MATEMATIKA SISTEM INFORMASI 1

dokumen-dokumen yang mirip
MATEMATIKA DASAR PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

PERKALIAN CARTESIAN DAN RELASI

R = {(Amir, IF251), (Amir, IF323), (Budi, IF221), (Budi, IF251), (Cecep, IF323) }

DEFINISI. Relasi biner R antara himpunan A dan B adalah himpunan bagian dari A B. Notasi: R (A B).

MATEMATIKA DISKRIT RELASI

Relasi. Relasi biner R antara himpunan A dan B adalah himpunan bagian dari A B. Notasi: R (A B).

Relasi. Oleh Cipta Wahyudi

Matematika Komputasi RELASI. Gembong Edhi Setyawan

Relasi Adalah hubungan antara elemen himpunan dengan elemen himpunan yang lain. Cara paling mudah untuk menyatakan hubungan antara elemen 2 himpunan

KALKULUS (Relasi) Instruktur : Ferry Wahyu Wibowo, S.Si., M.Cs.

Matriks. Contoh matriks simetri. Matriks zero-one (0/1) adalah matriks yang setiap elemennya hanya bernilai 0 atau 1. Contoh matriks 0/1:

MATEMATIKA DISKRIT BAB 2 RELASI

RELASI. Cece Kustiawan, FPMIPA, UPI

Mata Kuliah : Matematika Diskrit Program Studi : Teknik Informatika Minggu ke : 2

Materi 3: Relasi dan Fungsi

9.1 RELATIONS AND THEIR PROPERTIES

RELASI DAN FUNGSI. Nur Hasanah, M.Cs

RELASI DAN FUNGSI. /Nurain Suryadinata, M.Pd

Matematika Diskret. Mahmud Imrona Rian Febrian Umbara RELASI. Pemodelan dan Simulasi

BAB 2 RELASI. 1. Produk Cartesian

BAB I PEMBAHASAN 1. PENGERTIAN RELASI

Matriks. Contoh matriks simetri. Matriks zero-one (0/1) adalah matriks yang setiap elemennya hanya bernilai 0 atau 1. Contoh matriks 0/1:

Definisi 1. Relasi biner R antara A dan B adalah himpunan bagian dari A x B. A x B = {(a, b) a A dan b B}.

Definisi 1. Relasi biner R antara A dan B adalah himpunan bagian dari A x B. A x B = {(a, b) a A dan b B}.

Kode MK/ Nama MK. Cakupan 8/29/2014. Himpunan, Relasi dan fungsi Kombinatorial. Teori graf. Pohon (Tree) dan pewarnaan graf. Matematika Diskrit

BAB II RELASI DAN FUNGSI

2. Matrix, Relation and Function. Discrete Mathematics 1

Diketahui : A = {1,2,3,4,5,6,7} B = {1,2,3,5,6,12} C = {2,4,8,12,20} (A B) C = {1,3,5,6} {x x ϵ A dan x ϵ B} (B C) = {2,12}

Relasi dan Fungsi. Program Studi Teknik Informatika FTI-ITP

Relasi & Fungsi. Kuliah Matematika Diskrit 20 April Pusat Pengembangan Pendidikan - Universitas Gadjah Mada

Matriks. Matriks adalah adalah susunan skalar elemen-elemen dalam bentuk baris dan kolom.

PERTEMUAN Relasi dan Fungsi

Relasi dan Fungsi Matematika Diskret (TKE132107) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed

22 Matematika Diskrit

Adri Priadana ilkomadri.com. Relasi

Matriks, Relasi, dan Fungsi

Matriks, Relasi, dan Fungsi Teknik Neurofuzzy

Oleh : Winda Aprianti

Hasil kali kartesian antara himpunan A dan himpunan B, ditulis AxB adalah semua pasangan terurut (a, b) untuk a A dan b B.

