BAB IV KONSTRUKSI GEOMETRIS

dokumen-dokumen yang mirip
5.1 KONSTRUKSI-KONSTRUKSI DASAR

Bab 3 KONSTRUKSI GEOMETRIS 3.1. KONSTRUKSI-KONSTRUKSI DASAR.

MENGGAMBAR BIDANG A. MEMBAGI GARIS DAN SUDUT

LINGKARAN. Lingkaran. pusat lingkaran diskriminan posisi titik posisi garis garis kutub gradien. sejajar tegak lurus persamaan lingkaran

GARIS SINGGUNG LINGKARAN

GARIS SINGGUNG LINGKARAN

PEMBAHASAN TRANSFORMASI KEBALIKAN


MENGGAMBAR BIDANG A. MEMBAGI GARIS DAN SUDUT

DALIL PYTHAGORAS DAN PEMECAHAN MASALAH GEOMETRI

BAB II LANDASAN TEORI

MENGGAMBAR TEKNIK I. Jl. Letjend Suprapto No.73 Kebumen - Jawa Tengah 54311

PP' OP = OP' PERSAMAAN UMUM LINGKARAN

Beberapa Benda Ruang Yang Beraturan

GARIS SINGGUNG LINGKARAN

SOAL LATIHAN UKK MATEMATIKA KELAS VIII

360 putaran. Ukuran sudut yang lebih kecil dari derajat adalah menit ( ) dan detik ( )

BAB 4 PERSAMAAN LINGKARAN

Peta Konsep. Standar Kompetensi. Kompetensi Dasar. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi. persamaan garis lurus

Persamaan Garis singgung Melalui titik (x 1, y 1 ) diluar lingkaran. Pusat Lingkaran (a, b) Persamaan Garis singgung. Jari Jari r.

PERTEMUAN 2 GARIS, HURUF DAN KONSTRUKSI GEOMETRIS

DIMENSI TIGA. 3. Limas. Macam-macam Bangun Ruang : 1. Kubus : 1 luas alas x tinggi. Volume Limas = 3. = luas alas + luas bidang sisi tegak

Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang

PENGAYAAN MATERI OLIMPIADE MATEMATIKA SD GEOMETRI. Oleh : Himmawati P.L

Sistem Koordinat Kartesian Tegak Lurus dan Persamaan Garis Lurus

A. Persamaan-Persamaan Lingkaran

KONSISTENSI PADA GEOMETRI EUCLID DAN GEOMETRI HIPERBOLIK

Bab 4 SISTEM PROYEKSI 4.1. PENGERTIAN PROYEKSI GAMBAR PROYEKSI

BAB V BAHAN LATIHAN DAN SARAN PEMECAHANNYA

Modul Matematika 2012

Lingkaran adalah tempat kedudukan titik-titik pada bidang yang berjarak

A. Pengantar B. Tujuan Pembelajaran Umum C. Tujuan Pembelajaran Khusus

SD kelas 6 - MATEMATIKA BAB 11. BIDANG DATARLatihan Soal 11.1

PEDOMAN JAWABAN SOAL UJI COBA TES DIAGNOSTIK. b) Tidak ada

Lingkaran. A. Persamaan Lingkaran B. Persamaan Garis Singgung Lingkaran

Modul Matematika XI IPA Semester 1 Lingkaran

PERSAMAAN LINGKARAN. Tujuan Pembelajaran

Bab 9. Segitiga. Standar Kompetensi. Memahami konsep segiempat dan segitiga serta menentukan ukurannya. Kompetensi Dasar

BAB V GEOMETRI DAN TRANSFORMASI

Ringkasan Materi Matematika Untuk SMP Persiapan UN Web : erajenius.blogspot.com --- FB. : Era Jenius --- CP

MENGGAMBAR TEKNIK DASAR MENGGAMBAR KONSTRUKSI GEOMETRIS A.20.02

Pertemuan ke 11. Segiempat Segiempat adalah bidang datar yang dibatasi oleh empat potong garis yang saling bertemu dan menutup D C

Kajian Matematika SMP Palupi Sri Wijiyanti, M.Pd Semester/Kelas : 3A3 Tanggal Pengumpulan : 14 Desember 2015

2. Tentukan persamaan garis yang melalui titik P (x 1,y 1,z 1 ) dan R (x 2,y 2,z 2 ) seperti yang ditunjukkan pada gambar. Z P Q R

C. 9 orang B. 7 orang

Bab 1. Irisan Kerucut

GEOMETRI LINGKARAN YANG MENANTANG

MENGGAMBAR PROYEKSI AKSONOMETRI

LEMBAR AKTIVITAS SISWA DIMENSI TIGA Ruas garis PQ Ruas garis QR Garis PQ = garis QR (karena bila diperpanjang akan mewakili garis yang sama)

Sumber:

Pertemuan 2 KOORDINAT CARTESIUS

PERSAMAAN GARIS LURUS

Modul Matematika XI MIA Semester 1 Lingkaran


BAB III MASALAH GEOMETRI DAN PEMECAHANNYA

Pembahasan : untum membentuk jarring-jaring, maka setiap sisi yang berimpitan akan berimpitan secara tepat.

