INQUIRY TRACKING SYSTEM & WALLBOARD PROSES DAN ANALISA. Sales Head Development Program

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "INQUIRY TRACKING SYSTEM & WALLBOARD PROSES DAN ANALISA. Sales Head Development Program"

Transkripsi

1 INQUIRY TRACKING SYSTEM & WALLBOARD PROSES DAN ANALISA Sales Head Development Program

2 LATAR BELAKANG Database customer sebagai modal utama dalam pencapaian target penjualan ITS SDMS telah dibangun untuk mengelola database customer secara efektif, efisien, dan sistematis Pentingnya wallboard untuk monitor harian prospek bulan berjalan ITS dan Wallboard saling melengkapi

3 Tujuan Memahami pentingnya ITS Mampu mengoperasikan ITS Mampu menganalisa dan mengoptimalisasi ITS Mengoptimalkan Wallboard sebagai sarana mengelola Hot prospek Mampu mengoperasikan ITS dan Wallboard untuk saling melengkapi

4 Pokok Bahasan Pemahaman mengenai ITS Operasional & Analisa ITS ITS sebagai sarana pengambilan keputusan dan pencapaian target penjualan Operasional Wallboard

5 PEMAHAMAN ITS

6 Fungsi Strategis MANFAAT ITS Sebagai alat mengukur kinerja Sales Force Menunjukkan kekayaan (modal) dari masing-masing Sales Force Sebagai dasar penentuan insentif bagi Sales Force Sebagai dasar pengambilan keputusan Fungsi Dasar Sebagai sarana untuk menginput data calon pelanggan dan pelanggan suzuki secara komputerisasi Sebagai kumpulan informasi mengenai calon pelanggan dan pelanggan suzuki Sebagai sumber (source) data calon pelanggan dan pelanggan suzuki sebagai bahan analisa

7 Data di ITS Yang diinput di ITS adalah calon pelanggan yang memiliki Needs, Authority, dan Money (NAM) Kalau tidak memenuhi salah satu unsur didalamnya, belum dapat di masukkan

8 Jadi... ITS adalah awal dari terjadinya penjualan Semakin banyak data pelanggan yang diinput di SDMS maka semakin besar kemungkinan terjadinya penjualan

9 INQUIRY TRACKING SYSTEM Maksimalkan penggunaan ITS SDMS di setiap Dealer sebagai back bone di Operational Dealer. Sebagai sarana untuk pengambilan keputusan

10 Peran Sales Head MEMBANTU SEMUA WIRANIAGA CAPAI TARGET

11 Peran Sales Head PAGI Leader : Giving Instruction & Info SIANG Consultant Coach : C&C Develop People SORE Friend, be a good listener be a problem solver

12 MENGAPA HARUS ITS?

13 Merencanakan Penjualan Memastikan Rejeki Tentukan target sh berdasarkan target rka Breakdown target per type Sesuaikan dengan stok Tentukan jumlah inquiry yg dibutuhkan Buat rencana aktivitas untuk mendapatkan inquiry tersebut Eksekusi dengan kontrol yg ketat

14 PERAN SH DALAM ITS Melakukan filter/validasi data Memastikan semua data dalam KDP diinput dengan lengkap (terutama nama pelanggan, alamat, no. Telp, unit yg diinginkan) Memastikan data di its ter-update Memastikan semua data dalam its menjadi spk/do (proses follow up) Menganalisa lost case, sebagai dasar untuk improvement dalam berbagai kegiatan Menentukan skala prioritas

15 INQUIRY DAN SUCCESS RATIO Yang dimaksud dari success ratio adalah : Jumlah SPK+DO/DELIVERY dibandingkan dengan total inq yang ada. Yang dimaksud oleh inq adalah penjumlahan: P+HP+SPK+DO/DELIVERY+LOST

16 Pentingnya inquiry banyak Asumsi Success Ratio 8% Total inquiry adalah target 3 unit dibagi 8% atau 3 X 100/8) = 3 x 12 = 36 inquiry Artinya untuk mendapatkan target penjualan 3 unit harus ada 36 inquiry Sekiranya prosentase SPK menjadi DO adalah 70% maka jumlah inquiry yang didapat : 36 dibagi 70% atau 36 x 10/7 = 51,4 atau 52 inquiry

17 OPERASIONAL & ANALISA ITS

18 Inquiry Tracking System (ITS) TOPIK PEMBAHASAN : Pengelolaan ITS Analisa ITS Pelaporan ITS Pengisian kartu data pelanggan

19 PENGELOLAAN ITS Semua Inquiry yang di peroleh dan yang masih di proses wajib di tulis di KDP setiap hari oleh salesman Data Inquiry di KDP wajib di masukkan di SDMS setelah melalui validasi oleh SH Data ITS harus dianalisa setiap hari, setiap minggu dan setiap bulanan Analisa akan lebih baik menggunakan Pivot table excel

20 PROSES ITS WASTE FOLLOW UP, NEXT... No ACTIVITY (Start) INQUIRY KDP VALID ASI OLEH SH Yes Faktor2 yang divalidasi : 1. Kelengkapan pengisian (Nama pelanggan, alamat, no. Telp, Unit yg diinginkan) 2. Cross check oleh SH (sampling) 3. Gali informasi dari SF ybs INPUT ITS SDMS Lost PROSPECT HOT PROSPECT Analisa Lost Case SPK DO FOLLOW UP DELIVERY CLOSE

21 LANGKAH-LANGKAH ITS KLIK MODULE INQUIRY TRACKING SYSTEM

22

23 KARTU DATA PELANGGAN (KDP)

24 KDP

25 KDP

26 LANGKAH-LANGKAH ITS

27 LANGKAH-LANGKAH ITS

28 INQUIRY PROSPECT Pada modul ini terbagi menjadi beberapa menu : Inquiry Follow Up Inquiry Summary Analisa Lost Case Sales Achievement SIS History Inquiry by Period

29 Inquiry Follow Up

30 Report

31 Inquiry Summary

32 Report

33 Report

34 Report

35 Contoh :

36

37

38 Sumber Sumber Perolehan Database Exhibition Call in Call Out SWR Hallo Suzuki Visit : Sumber data dari Marketing aktivity di suatu tempat dengan disertai mobil Display/tidak, Banner, nameplate type mobil, meja dan kursi : Sumber data dari perolehan bisa dari iklan, visit, lalu langsung menelepon ke Showroom : Sumber data dari database internal maupun eksternal yang di bisa dihubungi kembali Sumber data dari database pribadi yang di hubungi kembali : Showroom traffic : Berdasarkan data dari Hallo Suzuki : Sumber data dari Activity langsung person to person ( ketemu langsung dengan customer baik di rumah atau dikantor ), ditempat keramaian atau lainnya selain di showroom

39 Database Internal :Sumber data dari database yang dimiliki perusah aan yang bisa di hub kembali Database external :Sumber data selain data yang sudah dimiliki perusahaan yang bisa di follow up Referensi :Sumber data dari customer yang sudah membeli (baik customer lama/baru), termasuk juga referensi dari kegiatan SF sebelumnya Repeat Order :Sumber data dari customer yang sudah membeli ( baik customer lama atau customer baru ), dan membeli kembali Other / Moving :Sumber data dari activity dilapangan di tempat keramaian bisa di Kantin, perumahan, & tempat parkir perkantoran disertai dengan mobil test drive dan banner NOTE : UNTUK CALL OUT DAPAT DIHILANGKAN KARENA CALL OUT ITU ADALAH DETAIL ACTIVITY BUKAN SOURCING INQUIRY OPEN TABLE DAN MOVEX DAPAT DIGABUNGKAN MASUK DALAM EXHIBITION DIISI DIKOLOM NAMA PERUSAHAAN

40 Analisa Lost Case

41 Report

42 Report

43 Report Analisa Lost Case 1. By Salesman 2. By Sales Head 3. By Branch

44 Sales Achievement

45 Report

46 Inquiry by Periode

47 Inquiry by Periode

48 Inquiry by Periode

49 Inquiry by Periode

50

51

52 Output dalam Excel

53 HARIAN REVIEW DAN ANALISA ITS Inquiry by Next Follow Up MINGGUAN Fresh Inquiry Inquiry by Perolehan Prospek Inquiry by Model Inquiry by Progress BULANAN Sumber Perolehan Prospek yang menghasilkan penjualan

54 REVIEW DAN ANALISA ITS

55 Sore Hari REVIEW DAN ANALISA ITS Harian Inquiry by next Follow up Pastikan semua wiraniaga telah menfollow-up dengan baik inquiry Yang direncanakan yang akan difollow up pada hari tersebut Pastikan waktu (tanggal) follow up untuk semua nquiry yang telah dimasukkan kedalam ITS (SH mengubah tanggal next follow up dan update status inquiry) Pastikan semua inquiry yang diperoleh pada hari tersebut dimasukkan kedalam KDP dan ITS (SH memasukkan inquiry baru)

56 REVIEW DAN ANALISA ITS

57 REVIEW DAN ANALISA ITS

58 REVIEW DAN ANALISA ITS ANALISA Fresh Inquiry Ketika dilakukan Fresh Inquiry minggu pertama,maka inquiry yang Diperoleh harus ¼ target inquiry dari sales planning dibulan tersebut begitu juga minggu berikutnya Jika inquiry kurang dari target mingguan,maka SH harus melakukan diskusi dengan salesman tersebut catra untukmeningkatkan iquiry Fresh inquiry : inquiry yang didapat bulan tsb

59 REVIEW DAN ANALISA ITS

60 REVIEW DAN ANALISA ITS Head

61 REVIEW DAN ANALISA ITS

62 REVIEW DAN ANALISA ITS NEXT FOLLOW-UP

63 REVIEW DAN ANALISA ITS FRESH INQUIRY

64 REVIEW DAN ANALISA ITS PEROLEHAN PROSPEK

65 REVIEW DAN ANALISA ITS VARIAN

66 REVIEW DAN ANALISA ITS PROGRESS

67 REVIEW DAN ANALISA ITS

68 REVIEW DAN ANALISA ITS

69 REVIEW DAN ANALISA ITS

70 REVIEW DAN ANALISA ITS

71 REVIEW DAN ANALISA ITS

72 Flow Standard Pelayanan Suzuki Sales Talk

73 Inquiry Tracking System LATAR BELAKANG Manajemen data pelanggan tidak sistematis TUJUAN Mencapai target penjualan (sistem yang efektif dan efisien)

74 Inquiry Tracking System INQUIRY TRACKING SYSTEM adalah sistem yang mencatat potensi pembelian kendaraan sejak kontak pertama dengan (calon) pelanggan, sampai dengan ditutupnya penjualan serta delivery kendaraan. Tujuan Untuk memperbesar kemungkinan Inquiry menjadi penjualan yang menguntungkan melalui pengelolaan yang sistematis. Dimana fokus dari Sales Head?

