuatmadja, dan memiliki kantor pusat di BAB III OBJEK PENELITIAN III.1. Sejarah Umum PT. RAGA GADING SAKTI PT. RAGA GADING SAKTI merupakan perusahaan yang didirikan pertama kalinya oleh Bapak Robert Kakan Tanuatmadja, dan memiliki kantor pusat

Lebih terperinci

BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. III. 1. Sejarah Singkat Perkembangan Perusahaan. PI adalah perusahaan yang berbadan hukum CV (Commanditaire

BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. III. 1. Sejarah Singkat Perkembangan Perusahaan. PI adalah perusahaan yang berbadan hukum CV (Commanditaire BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA III. 1. Sejarah Singkat Perkembangan Perusahaan PI adalah perusahaan yang berbadan hukum CV (Commanditaire Vennotschap/ Perseroan Komanditer). Perusahaan ini didirikan oleh

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT. Arista Pratama Jaya merupakan salah satu dari sekian banyak perusahaan swasta yang sedang berkembang. Perusahaan ini bergerak dalam bidang

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA 4.1 Data Penelitian 4.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Karya Sejahtera Pratama Cabang Surabaya, berdiri pada bulan Oktober 2012 yang merupakan perluasan dari PT. Karya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Dewasa ini dunia teknologi dan informasi berkembang sangat pesat. Pesatnya perkembangan yang semakin global ini juga menyebabkan dunia usaha mencoba mengikuti setiap

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM BASISDATA

BAB 3 ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM BASISDATA 88 BAB 3 ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM BASISDATA 3.1 Tentang Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. Dinamika Indonusa Prima berdiri pada tanggal 9 Desember 1974. Pada awal berdirinya, perusahaan ini bernama

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan 3.1.1 Sejarah Organisasi PT PANCAYASA PRIMATANGGUH berdiri pada awal tahun 1990 oleh Budi Arifandi, Yohanes Kaliman dan Soegiarto Simon. PT PANCAYASA

Lebih terperinci

guna memenuhi kebutuhan furniture di Indonesia.

guna memenuhi kebutuhan furniture di Indonesia. BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. Amerindo Sentosa adalah sebuah perusahaan berkembang yang bergerak di bidang industri springbed, dimana keberadaanya

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN 39 BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Kontrak Kerja PT Aikovito 1. Prosedur Kontrak Kerja Prosedur di dalam suatu proyek secara garis besar mempunyai beberapa tahapan yaitu sebagai berikut: a. Proses

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan Perusahaan Jembar Mukti Arta berdiri sejak tanggal 3 Mei 1993. Perusahaan ini didirikan oleh Bapak Ardiyanto Subianto.

Lebih terperinci

BAB 3 OBJEK PENELITIAN

BAB 3 OBJEK PENELITIAN BAB 3 OBJEK PENELITIAN 3.1 Objek penelitian Objek penelitian yang akan diteliti adalah penerapan pengakuan pendapatan kontrak dengan menggunakan metode persentase penyelesaian berdasarkan pendekatan fisik

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hasil Kuesioner

Lampiran 1. Hasil Kuesioner Lampiran 1. Hasil Kuesioner No Pertanyaan Ada Tidak Ada 1. Lingkungan Pengendalian Apakah perusahaan memiliki prosedur atau kebijakan secara tertulis mengenai a. Prosedur Pengiriman? 33.30% 66.60% b. Pencatatan

Lebih terperinci

BAB 3 OBJEK PENELITIAN. menempati lahan seluas 200 meter persegi. Diantaranya jasa yang dilayani sendiri adalah

BAB 3 OBJEK PENELITIAN. menempati lahan seluas 200 meter persegi. Diantaranya jasa yang dilayani sendiri adalah BAB 3 OBJEK PENELITIAN 3.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Valindo Global didirikan pada Juni 2010 yang berkedudukan di BSD City, menempati lahan seluas 200 meter persegi. Diantaranya jasa yang dilayani

Lebih terperinci

STMIK GI MDP. Program Studi Sistem Informasi Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011

STMIK GI MDP. Program Studi Sistem Informasi Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011 STMIK GI MDP Program Studi Sistem Informasi Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011 ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT SISTEM PENGELOLAAN PERSEDIAAN PADA PT. RICKY KENCANA SUKSES MANDIRI PALEMBANG

Lebih terperinci

BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. III.1. Sejarah Singkat PT Kurnia Mulia Citra Lestari

BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. III.1. Sejarah Singkat PT Kurnia Mulia Citra Lestari BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA III.. Sejarah Singkat PT Kurnia Mulia Citra Lestari PT Kurnia Mulia Citra Lestari adalah perusahaan swasta yang didirikan berdasarkan akta notaris no.67 dihadapan Emmy Halim.SH,

Lebih terperinci

DEWAN KOMISARIS DIREKTUR UTAMA MANAJER UMUM MANAJER PERSONALIA MANAJER KEUANGAN MANAJER MANAJER MANAJER PENJUALAN MANAJER PEMASARAN PEMBELIAN

DEWAN KOMISARIS DIREKTUR UTAMA MANAJER UMUM MANAJER PERSONALIA MANAJER KEUANGAN MANAJER MANAJER MANAJER PENJUALAN MANAJER PEMASARAN PEMBELIAN Struktur Organisasi Perusahaan Setiap perusahaan mempunyai struktur organisasi tersendiri. Struktur organisasi merupakan suatu rangkaian hubungan antara individu dengan individu, dan individu dengan kelompok.

