Analisis Data: Test of Significance
|
|
|
- Ridwan Irawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Analisis Data: Test of Significance Arrianto Mukti Wibowo Sesi 9 1
2 Agenda Hypothesis testing 2
3 Remember: Inferential Statistics Sampel dipakai untuk mengeneralisasi, membuat kesimpulan mengenai populasi Ingat: bahwa sampel populasi. Sampel populasi Inductive thinking (vs. deductive thinking) 3
4 Statistical Testing Procedures State Null Hypothesis Choose the statistical test How sample is drawn How big is the sample Measures of scale (nominal, ordinal, rank, ratio) Select desired level of significance Umumnya 0.05 (5%) Compute the calculated difference value Obtain the critical test value Interpret the test 4
5 Pemahaman Dasar Apakah masih rata-rata atau diluar kisaran rata-rata? 5
6 Null Hypothesis Kasus: Honda Insight dengan konsumsi bahan bakar 50 miles per galon (mpg) Dari percobaan yang dilakukan oleh tim quality testing Honda terhadap 25 unit mobil Insight, diketahui betul bahwa konsumsinya 50 mpg. Sudin membeli mobil Honda Insight, tapi setelah mencatat pemakaian bahan bakarnya kok berbeda (misalnya ternyata 47 mpg). Pikir Sudin, Hmm ini sebenarnya masih masuk kisaran konsumsi BBM yang dijanjikan Honda apa tidak ya? 6
7 H 0 dan H A Maka Sudin membuat dua macam hipothesis Null hypothesis (H 0 ): tidak ada perbedaan signifikan antara pengujian Honda (50 mpg) dengan catatan si Sudin. H 0 :μ = 50 mpg Alternate hypothesis (H A ): ada perbedaan signifikan antara pengujian Honda (50 mpg) dengan catatan si Sudin. H A :μ 50 mpg Pakai two-tailed test Tapi, kalau ingin menguji apakah lebih rendah dari 50 mpg, agak berbeda pengujiannya. H 0 :μ = 50 mpg H A :μ < 50 mpg Pake one-tailed test 7
8 Two-tailed test Asumsi mean populasi m = 50 mpg Standar deviasi populasi σ = 10 mpg (kalau tidak bisa diambil dari sampel populasi, bisa ambil dari penelitian terdahulu, atau stdev dari sampel) Jumlah sampel n = 25 unit mobil 10 Standar error of mean X = = = = n Level of significance (a) adalah probabilitas menolak null sesungguhnya. Kalau diinginkan confidence interval 95%, (dimana level of significancenya a = 5% = 0.05) maka error di setiap ekor adalah 0.05/2 = = 2,5%
9 Perhitungan Critical Values Ingin dicari critical value Jika significance level = 5% (0.05), maka Z- score two-tailed dapat dilihat pada tabel statistik, Z = 1.96 (plus dan negatif) X c m Z = Maka dapat dihitung dengan rumus: X c Hitung X 1.96 = X 1.96 X c left = c right = X c left c right 2 = X c X 9
10 Two-tailed test (sambungan) m Daerah dimana H 0 diterima (1-α) Critical values X c α = 5% (2,5% each tail) 46, ,92 Daerah penolakan H 0 10
11 Pemaknaan Honda Insight si Sudin Jika mobil Insight si Sudin konsumsi BBMnya 47 mpg, sebenarnya berarti bahwa Honda tidak menipu! Tapi kalau ternyata mobil Insight si Sudin konsumsi BBM-nya 45 miles per galon, nah ketahuan bahwa Honda bo ong 11
12 Contoh pemaknaan lain IPK di Fasilkom UI Anda melakukan penelitian terhadap 40 orang mahasiswa dari populasi 800 mahasiswa Fasilkom UI. Ditemukan bahwa rata-rata IPK sampel adalah 3. IPK Andi ternyata 3,1. Hehehe apakah Andi perlu girang bahwa IPK Anda lebih tinggi dari ratarata? Belon tentu, jangan-jangan critical valuenya adalah 3,15 (α=5%). Dalam kasus seperti ini Andi sebenarnya cuma rata-rata! Tapi kalo IPK Susi 2,8? Bisa jadi kalau critical value bawah-nya 2,85, yah mohon maaf, Susi dibawah rata-rata 12
13 IPK Andi & Susi m Daerah dimana H 0 diterima (1-α) Critical values X c α = 5% (2,5% each tail) 2,8 IPK Susi 2,85 3 3,15 3,1 IPK Andi 13
14 Kesimpulan Nah, setelah Anda melakukan penelitian nanti, Anda bisa tahu: Apakah Anda itu makhluk ajaib atau kodian? Ajaib kalo IPK-nya: 1,8 atau 3,8 Kodian kalo IPK-nya: 3,1 atau 3,0 Nge-kost itu ajaib atau kodian, yach? Pake sendal ke kampus itu ajaib atau kodian, yach? 14
15 Type I & Type II Error 15
16 Type I Error Singkirkan orang yang tak disukai Anda melakukan penelitian terhadap 40 orang mahasiswa dari populasi 800 mahasiswa Fasilkom UI. Ditemukan bahwa ratarata IPK sampel adalah 3 Misalnya untuk menjadi asisten dosen IPK-nya harus lebih besar dari rata-rata, dengan α = 5%, asumsikan ternyata crtical value bawahnya adalah 2,8. Dalam kasus spesifik ini Anda harus pakai one-tailed Si Joni IPK-nya ternyata 2,85. Apakah dia sebenarnya bisa jadi asisten dosen? Ya. Hmmm tapi kalau dosen nggak suka dengan si Joni, bisa jadi si dosen memilih α = 10%, confidence interval 90%. Hasilnya: critical value bawahnya jadi 2,9. Apakah Joni keterima? Nggak! Si Dosen melakukan kesalahan tipe I, bahwa sesungguhnya Joni harusnya keterima, tapi karena dosen α dibuat besar, maka Joni tidak diterima. Itulah kenapa pemilihan α tergantung dengan konteks. Kalau dalam pengujian obat α dibuat sekecil mungkin. 16