6.4! LIGHT ( B. LENSA ) NOOR

3.1. Sub Kompetensi Uraian Materi MODUL 3 MENGGAMBAR BENTUK BIDANG

PERTEMUAN 6 PENYAJIAN GAMBAR KHUSUS

BAB 2 MENGGAMBAR BENTUK BIDANG

BAB II MATERI. sejajar dengan garis CD. B

Persamaan Lingkaran. Pusat Jari-jari Pusat. Jari-jari Menentukan persamaan lingkaran atau garis singgung lingkaran. Persamaan Lingkaran

JARING-JARING BANGUN RUANG

Kumpulan Soal Matematika Kelas VIII (BSE Dewi N)

Konsep Dasar Geometri

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2016 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN GURU KELAS SD

SOAL UUKK SMP KOTA SURAKARTA MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KELAS : VIII

Bab 7. Bangun Ruang Sisi Datar. Standar Kompetensi. Memahami hubungan garis dengan garis, garis dengan sudut, serta menentukan ukuranya.

LINGKARAN. A. PERSAMAAN LINGKARAN B. PERSAMAAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN

Geometri Ruang (Dimensi 3)

KEDUDUKAN DUA GARIS LURUS, SUDUT DAN JARAK

Matematika Proyek Perintis I Tahun 1979

2. Memahami dan mampu menyelesaikan Permasalahan yang berkaitan dengan vektor di Ruang Tiga, yaitu Persamaan Bidang

. A.M. A. Titik, Garis, dan Bidang BANGUN GEOMETRI

GAMBAR TEKNIK PROYEKSI ISOMETRI. Gambar Teknik Proyeksi Isometri

RINGKASAN IRISAN KERUCUT (PARABOLA, ELIPS, DAN HIPERBOLA)

Ruang Lingkup Pengukuran di SD

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi. B. Prasyaratan. C. Petunjuk Penggunaan Modul

A. Pengantar B. Tujuan Pembelajaran Umum C. Tujuan Pembelajaran Khusus

MODUL 8 FUNGSI LINGKARAN & ELLIPS

Sifat-Sifat Bangun Datar

KUMPULAN SOAL MATEMATIKA KELAS VIII (BSE DEWI N)

D. GEOMETRI 2. URAIAN MATERI

Geometri Bangun Datar. Suprih Widodo, S.Si., M.T.

1. Jika B = {bilangan prima kurang dari 13} maka jumlah himpunan penyelesaiannya... A. 4

LAMPIRAN 1. Surat Ijin Uji Coba Instrumen

VII III II VIII HAND OUT PERKULIAHAN GEOMETRI ANALITIK

C. 30 Januari 2001 B. 29 Januari 2001

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2009/2010

MAKALAH TELAAH KURIKULUM MATEMATIKA SMP DISUSUN OLEH: KELOMPOK 1 OKTI ANGGUN PASESI (A1C013010) NISA SETIAWATI (A1C013012) MAISYAH RAHMA (A1C013030)

PERSEGI // O. Persegi merupakan belah ketupat yang setiap sudutnya siku-siku Sisi Sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan semua sisinya sama panjang

Inisiasi 2 Geometri dan Pengukuran

- Segitiga dengan dua sisinya sama panjang dan terbentuk dari dua segitiga siku-siku yang kongruen disebut segitiga samakaki

Materi W9a GEOMETRI RUANG. Kelas X, Semester 2. A. Kedudukan Titik, Garis dan Bidang dalam Ruang.

INSTRUMEN VALIDITAS DAN RELIABILITAS

MODUL 4 LINGKARAN DAN BOLA

LAMPIRAN 1 Surat Ijin Uji Validitas

BAB I : KONSEP PEMANTULAN

Modul 3 SIMETRI, PERSEGIPANJANG, PERSEGI, DAN KESEJAJARAN GARIS

Transkripsi:

BAB IV KONSTRUKSI GEOMETRIS Panduan Menggambar Teknik Mesin 1 A. Membuat Segilima Beraturan Gambar 4.1 menunjukkan cara membuat suatu segi lima yang panjang salah satu sisinya sudah diketahui. Garis AB adalah sisi dari segi lima, bagi garis tersebut menjadi dua bagian yang sama panjang, namai titik itu dengan titik T. Tarik garis tegak lurus melalui titik T dengan panjang sama dengan garis AB, namai titik tersebut dengan titik Q. Hubungkan titik A dengan titik Q. Dari titik Q buat garis QS, dengan panjang sama dengan AT. Buat busur lingkaran di titik A dengan jari-jari AS sehingga memotong garis TQ di titik C. Buat busur lingkaran di titik C, A, dan B dengan jari-jari AB, sehingga akan diperoleh titik D dan E. Hubungkan titik ABCDE sehingga terbentuk segi lima yang dikehendaki. Gambar 4.2 menunjukkan cara membuat segi lima yang berada di dalam lingkaran. Langkah pertama buat lingkaran dengan pusat lingkaran di titik P. Garis tengah lingkaran tersebut adalah AB. Kemudian tarik garis tegak lurus AB melalui titik P dan memotong lingkaran di titik Q. Panjang garis PB dibagi dua sehingga memperoleh titik S. Buat busur lingkaran di titik S dengan jari~jari SQ dan memotong garis PA di titik T serta memotong lingkaran di titik R. Panjang garis QR adalah sisi dari suatu segi lima. Gambar 4.1 Membuat Segilima Gambar 4.2 Segilima dalam lingkaran 1

Gambar 4.3 menunjukkan cara membuat suatu segi lima yang diketahui satu sisinya. Garis AB adalah salah satu sisi segi lima. Garis tersebut dibagi menjadi dua sama panjang di titik C. Tarik garis tegak lurus AB melalui titik C. Buat busur lingkaran di titik A dengan jari-jari sama dengan AB, kemudian tarik garis tegak turus di A yang memotong busur lingkaran di titik D. Perpotongan busur lingkaran DB dengan garis tegak lurus yang melalui C adalah di titik 6. Hubungkan titik B dengan titik D sehingga memotong garis di titik 4. Jarak antara 4 dan 6 dibagi dua sehingga diperoleh titik 5 yang merupakan pusat lingkaran segi lima. Untuk membuat segi lima, kita ukurkan sisi AB, pada lingkaran tersebut. Prinsip ini bisa kita gunakan untuk membuat segi banyak, yaitu dengan jalan membuat lingkaran-lingkaran di titik 6, 7, 8, 9, dan seterusnya, misainya akan membuat segi 6. Titik 6 adalah pusat lingkaran yang berpusat di titik 6 tadi. Gambar 4.4 menunjukkan cara membuat segi lima yang berada di dalam lingkaran. Buat garis dari titik O dengan sudut tertentu dari sumbu OP, namai titik tersebut dengan Q. Garis OQ dibagi menjadi lima bagian yang sama panjang. Hubungkan titik Q dengan titik P. Selanjutnya buat garis-garis sejajar PQ dari titik-titik bagi ke sumbu OP. Buat busur lingkaran dengan jari-jari OP di titik O dan titik P. Kedua busur lingkaran tersebut berpotongan di titik T. Tarik garis dari titik T ke titik 2 hingga memotong lingkaran di titik S. Jarak OS adalah salah satu sisi segi lima tersebut. Gambar 4.3 Segilima dengan sisi Gambar 4.4 Segilima dalam tertentu lingkaran 2

B. Membuat Segi Enam Gambar 4.5 menunjukkan cara membuat sebuah segi enam di dalam lingkaran. Buat lingkaran dengan garis tengah AB dan titik O sebagai titik pusat lingkaran. Tank garis tegak lurus AB melalui titik O sehingga merupakan sumbu tegak dari lingkaran clan memotong lingkaran di titik C clan D. Buat busur lingkaran di titik C dan D dengan panjang jari-jari sama, yaitu setengah sumbu AB. Busur lingkaran tersebut memotong lingkaran di titik E, F, G, dan H. Langkah terakhir hubungkan titik-titik tersebut sehingga membentuk segi enam. Gambar 4.6 menunjukkan cara membuat segi enam yang berada di luar lingkaran dan salah satu sisi sudah diketahui. Sebagai langkah awal buat lingkaran dengan titik pusat O. Buat garis AB metalui pusat lingkaran, kemudian tarik garis OT tegak lurus garis AB melalui litik O. Buat garis yang membentuk sudut 30 di atas dan di bawah sumbu AB, garis sudut ini memotong lingkaran di titik P, R, S, dan V. Tarik garis tegak lurus OP memotong garis AB di titik A. Selanjutnya buat lingkaran dengan panjang jarijari AO di titik A hingga memotong perpanjangan AP di titik C. Lakukan langkah yang sama pada diagonal OR, OS, dan OV untuk memperoleh titik D,E, dan F. Apabila kita menghubungkan titik-titik tersebut maka terbentuk segi enam yang kita inginkan. Gambar 4.5 Gambar 4.6 Segienam dengan di dalam Segienam diluar lingkaran lingkaran 3