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 53 BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. Nabatindah Sejahtera adalah sebuah perusahaan nasional yang resmi didirikan di Jakarta, sejak tanggal

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN. Pada tanggal 6 Januari 2002 PT Prima Auto Mandiri didirikan di Tebet dengan

BAB III OBJEK PENELITIAN. Pada tanggal 6 Januari 2002 PT Prima Auto Mandiri didirikan di Tebet dengan BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Sejarah Singkat Perusahaan Pada tanggal 6 Januari 2002 PT Prima Auto Mandiri didirikan di Tebet dengan Akta Pendirian Nomor 12 yang dibuat oleh notaris Monica, SH. PT Prima

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA 4.1 Penyajian Data 4.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan CV. Mitra Sinergi merupakan salah satu bentuk perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan pipa dan bahan bangunan

Lebih terperinci

Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Masing-Masing Jabatan di. PT. Intan Suar Kartika. 1. Menentukan visi dan misi perusahaan

Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Masing-Masing Jabatan di. PT. Intan Suar Kartika. 1. Menentukan visi dan misi perusahaan L-1 Lampiran 1 Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Masing-Masing Jabatan di PT. Intan Suar Kartika Di bawah ini diuraikan masing-masing pembagian tugas dan tanggung jawab tiap jabatan yaitu sebagi berikut:

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan PT. Cipta Graha Sejahtera adalah perusahaan nasional yang dibangun pada tahun 1987 sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi. Berperan

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN UMUM PT KARYADINAMIKA GRAHA MANDIRI

BAB III GAMBARAN UMUM PT KARYADINAMIKA GRAHA MANDIRI BAB III GAMBARAN UMUM PT KARYADINAMIKA GRAHA MANDIRI III.1. Sejarah Singkat Perusahaan PT Karyadinamika Graha Mandiri didirikan pada tanggal 26 Juni 2005 oleh Bapak Suwito, Setiabudi, dan Harsono, yaitu

Lebih terperinci

PT. WIYO. Komp. Pergudangan Tiara Jabon E1/27 Sidoarjo STANDARD OPERATING PROCEDURE. PROSEDUR PENERIMAAN dan PENGIRIMAN PESANAN

PT. WIYO. Komp. Pergudangan Tiara Jabon E1/27 Sidoarjo STANDARD OPERATING PROCEDURE. PROSEDUR PENERIMAAN dan PENGIRIMAN PESANAN Lampiran 1 PT. WIYO Komp. Pergudangan Tiara Jabon E1/27 Sidoarjo STANDARD OPERATING PROCEDURE PROSEDUR PENERIMAAN dan PENGIRIMAN PESANAN 1. TUJUAN Tujuan dari Standard Operating Procedure penerimaan pesanan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Tentang Perusahaan Berikut adalah gambaran tentang PT. Phanovindo Suksestama meliputi sejarah perusahaan, struktur, pembagian tugas dan tanggung jawab di

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. Karya Mandiri Persada merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor (bahan konstruksi, mekanikal,

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN III.1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan PT TARGET MAKMUR SENTOSA merupakan sebuah perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas yang bergerak di bidang produksi dan distribusi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Metode Pengakuan Pendapatan yang Digunakan oleh PT. TBP Tbk PT. Total Bangun Persada Tbk ( PT.TBP Tbk ) menerapkan metode persentase penyelesaian untuk

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB Pembagian tugas dan tanggung jawab dari masing-masing jabatan pada PT. Intan Suar Kartika adalah sebagai berikut: 1. Dewan Komisaris a. Menentukan visi dan misi

Lebih terperinci

Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Penerimaan Kas dari Piutang pada PT XXX

Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Penerimaan Kas dari Piutang pada PT XXX KARYA ILMIAH MAHASISWA [AKUNTANSI] 1 Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Penerimaan Kas dari Piutang pada PT XXX Tika Damayanti 1)*, Nurmala 2), Evi Yuniarti 3) 1)* Mahasiswa, 2).3) Dosen pengajar PS

Lebih terperinci

PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA. Pada bab empat akan dijelaskan mengenai sejarah singkat perusahaan,

PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA. Pada bab empat akan dijelaskan mengenai sejarah singkat perusahaan, B A B IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA 4.1 Penyajian Data Pada bab empat akan dijelaskan mengenai sejarah singkat perusahaan, struktur organisasi dan tujuan perusahaan serta kebijaksanaan perusahaan, sehingga

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM. perusahaan serta akibat yang ditimbulkan masalah tersebut. dimana masih berstatus sewaan dari orang lain.

