BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA"

Transkripsi

1 BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 Gambaran Umum Perusahaan Sejarah Singkat Perusahaan Indomobil Group mulai merambah bisnis Nissan pada akhir tahun 1986 dengan membeli PT Nayaka Wirawan yang pada saat itu berfungsi sebagai distributor tunggal (sole distributor) Nissan di Indonesia. Perkembangan bisnis Nissan di Indonesia pada saat itu tidak menunjukan tanda-tanda yang menggembirakan. Untuk menyelamatkan bisnis Nissan, maka pada tanggal 23 November 1989 didirikanlah PT Indocitra Buana sebagai sole distributor Nissan menggantikan PT Nayaka Wirawan. Untuk pemasaran Nissan di Indonesia, PT Indocitra Buana mengangkat beberapa dealer di beberapa kota di Indonesia, namun hasilnya tidak maksimal. Keberadaan mereka dirasakan kurang membantu pemasaran Nissan di Indonesia. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka pada tahun 1997 dengan tujuan untuk mengembangkan bisnis Nissan didirikanlah PT Indomobil Trada Nasional atau disingkat PT INTAN. Perusahaan ini didirikan pada 26 Agustus 1997 oleh Soebronto,Laras, Erick Kartawijaya,, Angky Camaro dan Josep Utamin.Meskipun secara hukum resmi didirikan pada tahun 1997, namun karena terjadinya krisis ekonomi yang melanda Indonesia secara umum pada saat itu, PT Indomobil Trada Nasional baru aktif beroperasi pada bulan Januari tahun

2 31 PT Indomobil Trada Nasional memiliki kantor pusat di kawasan MT. Haryono, Jakarta Timur. Hingga saat ini, PT Indomobil Trada Nasional memiliki lebih dari 150 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya adalah PT Indomobil Trada Nasional Nissan Datsun XYZ. PT Indomobil Trada Nasional Nissan Datsun XYZ resmi didirikan pada 3 Desember Visi-Misi Perusahaan 1. Visi Indomobil Nissan Datsun XYZ yaitu Menjadi perusahaan retail otomotif yang handal dan kompeten dalam hal kualitas pelayanan dan kepedulian terhadap pelanggan di Indonesia 2. Misi Indomobil Nissan Datsun XYZ 1. Menjual produk Nissan dengan tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi. 2. Meningkatkan kualitas karyawan, Organisasi dan Teknologi Informasi. 3. Menumbuh kembangkan Falsafah, Profit dan Harmoni Struktur Organisasi Perusahaan Struktur organisasi merupakan alat yang sangat penting bagi perusahaan untuk merealisasi tujuan perusahaan yang ingin dicapai. Stuktur organisasi bermanfaat di dalam menetapkan batas tugas pekerjaan, wewenang dan tanggung jawab yang jelas dari setiap tingkat manajemen suatu organisasi untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Adapun struktur organisasi PT Indomobil Trada Nasional Nissan Datsun XYZ ditunjukan pada berikut.

3 32 Gambar 4.1 Struktur Organisasi.

4 Uraian Tugas dan Tanggung Jawab Berdasarakan struktur organisasi tersebut, masing-masing jabatan memiliki tugas/fungsi dan tanggung jawab sebagai berikut: 1. Head of Branch a) Head of Branch membawahi: 1) Sales Supervisor (SS) 2) Workshop Head 3) Finance & Accounting Department Head (FAD Head) 4) Human Resource Development/General Affair (HRD/GA) b) Tugas dan tanggung jawab Head of Branch: 1) Mengatur dan mengelola seluruh kegitan operasional di perusahaan cabang. 2) Bertanggung jawab terhadap seluruh sumber daya sehingga efektif dan efisien guna tercapainya tujuan perusahaan cabang. Menentukan strategi bisnis perusahaan. 2. Sales Supervisor (SS) Sales Supervisor merupakan pimpinan divisi sales, yang memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: a) Mengkoordinir tim sales, guna meningkatkan aktivitas penjualan serta memastikan tingkat penjualan memenuhi target. b) Membantu mengatasi permasalahan tim sales dan ikut melakukan atau mendampingi presentasi tim sales jika diperlukan. c) Menyusun strategi-strategi penjualan untuk kemudian disosialisasikan kepada tim sales.

5 34 d) Memberikan laporan penjualan kepada Kepala Cabang (Head of Branch). 3. Sales Executive Sales Executive bertanggung jawab memasarkan produk sesuai dengan target penjualan yang telah ditetapkan oleh Head of Branch menggunakan strategi penjualan yang diinstruksikan oleh Sales Supervisor. Sales Executive juga melayani seluruh proses penjualan dari proses pemesanan sampai delivery kepada pelanggan. 4. Sales Counter Sales Counter memiliki tugas yang sama seperti Sales Executive, yaitu memasarkan produk. Perbedaannya adalah sales counter hanya bekerja di dalam showroom/kantor cabang, tidak melakukan moving seperti yang dilakukan oleh Sales Executive. Sales Counter bertugas hanya melayani pelanggan yang datang langsung (walk in customer). 5. Finance & Accounting Department Head (FAD Head) FAD Head merupakan pimpinan divisi Finance & Accounting Department (FAD) yang memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: a) Mengontrol kondisi finansial perusahaan serta memantau aktivitas yang berkaitan dengan keuangan (akutansi) pada perusahaan. b) Bertanggung jawab untuk memastikan posisi keuangan selalu berada dalam neraca positif artinya semua potensi asset untuk dijadikan kas atau bank harus maksimal. c) Bertanggung jawab dalam hal tertibnya perusahaan menjalankan peraturan perpajakan di Indonesia, tertib dalam hal pembayaran,

6 35 pelaporan dan rekonsiliasi data antara laporan komersil dan laporan fiscal. d) Bertanggung jawab menyusun proyeksi anggaran untuk opreasional perusahaan. 6. Sales Administrator Sales Asministrator bertanggung jawab dalam mengatur urusan administrasi penjualan dan melakukan monitoring terhadap aktivitas penjualan yang dilakukan oleh tim sales. 7. Treasury Treasury bertanggung jawab dalam hal administrasi dan pembayaran kepada pemasok supplier). 8. NSDA NSDA bertanggung jawab atas segi administrasi dalam hal penjualan dimulai dari tanda jadi pembelian, mengurus STNK dan BPKB kendaraan serta menerbitkan delivery order. 9. Cashier Cashier bertanggung jawab untuk melayani transaksi pembayaran baik dalam hal penjualan maupun servis kendaraan. 10. Workshop Head Workshop Head merupakan pimpinan divisi bengkel (workshop), yang memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: a) Mengatur dan bertanggung jawab terhadap semua aktivitas kerja di divisi bengkel (workshop). b) Menjalankan operasional bengkel sesuai dengan SOP.

7 36 c) Memonitor dan menganalisa performa bengkel. d) Membuat action plan untuk mengatasi masalah-masalah yang terjadi di bengkel. e) Menjalankan service marketing untuk meningkatkan unit entry dan profit bengkel. f) Memonitor tingkat kepuasan pelanggan yang datang untuk melakukan servis ke bengkel. g) Membuat laporan aktivitas bengkel. 11. Service Advisor Tugas dari sevice advisor adalah sebagai berikut: a) Menerima pelanggan dan mencatat permintaan/keluhan-keluhan yang disampaikan oleh pelanggan. b) Menggali informasi tentang permintaan dan keluhan pelanggan dengan sejelas-jelasnya dan selengkap-lengkapnya. c) Membuat work order (WO). d) Meminta persetujuan dari pelanggan apabila ada pekerjaan tambahan atau penggantian spare part. e) Menginformasikan kepada pelanggan apabila ada pekerjaan yang akan terlambat penyelesaiannya. 12. Foreman Tugas dari foreman adalah sebagai berikut: a) Mendistribusikan pekerjaan kepada masing-masing teknisi dengan memperhitungkan tingkat kemampuan dan keterampilan teknisi.

8 37 b) Memonitor progress pekerjaan yang diberikan kepada masing-masing teknisi. c) Membantu/mencarikan solusi penyelesaian pekerjaan apabila teknisi mengaami kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan. d) Memeriksa kualitas hasil perkerjaan teknisi. e) Melakukan test drive (apabila diperlukan). f) Memberikan pelatihan-pelatihan singkat kepada teknisi untuk memperbaiki kemampuan dan keterampilan teknisi. 13. Teknisi (Technician) Tugas dari teknisi adalah sebagai berikut: a) Menerima perintah kerja dari foreman atau petugas Job Progress Control Board (JPCB) dan melaporkan hasil pekerjaan kepada foreman. b) Mengerjakan perbaikan pada kendaraan sesuai permintaan pelanggan yang tertulis di WO. c) Meminta persetujuan kepada foreman apabila ada penggantian sparepart atau material. d) Melaporkan kepada foreman apabila pada saat proses perbaikan kendaraan ada temuan-temuan baru yang harus disampaikan kepada pelanggan. 14. Partman Tugas dari partman adalah sebagai berikut; a) Melayani kebutuhan spare part (part) baik untuk dijual langsung kepada pelanggan maupun untuk perbaikan dan perawatan di bengkel. b) Mengatur persediaan part c) Melakukan pemesanan part jika dibutuhkan.

9 Service Marketing Tugas dari Service Marketing adalah sebagai berikut: a) Melakukan promosi jasa perbaikan atau servis kepada pelanggan. b) Melakukan reminder kepada pelanggan jika kendaraannya telah memasuki waktu servis atau perawatan. c) Melakukan follow up kepada pelanggan setelah melakukan servis. 16. Servis Billing Tugas dari service billing adalah untuk mengatur administrasi pembayaran dari pelanggan setelah melakukan servis baik jasa maupun part. 17. Warranty Administrator Tugas dari Warranty Administrator adalah sebagai berikut: a) Melakukan claim warranty. b) Memastikan part warranty tersedia pada saat proses perbaikan. c) Mengelola seluruh kegiatan admnistrasi warranty baik kepada pelanggan maupun kepada pihak PT Nissan Motor Indonesia. 18. HRD/GA Tugas Dari HRD/GA adalah sebagai berikut: a) Bertanggung jawab dalam melaporkan kepada HRD Manager dalam hiring dan firing tenaga kerja b) Menyusun prosedur seleksi rekrutmen karyawan baru.

10 39 c) Melakukan koordinasi dengan departemen lain untuk mengumpulkan rencana permintaan karyawan setiap tahun dan membuat data staus karyawan serta turnover setiap bulan dari masing-masing divisi. d) Membuat laporan rekapitulasi mutasi, promosi dan status karyawan. e) Mendukung seluruh kegiatan operasional perusahaan dengan proses pengadaan kebutuhan kerja, maupun sarana atau fasilitas penunjang lain dengan cepat, akurat serta sesuai dengan anggaran yang ditentukan. f) Melakukan aktifitas pemeliharaan atas seluruh fasilitas dan sarana penunjang serta melakukan proses penggantian fasilitas/sarana penunjang yang rusak. g) Menyiapkan laporan bulanan untuk keperluan rapat anggaran, laporan keuangan atas asset dan beban biaya perusahaan. 19. Customer Relationship Officer (CRO) Tugas dari CRO adalah sebagai berikut: a) Menyampaikan informasi kepada pelanggan. b) Menerima komplain dari pelanggan. c) Meningkatkan indeks kepuasan pelanggan. d) Melakukan follow up kepada pelanggan. e) Menjaga standarisasi pelayanan terhadap pelanggan dan mendata pelanggan.

11 Tahapan proses service 1. Pendaftaran Service Proses customer melakukan pendaftaran service yang dilayani oleh seorang service advisor dan kemudian dibuatkan WO ( work order ) sesuai pekerjaan yang diminta customer. 2. Pembagian Kerja Proses seorang forman atau petugas Job Progress Control Board (JPCB membagikan pekerjaan yang telah dibuat oleh service advisor kepada teknisi sesuai dengan tingkat kesulitan. 3. Proses service Proses teknisi mengerjakan pekerjaan sesuai peintah WO (work order). 4. Final inspection Proses Forman melakukan pengecekan akhir dan tes layak jalan terhadap kendaraan yang telah dikerjakan teknisi. 5. Cuci Kendaraan Proses cuci kendaraan setelah selesai dikerjakan teknisi, dan pengecekan akhir oleh foreman. 6. Selesai Service Proses seorang service advisor menyampaikan kepada customer bahwa kendaraan telah selesai service dan menyampaikan informasi keadaan kendaraan tersebut dalam kondisi layak jalan atau tidak. 7. Pembayaran service Proses customer melakukan pembayaran service di kasir.

12 41 8. Penyerahan Kendaraan Proses service advisor menyerahkan kendaraan yang telah selesai kepada customer. 9. Follow Up Proses CRO ( customer relation office ) melakukan follow up kepada customer setelah 2-3 kali melakukan service untuk meyakinkan apakah customer puas dengan pelayanan bengkel. 4.3 Daftar model dan nama kendaran ; Beberapa model dan nama kendaraan yang telah digunakan disetiap cabang bengkel Nissan Datsun adalah seperti pada tabel 4.1 dibawah ini. Tabel 4.1 Model dan nama kendaraan. Model Nama L 10 Grand Livina L 11 All new grand livina F 15 Juke M 20 Evalia K 13 March T 30 X-trail T 31 All new x-trail T 32 All new x-trail 2015 C 24 Serena C 26 All new serena HADO Datsun go LADO Datsun go + Tabel diatas merupakan kode yang biasa dipakai untuk membedakan jenis dan tahun kendaraan.

13 Jenis-jenis service mobil Service dibagi menjadi beberapa jenis yaitu; 1. Priodik maintenance service (PMS) Priodik maintenance service atau servis berkala yaitu service yang dilakukan berdasarkan jumlah kilometer atau jumlah waktu tertentu. Berikut merupakan merupakan jenis-jenis dari Priodik maintenance service (PMS) : 1000 KM tanpa kelipatan KM dan kelipatannya KM dan kelipatannya KM dan kelipatannya Untuk pengerjaan pengecekan dan penggantian part disetiap priodik maintenance service berbeda-beda. Berikut ini merupakan daftar pekerjaan dari masing-masing jenis PMS. Tabel 4.2 Daftar pengerjaan PMS 1000 KM. ( A ) Pemeriksaan interior 1 Steering lock & steering wheel free play 2 Pemeriksaan start engine (termasuk pilot lamp) 3 Fungsi brake master Cylinder 4 Air condisioner, fungsi tombol ac, cek kebocoran 5 Parking brake 6 Brake pedal free play 7 Transmision ( fungsi & neutral switch )-AT 8 Kinerja tuas select lever -(AT & MT ) 9 Acceleration pedal (B) Pemeriksaan exterior 1 Hood ( periksa pengunci Hood dan mekanisme lain ) 2 Seluruh pintu

14 43 Tabel 4.2 Daftar pengerjaan PMS 1000 KM (Lanjutan) (B) Pemeriksaan exterior 3 Door lock and hinge 4 fungsi seluruh seat belt 5 Trunk lid ( C ) Pemeriksaan pada ruang mesin 1 Cek level fluida baterai 2 Filter bahan bakar (non in tank type)-gasoline 3 Filter bahan bakar diesel 4 Kebocoran oli disekitar mesin 5 CVT oli level & cvt transmission 6 Oli mesin 7 Oli filter 8 Electrical connector ( D ) Pemeriksaan akhir 1 Mengukur tekanan ban 2 Pemeriksaan tekanan ban cadangan 3 Putaran mesin dan waktu pengapian 4 Gunakan Counsult jika diperlukan PMS 1000 KM ini merupakan service awal yang dilakukan pada setiap kendaraan setelah kilometer berjumlah 1000 atau satu bulan setelah mobil berada ditangan pembeli. Pengerjaan jenis PMS tidak sebanyak pengerjaan pada PMS jenis yang lainnya.

