OPTIMALISASI PEMBANGKIT LISTRIK MIKROHIDRO (PLTMH) BOROKO

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III MENENTUKAN JADWAL OPTIMUM PERAWATAN OVERHAUL. MESIN OKK Gill BCG1-P2 PADA BAGIAN DRAWING PT VONEX INDONESIA

BAB 4 ENTROPI PADA PROSES STOKASTIK RANTAI MARKOV

Hidraulika Komputasi

III. METODE KAJIAN A.

RISK ANALYSIS RESIKO DAN KETIDAKPASTIAN DALAM MEMBUAT KEPUTUSAN MANAJERIAL

STUDI PENANGGULANGAN BAJIR DATUK LAKSAMANA DUMAI. Fakultas Teknik Universitas Riau, Pekanbaru,

Estimasi Parameter dan Dalam Pemulusan Eksponensial Ganda Dua Parameter Dengan Metode Modifikasi Golden Section

KRITERIA INVESTASI DEPARTEMEN AGRIBISNIS FEM - IPB

Manajemen Keuangan. Idik Sodikin,SE,MBA,MM EVALUASI UNTUK MENENTUKAN KEPUTUSAN INVESTASI. Modul ke: 06Fakultas EKONOMI DAN BISNIS

WAKTU PERGANTIAN ALAT BERAT JENIS WHEEL LOADER DENGAN METODE LEAST COST

PENYELESAIAN NUMERIK PERSAMAAN KONDUKSI 1D DENGAN SKEMA FTCS, LAASONEN DAN CRANK-NICOLSON. Eko Prasetya Budiana 1 Syamsul Hadi 2

BAB V METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Tilamuta Kabupaten

LOGO ANALISIS REGRESI LINIER

ANALISIS INVESTASI PENAMBANGAN PASIR DAN BATU DITINJAU DARI SEGI TEKNIS DAN BIAYA

STUDI KELAYAKAN: ASPEK FINANSIAL. F.Hafiz Saragih SP, MSc

Oleh : Azzahrowani Furqon Dosen Pembimbing Dr. Purhadi, M.Sc.

Rangkaian Listrik 2. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PERTEMUAN III PERSAMAAN REGRESI TUJUAN PRAKTIKUM

BAB V ANALISA HASIL. Untuk mendapatkan jenis peramalan yang dinginkan terdapat banyak

BAB 2 LANDASAN TEORI. Regresi linier sederhana yang variabel bebasnya ( X ) berpangkat paling tinggi satu.

BAB 2 LANDASAN TEORI

REFLEKTANSI DAN TRANSMITANSI CAHAYA PADA LARUTAN GULA DAN LARUTAN GARAM. Christina Dwi Ratnawati

BAB III STUDI PUSTAKA

BAB 2 LANDASAN TEORI. Regresi linier sederhana merupakan bagian regresi yang mencakup hubungan linier

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB III PERSAMAAN PANAS DIMENSI SATU

DISTRIBUSI GAMMA. Ada beberapa distribusi penting dalam distribusi uji hidup, salah satunya adalah distribusi gamma.

BAB V ANALISIS HIDROLOGI

Pengukuran Bunga. Modul 1

ESTIMASI PARAMETER MODEL SURVIVAL DISTRIBUSI EKSPONENSIAL DATA TERSENSOR DENGAN METODE MAKSIMUM LIKELIHOOD DAN BAYESIAN SELF

S2 MP Oleh ; N. Setyaningsih

PENDAHULUAN Metode numerik merupakan suatu teknik atau cara untuk menganalisa dan menyelesaikan masalah masalah di dalam bidang rekayasa teknik dan

Declustering Peaks Over Threshold Pada Data Curah Hujan Ekstrim Dependen di Sentra Produksi Padi Jawa Timur

PENGARUH PERENCANAAN PEMBELIAN BAHAN BAKU DENGAN MODEL EOQ UNTUK MULTIITEM DENGAN ALL UNIT DISCOUNT

3.1 Biaya Investasi Pipa

PRAKTIKUM 5 Penyelesaian Persamaan Non Linier Metode Secant Dengan Modifikasi Tabel

Dasar Ekonomi Teknik: Matematika Uang. Ekonomi Teknik TIP FTP UB

PRAKTIKUM 7 Penyelesaian Persamaan Non Linier Metode Secant Dengan Modifikasi Tabel

BAB 2 LANDASAN TEORI. perkiraan (prediction). Dengan demikian, analisis regresi sering disebut sebagai

BAB 2 LANDASAN TEORI. pada masa mendatang. Peramalan penjualan adalah peramalan yang mengkaitkan berbagai

Pemecahan Masalah Integer Programming Biner Dengan Metode Penambahan Wawan Laksito YS 6)

MODEL KOREKSI KESALAHAN DENGAN METODE BAYESIAN PADA DATA RUNTUN WAKTU INDEKS HARGA KONSUMEN KOTA - KOTA DI PAPUA

STATISTIKA: UKURAN PEMUSATAN. Tujuan Pembelajaran

BAB IV BATAS ATAS BAGI JARAK MINIMUM KODE SWA- DUAL GENAP

Jumlah kasus penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Surabaya tahun

BAB 2 TINJAUAN TEORI. Ramalan pada dasarnya merupakan dugaan atau perkiraan mengenai terjadinya suatu

