PENDUDUK, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI POPULATION, LABOUR FORCE AND TRANSMIGRATION

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENDUDUK, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI POPULATION, LABOUR FORCE AND TRANSMIGRATION"

Transkripsi

1 PENDUDUK, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI POPULATION, LABOUR FORCE AND TRANSMIGRATION NUSA TENGGARA BARAT DALAM ANGKA 2013 NUSA TENGGARA BARAT IN FIGURES 2013

2

3 BAB III PENDUDUK, TENAGA KERJA, DAN TRANSMIGRASI Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ CHAPTER III POPULATION, LABOUR FORCE, AND TRASMIGRATION 3.1. Penduduk Berdasarkan data hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional 2012, jumlah penduduk Nusa Tenggara Barat mencapai jiwa. Dengan rincian, laki-laki sebanyak jiwa dan perempuan sebanyak jiwa, dengan rasio jenis kelamin sebesar 94,46. Jumlah penduduk terbesar terdapat di Kabupaten Lombok Timur dan yang terkecil di Kabupaten Sumbawa Barat. Jumlah rumahtangga di Provinsi NTB adalah rumahtangga dengan rata-rata anggota rumahtangga sebesar 3,58 orang. Bila dilihat menurut kelompok umur, komposisi penduduk Provinsi NTB berbentuk pyramid dengan komposisi penduduk terbanyak pada umur 0-4 tahun yaitu sebanyak jiwa, terkecil pada kelompok umur tahun. Selengkapnya dapat dilihat pada Tabel Population Based on data from the 2012 National Social Economic Survey, West Nusa Tenggara population reaches 4,683,241 inhabitants. With details, as many as 2,269,987 men and women as much as 2,413,254 souls souls, with a sex ratio of Contained the largest population of East Lombok and the smallest in the West Sumbawa regency. The number of households in the province is 1,280,432 households with an average household size of 3.58 people members. When viewed by age group, the composition of the population of West Nusa Tenggara Province is pyramid shaped with the largest population composition are at the age of 0-4 years as many as 502,655 people, and the smallest in the age group years. More can be seen in Nusa Tenggara Barat in Figures

4 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ 3.2. Tenaga Kerja 3.2. Labour Force Jumlah penduduk NTB berumur 15 tahun ke atas mencapai orang. Penduduk yang bekerja mencapai orang (66,02 %), Sekolah orang, Mengurus Rumah Tangga orang dan sisanya mencari pekerjaan dan penerima pendapatan. Jumlah penduduk yang mencari pekerjaan berdasarkan Susenas mencapai orang. Berdasarkan data yang bersumber dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB, pada tahun 2012 jumlah pencari kerja yang terdaftar di Provinsi NTB sebanyak orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Dari jumlah tersebut yang sudah ditempatkan atau mendapatkan pekerjaan sebanyak orang yang didominasi oleh tenaga kerja hanya tamat Sekolah Dasar mencapai 39,16 persen (atau orang). Jumlah TKI yang terdaftar hingga tahun 2012 telah mencapai orang dengan komposisi persen laki-laki. Kalau dilihat menurut jabatan/bidang pekerjaan, terbanyak, yaitu sebesar orang bekerja di The population of NTB was 15 years and over reached 3,163,692 people. The working population reached 2,072,782 people (66.02%), School of 274,209 people, Taking care Household 608,085 people and the rest are looking for employment and income earners. Number of people who are looking for a job based on SUSENAS reach 109,948 people. Based on data sourced from the Department of Labor NTB Province, in 2012 the number of jobseekers registered in the province as many as 67,563 people, consisting of 45,182 men and 22,381 women. Of this amount already placed or as many as people get jobs that are dominated by labor just finished primary school reached 39,16 percent (or 14,616 people). The number of registered migrant workers until the year 2012 has reached 37,020 people with a composition of per cent of men. When viewed according to occupation / field of work, the highest, amounting to 30,950 people working in the fields 72 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

5 ladang dan orang sebagai pembantu rumah tangga. Dilihat menurut Negara tujuan, TKI resmi asal Provinsi NTB paling banyak bekerja di Malaysia Barat dan Uni Emirat Arab, masingmasing sebanyak orang dan orang. Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Provinsi NTB pada triwulan I 2013 sebanyak orang, yang terdiri dari 302 orang golongan I, orang golongan II, orang golongan III dan sebanyak 602 orang golongan IV. Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ and 4,405 people as domestic servants. Views by Country destination, migrant workers from the province's official most work in West Malaysia and Uni Emirat Arab, each of which as many as 31,512 people and 1,951 people. The number of civil servants (PNS) NTB Provincial Government in the first quarter of 2013 as many as 7,099 people, consisting of 302 men class I, class II 2,545 people, 3,650 of group III and group IV as much as 602 people Transmigrasi Jumlah Transmigran dari NTB pada tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun Bila Pada tahun 2011, transmigran asal NTB berjumlah 365 jiwa dengan 100 kepala keluarga maka itu pada tahun 2012 berjumlah 924 jiwa dengan 239 kepala keluarga Transmigration The number of transmigrants from the NTB in 2012 experienced an increase from When In 2010, transmigrants from NTB amounted to 365 people with 100 households. Meanwhile in 2011 amounted to 924 people with 239households. Nusa Tenggara Barat in Figures

6

7 3.1 PENDUDUK POPULATION NUSA TENGGARA BARAT DALAM ANGKA NUSA TENGGARA BARAT IN FIGURES 2013

8

9 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Penduduk dan Rasio Jenis Kelamin Menurut Kabupaten/Kota 2012 Number of Population and Sex Ratio By Regency / Municipality 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Laki-laki Perempuan Jumlah Rasio JK Male Female Total Sex Ratio (2) (3) (4) (5) 1. Lombok Barat ,03 2. Lombok Tengah ,01 3. Lombok Timur ,45 4. S u m b a w a ,40 5. D o m p u ,40 6. B i m a ,32 7. Sumbawa Barat ,07 8. Lombok Utara ,51 9. Kota Mataram , Kota Bima ,66 Jumlah / Total , , , , ,44 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Nusa Tenggara Barat in Figures

10 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin 2012 Number of Population by Age Group And Sex 2012 Kelompok Umur Laki-laki Perempuan Jumlah Age Group Male Female Total (2) (3) (4) Jumlah / Total Sumber : Sensus Penduduk 2010 Source : Population Census Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

11 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Angka Beban Tanggungan Provinsi Nusa Tenggara Barat 2012 Dependency Ratio of Nusa Tenggara Barat Province 2012 Kelompok Umur Jumlah Penduduk / Population Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) Angka Beban Tanggungan Dependency Ratio 58,94 51,75 55, ,96 51,75 55,17 59,47 52,02 55,55 57,32 51,52 54,24 58,07 52,04 54,86 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Source : National Socio Economic Survey Nusa Tenggara Barat in Figures

12 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Rumahtangga dan Rata-rata Anggota Rumahtangga Menurut Kabupaten/Kota 2012 Total Households and Average Member By Regency/ Municipality 2012 Kabupaten / Kota Rumahtangga Rata-rata Regency / Municipality Household Anggota Average Member (2) (3) 1. Lombok Barat ,55 2. Lombok Tengah ,33 3. Lombok Timur ,39 4. S u m b a w a ,82 5. D o m p u ,11 6. B i m a ,97 7. Sumbawa Barat ,96 8. Lombok Utara ,59 9. Kota Mataram , Kota Bima ,02 Jumlah / Total ,58 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional 80 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

