Perancangan Basis Data Perputakaan Sekolah dengan Menerapkan Model Data Relasional
|
|
|
- Verawati Salim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 304 ISSN: Perancangan Basis Data Perputakaan Sekolah dengan Menerapkan Model Data Relasional Gat STMIK Pontianak Abstrak Perancangan basis data merupakan proses membuat desain yang akan mendukung operasional dan tujuan perusahaan. Pemanfaatan basis data pada bidang perpustakaan memungkinkan untuk dapat menyimpan data atau melakukan perubahan dan menampilkan kembali data tersebut dengan cepat dan mudah. Salah satu aspek yang sulit dalam perancangan database adalah bahwa perancang, programmer, dan pemakai akhir cenderung melihat data dengan cara yang berbeda. Oleh karena itu maka diperlukan sebuah metodologi yang menggunakan prosedur, teknik, peralatan, dan dokumentasi untuk mendukung dan memfasilitasi proses perancangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D). Metode perancangan basis data menggunakan metode DBLC (Data Base Life Cycle) dengan variabel penelitian adalah perancangan basis data perputakaan sekolah dengan model data relasional. Aspek penelitian meliputi Conceptual Database Design, Logical Database Design dan Physical Database Design. Hasil akhir dari penelitian ini adalah menghasil 7(tujuh) tipe entitas konsepsual, menghasilkan diagram hubungan entitas dari ketujuh entitas tersebut pada logikal dan menghasilkan rancangan pisikal yang terdiri dari tabel kategori, penerbit, penulis, buku, anggota, transaksi dan detil transaksi. Kata Kunci Basis Data, Data Relasional, DBLC dan Perpustakaan Abstract Database Design is a process of creating a design that will supports company s operational and objectives. Usage of database in library field allows the user to be able to store data or update the data and show that data easier and quicker. One of the aspect that is difficult in database design is that the designer, programmer and user tend to see the data with different point of view. Because of that, is needed a methodology that use procedur, technique, tools and documentation to support and facilliate the design process. Method that being used is Research and Development method (R&D). The Database design is used DBLC method ( Data Base Life Cycle) with the research variable is library database design with rational data model. Aspects of the research include Conceptual Database Design, Database Design Logical and Physical Database Design. Final result of this research is to create seven type of conceptual entities, create a diagram that connects the seven conceptual entities with each other at logical and create a physical design that consists of category table, publishers, writers, books, member, transaction and detail transactions. Keywords Database, Relational Data, DBLC, and Library
2 Citec Journal, Vol. 2, No. 4, Agustus 2015 Oktober 2015 ISSN: PENDAHULUAN Penerapan teknologi informasi sangat memberikan kontribusi yang cukup baik dalam kelancaran aktivitas bisnis. Penggunaan teknologi informasi yang tepat dapat membantu dalam mengambil keputusan dimana penyimpanan data telah didukung oleh salah satu komponen penting dari teknologi informasi yaitu database (basis data). Basis data didefinisikan sebagai kumpulan data yang terintegrasi dan diatur sedemikian rupa sehingga data tersebut dapat dimanipulasi, diambil, dan dicari secara cepat. Selain berisi data, database juga berisi metadata[1]. Pengumpulan dan analisis kebutuhan (Requirement Collection and Analysis) merupakan proses mengumpulkan dan menganalisa informasi tentang organisasi yang akan didukung oleh aplikasi basis data dan menggunakan informasi tersebut untuk mengidentifikasikan kebutuhan user terhadap sistem baru. Perancangan basis data (database design) merupakan proses membuat desain yang akan mendukung operasional dan tujuan perusahaan[2]. Pemanfaatan database memungkinkan untuk dapat menyimpan data atau melakukan perubahan dan menampilkan kembali data tersebut dengan cepat dan mudah. Sistem database merupakan komponen dasar sistem informasi dari perusahaan besar, sistem pengembangan siklus database secara melekat terkait dengan siklus hidup sistem informasi. Pentingnya untuk mengakui bahwa tahapan pengembangan siklus database tidak harus berurutan tetapi melibatkan beberapa jumlah pengulangan tahapan sebelumnya melalui feedback loop. Salah satu aspek yang sulit dalam perancangan database adalah kenyataan bahwa perancang, programmer dan pemakai akhir cenderung melihat data dengan cara yang berbeda. Metodologi perancangan adalah sebuah pendekatan terstruktur yang menggunakan prosedur, teknik, peralatan, dan dokumentasi untuk mendukung dan memfasilitasi proses perancangan. Metodologi perancangan terdiri dari beberapa fase dimana setiap fase mengandung beberapa langkah yang akan menuntun desainer dalam menggunakan teknik yang sesuai pada setiap tahap dalam proyek sehigga membantu desainer untuk merencanakan, mengelola, mengatur, dan mengevaluasi pengembangan proyek database[3]. Poses perancangan basis data terdiri dari tiga bagian yaitu perancangan basis data konseptual, logikal dan fisikal. Perancangan basis data konseptual adalah proses membangun model data yang digunakan dalam suatu perusahaan, serta terbebas dari semua pertimbangan fisik. Perancangan basis data logikal adalah proses merancang model data yang digunakan dalam suatu perusahaan berdasarkan pada model data yang spesifik, tetapi terbebas dari DBMS tertentu dan pertimbangan fisik lainnya. Perancangan basis data fisikal adalah proses menghasilkan deskripsi implementasi basis data pada penyimpanan sekunder, menggambarkan hubungan dasar, organisasi file, dan indeks yang digunakan untuk mencapai akses yang efisien terhadap data, dan setiap kendala integritas terkait dan langkah-langkah keamanan[4]. Relational Database adalah mempresentasikan semua data dalam database sebagai tabel dua dimensi sederhana yang di sebut relasi. Tabel-tabel itu serupa dengan file biasa, namun informasi dalam lebih dari satu file bisa dengan mudah di ekstrak dan di kombinasikan. Kadang kala tabel-tabel ini bisa di anggap sebagai file[4,5]. Penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan merupakan suatu manifestasi dari kemajuan teknologi dengan menghasilkan sumber daya yang telah membawa manfaat besar bagi masyarakat. Pada sistem komputerisasi yang dimaksud dengan sumber daya adalah data perangkat lunak Database Management System (DBMS), perangkat keras komputer, media penyimpanan, orang yang menggunakan dan mengatur data (database administrator, pemakai akhir, dan pemakai dan lain-lain), perangkat lunak aplikasi yang mengakses dan mengubah data dan yang terakhir adalah programmer aplikasi yang mengembangkan aplikasi[6]. Perpustakaan sekolah adalah serupakan salah satu perpustakaan yang melayani kebutuhan guru dan siswa dalam memperoleh informasi mata pelajaran maupun informasi lainnya yang terkait dengan kegiatan pembelajaran disekolah. Dalam proses operasionalnya, seperti pengadaan buku, pendataan buku, peminjaman buku maupun pengembalian buku dilakukan secara konvensional tidaklah tepat ketika pimpinan sudah menyadari bahwa penerapan teknologi informasi mampu memberikan efisiensi dan efektivitas dari aktivitas pengelolaan perpustakaan. Mengabaikan teknologi
