Contoh. C. Determinan dan Invers Matriks. C. 1. Determinan

dokumen-dokumen yang mirip
Matriks. Matriks B A B. A. Pengertian Matriks. B. Operasi Hitung pada Matriks. C. Determinan dan Invers

Operasi Pada Matriks a. Penjumlahan pada Matriks ( berlaku untuk matriks matriks yang berukuran sama ). Jika A = a ij. maka matriks A = ( a ij)

Tujuan. Mhs dapat mendemonstrasikan operasi matriks: penjumlahan, perkalian, dsb. serta menentukan matriks inverse

MATRIKS. 2. Matriks Kolom Matriks kolom adalah matriks yang hanya mempunyai satu kolom. 2 3 Contoh: A 4 x 1 =

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS (WAJIB)

BAB 2 LANDASAN TEORI

MATRIKS. 3. Matriks Persegi Matriks persegi adalah matriks yang mempunyai baris dan kolom yang sama.

Matriks Jawab:

Sebelum pembahasan tentang invers matriks lebih lanjut, kita bahas dahulu beberapa pengertian-pengertian berikut ini.

Matriks. Baris ke 2 Baris ke 3

MODUL ALJABAR LINEAR 1 Disusun oleh, ASTRI FITRIA NUR ANI

BAB 2. DETERMINAN MATRIKS

MATRIKS. a A mxn = 21 a 22 a 2n a m1 a m2 a mn a ij disebut elemen dari A yang terletak pada baris i dan kolom j.

Banyaknya baris dan kolom suatu matriks menentukan ukuran dari matriks tersebut, disebut ordo matriks

a11 a12 x1 b1 Lanjutan Mencari Matriks Balikan dengan OBE

(Departemen Matematika FMIPA-IPB) Matriks Bogor, / 66

Aljabar Linier Elementer. Kuliah 7

DIKTAT MATEMATIKA II

Matematika Teknik I: Matriks, Inverse, dan Determinan. Oleh: Dadang Amir Hamzah STT DR. KHEZ MUTTAQIEN 2015

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

ALJABAR LINIER DAN MATRIKS

ALJABAR LINIER MAYDA WARUNI K, ST, MT ALJABAR LINIER (I)

DETERMINAN, INVERS, PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR

MATRIKS. Matematika. FTP UB Mas ud Effendi. Matematika

MATRIKS Nuryanto, ST., MT.

S I L A B U S. : Memecahkan Masalah Berkaitan dengan Konsep Matrik. Alokasi Waktu. Kompetensi Dasar. Materi Pembelajaran. Sumber Belajar.

MATRIKS. Perhatikan tabel yang memuat data jumlah siswa di suatu sekolah Tabel Jumlah Siswa Kelas Laki-laki Wanita

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

6- Operasi Matriks. MEKANIKA REKAYASA III MK Unnar-Dody Brahmantyo 1

SISTEM PERSAMAAN LINEAR

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

Pertemuan 2 Matriks, part 2

Part III DETERMINAN. Oleh: Yeni Susanti

BAB I PENDAHULUAN. 3) Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan invers matriks. 4) Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan determinan matriks

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

4. SISTEM PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN

MAKALAH ALJABAR LINEAR TRANSFORMASI LINEAR ATAU PEMETAAN LINEAR

BAB II DETERMINAN DAN INVERS MATRIKS

Pertemuan 8 Aljabar Linear & Matriks

MATRIKS Matematika Industri I

STANDAR KOMPETENSI : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks

M AT E M AT I K A E K O N O M I MATRIKS DAN SPL I N S TITUT P ERTA N I A N BOGOR

MATRIKS Matematika Industri I

uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg

Modul Praktikum. Aljabar Linier. Disusun oleh: Machudor Yusman IR., M.Kom. Ucapan Terimakasih:

METODE MATRIKS (MATRIKS) Mekanika Rekayasa IV. Norma Puspita, ST. MT. a 11 a 12 a 13 a 1n a 21 a 22 a 23 a 2n

KAJIAN METODE KONDENSASI CHIO PADA DETERMINAN MATRIKS

BAB MATRIKS. Tujuan Pembelajaran. Pengantar

BAB 2 : DETERMINAN. 2. Tentukan banyaknya permutasi dari himpunan bilangan bulat {1, 2, 3, 4}

MATRIKS. kolom, sehingga dapat dikatakan matriks berordo 3 1 Penamaan suatu matriks biasa menggunakan huruf kapital

8 MATRIKS DAN DETERMINAN

Aljabar Linear Elementer MUG1E3 3 SKS

Determinan. Untuk menghitung determinan ordo n terlebih dahulu diberikan cara menghitung determinan ordo 2

Matriks - Definisi. Sebuah matriks yang memiliki m baris dan n kolom disebut matriks m n. Sebagai contoh: Adalah sebuah matriks 2 3.