75 Manfaat Inquiry Tracking System 1. Perencanaan Perkiraan Hot Prospek,SPK,Delivery untuk bulan depan Perencanaan penjualan MODEL Unit (Variant, Warna, Transmission) Stock unit diperlukan (Warna, Variant dan Transmission) Kegiatan yang efektif yang dapat dilakukan / di ulangi Follow up yang harus dilakukan (melihat prioritas?)

76 Manfaat Inquiry Tracking System 2. Pelaksanaan Tindak lanjut dari Inquiry Mendistribusikan Inquiry diantara anggota tim 3. Mencatat dan memonitor semua Inquiry yang ada Fresh inquiry pada periode tertentu yang didapat Berapa inquiry yang masih hidup Perolehan inquiry per wiraniaga.

77 Manfaat Menggunakan Inquiry Tracking System 4. Menganalisa status Inquiry Dari Prospect (P) s.d Delivery, dan Lost. Secara periodik diketahui berapa unit yang sudah delivery. Berapa Inquiry status SPK, yang bisa menjadi delivery. Berapa inquiry status HP yang bisa di tingkatkan menjadi SPK. Berapa inquiry status P yang bisa di tingkatkan menjadi HP. Mengetahui masalah setiap inquiry dengan status P, HP, SPK, dapat merencanakan pencapaian, kebutuhan stok sampai akhir bulan.

78 Peranan Sales Head dalam ITS 1.MONITOR : Jumlah Inquiry (dianggap cukup /tidak) Jumlah Lost case Rasio Lost case pada Total Inquiry. 2.EVALUASI : Rasio-rasio utama (key ratio). 3.COACHING, ANALYZING DAN PROBLEM SOLVING Memberikan bimbingan pada Salesman sesuai dengan hasil monitor dan evaluasi.

79 PIVOT TABLE

80 PIVOT TABLE Header Sheet

81 PIVOT TABLE

82 PIVOT TABLE

83 PIVOT TABLE

84 PIVOT TABLE

85 PIVOT TABLE

86 PIVOT TABLE

87 PIVOT TABLE

88 PIVOT TABLE

89 ITS SEBAGAI SARANA PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN PENCAPAIAN TARGET PENJUALAN

90 Rasio-rasio utama (key ratio) Inquiry vs Grading

91 Faktor-faktor penentu rasio-rasio utama 1. Knowledge 2. Skill 3. Attitude

92 Mari kita lihat rasio - rasio utama

93 Cara Menggunakan Inquiry Tracking System Evaluasi efektifitas proses penjualan (dengan Success Ratio) Didapat rata-rata keberhasilan penjualan Diperoleh rasio rata-rata,dan berapa Inquiry menghasilkan 1 unit penjualan / Delivery. Contoh: 27 Inquiry menghasilkan 1 unit penjualan Dalam pelaksanaan, rasio rata rata dikonversikan untuk mencapai target, diperlukan angka Inquiry( dalam total penjualan cabang, wiraniaga, atau target masing-masing tipe) Contoh: target penjualan cabang = 100 unit, maka perlu mempunyai 2700 inquiry yang masih hidup

94 Rasio utama: P vs HP vs SPK vs DO vs Delivery vs Lost MENGANALISA STATUS INQUIRY PROSPECT (P), HOT PROSPECT (HP), SURAT PEMESANAN KENDARAAN (SPK), DO, DELIVERY, LOST. Pada periode tertentu, kita bisa membandingkan status inquiry. Contoh : Salesman NENENG Status Inquiry Periode April 2015 Rasio ( % ) P 175 Hanya untuk contoh HP 25 25/175 = 14 % SPK % DO % Delivery % Lost 306 Total Inquiry 568

95 Rasio utama: P vs HP vs SPK vs DO vs Delivery vs Lost MENGANALISA STATUS INQUIRY PROSPECT (P), HOT PROSPECT (HP), SURAT PEMESANAN KENDARAAN (SPK), DO, DELIVERY, LOST. Pada periode tertentu, kita bisa membandingkan status inquiry. Contoh : Salesman DHANI Status Inquiry Periode April 2015 Rasio ( 5 ) P 22 HP 8 8/22 = 36 % SPK 4 50 % DO 3 75 % Delivery % Lost 28 Total Inquiry 68

96 Yang mungkin menghambat dalam proses Inquiry SUBJECT SALESPERSON Knowledge Tidak mengetahui NAM pelanggan Tidak menguasai Produk Knowledge ( FAB ) Tidak mengetahui tipologi pelanggan Skill Kemampuan tidak konsiten di setiap proses (Langkah 1,4,5,6,7,dan 8) Attitude Tidak berdiri sendiri, hanya aktif jika dimonitor

97 Apa yang perlu dilakukan Sales Head Memonitor Inquiry teratur Melakukan evaluasi rasio,dan action Memberikan bimbingan pada Salesman

98 Format ITS

99 ANALISA STATUS PROSPEK Prospek (inquiry) : pelanggan yang memiliki MAN Jumlah new inquiry yang ideal adalah 3 per hari (SBT), (SIS 1/hari). Asumsi : INQUIRY YANG SEDIKIT WAJAR JIKA SPK SEDIKIT Hot prospek : pelanggan yang akan melakukan pembelian dalam waktu dekat (max 1 bulan) SPK : proses pemesanan kendaraan dengan membayar tanda jadi dan berjanji akan melunasi uang muka (bila kredit) atau pelunasan pembayaran (bila cash)

100 ANALISA STATUS PROSPEK DO : Status perintah pengiriman kendaraan (delivery order) Delivery : Penyerahan mobil ke customer, bisa juga merupakan SPK atau DO bulan lalu Status Lost : Status pelanggan tidak jadi beli, bisa saja tidak jadi karena tidak ada uang yang cukup untuk DP. Dapat di follow up lagi dilain kesempatan. Bila ada Program DP Murah, Program Showroom Event Special Discount, dapat di follow up lagi. Dianalisa mengapa lost case banyak/sedikit

101 PEMANFAATAN INQUIRY Inquiry yang diperoleh dapat berupa : - Pemilik Kendaraan Suzuki - Pemilik Kendaraan Merk Lain - Tidak punya kendaraan Database pemilik mobil Suzuki selain merupakan prospek untuk mengganti mobil lama ke baru, dapat diserahkan ke bag Service sebagai propek bengkel (service), untuk di follow up. Bisa untuk keperluan how to sell SGA (non free service)

102 FOLLOW UP Setelah database prospek terkumpul banyak, aktivitas Follow Up sama pentingnya dengan Prospecting. Aktivitas di dalam ruangan untuk menelepon calon customer merupakan hal yang perlu untuk dilakukan, disamping aktivitas keluar mencari prospek. JADI WAJIB DIJADWALKAN UNTUK ACTIVITY FOLLOW UP(SF MINIMAL 1X SEMINGGU)

103 ANALISA Untuk ITS berdasarkan Type Kendaraan dapat diketahui prioritas menurut type kendaraan, termasuk menyesuaikan stok mobil yang ada DAN MENENTUKAN STRATEGY ACTIVITY YANG MENDUKUNG Analisa Sumber Perolehan Inquiry dapat menggambarkan kinerja dan potensi Salesman dan juga kinerja tim

104 OPERASIONAL WALLBOARD

105 WALLBOARD Papan monitoring merupakan media controlling SH dan BM terhadap wiraniaga. Fungsi papan monitoring bagi wiraniaga : a. Perencanaan penjualan dari awal bulan b. Perencanaan kerja di bulan berjalan c. Perbandingan kinerja dengan wiraniaga lain Fungsi papan monitoring bagi SH dan BM : a. Langsung memonitor setting target penjualan b. Langsung memonitor pencapaian penjualan tiap wiraniaga c. Langsung mengarahkan/memberikan solusi untuk mencapai target penjualan d. Visual reminder untuk merekrut wiraniaga

106 Table of Duties (TOD) Papan monitoring mencakup minimum 3 bagian: 1. Papan monitoring hot prospek wiraniaga 2. Papan monitoring target wiraniaga 3. Papan produktifitas wiraniaga

107 WALLBOARD Papan monitoring merupakan media controlling SH dan BM terhadap wiraniaga. Fungsi papan monitoring bagi wiraniaga : a. Perencanaan penjualan dari awal bulan b. Perencanaan kerja di bulan berjalan c. Perbandingan kinerja dengan wiraniaga lain Fungsi papan monitoring bagi SH dan BM : a. Langsung memonitor setting target penjualan b. Langsung memonitor pencapaian penjualan tiap wiraniaga c. Langsung mengarahkan/memberikan solusi untuk mencapai target penjualan d. Visual reminder untuk merekrut wiraniaga e. Persaingan antar tim

