ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN UNTUK ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN OPTIMAL DI DAERAH ALIRAN SUNGAI JLANTAH HULU KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2013 (Implementasi Pengayaan Materi Pembelajaran Geografi Pada Kelas XI Semester II Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pada Standar Kompetensi Menganalisis Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup) SKRIPSI Nama NIM OLEH : : Agung Stiyawan : K5410005 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2014 i
ii PERSETUJUAN Skripsi ini telah disetujui untuk dipertahankan di hadapan Tim Penguji Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, pada : Hari : Senin Tanggal : 05 Mei 2014 Persetujuan Pembimbing Pembimbing I Pembimbing II Prof. Dr. Chatarina Muryani, M. Si. Rahning Utomowati, S.Si, M.Sc NIP. 195612231983032005 NIP. 196711141999032001 ii
iii HALAMAN PENGESAHAN REVISI Skripsi ini telah dipertahankan di hadapan Tim Penguji Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta dan diterima untuk memenuhi sebagai persyaratan mendapat gelar Sarjana Pendidikan. Tim Penguji Skripsi : Nama Terang Hari : Senin Tanggal : 2 Juni 2014 Tanda Tangan Ketua Dra. Inna Prihartini, MS 1.... Sekretaris Setya Nugraha, S.Si, M.Si 2.... Anggota I Prof. Dr. Chatarina Muryani, M.Si 3.... Anggota II Rahning Utomowati, S.Si, M.Sc 4.... Disahkan Oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta Dekan, Prof. Dr. H. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd NIP. 19600727 198702 1 001 iii
iv PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama NIM Jurusan / Program Studi : Agung Stiyawan : K5410005 : P.IPS/ Pendidikan Geografi Menyatakan bahwa skripsi saya berjudul Arahan Pemanfaatan Lahan Pertanian di Daerah Aliran Sungai Jlantah Hulu Kabupaten Karanganyar Tahun 2013 (Implementasi Pengayaan Materi Pembelajaran Geografi Pada Kelas XI Semester II Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pada Standar Kompetensi Menganalisis ini benar-benar merupakan hasil karya saya sendiri. Selain itu sumber informasi yang dikutip penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam daftar pustaka. Apabila pada kemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan skripsi ini hasil jiplakan, saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan saya. Surakarta, Juni 2014 Yang membuat pernyataan Agung Stiyawan NIM.K5410005 iv
v ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN UNTUK ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN OPTIMAL DI DAERAH ALIRAN SUNGAI JLANTAH HULU KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2013 (Implementasi Pengayaan Materi Pembelajaran Geografi Pada Kelas XI Semester II Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pada Standar Kompetensi Menganalisis Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup) OLEH : A G U N G S T I Y A W A N N I M. K 5 4 1 0 0 0 5 Skripsi Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2014 v