MATEMATIKA. Sesi MATRIKS CONTOH SOAL A. MATRIKS SATUAN (MATRIKS IDENTITAS)

Definisi : det(a) Permutasi himpunan integer {1, 2, 3,, n}:

E-learning matematika, GRATIS

TUGAS MANDIRI MATRIKS. Mata Kuliah : Matematika ekonomi

3 Langkah Determinan Matriks 3x3 Metode OBE

BAB V HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN

Analisa Numerik. Matriks dan Komputasi

SILABUS. Mengenal matriks persegi. Melakukan operasi aljabar atas dua matriks. Mengenal invers matriks persegi.

Aljabar Linear. & Matriks. Evangs Mailoa. Pert. 5

MUH1G3/ MATRIKS DAN RUANG VEKTOR

a11 a12 x1 b1 Kumpulan Materi Kuliah #1 s/d #03 Tahun Ajaran 2016/2016: Oleh: Prof. Dr. Ir. Setijo Bismo, DEA.

Vektor. Vektor. 1. Pengertian Vektor

MATEMATIKA INFORMATIKA 2 TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS GUNADARMA FENI ANDRIANI

BAB II SISTEM PERSAMAAN LINEAR. Sistem persamaan linear ditemukan hampir di semua cabang ilmu

DETERMINAN. Determinan matriks hanya didefinisikan pada matriks bujursangkar (matriks kuadrat). Notasi determinan matriks A: Jika diketahui matriks A:

ALJABAR LINEAR ELEMENTER

a 2 e. 7 p 7 q 7 r 7 3. a. 8p 3 c. (2 14 m 3 n 2 ) e. a 10 b c a. Uji Kompetensi a. a c. x 3. a. 29 c. 2

TEKNIK INFORMATIKA FENI ANDRIANI

Part II SPL Homogen Matriks

Aljabar Linier Elementer. Kuliah 1 dan 2

Trihastuti Agustinah

MATRIKS DAN OPERASINYA. Nurdinintya Athari (NDT)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO: 1

MATRIKS. Notasi yang digunakan NOTASI MATRIKS

Aljabar Linear Elementer MA SKS. 07/03/ :21 MA-1223 Aljabar Linear 1

DIKTAT MATEMATIKA II

KONSTRUKSI MATRIKS SINGULAR DARI SUATU MATRIKS YANG MEMENUHI SIFAT KHUSUS TUGAS AKHIR

1.1 MATRIKS DAN JENISNYA Matriks merupakan kumpulan bilangan yang berbentuk segi empat yang tersusun dalam baris dan kolom.

Matriks biasanya dituliskan menggunakan kurung dan terdiri dari baris dan kolom: A =

TE 1467 Teknik Numerik Sistem Linear

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

matriks A. PENGERTIAN MATRIKS Persija Persib baris

Pertemuan 1 Sistem Persamaan Linier dan Matriks

MATRIK dan RUANG VEKTOR

SISTEM PERSAMAAN LINEAR

Matriks. Modul 1 PENDAHULUAN

PAM 252 Metode Numerik Bab 3 Sistem Persamaan Linier

SILABUS MATA KULIAH : ALJABAR MATRIKS (2 SKS) KODE: MT304. (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1 Matriks dan Operasinya. 1. Pengertian Matriks

Kriteria Unjuk Kerja. Besaran vektor. Vektor satuan Menggambar Vektor

dimana a 1, a 2,, a n dan b adalah konstantakonstanta

5. PERSAMAAN LINIER. 1. Berikut adalah contoh SPL yang terdiri dari 4 persamaan linier dan 3 variabel.

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

Bab 2 LANDASAN TEORI

Matriks. Modul 1 PENDAHULUAN

Penyelesaian : Latihan : Tentukan persamaan garis a. Melalui (3, 0) dan (0, 6) b. Melalui (0, 1) dan (4, 0) c. 3 x

