PERANCANGAN PROSES 81

dokumen-dokumen yang mirip
MODUL 4 PERENCANAAN PROSES

Systematic Layout Planning

SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) PERTEMUAN #3 TKT TAUFIQUR RACHMAN PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS

M A K A L A H Operation Process Chart Of Banquet Chair Disusun Oleh :...(...) Muhammad Faisol Bahri ( )

ANALISIS PRODUK DAN PROSES MANUFAKTURING

BAB III PEMBUATAN ROUTING SHEET DAN MULTIPLE PRODUCT PROCESS CHART ASISTEN PRAKTIKUM PLO 2015

Bagian Assembly Chart

TIN314 Perancangan Tata Letak Fasilitas. h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n. w e b l o g. e s a u n g g u l. a c. i d

BAB II PROSES KERJA DAN MATERIAL

BAB 2 LANDASAN TEORI

PANDUAN PRAKTIKUM PENANGANAN BAHAN DAN PERENCANAAN TATA LETAK FASILITAS

BAB III METODE PENELITIAN

Sistem Produksi. Produksi. Sistem Produksi. Sistem Produksi

Systematic Layout Planning

BAB II LANDASAN TEORI. Toyota Production System atau yang biasa disingkat menjadi TPS. TPS adalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

PERENCANAAN & PENGENDALIAN OPERASI

CONTOH OPC DAN FPC. Peta Proses Operasi (Operation Process Chart) TUGAS PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI AYU DINI R

BAB II OPC, APC, STRUKTUR PRODUK, DAN BOM

Ratih Wulandari, ST., MT

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan produksi dan operasi merupakan kegiatan yang paling pokok

Program Studi Teknik Industri Page 1 Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

BAB 3 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH

Pengantar Manajemen Produksi & Operasi

ERGONOMI & APK - I KULIAH 4: PETA KERJA

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM TATA LETAK DAN PENANGANAN BAHAN ACARA II PETA KERJA UNTUK EVALUASI TATA LETAK AWAL

Modul III: Analisis Sistem Manufaktur

BAB II LANDASAN TEORI

ABSTRAK. Kemampuan dan keterampilan manajemen mengelola sumber daya yang ada

PETA RAKITAN, PETA PROSES OPERASI DAN DIAGRAM TALI PADA ANALISIS ALIRAN BAHAN PULLER JAWS

2.2 Konsep Dasar Penjadwalan ( Scheduling) Pengertian Penjadwalan ( Scheduling) 13

BAB 1 PENDAHULUAN. Praktikum Sistem Produksi ATA 2014/2015

PENJADWALAN PRODUKSI DI LINE B MENGGUNAKAN METODE CAMPBELL-DUDEK-SMITH (CDS)

PETA PETA KERJA. Nurjannah

KETENTUAN PENULISAN LAPORAN AKHIR (BENDEL) PRAKTIKUM PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS

Proces Design. Bentuk Mutu. Volume Type. Bentuk. Volume. Bahan. Mutu. Type. Bahan. Plant. Plant

PERANCANGAN TEKNIK INDUSTRI 2

Pengantar Sistem Produksi Lanjut. BY Mohammad Okki Hardian Reedit Nurjannah

KETENTUAN PENULISAN LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PTA 2015/2016 LABORATORIUM TEKNIK INDUSTRI LANJUT

Pembahasan Materi #6

BAB IV METODE PENELITIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. dengan sangat cepat di segala bidang. Persaingan yang semakin ketat mengharuskan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN

TATA LETAK PABRIK KULIAH 2: PERENCANAAN LAYOUT

Operasional. Disampaikan Oleh : Kristian Suhartadi WN, SE., MM

BAB V HASIL DAN ANALISIS

Evaluasi Perencanaan Tata Letak Fasilitas Peleburan dan Pencetakan Terhadap Optimasi Proses Aliran Material pada PT. PANGERAN KARANG MURNI

BAB 3 METODE PEMECAHAN MASALAH

BAB III LANDASAN TEORI

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

MEMPRODUKSI BARANG DAN JASA (PRODUCING GOODS AND SERVICES) Gambar 11.1 Proses Transformasi Sumber Daya

Perancangan Tata Letak

USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS LANTAI PRODUKSI PRODUK SEPATU PERLENGKAPAN DINAS HARIAN (STUDI KASUS PADA CV. MULIA)

Statistical Process Control

BAB I FUNGSI OPERASI 1.1. Definisi Manajemen Operasi

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB 3 METODE PENELITIAN. Berikut ini adalah diagram alir yang digunakan dalam penyelesaian studi kasus ini: Mulai

