KISI UJI KOMPETENSI 2014 PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNOLOGI TEKSTIL Kompetensi keahlian Teknik Pemintalan serat buatan Teknik Pembuatan Benang Teknik Pembuatan Kain Teknik Penyempurnaan Tekstil Garmen Kompetensi Utama Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan Menguasai karakteristik 1.1 Memahami karakteristik peserta didik dari aspek peserta didik yang berkaitan fisik, moral, spiritual, sosial, dengan aspek fisik, intelektual, kultural, emosional, dan sosial- emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial budaya. Menguasai karakteristik 1.4 Mengidentifikasi kesulitan peserta didik dari aspek belajar peserta didik dalam mata fisik, moral, spiritual, sosial, pelajaran yang diampu. kultural, emosional, dan 2.1 Memahami berbagai teori belajar mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 2.2 Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Mengetahui ciri- ciri fisik peserta didik Mengetahui potensi yang dimiliki siswa dalam pelajaran teknologi 2.1 Memahami berbagai teori belajar dan prinsip- prinsip mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 2.2 Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.
3.1 Memahami prinsip- prinsip pengembangan kurikulum. 3.2 Menentukan tujuan diampu. 3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan diampu. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. 3.1 Memahami prinsip- prinsip pengembangan kurikulum. 3.2 Menentukan tujuan diampu. 3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan diampu. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. 3.1 Memahami prinsip- prinsip pengembangan kurikulum. 3.2 Menentukan tujuan diampu. 3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. 6.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. 3.1 Memahami prinsip- prinsip pengembangan kurikulum. 3.2 Menentukan tujuan diampu. 3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. 4.1 Memahami prinsip- prinsip perancangan Memahami prinsip- prinsip pengembangan kurikulum Menentukan tujuan pembelajaran teknologi berdasarkan SKKD teknologi Merumuskan pengalaman belajar siswa guna mencapai tujuan yang ditetapkan Memahami prinsip- prinsip pengembangan RPP. 4.2 Mengembangkan Memahami komponen- komponen dalam RPP. komponen- komponen rancangan 4.3 Menyusun rancangan lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun lapangan. 4.4 Melaksanakan Menyusun RPP untuk kegiatan di dalam kelas dan di mendidik di laboratorium. kelas, di laboratorium, dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relean dengan pelajaran yang diajarkan. Memfasilitasi berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi optimal. Memfasilitasi berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi optimal.
Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik. penilaian dan ealuasi penilaian dan ealuasi proses dan hasil belajar. proses dan hasil belajar. 6.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik, termasuk kreatiitasnya. 7.1 Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif, empatik, dan santun, secara lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain. 9.1 Menggunakan informasi hasil penilaian dan ealuasi untuk menentukan ketuntasan belajar 10.1 Melakukan refleksi terhadap telah dilaksanakan. 10.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. 