A. Membuat Elips Melukis sebuah elips dengan menggunakan dua buah lingkaran. Dengan catatan kedua lingkaran tersebut terietak pada satu pusat lingkaran. Langkah pertama, lingkaran luar dibagi dalam beberapa bagian yang sama, sebagai contoh dibagi dalam 12 bagian. Hubungkan titik bagi tersebut ke pusat lingkaran. Garis ini akan membagi lingkaran dalam menjadi 12 bagian. Kemudian tarik garis garis tegak dari titik yang terdapat pada lingkaran luar. Setelah itu tarik garis-garis mendatar dari titik-titik yang terdapat pada lingkaran kecil. Titik-titik potong tersebut bila di hubungkan akan membentuk suatu elips (Gambar 4.7) Gambar 4.7 Menggambar elips D. Menggambar Busur Lingkaran Antara Garis Lurus a. Busur di antara garis yang tegak lurus. Busur lingkaran yang berjari-lari R akan digambar di antara garis yang tegak lurus (Gambar 4.8 a) Cara menggambar seperti gambar 4.8b dan 4.8c. 1. Gambar garis p dan q yang berpotongan tegak lurus. 2. Buat garis sejajar p dengan jarak R. Selanjutnya buat garis sejajar q dengan jarak R. 3. Kedua garis tersebut berpotongan di titik t. Buat busur lingkaran dengan titik pusat t (Gambar 4.8). b. Busur di antara dua garis yang mempunyai sudut lancip (<90 ) Cara melukis sama dengan gambar 4.8, hanya di sini sudutnya kurang dari 90. (Lihat Gambar 4.9a, b, c). 4

c. Busur lingkaran di antara garis yang mempunyai sudut tumpul (>90 ) Cara melukis busur lingkaran ini sama dengan cara-cara di atas, perbedaan terletak pada sudut yang lebih besar dari 90 (lihat Gambar 4.10a, b, c). Gambar 4.8 Gambar 4.9 Gambar 4.10 E. Menggambar Busur Lingkaran di Antara Busur Dengan Garis a. Busur lingkaran di antara busur dan garis Unsur geometri yang diketahui adalah garis l dan busur lingkaran yang berjari-jari R2. Busur lingkaran yang akan dibuat adalah busur di antara garis l dan busur lingkaran R2. Langkahnya adalah sebagai berikut.: Buat garis l dan busur lingkaran R2 pada posisi yang benar. Selanjutnya buat garis sejajar l dengan jarak R1. Buat busur lingkaran yang berpusat di titik pusat dengan busur lingkaran R2 5

dengan paniang jari-jari R2+R1. Garis dan busur tersebut berpotongan di titik t. Titik t adalah pusat busur lingkaran yang rnenghubungkan garis l dengan busur lingkaran R2 (Gambar 4.11a, b, c). Gambar 4.11 b. Busur lingkaran diantara garis dan busur yang cekung Unsur geometris yang diketahui adalah garis 1 dan busur lingkaran yang berjari-jari R2 dalam posisi yang benar. Buat garis sejajar garis 1 dengan jarak Rl. Buat busur lingkaran yang rnempunyaijari-jari R2-R1 dan sepusat dengan busur lingkaran R2, yaitu di titik m. Garis dan busur lingkaran (R2-R1) berpotongan di tilik t. Titik t adalah pusat busur lingkaran R1 yang menghubungkan garis 1 dengan busur lingkaran R2 (Gambar 4.12a, b, c). 6

Gambar 4.12 F. Menggambar Busur Lingkaran di Antara Dua Busur Lingkaran a. Busur cembung di antara dua busur lingkaran Busur R1 dengan pusal di m1 dan busur R2 dengan pusat m2 adalah unsur geometri yang diketahui. Jarak antara titik pusat m1 dan m2 tertentu, yaitu L. Busur lingkaran yang harus digambar adalah busur cembung R yang mempunyai titik pusat M (Gambar 4.13a). Cara untuk mencari titik pusat T adalah sebagai berikut. Gambar busur lingkaran R1 dengan titik pusat di m1 dan busur lingkaran R2 dengan pusat di titik m2, sedang jarak m1 dan m2 adalah L pada posisi yang benar. Selanjutnya buat busur lingkaran dengan jari-jari (R-R1) dengan titik pusat di m1. Buat busur lingkaran dengan jari-jari (R-R2) dengan titik pusat di titik m2. Kedua busur tersebut berpotongan di titik T. Titik T adalah titik pusat busur lingkaran yang menghubungkan kedua busur (Gambar 4.13c) 7

Gambar 4.13 8