BAB II PEMODELAN STRUKTUR DAN ANALISIS DINAMIK

PENGENDALIAN STOCK CUTTING TOOL DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) DI WORKSHOP UNITED CAN COMPANY

BAB IV METODA RUNGE-KUTTA ORDE 4 PADA MODEL ALIRAN FLUIDA YANG TERGANGGU

Jawablah pertanyaan berikut dengan ringkas dan jelas menggunakan bolpoin. Total nilai 100. A. ISIAN SINGKAT (Poin 20) 2

4/1/2013. Bila X 1, X 2, X 3,,X n adalah pengamatan dari sampel, maka rata-rata hitung dirumuskan sebagai berikut. Dengan: n = banyak data

ANALISIS REGRESI. Model regresi linier sederhana merupakan sebuah model yang hanya terdiri dari satu peubah terikat dan satu peubah penjelas:

UKURAN GEJALA PUSAT DAN UKURAN LETAK

Metode Bayes Dan Ketidaksamaan Cramer-Rao Dalam Penaksiran Titik

UKURAN GEJALA PUSAT (UGP)

ANALISIS KEHANDALAN PENGOPERASIAN OPTIMAL WADUK KASKADE CITARUM UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BAKU

Penggunaan Uji Kointegrasi pada Data Kurs IDR terhadap AUD

POLIGON TERBUKA TERIKAT SEMPURNA

PENGGUNAAN METODE DURBIN WATSON DALAM MENYELESAIKAN MODEL REGRESI YANG MENGANDUNG AUTOKORELASI SKRIPSI SITI RAHAYU

STUDI SIMULASI DALAM ESTIMASI BAYESIAN OBYEKTIF

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. Total Productive Maintenance mula mula berasal dari pemikiran PM ( Preventive

BAB 3 METODE PENELITIAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETAHANAN HIDUP PASIEN TUBERCULOSIS DENGAN MODEL REGRESI COX

BAB III MENYELESAIKAN MASALAH REGRESI INVERS DENGAN METODE GRAYBILL. Masalah regresi invers dengan bentuk linear dapat dijumpai dalam

BAB 2 LANDASAN TEORI. Peramalan adalah kegiatan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa yang

BAB 5. ANALISIS REGRESI DAN KORELASI

BAB II LANDASAN TEORI. Dalam pengambilan sampel dari suatu populasi, diperlukan suatu

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2. Tinjauan Teoritis

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. melakukan smash sebelum dan sesudah latihan power otot lengan adalah sebagai

OPTIMISASI PADA SISTEM DAYA LISTRIK

IV. METODE PENELITIAN

LANGKAH-LANGKAH UJI HIPOTESIS DENGAN 2 (Untuk Data Nominal)

BAB 2 LANDASAN TEORI. Analisis regresi adalah suatu proses memperkirakan secara sistematis tentang apa yang paling

PERAMALAN LAJU PRODUKSI MINYAK DENGAN ARPS DECLINE CURVE DAN ANALISIS DERET WAKTU

Analisis Kriteria Investasi

3/19/2012. Bila X 1, X 2, X 3,,X n adalah pengamatan dari sampel, maka rata-rata hitung dirumuskan sebagai berikut

IV. METODE PENELITIAN

BAB 1 ERROR PERHITUNGAN NUMERIK

BAB III UKURAN PEMUSATAN DATA

BAB 8 PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA

III. METODE PENELITIAN. Usahatani belimbing karangsari adalah kegiatan menanam dan mengelola. utama penerimaan usaha yang dilakukan oleh petani.

IMPLEMENTASI DAN KOMPARASI ATURAN SEGIEMPAT UNTUK PENYELESAIAN INTEGRAL DENGAN BATAS MENGGUNAKAN MATLAB

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di PT. Mulya Agro Bioteknologi yang terletak

FINITE FIELD (LAPANGAN BERHINGGA)

Di dunia ini kita tidak dapat hidup sendiri, tetapi memerlukan hubungan dengan orang lain. Hubungan itu pada umumnya dilakukan dengan maksud tertentu

PENGUJIAN HIPOTESIS. Hipotesis Statistik : pernyataan atau dugaan mengenai satu atau lebih populasi.

Transkripsi:

OPTIMALISASI PEMBANGKIT LISTRIK MIKROHIDRO (PLTMH) BOROKO HANS TUMALIANG ABSTRAK Opmalsas PLTMH, Aalsa dlakuka dega megguaka meode Hdrolog JMOCK da NRECA, uuk meeuka deb recaa /deb Adala da juga deb bajr yag berpegaruh erhadap recaa pegembaga PLTMH, deb Recaa/ Adala adalah deb yag dapa dguaka sebaga kapasas deb yag opmal uuk PLTMH yag secara kouas dapa dharapka dak berubah, dar aalsa yag dlakuka deb recaa / adala yau: 4m3/de dega Head Opmal yag deuka dar pegukura Elevas yau pada Head = 50 meer. Sehgga dar kods dapa dhug kapasas mmal PLTMH adalah 880 kw da Opmal Pada 2 x 800 kw. A. PENDAHULUAN Pegembaga Pembagk Lsrk Teaga Mkro Hdro dpegaruh oleh beberapa fakor, aaara la: Geolog, hdrolog, pada peela yag dperhugka da yag daalsa megea fakor hdrolog dmaa kapasas deb ar pada kods musm paas, huja uuk kuru waku 10 ahu kebelakag da kapasas deb awal dega pegukura sesaa, deb recaa, deb bajr da deb adala yag dhug dar hasl pegukura da daa dar BMG seempa dega Meode FJ Mock da NRECA, agar demuka hasl Deb ar da Head Opmum yag dapa djadka Pembagk Lsrk Mkro Hdro. Pegambla sampel daa ddaerah Kabupae Bolaag Mogodow Uara daerah perbaasa aara Props Goroalo dega Props Sulawes uara ada beberapa suga da daaraya erdapa ar erju yag cukup besar yag saga poes djadka Pembagk Lsrk. Uuk maksud ersebu, maka dperluka Peela, survey da pemeaa uuk megeahu poes suga ersebu uuk dguaka pada Pembagk lsrk eaga mkro hdro. B. MANFAAT PENELITIAN 1. Memeuh kebuuha masyaraka pedesaa yag jauh dar jarga Lsrk PLN 2. Memberka solus kepada Pemerah daerah dalam peagaa krss eerg lsrk. 3. Megkaka Rao Kelsrka d daerah Sulawes Uara 1. Meode Waer Balace DR. F. J. Mock Meode dguaka uuk meaksr keersedaa ar d suau suga dega megguaka daa curah huja, evaporaspras da karakersk hdrolog d daerah pegalra suga. Lagkah perhuga meode Mock dapa djelaska sebaga berku : 1. Peeua Huja Raa-raa Bulaa da Jumlah Har Huja Huja raa-raa bulaa dambl dar sasu yag berpegaruh pada DAS yag djau. Huja yag mejad dasar dalam peeua bula kerg, bula lembab da bula basah. Bula kerg apabla har huja dalam bula ersebu <5-8 har. Bula basah deuka bla har huja dalam bula ersebu berlagsug lebh dar 8 har. 2. Evaporas Terbaas Evaporas erbaas adalah evaporas acual dega mempermbagka kods vegeas da permukaa aah sera frekues curah huja. Daa-daa yag dperluka uuk mecar besar evaporaspras adalah : Daa emperaure udara Daa peyara maahar Daa kelembaba udara Daa kecepaa ag Dar daa perhuga evaporaspras ersebu selajuya uuk perhuga DR. F. J. Mock : (2.1) poesal E = Perbedaa aara evaporaspras TEKNO/Volume08/No.54/DESEMBER 2010 17

3. Evaporaspras Poesal Evaporaspras poesal adalah evaporaspras yag erjad dalam keadaa ar selalu erseda cukup bak secara alam (huja) maupu secara buaa (rgas). Perbedaa aara evaporaspras poesal dega evaporaspras acual dcar dega megguaka rumus; (2.2) E = Perbedaa aara poesal dega erbaas (mm) = poesal (mm) d = Jumlah har kerg apa huja dalam suau bula m = Sgkapa laha (%) Sgkapa laha (m) dperhugka dapa daksr seper abel dbawah. Tabel 2.1. Sgkapa Jes Laha No Jes Sgkapa Laha Pegguaa (%) 1 Hua Tebal 0 2 Laha Eros 10-40 3 Laha Peraa 30-40 sumber : Mock, F. J. DR, 1973 Semak kerg suau daerah, harga m semak gg. Namu perlu dga walau sekerg apapu mash ada ssa-ssa semak yag dapa meuup permukaa aah, maka facor m dak aka mecapa 100%. Pada bula basah berar dau dau mula umbuh,maka la m aka meuru aara 10-20%, bla bula berkuya ermasuk kaegor bula lembab,maka la eap, yau sama dega la m pada bula sebelumya.sedagka bla bula berkuya ermasuk bula kerg, maka la m aka berambah sebesar 10-20%. (2.3) Subus persamaa (2.3) ke persamaa (2.2), mejad: ( ) (2.4) = Jumlah har huja 4. Exces Rafall (ER) Pada saa erjad huja, sebaga ar dak mecapa permukaa aah karea adaya evaporaspras. Huja yag lagsug sampa d permukaa aah dslahka sebaga excess rafall. Nla curah huja yag mecapa aah dapa d rumuska sebaga berku: (2.5) ER = Ar huja yag mecapa permukaa aah (mm) P = Tgg huja yag erjad (mm/bula) = Evoporaspras acual (mm/bula) Berla posf bla P> da ar masuk ke dalam aah Berla egave bla P< da sebaga ar aah aka keluar sehgga erjad defc. 5. Kapasas Kelembaba Taah Pada saa memula perhuga, deuka dahulu la Sol Mosure Capacy (SMC) da Ial Sol Mosure (ISM). Dalam hal berlaku keeua : TEKNO/Volume08/No.54/DESEMBER 2010 18 Bla P- berharga posf, maka la SM = SMC Bla P- berharga egave, maka la SM = (P- ) + ISM Nla SM yag dperoleh, dguaka sebaga la ISM pada bula berkuya, da la SM pada bula Desember harus sama dega la ISM pada bula Jauar. Dar la-la ersebu dperoleh perubaha la kelembaba aah ( ) : (2.6) 6. Waer Surplus Waer surplus merupaka ssa ar huja yag ada seelah dguaka uuk memeuh la kelembaba aah. (2.7) = Waer Surplus (mm) = Excess Rafall = perubaha la kelembaba aah (mm) 7. Iflras Iflras adalah masukya ar ke dalam aah melalu permukaa aah. Sehgga bla erjad huja pada suau daerah agkapa ar, sehgga huja ersebu aka masuk ke dalam aah. (2.8) I = Iflras = Koefse Iflras (aara 0-1) = Waer Surplus (mm) Sedagka rumus kaduga ar aah yag dpaka adalah sebaga berku : (2.9) = Volume ar aah bula ke- (mm) = Fakor reses ar aah

= Perubaha volume ar aah = = Volume ar aah bula ke -1 Nla dcoba-coba sehgga la pada bula Jauar sama dega la pada bula Desember. 8. Deb Lmpasa Suga a. Alra Dasar (2.10) BF = Alra dasar (base flow) I = Iflras = Perubaha volume ar aah b. Alra Permukaa (drec ru off) Drec ru off adalah lmpasa permukaa yag lagsug megs suga, dmaa besarya merupaka selsh aara kelebha ar da flras. (2.11) DRO = Alra permukaa (drec ru off) = Surplus ar = Iflras c. Toal Lmpasa (TRO) (2.12) TRO = Deb lmpasa suga BF = Alra dasar DRO = Alra permukaa d. Deb (QRO) Besarya deb suga ergaug pada besarya deb lmpasa suga (TRO) da luas DAS. ( ) (2.13) QRO = Deb ru off (m³/de) A = Luas cachme area (m²) = Waku (de) Lagkah-lagkah perhuga deb dega megguaka meode MOCK dapa djelaska sebaga berku: 1. Memasukka daa curah huja (P) yag elah ddapaka dar perhuga sebelumya 2. Daa jumlah har huja () 3. Evaporaspras (Ep) yag laya elah dperoleh berdasarka Meode Pema 4. Sgkapa laha (m). Nla sgkapa laha dapa dlha pada Tabel 1. Nla sgkapa laha dalam hal merupaka prosease laha yag eruup vegeas, dmaa pada bula kerg (jumlah har huja <5 har) harga m aka semak gg. Sedagka pada bula basah (jumlah har huja >8 har) a m aka redah. Pada bula lembab (5-8 har) la m eap. 5. Meghug la perbadga evaporaspras da evaporaspras erbaas : E/ =(m/20)(18-) 6. Meghug la perbedaa evaporaspras da evaporaspras erbaas : 7. Meghug la evaporaspras erbaas: 8. Meghug la Excess Rafall: 9. Meghug la kelembaba aah (SM) da (ISM). Bla berharga posf maka la SM=SMC. 10. Meghug la kelembaba aah (SM) da (ISM). Bla berla egave maka la SM=( )+ISM 11. Meghug perubaha la kelembaba aah: 12. Meghug la koefse flras ( ) laya aara 0-1 13. Meghug Waer Surplus: 14. Meghug la Iflras: 15. Peeua la facor reses ar aah (K) dega megambl la aara 0-1 16. Meghug la volume ar aah pada waku sebelumya, dcoba-coba sampa la pada bula Jauar sama dega la volume ar aah ( ) pada bula Desember. 17. Meghug la volume ar aah: 18. Meghug la perbedaa aara volume ar aah da volume ar aah sebalumya 19. Meghug la base flow: 20. Meghug lmpasa lagsug:tro = DRO + BF 21. Meghug besarya deb suga: QRO = (AxTRO)/. A. Meode NRECA Model Nreca dkembagka oleh NORMAN CRAN FORD (USA, 1985) uuk daa deb bulaa yag merupaka model hujalmpasa yag relave sederhaa, dmaa jumlah parameer model haya 3 aau 4 parameer. Cara perhuga dega meode NRECA, juga sesua uuk daerah cekuga yag seelah huja TEKNO/Volume08/No.54/DESEMBER 2010 19

berhe, mash ada alra d suga selama beberapa har. Persamaa dasar yag dguaka adalah persamaa kesembaga ar sebaga berku: Huja Evaporaspras + Perubaha Tampuga = Lmpasa Model Nreca srukurya dbag mejad dua ampuga, yau ampuga kelegasa (mosure sorage) da ampuga ar aah (groudwaer sorage). Kaduga kelegasa deuka oleh jumlah kelebha kelegasa (excess mosure). Parameer model NRECA adalah sebaga berku : a. Kapasas ampuga kelegasa (NOM) Perkraa awal : NOM = 100 + C x huja raa-raa ahua C = 0,2 uuk DAS yag huja erus meerus erjad sepajag ahu C < 0,2 uuk DAS yag memlk huja musma b. Raso mbuha/flras (PSUB) yag berksar aara 0,3 0,9 c. Baga kaduga ar aah yag meuju suga yag berksar 0,2 0,8 d. Nla awal dar kaduga kelegasa aah (SMSTORE) e. Nla awal dar kaduga ar aah (GWSTORE) Uuk lebh jelasya megea srukur model NRECA dapa dlha pada gambar berku: H Tampu Peg Kelebha Excess Lmpasa Drec Flow a. Plh salah sau sasu curah huja yag jarakya erdeka dega suga yag djau, kurag dar 10 km. b. Jka dak ada sasu curah huja dega jarak kurag dar 10 km, car sasu curah huja la dega jarak aara 11 km sampa 20 km eap jumlahya harus mmal 2 sasu curah huja. c. Bla kedua sasu curah huja dega jarak 11-20 km dak demuka, maka dguaka 3 sasu curah huja aau lebh d sekellg lokas jarak kurag dar 50 km. d. Uuk daerah yag erseda pea shoye ahua, dapa dguaka bla alerave bur (c) dak dapa dlaksaaka. 2. Evaporaspras Evaporaspras adalah peguapa yag erjad dar permukaa yag bersamaa. Evaporaspras poesal adalah evaporaspras yag erjad dalam keadaa ar selalau erseda cukup bak secara alam (huja) maupu secara buaa (rgas). Uuk Evaporaspras akual, ergaug dar perbadga aara huja raa-raa bulaa dega evaporaspras poesal. Koefse reduks erhadap peguapa peluh dapa dlha pada abel berku. Tabel 2.2. Koefse Reduks Terhadap Peguapa Peluh No Kemrga m/km Koefse Reduks 1 0 50 0,9 2 51 100 0,9 Tampuga Ar Taah Base Flow Groud 3 101 200 0,6 4 >200 0,4 Sumber: Kasro, I, 1994 Toal Gambar,2.7. Skema Model NRECA Daa-daa masuka yag dbuuhka dar model NRECA adalah sbb: 1. Daa huja raa-raa bulaa Curah huja raa-raa bulaa dhug melalu daa dar sasu curah huja yag erdeka. Sasu curah huja dplh dega syara-syara sebaga berku: 3. Kods awal : ampuga kelegasa (SMSTORE) da ampuga ar aah 4. Parameer model, omal, kelebha kelegasa da GWF Lagkah-lagkah perhuga meode NRECA dapa djelaska sebaga berku : 1. Peeua huja raa-raa bulaa da ahua Huja raa-raa bulaa da ahua dperoleh dar sasu yag berpegaruh pada DAS yag djau. Huja juga mejad dasar uuk memperoleh la raso ampuga. 2. Evaporaspras poesal (PET) TEKNO/Volume08/No.54/DESEMBER 2010 20

Evaporaspras poesal adalah evaporaspras yag erjad dalam keadaa ar selalu erseda cukup bak secara alam (huja) maupu secara buaa (rgas). Daa-daa yag dperluka uuk mecar la evaporaspras adalah : - Daa emperaur udara - Daa peyara maahar - Daa kelembaba udara - Daa kecepaa ag 3. Tampuga kelegasa awal (Wo) Nla ampuga kelegasa awal dcoba-coba, da uuk percobaa perama dambl la 600 mm/bula. 4. Raso ampuga aah (sol sorage rao W) Raso ampuga aah dhug dega megguaka rumus : (2.14) NOMINAL = 100 + 0,2 Ra Ra = huja raa-raa ahua (mm) 5. Raso Raso Rb/PET adalah agka perbadga aara curah huja da evaporaspras poesal. 6. Raso Raso AET/PET dhug dega megguaka rumus : AET = Kl x PET (2.15) Kl = koefse evaporaspras yag bergaug pada R da W Kl = Rb/PET (1-0,5xW)+0,5xW ; bla R < 1 da W < 2 Kl = 1; bla R > 1 aau W > 2 7. Evaporaspras acual (AET) AET = (AET/PET) x PET x koefse reduks (2.16) Nla koefse reduks dapa dlha pada abel 2.2. 8. Neraca ar Neraca ar adalah selsh aara curah huja raa-raa bulaa da evaporaspras acual. Neraca ar = Rb AET (2.17) 9. Raso kelebha kelegasa (exra) bergaug dar agka kaduga (sorage rao) yag ddapa dar gambar aau dapa dperkraka dega persamaa regres sebaga berku : - Uuk W 0, maka exra = 0 - Uuk W > 0, maka exra = 0,5 x X = (W-1)/0,52 Tah =. Bla eraca ar posf maka raso ersebu dperoleh dega memasuka la ampuga kelegasa aah (W) aau dega persamaa regres.. Bla eraca ar egaf, raso = 0 10. Kelebha kelegasa (excm) Excm = raso kelebha kelegasa x eraca ar (2.18) 11. Perubaha ampuga (S) S = eraca ar kelebha kelegasa (2.19) 12. Tampuga ar aah Tampuga ar aah = P1 x kelebha kelegasa (2.20) P1 = parameer yag meggambarka karakersk aah permukaa (keadaa 0-2 m), laya 0,1 0,5 ergaug pada sfa meyerap ar laha. P1 = 0,1 bla bersfa kedap ar P2 = 0,5 bla bersfa meyerap ar 13. Kaduga ar aah awal (GWSTORE) 14. Tampuga ar aah akhr Tampuga ar aah akhr = ampuga ar aah + ampuga ar aah awal 15. Alra ar aah Alra ar aah = P2 x ampuga ar aah akhr (2.22) P2 = parameer seper P1 eap uuk lapsa aah dalam (kedalama 2-10m) P2 = 0,9 bla bersfa kedap ar P2 = 0,5 bla bersfa meyerap ar 16. Lara lagsug (drec ru off) Lara lagsug = kelebha kelegasa + alra ar aah (2.23) 17. Alra oal Alra oal = alra lagsug + alra ar aah (2.24) 18. QRO QRO = ( A x Alra Toal )/ (2.25) Lagkah-lagkah perhuga deb dega megguaka meode NRECA dapa djelaska sebaga berku : 1. Memasuka daa curah huja raa-raa bula (Rb) yag elah dperoleh dar perhuga sebelumya. 2. Evaporaspras (Ep) yag laya elah dperoleh dar hasl perhuga dega meode Pema. TEKNO/Volume08/No.54/DESEMBER 2010 21

3. Nla ampuga kelegasa awal dcoba-coba, da uuk percobaa perama dambl la 600 mm/bula. 4. Raso ampuga aah dhug dega megguaka persamaa 2.14. 5. Raso Rb/PET adalah agka perbadga aara curah huja da evaporaspras poesal. 6. Raso AET/PET dhug dega megguaka persamaa 2.15 7. Evaporaspras acual (AET) dhug dega megguaka persamaa 2.16. 8. Neraca ar yau selsh aara curah huja raa-raa bulaa da evaporaspras acual (persamaa 2.17.) 9. Raso kelebha kelegasa (exra) bergaug dar agka kaduga (sorage rao) yag ddapa dar gambar aau dapa dperkraka dega persamaa regres sebaga berku : - Uuk W 0, maka exra = 0 - Uuk W > 0, maka exra = 0,5 x [1+ah(-X)] X = (W-1)/0,52 Tah = 10. Kelebha kelegasa (excm) pada persamaa 2.18. 11. Perubaha ampuga (S) pada persamaa 2.19. 12. Tampuga ar aah pada persamaa 2.20. 13. Tampuga ar aah awal (GWSTORE) 14. Tampuga ar aah akhr = ampuga ar aah + ampuga ar aah awal 15. Alra ar aah = P2 x amuga ar aah akhr 16. Lara lagsug = kelebha kelegasa ampuga ar aah 17. Alra oal = lara lagsug + alra ar aah 18. QRO = (Ax Alra Toal)/ B. EFISIENSI TENAGA LISTRIK Persamaa kovers eaga lsrk adalah : Daya yag masuk = Daya yag keluar + kehlaga (loss) aau Daya yag keluar = Daya yag masuk x efses eerg Daya yag masuk aau oal daya yag dserap oleh skema hdro adalah daya koor Pgross, yag mash merupaka Recaa: Daya yag mafaaya dkrm adalah daya bersh, Pe (Pou). Pe = Pgross Eo (kw) (2.26) Pe = g x Hgross x Q x Eo (kw) (2.27) g = gravas bum = 9,8 m/de Hgross = head koor (m) Q = deb ar (m3/de) Eo = efses = Ekosruks spl x Epeock x Eurb x Egeeraor x Essem corol x Ejarga x Erafo Ekosruks spl = 1,0 - (pajag salura x 0,002 ~ 0,005)/Hgross Epesock = 0,90 ~ 0,95 (ergaug pada pajagya) Eurb = 0,70 ~ 0,85 (ergaug dar urb) Egeeraor = 0,80 ~ 0,95 (ergaug pada kapasas Essem corol = 0,97 Ejarga = 0,90 ~ 0,98 (ergaug pada pajag) Erafo = 0,98 C. ANALISIS FINANSIAL PLTMH Peela PLTMH Boroko yag juga merupaka suau kegaa pegembaga memerluka pula ukura apakah pegembaga ersebu dapa memberka keuuga aau keruga. Uuk maksud ersebu, maka dalam peulsa aalss secara fasal dega megguaka krera vesas sebaga berku : a. Ne Prese Value (NPV) Ne Prese Value merupaka selsh aara prese value arus beef dega prese value arus baya yag dhug pada gka buga ereu. NPV dapa drumuska sebaga berku : B C NPV...2.28 0 1 dmaa : B = Beev pegembaga pada ahu C = Baya pegembaga pada ahu = Umur ekooms pegembaga = Dscou rae b. Ne Beef - Cos Rao (Ne B/C) Ne B/C adalah perbadga aara jumlah prese value dar e beef yag posf dega jumlah prese value dar e beef yag TEKNO/Volume08/No.54/DESEMBER 2010 22

egaf. Ne B/C dapa drumuska sebaga berku : NeB / C 0 0 B C 1 UukB C 0...2.29 C B UukB C 0 1 B = Beef pegembaga pada ahu C = Baya pegembaga pada ahu = Umur ekooms pegembaga = Dscou rae c. Gros Beef Cos Rao (Gros B/C) Gros B/C adalah perbadga aara jumlah prese value arus beef dega jumlah prese value arus baya. Gros B/C dapa drumuska sebaga berku : GrosB/ C 0 B C 0 B 1 C 1...2.30 = Beef pegembaga pada ahu = Baya pegembaga pada ahu = Umur ekooms pegembaga = Dscou rae d. Profably Rao (PV /K) Profably Rao adaah perbadga aara jumlah prese value beef dkurag baya ru dega baya vesas. Profably rao dapa drumuska sebaga berku ; B Exp NeB / C 0 1 K...2.31 0 1 B = Beef pegembaga pada ahu Ep = Baya operas da pemelharaa pada ahu K = Baya vesas pada ahu = Umur ekooms pegembaga = Dscou rae e. Ieral Rae Of Reur (IRR) Ierel Rae Of Reur adaah dscou rae yag dapa membua besarya he e prese value (NPV) proyek sama dega ol, aau yag membua B/C rao = 1. IRR dapa dhug dega megguaka persamaa sebaga berku:...2.32. I 1 = Dscou rae yag daggap deka dega la IRR yag bear yag meghaslka NPV berla posf. I 2 = Dscou rae yag daggap deka dega la IRR yag bear yag meghaslka NPV berla egaf. NPV 1 = NPV pada dscou rae 2 yag meghaslka NPV posf NPV 2 = NPV pada dscou rae 2 yag meghaslka NPV posf. Perhuga Prese Value da B/C rao PLTMH Boroko dapa dlha pada Aalsa. A. RANCANGAN PENELITIAN Uuk mecapa maksud peela ersebu dbuuhka keragka kerja yag duagka pada Baga Alr Pelaksaaa Pekerjaa Peela seper dbwah. Baga alr memua lgkup pekerjaa da ahapa pelaksaaa. BAGAN ALIR PELAKSANAAN Gambar 3.1. Baga alr HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasl Peela Evaporasporas Peafsra besarya evaporasporas dhug TEKNO/Volume08/No.54/DESEMBER 2010 23

dega meode Pema. Meode berdasarka kombas aerodamk da persamaa yag dguaka adalah ; E = Evaporasporas = Kemrga kurva eka uap pada T o C H = Radas eo (kalor/cm 2 /har) = Ra (0.18 + 0.55 /m) (1-r).Ta 4 (0.56 0.092 ed) (0.1 + 0.9 /N) Ra = Radas eksra erresral ergabug lag = Lama peyara maahar N = Koefse refleks = 0.2 uuk aama hjau.ta 4 = Radas beda ham (Sefa Bolzma) ed = Tekaa uap jeuh pada k embu (mm Hg) Ea = 0.35 (ea ed) (1 + W/161) ea = Tekaa uap (mm Hg) W = kecepaa ag 2 meer d aas permukaa aah (km/har) Uuk ekaa uap dapa ddeka dega persamaa : Uuk : 20 o <T<32 o C 0 50% = 13.00 m 3 /de (dharapka dapa erpeuh sepajag 6 bula) 0-75% = 8.20 m 3 /de (dharapka dapa erpeuh sepajag 9 bula) 0 100% = 4.10 m 3 /de (dharapka dapa erpeuh sepajag ahu) II. Meode NRECA daas dapa d hug: 1. Uuk bula jauar pada ahu ke 1 s/d ke13 dar daa curah huja raa2 dk: 1., dar daa perhuga Pema sesua wlayah kaulswa. 2. Tampuga kelegasa awal dambl uuk percobaa perama. 3. 4. Ra = Jumlah oal huja ahua. 5. Rao, AET dhug dega megguaka rumus 2.15 ed = ea. h T = Temperaur ( o C) h = kelembaba relave (%) R > 1 maka karea I. Perhuga Deb Alra Meeorologcal Waer Balace (Dr. JF. Mock) Maka Raso jad Daa Masuka : 1. Daa curah huja raa-raa bulaa 2. Evaporasporas poesal Ep (dhug dega Pema) 3. Harga facor reses K, dambl =60% 4. Harga Iflrao Rae Id=40% dar curah huja 5. Sol mosure maksmum dambl = 200 mm Hasl perhuga adalah sebaga berku : 0 25% = 20.20 m 3 /de (dharapka dapa erpeuh sepajag 3 bula) TEKNO/Volume08/No.54/DESEMBER 2010 24 6. ( ) Nla koefse reduks dapa dlha pada abel 2.2. 7. Neraca Ar, 8. Rao Kelebha kelegasa (exra).

10. Perubaha ampuga (S) 11. Tampuga ar aah. 9. Kelebha kelegasa (excm) 12. Tampuga ar aah awal, dar daa awal: JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGT SEP OKT NOP DES 195 190 200 120 200 190 180 170 85 90 95 85 13. Tampuga ar aah akhr = Tampuga ar aah + ampuga ar aah awal. Bula Jauar 14. Alra ar aah = P2 x ampuga ar aah akhr. 15. DRO=kelebha kelegasa-ampuga ar aah 16. Alra oal = DRO + Alra ar aah. Pegukura deb sesaa dlakuka dega ala ukur curre meer ddeka bagua ake Pembagk Lsrk Mkro Hdro. Curre meer yag dguaka adalah : Tpe Mebflugel-Curre Meer Moule C2 10-150, No 54439 Nomor balg-balg 1-57815 Uuk pegukura kecepaa dguaka rumus sebaga berku : V = 0,0525 * + 0,05 m/de, uuk > 6,67 Pegukura dlakuka pada kegga muka ar 0,2 H, 0,6 H da 0,8 H pada ga pas yau,,, dmaa H adalah gg ar dseap k pegukura. Tabel 4.2. Hasl Pegukura Deb Sesaa 17. A = Luas Area 10.000 Ha. 18. Dega cara yag sama uuk perhuga bula Februar sampa dega Desember dapa dlha pada Tabel lampra. J. Hasl Pegukura Deb Sesaa 1. KESIMPULAN Berdasarka uraa da aalss pada babbab sebelumya, maka dapa dambl kesmpula sebaga berku: TEKNO/Volume08/No.54/DESEMBER 2010 25