PERBAIKAN SISTEM KERJA DAN ALIRAN MATERIAL PADA PT. M MOTORS AND MANUFACTURING

BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

BAB II LANDASAN TEORI

MRP. Master Production. Bill of. Lead. Inventory. planning programs. Purchasing MODUL 11 JIT DAN MRP

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

TIN314 - Perancangan Tata Letak Fasilitas Materi #5 Genap 2015/2106. TIN314 - Perancangan Tata Letak Fasilitas

III. METODOLOGI. A. Kerangka Pemikiran. B. Pendekatan Studi Kelayakan

ANALISIS ALIRAN MATERIAL PERTEMUAN #5 TKT TAUFIQUR RACHMAN PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS

Addr : : Contact No :

PERENCANAAN PROSES PRODUKSI

BAB 1 PENDAHULUAN. Dewasa ini banyak perusahaan-perusahaan khususnya otomotif dan juga

FORMAT PENULISAN LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM PERANCANGAN TEKNIK INDUSTRI 4 PTA 2016/2017 LABORATORIUM TEKNIK INDUSTRI

ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KEWIRAUSAHAAN III. Power Point ini membahas mata kuliah Kewirausahaan III. Endang Duparman. Modul ke: Arissetyanto. Fakultas SISTIM INFORMASI

BAB IV PEMBAHASAN DAN ANALISIS

BAB 4 PENGUMPULAN DAN ANALISA DATA

SISTEM PENANGANAN MATERIAL

PERANCANGAN PRODUK. Chapter 3. Gasal 2014

DEWI HARDININGTYAS, ST, MT, MBA #5_ANALISA OPERASIONAL (PETA KERJA) ANALISA DAN PENGUKURAN KERJA

BAB 3 METODOLOGI. Tahapan Proses (T1) Struktur Produk. Input yang dibutuhkan (T2) Komponen Biaya (T3) Perkiraan Waktu Perakitan (T4)

SIMULASI BISNIS LINGKUNGAN USAHA. Proses Transformasi. Gambar 1: Sistem Operasi Perusahaan

BAB I PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN MEMPERTIMBANGKAN UKURAN LOT TRANSFER BATCH UNTUK MINIMASI MAKESPAN KOMPONEN ISOLATING COCK DI PT PINDAD

BAB I PENDAHULUAN. antara perusahaan yang satu dengan yang lainnya. Perusahaan yang dapat. jumlah konsumennya. Salah satu usahanya adalah dengan

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

III. METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara berkembang, yang biasanya memiliki salah satu ciri

USULAN PERANCANGAN TATA LETAK PABRIK KELAPA SAWIT DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (STUDI KASUS: PT. Kencana Andalan Nusantara) TUGAS AKHIR

ONGKOS MATERIAL HANDLING

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI. baik investasi kecil maupun besar dalam skala proyek memerlukan suatu

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 4 PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Gambar Error! No text of specified style in document.-1. Struktur Utama Aplikasi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Transkripsi:

PERANCANGAN PROSES 81

Keterkaitan Perancangan Produk, Perancangan Proses, Perancangan Jadwal,dan Perancangan Fasilitas Perancangan Produk Perancangan Fasilitas Perancangan Proses Perancangan Jadwal 82

Perancangan Produk Merupakan penjelasan produk yang diproduksi dan perancangan secara rinci i dari produk tersebut 83

Tujuan Perancangan Produk Pengembangan dan perancangan produk/jasa menurut penelitian pasar Produk harus cukup ekonomis sehingga terjangkau oleh konsumen dan menghasilkan laba 84

85

86

Analisa Produk Dilakukan dengan memecah produk akhir atau produk jadi menjadi komponenkomponen pembentuk produk tersebut secara detail. 87

Hasil Analisa Produk Hasil analisa produk adalah keputusan buat atau beli komponen. Analisis buat atau beli menentukan besar atau banyaknya fasilitas yang harus diinvestasikan yang mana akan memberikan dampak dalam proses pengaturan tata t letaknya. 88

Perancangan Proses Teknologi, mesin, dan peralatan serta berbagai metode kerja direncanakan dan digunakan dalam tahapan proses manufakturing, yaitu proses perubahan input (bahan baku) menjadi output (produk jadi/jasa) Perancang atau perencana proses bertanggung g jawab untuk menetapkan bagaimana produk diproduksi 89

Analisa Proses Hasil analisa proses dinyatakan dalam bentuk : production routing, operations list, atau process chart. Production routing/proses routing menyimpulkan langkah-langkah operasi yang diperlukan untuk merubah bahan baku menjadi produk jadi, sedangkan peta proses (process chart) ) terdiri dari : operations process chart, flow process chart, flow diagram 90

