GALERI KERAJINAN PATUNG BATU DI GIANYAR

dokumen-dokumen yang mirip
RESTORAN ANEKA BOGA BALI DI DENPASAR

GEDUNG PENJUALAN SARANA PENDIDIKAN DI DENPASAR

KATA PENGANTAR. Seminar Tugas Akhir Pusat Olahraga Tenis Meja di Denpasar

WISATA ALAM DI KAWASAN DANAU BUYAN, BULELENG, BALI

KATA PENGANTAR Galeri Seni Kriya Logam, Kulit dan Rotan di Denpasar

PERENCANAAN FASILITAS SISTEM RESI GUDANG DI GI

REDESAIN SMA NEGERI 1 SERIRIT

PENGEMBANGAN PASAR HEWAN BEBANDEM

PET CARE CENTER DI DENPASAR

DAFTAR ISI. Kata Pengantar... i. Daftar Isi... iii. Daftar Gambar... vii. Daftar Tabel...x

WISATA DESA TENUN RANGRANG DI NUSA PENIDA

PUSAT PENGEMBANGAN BAKAT ANAK DALAM BIDANG SENI TRADISIONAL BALI DI DENPASAR

GEDUNG PERTUNJUKAN TEATER MODERN DI DENPASAR

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Rumah Susun Sederhana Sewa di Denpasar

KATA PENGANTAR REDESAIN PASAR TAMPAKSIRING

KATA PENGANTAR. 1. Bapak Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana,MT,Ph.D selaku Dekan Fakultas Teknik, Universitas Udayana.

Kantor Produksi Iklan di Badung

Sekolah Fotografi di Denpasar

KATA PENGANTAR. Denpasar, Agustus 2016 Penulis, Indra Prananda

KATA PENGANTAR. Denpasar, Juni 2016 Penulis. Perdana Putra NIM

KATA PENGANTAR. Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana dan Penguji II.

TEMPAT PENITIPAN DAN PERAWATAN ANAK USIA SEKOLAH DI DENPASAR

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

GALERI KAIN TENUN ENDEK DI KOTA DENPASAR

TEMPAT BERMAIN ANAK-ANAK KHUSUS PERMAINAN TRADISIONAL BALI DI DENPASAR

Sekolah Fotografi di Denpasar

REDESAIN GEREJA KRISTEN PROTESTAN DI BALI (GKPB) JEMAAT PHILIA DI AMLAPURA

KATA PENGANTAR Pabrik Pengolahan Kopi Arabika Flores Bajawa Di Kabupaten Ngada, Flores.

TEMPAT PENITIPAN ANAK USIA DINI DI DENPASAR

UNIVERSITAS UDAYANA FAKULTAS TEKNIK - JURUSAN ARSITEKTUR

HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR

REDESAIN PASAR UMUM SUKAWATI DI KABUPATEN GIANYAR

MOTOCROSS DI TABANAN

PENGEMBANGAN RUMAH SAKIT DHARMA YADNYA DI TOHPATI-DENPASAR

PUSAT PELATIHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI BANGLI

SEMINAR TUGAS AKHIR ARSITEKTUR (KBA 12117) ALUR DESAIN HOSTEL DI TANAH LOT TABANAN MADE NURJAYA PERMANA NIM

Scanned by CamScanner

Klinik Perawatan Anjing di Kota Denpasar

Halaman Judul... i Abstrak... ii Kata Pengantar... iii Daftar Isi... iv Daftar Gambar... viii Daftar Tabel... x Daftar Diagram...

