PENDUDUK, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI POPULATION, LABOUR FORCE AND TRANSMIGRATION

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENDUDUK, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI POPULATION, LABOUR FORCE AND TRANSMIGRATION"

Transkripsi

1 PENDUDUK, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI POPULATION, LABOUR FORCE AND TRANSMIGRATION NUSA TENGGARA BARAT DALAM ANGKA 2013 NUSA TENGGARA BARAT IN FIGURES 2013

2

3 BAB III PENDUDUK, TENAGA KERJA, DAN TRANSMIGRASI Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ CHAPTER III POPULATION, LABOUR FORCE, AND TRASMIGRATION 3.1. Penduduk Berdasarkan data hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional 2012, jumlah penduduk Nusa Tenggara Barat mencapai jiwa. Dengan rincian, laki-laki sebanyak jiwa dan perempuan sebanyak jiwa, dengan rasio jenis kelamin sebesar 94,46. Jumlah penduduk terbesar terdapat di Kabupaten Lombok Timur dan yang terkecil di Kabupaten Sumbawa Barat. Jumlah rumahtangga di Provinsi NTB adalah rumahtangga dengan rata-rata anggota rumahtangga sebesar 3,58 orang. Bila dilihat menurut kelompok umur, komposisi penduduk Provinsi NTB berbentuk pyramid dengan komposisi penduduk terbanyak pada umur 0-4 tahun yaitu sebanyak jiwa, terkecil pada kelompok umur tahun. Selengkapnya dapat dilihat pada Tabel Population Based on data from the 2012 National Social Economic Survey, West Nusa Tenggara population reaches 4,683,241 inhabitants. With details, as many as 2,269,987 men and women as much as 2,413,254 souls souls, with a sex ratio of Contained the largest population of East Lombok and the smallest in the West Sumbawa regency. The number of households in the province is 1,280,432 households with an average household size of 3.58 people members. When viewed by age group, the composition of the population of West Nusa Tenggara Province is pyramid shaped with the largest population composition are at the age of 0-4 years as many as 502,655 people, and the smallest in the age group years. More can be seen in Nusa Tenggara Barat in Figures

4 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ 3.2. Tenaga Kerja 3.2. Labour Force Jumlah penduduk NTB berumur 15 tahun ke atas mencapai orang. Penduduk yang bekerja mencapai orang (66,02 %), Sekolah orang, Mengurus Rumah Tangga orang dan sisanya mencari pekerjaan dan penerima pendapatan. Jumlah penduduk yang mencari pekerjaan berdasarkan Susenas mencapai orang. Berdasarkan data yang bersumber dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB, pada tahun 2012 jumlah pencari kerja yang terdaftar di Provinsi NTB sebanyak orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Dari jumlah tersebut yang sudah ditempatkan atau mendapatkan pekerjaan sebanyak orang yang didominasi oleh tenaga kerja hanya tamat Sekolah Dasar mencapai 39,16 persen (atau orang). Jumlah TKI yang terdaftar hingga tahun 2012 telah mencapai orang dengan komposisi persen laki-laki. Kalau dilihat menurut jabatan/bidang pekerjaan, terbanyak, yaitu sebesar orang bekerja di The population of NTB was 15 years and over reached 3,163,692 people. The working population reached 2,072,782 people (66.02%), School of 274,209 people, Taking care Household 608,085 people and the rest are looking for employment and income earners. Number of people who are looking for a job based on SUSENAS reach 109,948 people. Based on data sourced from the Department of Labor NTB Province, in 2012 the number of jobseekers registered in the province as many as 67,563 people, consisting of 45,182 men and 22,381 women. Of this amount already placed or as many as people get jobs that are dominated by labor just finished primary school reached 39,16 percent (or 14,616 people). The number of registered migrant workers until the year 2012 has reached 37,020 people with a composition of per cent of men. When viewed according to occupation / field of work, the highest, amounting to 30,950 people working in the fields 72 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

5 ladang dan orang sebagai pembantu rumah tangga. Dilihat menurut Negara tujuan, TKI resmi asal Provinsi NTB paling banyak bekerja di Malaysia Barat dan Uni Emirat Arab, masingmasing sebanyak orang dan orang. Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Provinsi NTB pada triwulan I 2013 sebanyak orang, yang terdiri dari 302 orang golongan I, orang golongan II, orang golongan III dan sebanyak 602 orang golongan IV. Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ and 4,405 people as domestic servants. Views by Country destination, migrant workers from the province's official most work in West Malaysia and Uni Emirat Arab, each of which as many as 31,512 people and 1,951 people. The number of civil servants (PNS) NTB Provincial Government in the first quarter of 2013 as many as 7,099 people, consisting of 302 men class I, class II 2,545 people, 3,650 of group III and group IV as much as 602 people Transmigrasi Jumlah Transmigran dari NTB pada tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun Bila Pada tahun 2011, transmigran asal NTB berjumlah 365 jiwa dengan 100 kepala keluarga maka itu pada tahun 2012 berjumlah 924 jiwa dengan 239 kepala keluarga Transmigration The number of transmigrants from the NTB in 2012 experienced an increase from When In 2010, transmigrants from NTB amounted to 365 people with 100 households. Meanwhile in 2011 amounted to 924 people with 239households. Nusa Tenggara Barat in Figures

6

7 3.1 PENDUDUK POPULATION NUSA TENGGARA BARAT DALAM ANGKA NUSA TENGGARA BARAT IN FIGURES 2013

8

9 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Penduduk dan Rasio Jenis Kelamin Menurut Kabupaten/Kota 2012 Number of Population and Sex Ratio By Regency / Municipality 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Laki-laki Perempuan Jumlah Rasio JK Male Female Total Sex Ratio (2) (3) (4) (5) 1. Lombok Barat ,03 2. Lombok Tengah ,01 3. Lombok Timur ,45 4. S u m b a w a ,40 5. D o m p u ,40 6. B i m a ,32 7. Sumbawa Barat ,07 8. Lombok Utara ,51 9. Kota Mataram , Kota Bima ,66 Jumlah / Total , , , , ,44 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Nusa Tenggara Barat in Figures

10 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin 2012 Number of Population by Age Group And Sex 2012 Kelompok Umur Laki-laki Perempuan Jumlah Age Group Male Female Total (2) (3) (4) Jumlah / Total Sumber : Sensus Penduduk 2010 Source : Population Census Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

11 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Angka Beban Tanggungan Provinsi Nusa Tenggara Barat 2012 Dependency Ratio of Nusa Tenggara Barat Province 2012 Kelompok Umur Jumlah Penduduk / Population Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) Angka Beban Tanggungan Dependency Ratio 58,94 51,75 55, ,96 51,75 55,17 59,47 52,02 55,55 57,32 51,52 54,24 58,07 52,04 54,86 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Source : National Socio Economic Survey Nusa Tenggara Barat in Figures

12 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Rumahtangga dan Rata-rata Anggota Rumahtangga Menurut Kabupaten/Kota 2012 Total Households and Average Member By Regency/ Municipality 2012 Kabupaten / Kota Rumahtangga Rata-rata Regency / Municipality Household Anggota Average Member (2) (3) 1. Lombok Barat ,55 2. Lombok Tengah ,33 3. Lombok Timur ,39 4. S u m b a w a ,82 5. D o m p u ,11 6. B i m a ,97 7. Sumbawa Barat ,96 8. Lombok Utara ,59 9. Kota Mataram , Kota Bima ,02 Jumlah / Total ,58 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional 80 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