3 306 ISSN: informasi dalam pengelolaan perpustakaan juga akan berdampak kurang baiknya pelayanan kepada setiap anggota maupun petugas perpustakaan akan mengalami kesulitan dalam menghasilkan berbagai laporan kepada pimpinan. Perancangan basis data perpustakaan akan memberikan gambaran sebuah basis data yang disusun dan dirancang sesuai dengan konsep DBLC (Data Base Life Cycle). Dimana dalam proses pembuatan database perpustakaan akan dilakukan sesuai dengan tahap atau fase dari DBLC. Fokus pembahasan dalam penelitian adalah mengarah kepada perancangan basis data relasional yang meliputi Conceptual Database Design, Logical Database Design dan Physical Database Design. Hasil dari rancangan basis data model relasional khususnya basis data perpustakaan dimaksudkan untuk menjaga integritas data dari setiap tabel yang berrelasi. Keberhasilan dalam membangun sebuah aplikasi tidak terlepas dari sebuah model basis data yang baik. Inilah yang menjadi dasar utama diperlukan sebuah rancangan basis data dengan merapkan mode relasional. 2. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan atau yang lebih dikenal dengan Research and Development (R&D). Metode perancangan basis data menggunakan metode DBLC (Data Base Life Cycle) dengan variabel penelitian adalah perancangan basis data perputakaan sekolah dengan model data relasional. Aspek penelitian meliputi perancangan basis data konseptual, perancangan basis data logikal dan perancangan basis data fisikal. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Perancangan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam pembuatan basis data. Permasalahan yang dihadapi pada waktu perancangan adalah bagaimana basis data yang akan dibangun ini dapat memenuhi kebutuhan saat ini dan masa yang akan datang. Untuk itu diperlukan perancangan basis data baik secara fisik maupun secara konseptualnya. Perancangan konseptual akan menunjukkan entity dan relasinya berdasarkan proses yang diinginkan oleh organsisasinya. Untuk menentukan entity dan relasinya perlu dilakukan analisis data tentang informasi yang ada dalam spesifikasi di masa yang akan datang. Metodologi perancangan basis data adalah kumpulan teknik terorganisasi untuk pembuatan rancangan basis data. Teknik terorganisasi ini merupakan kumpulan tahap-tahapan yang memiliki aturan-aturan terurut. Teknik yang digunakan pada perancangan basis data dibagi dalam tiga tahap, yaitu perancangan basis data konseptual (conseptual database design), perancangan basis data logikal (logical database design) dan perancangan basis data fisikal (physical database design) Conseptual Database Design Conceptual database design adalah proses membangun model data yang digunakan di dalam suatu perusahaan, bersifat independent dari semua pertimbangan fisikal. Tahap desain konseptual database yang dimulai dengan membuat model data konseptual dari perusahaan dengan rincian implementasi seperti target DBMS, program aplikasi, bahasa pemrograman, hardware platform, performance dan segala pertimbangan fisikal lain nya (tabel 1 Identifikasi Tipe Entitas).
4 Citec Journal, Vol. 2, No. 4, Agustus 2015 Oktober 2015 ISSN: Tabel 1. Identifikasi Tipe Entitas No Nama Entity Keterangan Entity Kegiatan 1 Kategori Buku Merupakan Entitas yang berisi informasi mengenai data kategori dari suatu buku. Pengelompokan data buku berdasarkan kategori dan satu kategori buku bisa terdiri dari 2 Penerbit Buku Merupakan Entitas yang berisi informasi mengenai data penerbit buku. 3 Penulis Buku Merupakan Entitas yang berisi informasi mengenai data penulis buku. 4 Buku Merupakan Entitas yang berisi informasi mengenai data buku. 5 Anggota Merupakan Entitas yang berisi informasi mengenai data anggota. 6 Master Merupakan Entitas yang berisi Transaksi informasi mengenai data transaksi peminjaman dan pengembalian. 7 Detil Transaksi Merupakan Entitas yang berisi informasi mengenai data transaksi peminjaman dan pengembalian secara detil. beberapa buku. Pengelompokan data buku berdasarkan penerbit dan satu penerbit buku bisa terdiri dari beberapa buku. Pengelompokan data buku berdasarkan penulis dan satu penulis buku bisa terdiri dari beberapa buku. Setiap buku dapat dipinjamkan kepada satu atau beberapa anggota Anggota dapat melakukan beberapa kali peminjaman buku Dapat menyimpan hanya satu jenis data transaksi. Satu transaksi bisa terdiri dari satu buku atau beberapa buku. Identifikasi tipe rasional bertujuan menentukan hubungan-hubungan penting yang ada antara jenis-jenis entitas yang telah diidentifikasikan sebelumnya (gambar 1. E-R Diagram Konseptual). Gambar 1. E-R Diagram Konseptual
5 308 ISSN: Domain adalah seluruh kemungkinan nilai yang dapat diberikan kesuatu atribut. Memberi nama domain yang sesuai dengan nilai yang akan dimiliki domain tersebut. Domain menentukan tipe data dari nilai yang akan membentuk domain dan menentukan format dari domain (tabel 2 Tabel Attribute Domain). Tabel 2. Tabel Attribute Domain Entity Name Attribute Domain Kategori kodekategori String dengan panjang maksimal 2 karakter {K1,K2,K3, } Namakategori String dengan panjang maksimal 60 karakter Penerbit kodepenerbit String dengan panjang maksimal 3 karakter {P01,P02,P03, } Namapenerbit String dengan panjang maksimal 50 karakter Alamatpenerbit String dengan panjang maksimal 60 karakter telppenerbit String dengan panjang maksimal 15 karakter Penulis kodepenulis String dengan panjang maksimal 3 karakter {P11,P22,P33, } namapenulis String dengan panjang maksimal 40 karakter alamatpenulis String dengan panjang maksimal 40 karakter Telppenulis String dengan panjang maksimal 40 karakter Buku kodebuku String dengan panjang maksimal 5 karakter {B0001, B0002, B0003, } kodepenerbit String dengan panjang maksimal 3 karakter {P01,P02,P03, } kodepenulis String dengan panjang maksimal 3 karakter {P11,P22,P33, } judulbuku String dengan panjang maksimal 70 karakter isbn String dengan panjang maksimal 25 karakter tglterbit Date dengan panjang maksimal 10 karakter {dd-mm-yyyy) jlhhalaman Int dengan panjang maksimal 2 karakter kodekategori String dengan panjang maksimal 2 karakter {K1,K2,K3, } Aggota Kodeanggota String dengan panjang maksimal 5 karakter {A0001,A0002,A0003, } Namaanggota String dengan panjang maksimal 50 karakter Jeniskelamin String dengan panjang maksimal 15 karakter Alamatanggota String dengan panjang maksimal 60 karakter Telpanggota String dengan panjang maksimal 15 karakter Tempatlahir Tanggallahir String dengan panjang maksimal 20 karakter Date dengan panjang maksimal 10 karakter {dd-mm-yyyy) Master Transaksi kodetraksaksi String dengan panjang maksimal 5 karakter {T0001, T0002, T003, } tgltransaksi Tanggal dengan panjang maksimal 10 karakter {yyyy-mm-dd} kodeanggota Kodeanggota String dengan panjang maksimal 4 karakter {S001,S002,S003, } String dengan panjang maksimal 5 karakter {A0001,A0002,A0003, }