CHINESE GARDEN RESTAURANT AND FAMILY KARAOKE DI GIANYAR

KATA PENGANTAR. ii Denpasar Aquatic Centre

MAKERSPACE (BENGKEL KREATIF) DI DENPASAR

I KOMANG YOGI PURWANTA

PP-IPTEK Kota Singaraja KATA PENGANTAR

CITY HOTEL DI DENPASAR

LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN GREEN HOTEL DI DESA PEMUTERAN KABUPATEN BULELENG

WISATA ALAM PERSAWAHAN DI UBUD

SEMINAR TUGAS AKHIR UNIVERSITAS UDAYANA FAKULTAS TEKNIK. Kata Pengantar

Re - DesainTerminal Pelabuhan Penyebrangan Padangbai, Kab. Karangasem

ABSTRAK. Keywords: wedding, wedding house, romantic

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BEACH MALL DI GIANYAR

PENGEMBANGAN HUNIAN SEBAGAI AKOMODASI WISATA DI DESA PANGSAN,BADUNG

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PABRIK PUPUK GRANULER DAN BIJIH PLASTIK DI TPA SUWUNG, DENPASAR

KATA PENGANTAR Pusat Perbelanjaan Batu Permata di Denpasar Bali

BAB III METODE PERANCANGAN

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... vi DAFTAR GAMBAR... vii

BAB I PENDAHULUAN. Seminar Tugas Akhir

BAB I PENDAHULUAN. Restoran aneka bali boga di Denpasar

Landasan Konsepsual Perancangan ABSTRACT

REDISAIN GOR BASKET NGURAH RAI DENPASAR, BALI

EKOWISATA RICE TERRACE DI JATILUWIH, TABANAN

RELOKASI PASAR SENI GUWANG DI KABUPATEN GIANYAR

Landasan Konseptual Perancangan Gedung Olahraga Air di Denpasar GEDUNG OLAHRAGA AIR Oleh :

LEMBAR PENGESAHAN LP3A. Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur. Judul : GALERI SENI RUPA KONTEMPORER DI SEMARANG.

3.6. Analisa Program Kegiatan Sifat Kegiatan Konsep Rancangan Konsep Perancangan Tapak Konsep Tata Ruang 75

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS UDAYANA FAKULTAS TEKNIK JURUSAN ARSITEKTUR SURAT KETERANGAN

PUSAT SOSIAL REMAJA DI DENPASAR

BAB II PEMAHAMAN TERHADAP GALERI KERAJINAN PATUNG BATU

ABSTRAK. Kata Kunci: pendidikan, Pasraman, pengetahuan, agama Hindu

SEMINAR TUGAS AKHIR PUSAT PERTOKOAN PERLENGKAPAN PERNIKAHANI BADUNG ABSTRAK

BAB I PENDAHULUAN PENGEMBANGAN UNIVERSITAS DHYANA PURA DI BADUNG 1

GALERI SENI RUPA KONTEMPORER DI KOTA SEMARANG

BAB III METODELOGI PERANCANGAN. Dalam Perancangan Hotel Resort Wisata Organik ini terdapat kerangka

I KADEK UDIANA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang.

BAB 3 METODE PERANCANGAN. Metode perancangan yang digunakan dalam perancangan Convention and

BAB I PENDAHULUAN. Laporan Seminar Tugas Akhir 1

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

WATER SPORT DI PANTAI MELASTI UNGASAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

MUSEUM TELEKOMUNIKASI DI SURAKARTA

BAB III. Metode Perancangan. Perancangan sentra industri batu marmer di Kabupaten Tulungagung

BAB I PENDAHULUAN. Landasan Konseptual Perancangan Tugas Akhir

ABSTRAK ABSTRACT. Keywords: gravity, the general theory of relativity, the black hole ABSTRAK

PUSAT KERAJINAN BAHAN DAUR ULANG DI DENPASAR

GALERI SENI RUPA DI YOGYAKARTA

Daftar Isi. Kata Pengantar... i Daftar Isi... iii Daftar Gambar... vi Daftar Tabel... ix Daftar Diagram... x

TUGAS AKHIR GALERI & SANGGAR KREATIFITAS SENI ANAK RUANG EKSPLORATIF MEMPEROLEH GELAR SARJANA TEKNIK ARSITEKTUR

SEMINAR TUGAS AKHIR KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN. Redesain Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja 1

PASAR SENI DI DJOGDJAKARTA

BAB III METODE PERANCANGAN. Ide perancangan ini muncul dikarenakan tidak adanya suatu tempat untuk

PASAR TRADISIONAL DI JALAN COKROAMINOTO DENPASAR

DAFTAR ISI EAT) HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iii DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR TABEL... ix

UNIVERSITAS DIPONEGORO LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

Transkripsi:

LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN Sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan Pendidikan Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana GALERI KERAJINAN PATUNG BATU DI GIANYAR OLEH MAHASISWA : WAYAN GEDE ALDI SUJAYA 1104205113 PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA 2016

LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN Sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan Pendidikan Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana GALERI KERAJINAN PATUNG BATU DI GIANYAR DISUSUN OLEH : WAYAN GEDE ALDI SUJAYA 1104205113 DOSEN PEMBIMBING : Ir. Nengah Keddy Setiada, MT. Gusti Ayu Made Suartika, ST., MEngSc., PhD. PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA 2016

ABSTRAK Kabupaten Gianyar merupakan salah satu destinasi wisata seni yang dapat dikatakan oleh banyak kalangan sebagai roh nya Bali. Potensi ini juga membawa Gianyar berpredikat sebagai gudang seniman. Sejarahpun telah membuktikan kalau Gianyar banyak melahirkan maestro seni, baik seni patung, seni lukis, seni tabuh, seni tari dan sebagainya. Kekayaan akan potensi dan warisan seni yang dimiliki Kabupaten Gianyar, serta didukung oleh sebagian masyarakat yang menggeluti bidang pariwisata menjadikan daerah Gianyar semakin dikenal masyarakat luar. Kekayaan potensi dan warisan seni tersebar di berbagai industri kerajinan yang dapat dijadikan andalan untuk menunjang perekonomian masyarakatnya, salah satunya adalah kerajinan patung batu. Sebagai upaya untuk menjual hasil karya seni kerajinan patung batu, hanya pengrajin patung batu di Kabupaten Gianyar yang memiliki cukup modal dapat mendirikan art shop atau menyewa kios kecil sebagai tempat untuk memajang dan menjual hasil karyanya, khususnya masyarakat di Desa Batubulan dan Singapadu. Sementara itu pengrajin yang tidak memiliki modal untuk mendirikan art shop akan mengalami permasalahan dan kesulitan di dalam memperkenalkan serta memasarkan hasil kerajinannya. Dengan demikian pembuatan galeri kerajinan patung batu ini diperlukan untuk memfasilitasi para pengrajin sebagai wadah memamerkan hasil kerajinan patung batu. Dan dapat mengangkat kembali perekonomian masyarakat setempat yang sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pariwisata dan kesenian. Sehingga diperlukannya sebuah bangunan atau fasilitas yang berfungsi sebagai sarana memamerkan dan mempermudah pemasaran dari hasil-hasil kerajinan patung yang dibuat oleh para pematung Kata kunci: Kabupaten Gianyar, Kerajinan Patung Batu, Pengrajin, Galeri

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS UDAYANA FAKULTAS TEKNIK - JURUSAN ARSITEKTUR Kampus Jalan P.B. Sudirman - Denpasar (0361) 246163 Fax : (0361) 222820 www.ar.unud.ac.id PERNYATAAN Judul Tugas Akhir : Galeri Kerajinan Patung Batu di Gianyar Nama : Wayan Gede Aldi Sujaya NIM : 1104205113 Program Studi : Arsitektur Dengan ini saya menyatakan bahwa Tugas Akhir ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka. Denpasar, Januari 2016 Wayan Gede Aldi Sujaya NIM. 1104205113

KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena anugrahnya penyusunan Landasan Konseptual Tugas Akhir ini dapat diselesaikan. Landasan Konseptual Tugas Akhir yang berjudul Galeri Kerajinan Patung Batu di Gianyar ini disusun untuk memenuhi syarat kelulusan untuk Program Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik universitas Udayana. Penyusunan Landasan Konseptual Tugas Akhir ini dapat terselesaikan karena didukung oleh banyak pihak. Pada kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih yang sebesarbesanya kepada pihak pihak yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung dalam proses pembuatan Landasan Konseptual Tugas Akhir. Terima kasih secara khusus disampaikan kepada : 1. Bapak Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT., PhD. selaku Ketua Dekan Fakultas Teknik Universitas Udayana 2. Ibu Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT., selaku Ketua Jurusan Arsitetur Fakultas Teknik Universitas Udayana 3. Bapak Ir. Ida Bagus Ngurah Bupala, MT.. selaku Dosen Koordinator Mata Kuliah Studio Tugas Akhir, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana 4. Bapak Ir. I Gusti Bagus Budjana, MT. selaku pembimbing akademik 5. Bapak Ir. Nengah Keddy Setiada, MT. selaku Dosen Pembimbing I Mata Kuliah Studio Tugas Akhir Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana, yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing, mendampingi dan memberikan saran secara ilmiah dalam penyusunan dan penyelesaian Landasan Konseptual Tugas Akhir 6. Ibu Gusti Ayu Made Suartika, ST., MEngSc., PhD. selaku Dosen Pembimbing II Mata Kuliah Studio Tugas Akhir Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana, yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing, mendampingi dan memberikan saran secara ilmiah dalam penyusunan dan penyelesaian Landasan Konseptual Tugas Akhir i