13 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Persentase Penduduk Usia 10 Tahun ke Atas Menurut Kabupaten / Kota dan Status Perkawinan 2012 Percentage Population Aged 10 Years and over by Regency/Municipality and Marital Status 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Belum Cerai Cerai mati Kawin Kawin Hidup Die Jumlah Not Yet Married Live Separated Total Maried Separated (2) (3) (4) (5) (6) 1. Lombok Barat 31,09 60,75 3,26 4, Lombok Tengah 29,88 60,77 4,05 5, Lombok Timur 32,28 58,05 3,40 6, S u m b a w a 33,01 60,38 2,04 4, D o m p u 35,51 58,90 2,45 3, B i m a 36,32 57,23 1,46 4, Sumbawa Barat 32,33 61,17 1,62 4, Lombok Utara 31,76 59,79 2,86 5, Kota Mataram 41,06 53,06 1,85 4, Kota Bima 41,90 53,16 1,01 3, Jumlah / Total 33,38 58,64 2,86 5, Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Source : National Socio Economic Survey Nusa Tenggara Barat in Figures

14 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas Menurut Kabupaten / Kota dan Kegiatan Utama 2012 Population Aged 15 Years and over By Regency/ Municipality And Main Activity 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Mencari Bekerja Kerja Sekolah Working Job School Seeker (2) (3) (4) 1. Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur S u m b a w a D o m p u B i m a Sumbawa Barat Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Jumlah / Total Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

15 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Lanjutan Continued Mengurus Kabupaten / Kota Rumahtangga Lainnya Jumlah Regency / Municipality Householder Others Total (5) (6) (7) 1. Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur S u m b a w a D o m p u B i m a Sumbawa Barat Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Jumlah / Total Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional Nusa Tenggara Barat in Figures

16 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Rata-rata Usia Kawin Pertama Perempuan Usia 10 Tahun ke Atas 2012 Average of First Marriage Women 10 Years and Over 2012 Rata-rata Usia Kawin Pertama Perempuan Usia 10 Tahun ke Atas Average of First Marriage Women 10 Years and Over Kabupaten / Kota Regency/Municipality Rata-rata Usia Kawin Pertama (2) (3) (4) (5) (6) 1. Lombok Barat 19,45 19,59 19,25 19,99 19,82 2. Lombok Tengah 19,16 18,96 19,18 19,24 19,43 3. Lombok Timur 18,94 18,45 18,82 19,12 19,03 4. S u m b a w a 20,93 20,86 21,15 20,67 20,99 5. D o m p u 20,46 20,5 20,37 20,93 20,68 6. B i m a 21,05 20,67 21,25 21,07 21,40 7. Sumbawa Barat 20,59 21,01 21,17 21,16 21,20 8. Lombok Utara ,22 19,82 19,60 9. Kota Mataram 20,58 20,87 20,36 21,29 21, Kota Bima 21, ,05 21,30 21,92 84 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

17 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Persentase Buta Huruf Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas Menurut Kabupaten / Kota dan Jenis Kelamin 2012 Percentage Illiteracy of Population Aged 15 Years and over by Regency/Municipality and Sex 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Lombok Barat 15,22 27,11 21,41 2. Lombok Tengah 19,18 30,01 25,08 3. Lombok Timur 10,15 20,74 16,11 4. S u m b a w a 7,33 11,27 9,25 5. D o m p u 8,75 15,32 12,06 6. B i m a 7,92 15,69 11,89 7. Sumbawa Barat 4,57 10,47 7,50 8. Lombok Utara 17,52 29,78 23,90 9. Kota Mataram 3,86 11,49 7, Kota Bima 3,09 9,28 6,27 Jumlah / Total ,26 20,83 16,32 9,87 18,69 14,56 12,06 20,60 16,51 11,62 23,87 17,60 9,36 19,07 14,52 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Source : National Socio Economic Survey Nusa Tenggara Barat in Figures

18 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Kabupaten / Kota Regency / Municipality Persentase Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan 2012 Percentage Population Aged 15 Years and over And Highest Education Graduated 2012 Laki-laki/Male Tidak/Belum Tidak/Belum Pernah Sekolah Tamat SD SD/MI SLTP/MTs Never Unfinished Elementary Junior Schooling Elm. School School High (2) (3) (4) (5) 1. Lombok Barat 13,01 26,98 27,35 11,96 2. Lombok Tengah 14,02 22,24 25,91 14,99 3. Lombok Timur 7,22 27,24 27,51 15,78 4. S u m b a w a 3,51 21,21 29,47 18,85 5. D o m p u 4,56 26,87 21,47 16,53 6. B i m a 4,70 26,16 24,13 17,74 7. Sumbawa Barat 2,40 23,71 28,17 15,51 8. Lombok Utara 14,99 27,37 26,08 14,51 9. Kota Mataram 2,73 15,01 17,02 17, Kota Bima 1,53 14,59 18,67 14,31 Jumlah / Total 8,13 23,87 25,40 15,65 86 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

19 Tabel Lanjutan Continued Kabupaten / Kota Regency / Municipality Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Akademi/ Laki-laki/Male Univer- SLTA/MA Diploma sitas High Academy/ Univer- School Diploma sity (6) (7) (8) 1. Lombok Barat 15,49 1,01 4,19 2. Lombok Tengah 17,75 1,26 3,84 3. Lombok Timur 15,53 1,41 5,31 4. S u m b a w a 21,86 0,89 4,22 5. D o m p u 24,58 1,55 4,44 6. B i m a 22,35 0,69 4,23 7. Sumbawa Barat 23,88 1,12 5,21 8. Lombok Utara 13,32 0,85 2,87 9. Kota Mataram 34,53 2,93 10, Kota Bima 37,08 2,34 11,48 Jumlah / Total 20,35 1,36 5,24 Nusa Tenggara Barat in Figures

20 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Lanjutan Continued Kabupaten / Kota Regency / Municipality Tidak/Belum Tidak/Belum Perempuan/Female Pernah Sekolah Tamat SD SD/MI SLTP/MTs Never Unfinished Elementary Junior Schooling Elm. School School High (2) (3) (4) (5) 1. Lombok Barat 23,45 22,33 27,60 12,91 2. Lombok Tengah 23,90 21,19 26,11 16,24 3. Lombok Timur 15,52 19,66 31,46 18,51 4. S u m b a w a 8,21 21,87 31,73 19,44 5. D o m p u 9,51 24,91 23,77 15,93 6. B i m a 6,98 27,40 25,88 16,26 7. Sumbawa Barat 7,35 22,98 27,98 16,07 8. Lombok Utara 24,85 24,93 26,84 13,19 9. Kota Mataram 9,51 16,28 18,24 19, Kota Bima 5,82 15,19 18,21 14,24 Jumlah / Total 15,88 21,32 27,13 16,75 88 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

21 Tabel Lanjutan Continued Kabupaten / Kota Regency / Municipality Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Akademi/ Perempuan/Female Univer- SLTA/MA Diploma sitas High Academy/ Univer- School Diploma sity (13) (14) (15) 1. Lombok Barat 9,37 1,69 2,66 2. Lombok Tengah 9,07 1,08 2,42 3. Lombok Timur 11,94 1,00 1,90 4. S u m b a w a 13,90 1,70 3,14 5. D o m p u 20,02 2,38 3,48 6. B i m a 17,63 1,56 4,27 7. Sumbawa Barat 19,64 2,82 3,16 8. Lombok Utara 7,84 1,05 1,30 9. Kota Mataram 23,32 4,04 8, Kota Bima 33,40 1,96 11,17 Jumlah / Total 13,84 1,64 3,44 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Source : National Socio Economic Survey Nusa Tenggara Barat in Figures

22 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin Di Provinsi NTB Number and Percentage of Poor Population Tahun Jumlah Penduduk Persentase Penduduk Years Miskin Miskin Number of Poor Percentage of Poor (2) (3) , , , , , , , , ,63 Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional Source : National Socio Economic Survey 90 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