10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Memfasilitasi berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik untuk berkreasi Memfasilitasi berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik untuk berkreasi Memahami berbagai Memahami berbagai strategi berkomunikasi strategi berkomunikasi yang yang efektif secara lisan atau tulisan. efektif secara lisan atau tulisan. Menggunakan informasi hasil penilaian untuk menentukan ketuntasan belajar Melakukan refleksi terhadap telah dilaksanakan. Menggunakan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas Menggunakan informasi hasil penilaian untuk menentukan ketuntasan belajar Melakukan refleksi terhadap telah dilaksanakan. Menggunakan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas serat serat 1.1 Menjelaskan klasifikasi serat 1.1 Menjelaskan klasifikasi serat klasifikasi serat klasifikasi serat 1.1 Menguraikan klasifikasi 1.1 Menjelaskan proses identifikasi serat serat berdasar kan klasifikasi serat 1.2 Menjelaskan cara 1.2 Menjelaskan pro ses identifikasi serat identifikasi serat
serat serat 2. Mengidentifikasi benang 2. Mengidentifikasi benang 3.Memahami proses pembuatan serat buatan / sintetik 3.Memahami proses pembuatan serat buatan / sintetik 3.Memahami proses pembuatan serat buatan / sintetik 8.Mengetahui proses pemintalan leleh 9. Mengoperasikan unit mesin 3.Mengoperasikan mesin carding 1.1 Menjelaskan klasifikasi serat 1.1 Menjelaskan klasifikasi serat 2.1 Menjelaskan klasi- fikasi jenis benang berdasarkan kegunaan 2.1 Menjelaskan klasi- fikasi jenis benang berdasarkan kegunaan 3.1 Menjelaskan jenis polimerisasi/pembuatan serat buatan 6.2 Menjelaskan proses crimping serat buatan 7.3 Menjelaskan hasil proses texturizing. 8.1 Menjelaskan bahan proses pemintalan leleh 2.1 Menjelaskan meng- operasikan mesin klasifikasi serat klasifikasi serat 2. Menguraikan klasifikasi benang 2. Menguraikan klasifikasi benang 3.1.1 Menguraikan proses pembuatan salah satu serat buatan 6.Menguraikan proses pembuatan serat crimp 7. Menguraikan proses texturizing benang dari serat buatan 8.Menguraikan proses pemintalan leleh 2.1 Mengetahui cara 3.1 Menjelaskan meng- 3.Menguraikan proses operasikan mesin Car-ding mesin carding 1.3 Menjelaskan proses identifikasi serat 1.3 Mengidentifikasi serat dengan cara uji mikroskop 1.4 Menjelaskan cara 1.4 Mengidentifikasi serat dengan cara identifikasi serat pewarnaan dan pelarutan 2.1 Mengklasifikasikan jenis 2.1 Menjelaskan macam- macam jenis benang benang berdasarkan kegunaan 2.2 Menentukan nomor 2.2 Menentukan nomor benang berdasarkan benang cara langsung dan tidak langsung 1. Memahami teknik proses pembuatan serat 6.2 Menjelaskan proses crimping 7.3 Menjelaskan proses texturizing. 8.1 Mengidentifikasi zat bahan polimerisasi 2.1 Menguraikan cara 3.1 Menguraikan opera- sional mesin Carding 1.1 Menjelaskan pro ses polimerisasi dan menguraikan proses pembuatan serat sintetik 5.2 Menguraikan proses crimping 6.3 Mengealuasi hasil proses texturizing. 8.1 Melakukan proses pelarutan polimer 2.1 Menjelaskan cara 3.1 Menguraikan cara kerja mesin Carding 3.Mengoperasikan mesin carding 3.1 Menjelaskan meng- 3.Menguraikan proses operasikan mesin Car-ding mesin carding 3.1 Menguraikan opera- sional mesin Carding 3.4 Mengendalikan proses pada mesin carding. 6. Mengetahui unit mesin combing 6. Mengetahui unit mesin 6.1 Menjelaskan unit mesin combing 6.1 Menjelaskan unit mesin 6. Mengoperasikan mesin combing 7. Mengoperasikan mesin 6.1 Menjelaskan cara combing 7.1 Menjelaskan cara 6.1 Menguraikan combing 7.1 Menjelaskan cara
