Psikologi Kepribadian I Object Relation Theories

dokumen-dokumen yang mirip
Psikologi Kepribadian I. Psikologi Psikologi

Psikologi Kepribadian I Teori Psikososial Erik Erikson

Psikologi Kepribadian I Teori Personologi Henry Murray

Psikologi Kepribadian I Teori Interpersonal Harry Stack Sullivan

Psikologi Kepribadian I Trait Factor Theories

Psikologi Kepribadian I Analytical Psychology Carl Gustav Jung

Psikologi Kepribadian I Sejarah Psikoanalisa Dasar & Teori Sigmund Freud

Mekanisme Pertahanan Fungsi Mekanisme Pertahanan Klasifikasi Mekanisme Pertahanan Mekanisme Pertahanan Ego yang Tergolong Matang(Mature)

Psikologi Kepribadian I Humanistic Psychoanalysis

PENDEKATAN- PENDEKATAN/ALIRAN DALAM PSIKOLOGI

Psikologi Konseling Psychoanalysis Therapy and Person Center Therapy

Psikologi Konseling Konseling Analisis Transaksional

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Psikologi Kepribadian I

Bab 2. Landasan Teori. Tokoh-tokoh tersebut tidak saja berfungsi untuk memainkan cerita, tetapi juga berperan

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat. Di era sekarang perceraian seolah-olah menjadi. langsung oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah

PSIKOLOGI SEPANJANG HAYAT

Psikologi Konseling Gestalt Therapy and Behavior Therapy

Psikologi Kepribadian I. Psikologi Psikologi

FASE PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN MANUSIA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. berhubungan dengan orang lain (Stuart & Sundeen, 1998). Potter & Perry. kelemahannya pada seluruh aspek kepribadiannya.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. Beberapa teori akan dipaparkan dalam bab ini sebagai pendukung dari dasar

BAB II KONSEP DASAR. Harga diri adalah penilaian individu tentang nilai personal yang diperoleh dengan

PSIKOLOGI UMUM 1. Aliran Psikoanalisa

Psikologi Konseling Pendekatan Konseling Non- Directive

Erikson. Rizki Dawanti, M.Psi., Psikolog. 8 tahap psikososial. Daftar Pustaka. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi PSIKOLOGI

Freud s Psychoanalytic Theories

Dinamika kepribadian / Prinsip Motivasional. Ego cemas karena tuntutan id dan superego. 1. Dorongan-dorongan a. Seks b. Agresi 2.

BAB I PENDAHULUAN. Di dalam kehidupannya, individu sebagai makhluk sosial selalu

Produksi Iklan Multimedia dan Interaktif

Psikologi Kepribadian

Perkembangan Sepanjang Hayat

BAB I PENDAHULUAN. kanak-kanak dan masa dewasa (Wong dkk, 2001). Menurut Erik Erikson (Feist &

Pedologi. Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder) Maria Ulfah, M.Psi., Psikolog. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi

BAB I PENDAHULUAN. terkenal adalah Senseijutsu Satsujin Jiken. Novel ini berhasil menjadi finalis dalam

Psikologi Konseling Konseling Berbasis Problem

Teori Sigmund Freud. Sejarah hidup, Struktur Kepribadian dan Perkembangan Psikoseksual. Fitriani, S. Psi., MA. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI

BAB II TINJAUAN TEORI. Gangguan harga diri rendah digambarkan sebagai perasaan yang negatif

PSIKOLOGI UMUM 1. Aliran Neo-Freudian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KONSEP DIRI OIeh: Purwanta, S.Kp., M.Kes

BAB I PENDAHULUAN. Sejak pertama kali kita dilahirkan, kita langsung digolongkan berdasarkan

MODUL PERKULIAHAN. Kesehatan Mental. Kesehatan Mental yang Berkaitan dengan Kesejahketaan Psikologis (Penyesuaian Diri)

Teori Psikologi Kepribadian Kontemporer

BAB I PENDAHULUAN. pendidikan di sekolah, potensi individu/siswa yang belum berkembang

Kepribadian Pola perilaku Memberikan karakter pada Pemikiran seseorang sepanjang waktu Motif dalam berbagai Emosi situasi berbeda relatif stabil

Psikologi Kepribadian I

BAB II LANDASAN TEORI. berhubungan dengan orang lain. Stuart dan Sundeen (dalam Keliat,1992).

BAB I PENDAHULUAN. khusus remaja seakan-akan merasa terjepit antara norma-norma yang baru

Pengaruh Urutan Kelahiran pada Kecemasan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi X Jakarta

BAB II LANDASAN TEORI. perhatian penuh kasih sayang kepada anaknya (Soetjiningsih, 1995). Peran

Karakteristik manusia komunikan. Rahmawati Z

BAB I PENDAHULUAN. kemandirian sehingga dapat diterima dan diakui sebagai orang dewasa. Remaja

SEX EDUCATION. Editor : Nurul Misbah, SKM

SATUAN ACARA PERKULIAHAN-FAKULTAS PSIKOLOGI-UNIVERSITAS GUNADARMA MATAKULIAH: PSIKOLOGI KEPRIBADIAN 1 KODE MATAKULIAH/SKS = IT / 3 SKS

Kesehatan Mental. Strategi Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis. Aulia Kirana, M.Psi, Psikolog. Modul ke: Fakultas Psikologi. Program Studi Psikologi

BAB II LANDASAN TEORI. Psikologi Tokoh Eko Prasetyo dalam Novel Jangan Ucapkan Cinta Karya

SILABUS JUDUL MATA KULIAH : KESEHATAN MENTAL NOMOR KODE/SKS : / 2 SKS SEMESTER : 5 DOSEN :

Psikologi Kepribadian I

Psikologi Kepribadian I. Psikologi Psikologi

BAB II LANDASAN TEORI. yang terbentuk melalui pengalaman-pengalaman yang diperoleh dari interaksi

BAB I PENDAHULUAN. perkembangan dan pertumbuhan tersebut, salah satu fase penting dan menjadi pusat

BAB I PENDAHULUAN. Perguruan Tinggi merupakan salah satu jenjang yang penting dalam

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Manusia merupakan makhluk sosial. Di dunia ini, tidak ada manusia

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Status nutrisi adalah kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh asupan dan

BAB II. Tinjauan Pustaka

CARL ROGERS (CLIENT CENTERED THERAPY)

Jahoda (Ihrom, 2008), batasan lebih luas Kesehatan mental mencakup : 1) sikap kepribadian yang baik terhadap diri sendiri, kemampuan mengenali diri

BAB I PENDAHULUAN. situ, acap kali sebuah novel merupakan hasil endapan pengalaman pengarang. yang sarat dengan perenungan akan kehidupan.

Perkembangan Sepanjang Hayat

Pengaruh Pengasuhan dalam Keluarga Terhadap Tumbuhnya Narsisisme

Psikologi Konseling Agustini, M.Psi., Psikolog MODUL PERKULIAHAN. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

BAB I PENDAHULUAN. Setiap manusia memiliki hak untuk dapat hidup sehat. Karena kesehatan

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KONSEP, KERANGKA TEORI

BAB V KESIMPULAN. masalah, maka kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama,

Psikologi Kepribadian I. Psikologi Psikologi

xvi BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENGANTAR A. LATAR BELAKANG

KEMANDIRIAN PADA ANAK TENGAH DARI LATAR BELAKANG BUDAYA YANG BERBEDA NASKAH PUBLIKASI HALAMAN SAMPUL DEPAN

Kesehatan Mental. Pengantar Kesehatan Mental. Aulia Kirana, M.Psi, Psikolog. Modul ke: Fakultas Psikologi. Program Studi Psikologi

Orang lain menganggap dia jauh, menyendiri, dan tidak bisa terikat dengan orang lain