BAB I MATRIKS DEFINISI : NOTASI MATRIKS :

Bab 2 Relasi 9 BAB II RELASI TUJUAN PRAKTIKUM TEORI PENUNJANG

MATRIKS. Notasi yang digunakan NOTASI MATRIKS

Pertemuan 2 Matriks, part 2

RELASI SMTS 1101 / 3SKS

Matematika Diskret (Relasi dan Fungsi) Instruktur : Ferry Wahyu Wibowo, S.Si., M.Cs.

Relasi. Learning is not child's play, we cannot learn without pain. - Aristotle. Matema(ka Komputasi - Relasi dan Fungsi. Agi Putra Kharisma, ST., MT.

BAB 5 POSET dan LATTICE

BAB II RELASI & FUNGSI

Produk Cartesius Relasi Relasi Khusus RELASI

2.4 Relasi dan Fungsi

BAB 5 POSET dan LATTICE

Makalah Himpunan dan Logika Matematika Poset dan Lattice

BAB II RELASI. 2. Relasi Definisi 2 Relasi antara A dan B disebut relasi biner. Relasi biner R antara A dan B adalah himpunan bagian dari A x B

BAB II KERANGKA TEORITIS. komposisi biner atau lebih dan bersifat tertutup. A = {x / x bilangan asli} dengan operasi +

BAB 1 OPERASI PADA HIMPUNAN BAHAN AJAR STRUKTUR ALJABAR, BY FADLI

Vektor. Vektor. 1. Pengertian Vektor

Operasi Pada Matriks a. Penjumlahan pada Matriks ( berlaku untuk matriks matriks yang berukuran sama ). Jika A = a ij. maka matriks A = ( a ij)

RELASI BINER. 1. Hasil Kali Cartes

KALKULUS (Relasi Ekivalen) Instruktur : Ferry Wahyu Wibowo, S.Si., M.Cs.

Pengantar Matematika Diskrit

Aljabar Boole. Meliputi : Boole. Boole. 1. Definisi Aljabar Boole 2. Prinsip Dualitas dalam Aljabar

BAB MATRIKS. Tujuan Pembelajaran. Pengantar

Relasi dan Fungsi. Ira Prasetyaningrum

Diktat Kuliah. Oleh:

03-Pemecahan Persamaan Linier (2)

BAB III HIMPUNAN. 2) Mahasiswa dapat menyebutkan relasi antara dua himpunan. 3) Mahasiswa dapat menentukan hasil operasi dari dua himpunan

BAB II MODEL KOMPUTASI FINITE STATE MACHINE. Pada Bab II akan dibahas teori dasar matematika yang digunakan

METODE MATRIKS (MATRIKS) Mekanika Rekayasa IV. Norma Puspita, ST. MT. a 11 a 12 a 13 a 1n a 21 a 22 a 23 a 2n

Diberikan sebarang relasi R dari himpunan A ke B. Invers dari R yang dinotasikan dengan R adalah relasi dari B ke A sedemikian sehingga

ALJABAR ABSTRAK ( TEORI GRUP DAN TEORI RING ) Dr. Adi Setiawan, M. Sc

Aljabar Linier Lanjut. Kuliah 1

fungsi Dan Grafik fungsi

K L P Q Gambar 4.10 Gambar 4.11

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

BAB II LANDASAN TEORI

Grup Permutasi dan Grup Siklis. Winita Sulandari

1 P E N D A H U L U A N

= himpunan tidak-kosong dan berhingga dari simpul-simpul (vertices) = himpunan sisi (edges) yang menghubungkan sepasang simpul

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

2. MATRIKS. 1. Pengertian Matriks. 2. Operasi-operasi pada Matriks

MATRIKS. a A mxn = 21 a 22 a 2n a m1 a m2 a mn a ij disebut elemen dari A yang terletak pada baris i dan kolom j.