17 Type I Error on one-tailed α 1 = 5% m Daerah dimana H 0 diterima (1-α) Critical value X c α 1 = 5% 2,8 2,9 3 2,85 Daerah penolakan H 0 Joni diterima jadi asisten dosen 17
18 Type I Error on one-tailed α 1 = 10% m Daerah dimana H 0 diterima (1-α) Critical value X c α 1 = 10% 2,8 2,9 3 2,85 Daerah penolakan H 0 Joni GAGAL jadi asisten dosen 18
19 Type II error Terjadi manakala ternyata data mengenai mean sesungguhnya mengenai populasi diketahui. Misalnya pada setiap akhir tahun ajaran, Sub- Bagian Akademik (SBA) mengeluarkan statistik deskriptif yang berisi rata-rata IPK. Balik ke contoh Joni. Ternyata IPK dari sensus SBA rata-ratanya 3,1! Hmmm apa artinya buat Joni? Kita ketahui, untuk menjadi asisten dosen IPK-nya harus lebih besar dari rata-rata. 19
20 Type II Error on one-tailed α = 5% Distribusi normal sampel m Distribusi normal populasi α = 5% Critical value X c = 2,88 Joni harusnya tidak bisa jadi asdos 2,8 2,9 2,85 3 3,1 Joni kalau sudah diterima jadi asisten dosen, sesungguhnya si dosen telah melakukan kesalahan, karena ternyata IPK populasi bukan 3, tapi 3,1! Kenapa? Waktu mengangkat Joni, SBA belum mengeluarkan statistik populasi. 20
21 Aneka Macam Alat Uji Statistik (Statistical Testing) 21
22 Type of test Parametric test Non-parametric test 22
23 Asumsi untuk Parametric test Observasi harus independen: pengambilan satu kasus tidak berpengaruh pada kemungkinan kasus lain dimasukkan dalam sampel Observasi harus dilakukan pada sampel yang memiliki distribusi normal (30 + error 10) Harus menggunakan ukuran interval atau rasio, sehingga bisa dilakukan operasi aritmatika 23
24 Cara memilih pengujian Tergantung jenis skala: nominal, ordinal, interval/rasio Berapa sampel: One sample: contoh kasus Honda Insight & IPK yang sudah dijelaskan sebelumnya Two sample: pengujian apakah ada perbedaan signifikan antra mahasiswa (sample pertama) dan mahasiswi (sample kedua) dalam keputusan untuk kost. Ini contoh pula untuk independent sample k-sample: apakah ada perbedaan tingkat kepuasan user Linux, Windows dan Macintosh? Independent atau related sample: Pengujian apakah ada perbedaan daya serap pembelajaran pada orang yang sama (related sample), dengan dan tanpa ngopi Tubruk 24
25 Beberapa Alat Uji Statistik Two-test sample k-test sample Measures Scale One-sample case Related sample Independent sample Related sample Independent sample Nominal Binomial X 2 one-sample test McNemar Fisher exact test X 2 two-sample test Cochran Q X 2 for k-sample test Ordinal Kolmogorov- Smirnov onesample test Runs test Sign test Wilcoxon matched-pairs test Median test Mann-Whitney U Kolmogorov- Smirnov Freidman twoway ANOVA Median extension Kruskal-Wallis one-way ANOVA Wald-Wolfowitz Interval & Ratio t-test Z-test t-test for paired samples t-test Z-test Repeated measures ANOVA One-way ANOVA N-way ANOVA 25
26 Tujuannya Ingat, bahwa tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui ada perbedaan signifikan atau tidak! 26
27 Contoh: Two independent sample test 27
28 No Smoking at BP! Misalnya perusahaan minyak Bau Puntung (BP) ingin mengetahui apakah merokok berdampak pada kecelakaan pegawainya. BP selalu mencatat kecelakaan saat bekerja, jadi dapatlah dibuat sebuah sampel dari orang yang pernah mengalami kecelakaan dan orang yang tidak pernah mengalami kecelakaan. Kemudian BP menanyakan setiap orang tersebut, apakah dia: Perokok berat Biasa (moderate) Non-smoker 28
29 Smoker Tabel 2x3 On-the job accident Cell designation Count Expected value Yes No Total Heavy smoker (1,1) 12 8,24 (1,2) 4 7,75 16 Moderate (2,1) 9 (2,2) ,73 7,27 Non-smoker (3,1) 13 (3,2) ,03 16,97 Total
30 Penjelasan Dalam teknik ini kita menguji perbedaan signifikan antara apa yang diobservasi vs apa yang diharapkan berdasarkan nullhypothesis. Kalau makin besar perbedaan antara yang diharapkan (expected) dengan yang diobservasi (observed), maka kemungkinannya memang bahwa perbedaan ituu memang betul-betul berbeda. 30
31 Pengujian dengan c 2 1. Null hypothesis (permasalahan disederhanakan): H 0 : Tidak ada hubungan antara kecelakaan kerja dengan merokok atau tidaknya seorang pegawai H A : Ada hubungan antara kecelakaan kerja dengan merokok atau tidaknya seorang pegawai 2. Gunakan c Significance level α = 5%. Degrees of freedom (d.f.) = (3-1)(2-1)=2 4. Expected distribution dapat dilihat pada total pada margin tabel. Kalau tidak ada hubungan antara kecelakaan kerja dan merokok, maka tentu akan ada proporsi perokok yang sama di dalam accident dan non-accident. Expected value (1,1) = 34x16/66 = 8,24 31