15 44 Tabel 4.3 Daftar pekerjaaan PMS KM At Inside Vehicle Ouside Vehicle Engine Room Under Vehicle Rear-Right wheel Rear-Left wheel Front-Left wheel Foot brake, parking brake & clutch (For free play, stroke & operation) Windshield defogger Accelerator pedal Steering wheel Spare tire Battery Brake fluid (For level & leaks) Clutch fluid Air cleaner Filter Fluid leaks Brake and clutch fluid Brake lines & cables Exhaust system Tire Brake lines & cables Tire Brake lines & cables Tire Inspection / Operation Item Measure followings and check if they are within limit. Brake pedal check Clutch pedal check Parking brake check Defroster function check Accelerator pedal check Steering wheel check Air pressure check Damage check Fluid level Master cylinder, Brake piping Level and leaks check Cleaning Engine Transmission Transfer Clutch Brake lines & Cables check RR-RH Parking brake cable damage check RR-LH Parking brake cable damage check Exhaust system check Air pressure check Damage check Depth check Rotation Wheel nut torque Brake fluid leak check Air pressure check Damage check Depth check Rotation Wheel nut torque Brake fluid leak check Air pressure check Damage check Depth check Rotation

16 45 Tabel 4.3 Daftar pekerjaaan PMS KM (Lanjutan) At Front-Left wheel Inspection / Operation Item Tire Wheel nut torque Brake lines & cables Brake fluid leak check Replacement Brake pads, rotors & other brake components Engine oil Engine doren plug washer Engine oil filter Apply new oil to engine oil filter seal Disc caliper check Brake pad check Brake disc check PMS KM ini dilakukan 6 bulan setelah PMS 1000 KM atau telah mencapai kilometer terlebih dahulu. Adapun keliapatan dari PMS ini yaitu PMS , PMS , PMS dan seterusnya. Dimana disetiap kelipatan daftar pengerjannya sama. Tabel 4.4 Daftar pekerjaaan PMS KM At Inspection / Operation Item Inside Vehicle Engine Room Foot brake, parking brake & clutch (For free play, stroke & operation) Windshield defogger Accelerator pedal Steering wheel Steering wheel Axle & suspension parts Battery Brake fluid (For level & leaks) Clutch fluid Measure followings and check if they are within limit. Brake pedal check Clutch Pedal Check Parking brake check Defroster function check Accelerator pedal check Steering wheel check Air pressure check Damage check Strut tower upper fix bolts Fluid level Master cylinder, Brake piping Level and leaks check

17 46 Tabel 4.4 Daftar pekerjaaan PMS KM (Lanjutan) At Engine Room Under Vehicle Inspection / Operation Item Radiator cap Cooling system Coolant leakage Radiator Fluid leaks Engine Transmission Transfer Brake and clutch fluid Clutch Drive belts Drive belts check Rear-Right wheel Steering gear & linkage, axle & suspension parts, & drive shafts Brake lines & cables Exhaust system Axle & suspension parts Tire Brake lines & cables Brake linings, drums & other brake components Brake linings, drums & other brake components Axle & suspension parts FR-RH Drive shaft and boot check FR-RL Drive shaft and boot check FR-RH Steering gear & linkage connection and boot crack check FR-RL Steering gear & linkage connection and boot crack check Front suspension check RR-RH Drive shaft and boot check RR-RL Drive shaft and boot check Rear suspension check Brake lines & Cable check RR-RH Parking brake cable damage check RR-LH Parking brake cable damage check Exhaust system check Wheel bearing check Coil spring check Shock absorber check Air pressure check Damage check Depth check Rotation Wheel nut torque Brake fluid leak check Brake drum check Brake shoe check Wheel cylinder check Wheel bearing check

18 47 Tabel 4.4 Daftar pekerjaaan PMS KM (Lanjutan) At Rear-Left wheel Front-Left wheel Inspection / Operation Item Axle & suspension parts Tire Brake lines & cables Brake linings, drums & other brake components Brake linings, drums & other brake components Axle & suspension parts Axle & suspension parts Tire Tire Coil spring check Shock absorber check Air pressure check Damage check Depth check Rotation Wheel nut torque Brake fluid leak check Brake drum check Brake shoe check Wheel cylinder check Wheel bearing check Coil spring check Shock absorber check Air pressure check Damage check Depth check Rotation Front-Right wheel Replacement Brake lines & cables Brake pads, rotors & other brake components Axle & suspension parts Tire Brake lines & cables Brake pads, rotors & other brake components Engine Oil Engine air Filter Wheel nut torque Brake fluid leak check Disc caliper check Brake pad check Brake disc check Wheel bearing check Coil spring check Shock absorber check Air pressure check Damage check Depth check Rotation Wheel nut torque Brake fluid leak check Disc caliper check Brake pad check Brake disc check

19 48 Tabel 4.4 Daftar pekerjaaan PMS KM (Lanjutan) At Replacement Inspection / Operation Item Engine doren plug washer Engine Oil filter Apply new oil to engine oil filter seal A/C Filter PMS KM ini dilakukan 6 bulan setelah PMS KM atau telah mencapai kilometer terlebih dahulu. Adapun keliapatan dari PMS ini yaitu PMS , PMS , PMS dan seterusnya. Dimana disetiap kelipatan daftar pengerjannya sama. Tabel 4.5 Daftar pekerjaaan PMS KM At Inspection / Operation Item Inside Vehicle Foot brake, parking brake & clutch (For free play, stroke & operation) Windshield defogger Brake booster function check Brake pedal check Clutch pedal check Parking brake check Defroster function check Outside Vehicle Engine Room Accelerator pedal Steering wheel Spare tire Axle & suspension parts Battery Fuel lines/connections Accelerator pedal check Steering wheel check Air pressure check Damage check Strut tower upper fix bolts Fluid level Check Fuel lines/connections check Brake fluid (For level & leaks) Master cylinder, Brake piping

20 49 Tabel 4.5 Daftar pekerjaaan PMS KM (Lanjutan) At Engine Room Under Vehicle Inspection / Operation Item Cooling system Fluid leaks Brake and clutch fluid Steering gear & linkage, axle & suspension parts, & drive shafts Level and leaks check Radiator cap Mixture ratio Coolant leakage Radiator Engine Transmission Transfer Clutch FR-RH Drive shaft and boot check FR-RL Drive shaft and boot check FR-RH Steering gear & linkage connection and boot crack check FR-RL Steering gear & linkage connection and boot crack check Front suspension check RR-RH Drive shaft and boot check RR-RL Drive shaft and boot check Rear suspension check Fuel lines/connections Check Fuel lines/connections check Brake lines & cables Exhaust system Brake lines & cables Check RR-RH Parking brake cable damage check RR-LH Parking brake cable damage check Exhaust system check

21 50 Tabel 4.5 Daftar pekerjaaan PMS KM (Lanjutan) At Inspection / Operation Item Wheel bearing check Axle & suspension parts Coil spring check Rear-Right wheel Rear-Left wheel Front-Left wheel Tire Brake lines & cables Brake linings, drums & other brake components Axle & suspension parts Tire Brake lines & cables Brake linings, drums & other brake components Axle & suspension parts Tire Shock absorber check Air pressure check Damage check Depth check Rotation Wheel nut torque Brake fluid leak check Brake drum check Brake shoe check Wheel cylinder check Wheel bearing check Coil spring check Shock absorber check Air pressure check Damage check Depth check Rotation Wheel nut torque Brake fluid leak check Brake drum check Brake shoe check Wheel cylinder check Wheel bearing check Coil spring check Shock absorber check Air pressure check Damage check

22 51 Tabel 4.5 Daftar pekerjaaan PMS KM (Lanjutan) At Front-Left wheel Inspection / Operation Item Brake lines & cables Depth check Rotation Wheel nut torque Brake fluid leak check Brake pads, rotors & other brake components Disc caliper check Brake pad check Front-Right wheel Replacement Axle & suspension parts Tire Brake lines & cables Brake pads, rotors & other brake components Engine oil Engine drain plug washer Engine oil filter Apply new oil to engine oil filter seal Engine air filter Spark plug Brake fluid Drive Belt A/C filter Brake disc check Wheel bearing check Coil spring check Shock absorber check Air pressure check Damage check Depth check Rotation Wheel nut torque Brake fluid leak check Disc caliper check Brake pad check Brake disc check Nickel-tipped type

23 52 PMS KM ini dilakukan 6 bulan setelah PMS KM atau telah mencapai kilometer terlebih dahulu. Adapun keliapatan dari PMS ini yaitu PMS , PMS dan seterusnya. Dimana disetiap kelipatan daftar pengerjannya sama. Daftar pengecekan maupun penggantian part berdasarkan jenis PMS dapat dilihat pada tabel 4.6 dibawah ini ; Tabel 4.6 Daftar penggantian part. Item pemeriksaan AC filter Periode pengantian km Wiper blade 6 bulan (*1) Oli Trasmisi cvt (*2) Spark plug/busi km ( 3*) Air filter Brake fluid Belt drive Radiator coolant Oli Transmisi Drive shaft boot Oil engine Oil Filter km km km km km 5 tahun km km Keterangan ; a. *1= Pemakaian normal, untuk kondisi berat penggantian dipercepat.

24 53 b. *2 = Untuk menggunakan busi palatinum, penggantian busi dilakukan pada setiap km c. *3 = Dilakukan apabila nilai poin CVT menunjukan Service general Service general yaitu service atau perbaikan yang dilakuan selain priodik maintenan service. Sebagai contoh penggantian kanvas kopling, overhaul engine dan lainnya. 4.5 Express maintenance service Servis Expres Maintenace merupakan sebuah sistem pengerjaan periodic maintenance service ( tanpa mengerjakan keluhan ) yang dilakuakan oleh dua teknisi. Sistem ini memberikan pelayanan servis yang cepat kepada pelanggan dengan tujuan untuk mempercepat proses pengerjaan mobil dan bisa menambah unit entry yang bisa diterima setiap harinya. Dalam pengerjaannya menggunakan 1 Stall khusus, 2 set caddy khusus dan dengan dua orang teknisi yang memiliki job desk masing-masing Job desk teknisi Express maintenance service Express maintenance service ini terdiri dari dua teknisi yaitu teknisi A dan B yang mempunyai tugas masing masing, adapun tugasnya masing-masing dapat dilihat pada gambar berikut ;

25 54 Gambar 4.2 Job desk teknisi Express maintenance service posisi lift dasar 1. Pada posisi dasar 1 ini merupakan langkah awal bagi pengerjaan mobil, dimana teknisi A berada di dalam mobil sedangkan teknisi B memeriksa bagian engine room.

26 Setelah posisi ini maka lanjut ke posisi atas,,dapat dilihat pada gambar dibawah ini; 55 Gambar 4.3 Job desk teknisi Express maintenance service posisi lift atas. Setelah posisi dasar 1 posisi selanjutnya yaitu posisi lift atas pada posisi atas teknisi A memeriksa under body sedangkan teknisi B berada dibawah engine untuk melakuan penggantian oli mesin dan melakukan pemeriksaan di area bawah engine.

27 Setelah posisi atas ini maka selanjutnya yaitu posisi tengah,dapat dilihat pada gambar dibawah ini ; 56 Gambar 4.4 Job desk teknisi Express maintenance service posisi lift tengah. Pada posisi tengah ini merupakan pemeriksaan untuk sistem rem, teknisi B memeriksa rem depan sedangkan untuk teknisi A memeriksa rem belakang jika jenis PMS KM atau PMS KM.

28 Setelah posisi ini maka dilanjut ke posisi dasar 2 dapat dilihat pada gambar dibawah ini ; 57 Gambar 4.5 Job desk teknisi Express maintenance service posisi lift dasar 2. Pada gambar 4.4 kita bisa lihat bahwa teknisi B mengisi oli mesin dan melakukan start stop engine lalu melepaskan fender cover. Sedangkan teknisi A melakukan pelepasan lift dan mengencangkan mur roda.