6 Citec Journal, Vol. 2, No. 4, Agustus 2015 Oktober 2015 ISSN: Tabel 2. (lanjutan) Entity Name Attribute Domain Detil Transaksi kodetraksaksi String dengan panjang maksimal 5 karakter {T0001, T0002, T003, } kodebuku String dengan panjang maksimal 5 karakter {B0001, B0002, B0003, } tglpinjam Tanggal dengan panjang maksimal 10 karakter {yyyy-mm-dd} tglkembali Tanggal dengan panjang maksimal 10 karakter {yyyy-mm-dd} jumlahbuku status 3.2. Logical Database Design Integer dengan panjang maksimal 2 karakter String dengan panjang maksimal 10 karakter Perancangan basis data logikal adalah suatu proses membangun sebuah model dari informasi yang digunakan di perusahaan berdasarkan sebuah model data spesifik. Tujuan dari langkah ini adalah untuk membangun data model logikal lokal dari data model konseptual dengan menggambarkan pandangan khusus dari perusahaan dan kemudian untuk memvalidasikan model ini untuk memastikan bahwa model tersebut benar dan untuk memastikan bahwa model tersebut mendukung transaksi yang diperlukan. Dalam sistem basis data relasional yang akan digunakan, ada hal-hal dalam perancangan basis data konseptual yang tidak bisa diimplementasikan oleh sebab itu, dalam rancangan database relasional perlu diadakan modifikasi, yaitu menghilangkan bagian yang tidak kompatibel dari model data konseptual. Langkah-langkanya antara lain menghilangkan relasi biner many-to-many, relasi rekursif many-to-many, relasi kompleks dan atribut multivalued. Untuk menghilangkan tipe hubungan yang mengandung many-to-many (*.*). Hubungan tersebut dipecah dengan mengidentifikasi sebuah entitas baru dan mengganti hubungannya dengan one-to-many (1.*) sehingga menghilangkan hubungan many-to-many. Gambar 2. Hubungan Buku Dengan Transaksi
7 310 ISSN: Validasi relasi-relasi menggunakan normalisasi untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya data rangkap, menghindari data yang tidak konsisten terutama bila dilakukan penambahan atau penghapusan data sebagai akibat karena adanya data yang rangkap, dan untuk menjamin bahwa identitas tabel secara tunggal sebagai determinan semua atribut. Berikut ini adalah normalisasi basis data perpustakaan: 1. Bentuk unnormal {Kodebuku, judulbuku, isbn, tglterbit, jlhhalaman, namakategori, namapenerbit, alamatpenerbit, telppenerbit, namapenulis, alamatpenulis, telppenulis, namaanggota, jeniskelamin, alamatanggota, telpanggota, tempatlahir, tanggallahir, tgltransaksi, tglpinjam, tglkembali, jumlahbuku, status} 2. Bentuk Normal Pertama, Langkah berikutnya adalah dengan cara memisahkan atribut-atribut yang nilainya sama akan ditulis hanya satu kali. Tabel buku {*Kodebuku, judulbuku, isbn, tglterbit, jlhhalaman, namakategori, namapenerbit, alamatpenerbit, telppenerbit, namapenulis, alamatpenulis, telppenulis, namaanggota, jeniskelamin, alamatanggota, telpanggota, tempatlahir, tanggallahir} Tabel transaksi {tgltransaksi, tglpinjam, tglkembali, jumlahbuku, status} 3. Bentuk Normal Kedua Langkah selanjutnya adalah dengan cara menentukan ketergantungan fungsional. Tabel buku {*Kodebuku, judulbuku, isbn, tglterbit, jlhhalaman, **kodekategori, **kodepenerbit, **kodepenulis} Tabel kategori {*kodekategori, namakategori} Tabel penerbit {*kodepenerbit, namapenerbit, alamatpenerbit, telppenerbit} Tabel penulis {*kodepenulis, namapenulis, alamatpenulis, telppenulis} Tabel anggota {*kodeanggota, namaanggota, jeniskelamin, alamatanggota, telpanggota, tempatlahir, tanggallahir} Tabel mastertransaksi Tabel detiltransaksi 3.3. Physical Database Design {*kodetransaksi, tgltransaksi, **kodeanggota} (**kodetransaksi, **kodebuku, tglpinjam, tglkembali, jumlahbuku, status} Perancangan database secara fisik merupakan tahapan untuk mengimplementasikan hasil perancangan database secara logis menjadi tersimpan secara fisik pada media penyimpanan eksternal sesuai dengan Database Management System (DBMS) yang digunakan. Dapat disimpulkan bahwa proses perancangan fisik merupakan transformasi dari perancangan logis terhadap jenis DBMS yang digunakan sehingga dapat disimpan secara fisik pada media penyimpanan. My Structured Query Language (MySQL) merupakan pilihan DBMS yang tepat untuk mendukung aplikasi basis data yang dapat dilakukan kapanpun sebelum menuju desain logical asalkan terdapat cukup informasi mengenai kebutuhan sistem. Tabel 3. Tabel Kategori 1 kodekategori* VARCHAR 2 Kode Kategori 2 Namakategori VARCHAR 60 Nama Kategori Tabel 4. Tabel Penerbit 1 kodepenerbit* VARCHAR 2 Kode Penerbit 2 Namapenerbit VARCHAR 50 Nama Penerbit 3 Alamatpenerbit VARCHAR 60 Alamat Penerbit 4 Telppenerbit VARCHAR 15 Telp Penerbit
8 Citec Journal, Vol. 2, No. 4, Agustus 2015 Oktober 2015 ISSN: Tabel 5 Tabel Penulis 1 kodepenulis* VARCHAR 3 Kode Penulis 2 Namapenulis VARCHAR 50 Nama Penulis 3 Alamatpenulis VARCHAR 60 Alamat Penulis 4 Telppenulis VARCHAR 15 Telp Penulis Tabel 6 Tabel Buku 1 kodebuku* VARCHAR 5 Kode Buku 2 Judulbuku VARCHAR 70 Judul Buku 3 Isbn VARCHAR 25 ISBN 4 Kodepenulis VARCHAR 3 Kode Penulis 5 Kodepenerbit VARCHAR 3 Kode Penerbit 6 Kodekategori VARCHAR 2 Kode Kategori 7 Tglterbit Date Tanggal Terbit 8 Jlhhalaman Integer Jumlah Halaman Tabel 7 Tabel Anggota 1 kodeanggota* VARCHAR 5 Kode Barang 2 Namaanggota VARCHAR 2 KodeJ enis 3 Jeniskelamin VARCHAR 5 Kode Merk 4 Alamatanggota VARCHAR 70 Nama Barang 5 Telpanggota VARCHAR 2 Kode Satuan 6 Tempatlahir DOUBLE Harga Jual 7 Tanggallahir DOUBLE Harga Beli 8 Banyak INT Banyak 9 KodeSupplier VARCHAR 4 Kode Supplier Tabel 8 Tabel Master Transaksi 1 kodetraksaksi* VARCHAR 5 Kode Transaksi 2 Tgltransaksi DATE Tanggal Transaksi 3 Kodeanggota VARCHAR 5 Kode Anggota Tabel 9 Tabel Detil Transaksi 1 kodetransaksi* VARCHAR 5 Kode Transaksi 2 Kodebuku VARCHAR 5 Kode Buku 3 Tglpinjam Date 10 Tanggal Pinjam 4 Tglkembali Date 10 Tanggal Kembali 5 Jumlahbuku Int 2 Jumlah Buku 6 Status VARCHAR 10 Status Data Definition Language (DDL) atau Data Definiton Language adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan pendefinisian data. Terdiri dari perintah-perintah untuk membentuk, mengubah atau menghapus tabel beserta kolom-kolom dan type data penyusunnya, serta perintah-perintah untuk menetapkan hubungan dan batasan-batasan data. DDL adalah
9 312 ISSN: kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuat (create), mengubah (alter) dan menghapus (drop) struktur dan definisi tipe data dari objek-objek database. a. SQL CREATE TABLE Kategori CREATE TABLE `perpustakaan_db`.`tb_kategori` ( `kodekategori` varchar(2) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NOT NULL, `namakategori` varchar(60) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci PRIMARY KEY (`kodekategori`) b. SQL CREATE TABLE Penerbit CREATE TABLE `perpustakaan_db`.`tb_penerbit` ( `kodepenerbit` varchar(3) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NOT NULL, `namapenerbit` varchar(50) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `alamatpenerbit` varchar(60) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `telppenerbit` varchar(15) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci PRIMARY KEY (`kodepenerbit`) c. SQL CREATE TABLE Penulis CREATE TABLE `perpustakaan_db`.`tb_penulis` ( `kodepenulis` varchar(3) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NOT NULL, `namapenulis` varchar(50) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `alamatpenulis` varchar(60) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `telppenulis` varchar(15) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci PRIMARY KEY (`kodepenulis`) d. SQL CREATE TABLE Buku CREATE TABLE `perpustakaan_db`.`tb_buku` ( `kodebuku` varchar(5) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NOT NULL, `judulbuku` varchar(70) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NULL DEFAULT NULL, `isbn` varchar(25) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NULL DEFAULT NULL, `kodepenulis` varchar(3) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NULL DEFAULT NULL, `kodepenerbit` varchar(3) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `kodekategori` varchar(2) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `tglterbit` date `jlhhalaman` int(3) PRIMARY KEY (`kodebuku`), CONSTRAINT `tb_buku_ibfk_1` FOREIGN KEY (`kodepenulis`) REFERENCES `perpustakaan_db`.`tb_penulis` (`kodepenulis`), CONSTRAINT `tb_buku_ibfk_2` FOREIGN KEY (`kodepenerbit`) REFERENCES `perpustakaan_db`.`tb_penerbit` (`kodepenerbit`), CONSTRAINT `tb_buku_ibfk_3` FOREIGN KEY (`kodekategori`) REFERENCES `perpustakaan_db`.`tb_kategori` (`kodekategori`),
10 Citec Journal, Vol. 2, No. 4, Agustus 2015 Oktober 2015 ISSN: INDEX `kodepenulis` (`kodepenulis`), INDEX `kodepenerbit` (`kodepenerbit`), INDEX `kodekategori` (`kodekategori`) e. SQL CREATE TABLE Anggota CREATE TABLE `perpustakaan_db`.`tb_anggota` ( `kodeanggota` varchar(5) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NOT NULL, `namaanggota` varchar(50) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `jeniskelamin` varchar(15) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `alamatanggota` varchar(60) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `telpanggota` varchar(15) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `tempatlahir` varchar(20) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `tanggallahir` date PRIMARY KEY (`kodeanggota`) f. SQL CREATE TABLE Detil Transaski CREATE TABLE `perpustakaan_db`.`tb_detiltransaksi` ( `kodetransaksi` varchar(5) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci `kodebuku` varchar(5) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NULL DEFAULT NULL, `tglpinjam` date `tglkembali` date `jumlahbuku` int(2) `status` varchar(10) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NULL DEFAULT NULL, CONSTRAINT `tb_detiltransaksi_ibfk_1` FOREIGN KEY (`kodetransaksi`) REFERENCES `perpustakaan_db`.`tb_mastertransaksi` (`kodetraksaksi`), CONSTRAINT `tb_detiltransaksi_ibfk_2` FOREIGN KEY (`kodebuku`) REFERENCES `perpustakaan_db`.`tb_buku` (`kodebuku`), INDEX `kodetransaksi` (`kodetransaksi`), INDEX `kodebuku` (`kodebuku`) g. SQL CREATE TABLE Master Transaksi CREATE TABLE `perpustakaan_db`.`tb_mastertransaksi` ( `kodetraksaksi` varchar(5) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NOT NULL, `tgltransaksi` date `kodeanggota` varchar(5) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NULL DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`kodetraksaksi`), CONSTRAINT `tb_mastertransaksi_ibfk_1` FOREIGN KEY (`kodeanggota`) REFERENCES `perpustakaan_db`.`tb_anggota` (`kodeanggota`), INDEX `kodeanggota` (`kodeanggota`) Hasil dari perancangan basis data ini, dihasilkan 7 tabel basis data dan dimasukkan ke dalam basis data yang bernama perpustakaan dan pengimplementasian dari rancangan basis data yang terdiri atas 7 tabel yang ada dilakukan dengan menggunakan aplikasi Navicat Premium
11 314 ISSN: dengan koneksi server localhost. Perancangan basis data yang mengacu kepada model data relasional khususnya basis data perpustakaan dimaksudkan agar dalam setiap tabel yang terdapat didalam database perpustakaan saling memiliki keterkaitan demi menjamin integritas data. Selain itu, model data relasional akan memberikan gambaran yang jelas dan memberikan kemudahan bagi programmer ketika ingin membangun aplikasi pengelolaan data buku perpustakaan sekolah. Keberhasilan dalam membangun sebuah aplikasi tidak terlepas dari sebuah model basis data yang baik. Inilah yang menjadi dasar utama diperlukan sebuah rancangan basis data dengan merapkan mode relasional. 4. KESIMPULAN Berdasarkan hasil dari perancangan basis data perputakaan sekolah dengan model data relasional, maka dapat diambil kesimpulan bahwa rancangan basis data yang dirancang dengan menggunakan metode perancangan database DBLC (Data Base Life Cycle) telah menghasilkan bentuk database relational dengan rincian sebagai berikut ini: 1. Conceptual database design Tipe entitas yang diperlukan berjumlah 7(tujuh) entitas dengan memberikan attribute domain pada setiap nama entitas dan menghasilkan diagram hubungan entitas. 2. Logical Database Design Menghasilkan relasi untuk model data logikal lokal yang mempresentasikan entity, relationship, dan attribute yang telah diidentifikasi sebelumnya. 3. Physical Database Design Perancangan database menggukan database MySQL dengan Data Definiton Language adalah bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan pendefinisian data. Jumlah tabel dalam basis data perpustakaan ada 7 buah yaitu, kategori, penerbit, penulis, buku, anggota, transaksi, detiltransaksi. 4. Menghasilkan database dengan model relasional diperlukan sebagai upaya untuk menjamin dan menjaga integritas data dari setiap tabel yang berhubungan. 5. Kebutuhan untuk menghasilkan sebuah aplikasi yang baik tidak terlepas dari bagaimana sebuah model dari basis data yang digunakan dan oleh karenanya maka perpustakaan sekolah perlu dibangun dengan model data relasional. 5. SARAN Menghasilkan rancangan basis data yang baik tidak terlepas dari pemahaman dari metode yang dipergunakan untuk merancang database terutama bagiamana melakukan setiap fase dari metode DBLC (Data Base Life Cycle). Oleh karenanya, maka penelitian selanjutkan dapat melakukan penelitian lebih rinci lagi dalam menghasilkan model dari setiap racangan Conceptual Database, Logical Database dan Physical Database. 6. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pontianak yang telah memberikan dukungan financial terhadap penelitian ini. Terima kasih kepada rekan-rekan dosen yang telah memberikan masukan dan dukungan dalam menyelesaikan tulisan ini. Kepada para reviewer saya juga mengucapkan banyak terima kasih atas bimbingan dan arahannya sehingga tulisan ini dapat sesuai seperti apa yang diharapkan.
12 Citec Journal, Vol. 2, No. 4, Agustus 2015 Oktober 2015 ISSN: DAFTAR PUSTAKA [1] Raharjo, B., 2011, Belajar Otodidak membuat Database Mengunakan MySQL, Infomatika, Bandung. [2] Indrajani, 2011, Perancangan Basis Data Dalam All in 1, (1st Edition), PT Elex Media Komputindo, Jakarta. [3] Connolly, T. M., Begg, C. E., 2010, Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management, Fifth Edition, Pearson Education, Boston. [4] Connolly, T. M., Begg, C. E., 2002, Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management, Third Edition, Pearson Education, Ltd., Inggris. [5] Laudon, K. C., Laudon, J. P., 2005, Management Information Systems: Managing the Digital Firm, 8 th Edition, Prentice Hall, New Jersey. [6] Joefrie, Y. Y., Kalatiku, P. P., 2012, Desain basis data sistem informasi akademik di Fakultas Teknik Universitas Tadulako, Jurnal Ilmiah Foristek, No. 21, Vol.2, Hal
PERANCANGAN MODEL BASIS DATA RELASIONAL DENGAN METODE DATABASE LIFE CYCLE
PERANCANGAN MODEL BASIS DATA RELASIONAL DENGAN METODE DATABASE LIFE CYCLE Wahyu Sindu Prasetya STMIK Pontianak Sistem Informasi STMIK Pontianak e-mail : [email protected] Abstrak Pemanfaatan
Basis Data Relational
Basis Data Relational Kebanyakan model yang digunakan adalah Model basis data relasional dengan menggunakan Relational Database Management System (RDBMS). RDBMS menyediakan layanan pengorganisasian data
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Basis Data 2.1.1 Pengertian Data Menurut Turban (2003, p2), data ialah fakta yang belum diolah atau gambaran dari transaksi yang ditangkap, direkam, disimpan dan diklasifikasikan.
Pertemuan Transformasi ER-MODEL INDIKATOR. 1. Memahami ER model 2. Menerapkan transformasi ER- Model ke Model Relasional.
Pertemuan 4-5-6 Transformasi ER-MODEL INDIKATOR 1. Memahami ER model 2. Menerapkan transformasi ER- Model ke Model Relasional. URAIAN MATERI PERANCANGAN DATABASE Perancangan Database adalah proses untuk
BAB 2 LANDASAN TEORI
8 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Database Menurut Connolly (2010, p65), database adalah kumpulan data dan deskripsi data yang terhubung secara logika serta dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB LANDASAN TEORI.1 Defenisi Pangkalan Data Pangkalan data atau Database merupakan kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema
BAB 2 LANDASAN TEORI. beberapa pakar. Definisi tersebut antara lain yaitu : dari beberapa file dokumen yang terhubung secara logis.
6 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Basis Data Ada beberapa macam definisi tentang basis data yang disampaikan oleh beberapa pakar. Definisi tersebut antara lain yaitu : Menurut O Brien (2002, p.166)
INTERNET PROGRAMMING DATABASE
INTERNET PROGRAMMING DATABASE Muhmmad Zen Samsono Hadi, ST. MSc. [email protected] POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA Bahasan Sistem Database ER Diagram Database MySQL Internet Application Pendahuluan
DESAIN DATABASE. Pertemuan 06 3 SKS
Materi 1. Era Informasi 2. Strategi dan Peluang Yang Kompetitif 3. Database dan Database Warehouse 4. Desain Database 5. Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Cerdas 6. E-Commerce DESAIN DATABASE Pertemuan
Konsep Basis Data (Lanjut)
Konsep Basis Data (Lanjut) http://www.brigidaarie.com Bahasa Basis Data bahasa yang digunakan oleh user untuk berkomunikasi/berinteraksi dengan DBMS yang bersangkutan Contoh : SQL, dbase, QUEL dsb Bahasa
PROSES PERANCANGAN DATABASE
PROSES PERANCANGAN DATABASE PENDAHULUAN Sistem informasi berbasiskan komputer terdiri dari komponen-komponen berikut ini : Database Database software Aplikasi software Hardware komputer termasuk media
ANALISIS DAN RANCANGAN BASIS DATA PERPUSTAKAAN SMA IBA PALEMBANG SECARA MODULAR
ANALISIS DAN RANCANGAN BASIS DATA PERPUSTAKAAN SMA IBA PALEMBANG SECARA MODULAR Rindu Deskapriani 1, M. Nasir ², Baibul Tujni ³ Dosen Universitas Bina Darma 2, Mahasiswa Universitas Bina Darma 1 Jalan
Perancangan Database
Perancangan Database Database System Development Live cycle ( SDLC) Database System Development Live cycle (SDLC) merupakan komponen yang penting dalam sistem database karena aplikasi dari database life
Sistem Basis Data SISTEM BASIS DATA Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Disusun oleh Vivine Nurcahyawati, M.Kom, OCP
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran SISTEM BASIS DATA 410103050 Disusun oleh Vivine Nurcahyawati, M.Kom, OCP PROGRAM STUDI S1 SISTEM INFORMASI STMIK STIKOM SURABAYA 2012 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... i DESKRIPSI
PROSES PERANCANGAN BASIS DATA
PROSES PERANCANGAN BASIS DATA Seperti telah disebutkan sebelumnya, sebuah sistem basis data merupakan komponen dasar sistem informasi organisasi yang besar. Oleh karena itu siklus hidup aplikasi basis
ANALISA & PERANCANGAN SISTEM
ANALISA & PERANCANGAN SISTEM Database Design Mulyadi, S.Kom, M.S.I Conventional Files versus the Database 14-2 File Kumpulan record-record sejenis. File tidak terkait satu sama lain kecuali dalam kode
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem yang Berjalan Sistem informasi perpustakaan merupakan suatu yang sangat penting di suatu perpustakaan. Karena kegiatan tersebut yang dilakukan
BAB 2 LANDASAN TEORI. utama yaitu komponen, ketergantungan dan tujuan. Artinya, setiap sistem akan selalu
6 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem, data dan informasi 2.1.1 Sistem Menurut Fathansyah (2004, p2), kata sistem selalu berkonotasi pada 3 hal utama yaitu komponen, ketergantungan dan tujuan. Artinya, setiap
MEMAHAMI KONSEP DATABASE. Oleh : Yuhefizar, S.Kom
MEMAHAMI KONSEP DATABASE Oleh : Yuhefizar, S.Kom Database Management System(DBMS) merupakan paket program (Software) yang dibuat agar memudahkan dan mengefisienkan pemasukan, pengeditan, penghapusan dan
DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)
PENGENALAN SQL DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL) Pendahuluan Membuat Tabel CREATE TABLE adalah salah satu perintah SQL yang digunakan untuk membuat sebuah tabel dengan menentukan tipe masing-masing elemen
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : DIII MANAJEMEN INFORMATIKA Semester : 2
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : DIII MANAJEMEN INFORMATIKA Semester : 2 MATA KULIAH : SISTEM BASIS DATA KODE MATA KULIAH / SKS : 390102023 / 3 SKS MATA KULIAH PRASYARAT : - DESKRIPSI
PERANCANGAN BASIS DATA
BAB IV PERANCANGAN BASIS DATA Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat dimanipulasi (diolah) menggunakan perangkat lunak (program aplikasi)
Modul 3. Oleh : Mohammad Sholikin. 1
Modul 3 Oleh : Mohammad Sholikin http://sholikins.wordpress.com 1 SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara
PROSES PERANCANGAN DATABASE
PROSES PERANCANGAN DATABASE PENDAHULUAN Sistem informasi berbasiskan komputer terdiri dari komponen-komponen berikut ini : Database Database software Aplikasi software Hardware komputer termasuk media
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Nama Mata Kuliah : Pemrograman Database Kode Mata Kuliah : SI 043 Bobot Kredit : 3/1 SKS Semester Penempatan : V Kedudukan Mata Kuliah : Mata Kuliah Keahlian Berkarya Mata
P7 Perancangan Database
P7 Perancangan Database SQ http://sidiq.mercubuana-yogya.ac.id Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta Tujuan Mahasiswa mengetahui & memahami konsep
Perancangan Basis Data. Ari Sulistiyawati
Perancangan Basis Data Ari Sulistiyawati Model Data Menyatakan hubungan antardata dalam database Ada tiga macam model data dasar Hierarkis Jaringan Relasional Model Hierarkis Dikenal pula sebagai model
SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha
SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha Konsep Sistem Basis Data SISTEM sebuah keterpaduan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional dengan satuan fungsi / tugas tertentu, yang saling berhubungan
RANCANGAN SISTEM BASIS DATA UNTUK MENGELOLA DATA TRANSAKSI PEMBELIAN DAN PENJUALAN SAHAM PADA BAGIAN SETTLEMENT PT.
RANCANGAN SISTEM BASIS DATA UNTUK MENGELOLA DATA TRANSAKSI PEMBELIAN DAN PENJUALAN SAHAM PADA BAGIAN SETTLEMENT PT. CORFINA CAPITAL Ester Widya 1, Rufina 2, Linardi Lianto 3, Eka Miranda 4 1,2,3,4 School
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : S1 KOMPUTERISASI AKUNTANSI Semester : 2
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : S1 KOMPUTERISASI AKUNTANSI Semester : 2 MATA KULIAH : SISTEM BASIS DATA KODE MATA KULIAH / SKS : 410113005 / 3 SKS MATA KULIAH PRASYARAT : - DESKRIPSI
INTEGRITAS DAN KEAMANAN DATA. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom
INTEGRITAS DAN KEAMANAN DATA Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom Integritas Data Integritas data mengacu pada konsistensi dan akurasi data yang disimpan di dalam basis data. Batasan Integritas Data (Data
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. digunakan dalam tahap analisis sistem ini yaitu metode pengembangan waterfall.
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem merupakan tahap pengembangan perangkat. Metode yang digunakan dalam tahap analisis sistem ini yaitu metode pengembangan waterfall.
Universitas Bina Nusantara ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENDIDIKAN PADA LEMBAGA MUSIK CANTATA
Universitas Bina Nusantara Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2005/2006 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENDIDIKAN PADA LEMBAGA MUSIK CANTATA Viriya Adithana
LINGKUNGAN BASIS DATA
LINGKUNGAN BASIS DATA TUJUAN PEMBELAJARAN Menjelaskan tingkat arsitektur basis data Menjelaskan komponen DBMS, fungsi DBMS serta bahasa yang digunakan dalam DBMS Menjelaskan perbedaan model data berbasis
BAB II. 2.1 Model Data High Level Data Model (Conceptual Data Model)
BAB II PENGEMBANGAN SISTEM BASIS DATA Bab ini akan membahas lebih lanjut mengenai arsitektur sistem basis data dan pengembangan sistem basis data. Sistem basis data tidak berdiri sendiri, tetapi selalu
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA MANAJEMEN PROYEK PADA PT. TRI COSTRACO INDO
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA MANAJEMEN PROYEK PADA PT. TRI COSTRACO INDO Rudy Djailani (0700696386) Erwinsyah Pulungan (0700696764) Yoghi Putrama Syarief (0700724622) Kelas/Kelompok: 07PKT
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Program Studi Strata-1 Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PERSEDIAAN, PRODUKSI, DAN
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Program Studi Ilmu Komputer Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2005 / 2006
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Program Studi Ilmu Komputer Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2005 / 2006 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA PENGELOLAAN JASA PELATIHAN
MODUL PEMPROGRAMAN SQL TINGKAT DASAR 1 STANDAR KOMPETENSI: MENERAPKAN BAHASA PEMPROGRAMAN SQL TINGKAT DASAR SMK NEGERI 1 MAJALENGKA
MODUL PEMPROGRAMAN SQL TINGKAT DASAR 1 STANDAR KOMPETENSI: MENERAPKAN BAHASA PEMPROGRAMAN SQL TINGKAT DASAR SMK NEGERI 1 MAJALENGKA PENGANTAR SQL TINGKAT DASAR Basisdata atau database adalah kumpulan dari
Model Model Basis Data
Membahas: 1. Model-Model Basis Data 2. Perancangan Data Base 3. Metode pengembangan basis data 4. Jenis-jenis relationship 5. E-R Diagram Model Model Basis Data Model model basis data menyatakan hubungan
Pengenalan Basis Data
Overview Pengenalan Basis Data Sistem Database ER Diagram Database MySQL Acep Irham Gufroni, M.Eng. Pemrograman Internet Teknik Informatika Univ. Siliwangi Internet Application Intro Menyimpan data dalam
BINUS UNIVERSITY. Jurusan Teknik Informatika. Skripsi Sarjana Komputer. Semester Ganjil Tahun 2007/2008
iv BINUS UNIVERSITY Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2007/2008 PERANCANGAN APLIKASI SISTEM BASIS DATA PEMBELIAN STUDI KASUS PT BANDO INDONESIA Hervania (0800735223)
PERANCANGAN DATA BASE BY LILIS PUSPITAWATI, SE.,M.SI