108 1. PAPAN MONITORING HOT PROSPEK WIRANIAGA

109 Wiraniaga 1 Desain Papan Monitoring Hot Prospek Wiraniaga PAPAN MONITORING HP WIRANIAGA Wiraniaga 2 Wiraniaga 3 KETERANGAN Berisi antara lain: Stock unit Sales Program yang berjalan Insentif tambahan Indent unit Wiraniaga 4 Wiraniaga 5 Wiraniaga 6 Wiraniaga 7 Wiraniaga 8 Papan Monitoring Target Wiraniaga

110 Desain Papan Monitoring Hot Prospek Wiraniaga Wiraniaga 1 PAPAN MONITORING HP WIRANIAGA Wiraniaga 2 Wiraniaga 3 KETERANGAN Berisi antara lain: Stock unit Sales Program yang berjalan Insentif tambahan Indent unit Wiraniaga 4 Wiraniaga 5 Wiraniaga 6 Wiraniaga 7 Wiraniaga 8 Papan Monitoring Target Wiraniaga

111 Cara Pengisian Papan Monitoring Hot Prospek Wiraniaga PAPAN PROSPEK WIRANIAGA Slsm : Andy HOT PROSPEK WIRANIAGA Target DO : 5 BULAN : JULI No Hot Prospek Type Jum Tgl Inquiry Tgl SPK Keterangan Diisi nama HP Diisi type mobil Diisi tgl inquiry didapat Bila sudah SPK diisi tgl SPK Diisi dengan target tgl SPK & Alasan mengapa HP belum bisa deal menjadi SPK

112 Cara Pengisian Papan Monitoring Hot Prospek Wiraniaga PAPAN PROSPEK WIRANIAGA Slsm : Andy Target DO : 5 HOT PROSPEK WIRANIAGA BULAN : JULI No Hot Prospek Type Jum Tgl Inquiry Tgl SPK Keterangan 1 Toyib Baleno AT 1 20-Jun 15-Jul Mau warna silver tp tdk ada stok 2 Joko Swift MT 1 15-Jun 18-Jul/menunggu istri dr LK 3 Tuti APV GL 1 1-Jul 16-Jul/ortu nya sakit 4 Ujang Estilo 1 5-Jul 25-Jul/Mau jual mobil lama 5 Salim Splash ST 1 11-Jul 27-Jul/Keberatan DP 6 CV. ABC MB GX Jun 20-Jul/Keberatan Cicilan

113 Cara Pengisian Papan Monitoring Hot Prospek Wiraniaga PAPAN PROSPEK WIRANIAGA Slsm : Ridwan HOT PROSPEK WIRANIAGA Target DO : 5 BULAN : JULI No Hot Prospek Type Jum Tgl Inquiry Tgl SPK Keterangan 1 Ilham PU 1.5 WD 1 24-Jun 7-Jul 1-Jul/unit masih diperjalanan dr Jkt 2 Bambang Swift AT 1 15-Jul 10-Jul 5-Jul/Ditolak leasing 3 Tursinah Splash 1 29-Jun 20-Jul/Nunggu pembayarn mobil bekasnya 4 Bebbi APV GX MT 1 2-Jul 19-Jul/Lagi banding2x Avanza 5 Robin GV 2.4 MT 1 2-Jul 24-Jul/Tunggu Warisan 6 Dani APV GE PS 1 9-Jul 19-Jul 16-Jul/Leasing minta tambah DP 7 Nelly Estilo 1 5-Jul 18-Jul/Lagi konsultasi dengan suami 8 Kiwil SX Jul 23-Jul/Cari hari baik 9 H. Tumin PU 1.5 FD 5 15-Jul 26-Jul/minta DP murah 10 Rustam Splash 1 8-Jul 22-Jul/Tidak jd dapet proyek

114 PAPAN PROSPEK WIRANIAGA Slsm : Ridwan Target DO : 5 Cara Pengisian Papan Monitoring Hot Prospek Wiraniaga HOT PROSPEK WIRANIAGA BULAN : JULI N o Hot Prospek Type Jum Tgl Inquiry Tgl SPK Keterangan 1 Ilham PU 1.5 WD 1 24-Jun 7-Jul 1-Jul/unit masih diperjalanan dr Jkt 2 Bambang Swift AT 1 15-Jul 10-Jul 5-Jul/Ditolak leasing 3 Tursinah Splash 1 29-Jun 20-Jul/Nunggu pembayarn mobil bekasnya 4 Bebbi APV GX MT 1 2-Jul 19-Jul/Lagi banding2x Avanza 5 Robin GV 2.4 MT 1 2-Jul 24-Jul/Tunggu Warisan 6 Dani APV GE PS 1 9-Jul 19-Jul 16-Jul/Leasing minta tambah DP PAPAN PROSPEK 18-Jul/Lagi WIRANIAGA konsultasi dengan 7 Nelly Estilo 1 5-Jul Slsm : Andy suami HOT PROSPEK WIRANIAGA 8 Kiwil SX Jul Target DO : 5 23-Jul/Cari hari baik BULAN : JULI 9 H. Tumin PU 1.5 FD 5 15-Jul 26-Jul/minta DP murah Hot Prospek Type Jum Tgl Inquiry Tgl SPK Keterangan 10 Rustam Splash 1 8-Jul No 22-Jul/Tidak jd dapet proyek 1 Toyib Baleno AT 1 20-Jun 15-Jul Mau warna silver tp tdk ada stok 2 Joko Swift MT 1 15-Jun 18-Jul/menunggu istri dr LK Ridwan sudah mendapatkan 10 HP vs Andy Baru 6 HP, 3 Tuti APV GL 1 1-Jul 16-Jul/ortu nya sakit 4 Ujang Estilo 1 5-Jul 25-Jul/Mau jual mobil lama berikan tanda tanya menggunakan spidol merah pada kolom HP yang kosong 5 Salim Splash ST 1 11-Jul 27-Jul/Keberatan DP 6 CV. ABC MB GX Jun 20-Jul/Keberatan Cicilan 7??? 8??? 9??? 10???

115 Cara Pengisian Papan Monitoring Hot Prospek Wiraniaga PAPAN PROSPEK WIRANIAGA Slsm : Andy HOT PROSPEK WIRANIAGA Target DO : 5 BULAN : JULI No Hot Prospek Type Jum Tgl Inquiry Tgl SPK Keterangan 1 Toyib Baleno AT 1 20-Jun 15-Jul Mau warna silver tp tdk ada stok 2 Joko Swift MT 1 15-Jun 18-Jul/menunggu istri dr LK 3 Tuti APV GL 1 1-Jul 16-Jul/ortu nya sakit 4 Ujang Estilo 1 5-Jul 25-Jul/Mau jual mobil lama 5 Salim Splash ST 1 11-Jul 27-Jul/Keberatan DP 6 CV. ABC MB GX Jun 20-Jul/Keberatan Cicilan 7??? 8??? 9??? 10???

116 Cara Pengisian Papan Monitoring Hot Prospek Wiraniaga PAPAN PROSPEK WIRANIAGA Slsm : Andy HOT PROSPEK WIRANIAGA Target DO : 5 BULAN : JULI No Hot Prospek Type Jum Tgl Inquiry Tgl SPK Keterangan 1 Toyib Baleno AT 1 20-Jun 15-Jul Mau warna silver tp tdk ada stok 2 Joko Swift MT 1 15-Jun 18-Jul/menunggu istri dr LK 3 Tuti APV GL 1 1-Jul 16-Jul/ortu nya sakit 4 Ujang Estilo 1 5-Jul 25-Jul/Mau jual mobil lama 5 Salim Splash ST 1 11-Jul 27-Jul/Keberatan DP 6 CV. ABC MB GX Jun 20-Jul/Keberatan Cicilan 7??? 8??? 9??? 10???

117 Cara Pengisian Papan Monitoring Hot Prospek Wiraniaga PAPAN PROSPEK WIRANIAGA Slsm : Andy HOT PROSPEK WIRANIAGA Target DO : 5 BULAN : JULI No Hot Prospek Type Jum Tgl Inquiry Tgl SPK Keterangan 1 Toyib Baleno AT 1 20-Jun 15-Jul Mau warna silver tp tdk ada stok 2 Joko Swift MT 1 15-Jun 18-Jul/menunggu istri dr LK 3 Tuti APV GL 1 1-Jul 16-Jul/ortu nya sakit 4 Ujang Estilo 1 5-Jul 25-Jul/Mau jual mobil lama 5 Salim Splash ST 1 11-Jul 27-Jul/Keberatan DP 6 CV. ABC MB GX Jun 20-Jul/Keberatan Cicilan 7??? 8??? 9??? 10??? Bila ada HP yang lost dan SH sudah memvalidasi maka HP tersebut cukup dicoret dan jangan dihapus untuk melihat performance salesman dalam mencari HP

118 Cara Pengisian Papan Monitoring Hot Prospek Wiraniaga PAPAN PROSPEK WIRANIAGA Slsm : Andy HOT PROSPEK WIRANIAGA Target DO : 5 BULAN : JULI No Hot Prospek Type Jum Tgl Inquiry Tgl SPK Keterangan 1 Toyib Baleno AT 1 20-Jun 15-Jul Mau warna silver tp tdk ada stok 2 Joko Swift MT 1 15-Jun 18-Jul/menunggu istri dr LK 3 Tuti APV GL 1 1-Jul 16-Jul/ortu nya sakit 4 Ujang Estilo 1 5-Jul 25-Jul/Mau jual mobil lama 5 Salim Splash ST 1 11-Jul 27-Jul/Keberatan DP 6 CV. ABC MB GX Jun 20-Jul/Keberatan Cicilan 7??? 8??? 9??? 10??? Komunikasikan kepada SH dan SH berkoordinasi kepada atasan untuk meminta barang ke Sales Area (TSM) PT. SIS

119 Fungsi Papan Monitoring HP Salesman Sebagai visual reminder per hari untuk follow up HP Wiraniaga tahu perkembangan perolehan HP wiraniaga lain Wiraniaga bisa mendapatkan pembinaan dari atasan SALES HEAD Memonitor jumlah HP tiap wiraniaga Memonitor progress HP tiap wiraniaga Mengetahui hambatan yang membuat HP belum/tidak bisa menjadi SPK Memberikan solusi yang dapat membantu wiraniaga melakukan closing

120 Kemampuan Matrix Prospek 100% I Hot Prospek II Prospek 50% III Prospek IV Prospek/Lost 30 hari Jangka Waktu Pemenuhan Kebutuhan waktu

121 Kemampuan Quadrant Karakteristik Problem Solusi I (HP) Kemampuan untuk membeli mobil tinggi Rencana beli mobil 30 hari Membandingkan dengan produk kompetitor Membandingkan dengan program kompetitor 100% Cari tahu kebutuhan cust. Sales Talk (Selling Poin) Menawarkan test drive II (P) III (P) Kemampuan untuk membeli mobil tinggi Rencana beli mobil 30 hari Kemampuan untuk membeli mobil rendah Rencana beli mobil 30 hari Program khusus untuk Kebutuhan masih lama I SPK di bulan itu II Diskusi dengan keluarga Hot Prospek Cari tahu siapa pengambil Prospek keputusan Mau jual mobil lama Tawarkan bantuan untuk mengiklankan 50% Keberatan dengan DP Koordinasi dengan leasing Keberatan dengan cicilan III Alternatif Bank IV Prospek Prospek/Lost IV (P/Lost) Kemampuan untuk memiliki mobil rendah Rencana beli mobil 30 hari?????? 30 hari Jangka Waktu Pemenuhan???? (bantuin Kebutuhan pak) waktu

122 Quadrant Karakteristik Problem Solusi I (HP) Kemampuan untuk membeli mobil tinggi Rencana beli mobil 30 hari Membandingkan dengan produk kompetitor Membandingkan dengan program kompetitor Cari tahu kebutuhan cust. Sales Talk (Selling Poin) Menawarkan test drive II (P) Kemampuan untuk membeli mobil tinggi Rencana beli mobil 30 hari Kebutuhan masih lama Diskusi dengan keluarga Mau jual mobil lama 100% Program khusus untuk SPK di bulan itu Cari tahu siapa pengambil I keputusan Hot Prospek Tawarkan bantuan untuk mengiklankan II Prospek III (P) Kemampuan untuk membeli mobil rendah Rencana beli mobil 30 hari Keberatan dengan DP Keberatan dengan cicilan 50% Koordinasi dengan leasing III Alternatif Bank Prospek IV Prospek/Lost IV (P/Lost) Kemampuan untuk memiliki mobil rendah Rencana beli mobil 30 hari?????????? (bantuin pak) 30 hari

123 100% I Hot Prospek II Prospek Quadrant Karakteristik Problem Solusi 50% III Prospek IV Prospek/Lost I (HP) Kemampuan untuk membeli mobil tinggi Rencana beli mobil 30 hari Membandingkan dengan produk kompetitor Membandingkan dengan program kompetitor Cari tahu kebutuhan cust. Sales Talk (Selling Poin) Menawarkan test drive 30 hari II (P) Kemampuan untuk membeli mobil tinggi Rencana beli mobil 30 hari Kebutuhan masih lama Diskusi dengan keluarga Mau jual mobil lama Program khusus untuk SPK di bulan itu Cari tahu siapa pengambil keputusan Tawarkan bantuan untuk mengiklankan III (P) Kemampuan untuk membeli mobil rendah Rencana beli mobil 30 hari Keberatan dengan DP Keberatan dengan cicilan Koordinasi dengan leasing Alternatif Bank IV (P/Lost) Kemampuan untuk memiliki mobil rendah Rencana beli mobil 30 hari?????????? (bantuin pak)

124 Kemampuan Matrix Prospek 100% Wiraniaga harus bisa mengkonversi Prospek di kuadran II, III, & IV menjadi ke kuadran I I Hot Prospek II Prospek 50% III Prospek IV Prospek/Lost 30 hari Jangka Waktu Pemenuhan Kebutuhan waktu

125 2. PAPAN MONITORING TARGET WIRANIAGA

126 Papan Monitoring Target Wiraniaga Wiraniaga 1 PAPAN MONITORING HP WIRANIAGA Wiraniaga 2 Wiraniaga 3 KETERANGAN Berisi antara lain: Stock unit Sales Program yang berjalan Insentif tambahan Indent unit Wiraniaga 4 Wiraniaga 5 Wiraniaga 6 Wiraniaga 7 Wiraniaga 8 Papan Monitoring Target Wiraniaga

127 Cara Pengisian Papan Monitoring Target Wiraniaga PAPAN MONITORING TARGET WIRANIAGA SPV : Toni Target DO : Bulan : No Wiraniaga Diisi nama Wiraniaga Tracking Wiraniaga Target Mingguan Actual Mingguan Total I II III IV I II III IV Diisi target DO setiap minggu Diisi total target DO 1 bln Diisi pencapaian DO Total Diisi dengan total pencapaian DO

128 Cara Pengisian Papan Monitoring Target Wiraniaga PAPAN MONITORING TARGET WIRANIAGA SPV : Toni Tracking Wiraniaga Target DO : 48 Bulan : JULI Target Mingguan Actual Mingguan Total No Wiraniaga I II III IV I II III IV 1 Andy otoy budi nita tuti indra ??? 8??? Total

129 Cara Pengisian Papan Monitoring Target Wiraniaga PAPAN MONITORING TARGET WIRANIAGA SPV : Toni Tracking Wiraniaga Target DO : 48 Bulan : JULI Target Mingguan Actual Mingguan Total No Wiraniaga I II III IV I II III IV Total 1 Andy Ridwan Budi Nita Karena penjualan minggu I tidak mencapai target maka target minggu 1 dicoret dan target minggu II direvisi 5 Target Tuti Revisi Minggu 2 II = (Target 3 Awal 3 Minggu 0I Penj. Minggu 8 I) + Target Awal Minggu II 6 Indra 2 3 (3 2) + 2 = ??? 8???

130 Pengaruh Pengisian Target Terhadap Pencapaian Target PAPAN MONITORING TARGET WIRANIAGA SPV : Toni Tracking Wiraniaga Target DO : 48 Bulan : JULI Target Mingguan Actual Mingguan Total No Wiraniaga I II III IV I II III IV Total 1 Andy Ridwan Budi Nita Seharus target awal minggu II sebanyak 2 unit tercapai, namun karena Tuti target minggu II 2direvisi 3menjadi 3 unit membuat 0 target 8tersebut lagi-lagi tidak tercapai. 6 Indra 2 Begitu 3 juga dengan 2 minggu-minggu 1 8 selanjutnya 7??? 8??? Wiraniaga menjadi FRUSTRASI karena target mingguan tidak pernah tercapai

131 Cara Pengisian Papan Tracking Wiraniaga PAPAN MONITORING TARGET WIRANIAGA SPV : Toni Tracking Wiraniaga Target DO : 48 Bulan : JULI Target Mingguan Actual Mingguan Total No Wiraniaga I II III IV I II III IV Total 1 Andy Ridwan Budi Nita Tuti Indra ??? 8???

132 Pengaruh Pengisian Target Terhadap Pencapaian Target PAPAN MONITORING TARGET WIRANIAGA SPV : Toni Target DO : 48 No Wiraniaga Tracking Wiraniaga Bulan : JULI Target Mingguan Actual Mingguan Total I II III IV I II III IV 1 Andy Ridwan Budi Nita Tuti Target awal minggu I sebanyak 4 unit tidak tercapai, sehingga 6 Indra target minggu 2II direvisi 3 menjadi 23 unit. Namun 1 karena 8 Ridwan bisa mempertahankan 7 penjualan sebanyak 3 unit di minggu II sehingga target revisi minggu II tercapai.??? Target minggu III sebanyak 2 unit pun menjadi lebih mudah dicapai oleh Ridwan 8??? Total Wiraniaga punya minggu IV untuk menabung DO untuk bulan selanjutnya

133 Fungsi Papan Monitoring Target Salesman Perencanaan terhadap penjualan sejak awal bulan Perencanaan kerja di bulan tersebut (What should be done, why, where, when) Wiraniaga dapat membandingkan pencapaian penjualan dirinya dengan wiraniaga lain SALES HEAD Memonitor setting target penjualan Memonitor pencapaian penjualan tiap wiraniaga Mengarahkan/memberikan solusi untuk mencapai target penjualan Visual reminder bagi atasan untuk merekrut wiraniaga bila jumlah wiraniaga di tim belum optimum

134 Pengaruh Pengisian Target Terhadap Pencapaian Target PAPAN TRACKING WIRANIAGA SPV : Toni Target DO : 48 No Wiraniaga Tracking Wiraniaga Bulan : JULI Target Mingguan Actual Mingguan Total I II III IV I II III IV 1 Andy Ridwan Budi Nita Tuti Indra ??? 8??? REMINDER BAGI SH UNTUK MEREKRUT 2 WIRANIAGA LAGI Total

135 Target Harus bersifat: Specific Measurable Achievable Reasonable Timeline

136 PAPAN PRODUKTIFITAS WIRANIAGA

137 PAPAN PRODUKTIFITAS WIRANIAGA ` PRODUKTIVITAS ACTUAL TAHUN 2009 NO WIRANIAGA Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sept Okt Nov Des Total Avg 1 Andy Otoy ??? Budi Nita Tuti ??? Indra ??? 8??? Toni - SH ??? 193 Avg Tim Toni Joni - 2 Tedi - 3 Minah - 4 Gimin - 5 Tugiyo - 6 Bambang - 7 Ratri - 8??? - Zaki - SH Avg Tim Toni Total SH #### Average SH ####

138 LAYOUT PAPAN MONITORING DI RUANG SALESMAN

139 Papan Monitoring HP Wiraniaga Layout Papan Monitoring di Ruang Salesman Papan Monitoring HP Wiraniaga Salesman SH Salesman Salesman SH Salesman Salesman SH Salesman Salesman SH Salesman Papan Produktifitas Wiraniaga Papan Monitoring HP Wiraniaga Salesman SH Salesman Papan Monitoring HP Wiraniaga Salesman SH Salesman Papan Produktifitas Wiraniaga

140 THANK YOU

Table Of Duties. Sales Head Development Program

Table Of Duties. Sales Head Development Program Table Of Duties Sales Head Development Program LATAR BELAKANG Kegiatan SH yang semakin banyak dan beragam sehingga memerlukan: Panduan dalam bekerja, sebagai alat kontrol terhadap kegiatan SH dan salesforce,

Lebih terperinci

Slide 0 dari 22. BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM Sesi 11 : Marketing and Sales Management : Operation

Slide 0 dari 22. BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM Sesi 11 : Marketing and Sales Management : Operation Slide 0 dari 22 BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM Sesi 11 : Marketing and Sales Management : Operation Slide 1 dari 22 Sales Management Mencapai target penjualan dan Market share TUJUAN PERANAN UTAMA

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL dan ANALISIS PENELITIAN

BAB 4 HASIL dan ANALISIS PENELITIAN BAB 4 HASIL dan ANALISIS PENELITIAN 4.1 Identifikasi Masalah dan Penetapan Target 4.1.1 Identifikasi Masalah (Problem Identification) Dalam proses identifikasi masalah yang pertama adalah menemukan persoalan,

Lebih terperinci

Slide 0 dari 15. BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM SESI 4 : Time Management

Slide 0 dari 15. BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM SESI 4 : Time Management Slide 0 dari 15 BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM SESI 4 : Time Management Kenapa Time Management PENTING! WAKTU TETAP 24 JAM/HARI Mengatur diri sebagai Branch Manager, dalam menggunakan waktu yang 5-6

Lebih terperinci

Slide 0 dari 35. Branch Manager Development Program Sesi I : Role & Objective

Slide 0 dari 35. Branch Manager Development Program Sesi I : Role & Objective Slide 0 dari 35 Branch Manager Development Program Sesi I : Role & Objective Daftar Isi Tujuan BMDP Memahami perubahan Tugas dan Tanggungjawab Branch Manager Standar Pelayanan Suzuki Increasing Sales Capacity

Lebih terperinci

BAB IV PEMECAHAN MASALAH

BAB IV PEMECAHAN MASALAH BAB IV PEMECAHAN MASALAH 4.1 Tahapan Analisis Sistem 4.1.1 Identify Pada tahap ini akan dijabarkan mengenai permasalahan-permasalahan yang saat ini sedang dihadapi oleh perusahaan terhadap sistem informasi

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. SPAREPART OPERATIONAL STANDARD A.1. GUDANG SPARE PARTS... 1 A.2. ADMINISTRASI... 2 A.3. SALES & MARKETING...

DAFTAR ISI A. SPAREPART OPERATIONAL STANDARD A.1. GUDANG SPARE PARTS... 1 A.2. ADMINISTRASI... 2 A.3. SALES & MARKETING... DAFTAR ISI A. SPAREPART OPERATIONAL STANDARD 2014... 1 A.1. GUDANG SPARE PARTS... 1 A.2. ADMINISTRASI... 2 A.3. SALES & MARKETING... 3 A.4. INVENTORY... 5 A.5. SUMBER DAYA MANUSIA... 5 B. SUZUKI DEALER

Lebih terperinci

Keterkaitan Sistem Manajemen Mutu dengan performa perusahaan

Keterkaitan Sistem Manajemen Mutu dengan performa perusahaan Keterkaitan Sistem Manajemen Mutu dengan performa perusahaan Sistem Manajemen Mutu Perusahaan PROSES MANAGEMENT New produk Bisnis Plan Regular production REALISASI PRODUK Recruitmen Perencanaan Mutu Contract

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING BAB 4 INTI TRAINING 4.1 ALUR PEMBELIAN. Diagram Alur Transaksi Pembelian 4.1.1

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING BAB 4 INTI TRAINING 4.1 ALUR PEMBELIAN. Diagram Alur Transaksi Pembelian 4.1.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING BAB 4 INTI TRAINING 4.1 ALUR PEMBELIAN Diagram Alur Transaksi Pembelian 4.1.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.1.1 Analisa PR Menu analisa PR ini digunakan untuk

Lebih terperinci

COACHING & COUNSELING & JOIN CALL FOR SALES FORCE. Sales Head Development Program

COACHING & COUNSELING & JOIN CALL FOR SALES FORCE. Sales Head Development Program COACHING & COUNSELING & JOIN CALL FOR SALES FORCE Sales Head Development Program Back Ground Belum ada guidance khusus untuk SH secara baku Belum ada bekal pengetahuan tentang C&C (cara melaksanakan &

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Dalam menghadapi ketatnya persaingan industri retail yang menjual produk Fast Moving Consumer Goods (FMCG), pengelola dituntut untuk mengoperasikan retail secara efektif

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3 ALUR PENJUALAN Alur Penjualan Regular. Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler CDS PLATINUM 4.3.

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3 ALUR PENJUALAN Alur Penjualan Regular. Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler CDS PLATINUM 4.3. 4. 4. 2 3 ALUR ALUR PENJUALAN PENJUALAN 4.3 ALUR PENJUALAN 4.3.1 Alur Penjualan Regular Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler 4.3.1 4.3.1.1 Barang Prioritas Menu yang digunakan untuk menginput barang

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. bidang packaging, seperti membuat bungkusan dari suatu produk seperti, chiki,

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. bidang packaging, seperti membuat bungkusan dari suatu produk seperti, chiki, BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan PT. Karya Indah Bersama adalah sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang packaging, seperti membuat bungkusan dari suatu produk seperti, chiki,

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING Alur Penjualan DO. Diagram Alur Transaksi Penjualan DO CDS PLATINUM

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING Alur Penjualan DO. Diagram Alur Transaksi Penjualan DO CDS PLATINUM 4. 4. 2 3 ALUR ALUR PENJUALAN PENJUALAN 4.3.2 Alur Penjualan DO Diagram Alur Transaksi Penjualan DO 4.3.43 4.3.2.1 Orderan Form Standar Menu Orderan Form Standar digunakan untuk mempersiapkan kunjungan

Lebih terperinci

Bee Bengkel User Manual

Bee Bengkel User Manual Daftar Isi I. Installasi...2 II. Master...10 II.1 Daftar Mitra Bisnis...10 II.2 Item...11 II.3 Mesin EDC...12 II.4 Salesman / Mekanik...13 II.5 Setting Manajemen Kasir...14 III. Kasir...16 III.1 Manajemen

Lebih terperinci

NASMOCO INTEGRATED SYSTEM SALES

NASMOCO INTEGRATED SYSTEM SALES NASMOCO INTEGRATED SYSTEM SALES VERSION A. Definisi NIS Sales merupakan menu untuk membantu salesforce mengatur data customer yang akan diprospek. Dimana data customer tersebut didapat dari data penjualan,

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan 5.1.1 Berdasarkan Atribut Kinerja Berdasarkan pengolahan data dan analisa kuadran yang dilakukan maka dapat disimpulkan seperti hasil berikut ini: 1. Fasilitas

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Berikut sistem pelayanan yang diolah ada beberapa tahap :

BAB IV PEMBAHASAN. Berikut sistem pelayanan yang diolah ada beberapa tahap : digilib.uns.ac.id BAB IV PEMBAHASAN PT. Nasmoco Bengawan Motor Solo Baru merupakan salah satu perusahaan otomotif swasta cabang dari Nasmoco Group yang memberikan pelayanan penjualan, servis, dan part

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISA SISTEM INVENTORI PERUSAHAAN Sejarah Perusahaan P.T Berkat Jaya Komputindo

BAB 3 ANALISA SISTEM INVENTORI PERUSAHAAN Sejarah Perusahaan P.T Berkat Jaya Komputindo BAB 3 ANALISA SISTEM INVENTORI PERUSAHAAN 3.1 Analisa Sistem Berjalan 3.1.1 Sejarah Perusahaan P.T Berkat Jaya Komputindo P.T Berkat Jaya Komputindo pertama kali didirikan pada tanggal 5 Januari 1999,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 44 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Define Identifikasi masalah pada Bakmi GM, yakni adanya ketidakstabilan perfect order untuk delivery service pada enam bulan terakhir, yang bervariasi antara 54% sampai

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan, untuk itu perusahaan harus bisa

BAB I PENDAHULUAN. berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan, untuk itu perusahaan harus bisa BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Perkembangan dunia otomotif di indonesia semakin berkembang, perusahaan yang bergerak dibidang otomotif juga semakin banyak dan persaingan antara perusahaan semakin

Lebih terperinci

transaksi yang ingin dilihat detailnya.

transaksi yang ingin dilihat detailnya. L26 Gambar L36 Form view order penjualan pembayaran - User dapat melihat detail dari transaksi dengan cara memilih transaksi yang ingin dilihat detailnya, kemudian menekan tombol LIHAT DETAIL, atau bisa

Lebih terperinci

akan muncul pesan seperti contoh berikut. diterima Berikut adalah tampilan awal dari form Retur Pembelian:

akan muncul pesan seperti contoh berikut. diterima Berikut adalah tampilan awal dari form Retur Pembelian: L61 apakah penerimaan barang untuk kode order pembelian yang baru saja diterima barangnya sudah lengkap diterima atau belum, apabila sudah lengkap, maka status order pembelian di dalam basis data akan