23 3.2 TENAGA KERJA LABOUR FORCE NUSA TENGGARA BARAT DALAM ANGKA NUSA TENGGARA BARAT IN FIGURES 2013

24

25 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Pencari Kerja Yang Terdaftar Pada Kantor Dinas Tenaga Kerja Propinsi NTB Menurut Jenis Kelamin 2012 Number of Job Seekers Registered in Regional Office of Man Power By Sex 2012 Uraian / Description Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1 Yang Belum Ditempatkan Akhir Tahun Lalu Not Yet Placed Last Year 2. Yang Terdaftar Registered 3. Yang Telah Ditempatkan Have Been Placed 4. Yang Dihapuskan Eliminated for this Year 5. Yang Belum Ditempatkan Pada Tahun ini Not Yet Placed This Year Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Nusa Tenggara Barat in Figures

26 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Pencari Kerja Yang Terdaftar Menurut Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin 2012 Number of Job Seekers Registered by Educational Level and Sex 2012 Uraian / Description Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Tidak Tamat SD/ Not Completed Primary School S D / Primary School SMTP / Junior High School SMTA / Senior High School D I dan D II D III Perguruan Tinggi / University Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province 94 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

27 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Menurut Tingkat Pendidikan Dan Jenis Kelamin 2012 Number of Job Seekers Placed by Educational Sector and Sex 2012 Uraian / Description Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Tidak Tamat SD/Not Completed Primary School 2. S D / Primary School SMTP / Junior High School SMTA / Senior High School D I, D II, dan D III Perguruan Tinggi / University Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province Nusa Tenggara Barat in Figures

28 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Pencari Kerja Yang Telah ditempatkan Menurut Golongan Pokok Jabatan dan Jenis Kelamin 2012 Number of Job Seekers Placed by Main Occupation and Sex, 2012 Gol. Pokok Jabatan / Main Occupation Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Tenaga Profesional Teknisi dan ybdi/ Proffesional employee 2. Tenaga Kepemimpinan Leader employee 3. Pejabat Pelaksana Tenaga Usaha dan ybdi Administrastions employee 4. Tenaga Usaha Penjualan Sales employee 5. Tenaga Usaha Jasa Service employee 6. Tenaga Usaha Pertanian Farming employee 7. Tenaga Produksi dan Tenaga ybdi Productions employee Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province 96 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

29 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah Lowongan Pekerjaan Menurut Golongan Pokok Jabatan Dan Jenis Kelamin 2012 Number of Job Vacancies by Main Occupation and Sex 2012 Gol. Pokok Jabatan / Main Occupation Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Tenaga Profesional Teknisi dan ybdi/ Proffesionals employee 2. Tenaga Kepemimpinan Leaders employee 3. Pejabat Pelaksana Tenaga Usaha dan ybdi Administrations employee 4. Tenaga Usaha Penjualan Sales employee 5. Tenaga Usaha Jasa Services employee 6. Tenaga Usaha Pertanian Farming employee 7. Tenaga Produksi dan Tenaga ybdi Productions employee Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Nusa Tenggara Barat in Figures

30 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Perusahaan Yang Terdaftar Menurut Sektor Usaha, Tenaga Kerja Dan Kewarganegaraan 2012 Number of Establisment Registered by Industrial, Employment, And Nationality 2012 Uraian / Description Perusahaan Establisment WNI WNA Jumlah Indonesian Foreigners Total (2) (3) (4) (5) 1. Pertanian,Kehutanan, Perkebunan dan Perikanan / Agriculture, Forestry, Estate and Fisheries 2. Pertambangan dan Penggalian / Mining and Quarriying 3. Industri Pengolahan / Processing Industry 4. Listrik,Gas dan Air Minum / Water,Gas and Electricity 5. Bangunan / Construction Perdagangan,Rumah Makan dan Hotel Trade, Restorant and Hotels 7. Angkutan,Pergudangan & Komunikasi Transportation,Storage and Communication 8. Keuangan,Asuransi dan Usaha Persewaan Bangunan, Tanah & Jasa Perusahaan / Finance 9. Jasa Kemasyarakatan Public Services 10. Lain-lain / Others Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

31 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah Tenaga Kerja Indonesia Resmi Asal Provinsi NTB Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin 2012 Number of Official Indonesian Workers from NTB Provinceby Regency/Municipality and Sex 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1. Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur S u m b a w a D o m p u B i m a Sumbawa Barat Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Nusa Tenggara Barat in Figures

32 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Resmi Asal Provinsi NTB Berdasarkan Bidang Pekerjaan Tahun 2012 Number of Official NTB Province Workers by Occupation 2012 Jenis Pekerjaan / Occupation Laki-laki Perempuan Jumlah Male Female Total (2) (3) (4) 1 Pembantu Rumah Tangga / Housekeeper 2 Care Giver Pengasuh / Baby Sitter Industri / Industry Ladang / Field Oprator Produksi / Operator Konstruksi / Construction Jasa Kebersihan / Cleaning Service 9 Peternakan / Farm Restoran / Restaurant Hotel / Hotel Bidan Skill Worker Domestic Helper Packing & Filling Labour Kapal Pesiar 7-7 Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province 100 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

33 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Resmi di Luar Negeri Berdasarkan Negara Tujuan 2012 Number of Official Indonesian Workers by Country Destination Uni Emirat Arab Saudi Arabia Swis Malaysia Barat Malaysia Timur Singapura Bahrein Hongkong Oman Qatar Brunei Darussalam Maladewa Taiwan Timor Leste Austria Nusa Tenggara Barat in Figures

34 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah Remitten Provinsi Menurut Kabupaten/Kota (Rp) Nusa Tenggara Barat 2012 Total Remittances by Region in Nusa Tenggara Barat 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality Total Total Total Total (2) (3) (4) (5) 1. Mataram / Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur S u m b a w a D o m p u B i m a Jumlah / Total Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB 102 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

35 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah Remitten TKI Asal Provinsi Nusa Tenggara Barat Menurut Negara Tempat Bekerja (Rp) 2012 Total Remittances from Nusa Tenggara Barat Province by Country of Work (Rp.) 2012 Kabupaten / Kota Regency / Municipality (2) (3) (4) (5) 1. Saudi Arabia Uni Emiret Arab Kuwait Qatar Jordan Korea Malaysia Brunai Filipina Hongkong Jepang/Tokyo Singapura Negara Lain J u m l a h Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province Nusa Tenggara Barat in Figures

36 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Upah Minimum Provinsi (UMP) Menurut Kabupaten/ Kota (Rp./Bulan) Province Minimum Wage by Regency/Municipality (Rp./Month) Kabupaten / Kota Regency / Municipality Tahun / Year (2) (3) 1. Lombok Barat Lombok Tengah 3. Lombok Timur S u m b a w a D o m p u B i m a Sumbawa Barat 8. Lombok Utara 9. Kota Mataram Kota Bima Nusa Tenggara Barat Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Source : Labor Force and Transmigration Office of NTB Province 104 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

37 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah PNS dan CPNS Pada Setda dan Setwan Menurut Golongan Triwulan I Tahun 2013 Number of Civil Servants at Governor and Representative Office by Rank 1st Quarter 2013 Unit Kerja/Instansi Office Golongan / Rank Jumlah/ I II III IV Total (2) (3) (4) (5) (6) 1. Sekretariat Daerah Biro Umum Biro Organisasi Biro Keuangan Biro Hukum Biro Adm. Perekonomian Biro Adm. Pemerintahan Biro Adm. Pembangunan Biro Adm. Kesra Biro Adm. Kerjasama & SDA Sekretariat Dewan Jumlah / Total Sumber : Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB Source : Board of Employee of Nusa Tenggara Barat Province Nusa Tenggara Barat in Figures