vi MOTTO purify you and compl (QS.Al-Maidah:6) Barang siapa menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Dan tidaklah berkumpul suatu kaum di salah satu dari rumah-rumah Allah, mereka membaca kitabullah dan saling mengajarkannya diantara mereka, kecuali akan turun kepada meraka ketenangan, diliputi dengan rahmah, dikelilingi oleh para malaikat, dan Allah akan menyebut-nyebut mereka kepada siapa saja yang ada disisi-nya. Barang siapa nerlambatlambat dalam amalannya, niscaya tidak akan bisa dipercepat oleh nasabnya. (H.R Muslim dalam Shahih-nya). Bila anda berpikir anda bisa, maka anda benar. Bila anda berpikir anda tidak bisa, anda pun benar. Karena itu ketika seseorang berpikir tidak bisa, maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan untuk menjadi bisa. Salah satu penemuan terbesar umat manusia adalah bahwa mereka bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya mereka sangka tidak bisa dilakukan. (Henry ford) "Semua mimpi kita dapat menjadi kenyataan, jika kita punya keberanian untuk mewujudkannya" (Walt Disney) Tak pantas aku menyerah Karena hanya selalu dengan - Mu aku berserah (Penulis) vi
vii PERSEMBAHAN Skripsi ini penulis persembahkan kepada : 1. Ayahanda Tercinta (Bpk. Kuszaini) yang kasihnya membias cakrawala dengan Sosok sebagai suri tauladan hidupku yang selalu membangkitkan keterpurukan ku. 2. Ibunda Tercinta (Ibu Tumiyatin) sebagai malaikat tak bersayap yang telah melahirkan aku dari rahimnya hingga aku menapakkan kedewasaan. 3. Adikku Tersayang (Aditya Furqan) sebagai pelita senyum keindahan yang membangkitkan semangatku. 4. Yang selalu setia (Nur Holisoh, Amd. Keb) sebagai pelipur lara dalam kesendirian pengrajut kesetiaan yang selalu terpancar untuk kesuksesan ku. 5. Teman teman Tim Skripsi DAS Jlantah (Kholiq, Devi, Icha, dan Sinta) yang terus membersamai keberhasilan. 6. pernah pudar dalam memori sebagai teman seperjuangan. 7. Teman Teman Kontrakan (Las Vegast) yang selalu menebar kekonyolan dimanapun kalian berada. 8. Pihak-Pihak yang tidak bisa di sebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan maupun dukungan terhadap perjuangan selama ini. 9. Almamater vii
viii KATA PENGANTAR sa selalu terucap untuk Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan nikmat sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Rangkaian tulisan ini adalah suatu studi ilmiah Geografi utamanya Geografi Fisik yang berisi usaha-usaha ilmiah penulis dalam memaparkan dan merumuskan masalah, fakta, dan fenomena geografi, mencari solusi dari permasalahan yang ada untuk pengembangan ilmu geografi. Selama penyusunan skripsi ini, penulis banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak baik material maupun spiritual. Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada : 1. Prof. Dr. Ravik Karsidi M.S selaku Rektor UNS yang telah meberikan ijin menyusun skripsi. 2. Bupati Kabupaten Karanganyar terimakasih atas dukungan dan segala fasilitas yang diberikan. 3. Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd selaku Dekan FKIP UNS, atas pemberian ijin menyusun skripsi. 4. Kepala Kesbang Pol dan Limnas, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Pertanian, Kepala BPS, Kepala Dinas Balai Besar Bengawan Solo di Kabupaten Karanganyar, terimakasih atas dukungan dan segala fasilitas yang diberikan. 5. Drs. Syaiful Bahri, M.Pd selaku Ketua Jurusan P.IPS, atas pemberian ijin menyusun skripsi. viii