Transkripsi:

C. Determinan dan Invers Matriks C.. Determinan Suatu matriks persegi selalu dapat dikaitkan dengan suatu bilangan yang disebut determinan. Determinan dari matriks persegi dinotasikan dengan. Untuk matriks berordo 2 2, determinan matriks didefinisikan sebagai berikut. Jika a b c d, maka determinan matriks adalah a b c d ad bc. dapun untuk matriks B berordo 3 3, determinan matriks B ini didefinisikan sebagai berikut menggunakan kaidah Sarrus. Jika B a b c d e f g h i, maka determinan matriks B adalah a b c a b B d e f d e g h i g h aei bfg cdh ceg afh bdi Contoh 2 Diketahui matriks 3 4 Tentukanlah dan B. dan B 2 2 4 5 6 3 4 4 (2)3 4 6 0 Jadi, 0. 2 3 4 2 3 B 5 6 5 3 4 3 4 2 5 (3)(6)(3) 4 4 4 5 (3) 2 (6)4 (3) 0 54 6 60 48 3 83 Jadi, B 83.

sah Kompetensi 4. Tentukanlah determinan dari setiap matriks berikut 8 2 3 4, B 2 4 8 6, C 0 0 0 7 D 2 3 4 3 4 5, E 0 8 2 22 6 0 7 4, dan F 9 9 0 3 4 2 3 2. Tentukanlah nilai x dari setiap persamaan berikut 2x x x x a. d. 3 x 5 2 x 2 b. 2x 3 x x 0 e. 2x 3 x x 3 c. 6 x 0 6 5 x 0 f. 2x 3 5 6 3. Diketahui matriks dan B sebagai berikut. 2 0 3 4 0 0 0 2 Buktikan bahwa 3 dan B 7 2 5 0 B B. Tanpa mengevaluasi determinan secara langsung, tunjukkan bahwa: sin cos sin sin cos sin sin cos sin 0 Sumber : Elementary Linear lgebra

C. 2. Invers Matriks Matriks persegi mempunyai invers, jika ada matriks B sedemikian hingga B B I n n dengan I matriks identitas. Pada persamaan B B I n n, dan B disebut saling invers. Berikut ini adalah syarat suatu matriks mempunyai invers. Jika 0, maka matriks tidak mempunyai invers. Oleh karena itu, dikatakan matriks sebagai matriks singular. Jika 0, maka matriks mempunyai invers. Oleh karena itu, dikatakan matriks sebagai matriks nonsingular. Contoh Tunjukkan bahwa 5 7 3 7 dan B saling invers! 2 3 2 5 Kita harus membuktikan bahwa B B I 2 2. 5 7 3 7 0 B 2 3 2 5 0 3 7 5 7 0 B 2 5 2 3 0 Perhatikan bahwa bentuk B B I 2 2 sehingga dapat dikatakan bahwa dan B saling invers. Catatan Sifat-sifat invers matrik:. ( ) 2. (B) B 3. ( T ) ( ) T a Untuk matriks c inversnya sebagai berikut. dj det d b ad bc c a b d berordo 2 2 ini, kita dapat menentukan Untuk menentukan invers suatu matriks dengan ordo 3 3, kalian harus memahami tentang matriks minor, kofaktor, dan adjoint. a. Matriks Minor Matriks minor M ij diperoleh dengan cara menghilangkan elemenelemen pada baris ke-i dan kolom ke-j matriks berordo 3 3, sehingga didapat matriks baru dengan ordo 2 2. Determinan dari matriks tersebut disebut minor dari determinan matriks, ditulis dengan M ij. a a2 a3 a2 a22 a23 a3 a32 a33

