FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN

dokumen-dokumen yang mirip
Implementasi dan evaluasi rencana tindakan terhadap masalah yang telah disusun 9 Melakukan evaluasi Terminasi. Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN-LAMPIRAN 69

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN. Efektivitas Olahraga Pernafasan Satria Nusantara terhadap Penurunan

Dilakukan. Komponen STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TEKNIK PEMIJATAN BAYI

RANCANGAN JADWAL PENELITIAN

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENELITIAN. Perbedaan Tekanan Darah Sisi Tangan Yang Lumpuh Dengan Sisi Tangan

Lampiran 1 Lembar Persetujuan menjadi Responden Penelitian. Medan. Saat ini saya sedang melakukan penelitian tentang Tingkat Kecemasan

Prosedur Pengukuran Tekanan Darah

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN BANTEN JURUSAN KEPERAWATAN TANGERANG SOP SENAM HAMIL

LEMBAR PENJELASAN KEPADA CALON RESPONDEN. Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Saya sedang melakukan

INFORMED CONSENT. Medan, September Sri Wulandari. Universitas Sumatera Utara

FORMULIR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT)

Personil Penelitian. Nama : Kristina Ambarita. Jabatan : Peserta PPDS Ilmu Kesehatan Anak. 1. DR. dr. Oke Rina R, M.Ked(Ped), Sp.

LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENELITIAN. Pengalaman Nyeri pada Pasien dengan Nyeri Kronis. di RSUP Haji Adam Malik Medan

FORMULIR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT)

Lampiran 1. PLAN OF ACTION (Oktober 2016 Juni 2017) Nama : Dita Erline Kurnia NIM :

Lampiran 1 Kode : LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN. Saya yang bernama Ardian Hidayah, NIM adalah mahasiswa

LEMBAR PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN. Yth. Bapak/Ibu Calon Responden Penelitian Di Wilayah kerja Puskesmas Pengasih II, Kabupaten Kulon Progo

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PERUBAHAN TD, HR, RR IBU KALA I PERSALINAN

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN. Pemanfaatan Mengkudu (morinda cirifolis) pada Tekanan Darah Tinggi

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN

Surat Persetujuan Menjadi Responden. menyelesaikan tugas akhir di Fakultas Keperawatan Sumatera Utara. Penelitian

PEDOMAN MEMIJAT PADA BAYI DAN ANAK. ppkc

No. Kode Responden. (Diisi Oleh Peneliti) FORMULIR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT) : Tingkat Spiritualitas dan Kecemasan Ibu Primigravida di RSU

Keperawatan (Program S1) Universitas Sumatera Utara. Saat ini saya sedang

Informed Consent. Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre dan Post Operasi Mayor di RSUD Dr. Pirngadi Medan

Operasional Museum dan Pusat Pelatihan Meditasi Buddha di. Jawa Tengah ini buka setiap hari Selasa-Minggu. Sedangkan hari Senin

Lembar Persetujuan Menjadi Responden. Motivasi Masyarakat Memanfaatkan Posyandu di Posyandu Binaan Puskesmas Padang Bulan Medan.

PETUNJUK OPERASIONAL PENGGUNAAN ALAT TENSI METER DIGITAL

Lampiran 1 FORMULIR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT) Saya adalah mahasiswa program D IV Bidan Pendidik Fakultas

PLAN OF ACTION (Oktober 2016-Juli2017) Mengetahui, Malang, 2 Oktober 2016

Lembar Persetujuan Menjadi Responden Penelitian. ( Informed Concent ) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Skabies pada Santri di

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENELITIAN

(Pratiwi Nasution) ( )

Lembar Persetujuan Menjadi Responden. Saya yang bernama Dessy Mastika Sari/ adalah mahasiswi

PENJELASAN TENTANG PENELITIAN

LEMBAR PENJELASAN KEPADA CALON RESPONDEN. Nama saya Retno Wahyuni, sedang menjalani pendidikan di program D-IV Bidan

Lampiran 1 SURAT IJIN PENELITIAN

Medan, Maret 2014 Hormat saya,

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN

PENGURUTAN (MASSAGE)

LEMBAR PERSETUJUAN PENELITIAN

Lembar Persetujuan Menjadi Responden. Saya yang bernama Khairul Bariah / adalah mahaiswi D-IV Bidan