29 Standar waktu pengerjaan Express maintenance service Disetiap jenis priodik 58ontainer58e service terdapat pengerjan yang berbeda-beda, sehingga waktu yang diperlukanpun akan berbeda. Berikut ini merupakan standar waktu yang ditetapkan untuk setiap jenis priodik maintenance service. a) Service KM dan kelipatannya : 25 menit b) Service KM dan kelipatannya : 32 menit c) Service KM dan kelipatannya : 48 menit Tools express maintenance service Tabel 4.7 Daftar alat-alat. NO NAMA ALAT JUMLAH ( UNIT ) 1 Key oil filter 1 2 Universal key oli filter 1 3 Hinged socket wrench 12X Fast combination wrench Fast combination wrench Fast combination wrench Fast combination wrench Fast combination wrench Fast combination wrench Fast combination wrench Fast combination wrench Fast combination wrench Fast combination wrench Fast combination wrench Fast combination wrench Ring combination wrench 8x Ring combination wrench 12X Ring combination wrench 17X Ring combination wrench 22X Naple 8X mm spark plug socet mm spark plug socet 1

30 59 Tabel 4.7 Daftar alat-alat (Lanjutan) NO NAMA ALAT JUMLAH ( UNIT ) mm concave jaw pliers (tang stel) mm combination pliers (tang kombinasi ) mm cutting nose pliers mm straight pliers X100 screwdriver (+) ,5 screwdriver (-) 2 29 Flat screw driver 1 30 Deep impact socet 14,SQ1/ Deep impact socet 17,SQ1/ Deep impact socet 19,SQ1/ Deep impact socet 21,SQ1/ Short deep impact socet 30,SQ1/ Heksagon key set 2 36 Drive 3/8 socket 8 mm, 6 point 1 37 Drive 3/8 socket 10 mm, 6 point 1 38 Drive 3/8 socket 12 mm, 6 point 1 39 Drive 3/8 socket 13 mm, 6 point 2 40 Drive 3/8 socket 14 mm, 6 point 2 41 Extention socet SQ 3/8 X75 mm 1 42 Extention socet SQ 3/8 X125 mm 1 43 Extention socet SQ 3/8 X1250 mm 1 44 Sliding T handle SQ 3/ Couple 3/8 to 1/ Couple 1/2 to 3/ Air gun 2 48 Impact 2 49 Radiator cap pressure & leak test gauge 1 50 Rachet handle 1 51 Impact wrench 2 52 Air Rachet (3/8") 1 53 Magnet pick-up tool 1 54 Air Presure guage 2 55 Dial gauge with magnetic stand 1 56 Vervier caliper 250 mm 2 57 Penggaris 15 cm 2 58 T-handle 8 mm 1 59 T-handle 10 mm 1 60 One man brake bleeder set 2

31 60 Tabel 4.7 Daftar alat-alat (Lanjutan) NO NAMA ALAT JUMLAH ( UNIT ) 61 Brake fluid auto-repline 62 Pre-set torque wrench (50Nm,1 /8") 2 63 Pre-set torque wrench (140Nm, 3/8") 2 64 Pre-set torque wrench (350Nm, 1/2") 1 65 L bintang Nampan gr Ball pein hammers (pali besi) mm dead blow hammers (palu plastik) 2 69 Nampan 2 70 Dirigen 1 71 Hydrometer 1 72 Vervier caliper 500 mm 1 73 Oil suction 1 74 Counsalt 3+ 1 Total 103 Tools express maintenance service terdiri dari 103 alat, terdiri dari 101 alat yang ditempatkan di Caddy express dan alat yang ditempatkan terpisah yaitu 1 oil suction dan counsalt Pengumpulan data pengerjaan service Data pengerjaan mobil diambil dari bulan Januari 2017 sampai dengan Maret A. Data bulan Januari Tabel 4.8 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Januari NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 1 4/1/2017 F 1707 LZ LAD :50 10:10 0:20 Tercapai 2 4/1/2017 F 1732 LS LAD :00 14:25 0:25 Tercapai 3 5/1/2017 F 1582 ET LAD :00 9:25 0:25 Tercapai 4 5/1/2017 F1641CH L :20 14:40 0:20 Tercapai 5 6/1/2017 F 1795 NB LAD :15 8:37 0:22 Tercapai

32 61 Tabel 4.8 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Januari (Lanjutan) NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 6 6/1/2017 F706RA C :00 10:28 0:28 Tidak Tercapai 7 6/1/2017 B1070SOF T :38 11:00 0:22 Tercapai 8 6/1/2017 F1393DJ L :15 11:42 0:27 Tidak Tercapai 9 7/1/2017 F 1811 DB L :15 8:37 0:22 Tercapai 10 7/1/2017 B1235SRJ K :00 9:25 0:25 Tercapai 11 7/1/2017 B1397TRQ F :00 15:24 0:24 Tercapai 12 9/1/2017 F 1156 NB LAD :20 8:43 0:23 Tercapai 13 9/1/2017 B 1696UYT HAD :00 9:25 0:25 Tercapai 14 9/1/2017 F1153NB L :05 11:35 0:30 Tidak Tercapai 15 9/1/2017 B1189BOQ L :00 13:20 0:20 Tercapai 16 9/1/2017 F1522EE L :20 15:57 0:37 Tidak Tercapai 17 10/1/2017 H 8491 UR D :30 9:00 0:30 Tidak Tercapai 18 10/1/2017 H 8712 VF LAD :15 9:40 0:25 Tercapai 19 10/1/2017 H 8491 JZ L :05 10:30 0:25 Tercapai 20 10/1/2017 H 8901 LZ L :45 11:07 0:22 Tercapai 21 11/1/2017 F 1202 LS LAD :55 9:15 0:20 Tercapai 22 11/1/2017 F703EN L :05 14:30 0:25 Tercapai 23 11/1/2017 F1784KJ C :35 15:00 0:25 Tercapai 24 12/1/2017 F1225NE HAD :30 8:50 0:20 Tercapai 25 13/1/2017 F1282LK HAD :30 8:55 0:25 Tercapai 26 13/1/2017 F1773HO C :24 10:48 0:24 Tercapai 27 14/1/2017 F 1211 ER HAD0 10,000 8:10 8:35 0:25 Tidak Tercapai 28 14/1/2017 F11BC F :20 9:50 0:30 Tidak Tercapai 29 16/1/2017 F 1109 UV LAD :15 8:45 0:30 Tidak Tercapai 30 16/1/2017 F1288EH LAD :15 8:37 0:22 Tercapai 31 17/1/2017 F 1432 EV K :00 9:20 0:20 Tercapai 32 17/1/2017 F1889HG L :30 10:00 0:30 Tidak Tercapai 33 18/1/2017 F 1406 ND L :03 10:40 0:37 Tidak Tercapai 34 18/1/2017 B1758SIB K :00 14:40 0:40 Tidak Tercapai 35 19/1/2017 F 1875 NB HAD :35 9:00 0:25 Tercapai 36 19/1/2017 B1445SQP C :05 11:45 0:40 Tidak Tercapai 37 19/1/2017 F 1193 NA L :00 13:45 0:45 Tidak Tercapai 38 20/1/2017 F 1288 EV L :08 8:40 0:32 Tidak Tercapai 39 26/ F 1274 DS M :35 9:05 0:30 Tidak Tercapai 40 26/ F 1309 DQ L :30 11:50 0:20 Tercapai 41 27/ F 1175 EI K :00 10:45 0:45 Tidak Tercapai 42 30/1/217 B1965KZT LAD :10 8:40 0:30 Tidak Tercapai 43 30/1/217 F 1327 NC LAD :50 9:18 0:28 Tidak Tercapai

33 62 Tabel 4.8 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Januari (Lanjutan) NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 44 30/1/217 F1663LJ LAD :15 9:42 0:27 Tidak Tercapai 45 30/1/217 F 1297 ND M :30 12:00 0:30 Tidak Tercapai 46 30/1/217 B16BBR F :10 14:30 0:20 Tercapai Keterangan ; Tidak tercapai jika waktu pengerjaan 25 menit. Tercapai jika waktu pengerjaan 25 menit. Jumlah tercapai : 26 unit Jumlah Tidak tercapai : 20 unit Tabel 4.9 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Januari NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 1 3/1/2017 F1154LT HAD0 20,000 10:40 11:10 0:30 Tercapai 2 4/1/2017 F1351ES HAD0 20,000 8:00 8:30 0:30 Tercapai 3 5/1/2017 F1501LJ LAD0 20,000 8:15 8:53 0:38 Tidak Tercapai 4 5/1/2017 F1489KJ L11 60,000 10:00 10:40 0:40 Tidak Tercapai 5 9/1/2017 F1678DP L10 100,000 13:30 14:15 0:45 Tidak Tercapai 6 9/1/2017 F 1258 LU L11 20,000 14:30 15:00 0:30 Tercapai 7 10/1/2017 H 8425 FE L10 20,000 11:45 13:20 0:35 Tidak Tercapai 8 11/1/2017 F1811EL LAD0 20,000 8:20 8:52 0:32 Tercapai 9 11/1/2017 F1765DS L10 60,000 15:07 15:38 0:31 Tercapai 10 12/1/2017 BM4LY LAD0 20,000 9:00 9:30 0:30 Tercapai 11 12/1/2017 F1584DO L10 100,000 9:53 10:41 0:48 Tidak Tercapai 12 13/1/2017 F1747LB LAD0 20,000 9:00 9:31 0:31 Tercapai 13 14/1/2017 B1642 ZFS LAD0 20,000 8:30 9:10 0:40 Tidak Tercapai 14 16/1/2017 F 1723 LW HAD0 20,000 10:05 10:37 0:32 Tidak Tercapai 15 16/1/2017 F1563LX K13 20,000 11:00 11:35 0:35 Tidak Tercapai 16 16/1/2017 F 445 RI F15 20,000 14:18 14:48 0:30 Tercapai 17 17/1/2017 F 1302 LV L11 20,000 13:15 13:48 0:33 Tidak Tercapai 18 18/1/2017 f1024lg M20 20,000 13:04 13:36 0:32 Tercapai

34 63 Tabel 4.9 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Januari (Lanjutan) NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 19 19/1/2017 B1013EOH L11 20,000 10:18 10:50 0:32 Tercapai 20 21/1/2017 F1262LU HAD0 20,000 8:25 8:55 0:30 Tercapai 21 21/1/2017 F1586LP LAD0 20,000 10:10 10:55 0:45 Tidak Tercapai 22 23/1/2017 F 1581 DQ M20 20,000 14:00 14:35 0:35 Tidak Tercapai 23 24/1/2017 F 1519 ET HAD0 20,000 8:02 8:34 0:32 Tidak Tercapai 24 24/1/2017 B 1823 RFJ T31 100,000 8:55 9:43 0:48 Tidak Tercapai 25 24/1/2017 F 1014 EN LAD0 20,000 10:40 11:10 0:30 Tercapai 26 25/1/2017 F 1378 LW LAD0 20,000 9:20 9:50 0:30 Tercapai 27 30/1/2017 F1382EN LAD0 20,000 9:55 10:25 0:30 Tercapai 28 30/1/2017 F1023EL L11 20,000 10:40 11:12 0:32 Tercapai 29 30/1/2017 B1353TZI L10 100,000 14:18 14:50 0:32 Tercapai 30 31/1/217 F1477ER LAD0 20,000 8:12 8:44 0:32 Tercapai 31 31/1/217 F 1453 EB K13C 20,000 10:00 10:38 0:38 Tidak Tercapai 32 31/1/217 F 1327 EI L11 60,000 10:50 11:35 0:45 Tidak Tercapai 33 31/1/217 F1013CO T31 20,000 13:30 14:10 0:40 Tidak Tercapai Keterangan ; Tidak tercapai jika waktu pengerjaan 32 menit. Tercapai jika waktu pengerjaan 32 menit. Jumlah tercapai : 17 unit Jumlah Tidak tercapai : 14 unit Tabel 4.10 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Januari NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 1 3/1/2017 F189NR F15 40,000 8:05 8:50 0:45 Tercapai 2 3/1/2017 F1312EB K13 40,000 9:25 10:13 0:48 Tercapai 3 3/1/2017 F1253DD L10 80,000 13:05 13:45 0:40 Tercapai 4 3/1/2017 F1681DP L10 40,000 14:20 15:00 0:40 Tercapai 5 7/1/2017 F1262DJ L10 40,000 13:13 14:00 0:47 Tercapai

35 64 Tabel 4.10 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Januari (Lanjutan) NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 6 11/1/2017 B1077BVK T31 120,000 9:36 10:18 0:42 Tercapai 7 11/1/2017 F1031GD C24 40,000 13:15 14:00 0:45 Tercapai 8 12/1/2017 B1737EKJ L10 80,000 13:05 13:48 0:43 Tercapai 9 14/1/2017 F1525DH K13 40,000 10:00 10:50 0:50 Tidak Tercapai 10 16/01/2017 F1341CQ L10 120,000 13:05 13:48 0:43 Tercapai 11 20/01/2017 F1884EU L10 80,000 9:10 9:58 0:48 Tercapai 12 20/01/2017 F1528DH JL10 80,000 10:00 10:45 0:45 Tercapai 13 20/1/2017 F1077DB K13 40,000 11:05 13:30 0:55 Tidak Tercapai 14 21/1/2017 F215AH L11 40,000 9:15 10:03 0:48 Tercapai 15 21/1/2017 B2892RE L10 80,000 11:00 11:58 0:58 Tidak Tercapai 16 21/1/2017 F1055LB LAD0 40,000 14:23 15:08 0:45 Tercapai 17 23/1/2017 B 1335 URB L11 40,000 8:10 8:50 0:40 Tercapai 18 23/1/2017 F 1625 DB L10 80,000 9:00 9:45 0:45 Tercapai 19 23/1/2017 B 1722 SZP T31 120,000 10:05 11:00 0:55 Tidak Tercapai 20 23/1/2017 F 1135 CW L10 160,000 13:25 14:20 0:55 Tidak Tercapai 21 24/1/2017 B 1123 TIZ M20 40,000 11:28 13:20 0:52 Tidak Tercapai 22 24/1/2017 B 1263KUU T30 120,000 13:45 15:40 0:55 Tidak Tercapai 23 25/1/2017 F 1027 DV L11 40,000 8:00 8:57 0:57 Tidak Tercapai 24 25/1/2017 F 1152 EQ K13 40,000 10:10 11:00 0:50 Tidak Tercapai 25 25/1/2017 B 277 RJM T32 40,000 11:10 13:08 0:58 Tidak Tercapai 26 26/1/2017 F 1762 DS L11 40,000 9:15 10:07 0:52 Tidak Tercapai 27 26/1/2017 F 1019 KS K13 40,000 10:20 11:10 0:50 Tidak Tercapai 28 26/1/2017 F 1451 CF C24 40,000 13:15 14:10 0:55 Tidak Tercapai 29 27/1/2017 F 1578 DQ L10 40,000 8:00 8:50 0:50 Tidak Tercapai 30 27/1/2017 B 1267 KZK L11 80,000 9:00 9:45 0:45 Tercapai 31 27/1/2017 B 2434 SFK T32 40,000 10:50 13:15 0:55 Tidak Tercapai 32 30/1/2017 B1411NQN L11 40,000 15:00 15:55 0:55 Tidak Tercapai 33 30/1/2017 B1839TIZ K13 40,000 13:10 14:00 0:50 Tidak Tercapai 34 31/1/217 F1861DS K13C 40,000 11:45 13:41 0:56 Tidak Tercapai Keterangan : Tidak tercapai jika waktu pengerjaan 48 menit. Tercapai jika waktu pengerjaan 48 menit.

