AMIYELLA ENDISTA. Website : BioStatistik

dokumen-dokumen yang mirip
PROBABILITAS. Disajikan oleh: Bernardus Budi Hartono. pakhartono at gmail dot com budihartono at acm dot org

PS-02 HUKUM-HUKUM PROBABILITAS. Nur Hayati, S.ST, MT Yogyakarta, Februari 2016

ATURAN DASAR PROBABILITAS. EvanRamdan

TEORI PROBABILITAS. a. Ruang Contoh. Definisi : Ruang contoh adalah himpunan semua kemungkinan hasil suatu percobaan, dan dilambangkan dengan S.

BAB V TEORI PROBABILITAS

Kompetens n i s : Mahasiswa mam a pu p menjel enj a el s a ka k n gejala ekonomi dengan meng guna k n a konsep probabil i i l t i as

TEORI PROBABILITA OLEH: RESPATI WULANDARI, M.KES

Pertemuan Ke-1 BAB I PROBABILITAS

KONSEP DASAR PROBABILITAS

PROBABILITAS (PELUANG) PENGERTIAN PROBABILITAS

PROBABILITAS MODUL PROBABILITAS

Learning Outcomes Ruang Contoh Kejadian Aksioma Peluang Latihan. Aksioma Peluang. Julio Adisantoso. 16 Pebruari 2014

Probabilitas dan Statistika Teori Peluang. Adam Hendra Brata

TEORI KEMUNGKINAN (PROBABILITAS)

Probabilitas. Tujuan Pembelajaran

Ruang Sampel dan Kejadian

Pert 3 PROBABILITAS. Rekyan Regasari MP

Nilai Probabilitas berkisar antara 0 dan 1.

D I S T R I B U S I P R O B A B I L I T A S

TEORI PROBABILITAS 1

Aksioma Peluang. Bab Ruang Contoh

Peluang dan Kejadian (Event) Bahan Kuliah II2092 Probabilitas dan Statistik Oleh: Rinaldi Munir Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB

ALJABAR SET & AKSIOMA PROBABILITAS

Bab 3 Pengantar teori Peluang

PELUANG KEJADIAN MAJEMUK

BAB II PROBABILITAS Ruang sampel (sample space)

PENS. Probability and Random Process. Topik 3. Dasar Probabilitas. Prima Kristalina Maret 2015

Sekoin uang logam mempunyai dua permukaan H dan T dilemparkan berkali kali. Hasil yg diperoleh pada setiap pelemparan apakah H atau T di catat Hasil

Ruang Sampel, Titik Sampel dan Kejadian

Bab 9. Peluang Diskrit

Hidup penuh dengan ketidakpastian

MAKALAH PELUANG OLEH :

TEORI PROBABILITAS. Amir Hidayatulloh, S.E., M.Sc Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan

PROBABILITY AND GENETIC EVENTS

Teori Probabilitas 3.2. Debrina Puspita Andriani /

VARIABEL HIPOTESIS. Amiyella Endista Website : DAN

Menghitung peluang suatu kejadian

SOAL PELUANG KELAS XI MATEMATIKANET.COM 1.! B. 4 2 C. 2 2 D. E. 2 2 A. 840 B. 504 C. 162 D. 84 E. 168

Perumusan Probabilitas Kejadian Majemuk S S A B A B Maka banyak anggota himpunan gabungan A dan B adalah : n(a n(a B) = n(a) + n(b) n(a n(a B) Kejadia

Teori Probabilitas. Debrina Puspita Andriani /

BAB 3 Teori Probabilitas

Misalkan terdapat eksperimen. S disebut ruang sampel, adalah himpunan semua kemungkinan hasil dari eksperimen.

Teknik Pengambilan Sampel

Pendekatan Terhadap Probabilitas

Pertemuan 2. Hukum Probabilitas

PROBABILITAS. Elsa Roselina

PROBABILITAS (KEMUNGKINAN/PELUANG) PENDAHULUAN PENGERTIAN PROBABILITAS HUKUM PROBABILITAS

Peluang. Jadi, Ruang Sampel sebanyak {6}. Pada Dadu, ada 1, 2, 3, 4, 5, 6. Pada Kartu Remi, ada : Jadi, Ruang Sampel sebanyak {52}.

The image cannot be display ed. Your computer may not hav e enough memory to open the image, or the image may hav e been corrupted.

Pertemuan 1 KONSEP DASAR PROBABILITAS

PENCACAHAN RUANG SAMPEL

2-1 Probabilitas adalah:

KONSEP DASAR PROBABILITAS

Berapa Peluang anda. meninggal? selesai S-1? menjadi menteri? menjadi presiden?