Relasi dan Fungsi. Panca Mudjirahardjo, ST.MT. Relasi dan fungsi

RELASI PERTEMUAN 2. Dosen : Ir. Hasanuddin Sirait, MT

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

C. y = 2x - 10 D. y = 2x + 10

Matriks Jawab:

MATEMATIKA. Sesi MATRIKS A. DEFINISI MATRIKS B. UKURAN ATAU ORDO SUATU MATRIKS

Himpunan. Modul 1 PENDAHULUAN

RELASI FUNGSI. (Kajian tentang karakteristik, operasi, representasi fungsi)

Tujuan Instruksional Umum Mahasiswa memahami pengertian relasi, relasi ekuivalen, hasil ganda suatu

DIKTAT MATEMATIKA II

BILANGAN BULAT. Operasi perkalian juga bersifat tertutup pada bilangan Asli dan bilangan Cacah.

8 MATRIKS DAN DETERMINAN

Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

BAB II VEKTOR DAN GERAK DALAM RUANG

Pengolahan Dasar Matriks Bagus Sartono

POLITEKNIK TELKOM BANDUNG

CRITICAL PATH. Menggunakan Graph berbobot dan mempunya arah dari Critical Path: simpul asal : 1 simpul tujuan : 5. Graph G. Alternatif

Relasi, Fungsi, dan Transformasi

Transkripsi:

RELASI MATEMATIKA SISTEM INFORMASI

Apa itu Relasi? Relasi ( hubungan ) himpunan A ke B adalah pemasangan anggota-anggota A dengan anggota-anggota B.

RELASI R : A B, artinya R relasi dari himpunan A ke himpunan B Relasi biner R antara himpunan A dan B adalah himpunan bagian dari A B. Notasi: R (A B). a R b adalah notasi untuk (a, b) R, yang artinya a dihubungkan dengan b oleh R a R b adalah notasi untuk (a, b) R, yang artinya a tidak dihubungkan oleh b oleh relasi R. Relasi pada himpunan A adalah relasi dari himpunan A ke himpunan A, dimana R (A A).

Contoh Misalkan A adalah himpunan mahasiswa dan B adalah himpunan usia. A = {Ali, Budi, Candra}, B = {,2,3} AB ={(Ali,),(Ali,2),(Ali,3),(Budi,),(Budi,2),(Budi,3), (Candra,),(Candra,2),(Candra,3)} Misalkan R adalah relasi yang menyatakan hubungan himpunan A dengan usianya. Diketahui Ali berusia tahun, Budi berusia 3 tahun, dan Candra berusia tahun. Maka, R = {(Ali, ), (Budi, 3), (Candra,) } - R (A B), - A adalah daerah asal R, dan B adalah daerah hasil R. - (Ali,) R atau Ali R - (Ali,2) R atau Ali R 2.

Contoh 2. Misalkan P = {2, 3, 4} dan Q = {2, 4, 8, 9, 5}. Jika kita definisikan relasi R dari P ke Q dengan (p, q) R jika p dapat membagi q maka kita peroleh: Contoh 3. R = {(2, 2), (2, 4), (4, 4), (2, 8), (3, 9), (3, 5), (4, 8) } Misalkan R adalah relasi pada A = {2, 3, 4, 8, 9} yang didefinisikan oleh (x, y) R jika x adalah faktor prima dari y. Maka kita peroleh: R = {(2, 2), (2, 4), (2, 8), (3, 3), (3, 9)}

PRODUK CARTESIUS DAN RELASI Produk Cartesius (produk cartesius) dari A ke B atau disebut pula himpunan perkalian kartesian dari A ke B, dan ditulis A x B dibaca A kros B atau A kali B atau A silang B. Perkalian kartesian dari himpunan A x B adalah himpunan semua pasangan terurut (x, y) dimana x A dan y B. Notasi: A x B = { x, y) : x A dan y B } (x,y) disebut pasangan urut, dimana x, y (y, x). Contoh Jika A = {2, 3, 4} dan B = {x, y}, maka A x B = { (2,x), (2,y), (3,x), (3,y), (4,x), (4,y) } 6 B x A= { (x,2), (y,2), (x,3), (y,3), (x,4), (y,4) }