36 65 Jumlah tercapai : 16 unit Jumlah Tidak tercapai : 18 unit B. Data bulan Februari Tabel 4.11 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Februari NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 1 1/2/2017 F 1663 LZ LAD0 10,000 8:30 8:55 0:25 Tercapai 2 1/2/2017 B1781EOK LAD0 10,000 9:00 9:25 0:25 Tercapai 3 1/2/2017 F1839LG LAD0 30,000 9:50 10:15 0:25 Tercapai 4 1/2/2017 F 1381 MD HAD0 10,000 11:00 11:30 0:30 Tidak Tercapai 5 2/2/2017 B1471UYU LAD0 10,000 9:00 9:30 0:30 Tidak Tercapai 6 1/2/2017 F 1061 EW K13 20,000 11:05 11:47 0:42 Tidak Tercapai 7 3/2/2017 F1393NC LAD0 10,000 9:20 9:46 0:26 Tidak Tercapai 8 1/2/2017 B899EGA L11 10,000 11:00 11:30 0:30 Tidak Tercapai 9 1/2/2017 AB1226H L10 30,000 13:05 13:30 0:25 Tercapai 10 1/2/2017 F 1189 LP L11 10,000 14:30 14:55 0:25 Tercapai 11 4/2/2017 F 1065 ND LAD0 10,000 8:00 8:25 0:25 Tercapai 12 4/2/2017 F1460EP L11 10,000 11:05 11:30 0:25 Tercapai 13 6/2/2017 B 2706 SFZ HAD0 10,000 8:35 9:00 0:25 Tercapai 14 6/2/2017 F 1591 NK LAD0 10,000 9:10 9:35 0:25 Tercapai 15 6/2/2017 F 1067 ND M20 10,000 11:00 11:30 0:30 Tidak Tercapai 16 7/2/2017 F 1220 ND LAD0 10,000 10:40 11:05 0:25 Tercapai 17 7/2/2017 F1027EF L11 10,000 13:05 13:27 0:22 Tercapai 18 8/2/2017 F 1651 EV HAD0 10,000 8:30 8:58 0:28 Tidak Tercapai 19 8/2/2017 F 1589 ND LAD0 10,000 9:05 9:35 0:30 Tidak Tercapai 20 9/2/2017 F1075CN L10 110,000 11:00 11:25 0:25 Tercapai 21 9/2/2017 F611EK F15 30,000 13:10 13:32 0:22 Tercapai 23 10/2/2017 F1490DD L10J 30,000 13:20 13:50 0:30 Tidak Tercapai 24 10/2/2017 F1176DX JL11 50,000 15:05 15:30 0:25 Tidak Tercapai 25 11/2/2017 H 9345 KZ L11 10,000 8:30 8:54 0:24 Tercapai 26 11/2/2017 H 8415 YA K13 50,000 9:17 9:40 0:23 Tercapai 27 13/2/2017 B 2617SKC LAD0 10,000 13:08 13:31 0:23 Tercapai 28 13/2/2017 F 1016 EV LAD0 10,000 14:15 14:38 0:23 Tercapai 29 14/2/2017 F1723ES LAD0 10,000 8:35 9:00 0:25 Tercapai 30 14/2/2017 F1878EY LAD0 10,000 9:17 9:42 0:25 Tercapai 31 15/02/2017 B2822SKJ LAD0 10,000 8:35 9:08 0:33 Tidak Tercapai 32 16/02/2017 B1177VKA LAD0 30,000 9:21 9:54 0:33 Tidak Tercapai

37 66 Tabel 4.11 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Februari (Lanjutan) NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 33 16/02/2017 F1268EW LAD0 10,000 11:03 11:31 0:28 Tidak Tercapai 34 16/02/2017 B2823SFX L11 30,000 13:20 13:45 0:25 Tercapai 35 16/02/2017 F1208NI K13 10,000 14:08 14:40 0:32 Tidak Tercapai 36 17/02/2017 F1367EV LAD0 10,000 8:10 8:40 0:30 Tidak Tercapai 37 17/02/2017 F1542D C26 70,000 10:00 10:35 0:35 Tidak Tercapai NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 38 17/02/2017 F1432EH L11 30,000 10:40 11:15 0:35 Tidak Tercapai 39 17/02/2017 B1750WK L10 100,000 13:27 13:55 0:28 Tidak Tercapai 40 18/02/2017 B1974VKB K13 30,000 10:00 10:35 0:35 Tidak Tercapai 41 20/02/2017 H 8811 JZ L11 30,000 9:26 9:50 0:24 Tercapai 42 21/02/2017 F 1795 NB LAD0 10,000 8:35 9:05 0:30 Tidak Tercapai 43 21/02/2017 F706RA C26 30,000 10:00 10:25 0:25 Tercapai 44 21/02/2017 B1070SOF T31 50,000 10:30 10:53 0:23 Tercapai 45 21/02/2017 F1393DJ L10 70,000 11:15 11:50 0:35 Tidak Tercapai 46 22/02/2017 F1288EH LAD0 30,000 8:35 9:08 0:33 Tidak Tercapai 48 24/02/2017 F1621LQ HAD0 20,000 8:35 9:05 0:30 Tidak Tercapai 49 25/02/2017 F1229CWK L10 50,000 9:10 9:33 0:23 Tercapai 50 25/02/2017 F1347HL L10 90,000 10:00 10:38 0:38 Tidak Tercapai Keterangan ; Tidak tercapai jika waktu pengerjaan 25 menit. Tercapai jika waktu pengerjaan 25 menit. Jumlah tercapai yaitu 25 unit sedangkan jumlah tidak tercapai yaitu 50 unit Tabel 4.12 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Februari NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 1 1/2/2017 B1410SIH LAD0 20,000 11:30 12:00 0:30 Tercapai 2 1/2/2017 B1008KKQ L10 60,000 13:05 13:40 0:35 Tidak Tercapai 3 1/2/2017 F1083KU K13 20,000 15:00 15:50 0:50 Tidak Tercapai 4 2/2/2017 B1288EOD LAD0 20,000 8:10 8:45 0:35 Tidak Tercapai 5 3/2/2017 F1573LD L11 20,000 15:10 15:50 0:40 Tidak Tercapai 6 4/2/2017 F 1196 LX LAD0 20,000 8:30 9:00 0:30 Tercapai 7 4/2/2017 F1659LU LAD0 20,000 9:00 9:28 0:28 Tercapai

38 67 Tabel 4.12 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Februari (Lanjutan) NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 8 4/2/2017 F1349BH L10 60,000 13:20 14:15 0:55 Tidak Tercapai 9 6/2/2017 F1591KB L10 60,000 13:30 14:00 0:30 Tercapai 10 7/2/2017 F 1634 ER HAD0 20,000 8:30 9:10 0:40 Tidak Tercapai 11 7/2/2017 F1390DF L10 20,000 11:05 11:35 0:30 Tercapai 12 8/2/2017 F1047LW LAD0 20,000 10:50 11:20 0:30 Tercapai 13 8/2/2017 F1353EH T31 20,000 13:30 14:05 0:35 Tidak Tercapai 14 8/2/2017 F 1696 LW K13C 20,000 14:20 15:05 0:45 Tidak Tercapai 15 9/2/2017 B2615SFM LAD0 20,000 9:20 9:57 0:37 Tidak Tercapai 16 10/2/2017 F 1438 LT LAD0 20,000 8:30 9:00 0:30 Tercapai 17 10/2/2017 B735PER C24 60,000 10:00 10:50 0:50 Tidak Tercapai 18 11/2/2017 H 9245 OF F15 20,000 11:00 11:32 0:32 Tercapai 19 13/2/2017 F 1019 ER LAD0 20,000 8:45 9:15 0:30 Tercapai 20 15/2/2017 F1695LF LAD0 20,000 9:16 9:47 0:31 Tercapai 21 15/2/2017 F1429ER LAD0 20,000 10:00 10:30 0:30 Tercapai 22 15/2/2017 B8011YW T30 100,000 10:43 11:13 0:30 Tercapai 23 16/2/2017 F1676EH LAD0 20,000 8:35 9:07 0:32 Tercapai 24 17/2/2017 F18525CO L10 60,000 9:10 9:55 0:45 Tidak Tercapai 25 18/2/2017 F1731LS LAD0 20,000 8:35 9:00 0:25 Tercapai 26 18/2/2017 F1832LE LAD0 20,000 9:05 9:35 0:30 Tercapai 27 18/2/2017 F1371KE K13 60,000 11:08 11:40 0:32 Tercapai 28 20/2/2017 H 9219 SF L11 20,000 8:30 9:02 0:32 Tercapai 29 21/2/2017 B1536HZ L10 60,000 9:20 10:00 0:40 Tidak Tercapai 30 21/2/2017 F1582EF L11 20,000 13:02 13:50 0:48 Tidak Tercapai 31 21/2/2017 F1762EB L11 120,000 14:00 14:40 0:40 Tidak Tercapai 32 22/02/2017 F1850LH L11 20,000 9:15 9:47 0:32 Tercapai 33 22/02/2017 B1150SOO T31 60,000 13:05 13:37 0:32 Tercapai 34 22/02/2017 F1655KK M20 60,000 14:10 15:05 0:55 Tidak Tercapai 35 23/02/2017 F1618LQ LAD0 20,000 11:18 11:54 0:36 Tidak Tercapai 36 23/02/2017 B1372VFF HAD0 20,000 13:08 13:58 0:50 Tidak Tercapai 37 24/02/2017 F1892EN K13 20,000 13:14 13:55 0:41 Tidak Tercapai 38 25/02/2017 F1670LZ LAD0 20,000 8:38 9:05 0:27 Tercapai 39 25/02/2017 B1535ZVD L10 140,000 10:43 11:14 0:31 Tercapai 40 25/02/2017 F1254EF L11 20,000 13:03 13:32 0:29 Tercapai 41 25/02/2017 F401EL T31 20,000 15:28 16:00 0:32 Tercapai 42 26/02/2017 F1761EO LAD0 20,000 9:15 9:47 0:32 Tercapai 43 26/02/2017 F1066LS HAD0 20,000 10:13 10:40 0:27 Tercapai 44 26/02/2017 F1580NA LAD0 20,000 11:00 11:32 0:32 Tidak Tercapai 45 27/02/2017 F1262LU HAD0 20,000 8:35 9:10 0:35 Tidak Tercapai

39 68 Tabel 4.12 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Februari (Lanjutan) NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 46 27/02/2017 F1586LP LAD0 20,000 10:20 10:55 0:35 Tidak Tercapai 47 28/02/2017 B1199EOF LAD0 20,000 13:05 13:48 0:43 Tidak Tercapai 48 28/02/2017 F1087EO L11 20,000 15:15 16:00 0:45 Tidak Tercapai Keterangan ; Tidak tercapai jika waktu pengerjaan 32 menit. Tercapai jika waktu pengerjaan 32 menit. Jumlah tercapai : 25 unit Jumlah Tidak tercapai : 48 unit Tabel 4.13 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Februari NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 1 2/2/2017 B1386SIH L11 40,000 9:45 10:25 0:40 Tercapai 2 3/2/2017 B1504SRX C26 120,000 13:15 14:10 0:55 Tidak Tercapai 3 4/2/2017 F1207CY L10 120,000 9:35 10:20 0:45 Tercapai 4 4/2/2017 F1027KY K13 40,000 13:15 14:00 0:45 Tercapai 5 8/2/2017 B1829SIO JL11 40,000 15:10 15:55 0:45 Tercapai 6 10/2/2017 F1279DP C26 40,000 11:00 13:25 0:55 Tidak Tercapai 7 10/2/2017 F1582CM L10J 140,000 14:00 14:58 0:58 Tidak Tercapai 8 15/02/2017 F99RB F15 40,000 13:10 13:52 0:42 Tercapai 9 18/02/2017 F1158HF K13 40,000 13:10 14:10 1:00 Tidak Tercapai 10 20/02/2017 H 8905 CZ L11 40,000 8:50 9:30 0:40 Tercapai 11 20/02/2017 AA 9218 FC L11 40,000 10:00 10:38 0:38 Tercapai 12 23/02/2017 B1475TIQ LAD0 40,000 8:40 9:27 0:47 Tercapai 13 23/02/2017 F1276DP L10 40,000 10:05 10:57 0:52 Tidak Tercapai 14 23/02/2017 B1855T L10 40,000 14:18 15:05 0:47 Tercapai 15 24/02/2017 F1169DB C24 40,000 10:00 10:58 0:58 Tidak Tercapai 16 24/02/2017 B1718SFP L10 160,000 14:08 14:56 0:48 Tercapai 17 25/02/2017 B1304TFB L10 120,000 14:00 14:46 0:46 Tercapai 18 26/02/2017 F1245EI L11 40,000 14:03 15:10 1:07 Tidak Tercapai

40 69 Tabel 4.13 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Februari (Lanjutan) NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 19 27/02/2017 F215AH L11 40,000 9:20 10:13 0:53 Tidak Tercapai 20 27/02/2017 B2892RE L10 80,000 11:00 12:00 1:00 Tidak Tercapai 21 27/02/2017 F1055LB LAD0 40,000 14:00 15:08 1:08 Tidak Tercapai 22 28/02/2017 B2369BFD L11 40,000 10:08 11:00 0:52 Tidak Tercapai 23 28/02/2017 F1865KC K13 40,000 14:14 15:15 1:01 Tidak Tercapai Keterangan ; Tidak tercapai jika waktu pengerjaan 48 menit. Tercapai jika waktu pengerjaan 48 menit. Jumlah tercapai : 11 unit Jumlah Tidak tercapai : 23 unit B. Data bulan Maret Tabel 4.14 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Maret NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 1 1/3/2017 F1587EY K13 10,000 8:35 9:05 0:30 Tidak Tercapai 2 1/3/2017 F1538NF HAD0 10,000 9:10 9:35 0:25 Tercapai 3 1/3/2017 F1735KF K13 50,000 14:27 15:00 0:33 Tidak Tercapai 4 2/3/2017 F 1582 ET LAD0 10,000 9:00 9:25 0:25 Tercapai 5 2/3/2017 F1641CH L10 150,000 14:20 14:45 0:25 Tercapai 6 3/3/2017 F 1156 NB LAD0 10,000 8:30 8:55 0:25 Tercapai 7 3/3/2017 B 1696 UYT HAD0 10,000 9:00 9:40 0:40 Tidak Tercapai 8 3/3/2017 F1153NB L10 10,000 11:05 11:35 0:30 Tidak Tercapai 9 3/3/2017 B1189BOQ L10 90,000 13:07 13:50 0:43 Tidak Tercapai 10 3/3/2017 F1678DP L10 100,000 13:30 14:25 0:55 Tidak Tercapai 11 4/3/2017 F 1202 LS LAD0 30,000 11:03 11:36 0:33 Tidak Tercapai 12 4/3/2017 F703EN L10 50,000 14:05 14:30 0:25 Tercapai 13 4/3/2017 F1784KJ C26 30,000 14:35 15:12 0:37 Tidak Tercapai