BAB 3 ANALISIS SISTEM. perusahaan serta akibat yang ditimbulkan masalah tersebut. dimana masih berstatus sewaan dari orang lain. BAB 3 ANALISIS SISTEM 3.1 Gambaran Umum Perusahaan Dalam sub bab ini membahas mengenai situasi perusahaan dan sistem yang sedang berjalan, deskripsi masalah yang dihadapi perusahaan serta akibat yang ditimbulkan

Lebih terperinci

BAB IV EVALUASI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DI LEMIGAS. IV. 1 Objek Penelitian dan Evaluasi mekanisme PPN di LEMIGAS

BAB IV EVALUASI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DI LEMIGAS. IV. 1 Objek Penelitian dan Evaluasi mekanisme PPN di LEMIGAS BAB IV EVALUASI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DI LEMIGAS IV. 1 Objek Penelitian dan Evaluasi mekanisme PPN di LEMIGAS LEMIGAS merupakan Instansi Pemerintah yang tidak bertujuan untuk mencari keuntungan, LEMIGAS

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN UPN VETERAN JAKARTA

BAB I PENDAHULUAN UPN VETERAN JAKARTA BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Sehubungan dengan perkembangan teknologi dan informasi di era globalisasi ini, semakin banyak perusahaan yang berkembang pesat, terutama dalam hal yang berkaitan dengan

Lebih terperinci

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. PT. Putra Salfan merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. PT. Putra Salfan merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak BAB II PROFIL PERUSAHAAN A. Sejarah singkat PT. Putra Salfan. PT. Putra Salfan merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang kontraktor yang yang didirikan tanggal 15 Desember 1994. Dengan

Lebih terperinci

BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. dan bergerak dalam bidang industri dan distribusi tali kipas (v-belt & fan belt) untuk

BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. dan bergerak dalam bidang industri dan distribusi tali kipas (v-belt & fan belt) untuk BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA III.1 Sejarah Perusahaan PT Adiliman Makmur merupakan perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak dalam bidang industri dan distribusi tali kipas (v-belt &

Lebih terperinci

ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Suatu organisasi merupakan satu wadah kerjasama untuk mencapai tujuan

ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Suatu organisasi merupakan satu wadah kerjasama untuk mencapai tujuan BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Struktur Organisasi Suatu organisasi merupakan satu wadah kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu harus mempunyai struktur organisasi yang menyatakan berbagai fungsi

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN UMUM PT RAJAWALI PRIMA PERKASA. alat teknik/ mekanikal/ elektrikal/ tulis kantor /komputer, barang cetakan.

BAB III GAMBARAN UMUM PT RAJAWALI PRIMA PERKASA. alat teknik/ mekanikal/ elektrikal/ tulis kantor /komputer, barang cetakan. BAB III GAMBARAN UMUM PT RAJAWALI PRIMA PERKASA III.1 Sejarah Perusahaan PT Rajawali Prima Perkasa merupakan perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas, dan bergerak dalam bidang usaha pakaian jadi,

Lebih terperinci

BAB 4 EVALUASI DAN PEMBAHASAN

BAB 4 EVALUASI DAN PEMBAHASAN BAB 4 EVALUASI DAN PEMBAHASAN Evaluasi atas sistem akuntansi dimulai pada saat perusahaan mengalami kekurangan bahan baku untuk produksi saat produksi berlangsung. Selain itu evaluasi juga dilakukan pada

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Tempat Penelitian dan Gambaran Umum Objek Penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Tempat Penelitian dan Gambaran Umum Objek Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat Penelitian dan Gambaran Umum Objek Penelitian 1. Objek Penelitian Penelitian dilaksanakan pada sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi. Perusahaan

Lebih terperinci

BAB III SISTEM ORGANISASI DAN MANAJEMEN PROYEK

BAB III SISTEM ORGANISASI DAN MANAJEMEN PROYEK BAB III SISTEM ORGANISASI DAN MANAJEMEN PROYEK 3.1. Struktur Organisasi Proyek Gambar 3.1 Struktur Organisasi Proyek 3.2. Deskripsi Pekerjaan (Job Description) Job Description adalah gambaran mengenai

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 69 BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Latar Belakang Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan UD. Sri Rejeki adalah usaha dagang yang bergerak dalam bidang ceramics houseware. Berawal dari keinginan

