Modul SS Pengantar: Oleh : Dr. Arlina Gunarya,MSc
|
|
|
- Hengki Lesmono
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Modul SS04 Oleh : Dr. Arlina Gunarya,MSc 1. Pengantar: Modul keempat dari kluster Study Skills dalam Belajar, membahas tentang bagaimana kita bisa meningkatkan kemampuan manajemen diri kita dalam berkonsentrasi selama kita belajar. Artinya kita akan belajar tentang bagaimana membangun konsentrai untuk suatu sesi belajar, dan mempertahankan konsentrasi tersebut hingga sesi belajar tersebut usai. Pada hakekatnya, setiap kali kita melakukan sesuatu secara benar dan efisien, kita perlu memusatkan perhatian kita pada apa yang sedang kita lakukan/ kerjakan. Akan tetapi pada kenyataannya, berkonsentrasi untuk suatu kurun waktu tertentu tidaklah mudah. Pertama, untuk memulai men cebur/cemplung -kan diri ke dalam tugas ( apapun yang hendak kita kerjakan) membutuhkan upaya yang tidak sedikit, apalagi bila kita tidak begitu senang pada tugas tersebut. Kedua, setelah kita berkonsentrasi, selalu mungkin perhatian kita teralih pada hal lain. Keteralihan perhatian ini, bisa karena ada gangguan eksternal, dari lingkungan, atau bisa juga karena gangguan dari internal diri kita sendiri. Berita baiknya, kemampuan memusatkan perhatian ( berkonsentrasi ) selama kurun waktu tertentu, bukanlah kemampuan yang dibawa sejak lahir; melainkan merupakan hasil perolehan dari pengalaman kebiasaan hidup kita. Dengan perkataan lain, kemampuan sese-orang untuk berkonsentrasi bisa dibangun dan ditingkatkan. Oleh karena itu, melalui modul ini kita akan belajar tentang membangun dan mempertahankan konsentrasi selama kurun waktu tertentu.. Jadi, modul ini akan mencakup dua bagian, yaitu : Pertama, tentang Membangun konsentrasi, baik di rumah maupun di kampus. Kedua, tentang gangguan terhadap konsentrasi kita, dan upaya mengatasinya; baik AG Page 1 Desember 2006
2 gangguan eksternal, yang berasal dari lingkungan maupun gangguan internal dari dalam diri kita sendiri. Setelah kita menyelesaikan modul ini, diharapkan Anda dapat melanjutkan latihan secara mandiri, pada setiap kali Anda belajar, baik di rumah maupun di kampus. Dengan demikian, Anda akan semakin mahir berkonsentrasi, sehingga menjadi lebih mudah dan nyaman selama belajar. Mari kita memasuki bagian pertama: Membangun Kemampuan Berkonsentrasi Bagian 1. Membangun Kemampuan Berkonsentrasi 1. 1 Pendahuluan Upaya berkonsentrasi bukanlah sesuatu yang mudah. Ada beberapa hal yang perlu kita kaji. Pertama, berkonsentrasi merupakan tingkah laku yang harus diupayakan dengan sadar, bukan datang dengan sendirinya, tetapi merupakan pilihan diri, yakni memusatkan perhati an pada sesuatu yang kita pilih dan kita tentukan. Kita hanya bisa berkonsentrasi pada sesuatu, pada sasaran/objek tertentu. Kita tidak bisa berkonsentrasi tanpa fokus. Kedua, masalah keterbatasan. Di setiap saat (penggal waktu) ada banyak hal yang saling berebut menarik perhatian kita. Padahal kemampuan manusia dalam memberi perhatian pada sesuatu saat, sangat terbatas. Keterbatasan tersebut menyangkut baik jumlah hal yang diperhatikan (sasaran), maupun panjang kurun waktu berkonsentrasi setiap kalinya. Ketiga, masalah ke-kini-an. Pada umumnya kemampuan individu melakukan sesuatu secara optimal, hanya satu hal setiap kalinya, setiap moment -nya; yaitu pada saat kini ( present time ), bukan beberapa saat lalu atau beberapa saat kemudian. Pada saat sekarang - kini, itulah kita bisa berbuat, bertindak, melaksanakan tugas/niat kita. Sebagai ilustrasi, AG Page 2 Desember 2006
3 ketika Anda membaca text, pada saat mata Anda beralih dari satu kata ke kata lainnya, Anda tidak bisa membaca apa-apa. Hanya setelah Anda fokus pada kata lainnya itu, artiya berhenti beralih, barulah Anda bisa membacanya. Begitu pula tindakan mengikuti kuliah, bagi banyak mahasiswa tidaklah begitu mudah; sebab untuk bisa mengikuti kuliah dengan baik, dibutuhkan koordinasi sejumlah skill. ( Bisa Anda pelajari pada Modul SS-01, 02.) Oleh karena itu, perlu sekali kita memiliki kemampuan untuk berkonsentrasi, ketika berada di saat kini (terkandung pengertian kita pun perlu secara sadar berada di saat kini), sebab hanya di saat kini-lah kita bisa berbuat.. Intinya, setiap kali kita ber-konsentrasi, kita perlu secara sadar berada di saat kini, tidak memikirkan saat lalu ataupun saat kemudian; fokus pada sesuatu, tidak memperhatikan hal lainnya yang tidak berkaitan dengan sasaran kita. ( yang sudah kita pilih). Hal ini tidak mudah, tetapi bisa diupayakan sebab bisa dilatih dan dimahirkan. Dalam modul ini kita akan belajar bagaimana cara berkonsentrasi, khususnya dalam konteks belajar. Sasaran modul ini adalah: (1) Peserta bisa menghayati perbedaan antara keadaan memusatkan perhatian pada sesuatu dengan keadaan tidak memusatkan perhatian pada apapun; (2) Membangun konsentrasi pada suatu focus, yaitu materi yang hendak dipelajari ; (3) Mempertahankan konsentrasi selama kurun waktu yang dicanangkan untuk belajar. Baiklah kita akan mulai belajar dan berlatih langkah-langkah untuk berkonsentrasi 1.2 Langkah-langkah untuk bisa berkonsentrasi belajar Langkah pertama: Siapkan area belajar tersendiri - exclusive Siapkan area belajar yang tersendiri dan tertentu - exclusive untuk Anda belajar. Bila di rumah, bisa di kamar Anda, di salah satu sudut meja makan, atau di mana saja, asalkan pada saat Anda belajar, bisa tidak terganggu. Untuk keperluan ini, Anda bisa menentukannya dengan mempergunakan assesmen instrumen Analisis Area Belajar, yang terdapat pada lampiran modul ini. AG Page 3 Desember 2006
4 Setelah Anda bisa menentukan tempat belajar yang Anda rasa paling cocok, maka biasakanlah Anda selalu belajar di tempat tersebut. Hal ini akan menolong Anda menjadi terbiasa dan betah/krasan untuk duduk dan belajar di tempat tersebut.. Jangan lah berada ditempat itu bila Anda tidak sedang belajar, cari tempat lain untuk keperluan lain Langkah kedua: Bersiap untuk berkonsentrasi Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam langkah kedua ini, yang pada intinya bertujuan mempersiapkan diri masuk belajar, yaitu :. Rencanakan untuk menyelesaikan suatu tugas, artinya pilih suatu fokus ( misal nya membaca buku text Bab sekian, dari hal.. s/d hal..; atau melakukan salah satu praktikum., dari tahap.s/d tahap..; atau belajar mata kuliah.. tentang topic..., selama... jam.) Siapkan segala sesuatu yang dperlukan untuk tugas tersebut Bersiaplah secara mental untuk melaksanakannya Langkah ketiga: Kembangkan minat terhadap apa yang sudah Anda Pilih dan putuskan untuk dipelajari/dilakukan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara : Melihat-lihat sepintas keseluruhan materi dalam text /prosedur praktikum, dst. Mencari/mendapatkan informasi tambahan tentang latar belakang atau yang berkaitan dengan topik tersebut dari sumber lain Menghubungkannya dengan hal lain yang pernah kita tahu dan pelajari Langkah keempat: Tentukan batas / kurus waktu Anda belajar kali ini. Ini dilakukan dengan cara memperkirakan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas yang sudah kita pilih untuk difokus. Niatkan dan Berusahalah memenuhi kurun waktu yang ditentukan tersebut. AG Page 4 Desember 2006
5 Penting dicatat Anda perlu menentukan waktu dengan realistik. Apabila perkira an waktu untuk mengerjakan tugas tersebut terlalu banyak, pecahlah tugas tersebut men jadi beberapa bagian yang komprehensif, dan bisa diselesaikan dalam waktu yang masuk akal - reasonable. Secara teoretik waktu reasonable maximum 2 jam setiap kalinya, dengan rumus perhitungan sebagai berikut : [ 2 X 45 mnt + 3 X 10 mnt ] Artinya, kita memerlukan sekitar 10 menit memasuki konsentrasi, lalu berkonsentrasi penuh selama 45 menit. Kemudian kita perlu jedah selama 10 mnt, dan kembali konsen trasi penuh selama 45 menit, dan kita perlu sekitar 10 menit untuk mengakhirnya. Berupayalah disiplin pada pembagian waktu tersebut. Jadi setelah ber konsen trasi selama 45 menit, berhentilah!!!! dan mengambil jedah sekitar 5 menit, dengan jalan-jalan di tempat ( tidak jauh-jauh) sambil melemaskan otot-otot yang tadi menjadi regang karena duduk konsentrasi penuh. Sekitar 5 menit kemudian dudukah kembali dan masuklah konsentrasi ulang. Begitu selesai 45 menit yang kedua berhentilah!!!, sekalipun Anda masih asyik. Penting untuk disiplin karena konsentrasi butuh ke disiplinan, selain kapasitas manusia dalam berkonsentrasi terbatas. Sisa 10 menit untuk epilog ( lihat langkah ke tujuh) Langkah kelima: Berupaya mengurangi /menghindari teralihnya per hatian pada hal lain ataupun melamun Hal ini bisa Anda lakukan dengan teknik checkmark untuk mengurangi /menghindari teralihnya konsentrasi ke hal lain ataupun melamun. Operasionalnya, selama Anda membaca atau mengerjakan tugas tersebut, Anda memegang pensil dan kertas buram. Manakala Anda dapati diri anda tidak hadir, buat garis tally pada kertas buram yang tadi sudah disediakan, atau pada margin buku catatan Anda. Hal ini akan menolong Anda monitoring diri, sehingga makin lama Anda semakin terlatih untuk tidak melamun di saat belajar. AG Page 5 Desember 2006
6 1.2.6 Langkah keenam: Menambah pelibatan diri Anda secara aktif Untuk langkah inipun Anda mempergunakan pensil ( atau pensil berwarna/ marking,dst), namun kali ini Anda siap menggaris bawah, membuat catatan dan memberi checkmark dimana perlu, selama membaca/ belajar, pada buku yang Anda baca/pelajari. Tentu saja dengan pengertian buku tersebut adalah milik Anda sendiri, bukan milik perpustakaan ataupun milik teman lain. Apabila bukunya milik orang lain, sebaiknya Anda meng-copy bagian yang mau dipelajari, kemudian memakainya sebagai fokus belajar. Dengan cara ini Anda dapat menambah pelibatan diri Anda secara aktif dalam tugas yang sedang dkerjakan/dipelajari Langkah ketujuh: Mengakhiri pelajaran - Epilog Seperti layaknya kendaraan bermotor, setelah dipacu gigi 4, Anda perlu menurunkannya secara gradual- perlahan-lahan bertahap, masuk gigi 3, gigi 2, netral dan berhenti. Begitu pula dengan kerja otak kita perlu di slow down sebelum berhenti sepenuhnya. Hal ini bisa dilakukan dengan cara me-review ulang apa yang dipelajari selama 2 jam tersebut, scanning secara garis besar, kemudian buat catatan-catatan untuk sesi belajar berikutnya. Setelah itu, Anda merapihkan meja belajarnya, menyimpan buku dan peralatan belajar lainnya pada tempat yang mudah dijangkau kali berikutnya. Pada intinya Anda mempersiapkan tempat belajar Anda untuk sesi belajar berikutnya. Kemudian secara perlahan dan sukacita tinggalkanlah tempat belajar tersebut Langkah kedelapan: Berilah Diri Anda penghargaan atas keberhasilan berkonsentrasi kali itu SELAMAT, ANDA telah berhasil berkonsentrasi selama 2 jam. Oleh karena itu Anda wajar mendapat imblan/hadiah. Hal ini perlu dilakukan sebagai sentuhan positip AG Page 6 Desember 2006
7 positive strooke bagi jiwa Anda. Anda bisa melakukannya dengan sedikit memanja kan diri, misalnya : Menonton TV untuk beberapa saat Menelpon teman/lpacar Makan kueh/buah-buahan Dst Kesemua aktifitass di atas tidak dilakukan selama konsentrasi belajar, jadi sekarang setelah selesai Anda boleh lega menikmatinya. Dengan demikian imbas positif atas siraman jiwa Anda akan amat terhayati dan sungguh bermanfaat bagi qalbu Anda. Kita telah mengetahui tentang bagaimana berkonsentrasi, akan tetapi sebagaimana layaknya suatu keterampilan, Anda perlu melatihnya berulang ulang untuk dapat menguasai nya. Silah kan Anda mencoba dan melatihnya berulang-kali agar Anda dapat memiliki kebiasaan ber konsentrasi dengan benar dan tepat. Masih ada yang perlu kita ketahui, dan latihkan yaitu bagaimana mengenali dan menangani/mengatasi gangguan yang mungkin timbul selama kita berkonsentrasi. Untuk keperluan itu, mari kita masuki bagian kedua dari modul ini Pendahuluan Bagian 2. Mempertahankan Konsentrasi Menangani Gangguan Belajar -- Pada modul I.2-2: Membangun dan Merawat Konsentrasi, kita telah memahami bahwa untuk membangun konsentrasi dibutuhkan upaya secara sadar. Begitu pula untuk merawat konsentrasi yang sudah kita bangun, memerlukan sejumlah upaya sadar. Meski demikian, selalu mungkin terjadi berbagai gangguan distraction, sehingga konsentrasi yang kita telah bangun dan coba menjaganya, toh ambruk, dan akhirnya proses belajar yang AG Page 7 Desember 2006