Lebih terperinci

PT. SUMBER BARU TRADA MOBIL

PT. SUMBER BARU TRADA MOBIL Nomor : 10/Mkt.SBTM/X/2016 Sleman, 31 Oktober 2016 Perihal : Penawaran Lampiran : Daftar Harga & Promo Kepada Yth, Bapak / Ibu GURU, PEGAWAI NEGERI, PEGAWAI BUMN, DOSEN & DOKTER. Di - TEMPAT Dengan hormat,

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1 Hasil Penelitian Pengamatan dan penelitian yang di lakukan di Pilot Line di Plant 2, menunjukkan data sebagaimana terlampir di bawah ini. Data tahun 2014 belum

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang terlebih dahulu mengubah (merakit) input atau bahan mentah (raw material) menjadi output atau barang jadi (finished goods/final

Lebih terperinci

Slide 0 dari 26. BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM Sesi 10 : Marketing and Sales Management : Understanding Customer & Marketing

Slide 0 dari 26. BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM Sesi 10 : Marketing and Sales Management : Understanding Customer & Marketing Slide 0 dari 26 BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM Sesi 10 : Marketing and Sales Management : Understanding Customer & Marketing Slide 1 dari 26 4 (Empat) hal utama yang mempengaruhi pasar mobil Slide

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Pendahuluan PT Bank CIMB Niaga Tbk telah menetapkan visi dan misinya yaitu Menjadi Bank terpercaya di Indonesia, bagian dari jaringan universal banking terkemuka

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING ALUR PELUNASAN PIUTANG. Diagram Alur Pelunasan Piutang CDS PLATINUM 4.4.1

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING ALUR PELUNASAN PIUTANG. Diagram Alur Pelunasan Piutang CDS PLATINUM 4.4.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3.2 ALUR PELUNASAN PIUTANG Diagram Alur Pelunasan Piutang 4.4.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.4.1 Daftar Tagihan Fungsi dari Daftar Tagih adalah surat perintah

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. bidang peralatan kantor dan sarana pendidikan. Perusahaan ini didirikan di

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. bidang peralatan kantor dan sarana pendidikan. Perusahaan ini didirikan di BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT Arori Jaya Business Machines merupakan perusahaan yang bergerak di bidang peralatan kantor dan sarana pendidikan. Perusahaan ini didirikan

Lebih terperinci

MODUL SALES FAKTUR TO PT. GALAXY INTERAKTIF. Menu ini merupakan kelanjutan dari proses SO, yakni bagian fakturis menginput Faktur TO dengan

MODUL SALES FAKTUR TO PT. GALAXY INTERAKTIF. Menu ini merupakan kelanjutan dari proses SO, yakni bagian fakturis menginput Faktur TO dengan MANUAL MODUL SALES FAKTUR TO Menu ini merupakan kelanjutan dari proses SO, yakni bagian fakturis menginput Faktur TO dengan menarik SO yang telah dibuat oleh bagian Sales. Setelah input Faktur TO, secara

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.6 ALUR KANVAS CDS PLATINUM 4.6.1

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.6 ALUR KANVAS CDS PLATINUM 4.6.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.6 ALUR KANVAS 4.6.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.6.1 SJL Kanvas Menu ini digunaka untuk menginput surat jalan kanvas untuk salesman kanvas, secara otomatis

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Latar Belakang Perusahaan PT. Wahana Artha Harsaka cabang Karang Mulya, Ciledug, merupakan perusahaan yang menangani penjualan langsung

Lebih terperinci

Bab IV ANALISIS DAN HASIL

Bab IV ANALISIS DAN HASIL Bab IV ANALISIS DAN HASIL 4.1 Efektifitas dan Efisiensi Penilaian Kinerja Suatu kinerja dikatakan efektif bila dapat diselesaikan dalam waktu yang tepat atau lebih cepat dari perkiraan target penyelesaian

Lebih terperinci

Metode Training Sentral-Sistem

Metode Training Sentral-Sistem Metode Training Sentral-Sistem TIDAK MENJELASKAN APA ISI PERSYARATAN ISO 9001 TAPI MENJELASKAN KONSEP/MAKSUD DARI TIAP PERSYARATAN ISO 9001 DAN MEMBERIKAN CONTOH PENERAPAN YANG BAIK ISO 9001 based Pasal

Lebih terperinci

FAQ MEMBER GET MEMBER (MGM) GANESHA

FAQ MEMBER GET MEMBER (MGM) GANESHA FAQ MEMBER GET MEMBER (MGM) GANESHA 1. Apa itu Program Member Get Member (MGM) Ganesha? Program Insentif kepada Nasabah Bank Ganesha yang mereferensikan nasabah baru (NTB) untuk buka rekening dan menabung

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHLUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHLUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHLUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Toyota merupakan industri otomotif terbesar di dunia saat ini, raksasa industri otomotif yang berasal dari jepang ini juga menjadi pemimpin industri otomotif

Lebih terperinci

BAB III JUAL BELI SUKU CADANG MOTOR HONDA DENGAN SISTEM JATUH TEMPO DI DEALER HONDA CV. SINARJAYA KECAMATAN BUDURAN KABUPATEN SIDOARJO.

BAB III JUAL BELI SUKU CADANG MOTOR HONDA DENGAN SISTEM JATUH TEMPO DI DEALER HONDA CV. SINARJAYA KECAMATAN BUDURAN KABUPATEN SIDOARJO. BAB III JUAL BELI SUKU CADANG MOTOR HONDA DENGAN SISTEM JATUH TEMPO DI DEALER HONDA CV. SINARJAYA KECAMATAN BUDURAN KABUPATEN SIDOARJO. A. Gambaran Tentang Lokasi Penelitian 1. Sekilas Dealer Honda CV.

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI BERJALAN 3.1 Sejarah Perusahaan 3.1.1 Sejarah PT. Putra Mas Prima PT. Putra Mas Prima merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jual beli bijih plastik yang berdiri

Lebih terperinci

Panduan Penggunaan Aplikasi Expedisi versi 2016 dan dokumentasi program

Panduan Penggunaan Aplikasi Expedisi versi 2016 dan dokumentasi program 1 Panduan Penggunaan Aplikasi Expedisi versi 2016 dan dokumentasi program Klik icon Expedisi 2 kali, maka akan tampil username dan password untuk masuk ke program aplikasi itu. Nama Login : admin Password

Lebih terperinci

PROPOSAL PENAWARAN PEMBUATAN SYSTEM KOMPUTERISASI. Oleh Mardi Waluyo Software Engineer

PROPOSAL PENAWARAN PEMBUATAN SYSTEM KOMPUTERISASI. Oleh Mardi Waluyo Software Engineer PROPOSAL PENAWARAN PEMBUATAN SYSTEM KOMPUTERISASI Oleh Mardi Waluyo Software Engineer Proposal Penawaran Pembuatan Software / Program Aplikasi Kebutuhan INDUSTRI / MANUFACTURE Seiring dengan kemajuan teknologi

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISA SISTEM YANG BERJALAN. digital merk Jadever, LOCOSC & Vibra (Shinko Denshi Co, Ltd). Kategori produk

BAB 3 ANALISA SISTEM YANG BERJALAN. digital merk Jadever, LOCOSC & Vibra (Shinko Denshi Co, Ltd). Kategori produk BAB 3 ANALISA SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Sejarah Perusahaan PT. VGA SCALE INDONESIA adalah distributor / supplier timbangan digital merk Jadever, LOCOSC & Vibra (Shinko Denshi Co, Ltd). Kategori produk yang

Lebih terperinci

Metode Training ISO 9001 Sentral Sistem TIDAK MENJELASKAN APA ISI PERSYARATAN ISO 9001 TAPI

Metode Training ISO 9001 Sentral Sistem TIDAK MENJELASKAN APA ISI PERSYARATAN ISO 9001 TAPI Metode Training ISO 9001 Sentral Sistem TIDAK MENJELASKAN APA ISI PERSYARATAN ISO 9001 TAPI MENJELASKAN KONSEP/MAKSUD DARI TIAP PERSYARATAN ISO 9001 DAN MEMBERIKAN CONTOH PENERAPAN YANG BAIK 1 Penjelasan

Lebih terperinci

Bab 7 : Penjualan. Bab 7 Penjualan

Bab 7 : Penjualan. Bab 7 Penjualan Bab 7 Penjualan Gunakan Armadillo Accounting untuk mencatat penjualan Anda, melakukan order dan retur penjualan. Semua perkiraan otomatis terupdate begitu Anda menjalankan system. Ketahui jumlah persediaan

Lebih terperinci

Panduan Penggunaan Aplikasi MSA

Panduan Penggunaan Aplikasi MSA 1 Panduan Penggunaan Aplikasi MSA MSA Mobile Sales Application Created By Author 2 TABLE OF CONTENTS 1. Panduan Umum... 1 1.1. Menjalankan Aplikasi... 1 1.2. Input PIN... 1 1.3. Proses Penarikan Data Kunjungan...