1.1 Konsep Probabilitas

4.2 Nilai Peluang Secara Teoritis

, n(a) banyaknya kejadian A dan n(s) banyaknya ruang sampel

Kaidah Bayes dan Kejadian Bebas

BIMBINGAN BELAJAR GEMILANG

peluang Contoh 6.1 Ali mempunyai 2 celana dan 3 baju yang berbeda. Berapa stelan celana dan baju berbeda yang dipunyai Ali? Matematika Dasar Page 46

KONSEP DASAR PROBABILITAS

Peluang suatu kejadian

BAB 2 LANDASAN TEORI. Dalam penulisan skripsi ini, dijabarkan beberapa aksioma dan teorema yakni sebagai berikut :

MATERI BAB I RUANG SAMPEL DAN KEJADIAN. A. Pendahuluan Dari jaman dulu sampai sekarang orang sering berhadapan dengan peluang.

PELUANG KEJADIAN. Macam-macam permutasi 1. Permutasi n unsur dari n unsur n. P n. 2. Permutasi dengan beberapa unsur yang sama

BAB 2 LANDASAN TEORI

Suplemen Kuliah STATISTIKA. Prodi Sistem Informasi (SI 3) STIKOM AMBON Pokok Bahasan Sub Pok Bahasan Referensi Waktu

STATISTIK PERTEMUAN III

PERCOBAAN 3 PROBABILITAS KONDISIONAL, MARGINAL DAN TEOREMA BAYES

Probabilitas (Peluang)

TEORI PROBABILITAS (TEORI KEMUNGKINAN)

Probabilitas metode ilmiah yang dikembangkan untuk menyelesaikan persoalan yang berhubungan dengan ketidakpastian (uncertaint).

Probabilitas & Teorema Bayes

Materi #2 TIN315 Pemeliharaan dan Rekayasa Keandalan Genap 2015/2016

Bab 1 PENGANTAR PELUANG

RUANG SAMPEL DAN KEJADIAN TI2131 TEORI PROBABILITAS MINGGU KE-2

Permutations, Combinations, and Probability Jadug Norach Agna Parusa. Copyright 2014 Bimbingan Belajar Merlion BBMerlion.com

Peluang Bersyarat dan Kejadian Bebas

LEMBAR AKTIVITAS SISWA PELUANG

UKD-4 PELUANG 11 IPA 3 Jumat, 22 Sept 2017

I. PENDAHULUAN II. TINJAUAN PUSTAKA

PERMUTASI, KOMBINASI DAN PELUANG. Kaidah pencacahan membantu dalam memecahkan masalah untuk menghitung

Probabilitas dan Proses Stokastik

Probabilitas = Peluang (Bagian II)

I. PENDAHULUAN II. TINJAUAN PUSTAKA

Eksperimen Hasil Kejadian KONSEP PROBABILITAS

Statistika & Probabilitas. Sumber: Materi Kuliah Statistika Dr. Ir. Rinaldi Munir, M.T

Andri Helmi M, SE., MM.

Konsep Peluang. Dr. Kusman Sadik, M.Si Dept. Statistika IPB, 2015

Probabilitas = Peluang

Pendekatan Klasik. Pendekatan Empiris. Pendekatan Subyektif 4 APAKAH PROBABILITAS? PROBABILITAS, PENGERTIAN& APLIKASI Widya Rahmawati

6. PELUANG A. Kaidah Pencacahan 1. Aturan perkalian

bᎪsᎥᏟ Website: manda.sharingaddicted.com Youtube: dosen cilik

PELUANG. LA - WB (Lembar Aktivitas Warga Belajar) MATEMATIKA PAKET C TINGKAT VI DERAJAT MAHIR 2 SETARA KELAS XI. Oleh: Hj. ITA YULIANA, S.Pd, M.

AMIYELLA ENDISTA. Website :

Probabilitas dan Proses Stokastik

PE P L E U L A U N A G N

Indikator Sub Indikator Banyaknya Butir. kejadian pada percobaan pelemparan uang logam. pelemparan dadu. pengambilan buah. pengambilan kartu bridge.

Peluang. Ilham Rais Arvianto, M.Pd. STMIK AKAKOM Yogyakarta

Eksperimen. Ruang Sampel Diskrit. Ruang Sampel. Ruang sampel S, yaitu himpunan dari semua kemungkinan hasil dari suatu percobaan acak (statistik).

Transkripsi:

AMIYELLA ENDISTA Email : amiyella.endista@yahoo.com Website : www.berandakami.wordpress.com

DEFINISI PROBABILITAS Harga angka yang menunjukkan seberapa besar kemungkinan suatu peristiwa terjadi, di antara keseluruhan peristiwa yang mungkin terjadi. Contoh 1: Sebuah mata uang logam mempunyai sisi dua (H & T) kalau mata uang tersebut dilambungkan satu kali, peluang untuk keluar sisi H adalah ½.

Contoh Probabilitas Contoh 2: Sebuah dadu untuk keluar mata lima saat pelemparan dadu tersebut satu kali adalah 1/6 (karena banyaknya permukaan dadu adalah 6) Rumus : P (E) = X/N P: Probabilitas E: Event (Kejadian) X: Jumlah kejadian yang diinginkan (peristiwa) N: Keseluruhan kejadian yang mungkin terjadi

Contoh Probabilitas Di dalam suatu pabrik ada 30 wanita dan 70 laki-laki. Sehabis makan siang yang disediakan pabrik akan ditanyakan apakah makanan tadi cukup baik. Untuk itu akan di undi (di acak) siapa orang yang akan ditanyakan pendapatnya. Probabilitas akan terambil seorang buruh wanita adalah 30/100 P (0,3) Probabilitas yang rendah menunjukkan kecilnya kemungkianan suatu peristiwa akan terjadi.