32 Smoker Tabel 2x3 On-the job accident Cell designation Count observed Expected value Yes No Total Heavy smoker (1,1) 12 8,24 (1,2) 4 7,75 16 Moderate (2,1) 9 (2,2) ,73 7,27 Non-smoker (3,1) 13 (3,2) ,03 16,97 Total
33 Pengujian (lanjutan) 2 c Hitung c k 2 2 ( Oi i) = i= 1 2 (12 8,24) = 8,24 E E i (22 16,97) 16,97 2 = 7,01 Lihat dari tabel Chi-square, ternyata untuk α = 5% dan d.f.=2, maka critical value-nya adalah 5,99. H 0 diterima Karena kalkulasi c 2 = 7,01 > 5,99, maka H 0 ditolak. Artinya ada mungkin hubungan antara kecelakaan kerja dengan H 0 ditolak merokok. 33
34 Catatan Sesungguhnya yang dibuktikan disini adalah dalam tabel 2x3 itu ada perbedaan signifikan antara sel-sel-nya. Oleh karena itu, dari pada bingung, saya anjurkan nanti supaya lebih banyak menggunakan tabel 2x2. Tapi sesungguhnya tidak menjelaskan apakah ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan kemungkinan lebih besar mendapatkan kecelakaan kerja! Lho, bagaimana? Measures of association akan dibahas nanti. Dalam kasus tabel 2x3 dengan skala nominal tadi, mungkin menggunakan Creamer s V atau Contingency coefficient C. Kalau 2x2, pergunakan phi (f) Contoh measures of association yang lain adalah Pearson s r dalam liner regression. 34
35 Penutup Sesi 35
36 Penutupan Sesi Please download program statistik gratis, misalnya Statistical Lab Diskusi mengenai topik untuk kelompok yang melakukan survey Pengumuman mailing list yahoogroups 36
PENGUJIAN HIPOTESIS Imam Gunawan
PENGUJIAN HIPOTESIS Imam Gunawan HIPOTESIS.??? Sudut pandang statistik: Pernyataan statistik tentang parameter populasi. Taksiran terhadap parameter populasi melalui data sampel. Sudut pandang penelitian:
KULIAH 2 : UJI NON PARAMETRIK 1 SAMPEL. Tim Pengajar STATSOS Lanjutan
KULIAH : UJI NON PARAMETRIK 1 SAMPEL Tim Pengajar STATSOS Lanjutan What is Statistics Science of gathering, analyzing, interpreting, and presenting data Branch of mathematics Facts and figures Measurement
Penggolongan Uji Hipotesis
Penggolongan Uji Hipotesis Macam Data Deskriptif (1 sampel) Komparatif (2 sampel) Macam Hipotesis Komparatif (k sampel) Asosiatif Berpasangan Independen Berpasangan Independen Berpasangan Independen Nominal
Statistik & Hipotesis
Hypothesis testing Widya Rahmawati Statistik & Hipotesis Statistik tidak hanya membantu dalam menggambarkan atau menampilkan data saja, tapi juga untuk menguji kebenaran suatu hipotesis Hipotesis adalah
PENGUJIAN HIPOTESIS. 2,5% (Ho ditolak) 2,5% ( Ho ditolak )
PENGUJIAN HIPOTESIS 1. Pengertian Hipotesis Hypo = Sementara Thesis = Jawaban Jadi hipotesis adalah jawaban sementara dari suatu pernyataan ( pejabat, mahasiswa, pegawai dan lain sebagainya.contoh : 1.
HIPOTESIS ASOSIATIF KORELASI PRODUCT MOMENT -YQ-
HIPOTESIS ASOSIATIF KORELASI PRODUCT MOMENT -YQ- PENGERTIAN Hipotesis asosiatif adalah hipotesis yang menunjukkan dugaan adanya hubungan atau pengaruh antara dua variabel atau lebih. Contoh: Rumusan masalah:
PERSIAPAN ANALISIS DATA (Pemilihan. Jenis Analisis Data)
PERSIAPAN ANALISIS DATA (Pemilihan Jenis Analisis Data) RANCANGAN Pengolahan & Analisis Data (RPA) Harus memperhatikan: Rumusan masalah & tujuan: Berkaitan dengan hubungan Berkaitan dengan perbedaan Hipotesis:
LANGKAH-LANGKAH PENGOLAHAN DATA PENELITIAN. Oleh: Bambang Avip Priatna Martadiputra
LANGKAH-LANGKAH PENGOLAHAN DATA PENELITIAN Oleh: Bambang Avip Priatna Martadiputra PERSIAPAN PENELITIAN 1) Menyusun instrumen penelitian berdasarkan dimensi dan indikator yang dirujuk. 2) Uji validitas
BAB I PENDAHULUAN. Keuntungan dari menggunakan metode non parametrik adalah :
BAB I PENDAHULUAN Metode statistik yang banyak dilakukan adalah dengan menggunakan metode parametrik (seperti t-test, z test, Anova, regresi, dan lainnya) dengan menggunakan parameter-parameter seperti
BAB II. Transformasi Data. Pedoman Memilih Teknik Statistik. Transformasi Data Compute Data Recode Data Tabulasi Silang Output dan Interpretasi
BAB II Transformasi Data Pedoman Memilih Teknik Statistik Transformasi Data Compute Data Recode Data Tabulasi Silang Output dan Interpretasi Pedoman Memilih Teknik Statistik Teknik analisis statistik apa
UJI T 2-SAMPEL INDEPENDEN (INDEPENDENT 2-SAMPLE T-TEST)
UJI T -SAMPEL INDEPENDEN (INDEPENDENT -SAMPLE T-TEST) Deny Kurniawan 008 Penulis memberikan ijin kepada siapapun untuk memperbanyak dan menyebarluaskan tulisan ini dalam bentuk (format) apapun tanpa batas.