Minor-minor dari matriks adalah sebagai berikut. M M2 M3 22 23 2 3 2 3 32 33 32 33 22 23 M2 M22 M32 2 23 3 3 3 33 3 33 2 23 M3 M23 M33 2 22 2 2 3 32 3 32 2 22 b. Kofaktor Kofaktor dari baris ke-i dan kolom ke-j dituliskan dengan ij. Untuk menentukannya ditentukan dengan rumus ij = ()i + j M ij Kofaktor-kofaktor dari matriks adalah sebagai berikut. = () + M = M 2 = () + 2 M 2 = M 2 3 = () + 3 M 3 = M 3 2 = () 2 + M 2 = M 2 22 = () 2 + 2 M 22 = M 22 23 = () 2 + 3 M 23 = M 23 3 = () 3 + M 3 = M 3 32 = () 3 + 2 M 32 = M 32 33 = () 3 + 3 M 33 = M 33 c. djoint Misalkan suatu matriks berordo n n dengan ij kofaktor dari matriks, maka 2 n 2 22 n 2 djoint dj n 2n nm Untuk matriks berordo 3 3, maka dj 2 3 2 22 32 3 23 33

Contoh Tentukan invers dari matriks 2 3 2 5 3. 0 8 2 3 2 2 5 3 2 5 0 8 0 40 6 0 5 0 32 46 47 5 3 0 8 40 0 40 2 3 2 22 23 3 32 33 2 3 6 3 3 8 2 5 0 5 5 0 2 3 6 0 6 0 8 3 8 3 5 8 2 0 2 2 0 2 3 6 5 9 5 3 3 3 6 3 2 3 2 5 4 2 5 40 6 9 dj 3 5 3 5 2 40 6 9 3 5 3 40 6 9 dj 5 2 3 5 3 5 2

Untuk menentukan determinan dari matriks berordo 3 3, selain dengan kaidah Sarrus, dapat juga digunakan matriks minor dan kofaktor. Misalkan matriks 2 3 2 22 23 3 32 33 Determinan matriks (det ) dapat ditentukan menggunakan rumus: (i) = a + a 2 2 + a 3 3 = a M a2 M2 a3 M3 a22 a23 a2 a23 a2 a22 = a a2 a3 32 33 3 33 3 32 (ii) = a 2 2 + a 22 22 + a 23 23 = a2 M2 a22 M22 a23 M23 = a2 a22 a23 2 3 3 2 32 33 3 33 3 32 (iii) = a 3 3 + a 32 32 + a 33 33 = a3 M3 a32 M32 a33 M33 = a3 a32 a33 2 3 3 2 22 23 2 23 2 22 Contoh Tentukan determinan dari matriks sah Kompetensi 5 3 3 B 4 3. 3 4 Untuk menentukan determinannya, dapat digunakan ketiga rumus yang telah dijelaskan di atas. Gunakan salah satu rumus tersebut. B a a22 a33 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 6 9 3 4 3 3 3 4 7 3 3. Tentukanlah invers dari setiap matriks berikut! 3 5 6 5 2( a b) 2( a b), B, C, 4 2 5 2( a b) 2( a b)

2 2 D 2 4 3, dan E 3 6 8 0 2. Tentukanlah nilai x sehingga setiap matriks berikut singular! 4 2 x 9 x 9, B, dan C 8 x 2 x 3x 4 x 2 3 4 3. Diketahui matriks 2. Jika matriks ( ki) adalah matriks singular, tentukanlah nilai k! 4. Diketahui matriks dan B 2 2 0 4. Jika X B, tentukanlah matriks X. EBTNS 995 3 Waktu : 60 menit SH KEMMPUN. Tentukanlah syarat agar matriks invers. 2. Diketahui matriks a b a a a b tidak mempunyai 3 2 4. Tunjukkan bahwa ( ) t ( t ). Bobot soal: 0 Bobot soal: 0 3. Diketahui matriks 4 7 3 5 dan 2 B. 4 3 Bobot soal: 50 Jika t t k, tentukanlah nilai k. EBTNS 997 2 3 7 5 3 8 7 9 8 4. Tunjukkan bahwa 3 4 6 2 habis dibagi 9. Bobot soal: 30 4 0 2 2 3 7 9 5 4