6. Mengetahui unit mesin 2. Mengetahui unit mesin 2. Mengoperasikan unit mesin 20. Mengetahui pe- rawatan mesin ring spinning 1. Mengetahui pe- ngelosan benang 5. Mengetahui proses penghanian /warping 6. Mengetahui proses penganjian benang (Sizeing) 10. Mengetahui pem- buatan anyaman kain 11. Mengetahui rencana tenun 15. Mengetahui pem- buatankain dengan mesin tenun jet yang menggunakan tapet 18. Mengetahui peme riksaan kain grey 10. Mengetahui pem- buatan anyaman kain tenun 6.1 Menjelaskan unit mesin 2.1 Menjelaskan cara 2.1 Menjelaskan cara 20.1 Mengidentifikasi perawatan ringan mesin ring spinning 1.1 Menjelaskan penge losan benang tenun 5.1 Membuat rencana penghanian (warping) 6.1.Menjelaskan proses penganjian 10.1 Menjelaskan jenis- jenis anyaman 11.1 Menjelaskan cara membuat rencana tenun (pegging plan) 15.1 Menjelaskan cara tenun jet 18.1 Menjelaskan cara memeriksa kain grey 10.1 Mengetahui jenis- jenis anyaman kain tenunan 7. Mengoperasikan mesin 2.1 Menjelaskan cara 2.1 Menjelaskan cara 20. Merawat mesin ring spinning cara mengelos benang 5.1 Mengidentifikasi rencana penghanian (warping) 6.1 Mengidentifikasi proses penganjian tanpa mesin kanji 7.1 Menjelaskan cara 2.2 Mengetahui unit mesin. 2.3 Melayani proses pada unit mesin 7.4 Mengendalikan proses pada mesin. 2.2 Mengoperasikan unit mesin. 2.3 Melayani proses pada unit mesin 20.1 Menjelaskan 20.1 Menjelaskan perawatan ringan mesin ring perawatan ringan mesin ring spinning spinning 1.1 Menguraikan cara 1.1 Menjelaskan cara kelos kelos 5.1 Menjelaskan 5.1 Menguraikan rencana penghanian (warping) perencanaan penghanian (warping) 6.1 Menjelaskan proses penganjian tanpa mesin kanji 10.1 Mengidentifikasi jenis- 10.1 Menjelaskan jenis- j jenis anyaman anyaman pada ATBM 13. Membuat kain dengan 13.1 Menjelaskankan cara mesin tenun teropong tenun menggunakan dobby dengan teropong 15.1 Menjelaskan cara tenun jet menggunakan tapet (cam/eksentrik) 18.1 Menguraikan cara memeriksa kain grey 10.1 Menjelaskan jenis- jenis anyaman menggunakan dobby 15.1 Menjelaskan cara tenun jet 18.1 Mengetahui cara pemeriksaan kain grey 10.1 Mengidentifikasi jenis anyaman kain tenun 6.1 Menguraikan proses penganjian tanpa mesin kanji 10.1 Menguraikan terjadinya anyaman 13.1 Menjelaskan cara tenun dengan teropong menggunakan dobby 15.1 Menguraikan cara tenun jet menggunakan tapet 18.1 Mengidentifikasi cara pemeriksaan kain grey 10.1 Menganalisa bentuk anyaman kain tenun
18. Memeriksa kain grey 18.1 Menjelaskan cara memeriksa kain grey 1. Mengetahui proses persiapan penyempur naan (prepa- ration finishing) 1. Mengetahui proses persiapan penyempur naan 1. Mengetahui proses persiapan penyempur naan 4. Melaksanakan proses pemasakan pada bahan (scouring) 1.1 Mendeskripsikan proses persiapan penyempurnaan 1.1 Mendeskripsikan proses persiapan penyempurnaan 1.1 Mendeskripsikan proses persiapan penyempurnaan 4.1 Mendeskripsikan proses pemasakan bahan 18.1 Menguraikan cara 18.1 Mengetahui cara memeriksa kain grey pemeriksaan kain grey 1. Melaksanakan proses persiapan penyempurnaan 2. Melaksanakan proses pembakaran bulu (singeing) 2. Melaksanakan proses pembakaran bulu (singeing) 4.1 Menjelaskan proses pemasakan bahan 1.1 Mendeskripsikan proses persiapan penyempurnaan 2.1. Mendiskripsikan proses pembakaran bulu 2.3. Melakukan proses pembakaran bulu simultan dengan penghilangan kanji 4.1 Mendeskripsikan proses pemasakan bahan 18.1 Mengidentifikasi cara pemeriksaan kain grey 1.1 Menjelaskan proses persiapan penyempurnaan 2.1. Menjelaskan proses pembakaran bulu 2.3. Melakukan proses pembakaran bulu simultan dengan penghilangan kanji 4.1 Menjelaskan proses pemasakan bahan 4. Melaksanakan 4.1 Mendeskripsikan 4.1 Menjelaskan proses proses pemasakan pada proses pemasakan bahan pemasakan bahan bahan (scouring) 4.1 Mendeskripsikan proses pemasakan bahan 4.1 Menjelaskan proses pemasakan bahan 5. Melaksanakan pro ses pengelantangan / pemutihan bahan (Bleaching) 5. Melaksanakan pro ses