ANALISIS DATA KUANTITATIF
1 ANALISIS DATA KUANTITATIF Analisis data merupakan proses pengolahan, penyajian, dan interpretasi yang diperoleh dari lapangan agar data yang disajikan mempunyai makna. A. Tujuan Analisis Data 1. Menjawab
PERANCANGAN PERCOBAAN
PERANCANGAN PERCOBAAN PERTEMUAN KE-6 STATISTIKA NON-PARAMETRIK (UNTUK UJI NORMALITAS DAN DATA KUALITATIF) PROF.DR.KRISHNA PURNAWAN CANDRA JURUSAN TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN FAPERTA UNMUL 2016 ANALISIS DATA
BAB 7 STATISTIK NON-PARAMETRIK
BAB 7 STATISTIK NON-PARAMETRIK Salah satu bagian penting dalam ilmu statistika adalah persoalan inferensi yaitu penarikan lesimpulan secara statistik. Dua hal pokok yang menjadi pembicaraan dalam statistik
GUIDELINE PENGUJIAN MENGGUNAKAN SPSS
GUIDELINE PENGUJIAN MENGGUNAKAN SPSS UJI RELIABILITAS Digunakan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator suatu variabel. Kuesioner dikatakan reliabel ketika jawaban seseorang terhadap pernyataan-pernyataan
Analisa Regresi Dua Variabel: Konsep Dasar ReviewApril Statistik: 2016 Uji 1 Hipotesa / 52
Analisa Regresi Dua Variabel: Konsep Dasar Review Statistik: Uji Hipotesa Satu Sampel Tjipto Juwono, Ph.D. April 15, 2016 Analisa Regresi Dua Variabel: Konsep Dasar ReviewApril Statistik: 2016 Uji 1 Hipotesa
Pertemuan 11 s.d. 13 STATISTIKA INDUSTRI 2. Nonparametric. Skala Pengukuran...(review) 27/05/2016. Statistik Non Parametrik
Pertemuan 11 s.d. 13 STATISTIKA INDUSTRI TIN 4004 Outline: Nonparametric Statistics Referensi: Walpole, R.E., Myers, R.H., Myers, S.L., Ye, K., Probability & Statistics for Engineers & Scientists, 9 th
STATISTIKA INFERENSIAL RASIONAL
STATISTIKA INFERENSIAL RASIONAL Kondisi riil pengolahan informasi (Data): Karena keterbatasan waktu, biaya dan tenaga tidak memungkinkan mengumpulkan dan mengolah seluruh informasi yang ada di masyarakat
Statistika Nonparametrik
Statistika Nonparametrik Oleh Prof. Drs. Suryo Guritno, M.Stats., Ph.D. 1 Asumsi2 Parametrik Observasinya harus independen Observasinya harus diambil dari populasi normal, kecuali ukuran sampel cukup besar
Summary of Inferential Statistics, Drawing Valid Conclusions from Samples
Summary of Inferential Statistics, Drawing Valid Conclusions from Samples Author: David Dooley Bibliography: Social Research Methods, 3rd edition, 1995. Halaman 151-168 Reviewer: Imairi Eitiveni dan Nur
UJI HIPOTESA PERBEDAAN. t-test
UJI HIPOTESA PERBEDAAN t-test T-test Digunakan untuk menguji hipotesa komparatif (uji perbedaan) Digunakan untuk sample kecil & varian populasi tidak diketahui Merupakan salah satu tehnik statistik parametrik
I. PENDAHULUAN II. TINJAUAN PUSTAKA
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Statistika sangat bermanfaat dalam kehidupan manusia, tidak hanya di bidang ilmu pengetahuan tapi penerapannya juga sangat aplikatif di dunia sehari-hari. Salah satunya
STATISTIK NONPARAMETRIK (1)
PERTEMUAN KE-1 Ringkasan Materi: STATISTIK NONPARAMETRIK (1) Statistik nonparametrik disebut juga statistik bebas distribusi/ distributif free statistics karena tidak pernah mengasumsikan data harus berdistribusi
BAB I PENDAHULUAN. Keuntungan dari menggunakan metode non parametrik adalah : APLIKASI TEST PARAMETRIK TEST NON PARAMETRIK Dua sampel saling T test
BAB I PENDAHULUAN Metode statistik yang banyak dilakukan adalah dengan menggunakan metode parametrik (seperti t-test, z test, Anova, regresi, dan lainnya) dengan menggunakan parameter-parameter seperti
`tz áàxü `tçt}xåxç hç äa `â{tååtw çt{ lézçt~tüàt
Wihandaru Sotya Pamungkas Bagan Analisis Data 1 Skala Pengukuran Nominal Ordinal Interval Rasio Skala Angka hanya menunjukkan identifikasi Angka menunjukkan posisi relatif objek. Angka menunjukkan perbedaan
UJI CHI-SQUARE. 1. Skala pengukuran. ada 4 jenis skala pengukuran yaitu nominal, ordinal (bertingkat), interval, rasio
UJI CHI-SQUARE Ada fenomena mhs keperawatan yg sedang skripsi sakit kepala karena tidak tahu bagaimana mengolah data hasil penelitian, apalagi kalau jenis penelitiannya korelasi atau eksperimen. Walaupun
JUDUL PENELITIAN DAN STATISTIK YANG DIGUNAKAN UNTUK ANALISIS
JUDUL PENELITIAN DAN STATISTIK YANG DIGUNAKAN UNTUK ANALISIS 1. CONTOH 1 a. Judul Penelitian PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X SMA N 1 BUKITTINGGI
ANALISIS DATA DAN INTERPRETASI
1 ANALISIS DATA DAN INTERPRETASI A. Pengujian Hipotesis 1. Estimasi dan Probabilitas Pernyataan hipotesis merupakan ekspektasi peneliti mengenai karakteristik populasi yang didukung oleh logika teoritis.
