BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
|
|
|
- Surya Sanjaya
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Kegiatan Persiklus 1. Siklus I a. Perencanaan Adapun tahap perencanaan yang dihasilkan dalam proses belajar mengajar sebagai berikut: 1) Dihasilkan rencana pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menggunakan media bagan. 2) Dihasilkan lembar observasi untuk guru dan peran aktif siswa. 3) Dihasilkan skenario pembelajaran. 4) Dihasilkan lembar evaluasi Siklus I berbentuk tertulis 10 soal. 5) Menetapkan peneliti yaitu Mokh. Gunawan, S.Pd.SD sebagai Observer. b. Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I Siklus I dilaksanakan pada tanggal 14 Nopember 2013 membahas Nama-nama Malaikat dan Tugasnya. Siklus I dilaksanakan 2 x 35 menit dalam satu kali pertemuan. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan media bagan. Kegiatan ini berdasarkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah dibuat dan melibatkan peran serta guru. 45
2 46 Pada tahap apersepsi. Guru mengkondisikan siswa agar siap mengikuti kegiatan pembelajaran, guru membawa siswa untuk mengungkap hal yang siswa ketahui tentang nama-nama malaikat dan tugasnya. Pada tahap kegiatan inti. Guru menyebutkan nama-nama malaikat. Guru menceritakan nama-nama malaikat dan tugasnya. Guru dan siswa bertanya jawab tentang nama-nama malaikat dan tugasnya. Tahap pengembangan aplikasi. Pada tahap ini guru menyuruh siswa menceritakan kembali nama-nama malaikat dan tugasnya pada lembar kerja yang diberikan guru. Dalam kegiatan ini siswa tampak serius dalam membaca soal. c. Pengamatan Pengamatan ini meliputi: pertama, pengamatan terhadap guru selama melaksanakan proses pembelajaran dan kedua, pengamatan terhadap siswa selama mengikuti proses pembelajaran. 1) Kegiatan Guru a) Cara penyampaian materi pelajaran. Proses pembelajaran didahului oleh pembuatan rencana pembelajaran dan dalam proses penyampaian materi pelajaran tidak keluar dari rencana yang telah disusun. b) Penggunaan metode yang tepat. Metode yang banyak digunakan adalah metode ceramah menggunakan media bagan dan tanya jawab.
3 47 c) Pandangan atau perhatian guru dalam situasi belajar. Dalam situasi kelas yang berjumlah siswa tak lepas dari perhatian atau pandangan guru. Tak terpusat pada satu siswa saja tetapi secara keseluruhan juga untuk mengetahui aktifitas siswa. d) Pengelolaan kelas. Situasi kelas yang bersih dengan berfungsi piket kelas tiap hari. Tempat duduk yang tertata rapi dengan jarak yang ideal. Serta keadaan atau semangat siswa yang terpancar melalui raut wajah siswa. e) Suara atau vokal guru dalam penyampaian materi pelajaran. Kekuatan volume suara guru tidak monoton, ada kalanya lemah dan ada kalanya keras. Pengaturan seperti itu untuk memusatkan konsentrasi siswa pada materi pelajaran. f) Penampilan guru guna memusatkan perhatian. Keberhasilan dalam proses belajar mengajar banyak faktor yang mendukungnya, salah satunya adalah penampilan guru di depan kelas. Tidak hanya duduk di depan kelas tetapi bervariasi dalam penguasaan ruang kelas. g) Teknik melempar pertanyaan kepada siswa. Memancing aktifitas siswa dalam proses belajar mengajar sesekali dilemparkan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan materi pelajaran. Bobot pertanyaan agak sulit diberikan
4 48 kepada siswa yang tergolong rangking dalam kelas. Tetapi bila bobot soal ringan maka diberikan kepada siswa yang mempunyai kemampuan pas-pasan. Adapun pertanyaan yang mudah ditujukan kepada siswa yang sedang asyik bermain sendiri saat berlangsung proses belajar mengajar. h) Pemberian bimbingan kepada siswa yang bermasalah. Siswa dalam mengikuti pelajaran mempunyai kemampuan berbeda dalam menangkap materi yang diberikan oleh guru. Ada 5 siswa mengalami kelambanan dalam menangkap materi pelajaran. Tindakan yang dilakukan adalah menceritakan kembali dengan media bagan yang lebih menarik. i) Pengaturan alokasi waktu. Pada siklus I ini yang terjadi adalah penggunaan atau pengaturan alokasi waktu sesuai dengan rencana pembelajaran tidak jauh meleset dari tahap peralihan, kegiatan awal, kegiatan inti sampai pada kegiatan akhir. j) Kehadiran guru. Guru memberikan kepada siswa, guru hadir tepat waktu yaitu Tanda masuk dibunyikan pukul WIB. 2) Peran Aktif Siswa a) Penelitian siswa dalam proses belajar mengajar.
5 49 Dari siswa ternyata tidak semua terpusat pada materi pelajaran, ada 5 siswa yang perhatiannya terbagi-bagi dikarenakan mengobrol atau bermain sendiri. b) Frekuensi siswa yang bertanya. Saat diberi kesempatan untuk bertanya, ternyata hanya ada 3 siswa saja yang menggunakan pertanyaan dan kebetulan siswa laki-laki semua. Di antara dua pilihan yang ada maka siswa lebih banyak diam bila diberi kesempatan untuk bertanya. c) Aktifitas siswa Keaktifan siswa didominasi oleh siswa yang tergolong pandai, ia cepat dalam menyelesaikan tugas yang ia terima. Yang lain karena belum jelas lebih banyak diam tidak mengerjakan. Ia menunggu mencontek ke teman yang sama-sama tidak tahu. d) Kehadiran siswa. Kebanyakan siswa bersemangat untuk hadir tiap hari. d. Refleksi Hasil pengamatan merupakan data yang berguna untuk mengevaluasi sejauh mana kegiatan perbaikan. Untuk memperoleh data yang akurat pengamat dilengkapi lembar pengamatan bagi guru dan lembar pengamatan bagi siswa, serta data hasil pengamatan dalam perbaikan pembelajaran. Dari data yang diperoleh dari Siklus I dengan fokus masalah Nama-nama Malaikat dan Tugasnya terlihat bahwa pembelajaran
6 50 yang sudah dilakukan menunjukkan ke arah peningkatan yang baik. Siswa sudah antusias dalam pembelajaran. Dengan menggunakan media bagan, siswa nampak senang dan antusias. Tetapi masih ada siswa yang ngobrol sendiri. Berdasarkan hasil evaluasi terbukti bahwa dari siswa baru 15 siswa yang memperoleh nilai diatas 70 (nilai KKM) atau 68,18%, sedangkan 7 siswa atau 31,82% belum mencapai nilai tuntas. Oleh karena itu, upaya guru untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tersebut perlu diadakan perbaikan pembelajaran kembali dengan menggunakan media bagan agar siswa meningkat keaktifannya, maka pada siklus berikutnya guru memberikan motivasi dan perhatian kepada siswa serta memperbanyak tanya jawab kepada siswa yang ngobrol sendiri. Berdasarkan hasil pengamatan, ada peningkatan hasil prestasi siswa dibandingkan sebelum siklus, namun penulis merasa masih ada kekurangan dan masalah dalam kelas, seperti pembelajaran kurang kondusif karena siswa kurang aktif dan masih ada beberapa siswa yang belum dapat menjawab pertanyaan dengan benar. Ada beberapa siswa yang nilainya rendah, tertinggal dengan temannya, disebabkan karena kurang memahami materi pada saat guru sedang memberikan pelajaran di kelas, seperti beberapa siswa ada yang bergurau sendiri, ada pula
7 51 siswa yang mengantuk di kelas. Berdasarkan hal tersebut maka perlu melanjutkan perbaikan pembelajaran siklus II. e. Hasil Siklus I Hasil tes siklus I ini merupakan data awal penelitian dengan menggunakan media bagan. Secara umum hasil tes dapat dilihat pada tabel sebagai berikut : Tabel 4.1 Hasil Analisis Evaluasi Siklus I Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Nilai Frekuensi Jumlah Ketuntasan (X) (F) (FX) Tuntas = % 68,18% Belum Tuntas = % 31,82% Jumlah Nilai rata-rata = 69, 09 Keterangan Siklus I Yang mendapat nilai lebih dari 70 keatas adalah 100% 68,18% 7 2. Yang mendapat nilai kurang dari 70 adalah 100% 31,82% 3. Ketuntasan pembelajaran yang dicapai adalah 68,18% Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa kelas IV SDI 01 Wonopringgo Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan diperoleh dari nilai PAI Siklus I mencapai rata-rata kelas sebesar 69,09 dalam kategori cukup.
8 52 Untuk memperjelas hasil nilai di atas kami sajikan dalam grafik hasil belajar yang dicapai pada siklus I. Grafik 1. Hasil Belajar Siklus I Pada siklus I pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tentang Nama-nama Malaikat dan Tugasnya belum berhasil, karena dari siswa baru 15 siswa yang memperoleh nilai di atas 70 (nilai KKM) atau 68,18%, sedangkan 7 siswa atau 31,82% belum mencapai nilai tuntas. Hal tersebut terjadi karena beberapa siswa kurang sungguh-sungguh dalam mengikuti pembelajaran, masih ada siswa yang ngobrol sendiri. 2. Siklus II a. Perencanaan Adapun tahap perencanaan yang dihasilkan dalam proses belajar mengajar sebagai berikut:
9 53 1) Dihasilkan rencana pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tentang Nama-nama Malaikat dan Tugasnya melalui kata dengan media bagan. 2) Dihasilkan lembar observasi untuk guru dan peran aktif siswa. 3) Dihasilkan skenario pembelajaran. 4) Dihasilkan lembar evaluasi Siklus II yang berbentuk tertulis sebanyak 10 soal. 5) Menetapkan peneliti yaitu Mokh. Gunawan, S.Pd.SD sebagai Observer. b. Pelaksanaan Pembelajaran Siklus II Siklus II dilaksanakan pada tanggal 21 Nopember Siklus II dilaksanakan dalam satu kali pertemuan dengan alokasi waktu 2 x 35 menit (2 jam pelajaran) dengan sub pokok bahasan Nama-nama Malaikat dan Tugasnya. Pada siklus II guru membuat rencana pembelajaran dan menggunakannya sesuai skenario yang sudah dibuat. Setelah sedikit mengulas materi yang telah disampaikan, guru menggali pengetahuan siswa tentang Nama-nama Malaikat dan Tugasnya. Pada tahap apersepsi Guru mengkondisikan siswa agar siap mengikuti kegiatan pembelajaran. Guru membawa siswa untuk mengungkapkan hal-hal yang pernah dipelajari sebelumnya dan menanyakan secara langsung tentang Nama-nama Malaikat dan Tugasnya.
10 54 Pada tahap eksplorasi. Pada tahap kegiatan inti. Guru menyebutkan nama-nama Malaikat. Guru menceritakan nama-nama malaikat dan tugasnya dengan media bagan. Guru dan siswa bertanya jawab tentang Nama-nama Malaikat dan Tugasnya. Tahap pengembangan aplikasi. Pada tahap ini guru menyuruh siswa menceritakan kembali Nama-nama Malaikat dan Tugasnya pada lembar kerja yang diberikan guru. Dalam kegiatan ini siswa tampak serius dalam membaca soal. c. Pengamatan Dalam pelaksanaan siklus II selama proses pembelajaran dibutuhkan adanya pengamatan. Pengamatan ini meliputi: pertama, pengamatan terhadap guru selama melaksanakan proses pembelajaran dan kedua, pengamatan terhadap siswa selama mengikuti proses pembelajaran. 1) Kegiatan Guru a) Cara penyampaian materi pelajaran. Proses pembelajaran didahului oleh pembuatan rencana pembelajaran maka dalam proses penyampaian materi pelajaran tidak keluar dari rencana yang telah disusun. b) Penggunaan metode yang tepat. Berdasarkan dengan lebih banyak latihan maka akan bisa. Metode yang diperbanyak digunakan adalah tugas dan tanya jawab sedangkan ceramah sebagian kecil.
11 55 c) Pandangan atau perhatian guru dalam situasi belajar. Dalam situasi kelas yang berjumlah siswa tak lepas dari perhatian atau pandangan guru. Tak terpusat pada satu siswa saja tetapi secara keseluruhan juga untuk mengetahui aktifitas siswa. d) Pengelolaan kelas. Tahap satu ini keadaan kelas sangat kondusif guna mendukung penyerapan materi pelajaran dalam proses belajar mengajar. Situasi kelas yang bersih dengan berfungsi piket kelas tiap hari. Tempat duduk yang tertata rapi dengan jarak yang ideal. Serta keadaan atau semangat siswa yang terpancar melalui raut wajah siswa. e) Suara atau vokal guru dalam penyampaian materi pelajaran. Kekuatan volume suara guru tidak monoton, ada kalanya lemah dan ada kalanya keras. Pengaturan seperti itu untuk memusatkan konsentrasi siswa pada materi pelajaran. f) Penampilan guru guna memusatkan perhatian Keberhasilan dalam proses belajar mengajar banyak faktor yang mendukungnya, salah satunya adalah penampilan guru di depan kelas. g) Teknik melempar pertanyaan kepada siswa. Memancing aktifitas siswa dalam proses belajar mengajar sesekali dilemparkan pertanyaan-pertanyaan yang terkait
12 56 dengan materi pelajaran. Bobot pertanyaan agak sulit diberikan kepada siswa yang tergolong rangking dalam kelas. Tetapi bila bobot soal ringan maka diberikan kepada siswa yang mempunyai kemampuan pas-pasan. h) Pemberian bimbingan kepada siswa yang bermasalah. Siswa dalam mengikuti pelajaran mempunyai kemampuan berbeda dalam menangkap materi yang diberikan oleh guru. Ada 1 siswa mengalami kelambanan dalam menangkap materi pelajaran. Tindakan yang dilakukan adalah memberikan bimbingan yang cukup dan telaten duduk di sampingnya. Memandu cara-cara penyelesaian soal dengan cara yang benar. i) Cara memancing konsentrasi siswa saat proses belajar mengajar. Kendala yang sering terjadi ketika proses belajar berlangsung adalah guru menerangkan tetapi siswa asyik bermain sendiri dengan temannya atau diam dengan tatapan kosong. Untuk menarik dua kejadian tersebut guru aktif mengontrol keadaan siswa secara keseluruhan, dengan penggunaan metode bercerita. k) Pengaturan alokasi waktu. Pada siklus II ini yang terjadi adalah penggunaan atau pengaturan alokasi waktu sesuai dengan rencana pembelajaran.
13 57 Tidak jauh meleset dari tahap peralihan, kegiatan awal, kegiatan inti sampai pada kegiatan akhir. l) Kehadiran guru. Guru memberikan contoh di mata siswa, guru hadir tepat waktu yaitu Tanda masuk dibunyikan pukul WIB. 2) Peran Aktif Siswa a) Penelitian siswa dalam proses belajar mengajar. Dari siswa ternyata hampir semua memusatkan perhatiannya pada materi pelajaran, ada 1 siswa yang perhatiannya terbagibagi dikarenakan bergurau dengan teman sebangku. b) Frekuensi siswa yang bertanya. Saat diberi kesempatan untuk bertanya, ternyata hanya ada 10 siswa yang menggunakan pertanyaan. c) Aktifitas siswa Keaktifan siswa tidak hanya didominasi oleh siswa yang tergolong pandai, tetapi hampir merata ke semua siswa. d) Kehadiran siswa. Kebanyakan siswa bersemangat untuk hadir tiap hari. d. Refleksi Siklus II Pelaksanaan siklus II terlihat tampak lebih baik dari siklus I. Dari data yang diperoleh dari Siklus II dengan fokus masalah Namanama Malaikat dan Tugasnya terlihat bahwa pembelajaran yang sudah dilakukan menunjukkan ke arah peningkatan yang baik. Siswa
14 58 sudah antusias dalam pembelajaran. Dengan menggunakan media bagan siswa nampak senang dan antusias. Tetapi masih ada siswa yang kurang sungguh-sungguh dalam mengikuti pembelajaran dan sering memperhatikan ke luar kelas. Berdasarkan hasil evaluasi dengan menggunakan media bagan terbukti bahwa dari siswa ada 21 siswa yang memperoleh nilai di atas 70 (nilai KKM) atau 95,45%, sedangkan 1 siswa atau 4,55% belum mencapai nilai tuntas. Ketuntasan belajar naik pada siklus I yaitu 68,18% meningkat pada siklus II menjadi 95,45%. Rata-rata hasil belajar pada siklus I 69,09 meningkat menjadi 79,55 pada siklus II. e. Hasil Test Siklus II Hasil tes siklus II ini merupakan data awal penelitian dengan menerapkan media bagan. Secara umum hasil tes tentang Nama- Nama Malaikat dan Tugasnya dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: Tabel 4.3. Hasil Analisis Evaluasi Siklus II Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Nilai Frekuensi Jumlah (X) (F) (FX) Ketuntasan Tuntas = % 95,45% Belum Tuntas = 1 100% 4,55% Jumlah Nilai rata-rata = 79, 55
15 59 Keterangan Siklus II Yang mendapat nilai lebih dari 70 keatas adalah 100% 95,45% 1 2. Yang mendapat nilai kurang dari 70 adalah 100% 4,55% 3. Ketuntasan pembelajaran yang dicapai adalah 95,45% Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas IV SDI 01 Wonopringgo Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan pada materi Nama-nama Malaikat dan Tugasnya diperoleh dari nilai PAI Siklus II dengan media bagan mencapai rata-rata kelas sebesar 79,55 dalam kategori Baik. Untuk memperjelas hasil nilai di atas kami sajikan dalam grafik hasil belajar yang dicapai pada siklus II. Grafik 2. Hasil Belajar Siklus II
16 60 Pada siklus II pembelajaran Pendidikan Agama Islam tentang Namanama Malaikat dan Tugasnya sudah berhasil, karena dari siswa terdapat 21 siswa yang memperoleh nilai di atas 70 (nilai KKM) atau 95,45%, sedangkan 1 siswa atau 4,55% belum mencapai nilai tuntas. Hal tersebut terjadi disebabkan kondisi siswa itu sendiri yang tidak mampu dalam penerimaan pembelajaran. B. Pembahasan Kegiatan perbaikan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas IV tentang Nama-nama Malaikat dan Tugasnya dengan menggunakan media bagan dapat diamati dan dianalisis dari perolehan nilai siklus pertama dan kedua. Tabel 4.4. Rekapitulasi Ketuntasan Belajar Siswa pada Pra Siklus, Siklus I dan II No Uraian Pra Siklus Siklus I Siklus II Siswa yang belum tuntas 63,64% 31,82% 4,55 % Siswa yang sudah tuntas 36,36% 68,18% 95,45 % Untuk memperjelas hasil ketuntasan belajar siswa pada siklus I dan II kami sajikan dalam grafik hasil belajar yang dicapai pada siklus I,II.
17 61 Grafik 3. Hasil Ketuntasan Belajar Siswa pada Pra Siklus, Siklus I dan II Hasil pembelajaran siklus I masih agak rendah atau belum berhasil terbukti bahwa dari siswa baru 15 siswa yang memperoleh nilai di atas 70 (nilai KKM ) atau 68,18%, sedangkan 7 siswa atau 31,82% belum mencapai nilai tuntas. Hal tersebut disebabkan pembelajaran kurang kondusif karena siswa kurang aktif dan masih ada beberapa siswa yang belum dapat menjawab pertanyaan dengan benar, ada beberapa siswa yang ngobrol sendiri. Ada beberapa siswa yang nilainya rendah, tertinggal dengan temannya, disebabkan karena kurang memahami materi pada saat guru sedang memberikan pelajaran di kelas, seperti beberapa siswa ada yang bergurau sendiri, ada pula siswa yang mengantuk di kelas. Pada siklus II hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan terbukti bahwa dari siswa ada 21 siswa yang memperoleh nilai di atas 70 (nilai KKM ) atau 95,45%, sedangkan 1 siswa atau 4,55% belum mencapai nilai tuntas. Ketuntasan belajar naik pada siklus I yaitu 68,18% meningkat pada
18 62 siklus II menjadi 95,45%. Rata-rata hasil belajar pada siklus I 69,09 meningkat menjadi 79,55 pada siklus II. Hal ini disebabkan karena guru memberikan motivasi, perhatian lebih kepada siswa yang ngobrol sendiri. Siswa lebih aktif dalam pembelajaran dan antusias tampil di depan kelas, siswa tidak malu atau canggung dalam mengeluarkan pendapat. Kekurangan Siklus II adalah perbaikan pembelajaran pada siklus II ada 1 siswa atau 4,55% belum mencapai nilai tuntas dalam pembelajaran. Disebabkan kondisi siswa itu sendiri yang tidak mampu dalam penerimaan pembelajaran.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal Penelitian dilakukan di kelas 4 SD Negeri Ujung-Ujung 03 Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang pada semester II tahun pelajaran 2012/2013
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
33 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Sebelum melaksanakan proses penelitian, terlebih dahulu peneliti melakukan kegiatan observasi dengan tujuan untuk mengetahui
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran dan Subyek Penelitian Sekolah Dasar Negeri Suruh 02 berlokasi di Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Subyek dalam
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Pelaksanaan Tindakan Siklus I A. Tahap Perencanaan Setelah diperoleh informasi pada waktu observasi, maka peneliti melakukan diskusi
Sebelum pelaksanaan penelitian dengan Pendekatan Kooperatif Learning. NO Indikator Keterangan
31 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.Deskripsi Kondisi awal Sebelum pelaksanaan penelitian dengan Pendekatan Kooperatif Learning Tipe STAD diketahui ketuntasan hasil belajar IPA semester I kelas
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Hasil penelitian ini merupakan kerja kolaborasi antara observer dan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian ini merupakan kerja kolaborasi antara observer dan peneliti yang juga sebagai guru mata pelajaran yang terlibat dalam penelitian
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHITUNG KELILING DAN LUAS SEGITIGA MELALUI PEMBELAJARAN PEER TEACHING
Didaktikum: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 17, No. 5, Oktober 2016 ISSN 2087-3557 PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHITUNG KELILING DAN LUAS SEGITIGA MELALUI SD Negeri Kedungpatangewu, Kecamatan Kedungwuni,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. PTK. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan peneliti sebagai observer dan berkolaborasi dengan guru sebagai pengajar dalam penelitian. Sebelum
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
41 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Kondisi Awal A. Aktivitas Pembelajaran Ekonomi Dalam kegiatan belajar mengajar maupun dalam penugasan, siswa cenderung pasif kurang termotivasi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Dalam pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan pada siswa kelas IV SD Negeri Sidorejo Lor 06 Kecamatan Sidorejo Kota Sal atiga
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi awal Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di kelas 5 SD Negeri 3 Karangwuni pada semester II tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
43 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pra Siklus Kondisi awal merupakan keadaan siswa sebelum penelitian tindakan kelas dilakukan. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di Kelas 5 SDN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa Jumlah Persentase 1 Tuntas 8 36 % 2 Belum Tuntas % Jumlah %
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Kondisi Awal Pembelajaran pra siklus dilaksanakan pada Hari Senin, 15 Oktober 2012 di kelas IV SDN Rejoagung 01 tentang materi penghitungan FPB dan KPK, yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Oktober 2016 dan Selasa, 18 Oktober Tahap pra siklus ini bertujuan untuk
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan diawali dengan tahap pra siklus. Tahap pra siklus dilaksanakan pada tanggal Senin,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1. Pelaksanaan Tindakan Sesuai dengan perencanaan penelitian yang telah dirancang, maka pelaksanaan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1. Pelaksanaan Tindakan Sesuai dengan perencanaan penelitian yang telah dirancang, maka pelaksanaan penelitian akan dilaksanakan melalui tahap dan proses yang terstruktur.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Diskripsi Kondisi Pra Siklus Penelitian ini dilaksanakan di SD Kanisius Jimbaran yang terletak di jalan Mawar 6 Desa Jimbaran Kecamatan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu siklus satu dan siklus dua masing masing siklus tiga kali pertemuan.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subjek Penelitian SD N Ngrandah 1 yang terletak di desa Ngrandah, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Tenaga pengajar yang ada di SD Negeri
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Kondisi Awal Berdasarkan pengamatan hasil belajar kelas I SD Negeri 4 Boloh pada awal semester 2 Tahun pelajaran 2011 / 2012, banyak siswa yang kurang aktif,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Sesuai rancangan penelitian, hasil penelitian dipaparkan dalam dua paparan, yaitu peningkatan hasil belajar siswa dan proses pembelajaran dalam
X f fx Jumlah Nilai rata-rata 61 Keterangan :
40 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan di SD Negeri Wringingintung 01 yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Berdasarkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
30 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Kondisi awal merupakan keadaan siswa sebelum PTK dilakukan. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di kelas 2 SD
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian ini merupakan suatu bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang memiliki karakteristik antara lain : 1. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan oleh
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 1.1.1. Deskripsi Kondisi Awal Proses pembelajaran matematika pada pra siklus guru menggunakan metode pembelajaran konvensional, dimana guru
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penelitian dilakukan dalam 2 (dua) siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga kali
41 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas XI IPS 3 di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Sebagaimana diuraikan pada bab III, tindakan penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum SDN Mangunsari 06 Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SDN Mangunsari 06 Salatiga Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Alamat
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Hasil Penelitian 1. Paparan Data a. Pra Tindakan Sebelum melakukan penelitian, peneliti mengadakan observasi awal di MI Al-Hidayah 02 Betak Kalidawir
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pra Siklus Pelaksanaan pra siklus pada minggu ke-2 dan ke-3 bulan Oktober 2012 mata pelajaran IPA tentang tumbuhan hijau dengan hasil belajar yang sangat mengecewakan.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Gambaran Sekolah Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kopeng 03 Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. SD Negeri Kopeng 03 terletak
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Hasil penelitian tindakan kelas ini diperoleh dari hasil tes dan nontes, baik pada siklus I maupun siklus II. Hasil kedua tes tersebut terangkum
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Bab ini menyajikan hasil penelitian berkenaan dengan pembelajran yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini menyajikan hasil penelitian berkenaan dengan pembelajran yang telah dilaksanakan pada siklus I sampai dengan siklus II. Setelah penyajian hasil penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
14 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Objek Penelitian Sekolah dasar Ngurensiti 02 terletak di Desa Ngurensiti Kecamatan Wedarijaksa Kabupetan Pati yang dipimpin oleh seorang kepala sekolah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Prasiklus Jumlah siswa Presentase (%) , ,33 JUMLAH
24 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus (Kondisi Awal) Kondisi awal merupakan keadaan siswa sebelum penelitian tindakan kelas dilakukan. Berdasarkan hasil observasi yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
40 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subyek Penelitian Sekolah Dasar Negeri 2 Kembaran Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo terletak di Jln. Ronggolawe Dsn Kembaran, berdiri sejak
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. pembelajaran dengan menggunakan media poster. Pada hasil penelitian ini
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Dalam penelitian tindakan kelas ini terdapat hal-hal yang akan dijabarkan. Hasil penelitian ini yaitu semua data yang diperoleh peneliti selama
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kelas 4 SDN Gedangan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kelas 4 SDN Gedangan 01 semester II tahun pelajaran 2015/2016, yaitu sebuah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan di SDN Kalibeji 01 Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang yang terletak di lingkungan rumah warga dan jauh dari pasar
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. belajar materi cerpen yakni dalam mengidentifikasi unsur-unsur cerpen
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Data hasil penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan penilaian. Wawancara dilakukan kepada guru mata pelajaran Bahasa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Hasil penelitian ini akan diuraikan dalam tahapan tahapan pada setiap
60 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian ini akan diuraikan dalam tahapan tahapan pada setiap siklusnya. Dalam penelitian ini dilakukan dua siklus proses pembelajaran.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian Penelitian dilakukan di kelas 5 SD Negeri Sukorejo Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang. Jumlah siswa di kelas 5 sebanyak 19 terdiri dari
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Kondisi Pra Siklus Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Tleter Semester 2 Tahun ajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
35 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan oleh peneliti yang menggunakan rancangan penelitian model
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
38 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1Deskriptif Kondisi Awal Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Plobangan Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo, dalam hal ini siswa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Hasil observasi awal yang dilakukan di kelas XI IPS2 SMA NEGERI 1
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Hasil observasi awal yang dilakukan di kelas XI IPS2 SMA NEGERI 1 GROBOGAN semester II tahun ajaran 2013-2014 pada kompetensi dasar mengenal
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA A. Deskripsi Data Berdasarkan data yang diperoleh dari sekolah keadaan siswa kelas 3 MIN Wonoketingal pada semester satu diperoleh data yaitu dari 28 siswa dikategorikan
BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Pratindakan Kelas yang di gunakan untuk penelitian adalah kelas IV yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan, dengan guru kelas yang bernama
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum SDN 1 Krobokan Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan di SDN 1 Krobokan Kecamatan Juwangi Kabupaten
BAB III METODE PENELITIAN. disarankan adalah penelitian tindakan. Dari namanya itu sendiri sudah. bukanlah kepentingan guru) (Arikunto, 2012:2).
21 BAB III METODE PENELITIAN A. Proses Tindakan Pada dasarnya ada beragam penelitian yang dapat dilakukan oleh guru, misalnya penelitian deskritif, penelitian eksperimen, dan penelitian tindakan. Diantara
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra siklus Pembelajaran pada kelas IV SD Negeri Rogomulyo 01 Kayen Pati pada kondisi awal sebelum diberi tindakan menggunakan metode pembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
23 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1 Hasil Penelitian 4.1.1. Pra siklus Pembelajaran matematika yang dilaksanakan di kelas V SD 4 Bulungkulon Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus tahun ajaran 2013/2014
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data 1. Pra Siklus Peneliti terlebih dahulu melaksanakan observasi pembelajaran di kelas II MI Raudlatussibyan Sampang Karangtengah Demak pada hari Senin
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. persiapan agar hasil yang dicapai benar-benar maksimal. Beberapa persiapan
61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Persiapan Penelitian Sebelum penelitian dilakukan, terlebih dahulu peneliti mengadakan persiapan agar hasil yang dicapai benar-benar maksimal. Beberapa persiapan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Bagian ini, akan menguraikan tiga sub judul yaitu deskripsi prasiklus, deskripsi siklus I, deskripsi siklus II. Deskripsi pra siklus membahas
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang terletak di Jl. Kalikebo, Desa Wiro, Bayat, Klaten berdiri pada
26 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Profil Tempat Penelitian Sekolah yang menjadi tempat penelitian adalah SMP Negeri 3 Bayat yang terletak di Jl. Kalikebo, Desa Wiro, Bayat,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Profil Sekolah Tempat penelitian ini adalah MI Cepiring yang beralamatkan Desa Cepiring RT 10/RW 04 Cepiring Kabupaten Kendal. Ditinjau dari tenaga pengajarnya,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang berjumlah 29 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 17 siswa
47 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di MI Darus Salam Kalipang yang berada di Jalan masjid dusun Krikilan desa Kalipang,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. HASIL PENELITIAN 1. PRA SIKLUS Pembelajaran pra siklus dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2013 dengan alokasi waktu 3 x 35 menit, dengan materi ajar menggapi cerita
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. sebenarnya di lapangan sebagai data awal siswa sebelum peneliti
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pra Siklus Tahap pra siklus dilakukan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya di lapangan sebagai data awal siswa sebelum peneliti melakukan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Pra Siklus Kondisi awal sebelum diadakannya tindakan di SD N Ringin Harjo 01 kelas 4 Pada mata pelajaran IPS menunjukkan bahwa ppembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.Pelaksanaan Tindakan Penelitian dilakukan di SD Negeri Dukuh 03 Salatiga. Subjek penelitian siswa kelas 1 SD dengan jumlah 29 siswa yang terdiri dari 15 siswa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Lokasi Penelitian Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Tlogodalem. SD Negeri Tlogodalem terletak di Dusun Ngadisari, Desa Tlogodalem, Kecamatan Kertek, Kabupaten
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Sidorejo Lor 06. Alamat Jalan Imam Bonjol 24 Salatiga, Kecamatan Sidorejo
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Penelitian tindakan kelas menulis Q.S. Al-Mu minun ayat 1 s/d 11 dengan metode Drill dan teknik Modeling pada pelajaran Bahasa Arab, pada kelas VIIIC
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Meningkatan hasil belajar bagi siswa yang kurang mampu dalam memahami mata pelajaran biologi merupakan penelitian tindakan kelas yang direncanakan pelaksanaannya
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Banjarmasin Timur, subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 31
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Setting Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Sungai Bilu 2 Banjarmasin Timur, subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Gendongan 01 yang terletak di Jl. Margorejo No.580 Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Siswa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Distribusi Ketuntasan Hasil Belajar Tematik Tema Lingkungan Sekitar Pada Pra Siklus
4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Diskripsi Pra Siklus BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Sebelum siklus I dilaksanakan, perlu diketahui data skor siswa pada pra siklus dari pembelajaran yang dilakukan oleh
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Saptosari,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Saptosari, yang terletak di jalan Wonosari-Panggang Km.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Sebelum dilaksanakan penelitian, guru lebih banyak melakukan pembelajaran dengan menggunakan model konvesional yaitu ceramah.
BAB IV DESKRIPSI DATA DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DATA DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Hasil penelitian ini menggambarkan tentang pengamatan dan tindakan pembelajaran pra siklus, tindakan pada siklus I yang dilaksanakan pada hari
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Kondisi Awal 1. Observasi Sebelum melaksanakan proses penelitian, dilakukan observasi pengambilan dan pengumpulan data dan informasi tentang subjek penelitian.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas tentang peningkatan pemahaman materi jenisjenis
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian tindakan kelas tentang peningkatan pemahaman materi jenisjenis pekerjaan pada mata pelajaran IPS melalui metode Course Review Horray di kelas III MI Miftahul
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Kondisi Awal BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Berdasarkan observasi hasil belajar kelas 4 SD Negeri 2 Wonocoyo sebelum dilaksanakan penelitian pada awal semester II Tahun pelajaran 2014/2015,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Profil Sekolah Pada bab ini akan dipaparkan tentang hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti bersama guru pada mata pelajaran Bahasa Indonesia
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
` BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Kondisi Awal Pra Siklus Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan di SMP Negeri 8 Salatiga pada kelas VIII B Semester II Tahun Ajaran 2011/2012. Kelas yang akan digunakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Gambaran Sekolah Sebelum peneliti melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terlebih dahulu peneliti melakukan observasi di kelas
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA A. Deskripsi Data Penelitian Sebelum Tindakan
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA A. Deskripsi Data Penelitian Sebelum Tindakan Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Peneliti melakukan wawancara dengan Kepala MI Al Khoiriyyah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Deskripsi Kondisi Awal
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Kondisi Awal Berdasarkan hasil observasi pelaksanaan proses pembelajaran sebelum diterapkan pembelajaran menggunakan media pembelajaran dengan menggunakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan ini mengenai deskripsi pra siklus, deskripsi siklus 1, dan deskripsi siklus 2. Deskripsi siklus 1 tentang perencanaan,
PENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK PADA PEMBELAJARAN BAHASA JAWA KELAS VI SD NEGERI 03 POJOK KARANGANYAR
PENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK PADA PEMBELAJARAN BAHASA JAWA KELAS VI SD NEGERI 03 POJOK KARANGANYAR Wakhidah (Kepala SD Negeri 03 Pojok, Kabupaten Karanganyar,
Peningkatan Kemampuan Siswa Menyimak Cerita Rakyat Melalui Metode Tanya Jawab di Kelas V SDN Watutinonggo
Peningkatan Kemampuan Siswa Menyimak Cerita Rakyat Melalui Metode Tanya Jawab di Kelas V SDN Watutinonggo Nurzuldianta Mahasiswa Program Guru Dalam Jabatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
25 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Sebelum penelitian dilakukan, dalam kegiatan pembelajaran IPS di Kelas 4 guru masih menggunakan metode pembelajaran tradisional.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian Pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu siklus satu dan siklus dua, masing-masing siklus tiga kali
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Daerah Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Gedong 01, berada di Dusun Banyudono RT 02 RW 09 Desa Gedong, Kecamatan Bayubiru, Kabupaten
BAB IV HASIL PENELTIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELTIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Hasil Penelitian 1. Paparan data pra tindakan Setelah mengikuti seminar proposal pada tanggal 03 November 2016 peneliti sudah diperbolehkan untuk melakukan
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dengan menerapkan model pembelajaran Modelling The Way pada materi
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Aek Kuasan dengan menerapkan model pembelajaran Modelling The Way pada materi Pedosfer
BAB IV DESKRIPSI SIKLUS DAN HASIL BELAJAR. siswa-siswi kelas V SD Negeri 19 Air Kumbang Kecamatan Air Kumbang
BAB IV DESKRIPSI SIKLUS DAN HASIL BELAJAR A. Deskripsi Pra Siklus Seperti telah di kemukakan di awal bahwa subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SD Negeri 19 Air Kumbang Kecamatan Air Kumbang
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHITUNG PENJUMLAHAN MELALUI METODE DEMONSTRASI. Mubarokah
Didaktikum: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 17, No. 4, Agustus 2016 (Edisi Khusus) ISSN 2087-3557 PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHITUNG PENJUMLAHAN MELALUI METODE SD Negeri Kedungpatangewu, Kabupaten
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAAN Deskripsi mengenai hasil penelitian merupakan jawaban atas rumusan masalah yang diungkapkan pada Bab I akan disajikan dalam Bab IV ini. Sebelum hasil penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum SD Negeri 01 Ampel Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 01 Ampel Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali Semester
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Hasil Penelitian Dalam penelitian penggunaan media Flip Chart untuk
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Dalam penelitian penggunaan media Flip Chart untuk meningkatkan pemahaman IPS materi Koperasi bagi siswa kelas IV SDN Gempolsari Tanggulangin
Penelitian tindakan kelas ini diawali dengan wawancara dan observasi. awal, yaitu pembelajaran yang berlangsung secara alamiah, kemudian dilakukan
71 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pra Penelitian Penelitian tindakan kelas ini diawali dengan wawancara dan observasi awal, yaitu pembelajaran yang berlangsung secara alamiah, kemudian dilakukan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa Jumlah Persentase 1 Tuntas 6 31 % 2 Belum Tuntas % Jumlah %
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal SD Negeri Karangwage 01 adalah sekolah yang berada di Pedesaan dengan kondisi sekolah yang belum memenuhi sarana prasarana pembelajaran