PRODUK CARTESIUS DAN RELASI Sebuah relasi R yang memasangkan anggota himpunan A kepada anggota himpunan B, ditulis R : A B merupakan sebuah himpunan bagian dari perkalian cartesian A B, ditulis R A B. Jika sebuah relasi R didefinisikan pada himpunan A, ditulis R : A A, maka R A A. 7

Contoh. Misalkan C = {2, 3, 4} dan D = {x, y}. C D = {(2,x), (2,y), (3,x), (3,y), (4,x), (4,y)} Sebuah relasi R: C D didefinisikan sebagai R = {(2,y), (3,x), (4,x), (4,y)}. Jelas bahwa R C D. 2. Relasi R2 : G G didefinisikan pada himpunan G = {5, 7, } sebagai R2 = {(x,y) x < y, dimana x, y G}. Relasi tersebut dapat dinyatakan sebagai R2 = {(5,7),(5,), (7,)} Jelas bahwa R2 G G.

PENYAJIAN RELASI Misalkan M = {Ami, Budi, Candra, Dita} dan N = {, 2, 3}. Misalkan pula, Ami berusia tahun, Budi berusia 3 tahun, Candra berusia 2 tahun dan Dita berusia tahun, maka : P = {(Ami, ), (Budi, 3), (Candra, 2), (Dita, )}. PENDAFTARAN (TABULASI), himpunan pasangan terurut dalam P = {(Ami, ), (Budi, 3), (Candra, 2), (Dita, )} 2. BENTUK PENCIRIAN, P = {(x,y) x berusia y, dimana x M dan y N}

3. DIAGRAM PANAH 4. DIAGRAM KOORDINAT ATAU GRAFIK RELASI

5. TABEL Kolom pertama tabel menyatakan daerah asal, sedangkan kolom kedua menyatakan daerah hasil. Tabel Relasi P dari M N Ami Budi 2 Candra 3 Dita

6. PENYAJIAN RELASI DENGAN MATRIKS Misalkan R adalah relasi dari A = {a, a 2,, a m } dan B = {b, b 2,, b n }. Relasi R dapat disajikan dengan matriks M = [m ij ], b b 2 b n M = mn m m n n m m m m m m m m m m a a a 2 2 22 2 2 2 yang dalam hal ini R b a R b a m j i j i ij ), (, ), (,

Misalkan A = {2,3,4} dan B = {2,4,8,9,5}. Jika kita definisikan relasi R dari A ke B dengan aturan : (x, y) R jika x adalah faktor prima dari y. Maka kita peroleh: R = {(2, 2), (2, 4), (2, 8), (3, 9), (3, 5)} Relasi R pada Contoh dapat dinyatakan dengan matriks Contoh 2 3 4 2 4 8 9 5 R b a R b a m j i j i ij ), (, ), (,

7. PENYAJIAN RELASI DENGAN GRAF BERARAH Jika (a, b) R, maka sebuah busur dibuat dari simpul a ke simpul b. Simpul a disebut simpul asal (initial vertex) dan simpul b disebut simpul tujuan (terminal vertex). Pasangan terurut (a, a) dinyatakan dengan busur dari simpul a ke simpul a sendiri. Busur semacam itu disebut gelang atau kalang (loop).

Contoh Misalkan R = {(a, a), (a, b), (b, a), (b, c), (b, d), (c, a), (c, d), (d, b)} adalah relasi pada himpunan {a, b, c, d}. R direpresentasikan dengan graf berarah sbb: a b c d

RELASI INVERS Setiap relasi R dari A ke B mempunyai sebuah relasi invers R - dari B ke A yang didefinisikan sebagai : R - = {(b,a) (a,b) R} Misalkan A={, 2, 3} dan B = {a, b} R = {(,a), (,b), (3,a)} R - = {(a,), (b,), (a,3)}