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI
Prof. Dr. Ir. Zulkifli Alamsyah, M.Sc. PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI 1 HIPOTESIS Hipotesis adalah pernyataan yang masih lemah tingkat kebenarannya sehingga masih harus diuji
Bab X. Apa uji ANOVA itu? Contoh penjual mobil. Analisis of Variance ANOVA
Bab X Analisis of Variance ANOVA Apa uji ANOVA itu? Uji-t untuk -Mean Contoh: seorang penjual mobil ingin mendapatkan perbedaan antara jenis kendaraan dalam hal konsumsi gas perkilo: Kendaraan kecil Kendaraan
Pengujian Hipotesis - Sipil Geoteknik 2013 PENGUJIAN HIPOTESIS. Dr. Vita Ratnasari, M.Si 02/10/2013
1 PENGUJIAN HIPOTESIS Dr. Vita Ratnasari, M.Si Pengertian hipotesis 2 Hipotesis merupakan pernyataan tentang sebuah parameter yang masih harus diuji kebenarannya. Pengujian hipotesis adalah prosedur untuk
Lampiran 2. Berat badan patokan untuk perhitungan kecukupan gizi
Lampiran 1. Kurva standar kafein Absorbansi 1.2 1 0.8 0.6 0.4 0.2 y = 0.0502x + 0.0146 R 2 = 0.9971 Absorbansi Linear (Absorbansi) 0 0 5 10 15 20 25 Konsentrasi (ppm) Lampiran 2. Berat badan patokan untuk
Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., M.MA., MA.
Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., M.MA., MA. Hipotesis statistik Sebuah pernyataan tentang parameter yang menjelaskan sebuah populasi (bukan sampel). Statistik Angka yang dihitung dari sekumpulan sampel.
Statistik Non-Parametrik. Saptawati Bardosono
Statistik Non-Parametrik Saptawati Bardosono Uji statistik non-parametrik: Chi-square test Fisher-test Kolmogorov-Smirnov McNemar test Korelasi rank Mann Whitney Wilcoxon Chi-squared test tabel 2X2 Pada
I. PENDAHULUAN II. TINJAUAN PUSTAKA. 1.1 Latar Belakang
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Statistik sangat sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. Statistik inferensia salah satunya, merupakan satu
Lapiran 1. kuisioner. Jawablah pertanyaan dengan cara memberi tanda silang (X) pada salah satu dari beberapa jawaban yang disediakan
Lapiran 1. kuisioner JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMRANG JL. Pawiyatan Luhur IV/ Bendan Duwur Semarang 50234 Kuesioner Penetrasi produk Ready-to-eat
UJI STATISTIK NON PARAMETRIK
UJI STATISTIK NON PARAMETRIK Oleh: Ade Heryana, SST, MKM Prodi Kesehatan Masyarakat, FIKES Univ. Esa Unggul e-mail: [email protected] atau [email protected] PENGERTIAN HIPOTESIS Penarikan kesimpulan
Inferensia Statistik parametrik VALID?? darimana sampel diambil
Inferensia Statistik parametrik VALID?? Tergantung dari bentuk populasi Tergantung dari bentuk populasi darimana sampel diambil Uji kesesuaian (goodness of fit) ) untuk tabel frekuensi Goodness-of-fit
Statistik& Hipotesis. Hypothesis testing. HipotesisNull (H 0 ) Widya Rahmawati
Statistik& Hipotesis Hypothesis testing Widya Rahmawati Statistik tidak hanya membantu dalam menggambarkanataumenampilkandata saja, tapi juga untuk menguji kebenaran suatu hipotesis Hipotesisadalahsuatupernyataanyang
UJI PERBEDAAN DUA SAMPEL. Materi Statistik Sosial Administrasi Negara FISIP UI
UJI PERBEDAAN DUA SAMPEL Materi Statistik Sosial Administrasi Negara FISIP UI Digunakan untuk menentukan apakah dua perlakukan sama atau tidak sama Uji parametrik Uji non parametrik: T- test asumsi: distribusi
ANALISIS DATA KUANTITATIF Disusun oleh: Ressy Rustanuarsi ( ) Bertu Rianto Takaendengan ( ) Mega Puspita Sari ( )
ANALISIS DATA KUANTITATIF Disusun oleh: Ressy Rustanuarsi (16709251033) Bertu Rianto Takaendengan (16709251034) Mega Puspita Sari (16709251035) Diresume oleh: Sumbaji Putranto A. PENGERTIAN ANALISIS DATA
Apa itu suatu Hypothesis?