Informasi yang dibutuhkan dan dihasilkan dari perancangan proses Route sheet Presendence diagram Operation process chart 91

Pengurutan Produksi (Routing Sheet) Suatu catatan atau dokumen yang menyatakan keterangan atau hal-hal yang perlu diketahui dari setiap operasi yang dilakukan untuk menghasilkan suatu produk tertentu Routing sheet dibuat untuk menghitung jumlah mesin yang dibutuhkan, yang disesuaikan dengan banyaknya bahan yang terbuang, kapasitas mesin (baik kapasitas mesin teoritis maupun kapasitas mesin aktual) 92

Bill Of Material Diagram diatas menggambarkan BOM dari produk A. Produk A dibuat dari assembly B, komponen C dan D, dan material E. Assembly B dibuat dari komponen F, G, dan H (begitu juga assembly-assembly atau produkproduk yang lain). Catat bahwa sebuah komponen dapat dibuat dari komponen yang lain (item D) atau sebuah komponen dapat dibuat dari bahan mentah (item C dan H). 93

Peta Rakitan Peta Rakitan adalah gambaran grafis dari urutan-urutan aliran komponen dan rakitan-bagian (sub assembly) ke rakitan suatu produk. Akan terlihat bahwa peta rakitan menunjukkan cara yang mudah untuk memahami : 1. Komponen-komponen yang membentuk produk 2. Bagaimana komponen-komponen ini bergabung bersama 3. Komponen yang menjadi bagian suatu rakitan-bagian 4. Aliran komponen ke dalam sebuah rakitan 5. Keterkaitan antara komponen dengan rakitan-bagian 6. Gambaran menyeluruh dari proses rakitan 7. Urutan waktu komponen bergabung bersama 8. Suatu gambaran awal dari pola aliran bahan 94

Standar Pengerjaan dari Assembly Chart adalah sebagai berikut [Apple,1990,, hal 139] : Operasi terakhir yang menunjukkan rakitan suatu produk digambarkan dengan lingkaran berdiameter 12 mm dan harus dituliskan operasi itu di sebelah kanan lingkaran tersebut. Gambarkan garis mendatar dari lingkaran kearah kiri, tempatkan lingkaran berdiameter 6 mm pada bagian ujungnya, tunjukkan setiap komponen (nama, nomor komponen, jumlah, dsb) yang dirakit pada proses tersebut. Jika yang dihadapi adalah rakitan-bagian, maka buat garis tadi sebagian dan akhiri dengan lingkaran berdiameter 9 mm, garis yang menunjukkan komponen mandiri harus ditarik ke sebelah kiri dan diakhiri dengan diameter 6 mm. 95

4. Jika operasi rakitan terakhir dan komponenkomponennya selesai dicatat, gambarkan garis tegak pendek dari garis lingkaran 9 mm ke atas, memasuki lingkaran 12 mm yang menunjukkan operasi rakitan sebelum operasi rakitan yang telah digambarkan pada langkah 2 dan langlah 3. 5. Periksa kembali peta tersebut untuk meyakinkan bahwa seluruh komponen telah tercantum, masukkan nomer-nomor operasi rakitan bagian ke dalam lingkaran (jika perlu), komponen yang terdaftar di sebelah kiri diberi nomor urut dari atas ke bawah bagian sub assembly. 96

Operation Process Chart (OPC)/ Operation Process Chart (OPC) adalah salah satu teknik yang paling berguna dalam perencanaan produksi. Kenyatannya peta ini adalah gambaran tentang proses, dan telah digunakan dalam bebagai cara sebagai alat perencanaan dan pengendalian. Dengan tambahan data lain, peta ini dapat digunakan sebagai alat manajemen. Beberapa keuntungan dan kegunaan dari Operation Process Chart (OPC) ini adalah 97 sebagai berikut :

Mengkombinasikan ik lintasan produksi dan peta rakitan sehingga memberikan informasi yang lebih lengkap. Menunjukkan operasi yang harus dilakukan untuk tiap komponen. Menunjukkan urutan operasi pada tiap komponen. Menunjukkan urutan fabrikasi dan rakitan dari tiap komponen. Menunjukkan kerumitan nisbi dari fabrikasi tiap komponen. Menunjukkan hubungan antar komponen Menunjukkan panjang nisbi dari lintas fambikasi dan ruang yang dibutuhkannya. Menunjukkan titik tempat t komponen memasuki proses. 98