Contoh. Misalkan P = {2, 3, 4} dan Q = {2, 4, 8, 9, 5}. Jika kita definisikan relasi R dari P ke Q dan R? (p, q) R jika p dapat membagi q maka kita peroleh : R = {(2, 2), (2, 4), (4, 4), (2, 8), (4, 8), (3, 9), (3, 5) } R = {(2, 2), (4, 2), (4, 4), (8, 2), (8, 4), (9, 3), (5, 3) }

Jika M adalah matriks yang merepresentasikan relasi R, M = maka matriks yang merepresentasikan relasi R, misalkan N, diperoleh dengan melakukan transpose terhadap matriks M, N = M T = 2 3 4 2 4 8 9 5

Latihan Misalkan A = {, 2, 3}, B = {a, b} dan relasi R = {(,a),(2,a),(2,b),(3,a)} merupakan relasi dari A pada B. a. Invers dari relasi R dalam bentuk tabulasi? b. Invers dari relasi R dalam bentuk matriks?

KOMPOSISI RELASI Misalkan R adalah relasi dari himpunan A ke himpunan B, dan S adalah relasi dari himpunan B ke himpunan C. Komposisi R dan S, dinotasikan dengan S R, adalah relasi dari A ke C yang didefinisikan oleh S R = {(a, c) a A, c C, dan untuk beberapa b B, (a, b) R dan (b, c) S }

Contoh Misalkan relasi dari himpunan {, 2, 3} ke himpunan {2, 4, 6, 8} adalah R = {(, 2), (, 6), (2, 4), (3, 4), (3, 6), (3, 8)} relasi dari himpunan {2, 4, 6, 8} ke himpunan {s, t, u} adalah S = {(2, u), (4, s), (4, t), (6, t), (8, u)} Maka komposisi relasi R dan S adalah S R = {(, u), (, t), (2, s), (2, t), (3, s), (3, t), (3, u) }

S R = {(, u), (, t), (2, s), (2, t), (3, s), (3, t), (3, u) } Komposisi relasi R dan S lebih jelas jika diperagakan dengan diagram panah: 2 3 2 4 6 8 s t u

Latihan Misalkan A = {x,y,z}, B = {a,b,c,d}, C = {,2,3,4,5}. R relasi dari A ke B dan S relasi dari B ke C. Misalkan R = {(x,a),(x,b),(y,b),(y,c),(y,d),(z,d)} dan S = {(a,),(a,3),(b,2),(b,3),(b,5),(d,3),(d,4)} Maka S R?

SIFAT-SIFAT RELASI. RELASI REFLEKSIF Misalkan R = (A, A, P(x,y)) R adalah relasi refleksif bila : Untuk setiap a A, (a,a) R Misalkan V={, 2, 3, 4} R = {(,), (2,4), (3,3), (4,), (4,4)} (,) (3,3) (4,4) R R relasi refleksif (2,2) R R bukan relasi refleksif

2. RELASI SIMETRIS (timbal balik) Misalkan R = (A, A, P(x,y)) R adalah relasi simetris bila : (a,b) R (b,a) R Misalkan S={, 2, 3, 4} R = {(,3), (4,2), (2,4), (2,3), (3,)} (2,3) R tetapi (3,2) R R bukan relasi simetris Misalkan R = (N,N,P(x,y)) P(x,y) = x dapat membagi y (2,4) R tetapi (4,2) R R bukan relasi simetris R = R - R = simetris

3. RELASI ANTI-SIMETRIS Relasi R pada himpunan A disebut anti simetri jika: (a, b) R dan (b, a) R hanya jika a = b untuk a, b A. Dengan kata lain: Jika (a, b) R, maka (b, a) R, kecuali ketika a = b. Misalkan W={, 2, 3, 4} R = {(,3), (4,2), (4,4), (2,4)} (4,2) R dan (2,4) R R bukan relasi anti-simetris R = {(,3), (4,2), (3,3), (4,4)} Anti simetri, karena (3, 3) R dan 3 = 3 dan, (4, 4) R dan 4 = 4, (, 3) & (4,2) R tetapi (3,) & (2,4) R