Chapter 7 Student Lecture Notes 7-1 Dasar Dasar Hipotesis Apa itu suatu Hypothesis? Hypothesis adalah suatu pernyataan (asumsi) tentang parameter populasi I nyatakan rata-rata IPK kelas ini = 3.5! Contoh
ANALISIS DATA KUANTITATIF
Fasilkom UIGM 2015 BACKGRUND ANALISIS DATA KUANTITATIF ANALISIS DATA KUANTITATIF Dalam suatu penelitian seringkali peneliti membutuhkan proses analisis data hasil penelitian untuk menarik suatu kesimpulan
Analisis Data kategorik tidak berpasangan skala pengukuran numerik
Analisis Data kategorik tidak berpasangan skala pengukuran numerik Uji t dengan 2 kelompok Uji t Tidak Berpasangan Uji t dikembangkan oleh William Sealy Gosset. Dalam artikel publikasinya, ia menggunakan
KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEKERJA TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)
KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEKERJA TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) 1.1 Pengantar Assalaamua laikum wr.wb Dengan ini saya perkenalkan bahwa saya adalah mahasiswi program
INSTRUMEN PENELITIAN
Lampiran 1 INSTRUMEN PENELITIAN HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TATANAN KELUARGA IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KAMPUNG BOJONG KELURAHAN RAWABUAYA TAHUN 2014 PETUNJUK PENGISIAN
STATISTIK Hypothesis Testing 2 Contoh kasus
STATISTIK Hypothesis Testing 2 Contoh kasus Chapter 6 Sulidar Fitri, M.Sc Analisis Data Deskriptif Menghitung ukuran tendensi central (mean, median dan modus) dan ukuran dispersi (range, mean deviasi,
Pembahasan Soal. Tjipto Juwono, Ph.D. May 14, TJ (SU) Pembahasan Soal May / 43
Pembahasan Soal Tjipto Juwono, Ph.D. May 14, 2016 TJ (SU) Pembahasan Soal May 2016 1 / 43 Warming Up 1 Berikan contoh untuk skala rasio, skala interval, skala ordinal, skala nominal. 2 Dapatkah kita melakukan
STATISTIK NON PARAMTERIK
STATISTIK NON PARAMTERIK PROSEDUR PENGOLAHAN DATA : PARAMETER : Berdasarkan parameter yang ada statistik dibagi menjadi Statistik PARAMETRIK : berhubungan dengan inferensi statistik yang membahas parameterparameter
Uji Statistik Hipotesis
Modul 8 Uji Statistik Hipotesis Bambang Prasetyo, S.Sos. D PENDAHULUAN alam Modul 7, Anda sudah diperkenalkan pada inferensi. yang mencakup estimasi dan uji hipotesis. Dalam Modul 7, Anda juga sudah belajar
Skala pengukuran dan Ukuran Pemusatan. Ukuran Pemusatan
Skala Pengukuran Nominal (dapat dikelompokkan, tidak punya urutan) Ordinal (dapat dikelompokkan, dapat diurutkan, jarak antar nilai tidak tetap sehingga tidak dapat dijumlahkan) Interval (dapat dikelompokkan,
STATISTIKA NON-PARAMETRIK
STATISTIKA NON-PARAMETRIK Dosen Pengajar : Yanyan Dwiyanti, S.Si., M.Si. Disusun Oleh : Akmal Faiz 3334130997 Ismi Pungky Permatasari 3334130181 Nurul Huda 3334140476 Srikandi 3334140476 Sukma Suci Friandani
STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004
STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004 Pertemuan 3 Outline: Uji Hipotesis: Uji Z: Proportional Populasi Uji Hipotesis 2 populasi: Uji Z Uji pooled t-test Uji paired t-test Referensi: Johnson, R. A., Statistics
Statistik Non Parametrik
Statistik Non Parametrik STATISTIK PARAMETRIK DAN NON PARAMETRIK Statistik parametrik, didasarkan asumsi : - sampel random diambil dari populasi normal atau - ukuran sampel besar atau - sampel berasal
Uji Z atau t Uji Z Chi- square
UJI FRIEDMAN SEBAGAI PENDEKATAN ANALISIS NONPARAMETRIK UNTUK MENGUJI HOMOGENITAS RATA-RATA [email protected] Pendahuluan Uji parametrik memerlukan pemenuhan asumsi-asumsi tentang distribusi populasi
LOGICAL SEQUENCE RESEARCH
LOGICAL SEQUENCE RESEARCH 1. Mencari Topik Penelitian 2. Memformulasikan Masalah Penelitian : Pertanyaan Penelitian (Problem Statement) 3. Memformulasikan Tujuan Penelitian 4. Literature Review Terfocus
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1.Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Setiap universitas berusaha meningkatkan mutu lulusannya agar mereka mampu bersaing di era globalisasi. (USU) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri di kota Medan
STK511 Analisis Statistika. Pertemuan 6 Statistika Inferensia (2)
STK511 Analisis Statistika Pertemuan 6 Statistika Inferensia () 6. Statistika Inferensia () Pengujian Hipotesis x? s p 6. Statistika Inferensia () Pengujian Hipotesis Rataan populasi: nilainya tidak diketahui
BAB IV ANALISIS DATA. A. Analisis Proses Pelaksanaan Kegiatan Membaca Manaqib Syaikh Abdul
BAB IV ANALISIS DATA Dari penyajian data pada bab III, maka selanjutnya akan dianalisa guna mendapatkan analisis yang baik. Adapun data yang akan dianalisa sesuai dengan fokus penelitian sebagai berikut:
Oleh: Ali Muhson. Tujuan Analisis Data
Teknik Analisis Data Oleh: Ali Muhson Tujuan Analisis Data Menjelaskan sebab akibat dari sebuah fenomena Menghubungkan penelitian dengan dunia nyata Memprediksi fenomena nyata berdasarkan penelitian Menemukan
Analisis Chi-Square (x 2 )
Analisis Chi-Square (x 2 ) Chi square ("χ 2 " dari huruf Yunani "Chi "Kai") to determine if data good or not. Expl... to determine possible outcomes for genetic crosses. How will we know if our fruit fly
UJI T SATU SAMPEL. 2. Bentuk uji hipotesis satu sisi (one sided atau one tailed test) untuk sisi atas (upper tailed) dengan hipotesis:
UJI T SATU SAMPEL Uji t digunakan untuk menentukan apakah sampel memiliki nilai rata rata yang berbeda dengan nilai rata rata acuan Ada tiga bentuk hipotesis untuk uji t di mana penggunaannya tergantung
UJI PERBEDAAN (DIFFERENCES ANALYSIS) Metode Riset Bisnis