PERANCANGAN DATA BASE BY LILIS PUSPITAWATI, SE.,M.SI SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA Keberhasilan suatu Sistem Informasi sangat dipengaruhi oleh manajemen data base yang merupakan salah satu eleman penyusunan
Arif Basofi Laboratorium Database Politeknik Elekltronika Negeri Surabaya PENS ER Diagram (CDM-PDM) Power Designer 6 Data Architect
Arif Basofi Politeknik Elekltronika Negeri Surabaya PENS 2016 ER Diagram (CDM-PDM) Power Designer 6 Data Architect Referensi 1. Sybase, Getting Started PowerDesigner 6.1 Data Architect & Process Analyst,
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Program Studi Strata-1 Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap tahun 2003/2004 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA PADA SISTEM INFORMASI PEMBELIAN
Lessons. 1. Definisi Basis Data. 2. Sistem Basis Data. 3. Komponen Sistem Basis Data. 4. Abstraksi Data. 5. Bahasa Basis Data
Basis Data 1 Referensi Raghu Ramakrisnan, Gherke, Database Management System, 3rd Edition, McGraw-Hill, 2001. Ramez Elmasri, Sam Navathe, Fundamentals of Database Systems, 4rd Edition, Addison Wesley Publishing
Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2006/2007
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2006/2007 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM PEMBELIAN, PERSEDIAAN DAN PENJUALAN PT. SINAR CIPTA
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PEMBELIAN, PENJUALAN, DAN PERSEDIAAN PADA PT INTERJAYA SURYA MEGAH
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PEMBELIAN, PENJUALAN, DAN PERSEDIAAN PADA PT INTERJAYA SURYA MEGAH Andry Chowanda Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Bina Nusantara University
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Program Study Ilmu Komputer Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap Tahun 2003/2004
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Program Study Ilmu Komputer Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap Tahun 2003/2004 ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENGELOLAAN TRAINING
ARSITEKTUR SISTEM BASIS DATA
BAB I ARSITEKTUR SISTEM BASIS DATA Arsitektur system basis data memberikan kerangka kerja bagi pembangunan basis data. 1.1 LEVEL ARSITEKTUR BASIS DATA Menurut ANSI/SPARC, arsitektur basis data terbagi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pada saat ini data atau informasi sangatlah penting bagi suatu perusahaan,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada saat ini data atau informasi sangatlah penting bagi suatu perusahaan, tidak peduli ukuran dari bentuk perusahaan tersebut. Namun semakin besar perusahaan
3. Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau
DATABASE DESIGN THEORY, PRACTICE, AND CASE STUDY Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta 1. Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi
Relational Database & Pemodelan Data [Review]
Modul ke: 02 Alen Fakultas FASILKOM Relational Database & Pemodelan Data [Review] Pemrograman Basis Data & SQL Boby Hartanto, S.Kom,M.M. Program Studi Sistem Informasi Basis Data Relasional Pada pembuatan
SISTEM BASIS DATA II S A N T I W I D I A N T I
SISTEM BASIS DATA II S A N T I W I D I A N T I SISTEM Definisi sebuah tatanan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan tugas/fungsi khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama
TUTORIAL PERANCANGAN DATABASE DENGAN MENGGUNAKAN SYBASE POWER DESIGNER 11
TUTORIAL PERANCANGAN DATABASE DENGAN MENGGUNAKAN SYBASE POWER DESIGNER 11 Laboratorium Sistem Pendukung Keputusan Program Studi Teknik Industri Universitas Diponegoro A. Sekilas Mengenai Sybase Power Designer
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH SISTEM BASIS DATA KODE : TI11. C228 / 4 SKS
Pertemuan ke Pokok Bahasan dan TIU 1. 1. PENGANTAR BASIS DATA konsep yang terdapat di dalam basis data Sub Pokok Bahasan dan TIK 1.1. Ruang lingkup mengenai mata kuliah yang diajarkan 1.2. Perbedaan sistem
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2004/2005 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA PEMBELIAN DAN PENJUALAN BARANG PADA PT DAVINCI KERAMINDO
BAB 2 LANDASAN TEORI Pengertian Sistem Informasi
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Umum 2.1.1 Pengertian Sistem Informasi Menurut R. Kelly Rainer (2011:10), dalam bukunya Introduction to Information Systems menyatakan bahwa Sistem Informasi adalah untuk
Sistem Pendukung Keputusan Kelangsungan Outlet Buku Di Pt. Mizan Media Utama
1 Sistem Pendukung Keputusan Kelangsungan Outlet Buku Di Pt. Mizan Media Utama Intan Nurmala Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia Jl. Dipati Ukur No. 112-114-116 Bandung Email : [email protected]
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : S1 SISTEM INFORMASI Semester : 2
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : S1 SISTEM INFORMASI Semester : 2 Berlaku mulai: Genap/2010 MATA KULIAH : SISTEM BASIS DATA KODE MATA KULIAH / SKS : 410102050 / 3 SKS MATA KULIAH PRASYARAT
MODUL IV DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)
MODUL IV DATA DEFINITION LANGUAGE DDL) Tujuan : Praktikan dapat memahami dan membuat database Praktikan dapat memahami dan membuat table dari database Mahasiswa mampu membuat script untuk pembuatan tabel
Analisa Perancangan Sistem Informasi
Modul ke: Analisa Perancangan Sistem Informasi Basis Data Fakultas FASILKOM Program Studi Sistem Informasi www.mercubuana.ac.id Anita Ratnasari, S.Kom, M.Kom Sistem Basis Data Definisi : merupakan sistem
PROSES EXTRACT, TRANSFORM DAN LOAD PADA DATA WAREHOUSE
PROSES EXTRACT, TRANSFORM DAN LOAD PADA DATA WAREHOUSE Oktavian Abraham Lantang ABSTRAK Saat ini seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, ketergantungan proses bisnis suatu perusahaan
Desain Fisik Basis Data. Yusuf 2010
Desain Fisik Basis Data Yusuf Priyandari @Agustus 2010 Contents 1 Click to add Title 2 Click to add Title 3 Click to add Title 4 Click to add Title 2 Tahap Pengembangan Basis Data Model 1 1 2 3 4 5 Topics
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA UNTUK APLIKASI SISTEM PENJUALAN DAN PEMBELIAN PADA PT.