Menunjukkan tingkat kebutuhan sebuah rakitan-bagian. Membedakan antara komponen yang dibuat dengan yang dibeli. Membantu perencanaan tempat kerja mandiri. Menunjukkan jumlah pekerja yang dibutuhkan. Menunjukkan secara nisbi konsentrasi mesin, peralatan dan pekerja. Menunjukkan sifat pola aliran bahan. Menunjukkan sifat masalah penanganan bahan. Menunjukkan kesulitan-kesulitan k yang mungkin timbul dalam aliran produksi. Mencatat proses pembuatan untuk diperlihatkan pada bagian lain. 99

Standar pengerjaan Peta Proses Operasi adalah: Pilih komponen pertama yang akan digambarkan, jika peta akan digunakan sebagai dasar bagi sebuah jalur rakitan bagian yang mempunyai komponen paling banyak sebaiknya dipilih pertama kali, mulai dari sudut kanan kertas, catat operasi rakitan. Komponenkomponen yang dibeli dalam keadaan jadi digambarkan dengan garis pendek ke kiri. Jika semua operasi rakitan dan pemeriksaan pada bagian utama sudah masuk, lanjutkan ke operasi fabrikasi, i dalam urutan terbalik, gambarkan garis mendatar pada bagian kanan atas peta ke kanan, untuk menuliskan bahan baku, uraian tentang bahan langsung dicatat pada garis tersebut yang dapat dibuat selengkaplengkapnya. 100

Ke sebelah kanan dari lambang operasi, buat uraian operasi, waktu penyelesain pekerjaan, dll. Cirikan komponen terakhir pada operasi tersebut. Gambar garis mendatar jauh ke kiri, tunjukkan dengan lingkaran 12 mm untuk operasi dan segi empat untuk pemeriksaan dalam urutan terbalik kearah atas. Masukkan nomor operasi dari lintasan produksi tersebut. 101

Lanjutkan sampai semua komponen terselesaikan dipetakan, baik komponen yang dibuat dan yang dibeli harus tercantum di dalam peta. Rakitan bagian digambarkan sedemikian rupa seperti cara pada peta rakitan. Periksa peta dengan dokumen barang dan lintasan produksi untuk menjamin agar tidak ada bagian atau operasi yang luput. 102

Ada empat hal yang perlu diperhatikan atau dipertimbangkan agar diperoleh suatu proses kerja yang baik melalui analisa peta proses operasi yaitu analisa terhadap bahan-bahan, operasi pemeriksaan dan terhadap waktu penyelesaian suatu proses. Keempat hal tersebut di atas, dapat diuraikan sebagai berikut : 103

Bahan-bahan Kita harus mempertimbangkan semua alternatif dari bahan yang digunakan, proses penyelesaian dan toleransi sedemikian rupa sehingga sesuai dengan fungsi, realibilitas pelayanan dan waktunya. Operasi Juga dalam hal ini harus dipertimbangkan mengenai semua alternatif yang mungkin untuk proses pengolahan, pembuatan, pengerjaan dengan mesin atau metode perakitannya, beserta alat-alat dan perlengkapannya yang digunakan. Perbaikan yang mungkin bisa dilakukan misalnya: dengan menghilangkan, menggabungkan, merubah atau menyederhanakan operasi-operasi yang terjadi. 104

Peta Proses Operasi 105

Precendence Diagram 106

Multi Product Process Chart (MPPC) Multi Product Process Chart (MPPC) merupakan suatu peta yang dibuat untuk menentukan jumlah mesin teoritis maupun aktual yang digunakan di dalam proses produksi 107

Perancangan Produk vs Perancangan Proses Dalam perancangan produk permasalahan yang dihadapi d i adalah apa (what) h yang harus dibuat, sedangkan dalam perancangan proses penekanan permasalahan terletak pada bagaimana (how) cara pembuatannya 108

3ti tipe aliran dasar proses produksi 1. Flow Shop 2. Job Shop 3. Proyek Pilihan terhadap tipe aliran proses produksi berpengaruh terhadap teknologi yang diterapkan, tingkat ketrampilan operator yang dipekerjakan, metode perencanaan dan pengendalian produksi, strategi pemasaran yang dipilih serta permasalahan perencanaan finansial 109

Perancangan Jadwal Produksi digunakan untuk menentukan seberapa banyak dan kapan perencanaan fasilitas dilakukan 110

Prosedur Perancangan Jadwal Produksi Market Forecast Production Demand Production Rate Number Of Machine Product Mix + Production Rate Continuous Or Intermittent Production 111

Siapa konsumen Input yang diperlukan dalam perancangan jadwal Dimana lokasi konsumen Mengapa konsumen membeli produk Dimana konsumen akan beli Berapa pangsa pasar dan siapa kompetitor Bagaimana trend perubahan produk 112

Informasi yang dibutuhkan dan dihasilkan dari perancangan jadwal Laju produksi (production rate) Product mix Market forecast Gantt chart 113