8 kita lakukanpun brantakan. Persoalannya sekarang bagaimana kita bisa mengetahui gangguan apa yang mungkin menghadang, dan bagaimana kita dapat mengatasinya. Modul I/2-3 ini, membahas mengenai hal-hal tersebut. Gangguan belajar dapat dibedakan dalam dua kategori, yaitu pertama, gangguan dari luar diri kita (external distraction). Pada umumnya gangguan ini berupa pengindraan, terutama penglihatan, pendengaran, penciuman, yang tertangkap dan menyita perhatian kita ketika sedang belajar, sehingga fokus kita teralih. Yang kedua, gangguan dari dalam diri kita ( internal distraction ) : Biasanya berupa kepedulian/keprihatianan kita atas sesuatu yang berkenaan dengan diri kita. Misalnya keprihatinan akan kondisi fisik kita: letih, pening, sakit perut, sedang haid, dst; Bisa pula adanya pikiran pikiran yang mengganggu, adanya berbagai kecemasan seperti :...aduh takut ditanya di kelas, bagaimana kalau saya tidak bisa., Bagaimana yah kalau besok nggak bisa mengikuti kuliah dengan baik,...kena marah, wah susah banget,...gimana ya kalau nanti tidak lulus,...aduh saya belum serahkan tugas yang lalu,...gimana kalau ketemu dosennya,...gimana ya apa saya bilang?, dst, dst. Alih-alih konsentrasi belajar, malahan lalu memikirkan hari esok yang belum tiba. 2. Sasaran : Berangkat dari pemikiran diatas maka sasaran modul ini adalah : Mengenali gangguan apa yang seringkali Anda alami Bisa menyebutkan dan melakukan langkah-langkah mengatasi gangguan external Bisa menyebutkan dan melakukan langkah-langkah mengatasi gangguan internal 3. Exercise Awal : [[ Peserta belajar diminta menuliskan apa yang ia indera saat itu, beri waktu untuk menuliskannya sekitar 3 menit. Setelah itu mereka diminta meletakkan alat tulis, kemudian minta mereka menuliskan ide atau gagasan apa yang muncul saat itu, beri lagi waktu 3-5 menit untuk menuliskannya. Kemudian fasilitator memproses hasilnya dengan meminta beberapa orang menyebutkan apa yang ditulisnya, baik tentang pengindreaannya, nmaupun AG Page 8 Desember 2006
9 tentang gagasan. Tujuannya adalah agar mereka bisa menghayati gangguan yang mereka hadapi Selanjutnya bisa di probing gangguan mana sekitranya paling banyak dialami selama ini, beri satu dua orang mengemukakan pendapatnya. Setelah di review, lanjut antar mereka memasuki bahasan mengenai langkah-langkah]] 4. Langkah-langkah > LANGKAH PERTAMA: Pengakuan Diri Terganggu Belajarnya Pertama-tama mengaku kepada diri sendiri bahwa : Betul saya memang bisa, kadang-kadang, atau serngkali, atau bahkan mudah sekali terganggu dalam belajar. Apabila Anda tidak mengakui keadaan terganggu, maka Anda tidak bisa mengatasinya. Orang tidak bisa bertanggung jawab untuk mengatasi masalah/persoalan yang bukan milik dirinya. Dengan perkataan lain untuk bsa mengatasi masalah gangguan belajar, seseorang perlu terlebih dahulu melihat persoalan gangguan belajar tersebut sebagai atau adalah persoalan dirinya, dan dengan demikian ia bertanggung jawab untuk mengatasinya. 4.1 Menangani gangguan eksternal : >> LANGKAH DUA: Sedapat mungkin hindari gangguan eksternal dengan memilih tempat belajar yang tenang, jauh dari peluang gangguan dan cocok bagi diri Anda. [ Ingatkan peserta untuk melihat hasil assessment Anda pada modul I/2-2: Membangun & Merawat Konsentrasi yang lalu] >>> LANGKAH TIGA: Katakan TIDAK pada gangguan apapun Setelah kita memilih tempat yang tenang, jauh dari gangguan, tetapi toh terjadi gangguan, maka yang perlu Anda lakukan adalah: Abaikan gangguan penglihatan dan pendengaran yang muncul, dengan segera menolak untuk melihat ataupun memberi perhatian kepada gangguan tsb. Bahkan apabila Anda bisa berlatih untuk berfokus pada belajar, lambat laun Anda bisa tidak menyadari kehadiran gangguan tersebut AG Page 9 Desember 2006
10 >>>> LANGKAH EMPAT: Memberi tahu lingkungan untuk tidak mengganggu Beritahukan kepada orang-orang disekeliling Anda (terutama yang berpeluang untuk secara tidak sengaja mengganggu Anda, misalnya Ibu & Bapak,saudara2 atau teman) bahwa Anda minta tidak diganggu untuk beberapa jam (dari jam --- ke jam ----) karena mau belajar, dan anda bisa dihubungi lagi sesudah jam.. Dalam hal ini termasuk mematikan poncelnya, atau setidaknya diubah modusnya ke modus silent >>>>> LANGKAH LIMA: Epilog Menutup Sesi Belajar Merapihkan kembali buku-buku atau bahan yang dikerjakan, menyimpannya dan menyiap kan meja belajar untuk sesi belajar berikutnya, mungkin mengaktifkan kembali poncel-nya, kemudian mengambil waktu jedah beberapa saat sebelum memasuki aktifitas berikutnya. 4.2 Menangani gangguan internal >> LANGKAH DUA: Merawat Kesehatan Dan Kebugaran Raga Berusahalah merawat kesehatan jasmani dengan cara : (a) makan makanan yang bergizi seimbang, (b) cukup istirahat dan (c ) cukup berolah raga (exercise) >>> LANGKAH TIGA: Pergunakan teknik Stop-Ganti mengusir pikiran negatif Kurangi pikiran-pikiran lain, yang tidak berkaitan dengan apa yang sedang Anda pelajari atau kerjakan, yang menerobos di saat Anda belajar, dengan teknik Stop- ganti ( thought-stoping ). Artinya, ketika Anda sedang belajar, apabila tiba-tiba ada pikiran mengganggu, Anda bisa menghentikan rangkaian pikiran dengan mengucapkan secara bersuara atau bahkan berteriak STOP!!! kepada diri Anda sendiri dan segera pusatkan kembali ke materi yang sedang dipelajari. AG Page 10 Desember 2006