Berdasarka hasl peela Pegembaga Pembagk Lsrk Mkro Hdro (PLTMH Boroko), Suga Bumog Kabupae Bolaag Mogodow Uara adalah layak uuk dlakuka pegembaga karea dar perhuga da aalsa kapasas deb recaa/ adala dapa d Opmalsas dega raa-raa yau pada deb ar mmum 4 m 3 /de sera gg erju ar 50 meer da daya oupu yag dbagkka oleh geeraor mmum 800 kw da Opmal pada deb 4,477 m 3-5 m 3 sebesar 2 x 800 kw. Deb raa-raa = 4.477 m 3 5 m 3 / de dapa meghaslka daya Lsrk sebesar = 1.5 MW 1.68 MW, Daya dapa melaya Desa Paku, Desa Olo, desa desa yag ada deka PLTMH da Sebaga Ibukoa Kabupae Boroko, dega jumlah pelagga sebayak 29258 jwa = ± 4876 kk. Toal peduduk Kabupae Bolaag Mogodow Uara adalah = 80.136 jwa, rao kelsrka : R = 80.136 / 6 = 13.356. R ormal Sadar PLN = 450 VA/ kk = 75 wa/jam/jwa. Toal daya Lsrk yag dbuuhka uuk Kab. Bolmog Uara adalah = 13.356 kk x 450 VA = ± 6 MW. PLTMH haya dapa mesupla sesua kapasas 2 x 800 kw = 1.6 MW, yau 26.67 %. PLTMH dapa Mesupla Mmal 2 kecamaa yag ada deka dega lokas PLTMH yau Kec. Bolaga da Kec. Kadpag. Uuk dua kecamaa kapasas daya lsrk yag dbuuhka sesua jumlah peduduk = 2.2. MW, sedagka koa boroko sedr yag ermasuk peduduk erpada memlk kebuuha sebesar 0.8 MW. Jad dluar koa Boroko PLTMH dapa mesupla 100%. Pemlha jes Turb uuk pegembaga PLTMH dperluka pegeahua eag karakersk seap jes urb agar dapa doperaska pada efses yag Opmum. Berdasarka daa hdrolog ddapaka deb ar raa-raa 4.477 m 3 /dek da gg erju ar 45 meer da hasl aalsa puara jes urb dperoleh 1000 rpm. Maka jes urb yag memeuh karakersk ersebu adalah jes urb Fracs yag mempuya karakersk sebaga berku: Deb ar : 4-5m 3 /dek gg erju ar : 10-100 meer puara jes urb :500-1500 rpm Karakersk efses :85%-95% Dsampg u urb kosruksya relaf sederhaa, mudah perawaaya, peyedaa suku cadag bayak d pasara, da dapa doperaska/drawa oleh masyaraka desa. Uuk mecar NPV 1 dguaka dscou rae 12%, sedagka NPV 2 dcar dega dscou rae 13%. Dar perhuga abel d aas dperoleh: NPV1 > NPV2. Jad dscou rae 12% lebh bak dguaka darpada 13% karea mempuya gka keuuga (beef) akhr yag lebh gg. Perbadga aara beef da cos adalah 9.64 (uuk NPV 1 ) da 8,10 (uuk NPV 2 ). Jad dapa dark kesmpula bahwa peela dapa dkembagka uuk pegembaga PLTMH karea memlk gka beef yag gg sera IRR > dscou rae yag dguaka yau sebesar 17,19 %. 2. SARAN SARAN Peela dapa dgkaka pada Perecaaa pegembaga PLTMH. Uuk mejaga kouas deb ar Adala/ recaa maka dharapka kepada masyaraka da sas agar mejaga kelesara suga Bumog da Bolaga. DAFTAR RUJUKAN Arsmuadar, A, DR, Kuwahara, S, DR. 1982. Buku Pegaga Tekk Lsrk, Pembagka dega Teaga Ar, Jld I, Ceaka ke empa PT. Pradya Parama, Jakara. Arsmuadar, Wrao. 1988. Peggerak Mula Turb. Peerb ITB, Badug. Dake, JMK. 1983. Esseal Of Egeerg Hdraulcs, Sec Edo, Imperal Collage Of Scece ad Techology, Lodo. Depareme Perambaga da Eerg Props Sulawes Uara, Drekora Jedral Lsrk da Pegembaga Eerg Baga Proyek Pembaa da Pegembaga Lsrk Pedesaa. 1988. Lapora Survey Lokas Teaga Ar uuk Pembagua PLTMH d Kabupae Boroko Kab.Bolmog Uara. E.M. Wlso,1993, Hdrolog Tekk, ITB Badug. O.F. Pay, 1995, Teaga Ar, Erlagga Jakara. Ray K Lsley, 1989, Tekk Sumber Daya Ar,Gelora Aksara Praama, Erlagga Jakara. Sr Haro, BR,1981, Hdrolog Terapa, Jogyakara, Keluarga Hmpua Tekk SIPIL, UGM. Suryoo Sosrodarsoo, 2006, Hdrolog Uuk Pegara, PT Pradya Parama Jakara. Yad Hermawa,1986. Hdrlog uuk Isyur, Jakara Erlagga. TEKNO/Volume08/No.54/DESEMBER 2010 26