Buktikan bahwa jika matriks B dapat bertukar tempat, maka B B jika dan hanya jika B B. Sumber: Elementary Linear lgebra D. Penerapan Matriks dalam Sistem Persamaan Linear Pada bab sebelumnya telah dibahas tentang penyelesaian sistem persamaan linear dengan menggunakan metode grafik, metode eliminasi, dan metode substitusi. Pada bab ini, kita akan menyelesaikan sistem persamaan linear tersebut dengan menggunakan matriks. Misalkan, sistem persamaan linear berikut. ax by e cx dy f Sistem persamaan linear tersebut dapat kita tuliskan dalam persamaan matriks berikut. a b x e c d y f Persamaan matriks ini dapat kita selesaikan dengan menggunakan sifat berikut.. Jika X B, maka X B, dengan 0 2. Jika X B, maka X B, dengan 0 Contoh Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut! 3x 4y 5 5x 6y Terlebih dahulu, ubah sistem persamaan linear tersebut menjadi persamaan matriks berikut. 3 4 x 5 5 6 y X B Kemudian, tentukan determinan matriks, yaitu : 3 4 8 (20) 38 5 6 Penyelesaian sistem persamaan linear tersebut dapat kita tentukan dengan cara berikut.

6 4 38 5 3 7 x 6 4 5 9 y 38 5 3 9 X B Jadi, x 7 9 dan y. 9 Selain dengan cara di atas, sistem persamaan linear dapat juga diselesaikan dengan menggunakan aturan Cramer berikut. Jika X B maka x, x 2 2,, x j j. j adalah matriks yang didapat dengan mengganti elemen-elemen pada kolom-j dari matriks dengan elemen-elemen matriks B. Contoh Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan aturan Cramer! 3x 4y 5 5x 6y Terlebih dahulu, tentukan,, dan 2 3 4 5 6 38 5 4 6 34 3 5 2 22 5 2 34 7 22 Jadi, x dan y. 38 9 38 9 Dengan demikian, penyelesaian sistem persamaan linear tersebut adalah x 7 9 dan y. 9

4 Waktu : 60 menit SH KEMMPUN. Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan menggunakan invers matriks dan aturan Cramer. Bobot soal: 40 a. b. c. d. xy x y 4x 3y 0 3y 4x 2 0 3y 2x 6 x 3 y 3 x y 5 e. f. g. h. 3yx x 6y 4 x 5 9 x 0 2x y x 3y 8 x 2 y x y 5 x y 3 2. Tentukanlah penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan menggunakan invers matriks dan aturan Cramer. Bobot soal: 60 a. b. c. d. e. f. x y 2z 9 2x 4y 3z 3x 6y 5 0 x z 2y z 2x y 2 x z 2x y z 3 y 2z 4 x y 2x 9 2x 4y 3z 3x 6y 5z 0 x y 2z 8 x 2y 3z 3x 7y 4z 0 x 2y 3z 2 x 5y z 9 3x 6y 9z 6 0

Rangkuman. Matriks adalah susunan suatu kumpulan bilangan dalam bentuk persegi panjang yang diatur menurut baris dan kolom. 2. Baris suatu matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang mendatar dalam matriks. 3. Kolom suatu matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang tegak dalam matriks. 4. Jenis-jenis matriks berdasarkan ordo dan elemen-elemen matriks Matriks baris, yaitu matriks yang terdiri dari satu baris. Matriks kolom, yaitu matriks yang terdiri dari satu kolom. Matriks persegi, yaitu matriks yang banyak barisnya sama dengan banyak kolomnya. Matriks nol, yaitu matriks yang semua elemennya nol. Matriks identitas, yaitu matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama dengan, sedangkan elemen-elemen lainnya sama dengan 0. Matriks skalar, yaitu matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama, sedangkan elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. Matriks diagonal, yaitu matriks persegi yang elemen di luar elemen diagonalnya bernilai nol. Matriks segitiga atas, yaitu matriks persegi yang elemen-elemen di bawah diagonal utamanya bernilai nol. Matriks segitiga bawah, yaitu matriks persegi yang elemen-elemen di atas diagonal utamanya bernilai nol. 5. Matriks transpos ( t ) adalah sebuah matriks yang disusun dengan cara menuliskan baris ke-i matriks menjadi kolom ke i dan sebaliknya. Beberapa sifat matriks adalah sebagai berikut. a. ( B) t t B t b. ( t ) t c. (c) t c t, c adalah konstanta d. (B) t B t t 6. Jika 7. Jika a c a b c d a c b d, maka determinan matriks adalah: ad bc. d b ad bc c a b d, maka invers matriks adalah: