PERANCANGAN MODEL BASIS DATA RELASIONAL DENGAN METODE DATABASE LIFE CYCLE
|
|
|
- Sugiarto Kurnia
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PERANCANGAN MODEL BASIS DATA RELASIONAL DENGAN METODE DATABASE LIFE CYCLE Wahyu Sindu Prasetya STMIK Pontianak Sistem Informasi STMIK Pontianak [email protected] Abstrak Pemanfaatan basis data pada bidang penjualan memungkinkan untuk dapat menyimpan data, melakukan perubahan dan menampilkan. Ada aspek yang sulit dalam merancang database bahwa perancang, programmer dan pemakai akhir cenderung melihat data cara yang berbeda sehingga diperlukan sebuah metodologi yang menggunakan prosedur, teknik, peralatan, dan dokumentasi untuk mendukung dan memfasilitasi proses perancangan basis data. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Metodologi perancangan basis data menggunakan DBLC (database life cycle) variabel penelitian adalah perancangan model basis data relasional metode database life cycle. Perancangan basis data relasional meliputi Conceptual Database Design, Logical Database Design dan Physical Database Design. Hasil dari rancangan basis data model relasional penjualan barang dimaksudkan untuk menjaga integritas data dari setiap tabel yang berrelasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah menghasil 10 (sepuluh) tipe entitas konsepsual, menghasilkan diagram hubungan entitas dari kesepuluh entitas tersebut pada logikal dan menghasilkan rancangan pisikal yang terdiri jenis, merk, satuan, supplier, barang, komsumen, master beli, detil beli, master jual dan detil jual. Dengan adanya rancangan basis data relational ini akan memberikan manfaat bagi para pengembang aplikasi penjualan model basis data yang baik dan benar. Kata Kunci : Basis Data, Data Relasional, DBLC dan Penjualan. 1. PENDAHULUAN Basis data merupakan urat nadi sistem informasi sehingga peranananya dalam membentuk konsep laporan sangatlah penting yang membuat para pemakai dapat menggunakannya sesuai kebutuhan[1]. Model basis data relasional merupakan suatu cara untuk merepresentasikan model data dalam perancangan basis data dimana model dari basis data relasional didasarkan pada record[4]. Perancangan basis data merupakan proses membuat desain yang akan mendukung operasional dan tujuan perusahaan[2]. Pemanfaatan database dalam sebuah aplikasi memungkinkan untuk dapat menyimpan data atau melakukan perubahan dan menampilkan kembali data tersebut cepat dan mudah. Metodologi perancangan terdiri dari beberapa fase dimana setiap fase mengandung beberapa langkah yang akan menuntun desainer dalam menggunakan teknik yang sesuai pada setiap tahap dalam proyek sehingga membantu desainer untuk merencanakan, mengelola, mengatur, dan mengevaluasi pengembangan proyek database[3]. Perancangan basis data konseptual membangun model data yang digunakan dalam suatu perusahaan, serta terbebas dari semua pertimbangan fisik. Perancangan basis data logikal merancang model data yang digunakan dalam suatu perusahaan berdasarkan pada model data yang spesifik. Perancangan basis data fisikal menghasilkan deskripsi implementasi basis data pada penyimpanan sekunder, menggambarkan hubungan dasar, organisasi file, dan indeks yang digunakan untuk mencapai akses yang efisien terhadap data dan setiap kendala integritas terkait dan langkah-langkah keamanan[7]. Database relasional mempresentasikan semua data dalam database sebagai tabel dua dimensi[5]. Sumber daya dalam komputerisasi berupa perangkat lunak, perangkat keras, media penyimpanan, orang yang menggunakan dan mengatur[6]. Toko Sinar Elektronik merupakan sebuah toko yang bergerak dibidang penjualan barang elektronik memerlukan dukungan aplikasi penjualan untuk memperlancar dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pengembang aplikasi dalam berbagai kasus terutama yang terkait aktivitas penjualan barang model basis data yang baik dan benar. Penelitian ini memiliki kesamaan penelitian terdahulu dimana sama-sama membangun basis data berdasarkan model relasional. Makalah ini lebih terfokus kepada model dari suatu database 91
2 yang dibangun konsep perancangan database life cycle menerapkan teknik conseptual database design, logical database design dan physical database design. Teknik inilah yang membedakan makalah ini penelitian terdahulu seperti yang telah dijelaskan pada latar belakang. 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Metodologi perancangan basis data yang penulis gunakan adalah DBLC (database life cycle), yaitu metode yang menjelaskan mengenai siklus hidup dari database. DBLC ini akan terus kembali ketitik awal karena sebuah basis data yang akan dibuat pasti akan membutuhkan perbaikan sesuai perkembangan. Proses dalam DBLC dibagi menjadi tiga tahap, yaitu perancangan basis data konseptual, logikal, dan fisikal. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Permasalahan yang dihadapi pada waktu perancangan adalah bagaimana basis data yang akan dibangun ini dapat memenuhi kebutuhan saat ini dan masa yang akan datang. Oleh sebab itu diperlukan perancangan basis data baik dalam bentuk fisik maupun dalam bentuk konseptual. Perancangan konseptual akan menunjukkan entity dan relasinya berdasarkan proses yang diinginkan oleh perusahaan. Untuk menentukan entity dan relasinya perlu dilakukan analisis data tentang informasi yang ada dalam spesifikasi di masa yang akan datang. Teknik yang digunakan pada perancangan basis data dibagi dalam tiga tahap, yaitu perancangan basis data konseptual (conseptual database design), perancangan basis data logikal (logical database design) dan perancangan basis data fisikal (physical database design). a. Conseptual Database Design Conceptual database design adalah proses membangun suatu model berdasarkan informasi yang digunakan oleh perusahaan atau organisasi, tanpa pertimbangan perencanaan fisik dan bersifat independen dari semua pertimbangan fisikal. Tahap desain konseptual database dimulai membuat model data konseptual dari perusahaan rincian implementasi seperti target DBMS, program aplikasi, bahasa pemrograman, hardware, platform, performance dan segala pertimbangan fisikal lain nya (tabel 1. Identifikasi Tipe Entitas). Tabel 1. Identifikasi Tipe Entitas Nama Keterangan Entity Entity Kegiatan Jenis jenis barang. Pengelompokan data barang berdasarkan jenis barang dan satu jenis barang bisa terdiri Merk Satuan Supplier Barang Konsume n Master Jual Detil Jual Master Beli Detil Beli berisi informasi merk barang. satuan barang. supplier barang. barang. konsumen. transaksi penjualan master. transaksi penjualan secara detil. transaksi pembelian master. transaksi pembelian secara detil. dari beberapa barang. Pengelompokan data barang berdasarkan merk dan satu merk barang bisa terdiri dari beberapa barang. Pengelompokan data barang berdasarkan satuan dan satu satuan barang bisa terdiri dari beberapa barang. Pengelompokan data barang berdasarkan supplier dan satu supplier bisa terdiri dari beberapa barang. Setiap barang dapat dijual kepada satu atau beberapa konsumen Konsumen dapat melakukan beberapa kali pembelian terhadap barang Dapat menyimpan hanya satu jenis faktur dalam transaksi penjualan. Satu faktur penjualan bisa terdiri dari satu barang atau beberapa barang. Dapat menyimpan hanya satu jenis faktur dalam transaksi pembelian. Satu faktur pembelian bisa terdiri dari satu barang atau beberapa barang. Melakukan identifikasi tipe rasional bertujuan untuk menentukan hubungan-hubungan penting yang ada antara jenis-jenis entitas yang telah diidentifikasikan sebelumnya. 92
3 Gambar 1. E-R Diagram Konseptual Domain adalah seluruh kemungkinan nilai yang dapat diberikan kesuatu atribut. Memberi nama domain yang sesuai nilai yang akan dimiliki domain tersebut. Domain menentukan tipe data dari nilai yang akan membentuk domain dan menentukan format dari domain. Tabel 2 Tabel Attribute Domain Entity Name Attribute Domain Jenis KodeJenis NamaJenis maksimal 50 Merk KodeMerk NamaMerk maksimal 40 Satuan KodeSatuan NamaSatuan maksimal 40 Supplier KodeSupplier NamaSupplier maksimal 60 AlamatSupplier maksimal 100 KotaSupplier 0 TelpSupplier 5 FaxSupplier 5 Barang KodeBarang maksimal 5 KodeJenis KodeMerk NamaBarang KodeSatuan HargaJual HargaBeli Banyak maksimal 70 93
4 KodeSupplier Konsumen KodeKonsumen maksimal 4 NamaKonsumen maksimal 60 AlamatKonsumen maksimal 100 KotaKonsumen 0 TelpKonsumen 5 Master Jual FakturJual TanggalJual KodeKonsumen maksimal 6 Date maksimal 10 maksimal 4 subtotal diskon Detil Jual FakturJual maksimal 6 KodeBarang maksimal 5 BanyakJual HargaJual Master Fakturbeli Beli maksimal 6 Tanggalbeli Date maksimal 10 Kodesupplier Subtotal Detil Beli Fakturbeli maksimal 6 Kodebarang maksimal 5 Banyakbeli Hargabeli b. Logical Database Design Dalam langkah ini adalah memilih DBMS yang akan digunakan untuk mengimplementasikan desain database dan mengubah konsep desain database menjadi sebuah skema database dalam model data dari DBMS terpilih. Dalam sistem basis data relasional yang akan digunakan, ada hal-hal dalam perancangan basis data logikal yang tidak bisa diimplementasikan oleh sebab itu, dalam rancangan database relasional perlu diadakan modifikasi, yaitu menghilangkan bagian yang tidak kompatibel dari model data konseptual. Langkah-langkanya antara lain menghilangkan relasi biner many-to-many, relasi rekursif manyto-many, relasi kompleks dan atribut multivalued. Untuk menghilangkan tipe hubungan yang mengandung many-to-many (*.*) dipecah mengidentifikasi sebuah entitas baru dan mengganti hubungannya one-to-many (1.*) sehingga menghilangkan hubungan many-tomany. (gambar 2. Hubungan Barang Dengan Transaksi Penjualan). 94
5 Tabel master beli {*fakturbeli, tanggalbeli, **kodesupplier, subtotal} Tabel detil beli {**fakturbeli, **kodebarang, banyakbeli, hargabeli} Tabel mater jual {*fakturjual, tanggaljual, **kodekonsumen, subtotal, diskon} Tabel deti jual {**fakturjual, **kodebarang, banyakjual, hargajual} Tabel konsumen {*kodekonsumen, namakonsumen, alamatkonsumen, kotakonsumen, telpkonsumen} Gambar 2. Hubungan Barang Dengan Transaksi Penjualan Pemakaian normalisasi dimaksudkan untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya data rangkap, menghindari data yang tidak konsisten terutama bila dilakukan penambahan atau penghapusan data sebagai akibat karena adanya data yang rangkap dan untuk menjamin bahwa identitas tabel secara tunggal sebagai determinan semua atribut. 1. Bentuk unnormal {kodebarang, namabarang, hargajual, hargabeli, banyak, namajenis, namamerk, namasatuan, namakonsumen, alamatkonsumen, kotakonsumen, telpkonsumen, namasupplier, alamatsupplier, kotasupplier, telpsupplier, faxsupplier, fakturbeli, tanggalbeli, banyakbeli, hargabeli, fakturjual, tanggaljual, banyakjual, hargajual} 2. Bentuk Normal Pertama Langkah berikutnya adalah cara memisahkan atribut-atribut yang nilainya sama akan ditulis hanya satu kali. tabel barang {*kodebarang, namabarang, hargajual, hargabeli, banyak, namajenis, namamerk, namasatuan, namasupplier} tabel pembelian {*fakturbeli, tanggalbeli, subtotal, banyakbeli, hargabeli, namasupplier} tabel penjualan {*fakturjual, tanggaljual, diskon, banyakjual, hargajual, namakonsumen} 3. Bentuk Normal Kedua Langkah selanjutnya adalah cara menentukan ketergantungan fungsional. Tabel barang {*kodebarang, namabarang, hargajual, hargabeli, banyak, **kodejenis, **kodemerk, **kodesatuan, **kodesupplier} Tabel jenis {*kodejenis, namajenis} Tabel merk {*kodemerk, namamerk} Tabel satuan {*kodesatuan, namasatuan} Tabel supplier {*kodesupplier, namasupplier, alamatsupplier, kotasupplier, telpsupplier, faxsupplier} c. Physical Database Design Pada langkah ini meliputi pembuatan indeks pada tabel dan mengelompokkan beberapa table. Proses perancangan fisik merupakan transformasi dari perancangan logis terhadap jenis DBMS yang digunakan sehingga dapat disimpan secara fisik pada media penyimpanan. My Structured Query Language (MySQL) merupakan pilihan DBMS yang tepat untuk mendukung aplikasi basis data. Tabel 3. Tabel Jenis 1 kodejenis * Varchar 2 2 namajenis Varchar 60 Tabel 4. Tabel Merk 1 kodemerk* Varchar 2 2 Namamerk Varchar 40 Tabel 5. Tabel Satuan 1 kodesatuan* Varchar 2 2 Namasatuan Varchar 40 Tabel 6. Tabel Supplier 1 KodeSupplier* Varchar 4 2 NamaSupplier Varchar 60 3 AlamatSupplier Varchar KotaSupplier Varchar 20 5 TelpSupplier Varchar 25 6 FaxSupplier Varchar 25 Tabel 7. Tabel Barang 1 KodeBarang* Varchar 5 2 KodeJenis Varchar 2 3 KodeMerk Varchar 2 4 NamaBarang Varchar 70 5 KodeSatuan Varchar 2 6 HargaJual DOUBLE 7 HargaBeli DOUBLE 8 Banyak INT 9 KodeSupplier Varchar 4 95
6 Tabel 8. Tabel Master Beli 1 fakturbeli* Varchar 5 2 Tanggalbeli DATE 3 Kodesupplier Varchar 5 4 Subtotal DOUBLE Tabel 9 Tabel Detil Beli 1 Fakturbeli** Varchar 5 2 Kodebarang** Varchar 5 3 Banyakbeli Int 4 4 Hargabeli DOUBLE Tabel 10 Tabel Master Jual 1 FakturJual** Varchar 6 2 TanggalJual DATE 3 KodeKonsumen** Varchar 4 4 Subtotal DOUBLE 5 Diskon DOUBLE Tabel 11 Tabel Detil Jual 1 FakturJual** Varchar 5 2 Kodebarang** Varchar 5 3 BanyakJual Int 4 4 HargaJual DOUBLE Data Definition Language (DDL) adalah kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuat (create), mengubah (alter) dan menghapus (drop) struktur dan definisi tipe data dari objek-objek database. a. SQL Jenis `dbpenjualan`.`tbjenis` ( `KodeJenis` varchar(2) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NOT NULL DEFAULT '',`NamaJenis` varchar(50) CHARACTER SET latin1 DEFAULT PRIMARY KEY (`KodeJenis`) ) b. SQL Merk `dbpenjualan`.`tbmerk` ( `KodeMerk` varchar(2) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NOT NULL DEFAULT '',`NamaMerk` varchar(40) CHARACTER SET latin1 DEFAULT PRIMARY KEY (`KodeMerk`) ) c. SQL Satuan `dbpenjualan`.`tbsatuan` ( `KodeSatuan` varchar(2) CHARACTER NOT NULL DEFAULT '',`NamaSatuan` varchar(40) CHARACTER SET latin1 DEFAULT PRIMARY KEY (`KodeSatuan`) ) d. SQL Supplier `dbpenjualan`.`tbsupplier` ( `KodeSupplier` varchar(4) CHARACTER NOT NULL DEFAULT '',`NamaSupplier` varchar(60) CHARACTER SET latin1 DEFAULT `AlamatSupplier` varchar(100) CHARACTER SET latin1 DEFAULT `KotaSupplier` varchar(20) CHARACTER SET latin1 DEFAULT `TelpSupplier` varchar(25) CHARACTER NULL DEFAULT `FaxSupplier` varchar(25) CHARACTER SET latin1 DEFAULT PRIMARY KEY (`KodeSupplier`) ) e. SQL Barang `dbpenjualan`.`tbbarang` ( `KodeBarang` varchar(5) CHARACTER NOT NULL DEFAULT '',`KodeJenis` varchar(2) CHARACTER SET latin1 DEFAULT `KodeMerk` varchar(2) CHARACTER SET latin1 DEFAULT `NamaBarang` varchar(70) CHARACTER NULL DEFAULT `KodeSatuan` varchar(2) CHARACTER SET latin1 DEFAULT `HargaJual` double NULL DEFAULT `HargaBeli` double NULL DEFAULT `Banyak` int(11) NULL DEFAULT `KodeSupplier` varchar(4) CHARACTER NULL DEFAULT PRIMARY KEY (`KodeBarang`), CONSTRAINT `tbbarang_ibfk_4` FOREIGN KEY (`KodeSupplier`) REFERENCES `dbpenjualan`.`tbsupplier` (`KodeSupplier`), CONSTRAINT `tbbarang_ibfk_1` FOREIGN KEY (`KodeJenis`) REFERENCES `dbpenjualan`.`tbjenis` (`KodeJenis`), 96
7 CONSTRAINT `tbbarang_ibfk_2` FOREIGN KEY (`KodeMerk`) REFERENCES `dbpenjualan`.`tbmerk` (`KodeMerk`), CONSTRAINT `tbbarang_ibfk_3` FOREIGN KEY (`KodeSatuan`) REFERENCES `dbpenjualan`.`tbsatuan` (`KodeSatuan`), INDEX `KodeJenis` (`KodeJenis`), INDEX `KodeMerk` (`KodeMerk`), INDEX `KodeSatuan` (`KodeSatuan`), INDEX `KodeSupplier` (`KodeSupplier`)) f. SQL Master Beli `dbpenjualan`.`tblbelimaster` (`fakturbeli` varchar(6) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NOT NULL DEFAULT '',`tanggalbeli` date NULL DEFAULT `kodesupplier` varchar(5) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NULL DEFAULT `subtotal` double NULL DEFAULT PRIMARY KEY (`fakturbeli`),constraint `tblbelimaster_ibfk_1` FOREIGN KEY (`kodesupplier`) REFERENCES `dbpenjualan`.`tbsupplier` (`KodeSupplier`),INDEX `kodesupplier` (`kodesupplier`)) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARACTER SET=latin1 COLLATE=latin1_swedish_ci; g. SQL Detil Beli `dbpenjualan`.