Psikoanalisa. CG. Jung

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. dalam menunjukkan bahwa permasalahan prestasi tersebut disebabkan

Tes Inventori: SSCT. Modul ini akan menjelaskan tentang cara pengadministrasian dan skoring tes SSCT (Saks Sentence Completion Test)

Alfred Adler. Individual Psychology

PERILAKU KONSUMEN. Sikap. SUGI HANTORO, S.Sos, M.IKom. Modul ke: Fakultas ILMU KOMUNIKASI. Program Studi MARKETING COMMUNICATIONS & ADVERTISING

Keempat konteks ini dapat berinteraksi satu dengan lainnya dalam terbentuknya suatu perilaku

Teori Peniruan Media Massa

Psikologi Konseling Pendekatan Terapi Realitas (Reality Therapy)

BAB I PENDAHULUAN. pertumbuhan dan perkembangan anak. Orang tua yang dimaksud disini adalah

BAB II KONSEP DASAR. A. Pengertian. Harga diri adalah penilaian individu tentang nilai personal yang

GENDER DAN KESEHATAN MENTAL

BAB II LANDASAN TEORI. Bradburn (1969 dalam Ryff, 1989) membedakan psychological

Observasi dan Wawancara

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. sesuai dengan posisi sosial yang diberikan baik secara formal maupun

Modul ini akan menjelaskan tentang cara pengadministrasian dan skoring tes MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory

BAB I PENDAHULUAN. berubah dari perubahan kognitif, fisik, sosial dan identitas diri. Selain itu, terjadi pula

Transkripsi:

Modul ke: Psikologi Kepribadian I Object Relation Theories Fakultas Psikologi Agustini, M.Psi., Psikolog Program Studi Psikologi www.mercubuana.ac.id

Relasi Objek Teori Relasi Objek: 1. Pentingnya pola yang kosisten dalam hubungan interpersonal. 2. Keintiman dan pengasuhan ibu. 3. Kontak dan hubungan sebagai motif utama tingkah laku manusia, bukan kesenangan seksual.

Pandangan Melanie Klein Pandangan Melanie Klein: Pentingnya 4-6 bulan pertama setelah kelahiran. Bayi tidak memulai hidupnya sebagai individu kosong. Bayi membawa predisposisi untuk mengurangi pengalaman kecemasan yang dihasilkan oleh dorongan insting hidup dan insting mati. Dorongan pada bayi seperti lapar dan seks dilandasi oleh sebuah obyek yaitu payudara, penis, dan vagina.

Melanie Klein Kecenderungan awal seorang bayi untuk menghubungkan bagian dari suatu obyek membuatnya mengalami suatu kondisi tidak realistis atau khayalan yang mempengaruhi hubungan interpersonalnya di kemudian hari. Pada masa awal bayi, anak sudah berkaitan dengan obyek eksternal. Misal: dorongan lapar untuk mendapatkan payudara dan dorongan seksual.

Posisi Pertumbuhan dan Perkembangan Terdapat 2 posisi (pertumbuhan dan perkembangan normal) : 1.Posisi paranoid-schizoid: Bayi mengembangkan posisi paranoid-schizoid ketika berumur 3-4 bulan. Ego mempersepsi dunia eksternal sebagai dunia yang subyektif dan fantasi, bukan obyektif dan nyata. 2. Posisi depresi: Usia 5-6 bulan bayi mulai dapat melihat obyek eksternal secara utuh dan melihat terdapat kebaikan dan keburukan secara bersamaan pada seseorang.

Mekanisme Pertahanan Sejak awal masa bayi, anak mengadopsi beberapa mekanisme pertahanan psikis untuk melindungi perasaan bersalah dari kecemasan mengenai payudara sebagai obyek menyenangkan. Untuk mengontrol kecemasan, bayi menggunakan beberapa mekanisme pertahanan psikis: 1. Introyeksi (introjection): Khayalan yang diperoleh bayi mengenai persepsi dan pengalaman dengan obyek eksternal yang berasal dari payudara ibu.

Mekanisme Pertahanan 2. Proyeksi (projection): Khayalan atau dorongan yang dirasakan oleh bayi kemudian dipindahkan pada orang lain. 3. Pemisahan atau pemilahan (splitting): Usaha bayi mengembangkan gambaran yang terpisah antara dirinya yang baik dan dirinya yang buruk. 4. Identifikasi proyeksi (projective indentification): Usaha memisahkan bagian dari diri yang tidak dapat diterima.

Internalisasi Internalisasi: Usaha individu melakukan introyeksi, yaitu memasukkan aspek eksternal dan mengolah menjadi sesuatu yang bermakna psikologis. Internalisasi terdiri dari: 1.Ego: Meskipun ego belum berkembang dengan baik, tetapi mampu merasakan kecemasan, menggunakan mekanisme pertahanan, dan mampu membentuk obyek relasi awal pada khayalan dan kenyataan. Ego mulai muncul ketika menyusu pada ibunya.

2.Superego: Pada masa dewasa, superego menghasilkan perasaan inferior dan bersalah. Namun pada awal anak-anak, superego menghasilkan perasaan terancam.

Margaret Mahler Pandangan Margaret Mahler: Pembentukan identitas seorang anak bergantung pada tiga tahap hubungan dengan ibunya. 1. Bayi memiliki kebutuhan dasar untuk disayangi dan diasuh oleh ibunya. 2. Mengembangkan hubungan simbiotik yang aman. 3. Keluar dari lingkaran perspektif ibu dan membangun identitas individualis.

Margaret Mahler Psikologis individu muncul pada minggu awal pertama setelah kelahiran dan berlanjut hingga 3 tahun dan seterusnya. Kelahiran psikologis (psychological birth): Anak dapat menjadi individu yang terpisah dari pengasuhnya (ibu) sehingga mendorong munculnya kepekaan akan identitas (sense of identity). Kelahiran psikologis dan individu dapat dicapai, jika anak dapat melewati serangkaian proses yang terdiri dari tiga tahap perkembangan.

Tahap Perkembangan Anak Tiga Tahap Perkembangan Anak: 1. Autisme-normal (dari lahir sampai usia 3-4 minggu) disebut tahap tanpa obyek. Bayi bertahap mulai menyadari tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, sehingga mulai belajar mengenali pengasuh utama dan mencari simbol hubungan. 2. Simbiosis-normal ( usia 4-5 bulan): Ditandai adanya sinyal dari bayi ke ibu. Bayi mengirimkan sinyal kepada ibunya yang menunjukkan dirinya lapar, sakit, dan senang.

Tahap Perkembangan Anak 3. Perpisahan-individuasi (usia 4-5 bulan sampai 36 bulan): Anak-anak mengalami pemisahan secara psikologis dari ibunya. Anak mulai mencapai perasaan individuasi dan mengembangkan identitas personal (jati diri).

Heinz Kohut Pandangan Heinz Kohut: Diri (self) berkembang dari suatu gambaran yang tak terdiferensiasi atau samar-samar hingga menjadi identitas individu yang jelas dan tepat. Anak-anak mengembangkan sebuah perasaan diri selama masa bayi awal ketika orangtua dan yang lain memperlakukannya seolah-olah sudah memilki perasaan identitas yang sudah terindividualisasi.

Heinz Kohut Bayi memiliki sifat narsistik yang alami. Berpusat pada diri sendiri dalam mencari kesejahteraan bagi dirinya serta adanya harapan agar dikagumi oleh orang lain atas apa yang dilakukannya.

Daftar Pustaka Alwisol (2008). Psikologi Kepribadian. Edisi Revisi. Malang: UPT Penerbitan Universitas Muhammadiyah Malang. Feist, J., & Feist G (2012). Theories of Personality (7 th ed.) USA: MC Graw Hill.