38 Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Tabel Jumlah PNS / CPNS Pada Setda dan Setwan Menurut Pendidikan Triwulan I Tahun 2013 Number of Civil Servants at Governor and Representative Office by Education 1st Quarter 2013 Unit Kerja /Instansi Office Tingkat Pendidikan / Education Level Jumlah/ SD SLTP SLTA SM/D3 S1 S2 S3 Total (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1. Sekretariat Daerah Biro Umum Biro Organisasi Biro Keuangan Biro Hukum Biro Adm. Perekonomian Biro Adm. Pemerintahan Biro Adm. Pembangunan Biro Adm. Kesra Biro Adm. Kerjasama & SDA Sekretariat Dewan Jumlah / Total Sumber : Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB Source : Board of Employee of Nusa Tenggara Barat Province 106 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2013

39 Tabel Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Jumlah PNS / CPNS Pada Setda dan Setwan Menurut Jenis Kelamin di Triwulan I Tahun 2013 Number of Civil Servants at Governor and Representative Office by Sex on 1st Quarter 2013 Unit Kerja /Instansi Office Jenis Kelamin / Sex Jumlah Laki-Laki Perempuan Total Male Female (2) (3) (4) 1. Sekretariat Daerah Biro Umum Biro Organisasi Biro Keuangan Biro Hukum Biro Adm. Perekonomian Biro Adm. Pemerintahan Biro Adm. Pembangunan Biro Adm. Kesra Biro Adm. Kerjasama & SDA Sekretariat Dewan Jumlah / Total Sumber : Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB Source : Board of Employee of Nusa Tenggara Barat Province Nusa Tenggara Barat in Figures

Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Population, Labour Force and Transmigration

Penduduk, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi/ Population, Labour Force and Transmigration Nusa Tenggara Barat in Figures 2012 63 64 Nusa Tenggara Barat in Figiures 2012 BAB III PENDUDUK, TENAGA KERJA, DAN TRANSMIGRASI CHAPTER III POPULATION, LABOUR FORCE, AND TRASMIGRATION 3.1. Penduduk Berdasarkan

Lebih terperinci

PENDAPATAN REGIONAL REGIONAL INCOME

PENDAPATAN REGIONAL REGIONAL INCOME PENDAPATAN REGIONAL REGIONAL INCOME NUSA TENGGARA BARAT DALAM ANGKA 2013 NUSA TENGGARA BARAT IN FIGURES 2013 Pendapatan Regional/ BAB XI PENDAPATAN REGIONAL CHAPTER XI REGIONAL INCOME Produk Domestik

Lebih terperinci

Penduduk dan Ketenagakerjaan

Penduduk dan Ketenagakerjaan Penduduk dan Ketenagakerjaan 3.1. Penduduk Penduduk merupakan salah satu sumber daya pembangunan, karena penduduk itu sendiri berperan penting dalam proses pembangunan. Berdasarkan hasil olahan proyeksi

Lebih terperinci

BAB 4 KEPENDUDUKAN DAN TENAGA KERJA

BAB 4 KEPENDUDUKAN DAN TENAGA KERJA BAB 4 KEPENDUDUKAN DAN TENAGA KERJA Population and Man Power Grafik 4.1 Kepadatan Penduduk Kota Jambi per Kecamatan Tahun 2013 Graph 4.1 Population Density in Jambi City by Distric, 2013 9000 8000 7000

Lebih terperinci

Penduduk dan Tenaga Kerja Population and Labour Force III

Penduduk dan Tenaga Kerja Population and Labour Force III Penduduk dan Tenaga Kerja Population and Labour Force III Penduduk dan Tenaga Kerja 26 Kabupaten Bandung Barat Dalam Angka 2013 Population and Labour Force 3.1 PENDUDUK 3.1 POPULATION Jumlah penduduk Kabupaten

Lebih terperinci

PENDUDUK dan KETENAGAKERJAAN POPULATION and EMPLOYMENT

PENDUDUK dan KETENAGAKERJAAN POPULATION and EMPLOYMENT Penduduk dan Ketenagakerjaan /Population and Employment 1 PENDUDUK dan KETENAGAKERJAAN POPULATION and EMPLOYMENT 3.1. PENDUDUK Berdasarkan data yang bersumber dari Dinas Kependudukan dan Tenaga Kerja Kabupaten

Lebih terperinci

Penduduk dan Tenaga Kerja / Population and Labour

Penduduk dan Tenaga Kerja / Population and Labour Kabupaten Penajam Paser Utara Dalam Angka 2011 38 PENDUDUK Penduduk merupakan salah satu modal dasar pembangunan nasional. Sebagai modal dasar atau aset pembangunan, penduduk tidak hanya sebagai sasaran

Lebih terperinci

34 Medan Dalam Angka Medan in Figures, 2007

34 Medan Dalam Angka Medan in Figures, 2007 -Pembangunan kependudukan dilaksanakan dengan mengindah kan kelestarian sumber daya alam dan fungsi lingkungan hidup sehing ga mobilitas dan persebaran pendu duk tercapai optimal. Mobilitas dan persebaran

Lebih terperinci

Population dan Labour

Population dan Labour Penduduk Kota Samarinda dari tahun ke tahun mencatat kenaikan yang cukup berarti. Sampai dengan tahun jumlah penduduk di Kota Samarinda sebanyak 607.675 jiwa. Pada tahun sebagian besar penduduk Kota Samarinda

Lebih terperinci

Population and Labour Force

Population and Labour Force Population and Labour Force POPULATION AND LABOUR FORCE Grafik 3.1 Laju Pertumbuhan Penduduk Provinsi Jawa Barat Menurut Kabupaten/Kota Growth Rate Population in Jawa Barat by Regency/City 2000-2010 26.

Lebih terperinci

BPS-Statistics DKI Jakarta Provincial Office 55

BPS-Statistics DKI Jakarta Provincial Office 55 4. PENDUDUK, MIGRASI, DAN TENAGAKERJA 4. POPULATIOM, MIGRATION, AND MAN POWER 4.1. Penduduk Jumlah penduduk DKI Jakarta, berdasarkan hasil estimasi Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2006 penduduk

Lebih terperinci

Population and Labour Force

Population and Labour Force Population and Labour Force POPULATION AND LABOUR FORCE 3.1. Penduduk 3.1. Population Pada tahun 2008 penduduk di Kabupaten /Kota Jawa Barat yang terbanyak di Kabupaten Bogor, yaitu sebesar 4,4 juta jiwa

Lebih terperinci

POPULATION AND LABOUR FORCE

POPULATION AND LABOUR FORCE Kesejahteraan penduduk merupakan sasaran utama dari pembangunan di berbagai daerah. Untuk itu pemerintah telah melaksanakan berbagai usaha dalam rangka memecahkan masalah kependudukan. The main aim of

Lebih terperinci

BAB 3. PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

BAB 3. PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN BAB 3. PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN 3.1. Penduduk Jumlah penduduk yang besar menjadi salah satu modal dasar yang efektif bagi pembangunan bila diikuti dengan kualitas baik. Namun dengan pertumbuhan penduduk

Lebih terperinci

3.1. Population Penduduk

3.1. Population Penduduk POPULATION AND LABOUR FORCE Kesejahteraan penduduk merupakan sasaran utama dari pembangunan di berbagai daerah. Untuk itu pemerintah telah melaksanakan berbagai usaha dalam rangka memecahkan masalah kependudukan.

Lebih terperinci

POPULATION AND LABOUR FORCE

POPULATION AND LABOUR FORCE 3.1. Penduduk Jumlah penduduk Jawa Barat pada tahun 2006 mencapai 40,74 juta orang. Pada tahun 2003 baru mencapai 38,13 juta orang, meningkat lagi menjadi 39,14 juta orang di tahun 2004, sedangkan tahun

Lebih terperinci

IV. KEPENDUDUKAN DAN TENAGA KERJA IV. POPULATION AND MANPOWER

IV. KEPENDUDUKAN DAN TENAGA KERJA IV. POPULATION AND MANPOWER IV. KEPENDUDUKAN DAN TENAGA KERJA IV. POPULATION AND MANPOWER Data kependudukan yang disajikan pada "Kota Jambi dalam Angka 2013" ini merupakan hasil Proyeksi Penduduk Tahun 2012 yang dilakukan oleh Badan

Lebih terperinci

Gambar 3.1./Figure 3.1. Nilai Sex Rasio Per Kecamatan di Kabupaten Banyuasin Tahun 2012 Number of Sex Ratio by District in Banyuasin Regency, 20122

Gambar 3.1./Figure 3.1. Nilai Sex Rasio Per Kecamatan di Kabupaten Banyuasin Tahun 2012 Number of Sex Ratio by District in Banyuasin Regency, 20122 PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN BAB III PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN CHAPTER I 3.1. Penduduk 3.1. Population Penduduk Kabupaten Banyuasinn tahun 2011 berjumlah 762.482 jiwa, sedangkan jumlah penduduk tahun

Lebih terperinci

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA POPULATION AND MANPOWER

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA POPULATION AND MANPOWER PENDUDUK DAN TENAGA KERJA POPULATION AND MANPOWER PENJELASAN TEKNIS Data Kependudukan dapat diperoleh melalui Sensus Penduduk, Registrasi Penduduk dan Survei Kependudukan. a. Sensus Penduduk adalah suatu

Lebih terperinci

1. GEOGRAFI Geographic

1. GEOGRAFI Geographic 1. GEOGRAFI Geographic Nusa Tenggara Barat Dalam Angka 2004 1 Nusa Tenggara Barat Dalam Angka 2004 2 BAB I GEOGRAFI 1.1. Letak dan Keadaan Alam Nusa Tenggara Barat yang terdiri dari Pulau Lombok dan Pulau

Lebih terperinci

BAB 10. PENDAPATAN REGIONAL

BAB 10. PENDAPATAN REGIONAL BAB 10. PENDAPATAN REGIONAL 10.1. Produk Domestik Regional Bruto menurut Lapangan Usaha PDRB Kalimantan Selatan menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku dengan migas tahun 2009 mencapai 51.177 milyar

Lebih terperinci

Gambar 2. Perkembangan Jumlah Penduduk Kabupaten Subang Tahun Figure 2. Trend Of Population Number In Subang,

Gambar 2. Perkembangan Jumlah Penduduk Kabupaten Subang Tahun Figure 2. Trend Of Population Number In Subang, 3. PENDUDUK DAN TENAGA KERJA 3.1. PENDUDUK Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu modal dasar pembangunan. Dalam pembangunan, SDM yag dibutuhkan adalah yang secara kuantitas mencukupi dan secara

Lebih terperinci

Penduduk dan Tenaga Kerja

Penduduk dan Tenaga Kerja 3. PENDUDUK DAN TENAGA KERJA 3.1. PENDUDUK Kesejahteraan penduduk adalah parameter keberhasilan suatu bangsa, sehingga kesejahteraan penduduk ini selalu menjadi sasaran utama dalam proses pengelolaan negara.

Lebih terperinci

Provincial Comparison

Provincial Comparison Provincial Comparison Maluku Papua 3% Sulawesi 7% Kalimantan Bali, Nusa 6% Tenggara 6% Sumatera 21% Persentase Penduduk Indonesia Menurut Pulau 2010 Percentage Indonesia Population by Island 2010 Jawa

Lebih terperinci

PENDAPATAN REGIONAL REGIONAL INCOME BAB IX PENDAPATAN REGIONAL CHAPTER IX REGIONAL INCOME Struktur Ekonomi. 9.1.

PENDAPATAN REGIONAL REGIONAL INCOME BAB IX PENDAPATAN REGIONAL CHAPTER IX REGIONAL INCOME Struktur Ekonomi. 9.1. BAB IX PENDAPATAN REGIONAL CHAPTER IX 9.1. Struktur Ekonomi 9.1. Economy Structure Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adalah indikator utama perekonomian di suatu wilayah. PDRB atas dasar harga berlaku

Lebih terperinci

DATA PENEMPATANEMPATAN

DATA PENEMPATANEMPATAN DATA PENEMPATANEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIA (TKI) PENEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIA Tahun 211 s/d 31 Oktober 214 7 6 5 586.82 494.69 512.168 4 36.63 3 2 1 211 212 213 S.D 31 OKTOBER 214 NO TAHUN JUMLAH

Lebih terperinci

Produk Domestik Regional Bruto/ Gross Regional Domestic Product

Produk Domestik Regional Bruto/ Gross Regional Domestic Product Produk Domestik Regional Bruto/ Bangka Selatan Dalam Angka/ Bangka Selatan In Figures 2012 327 328 Bangka Selatan Dalam Angka/ Bangka Selatan In Figures 2012 10.1 Produk Domestik Regional Bruto Produk

Lebih terperinci

Pola Komposisi Penduduk Komposisi, struktur, distribusi : Proporsi : Pola Komposisi Penduduk : Age Structural Sex Composition Marital Status Families

Pola Komposisi Penduduk Komposisi, struktur, distribusi : Proporsi : Pola Komposisi Penduduk : Age Structural Sex Composition Marital Status Families KOMPOSISI PENDUDUK Pola Komposisi Penduduk Komposisi, struktur, distribusi : Proporsi : Pola Komposisi Penduduk : Age Structural Sex Composition Marital Status Families & Households Economic Composition

Lebih terperinci

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO PROVINSI-PROVINSI Dl INDONESIA MENURUT LAPANGAN USAHA 2OO9-2OO9

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO PROVINSI-PROVINSI Dl INDONESIA MENURUT LAPANGAN USAHA 2OO9-2OO9 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO PROVINSI-PROVINSI Dl INDONESIA MENURUT LAPANGAN USAHA 2OO9-2OO9 Gross Regional Domestic Product Of Provinces in Indonesia by Industrial Origin Daftar I si/ List of Contents

Lebih terperinci

KAJIAN TENTANG PERTUMBUHAN PENDUDUK, ANGKATAN KERJA, KESEMPATAN KERJA DAN PENGANGGURAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

KAJIAN TENTANG PERTUMBUHAN PENDUDUK, ANGKATAN KERJA, KESEMPATAN KERJA DAN PENGANGGURAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT KAJIAN TENTANG PERTUMBUHAN PENDUDUK, ANGKATAN KERJA, KESEMPATAN KERJA DAN PENGANGGURAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT ABSTRACT IRIANTO Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM Mataram This study aims to determine

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Halaman Kata Pengantar Daftar Isi... iii Daftar Tabel.. v Daftar Gambar ix

DAFTAR ISI. Halaman Kata Pengantar Daftar Isi... iii Daftar Tabel.. v Daftar Gambar ix DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar i Daftar Isi... iii Daftar Tabel.. v Daftar Gambar ix Bab I. PENDAHULUAN. 2 1.1 Pengertian Pendapatan Regional. 2 1.2 Kegunaan Statistik Pendapatan Regional.. 5 1.3 Perubahan

Lebih terperinci

Antar Kerja Antar Daerah (AKAD)

Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) Konsep Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) merujuk pada mobilitas pekerja antar wilayah administrasi dengan syarat pekerja melakukan pulang pergi seminggu sekali atau sebulan

Lebih terperinci

PENDAPATAN REGIONAL 574 Jambi Dalam Angka 2009/Jambi in Figures 2009

PENDAPATAN REGIONAL 574 Jambi Dalam Angka 2009/Jambi in Figures 2009 PENDAPATAN REGIONAL 574 Jambi Dalam Angka 2009/Jambi in Figures 2009 REGIONAL INCOME BAB 11. PENDAPATAN REGIONAL Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2009 Atas Dasar Harga Konstan tahun 2000 mengalami

Lebih terperinci

Simokerto Surabaya Utara Krembangan

Simokerto Surabaya Utara Krembangan Tabel : 03.03.01Banyaknya Paguyuban dan Petugas Keluarga Berencana per Kecamatan Number of Family Planning Association and Workers per Sub District Paguyuban KBPengawas PLKB PLKB/KK Kecamatan/ Family Supervisor

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN RIAU AGUSTUS 2015

KEADAAN KETENAGAKERJAAN RIAU AGUSTUS 2015 No. 60/11/14/Th. XVI, 5 November 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN RIAU AGUSTUS 2015 AGUSTUS 2015, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 7,83 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Provinsi Riau pada Agustus 2015 mencapai

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN TIMUR *) FEBRUARI 2014

KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN TIMUR *) FEBRUARI 2014 BPS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR No.22/05/64/Th.XVII, 5 Mei 2014 KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN TIMUR *) FEBRUARI 2014 Jumlah angkatan kerja di Kalimantan Timur pada 2014 mencapai 1.923.968 orang, bertambah

Lebih terperinci

penduduk pertengahan tahun tersebut sebesar person jiwa. Jawa Barat Dalam Angka / Jawa Barat in Figures

penduduk pertengahan tahun tersebut sebesar person jiwa. Jawa Barat Dalam Angka / Jawa Barat in Figures Regional Income REG GIONAL INCOM ME Jawa Barat Dallam Angka / Jaw wa Barat in Figurres 2011 521 REGIONAL INCOME PDRB Provinsi Jawa Barat tahun 2010 atas dasar harga berlaku sebesar 770.660.505 juta rupiah,

Lebih terperinci

INDUSTRI DAN ENERGI INDUSTRY AND ENERGY

INDUSTRI DAN ENERGI INDUSTRY AND ENERGY INDUSTRI DAN ENERGI INDUSTRY AND ENERGY NUSA TENGGARA BARAT DALAM ANGKA 2013 NUSA TENGGARA BARAT IN FIGURES 2013 Industri dan Energi/ BAB VI INDUSTRI & ENERGI CHAPTER VI INDUSTRY AND ENERGY 6.1. Industri

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN TIMUR FEBRUARI 2015 *)

KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN TIMUR FEBRUARI 2015 *) BPS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR No.32/05/64/Th.XVIII, 5 Mei 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN TIMUR FEBRUARI 2015 *) Jumlah angkatan kerja di Kalimantan Timur pada 2015 mencapai 1,65 juta orang yang

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2014

KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2014 No. 22/5/Th.XVII, 5 Mei 2014 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2014 FEBRUARI 2014: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 6,75 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Provinsi

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA AGUSTUS 2015

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA AGUSTUS 2015 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 54/11/31/Th. XVII, 5 November 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA AGUSTUS 2015 TPT DKI JAKARTA BULAN AGUSTUS 2015 SEBESAR 7,23 PERSEN Jumlah angkatan kerja pada Agustus

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH FEBRUARI 2015

KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH FEBRUARI 2015 No.08/05/62/Th.IX, 5 Mei 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH FEBRUARI 2015 Februari 2015 : Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Kalimantan Tengah Sebesar 3,14 persen Jumlah angkatan

Lebih terperinci

PDRB / GDRP BAB XII PDRB GDRP. Berau Dalam Angka 2013 Page 265

PDRB / GDRP BAB XII PDRB GDRP. Berau Dalam Angka 2013 Page 265 BAB XII PDRB GDRP Berau Dalam Angka 2013 Page 265 Berau Dalam Angka 2013 Page 266 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan dan tingkat kesejahteraan

Lebih terperinci

KEUANGAN DAN HARGA-HARGA FINANCE AND PRICES

KEUANGAN DAN HARGA-HARGA FINANCE AND PRICES KEUANGAN DAN HARGA-HARGA FINANCE AND PRICES NUSA TENGGARA BARAT DALAM ANGKA 2013 NUSA TENGGARA BARAT IN FIGURES 2013 BAB IX KEUANGAN DAN HARGA-HARGA Keuangan dan Harga-harga/ CHAPTER IX FINANCE AND PRICES

Lebih terperinci

BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 26/05/31/Th. XVI, 5 Mei 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA FEBRUARI 2015 TPT DKI JAKARTA BULAN FEBRUARI 2015 SEBESAR 8,36 PERSEN Jumlah angkatan kerja di DKI Jakarta

Lebih terperinci

Industri dan Energi/ Industry and Energy

Industri dan Energi/ Industry and Energy 2010 313 314 BAB VI INDUSTRI & ENERGI CHAPTER VI INDUSTRY AND ENERGY 6.1. Industri Pengolahan Sektor industri di Provinsi Nusa Tenggara Barat belum memberikan sharing yang cukup dalam perekonomian NTB,

Lebih terperinci

Antar Kerja Antar Lokal (AKAL)

Antar Kerja Antar Lokal (AKAL) Antar Kerja Antar Lokal (AKAL) Konsep antar kerja antar lokal dalam analisis ketenagakerjaan ini merujuk pada mereka yang bekerja di lain kabupaten/kota dengan persyaratan waktu pulang pergi ditempuh dalam

Lebih terperinci

BPS-Statistics DKI Jakarta Provincial Office 259

BPS-Statistics DKI Jakarta Provincial Office 259 7. PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, ENERGI DAN KONSTRUKSI 7.1. Industri Besar dan Sedang Hasil survei BPS tahun 2005 mencatat peningkatan jumlah perusahaan Industri Besar dan Sedang sekitar 6,13 persen dari

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PADA AGUSTUS 2015 TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 4,07 PERSEN

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PADA AGUSTUS 2015 TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 4,07 PERSEN BPS PROVINSI D.I. YOGYAKARTA No. 67/11/34/Th.XVII, 5 November KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PADA AGUSTUS TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 4,07 PERSEN Hasil Survei Angkatan Kerja

Lebih terperinci

ABSTRACT The Analysis of Rate of Return to Education in Nanggroe Aceh Darussalam Province

ABSTRACT The Analysis of Rate of Return to Education in Nanggroe Aceh Darussalam Province ABSTRACT NENDEN BUDIARTI. The Analysis of Rate of Return to Education in Nanggroe Aceh Darussalam Province. Under supervision of RINA OKTAVIANI and RATNA WINANDI. 2Education is one of human capital investment,

Lebih terperinci

Penduduk dan Tenaga Kerja Population and Man Power

Penduduk dan Tenaga Kerja Population and Man Power Penduduk dan Tenaga Kerja Population and Man Power Angkatan kerja adalah mereka yang berumur 15 tahun keatas dan selama seminggu yang lalu mempunyai pekerjaan, baik bekerja, sementara tidak bekerja karena

Lebih terperinci

Industri dan Energi/ Industry and Energy

Industri dan Energi/ Industry and Energy 2011 317 318 BAB VI INDUSTRI & ENERGI CHAPTER VI INDUSTRY AND ENERGY 6.1. Industri Pengolahan Sektor industri di Provinsi Nusa Tenggara Barat belum memberikan sharing yang cukup dalam perekonomian NTB,

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN SELATAN

KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN SELATAN No.015/05/63/Th XII, 15 Mei 2009 KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN SELATAN FEBRUARI 2009 JUMLAH PENDUDUK YANG DIKATEGORIKAN SEBAGAI ANGKATAN KERJA PADA FEBRUARI 2009 SEBESAR 1,75 juta jiwa. Jumlah tersebut

Lebih terperinci

Penduduk? Area/ wilayah? Aksesibilitas?

Penduduk? Area/ wilayah? Aksesibilitas? Penduduk? Area/ wilayah? Aksesibilitas? Jumlah Penduduk Pertumbuhan Penduduk ( LAOS, FILIPHINA, MALAYSIA, BRUNAI, KAMBOJA, SINGAPURA, THAILAND, INA) Jumlah Penduduk ( China, India, Amerika, Ina) Cina dan

Lebih terperinci

Jawa Barat Dalam Angka 2007 19

Jawa Barat Dalam Angka 2007 19 GOVERNMENT Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di kantor Provinsi Jawa Barat sebanyak 12 815 orang, dengan tingkat pendidikan S2 0,20 %, S1 14,62 %, D4 0,11%, D3 16,14 %, D2 2,27 %, D1 0,43 %, SLTA 48,01

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI No. 31/05/21/Th. VI, 5 Mei 2011 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN FEBRUARI 2011 TINGKAT PENGANGGURAN KEPRI SEBESAR 7,04 PERSEN Jumlah

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA FEBRUARI 2011

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA FEBRUARI 2011 BPS PROVINSI DKI JAKARTA KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA FEBRUARI 2011 TPT DKI JAKARTA BULAN FEBRUARI 2011 SEBESAR 10,83 PERSEN No. 19/05/31/Th XIII, 5 Mei 2011 Jumlah angkatan kerja pada Februari

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN MALUKU UTARA, FEBRUARI 2016

KEADAAN KETENAGAKERJAAN MALUKU UTARA, FEBRUARI 2016 No. 27/05/82/Th. XI, 06 Mei 2014 No. 27/05/82/Th XV, 04 Mei KEADAAN KETENAGAKERJAAN MALUKU UTARA, FEBRUARI : Jumlah angkatan kerja di Maluku Utara pada mencapai 530,7 ribu orang, bertambah 11,7 ribu orang

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN SELATAN FEBRUARI 2011

KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN SELATAN FEBRUARI 2011 No.027/05/63/Th XV, 5 Mei 2011 KEADAAN KETENAGAKERJAAN KALIMANTAN SELATAN FEBRUARI 2011 Jumlah penduduk angkatan kerja pada 2011 sebesar 1,840 juta jiwa. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 0,36

Lebih terperinci

Data Sosial Ekonomi Kepulauan Riau 2012

Data Sosial Ekonomi Kepulauan Riau 2012 Kata pengantar Publikasi Data Sosial Ekonomi Kepulauan Riau 2012 merupakan publikasi perdana yang berisi data penduduk, ketenagakerjaan, pendidikan, kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan indikator keuangan

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA TANGERANG

PEMERINTAH KOTA TANGERANG CHAPTER XII POPULATION EXPENDITURE AND CONSUMPTION Penjelasan Teknis Technical Notes 1. Data pengeluaran dan konsumsi penduduk menurut kelompok barang diperoleh dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas)

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH AGUSTUS 2014

KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH AGUSTUS 2014 No.08/11/62/Th.VIII, 5 November 2014 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH AGUSTUS 2014 Agustus 2014 : Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Kalimantan Tengah Sebesar 3,24 persen Jumlah angkatan

Lebih terperinci

DATA STATISTIK TENTANG PERKAWINAN DI INDONESIA

DATA STATISTIK TENTANG PERKAWINAN DI INDONESIA DATA STATISTIK TENTANG PERKAWINAN DI INDONESIA Drs. Razali Ritonga, MA (Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan BPS RI) Disampaikan di Lokakarya Perkawinan Anak, Moralitas Seksual, dan Politik

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT AGUSTUS 2015

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT AGUSTUS 2015 BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 67/11/32/Th. XVII, 5 November 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT AGUSTUS 2015 Agustus 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 8,72 PERSEN Jawa Barat mengalami penurunan

Lebih terperinci

SEKTOR TENAGA KERJA INDONESIA

SEKTOR TENAGA KERJA INDONESIA SEKRETARIAT WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA SEKTOR TENAGA KERJA INDONESIA DEPUTI SESWAPRES BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN SELAKU SEKRETARIS EKSEKUTIF TIM NASIONAL PERCEPATAN

Lebih terperinci

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia :

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia : ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2015 Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia : 255.461.686 Sumber : Pusdatin, 2015 ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2015 Estimasi Jumlah Penduduk

Lebih terperinci

Penduduk / Population

Penduduk / Population BAB IV PENDUDUK POPULATION Berau dalam angka 2013 Page 43 Berau dalam angka 2013 Page 44 193.831 jiwa adalah merupakan Penduduk Kabupaten Berau tahun 2012 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN BANTEN AGUSTUS 2016

KEADAAN KETENAGAKERJAAN BANTEN AGUSTUS 2016 No. 66/11/36/Th.X, 7 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN BANTEN AGUSTUS 2016 Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2016 mencapai 5,6 juta orang, naik sekitar 253 ribu orang jika dibandingkan dengan keadaan

Lebih terperinci

PERBANDINGAN PARTISIPASI TENAGA KERJA WANITA INDONESIA DAN TENAGA KERJA WANITA THAILAND

PERBANDINGAN PARTISIPASI TENAGA KERJA WANITA INDONESIA DAN TENAGA KERJA WANITA THAILAND PERBANDINGAN PARTISIPASI TENAGA KERJA WANITA INDONESIA DAN TENAGA KERJA WANITA THAILAND Marieska Lupikawaty Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Sriwijaya e-mail: lupikawaty@yahoo.com Abstract

Lebih terperinci

DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013

DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013 DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013 PUSAT DATA DAN INFORMASI KETENAGAKERJAAN Badan Penelitian, Pengembangan dan Informasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2014 TIM PENYUSUN Pembina

Lebih terperinci

RENCANA DAN REALISASI INVESTASI DAN TENAGA KERJA PMDN MENURUT SEKTOR EKONOMI DI NTB TAHUN 2013

RENCANA DAN REALISASI INVESTASI DAN TENAGA KERJA PMDN MENURUT SEKTOR EKONOMI DI NTB TAHUN 2013 RENCANA DAN REALISASI INVESTASI DAN TENAGA KERJA PMDN MENURUT SEKTOR EKONOMI DI NTB TAHUN 2013 No Sektor Ekonomi (Ribu Rp ) Kerja (Org) (Ribu Rp ) Kerja (Org) 1 Petanian Tanaman Pangan 1 40.000.000 200

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2016

KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2016 No. 08/11/Th.X, 4 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 3,78 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Sulawesi Tenggara pada Februari 2016 mencapai 1.212.040

Lebih terperinci

10. PENGELUARAN DAN KONSUMSI PENDUDUK/Expenditure and Consumptions of People

10. PENGELUARAN DAN KONSUMSI PENDUDUK/Expenditure and Consumptions of People 10. PENGELUARAN DAN KONSUMSI PENDUDUK/Expenditure and Consumptions of People PENGELUARAN DAN KONSUMSI PENDUDUK PENJELASAN TEKNIS 1. Data Pengeluaran dan Konsumsi penduduk menurut kelompok barang diperoleh

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No.63/11/61/Th. XVI, 6 November 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2013 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2013 TUMBUH 6,41 PERSEN Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI JAWA BARAT AGUSTUS 2016

KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI JAWA BARAT AGUSTUS 2016 BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 64/11/32/Th.XVIII, 7 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI JAWA BARAT AGUSTUS 2016 TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 8,89 PERSEN Provinsi Jawa Barat mengalami kenaikan

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH No.57/11/TH.XVIII, 5 November 2015 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2015 AGUSTUS 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 9,93 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Provinsi

Lebih terperinci

GUBERNUR KALIMANTAN BARAT

GUBERNUR KALIMANTAN BARAT GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT NOMOR 73 TAHUN 2009 TENTANG SEBUTAN KEPALA DAERAH, PIMPINAN DAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN INDONESIA AGUSTUS 2009

KEADAAN KETENAGAKERJAAN INDONESIA AGUSTUS 2009 BADAN PUSAT STATISTIK No. 75/12/Th. XII, 1 Desember 2009 KEADAAN KETENAGAKERJAAN INDONESIA AGUSTUS 2009 Jumlah angkatan kerja di Indonesia pada Agustus 2009 mencapai 113,83 juta orang, bertambah 90 ribu

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA FEBRUARI 2013

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA FEBRUARI 2013 BPS PROVINSI DKI JAKARTA KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA FEBRUARI 2013 TPT DKI JAKARTA BULAN FEBRUARI 2013 SEBESAR 9,94 PERSEN No. 25/05/31/Th. XV, 6 Mei 2012 Jumlah angkatan kerja pada Februari

Lebih terperinci

CHAPTER XI POVERTY BAB XI KEMISKINAN

CHAPTER XI POVERTY BAB XI KEMISKINAN BAB XI KEMISKINAN Pada bab ini menyajikan gambaran umum kondisi kemiskinan di Kota Kendari yang mencakup jumlah penduduk miskin, Garis Kemiskinan, serta persentase penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan.

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA AGUSTUS 2012

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA AGUSTUS 2012 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No.51/11/31/Th. XIV, 5 November KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA AGUSTUS Jumlah angkatan kerja di Provinsi DKI Jakarta pada mencapai 5,37 juta orang, bertambah 224,74 ribu

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2012

KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2012 No.63/11/72/Th. XV, 5 November 2012 KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2012 AGUSTUS 2012: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 3,93 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Sulawesi Tengah Agustus 2012 mencapai 1.213.063

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2016

KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2016 No.66/11/72/Th. XIX, 07 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2016 AGUSTUS 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 3,29 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Sulawesi Tengah pada Agustus 2016 mencapai

Lebih terperinci

Tabel PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Atas Dasar Harga Konstan 2000 di Kecamatan Ngadirejo Tahun (Juta Rupiah)

Tabel PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Atas Dasar Harga Konstan 2000 di Kecamatan Ngadirejo Tahun (Juta Rupiah) 3.14. KECAMATAN NGADIREJO 3.14.1. PDRB Kecamatan Ngadirejo Besarnya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kecamatan Ngadirejo selama lima tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 3.14.1

Lebih terperinci

Number of Taxpayers based on the Type per Sub Distric

Number of Taxpayers based on the Type per Sub Distric 419 Jumlah wajib pajak yang membayar menurut jenisnya paling banyak adalah dari pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yakni sebanyak 590.238. Sedangkan untuk rekapitulasi perhitungan APBD Tahun 2015

Lebih terperinci

BAB 10 KETERSEDIAAN BAHAN MAKANAN & PENGELUARAN PENDUDUK CHAPTER 10 FOOD SUPPLY AND POPULATION EXPENDITURE Pengeluaran dan Konsumsi

BAB 10 KETERSEDIAAN BAHAN MAKANAN & PENGELUARAN PENDUDUK CHAPTER 10 FOOD SUPPLY AND POPULATION EXPENDITURE Pengeluaran dan Konsumsi BAB 10 KETERSEDIAAN BAHAN MAKANAN & PENGELUARAN PENDUDUK CHAPTER 10 FOOD SUPPLY AND POPULATION EXPENDITURE 10.1. Pengeluaran dan Konsumsi Secara umum tingkat ketersediaan pangan nasional ditinjau dari

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BENGKULU FEBRUARI 2016

KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BENGKULU FEBRUARI 2016 No. 29 /05/17/Th X, 4 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BENGKULU FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 3,84 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Provinsi Bengkulu pada Februari

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK

BADAN PUSAT STATISTIK BADAN PUSAT STATISTIK KEBUTUHAN DATA KETENAGAKERJAAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN OLEH: RAZALI RITONGA DIREKTUR STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN BADAN PUSAT STATISTIK Pokok bahasan Latar Belakang

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BANTEN TRIWULAN I-2014

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BANTEN TRIWULAN I-2014 No.22/05/36/Th.VIII, 5 Mei 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BANTEN TRIWULAN I-2014 PDRB Banten triwulan I tahun 2014, secara quarter to quarter (q to q) tumbuh positif 0.87 persen, setelah triwulan sebelumnya

Lebih terperinci

BPS PROVINSI DKI JAKARTA

BPS PROVINSI DKI JAKARTA BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 52/11/31/Th. XVIII, 7 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI DKI JAKARTA AGUSTUS 2016 TPT DKI JAKARTA BULAN AGUSTUS 2016 SEBESAR 6,12 PERSEN Jumlah angkatan kerja pada Agustus

Lebih terperinci

DAFTAR ISI Contents. Bab I GEOGRAFIS / Geographic Letak Geografis / Geographical Position Keadaan Alam / Nature Feature...

DAFTAR ISI Contents. Bab I GEOGRAFIS / Geographic Letak Geografis / Geographical Position Keadaan Alam / Nature Feature... DAFTAR ISI Contents Halaman Peta Indonesia... Peta Wilayah Nusa Tenggara Barat... Lambang Daerah Nusa Tenggara Barat... Foto Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat... Foto Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT FEBRUARI 2014

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT FEBRUARI 2014 BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 25/05/32/Th. XVI, 5 Mei 2014 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT FEBRUARI 2014 FEBRUARI 2014: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 8,66 PERSEN Tingkat partisipasi angkatan kerja

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013 BADAN PUSAT STATISTIK No. 55/08/Th. XVI, 2 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013 EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013 TUMBUH 5,81 PERSEN Perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 21/05/14/Th.XII, 5 Mei PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas Triwulan I Tahun mencapai 7,51 persen Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan I tahun, yang diukur dari kenaikan Produk Domestik

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN AGUSTUS 2009

KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN AGUSTUS 2009 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 152/12/21/Th.IV, 1 Desember 2009 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN AGUSTUS 2009 TINGKAT PENGANGGURAN KEPRI KEMBALI NAIK

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT FEBRUARI 2014

KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT FEBRUARI 2014 No. 06/05/53/Th. XV, 5 Mei 2014 KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT FEBRUARI 2014 FEBRUARI 2014: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA NTT SEBESAR 1,97% Angkatan kerja NTT pada Februari 2014 mencapai 2.383.116 orang, bertambah

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 54/11/61/Th. XIII, 5 November PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III TAHUN Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat triwulan III- meningkat sebesar

Lebih terperinci

3.6. Struktur Ekonomi Surakarta 3.6. Surakarta Economic Structure Produk Domestik Regional Bruto Kota Surakarta Tahun 2011

3.6. Struktur Ekonomi Surakarta 3.6. Surakarta Economic Structure Produk Domestik Regional Bruto Kota Surakarta Tahun 2011 3.6. Struktur Ekonomi Surakarta Dalam beberapa tahun yang lalusampai tahun 2006, sektor industri pengolahan masih merupakan sektor yang menjadi andalan yang terbesar di Kota Surakarta. Tetapi empat tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA No. 52/ V / 15 Nopember 2002 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA INDONESIA TRIWULAN III TAHUN 2002 TUMBUH 2,39 PERSEN Indonesia pada triwulan III tahun 2002 meningkat sebesar 2,39 persen terhadap triwulan II

Lebih terperinci

PENDUDUK LANJUT USIA

PENDUDUK LANJUT USIA PENDUDUK LANJUT USIA Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk. Dengan semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk, menyebabkan jumlah penduduk

Lebih terperinci