11 [[ Fasilitator dapat mendiskusikan alternative lain seperti : menggelengkan kepala, hh w a a h h sambil hembuskan nafas panjang,dst. Bahkan bisa juga berdiri, dan pergi sebentar menhirup udara segar, kemudian kembali ke tempat belajarnya lalu focus pada bahan yang dipelajarinya.]] >>>> LANGKAH EMPAT: Terapkan teknik pemecahan persoalan (problem solving) Apabila gangguan pikiran tersebut, tidak bisa diatasi dengan langkah tiga, dan kekhawatiran Anda akan sesuatu terus mengganggu, maka sebaiknya Anda menerapkan teknik pemecahan persoalan (problem solving) berikut : Perjelas duduk persoalan, apa dan milik siapa persoalan tersebut. Apabila persoalan itu milik Anda, pikirkan alternative solusi Apabila persoalan itu milik orang lain, putuskan apakah Anda mau membantunya dan sejauh mana/ sebatas apa bantuan Anda sesuai dengan kapasitas dan kondisi Anda. Apapun alternative solusinya, pilihlah alternative solusi yang paling mungkin pada saat ini, saat Anda sedang belajar. >>>>> LANGKAH LIMA : Lakukan langkah pertama solusi yang dipilih Ambil langkah tindak lanjut, untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan mengerjakan langkah pertama dari solusi yang Anda pilih. ( Termasuk di dalamnya kemungkinan untuk : - berhenti belajar dan pergi mengambil langkah menyelesaikan persoalan tersebut - menuliskan langkah2 penyelesaian persoalan, dan menjadwalkannya kemudian menyimpannya sp waktu yang direncanakan, kemudian kembali konsentrasi belajar.) AG Page 11 Desember 2006
12 Exercise Menangani Persoalan [exercise : latihan menangani persoalan (1) masing-masing menuliskan satu persoalan (2) mendudukan persoalan, mencari siapa pemilik persoalan (3) Tentukan sikap : milik saya saya bertanggung jawab mengatasinya Milik orang lain, saya membantu sejauh/sebatas. (4) Alihkan persoalan kepada sasaran: Saya hendak. (5) Cari alternative solusi /action plan (6) Putuskan yang mana yang mau dilakukan (7) Buat Action plan beserta jadwalnya (8) Start. [ butir (5) s/d (7) pekerjaan rumah] >>>>>> LANGKAH ENAM : Lanjut atau berhenti belajar Setelah Anda miliki alternatif solusi, serta rencana langkah-langkah penyelesaiannya, Anda perlu memutuskan kapan langkah solusi tersebut akan dilaksanakan. Apabila Anda memutuskan untuk melakukan langkah solusi tersebut pada beberapa waktu mendatang ( nanti siang/sore/esok,dst), maka simpanlah rencana solusi tesb dalam amplop, beri tanda : PRO MEMORY tgl... ( tgl kapan akan mulai dikerjakan), dan simpanlah pada tempat yang tidak mengganggu belajar Anda lebih l;anjut, tetapi mudah dijangkau sehingga tidak terlupakan. Kemudian Anda kembali membangun konsentrasi belajar Anda dan belajarlah... Namun demikian, apabila Anda memutuskan untuk berhenti belajar, dan segera mengambil langkah lima di atas, maka sebelum Anda memulai langkah solusi, bereskan terlebih dahulu buku-buku atau bahan pelajaran yang sedang Anda kerjakan. Bila diperlukan beri tanda hingga di mana sudah diselesaikan, bersihkan meja dan tata agar siap pakai untuk sesi belajar berikutnya. AG Page 12 Desember 2006
TEKNIK MENANGANI PROKRASTINASI
MODUL SS-06 TEKNIK MENANGANI PROKRASTINASI Oleh: Dr. Arlina Gunarya, M.Sc. 1. Pendahuluan Kita telah mengetahui bagaimana belajar menjadi termotivasi, bahkan mungkin kita telah mempraktekkannya dan betul
Cara Mengatasi Kecemasan
Cara Mengatasi Kecemasan S etiap manusia pasti pernah merasa cemas. Perasaan cemas tersebut sering disertai dengan gejala tubuh seperti: jantung berdetak lebih cepat, otot otot menegang, berkeringat, gemetar,
MODUL TERAPI RELAKSASI ZIKIR UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA PENDERITA GAGAL GINJAL. Disusun Oleh : Anggi Permana
122 MODUL TERAPI RELAKSASI ZIKIR UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA PENDERITA GAGAL GINJAL Disusun Oleh : Anggi Permana 14320102 123 PENDAHULUAN Manual ini berisikan sebuah panduan terapi yang dirancang
BAB II KAJIAN PUSTAKA. kekuatan perhatian pada suatu situasi belajar. Unsur motivasi dalam hal ini sangat
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Konsentrasi Siswa 1. Pengertian konsentrasi Konsentrasi menurut Sardiman (2007: 40) dimaksudkan memusatkan segenap kekuatan perhatian pada suatu situasi belajar. Unsur motivasi
belajar yang efektif dan efisien. Koleksi : Drg Wayan Ardhana,MS.,Sp.Ort., Bagian Ortodonsia FKG UGM
Ada empat tip yang sangat berguna untuk membantu para mahasiswa dalam mengembangkan sistem belajar yang efektif dan efisien. Koleksi : Drg Wayan Ardhana,MS.,Sp.Ort., Bagian Ortodonsia FKG UGM Sistem Belajar
LEMBAR KISI-KISI OBSERVASI TANGGUNG JAWAB BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA KELAS IV
67 Lampiran 1. Panduan Observasi LEMBAR KISI-KISI OBSERVASI TANGGUNG JAWAB BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA KELAS IV Jumlah siswa : No Aspek yang di amati 1 Kegiatan belajar mengajar 2 Ketepatan waktu
#### SELAMAT MENGERJAKAN ####
Apakah Anda mahasiswa Fakultas Ekonomi Unika? Apakah Anda berstatus sebagai mahasiswa aktif? Semester berapakah Anda saat ini? Dengan Hormat, (Ya/ Bukan) (Ya/ Tidak) (Empat/ Enam) Disela-sela kesibukan
Saya berharap bahwa dengan Paket CD ini anda mendapatkan sesuatu yang mudah dalem meningkatkan kecerdasan anda.
Paket CD Brain Booster-Kecerdasan, Konsentrasi, Daya Ingat dan Kreativitas ini adalah Produk Best Seller, anda dapat memilih audio sesuai dengan kebutuhan anda dalam meningkatkan kemampuan otak. Ada 5
PEDOMAN WAWANCARA MENDALAM (INDEPTH INTERVIEW) Adapun pertanyaan yang disusun dalam melakukan Indepth Interview untuk
PEDOMAN WAWANCARA MENDALAM (INDEPTH INTERVIEW) Adapun pertanyaan yang disusun dalam melakukan Indepth Interview untuk menggali informasi dari informan adalah : 1. Bisakah ibu menceritakan bagaimana ibu
STRATEGI PELAKSANAAN 1 (SP1) PADA KLIEN DENGAN KEHILANGAN DAN BERDUKA. No. MR : 60xxxx RS Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor
Lampiran 1 STRATEGI PELAKSANAAN 1 (SP1) PADA KLIEN DENGAN KEHILANGAN DAN BERDUKA Nama klien : Ny. M Ruangan : Nakula No. MR : 60xxxx RS Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor A. Proses Keperawatan 1. Kondisi Klien
Masalah : Mengatasi Susahnya Masyarakat untuk Naik Angkutan Umum
Masalah : Mengatasi Susahnya Masyarakat untuk Naik Angkutan Umum Mengapa : 1. Kualitas angkutan umum kurang dari kestandaran nasional kendaraan. 2. Suka ugal-ugalan di jalan raya. 3. Lahan yang sempit.