`tbbelidetil` ( `fakturbeli` varchar(6) CHARACTER SET latin1 DEFAULT `kodebarang` varchar(5) CHARACTER NULL DEFAULT `banyakbeli` int(4) NULL DEFAULT `hargabeli` double NULL DEFAULT CONSTRAINT `tbbelidetil_ibfk_2` FOREIGN KEY (`kodebarang`) REFERENCES `dbpenjualan`.`tbbarang` (`KodeBarang`), CONSTRAINT `tbbelidetil_ibfk_1` FOREIGN KEY (`fakturbeli`) REFERENCES `dbpenjualan`.`tblbelimaster` (`fakturbeli`), INDEX `fakturbeli` (`fakturbeli`), INDEX `kodebarang` (`kodebarang`)) h. SQL Master Jual `dbpenjualan`.`tbjualmaster`( `FakturJual` varchar(6) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NOT NULL DEFAULT '', `TanggalJual` date NULL DEFAULT `KodeKonsumen` varchar(4) CHARACTER NULL DEFAULT `subtotal` double NULL DEFAULT `diskon` double NULL DEFAULT PRIMARY KEY (`FakturJual`), CONSTRAINT `tbjualmaster_ibfk_1` FOREIGN KEY (`KodeKonsumen`) REFERENCES `dbpenjualan`.`tbkonsumen` (`KodeKonsumen`), INDEX `KodeKonsumen` (`KodeKonsumen`)) i. SQL Detil Jual `dbpenjualan`.`tbjualdetil` ( `FakturJual` varchar(6) CHARACTER SET latin1 DEFAULT `KodeBarang` varchar(5) CHARACTER NULL DEFAULT `BanyakJual` int(11) NULL DEFAULT `HargaJual` double NULL DEFAULT CONSTRAINT `tbjualdetil_ibfk_2` FOREIGN KEY (`KodeBarang`) REFERENCES `dbpenjualan`.`tbbarang` (`KodeBarang`), CONSTRAINT `tbjualdetil_ibfk_1` FOREIGN KEY (`FakturJual`) REFERENCES `dbpenjualan`.`tbjualmaster` (`FakturJual`), INDEX `FakturJual` (`FakturJual`), INDEX `KodeBarang` (`KodeBarang`)) j. SQL Konsumen `dbpenjualan`.`tbkonsumen` ( `KodeKonsumen` varchar(4) CHARACTER NOT NULL DEFAULT '', `NamaKonsumen` varchar(60) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NULL DEFAULT `AlamatKonsumen` varchar(100) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NULL DEFAULT `KotaKonsumen` varchar(20) CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci NULL DEFAULT `TelpKonsumen` varchar(25) CHARACTER NULL DEFAULT PRIMARY KEY (`KodeKonsumen`) ) 97
8 Perancangan basis data ini menghasilkan 10 tabel yang pembuatannya dilakukan menggunakan aplikasi MySQL Server. Perancangan basis data yang mengacu kepada model data relasional khususnya basis data penjualan barang dimaksudkan agar dalam setiap tabel yang terdapat didalam database penjualan barang saling memiliki keterkaitan demi menjamin integritas data. Selain itu, model data relasional akan memberikan gambaran yang jelas dan memberikan kemudahan bagi programmer ketika ingin membangun aplikasi penjualan. 4. KESIMPULAN Perancangan basis data yang dirancang menggunakan metode perancangan database DBLC (Data Base Life Cycle) telah menghasilkan bentuk database relational rincian sebagai berikut ini: a. Conceptual database design Tipe entitas yang diperlukan berjumlah 10 (sepuluh) entitas memberikan attribute domain pada setiap nama entitas dan menghasilkan diagram hubungan entitas. b. Logical Database Design Menghasilkan relasi untuk model data logikal lokal yang mempresentasikan entity, relationship, dan attribute yang telah diidentifikasi sebelumnya. c. Physical Database Design Perancangan database menggukan database MySQL Data Definiton Language adalah bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan pendefinisian data. Jumlah tabel dalam basis data penjualan ada 10 buah. d. Kebutuhan untuk menghasilkan sebuah aplikasi yang baik tidak terlepas dari bagaimana sebuah model dari basis data relasional. pemahaman proses bisnis dari suatu perusahaan. Oleh karenanya, maka penelitian selanjutkan dapat melakukan analisis lebuh detil dari suatu proses bisnis sehingga dapat menghasilkan racangan Conceptual Database, Logical Database dan Physical Database tepat. DAFTAR PUSTAKA [1] Asmuni, I., & Firdaus, R., 2005., Basis Data Relasional dalam Kreasi Organisasi File Akuntansi (Suatu Bahasan atas Pendekatan Penyajian Informasi Akuntansi Perusahaan Berbasis Komputer)., In Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI). [2] Connolly, Thomas and Begg, Carolyn., 2010., Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management., Fifth Edition, Pearson Education, Boston. [3] Connolly, Thomas, Carolyn Begg., 2002., Database Systems : A Practical Approach to Design, Implementation, and Management., Third Edition, Pearson Education, Ltd., England. [4] Indrajani., 2011., Perancangan Basis Data dalam All in 1, (1st edition)., Elex Media Komputindo, Jakarta. [5] Joefrie, Yuri Yudhaswana, and Protus Pieter Kalatiku., 2013., Desain basis data sistem informasi akademik di Fakultas Teknik Universitas Tadulako., Jurnal Ilmiah Foristek, vol.2, hal [6] Kusnendar, J., 2009., Perangkat Lunak untuk Mentransformasikan Model Entity Relationship ke Model Relational., Jurnal Universitas Pendidikan Indonesia. [7] Laudon, Kenneth C. dan Laudon, Jane P., 2005., Management Information Systems: Managing The Digital Firm, 8 th edition., Prentice Hall, New Jersey. 5. SARAN Kebutuhan dalam menghasilkan rancangan basis data yang baik tidak terlepas dari 98
Perancangan Basis Data Perputakaan Sekolah dengan Menerapkan Model Data Relasional
304 ISSN: 2460-4259 Perancangan Basis Data Perputakaan Sekolah dengan Menerapkan Model Data Relasional Gat STMIK Pontianak E-mail: [email protected] Abstrak Perancangan basis data merupakan proses membuat
Pertemuan Transformasi ER-MODEL INDIKATOR. 1. Memahami ER model 2. Menerapkan transformasi ER- Model ke Model Relasional.
Pertemuan 4-5-6 Transformasi ER-MODEL INDIKATOR 1. Memahami ER model 2. Menerapkan transformasi ER- Model ke Model Relasional. URAIAN MATERI PERANCANGAN DATABASE Perancangan Database adalah proses untuk
Basis Data Relational
Basis Data Relational Kebanyakan model yang digunakan adalah Model basis data relasional dengan menggunakan Relational Database Management System (RDBMS). RDBMS menyediakan layanan pengorganisasian data
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Basis Data 2.1.1 Pengertian Data Menurut Turban (2003, p2), data ialah fakta yang belum diolah atau gambaran dari transaksi yang ditangkap, direkam, disimpan dan diklasifikasikan.
Database desain juga termasuk diagram ER (Entity-hubungan model). Diagram ER adalah diagram yang membantu merancang database secara efektif dan
Database desain juga termasuk diagram ER (Entity-hubungan model). Diagram ER adalah diagram yang membantu merancang database secara efektif dan efisien. Proses penerapan peraturan untuk desain database
BAB 2 LANDASAN TEORI
8 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Database Menurut Connolly (2010, p65), database adalah kumpulan data dan deskripsi data yang terhubung secara logika serta dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi
BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. identifikasi masalah. Adapun penjelasannya sebagai berikut: beberapa cara yang telah dilakukan, antara lain:
BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Analisa Sistem Pada tahap ini penulis melakukan 2 langkah, yaitu prosedur penelitian dan identifikasi masalah. Adapun penjelasannya sebagai berikut: 4.2 Prosedur Penelitian
Universitas Bina Nusantara ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENDIDIKAN PADA LEMBAGA MUSIK CANTATA
Universitas Bina Nusantara Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2005/2006 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENDIDIKAN PADA LEMBAGA MUSIK CANTATA Viriya Adithana
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB LANDASAN TEORI.1 Defenisi Pangkalan Data Pangkalan data atau Database merupakan kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema
DESAIN DATABASE. Pertemuan 06 3 SKS
Materi 1. Era Informasi 2. Strategi dan Peluang Yang Kompetitif 3. Database dan Database Warehouse 4. Desain Database 5. Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Cerdas 6. E-Commerce DESAIN DATABASE Pertemuan
PROSES PERANCANGAN DATABASE
PROSES PERANCANGAN DATABASE PENDAHULUAN Sistem informasi berbasiskan komputer terdiri dari komponen-komponen berikut ini : Database Database software Aplikasi software Hardware komputer termasuk media
BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM. bentuk tabel database, pembuatan kode program dan sebagainya.
BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM 4.1 Implementasi Sistem 4.1.1 Implementasi Program Implementasi yang dilakukan antara lain adalah menerapkan perancangan antar muka ke dalam bentuk halaman visual, perancangan
BAB 4 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah perancangan basis data yang dibagi
BAB 4 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI 4.1 Perancangan Basis Data Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah perancangan basis data yang dibagi kedalam 3 tahapan, yaitu : 1. Perancangan Basis Data Konseptual
BINUS UNIVERSITY. Jurusan Teknik Informatika. Skripsi Sarjana Komputer. Semester Ganjil Tahun 2007/2008
iv BINUS UNIVERSITY Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2007/2008 PERANCANGAN APLIKASI SISTEM BASIS DATA PEMBELIAN STUDI KASUS PT BANDO INDONESIA Hervania (0800735223)
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA MANAJEMEN PROYEK PADA PT. TRI COSTRACO INDO
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA MANAJEMEN PROYEK PADA PT. TRI COSTRACO INDO Rudy Djailani (0700696386) Erwinsyah Pulungan (0700696764) Yoghi Putrama Syarief (0700724622) Kelas/Kelompok: 07PKT
P7 Perancangan Database
P7 Perancangan Database SQ http://sidiq.mercubuana-yogya.ac.id Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta Tujuan Mahasiswa mengetahui & memahami konsep
Sistem Basis Data SISTEM BASIS DATA Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Disusun oleh Vivine Nurcahyawati, M.Kom, OCP
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran SISTEM BASIS DATA 410103050 Disusun oleh Vivine Nurcahyawati, M.Kom, OCP PROGRAM STUDI S1 SISTEM INFORMASI STMIK STIKOM SURABAYA 2012 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... i DESKRIPSI
INTERNET PROGRAMMING DATABASE
INTERNET PROGRAMMING DATABASE Muhmmad Zen Samsono Hadi, ST. MSc. [email protected] POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA Bahasan Sistem Database ER Diagram Database MySQL Internet Application Pendahuluan
BAB 2 LANDASAN TEORI. beberapa pakar. Definisi tersebut antara lain yaitu : dari beberapa file dokumen yang terhubung secara logis.
6 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Basis Data Ada beberapa macam definisi tentang basis data yang disampaikan oleh beberapa pakar. Definisi tersebut antara lain yaitu : Menurut O Brien (2002, p.166)
ANALISA & PERANCANGAN SISTEM
ANALISA & PERANCANGAN SISTEM Database Design Mulyadi, S.Kom, M.S.I Conventional Files versus the Database 14-2 File Kumpulan record-record sejenis. File tidak terkait satu sama lain kecuali dalam kode
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : DIII MANAJEMEN INFORMATIKA Semester : 2
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : DIII MANAJEMEN INFORMATIKA Semester : 2 MATA KULIAH : SISTEM BASIS DATA KODE MATA KULIAH / SKS : 390102023 / 3 SKS MATA KULIAH PRASYARAT : - DESKRIPSI
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH SISTEM BASIS DATA 1 (MI) KODE / SKS KK / 2 SKS
Minggu Pokok Bahasan ke dan TIU 1. 1. PENGENALAN BASIS DATA Basis Data Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar 1.1 Perbedaan sistem file tradisional dengan sistem file basis data dan keterbatasannya 1.2
Perancangan Basis Data. Ari Sulistiyawati
Perancangan Basis Data Ari Sulistiyawati Model Data Menyatakan hubungan antardata dalam database Ada tiga macam model data dasar Hierarkis Jaringan Relasional Model Hierarkis Dikenal pula sebagai model
Analisis dan Perancangan Sistem Basis Data Penjualan, Pembelian, dan Persediaan Pada PT Kontrol Ragam Indonesia
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2005/2006 Analisis dan Perancangan Sistem Basis Data Penjualan, Pembelian, dan Persediaan Pada PT Kontrol
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : S1 KOMPUTERISASI AKUNTANSI Semester : 2
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : S1 KOMPUTERISASI AKUNTANSI Semester : 2 MATA KULIAH : SISTEM BASIS DATA KODE MATA KULIAH / SKS : 410113005 / 3 SKS MATA KULIAH PRASYARAT : - DESKRIPSI
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH SISTEM BASIS DATA KODE : TI11. C228 / 4 SKS
Pertemuan ke Pokok Bahasan dan TIU 1. 1. PENGANTAR BASIS DATA konsep yang terdapat di dalam basis data Sub Pokok Bahasan dan TIK 1.1. Ruang lingkup mengenai mata kuliah yang diajarkan 1.2. Perbedaan sistem
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA UNTUK APLIKASI SISTEM PENJUALAN DAN PEMBELIAN PADA PT.
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Nama Mata Kuliah : Pemrograman Database Kode Mata Kuliah : SI 043 Bobot Kredit : 3/1 SKS Semester Penempatan : V Kedudukan Mata Kuliah : Mata Kuliah Keahlian Berkarya Mata
SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA
Mata Kuliah Kode / SKS Program Studi Fakultas : Sistem Basis Data : IT012248 / 2 SKS : Sistem Komputer : Ilmu Komputer & Teknologi Informasi 1. Pengantar Basis Data Mahasiswa dapat me-ngerti dan memahami
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Sedang Berjalan Sistem pengolahan pendapatan yang saat ini sedang berjalan di CV. Trembesi masih dilakukan secara semi komputerisasi yaitu dengan
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem yang Berjalan Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian bagian komponennya dengan maksud untuk
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI SISTEM BASIS DATA PEMBAYARAN DAN PENGADAAN BARANG INVENTARIS DI SMA NEGERI 3 SERANG
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI SISTEM BASIS DATA PEMBAYARAN DAN PENGADAAN BARANG INVENTARIS DI SMA NEGERI 3 SERANG Christopher Panjaitan Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Farikhah Dwi
Database Systems: Ch. 3: The Relational Model. History of The Relational Model. Learning Objectives
1 Database Systems: Thomas Connolly, Carolyn Begg, Database System, A Practical Approach to Design Implementation and Management, 4 th Edition, Addison Wesley History of The Relational Model Terminology
SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha
SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha Konsep Sistem Basis Data SISTEM sebuah keterpaduan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional dengan satuan fungsi / tugas tertentu, yang saling berhubungan
Perancangan Database
Perancangan Database Database System Development Live cycle ( SDLC) Database System Development Live cycle (SDLC) merupakan komponen yang penting dalam sistem database karena aplikasi dari database life
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AKUNTANSI KOMPUTER D3 BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN UNIVERSITAS GUNADARMA
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AKUNTANSI KOMPUTER D3 BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN UNIVERSITAS GUNADARMA Tanggal Penyusunan 15/08/2016 Tanggal revisi 25/02/2017 Fakultas Program D3 Bisnis Kewirausahaan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pada saat ini data atau informasi sangatlah penting bagi suatu perusahaan,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada saat ini data atau informasi sangatlah penting bagi suatu perusahaan, tidak peduli ukuran dari bentuk perusahaan tersebut. Namun semakin besar perusahaan
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Program Studi Strata-1 Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap tahun 2003/2004 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA PADA SISTEM INFORMASI PEMBELIAN
BAB 7 PENERAPAN BENTUK NORMALISASI
1 BAB 7 PENERAPAN BENTUK NORMALISASI Pada proses perancangan database dapat dimulai dari dokumen dasar yang dipakai dalam sistem sesuai dengan lingkup sistem yang akan dibuat rancangan databasenya. Berikut
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENDAFTARAN PASIEN, RAWAT JALAN, APOTEK DAN LABORATORIUM PADA PUSKESMAS KECAMATAN KALIDERES SKRIPSI.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENDAFTARAN PASIEN, RAWAT JALAN, APOTEK DAN LABORATORIUM PADA PUSKESMAS KECAMATAN KALIDERES SKRIPSI Oleh Audi Mirano 1200946192 Nurul Mukharam 1200946753 Tri
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Program Studi Strata-1 Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PERSEDIAAN, PRODUKSI, DAN
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Di era globalisasi sekarang ini, perkembangan dunia teknologi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi sekarang ini, perkembangan dunia teknologi informasi telah bergerak dengan sangat cepat. Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi komputer
DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)
PENGENALAN SQL DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL) Pendahuluan Membuat Tabel CREATE TABLE adalah salah satu perintah SQL yang digunakan untuk membuat sebuah tabel dengan menentukan tipe masing-masing elemen
PROSES PERANCANGAN DATABASE
PROSES PERANCANGAN DATABASE PENDAHULUAN Sistem informasi berbasiskan komputer terdiri dari komponen-komponen berikut ini : Database Database software Aplikasi software Hardware komputer termasuk media
Pertemuan 3 dan 4 : MODEL DATA RELASIONAL
Pertemuan 3 dan 4 : MODEL DATA RELASIONAL Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian model data relasional, istilah-istilah dalam model data relasional, jenis-jenis kunci relasional,
PROSES PERANCANGAN BASIS DATA
PROSES PERANCANGAN BASIS DATA Seperti telah disebutkan sebelumnya, sebuah sistem basis data merupakan komponen dasar sistem informasi organisasi yang besar. Oleh karena itu siklus hidup aplikasi basis
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Prosedur Usulan Perhitungan Harga Pokok Produk Di bawah ini adalah usulan prosedur perhitungan harga pokok produk dan pemberian label dengan menggunakan metode Specific Identification
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Sistem yang saat ini sedang berjalan di CV. Sejati Abadi dalam hal pengolahan laporan penjualan barang data diolah secara manual.
Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2006/2007
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2006/2007 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM PEMBELIAN, PERSEDIAAN DAN PENJUALAN PT. SINAR CIPTA
Model Model Basis Data
Membahas: 1. Model-Model Basis Data 2. Perancangan Data Base 3. Metode pengembangan basis data 4. Jenis-jenis relationship 5. E-R Diagram Model Model Basis Data Model model basis data menyatakan hubungan
Konsep Normalisasi dan Anomali Tabel
Konsep Normalisasi dan Anomali Tabel Daftar Isi Konsep Normalisasi dan Anomali Tabel Pengantar 11.1. Pengantar Konsep Normalisasi Tahapan Normalisasi Bentuk Normal Kesatu Bentuk Normal Kedua Bentuk Normal
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA KOMPUTER JAKARTA S SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata : Sistem Basis Data Kode Mata : MI - 16303 Jurusan / Jenjang : S1 SISTEM INFORMASI Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa
BAB 2 LANDASAN TEORI
7 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Umum 2.1.1 Terminologi Definisi Sistem Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan, McLeod (1996,p13). Dan kebanyakkan
Sistem Pendukung Keputusan Kelangsungan Outlet Buku Di Pt. Mizan Media Utama
1 Sistem Pendukung Keputusan Kelangsungan Outlet Buku Di Pt. Mizan Media Utama Intan Nurmala Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia Jl. Dipati Ukur No. 112-114-116 Bandung Email : [email protected]
MEMAHAMI KONSEP DATABASE. Oleh : Yuhefizar, S.Kom
MEMAHAMI KONSEP DATABASE Oleh : Yuhefizar, S.Kom Database Management System(DBMS) merupakan paket program (Software) yang dibuat agar memudahkan dan mengefisienkan pemasukan, pengeditan, penghapusan dan
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih baik mengenai sistem informasi penjualan dan pembelian alat bangunan TOKO VENUS JAYA khususnya untuk bagian
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : S1 SISTEM INFORMASI Semester : 2
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : S1 SISTEM INFORMASI Semester : 2 Berlaku mulai: Genap/2010 MATA KULIAH : SISTEM BASIS DATA KODE MATA KULIAH / SKS : 410102050 / 3 SKS MATA KULIAH PRASYARAT
ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA PADA APLIKASI IT HELP DESK BERBASIS WEB DI PT. BANK MANDIRI PERSERO
Abstrak UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2006/2007 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA PADA APLIKASI IT HELP DESK BERBASIS WEB DI PT.
BAB III PEMBAHASAN. Analisis merupakan suatu tahap untuk memperoleh kesimpulan persoalan
BAB III PEMBAHASAN 3.1 Analisis Analisis merupakan suatu tahap untuk memperoleh kesimpulan persoalan dan gambaran kebutuhan bagi pembuatan sistem yang diamati, dalam hal ini adalah sistem inventori barang.
Konsep Basis Data (Lanjut)
Konsep Basis Data (Lanjut) http://www.brigidaarie.com Bahasa Basis Data bahasa yang digunakan oleh user untuk berkomunikasi/berinteraksi dengan DBMS yang bersangkutan Contoh : SQL, dbase, QUEL dsb Bahasa
PERANCANGAN BASIS DATA
BAB IV PERANCANGAN BASIS DATA Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat dimanipulasi (diolah) menggunakan perangkat lunak (program aplikasi)
Basis Data 1 Sistem Basis Data
Basis Data 1 Sistem Basis Data Arif Basofi, S.Kom Information Technology, PENS - ITS References: 1. Raghu Ramakrisnan, Gherke, Database Management System, 3rd Edition, McGraw-Hill, 2001. 2. Ramez Elmasri,
BAB 1 PENDAHULUAN. bidang bisnis. Salah satu perkembangan teknologi informasi yang banyak digunakan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini, perkembangan teknologi informasi khususnya di bidang komputer memberikan dampak yang sangat besar bagi seluruh aspek kehidupan, terutama di bidang bisnis.
