Pedoman Pelaksanaan Kerja Sama FOR/SPMI-UIB/PED.07-002
SURAT KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM NOMOR: 034/REK/KEP-UIB/VII/I2016 TENTANG PEDOMAN KERJA SAMA UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM REKTOR UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM Menimbang Mengingat : 1. Bahwa dalam rangka pengembangan kelembagaan, Universitas Internasional Batam perlu untuk memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai institusi maupun individu baik pada level nasional maupun internasiona; 2. bahwa dalam rangka pelaksanaan program-program kerja sama sebagaimana tersebut pada huruf a, diperlukan pedoman yang menjadi acuan untuk menata, memperbaiki mekanisme, sekaligus menjadi rujukan rintisan, pelaksanaan dan evaluasi kerja sama; 3. bahwa sehubung dengan hal tersebut pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Rektor Universitas Internasional Batam tentang Pedoman Kerja Sama Universitas Internasional Batam; : 1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 2. Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi; 3. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi; 4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2014 tentang Kerja Sama Perguruan Tinggi; 5. Statuta Universitas Internasional Batam; MEMUTUSKAN Menetapkan KESATU KEDUA : KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM TENTANG PEDOMAN KERJA SAMA UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM. : Pedoman Kerja sama Universitas Internasional Batam adalah sebagaimana tersebut dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan ini; : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan di : Batam Pada Tanggal : Juli 2016 Prof. Handoko Karjantoro, CPA Rektor 2
KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan perkenan-nya Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Kerjasama Tahun Anggran 2016 dapat tersusun. Pedoman ini merupakan salah satu pendukung pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bidang kerjasama agar dilaksanakan secara tertib, transparan dan akuntabel yang dilaksanakan oleh ketua pelaksana kegiatan/dosen di lingkungan LPPM UIB. Kritik dan saran untuk perbaikan kedepan sangat kami harapkan dan dengan tersusunnya Pedoman ini diharapkan kinerja LPPM akan semakin meningkat untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan. Batam, Juli 2016 Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA Rektor iii
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... ii BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Visi Universitas Internasional Batam... 1 1.2 Misi Universitas Internasional Batam... 1 1.3 Tujuan Universitas Internasional Batam... 1 1.4 Sasaran Universitas Internasional Batam... 1 BAB II Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Kerjasama Tahun 2016... 2 2.1 Latar Belakang... 2 2.2 Dasar hukum... 2 2.3 Ketentuan Umum.... 3 2.4 Prosedur dan Mekanisme Pelaksanaan Kerjasama.... 3 2.4.1 Prosedur usulan kerjasama meliputi :... 3 2.5 Pendanaan dan Pembiayaan Kerjasama.... 4 2.6 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Hasil Kerjasama.... 5 2.7 Penutup... 5 iv
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Visi Universitas Internasional Batam Menjadi universitas dengan standar kualitas Internasional yang menghasilkan lulusan dan ilmu pengetahuan yang dapat mengikuti perubahan global yang dinamis. 1.2 Misi Universitas Internasional Batam 1. Menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan standar internasional untuk pengembangan ilmu, profesionalisme dan kepemimpinan. 2. Melakukan penelitian sesuai dengan standar nasional dan internasional. 3. Memberikan pelayanan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam konteks global melalui penerapan ilmu, teknologi dan seni. 4. Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di tingkat nasional maupun internasional. 5. Memberikan pelayanan akademik dan non akademik yang bermutu dan profesional dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. 1.3 Tujuan Universitas Internasional Batam Menjadikan UIB sebagai perguruan tinggi yang terbaik di Provinsi Kepulauan Riau yang mempunyai daya saing internasional melalui: 1. Menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan standar internasional untuk pengembangan ilmu, profesionalisme, kepemimpinan dan jiwa kewirausahaan. 2. Melakukan penelitian sesuai dengan standar nasional dan internasional. 3. Memberikan pelayanan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam konteks global melalui penerapan ilmu, teknologi dan seni. 4. Memberikan pelayanan akademik yang bermutu dan profesional dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. 5. Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak di tingkat nasional maupun internasional. 1.4 Sasaran Universitas Internasional Batam 1. Tercapainya reputasi universitas yang unggul dari lembaga akreditasi nasional; 2. Meningkatnya budaya penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah; 3. Meningkatnya daya saing lulusan; 4. Terselenggaranya good university governance; 5. Meningkatnya kerja sama internasional. 1