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan. 2 Berdasarkan wawancara dengan Nia, mahasiwa UKSW pada hari Minggu 11 Desember

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan. 2 Berdasarkan wawancara dengan Nia, mahasiwa UKSW pada hari Minggu 11 Desember BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada era globalisasi saat ini, kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi telah melahirkan adanya inovasi-inovasi baru yang dapat ditemukan dalam berbagai

Lebih terperinci

Ada 3 macam order yang dapat dilakukan oleh user, yaitu order mobil. ready stok, mobil indent, dan mobil bekas. Langkah-langkah user melakukan

Ada 3 macam order yang dapat dilakukan oleh user, yaitu order mobil. ready stok, mobil indent, dan mobil bekas. Langkah-langkah user melakukan 189 j. Proses Order Mobil Ada 3 macam order yang dapat dilakukan oleh user, yaitu order mobil ready stok, mobil indent, dan mobil bekas. Langkah-langkah user melakukan order mobil adalah sebagai berikut

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Pengembangan Sistem Informasi adalah sesuatu yang penting untuk memenuhi kebutuhan pada suatu perusahaan, baik membuat ataupun menyesuaikan suatu sistem informasi yang

Lebih terperinci

software CRM Sales Force Automation Definisi Sales Force Automation Modul-Modul SFA Lead Management Potential Management/ Opportunity Management

software CRM Sales Force Automation Definisi Sales Force Automation Modul-Modul SFA Lead Management Potential Management/ Opportunity Management Hampir setiap software CRM memiliki modul yang bernama Sales Force Automation, atau yang disingkat dengan SFA. Modul Sales Force Automation inilah yang berfungsi dalam mengelola kinerja sales force perusahaan,

Lebih terperinci

BAB 3 SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PIUTANG PT. RAHARDJA EKALANCAR

BAB 3 SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PIUTANG PT. RAHARDJA EKALANCAR BAB SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PIUTANG PT. RAHARDJA EKALANCAR.1 Riwayat Perusahaan PT.RAHARDJA EKALANCAR merupakan salah satu dealer dari PT. Astra International, Tbk dalam penjualan kendaraan bermerek

Lebih terperinci

diinginkan yaitu cash maupun transfer. Gambar 4.42 Tampilan Shopping Cart Pemilihan Jenis Pembayaran

diinginkan yaitu cash maupun transfer. Gambar 4.42 Tampilan Shopping Cart Pemilihan Jenis Pembayaran 123 Halaman Shopping Cart Pemilihan Jenis Pembayaran ini menampilkan daftar belanjaan pelanggan yang ingin dibeli. Kemudian pelanggan dapat memilih jenis pembayaran yang diinginkan yaitu cash maupun transfer.

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN

BAB III OBJEK PENELITIAN BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Latar Belakang Perusahaan Pada tanggal 8 Desember 1996, perusahaan ini diresmikan dengan nama PT. Kencana Cemerlang Abadi, memiliki akta pendirian dari notaris Rosliana.

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Seiring berkembangnya waktu, persaingan dalam dunia perdagangan semakin kompetitif. Maka dari itu perusahaanperusahaan yang ada harus menjaga serta meningkatkan

Lebih terperinci

BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 19 BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Sejarah Cibubur.com Cibubur.com adalah salah satu produk dari perusahaan yang bernama PT. Jaytee Impressa dan memiliki NPWP : 02.271.703.7.407.000. Perusahaan ini

Lebih terperinci

Abstrak. Keyword : Penjualan, Pembelian, Stok, SMS, Bonus, laporan, C# Microsoft Visual Studio. NET 2003, Mobile FBUS 1.5, format.

Abstrak. Keyword : Penjualan, Pembelian, Stok, SMS, Bonus, laporan, C# Microsoft Visual Studio. NET 2003, Mobile FBUS 1.5, format. Abstrak Aplikasi Penjualan dan Pembelian yang dilengkapi dengan fitur SMS ini dibuat dengan tujuan memberi kemudahan bagi sales perusahaan untuk melakukan pengecekan stok dan juga memberikan kemudahan

Lebih terperinci

Bab III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

Bab III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Bab III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 1.1 Tentang perusahaan Perusahaan otobus Sumber Alam hingga saat ini sudah mengalami beberapa kali transformasi dalam perkembangannya. Pada kisaran tahun 1969 dibentuklah

Lebih terperinci

Slide 0 dari 23. BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM SESI 3 : Leadership & Team Building

Slide 0 dari 23. BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM SESI 3 : Leadership & Team Building Slide 0 dari 23 BRANCH MANAGER DEVELOPMENT PROGRAM SESI 3 : Leadership & Team Building Pemutaran Film Replacement Slide 1 dari 23 TUGAS PEMIMPIN Mencapai sasaran (memberikan hasil) Lewat orang lain Pendaya

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. AnalisisMasalah Berdasakan analisis dan hasil penelitian yang dilakukan terhadap sistem yang sedang berjalan yang dibutuhkan dalam membangun aplikasi peramalan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT.KENCANA CEMERLANG SUKSES ABADI ini adalah perusahaan perseroan terbatas yang bergerak dibidang penjualan sepeda

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1 Tampilan Hasil Pada bab ini akan dijelaskan tampilan hasil dari aplikasi yang telah dibuat, yang digunakan untuk memperjelas tentang tampilan dari sistem informasi Penerapan

Lebih terperinci

Tabel I.1 Dimensi Rak Penyimpanan Jumlah Area Dimensi Rak Material

Tabel I.1 Dimensi Rak Penyimpanan Jumlah Area Dimensi Rak Material BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Persediaan adalah suatu sumber daya mengganggu (idle resources) yang keberadaanya menunggu proses lebih lanjut. Yang dimaksud dengan proses lebih lanjut disini dapat

Lebih terperinci

SUATU DOKUMEN YG MENYATAKAN KEYAKINAN ATAU KEMAMPUAN SEBUAH BISNIS UNTUK MENJUAL BARANG ATAU JASA DG MENGHASILKAN KEUNTUNGAN YNG MENARIK.

SUATU DOKUMEN YG MENYATAKAN KEYAKINAN ATAU KEMAMPUAN SEBUAH BISNIS UNTUK MENJUAL BARANG ATAU JASA DG MENGHASILKAN KEUNTUNGAN YNG MENARIK. BUSINESS PLAN SUATU DOKUMEN YG MENYATAKAN KEYAKINAN ATAU KEMAMPUAN SEBUAH BISNIS UNTUK MENJUAL BARANG ATAU JASA DG MENGHASILKAN KEUNTUNGAN YNG MENARIK. SEBUAH SELLING DOKUMEN YANG BERISI DAYA TARIK DAN

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA MASALAH

BAB IV ANALISA MASALAH BAB IV ANALISA MASALAH 4.1. Metodologi Penelitian Gambar 4.1. Diagram Alir Metodologi Penelitian 34 4.2. Studi Pendahuluan Studi pendahuluan dilakukan untuk mengetahui gambaran umum tentang proses bisnis

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggajian merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh Karyawan. Gaji dan Upah dibayarkan berdasarkan hari kerja, jam kerja, atau jumlah satuan produk

Lebih terperinci

1. MODUL GENERAL LEDGER

1. MODUL GENERAL LEDGER 1. MODUL GENERAL LEDGER Dengan memakai program SIAP pembuatan Laporan Keuangan menjadi sangat mudah, setelah jurnal diinput maka program secara otomatis akan menghasilkan : 1. General Ledger 2. Trial Balance

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN

BAB III OBJEK PENELITIAN BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Sejarah dan Latar Belakang Perusahaan PT Trans Makmur Abadi berdiri pada tanggal 28 Agustus 2002, Kantornya terletak di TRANS MOBIL Jl.Bandengan Utara dalam no.38d Jakarta

Lebih terperinci

BAB IV MODEL CUSTOMER CENTRIC CRM UNTUK PERUSAHAAN ASURANSI JIWA

BAB IV MODEL CUSTOMER CENTRIC CRM UNTUK PERUSAHAAN ASURANSI JIWA BAB IV MODEL CUSTOMER CENTRIC CRM UNTUK PERUSAHAAN ASURANSI JIWA IV.1 Hasil Analisis Hipotesis Dari seluruh pembuktian hipotesis yang telah dilakukan untuk mencari hubungan asosiatif antara variabel dependent

Lebih terperinci

All-in-One Job Analysis Form

All-in-One Job Analysis Form All-in-One Job Analysis Form Halo Human Capital Practitioners, terima kasih telah mendownload All In One Job Analysis Form. Form ini kami ciptakan untuk menjawab kebutuhan teman-teman Human Capital Practitioners

Lebih terperinci

Lampiran. 1. Apakah jarak menjadi kendala bagi anda untuk melakukan survei, transaksi, 2. Bagaimana

Lampiran. 1. Apakah jarak menjadi kendala bagi anda untuk melakukan survei, transaksi, 2. Bagaimana L1 Lampiran Kuesioner pelanggan 1. Apakah jarak menjadi kendala bagi anda untuk melakukan survei, transaksi, ataupun mendapatkan informasi-informasi lain tentang kendaraan yang dijual oleh CV. Surya Jaya

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. Marquis Sarana Cipta didirikan pada tahun 1995. Perusahaan ini pada mulanya dikenal dengan nama PT.Marquis

Lebih terperinci

APLIKASI UMROH. 1. Setelah menjalankan aplikasi hasil instalasi, kemudian akan muncul tampilan. 2. Pilih trial jika belum memiliki registrasi.

APLIKASI UMROH. 1. Setelah menjalankan aplikasi hasil instalasi, kemudian akan muncul tampilan. 2. Pilih trial jika belum memiliki registrasi. APLIKASI UMROH SETTINGAN UNTUK KOMPUTER YANG MENGINSTAL APLIKASI 1. Setelah menjalankan aplikasi hasil instalasi, kemudian akan muncul tampilan 2. Pilih trial jika belum memiliki registrasi. 3. Maka akan

Lebih terperinci

Executive Development Program Registration: (021) ,

Executive Development Program  Registration: (021) , NEGOSIASI PENJUALAN MENJAWAB MASALAH APA? Negosiasi adalah proses perundingan dua belah pihak atau lebih yang masing-masing memiliki sesuatu yang dibutuhkan oleh pihak lainnya untuk mencapai kesepakatan

Lebih terperinci

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM DAN EVALUASI. perancangan diagram UML (use case, activity, class, dan sequence), perancangan

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM DAN EVALUASI. perancangan diagram UML (use case, activity, class, dan sequence), perancangan 41 BAB 4 PERANCANGAN SISTEM DAN EVALUASI 4.1 Perancangan Sistem Hal-hal yang akan dilakukan dalam perancangan aplikasi antara lain : perancangan diagram UML (use case, activity, class, dan sequence), perancangan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN.