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Program Studi Ilmu Komputer Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2005 / 2006
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Program Studi Ilmu Komputer Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2005 / 2006 ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA PENGELOLAAN JASA PELATIHAN
DESAIN DATABASE SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG
DESAIN DATABASE SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG (Studi Kasus : Minimarket Qiana Mart Legok - Tangerang) DEDI RAHMADI 1155201009 OCKY OCTORA 1155201028 ASEP APRIZAL 1155201008 Abstract In the development
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN Analisis Kebutuhan dari Objek yang Dibangun. dengan adanya suatu kebijakan dan perencanaan untuk mengembangkan
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1. Analisis Kebutuhan dari Objek yang Dibangun Sebelum suatu sistem informasi dibangun, terlebih dahulu dimulai dengan adanya suatu kebijakan dan perencanaan untuk mengembangkan
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap tahun 2005/2006
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap tahun 2005/2006 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASISDATA PENJUALAN DAN PEMBELIAN PADA SAKURA MOTOR Erik Sebastian
Lessons. 1. Definisi Basis Data. 2. Sistem Basis Data. 3. Komponen Sistem Basis Data. 4. Abstraksi Data. 5. Bahasa Basis Data
Basis Data 1 Referensi Raghu Ramakrisnan, Gherke, Database Management System, 3rd Edition, McGraw-Hill, 2001. Ramez Elmasri, Sam Navathe, Fundamentals of Database Systems, 4rd Edition, Addison Wesley Publishing
Universitas Bina Nusantara
Universitas Bina Nusantara Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA BERBASISKAN WEB PADA HASIL PRODUKSI DAN PEMASARAN
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI BASIS DATA PENJUALAN, PEMBELIAN DAN STOK BARANG BERBASIS WEB PADA PT.VGA SCALE INDONESIA
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI BASIS DATA PENJUALAN, PEMBELIAN DAN STOK BARANG BERBASIS WEB PADA PT.VGA SCALE INDONESIA Deny Harun Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Simran Deep Singh
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Permasalahan Pada sistem pembelian perusahaan melakukan secara tunai. Untuk pembelian tunai pertama kali dimulai dari bagian gudang memberikan informasi
Rekayasa Perangkat Lunak DataBase Manajemen Surat Pada Ajendam II/Sriwijaya
Rekayasa Perangkat Lunak DataBase Manajemen Surat Pada Ajendam II/Sriwijaya Wahyu Hidayat, Ahmad Yani Ranius, Hutrianto Program Studi Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Darma Jalan Jendral
MODUL PEMPROGRAMAN SQL TINGKAT DASAR 1 STANDAR KOMPETENSI: MENERAPKAN BAHASA PEMPROGRAMAN SQL TINGKAT DASAR SMK NEGERI 1 MAJALENGKA
MODUL PEMPROGRAMAN SQL TINGKAT DASAR 1 STANDAR KOMPETENSI: MENERAPKAN BAHASA PEMPROGRAMAN SQL TINGKAT DASAR SMK NEGERI 1 MAJALENGKA PENGANTAR SQL TINGKAT DASAR Basisdata atau database adalah kumpulan dari
BAB II LANDASAN TEORI. seorang pimpinan atau manajer didalam organisasi untuk mencapai tujuan
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Payment Management Control. Manajemen merupakan proses atau kegiatan yang dilakukan oleh seorang pimpinan atau manajer didalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama. Kegiatan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan akan informasi menjadi unsur utama demi keberlangsungan sistem dari suatu perusahaan saat ini, terutama di bidang bisnis
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisa terhadap sistem yang sedang berjalan adalah suatu kegiatan untuk
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Analisa terhadap sistem yang sedang berjalan adalah suatu kegiatan untuk mempelajari interaksi sistem yang terdiri atas pelaku
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
Mata Kuliah : Sistem Basis Data I Bobot Mata Kuliah : 2 Sks GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Deskripsi Mata Kuliah : Gambaran umum bentuk fisik media penyimpanan, Magnetic Disk, Redundant Arrays
PERANCANGAN SISTEM DATABASE
PERANCANGAN SISTEM DATABASE 1. PERANCANGAN DATABASE Perancangan Database adalah proses untuk menentukan isi dan pengaturan data yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan sistem. Perancangan sistem
POKOK BAHASAN: TUJUAN PEMBELAJARAN:
BAB 7 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK BASIS DATA POKOK BAHASAN: Pengantar Dasar Basis Data Pengenalan Tabel, Relasi, ER Diagram Pengenalan SQL Query Pengenalan Microsoft Access Pembuatan Tabel, Form dan Report
BAB 2 LANDASAN TEORI Pengertian Sistem Informasi
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Umum 2.1.1 Pengertian Sistem Informasi Menurut R. Kelly Rainer (2011:10), dalam bukunya Introduction to Information Systems menyatakan bahwa Sistem Informasi adalah untuk
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka (Indrajani, 2015), dalam penelitian yang berjudul Perancangan Sistem Basis Data pada Klinik, merupakan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis dan merancang
BAB 2 LANDASAN TEORI. utama yaitu komponen, ketergantungan dan tujuan. Artinya, setiap sistem akan selalu
6 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem, data dan informasi 2.1.1 Sistem Menurut Fathansyah (2004, p2), kata sistem selalu berkonotasi pada 3 hal utama yaitu komponen, ketergantungan dan tujuan. Artinya, setiap
BAB II. 2.1 Model Data High Level Data Model (Conceptual Data Model)
BAB II PENGEMBANGAN SISTEM BASIS DATA Bab ini akan membahas lebih lanjut mengenai arsitektur sistem basis data dan pengembangan sistem basis data. Sistem basis data tidak berdiri sendiri, tetapi selalu
LINGKUNGAN BASIS DATA
LINGKUNGAN BASIS DATA TUJUAN PEMBELAJARAN Menjelaskan tingkat arsitektur basis data Menjelaskan komponen DBMS, fungsi DBMS serta bahasa yang digunakan dalam DBMS Menjelaskan perbedaan model data berbasis
Database Design I. TPI4210 Sistem dan Teknologi Informasi
Database Design I TPI4210 Sistem dan Teknologi Informasi Database Design Life Cycle Requirements Definition Conceptual Design Logical Design Physical Design Recap: ANSI/SPARC architecture Requirements
Materi 2 PERANCANGAN BASIS DATA (PBD) 3 SKS Semester 5 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2014 Nizar Rabbi Radliya
Materi 2 PERANCANGAN BASIS DATA (PBD) 3 SKS Semester 5 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2014 Nizar Rabbi Radliya [email protected] Nama Mahasiswa NIM Kelas Kompetensi Dasar Memahami sistem basis data dan
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Showroom Berkah Mandiri Motor yang beralamat di Jl.Gunung Batu no.1
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Dalam penyusunan laporan penelitian yang menjadi objek penelitian yaitu Showroom Berkah Mandiri Motor yang beralamat di Jl.Gunung Batu no.1 Cimindi
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Menurut Herlambang (2005:116), terdapat dua pendekatan untuk mendefinisikan sistem, yaitu pendekatan secara prosedur dan komponen. Berdasarkan pendekatan prosedur, sistem
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENJUALAN, PENYEWAAN, DAN PEMASARAN PADA RAY WHITE SUNTER
Universitas Bina Nusantara Program Studi Ganda Sistem Informasi dan Manajemen Skripsi Sarjana Komputer dan Sarjana Ekonomi Semester Ganjil 2006/2007 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PENJUALAN,