1 UJI PERBEDAAN (DIFFERENCES ANALYSIS) Metode Riset Bisnis One Sample vs. Two Samples 2 Dalam analisis data, peneliti dapat dihadapkan pada analisis atas one sample atau two/more samples. Jumlah sampel,
Ho merupakan hipotesa awal sedangkan merupakan hipotesis alternatif atau hipotesis kerja 2. Rumus One sample t-test
UJI T-TEST (PENGANTAR STATISTIK LANJUT) A. Uji T-Test satu sampel (One sampel t- test). 1. Dasar teori. Pengujian rata-rata satu sampel dimaksudkan untuk menguji nilai tengah atau rata-rata populasi µ
Uji Data Tiga atau Lebih Sample Berhubungan (Dependent)
Uji Data Tiga atau Lebih Sample Berhubungan (Dependent) 1. Uji Friedman Kasus : Suatu Sekolah Menengah Umum meminta sebuah Biro Konsultan Psikologi untuk melakukan tes IQ bagi para siswanya yang akan memasuki
Uji Hipotesa Dua Sampel
Uji Hipotesa Dua Sampel Tjipto Juwono, Ph.D. April 19, 2016 TJ (SU) Uji Hipotesa Dua Sampel April 2016 1 / 28 Membandingkan Dua Populasi Contoh 1 Apakah ada perbedaan jumlah rata-rata penjualan rumah oleh
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Hasil Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) Deskripsi dari pelaksanaan pembelajaran menggunakan model
Contoh Solusi PR 5 Statistika & Probabilitas
Contoh Solusi PR 5 Statistika & Probabilitas 1. X = proporsi pelanggan yang menggunakan layanan penerbangan untuk keperluan bisnis. n = ukuran sampel, p = proporsi sampel yang menggunakan layanan penerbangan
DATA COLLECTION PLAN SAMPLING
DATA COLLECTION PLAN Tipe data ada 2 macam: 1. Data kualitatif (categorical), misalnya: status perkawinan, partai politik, warna mata (defined categories). 2. Data kuantitatif (numerical), terdiri atas
LAMPIRAN A SKALA KONFORMITAS DAN PERILAKU KONSUMTIF
LAMPIRAN A SKALA KONFORMITAS DAN PERILAKU KONSUMTIF 64 Selamat Pagi/Siang/Sore Saya mahasiswi Fakultas Psikologi yang saat ini sedang melakukan penelitian sebagai tugas akhir guna merampungkan studi saya
ANALISIS STATISTIK DUA VARIABLE
ANALISIS STATISTIK DUA VARIABLE Dua variabel, merupakan kelanjutan dari pemilihan statistik pada penelitian yang biasa dipakai dalam penyusunan skripsi, tesis, disertasi atau penelitian lainnya. Karena
Analysis and Presentation of Data. Persiapan pengolahan data Pengolahan data Analisis data Presentasi data
Analysis and Presentation of Data Persiapan pengolahan data Pengolahan data Analisis data Presentasi data Analysis and Presentation of Data : Data Preparation and Description 1. Editing : Field editing,
Uji Beda 2 Kelompok Statistik Psikologi. Unita Werdi Rahajeng
Uji Beda 2 Kelompok Statistik Psikologi Unita Werdi Rahajeng www.unita.lecture.ub.ac.id Fungsi t-test Membandingkan rerata antar 2 kelompok data Variabel bebas: diskrit (nominal). Variabel tergantung:
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA BANKING SCHOOL KONTRAK PERKULIAHAN
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA BANKING SCHOOL KONTRAK PERKULIAHAN Mata Kuliah : Statistik II Program Studi : S 1 Akuntansi dan S 1 Manajemen Beban : 2 Sks Dosen : W. Rofianto, ST, MSi I. Deskripsi
Umur kelompok. Valid < 45 tahun tahun >65 tahun Total
80 Frequency Table Umur kelompok Valid < 45 tahun 9 7.7 7.7 7.7 45-65 tahun 77 65.8 65.8 73.5 >65 tahun 31 26.5 26.5 100.0 Jenis Kelamin Valid laki-laki 67 57.3 57.3 57.3 perempuan 50 42.7 42.7 100.0 Agama
Uji Hipotesa Satu Sampel
Uji Hipotesa Satu Sampel Tjipto Juwono, Ph.D. April 12, 2016 TJ (SU) Uji Hipotesa Satu Sampel April 2016 1 / 35 Uji Hipotesa Contoh Sebuah perusahaan mebel menghasilkan meja tulis, dengan rata-rata produksi
STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004
STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004 Pertemuan 4 Outline: Uji Dua Sample Uji Z Uji t Uji t gabungan (pooled t-test) Uji t berpasangan (paired t-test) Uji proporsi Uji Chi-Square Referensi: Johnson, R. A., Statistics
III. METODE PELAKSANAAN
26 III. METODE PELAKSANAAN A. Lokasi dan Waktu 1. Lokasi Lokasi pengambilan data adalah Wilayah Kabupaten Cianjur, dan responden merupakan pengusaha mikro yang telah menjadi debitur PT. Bank Jabar Banten,
ANALISIS DATA KUANTITATIF. Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Metodologi Penelitian Pendidikan Dosen Pengampu: Dr. Heri Retnawati, M.
ANALISIS DATA KUANTITATIF Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Metodologi Penelitian Pendidikan Dosen Pengampu: Dr. Heri Retnawati, M.Pd Disusun oleh : Kelompok 7 PMAT B Ressy Rustanuarsi (16709251033)
Statistik Parametrik. Saptawati Bardosono
Statistik Parametrik Saptawati Bardosono Analisis statistik bergantung pada: Pertanyaan penelitian/tujuan/hipotesis Skala pengukuran Metode sampling Besar sampel Uji statistik parametrik: z-test t-test
Uji Hipotesa Dua Sampel (Lanjutan)
Uji Hipotesa Dua Sampel (Lanjutan) Tjipto Juwono, Ph.D. May 3, 2016 TJ (SU) Uji Hipotesa Dua Sampel (Lanjutan) May 2016 1 / 26 σ tidak diketahui, saling beda, sampel kecil Standard Deviasi Tidak Diketahui,
KUESIONER ORANG TUA HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU IBU TERHADAP KEJADIAN KARIES
KUESIONER ORANG TUA HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU IBU TERHADAP KEJADIAN KARIES Tanggal pemeriksaan: (tanggal, bulan) Nama lengkap anak:.. Jenis Kelamin: LK/PR Tanggal lahir/ usia anak:... (tgl-bln-thn) /. Tahun
Pengantar Statistik Inferensial
Pengantar Statistik Inferensial Pertemuan 2 STATISTIKA Statistika (Harun Al Rasyid) adalah seperangkat metode yang membahas: 1. Bagaimana cara mengumpulkan data yang dapat memberikan informasi optimal.