Hubungan Relasi Simetrik & Antisimetrik Simetris tetapi antisimetris Simetris dan tidak antisimetris Tidak Simetris tetapi antisimetris Tidak Simetris dan tidak antisimetris

Contoh Relasi Simetrik & Antisimetrik Misalkan A = {, 2, 3, 4}, dan relasi R di bawah ini didefinisikan pada himpunan A, maka : Relasi R = {(, ), (, 2), (2, ), (2, 2), (2, 4), (4, 2), (4, 4) } bersifat simetrik dan tidak antisimetrik Karena (, 2) dan (2, ) R, begitu juga (2, 4) dan (4, 2) R. Relasi R = {(, ), (2, 3), (2, 4), (4, 2) } bersifat tidak simetrik dan tidak antisimetrik Karena (2, 3) R, tetapi (3, 2) R. Relasi R = {(, ), (2, 2), (3, 3) } bersifat simetrik tetapi antisimetrik. Karena = dan (, ) R, 2 = 2 dan (2, 2) R, dan 3 = 3 dan (3, 3) R.

Contoh Relasi Simetrik & Antisimetrik Relasi R = {(, ), (, 2), (2, 2), (2, 3) } tidak simetrik tetapi antisimetrik Karena (, ) R dan = dan, (2, 2) R dan 2 = 2. Relasi R = {(, ), (2, 4), (3, 3), (4, 2) } tidak simetrik dan tidak antisimetrik Karena 2 4 tetapi (2, 4) dan (4, 2) anggota R. Relasi R = {(, ), (2, 2), (2, 3), (3, 2), (4, 2), (4, 4)} tidak simetrik dan tidak antisimetrik. karena (4, 2) R tetapi (2, 4) R. R tidak antisimetrik karena (2, 3) R dan (3, 2) R tetap 2 3.

4. RELASI TRANSITIF (Menghantar) Misalkan R = (A, A, P(x,y)) R adalah relasi transitif bila : (a,b) R dan (b,c) R (a,c) R R =(R #, R #,P(x,y) P(x,y) = x lebih kecil dari y a < b dan b < c a < c R R adalah relasi transitif

Misalkan A = {, 2, 3, 4}, dan relasi R di bawah ini didefinisikan pada himpunan A, maka (a) R = {(2, ), (3, ), (3, 2), (4, ), (4, 2), (4, 3) } bersifat menghantar. Lihat tabel CONTOH berikut: Pasangan berbentuk (a, b) (b, c) (a, c) (3, 2) (2, ) (3, ) (4, 2) (2, ) (4, ) (4, 3) (3, ) (4, ) (4, 3) (3, 2) (4, 2) (b) R = {(, ), (2, 3), (2, 4), (4, 2) } tidak manghantar karena (2, 4) dan (4, 2) R, tetapi (2, 2) R, begitu juga (4, 2) dan (2, 3) R, tetapi (4, 3) R. (c) Relasi R = {(, ), (2, 2), (3, 3), (4, 4) } jelas menghantar Relasi yang hanya berisi satu elemen seperti R = {(4, 5)} selalu menghantar.

Latihan. Misalkan A = {, 2, 3, 4}, tentukan Relasi Simetris dan Antisimetrik... a.r = {(, ), (, 2), (2, ), (2, 2), (2, 4), (4, 2), (4, 4) } b.relasi R = {(, ), (2, 3), (2, 4), (4, 2) } c.relasi R = {(, ), (2, 2), (3, 3) } d.relasi R = {(, ), (, 2), (2, 2), (2, 3) } 2. Misalkan T = {a, b, c, d}, dan relasi R di bawah ini didefinisikan pada himpunan T, maka tentukanlah relasi Transitif-nya: a.r = {(b, a), (c, a), (c, b), (d, a), (d, b), (d, c) } b.r = {(a, a), (b, c), (b, d), (d, b) } c. Relasi R = {(,), (,2), (2,2), (2,3), (3,3), (3,2)} yang didefinisikan pada himpunan A = {, 2, 3 }.

Finish...