pengelantangan / pemutihan bahan (Bleaching) 5. Melaksanakan pro ses pengelantangan / pemutihan bahan (Bleaching) 5.1 Mendeskripsikan proses pengelantangan bahan 5.1 Mendeskripsikan proses pengelantangan bahan 5.1 Mendeskripsikan proses pengelantangan bahan 5.1 Menjelaskan proses 5.1 Menjelaskan pro ses 5.1 Menjelaskan pro ses 5.2 Melakukan proses dengan zat oksidator 5.4 Mengendalikan parameter proses pengelantangan 5.4 Mengendalikan parameter proses pengelantangan 5.2 Melakukan pro- ses dengan zat oksidator 5.4 Mengendalikan parameter proses pengelantangan 5.4 Mengendalikan parameter proses pengelantangan
5. Melaksanakan pro ses pengelantangan / pemutihan bahan (Bleaching) 7. Melaksanakan proses 6. Melaksanakan pro- ses pemerseran kain (Mercerize) 6. Melaksanakan pro- ses pemerseran kain 5.1 Mendeskripsikan proses pengelantangan bahan 7.1 Mendiskripsikan proses pemantapan panas (heat 6.1 Mendeskripsikan proses pemerseran kain 6.1 Mendeskripsikan proses pemerseran kain (Mercerize) 8. Mengetahui proses 8.1 Mendiskripsikan pengurangan berat pengurangan berat kain 8. Mengetahui proses 8.1 Mendeskripsikan penguranganberat kain proses weight reduce (weight reduce) 7. Melaksanakan proses 7. Melaksanakan proses pemantapan panas 15. Melaksanakan pencapan kasa 15. Melaksanakan pencapan kasa 10. Melaksanakan 7.1 Mendeskripsikan proses pemantapan panas (heat 7.1 Mendeskripsikan proses pemantapan panas 15.1 Mendeskripsikan 15.1 Mendeskripsikan 10.1 Mendiskripsikan 5.1 Menjelaskan pro ses 7.1 Menjelaskan proses 6.1 Menjelaskan proses pemerseran kain 6.1 Menjelaskan proses pemerseran kain 8. Melaksanakan pro ses pengurangan berat 8. Melaksanakan proses weight reduce 7.1 Menjelaskan proses 7.1 Menjelaskan proses pemantapan panas 15.1 Menguraikan ta- hap 10.1 Menjelaskan pro ses pencelupan kain 10.1 Menjelaskan pro ses pencelupan kain 5.2 Melakukan proses dengan zat oksidator 7.2 Menjelaskan cara 6.3 Menjelaskan cara merser 6.5 Mengendalikan parameter pemerseran kain 8.1 Mendiskripsikan proses weight reduce 8.1 Mendiskripsikan proses pengurangan berat kain 8.1 Mendiskripsikan proses calandering kain 8.1 Mendiskripsikan pro ses Calandering kain 15.1 Menjelaskan tahap 15.1 Menjelaskan tahap 10.4 Melaksanakan proses pencelupan kain dari serat poliester 5.2Melakukan proses dengan zat oksidator 7.2 Menjelaskan cara 6.3 Menguraikan cara merser 6.5 Mengendalikan parameter merseri- sasi kain rayon 8.1 Menjelaskan pro- ses weight reduce 8.1 Menjelaskan proses pengurangan berat kain 8.1 Menjelaskan proses Calandering kain 8.1 Menganalisa proses Calandering kain 15.1 Menguraikan hal penting pada proses pencapan kasa datar 15.1 Menguraikan hal penting pada proses pencapan kasa datar 10.4 Melaksanakan dari serat poliester
10. Melaksanakan 10. Melaksanakan proses penyempur- naan kain 10. Melaksanakan penyempurnaan penyempurnaan penyempurnaan penyempurnaan penyempurnaan 10.1 Mendiskripsikan 10.1 Mendiskripsikan proses penyempur- kain 10.1 Mendiskripsikan 10.1 Menjelaskan proses pencelupan kain 10.1 Menjelaskan proses penyempurnaan 10.1 Menjelaskan proses pencelupan kain penyempurnaan penyempurnaan penyempurnaan penyempurnaan penyempurnaan 10.4 Melaksanakan proses pencelupan kain dari serat campuran 10.4 Melaksanakan proses penyempurnaan 10.4 Melaksanakan proses pencelupan kain dari serat campuran 10.4 Mengurai serat campuran 10.4 Mendeskripsi- kan proses penyem- purnaan 10.4 Mengurai dari serat campuran 18.1 Menjelaskan proses analisa zat warna 18.1 Menjelaskan proses penyempur- naan 18.1 Menjelaskan proses penyempur- naan 18.1 Menjelaskan proses penyempur- naan 18.1 Menjelaskan proses penyempur- naan