#### Selamat Mengerjakan ####
Mohon pilih yang sesuai dengan identitas Anda, dengan cara melingkarinya. Apakah Anda Mahasiswa Fak. Psikolgi Unika? Apa Anda telah menempuh masa kuliah lebih dari lima tahun? Apakah Anda Tidak pernah
KETERAMPILAN KONSELING : KLARIFIKASI, MEMBUKA DIRI, MEMBERIKAN DORONGAN, MEMBERIKAN DUKUNGAN, PEMECAHAN MASALAH DAN MENUTUP PERCAKAPAN
KETERAMPILAN KONSELING : KLARIFIKASI, MEMBUKA DIRI, MEMBERIKAN DORONGAN, MEMBERIKAN DUKUNGAN, PEMECAHAN MASALAH DAN MENUTUP PERCAKAPAN oleh Rosita E.K., M.Si Konsep dasar dari konseling adalah mengerti
menjelang minggu ujian akhir Lihat saja kepanikan temantemanmu kalau menjelang UAS, dan tentu saja, perhatikan tempat fotokopian yang bakal
15 Tips Keren Menghadapi Ujian Ketika Kebanyakan, ekspresi mahasiswa jadi suram menjelang minggu ujian akhir semester. Nggak percaya? Lihat saja kepanikan temantemanmu kalau menjelang UAS, dan tentu saja,
BAB I PENDAHULUAN. Saat ini perguruan tinggi di Bandung sudah sangat banyak, sehingga
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Saat ini perguruan tinggi di Bandung sudah sangat banyak, sehingga mahasiswa dapat memilih perguruan tinggi yang hendak mereka masuki. Dalam memilih perguruan
PEMANFAAT WAKTU LUANG
MAKALAH PEMANFAAT WAKTU LUANG Di susun oleh : Kelompok 4 Salman Nuranisa Elsa Indra Fajar Redi Mariyam SMP NEGERI 2 NYALINDUNG 2015 KATA PENGANTAR Alhamdulillah dengan mengucapkan rasa syukur kehadirat
STRATEGI PELAKSANAAN (SP) TINDAKAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN RESIKO TINGGI KEKERASAN
SP 1 Resiko Perilaku Kekerasan STRATEGI PELAKSANAAN (SP) TINDAKAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN RESIKO TINGGI KEKERASAN Pertemuan... Hari, TGL :... A. Proses Keperawatan 1. Kondisi Klien : a. Data Subjektif
BAB I PENDAHULUAN. semakin menyadari pentingnya mendapatkan pendidikan setinggi mungkin. Salah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan jaman yang semakin maju menuntut masyarakat untuk semakin menyadari pentingnya mendapatkan pendidikan setinggi mungkin. Salah satu tujuan seseorang
LAMPIRAN. PDF created with FinePrint pdffactory Pro trial version
LAMPIRAN KATA PENGANTAR Dalam rangka memenuhi persyaratan untuk mencapai gelar sarjana di Fakultas Psikologi UKM Bandung, salah satu persyaratan tugas yang harus dipenuhi adalah melakukan penelitian. Sehubungan
LAMPIRAN A SKALA PENELITIAN
54 LAMPIRAN A SKALA PENELITIAN 55 No. Jurusan Semester Pekerjaan : : : : PETUNJUK PENGISIAN SKALA 1. Skala ini terdiri dari 2, skala yang pertama berjumlah 30 item dan skala yang kedua berjumlah 42 item.
1 2 http://creativegapminding.com 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 MODUL 4 COACHING UNTUK MENGEMBANGKAN ORANG A. SUB POKOK BAHASAN - Arti, Tujuan dan Penggunaan Coaching - Kompetensi Dasar
Petunjuk Meditasi Jalan, Duduk, dan Kegiatan Sehari-hari dalam Meditasi Vipassanā
Petunjuk Meditasi Jalan, Duduk, dan Kegiatan Sehari-hari dalam Meditasi Vipassanā Oleh: U Sikkhānanda (Andi Kusnadi) Meditasi jalan Sebaiknya, latihan meditasi dimulai dengan meditasi jalan dahulu. Saat
PETUNJUK PENGISIAN. 1. Isilah identitas anda pada tempat yang telah disediakan. 2. Baca masing-masing pernyataan dengan teliti dan pilih jawaban yang
PETUNJUK PENGISIAN Di halaman berikut ada beberapa pernyataan yang akan anda jawab. Sebelum anda menjawab, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan yaitu : 1. Isilah identitas anda pada tempat yang
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Dengan hormat, Saya adalah mahasiswa Magister Profesi Psikologi Industri dan Organisasi. Pada saat ini saya sedang menyelesaikan tugas akhir atau tesis. Oleh
PATI AGNI Antologi Kematian
PATI AGNI Antologi Kematian Ita Nr. KATA PENGANTAR PATI AGNI Antologi Kematian Dalam Bahasa Sansekerta, Pati berarti mati, Agni berarti api. Pati Agni adalah mematikan api (kehidupan). Semua makhluk hidup
Dahulukan Hal yang Harus Didahulukan. 10/28/2013 Softskills 1
Dahulukan Hal yang Harus Didahulukan 10/28/2013 Softskills 1 Tujuan Peserta mampu membedakan kegiatankegiatan berdasarkan kepentingan dan urgensi atau kemendesakan. Peserta mampu menerapkan pemahaman di
A. IDENTITAS Tempat tanggal lahir : Waktu : B. BENTUK PETUNJUK SKALA
A. IDENTITAS Tempat tanggal lahir : Waktu : B. BENTUK PETUNJUK SKALA 1. Bacalah pernyataan-pernyataan pada lembar berikut, kemudian kerjakan dengan sungguh-sungguh sesuai dengan saudara yang sebenarnya
CINTA TELAH PERGI. 1 Penyempurna
CINTA TELAH PERGI 1 Penyempurna Enam belas tahun yang lalu seorang ibu bernama Rosa melahirkan seorang bayi perempuan, bayi yang selama ini bu Rosa dan pak Adam (suami bu Rosa) idam-idamkan selama dua
BAB I PENDAHULUAN. Negara Indonesia adalah sebuah negara berkembang yang terbebas dari
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Negara Indonesia adalah sebuah negara berkembang yang terbebas dari penjajahan. Walaupun terbebas dari penjajahan, seluruh warga negara Indonesia harus tetap
Strategi Belajar CERDAS Pada Pendidikan Jarak Jauh
Pada Pendidikan Jarak Jauh UNIVERSITAS TERBUKA 2 0 13 DAFTAR ISI Halaman Judul... i Daftar Isi... ii Tahukah Anda?... 1 Strategi Belajar CERDAS... 2 1 Huruf C untuk CERDIK... 4 2 Huruf E untuk EFEKTIF...
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Manusia, sama seperti halnya dengan semua binatang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia, sama seperti halnya dengan semua binatang membutuhkan tidur, makan, air dan oksigen untuk bertahan hidup. Untuk manusia sendiri, tidur adalah suatu
MAKALAH PROGRAM PENGABDIAN PADA MASYARAKAT. Bedah dan Persiapan Menghadapi UN 2011 di SMAN 3 Bantul. Diajukan oleh: R. Yosi Aprian Sari, M.
MAKALAH PROGRAM PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Bedah dan Persiapan Menghadapi UN 2011 di SMAN 3 Bantul Diajukan oleh: R. Yosi Aprian Sari, M.Si FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI
Transkrip Video Modul 2.2. Kursus Membaca Cepat Online
Transkrip Video Modul 2.2. Kursus Membaca Cepat Online http://www.membacacepat.com Modul 2 Bagian 2 Membaca Aktif dan Kritis Terima kasih Anda telah bergabung kembali bersama saya, Muhammad Noer dalam
Strategi Belajar CERDAS Pada Pendidikan Jarak Jauh. Tri Darmayanti UNIVERSITAS TERBUKA
Strategi Belajar CERDAS Pada Pendidikan Jarak Jauh Tri Darmayanti UNIVERSITAS TERBUKA 2 0 0 4 DAFTAR ISI Halaman Judul... i Daftar Isi... ii Tahukah Anda?... 1 Strategi Belajar CERDAS... 2 1 Huruf C untuk
PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK) PADA MATEMATIKA MATERI KESEBANGUNAN UNTUK SISWA SMP. Oleh: Endah Budi Rahaju UNESA
Kode Makalah PM-1 PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK) PADA MATEMATIKA MATERI KESEBANGUNAN UNTUK SISWA SMP Oleh: Endah Budi Rahaju UNESA Abstrak Dalam KBK telah dimasukkan tujuan-tujuan
Perpustakaan Unika LAMPIRAN 69
LAMPIRAN 69 LAMPIRAN A : SKALA PENELITIAN A-1 Skala Stres Mahasiswa Dalam Menyusun Skripsi A-2 Skala Dukungan Sosial Teman 70 No skala : Fakultas/ Jurusan : Angkatan/ Jenis Kelamin : Sedang menyusun skripsi
Data Pribadi. Kelas/No. Absen. Alamat/Telp :... Pendidikan Ayah/Ibu. c. di bawah rata-rata kelas. Kegiatan yang diikuti di luar sekolah :.
Data Pribadi Nama (inisial) Kelas/No. Absen Usia Alamat/Telp :.(L/P)* :. :. :. :..... Pekerjaan Ayah/Ibu Pendidikan Ayah/Ibu Nilai raport saat ini* : / : / : a. di atas rata-rata kelas b. rata-rata kelas
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN PADA KLIEN ANSIETAS
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN PADA KLIEN ANSIETAS A. Proses Keperawatan 1. Kondisi Klien Klien sudah beberapa hari mengalami gelisah, sulit tidur, tidak nafsu makan. Klien selalu memikirkan
APAKAH SAUDARA INGIN BERTUMBUH?
APAKAH SAUDARA INGIN BERTUMBUH? Dalam Pelajaran Ini Saudara Akan Mempelajari Setiap Hari Beri Makan Jiwa Saudara Bernaung Dalam Tuhan Hindari Penyakit: Jagalah Kebersihan Hindari Penyakit: Jangan Meracuni
SATUAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK SIKLUS I
SATUAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK SIKLUS I 1. Topik Permasalahan : Tidak mampu menolak ajakan teman 2. Bidang Bimbingan : Pribadi 3. Kompetensi Dasar : Siswa dapat menemukan masalah yang dihadapi dan belajar
DAFTAR LAMPIRAN. A. Kuesioner / Skala Prokrastinasi Skripsi, Orientasi Pada Kesempurnaan, dan Efikasi diri. Kata Pengantar
98 DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN 1: Instrumen Penelitian A. Kuesioner / Skala Prokrastinasi Skripsi, Orientasi Pada Kesempurnaan, dan Efikasi diri Kata Pengantar Angket ini diajukan guna memperoleh data dalam
MODUL STRATEGI PELAKSANAAN PADA PASIEN DENGAN HALUSINASI DENGAR OLEH ANNISETYA ROBERTHA M. BATE
Lampiran 8 MODUL STRATEGI PELAKSANAAN PADA PASIEN DENGAN HALUSINASI DENGAR OLEH ANNISETYA ROBERTHA M. BATE 2009.33.032 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL
MATERI DAN PROSEDUR. Pertemuan I : Pre-Session
MATERI DAN PROSEDUR Pertemuan I : Pre-Session 1. Sesi 1 : Penjelasan tentang program intervensi Tujuan : - Membuat partisipan paham tentang terapi yang akan dilakukan - Memunculkan motivasi pada diri partisipan
BAB I PENDAHULUAN. Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang mengutamakan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang mengutamakan pembangunan di berbagai bidang kehidupan, seperti pendidikan, ekonomi, teknologi dan budaya.
yang tersedia sesuai dengan jawaban yang dipilih. Contoh : SS S TS STS Anda dimohon menjawab dengan jawaban sesuai dengan diri anda sendiri.
IDENTITAS Nomor : Nama : Usia : Lama bekerja : PETUNJUK PENGISIAN Berikut ini terdapat sejumlah pertanyaan untuk mendapatkan gambaran tentang aktivitas sosial anda. Anda dimohon memilih salah satu dari
LAMPIRAN. Lampiran 1 Skala Uji Coba Self Regulated Learning. Lampiran 2 Skala Penelitian Self Regulated Learning
LAMPIRAN Lampiran 1 Skala Uji Coba Self Regulated Learning Lampiran 2 Skala Penelitian Self Regulated Learning Lampiran 3 Tabulasi Skor Skala Uji Coba Self Regulated Learning. Lampiran 4 Tabulasi Skor
Kegiatan Sehari-hari
Bab 1 Kegiatan Sehari-hari Kegiatan Sehari-hari 1 Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan mampu: 1) membuat daftar kegiatan sehari-hari berdasarkan penjelasan guru; 2) menceritakan
REAL TOOLS FOR REAL LIFE
Pernahkah Anda bertanya kepada diri sendiri? ~ Ketika sedang menghadapi masalah, terutama yang berkaitan dengan emosi dan pikiran, bagaimana Saya membantu diri sendiri? ~ Bagaimana Saya berkontribusi membuat
Pendekatan Umum Menuju Pemulihan
Pendekatan Umum Menuju Pemulihan P roses terjadinya gangguan jiwa berlangsung secara pelan pelan dan bertahap. Prosesnya bisa berlangsung berminggu-minggu hingga bertahun-tahun. Sering gejala awal dimulai
Uji Penilaian Profesional Macquarie. Leaflet Latihan. Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian.
Uji Penilaian Profesional Macquarie Leaflet Latihan Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian. Mengapa Uji Penilaian psikometrik digunakan Dewasa ini semakin banyak perusahaan yang menyertakan
Daftar Isi. Kata Pengantar : Tiga Hal Penting Yang Diharapkan Dari Para Peserta Pelatihan Praktek Kerja Teknis 2
Daftar Isi Kata Pengantar : Tiga Hal Penting Yang Diharapkan Dari Para Peserta Pelatihan Praktek Kerja Teknis 2 1. Tiga Jenis Kecelakaan Yang Sering Terjadi di Tempat Kerja 3 2. Mengapa Kecelakaan Bisa
RIZAL YULIUS BILI BANI
RIZAL YULIUS BILI BANI 7 KIAT HIDUP SEHAT Penerbit BaniBooks 7 KIAT HIDUP SEHAT Oleh: Rizal Yulius Bili Bani Copyright 2010 by Rizal Yulius Bili Bani Penerbit BaniBooks www.penerbitbanibooks.co.cc [email protected]
Penerapan Reinforcement Theory Pada Anak
Penerapan Reinforcement Theory Pada Anak Beragam problem terkait dengan motivasi berprestasi siswa di sekolah seringkali dihadapi guru. Ada siswa yang senantiasa menyelesaikan pekerjaan, namun jarang mengerjakan
1. Mengapa bermeditasi?
CARA BERMEDITASI 1. Mengapa bermeditasi? Oleh: Venerable Piyananda Alih bahasa: Jinapiya Thera Dalam dunia ini, apakah yang dicari oleh kebanyakan orang dalam hidupnya? Sebenarnya, mereka ingin mencari
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL 1. IDENTITAS
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL 1. IDENTITAS a. Satuan Pendidikan SMP Bina Dharma 2 Bandung b. Tahun Ajaran 2015-2016, Semester 1 c. Sasaran Layanan Seluruh Kelas VIII d. Pelaksana Annisa
PELUANG BISNIS MAHASISWA DAN PELAJAR
PELUANG BISNIS MAHASISWA DAN PELAJAR O L E H ARIF NOVIAN HADI 10.12.5022 S1-SI-2I Masuki Dunia Bisnis Selagi Anda Masih Muda Kalau mahasiswa dan pelajar ditanya apa yang akan dilakukan setelah lulus kuliah
SATUAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING (KEBIASAAN BELAJAR) Sasaran Layanan : Mahasiswa Angkatan 2011 Semester/ Tahun : Hari/ Tanggal :
SATUAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING (KEBIASAAN BELAJAR) Sasaran Layanan : Mahasiswa Angkatan 2011 Semester/ Tahun : Hari/ Tanggal : Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Tempat : Ruang Kelas Layanan/ Bidang : Belajar
SS S TS STS SS S TS STS
Fakultas / Universitas : Semester : Angkatan : Skripsi sampai bab : Pedoman Pengisian Skala Pada penelitian ini terdapat dua skala yaitu skala 1 dan skala 2. Pada skala ini ada beberapa pernyataan yang
Kuliah Pendahuluan Lab Instruksional Teknik Kimia Tinjauan Umum & Tata Tertib. Koordinator: Dr. Ardiyan Harimawan
1 Kuliah Pendahuluan Lab Instruksional Teknik Kimia Tinjauan Umum & Tata Tertib Koordinator: Dr. Ardiyan Harimawan Kedudukan dalam Kurikulum Laboratorium Instruksional kelanjutan dari percobaan dasar:
Bab 7 Memilih dan Belajar Bahasa
Bab 7 Memilih dan Belajar Bahasa Bila seorang anak merasa nyaman menggunakan ketrampilan berkomunikasi dasar yang diuraikan di Bab 4, dia siap untuk belajar suatu bahasa. Seorang anak yang tunarungu atau
PROLOG. Terbangun di tempat yang aku tidak mengenalnya bukanlah impianku.
PROLOG Terbangun di tempat yang aku tidak mengenalnya bukanlah impianku. Tersadar lalu melihat sekeliling dan menjadi asing. Di manakah aku? Aku ingat aku tertidur di antara buku-buku dan kesedihan. Aku
Menemukan Tempat Saya (Sangat Ingin Memiliki), 28 Februari B. Apa yang dikatakan tentang Menemukan Tempatku
Menemukan Tempat Saya (Sangat Ingin Memiliki), 28 Februari 2015 Pelajaran 9 Menemukan Tempat Saya Sangat Ingin Memiliki Persiapan A. Sumber James 5:16 Philippians 2:1, 2 (Lihat ayat-ayat tambahan di materi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Sebelum penelitian dilaksanakan, peneliti mengadakan pertemuan dengan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1. Hasil Observasi Awal Sebelum penelitian dilaksanakan, peneliti mengadakan pertemuan dengan Kepala Sekolah dan Guru Matematika SD Inpres
Pencarian Bilangan Pecahan
Pencarian Bilangan Pecahan Ringkasan Unit Siswa ditugaskan sebuah profesi yang menggunakan pecahan bilangan dalam pekerjaannya. Mereka meneliti, meringkas, menarik kesimpulan, dan mempresentasikan penemuan
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. jiwa, kepribadian serta mental yang sehat dan kuat. Selayaknya pula seorang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Mahasiswa adalah salah satu bagian dari civitas akademika pada perguruan tinggi yang merupakan calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Untuk itu diharapkan
MENULIS ITU BERCERITA!
SERI JURNALISME DESA MENULIS ITU BERCERITA! Menulis itu (terasa) sulit. Demikian komentar banyak orang ketika mereka harus menulis. Benar kah demikian? Atau barangkali itu hanya pikiran kita saja? Sebelum
Mengenalkan Tekhnologi Informasi GE2Y Kepada Siswa Sekolah Dasar di Pedesaan, Sehingga Menjadi Media dan Sumber Belajar Baru. Oleh : Eka Gustiani
Mengenalkan Tekhnologi Informasi GE2Y Kepada Siswa Sekolah Dasar di Pedesaan, Sehingga Menjadi Media dan Sumber Belajar Baru Oleh : Eka Gustiani I. PENGANTAR Sekarang ini, tekhnologi memiliki peran yang
Written by Robinson Putra Wednesday, 16 January :51 - Last Updated Tuesday, 05 February :32
Sebelum melakukan pelatihan diperlukan penjajagan kebutuhan pelatihan kepada masyarakat, petani, petugas, kepala desa, dan instansi terkait dengan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Terdapat beberapa
BAB I PENDAHULUAN. 21 tahun dan belum menikah (www.google.com). Menurut UU No. 23 Tahun
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Konsep anak didefinisikan dan dipahami secara bervariasi dan berbeda, sesuai dengan sudut pandang dan kepentingan yang beragam. Menurut UU No. 4 Tahun 1979
2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 MODUL 3 MEMPENGARUHI & MEMBANGUN TEAM A. SUB POKOK BAHASAN Komunikasi Efektif untuk Mempengaruhi dan Membangun Team B. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari modul ini peserta pelatihan
Tinjauan Umum & Tata Tertib
1 Kuliah Pendahuluan Lab Instruksional Teknik Kimia Tinjauan Umum & Tata Tertib Program Studi Teknik Kimia FTI ITB - 2016 Kedudukan dalam Kurikulum TK ITB Laboratorium Instruksional: 1. Kelanjutan dari
Keajaiban MONEY MAGNET
Untung Hamonangan Panggabean Keajaiban MONEY MAGNET 5 Langkah Mudah Melipatgandakan Daya Tarik Uang Anda dalam 10 Hari Saja DAFTAR ISI halaman CARA MEMBACA EBOOK INI: 5 LANGKAH PERTAMA: PAHAMI MAKNA MONEY
Pembelajaran Jarak, Waktu, dan Kecepatan Dengan Menggunakan Pendekatan PMRI
Pembelajaran Jarak, Waktu, dan Kecepatan Dengan Menggunakan Pendekatan PMRI Navel Oktaviandy Mangelep 1, Hermina Disnawati 2 Email : [email protected] 1. Introduction Materi jarak, waktu, dan kecepatan
Transkrip Video Modul 2.4. Kursus Membaca Cepat Online
Transkrip Video Modul 2.4. Kursus Membaca Cepat Online http://www.membacacepat.com Modul 2 Bagian 4 Menguasai Membaca Beberapa Kata Sekaligus Terimakasih Anda menyaksikan kembali Kursus Membaca Cepat Online,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Administrasi Perkantoran SMK Kristen Salatiga, peneliti berhasil
31 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Hasil observasi awal yang dilakukan di kelas X.3 Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Kristen Salatiga, peneliti berhasil mengidentifikasi
PANDUAN KOMUNIKASI Kami melayani dengan lebih baik dan profesional
PANDUAN UGD (Keluarga merasa pasien tidak ditangani) Pasien datang diantar keluarga, pada waktu keluarga pasien mendaftar, dokter dan perawat memeriksa pasien kemudian pasien diberi injeksi obat tertentu,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas II SD Kutowinangun 08. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan bersifat sangat penting demi terwujudnya kehidupan pribadi yang mandiri dengan taraf hidup yang lebih baik. Sebagaimana pengertiannya menurut Undang-undang
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. 1. Secara umum kebiasaan menonton sinetron di SMP Negeri 5 Bandung
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan 1. Secara umum kebiasaan menonton sinetron di SMP Negeri 5 Bandung Tahun Ajaran 2011/2012 berada pada kategori tinggi. 2. Secara umum kebiasaan belajar siswa
Lampiran 1 Alat Ukur DATA PRIBADI. Jenis Kelamin : Pria / Wanita IPK :... Semester ke :...