ANALISIS DATA KOMPARATIF (T-Test)
PERTEMUAN KE-10 ANALISIS DATA KOMPARATIF (T-Test) Ringkasan Materi: Komparasi berasal dari kata comparison (Eng) yang mempunyai arti perbandingan atau pembandingan. Teknik analisis komparasi yaitu salah
Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a
Uji statistik N-Gain Idikator berpikir kritis a. Mengidentifikasi/memformulasikan jawaban yang mungkin 1. Hasil Uji normalitas Tabel uji normalitas pada Indikator Mengidentifikasi/memformulasikan jawaban
MODUL 1 SAMPLE t-test
MODUL SAMPLE t-test TUJUAN. Mahasiswa mampu memahami Uji Hipotesis Sample t-test. Mampu menyeleseikan persoalan Uji Hipotesis Sample t-test dengan software SPSS DESKRIPSI Salah satu cabang ilmu statistik
Case Processing Summary. Cases. Valid Missing Total. Umur * Kecelakaan Kerja % 0 0.0% % Pendidikan * Kecelakaan Kerja
Case Processing Summary Cases Valid Missing N N N Umur * Pendidikan * Kecelakaan Kerja Jumlah Jam Kerja * Massa Kerja * Kecelakaan Kerja Umur * Crosstabulation Tidak Umur 12-16 3 3 6 17-25 44 20 64 26-35
I. PENDAHULUAN II. TINJAUAN PUSTAKA
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari pasti kita dihadapi oleh suatu pilihan dan masalah pengambilan keputusan. Salah satu ilmu yang dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Gambaran Subyek Penelitian Penelitian ini adalah penelitian jenis pre eksperimental, dimana subyek penelitiannya hanya satu subyek penelitian.
FORMULIR DAYA TERIMA (UJI KESUKAAN) MIE BASAH JAMUR TIRAM
Lampiran 1 FORMULIR DAYA TERIMA (UJI KESUKAAN) MIE BASAH JAMUR TIRAM Nama : Tanggal : Nama Produk : Mie Basah Jamur Tiram Dihadapan Saudara terdapat empat sampel produk mie basah. Saudara diminta untuk
STK511 Analisis Statistika. Pertemuan 5 Statistika Inferensia (1)
STK511 Analisis Statistika Pertemuan 5 Statistika Inferensia (1) Pendugaan Parameter mengacu pada suatu proses yang menggunakan data contoh untuk menduga nilai suatu parameter (populasi). 5. Statistika
Prosedur Uji Chi-Square
Prosedur Uji Chi-Square Author: Junaidi Junaidi 1. Pengantar Dalam statistik parametrik ukuran korelasi yang umum digunakan adalah korelasi Product Moment Pearson. Diantara korelasi nonparametrik yang
Analisis Data Kategorikal
Analisis Data Kategorikal Topik: Data & skala pengukuran Uji hipotesis untuk data kontinu Uji hipotesis untuk data kategorikal Desain penelitian kesehatan Ukuran asosiasi Regresi Logistik Target: Mahasiswa
Estimasi dan Confidence Interval
Estimasi dan Confidence Interval Tjipto Juwono, Ph.D. April 5, 2016 TJ (SU) Estimasi dan Confidence Interval April 2016 1 / 30 Point Estimate Point Estimate: Adalah suatu nilai tunggal (point) yang diperoleh
Lampiran 1 : Kuesioner Penelitian
54 Lampiran 1 : Kuesioner Penelitian KUESIONER ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS KESEHATAN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN FARMASI DI PUSKES PAKUALAMAN DAN PUSKES MERGANGSAN YOGYAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN
UJI STATISTIK NON PARAMETRIK
UJI STATISTIK NON PARAMETRIK Oleh: Ade Heryana, SST, MKM Prodi Kesehatan Masyarakat, FIKES Univ. Esa Unggul e-mail: [email protected] atau [email protected] PENGERTIAN HIPOTESIS Penarikan kesimpulan
KUESIONER PENELITIAN. Bersama ini saya memohon kesediaan Ibu untuk membantu saya dalam pengisian dan
Lampiran 3 KUESIONER PENELITIAN 1. Surat Permohonan Izin Penelitian Ibu balita yang terhormat...! Bersama ini saya memohon kesediaan Ibu untuk membantu saya dalam pengisian dan kelengkapan jawaban kuesioner
Estimasi dan Confidence Interval
Estimasi dan Confidence Interval Tjipto Juwono, Ph.D. June 2017 TJ (SU) Estimasi dan Confidence Interval June 2017 1 / 31 Point Estimate Point Estimate: Adalah suatu nilai tunggal (point) yang diperoleh
LAMPIRAN Case Processing Summary Universitas Sumatera Utara
LAMPIRAN ANALISIS SPSS : 1. Analisis Crosstabs Tujuannya adalah untuk mencari koef. Contingency menggunakan chi-square test Case Processing Summary Cases Valid Missing Total N Percent N Percent N Percent
UJI NONPARAMETRIK. Gambar 6.1 Menjalankan Prosedur Nonparametrik
6 UJI NONPARAMETRIK Bab ini membahas: Uji Chi-Kuadrat. Uji Dua Sampel Independen. Uji Beberapa Sampel Independen. Uji Dua Sampel Berkaitan. D iperlukannya uji Statistik NonParametrik mengingat bahwa suatu