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. PT Mitra Makmurjaya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. PT Mitra Makmurjaya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN III.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT Mitra Makmurjaya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan produk sepeda motor Honda yang didirikan pada tanggal

Lebih terperinci

BAB 3 OBJEK PENELITIAN. kualitatif. Berdasarkan penelitian penulis, maka objek penelitian yang

BAB 3 OBJEK PENELITIAN. kualitatif. Berdasarkan penelitian penulis, maka objek penelitian yang BAB 3 OBJEK PENELITIAN 3.1 Objek penelitian Penulis menggunakan metode penelitian dengan pendekatan metode kualitatif. Berdasarkan penelitian penulis, maka objek penelitian yang digunakan adalah PT TPHE

Lebih terperinci

BAB III SISTEM ORGANISASI DAN MANAJEMEN PROYEK 3.1. Sistem Organisasi Proyek 3.2 Struktur Organisasi Proyek PEMBERI TUGAS (OWNER) PT.Kompas Media Nusantara MANAJEMEN KONSTRUKSI PT.Ciriajasa Cipta Mandiri

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA (PP) NOMOR 143 TAHUN 2000 (143/2000) TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1983 TENTANG PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA DAN PAJAK PENJUALAN ATAS

Lebih terperinci

BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT Dutaniaga Khatulistiwa adalah perusahaan yang bergerak dibidang distibutor dalam perdagangan plastik. Perusahaan

Lebih terperinci

BAB 3 GAMBARAN PROSES BISNIS. PT. Inti Graha Sembada didirikan pada tanggal 23 November 2006 berdasarkan

BAB 3 GAMBARAN PROSES BISNIS. PT. Inti Graha Sembada didirikan pada tanggal 23 November 2006 berdasarkan BAB 3 GAMBARAN PROSES BISNIS 3.1. Sejarah Perusahaan PT. Inti Graha Sembada didirikan pada tanggal 23 November 2006 berdasarkan akta notaris nomor 61 oleh notaris H. Harjono Moekiran, SH., M.Kn, dan disahkan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN. PT. Auto Sukses Perkasa berdiri pada tahun 2006 merupakan perusahaan yang

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN. PT. Auto Sukses Perkasa berdiri pada tahun 2006 merupakan perusahaan yang 51 BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN 3.1 Latar Belakang PT. Auto Sukses Perkasa berdiri pada tahun 2006 merupakan perusahaan yang bergerak di bidang automotive accessories, plastic injection, dan moulding

Lebih terperinci

BAB II PROFIL PT. KPBN CABANG MEDAN. 166/Kpts/OT. 10/3/1990 tanggal 8 Maret Struktur Organisasi KPB-PTPN dan sesuai Keputusan BMD PTPN No.

BAB II PROFIL PT. KPBN CABANG MEDAN. 166/Kpts/OT. 10/3/1990 tanggal 8 Maret Struktur Organisasi KPB-PTPN dan sesuai Keputusan BMD PTPN No. BAB II PROFIL PT. KPBN CABANG MEDAN A. Sejarah Ringkas Kantor Pemasaran Bersama (KPB-PTPN) PT. Perkebunan Nusantara I s/d XIV dibentuk berdasarkan hasil kesepakatan bersama Direksi PN/PTP Perkebunan I

Lebih terperinci

BAB 3 GAMBARAN PROSES BISNIS BIDANG USAHA

BAB 3 GAMBARAN PROSES BISNIS BIDANG USAHA BAB 3 GAMBARAN PROSES BISNIS BIDANG USAHA 3.1 Pembatasan Area Bisnis Berdasarkan pengamatan yang dilakukan pada perusahaan kontraktor terdapat beberapa pembatasan pada area bisnis. Pembatasan area bisnis

Lebih terperinci

BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN

BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN 3.1. Umum Usaha perdagangan baik dalam skala kecil ataupun besar merupakan usaha yang selalu didasarkan pada kebutuhan konsumen dilingkungan dimana tempat usaha tersebut

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, MEMUTUSKAN :

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, MEMUTUSKAN : PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 143 TAHUN 2000 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1983 TENTANG PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH SEBAGAIMANA

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. pengadaan barang-barang yang dibutuhkan baik oleh klien maupun oleh

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. pengadaan barang-barang yang dibutuhkan baik oleh klien maupun oleh 55 BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan CV Nusantara Indah adalah perusahaan supplier yang bergerak di bidang pengadaan barang-barang yang dibutuhkan baik oleh klien maupun

Lebih terperinci

. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Prosedur dalam Sistem Penjualan Kredit. 1. Prosedur Penjualan Kredit dan Piutang Dagang

. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Prosedur dalam Sistem Penjualan Kredit. 1. Prosedur Penjualan Kredit dan Piutang Dagang 43. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Prosedur dalam Sistem Penjualan Kredit. 1. Prosedur Penjualan Kredit dan Piutang Dagang Jaringan prosedur yang membentuk sistem penjualan kredit pada PT.Triteguh

Lebih terperinci

Struktur Organisasi. PT. Akari Indonesia. Pusat dan Cabang. Dewan Komisaris. Direktur. General Manager. Manajer Sumber Daya Manusia Kepala Cabang

Struktur Organisasi. PT. Akari Indonesia. Pusat dan Cabang. Dewan Komisaris. Direktur. General Manager. Manajer Sumber Daya Manusia Kepala Cabang 134 Struktur Organisasi PT. Akari Indonesia Pusat dan Cabang Dewan Komisaris Direktur Internal Audit General Manager Manajer Pemasaran Manajer Operasi Manajer Keuangan Manajer Sumber Daya Manusia Kepala

Lebih terperinci

BAB 3 OBJEK/DESAIN PENELITIAN. PT. Valindo Global didirikan pada Juni 2010 yang berkedudukan di BSD City,

BAB 3 OBJEK/DESAIN PENELITIAN. PT. Valindo Global didirikan pada Juni 2010 yang berkedudukan di BSD City, BAB 3 OBJEK/DESAIN PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 Sejarah Singkat PT. Valindo Global didirikan pada Juni 2010 yang berkedudukan di BSD City, menempati lahan seluas 200 meter persegi. Diantaranya

Lebih terperinci

BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 38 BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. Yoyo Toys Nusa Plasindo merupakan sebuah perusahaan distributor yang bergerak dibidang pembelian, persediaan

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Berbekal dari pengalaman untuk kemajuan perusahaan, PT Barata. dan masih mempunyai prospek untuk berkembang di masa yang akan

BAB III PEMBAHASAN. Berbekal dari pengalaman untuk kemajuan perusahaan, PT Barata. dan masih mempunyai prospek untuk berkembang di masa yang akan BAB III PEMBAHASAN A. Tinjauan Umum 1. Sejarah Perusahaan Berbekal dari pengalaman untuk kemajuan perusahaan, PT Barata Indonesia (Persero) sejak berdiri tahun 1971 hingga sekarang tetap berkarya dan masih

Lebih terperinci

BAB II KARAKTERISTIK & MANAJEMEN PROYEK

BAB II KARAKTERISTIK & MANAJEMEN PROYEK BAB II KARAKTERISTIK & MANAJEMEN PROYEK 2.1 DATA PROYEK A. Lokasi Proyek Proyek Apartemen Green Bay dibangun di atas pantai,lalu di urug dengan tanah dengan luas total sebesar m2 127.881 dengan detail

Lebih terperinci

BAB IV AUDIT OPERASIONAL ATAS FUNGSI PENJUALAN, PIUTANG USAHA DAN PENERIMAAN KAS PADA PT PRIMA JABAR STEEL

BAB IV AUDIT OPERASIONAL ATAS FUNGSI PENJUALAN, PIUTANG USAHA DAN PENERIMAAN KAS PADA PT PRIMA JABAR STEEL BAB IV AUDIT OPERASIONAL ATAS FUNGSI PENJUALAN, PIUTANG USAHA DAN PENERIMAAN KAS PADA PT PRIMA JABAR STEEL Dalam bab ini penulis membahas mengenai pelaksanaan audit operasional pada PT Prima Jabar Steel.

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA Gambaran Umum Perusahaan PT. Sehat Sukses Sentosa

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA Gambaran Umum Perusahaan PT. Sehat Sukses Sentosa BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA 4.1. PENYAJIAN DATA 4.1.1. Gambaran Umum Perusahaan PT. Sehat Sukses Sentosa PT. Sehat Sukses Sentosa merupakan subjek pajak yang telah didaftar dan memiliki Nomor Pokok

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Latar Belakang Perusahaan 3.1.1 Sejarah Berdirinya CV. Asoka Sukses Makmur CV. Asoka Sukses Makmur berlokasi di Jl. Raya Puri Kembangan no.1, Jakarta Barat.

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN AUDIT OPERASIONAL ATAS FUNGSI PENJUALAN KREDIT DAN PIUTANG USAHA PADA PT. GROOVY MUSTIKA SEJAHTERA

BAB IV PEMBAHASAN AUDIT OPERASIONAL ATAS FUNGSI PENJUALAN KREDIT DAN PIUTANG USAHA PADA PT. GROOVY MUSTIKA SEJAHTERA BAB IV PEMBAHASAN AUDIT OPERASIONAL ATAS FUNGSI PENJUALAN KREDIT DAN PIUTANG USAHA PADA PT. GROOVY MUSTIKA SEJAHTERA Audit operasional adalah audit yang dilaksanakan untuk menilai efisiensi, efektivitas,

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORI. mengolah atau mengorganisir dokumen dokumen yang ada tujuannnya untuk

BAB II KAJIAN TEORI. mengolah atau mengorganisir dokumen dokumen yang ada tujuannnya untuk 8 BAB II KAJIAN TEORI 2.1 Sistem Akuntansi 2.1.1 Pengertian Sistem Akuntansi Para ahli mendefenisikan pengertian sistem akuntansi tidak jauh berbeda yaitu mengolah atau mengorganisir dokumen dokumen yang

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PT. MITRA INDAH SEMPURNA. untuk mengembangkan usahanya sehingga bermunculan perusahaan-perusahaan

BAB II GAMBARAN UMUM PT. MITRA INDAH SEMPURNA. untuk mengembangkan usahanya sehingga bermunculan perusahaan-perusahaan BAB II GAMBARAN UMUM PT. MITRA INDAH SEMPURNA A. Sejarah PT. Mitra Indah Sempurna Perkembangan Indonesia yang sangat pesat mendorong para pengusaha untuk mengembangkan usahanya sehingga bermunculan perusahaan-perusahaan

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 HASIL WAWANCARA. 1. PT. Afdhi Surya Mandiri berdiri tahun berapa? Jawab : PT. Afdhi Surya Mandiri berdiri di Pekanbaru pada tahun 2007.

LAMPIRAN 1 HASIL WAWANCARA. 1. PT. Afdhi Surya Mandiri berdiri tahun berapa? Jawab : PT. Afdhi Surya Mandiri berdiri di Pekanbaru pada tahun 2007. LAMPIRAN 1 HASIL WAWANCARA 1. PT. Afdhi Surya Mandiri berdiri tahun berapa? PT. Afdhi Surya Mandiri berdiri di Pekanbaru pada tahun 2007. 2. Bagaimana struktur organisasi pada PT. Afdhi Surya Mandiri?

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. Berikut ini pembahasan dari penelitian penulis mengenai prosedur. pengeluaran kas di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul:

BAB IV HASIL PENELITIAN. Berikut ini pembahasan dari penelitian penulis mengenai prosedur. pengeluaran kas di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul: BAB IV HASIL PENELITIAN A. Prosedur Pengeluaran Kas Berikut ini pembahasan dari penelitian penulis mengenai prosedur pengeluaran kas di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul: 1. Bagian yang terkait dan diskripsi

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Objek yang digunakan sebagai penelitian dalam skripsi adalah PT. Dipta

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Objek yang digunakan sebagai penelitian dalam skripsi adalah PT. Dipta BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN III. 1. Sejarah Singkat Perusahaan Objek yang digunakan sebagai penelitian dalam skripsi adalah PT. Dipta Adimulia. Perusahaan berkedudukan di Jakarta, didirikan dengan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Sejarah Perusahaan PT. Sinar Rejeki Lasindounggul merupakan perkembangan dari Sinar Rejeki yang didirikan pada tanggal 30 agustus 1982. Sinar Rejeki pada

Lebih terperinci

BAB II PROFIL PT. KHARISMA PEMASARAN BERSAMA NUSANTARA (KPBN) CABANG MEDAN

BAB II PROFIL PT. KHARISMA PEMASARAN BERSAMA NUSANTARA (KPBN) CABANG MEDAN BAB II PROFIL PT. KHARISMA PEMASARAN BERSAMA NUSANTARA (KPBN) CABANG MEDAN A. Sejarah Ringkas Kantor Pemasaran Bersama Nusantara (KPB-PTPN) PT. Perkebunan Nusantara I s/d XIV dibentuk berdasarkan hasil

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PT. ARJUNA MAHKOTA PLAYWOOD. A. Sejarah Berdirinya PT. Arjuna Mahkota Palywood

BAB II GAMBARAN UMUM PT. ARJUNA MAHKOTA PLAYWOOD. A. Sejarah Berdirinya PT. Arjuna Mahkota Palywood BAB II GAMBARAN UMUM PT. ARJUNA MAHKOTA PLAYWOOD A. Sejarah Berdirinya PT. Arjuna Mahkota Palywood Perkembangan Indonesia yang sangat pesat mendorong para pengusaha untuk mengembangkan usahanya sehingga

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN SAAT INI. terutama adalah produk-produk instrumentasi, seperti limit switch, flow meter,

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN SAAT INI. terutama adalah produk-produk instrumentasi, seperti limit switch, flow meter, BAB ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN SAAT INI. Sejarah Singkat Perusahaan PT Swahusada Guna Instrumentasi merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum. Produk-produk yang diperdagangkan

Lebih terperinci

BAB II PROFIL PT. KPBN CABANG MEDAN. s/d XIV dibentuk berdasarkan hasil kesepakatan bersama Direksi PN/PTP

BAB II PROFIL PT. KPBN CABANG MEDAN. s/d XIV dibentuk berdasarkan hasil kesepakatan bersama Direksi PN/PTP BAB II PROFIL PT. KPBN CABANG MEDAN A. Sejarah Ringkas Kantor Pemasaran Bersama (KPB-PTPN) PT. Perkebunan Nusantara I s/d XIV dibentuk berdasarkan hasil kesepakatan bersama Direksi PN/PTP Perkebunan I

Lebih terperinci

BUKTI PENERIMAAN KAS BUKTI SETORAN KAS

BUKTI PENERIMAAN KAS BUKTI SETORAN KAS L1 BUKTI PENERIMAAN KAS BUKTI SETORAN KAS L2 BUKTI TIMBANG SURAT JALAN L3 SURAT JALAN BATAL NOTA DEBIT NOTA KREDIT L4 FAKTUR PENJUALAN L5 L6 PT CHAROEN POKPHAND INDONESIA INTERNAL CONTROL QUESTIONNARIES

Lebih terperinci

BAB III SISTEM ORGANISASI DAN MANAJEMEN PROYEK. proyek atau pekerjaan dan memberikannya kepada pihak lain yang mampu

BAB III SISTEM ORGANISASI DAN MANAJEMEN PROYEK. proyek atau pekerjaan dan memberikannya kepada pihak lain yang mampu BAB III SISTEM ORGANISASI DAN MANAJEMEN PROYEK 3.1. Pihak Pihak Yang Terkait Dengan Proyek 3.1.1. Pemilik Proyek / Owner Pemilik proyek atau owner adalah seseorang atau instasi yang memiliki proyek atau

Lebih terperinci

-BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. mendukung sistem baru yang diusulkan penulis, maka kami melakukan survei dan

-BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. mendukung sistem baru yang diusulkan penulis, maka kami melakukan survei dan -BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Kebutuhan Informasi Untuk menentukan kebutuhan sistem yang sedang berjalan terutama untuk mendukung sistem baru yang diusulkan penulis, maka kami melakukan survei

Lebih terperinci

3.1 STRUKTUR ORGANISASI LAPANGAN Gambar.3.1 Struktur Organisasi Lapangan (Sumber : Proyek Lexington Residence PT. PP (Persero), Tbk) III -1 3.1.1 Project Manager (PM) Project manager adalah pihak yang

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN. penjualan maka berdasarkan peraturan perpajakan PT SCE yang telah

BAB III OBJEK PENELITIAN. penjualan maka berdasarkan peraturan perpajakan PT SCE yang telah BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Pemilihan Objek Penelitian Penulis memilih PT SCE sebagai objek penelitian skripsi ini. Dimana PT SCE adalah perusahaan perdagangan dibidang distributor alat kontrol listrik

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Analisis Perhitungan Pajak Pertambahan Nilai. IV.1.1 Analisis Perolehan Barang Kena Pajak (Pajak Masukan)

BAB IV PEMBAHASAN. Analisis Perhitungan Pajak Pertambahan Nilai. IV.1.1 Analisis Perolehan Barang Kena Pajak (Pajak Masukan) BAB IV PEMBAHASAN IV.1 Analisis Perhitungan Pajak Pertambahan Nilai IV.1.1 Analisis Perolehan Barang Kena Pajak (Pajak Masukan) Pajak Masukan adalah pajak yang harus dibayarkan oleh Pengusaha Kena Pajak

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. swasta yang bergerak di bidang kontraktor. CV. Oki Suganda Kabupaten

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. swasta yang bergerak di bidang kontraktor. CV. Oki Suganda Kabupaten BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Umum Perusahaan CV. Oki Suganda Kabupaten Rokan Hilir merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang kontraktor. CV. Oki Suganda Kabupaten Rokan Hilir didirikan

Lebih terperinci

BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Sejarah PT. Dunlopillo Indonesia PT. Dunlopillo Indonesia merupakan perusahaan manufaktur. Perusahaan ini bergerak di bidang industri pembuatan kasur Latex. Bahan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. PT. SURYAPRABHA JATISATYA

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. PT. SURYAPRABHA JATISATYA BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. SURYAPRABHA JATISATYA merupakan suatu perusahaan swasta yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. PT. SURYAPRABHA

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1 Bagaimana Menghitung Pajak Masukan yang Dapat dikreditkan Oleh PKP

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1 Bagaimana Menghitung Pajak Masukan yang Dapat dikreditkan Oleh PKP BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Bagaimana Menghitung Pajak Masukan yang Dapat dikreditkan Oleh PKP Pada Toko MAWAR Pajak Pertambahan Nilai merupakan suatu hasil dari pajak yang dipungut dari konsumen. Pengusaha