ix 6. Drs. Djoko Soebandriyo, M.Pd selaku Ketua Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan P.IPS FKIP UNS dan Pembimbing Akademik yang telah berkenaan memberi ijin penelitian dan dukungan penuh kepada penulis. 7. Prof. Dr. Chatarina Muryani, M.Si selaku Pembimbing I yang dengan kesabaran dalam memberikan arahan, bimbingan dan masukan hingga skripsi ini selesai. 8. Rahning Utomowati S.Si, M.Sc selaku Pembimbing II atas kesediaan waktu dan kesabarannya dalam memberikan arahan, bimbingan dan masukan serta inspirasinya dalam penyusunan skripsi ini. 9. Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan P.IPS FKIP UNS yang telah sabar dalam mendidik dan membimbing saya selama ini. 10. Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang telah membantu kelancaran penyusunan skripsi dari awal sampai akhir. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih terdapat kekurangan, untuk itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat diharapkan untuk kebaikan penelitian dan perbaikan di masa mendatang. Surakarta, Juni 2014 Agung Stiyawan NIM.K5410005 ix
x INTISARI Agung Stiyawan, 2013, Analisis Daya Dukung Lahan Untuk Arahan Pemanfaatan Lahan Pertanian Di Daerah Aliran Sungai Jlantah Hulu Kabupaten Karanganyar Tahun 2013. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. April 2013 Penelitian ini bertujuan, (1) Untuk mengetahui tingkat kekritisan lahan DAS Jlantah hulu tahun 2013, (2) Untuk mengetahui daya dukung lingkungan hidup DAS Jlantah hulu tahun 2013 melalui pendekatan kemampuan lahan, (3) Untuk mengetahui daya dukung lingkungan hidup DAS Jlantah hulu tahun 2013 berdasarkan indeks kemampuan wilayahnya. (4) Untuk mengetahui arahan penggunaan lahan yang optimal di DAS Jlantah hulu tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan keruangan (Spatial Approach), dan metode yang digunakan dalam pengambilan data dan analisisnya menggunakan metode survei deskriptif. Unit analisis pada penelitian ini menggunakan satuan lahan. Teknik analisis data pada penelitian ini, (1) analisis kekritisan lahan dengan teknik skoring yang mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dan Perhutanan Sosial Nomor: P.4/V- Set/2013 Tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Data Spasial Lahan Kritis; (2) analisis daya dukung lahan berdasarkan kemampuan lahan dengan teknik matching sehingga dapat mengklasifikasikan kelas kemampuan lahan pada tingkat subkelas; (3) analisis daya dukung lahan berdasarkan indeks kemampuan wilayah untuk mengetahui potensi wilayah pada daerah penelitian yang berkaitan terhadap pengembangan wilayah dan alokasi penataan ruang; (4) analisis arahan penggunaan lahan dilakukan untuk memberikan masukan terhadap penggunaan lahan yang optimal untuk lahan pertanian. Arahan penggunaan lahan penelitian ini berdasarkan parameter kekritisan lahan, kemampuan lahan, dan daya dukung lahan berdasarkan kemampuan lahan. Berdasarkan hasil penelitian tentang kekritisan lahan DAS Jlantah Hulu dapat disimpulkan bahwa (1) Tingkat kekritisan lahan di DAS Jlantah Hulu berada pada kategori agak kritis dengan luas 1055,32 ha (46,76%). (2) Berdasarkan analisis daya dukung lahan berdasarkan kemampuan lahan DAS Jlantah Hulu dapat diketahui, (a) Terdapat 5 kelas kemampuan lahan yaitu kelas kemapuan lahan IV, V, VI, VII, dan VIII. Kelas kemampuan lahan VII merupakan luasan terbesar dengan luas 1136,82 ha (50,38%) dan kelas kemampuan lahan V merupakan luasan terkecil dengan luas 5,95 ha (0,26%). (b) Berdasarkan subkelas kemampuan lahannya, subkelas kemampuan lahan VIIe memiliki luasan terbesar dengan luas 1136,82 ha (50,38%) dan subkelas kemampuan lahan Vw merupakan luasan terkecil dengan luas 5,95 ha (0,26%). (c) daya dukung lahan berdasarkan kemampuan lahan diketahui memiliki dua kategori yaitu daya dukung lahan rendah dengan luas 1996,38 ha (88,47%) dan daya dukung lahan sedang dengan luas 260,19 ha (11,53%). (3) Daya dukung lingkungan hidup di DAS Jlantah Hulu berdasarkan indeks kemampuan wilayahnya memiliki nilai 0,258 digolongkan kedalam kelas rendah, dengan karakter wilayah didominasi oleh fungsi lindung. (4) Berdasarkan arahan penggunaan lahan yang optimal di DAS Jlantah Hulu, diketahui ada 12 arahan penggunaan lahan berdasarkan pendekatan lahan kritis dan kemampuan lahan. Kata Kunci : Daya Dukung Lahan, Kemampuan Lahan, Indeks Kemampuan Wilayah, dan Tingkat Kekritisan Lahan x
xi ABSTRACT Agung Stiyawan, 2014, Analysis of Land Carrying Capacity for Agriculture Landuse Direction in the Upstream of Jlantah Watershed at Karanganyar Regency in 2013. Surakarta: Teacher Training and Education Faculty of Sebelas Maret University. April 2014. The aim this study were (1) to find out the land criticality level in the Upstream of Jlantah Watershed in 2013, (2) to find out the carrying capacity of living environment in the Upstream Jlantah Watershed in 2013, based on land capability (3) to find out the carrying capacity of living environment in the Upstream Jlantah Watershed in 2013, based on its area ability index, and (4) to find out the optimum landuse direction in the Upstream Jlantah Watershed in 2013. This study was a qualitative research. The approach used in this research was Spatial one, and the method of collecting and analyzing data used was a survey descriptive one. The unit of analysis in this research was land units. Techniques of analyzing data used in this research were (1) analysis of land criticality with scoring technique referring to Directorate General of Regulation Number: P.4/V-Set/2013 about Technical Instruction on Critical Land Spatial Data Organization; (2) analysis of land carrying capacity based on land capability with matching technique in order to classify the land capability grade in sub-grade level; (3) analysis of land carrying capacity based on area ability index to find out the area potential in research site related to the area development and spatial layout allocation; and (4) analysis of landuse direction conducted to give input to the optimum landuse for agriculture. The direction of landuse in this research was based on the parameters of land criticality, land capability, and land carrying capacity based on land capability. Considering the result of research about land criticality in the Upstream Jlantah Watershed, it could be concluded that (1) the land criticality level in the Upstream Jlantah Watershed fell into critical category with 1055,32 ha width (46,76%). (2) Considering of land carrying capacity analysis based on land capability in the Upstream Jlantah Watershed, it could be found that (a) there were 5 land capability grades: IV, V, VI, VII, and VIII land cability grades. The VII land capability grade was the biggest width with 1136,82 ha (50,38%) and the V was the one smallest width with 5,95 ha (0,26%). (b) Based on the land capability sub-grade, the VIIe sub grade had biggest width with 1136.82 ha (50,38%) and the Vw had the smallest width with 5.95 ha (0.26%). (c) land carrying capacity based on land capability was found having two categories: low with 1996.36 ha (88.47%) width and medium with 260.19 ha (11.53%) width. (3) carrying capcaity of living environment in the Upstream Jlantah Watershed based on the area ability index had value of 0.258 falling into low class, with the area character dominated by protective function. (4) Based on the optimum landuse direction in the Upstream Jlantah Watershed, it could be found that there were 12 directions of landuse based on critical land and land capability approaches. Keywords: Land Carrying Capacity, Land Capability, Area Capability Index, and Land Criticality Level xi
xii DAFTAR ISI Halaman HALAMAN SAMPUL i... ii iii iv v MOTTO... vi PERSEMBAHAN... vii KATA PENGANTAR... viii... x xi... xii... xv xix DAFTAR PETA xx... 1 A.... 1 B. C.... 7.. 7 D.... 8 BAB II. KAJIAN PUSTAKA... 9 A.... 9 xii
xiii 1.... 9 2.... 13 3.... 15 4.... 27 5. Daya Dukung Lahan Berdasarkan Kemampuan Lahan... 31 6. Daya Dukung Lahan Berdasarkan Indeks Kemampuan Wilayah... 33 7.... 34 8.... 42 B.... 44 C. KERANGKA BERFIKIR 50... 53 A.... 53 B.... 54 C.... 56 D.... 57 E... 58 F. Teknik Analisis... 60 G.. 77 BAB IV. HASIL PENELITIAN 79 A. 79 1. Letak, Batas, dan L 79 2. 82 3. 86 xiii
xiv 4.... 87 5. 89 6. 93 7. 96 B. DESKRIPSI HASIL DAN PEMBAHASAN 99 1. Analisis Lahan Kritis Daerah Aliran Sungai (DAS) Jlantah Hulu.. 102 a. Faktor- 102 b. 127 2. Daya Dukung Lingkungan di DAS Jlantah Hulu Berdasarkan 142 a. 142 b.... 149 3. Daya Dukung Lingkungan Hidup di DAS Jlantah Berdasarkan 153 4. 155 5. Pengembangan Modul Pembelajaran Geografi... 170 176 A. 176 B. 179 C. 180... 181 LAMPIRAN 185 xiv
xv DAFTAR TABEL Tabel Tabel 2.1. Skema Hubungan antara Kelas Kemampuan Lahan dengan Halaman... 16 Tabel 2.2. 31 Tabel 2.3. 32 Tabel 2.4.... 48 Tabel 3.1. Barchart Waktu Pe... 54 Tabel 3.2. Jenis Data Primer dan Metode Pengambilan Datanya... 57 Tabel 3.3. Klasifikasi dan Skoring Penutupan Lahan untuk Penentuan Lahan Kritis... 61 Tabel 3.4. Klasifikasi Lereng dan Skoring untuk Penentuan Lahan Kritis... 62 Tabel 3.5. 66 Tabel 3.6. Prakiraan Nilai P untuk Tindakan Berbagai Konservasi... 67 Tabel 3.7.... 68 Tabel 3.8. 69 Tabel 3.9. Reklasifikasi Kelas Erosi Menurut USLE Menyesuaikan Kelas Erosi t Peraturan Direktur Jenderal Bina Pengelolaan SET/2013... 69 Tabel 3.10. Klasifikasi Tingkat Erosi dan Skoring untuk Penentuan Lahan Kritis 70 Tabel 3.11. Klasifikasi Manajemen dan Skoring untuk Penentuan Lahan Kritis... 70 Tabel 3.12 Klasifikasi Tingkat Lahan Kritis Berdasarkan Total Skor... 71 Tabel 3.13. Klasifikasi Kelas Kemampuan Lahan... 72 xv
xvi Tabel 3.14 Kelas Potensi Lahan Berdasarkan Kemampuan Lahan... 74 Tabel 3.15. Matriks Arahan Penggunaan Lahan yang Optimal... 75 Tabel 4.1. Pembagian Wilayah Administrasi DAS Jlantah Hulu... 80 Tabel 4.2. Geologi DAS Jlantah Hulu... 83 Tabel 4.3. Kemiringan Lereng di DAS Jlantah Hulu... 87 Tabel 4.4. Luas Macam Tanah Di DAS Jlantah Hulu... 91 Tabel 4.5. Penggunaan Lahan DAS Jlantah Hulu... 93 Tabel 4.6. Jumlah Penduduk, Luas Wilayah dan Kepadatan Penduduk tiap Desa di DAS Jlantah Hulu Tahun 2013... 