41 70 Tabel 4.14 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Maret (Lanjutan) NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 14 6/3/2017 F1225NE HAD0 10,000 8:30 8:50 0:20 Tercapai 15 7/3/2017 F 1109 UV LAD0 10,000 8:35 9:00 0:25 Tercapai 16 8/3/2017 F1288EH LAD0 30,000 8:15 8:37 0:22 Tercapai 17 8/3/2017 F1409DM M20 70,000 11:15 11:45 0:30 Tidak Tercapai 18 9/3/2017 F 1288 EV L11 10,000 8:35 9:00 0:25 Tercapai 19 13/3/2017 F 1784 LC L11 50,000 8:35 9:00 0:25 Tercapai 20 13/3/2017 B 1079 EOD K13 10,000 11:10 11:35 0:25 Tercapai 21 14/3/2017 F 1352 CP L10 70,000 8:35 9:05 0:30 Tidak Tercapai 22 14/3/2017 F 82 RD M20 10,000 9:10 9:42 0:32 Tidak Tercapai 23 16/03/2017 F 1011 NY C26 50,000 10:10 10:40 0:30 Tidak Tercapai 24 17/03/2017 F 1513 ER L11 30,000 8:40 9:05 0:25 Tidak Tercapai 25 18/03/2017 F 1365 HD L10 70,000 8:32 8:55 0:23 Tercapai 26 18/03/2017 F 1209 B L10 10,000 9:00 9:25 0:25 Tercapai 27 21/03/2017 B 1816 HC LAD0 10,000 9:10 9:35 0:25 Tercapai 28 22/03/2017 F 1256 EF L11 30,000 8:35 8:55 0:20 Tercapai 29 22/03/2017 F 1680 DX L11 30,000 9:00 9:20 0:20 Tercapai 30 22/03/2017 F 1682 NP LAD0 10,000 10:00 10:24 0:24 Tercapai 31 22/03/2017 F 7 BU T32 30,000 10:40 11:05 0:25 Tercapai 32 23/3/2017 F 690 MU T31 10,000 8:46 9:13 0:27 Tidak Tercapai 33 29/3/2017 F 1712 KQ L11 30,000 10:17 10:42 0:25 Tercapai 34 30/3/2017 F 1222 CM T31 10,000 13:10 13:30 0:20 Tercapai 35 31/3/2017 F 1820 NJ K13 30,000 8:45 9:18 0:33 Tidak Tercapai 36 31/3/2017 F 1522 EE L11 30,000 9:19 9:46 0:27 Tidak Tercapai 37 31/3/2017 F 1354 DY K13 10,000 10:00 10:36 0:36 Tidak Tercapai 38 31/3/2017 F 1228 NS LAD0 30,000 10:55 11:22 0:27 Tidak Tercapai Keterangan ; Tidak tercapai jika waktu pengerjaan 25 menit. Tercapai jika waktu pengerjaan 25 menit. Jumlah tercapai : 20 unit Jumlah Tidak tercapai : 38 unit

42 71 Tabel 4.15 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Maret NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 1 1/3/2017 F1712LQ L11 20,000 10:00 10:30 0:30 Tercapai 2 1/3/2017 F1203DP L10 60,000 11:05 11:30 0:25 Tercapai 3 1/2/2017 F1501LJ LAD0 20,000 8:38 9:10 0:32 Tercapai 4 1/2/2017 F1489KJ L11 60,000 10:00 10:35 0:35 Tidak Tercapai 5 3/3/2017 B1824EOC LAD0 20,000 9:50 10:26 0:36 Tidak Tercapai 6 3/3/2017 F 1258 LU L11 20,000 14:30 15:15 0:45 Tidak Tercapai 7 3/3/2017 F1522EE L11 50,000 15:20 16:00 0:40 Tidak Tercapai 8 4/3/2017 F1811EL LAD0 20,000 8:35 9:14 0:39 Tidak Tercapai 9 4/3/2017 F1765DS L10 60,000 15:05 15:55 0:50 Tidak Tercapai 10 6/3/2017 BM4LY LAD0 20,000 9:00 9:45 0:45 Tidak Tercapai 11 6/3/2017 F1584DO L10 100,000 10:00 11:00 1:00 Tidak Tercapai 12 7/3/2017 F 1723 LW HAD0 20,000 10:05 10:45 0:40 Tidak Tercapai 13 7/3/2017 F1563LX K13 20,000 11:00 11:55 0:55 Tidak Tercapai 14 7/3/2017 F 445 RI F15 20,000 14:20 14:45 0:25 Tercapai 15 8/3/2017 F1850LH L11 20,000 9:15 10:03 0:48 Tidak Tercapai 16 8/3/2017 B1150SOO T31 60,000 13:05 13:55 0:50 Tidak Tercapai 17 8/3/2017 F1655KK M20 60,000 14:10 15:00 0:50 Tidak Tercapai 18 9/3/2017 F1520EE L11 20,000 14:00 14:45 0:45 Tidak Tercapai 19 10/3/2017 F1262LU HAD0 20,000 8:37 9:13 0:36 Tidak Tercapai 20 10/3/2017 F1586LP LAD0 20,000 10:10 10:48 0:38 Tidak Tercapai 21 11/3/2017 F 1051 LZ LAD0 20,000 8:40 9:15 0:35 Tidak Tercapai 22 11/3/2017 F 1673 EH L11 100,000 9:15 10:10 0:55 Tidak Tercapai 23 11/3/2017 F 1625 EL L11 20,000 13:10 13:42 0:32 Tercapai 24 16/03/2017 F 1410ER L11 20,000 8:40 9:17 0:37 Tidak Tercapai 25 16/03/2017 F 1208 NI K13 20,000 10:40 11:15 0:35 Tidak Tercapai 26 17/03/2017 B 1480 WFD L10 100,000 10:00 10:50 0:50 Tidak Tercapai 27 17/03/2017 F 1583 DA L10 60,000 11:00 13:02 0:32 Tercapai 28 20/03/2017 F 1249 LX LAD0 20,000 9:05 9:35 0:30 Tercapai 29 20/03/2017 F 1535 CZ L10 60,000 10:00 10:30 0:30 Tercapai 30 20/03/2017 F 1814 EN K13 20,000 10:45 11:10 0:25 Tercapai 31 21/03/2017 F 1028 DV L11 60,000 8:26 8:57 0:31 Tercapai 32 23/3/2017 F 1169 EP L11 20,000 13:15 13:45 0:30 Tercapai 33 24/3/2017 F 1284 LT HAD0 20,000 10:45 11:15 0:30 Tercapai 34 24/3/2017 B 1068 GKI HAD0 20,000 15:21 15:52 0:31 Tercapai 35 25/3/2017 F 1066 EZ L11 20,000 10:45 11:15 0:30 Tercapai 36 27/3/2017 F 1048 LB K13 20,000 9:30 10:00 0:30 Tercapai 37 30/3/2017 F 1553 DV L11 20,000 11:21 12:00 0:39 Tidak Tercapai

43 72 Keterangan ; Tidak tercapai jika waktu pengerjaan 32 menit. Tercapai jika waktu pengerjaan 32 menit. Jumlah tercapai ; 15 unit Total unit ; 37 Tabel 4.16 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Maret NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 1 4/3/2017 B1077BVK T31 120,000 9:40 10:50 1:10 Tidak Tercapai 2 4/3/2017 F1031GD C24 40,000 13:10 14:00 0:50 Tidak Tercapai 3 6/3/2017 B1737EKJ L10 80,000 13:15 14:10 0:55 Tidak Tercapai 4 7/3/2017 F1341CQ L10 120,000 13:05 14:15 1:10 Tidak Tercapai 5 9/3/2017 F1884EU L10 80,000 9:03 9:50 0:47 Tercapai 6 9/3/2017 F1528DH JL10 80,000 9:55 10:45 0:50 Tidak Tercapai 7 9/3/2017 F1077DB K13 40,000 11:00 11:45 0:45 Tercapai 8 10/3/2017 F215AH L11 40,000 9:15 10:03 0:48 Tercapai 9 10/3/2017 B2892RE L10 80,000 11:00 13:20 0:50 Tidak Tercapai 10 10/3/2017 F1055LB LAD0 40,000 14:00 15:08 1:08 Tidak Tercapai 11 11/3/2017 F 1295 EN L11 40,000 10:15 11:00 0:45 Tercapai 12 11/3/2017 F 1022 KP L11 80,000 11:05 12:00 0:55 Tidak Tercapai 13 11/3/2017 F 18-3 NK LAD0 120,000 10:05 11:00 0:55 Tidak Tercapai 14 11/3/2017 F 1259 KW K13 160,000 14:00 14:48 0:48 Tercapai 15 11/3/2017 F 1675 EP K13 40,000 15:00 15:56 0:56 Tidak Tercapai 16 13/3/2017 F 54 MI L11 40,000 9:15 10:15 1:00 Tidak Tercapai 17 13/3/2017 F 216 L11 40,000 10:20 11:10 0:50 Tidak Tercapai 18 13/3/2017 F 1042 LQ C26 40,000 13:14 14:10 0:56 Tidak Tercapai 19 14/3/2017 B 1841 TIB K13 40,000 10:00 10:52 0:52 Tidak Tercapai 20 14/3/2017 F 1303 EQ L10 40,000 11:00 11:48 0:48 Tercapai 21 14/3/2017 F 1568 GS L10 40,000 13:15 14:00 0:45 Tercapai 22 14/3/2017 B 1595 SZV L10 80,000 8:40 9:30 0:50 Tidak Tercapai 23 15/3/2017 F 1024 EG T31 80,000 9:40 10:35 0:55 Tidak Tercapai 24 15/3/2017 F 1095 DI K13 40,000 10:43 11:31 0:48 Tercapai 25 15/3/2017 F 1160 EI C26 40,000 13:15 14:14 0:59 Tidak Tercapai 26 15/3/2017 F 1657 KB M20 40,000 14:30 15:17 0:47 Tercapai

44 73 Tabel 4.16 Data pengerjaan PMS KM pada bulan Maret (Lanjutan) NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 27 16/03/2017 F 1217 JL L10 80,000 9:30 10:20 0:50 Tidak Tercapai 28 16/03/2017 F 1545 LS K13 40,000 13:10 14:08 0:58 Tidak Tercapai 29 18/03/2017 F 1597 IS L10 40,000 10:30 11:23 0:53 Tidak Tercapai 30 18/03/2017 F 1786 CK L10 40,000 13:15 14:00 0:45 Tercapai 31 18/03/2017 AB 1226 H L10 40,000 14:18 15:05 0:47 Tercapai 32 20/03/2017 F 1730 DP K13 40,000 10:07 10:55 0:48 Tercapai 33 21/03/2017 F 1297 HC L10 40,000 11:15 12:00 0:45 Tercapai 34 21/03/2017 F 1641 CH L10 160,000 9:45 10:30 0:45 Tercapai 35 23/3/2017 F 1198 LN HAD0 40,000 14:19 15:06 0:47 Tercapai 36 24/3/2017 B 1876 PZT L11 40,000 9:45 10:30 0:45 Tercapai 37 24/3/2017 F 1078 LJ T32 40,000 13:14 14:00 0:46 Tercapai 38 24/3/2017 F 1529 CV L10 80,000 14:27 15:15 0:48 Tercapai 39 25/3/2017 F 1529 KC L10 40,000 8:30 9:15 0:45 Tercapai 40 25/3/2017 F 170 BB F15 40,000 9:45 10:30 0:45 Tercapai 41 27/3/2017 F 1075 NU K13 80,000 8:43 9:31 0:48 Tercapai 42 27/3/2017 B 1886 SZQ M20 40,000 10:15 11:00 0:45 Tercapai 43 29/3/2017 F 1063 EZ T32 40,000 8:43 9:31 0:48 Tercapai 44 29/3/2017 G 1730 LW L11 80,000 9:47 10:32 0:45 Tercapai 45 29/3/2017 F 1011DZ L11 40,000 10:50 11:45 0:55 Tidak Tercapai NO TANGGAL NO POLISI TIPE JENIS PMS MULAI SELESAI WAKTU KETERANGAN 46 30/3/2017 F 1586 LS L11 80,000 8:46 9:41 0:55 Tidak Tercapai 47 30/3/2017 F 1647 ER M20 40,000 10:20 11:10 0:50 Tidak Tercapai Keterangan ; Tidak tercapai jika waktu pengerjaan 48 menit. Tercapai jika waktu pengerjaan 48 menit. Jumlah tercapai : 24 unit Total unit : 47

45 Grafik waktu pengerjaan Gambar dari waktu pengerjaan dibulan Januari. 0:51 WAKTU PENGERJAAN 0:43 0:34 0:25 0:17 0:08 Aktual Standar 0: Gambar 4.6 Waktu pengerjaan PMS bulan pada Januri Berdasarkan gambar diatas maka dapat diketahui bahwa waktu pengerjaan paling cepat yaitu 20 menit pada pengerjaan ke 1, 4, 21, 24, 31, 40 dan 48. Waktu pengerjaan terlama yaitu denga waktu 45 menit pada pengerjaan ke 37 dan 41.

46 75 0:50 0:43 Waktu pengerjaan 0:36 0:28 0:21 0:14 0:07 0: Aktual Standar Gambar 4.7 Waktu pengerjaan PMS bulan pada Januri Berdasarkan gambar diatas maka dapat diketahui bahwa waktu pengerjaan paling cepat yaitu 30 menit pada pengerjaan ke 1, 2, 6, 10, 16, 20, 25, 26, dan 27. Waktu pengerjaan terlama yaitu denga waktu 45 menit pada pengerjaan ke 21dan 32.

47 76 Waktu pengerjaan 1:12 1:04 0:57 0:50 0:43 0:36 0:28 0:21 0: Aktual Standar Gambar 4.8 Waktu pengerjaan PMS bulan pada Januri Berdasarkan gambar diatas maka dapat diketahui bahwa waktu pengerjaan paling cepat yaitu 40 menit pada pengerjaan ke 3, 4, dan 17.Waktu pengerjaan terlama yaitu denga waktu 58 menit pada pengerjaan ke 25.

48 Gambar dari waktu pengerjaan dibulan Februari 0:50 0:43 WAKTU 0:36 0:28 0:21 Aktual Standar 0:14 0:07 0: Gambar 4.9 Waktu pengerjaan PMS bulan Februari Berdasarkan gambar diatas maka dapat diketahui bahwa waktu pengerjaan paling cepat yaitu 22 menit pada pengerjaan ke 17.Waktu pengerjaan terlama yaitu denga waktu 38 menit pada pengerjaan ke 50.

49 78 WAKTU 1:04 0:57 0:50 0:43 0:36 0:28 0:21 0:14 0:07 0: Aktual Standar Gambar 4.10 Waktu pengerjaan PMS bulan Februari Berdasarkan gambar diatas maka dapat diketahui bahwa waktu pengerjaan paling cepat yaitu 25 menit pada pengerjaan ke 25.Waktu pengerjaan terlama yaitu denga waktu 55 menit pada pengerjaan ke 8 dan 34..

50 79 1:12 0:57 Waktu 0:43 0:28 Aktual Standar 0:14 0: Gambar 4.11 Waktu pengerjaan PMS bulan Februari Berdasarkan gambar diatas maka dapat diketahui bahwa waktu pengerjaan paling cepat yaitu 38 menit pada pengerjaan ke 11.Waktu pengerjaan terlama yaitu denga waktu 1 jam 8 menit menit pada pengerjaan ke 21.

51 Gambar dari waktu pengerjaan dibulan Maret. 1:04 0:57 0:50 0:43 Waktu 0:36 0:28 0:21 0:14 0:07 Aktual Standar 0: Gambar 4.12 Waktu pengerjaan PMS bulan Maret Berdasarkan gambar diatas maka dapat diketahui bahwa waktu pengerjaan paling cepat yaitu 20 menit pada pengerjaan ke 14, 28, 28, dan 34.Waktu pengerjaan terlama yaitu denga waktu 55 menit pada pengerjaan ke 10.

52 81 Waktu 1:04 0:57 0:50 0:43 0:36 0:28 0:21 0:14 0:07 Aktual Standar 0: Gambar 4.13 Waktu pengerjaan PMS bulan Maret Berdasarkan gambar diatas maka dapat diketahui bahwa waktu pengerjaan paling cepat yaitu 25 menit pada pengerjaan ke 2, dan 30.Waktu pengerjaan terlama yaitu denga waktu 1 jam menit pada pengerjaan ke 11.

53 82 1:26 1:12 Waktu 0:57 0:43 Aktual Standar 0:28 0:14 0: Gambar 4.14 Waktu pengerjaan PMS bulan Maret Berdasarkan gambar diatas maka dapat diketahui bahwa waktu pengerjaan paling cepat yaitu 45 menit pada pengerjaan ke 7, 11, 21, 30, 39, 40 dan 44.Waktu pengerjaan terlama yaitu denga waktu 1 jam 10 menit pada pengerjaan ke 1.

54 Perhitungan tingkat keberhasilan pengerjaan Express Maintenace Service Berdasarkan data yang didapat dari tabel diatas, didapatkan bahwa ; 1) Tingkat keberhasilan pada bulan Januari a) Pms KM dan kelipatannya dengan jumlah unit 46 dan jumlah unit yang memenuhi target waktu yaitu 26 unit. Sehingga tingkat keberhasilannya yaitu ; = 56,5%. 46 b) Pms KM dan kelipatannya dengan jumlah unit 33 dan jumlah unit yang memenuhi target waktu yaitu 17 unit. Sehingga tingkat keberhasilannya yaitu ; = 51,5%. 33 c) Pms KM dan kelipatannya dengan jumlah unit 34 dan jumlah unit yang memenuhi target waktu yaitu 16 unit. Sehingga tingkat keberhasilannya yaitu ; = 48,5%. 33 d) Untuk tingkat pencapaian keseuruhan dibulan Januari didapatkan dengan cara jumlah unit yang memenuhi target dibagi dengan jumlah keseluruhan unit yang masuk Express maintenance dan dikali 100. Maka tingkat pencapaian totalnya yaitu ; = 57.1%. Hasil pencapian ini tidak memenuhi target yaitu minimal 75%.

55 84 2) Tingkat keberhasilan pada bulan Februari a) Pms KM dan kelipatannya dengan jumlah unit 50 dan jumlah unit yang memenuhi target waktu yaitu 25 unit. Sehingga tingkat keberhasilannya yaitu ; = 50%. 50 b) Pms KM dan kelipatannya dengan jumlah unit 48 dan jumlah unit yang memenuhi target waktu yaitu 25 unit. Sehingga tingkat keberhasilannya yaitu ; = 52.1%. 48 c) Pms KM dan kelipatannya dengan jumlah unit 11 dan jumlah unit yang memenuhi target waktu yaitu 23 unit. Sehingga tingkat keberhasilannya yaitu ; = 47.8%. 23 d) Untuk tingkat pencapaian keseuruhan dibulan Februari didapatkan dengan cara jumlah unit yang memenuhi target dibagi dengan jumlah keseluruhan unit yang masuk Express maintenance dan dikali 100. Maka tingkat pencapaian totalnya yaitu ; = 50.4%. Hasil pencapian ini tidak memenuhi target yaitu minimal 75%.

56 85 3) Tingkat keberhasilan pada bulan Maret. a) Pms KM dan kelipatannya dengan jumlah unit 38 dan jumlah unit yang memenuhi target waktu yaitu 20 unit. Sehingga tingkat keberhasilannya yaitu ; = 52.6%. 38 b) Pms KM dan kelipatannya dengan jumlah unit 37 dan jumlah unit yang memenuhi target waktu yaitu 15 unit. Sehingga tingkat keberhasilannya yaitu ; = 40.5%. 37 c) Pms KM dan kelipatannya dengan jumlah unit 47 dan jumlah unit yang memenuhi target waktu yaitu 23 unit. Sehingga tingkat keberhasilannya yaitu ; = 48.9%. 23 d) Untuk tingkat pencapaian keseuruhan dibulan Maret didapatkan dengan cara jumlah unit yang memenuhi target dibagi dengan jumlah keseluruhan unit yang masuk Express maintenance dan dikali 100. Maka tingkat pencapaian totalnya yaitu ; = 47.5%. Hasil pencapian ini tidak memenuhi target yaitu minimal 75%.

BAB V ANALISA DAN HASIL

BAB V ANALISA DAN HASIL BAB V ANALISA DAN HASIL 5.1 Analisa menggunakan Fishbone Man Motivasi rendah Alat teknisi general rusak Ada alat yang sering dipinjam oleh teknisi general Tools Ada alat yang rusak Tidak adanya apresiasi

Lebih terperinci

AUTOMOBILE TECHNOLOGY TINGKAT PROVINSI

AUTOMOBILE TECHNOLOGY TINGKAT PROVINSI KISI KISI LOMBA KETERAMPILAN SISWA AUTOMOBILE TECHNOLOGY TINGKAT PROVINSI TAHUN 2012 TUGAS A : TUNE UP MOTOR BENSIN WAKTU : 1. Persiapan ( 5 Menit) Tune Up Motor bensin pada kendaran Kijang 7K tahun 2007

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Indosentosa Trada termasuk ke dalam Indomobil Group yang merupakan salah satu group otomotif terbesar dan terpadu di Indonesia. PT. Indosentosa

Lebih terperinci

PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR

PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR TUGAS : ENGINE TUNE UP NO ASPEK PENILAIAN YES NO ACTUAL COMMENT 1 PERSIAPAN 1.1 Periksa semua perlengkapan yang ada 10 0 1.2 Periksa semua instruksi 10 0 1.3 Pilih peralatan pengetesan yang benar 20 0

Lebih terperinci

FORMULIR: M-1 PERNYATAAN HARGA KENDARAAN BERMOTOR YANG HEMAT ENERGI DAN HARGA TERJANGKAU (KBH2)

FORMULIR: M-1 PERNYATAAN HARGA KENDARAAN BERMOTOR YANG HEMAT ENERGI DAN HARGA TERJANGKAU (KBH2) 2013, No.895 12 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33/M-IND/PER/7/2013 TENTANG PENGEMBANGAN PRODUKSI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT YANG HEMAT ENERGI DAN HARGA TERJANGKAU

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1. Sejarah Perusahaan PT. Astra International, Tbk Toyota Sales Operation adalah perusahaan swasta Nasional yang berfungsi sebagai dealer kendaraan merk Toyota, yang berdiri

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN. part, dan pelayanan servis khusus untuk kendaraan Nissan. Visi Nissan : Memperkaya kehidupan setiap individu.

BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN. part, dan pelayanan servis khusus untuk kendaraan Nissan. Visi Nissan : Memperkaya kehidupan setiap individu. BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN 2.1. Sejarah Singkat Perusahaan Nissan Cimone, berlokasi di Jl Merdeka no 2/125 Karawaci Tangerang. Perusahaan ini didirikan berdasarkan dengan Akta No. 123 pada tanggal 23

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHLUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHLUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHLUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Toyota merupakan industri otomotif terbesar di dunia saat ini, raksasa industri otomotif yang berasal dari jepang ini juga menjadi pemimpin industri otomotif

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 HASIL WAWANCARA

LAMPIRAN 1 HASIL WAWANCARA LAMPIRAN 1 HASIL WAWANCARA 1. Sudah berapa lama APP berdiri? APP sudah berdiri selama 16 tahun, didirikan pada tanggal 25 April 1997 yang dibuat di hadapan notaris Rachmat Santoso, S.H agar dapat memproduksi

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA DENPASAR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR

PEMERINTAH KOTA DENPASAR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR TUGAS : ENGINE TUNE UP NO ASPEK PENILAIAN YES NO ACTUAL COMMENT 1 PERSIAPAN 1.1 Periksa semua perlengkapan yang ada 10 0 1.2 Periksa semua instruksi 10 0 1.3 Pilih peralatan pengetesan yang benar 20 0

Lebih terperinci

BAB II PROFIL INSTANSI. menggantikan PT. Duta Putra Sumatera sebagai main dealer sepeda motor Suzuki

BAB II PROFIL INSTANSI. menggantikan PT. Duta Putra Sumatera sebagai main dealer sepeda motor Suzuki 10 BAB II PROFIL INSTANSI A. Sejarah Ringkas Perusahaan Suzuki Sunindo Varia Motor Gemilang yang beralamat di Jl. H. Adam Malik No. 101 Medan dan Suzuki Sunindo Motor yang beralamat di Jl. Sisingamangaraja

Lebih terperinci

Rekapitulasi Penggunaan Sparepart, Jasa dan Oli Toyota Kijang

Rekapitulasi Penggunaan Sparepart, Jasa dan Oli Toyota Kijang Rekapitulasi Penggunaan Sparepart, Jasa dan Oli Toyota Kijang 1 pcs Absorber Shock RR R/L 5 pcs Accu 20 btl Air Accu 1 pcs Bearing 1 pcs Bearing Idler 1 pcs Bearing Stationer 1 pcs Belt V- AC 4 pcs Bold

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN

BAB III OBJEK PENELITIAN BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Sejarah dan Latar Belakang Perusahaan PT Trans Makmur Abadi berdiri pada tanggal 28 Agustus 2002, Kantornya terletak di TRANS MOBIL Jl.Bandengan Utara dalam no.38d Jakarta

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN

BAB III OBJEK PENELITIAN BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Latar Belakang Perusahaan Pada tanggal 8 Desember 1996, perusahaan ini diresmikan dengan nama PT. Kencana Cemerlang Abadi, memiliki akta pendirian dari notaris Rosliana.

Lebih terperinci

Lampiran 1 NO. NAMA MEKANIK

Lampiran 1 NO. NAMA MEKANIK 70 Lampiran 1 NO. NAMA MEKANIK Faktor Penyabab masalah 1 2 3 4 5 1 Andri 4 2 1 1 5 2 Denny 4 4 1 4 5 3 Eko 5 3 4 1 4 4 Fahrul 4 4 1 3 5 5 Handi 5 3 3 1 4 6 Hery 4 3 3 1 5 7 Mujilan 4 3 3 1 5 8 Montes 4

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam era globalisasi yang serba cepat, waktu merupakan hal yang sangat

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam era globalisasi yang serba cepat, waktu merupakan hal yang sangat BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam era globalisasi yang serba cepat, waktu merupakan hal yang sangat penting. Penggunan waktu secara cermat akan meningkatkan kinerja menjadi lebih baik. Salah satu

Lebih terperinci

BAB IV PELAKSANAAN PRAKTIK. dilakukan setiap 1000 km (1 bulan), 5000 km (3 bulan), km (6 bulan),

BAB IV PELAKSANAAN PRAKTIK. dilakukan setiap 1000 km (1 bulan), 5000 km (3 bulan), km (6 bulan), BAB IV PELAKSANAAN PRAKTIK A. Umum Service berkala adalah perawatan kendaraan yang terdiri dari pemeriksaan, penyetelan, dan penggantian suku cadang sesuai kebutuhan yang dilakukan setiap 1000 km (1 bulan),

Lebih terperinci

Engine Tune Up Engine Conventional

Engine Tune Up Engine Conventional Kualifikasi Tipe Mobil Spesifik Engine Tune Up Nama No. Reg TUK Tanggal Lembar : Peserta Engine Tune Up Engine Conventional OTO.KR-01-001.01 Pelaksanaan pemeliharaan/service komponen OTO.KR-01-009.01 Pembacaan

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. tahun 2001 pada saat Nissan Motor Ltd bergabung dengan. tahun 1998, Nissan mengalami krisis di seluruh dunia

BAB III PEMBAHASAN. tahun 2001 pada saat Nissan Motor Ltd bergabung dengan. tahun 1998, Nissan mengalami krisis di seluruh dunia BAB III PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan 1. Sejarah Perusahaan PT. Wahana Sun Solo merupakan salah satu cabang perusahaan yang bergerak di bidang retail otomotif di Indonesia, yaitu PT. Nissan Motor

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Berkembangnya pertumbuhan otomotif di Indonesia membuat semakin ketatnya

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Berkembangnya pertumbuhan otomotif di Indonesia membuat semakin ketatnya BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Berkembangnya pertumbuhan otomotif di Indonesia membuat semakin ketatnya persaingan dunia otomotif. Hidayat & Tresia (2016) memprediksi bahwa industri mobil akan tumbuh

Lebih terperinci

FRAME F - 1. Dimention (mm) No. Notes. l/w (_ ) HARNESS, WIRE

FRAME F - 1. Dimention (mm) No. Notes. l/w (_ ) HARNESS, WIRE F - AME No..... Part Number Part Name Qty HP F-R&X F 00 00 BODY COMP, AME RANGKA HP F-R&X F 0068 00 HARNESS, WIRE KABEL BODY HP F-R&X F 00 00 COVER SET, RR. STANDING PANGKON TUTUP COVER, BODY HP F-R&X

Lebih terperinci

PENGENDALIAN BENGKEL MENGGUNAKAN PERALATAN BENGKEL

PENGENDALIAN BENGKEL MENGGUNAKAN PERALATAN BENGKEL PENGENDALIAN BENGKEL MENGGUNAKAN PERALATAN BENGKEL ISI KANDUNGAN 1.1 Pengenalan 1.2 Alatan Tangan Asas 1.3 Alatan Penanda 1.4 Alatan Pemotong 1.5 Alatan Pengukuran 1.6 Alatan Berkuasa 1.7 Mesin Gerudi

Lebih terperinci

CYLINDER HEAD E HP GASKET CARBURETOR INSULATOR HP WASHER, PLAIN 8 X 6 X

CYLINDER HEAD E HP GASKET CARBURETOR INSULATOR HP WASHER, PLAIN 8 X 6 X E - CYLINDER HEAD see E- 0 0 0 0 HP 0 000 HEAD COMP CYLINDER 0 HP 0 000 HOLDER CAMSHAFT. HP 0 000 GUIDE IN VALVE HP 0 000 GUIDE EX VALVE HP 0 000 GASKET CYLINDER HEAD HP 0 000 GASKET CARBURETOR INSULATOR

Lebih terperinci

STANDAR LATIHAN KERJA DAFTAR MODUL

STANDAR LATIHAN KERJA DAFTAR MODUL STANDAR LATIHAN KERJA DAFTAR MODUL NO. KODE JUDUL 1. WLO 01 ETIKA PROFESI DAN ETOS KERJA 2. WLO 02 KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 3. WLO 03 STRUKTUR DAN FUNGSI WHEEL LOADER 4. WLO 04 PEMELIHARAAN

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Berikut sistem pelayanan yang diolah ada beberapa tahap :

BAB IV PEMBAHASAN. Berikut sistem pelayanan yang diolah ada beberapa tahap : digilib.uns.ac.id BAB IV PEMBAHASAN PT. Nasmoco Bengawan Motor Solo Baru merupakan salah satu perusahaan otomotif swasta cabang dari Nasmoco Group yang memberikan pelayanan penjualan, servis, dan part

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Kian Tie, Bapak William Soerdjaya (Tjia Kian Liong), dan Bapak E. Harman

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Kian Tie, Bapak William Soerdjaya (Tjia Kian Liong), dan Bapak E. Harman 37 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Gambaran Umum 3.1.1. Sejarah Singkat dan Profil Perusahaan Perusahaan ini pertama kali didirikan pada tanggal 20 Februari 1957 dengan nama PT. Astra International

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. PT. Graha Star Auto Center (GSAC) berdiri pada bulan Oktober Kantornya

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. PT. Graha Star Auto Center (GSAC) berdiri pada bulan Oktober Kantornya BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Sejarah Perusahaan PT. Graha Star Auto Center (GSAC) berdiri pada bulan Oktober 2004. Kantornya terletak di Ruko Mega Grosir Cempaka Mas blok M1 no.31-32,

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS SISTEM SUSPENSI DEPAN

BAB III ANALISIS SISTEM SUSPENSI DEPAN 35 BAB III ANALISIS SISTEM SUSPENSI DEPAN 3.1. Daftar Spesifikasi Kendaraan 1) Spesifikasi Kendaraan Toyota Kijang Innova 2.0 V M/T Tahun 2004 Tabel 3.1. Spesifikasi Kendaraan Toyota Kijang Innova 2.0

Lebih terperinci

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 PROSES PERAWATAN DAN PERBAIKAN KOPLING Berikut diagram alir proses perawatan dan perbaikan kopling

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 PROSES PERAWATAN DAN PERBAIKAN KOPLING Berikut diagram alir proses perawatan dan perbaikan kopling 28 BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN 4.1 PROSES PERAWATAN DAN PERBAIKAN KOPLING Berikut diagram alir proses perawatan dan perbaikan kopling Gambar 4.1 Diagram Proses Perawatan dan Perbaikan Kopling 29

Lebih terperinci

BAB III PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN KOMPONEN MESIN XENIA DI KM

BAB III PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN KOMPONEN MESIN XENIA DI KM BAB III PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN KOMPONEN MESIN XENIA DI 10.000 KM DAIHATSU 3.1 Pengertian perawatan mesin Perawatan mesin adalah suatu usaha yang dilakukan untuk menjaga, memelihara, mempertahankan dan

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. ramli, Tepatnya pada tanggal 30 mei 2004 yang beralamatkan di Jl soekarno hatta

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. ramli, Tepatnya pada tanggal 30 mei 2004 yang beralamatkan di Jl soekarno hatta BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 4.1. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Jadi Cemerlang Jaya pertama kali didirikan oleh bapak H. Khaidir ramli, Tepatnya pada tanggal 30 mei 2004 yang beralamatkan di Jl soekarno

Lebih terperinci

BAB III METODE PENULISAN

BAB III METODE PENULISAN BAB III METODE PENULISAN 3.1 Sumber Data Pada pengumpulan data ini juga terdapat jenis data yang digunakan yaitu: a. Data Primer Merupakan data utama yang diperoleh penulis secara langsung dari objek penelitian

Lebih terperinci

BAB IV PROSES GENERAL INSPECTION

BAB IV PROSES GENERAL INSPECTION 15 BAB IV PROSES GENERAL INSPECTION 4.1 ALUR PROSES GENERAL INSPECTION Mulai Persiapan alat dan kelengkapan Pengecekan unit Visual check Test performance Check seluruh komponen Engine test Hydraulic system

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. unutk menunjang aktifitas sehari-hari seperti bekerja, mengantar anak pergi sekolah

BAB 1 PENDAHULUAN. unutk menunjang aktifitas sehari-hari seperti bekerja, mengantar anak pergi sekolah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini kebutuhan akan transportasi bagi masyarakat kota amatlah penting unutk menunjang aktifitas sehari-hari seperti bekerja, mengantar anak pergi sekolah dan

Lebih terperinci

: Jl. Perjuangan No. 22, Kebon Jeruk, Jakarta Barat

: Jl. Perjuangan No. 22, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 14 BAB II LINGKUP DAN AKTIVITAS KERJA PRAKTIK 2.1 TUJUAN Tugas kerja praktik ini adalah untuk menyelesaikan studi kasus yang mencakup aspek teknik mesin dan atau laporan tentang suatu kegiatan atau proses

Lebih terperinci

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN 30 BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN 4.1 ALUR PROSES Gambar 4.1 Alur Proses Perawatan 31 1. Customer mengambil nomor antrian pada mesin antrian. 2. Customer memberikan data mobil beserta keluhannya kepada

Lebih terperinci

Gambaran Umum Perusahaan AUTO 2000

Gambaran Umum Perusahaan AUTO 2000 Gambaran Umum Perusahaan AUTO 2000 Perkembangan Perusahaan PT. ASTRA international, Tbk - Toyota Sales Operation (AI-TSO), dengan AUTO2000 sebagai merk perusahaan, didirikan pada tahun 1975 dengan nama

Lebih terperinci

Struktur dari Center Brake

Struktur dari Center Brake BAB I PENDAHULUAN Brake system dan ABS dipasang gunanya adalah untuk mencegah terjadinya cedera akibat kecelakaan karena kendaraan tidak bisa dihentikan pada saat melaju. Saat kendaraan bergerak, meskipun

Lebih terperinci

MEMPELAJARI KESEIMBANGAN LINI PADA PROSES COUNTER LINE MESIN TIPE XD833 CD3 MOTOR SATRIA F150 DI PT. SUZUKI INDOMOBIL MOTOR PLANT CAKUNG

MEMPELAJARI KESEIMBANGAN LINI PADA PROSES COUNTER LINE MESIN TIPE XD833 CD3 MOTOR SATRIA F150 DI PT. SUZUKI INDOMOBIL MOTOR PLANT CAKUNG MEMPELAJARI KESEIMBANGAN LINI PADA PROSES COUNTER LINE MESIN TIPE XD833 CD3 MOTOR SATRIA F150 DI PT. SUZUKI INDOMOBIL MOTOR PLANT CAKUNG Nama : Syaiful Ma arif NPM : 37412250 Jurusan : Teknik Industri

Lebih terperinci

Konstruksi CVT. Parts name. A. Crankshaft F. Primary drive gear shaft. C. Weight / Pemberat

Konstruksi CVT. Parts name. A. Crankshaft F. Primary drive gear shaft. C. Weight / Pemberat Konstruksi CVT C 3 D 4 E 5 6F 7 G B 2 8 H Parts name A 9I 1 10 J A. Crankshaft F. Primary drive gear shaft B. Primary sliding sheave (pulley bergerak) G. Clutch housing/rumah kopling C. Weight / Pemberat

Lebih terperinci

Uraian. Uraian. Efisiensi Pengoperasian

Uraian. Uraian. Efisiensi Pengoperasian Uraian Uraian Untuk perawatan berkala, teknisi terutama memeriksa fungsi-fungsi yang diperlukan untuk memastikan pengoperasian kendaraan yang aman. Pemeriksaan dilakukan sebagai berikut: 1. Pemeriksaan

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. keras mencoba menggapai bintang bintang. Kata ASTRA diambil dari nama

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. keras mencoba menggapai bintang bintang. Kata ASTRA diambil dari nama BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Astra International, Inc didirikan pada tanggal 20 febuari 1957 dengan semboyan PAR ASPERA AD ASTRA yang artinya dengan bekerja keras mencoba

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data kualitatif. Analisis

III. METODE PENELITIAN. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data kualitatif. Analisis 26 III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data kualitatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan cara menjelaskan fakta yang ada dilapangan

Lebih terperinci

SOP PENGAJUAN BIAYA PERBAIKAN KENDARAAN OPERASIONAL CABANG & HO

SOP PENGAJUAN BIAYA PERBAIKAN KENDARAAN OPERASIONAL CABANG & HO SOP PENGAJUAN BIAYA PERBAIKAN KENDARAAN OPERASIONAL CABANG & HO No MM- SOP-FAD-002 Revisi 1 Divisi FAD Tgl Eff 16 Nopember 2015 Bagian Halaman 1 dari 4 Seksi 1 TUJUAN SOP ini dibuat untuk memperlancar

Lebih terperinci

MODUL PRAKTEK SISTEM KELISTRIKAN BODI

MODUL PRAKTEK SISTEM KELISTRIKAN BODI 2010 MODUL PRAKTEK SISTEM KELISTRIKAN BODI 1 P a g e Budi Waluyo, ST MESIN OTOMOTIF FT UM MAGELANG 1/1/2010 BAB I PENDAHULUAN Modul praktek ini merupakan salah satu materi pengajaran praktek kelistrikan

Lebih terperinci

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN 4.1 ALUR PROSES PERAWATAN DI PT. ASTRA DAIHATSU CILEDUG

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN 4.1 ALUR PROSES PERAWATAN DI PT. ASTRA DAIHATSU CILEDUG 30 BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN 4.1 ALUR PROSES PERAWATAN DI PT. ASTRA DAIHATSU CILEDUG Gambar 4.1, Alur proses perawatan 31 Mulai Masukkan Mobil ke stall Diteksi sistem yang mengalami kerusakan Pembongkaran

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. nama PD. Surya Motor, didirikan oleh almarhum Bapak Setiawan

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. nama PD. Surya Motor, didirikan oleh almarhum Bapak Setiawan BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1. Sejarah PT. Suryaputra Sarana PT. Suryaputra Sarana bermula dari sebuah perusahaan dagang dengan nama PD. Surya Motor, didirikan oleh almarhum Bapak Setiawan Sumadihardja

Lebih terperinci

Konstruksi CVT. Parts name

Konstruksi CVT. Parts name Konstruksi CVT C 3 D 4 E 5 6F 7 G B 2 8 H Parts name A 1 A. Crankshaft B. Primary sliding sheave (pulley bergerak) C. Weight / Pemberat D. Secondary fixed sheave(pulley tetap) E. Secondary sliding sheave

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Latar Belakang Perusahaan PT. Wahana Artha Harsaka cabang Karang Mulya, Ciledug, merupakan perusahaan yang menangani penjualan langsung

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. hanya kebutuhan primer saja tapi kebutuhan lainnya, salah satunya adalah

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. hanya kebutuhan primer saja tapi kebutuhan lainnya, salah satunya adalah BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 4.1 Sejarah Singkat Perusahaan Dengan perkembangan zaman maka berkembang pula kebutuhan manusia. Pada saat itu kebutuhsan manusia makin meningkat yaitu tidak hanya kebutuhan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. Pada bab ini akan membahas segala informasi mengenai perushaan, mulai

BAB III ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. Pada bab ini akan membahas segala informasi mengenai perushaan, mulai BAB III ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1. TENTANG PERUSAHAAN Pada bab ini akan membahas segala informasi mengenai perushaan, mulai dari sejarah perusahaan, tujuan bisnis perusahaan, kegiatan bisnis

Lebih terperinci

BAB IV PERAWATAN REM CAKRAM TIPE ABS

BAB IV PERAWATAN REM CAKRAM TIPE ABS BAB IV PERAWATAN REM CAKRAM TIPE ABS 4.1. Tujuan Perawatan Perawatan dan perbaikan merupakan suatu hal yang sangat penting agar suatu alat atau mesin dapat bekerja dengan baik. Karena dengan sistem perawatan

Lebih terperinci

AUTOMATIC TRANSMISSION (A/T)

AUTOMATIC TRANSMISSION (A/T) AUTOMATIC TRANSMISSION (A/T) TRANSMISI OTOMATIS KENDARAAN TIPE FR BAGIAN UTAMA A/T 1. Torque Converter ( bagian depan) 2. Planetary Gear Unit (bagian tengah) 3. Hydraulic Control Unit (bagian bawah) Torque

Lebih terperinci

Perawatan System C V T

Perawatan System C V T Perawatan System C V T A. Pelumasan Colar pada pulley primer Sebab : Jika tidak ada pelumasan, akselerasi / percepatan tidak halus karena gerakan penyesuai pada primary sheave tidak bekerja dengan baik.

Lebih terperinci

Volvo Trucks. Driving Progress INFORMASI GARANSI. Warranty Department Volvo Truck Corporation

Volvo Trucks. Driving Progress INFORMASI GARANSI. Warranty Department Volvo Truck Corporation Volvo Trucks. Driving Progress INFORMASI GARANSI Warranty Department Volvo Truck Corporation Garansi Garansi Volvo dapat dianggap sebagai perlindungan untuk pelanggan yang membeli produk berkualitas premium.

Lebih terperinci

STANDAR LATIHAN KERJA DAFTAR MODUL

STANDAR LATIHAN KERJA DAFTAR MODUL STANDAR LATIHAN KERJA DAFTAR MODUL NO. KODE JUDUL 1. WLO 01 ETOS KERJA 2. WLO 02 KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 3. WLO 03 STRUKTUR DAN FUNGSI WHEEL LOADER 4. WLO 04 PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) 5.

Lebih terperinci

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA. Gambaran Umum Perusahaan.. Sejarah Singkat Perusahaan Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam menyelesaikan penelitian ini, penulis mengadakan penelitian di

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. perbengkelan dan pemasaran kendaraan bermotor, ban,acc, oli dan lain-lain. Pada

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. perbengkelan dan pemasaran kendaraan bermotor, ban,acc, oli dan lain-lain. Pada 50 BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 4.1 Sejarah Singkat Perusahaan Awal mulanya Perusahaan ini bernama PT. Sutan Kasim yang berdiri pada tahun 1974. Perusahaan ini merupakan pemindah tanganan dari seluruh

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI

BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI 2.1.Sejarah Berdirinya Isuzu Astra Motor Isuzu di Indonesia sudah mulai dipasarkan sejak tahun 1960, produk yang paling dikenal adalah Isuzu Bison. Pada tanggal 3 Mei 1974

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah : SISTEM PEMINDAH TENAGA SKS : 2 teori, 1 praktik Kode Mata Kuliah : OTO 321 Smt : Genap/ Gasal *) Waktu Pertemuan : 2 x 50 Pertemuan ke : 1 I. Kompetensi Dasar : Mengingat,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Dalam

BAB III METODE PENELITIAN. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Dalam 27 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Data Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan analisis kualitatif, karena analisis

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pada tanggal 4 September 2003 yang beralamat di JL. Raya R.C Veteran no

BAB I PENDAHULUAN. pada tanggal 4 September 2003 yang beralamat di JL. Raya R.C Veteran no BAB I PENDAHULUAN 1.1 Bentuk, Bidang Dan Perkembangan Usaha 1.1.1 Bentuk Usaha PT Jaya Utama Motor adalah perusahaan perseroan terbatas yang bergerak dibidang otomotif dengan menjalankan usahanya berfokus

Lebih terperinci

No. JST/OTO/321 Revisi : 00 Tgl : Page 1 of 2

No. JST/OTO/321 Revisi : 00 Tgl : Page 1 of 2 No. JST/OTO/321 Revisi : 00 Tgl : 07-07-07 Page 1 of 2 KOPLING PEGAS SPIRAL 2 x 50 Kompetensi : Memelihara/ servis, memperbaiki dan overhaul sistem pemindah tenaga pada kendaraan ringan Sub Kompetensi