LAMPIRAN Lampiran 1 Alat Ukur DATA PRIBADI Jenis Kelamin : Pria / Wanita IPK :... Semester ke :... DATA PENUNJANG PENGALAMAN INDIVIDU Jawablah pertanyaan berikut ini dengan cara melingkari pilihan jawaban
LAMPIRAN A-1 SKALA DEPRESI PADA REMAJA
LAMPIRAN A-1 SKALA DEPRESI PADA REMAJA A. IDENTITAS Kelas : B. PETUNJUK PENGISIAN SKALA 1. Bacalah pernyataan-pernyataan pada lembar berikut, kemudian kerjakan dengan sungguh-sungguh sesuai dengan keadaan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Hasil observasi awal dilakukan di kelas VII F SMP N 2 Susukan semester 2 tahun ajaran 2013 / 2014 pada kompetensi dasar mendiskripsikan Potensi
HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. ( Section I Listening) Transcript
2017 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Beginners ( Section I Listening) Transcript Familiarisation Text FE FE Cepatlah, Miriam! Kelas Matematika akan mulai segera. Semua teman kita sudah
LAMPIRAN 1 KUESIONER FAKTOR-FAKTOR PROKRASTINASI AKADEMIK SEBELUM UJI COBA. No. Pernyataan SS S N TS STS
LAMPIRAN 1 KUESIONER FAKTOR-FAKTOR PROKRASTINASI AKADEMIK SEBELUM UJI COBA No. Pernyataan SS S N TS STS 1 2 Saya tidak mendaftar sidang skripsi pada periode ini karena merasa belum siap. Saya tersinggung
Mari belajar keliling dan Luas Lingkaran.
LAMPIRAN 95 96 Lampiran 1 Instrumen tes pemecahan masalah open-ended materi lingkaran Mari belajar keliling dan Luas Lingkaran. Nama : Kelas/ No urut : Petunjuk Pengisian: 1. Berdoalah terlebih dahulu
Rentang perhatian pada anak pra-sekolah sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya
TINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR ANAK Konsentrasi adalah bagaimana anak fokus dalam mengerjakan atau melakukan sesuatu sehingga pekerjaan itu mampu dikerjakan dalam waktu tertentu. Kemampuan anak berkonsentrasi
BAB I PENDAHULUAN. memahami setiap materi pelajaran yang diberikan, (3) selalu bersikap aktif
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Konsentrasi adalah pemusatan pikiran pada suatu hal dengan cara menyampingkan hal-hal lain yang tidak berhubungan. Siswa yang berkonsentrasi belajar dapat diamati
01FDSK. Persepsi Bentuk. Denta Mandra Pradipta Budiastomo, S.Ds, M.Si.
Modul ke: Persepsi Bentuk Fakultas 01FDSK Penjelasan mengenai kontrak perkuliahan yang didalamnya dijelaskan mengenai tata tertib, teknis, serta bahan untuk perkuliahan di Universitas Mercu Buana Denta
101 IDE BISNIS DARI HOBI ANDA YANG BISA ANDA JUAL DI INTERNET
101 IDE BISNIS DARI HOBI ANDA YANG BISA ANDA JUAL DI INTERNET Dalam modul ini, Anda akan belajar tentang cara memanfaatkan hobi Anda untuk bisa menghasilkan uang dari internet. Oleh : Gm.Susanto 1 Hai
Lampiran 1 : Data Penunjang dan Kuesioner Strategi Penanggulangan Stres. Kuesioner Strategi Penanggulangan Stres
LAMPIRAN Lampiran 1 : Data Penunjang dan Kuesioner Strategi Penanggulangan Stres Kuesioner Strategi Penanggulangan Stres Petunjuk pengisian : Kuesioner ini terdiri dari 80 pernyataan mengenai cara Anda
Tips untuk Mencerdaskan Nurani
Tips untuk Mencerdaskan Nurani Berbagai tips ini disusun untuk menajamkan kemampuan kamu dalam menyeleksi berbagai permasalahan dalam hidup agar kamu bisa berjalan dengan tenang dengan pemikiran yang selalu
SKALA AKTUALISASI DIRI REMAJA DITINJAU DARI KELEKATAN REMAJA DAN IBU
SKALA AKTUALISASI DIRI REMAJA DITINJAU DARI KELEKATAN REMAJA DAN IBU IDENTITAS RESPONDEN Kelas :... Usia :...Tahun PETUNJUK 1. Bacalah masing-masing pernyataan dengan teliti dan jawablah dengan sejujur-jujurnya
KIAT SUKSES BELAJAR DI PERGURUAN TINGGI
KIAT SUKSES BELAJAR DI PERGURUAN TINGGI Dipersembahkan Oleh: tips dan belajar Silahkan sebar ebook gratis ini kemana aja, tetapi jangan merubah isi ebook ini Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat APAKAH /
"Berusaha... bekerja dengan tanganmu. " Powerpoint Templates Page 1
"Berusaha... bekerja dengan tanganmu. " Page 1 Pada waktu penciptaan dunia, bekerja telah ditetapkan sebagai suatu berkat. Bekerja dimaksudkan untuk perkembangan, kuasa dan kebahagiaan. Perubahan keadaan
Belajar Memahami Drama
8 Belajar Memahami Drama Menonton drama adalah kegiatan yang menyenangkan. Selain mendapat hiburan, kamu akan mendapat banyak pelajaran yang berharga. Untuk memahami sebuah drama, kamu dapat memulainya
Halusinasi dan cara mengatasinya
Halusinasi dan cara mengatasinya K ita sering melihat penderita skizofrenia yang tertawa, menangis atau berbicara sendiri. Mereka melakukan itu bukannya tanpa sebab. Perilaku yang aneh tersebut timbul