BAB I PENDAHULUAN. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kartu kredit merupakan alat pembayaran pengganti uang tunai yang dapat digunakan oleh konsumen untuk ditukarkan dengan barang dan jasa yang diinginkannya di

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. IV.1 Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Kredit dan Penerimaan Kas

BAB IV PEMBAHASAN. IV.1 Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Kredit dan Penerimaan Kas BAB IV PEMBAHASAN IV.1 Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Kredit dan Penerimaan Kas Sebagai perusahaan distributor umum yang sedang berkembang, PT Altama Surya Arsa melakukan upaya untuk peningkatan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Manajemen merupakan suatu alat untuk mencapai tujuan yang yang telah

BAB I PENDAHULUAN. Manajemen merupakan suatu alat untuk mencapai tujuan yang yang telah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Manajemen merupakan suatu alat untuk mencapai tujuan yang yang telah ditetapkan oleh organisasi. Dengan adanya manajemen yang baik akan dapat membantu untuk

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. yang digunakan oleh CV. DAUN MUDA COMMUNICATION, ini dilakukan

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. yang digunakan oleh CV. DAUN MUDA COMMUNICATION, ini dilakukan BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Prosedur Kerja Praktek Dalam pengumpulan data sebagai bahan penyusunan laporan kerja praktek ini, pendekatan terhadap permasalahan yang dilakukan adalah dengan mempelajari

Lebih terperinci

1.1 GAMBARAN UMUM OBJEK OBSERVASI

1.1 GAMBARAN UMUM OBJEK OBSERVASI BAB I PENDAHULUAN 1.1 GAMBARAN UMUM OBJEK OBSERVASI 1.1.1 Sejarah Dealer Yamaha Jaya Abadi Motor Menurut Bapak Muharam La Zaiba selaku manajer Dealer Yamaha Jaya Abadi Motor menjelaskan bahwa Dealer Yamaha

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISA SISTEM YANG BERJALAN

BAB 3 ANALISA SISTEM YANG BERJALAN BAB 3 ANALISA SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah PT Intan Pertiwi Industri PT Intan Pertiwi Industri merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri kawat las kobe atau welding

Lebih terperinci

BAB V ANALISA HASIL. 5.1 Analisis Permasalahan yang Dihadapi Pada Divisi Service

BAB V ANALISA HASIL. 5.1 Analisis Permasalahan yang Dihadapi Pada Divisi Service BAB V ANALISA HASIL 5.1 Analisis Permasalahan yang Dihadapi Pada Divisi Service Berdasarkan persepsi responden terhadap permasalahan di Divisi Service, tidak terdapat masalah yang dapat menghambat pelaksanaan

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil analisis dan perancangan sistem informasi akuntansi pembelian, hutang dan pengeluaran kas pada PT Tuffiadi Semesta maka ditemukan beberapa masalah

Lebih terperinci

MANUAL BOOK BIMA BUSSINESS INFORMATION BASED ON MOBILE APPLICATION Version 1.0 Juni 2016

MANUAL BOOK BIMA BUSSINESS INFORMATION BASED ON MOBILE APPLICATION Version 1.0 Juni 2016 MANUAL BOOK BIMA BUSSINESS INFORMATION BASED ON MOBILE APPLICATION Version 1.0 Juni 2016 Munjalindra Software Perumahan Cilebut Bumi Pertiwi 1 Jalan Durian Raya Blok J No 1 Cilebut Bogor Jawa Barat Hp.

Lebih terperinci

Pengenalan kriteria yang menjadi dasar bagi responden untuk memilihan mobil

Pengenalan kriteria yang menjadi dasar bagi responden untuk memilihan mobil Kriteria Pemilihan Mobil Pengenalan kriteria yang menjadi dasar bagi responden untuk memilihan mobil adalah variabel yang sangat penting. Dari hasil survey dapat disimpulkan top five criteria pemilihan

Lebih terperinci

PETUNJUK PENGGUNAAN SIAP Akses aplikasi SIAP dengan menggunakan browser dan ketikkan perintah siap.berkahsistem.com seperti berikut :

PETUNJUK PENGGUNAAN SIAP Akses aplikasi SIAP dengan menggunakan browser dan ketikkan perintah siap.berkahsistem.com seperti berikut : PETUNJUK PENGGUNAAN SIAP Akses aplikasi SIAP dengan menggunakan browser dan ketikkan perintah siap.berkahsistem.com seperti berikut : Jika Anda ingin akses sebagai admin maka masukkan Username : demo dan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pengembangan sistem yang dibuat menggunakan metode SLDC(Waterfall) yang terdiri dari Analisis, Rancangan, Implementasi dan Evaluasi. Urutan langkah yang dilakukan

Lebih terperinci

penambahan contact person customer. Gambar Tampilan Halaman Supplier

penambahan contact person customer. Gambar Tampilan Halaman Supplier 271 Halaman ini user dapat mengubah data customer yang tersimpan dalam database. Dapat dilakukan penghapusan contact person customer ataupun penambahan contact person customer. Gambar 4.103 Tampilan Halaman

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. 2. Analisa permasalahan dan perancangan sistem

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. 2. Analisa permasalahan dan perancangan sistem BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Dalam penyelesaian tugas akhir ini, mengikuti beberapa tahap SHPS yang terdiri atas: 1. Identifikasi masalah 2. Analisa permasalahan dan perancangan sistem 3. Pengembangan

Lebih terperinci

BAB 4 RANCANGAN SISTEM INFORMASI YANG DIUSULKAN

BAB 4 RANCANGAN SISTEM INFORMASI YANG DIUSULKAN 62 BAB 4 RANCANGAN SISTEM INFORMASI YANG DIUSULKAN 4.1 Prosedur Usulan a. Prosedur Permintaan Pembelian & Penerimaan Material 1. Dimulai dari Staff Purchasing & Logistik ketika mendapat peringatan dari

Lebih terperinci

MODUL SALES FAKTUR KONTAN. melunasinya secara kontan. Setelah dibuatnya Faktur, selanjutnya cetak SJL ke Kasir agar customer dapat

MODUL SALES FAKTUR KONTAN. melunasinya secara kontan. Setelah dibuatnya Faktur, selanjutnya cetak SJL ke Kasir agar customer dapat PT. GALAXY INTERAKTIF MANUAL MODUL SALES FAKTUR KONTAN Faktur kontan merupakan faktur yang dibuat sebagai bukti transaksi penjualan barang secara kontan. Faktur Kontan ini dibuat apabila terdapat customer

Lebih terperinci

BAB II HASIL SURVEY. seperti Stamping, Casting, Engine dan Assembly di area industri Sunter Jakarta.

BAB II HASIL SURVEY. seperti Stamping, Casting, Engine dan Assembly di area industri Sunter Jakarta. BAB II HASIL SURVEY 2.1 Gambaran Umum PT. Toyota-Astra Motor PT. Toyota-Astra Motor yang didirikan pada tahun 1971 merupakan perusahaan joint venture antara PT. Astra International Tbk (saham 51%) dengan

Lebih terperinci

PT. BRAJA MUKTICAKRA THE PRECISION'S VALUE

PT. BRAJA MUKTICAKRA THE PRECISION'S VALUE QCC LINK RISALAH QCC LINK NAMA PERUSAHAAN : PT BRAJA MUKTI CAKRA ALAMAT : JL. BRAJA MUKTI CAKRA NO.3B BEKASI UTARA 17124 NAMA CIRCLE : LINK TANGGAL DIBENTUK : Feb 2013 THEMA BANYAK PERTEMUAN : PRODUCTION

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. tepat waktu dan pelayanan yang lebih baik dari pada persaingnya. Selain itu

BAB I PENDAHULUAN. tepat waktu dan pelayanan yang lebih baik dari pada persaingnya. Selain itu A. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN Perusahaan industri yang berorientasi pada barang dagang adalah salah satu perusahaan yang berkembang di Indonesia. Setiap perusahaan tentunya akan berusaha

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Masalah Langkah awal dalam pembuatan sistem adalah mengidentifikasi permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang disajikan dalam

Lebih terperinci

Tahapan Desain Fisik a. Perancangan Database

Tahapan Desain Fisik a. Perancangan Database LAMPIRAN Tahapan Desain Fisik Dalam tahapan desain fisik terdapat beberapa hal penting yaitu: perancangan database, perancangan input, perancangan akses, dan perancangan output. Perancangan database bertujuan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk selaku produsen Semen Tiga Roda.

BAB I PENDAHULUAN. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk selaku produsen Semen Tiga Roda. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dengan semakin pesatnya persaingan antar perusahaan maka semakin besar tantangan yang harus dihadapi oleh perusahaan untuk mengembangkan perusahaannya. Salah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. juga dapat dirasakan di Indonesia. Kenyataan tersebut dapat kita lihat dari

BAB I PENDAHULUAN. juga dapat dirasakan di Indonesia. Kenyataan tersebut dapat kita lihat dari 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Saat ini persaingan dalam dunia bisnis terasa semakin ketat, hal tersebut juga dapat dirasakan di Indonesia. Kenyataan tersebut dapat kita lihat dari banyaknya

Lebih terperinci

SOP TRAINING. = Proses = Dokumen = Alur Proses. = Keputusan = Arah Alur Proses. = Proses awal/akhir = Arah alur proses ke bagian/divisi lain.

SOP TRAINING. = Proses = Dokumen = Alur Proses. = Keputusan = Arah Alur Proses. = Proses awal/akhir = Arah alur proses ke bagian/divisi lain. SOP TRAINING : MMP-SOP--004 Halaman : 1 dari 8 1 TUJUAN : SOP ini dibuat untuk menetapkan dan memelihara suatu sistem yang memberikan panduan dalam proses training supaya teratur sesuai dengan persyaratan

Lebih terperinci