13 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Persentase Penduduk Usia 10 Tahun ke Atas Menurut Kabupaten / Kota dan Status Perkawinan 2012 Percentage Population Aged 10 Years and over by Regency/Municipality and Marital Status 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Belum Cerai Cerai mati Kawin Kawin Hidup Die Jumlah Not Yet Married Live Separated Total Maried Separated (2) (3) (4) (5) (6) 1. Lombok Barat 31,09 60,75 3,26 4, Lombok Tengah 29,88 60,77 4,05 5, Lombok Timur 32,28 58,05 3,40 6, S u m b a w a 33,01 60,38 2,04 4, D o m p u 35,51 58,90 2,45 3, B i m a 36,32 57,23 1,46 4, Sumbawa Barat 32,33 61,17 1,62 4, Lombok Utara 31,76 59,79 2,86 5, Kota Mataram 41,06 53,06 1,85 4, Kota Bima 41,90 53,16 1,01 3, Jumlah / Total 33,38 58,64 2,86 5, Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Source : National Socio Economic Survey Nusa Tenggara Barat in Figures

14 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas Menurut Kabupaten / Kota dan Kegiatan Utama 2012 Population Aged 15 Years and over By Regency/ Municipality And Main Activity 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Mencari Bekerja Kerja Sekolah Working Job School Seeker (2) (3) (4) 1. Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur S u m b a w a D o m p u B i m a Sumbawa Barat Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Jumlah / Total Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

15 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Lanjutan Continued Mengurus Kabupaten / Kota Rumahtangga Lainnya Jumlah Regency / Municipality Householder Others Total (5) (6) (7) 1. Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur S u m b a w a D o m p u B i m a Sumbawa Barat Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Jumlah / Total Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional Nusa Tenggara Barat in Figures

16 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Rata-rata Usia Kawin Pertama Perempuan Usia 10 Tahun ke Atas 2012 Average of First Marriage Women 10 Years and Over 2012 Rata-rata Usia Kawin Pertama Perempuan Usia 10 Tahun ke Atas Average of First Marriage Women 10 Years and Over Kabupaten / Kota Regency/Municipality Rata-rata Usia Kawin Pertama (2) (3) (4) (5) (6) 1. Lombok Barat 19,45 19,59 19,25 19,99 19,82 2. Lombok Tengah 19,16 18,96 19,18 19,24 19,43 3. Lombok Timur 18,94 18,45 18,82 19,12 19,03 4. S u m b a w a 20,93 20,86 21,15 20,67 20,99 5. D o m p u 20,46 20,5 20,37 20,93 20,68 6. B i m a 21,05 20,67 21,25 21,07 21,40 7. Sumbawa Barat 20,59 21,01 21,17 21,16 21,20 8. Lombok Utara ,22 19,82 19,60 9. Kota Mataram 20,58 20,87 20,36 21,29 21, Kota Bima 21, ,05 21,30 21,92 84 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

17 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Persentase Buta Huruf Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas Menurut Kabupaten / Kota dan Jenis Kelamin 2012 Percentage Illiteracy of Population Aged 15 Years and over by Regency/Municipality and Sex 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Lombok Barat 15,22 27,11 21,41 2. Lombok Tengah 19,18 30,01 25,08 3. Lombok Timur 10,15 20,74 16,11 4. S u m b a w a 7,33 11,27 9,25 5. D o m p u 8,75 15,32 12,06 6. B i m a 7,92 15,69 11,89 7. Sumbawa Barat 4,57 10,47 7,50 8. Lombok Utara 17,52 29,78 23,90 9. Kota Mataram 3,86 11,49 7, Kota Bima 3,09 9,28 6,27 Jumlah / Total ,26 20,83 16,32 9,87 18,69 14,56 12,06 20,60 16,51 11,62 23,87 17,60 9,36 19,07 14,52 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Source : National Socio Economic Survey Nusa Tenggara Barat in Figures

18 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Kabupaten / Kota Regency / Municipality Persentase Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan 2012 Percentage Population Aged 15 Years and over And Highest Education Graduated 2012 Laki-laki/Male Tidak/Belum Tidak/Belum Pernah Sekolah Tamat SD SD/MI SLTP/MTs Never Unfinished Elementary Junior Schooling Elm. School School High (2) (3) (4) (5) 1. Lombok Barat 13,01 26,98 27,35 11,96 2. Lombok Tengah 14,02 22,24 25,91 14,99 3. Lombok Timur 7,22 27,24 27,51 15,78 4. S u m b a w a 3,51 21,21 29,47 18,85 5. D o m p u 4,56 26,87 21,47 16,53 6. B i m a 4,70 26,16 24,13 17,74 7. Sumbawa Barat 2,40 23,71 28,17 15,51 8. Lombok Utara 14,99 27,37 26,08 14,51 9. Kota Mataram 2,73 15,01 17,02 17, Kota Bima 1,53 14,59 18,67 14,31 Jumlah / Total 8,13 23,87 25,40 15,65 86 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

19 Tabel Lanjutan Continued Kabupaten / Kota Regency / Municipality Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Akademi/ Laki-laki/Male Univer- SLTA/MA Diploma sitas High Academy/ Univer- School Diploma sity (6) (7) (8) 1. Lombok Barat 15,49 1,01 4,19 2. Lombok Tengah 17,75 1,26 3,84 3. Lombok Timur 15,53 1,41 5,31 4. S u m b a w a 21,86 0,89 4,22 5. D o m p u 24,58 1,55 4,44 6. B i m a 22,35 0,69 4,23 7. Sumbawa Barat 23,88 1,12 5,21 8. Lombok Utara 13,32 0,85 2,87 9. Kota Mataram 34,53 2,93 10, Kota Bima 37,08 2,34 11,48 Jumlah / Total 20,35 1,36 5,24 Nusa Tenggara Barat in Figures

20 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Lanjutan Continued Kabupaten / Kota Regency / Municipality Tidak/Belum Tidak/Belum Perempuan/Female Pernah Sekolah Tamat SD SD/MI SLTP/MTs Never Unfinished Elementary Junior Schooling Elm. School School High (2) (3) (4) (5) 1. Lombok Barat 23,45 22,33 27,60 12,91 2. Lombok Tengah 23,90 21,19 26,11 16,24 3. Lombok Timur 15,52 19,66 31,46 18,51 4. S u m b a w a 8,21 21,87 31,73 19,44 5. D o m p u 9,51 24,91 23,77 15,93 6. B i m a 6,98 27,40 25,88 16,26 7. Sumbawa Barat 7,35 22,98 27,98 16,07 8. Lombok Utara 24,85 24,93 26,84 13,19 9. Kota Mataram 9,51 16,28 18,24 19, Kota Bima 5,82 15,19 18,21 14,24 Jumlah / Total 15,88 21,32 27,13 16,75 88 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

21 Tabel Lanjutan Continued Kabupaten / Kota Regency / Municipality Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Akademi/ Perempuan/Female Univer- SLTA/MA Diploma sitas High Academy/ Univer- School Diploma sity (13) (14) (15) 1. Lombok Barat 9,37 1,69 2,66 2. Lombok Tengah 9,07 1,08 2,42 3. Lombok Timur 11,94 1,00 1,90 4. S u m b a w a 13,90 1,70 3,14 5. D o m p u 20,02 2,38 3,48 6. B i m a 17,63 1,56 4,27 7. Sumbawa Barat 19,64 2,82 3,16 8. Lombok Utara 7,84 1,05 1,30 9. Kota Mataram 23,32 4,04 8, Kota Bima 33,40 1,96 11,17 Jumlah / Total 13,84 1,64 3,44 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Source : National Socio Economic Survey Nusa Tenggara Barat in Figures

22 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin Di Provinsi NTB Number and Percentage of Poor Population Tahun Jumlah Penduduk Persentase Penduduk Years Miskin Miskin Number of Poor Percentage of Poor (2) (3) , , , , , , , , ,63 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Source : National Socio Economic Survey 90 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

23 3.2 TENAGA KERJA LABOUR FORCE NUSA TENGGARA BARAT DALAM ANGKA NUSA TENGGARA BARAT IN FIGURES 2013

24

25 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Pencari Kerja Yang Terdaftar Pada Kantor Dinas Tenaga Kerja Propinsi NTB Menurut Jenis Kelamin 2012 Number of Job Seekers Registered in Regional Office of Man Power By Sex 2012 Uraian / Description Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1 Yang Belum Ditempatkan Akhir Tahun Lalu Not Yet Placed Last Year 2. Yang Terdaftar Registered 3. Yang Telah Ditempatkan Have Been Placed 4. Yang Dihapuskan Eliminated for this Year 5. Yang Belum Ditempatkan Pada Tahun ini Not Yet Placed This Year Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Nusa Tenggara Barat in Figures

26 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Pencari Kerja Yang Terdaftar Menurut Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin 2012 Number of Job Seekers Registered by Educational Level and Sex 2012 Uraian / Description Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Tidak Tamat SD/ Not Completed Primary School S D / Primary School SMTP / Junior High School SMTA / Senior High School D I dan D II D III Perguruan Tinggi / University Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province 94 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

27 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Menurut Tingkat Pendidikan Dan Jenis Kelamin 2012 Number of Job Seekers Placed by Educational Sector and Sex 2012 Uraian / Description Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Tidak Tamat SD/Not Completed Primary School 2. S D / Primary School SMTP / Junior High School SMTA / Senior High School D I, D II, dan D III Perguruan Tinggi / University Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province Nusa Tenggara Barat in Figures

28 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Pencari Kerja Yang Telah ditempatkan Menurut Golongan Pokok Jabatan dan Jenis Kelamin 2012 Number of Job Seekers Placed by Main Occupation and Sex, 2012 Gol. Pokok Jabatan / Main Occupation Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Tenaga Profesional Teknisi dan ybdi/ Proffesional employee 2. Tenaga Kepemimpinan Leader employee 3. Pejabat Pelaksana Tenaga Usaha dan ybdi Administrastions employee 4. Tenaga Usaha Penjualan Sales employee 5. Tenaga Usaha Jasa Service employee 6. Tenaga Usaha Pertanian Farming employee 7. Tenaga Produksi dan Tenaga ybdi Productions employee Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province 96 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

29 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah Lowongan Pekerjaan Menurut Golongan Pokok Jabatan Dan Jenis Kelamin 2012 Number of Job Vacancies by Main Occupation and Sex 2012 Gol. Pokok Jabatan / Main Occupation Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Tenaga Profesional Teknisi dan ybdi/ Proffesionals employee 2. Tenaga Kepemimpinan Leaders employee 3. Pejabat Pelaksana Tenaga Usaha dan ybdi Administrations employee 4. Tenaga Usaha Penjualan Sales employee 5. Tenaga Usaha Jasa Services employee 6. Tenaga Usaha Pertanian Farming employee 7. Tenaga Produksi dan Tenaga ybdi Productions employee Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Nusa Tenggara Barat in Figures

30 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Perusahaan Yang Terdaftar Menurut Sektor Usaha, Tenaga Kerja Dan Kewarganegaraan 2012 Number of Establisment Registered by Industrial, Employment, And Nationality 2012 Uraian / Description Perusahaan Establisment WNI WNA Jumlah Indonesian Foreigners Total (2) (3) (4) (5) 1. Pertanian,Kehutanan, Perkebunan dan Perikanan / Agriculture, Forestry, Estate and Fisheries 2. Pertambangan dan Penggalian / Mining and Quarriying 3. Industri Pengolahan / Processing Industry 4. Listrik,Gas dan Air Minum / Water,Gas and Electricity 5. Bangunan / Construction Perdagangan,Rumah Makan dan Hotel Trade, Restorant and Hotels 7. Angkutan,Pergudangan & Komunikasi Transportation,Storage and Communication 8. Keuangan,Asuransi dan Usaha Persewaan Bangunan, Tanah & Jasa Perusahaan / Finance 9. Jasa Kemasyarakatan Public Services 10. Lain-lain / Others Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

31 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah Tenaga Kerja Indonesia Resmi Asal Provinsi NTB Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin 2012 Number of Official Indonesian Workers from NTB Provinceby Regency/Municipality and Sex 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur S u m b a w a D o m p u B i m a Sumbawa Barat Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Nusa Tenggara Barat in Figures

32 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Resmi Asal Provinsi NTB Berdasarkan Bidang Pekerjaan Tahun 2012 Number of Official NTB Province Workers by Occupation 2012 Jenis Pekerjaan / Occupation Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1 Pembantu Rumah Tangga / Housekeeper 2 Care Giver Pengasuh / Baby Sitter Industri / Industry Ladang / Field Oprator Produksi / Operator Konstruksi / Construction Jasa Kebersihan / Cleaning Service 9 Peternakan / Farm Restoran / Restaurant Hotel / Hotel Bidan Skill Worker Domestic Helper Packing & Filling Labour Kapal Pesiar 7-7 Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province 100 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

33 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Resmi di Luar Negeri Berdasarkan Negara Tujuan 2012 Number of Official Indonesian Workers by Country Destination Uni Emirat Arab Saudi Arabia Swis Malaysia Barat Malaysia Timur Singapura Bahrein Hongkong Oman Qatar Brunei Darussalam Maladewa Taiwan Timor Leste Austria Nusa Tenggara Barat in Figures

34 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Remitten Provinsi Menurut Kabupaten/Kota (Rp) Nusa Tenggara Barat 2012 Total Remittances by Region in Nusa Tenggara Barat 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Total Total Total Total (2) (3) (4) (5) 1. Mataram / Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur S u m b a w a D o m p u B i m a Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB 102 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

35 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah Remitten TKI Asal Provinsi Nusa Tenggara Barat Menurut Negara Tempat Bekerja (Rp) 2012 Total Remittances from Nusa Tenggara Barat Province by Country of Work (Rp.) 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality (2) (3) (4) (5) 1. Saudi Arabia Uni Emiret Arab Kuwait Qatar Jordan Korea Malaysia Brunai Filipina Hongkong Jepang/Tokyo Singapura Negara Lain J u m l a h Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province Nusa Tenggara Barat in Figures

36 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Upah Minimum Provinsi (UMP) Menurut Kabupaten/ Kota (Rp./Bulan) Province Minimum Wage by Regency/Municipality (Rp./Month) Kabupaten / Kota Regency / Municipality Tahun / Year (2) (3) 1. Lombok Barat Lombok Tengah 3. Lombok Timur S u m b a w a D o m p u B i m a Sumbawa Barat 8. Lombok Utara 9. Kota Mataram Kota Bima Nusa Tenggara Barat Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province 104 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

37 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah PNS dan CPNS Pada Setda dan Setwan Menurut Golongan Triwulan I Tahun 2013 Number of Civil Servants at Governor and Representative Office by Rank 1st Quarter 2013 Unit Kerja/Instansi Office Golongan / Rank Jumlah/ I II III IV Total (2) (3) (4) (5) (6) 1. Sekretariat Daerah Biro Umum Biro Organisasi Biro Keuangan Biro Hukum Biro Adm. Perekonomian Biro Adm. Pemerintahan Biro Adm. Pembangunan Biro Adm. Kesra Biro Adm. Kerjasama & SDA Sekretariat Dewan Jumlah / Total Sumber : Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB Source : Board of Employee of Nusa Tenggara Barat Province Nusa Tenggara Barat in Figures

38 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah PNS / CPNS Pada Setda dan Setwan Menurut Pendidikan Triwulan I Tahun 2013 Number of Civil Servants at Governor and Representative Office by Education 1st Quarter 2013 Unit Kerja /Instansi Office Tingkat Pendidikan / Education Level Jumlah/ SD SLTP SLTA SM/D3 S1 S2 S3 Total (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1. Sekretariat Daerah Biro Umum Biro Organisasi Biro Keuangan Biro Hukum Biro Adm. Perekonomian Biro Adm. Pemerintahan Biro Adm. Pembangunan Biro Adm. Kesra Biro Adm. Kerjasama & SDA Sekretariat Dewan Jumlah / Total Sumber : Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB Source : Board of Employee of Nusa Tenggara Barat Province 106 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

39 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah PNS / CPNS Pada Setda dan Setwan Menurut Jenis Kelamin di Triwulan I Tahun 2013 Number of Civil Servants at Governor and Representative Office by Sex on 1st Quarter 2013 Unit Kerja /Instansi Office Jenis Kelamin / Sex Jumlah Laki-Laki Perempuan Total Male Female (2) (3) (4) 1. Sekretariat Daerah Biro Umum Biro Organisasi Biro Keuangan Biro Hukum Biro Adm. Perekonomian Biro Adm. Pemerintahan Biro Adm. Pembangunan Biro Adm. Kesra Biro Adm. Kerjasama & SDA Sekretariat Dewan Jumlah / Total Sumber : Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB Source : Board of Employee of Nusa Tenggara Barat Province Nusa Tenggara Barat in Figures

BAB 3. PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

BAB 3. PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN BAB 3. PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN 3.1. Penduduk Jumlah penduduk yang besar menjadi salah satu modal dasar yang efektif bagi pembangunan bila diikuti dengan kualitas baik. Namun dengan pertumbuhan penduduk

Lebih terperinci

Population and Labour Force

Population and Labour Force Population and Labour Force POPULATION AND LABOUR FORCE 3.1. Penduduk 3.1. Population Pada tahun 2008 penduduk di Kabupaten /Kota Jawa Barat yang terbanyak di Kabupaten Bogor, yaitu sebesar 4,4 juta jiwa

Lebih terperinci

PENDAPATAN REGIONAL 574 Jambi Dalam Angka 2009/Jambi in Figures 2009

PENDAPATAN REGIONAL 574 Jambi Dalam Angka 2009/Jambi in Figures 2009 PENDAPATAN REGIONAL 574 Jambi Dalam Angka 2009/Jambi in Figures 2009 REGIONAL INCOME BAB 11. PENDAPATAN REGIONAL Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2009 Atas Dasar Harga Konstan tahun 2000 mengalami

Lebih terperinci

Jawa Barat Dalam Angka 2007 19

Jawa Barat Dalam Angka 2007 19 GOVERNMENT Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di kantor Provinsi Jawa Barat sebanyak 12 815 orang, dengan tingkat pendidikan S2 0,20 %, S1 14,62 %, D4 0,11%, D3 16,14 %, D2 2,27 %, D1 0,43 %, SLTA 48,01

Lebih terperinci

RENCANA DAN REALISASI INVESTASI DAN TENAGA KERJA PMDN MENURUT SEKTOR EKONOMI DI NTB TAHUN 2013

RENCANA DAN REALISASI INVESTASI DAN TENAGA KERJA PMDN MENURUT SEKTOR EKONOMI DI NTB TAHUN 2013 RENCANA DAN REALISASI INVESTASI DAN TENAGA KERJA PMDN MENURUT SEKTOR EKONOMI DI NTB TAHUN 2013 No Sektor Ekonomi (Ribu Rp ) Kerja (Org) (Ribu Rp ) Kerja (Org) 1 Petanian Tanaman Pangan 1 40.000.000 200

Lebih terperinci

DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013

DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013 DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013 PUSAT DATA DAN INFORMASI KETENAGAKERJAAN Badan Penelitian, Pengembangan dan Informasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2014 TIM PENYUSUN Pembina

Lebih terperinci

PENDUDUK LANJUT USIA

PENDUDUK LANJUT USIA PENDUDUK LANJUT USIA Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk. Dengan semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk, menyebabkan jumlah penduduk

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK

BADAN PUSAT STATISTIK BADAN PUSAT STATISTIK KEBUTUHAN DATA KETENAGAKERJAAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN OLEH: RAZALI RITONGA DIREKTUR STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN BADAN PUSAT STATISTIK Pokok bahasan Latar Belakang

Lebih terperinci

Data Dan Informasi PENEMPATAN TENAGA KERJA LUAR NEGERI

Data Dan Informasi PENEMPATAN TENAGA KERJA LUAR NEGERI Data Dan Informasi PENEMPATAN TENAGA KERJA LUAR NEGERI PUSAT DATA DAN INFORMASI KETENAGAKERJAAN Badan Penelitian, Pengembangan dan Informasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta, 2014 KATA

Lebih terperinci

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH 1 SALINAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH NOMOR 29 TAHUN 2014 T E N T A N G UPAH MINIMUM PROVINSI DAN UPAH MINIMUM SEKTORAL PROVINSI TAHUN 2015 PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Lebih terperinci

Tabel-Tabel Pokok TABEL-TABEL POKOK. Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81

Tabel-Tabel Pokok TABEL-TABEL POKOK. Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81 TABEL-TABEL POKOK Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81 Tabel 1. Tabel-Tabel Pokok Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Lamandau Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan

Lebih terperinci

BNP2TKI BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA. Pusat Penelitian Pengembangan dan Informasi

BNP2TKI BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA. Pusat Penelitian Pengembangan dan Informasi DATA PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA TAHUN 214 (PERIODE 1 JANUARI S.D 31 DESEMBER) POSISI CETAK DATA TANGGAL 6 JANUARI 215 BNP2TKI BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA

Lebih terperinci

BAB III KONDISI UMUM. 3.1. Geografis. Kondisi Umum 14. Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau Bintan dan Kabupaten Lingga

BAB III KONDISI UMUM. 3.1. Geografis. Kondisi Umum 14. Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau Bintan dan Kabupaten Lingga Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau dan Kabupaten Lingga BAB III KONDISI UMUM 3.1. Geografis Wilayah Kepulauan Riau telah dikenal beberapa abad silam tidak hanya di nusantara tetapi juga

Lebih terperinci

vii Daftar Isi Contents

vii Daftar Isi Contents vii Daftar Isi Contents Halaman/Page Kata Pengantar /Preface... v Daftar Isi/Contents...vii Daftar Gambar/List of Figure... viii - xi Daftar Tabel/List of Table...xii - xlvii Penjelasan Umum/Explanatory

Lebih terperinci

KESEMPATAN KERJA PERDAGANGAN. Rahma Iryanti Direktur Tenaga Kerja dan Pengembangan Kesempatan Kerja. Jakarta, 5 Juli 2013

KESEMPATAN KERJA PERDAGANGAN. Rahma Iryanti Direktur Tenaga Kerja dan Pengembangan Kesempatan Kerja. Jakarta, 5 Juli 2013 KESEMPATAN KERJA MENGHADAPI LIBERALISASI PERDAGANGAN Rahma Iryanti Direktur Tenaga Kerja dan Pengembangan Kesempatan Kerja Jakarta, 5 Juli 2013 1 MATERI PEMAPARAN Sekilas mengenai Liberalisasi Perdagangan

Lebih terperinci

c. Perda ini mengatur tentang perubahan pada Ketentuan Umum dan Susunan Organisasi.

c. Perda ini mengatur tentang perubahan pada Ketentuan Umum dan Susunan Organisasi. PEMBENTUKAN, KEDUDUKAN, TUGAS POKOK, FUNGSI DAN SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH - PERUBAHAN PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 1 organisasi di lingkungan Sekretariat

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN I-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN I-2015 BADAN PUSAT STATISTIK No. 5/5/Th.XVIII, 5 Mei 5 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN I-5 EKONOMI INDONESIA TRIWULAN I-5 TUMBUH,7 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN I- Perekonomian Indonesia yang diukur

Lebih terperinci

Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan

Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan 2007 Kerja sama Pusat Rencana dan Statistik Kehutanan, Departemen Kehutanan dengan Direktorat Statistik Pertanian, Badan Pusat Statistik Jakarta, 2007 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

GAMBARAN SINGKAT TENTANG KETERKAITAN EKONOMI MAKRO DAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM DI TIGA PROVINSI KALIMANTAN. Oleh: Dr. Maria Ratnaningsih, SE, MA

GAMBARAN SINGKAT TENTANG KETERKAITAN EKONOMI MAKRO DAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM DI TIGA PROVINSI KALIMANTAN. Oleh: Dr. Maria Ratnaningsih, SE, MA GAMBARAN SINGKAT TENTANG KETERKAITAN EKONOMI MAKRO DAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM DI TIGA PROVINSI KALIMANTAN Oleh: Dr. Maria Ratnaningsih, SE, MA September 2011 1. Pendahuluan Pulau Kalimantan terkenal

Lebih terperinci

PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN PARIWISATA TRANSPORATION, COMMUNICATION AND TOURISM

PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN PARIWISATA TRANSPORATION, COMMUNICATION AND TOURISM PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN PARIWISATA TRANSPORATION, COMMUNICATION AND TOURISM NUSA TENGGARA BARAT DALAM ANGKA 2013 NUSA TENGGARA BARAT IN FIGURES 2013 BAB VIII PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN PARIWISATA

Lebih terperinci

M E T A D A T A. INFORMASI DASAR 1 Nama Data : Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2 Penyelenggara Statistik

M E T A D A T A. INFORMASI DASAR 1 Nama Data : Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2 Penyelenggara Statistik M E T A D A T A INFORMASI DASAR 1 Nama Data : Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2 Penyelenggara Statistik : Departemen Statistik Ekonomi dan Moneter, Bank Indonesia 3 Alamat : Jl. M.H. Thamrin No.

Lebih terperinci

Governors Climate & Forests Task Force. Provinsi Kalimantan Tengah Central Kalimantan Province Indonesia

Governors Climate & Forests Task Force. Provinsi Kalimantan Tengah Central Kalimantan Province Indonesia Governors limate & Forests Task Force Provinsi Kalimantan Tengah entral Kalimantan Province Indonesia Kata pengantar Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, SH entral Kalimantan Governor Preface

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2014 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2014 TENTANG RINCIAN TUGAS LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PROVINSI ACEH, PROVINSI SUMATERA UTARA, PROVINSI RIAU,

Lebih terperinci

Advancing the health of Indonesia s poor and disadvantaged

Advancing the health of Indonesia s poor and disadvantaged Advancing the health of Indonesia s poor and disadvantaged Memajukan kesehatan penduduk miskin dan tidak mampu di Indonesia Indonesia s diverse geography, large and growing population and decentralised

Lebih terperinci

Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi

Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi Edisi 49 Juni 2014 Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi ISSN: 2087-930X Katalog BPS: 9199017 No. Publikasi: 03220.1407 Ukuran Buku: 18,2 cm x 25,7 cm Jumlah Halaman: xix + 135 halaman Naskah: Direktorat

Lebih terperinci

RUMAH SAKIT PEMERINTAH SEBAGAI BADAN LAYANAN UMUM (BLU), APAKAH MENDUKUNG UNIVERSAL COVERAGE??

RUMAH SAKIT PEMERINTAH SEBAGAI BADAN LAYANAN UMUM (BLU), APAKAH MENDUKUNG UNIVERSAL COVERAGE?? RUMAH SAKIT PEMERINTAH SEBAGAI BADAN LAYANAN UMUM (BLU), APAKAH MENDUKUNG UNIVERSAL COVERAGE?? Djazuly Chalidyanto Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas

Lebih terperinci

DAMPAK PERTUMBUHAN INDUSTRI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI KABUPATEN SIDOARJO

DAMPAK PERTUMBUHAN INDUSTRI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI KABUPATEN SIDOARJO Judul : Dampak Pertumbuhan Industri Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Sidoarjo SKPD : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sidoarjo Kerjasama Dengan : - Latar Belakang Pembangunan

Lebih terperinci

Indikator Pasar Tenaga Kerja Indonesia Agustus 2012

Indikator Pasar Tenaga Kerja Indonesia Agustus 2012 Indikator Pasar Tenaga Kerja Indonesia Agustus 2012 ISSN. 2088-5679 No. Publikasi: 04120.1207 Katalog BPS: 2302004 Ukuran Buku: 29,5 cm X 21,5 cm Jumlah Halaman: 115 halaman Naskah: Subdirektorat Statistik

Lebih terperinci

KAJIAN MIGRAN ULANG-ALIK DI DESA ABAR-ABIR KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

KAJIAN MIGRAN ULANG-ALIK DI DESA ABAR-ABIR KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK KAJIAN MIGRAN ULANG-ALIK DI DESA ABAR-ABIR KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK Iyul Agustin Fauziyah Mahasiswa S1 Pendidikan Geografi, Iyulagustinf@ymail.com Ketut Prasetyo Dosen Pembimbing Mahasiswa Abstrak

Lebih terperinci

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... i vii xii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... I-1 1.2 Dasar Hukum Penyusunan... I-2 1.3 Hubungan Antar Dokumen... I-4 1.3.1 Hubungan RPJMD

Lebih terperinci

07 Perdagangan Trade. http://langkatkab.bps.go.id

07 Perdagangan Trade. http://langkatkab.bps.go.id 07 Perdagangan Trade T R A D E BAB VII. PERDAGANGAN CHAPTER VII. TRADE 1. Perdagangan Data mengenai sektor perdagangan adalah dari Kantor Pelayanan Terpadu serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten

Lebih terperinci

AKSES SISTEM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

AKSES SISTEM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Manual Aplikasi Anjab dan ABK-Evaluasi Jabatan 204 AKSES SISTEM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NO 2 3 4 5 6 7 8 9 0 2 3 4 5 6 7 8 9 20 2 22 23 24 25 26 27 28 29 30 3 NAMA SKPD DINAS PERTAMBANGAN DINAS PEMUDA

Lebih terperinci

BAB IV METODA PENELITIAN

BAB IV METODA PENELITIAN BAB IV METODA PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi dan kateristik obyek penelitian, maka penjelasan terhadap lokasi dan waktu penelitian

Lebih terperinci

PROFIL DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

PROFIL DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROFIL DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI GAMBARAN UMUM Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 9 Tahun 2011, tentang Pembentukan Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Dinas Daerah, Lembaga

Lebih terperinci

Tabel Lampiran 1. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Padi Per Propinsi

Tabel Lampiran 1. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Padi Per Propinsi Tabel., dan Padi Per No. Padi.552.078.387.80 370.966 33.549 4,84 4,86 2 Sumatera Utara 3.48.782 3.374.838 826.09 807.302 4,39 4,80 3 Sumatera Barat.875.88.893.598 422.582 423.402 44,37 44,72 4 Riau 454.86

Lebih terperinci

EEP Biogas Project. Biogas Project in Selat Panjang, Kep. Meranti

EEP Biogas Project. Biogas Project in Selat Panjang, Kep. Meranti EEP Biogas Project Biogas Project in Selat Panjang, Kep. Meranti Agenda 1. Profile of Kepulauan Meranti 2. Why We Chose Selat Panjang 3. Energy Potential in Selat Panjang 4. Profile of SaraRasa Biomass

Lebih terperinci

INFORMASI SINGKAT BEKERJA DI FINLANDIA *

INFORMASI SINGKAT BEKERJA DI FINLANDIA * INFORMASI SINGKAT BEKERJA DI FINLANDIA * A. Dimanakah Finlandia? FINLAND Finlandia merupakan salah satu negara anggota Uni Eropa yang terletak di belahan Utara Eropa atau Nordik. Luas wilayahnya 330.000

Lebih terperinci

SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR

SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR OLEH : PIRTAHAP SITANGGANG 120521115 PROGRAM STUDI STRATA

Lebih terperinci

Analisa dan Pembahasan Manajemen

Analisa dan Pembahasan Manajemen Analisa dan Pembahasan Manajemen Laporan Tahunan Annual Report PT Bank Ekonomi Raharja Tbk 212 45 Analisis dan Pembahasan Manajemen Tinjauan Umum General Overview Walaupun krisis global masih melanda dunia,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa sebagai tindak lanjut

Lebih terperinci

SAMBUTAN DIRJEN PAUDNI

SAMBUTAN DIRJEN PAUDNI i SAMBUTAN DIRJEN PAUDNI Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional yang menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional berperan penting

Lebih terperinci

PROFIL KABUPATEN / KOTA

PROFIL KABUPATEN / KOTA PROFIL KABUPATEN / KOTA KOTA AMBON MALUKU KOTA AMBON ADMINISTRASI Profil Wilayah Kota Ambon merupakan ibukota propinsi kepulauan Maluku. Dengan sejarah sebagai wilayah perdagangan rempah terkenal, membentuk

Lebih terperinci

MENATA ULANG INDONESIA Menuju Negara Sejahtera

MENATA ULANG INDONESIA Menuju Negara Sejahtera MENATA ULANG INDONESIA Menuju Negara Sejahtera Ironi Sebuah Negara Kaya & Tumbuh Perekonomiannya, namun Kesejahteraan Rakyatnya masih Rendah KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA INDONESIA Jl Condet Raya no 9, Al

Lebih terperinci

http://www.papuabarat.bps.go.id

http://www.papuabarat.bps.go.id INDIKATOR KESEJAHTERAAN RAKYAT PROVINSI PAPUA BARAT 2012 WELFARE INDICATORS OF PAPUA BARAT PROVINCE 2012 ISSN : 2089-1652 No. Publikasi/Publication Number : 91522.1305 Katalog BPS/BPS Catalogue : 4102004.9100

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18/PRT/M/2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18/PRT/M/2015 TENTANG PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18/PRT/M/2015 TENTANG IURAN EKSPLOITASI DAN PEMELIHARAAN BANGUNAN PENGAIRAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Mataram, Juli 2011. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat

KATA PENGANTAR. Mataram, Juli 2011. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya atas karunia dan limpahan rahmatnya Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2010 ini dapat

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG

BAB II GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG BAB II GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG A. GEOGRAFI Kota Bandung merupakan Ibu kota Propinsi Jawa Barat yang terletak diantara 107 36 Bujur Timur, 6 55 Lintang Selatan. Ketinggian tanah 791m di atas permukaan

Lebih terperinci

ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019. Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014

ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019. Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014 ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019 Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014 Pokok Bahasan 1. Keterpilihan Perempuan di Legislatif Hasil Pemilu 2014 2.

Lebih terperinci

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 20152010 TENTANG

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 20152010 TENTANG SALINAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 20152010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

Dengan Persetujuan Bersama. DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA dan GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

Dengan Persetujuan Bersama. DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA dan GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Menimbang

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2015 No. 34/05/51/Th. IX, 5 Mei 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2015 EKONOMI BALI TRIWULAN I-2015 TUMBUH SEBESAR 6,20% (Y-ON-Y) NAMUN MENGALAMI KONTRAKSI SEBESAR 1,53% (Q-TO-Q) Total perekonomian Bali

Lebih terperinci

Arah Kebijakan Program PPSP 2015-2019. Kick off Program PPSP 2015-2019 Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas

Arah Kebijakan Program PPSP 2015-2019. Kick off Program PPSP 2015-2019 Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas Arah Kebijakan Program PPSP 2015-2019 Kick off Program PPSP 2015-2019 Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas Jakarta, 10 Maret 2015 Universal Access Air Minum dan Sanitasi Target RPJMN 2015-2019 ->

Lebih terperinci

SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN

SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN GUBERNUR WAKIL GUBERNUR STAF AHLI JABATAN FUNGSIONAL SERETARIAT DAERAH BIDANG HUKUM DAN POLITIK ASISTEN PEMERINTAHAN ASISTEN EKONOMI, KEUANGAN

Lebih terperinci

ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOM TERHADAP KEWIRAUSAHAAN PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR

ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOM TERHADAP KEWIRAUSAHAAN PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOM TERHADAP KEWIRAUSAHAAN PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR ANALYSIS RELATIONSHIP OF SOCIOECONOMIC CHARACTERISTICS ON CHARACTERISTICS

Lebih terperinci

RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH

RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH A. Arah Kebijakan Ekonomi Daerah 1. Kondisi Ekonomi Daerah Tahun 2011 dan Perkiraan Tahun 2012 Kondisi makro ekonomi Kabupaten Kebumen Tahun

Lebih terperinci

BAB II KONDISI UMUM DAERAH

BAB II KONDISI UMUM DAERAH BAB II KONDISI UMUM DAERAH 2.1. Kondisi Geografi dan Demografi Kota Bukittinggi Posisi Kota Bukittinggi terletak antara 100 0 20-100 0 25 BT dan 00 0 16 00 0 20 LS dengan ketinggian sekitar 780 950 meter

Lebih terperinci

The Availability of ICT Indicators for Households and Individuals: Case of Indonesia

The Availability of ICT Indicators for Households and Individuals: Case of Indonesia The Availability of ICT Indicators for Households and Individuals: Case of Indonesia Abdul Rachman Director of Statistical Dissemination BPS-Statistics Indonesia Problems Encountered BPS collects mostly

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUNAN TAHUN 2013. Rencana Tingkat Ket Indikator Kinerja. Satuan Capaian (Target)

RENCANA KINERJA TAHUNAN TAHUN 2013. Rencana Tingkat Ket Indikator Kinerja. Satuan Capaian (Target) Meningkatnya pelayanan 1 Persentase pemenuhan kebutuhan SDM 85% Dukungan Manajemen dan 1. Penyelenggaraan Pengadaan Pegawai Inputs : adminitrasi kepegawaian Aparatur (CPNS, PTT dan Penugasan Khusus), Pelaksanaan

Lebih terperinci

Analisis Tingkat Partisipasi Pendidikan Siswa Madrasah

Analisis Tingkat Partisipasi Pendidikan Siswa Madrasah Analisis Tingkat Partisipasi Pendidikan Siswa Madrasah Oleh : Ir Zainal Achmad, M.Si 1. Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Pendidikan merupakan indikator utama pembangunan dan kualitas SDM suatu bangsa. Salah

Lebih terperinci

Bab II Tim Evaluasi, Mekanisme Evaluasi, Instrumen Evaluasi, dan Hasil Evaluasi

Bab II Tim Evaluasi, Mekanisme Evaluasi, Instrumen Evaluasi, dan Hasil Evaluasi Bab II Tim Evaluasi, Mekanisme Evaluasi, Instrumen Evaluasi, dan Hasil Evaluasi A. Tim Evaluasi T im Evaluasi ditetapkan dengan Keputusan Deputi Menteri Sekretaris Negara Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pembentukan

Lebih terperinci

PENGUMUMAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2012. Nomor : PENG/ 01/ VII/ 2012/BNN

PENGUMUMAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2012. Nomor : PENG/ 01/ VII/ 2012/BNN PENGUMUMAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2012 Nomor : PENG/ 01/ VII/ 2012/BNN Badan Narkotika Nasional Tahun Anggaran 2012 akan menerima pendaftaran

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK BERITA RESMI STATISTIK BPS PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT No. 46/07/52/Th.V, 1 Juli 2015 STATISTIK TRANSPORTASI MEI 2015 Data transportasi yang disajikan adalah data yang diolah dari dokumen Pelabuhan Udara

Lebih terperinci

POLICY UPDATE WIKO SAPUTRA

POLICY UPDATE WIKO SAPUTRA POLICY UPDATE Arah dan Strategi Kebijakan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AKABA) di Indonesia WIKO SAPUTRA Peneliti Kebijakan Ekonomi dan Publik

Lebih terperinci

Sistem dan Beban Kesejahteraan Karyawan serta Pendanaannya

Sistem dan Beban Kesejahteraan Karyawan serta Pendanaannya Hotel Harris Resort, Kuta, 10 Agustus 2007 Steven Tanner Sistem dan Beban Kesejahteraan Karyawan serta Pendanaannya Dana Pensiun Sebagai Lembaga Penyelenggara Program Pensiun Untuk Kesejahteraan Hari Tua

Lebih terperinci

Kajian tentang Ketenagakerjaan Kaum Muda di Indonesia

Kajian tentang Ketenagakerjaan Kaum Muda di Indonesia Kajian tentang Ketenagakerjaan Kaum Muda di Indonesia Organisasi Perburuhan Internasional Juni 2007 Kajian tentang Ketenagakerjaan Kaum Muda di Indonesia Copyright Organisasi Perburuhan Internasional 2007

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk penyelenggaraan

Lebih terperinci

Perkembangan Beberapa Indikator Utama Sosial-Ekonomi Indonesia

Perkembangan Beberapa Indikator Utama Sosial-Ekonomi Indonesia Katalog BPS: 3101015 Perkembangan Beberapa Indikator Utama Sosial-Ekonomi Indonesia Trends of Selected Socio-Economic Indicators of Indonesia Agustus August 2013 BADAN PUSAT STATISTIK Statistics Indonesia

Lebih terperinci

LAPORAN MONITORING REALISASI APBD DAN DANA IDLE - TAHUN ANGGARAN 2013 - TRIWULAN III

LAPORAN MONITORING REALISASI APBD DAN DANA IDLE - TAHUN ANGGARAN 2013 - TRIWULAN III LAPORAN MONITORING REALISASI APBD DAN DANA IDLE - 1 LAPORAN MONITORING REALISASI APBD DAN DANA IDLE TAHUN 2013 TRIWULAN III KATA PENGANTAR Kualitas belanja yang baik merupakan kondisi ideal yang ingin

Lebih terperinci

Monitoring Realisasi APBD 2013 - Triwulan I

Monitoring Realisasi APBD 2013 - Triwulan I Monitoring Realisasi APBD 2013 - Triwulan I 1 laporan monitoring realisasi APBD dan dana idle Tahun 2013 Triwulan I RINGKASAN EKSEKUTIF Estimasi realisasi belanja daerah triwulan I Tahun 2013 merupakan

Lebih terperinci

NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN FEBRUARI 2015 SEBESAR 100,79

NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN FEBRUARI 2015 SEBESAR 100,79 No. 17/03/34/Th.XVII, 2 Maret 2015 NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN FEBRUARI 2015 SEBESAR 100,79 A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI 1. Nilai Tukar Petani (NTP) Pada Februari 2015, NTP

Lebih terperinci

Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi

Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi PEMERINTAHAN 28 Jambi Dalam Angka 2010 GOVERNMENT BAB 2 PEMERINTAHAN 2.1. Wilayah Administrasi CHAPTER 2 GOVERNMENT 2.1. Administration of Region Provinsi Jambi terdiri

Lebih terperinci

KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006

KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006 Katalog BPS : 1403.5371040 KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006 Pantai Lasiana BADAN PUSAT STATISTIK KOTA KUPANG KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006 No. Publikasi : 5371.0504 Katalog BPS

Lebih terperinci

TANGGAPAN KAJIAN/EVALUASI KONDISI AIR WILAYAH SULAWESI (Regional Water Assessment) Disampaikan oleh : Ir. SALIMAN SIMANJUNTAK, Dipl.

TANGGAPAN KAJIAN/EVALUASI KONDISI AIR WILAYAH SULAWESI (Regional Water Assessment) Disampaikan oleh : Ir. SALIMAN SIMANJUNTAK, Dipl. TANGGAPAN KAJIAN/EVALUASI KONDISI AIR WILAYAH SULAWESI (Regional Water Assessment) Disampaikan oleh : Ir. SALIMAN SIMANJUNTAK, Dipl. HE 1 A. KONDISI KETAHANAN AIR DI SULAWESI Pulau Sulawesi memiliki luas

Lebih terperinci

DAFTAR ISI CONTENTS Halaman Page SEJARAH RINGKAS Brief History...1

DAFTAR ISI CONTENTS Halaman Page SEJARAH RINGKAS Brief History...1 DAFTAR ISI CONTENTS Halaman Page SEJARAH RINGKAS Brief History...1 Bab I. Geografis Geographical...9 1. Letak Geografis Geographical...9 2.Batas Boundary...9 3. Geologi Geology...9 4. Iklim Climate...10

Lebih terperinci

Akhirnya, semoga buku ini bermanfaat bagi semua pihak yang terkait khususnya dalam bidang ketenagakerjaan.

Akhirnya, semoga buku ini bermanfaat bagi semua pihak yang terkait khususnya dalam bidang ketenagakerjaan. KATA PENGANTAR Pada tahun anggaran 2014 salah satu kegiatan Pusat Data dan Informasi Ketenagakerjaan adalah Penyusunan Data dan Informasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Data dan Informasi Jaminan Sosial

Lebih terperinci

PDRB HIJAU (KONSEP DAN METODOLOGI )

PDRB HIJAU (KONSEP DAN METODOLOGI ) PDRB HIJAU (KONSEP DAN METODOLOGI ) Oleh: M. Suparmoko Materi disampaikan pada Pelatihan Penyusunan PDRB Hijau dan Perencanaan Kehutanan Berbasis Penataan Ruang pada tanggal 4-10 Juni 2006 1 Hutan Indonesia

Lebih terperinci

PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT

PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, ANAK, MASYARAKAT DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI KALIMANTAN BARAT JL. SULTAN ABDURRACHMAN NO.

Lebih terperinci

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH KEPUTUSAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH NOMOR 188.44 / 105 / 2012 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PENEGASAN BATAS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH Menimbang

Lebih terperinci

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Parepare Tahun 2014 BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Parepare Tahun 2014 BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Parepare 2014 1 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Undang-undang Nomor 25 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 32

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA. Keimigrasian. Visa. Saat Kedatangan.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA. Keimigrasian. Visa. Saat Kedatangan. No.12, 2010 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA. Keimigrasian. Visa. Saat Kedatangan. PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR M.HH-01-GR.01.06

Lebih terperinci

Penelitian Berperspektif Gender. Prof. Dr. Moh. Matsna HS., MA.

Penelitian Berperspektif Gender. Prof. Dr. Moh. Matsna HS., MA. Penelitian Berperspektif Gender Prof. Dr. Moh. Matsna HS., MA. 10 Issu Strategis Nasional 1. Pengentasan kemiskinan. 2. Perubahan iklim, pelestarian lingkungan, keanekaan hayati (biodiversity). 3. Energi

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JANUARI 2015

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JANUARI 2015 No. 19/03/51/Th. IX, 2 Maret PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JANUARI Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada bulan mencapai 301.748 orang, dengan wisman yang datang melalui bandara sebanyak

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci : Fluktuasi kurs, Ekspor, Impor, Peramalan. iii. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata kunci : Fluktuasi kurs, Ekspor, Impor, Peramalan. iii. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Beberapa tahun terakhir ini kurs tukar IDR/USD terus mengalami fluktuasi yang tidak dapat diprediksi. Akibatnya para pelaku pasar sulit untuk menentukan pada saat kapan mereka harus melakukan ekspor

Lebih terperinci

DISAMPAIKAN OLEH : YUDA IRLANG, KORDINATOR ANSIPOL, ( ALIANSI MASYARAKAT SIPIL UNTUK PEREMPUAN POLITIK)

DISAMPAIKAN OLEH : YUDA IRLANG, KORDINATOR ANSIPOL, ( ALIANSI MASYARAKAT SIPIL UNTUK PEREMPUAN POLITIK) DISAMPAIKAN OLEH : YUDA IRLANG, KORDINATOR ANSIPOL, ( ALIANSI MASYARAKAT SIPIL UNTUK PEREMPUAN POLITIK) JAKARTA, 3 APRIL 2014 UUD 1945 KEWAJIBAN NEGARA : Memenuhi, Menghormati dan Melindungi hak asasi

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk penyelenggaraan

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG,

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG, PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG, Menimbang : a. bahwa Sekretariat Daerah Kabupaten Subang telah dibentuk dengan

Lebih terperinci

KEBUTUHAN DATA DAN INFORMASI UNTUK MENDUKUNG PERENCANAAN SDMK

KEBUTUHAN DATA DAN INFORMASI UNTUK MENDUKUNG PERENCANAAN SDMK KEBUTUHAN DATA DAN INFORMASI UNTUK MENDUKUNG PERENCANAAN SDMK Disajikan Pada : Lokakarya Nasional Pengembangan dan Pemberdayaan SDMK Tahun 2014 Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDMK Kerangka

Lebih terperinci

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia =============================================================================== Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia !" #$ %$#&%!!!# &%!! Tujuan nasional yang dinyatakan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Perhitungan Jumlah Penduduk

Perhitungan Jumlah Penduduk Perhitungan Jumlah Penduduk Dr.Budiman Chandra Pengukuran Terhadap Jumlah Penduduk Pengukuran terhadap perubahan, estimasi dan projeksi jumlah penduduk suatu tempat atau negara sangat penting diketahui

Lebih terperinci

DATA DAN INFORMASI KEHUTANAN

DATA DAN INFORMASI KEHUTANAN DATA DAN INFORMASI KEHUTANAN Pangkal Pinang 16-17 April 2014 BAGIAN DATA DAN INFORMASI BIRO PERENCANAAN KEMENHUT email: datin_rocan@dephut.go.id PENDAHULUAN Latar Belakang Perkembangan pelaksanaan pembangunan

Lebih terperinci

PENATAAN RUANG KAWASAN HUTAN

PENATAAN RUANG KAWASAN HUTAN PENATAAN RUANG KAWASAN HUTAN Dengan telah diterbitkannya undang undang nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan ruang, maka semua peraturan daerah provinsi tentang rencana tata ruang wilayah provinsi harus

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI APRIL 2014

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI APRIL 2014 PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI APRIL 2014 35/06/51/Th. VIII, 2 Juni 2014 Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada bulan 2014 mencapai 280.096 orang, dengan wisman yang datang melalui bandara

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KURANG GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GODEAN 1 KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA. Karya Tulis Ilmiah

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KURANG GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GODEAN 1 KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA. Karya Tulis Ilmiah FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KURANG GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GODEAN 1 KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA Karya Tulis Ilmiah Disusun Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Derajat Sarjana Keperawatan Pada

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY. UNFPA UNFPA Indonesia Monograph Series: Series: No.2. Youth in in Indonesia

EXECUTIVE SUMMARY. UNFPA UNFPA Indonesia Monograph Series: Series: No.2. Youth in in Indonesia EXECUTIVE SUMMARY UNFPA UNFPA Indonesia Monograph Series: Series: No.2 Youth in in Indonesia Contributors Co authored by: Professor Sri Moertiningsih Adioetomo (University of Indonesia), Mr. Horst Posselt

Lebih terperinci

LAMPIRAN Statistics Umur

LAMPIRAN Statistics Umur LAMPIRAN Statistics Umur Pendidikan Pekerjaan Kolesterol Kalsium Natrium IMT N Valid 212 212 212 212 212 212 212 Missing 0 0 0 0 0 0 0 Mean 49.06 3.71 4.61 128.70 290.70 294.91 26.660 Std. Deviation 2.939

Lebih terperinci

PETUNJUK PENGOPERASIAN APLIKASI PROFIL TRANSPORTASI PERKOTAAN DEPARTEMEN PERHUBUNGAN

PETUNJUK PENGOPERASIAN APLIKASI PROFIL TRANSPORTASI PERKOTAAN DEPARTEMEN PERHUBUNGAN PETUNJUK PENGOPERASIAN APLIKASI PROFIL TRANSPORTASI PERKOTAAN DEPARTEMEN PERHUBUNGAN Departemen Perhubungan adalah suatu aplikasi komputer yang dibuat untuk mempemudah dalam pengelolaan data yang berkaitan

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 17 TAHUN 2013 TAHUN 2013 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 17 TAHUN 2013 TAHUN 2013 TENTANG GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 17 TAHUN 2013 TAHUN 2013 TENTANG PERJALANAN DINAS GUBERNUR/WAKIL GUBERNUR, PIMPINAN DAN ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH, PEGAWAI NEGERI

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMBELAJARAN DI TEMPAT KERJA UNTUK ORANG TUA DAN PENGASUH

PEDOMAN PEMBELAJARAN DI TEMPAT KERJA UNTUK ORANG TUA DAN PENGASUH PEDOMAN PEMBELAJARAN DI TEMPAT KERJA UNTUK ORANG TUA DAN PENGASUH The Workplace Learning Guide for Parents and Carers Pedoman Anda untuk program pembelajaran di tempat kerja yang disediakan untuk para

Lebih terperinci

Ringkasan Eksekutif Survei Tahap Ketiga Monitoring Iklim Investasi di Indonesia

Ringkasan Eksekutif Survei Tahap Ketiga Monitoring Iklim Investasi di Indonesia Ringkasan Eksekutif Survei Tahap Ketiga Monitoring Iklim Investasi di Indonesia Copyright @ 2007 Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM-FEUI) Ringkasan Eksekutif Survei Tahap Ketiga Monitoring

Lebih terperinci