7. Orang tua penulis yang telah memberikan dukungan moral dan bantuannya selama proses pembuatan Landasan Konseptual Tugas Akhir 8. Kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan informasi penulis dalam pembuatan Landasan Konseptual Tugas Akhir Akhir kata saya mohon maaf apabila terjadi kekeliruan kekeliruan dalam menyusun laporan ini. Semoga laporan ini nantinya dapat bermanfaat bagi semua pihak. Denpasar, Janurai 2016 Penyusun, Wayan Gede Aldi Sujaya 1104205113 ii

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR GAMBAR... vi DAFTAR TABEL... ix BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar belakang... 1 1.2 Rumusan Masalah... 3 1.3 Tujuan Penulisan... 3 1.4 Metode Penelitian... 4 1.4.1 Metode Pengumpulan Data... 4 1.4.2 Metode Pengolahan Data... 5 BAB II PEMAHAMAN TERHADAP GALERI KERAJINAN PATUNG BATU... 6 2.1 Pemahaman Terhadap Galeri... 6 2.1.1 Pengertian Galeri... 6 2.1.2 Penyajian Koleksi Galeri... 7 2.1.3 Civitas di Dalam Galeri... 10 2.2 Pemahaman Seni Kerajinan Patung Batu... 11 2.2.1 Pengertian Kerajinan... 11 2.2.2 Seni Kerajinan... 12 2.2.3 Fungsi Seni Kerajinan... 13 2.2.4 Pengertian Seni Patung... 13 2.2.5 Proses Memahat Batu... 14 2.2.6 Jenis dan Dimensi Kerajinan Patung Batu... 16 2.3 Kajian Terhadap Fasilitas Sejenis... 19 2.3.1 Rudana Museum & Fine Art Gallery... 19 2.3.2 Bidadari Art Gallery... 24 2.3.3 I Made Sura Stone Carving... 25 2.4 Spesifikasi Umum Galeri Kerajinan Patung Batu... 28 2.4.1 Pengertian... 28 2.4.2 Tujuan... 29 2.4.3 Fungsi... 29 2.4.4 Lingkup Kegiatan... 29 2.4.5 Fasilitas... 30 iii

2.4.6 Civitas... 30 BAB III STUDI PENGADAAN GALERI KERAJINAN PATUNG BATU DI GIANYAR... 31 3.1 Tinjauan Umum Kabupaten Gianyar... 31 3.1.1 Kondisi Fisik Kabupaten Gianyar... 32 3.1.2 Kondisi Non Fisik Kabupaten Gianyar... 34 3.2 Tinjauan peraturan Daerah... 37 3.3 Studi Pengadaan Galeri Kerajinan Patung Batu di Gianyar... 39 3.4 Spesifikasi Khusus Galeri Kerajinan Patung Batu di Gianyar... 42 3.4.1 Pengertian Galeri Kerajinan Patung Batu... 42 3.4.2 Tujuan Pengadaan Galeri Kerajinan Patung Batu... 42 3.4.3 Fungsi Galeri Kerajinan Patung Batu... 42 3.4.4 Jenis Kerajinan Patung Batu... 43 3.4.5 Dimensi Kerajinan Patung Batu... 43 3.4.6 Bahan Baku Kerajinan Patung Batu... 44 3.4.7 Civitas... 44 3.4.8 Fasilitas Galeri Kerajinan Patung Batu... 44 3.4.9 Sistem Pengelolaan... 46 3.4.10 Persyaratan Lokasi... 46 BAB IV TEMA DAN PEMROGRAMAN RUANG... 47 4.1 Tema... 47 4.1.1 Pendekatan Pemilihan Tema... 48 4.1.2 Penentuan Tema... 49 4.1.3 Penerapan Tema... 49 4.2 Program Fungsional... 50 4.2.1 Fungsi... 50 4.2.2 Pelaku Kegiatan... 50 4.2.3 Proses Kegiatan... 51 4.2.4 Kebutuhan Ruang... 53 4.3 Program Performansi... 55 4.4 Program Arsitektural... 58 4.4.1 Studi Kapasitas Ruang... 58 4.4.2 Luasan Ruang... 60 4.4.3 Hubungan Ruang... 64 4.4.4 Sirkulasi dan Organisasi Ruang... 65 4.5 Program Tapak... 66 iv

4.5.1 Studi Kebutuhan Luas Tapak... 67 4.5.2 Analisa Pemilihan Lokasi... 67 4.5.3 Analisa Pemilihan Tapak... 68 4.5.4 Analisa Tapak... 71 BAB V KONSEP PERANCANGAN... 79 5.1 Konsep Perancangan Tapak... 79 5.1.1 Konsep Entrance... 80 5.1.2 Konsep Zoning... 81 5.1.3 Konsep Bentuk, Pola dan Orientasi Masa... 83 5.1.4 Konsep Sirkulasi dan Parkir... 84 5.1.5 Konsep Perancangan Ruang Luar... 85 5.2 Konsep Perancangan Bangunan... 87 5.2.1 Konsep Tampilan Bangunan... 87 5.2.2 Konsep Perancangan Ruang Dalam... 88 5.2.3 Konsep Struktur Bangunan... 88 5.3 Konsep Perancangan Utilitas... 89 5.3.1 Konsep Pencahayaan... 90 5.3.2 Konsep Penghawaan... 90 5.3.3 Konsep Air Bersih dan Air Kotor... 91 5.3.4 Konsep Elektrikal... 92 5.3.5 Konsep Sistem Komunikasi dan Keamanan... 92 5.3.6 Konsep Pendistribusian Sampah... 93 5.3.7 Konsep Sistem Pemadam Kebakaran... 93 DAFTAR PUSTAKA... 95 LAMPIRAN v

DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Teknik Pencahayaan 9 Gambar 2.2 Sudut Pandang Pengunjung 10 Gambar 2.3 Batu Padas 14 Gambar 2.4 Batu Andesit 15 Gambar 2.5 Patung Tradisional Bali 16 Gambar 2.6 Patung Binatang 17 Gambar 2.7 Patung Budha 17 Gambar 2.8 Patung Masyarakat Tradisional Bali 18 Gambar 2.9 Patung Modern 18 Gambar 2.10 Fasade Museum Rudana 19 Gambar 2.11 Interior Museum Rudana 20 Gambar 2.12 Sketsa Layout Rudana Fine Art Gallery 20 Gambar 2.13 Fasade Rudana Fine Art Gallery 20 Gambar 2.14 Pintu Masuk Rudana Fine Art Gallery 21 Gambar 2.15 Interior Rudana Fine Art Gallery 21 Gambar 2.16 Kolam dan Bale di tengah Galeri 22 Gambar 2.17 Ruang Workshop 22 Gambar 2.18 Struktur Organisasi Museum Rudana 23 Gambar 2.19 Fasade Bidadari Art Gallery 24 Gambar 2.20 Sketsa Layout Bidadari Art Gallery 24 Gambar 2.21 Interior Bidadari Art Gallery 24 Gambar 2.22 Tampak Depan I Made Sura Stone Carving 25 Gambar 2.23 Sketsa Layout I Made Sura Stone Carving 26 Gambar 2.24 Ruang Kantor sekaligus Kasir 26 Gambar 2.25 Ruang Pameran Outdoor 27 Gambar 2.26 Ruang Workshop I Made Sura Stone Carving 27 Gambar 2.27 Suasana di dalam I Made Sura Stone Carving 27 Gambar 3.1 Letak Kabupaten Gianyar pada Pulau Bali 33 Gambar 3.2 Peta Kabupaten Gianyar 33 Gambar 3.3 Perkembangan Industri pada Kabupaten Gianyar 37 vi

Gambar 3.4 Perkembangan Pembangunan Wilayah pada Kabupaten Gianyar 38 Gambar 4.1 Proses Kegiatan Pengrajin 52 Gambar 4.2 Proses Kegiatan Pengunjung 52 Gambar 4.3 Proses Kegiatan Kegiatan Pembelian Patung 52 Gambar 4.4 Proses Kegiatan Pengelola 53 Gambar 4.5 Alur Bahan Baku 53 Gambar 4.6 Alur Kerajinan Patung Batu 53 Gambar 4.7 Alur Sisa Pecahan Batu 53 Gambar 4.8 Struktur Organisasi Pengelola 60 Gambar 4.9 Hubungan Ruang Makro 64 Gambar 4.10 Hubungan Ruang Utama 64 Gambar 4.11 Hubungan Ruang Penunjang 64 Gambar 4.12 Hubungan Ruang Pengelola 65 Gambar 4.13 Hubungan Ruang Servis 65 Gambar 4.14 Sirkulasi dan Organisasi Ruang pada Galeri Kerajinan Patung Batu di Kabupaten Gianyar 66 Gambar 4.15 Peta Perkembangan Pembangunan Wilayah pada Kabupaten Gianyar 67 Gambar 4.16 Peta Lokasi Alternatif Tapak I 69 Gambar 4.17 Peta Lokasi Alternatif Tapak II 70 Gambar 4.18 Bentuk, Dimensi dan Batas Tapak 72 Gambar 4.19 Data Klimatologi pada Tapak 73 Gambar 4.20 Arah Kemiringan Topografi Site 74 Gambar 4.21 Data Vegetasi Tapak 75 Gambar 4.22 Tingkat Kebisingan Site 76 Gambar 4.23 Sirkulasi pada Tapak 77 Gambar 4.24 Utiltias pada Tapak 78 Gambar 5.1 Entrance pada Tapak 80 Gambar 5.2 Ilustrasi entrance utama 81 Gambar 5.3 Analisa Kebisingan 81 Gambar 5.4 Organisasi Ruang 82 Gambar 5.5 Zoning pada Tapak 82 vii

Gambar 5.6 Bentuk, Pola dan Orientasi Masa pada Tapak 83 Gambar 5.7 Besaran Kendaraan 84 Gambar 5.8 Ilustrasi konsep Sirkulasi 85 Gambar 5.9 Ilustrasi Parkir 85 Gambar 5.10 Ilustrasi Konsep Ruang Luar 86 Gambar 5.11 Ilustrasi Tampak Bangunan 87 Gambar 5.12 Ilustrasi Konsep Ruang Dalam 88 Gambar 5.13 Ilustrasi Sistem Struktur 89 Gambar 5.14 Ilustrasi Konsep Pencahayaan 90 Gambar 5.15 Ilustrasi Konsep Penghawaan 91 Gambar 5.16 Ilustrasi Distribusi Air Kotor 91 Gambar 5.17 Ilustrasi Distribusi Listrik 92 Gambar 5.18 Sistem Komunikasi 93 Gambar 5.19 Sistem Distribusi Sampah 93 Gambar 5.20 Sistem Distribusi Pemadam Kebakaran 94 viii

DAFTAR TABEL Tabel 3.1 Kondisi Ekonomi di Kabupaten Gianyar Tahun 2011-2013 32 Tabel 3.2 Jumlah Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Gianyar Tahun 2009-2013 33 Tabel 3.3 Jumlah Industri, Tenaga Kerja, Nilai Investasi dan Produksi di Kabupaten Gianyar 34 Tabel 3.4 Data Perkembangan Pengerajin Batu di Kabupaten Gianyar menurut Kecamatan 34 Tabel 3.5 Hambatan, Tantangan, dan Rekomendasi Pemecahan Masalah 39 Tabel 4.1 Kebutuhan Ruang 53 Tabel 4.2 Sifat, Persyaratan dan Suasana Ruang 55 Tabel 4.3 Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Objek Studi Banding 58 Tabel 4.4 Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Pertunjukan Barong pada Tahun 2014 59 Tabel 4.5 Studi Kapasitas Civitas 60 Tabel 4.6 Studi Luasan Ruang 61 Tabel 4.7 Total Luasan Ruang 63 Tabel 4.8 Pembobotan Kriteria Pemilihan Tapak 68 Tabel 4.9 Pembobotan Alternatif Tapak 71 ix

BAB I PENDAHULUAN Pada bab I ini akan diuraikan pendahuluan dari pemilihan Judul Galeri Kerajinan Patung Batu yang dijabarkan bebebrapa sub bab. mulai dari latar belakang dari pemilihan judul, rumusan masalah, tujuan hingga metode penelitian. 1.1 Latar belakang Sebagai mahluk berbudaya manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya berusaha untuk mengolah segala sesuatu yang tersedia di alam sekitarnya dengan tiga unsur budaya yaitu pikiran atau cipta, kemauan atau karsa dan rasa Yudoseputro (1983:1). Perwujudan dari kebudayaan tersebut adalah benda-benda yang diciptakan berbentuk perilaku yang menghasilkan norma atau peraturan dan benda-benda yang bersifat nyata berupa arsitektur dan kerajinan, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat dan untuk meningkatkan peradabannya (Koentjaraningrat dalam Putra, 2012:1). 1

Kabupaten Gianyar merupakan salah satu destinasi wisata seni yang dapat dikatakan oleh banyak kalangan sebagai roh nya Bali. Potensi ini juga membawa Gianyar berpredikat sebagai gudang seniman. Sejarahpun telah membuktikan kalau Gianyar banyak melahirkan maestro seni, baik seni patung, seni lukis, seni tabuh, seni tari dan sebagainya. Warisan seni dan budaya yang tak ternilai itupun hingga kini masih berkembang seiring semangat ngayah masyarakat Gianyar dalam pengebdiannya sebagai insan ciptaan Tuhan (Hidayanti, http://www.longtripmania.org/, diakses 2 April 2015). Kekayaan akan potensi dan warisan seni yang dimiliki Kabupaten Gianyar, serta didukung oleh sebagian masyarakat yang menggeluti bidang pariwisata menjadikan daerah Gianyar semakin dikenal masyarakat luar. Kekayaan potensi dan warisan seni tersebar di berbagai industri kerajinan yang dapat dijadikan andalan untuk menunjang perekonomian masyarakatnya, salah satunya adalah kerajinan patung batu. Dilihat dari jumlah realisasi ekspor kerajinan patung batu dari segi volume meningkat 39,69 persen dari 6,22 juta unit pada tujuh bulan pertama 2013 menjadi 8,69 juta unit pada kurun waktu yang sama 2014 (Antara, http://www.beritasatu.com/, dikases 10 Agustus 2015). Dan selama enam bulan periode Januari-Juni 2015 ekspor kerajinan patung batu mencapai satu juta unit dengan pasar utama Amerika Serikat (Antara, http://bali.bisnis.com/, diakses 2 April 2015). Sebagai upaya untuk menjual hasil karya seni kerajinan patung batu, hanya pengrajin patung batu di Kabupaten Gianyar yang memiliki cukup modal dapat mendirikan art shop atau menyewa kios kecil sebagai tempat untuk memajang dan menjual hasil karyanya, khususnya masyarakat di Desa Batubulan dan Singapadu. Sementara itu pengrajin yang tidak memiliki modal untuk mendirikan art shop akan mengalami permasalahan dan kesulitan di dalam memperkenalkan serta memasarkan hasil kerajinannya. Dengan demikian pembuatan galeri kerajinan patung batu ini diperlukan untuk memfasilitasi para pengrajin sebagai wadah memamerkan hasil kerajinan patung batu. Dan dapat mengangkat kembali perekonomian masyarakat setempat yang sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pariwisata dan kesenian serta mengurangi tumbuhnya kios-kios kecil yang dibangun pada telajakan yang dapat 2

mengurangi keindahan koridor jalan. Sehingga diperlukannya sebuah bangunan atau fasilitas yang berfungsi sebagai sarana memamerkan dan mempermudah pemasaran dari hasil-hasil kerajinan patung yang dibuat oleh para pematung sehingga dapat meningkatkan perekonomian di masyarakat setempat dan secara tidak langsung menambah sarana rekreasi dan edukasi mengenai kerajinan patung batu. Terlebih lagi dapat menumbuhkan kembali keberadaan para pengrajin tradisional patung batu, meningkatkan kreatifitas pengrajin tradisional patung batu dalam mendesain karya-karyanya dan untuk melestarikan kerajinan patung batu yang memiliki nilai seni tinggi yang sudah diturunkan secara turun temurun agar tidak hilang oleh waktu terlebih lagi untuk meningkatkan kreatifitas pengrajin tradisional kerajinan patung batu di dalam mendesain karya-karyanya. Jadi pengadaan Galeri Kerajinan Patung Batu di Gianyar merupakan salah satu alternatif yang relevan dan mendukung hal tersebut diatas. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, terdapat beberapa permasalahan yang dapat diangkat, antara lain sebagai berikut : a. Apa yang melatar belakangi perancangan Galeri Kerajinan Patung Batu di Gianyar ini? b. Apa spesifikasi umum pada perancangan Galeri Kerajinan Patung Batu di Gianyar ini? c. Apa spesifikasi khusus pada perancangan Galeri Kerajinan Patung Batu di Gianyar ini? d. Bagaimana tema dan program pada perancangan Galeri Kerajinan Patung Batu di Gianyar ini? e. Konsep perancangan apa yang akan diterapkan pada perancangan Galeri Kerajinan Patung Batu di Gianyar ini? 1.3 Tujuan Penulisan Tujuan dari penulisan laporan Seminar Tugas Akhir ini adalah untuk merumuskan landasan konseptual dasar perencanaan dan perancangan fasilitas 3

yang diperlukan, sehingga tersusun langkah-langkah untuk dapat melanjutkan kedalam konsep perancangan dan gambar kerja. 1.4 Metode Penelitian Metode pembahasan yang digunakan dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu teknik pengumpulan data dan pengolahan data. 1.4.1 Metode Pengumpulan Data Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ada dua jenis, sebagai berikut : a. Data Primer Data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari sumbernya serta semua keterangan yang untuk pertama kalinya diamati dan dicatat oleh peneliti (Burhan Bungin, 2005). Data primer ini diperoleh melalui: 1. Metode wawancara Melakukan wawancara langsung dilapangan dengan pengelola Rudana Museum & Fine Art Gallery, pemilik Bidadari Art gallery dan pemilik I Made Sura Stone Carving untuk memperoleh data-data yang digunakan mengenai galeri kerajinan patung di Kabupaten Gianyar. 2. Studi banding Studi banding dilakukan pada fasilitas-fasilitas sejenis untuk memperoleh gambaran umum tentang proyek yang akan dibuat. Studi banding dilakukan pada Rudana Museum & Fine Art Gallery, Bidadari Art Gallery dan I Made Sura Stone Carving. b. Data Sekunder Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari pihak lain, artinya data tersebut tidak diusahakan sendiri pengumpulannya (Burhan Bungin: 2005). Data sekunder diperoleh melalui: - Studi Literatur Studi literatur merupakan teknik pengumpulan data dengan cara mencari data pada sumber-sumber seperti buku, jurnal, koran, 4

majalah, tabloid, internet, dan lain- lain. Data yang dikumpulkan adalah data tentang galeri, seni kerajinan dan patung batu. - Studi Instasional Studi instansional merupakan teknik pengumpulan data dari instansi- instansi pemerintah terkait yang berhubungan dengan proyek yang akan dibuat. Data yang diperoleh dari studi instansional yaitu data kependudukan, perekonomian, pariwisata dan peraturan daerah Gianyar. 1.4.2 Metode Pengolahan Data Teknik pengolahan data yang dilakukan terdiri dari tiga tahapan yaitu : a. Kompilasi data Data yang telah dikumpulkan dikelompokkan dengan kriteria data masingmasing yang kemudian dicari kaitannya antara yang satu dengan yang lainnya. b. Analisis data Berdasarkan kompilasi data, dilakukan analisis dengan berbagai pertimbangan. Teknik analisis dilakukan dengan dua cara yaitu : Kualitatif, yaitu menganalisis data dengan cara mendeskripsikan data dan membuat digramatik seperti menyimpulkan beberapa studi banding dan lain-lain. Kuantitatif, yaitu menganalisis data dengan cara perhitungan matematis. Analisis Data yang akan digunakan di dalam proses perancangan ini adalah dengan menyederhanakan seluruh data yang telah dikumpulkan, kemudian menyajikannya secara sistematis. Selanjutnya, data-data tersebut diolah, ditafsirkan dan kemudian digunakan dalam setiap proses perancangan yang dilakukan. c. Sintesis Mengintegrasikan setiap permasalahan yang ada ke dalam kelompokkelompok beserta faktor pengaruhnya sebagai jalan keluar tebaik untuk memecahkan permasalahan. 5