Lebih terperinci

BAB III OBYEK PENELITIAN. Perubahan akta terakhir dengan akta No. 13 yang dibuat diihadapan notaris

BAB III OBYEK PENELITIAN. Perubahan akta terakhir dengan akta No. 13 yang dibuat diihadapan notaris BAB III OBYEK PENELITIAN III.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT PARINDO PERMAI didirikan dengan akta notaris No. 52, tertanggal 24 Desember 1980 dengan akta yang dibuat dihadapan Notaris Hobropoerwanto, SH.,

Lebih terperinci

DAFTAR KUNJUNGAN KE PT. LUMAS JAYA INDUSTRY. Tanggal Kegiatan Narasumber. Meminta izin kepada PT. Lumas Jaya Industry

DAFTAR KUNJUNGAN KE PT. LUMAS JAYA INDUSTRY. Tanggal Kegiatan Narasumber. Meminta izin kepada PT. Lumas Jaya Industry SURAT JALAN L1 INVOICE L2 FAKTUR PAJAK L3 DAFTAR KUNJUNGAN KE PT. LUMAS JAYA INDUSTRY Tanggal Kegiatan Narasumber 3 September 2012 10 September 2012 28 September 2012 5 Oktober 2012 Meminta izin kepada

Lebih terperinci

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. dibidang kontraktor yang yang didirikan tanggal 15 Desember Dengan

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. dibidang kontraktor yang yang didirikan tanggal 15 Desember Dengan BAB II PROFIL PERUSAHAAN A. Sejarah singkat PT. Putra Salfan. PT. Putra Salfan merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang kontraktor yang yang didirikan tanggal 15 Desember 1994. Dengan

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. (17/10/2008) Nomor 30, yang dibuat dihadapan Hj. YULFITA RAHIM Sarjana

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. (17/10/2008) Nomor 30, yang dibuat dihadapan Hj. YULFITA RAHIM Sarjana BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Singkat Berdirinya Perusahaan PT Mitra Beton Mandiri berkedudukan di Pekanbaru yang anggaran dasarnya termuat dalam akta tertanggal tujuh belas Oktober dua ribu

Lebih terperinci

VI. RENCANA MANAJEMEN DAN ORGANISASI

VI. RENCANA MANAJEMEN DAN ORGANISASI VI. RENCANA MANAJEMEN DAN ORGANISASI 6.1. Aspek Legalitas Suatu industri yang didirikan perlu mendapatkan legalitas dari pihak yang terkait, dalam hal ini adalah pemerintah. Hal ini bertujuan untuk mengetahui

Lebih terperinci

BAB II CV. MORAWA TIMBER INDUSTRI. dengan Akte Notaris Irwansyah Nasution S.H, Nomor : 5, tanggal 3 maret

BAB II CV. MORAWA TIMBER INDUSTRI. dengan Akte Notaris Irwansyah Nasution S.H, Nomor : 5, tanggal 3 maret 7 BAB II CV. MORAWA TIMBER INDUSTRI A. Sejarah Ringkas CV. Morawa Timber Industri merupakan perusahaan penanaman Modal dalam negeri yang bergerak di bidang industri kayu untuk mengolah kayu bulat menjadi

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN PT. GROOVY MUSTIKA SEJAHTERA

BAB III OBJEK PENELITIAN PT. GROOVY MUSTIKA SEJAHTERA BAB III OBJEK PENELITIAN PT. GROOVY MUSTIKA SEJAHTERA III.1 Gambaran Umum Perusahaan III.1.1 Riwayat PT.Groovy Mustika Sejahtera PT.Groovy Mustika Sejahtera adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi

Lebih terperinci

BAB 3 OBJEK PENELITIAN

BAB 3 OBJEK PENELITIAN BAB 3 OBJEK PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian 3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan PT. MJPF Farma Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri farmasi obat hewan atau ternak, didirikan berdasarkan

Lebih terperinci

Penilaian kinerja keuangan PT. Karga Bayu Persada dengan menggunakan analisis rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas periode

Penilaian kinerja keuangan PT. Karga Bayu Persada dengan menggunakan analisis rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas periode Penilaian kinerja keuangan PT. Karga Bayu Persada dengan menggunakan analisis rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas periode 2000 2002 Sofyan Hadi F.3300208 UNIVERSITAS SEBELAS MARET BAB I GAMBARAN

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT KRAKATAU STEEL (PERSERO) UNIT LOGISTIK

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT KRAKATAU STEEL (PERSERO) UNIT LOGISTIK BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT KRAKATAU STEEL (PERSERO) UNIT LOGISTIK 2.1 Sejarah PT. Krakatau Steel PT. Krakatau Steel merupakan industri baja yang pertama di Indonesia. PT. Krakatau Steel didirikan

Lebih terperinci