BAB 1 PENDAHULUAN. pengaturan data secara cepat dan akurat, telah mengubah perpustakaan yang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini perkembangan informasi dalam suatu perpustakaan dapat berkembang dengan sangat cepat. Data data yang diolah khususnya data perpustakaan semakin banyak dan
Agenda SQL. Pemakai SQL. Kemampuan SQL 02/12/2010 STRUCTURED QUERY LANGUAGE (SQL) Structured Query Language (SQL) (Pert. 9)
Agenda Structured Query Language (SQL) (Pert. 9) Oleh : Umi Laili Yuhana, S.Kom, M.Sc. Sarwosri, S.Kom, M.T. Dr. Ir. Siti Rochimah Pengantar SQL DDL 1 2 SQL Singkatan dari Structured Query Language, dalam
Pengantar Basis Data SISTEM BASIS DATA I. WAN H. Manihuruk, S.kom
Pengantar Basis Data SISTEM BASIS DATA I WAN H. Manihuruk, S.kom Outline Database DBMS Levels of Abstraction Data Models Database Language Database Kumpulan file / tabel / arsip yang saling berhubungan
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA MANAJEMEN KEPEGAWAIAN PADA KANTOR SUBDIVRE 3.1 KERTAPATI PALEMBANG
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA MANAJEMEN KEPEGAWAIAN PADA KANTOR SUBDIVRE 3.1 KERTAPATI PALEMBANG Rora Amitia 1, A. Haidar Mirza 2, Andri 3 Mahasiswa Universitas Bina Darma 1, Dosen Universitas
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENDAFTARAN PASIEN, RAWAT JALAN, APOTEK DAN LABORATORIUM PADA PUSKESMAS KECAMATAN KALIDERES SKRIPSI.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENDAFTARAN PASIEN, RAWAT JALAN, APOTEK DAN LABORATORIUM PADA PUSKESMAS KECAMATAN KALIDERES SKRIPSI Oleh Audi Mirano 1200946192 Nurul Mukharam 1200946753 Tri
Obyektif : Mahasiswa dapat mengerti dan memahami konsep perancangan basis data Mahasiswa dapat merancang basis data sesuai dengan fase-fasenya
PROSES PERANCANGAN DATABASE Obyektif : Mahasiswa dapat mengerti dan memahami konsep perancangan basis data Mahasiswa dapat merancang basis data sesuai dengan fase-fasenya PROSES PERANCANGAN DATABASE Tujuan
BAB 2 LANDASAN TEORI
7 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Umum 2.1.1 Terminologi Definisi Sistem Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan, McLeod (1996,p13). Dan kebanyakkan
APLIKASI SISTEM BASIS DATA PELAYANAN RUMAH SAKIT UNTUK STAFF BERBASIS WEB DI RSIA IBNU SINA
APLIKASI SISTEM BASIS DATA PELAYANAN RUMAH SAKIT UNTUK STAFF BERBASIS WEB DI RSIA IBNU SINA Methirana Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara Jln.Pejagalan 1 No.100
ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA PADA APLIKASI IT HELP DESK BERBASIS WEB DI PT. BANK MANDIRI PERSERO
Abstrak UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2006/2007 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA PADA APLIKASI IT HELP DESK BERBASIS WEB DI PT.
SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA
Mata Kuliah Kode / SKS Program Studi Fakultas : Sistem Basis Data : IT012248 / 2 SKS : Sistem Komputer : Ilmu Komputer & Teknologi Informasi 1. Pengantar Basis Data Mahasiswa dapat me-ngerti dan memahami
Panduan Membuat Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram, dan Database Menggunakan Power Designer
Panduan Membuat Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram, dan Database Menggunakan Power Designer Disusun oleh: Oke Setiawan, S.T. Untuk keperluan internal dalam mendukung Tugas Besar Sistem Informasi
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI DATA MASTER DAN KERTAS KERJA AUDIT PADA BADAN SAR NASIONAL MELALUI PT PENTA SUKSES SOLUSINDO
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI DATA MASTER DAN KERTAS KERJA AUDIT PADA BADAN SAR NASIONAL MELALUI PT PENTA SUKSES SOLUSINDO Galih Ginanjar Universitas Bina Nusantara, Jln Kebon Jeruk Raya 27, Kemanggisan,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan akan informasi menjadi unsur utama demi keberlangsungan sistem dari suatu perusahaan saat ini, terutama di bidang bisnis
Basis Data 1 Sistem Basis Data
Basis Data 1 Sistem Basis Data Arif Basofi, S.Kom Information Technology, PENS - ITS References: 1. Raghu Ramakrisnan, Gherke, Database Management System, 3rd Edition, McGraw-Hill, 2001. 2. Ramez Elmasri,
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA TENAGA KERJA PADA PT. VERA DIANA FOKUS
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap tahun 2004/2005 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA TENAGA KERJA PADA PT. VERA DIANA FOKUS Abstrak NATHANIEL
BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN
BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1. Analisis Sistem Dalam pengembangan teknologi informasi ini dibutuhkan analisa dan perancangan sistem. Sistem tersebut diharapkan mampu membantu PT. Sumatraco Langgeng Makmur
BAB IV DEKSRIPSI PEKERJAAN
30 BAB IV DEKSRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisa Sistem Dalam pengembangan teknologi informasi ini dibutuhkan analisa dan perancangan sistem pengolah data. Sistem pengolah data tersebut diharapkan mampu mempengaruhi
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM KOMPETENSI
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM KOMPETENSI Setelah menyelesaikan modul ini, mahasiswa dapat membuat sebuah rancangan Entity Relationship Diagram (ERD) untuk sebuah perancangan database. 1. TUJUAN Setelah menyelesaikan
Apa itu DDL & DML? Semua perintah SQL dibagi dalam 2 kategori besar sesuai fungsinya, yaitu :
Bahasa Basis Data Data Definition Language (DDL) Interactive Data Manipulation Language (DML) Transaction Control Embedded and Dinamic SQL, contoh C,C++,Java, Cobol, Pascal, etc. Authorization, untuk mendefinisikan
Pemrosesan data sebelum adanya basis data Perancangan sistemnya masih didasarkan pada kebutuhan individu pemakai, bukan kebutuhan sejumlah pemakai
Basis Data Pemrosesan data sebelum adanya basis data Perancangan sistemnya masih didasarkan pada kebutuhan individu pemakai, bukan kebutuhan sejumlah pemakai Duplikasi data Data yg sama terletak pada
BAB 2 LANDASAN TEORI. pengolahan data, pengolahan gambar, pengolahan angka, dan lainnya.
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi merupakan komponen atau perangkat lunak pendukung sistem operasi yang bisa digunakan untuk keperluan membantu kerja manusia sehari-hari seperti pengolahan
Sistem Basis Data BAB 8 MODEL DATA DAN ENTITY RELATIONSHIP MODEL. Komponen model data dapat dikategorikan menjadi 3 (tiga) bagian yang meliputi:
BAB 8 MODEL DATA DAN ENTITY RELATIONSHIP MODEL 8.1. Model Data Model data adalah sekumpulan konsep yang terintegrasi untuk mendiskripsikan data, hubungan antar data dan batasan batasannya dalam suatu organisasi.
PERANCANGAN DATABASE 04/07/ :53
PERANCANGAN DATABASE 04/07/2012 11:53 Konsep Dasar Database Database (basis data) : sistem penyimpanan beragam jenis data dalam sebuah entitas yang besar untuk diolah sedemikian rupa agar mudah dipergunakan
BAB III LANDASAN TEORI. organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi,
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi,
P - 7 Pembahasan UTS PSIK V
P - 7 Pembahasan UTS PSIK V 1. Jelaskan mengenai Web Applications Architechture dengan ilustrasi gambar. Secara teknis database yang menyimpan hampir semua data dan data tersebut diolah oleh bahasa pemrograman
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Sistem informasi simpan pinjam koperasi merupakan suatu sistem yang
69 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Sistem informasi simpan pinjam koperasi merupakan suatu sistem yang mengelola simpanan dan pinjaman koperasi. Mulai dari pendaftaran anggota, simpanan, serta pinjaman.
BAB 1 PENDAHULUAN. bidang bisnis. Salah satu perkembangan teknologi informasi yang banyak digunakan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini, perkembangan teknologi informasi khususnya di bidang komputer memberikan dampak yang sangat besar bagi seluruh aspek kehidupan, terutama di bidang bisnis.