Hukum Pertambahan Asas perhitungan probabilitas dengan bervagai kondisi yang harus diperhatikan: 1. Hukum Pertambahan terdapat 2 kondisi yang harus diperhatikan yaitu: a. Mutually Exclusive (saling meniadakan) b. Non Mutually Exclusive (dapat terjadi bersama)

Hukum Pertambahan 1. Kejadian Mutually Exclusive (peristiwa saling terpisah = disjoint) Dua peristiwa dikatakan Mutually Exclusive apabila suatu peristiwa terjadi akan meniadakan peristiwa yang lain untuk terjadi (saling meniadakan) Contoh: 1. Permukaan sebuah koin 2. Permukaan dadu 3. Kelahiran anak laki atau perempuan pada seorang ibu dengan kehamilan tunggal.

1. Mutually Exclusive Rumus: P (A U B) = P (A atau B)= P (A) + P (B) A B Contoh: Probabilitas untuk keluar mata 2 atau mata 5 pada pelemparan satu kali sebuah dadu adalah: P(2 U 5) = P (2) + P (5) = 1/6 + 1/6 = 2/6

Non Mutually Exclusive Peristiwa Non Mutually Exclusive (Joint) dua peristiwa atau lebih dapat terjadi bersamasama (tetapi tidak selalu bersama) Contoh penarikan kartu as dan berlian P (A U B) =P(A) + P (B) P(A B) A A B B

Non Mutually Exclusive Peristiwa terjadinya A dan B merupakan gabungan antara peristiwa A dan peristiwa B. Akan tetapi karena ada elemen yang sama dalam peristiwa A dan B, gabungan peristiwa A dan B perlu dikurangi peristiwa di mana A dan B memiliki elemen yang sama. Dengan demikian, probabilitas pada keadaan di mana terdapat elemen yang sama antara peristiwa A dan B maka probabilitas A atau B adalah probabilitas A ditambah probabilitas B dan dikurangi probabilitas elemen yang sama dalam peristiwa A dan B.

Non Mutually Exclusive Contoh: Pada penarikan satu kartu dari satu set kartu bridge, peluang akan terambil kartu as atau berlian adalah: P (as) = 4/52 P (berlian) = 13/52 Ada sebuah kartu as dan berlian : P (as berlian) = 1/52 P (as U berlian) = P (as) + P (berlian) - P (as berlian) P (as U berlian) = P (as) + P (berlian) - P (as berlian) = 4/52 + 13/52 1/52 = 16/52

2. HUKUM PERKALIAN Terdapat dua kondisi yang harus diperhatikan apakah kedua peristiwa tersebut saling bebas atau bersyarat. a. Peristiwa Bebas (Independent) Apakah kejadian atau ketidakjadian suatu peristiwa tidak mempengaruhi peristiwa lain. Contoh: Sebuah coin dilambungkan 2 kali maka peluang keluarnya H pada lemparan pertama dan pada lemparan kedua saling bebas. P(A B) = P (A dan B) = P(A) x P(B)

a.peristiwa Bebas (Hk Perkalian) Contoh soal 1: Sebuah dadu dilambungkan dua kali, peluang keluarnya mata 5 untuk kedua kalinya adalah: P (5 5) = 1/6 x 1/6 = 1/36 Contoh soal 2: Sebuah dadu dan koin dilambungkan bersama-sama, peluang keluarnya hasil lambungan berupa sisi H pada koin dan sisi 3 pada dadu adalah: P (H) = ½, P (3) = 1/6 P (H 3) = ½ x 1/6 = 1/12

b. Peristiwa tidak bebas (Hk. Perkalian) Peristiwa tidak bebas peristiwa bersyarat (Conditional Probability) Dua peristiwa dikatakan bersyarat apabila kejadian atau ketidakjadian suatu peristiwa akan berpengaruh terhadap peristiwa lainnya. Contoh: Dua buah kartu ditarik dari set kartu bridge dan tarikan kedua tanpa memasukkan kembali kartu pertama, maka probabilitas kartu kedua sudah tergantung pada kartu pertama yang ditarik.

b.peristiwa tidak bebas Simbol untuk peristiwa bersyarat adalah P (B A) probabilitas B pada kondisi A P(A B) = P (A) x P (B A) Contoh soal: Dua kartu ditarik dari satu set kartu bridge, peluang untuk yang tertarik keduanya kartu as adalah sebagai berikut: Peluang as I adalah 4/52 P (as I) = 4/52 Peluang as II dengan syarat as I sudah tertarik adalah 3/51 P (as II as I) = 3/51 P (as I as II) = P (as I) x P (as II as I) = 4/52 x 3/51 = 12/2652 =1/221