Lampiran 1 PENJELASAN PENELITIAN

Variabel Indikator Lembar observasi Kepatuhan cuci tangan Melakukan cuci tangan sesuai dengan indikasi cuci tangan 5 momen. 6 langkah mencuci tangan

LEMBAR PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN

Adalah mahasiswa S-1 Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas. Muhammadiyah Surakarta, akan melakukan penelitian dengan judul Perbedaan

Cara Mudah Mengencangkan. dan Memperindah Payudara

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENELITIAN PENGARUH SENAM AYUNAN TANGAN TERHADAP KEJADIAN INSOMNIA PADA LANSIA DI DESA KADU JAYA CURUG TANGERANG

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

terdiri dari Langkah Berirama terdiri dari Latihan Gerak Berirama Senam Kesegaran Jasmani

LEMBAR PENJELASAN KEPADA RESPONDEN PENELITIAN. Saya Wan Asta Triana adalah mahasiswa Fakultas Keperawatan USU

Medan, (Purnama Anggi) ( ) Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

Responden ( ) Universitas Sumatera Utara

PENJELASAN PENELITIAN. : Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perawatan Diri Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kecamatan Medan Johor

LEMBAR PERSETUJUAN RESPONDEN. : Murniaty Adongma Simanjuntak

INFORMED CONSENT PENJELASAN PENELITIAN

LAPORAN PENGABDIAN MASYARAKAT KEGIATAN PENYULUHAN TENTANG REMATIK PADA LANSIA. TIM PENGABMAS Yenni, M.kep, Ns, Sp, Kep kom. Ns. Emira Apriyeni, S.

LEMBAR CALON RESPONDEN. : Pemberian informasi dan persetujuan. IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

SENAM REFLEKSI TAHAP PELEBURAN (terdiri dari tujuh gerakan)

Terima kasih atas pertisipasi Bapk/Ibu dalam penelitian ini. Tanda Tangan : Tanggal :

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN. Kualitas Tidur dan Faktor-Faktor Gangguan Tidur pada Penderita

Lembar Persetujuan Menjadi Responden. Gambaran perubahan perilaku remaja pada masa pubertas menurut keluarga di. lingkungan 15 Pekan Labuhan

PROSEDUR PENGUKURAN LINGKAR PINGGANG

PENGARUH MASASE KAKI DENGAN MINYAK ESENSIAL LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI PRIMER USIA TAHUN

PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN

LATIHAN FISIK SEBAGAI PENDUKUNG ASUHAN GIZI BAGI LANSIA DR.dr.BM.Wara Kushartanti

Nah, bagi Anda yang ingin mengintip, seperti apa sih pijat bayi itu, berikut kami beberkan langkah-langkahnya, disertai dengan gambar.

PELAKSANAAN SENAM JANTUNG SEHAT UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL TRESNA WHERDA KASIH SAYANG IBU BATUSANGKAR

FORMULIR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT) : Analisis Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Preoperatif dan Pascaoperatif di RSUD Dr.

SURAT PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENELITIAN SETELAH MENDAPATKAN PENJELASAN (INFORMED CONCENT)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang. Meningkatkan derajat kesehatan yang adil dan merata seperti

Angkat kedua dumbbell ke depan dengan memutar pergelangan tangan (twist) hingga bertemu satu sama lain.

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

INFORMED CONSENT PENJELASAN PENELITIAN. JudulPenelitian : Persepsi Keluarga Pasien Terhadap Caring Perawat Di Ruang ICU. Rumah Sakit Pirngadi Medan

FORMULIR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT)

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN. Efektivitas Olahraga Pernapasan Terhadap Penurunan Gejala Asma Pada

Lampiran 1 LEMBAR PENJELASAN TENTANG PENELITIAN. (Otania Hosianna S)

INFORMED CONSENT LEMBAR PENJELASAN PENELITIAN

LEMBAR PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN. hospitalisasi pada anak di RSUP Haji Adam Malik Medan.Penelitian ini

LAMPIRAN SUKHASANA SHAVASANA

Herliawati Rizkika Ramadhani Program Studi Ilmu Keperawatan FK Unsri Palembang Abstrak

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN. Sumatera Utara Medan. Penelitian ini dilaksanakan sebagai salah satu kegiatan

LAMPIRAN 1 INSTRUMEN PENELITIAN

STATUS PEMERIKSAAN PENELITIAN : ANALISIS KUALITAS HIDUP PENDERITA PPOK SETELAH DILAKUKAN PROGRAM REHABILITASI PARU No : RS/No.

( Rahmad Edi Sembiring) ( )

Lampiran 1. Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

peneliti : Ayu Wisdanora LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENELITIAN Reumatoid Arthritis

Lampiran 1. Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara

EFEKTIFITAS BUNGA ROSELLA UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH TINGGI DI DESA SUNGGAL KANAN DUSUN V DELI SERDANG

BAB VIII RENANG. 150 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK

Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN. Gambaran Pengetahuan Perawat Tentang Discharge Planning Pada Pasien

Transkripsi:

Lampiran 1 FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN Efektivitas Masase Kaki dengan Minyak Esensial Lavender terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Dusun XI Desa Buntu Bedimbar Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Oleh Putri Safitri Nim: 061101006 Saya adalah mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Medan (PSIK FK USU Medan). Ingin melakukan penelitian di Dusun XI Desa Buntu Bedimbar Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas masase pada kaki dengan minyak esensial lavender terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini salah satu kegiatan dalam menyelesaikan tugas skripsi di PSIK FK USU Medan. Maka saya mengharapkan kesediaan Bapak/Ibu menjadi responden dalam penelitian ini. Informasi yang saya dapatkan ini hanya akan digunakan untuk pengembangan ilmu keperawatan dan tidak akan dipergunakan untuk maksud lain. Partisipasi Bapak/Ibu dalam penelitian ini bersifat bebas untuk menjadi responden penelitian atau menolak tanpa ada sanksi apapun. Jika Bapak/Ibu bersedia menjadi responden silahkan Bapak/Ibu menandatangani formulir persetujuan ini. Tanggal : No. Responden: Tanda tangan :

No. Responden Kuesioner Data Demografi Jenis Kelamin : Laki-laki Perempuan Usia :... tahun Berat badan :... kg Tinggi badan :... cm Pekerjaan/aktivitas : PNS Petani Polri / TNI Pedagang Ibu Rumah tangga dan lain-lain Suku : Jawa Minang Batak Mandailing Aceh dan lain-lain

Lampiran 3 TAKSASI DANA Efektivitas Masase Kaki dengan Minyak Esensial Lavender terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Dusun XI Desa Buntu Bedimbar Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang No Uraian Biaya 1. Pembelian Kertas 2 rim Rp. 70.000 2. Pembelian 1 flashdisk Rp. 100.000 3. Print cetak untuk proposal Rp 300.000 4. Penggandaan Proposal 3 buah Rp. 50.000 5. Fotokopi informed consent Rp. 20.000 6. Pembelian minyak lavender 3 botol Rp. 90.000 7. Transportasi Rp. 100.000 8. Souvenir Rp. 60.000 9. Biaya masseur Rp. 300.000 Jumlah Rp. 1.090.000

Lampiran 4 INSTRUMEN PENELITIAN Lembar Observasi Hasil Pengukuran Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Hari pertama (Intervensi 1) No Tekanan Darah (Sistolik/Diastolik dalam satuan mmhg) Sampel Penelitian Pre Masase Post Masase 1 Responden 1 140/90 110/80 2 Responden 2 160/90 130/100 3 Responden 3 140/100 120/90 4 Responden 4 150/90 120/80 5 Responden 5 150/90 130/90 6 Responden 6 140/90 120/80 7 Responden 7 170/100 170/100 Hari kedua (Intervensi 2) No Tekanan Darah (Sistolik/Diastolik dalam satuan mmhg) Sampel Penelitian Pre Masase Post Masase 1 Responden 1 130/90 110/90 2 Responden 2 140/90 130/90 3 Responden 3 138/90 124/90 4 Responden 4 130/84 120/80 5 Responden 5 138/84 122/84 6 Responden 6 140/90 120/80 7 Responden 7 170/100 170/100

Hari ketiga (Intervensi 3) No Tekanan Darah (Sistolik/Diastolik dalam satuan mmhg) Sampel Penelitian Pre Masase Post Masase 1 Responden 1 130/90 110/90 2 Responden 2 140/90 130/86 3 Responden 3 134/90 124/86 4 Responden 4 130/90 120/80 5 Responden 5 150/92 140/82 6 Responden 6 160/90 138/86 7 Responden 7 160/100 150/90 Hari keempat (Intervensi 4) No Tekanan Darah (Sistolik/Diastolik dalam satuan mmhg) Sampel Penelitian Pre Masase Post Masase 1 Responden 1 140/100 134/100 2 Responden 2 140/90 134/90 3 Responden 3 130/94 118/86 4 Responden 4 134/82 124/82 5 Responden 5 140/90 126/80 6 Responden 6 144/88 134/80 7 Responden 7 160/100 150/96 Hari kelima (Intervensi 5) No Tekanan Darah (Sistolik/Diastolik dalam satuan mmhg) Sampel Penelitian Pre Masase Post Masase 1 Responden 1 140/90 122/88 2 Responden 2 140/90 134/90 3 Responden 3 114/80 110/78 4 Responden 4 128/82 124/80 5 Responden 5 150/90 132/84 6 Responden 6 142/80 130/88 7 Responden 7 160/100 150/98

Hari keenam (Intervensi 6) No Tekanan Darah (Sistolik/Diastolik dalam satuan mmhg) Sampel Penelitian Pre Masase Post Masase 1 Responden 1 140/96 124/82 2 Responden 2 134/90 130/90 3 Responden 3 116/80 112/80 4 Responden 4 118/80 116/78 5 Responden 5 150/90 140/80 6 Responden 6 140/88 130/80 7 Responden 7 160/100 150/94 Hari ketujuh (Intervensi 7) No Tekanan Darah (Sistolik/Diastolik dalam satuan mmhg) Sampel Penelitian Pre Masase Post Masase 1 Responden 1 144/90 110/80 2 Responden 2 140/92 130/82 3 Responden 3 114/82 110/80 4 Responden 4 120/72 120/72 5 Responden 5 138/82 130/80 6 Responden 6 140/88 120/74 7 Responden 7 160/100 140/80

Protokol Identifikasi Diagnosis Hipertensi (Luckmann & Sorensen s) Pengertian : Diagnosa hipertensi pada orang dewasa dilakukan dengan cara mencari rata-rata dua atau lebih tekanan darah diastolik yang dibaca, setidaknya perbedaan kedua kunjungan paling sedikit 2 minggu dengan tekanan darah 90 mmhg atau lebih atau ketika rata-rata dari berbagai tekanan darah sistolik yang dibaca pada beberapa kunjungan yang lalu lebih besar dari 140 mmhg. Dikarenakan tekanan darah berubah-ubah dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, tekanan darah harus diukur agar pembacaanya menggambarkan level lazim klien (Luckmann & Sorensen s, 1993). Prosedur Pelaksanaan : 1. Klien harus duduk dengan lengan yang terbuka (tanpa ditutupi baju), bersandar dan diposisikan sejajar dengan jantung. Klien tidak boleh merokok minimal 15 menit yang lalu atau mengonsumsi kafein 1 jam sebelumnya. 2. Pengukuran harus dimulai setelah klien istirahat selama 5 menit. Bagian punggung bersandar dan kedua kaki harus terletak dilantai tanpa menyilang. Klien tidak boleh berbicara ketika tekanan darah sedang diukur. 3. Ukuran manset yang sesuai digunakan untuk memastikan keakuratan pengukuran. Kantongan karet mengelilingi setidaknya 2/3 dari lengan ketika di ukur. lebarnya kantung harus 1/3 dari setengah lingkaran lengan. Beberapa ukuran manset harus disesuaikan (ukuran dewasa).

Jika manset terlalu lebar tekanan darah yang dibaca akan lebih rendah. Jika manset terlalu sempit pembacaan akan lebih tinggi. Ketidakakuratan ukuran manset adalah kesalahan yang paling sering terjadi dalam melakukan pengukuran tekanan darah. 4. Pengukuran harus menggunakan sphygmomanometer mercury, yang belum lama dilakibrasi aneroidmanometer atau sebuah alat validasi elekrik. Pengukuran standard dikalibrasi setiap 6 bulan sekali. 5. Keduanya, sistolik dan diastolik tekanan darah harus dicatat. Hilangnya suara dibaca sebagai diastolik. 6. Pembacaan tekanan darah 2 atau lebih harus dirata-ratakan. Jika pembacaan 1, 2 berbeda lebih dari 5 mmhg maka pembacaan selanjutnya telah diperoleh.

Protokol Panduan Masase Pada Kaki Pengertian :Masase adalah sentuhan yang dilakukan dengan sadar dan digunakan untuk meningkatkan kesehatan. Manfaat : 1. Menimbulkan relaksasi yang dalam sehingga meringankan kelelahan jasmani dan rohani dikarenakan sistem saraf simpatis mengalami penurunan aktivitas yang akhirnya mengakibatkan turunnya tekanan darah (Kaplan,2006). 2. Memperbaiki sirkulasi darah pada otot sehingga mengurangi nyeri dan inflamasi, dikarenakan masase meningkatkan sirkulasi baik darah maupun getah bening (Price, 1997). 3. Memperbaiki secara langsung maupun tidak langsung fungsi setiap organ internal berdasarkan filosofi aliran energi meridian masase mampu memperbaiki aliran peredaran energi (meridian) didalam tubuh menjadi positif sehingga memperbaiki energi tubuh yang sudah lemah (Thie, 2007; Dalimartha, 2008). 4. Mendorong kepada postur tubuh yang benar dan membantu memperbaiki mobilitas (Price, 1997). Menurut George Goodheart (1960), otot yang tegang menyebabkan nyeri dan bergesernya tulang belakang keluar dari posisi normal sehingga postur tubuh mengalami perubahan, masase berfungsi untuk menstimulasi saraf otonom yang dapat mengendurkan ketegangan otot (Perry&Potter,2005). 5. Sebagai bentuk dari suatu latihan pasif yang sebagian akan mengimbangi kurangnya latihan yang aktif karena masase meningkatkan sirkulasi darah yang mampu membantu tubuh meningkatkan energi pada titik vital yang telah melemah (Price, 1997; Dalimartha, 2008).

Tujuan : Masase kaki pada penderita hipertensi bertujuan untuk menurunkan tekanan darah Prinsip : Frekuensi senam 2 kali dalam seminggu. Waktu masase kaki 20 menit/klien masase. Jadwal : Terlampir di lampiran 5 Hal-hal yang harus diperhatikan : 1. Kondisi klien jika terlalu lapar, terlalu kenyang. 2. Kondisi ruangan yang nyaman, suhu tidak terlau panas, tidak terlalu dingin, pencahyaan yang cukup tidak remang-remang. 3. Posisi klien dalam keadaan berbaring yang mana bagian pinggang sampai telapak kaki ditutup oleh handuk dan posisi pemijat dibelakang klien. Alat : 1. Sphygmomsnometer 2. Stetoskop 3. Minyak lavender yang telah diencerkan dengan minyak kelapa 4. Lembar observasi tekanan darah 5. Handuk 6. Karpet berbusa Prosedur Tindakan: Persiapan 1. Peneliti menyediakan alat 2. Peneliti memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan 3. Peneliti mengukur tekanan darah penderita hipertensi (ringan dan sedang) sebelum melakukan masase kaki dan di catat dalam lembar observasi.

4. Peneliti mempersiapkan posisi klien untuk dimasase dan mempersiapkan pemijat untuk memijat. Pelaksanaan Masase Kaki 1. Effleurage, gerakan mengusap yang ringan dan menenangkan pada bagian awal yang bertujuan untuk meratakan minyak esensial lavender dan menghangatkan otot agar lebih rileks. 2. Masase pada bagian kaki belakang, kaki depan lalu telapak kaki. Masase dilakukan selama 20 menit. 3. Effleurage, gerakan mengusap dengan ringan yang bertujuan untuk mengakhiri masase dan membersihkan sisa minyak esensial lavender. Kriteria hasil: 1. Penderita hipertensi setelah masase kaki menjadi nyaman, segar dan rileks. 2. Tekanan darah penderita hipertensi menjadi turun setelah masase kaki.

Prosedur Gerakan Masase Pada Kaki 1. Effleurage Letakkan telapak tangan dipermukaan tubuh dengan jemari rapat dan lekukan gerakan seperti berenang. Buatlah lingkaran yang saling bertumpukkan dengan kedua tangan secara bergantian. Usap seluruh bagian tubuh hingga kebagian sisi. Ketika tangan berada dibagian bawah, gerakkan tangan kembali keatas. 2. Masase pada kaki belakang Letakkan tangan bersilangan dibelakang pergelangan kaki kanan. Dorong kedua tangan hingga pangkal paha. Pisahkan dan kembali turun ke bawah dengan lembut, ikuti tekuk kaki. Ulangi lagi gerakan tersebut.

Tekan ibu jari ke bagian tengah otot betis seolah-olah memisahkannya, pijat hingga ke bagian bawah lutut. Dengan sangat lembut pijat bagian belakang lutut. Buat lingkaran kecil dengan ibu jari diseluruh wilayah tersebut. Kembali ke telapak kaki dan lakukan gerakan mengusap panjang ke atas menuju paha. Untuk mengakhiri pemijatan pada kaki bagian belakang urut turun kembali ke pergelangan kaki. Lakukan hal yang sama pada kaki kiri.

3. Masase pada kaki bagian depan Ambillah posisi menghadap ke kaki klien dengan kedua lutu berada disamping betisnya. Letakkan tangan kita sedikit diatas pergelangan kakidengan jari-jari menuju ke atas, dengan satu gerakan tak putus luncurkan tangan ke tas panggkal paha dan kembali turun di sisi kaki mengikuti lekuk kaki. Tarik ibu jari dan buatt bentuk V (posisi mulut naga). Letakkan tangan di atas tulang garas dibagian bawah kaki. Gunakan tangan secar bergantian untuk memijat perklahan hingga ki bawah lutut. Dengan tangan masih pada posisi V urut ke atas dengan sangat lembut hingga ke tempurung lutut, pisahkan tangan dan ikuti lekuk tempurung lutut pijat ke bagian bawah. Lalu ulangi pijat keatas bagian tempurung lutut.

Tekanlah dengan sisi luar telapak tangan membuat lingkarana secara bergantian mulai dari atas lutut hingga pangkal paha dan mendorong otot. Dengan keedua tangan pijatlah kebawah pada sisi kaki hingga ke pergelangan kaki. Kemudian remas bagian dorsum dan plantaris kaki dengan kedua tangan sampai ke ujung jari. Ulangi pada kaki kiri.

4. Masase pada telapak kaki Letakkan alas yang cukup besar dibawah kaki klien, lalu tangkupkan telapak tangan kita di sekitar sisi kakii kanannya. Rilekskan jari-jari serta gerakkan tanga kedepan dan kebelakang dengan cepat. Ini akan membuat kaki rileks. Biarkan tangan tetap memegang bagaina atas kaki. Geser tangan kiri kebawah tumit kaki, dengan lembut tarik kaki ke arah pemijat mulai daeri tumit. Dengan gerakan oval putar kaki beberapa kali kesetiap arah.

Pegang kaki pasangandengan ibu jari kita berada di atas dan telunjuk di bagian bawah. Kemudian dengan menggunakan ibu jari, tekan urat-urat otot mulai dari jaringan antara ibu jari dan telunjuk kaki. Tekan diantara urat-urat otot dengan ibu jari. Ulangi gerakan ini pada tiap lekukan. Pegang tumit kaki klien dengan tangan kanan, gunakan ibu jari dan telunjuk tangan kiri pemijat untuk menarik kaki dan meremas jari kaki. Pertama, letakkan ibu jari pemijat diatas ibu jari kaki dan telunjuk dibawahnya. Lalu pijat dan tarik ujungnya, dengan gerakan yang sama pijat sisi-sisi jari. Lakukan gerakan ini pada jari yang lain.

5. Effleurage Untuk mengakhiri dan menyeimbangkan energi kaki, letakkan tangan kiri pemijat diatas kaki klien dan tangan kanan dibawahnya. Tarik tangan kiri pemijat mundur hingga ke jari-jari kaki dan dorong tangan kanan ke arah atas kaki dengan usapan yang tak terputus.

Jadwal Masase Jam Responden Waktu tiap sekali masase (menit) Waktu Tahapan Masase (menit) Effleurage Masase kaki Effleurage 14.00-14.20 1 20 5 10 5 14.30-14.50 2 20 5 10 5 15.00-15.20 3 20 5 10 5 15.30-15.50 4 20 5 10 5 16.00-16.20 5 20 5 10 5 16.30-16.50 6 20 5 10 5 17.00-17.20 7 20 5 10 5

Riwayat Hidup Nama : Putri Safitri Tempat/Tanggal Lahir : Medan, 14 September 1986 Alamat : Jl. Btg. Kuis Gg. Amal No.101 Tg. Morawa 20362 Riwayat Pendidikan : 1. 1991-1992 : TK. Bhayangkara Tanjung Morawa 2. 1992-1998 : SD.Negeri 08079 Medan 3. 1998-2001 : MTsN Tanjung Morawa 4. 2001-2004 : SMA Negeri 2 Medan 5. 2005-2009 : Fakultas Keperawatan FK USU