Lebih terperinci

BAB 5 SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

BAB 5 SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN BAB 5 SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan latar belakang masalah dan pembahasan masalah yang telah dirumuskan melalui fokus permasalahan serta hasil yang diperoleh dalam penelitian ini

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. yang cukup cermat dalam memilih, membeli suatu barang. Hal ini dikarenakan

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. yang cukup cermat dalam memilih, membeli suatu barang. Hal ini dikarenakan BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat Perusahaan Dewasa ini banyak perusahaan yang bermunculan untuk memenuhi kebutuhan para konsumen dan seiring jaman, konsumen saat ini adalah konsumen

Lebih terperinci

BAB IV PERAWATAN PREVENTIF PADA PT DUNIA EXPRESS TRANSINDO 4.1 PERAWATAN PREVENTIF Perawatan preventif merupakan tindakan pemeliharaan yang terjadwal dan terencana. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi

Lebih terperinci

4.1 SOP PENERIMAAN DAN PERBAIKAN ALAT

4.1 SOP PENERIMAAN DAN PERBAIKAN ALAT 12 BAB IV PROSES PERBAIKAN ALAT BERAT 4.1 SOP PENERIMAAN DAN PERBAIKAN ALAT Proses perbaikan alat berat dimulai dari penerimaan di workshop hingga alat tersebut selesai diperbaiki dan diserahkan kepada

Lebih terperinci

PETUNJUK PRAKTIS PEMELIHARAAN RUTIN JALAN

PETUNJUK PRAKTIS PEMELIHARAAN RUTIN JALAN PEMELIHARAAN RUTIN JALAN DAN JEMBATAN PETUNJUK PRAKTIS PEMELIHARAAN RUTIN JALAN UPR. 05 UPR. 05.2 PEMELIHARAAN RUTIN PERALATAN AGUSTUS 1992 DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA PEMELIHARAAN

Lebih terperinci

BAB III. Gambaran Umum PT Lautan Teduh Interniaga. Yamaha di Lampung, dan penyalur resmi suku cadang Yamaha, juga

BAB III. Gambaran Umum PT Lautan Teduh Interniaga. Yamaha di Lampung, dan penyalur resmi suku cadang Yamaha, juga BAB III Gambaran Umum PT Lautan Teduh Interniaga 3.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT Lautan Teduh Interniaga merupakan perusahaan yang meliputi berbagai bidang usaha antara lain, sebagai dealer utama penjualan

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2011/2012 SOAL TEORI KEJURUAN

UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2011/2012 SOAL TEORI KEJURUAN DOKUMEN NEGARA UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2011/2012 SOAL TEORI KEJURUAN Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kompetensi Keahlian : Teknik Sepeda Motor Kode Soal : 1316 Alokasi Waktu

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN. Pada tanggal 6 Januari 2002 PT Prima Auto Mandiri didirikan di Tebet dengan

BAB III OBJEK PENELITIAN. Pada tanggal 6 Januari 2002 PT Prima Auto Mandiri didirikan di Tebet dengan BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Sejarah Singkat Perusahaan Pada tanggal 6 Januari 2002 PT Prima Auto Mandiri didirikan di Tebet dengan Akta Pendirian Nomor 12 yang dibuat oleh notaris Monica, SH. PT Prima

Lebih terperinci

TEST KEMAMPUAN AUTOMATIC TRANSMISSION

TEST KEMAMPUAN AUTOMATIC TRANSMISSION TEST KEMAMPUAN AUTOMATIC TRANSMISSION Tes Jalan Berfungsi untuk memeriksa tingkat kecepatan yang digunakan pada posisi L, 2 atau D saat sistem pengontrolan perpindahkan gigi tidak berfungsi. Lakukan tes

Lebih terperinci

Bahan Sistem. Umum. Sistem. 2level

Bahan Sistem. Umum. Sistem. 2level mesin wajar dari tidak 2. Pedoman Pemeliharaan Vehicle Untuk Kendaraan Rapid Intervention terdapat di dalam kendaraan RIV adalah Mesin, Elektronik, Pengereman (Breaking System), Kemudi (Steering System),

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. PT Bintang Citra Motor adalah sebuah dealer motor Yamaha yang menjual

BAB III ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. PT Bintang Citra Motor adalah sebuah dealer motor Yamaha yang menjual BAB III ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Sejarah Perusahaan PT Bintang Citra Motor adalah sebuah dealer motor Yamaha yang menjual berbagai jenis motor yamaha, spare part motor yamaha dan juga oli yamalube.

Lebih terperinci

PROSES WELDING FRONT CHASSIS NISSAN X-TRAIL DI PT. NISSAN MOTOR INDONESIA. Nama : Bernie Fauzan Mochamad Npm : Kelas : 4 IC 04

PROSES WELDING FRONT CHASSIS NISSAN X-TRAIL DI PT. NISSAN MOTOR INDONESIA. Nama : Bernie Fauzan Mochamad Npm : Kelas : 4 IC 04 PROSES WELDING FRONT CHASSIS NISSAN X-TRAIL DI PT. NISSAN MOTOR INDONESIA Nama : Bernie Fauzan Mochamad Npm : 21410394 Kelas : 4 IC 04 ABSTRAKSI Front chassis merupakan salah satu komponen utama pada sebuah

Lebih terperinci

Interval Perawatan. Ganti setiap 2,500 km (1.500 miles) Ganti setiap 5,000 km (3,000 miles) Periksa setiap 5,000 km (3,000 miles)

Interval Perawatan. Ganti setiap 2,500 km (1.500 miles) Ganti setiap 5,000 km (3,000 miles) Periksa setiap 5,000 km (3,000 miles) JADUAL PERAWATAN UNTUK KONDISI KHUSUS TB-SERIES (PANTHER & PICKUP) A: Menempuh jarak pendek berulang kali B: Menempuh jalan yang buruk C: Menempuh jalan berdebu D: Menempuh medan yang dingin/ atau medan

Lebih terperinci

Suzuki menghadirkan kendaraan semi bonnet ini menjadi beberapa varian sesuai dengan fungsi dan kebutuhan, antara lain; APV (tipe GA & GE).

Suzuki menghadirkan kendaraan semi bonnet ini menjadi beberapa varian sesuai dengan fungsi dan kebutuhan, antara lain; APV (tipe GA & GE). APV GA / GE APV, kendaraan berjenis MPV (Multi Purpose Vehicle), merupakan proyek mother plan dari principal Suzuki Motor Corporation, Jepang, dimana produksinya hanya dilakukan di Indonesia. Suzuki menghadirkan

Lebih terperinci

SUSPENSI DAN KEMUDI SEPEDA MOTOR

SUSPENSI DAN KEMUDI SEPEDA MOTOR SUSPENSI DAN KEMUDI SEPEDA MOTOR TEORI SECARA UMUM SISTIM SUSPENSI Sistim suspensi biasanya ditempatkan diantara frame dan poros roda. Pada umumnya dilengkapi dengan shock absorber. Sistim suspensi terletak

Lebih terperinci

TWIN Tips. Technical & Warranty Information Tips Mengatur Engine Speed Idle. Edisi XIII Juli 2015

TWIN Tips. Technical & Warranty Information Tips Mengatur Engine Speed Idle. Edisi XIII Juli 2015 Daftar Isi Mengatur Engine Speed Idle...hal 1 Penggantian Servo Clutch Model Baru.hal 2 Proses Pemasangan Servo Clutch Model Baru..hal 2 Air di Housing Filter Cartridge adalah Normal..hal 3 Information

Lebih terperinci

BAB II PROFIL PERUSAHAAN

BAB II PROFIL PERUSAHAAN Laporan Kerja Praktek 5 BAB II PROFIL PERUSAHAAN 2.1 SEJARAH PERUSAHAAN Bisnis Astrido Group diawali dengan didirikan CV Sumber Jaya Motor pada tahun 1974 bertempat di Jalan Batu Tulis Raya Jakarta sebagai

Lebih terperinci

Bertanggung jawab melakukan support atas segala kebutuhan sales & marketing

Bertanggung jawab melakukan support atas segala kebutuhan sales & marketing Deskripsi Pekerjaan Sales and Marketing Admin Sales and Marketing Admin merupakan jabatan pada suatu perusahaan yang bertanggung jawab dalam mendukung kebutuhan kegiatan pemasaran perusahaan, seperti melakukan

Lebih terperinci

TWIN Tips. Technical Warranty Information Tips. WB Test procedure for AC compressor

TWIN Tips. Technical Warranty Information Tips. WB Test procedure for AC compressor TOTAL TRANSPORT SOLUTION TWIN Tips Technical Warranty Information Tips Edisi IX Maret 2014 WB 874 1 Test Procedure for AC Compressor...Hal 1 Change position Switch Diff Lock dan Switch Rotary Lamp..Hal

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Melihat perkembangan kendaraan otomotif di Indonesia yang semakin

BAB I PENDAHULUAN. Melihat perkembangan kendaraan otomotif di Indonesia yang semakin BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Melihat perkembangan kendaraan otomotif di Indonesia yang semakin pesat dan banyaknya jenis mobil baru yang bermunculan, maka hal itu tidak akan terlepas dari jasa

Lebih terperinci

BAB II STUDI PUSTAKA

BAB II STUDI PUSTAKA BAB II STUDI PUSTAKA 2.1 Siklus Produk dan Maintenance 2.1.1 Siklus Produk Tujuan utama siklus produk adalah untuk mengumpulkan segala ilmu pengetahuan yang dapat dipergunakan kembali pada produk lain

Lebih terperinci

BAB II HASIL SURVEY. Toyota Motor Corporation (saham 49%), Jepang. Selama 30 tahun, PT. Toyota-

BAB II HASIL SURVEY. Toyota Motor Corporation (saham 49%), Jepang. Selama 30 tahun, PT. Toyota- BAB II HASIL SURVEY 2.1 Gambaran Umum PT. Toyota-Astra Motor PT. Toyota-Astra Motor yang didirikan pada tahun 1971 merupakan perusahaan joint venture antara PT. Astra International Tbk (saham 51%) dengan

Lebih terperinci

BAB III PROSES PERAKITAN KOMPRESOR SHARK L.1/2 HP. mesin dan metode. Sistem manufaktur terbagi menjadi 2, yaitu :

BAB III PROSES PERAKITAN KOMPRESOR SHARK L.1/2 HP. mesin dan metode. Sistem manufaktur terbagi menjadi 2, yaitu : BAB III PROSES PERAKITAN KOMPRESOR SHARK L.1/2 HP 3.1. SISTEM MANUFAKTUR 3.1.1. JENIS SISTEM MANUFAKTUR Proses manufaktur merupakan suatu proses perubahan bentuk dari bahan baku atau bahan setengah jadi

Lebih terperinci

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN MEKANIK PEMULA TEKNIK KENDARAAN RINGAN JENJANG II Berbasis

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN MEKANIK PEMULA TEKNIK KENDARAAN RINGAN JENJANG II Berbasis KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN MEKANIK PEMULA TEKNIK KENDARAAN RINGAN JENJANG II Berbasis Direktorat Pembinaan Kursus Dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Masyarakat

Lebih terperinci

MEMPELAJARI PENGENDALIAN KUALITAS PADA PROSES PEMBUATAN EXHAUST MANIFOLD TYPE FR (FRONT) DI PT. BRAJA MUKTI CAKRA

MEMPELAJARI PENGENDALIAN KUALITAS PADA PROSES PEMBUATAN EXHAUST MANIFOLD TYPE FR (FRONT) DI PT. BRAJA MUKTI CAKRA MEMPELAJARI PENGENDALIAN KUALITAS PADA PROSES PEMBUATAN EXHAUST MANIFOLD TYPE FR (FRONT) DI PT. BRAJA MUKTI CAKRA Disusun Oleh: Nama : Asep Darwis Zatnika NPM : 31412199 Kelas : 4ID05 Dosen Pembimbing

Lebih terperinci

Bab 2 GAMBARAN UMUM OBJEK

Bab 2 GAMBARAN UMUM OBJEK Bab 2 GAMBARAN UMUM OBJEK 2.1 PT Astra Otoparts Tbk Astra Intenational Tbk. adalah salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia dengan karyawan lebih dari 75.000 orang. Bisnis utama yang dijalankan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 PENDAHULUAN Heavy Dump Truck (HD) merupakan produk Komatsu yang mempunyai ukuran yang berbeda-beda dan salah satunya adalah Heavy Dump Truck Komatsu 465-7R, yang mempunyai arti:

Lebih terperinci

BAB III KONSTRUKSI SUB-ASSEMBLY REM DAN PENENTUAN KOMPONEN KRITIS

BAB III KONSTRUKSI SUB-ASSEMBLY REM DAN PENENTUAN KOMPONEN KRITIS 22 BAB III KONSTRUKSI SUB-ASSEMBLY REM DAN PENENTUAN KOMPONEN KRITIS Bab ini membahas konstruksi sub-assy rem, prinsip kerja dan fungsi setiap komponen, spesifikasi teknis, jenis-jenis kerusakan yang bisa

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Sejarah dan Latar Belakang Perusahaan PT Graha Star Auto Center (GSAC) berdiri pada bulan Oktober 2004. Kantornya terletak di Ruko Mega Grosir Cempaka Mas blok M1

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. sangat penting dalam laju perkembang perekonomian Indonesia. Pada saat sekarang

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. sangat penting dalam laju perkembang perekonomian Indonesia. Pada saat sekarang BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 4.1 Sejarah Singkat Perusahaan Riau adalah salah satu propinsi yang terletak dibagian timur pulau sumatera, yang merupakan salah satu kawasan yang letaknya sangat strategis.

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1. Sejarah Singkat Perusahaan PT Alfa Scorpii atau disebut Alfa Scorpii dalam standard guideline ini telah berkecimpung di dunia bisnis otomotif selama lebih dari 20 tahun

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. 4.1 Sejarah Singkat Berdirinya PT. Suka Fajar Pekanbaru

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. 4.1 Sejarah Singkat Berdirinya PT. Suka Fajar Pekanbaru BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 4.1 Sejarah Singkat Berdirinya PT. Suka Fajar Pekanbaru Sejarah PT. Suka Fajar bermula dari terjadinya pemindahan tanganan seluruh aset perusahaan NV. Tampubolon Ltd, kepada

Lebih terperinci

Firm Infrastructure Human Resource Management Technology Procurement Distribution(MD) Service

Firm Infrastructure Human Resource Management Technology Procurement Distribution(MD) Service BAB II PROSES BISNIS 2.1 Proses Bisnis Utama Model rantai nilai yang dikembangkan oleh Michael Porter adalah suatu metode atau alat dasar yang sistematik untuk memeriksa semua aktifitas kinerja perusahaan

Lebih terperinci

BAB II DISKRIPSI PERUSAHAAN

BAB II DISKRIPSI PERUSAHAAN BAB II DISKRIPSI PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Perusahaan 2.1.1 Profil Perusahaan Adrenaline Counter adalah toko yang bergerak pada penjualan sepeda, sparepart dan perbaikan. Didirikan dibawah naungan PT. Biker

Lebih terperinci