96 Tabel 4.7. Satuan Lahan DAS Jlantah Hulu... 99 Tabel 4.8. Tabel 4.9 Kondisi Kelas Liputan Lahan Serta Rerata Skor Liputan Lahan Dengan Luas... 104 Kelas Liputan Lahan Sangat Baik Per Satuan Lahan DAS Jlantah Hulu... 105 Tabel 4.10. Kelas Liputan Lahan Baik Per Satuan Lahan DAS Jlantah Hulu... 105 Tabel 4.11... 106 Tabel 4.12. Kelas Liputan Lahan Jelek Per Satuan Lahan DAS Jlantah Hulu... 107 Tabel 4.13. Kelas Liputan Lahan Sangat Jelek Per Satuan Lahan DAS Jlantah Hulu.... 107 Tabel 4.14. Kelas Lereng DAS Jlantah Hulu... 110 Tabel 4.15. Kelas Kemiringan Lereng Landai Per Satuan Lahan DAS Jlantah Hulu.... 111 Tabel 4.16. Kelas Kemiringan Lereng Agak Curam Per Satuan Lahan DAS... 111 xvi
xvii Tabel 4.17. Tabel 4.18. Kelas Kemiringan Lereng Agak Curam Per Satuan Lahan DAS Kelas Kemiringan Lereng Sangat Curam Per Satuan Lahan DAS... 112 113 Tabel 4.19. Perhitungan Tingkat Bahaya Erosi DAS Jlantah Hulu... 117 Tabel 4.20. Kelas Bahaya Erosi Ringan.. 118 Tabel 4.21. Kelas Bahaya Erosi Sedang Per Satuan Lahan. 119 Tabel 4.22. Kelas Bahaya Erosi Berat. 119 Tabel 4.23. Kelas Bahaya Erosi Sangat Berat Hulu..... 120 Tabel 4.24. Kriteria Manajemen dalam Penentuan Lahan Kritis... 122 Tabel 4.25. Tabel Kriteria Manajemen Tidak Lengkap per Satuan Lahan DAS Jlantah Hulu... 124 Tabel 4.26. Tabel Kriteria Manajemen Tidak Lengkap per Satuan Lahan DAS... 125 Tabel 4.27. Klasifikasi Tingkat Lahan Kritis berdasarkan Total Skor... 128 Tabel 4.28. Tabel 4.29. Tabel 4.30. Tabel 4.31. Tingkat Kekritisan Lahan Sangat Kritis (SK) per satuan lahan DAS Jlantah Hulu... 131 Tingkat Kekritisan Lahan Kritis (K) Per Satuan Lahan DAS Jlantah Hulu... 134 Tingkat Kekritisan Lahan Agak Kritis (AK) Per Satuan Lahan DAS Jlantah Hulu... 138 Tingkat Kekritisan Lahan Potensial Kritis (PK) Per Satuan Lahan DAS Jlantah Hulu... 140 xvii
xviii Tabel 4.32 Tabel 4.33 Tabel 4.34. Tabel 4.35. Kelas kemampuan lahan serta luasannya di DAS Jlantah Hulu Tahun 2013... 143 Subkelas Kemampuan Lahan serta luasannya di DAS Jlantah Tahun 2013... 144 Daya Dukung Lahan berdasarkan Kemampuan Lahan DAS Jlantah Hulu Tahun 2013... 149 Daya Dukung Berdasarkan Indeks Kemampuan Lahan DAS Jlantah Tahun 2013... 154 Tabel 4.36. Arahan Penggunaan Lahan Optimal di DAS Jlantah Hulu... 156 Tabel 4.37 Silabus Kelas XI Semester II Standar Kompetensi Menganalisis Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup... 171 xviii
xix DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman Gambar 1. Diagr. 42 Gambar 2. 52 Gambar 3.... 72 Gambar 4. Contoh Penulisan Simbol Arahan Penggu 76 Gambar 5. Gambar 6. Diagram Luasan Geologi Dalam Persen (%) DAS Jlantah Hulu... 83 Diagram Luasan Macam Tanah Dalam Persen (%) DAS Jlantah Hulu Ta... 91 Gambar 7. Diagram Luasan Penggunaan Lahan Dalam Persen (%) DAS Jlantah 94 Gambar 8. Diagram Kepadatan Penduduk (Jiwa/Km 2 ) DAS Jlantah Hulu... 97 Gambar 9. Gambar Lahan Sangat Kritis... 130 Gambar 10. Gambar Lahan Kritis... 133 Gambar 11. Gambar Lahan Agak Kritis... 136 Gambar 12. Gambar Lahan Potensial Kritis... 139 xix
xx DAFTAR PETA Peta Halaman Peta 1. 81 Peta 2. 85 Peta 3. 88 Peta 4. Peta Macam Tanah DAS Jlantah Hulu... 92 Peta 5. Peta Penggunaan Lahan DAS Jlantah Hulu... 95 Peta 6. 98 Peta 7. Pet 101 Peta 8. 108 Peta 9. 114 Peta 10. 121 Peta 11. 126 Peta 12. 141 Peta 13. 148 Peta 14. Peta Daya Dukung Lahan Berd 152 Peta 15. 169 xx