BAB II Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Kerjasama Tahun 2016 2.1 Latar Belakang Menyadari pentingnya kerjasama di Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Internasional Batam (UIB) perlu mendorong terbangunnya pemikiran untuk mengembangkan suatu kerjasama yang tersistem sebagai wujud pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, karena LPPM UIB adalah institusi pelaksana terdepan dalam pengembangan di bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kerjasama yang dibangun dengan mitra industri atau pemerintah pusat dan daerah membantu pemikiran dengan melibatkan kepakaran dosen UIB dari berbagai disiplin keilmuan berupa kegiatan yang dapat membangun perekonomian, mensejahterakan masyarakat, membantu memecahkan persoalan daerah maupun nasional, kerjasama yang dilakukan harus terus ditingkatkan baik kuantitas maupun kualitasnya dengan menciptakan terobosan-terobosan baru untuk menunjang pembangunan ekonomi, sosial dan budaya secara menyeluruh. Dukungan yang diberikan oleh LPPM sebagai institusi yang melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus mengimplementasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat khususnya kerjasama, kepada pihak-pihak memangku kepentingan dengan menjalin kerjasama agar tercipta suatu kemajuan di berbagai sektor yang pada gilirannya meningkatkan daya saing bangsa. LPPM dalam menjalin dan mengimplementasikan kerjasama berpedoman pada peraturan yang berlaku baik dari pihak mitra kerjasama maupun dari UIB untuk itulah pedoman pelaksanaan kerjasama sangat penting keberadaannya. Pedoman ini menjelaskan tentang kebijakan atau mekanisme pengelolaan kerjasama di LPPM, pedoman ini memuat uraian skema setiap kegiatan kerjasama, penjelasan tentang tata cara pengajuan kerjasama, seleksi proposal, monitoring dan evaluasi pelaksanaan serta pelaporan hasil kegiatan. Adapun laporan pertanggungjawaban keuangan berpedoman pada pedoman pertanggungjawaban keuangan tahun 2016 yang telah disusun oleh LPPM UIB. 2.2 Dasar hukum Landasan penyusunan pedoman ini mengacu pada : Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Tinggi Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2003 Nomor 79 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301). Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi (Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3859). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. 2
Peraturan Menteri Pendidikan Nosional Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Kerjasama Perguruan Tinggi di Indonesia dengan Perguruan Tinggi atau lembaga lain di Luar Negeri. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 0800/2002 tentang Statuta Universitas Internasional Batam. Keputusan Rektor Universitas Internasional Batam Nomor 074/SK/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Internasional Batam. Pedoman Pelaksanaan Kerjasama Universitas Internasional Batam tahun 2015. 2.3 Ketentuan Umum. a. Kerjasama yang dilaksanakan meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidi- kan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. b. Kegiatan kerjasama berdasarkan MoU payung antara Rektor Universitas Internasional Batam dengan Mitra Kerjasama/pihak ketiga baik Pemerintah Pusat, daerah BUMN, BUMD ataupun industri. c. Kegiatan kerjasama yang dilakukan oleh Pusat-pusat di lingkungan LPPM UIB harus sepengetahuan dan mendapat persetujuan Ketua LPPM UIB. d. Saling menguntungkan kedua belah pihak dengan kejelasan pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak sesuai dengan kewenangannya yang di tuangkan dalam Surat Perjanjian Kerjasama. e. Menciptakan efisiensi dan efektivitas pemanfaatan sumber daya dan saling menun- jang dengan memperhatikan batas-batas wilayah administrasi masing-masing pihak. f. Mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional sehingga secara nyata berkontribusi kepada peningkatan daya saing bangsa. 2.4 Prosedur dan Mekanisme Pelaksanaan Kerjasama. 2.4.1 Prosedur usulan kerjasama meliputi : a. Kedua belah pihak mempunyai kepentingan yang sama terhadap suatu bidang kegiatan yang akan dikerjasamakan b. Adanya usulan dari pihak yang akan melakukan kerjasama tentang bidang kegiatan yang akan dikerjasamakan, usulan dapat berasal dari instansi/masyarakat atau dari LPPM, berupa surat penawaran kerjasama ditujukan kepada ketua LPPM UIB. c. LPPM UIB mengkaji dan meneliti usulan untuk mengetahui bidang dan obyek usul- an kerjasama untuk di tindaklanjuti ke tenaga ahli/dosen atau Pusat-pusat yang kompeten dalam bidang yang akan dikerjasamakan. d. Apabila LPPM dan tenaga yang ditunjuk sepakat, di tindaklanjuti dengan menugas- kan Ketua Pelaksana kegiatan dan diterbitkan Surat Tugas dari Ketua LPPM UIB. 3
e. Ketua Pelaksana dan Anggota Tim Kegiatan menandatangani Surat Kesediaan Untuk Ditugaskan. f. Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) dengan dilampiri daftar riwayat hidup/cv Ketua Pelaksana Kegiatan dan anggota Tim. g. Apabila masing-masing pihak menyetujui bidang yang akan dikerjasamakan, draft Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) dibuat dengan ruang lingkup : Masing-masing pihak sepakat untuk melakukan kerjasama di bidang yang akan dikerjasamakan. Masing-masing pihak bersedia menanggung segala bentuk akibat yang mungkin akan terjadi dikemudian hari dalam kesepakatan tersebut. Meliputi aturan-aturan yang di tuangkan dalam pasal pasal antara lain bidang/ kepentingan yang ditangani bersama, hak dan kewajiban, jangka waktu, pengorganisasian, tata penyelenggaraan, pembiayaan, perselisihan, force majeure, sanksi, dan lain-lain. Jika diperlukan kedua belah pihak sepakat untuk mengatur hal-hal tertentu dalam peraturan bersama oleh masing-masing pihak. h. Apabila para pihak menyetujui draft SPK, maka dapat dilakukan penandatanganan oleh masing-masing pihak i. Penandatanganan Sub Kontrak antara Ketua LPPM UIB dengan Ketua Pelaksana Kegiatan Kerjasama j. Setelah SPK di tandatangani oleh kedua belah pihak, dan Sub Kontrak ditandatangani Ketua pelaksana kegiatan, kerjasama dapat dilaksanakan. 2.5 Pendanaan dan Pembiayaan Kerjasama. a. Segala bentuk biaya yang timbul akibat dari kegiatan pelaksanaan kerjasama dibebankan kepada anggaran sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam SPK. b. Biaya kegiatan kerjasama di lakukan dengan mengirim Dana ke Rekening: - Bank.. Nomor :.. atas nama. c. Bukti setor dan atau Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) di kirim ke LPPM UIB untuk diproses guna pencairan biaya kerjasama sesuai termin yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. d. Pembiayaan kegiatan kerjasama dapat dilakukan sesuai dengan proposal dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, dan bertanggungjawab terhadap penggunaan biaya dengan membuat pertanggungjawaban keuangan disertai bukti-bukti pengeluaran sesuai dengan Pedoman Pertanggungjawaban Keuangan yang telah disusun oleh LPPM UIB. 4
2.6 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Hasil Kerjasama. a. Semua pelaksanaan kegiatan Kerjasama wajib dilakukan monitoring dan evaluasi internal oleh LPPM UIB pada akhir kegiatan. b. LPPM UIB mengangkat/menugaskan tim reviewer yang kompeten di bidangnya untuk melakukan monitoring dan evaluasi baik di lapangan maupun pemaparan laporan hasil kegiatan kerjasama c. Hasil monitoring dan evaluasi dipergunakan sebagai dasar pertimbangan untuk keberlanjutan kerjasama pada tahun berjalan dan pengusulan kerjasama pada tahun berikutnya. d. Setiap Ketua Pelaksana kegiatan wajib melaporkan pelaksanaan kerjasama se- banyak tiga exemplar yang sudah di jilid rapi, masing-masing meliputi : Laporan akhir kegiatan kerjasama yang telah disahkan oleh Ketua LPPM UIB. Laporan Pertanggungjawaban Keuangan yang telah disahkan oleh Ketua LPPM UIB beserta bukti bukti penggunaan biaya sesuai dengan RAB dan mengacu pada Perodman Pertanggungjawaban Keuangan LPPM UIB Tahun 2016 dapat diunggah di www.uib.ac.id/lppm Semua dokumen, surat, SPK, Sub Kontrak terkait dengan kegiatan kerjasama. 2.7 Penutup Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Kerjasama Tahun 2016 ini disusun sebagai acuan dalam melaksanakan kerjasama dengan pihak ketiga bagi dosen dilingkungan LPPM UIB untuk tertib administrasi, laporan kegiatan dibuat secara benar dan sesuai bidang keahlian, mengurangi banyaknya variasi model pelaporan, pedoman ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas, serta tindak lanjut kerjasama dapat dipergunakan sebagai bahan solusi pemecahan persoalan yang dihadapi para pemangku kepentingan. 5
LAMPIRAN LAMPIRAN : A PROSEDUR USULAN KERJASAMA 6
LAMPIRAN : B MoU PAYUNG ANTARA REKTOR DENGAN PIHAK KE TIGA LAMPIRAN : B SURAT PENAWARAN KERJASAMA LAMPIRAN : C SURAT KESEDIAAN MELAKSANAKAN KERJASAMA LAMPIRAN : D SURAT TUGAS PENUNJUKAN TENAGA AHLILAMPIRAN : E LAMPIRAN : E SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN LAMPIRAN : F DAFTAR RIWAYAT HIDUP (CV) TENAGA YANG DITUGASKAN LAMPIRAN : G SURAT PERJANJIAN KERJASAMA (SPK) ANTARA LPPM UIB DENGAN MITRA KERJASAMA LAMPIRAN : H LAPORAN PENDAHULUAN LAMPIRAN : I LAPORAN AKHIR LAMPIRAN : J LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGGUNAAN DANA 7